<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 11:29:51 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 11:29:51 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-04T11:29:51+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services MNHS dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services MNHS dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services MNHS dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45446-keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisi</link>
	<guid isPermaLink="false">a3411d2851d552ecb29d604657543e00</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 11:00:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model layanan keperawatan multidisiplin dalam jangka panjang, dengan fokus pada perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model layanan keperawatan multidisiplin dalam jangka panjang, dengan fokus pada perubahan perilaku kesehatan masyarakat dan penurunan angka kejadian penyakit kronis. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi modul edukasi kesehatan yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik masyarakat, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan sosial ekonomi. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan multidisiplin, seperti melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform telemedis yang menyediakan konsultasi online, informasi kesehatan, dan pemantauan kondisi pasien secara jarak jauh. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai hidup sehat yang berkelanjutan.. Penerapan layanan keperawatan multidisiplin memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat secara rohaniah dan jasmaniah, terutama di wilayah Desa Kelambir Lima Kebun.Pendekatan ini memungkinkan integrasi berbagai disiplin ilmu keperawatan untuk menangani masalah kesehatan masyarakat yang beragam dan kompleks.Dengan kolaborasi antara perawat, perangkat desa dan Masyarakat, layanan keperawatan multidisiplin mampu memberikan solusi holistik yang mencakup aspek promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitatif Latar Belakang: Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan spiritual dan fisik melalui penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu keperawatan, yaitu keperawatan medis-bedah, keperawatan dasar, keperawatan maternitas dan pediatri, serta keperawatan kesehatan mental komunitas. Dalam pelaksanaannya, tim layanan mengadakan kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat bagi masyarakat. Metode: Metode yang digunakan meliputi konseling langsung, diskusi interaktif, dan praktik lapangan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil: Hasil dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-f2266.webp" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-f2266.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-f2266.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-f2266.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" alt="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" alt="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-7a3db.webp" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-7a3db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-7a3db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-7a3db.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" alt="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45446-keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisi" title="JURIS - Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah" target="_blank">Penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services (MNHS) dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat  Peduli Sehat Rohaniah dan Jasmaniah</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model layanan keperawatan multidisiplin dalam jangka panjang, dengan fokus pada perubahan perilaku kesehatan masyarakat dan penurunan angka kejadian penyakit kronis. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi modul edukasi kesehatan yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik masyarakat, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan sosial ekonomi. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan multidisiplin, seperti melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform telemedis yang menyediakan konsultasi online, informasi kesehatan, dan pemantauan kondisi pasien secara jarak jauh. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai hidup sehat yang berkelanjutan..
<br>Penerapan layanan keperawatan multidisiplin memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat secara rohaniah dan jasmaniah, terutama di wilayah Desa Kelambir Lima Kebun.Pendekatan ini memungkinkan integrasi berbagai disiplin ilmu keperawatan untuk menangani masalah kesehatan masyarakat yang beragam dan kompleks.Dengan kolaborasi antara perawat, perangkat desa dan Masyarakat, layanan keperawatan multidisiplin mampu memberikan solusi holistik yang mencakup aspek promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitatif
<br>Latar Belakang: Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan spiritual dan fisik melalui penerapan Multidisciplinary Nursing Health Services. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu keperawatan, yaitu keperawatan medis-bedah, keperawatan dasar, keperawatan maternitas dan pediatri, serta keperawatan kesehatan mental komunitas. Dalam pelaksanaannya, tim layanan mengadakan kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat bagi masyarakat. Metode: Metode yang digunakan meliputi konseling langsung, diskusi interaktif, dan praktik lapangan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil: Hasil dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp" type="image/webp" length="48078" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-f2266.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-03f84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keterlibatan-masyarakat-spesifik-pesisir-pemberday-thumb-7a3db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1279-jurnalempathy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13318-jurnal-empathy-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Balancing Act Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Balancing Act Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Balancing Act Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45433-karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data</link>
	<guid isPermaLink="false">ca9266d3a57abfd6bd4ed2e82dc6bc31</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:40:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai strategi intervensi perilaku mengganggu yang diterapkan oleh guru di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai strategi intervensi perilaku mengganggu yang diterapkan oleh guru di berbagai tingkatan sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mengatasi perilaku mengganggu siswa, dengan menginvestigasi bagaimana gaya pengasuhan dan komunikasi keluarga dapat memengaruhi perilaku siswa di sekolah. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara faktor-faktor sosial ekonomi keluarga dengan tingkat perilaku mengganggu siswa, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang akar permasalahan perilaku mengganggu. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan komprehensif untuk mengatasi perilaku mengganggu siswa di lingkungan sekolah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa siswa masih menunjukkan perilaku mengganggu dalam proses pembelajaran di kelas VI.Strategi yang digunakan guru untuk mengatasi perilaku mengganggu dapat mengurangi perilaku tersebut dan memberikan efek jera bagi siswa.Penting bagi guru dan orang tua untuk terus berupaya mengatasi perilaku mengganggu siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan kondusif Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku mengganggu siswa dalam proses pembelajaran dan strategi guru dalam mengatasi perilaku mengganggu siswa. Subjek informan penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VI SD Negeri Wates 02. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data penelitian dimulai dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp 1x" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" alt="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-fb2fa.webp" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-fb2fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-fb2fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-fb2fa.webp 1x" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" alt="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-9c794.webp" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-9c794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-9c794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-9c794.webp 1x" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" alt="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45433-karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data" title="JURIS - Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research" target="_blank">Balancing Act: Managing Disruptive Behaviors in Elementary Classrooms through Qualitative Research</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai strategi intervensi perilaku mengganggu yang diterapkan oleh guru di berbagai tingkatan sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mengatasi perilaku mengganggu siswa, dengan menginvestigasi bagaimana gaya pengasuhan dan komunikasi keluarga dapat memengaruhi perilaku siswa di sekolah. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara faktor-faktor sosial ekonomi keluarga dengan tingkat perilaku mengganggu siswa, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang akar permasalahan perilaku mengganggu. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan komprehensif untuk mengatasi perilaku mengganggu siswa di lingkungan sekolah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa siswa masih menunjukkan perilaku mengganggu dalam proses pembelajaran di kelas VI.Strategi yang digunakan guru untuk mengatasi perilaku mengganggu dapat mengurangi perilaku tersebut dan memberikan efek jera bagi siswa.Penting bagi guru dan orang tua untuk terus berupaya mengatasi perilaku mengganggu siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan kondusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku mengganggu siswa dalam proses pembelajaran dan strategi guru dalam mengatasi perilaku mengganggu siswa. Subjek informan penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VI SD Negeri Wates 02. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data penelitian dimulai dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp" type="image/webp" length="133666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-c4593.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-fb2fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/karakter-perilaku-siswa-ma-pengumpulan-data-sosial-thumb-9c794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45424-kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik</link>
	<guid isPermaLink="false">ef421cf9b028ffa22410e5448bdb87ee</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:20:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis teman sebaya, dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan disabilitas intelektual tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa dengan disabilitas intelektual tentang pengalaman mereka dalam pembelajaran kesehatan reproduksi dan seksual, serta mengidentifikasi hambatan dan kebutuhan mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kognitif dan gaya belajar siswa dengan disabilitas intelektual, serta melibatkan orang tua dan profesional kesehatan dalam proses pengembangan materi tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif, yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan siswa dengan disabilitas intelektual.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual adalah pelatihan dan bermain peran.Guru perlu mempelajari kurikulum, norma, dan aturan, serta merencanakan program pembelajaran yang sesuai untuk siswa dengan disabilitas intelektual.Pentingnya pemahaman ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengetahuan yang relevan bagi siswa Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada siswa dengan disabilitas intelektual. Delapan artikel yang diterbitkan antara tahun 2013 dan 2021 digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menggambarkan bahwa dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual dapat menggunakan metode pelatihan dan bermain peran dengan materi pembelajaran berupa kesadaran dan pencegahan kejahatan seksual, kebersihan, dan perawatan diri, serta upaya pelarian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp 1x" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" alt="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-e74ac.webp" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-e74ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-e74ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-e74ac.webp 1x" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" alt="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-c0673.webp" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-c0673.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-c0673.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-c0673.webp 1x" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" alt="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45424-kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik" title="JURIS - Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review" target="_blank">Reproductive and Sexual Health Education in Students with Intellectual Disabilities: A Systematic Review</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis teman sebaya, dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan disabilitas intelektual tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa dengan disabilitas intelektual tentang pengalaman mereka dalam pembelajaran kesehatan reproduksi dan seksual, serta mengidentifikasi hambatan dan kebutuhan mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kognitif dan gaya belajar siswa dengan disabilitas intelektual, serta melibatkan orang tua dan profesional kesehatan dalam proses pengembangan materi tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif, yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan siswa dengan disabilitas intelektual..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual adalah pelatihan dan bermain peran.Guru perlu mempelajari kurikulum, norma, dan aturan, serta merencanakan program pembelajaran yang sesuai untuk siswa dengan disabilitas intelektual.Pentingnya pemahaman ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengetahuan yang relevan bagi siswa
<br>Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada siswa dengan disabilitas intelektual. Delapan artikel yang diterbitkan antara tahun 2013 dan 2021 digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menggambarkan bahwa dalam pembelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual dapat menggunakan metode pelatihan dan bermain peran dengan materi pembelajaran berupa kesadaran dan pencegahan kejahatan seksual, kebersihan, dan perawatan diri, serta upaya pelarian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp" type="image/webp" length="133296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-36dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-e74ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/kejahatan-seksual-disabilitas-intelektual-pendidik-thumb-c0673.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pre Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English A Case from an Indonesian Islamic College ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pre Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English A Case from an Indonesian Islamic College ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pre Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English A Case from an Indonesian Islamic College ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45427-bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b</link>
	<guid isPermaLink="false">1d66a7cdb35b6acc8dddb917058040cc</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:16:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kecemasan berbicara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan dapat memberikan data yang lebih kaya dan valid. Kedua, penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih besar dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Hal ini akan memungkinkan generalisasi hasil penelitian ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran dukungan sosial dari teman sebaya dan mentor dalam mengurangi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor pendukung dapat membantu mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif untuk mengurangi kecemasan berbicara.. Studi ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan guru magang bahasa Inggris dalam berbicara bahasa Inggris dan bagaimana guru magang bahasa Inggris mengatasi kecemasan mereka.Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara.Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi dari teman, memulai kelas dengan bahasa Inggris, melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis permainan, mempersiapkan materi sebelum kelas, dan meminta siswa untuk fokus pada kelas.Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara bahasa Inggris pada enam guru magang bahasa Inggris yang berada di sebuah perguruan tinggi Islam dan bagaimana mereka mengatasi hambatan tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke (2006), termasuk membiasakan diri dengan data yang direkam, membuat transkrip dari data, membaca transkrip berkali-kali, membuat kode untuk data penting, membuat kategori dari kode, dan membuat tema dari kategori. Analisis mengungkapkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara. Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-a0954.webp" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-a0954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-a0954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-a0954.webp 1x" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" alt="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-6b896.webp" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-6b896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-6b896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-6b896.webp 1x" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" alt="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp 1x" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" alt="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45427-bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b" title="JURIS - Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College" target="_blank">Pre-Service English TeachersAo Anxiety in Speaking English: A Case from an Indonesian Islamic College</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan dapat memberikan data yang lebih kaya dan valid. Kedua, penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih besar dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Hal ini akan memungkinkan generalisasi hasil penelitian ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran dukungan sosial dari teman sebaya dan mentor dalam mengurangi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris. Pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor pendukung dapat membantu mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif untuk mengurangi kecemasan berbicara..
<br>Studi ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan guru magang bahasa Inggris dalam berbicara bahasa Inggris dan bagaimana guru magang bahasa Inggris mengatasi kecemasan mereka.Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara.Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi dari teman, memulai kelas dengan bahasa Inggris, melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis permainan, mempersiapkan materi sebelum kelas, dan meminta siswa untuk fokus pada kelas.Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara pada guru magang bahasa Inggris
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara bahasa Inggris pada enam guru magang bahasa Inggris yang berada di sebuah perguruan tinggi Islam dan bagaimana mereka mengatasi hambatan tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke (2006), termasuk membiasakan diri dengan data yang direkam, membuat transkrip dari data, membaca transkrip berkali-kali, membuat kode untuk data penting, membuat kategori dari kode, dan membuat tema dari kategori. Analisis mengungkapkan faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berbicara peserta, termasuk 1) merasa malu, 2) takut melakukan kesalahan, 3) kurang percaya diri, 4) merasa gugup, dan 4) jarang berbicara. Selain itu, peserta melakukan berbagai cara untuk meredakan kecemasan mereka saat mengajar, seperti meminta motivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp" type="image/webp" length="129160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-a0954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-6b896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/bahasa-inggris-maritim-keterampilan-mendengarkan-b-thumb-1cd46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ History Education and the Young Generation Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ History Education and the Young Generation Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ History Education and the Young Generation Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45442-nationalism-history-education-pancasila-character</link>
	<guid isPermaLink="false">e0a3ab49622a062b1911ad5eedacb09a</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:07:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the effectiveness of various pedagogical approaches in instilling Pancasila values in early childhood education, moving beyond traditional methods to explore innovative techniques like gamification and interactive storytelling. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum: Further research should investigate the effectiveness of various pedagogical approaches in instilling Pancasila values in early childhood education, moving beyond traditional methods to explore innovative techniques like gamification and interactive storytelling. Additionally, studies are needed to assess the impact of parental involvement and community engagement on the internalization of national values among young learners, recognizing that education extends beyond the classroom. Finally, research should explore the potential of utilizing digital platforms and social media to promote national values and counter the spread of misinformation, while also addressing the ethical considerations associated with online learning and digital citizenship. These investigations should aim to provide practical recommendations for policymakers and educators to strengthen national identity and character development among the younger generation, ensuring they are well-equipped to navigate the complexities of the modern world and contribute to a harmonious and prosperous Indonesia.. The study underscores the pivotal role of Pancasila in shaping the moral and ethical foundations of Indonesian society.In the face of contemporary challenges such as misinformation and social division, upholding Pancasila's ideals is crucial for national unity.Effective implementation requires a holistic integration of Pancasila into the curriculum, contextualized learning, and the utilization of technology to engage the younger generation In the context of globalisation, it is crucial to cultivate a sense of nationalism and historical awareness among learners. The inculcation of nationalistic values can serve as a means of fostering a national character that aligns with the nation's identity. Character education represents an initiative undertaken by educational institutions to influence, direct, and guide the conduct of students in alignment with the values espoused by specific norms to mitigate the adverse effects of the globalising era. One of the adverse effects is that the younger generation's interest in their own culture has begun to wane, leading to a shift in values in both personal and social life. It can be reasonably argued that historical education... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp 1x" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" alt="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-06281.webp" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-06281.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-06281.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-06281.webp 1x" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" alt="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-facc5.webp" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-facc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-facc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-facc5.webp 1x" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" alt="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45442-nationalism-history-education-pancasila-character" title="JURIS - History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum" target="_blank">History Education and the Young Generation: Exploring National Values in the Indonesian Education Curriculum</a>: Further research should investigate the effectiveness of various pedagogical approaches in instilling Pancasila values in early childhood education, moving beyond traditional methods to explore innovative techniques like gamification and interactive storytelling.  Additionally, studies are needed to assess the impact of parental involvement and community engagement on the internalization of national values among young learners, recognizing that education extends beyond the classroom.  Finally, research should explore the potential of utilizing digital platforms and social media to promote national values and counter the spread of misinformation, while also addressing the ethical considerations associated with online learning and digital citizenship. These investigations should aim to provide practical recommendations for policymakers and educators to strengthen national identity and character development among the younger generation, ensuring they are well-equipped to navigate the complexities of the modern world and contribute to a harmonious and prosperous Indonesia..
<br>The study underscores the pivotal role of Pancasila in shaping the moral and ethical foundations of Indonesian society.In the face of contemporary challenges such as misinformation and social division, upholding Pancasila's ideals is crucial for national unity.Effective implementation requires a holistic integration of Pancasila into the curriculum, contextualized learning, and the utilization of technology to engage the younger generation
<br>In the context of globalisation, it is crucial to cultivate a sense of nationalism and historical awareness among learners. The inculcation of nationalistic values can serve as a means of fostering a national character that aligns with the nation's identity. Character education represents an initiative undertaken by educational institutions to influence, direct, and guide the conduct of students in alignment with the values espoused by specific norms to mitigate the adverse effects of the globalising era. One of the adverse effects is that the younger generation's interest in their own culture has begun to wane, leading to a shift in values in both personal and social life. It can be reasonably argued that historical education...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp" type="image/webp" length="132570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-6f7c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-06281.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/nationalism-history-education-pancasila-character-thumb-facc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Animated Mathematics Learning Media on guru tesonlineku using Plotagon Story and Lectora Inspire ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Animated Mathematics Learning Media on guru tesonlineku using Plotagon Story and Lectora Inspire ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Animated Mathematics Learning Media on guru tesonlineku using Plotagon Story and Lectora Inspire ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45430-mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla</link>
	<guid isPermaLink="false">7e5afb1ebd1c27b4b1ee9953bf3510c1</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 10:04:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the long-term effects of using animated learning media on students' mathematical performance and retention. Additionally, studies could explore the effectiveness of integrating this media with other teaching methods, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire: Further research should investigate the long-term effects of using animated learning media on students' mathematical performance and retention. Additionally, studies could explore the effectiveness of integrating this media with other teaching methods, such as problem-based learning or collaborative activities, to create a more comprehensive learning experience. Finally, research is needed to examine the impact of this media on students with diverse learning needs and to adapt the content and delivery methods to cater to individual differences, ensuring equitable access to effective mathematics education. These investigations will contribute to a deeper understanding of how animated learning media can be optimally utilized to enhance mathematics education for all students.. The research concludes that the developed animated video media is valid, practical, and reliable for use in mathematics learning to improve students' understanding of mathematical concepts.The media received high validation scores from experts and positive responses from teachers and students.Furthermore, the N-Gain test showed a 67% increase in students' understanding of mathematical concepts, indicating the effectiveness of the media This research aims to develop animated story-learning media that helps students improve their understanding of mathematical concepts. This research uses the ADDIE development (R&D) method, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The sample research subjects consisted of 6 experts, two material, media, and language validator experts each, one teacher, 5 and 147 class VII students who assessed the practicality and effectiveness of the product being developed. Data was collected through... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp 1x" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" alt="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-06f88.webp" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-06f88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-06f88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-06f88.webp 1x" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" alt="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-942aa.webp" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-942aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-942aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-942aa.webp 1x" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" alt="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45430-mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla" title="JURIS - Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire" target="_blank">Animated Mathematics Learning Media on guru.tesonlineku.com using Plotagon Story and Lectora Inspire</a>: Further research should investigate the long-term effects of using animated learning media on students' mathematical performance and retention. Additionally, studies could explore the effectiveness of integrating this media with other teaching methods, such as problem-based learning or collaborative activities, to create a more comprehensive learning experience. Finally, research is needed to examine the impact of this media on students with diverse learning needs and to adapt the content and delivery methods to cater to individual differences, ensuring equitable access to effective mathematics education. These investigations will contribute to a deeper understanding of how animated learning media can be optimally utilized to enhance mathematics education for all students..
<br>The research concludes that the developed animated video media is valid, practical, and reliable for use in mathematics learning to improve students' understanding of mathematical concepts.The media received high validation scores from experts and positive responses from teachers and students.Furthermore, the N-Gain test showed a 67% increase in students' understanding of mathematical concepts, indicating the effectiveness of the media
<br>This research aims to develop animated story-learning media that helps students improve their understanding of mathematical concepts. This research uses the ADDIE development (R&D) method, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The sample research subjects consisted of 6 experts, two material, media, and language validator experts each, one teacher, 5 and 147 class VII students who assessed the practicality and effectiveness of the product being developed. Data was collected through...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp" type="image/webp" length="143950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-aff20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-06f88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/mathematics-learning-plotagon-story-assessment-cla-thumb-942aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students A Confirmatory Factor Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students A Confirmatory Factor Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students A Confirmatory Factor Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45434-budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa</link>
	<guid isPermaLink="false">98e48856a5565d67e5a9e57bb233cdbb</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana persepsi siswa tentang seriusnya plagiarisme dapat mempengaruhi perilaku mereka. Penelitian ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana persepsi siswa tentang seriusnya plagiarisme dapat mempengaruhi perilaku mereka. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan intervensi pendidikan yang bertujuan untuk mengubah persepsi siswa tentang konsekuensi plagiarisme dan mendorong perilaku akademik yang jujur. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor pribadi, seperti sikap individu dan tekanan akademik, dalam mendorong plagiarisme. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang ditargetkan dapat dirancang untuk membantu siswa mengelola tekanan dan mengembangkan etika akademik yang kuat. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak kebijakan institusional dan dukungan akademik terhadap plagiarisme. Dengan menganalisis bagaimana kebijakan dan dukungan yang ada mempengaruhi perilaku plagiarisme, institusi pendidikan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mencegah plagiarisme dan mempromosikan integritas akademik.. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi plagiarisme mahasiswa, khususnya di kalangan mahasiswa EFL di Indonesia.Distribusi respons di berbagai dimensi menunjukkan bahwa plagiarisme dirasakan dan dialami dengan cara yang beragam, yang dibentuk oleh faktor-faktor pribadi, akademik, dan institusional.Data dari dimensi perspektif tentang plagiarisme menunjukkan bahwa responden memiliki pemahaman yang beragam tentang plagiarisme, dengan beberapa masalah dianggap kurang signifikan dan yang lain dianggap lebih kritis.Keragaman ini menekankan kompleksitas persepsi siswa mengenai plagiarisme, yang menunjukkan bahwa pendidikan tentang plagiarisme harus mengatasi perspektif yang berbeda ini agar efektif.Dimensi plagiarisme yang dirasakan serius mengungkapkan bahwa pandangan siswa tentang keparahan plagiarisme berdampak signifikan pada keterlibatan mereka dalam kecurangan akademik.Skor yang lebih tinggi dalam dimensi ini menunjukkan bahwa kesadaran siswa tentang seriusnya plagiarisme memainkan peran sentral dalam membentuk perilaku mereka.Seperti yang ditunjukkan oleh Analisis Faktor Konfirmatori (CFA), dimensi ini muncul sebagai faktor dominan dalam menjelaskan alasan plagiarisme, yang menekankan perannya yang sentral dalam pengambilan keputusan siswa.Data dari faktor-faktor yang berkontribusi, seperti faktor pribadi, akademik, dan institusional, lebih menekankan sifat multidimensi plagiarisme.Faktor pribadi, seperti sikap individu dan tekanan akademik, dianggap sebagai pengaruh moderat, sedangkan faktor institusional, seperti penegakan kebijakan dan dukungan akademik, juga memiliki berbagai tingkat dampak.Respons menunjukkan bahwa untuk mengurangi plagiarisme diperlukan pendekatan multifactorial, yang menargetkan tidak hanya perilaku individu tetapi juga lingkungan akademik dan kerangka kerja institusional.Penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan interaksi antara persepsi pribadi, tekanan akademik, dan kebijakan institusional saat mengatasi plagiarisme.Untuk mengurangi plagiarisme secara efektif, penting untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang seriusnya plagiarisme, memberikan dukungan akademik yang kuat, dan memastikan kebijakan institusional yang jelas, konsisten, dan ditegakkan Plagiarisme, sebuah masalah yang meresahkan di lingkungan akademik di seluruh dunia, telah menarik perhatian semakin banyak pihak karena potensinya untuk merusak integritas sistem pendidikan (Shamoa-Nir, 2024; Zhang et al., 2024). Penelitian kuantitatif ini menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan plagiarisme di kalangan mahasiswa. Delapan puluh mahasiswa EFL dari Indonesia berpartisipasi dalam penelitian ini. Kuesioner online terdiri dari dua bagian: informasi demografis dan skala persepsi plagiarisme, yang mencakup perspektif tentang plagiarisme, pentingnya plagiarisme yang dirasakan, dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-8b154.webp" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-8b154.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-8b154.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-8b154.webp 1x" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" alt="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp 1x" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" alt="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-ad75d.webp" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-ad75d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-ad75d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-ad75d.webp 1x" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" alt="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45434-budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa" title="JURIS - Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis" target="_blank">Exploring Reasons for Doing Plagiarism among Indonesian EFL Undergraduate Students: A Confirmatory Factor Analysis</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana persepsi siswa tentang seriusnya plagiarisme dapat mempengaruhi perilaku mereka. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan intervensi pendidikan yang bertujuan untuk mengubah persepsi siswa tentang konsekuensi plagiarisme dan mendorong perilaku akademik yang jujur. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor pribadi, seperti sikap individu dan tekanan akademik, dalam mendorong plagiarisme. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang ditargetkan dapat dirancang untuk membantu siswa mengelola tekanan dan mengembangkan etika akademik yang kuat. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak kebijakan institusional dan dukungan akademik terhadap plagiarisme. Dengan menganalisis bagaimana kebijakan dan dukungan yang ada mempengaruhi perilaku plagiarisme, institusi pendidikan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mencegah plagiarisme dan mempromosikan integritas akademik..
<br>Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi plagiarisme mahasiswa, khususnya di kalangan mahasiswa EFL di Indonesia.Distribusi respons di berbagai dimensi menunjukkan bahwa plagiarisme dirasakan dan dialami dengan cara yang beragam, yang dibentuk oleh faktor-faktor pribadi, akademik, dan institusional.Data dari dimensi perspektif tentang plagiarisme menunjukkan bahwa responden memiliki pemahaman yang beragam tentang plagiarisme, dengan beberapa masalah dianggap kurang signifikan dan yang lain dianggap lebih kritis.Keragaman ini menekankan kompleksitas persepsi siswa mengenai plagiarisme, yang menunjukkan bahwa pendidikan tentang plagiarisme harus mengatasi perspektif yang berbeda ini agar efektif.Dimensi plagiarisme yang dirasakan serius mengungkapkan bahwa pandangan siswa tentang keparahan plagiarisme berdampak signifikan pada keterlibatan mereka dalam kecurangan akademik.Skor yang lebih tinggi dalam dimensi ini menunjukkan bahwa kesadaran siswa tentang seriusnya plagiarisme memainkan peran sentral dalam membentuk perilaku mereka.Seperti yang ditunjukkan oleh Analisis Faktor Konfirmatori (CFA), dimensi ini muncul sebagai faktor dominan dalam menjelaskan alasan plagiarisme, yang menekankan perannya yang sentral dalam pengambilan keputusan siswa.Data dari faktor-faktor yang berkontribusi, seperti faktor pribadi, akademik, dan institusional, lebih menekankan sifat multidimensi plagiarisme.Faktor pribadi, seperti sikap individu dan tekanan akademik, dianggap sebagai pengaruh moderat, sedangkan faktor institusional, seperti penegakan kebijakan dan dukungan akademik, juga memiliki berbagai tingkat dampak.Respons menunjukkan bahwa untuk mengurangi plagiarisme diperlukan pendekatan multifactorial, yang menargetkan tidak hanya perilaku individu tetapi juga lingkungan akademik dan kerangka kerja institusional.Penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan interaksi antara persepsi pribadi, tekanan akademik, dan kebijakan institusional saat mengatasi plagiarisme.Untuk mengurangi plagiarisme secara efektif, penting untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang seriusnya plagiarisme, memberikan dukungan akademik yang kuat, dan memastikan kebijakan institusional yang jelas, konsisten, dan ditegakkan
<br>Plagiarisme, sebuah masalah yang meresahkan di lingkungan akademik di seluruh dunia, telah menarik perhatian semakin banyak pihak karena potensinya untuk merusak integritas sistem pendidikan (Shamoa-Nir, 2024; Zhang et al., 2024). Penelitian kuantitatif ini menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan plagiarisme di kalangan mahasiswa. Delapan puluh mahasiswa EFL dari Indonesia berpartisipasi dalam penelitian ini. Kuesioner online terdiri dari dua bagian: informasi demografis dan skala persepsi plagiarisme, yang mencakup perspektif tentang plagiarisme, pentingnya plagiarisme yang dirasakan, dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp" type="image/webp" length="107584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-8b154.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-d851c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/budaya-integritas-akademik-kesadaran-mahasiswa-esa-thumb-ad75d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45440-android-mobile-learning-earth-layer-panel-ce</link>
	<guid isPermaLink="false">c2aa954edc80922a38cb123e43787212</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:49:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa secara mandiri. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi serupa untuk topik-topik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa secara mandiri. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi serupa untuk topik-topik sains lain yang dianggap sulit dipahami oleh siswa, seperti konsep kimia atau fisika. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas aplikasi ini dengan metode pembelajaran tradisional, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan retensi pengetahuan siswa dalam jangka panjang. Pengembangan aplikasi yang responsif terhadap berbagai perangkat Android dan mempertimbangkan aksesibilitas bagi siswa dengan kebutuhan khusus juga merupakan arah penelitian yang menjanjikan.. The study resulted in the creation of an Earth Layer Mobile Application using the 4D development model.The application received an expert validation average score of 3.Furthermore, the application was found to be effective in enhancing studentsAo cognitive learning outcomes, as evidenced by a significant difference in scores before and after its implementation The complexity of science topics makes it difficult for students to understand all science concepts correctly. Mobile devices can help students to be more focused and efficient in learning. The study aimed to develop the android - based mobile application about the earth layer and include its natural disaster concept. The development model used was the 4D Model. This research produces a product in the form of Earth Panel Cellular Application. The expert validation average score of 3.38, which is in the excellent category, shows that the earth layer application is suitable for usage. The application's effectiveness can be quite effective in enhancing studentsAo cognitive learning outcomes based on the gained... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-18855.webp" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-18855.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-18855.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-18855.webp 1x" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" alt="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-83ab9.webp" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-83ab9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-83ab9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-83ab9.webp 1x" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" alt="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp 1x" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" alt="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45440-android-mobile-learning-earth-layer-panel-ce" title="JURIS - Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School" target="_blank">Designing Android based Mobile Application for Earth Layer Learning at Junior High School</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa secara mandiri. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi serupa untuk topik-topik sains lain yang dianggap sulit dipahami oleh siswa, seperti konsep kimia atau fisika. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas aplikasi ini dengan metode pembelajaran tradisional, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan retensi pengetahuan siswa dalam jangka panjang. Pengembangan aplikasi yang responsif terhadap berbagai perangkat Android dan mempertimbangkan aksesibilitas bagi siswa dengan kebutuhan khusus juga merupakan arah penelitian yang menjanjikan..
<br>The study resulted in the creation of an Earth Layer Mobile Application using the 4D development model.The application received an expert validation average score of 3.Furthermore, the application was found to be effective in enhancing studentsAo cognitive learning outcomes, as evidenced by a significant difference in scores before and after its implementation
<br>The complexity of science topics makes it difficult for students to understand all science concepts correctly. Mobile devices can help students to be more focused and efficient in learning. The study aimed to develop the android - based mobile application about the earth layer and include its natural disaster concept. The development model used was the 4D Model. This research produces a product in the form of Earth Panel Cellular Application. The expert validation average score of 3.38, which is in the excellent category, shows that the earth layer application is suitable for usage. The application's effectiveness can be quite effective in enhancing studentsAo cognitive learning outcomes based on the gained...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp" type="image/webp" length="103098" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-18855.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-83ab9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/android-mobile-learning-earth-layer-panel-cellular-thumb-f8d0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45426-standar-kompetensi-siswa-model-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">3c7577fdd3f5749da17a9564e8100508</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:48:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ impact peer ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,impact,page,peer,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi model Heutagogy dalam berbagai konteks pendidikan vokasional, serta mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap kemampuan dan kompetensi siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi-strategi konkret dalam menerapkan model Heutagogy, termasuk pelatihan bagi guru dan siswa, serta integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran.. Penelitian ini memetakan komponen kebutuhan penerapan model pembelajaran Heutagogy.Pemetaan mencakup komponen berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan signifikan terhadap komponen-komponen tersebut.Model pembelajaran Heutagogy dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Penerapan model ini dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa, serta mempersiapkan mereka untuk lingkungan kerja masa depan.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk memetakan kebutuhan pengembangan model pembelajaran Heutagogy dalam lingkup pendidikan yang lebih luas Model pembelajaran berbasis teknologi digital Heutagogy menggambarkan kemajuan dalam penerapan pendidikan vokasional di suatu negara. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Heutagogy untuk siswa vokasional melalui pemetaan komponennya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi dosen universitas, guru sekolah menengah kejuruan, dan karyawan industri. Lokasi penelitian difokuskan di Jawa Timur. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dan dokumentasi. Komponen Heutagogy untuk siswa vokasional meliputi berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp 1x" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" alt="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45426-standar-kompetensi-siswa-model-pe" title="JURIS - The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students" target="_blank">The Heutagogy Model of Learning Innovation in Increasing The Skill Needs of The Digital Era of Vocational Students</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di era digital, diperlukan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Model Heutagogy dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa vokasional. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi model Heutagogy dalam berbagai konteks pendidikan vokasional, serta mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap kemampuan dan kompetensi siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi-strategi konkret dalam menerapkan model Heutagogy, termasuk pelatihan bagi guru dan siswa, serta integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran..
<br>Penelitian ini memetakan komponen kebutuhan penerapan model pembelajaran Heutagogy.Pemetaan mencakup komponen berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan signifikan terhadap komponen-komponen tersebut.Model pembelajaran Heutagogy dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa vokasional.Penerapan model ini dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa, serta mempersiapkan mereka untuk lingkungan kerja masa depan.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk memetakan kebutuhan pengembangan model pembelajaran Heutagogy dalam lingkup pendidikan yang lebih luas
<br>Model pembelajaran berbasis teknologi digital Heutagogy menggambarkan kemajuan dalam penerapan pendidikan vokasional di suatu negara. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Heutagogy untuk siswa vokasional melalui pemetaan komponennya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi dosen universitas, guru sekolah menengah kejuruan, dan karyawan industri. Lokasi penelitian difokuskan di Jawa Timur. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dan dokumentasi. Komponen Heutagogy untuk siswa vokasional meliputi berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, keterampilan komunikasi, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" type="image/webp" length="126996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-dadf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-4adfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/standar-kompetensi-siswa-model-pembelajaran-abad-2-thumb-d330b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45445-materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">afe777c04de26f3d215d05ea65a366aa</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:48:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas edukasi interaktif dalam jangka panjang terhadap perilaku swamedikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas edukasi interaktif dalam jangka panjang terhadap perilaku swamedikasi diare pada siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan dan perilaku siswa selama periode waktu tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi interaktif yang lebih komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa dari berbagai tingkatan usia dan latar belakang pendidikan. Modul ini dapat mencakup materi tentang pencegahan diare, penggunaan obat yang tepat, dan pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi interaktif, seperti gaya belajar siswa, motivasi, dan dukungan dari orang tua dan guru. Dengan memahami faktor-faktor ini, program edukasi dapat dirancang secara lebih efektif untuk mencapai hasil yang optimal.. Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang swamedikasi untuk diare.Pendekatan ini memiliki potensi untuk implementasi berkelanjutan dalam program pendidikan kesehatan sekolah, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa Latar belakang: Praktik swamedikasi untuk diare masih sering dilakukan secara tidak rasional oleh masyarakat, termasuk siswa. Kurangnya pendidikan kesehatan di sekolah berkontribusi pada kurangnya pengetahuan siswa tentang swamedikasi diare. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang swamedikasi diare melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode observasional deskriptif, menggabungkan pendekatan pretest dan posttest. Intervensi dilakukan melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, mendorong partisipasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-2343d.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-2343d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-2343d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-2343d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-23b4d.webp" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-23b4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-23b4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-23b4d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" alt="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45445-materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa" title="JURIS - Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif" target="_blank">Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas edukasi interaktif dalam jangka panjang terhadap perilaku swamedikasi diare pada siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan dan perilaku siswa selama periode waktu tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi interaktif yang lebih komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa dari berbagai tingkatan usia dan latar belakang pendidikan. Modul ini dapat mencakup materi tentang pencegahan diare, penggunaan obat yang tepat, dan pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi interaktif, seperti gaya belajar siswa, motivasi, dan dukungan dari orang tua dan guru. Dengan memahami faktor-faktor ini, program edukasi dapat dirancang secara lebih efektif untuk mencapai hasil yang optimal..
<br>Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang swamedikasi untuk diare.Pendekatan ini memiliki potensi untuk implementasi berkelanjutan dalam program pendidikan kesehatan sekolah, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa
<br>Latar belakang: Praktik swamedikasi untuk diare masih sering dilakukan secara tidak rasional oleh masyarakat, termasuk siswa. Kurangnya pendidikan kesehatan di sekolah berkontribusi pada kurangnya pengetahuan siswa tentang swamedikasi diare. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang swamedikasi diare melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode observasional deskriptif, menggabungkan pendekatan pretest dan posttest. Intervensi dilakukan melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, mendorong partisipasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp" type="image/webp" length="75012" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-6087f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-2343d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/materi-diskusi-interaktif-partisipasi-aktif-siswa-thumb-23b4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1279-jurnalempathy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13318-jurnal-empathy-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Use of Artificial Intelligence in Learning Analysis of Effectiveness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Use of Artificial Intelligence in Learning Analysis of Effectiveness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Use of Artificial Intelligence in Learning Analysis of Effectiveness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45435-solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka</link>
	<guid isPermaLink="false">ff27e90825964fd17610db416b63b9ba</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:32:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi AI di berbagai institusi pendidikan, dengan fokus pada dampak terhadap kualitas belajar dan keterampilan abad ke-21. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi AI di berbagai institusi pendidikan, dengan fokus pada dampak terhadap kualitas belajar dan keterampilan abad ke-21. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran AI dalam pengembangan kompetensi khusus yang diperlukan oleh industri 4.0, serta strategi untuk mengatasi tantangan etika dan privasi data yang terkait dengan implementasi AI dalam pendidikan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas AI dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar, serta untuk mengembangkan kerangka kerja etika yang kuat untuk pengembangan dan penggunaan AI dalam pendidikan.. Integrasi AI dalam pendidikan diharapkan meningkatkan efektivitas, kualitas, dan kesesuaian pendidikan dengan tuntutan industri selama revolusi industri keempat.Namun, penting untuk mengakui bahwa peran pendidik dan instruktur tetap ada dalam membimbing siswa, menerapkan strategi belajar yang efisien, dan memberikan nilai yang tidak dapat digantikan oleh AI.Meskipun AI memiliki pengaruh positif pada pendidikan, penting untuk menjaga keseimbangan antara peran manusia dan AI dalam bidang ini, karena akan salah untuk mengasumsikan bahwa AI akan sepenuhnya menggantikan peran manusia di bidang ini.Pendidik dan guru memainkan peran penting dalam memberikan bimbingan, dukungan emosional, pengembangan keterampilan sosial, dan penilaian holistik terhadap kinerja siswa.Pengembangan dan penguatan kompetensi ini akan membantu merancang, menerapkan, dan mengelola solusi AI yang efektif dalam pendidikan.Kita harus terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan kita dalam AI dan pendidikan untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dengan perkembangan teknologi Konsep kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan teknologi yang menandai era Industry 4.0 dan Society 5.0. Dalam pengertian dasarnya, AI dapat didefinisikan sebagai program komputer yang menggabungkan pembelajaran mesin dengan komponen perangkat keras dan lunak. Model AI ini terinspirasi dari pola pengenalan yang diamati di otak manusia. AI memanfaatkan pengetahuan perangkat keras dan lunak untuk melakukan fungsinya. Kedatangan Industry 4.0 telah menyebabkan proliferasi aplikasi AI di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran AI dalam pendidikan pada era Industry 4.0 menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Dalam domain pendidikan, implementasi AI memfasilitasi pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-558a6.webp" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-558a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-558a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-558a6.webp 1x" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" alt="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp 1x" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" alt="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-52c32.webp" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-52c32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-52c32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-52c32.webp 1x" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" alt="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45435-solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka" title="JURIS - Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness" target="_blank">Use of Artificial Intelligence in Learning: Analysis of Effectiveness</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi AI di berbagai institusi pendidikan, dengan fokus pada dampak terhadap kualitas belajar dan keterampilan abad ke-21. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran AI dalam pengembangan kompetensi khusus yang diperlukan oleh industri 4.0, serta strategi untuk mengatasi tantangan etika dan privasi data yang terkait dengan implementasi AI dalam pendidikan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas AI dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar, serta untuk mengembangkan kerangka kerja etika yang kuat untuk pengembangan dan penggunaan AI dalam pendidikan..
<br>Integrasi AI dalam pendidikan diharapkan meningkatkan efektivitas, kualitas, dan kesesuaian pendidikan dengan tuntutan industri selama revolusi industri keempat.Namun, penting untuk mengakui bahwa peran pendidik dan instruktur tetap ada dalam membimbing siswa, menerapkan strategi belajar yang efisien, dan memberikan nilai yang tidak dapat digantikan oleh AI.Meskipun AI memiliki pengaruh positif pada pendidikan, penting untuk menjaga keseimbangan antara peran manusia dan AI dalam bidang ini, karena akan salah untuk mengasumsikan bahwa AI akan sepenuhnya menggantikan peran manusia di bidang ini.Pendidik dan guru memainkan peran penting dalam memberikan bimbingan, dukungan emosional, pengembangan keterampilan sosial, dan penilaian holistik terhadap kinerja siswa.Pengembangan dan penguatan kompetensi ini akan membantu merancang, menerapkan, dan mengelola solusi AI yang efektif dalam pendidikan.Kita harus terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan kita dalam AI dan pendidikan untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dengan perkembangan teknologi
<br>Konsep kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan teknologi yang menandai era Industry 4.0 dan Society 5.0. Dalam pengertian dasarnya, AI dapat didefinisikan sebagai program komputer yang menggabungkan pembelajaran mesin dengan komponen perangkat keras dan lunak. Model AI ini terinspirasi dari pola pengenalan yang diamati di otak manusia. AI memanfaatkan pengetahuan perangkat keras dan lunak untuk melakukan fungsinya. Kedatangan Industry 4.0 telah menyebabkan proliferasi aplikasi AI di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran AI dalam pendidikan pada era Industry 4.0 menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Dalam domain pendidikan, implementasi AI memfasilitasi pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp" type="image/webp" length="158252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-558a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-49d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/solusi-ai-evaluasi-teknologi-aplikasi-jangka-integ-thumb-52c32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45431-algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-p</link>
	<guid isPermaLink="false">d673ea01d5df5ecafa7289237e8f6584</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:23:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ rate myself ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,myself,page,rate,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas integrasi VR adaptif dengan metode pengajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma adaptif yang lebih canggih yang dapat secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan dan konten pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal untuk siswa di bidang kimia dan bidang sains lainnya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran adaptif berbasis VR efektif dalam mencegah hilangnya pembelajaran dan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa kimia dibandingkan dengan pendekatan instruksional tradisional.Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa VR dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Pengembangan lebih lanjut dari aplikasi ini perlu mempertimbangkan integrasi umpan balik yang lebih personal dan adaptif untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi pembelajaran adaptif berbasis Realitas Virtual (VR) dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang senyawa kimia. Tujuan utama adalah untuk secara kuantitatif menilai dampak intervensi VR terhadap hasil belajar siswa di antara dua kohort yang berbeda (N = 78). Desain pretest-posttest kontrol-grup digunakan, dengan dua grup paralel (Grup A dan Grup B) untuk memastikan validitas internal dan komparabilitas hasil. Temuan secara konsisten menunjukkan kontras... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" alt="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45431-algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-p" title="JURIS - Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry" target="_blank">Evaluating Student Learning Outcomes in Virtual Reality Adaptive Chemistry</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran VR adaptif terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas integrasi VR adaptif dengan metode pengajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma adaptif yang lebih canggih yang dapat secara otomatis menyesuaikan tingkat kesulitan dan konten pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal untuk siswa di bidang kimia dan bidang sains lainnya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran adaptif berbasis VR efektif dalam mencegah hilangnya pembelajaran dan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa kimia dibandingkan dengan pendekatan instruksional tradisional.Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat bahwa VR dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Pengembangan lebih lanjut dari aplikasi ini perlu mempertimbangkan integrasi umpan balik yang lebih personal dan adaptif untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran
<br>Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi pembelajaran adaptif berbasis Realitas Virtual (VR) dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang senyawa kimia. Tujuan utama adalah untuk secara kuantitatif menilai dampak intervensi VR terhadap hasil belajar siswa di antara dua kohort yang berbeda (N = 78). Desain pretest-posttest kontrol-grup digunakan, dengan dua grup paralel (Grup A dan Grup B) untuk memastikan validitas internal dan komparabilitas hasil. Temuan secara konsisten menunjukkan kontras...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" type="image/webp" length="128832" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-10d81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-d9943.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/algoritma-adaptif-framework-pembelajaran-realitas-thumb-475ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45436-instrumen-penilaian-analisis-data-formul</link>
	<guid isPermaLink="false">44a8525b58067292feb0cf6169c2d710</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:09:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan versi instrumen penilaian moral mulia yang disesuaikan untuk jenjang pendidikan dasar, mengingat karakter mulia sebaiknya ditanamkan sejak usia dini, sehingga penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana adaptasi konstruksi empati ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students: Pertama, perlu dikembangkan versi instrumen penilaian moral mulia yang disesuaikan untuk jenjang pendidikan dasar, mengingat karakter mulia sebaiknya ditanamkan sejak usia dini, sehingga penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana adaptasi konstruksi empati dan penghargaan perbedaan sesuai tahap perkembangan anak usia sekolah dasar. Kedua, perlu dilakukan studi lintas wilayah untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen ini di luar Kabupaten Klaten, terutama di daerah dengan latar belakang budaya dan sosial yang beragam, guna menilai apakah instrumen tetap valid dan inklusif dalam konteks yang berbeda. Ketiga, perlu dikaji penerapan instrumen ini dalam pembelajaran berbasis proyek penguatan profil Pelajar Pancasila secara longitudinal, untuk melihat sejauh mana instrumen dapat mendeteksi perkembangan moral siswa dari waktu ke waktu serta hubungannya dengan hasil belajar dan interaksi sosial di sekolah.. Guru dalam menilai moral mulia manusia dalam kurikulum Merdeka belum menggunakan instrumen yang valid dan andal.Konstruksi instrumen penilaian terdiri dari sembilan aspek empati dan menghargai perbedaan dengan model penilaian diri, serta telah terbukti valid berdasarkan validasi ahli dan indeks Aiken di atas 0,700, serta memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha 0,920 hingga 0,925.Instrumen ini efektif dalam hal keakuratan, kemudahan penggunaan, dan kemanfaatan menurut guru, sehingga mampu mendukung penilaian moral mulia pada siswa SMA di Kabupaten Klaten Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konstruksi instrumen, menentukan validitas dan reliabilitas instrumen, memperoleh hasil instrumen, serta menentukan efektivitas instrumen penilaian moral mulia dimensi manusia yang telah dikembangkan bagi siswa sekolah menengah atas di Kabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dari SMA Negeri 1 Klaten, SMA Negeri 1 Karanganom, dan SMA Negeri 1 Wedi, dengan jumlah total 818 siswa. Analisis data mencakup Analisis Faktor Eksploratori, analisis reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-7a302.webp" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-7a302.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-7a302.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-7a302.webp 1x" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" alt="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-8ab9f.webp" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-8ab9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-8ab9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-8ab9f.webp 1x" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" alt="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp 1x" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" alt="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45436-instrumen-penilaian-analisis-data-formul" title="JURIS - Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students" target="_blank">Development of a Noble Moral Assessment Instrument for Human Moral Dimensions for High School Students</a>: Pertama, perlu dikembangkan versi instrumen penilaian moral mulia yang disesuaikan untuk jenjang pendidikan dasar, mengingat karakter mulia sebaiknya ditanamkan sejak usia dini, sehingga penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana adaptasi konstruksi empati dan penghargaan perbedaan sesuai tahap perkembangan anak usia sekolah dasar. Kedua, perlu dilakukan studi lintas wilayah untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen ini di luar Kabupaten Klaten, terutama di daerah dengan latar belakang budaya dan sosial yang beragam, guna menilai apakah instrumen tetap valid dan inklusif dalam konteks yang berbeda. Ketiga, perlu dikaji penerapan instrumen ini dalam pembelajaran berbasis proyek penguatan profil Pelajar Pancasila secara longitudinal, untuk melihat sejauh mana instrumen dapat mendeteksi perkembangan moral siswa dari waktu ke waktu serta hubungannya dengan hasil belajar dan interaksi sosial di sekolah..
<br>Guru dalam menilai moral mulia manusia dalam kurikulum Merdeka belum menggunakan instrumen yang valid dan andal.Konstruksi instrumen penilaian terdiri dari sembilan aspek empati dan menghargai perbedaan dengan model penilaian diri, serta telah terbukti valid berdasarkan validasi ahli dan indeks Aiken di atas 0,700, serta memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha 0,920 hingga 0,925.Instrumen ini efektif dalam hal keakuratan, kemudahan penggunaan, dan kemanfaatan menurut guru, sehingga mampu mendukung penilaian moral mulia pada siswa SMA di Kabupaten Klaten
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konstruksi instrumen, menentukan validitas dan reliabilitas instrumen, memperoleh hasil instrumen, serta menentukan efektivitas instrumen penilaian moral mulia dimensi manusia yang telah dikembangkan bagi siswa sekolah menengah atas di Kabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dari SMA Negeri 1 Klaten, SMA Negeri 1 Karanganom, dan SMA Negeri 1 Wedi, dengan jumlah total 818 siswa. Analisis data mencakup Analisis Faktor Eksploratori, analisis reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp" type="image/webp" length="116558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-7a302.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-8ab9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/instrumen-penilaian-analisis-data-formulasi-nilain-thumb-90f99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Peer Group Communication and Social Media Use on Students Characters ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Peer Group Communication and Social Media Use on Students Characters ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Peer Group Communication and Social Media Use on Students Characters ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45425-peer-group-character-communication-social-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">8060bd3b46b065b53a7feb67aa8a5058</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:06:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ impact peer ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,impact,page,peer,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji secara mendalam dampak spesifik berbagai jenis konten media sosial terhadap perkembangan moral siswa, termasuk pengaruh konten positif dan negatif. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students' Characters: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji secara mendalam dampak spesifik berbagai jenis konten media sosial terhadap perkembangan moral siswa, termasuk pengaruh konten positif dan negatif. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas berbagai intervensi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan literasi media dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam menghadapi informasi di media sosial. Sebagai tambahan, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran keluarga dan lingkungan masyarakat dalam memoderasi pengaruh komunikasi kelompok sebaya dan penggunaan media sosial terhadap karakter siswa, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang unik di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko penggunaan media sosial dan interaksi kelompok sebaya bagi perkembangan moral generasi muda.. This research concludes that peer group communication and social media use significantly influence the morals of junior high school students in Pancur Batu District.The study highlights the importance of positive peer interactions and responsible social media usage in fostering good character.Therefore, educators, parents, and policymakers should prioritize guidance and monitoring to ensure students utilize these platforms constructively and maintain strong moral values The purpose of this study is to investigate (1) the effect of peer group communication on students' morals and (2) the effect that social media use has on students' values. This study was carried out in the Pancur Batu District of North Sumatra Province's Deli Serdang Regency, Indonesia. Our population was 1,207 Muslim students at the state junior high school in the Pancur Batu District, Indonesia. In the end, we selected 300 students as our samples using the proportional stratified random sampling technique. For the research instrument, we employed a questionnaire that was developed to collect information regarding... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp" title="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" alt="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-7a20a.webp" title="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-7a20a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-7a20a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-7a20a.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" alt="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45425-peer-group-character-communication-social-fi" title="JURIS - The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students&#039; Characters" target="_blank">The Impact of Peer-Group Communication and Social Media Use on Students' Characters</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji secara mendalam dampak spesifik berbagai jenis konten media sosial terhadap perkembangan moral siswa, termasuk pengaruh konten positif dan negatif. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas berbagai intervensi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan literasi media dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam menghadapi informasi di media sosial.  Sebagai tambahan, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran keluarga dan lingkungan masyarakat dalam memoderasi pengaruh komunikasi kelompok sebaya dan penggunaan media sosial terhadap karakter siswa, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang unik di Indonesia.  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko penggunaan media sosial dan interaksi kelompok sebaya bagi perkembangan moral generasi muda..
<br>This research concludes that peer group communication and social media use significantly influence the morals of junior high school students in Pancur Batu District.The study highlights the importance of positive peer interactions and responsible social media usage in fostering good character.Therefore, educators, parents, and policymakers should prioritize guidance and monitoring to ensure students utilize these platforms constructively and maintain strong moral values
<br>The purpose of this study is to investigate (1) the effect of peer group communication on students' morals and (2) the effect that social media use has on students' values. This study was carried out in the Pancur Batu District of North Sumatra Province's Deli Serdang Regency, Indonesia. Our population was 1,207 Muslim students at the state junior high school in the Pancur Batu District, Indonesia. In the end, we selected 300 students as our samples using the proportional stratified random sampling technique. For the research instrument, we employed a questionnaire that was developed to collect information regarding...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp" type="image/webp" length="115422" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-98e8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/peer-group-character-communication-social-findings-thumb-7a20a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45432-hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-m</link>
	<guid isPermaLink="false">9e7dc856f6319c6b66bc07ab95af352d</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 09:01:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta meneliti persepsi mahasiswa tentang pergeseran bentuk tugas akhir dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar.. Kebijakan Merdeka Belajar, Permendikbud NomorA53 TahunA2023, memperkenalkan perubahan transformasional terhadap kualitas pendidikan tinggi, termasuk penyederhanaan standar nasional, penguatan sistem akreditasi, dukungan keuangan untuk akreditasi program studi, dan peningkatan unit kredit untuk kegiatan ekstrakurikuler.Namun, tantangan dalam pemahaman kebijakan mendorong kebutuhan upaya sosialisasi yang efektif.Webinar nasional pada 6ANovemberA2023 berhasil meningkatkan pemahaman peserta, menegaskan pentingnya model sosialisasi akademik kolaboratif sebagai alat untuk memperluas pengetahuan dan mendukung implementasi kebijakan Regulasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2023 tentang standar penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan bagian dari Bab ke-26 Kebijakan Merdeka Belajar, yang disosialisasikan secara resmi pada Agustus 2023. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong transformasi kualitas pendidikan tinggi Indonesia yang mencakup reformasi kompleks dan masih perlu dipahami lebih baik oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model sosialisasi lanjutan Kebijakan Merdeka Belajar, mengimplementasikannya, dan melaporkan hasilnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Sumber literatur dipilih dari database Scopus untuk membentuk model sosialisasi. Model sosialisasi berbentuk webinar diimplementasikan pada 6 November 2023 untuk 838 peserta yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp 1x" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" alt="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45432-hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-m" title="JURIS - Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter" target="_blank">Supporting Transformation of Indonesian Higher Education Quality Assurance: The Advanced Socialization of Merdeka Belajar Policy 26th Chapter</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari model sosialisasi akademik kolaboratif terhadap perubahan kebijakan di lembaga pendidikan tinggi, mengkaji mekanisme adaptasi institusi terhadap perubahan standar dan akreditasi, serta meneliti persepsi mahasiswa tentang pergeseran bentuk tugas akhir dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar..
<br>Kebijakan Merdeka Belajar, Permendikbud NomorA53 TahunA2023, memperkenalkan perubahan transformasional terhadap kualitas pendidikan tinggi, termasuk penyederhanaan standar nasional, penguatan sistem akreditasi, dukungan keuangan untuk akreditasi program studi, dan peningkatan unit kredit untuk kegiatan ekstrakurikuler.Namun, tantangan dalam pemahaman kebijakan mendorong kebutuhan upaya sosialisasi yang efektif.Webinar nasional pada 6ANovemberA2023 berhasil meningkatkan pemahaman peserta, menegaskan pentingnya model sosialisasi akademik kolaboratif sebagai alat untuk memperluas pengetahuan dan mendukung implementasi kebijakan
<br>Regulasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2023 tentang standar penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan bagian dari Bab ke-26 Kebijakan Merdeka Belajar, yang disosialisasikan secara resmi pada Agustus 2023. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong transformasi kualitas pendidikan tinggi Indonesia yang mencakup reformasi kompleks dan masih perlu dipahami lebih baik oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model sosialisasi lanjutan Kebijakan Merdeka Belajar, mengimplementasikannya, dan melaporkan hasilnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Sumber literatur dipilih dari database Scopus untuk membentuk model sosialisasi. Model sosialisasi berbentuk webinar diimplementasikan pada 6 November 2023 untuk 838 peserta yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" type="image/webp" length="117244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-29be5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-0eb63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/hasil-evaluasi-model-pendidikan-kebijakan-merdeka-thumb-cf32a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Trends Indigenous Psychology Research and Education A Bibliometric Analysis 2010 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trends Indigenous Psychology Research and Education A Bibliometric Analysis 2010 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trends Indigenous Psychology Research and Education A Bibliometric Analysis 2010 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45439-indigenous-psychology-education-bibliometric-analy</link>
	<guid isPermaLink="false">20c54ab25b4e36acbb245db0bf4e0d31</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:59:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ rate myself ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,myself,page,rate,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian yang secara eksplisit menggali dan merumuskan konstruk psikologis unik dari komunitas adat di Indonesia, seperti konsep diri, kesejahteraan mental, atau kepemimpinan berdasarkan nilai-nilai lokal, untuk membentuk teori psikologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024: Pertama, perlu penelitian yang secara eksplisit menggali dan merumuskan konstruk psikologis unik dari komunitas adat di Indonesia, seperti konsep diri, kesejahteraan mental, atau kepemimpinan berdasarkan nilai-nilai lokal, untuk membentuk teori psikologi yang benar-benar berasal dari akar budaya. Kedua, perlu studi komparatif lintas komunitas adat di Indonesia untuk memahami bagaimana konsep psikologis berbeda atau bersesuaian antar wilayah, yang dapat mengungkap keragaman epistemologi indigen dan potensi integrasinya dalam kurikulum pendidikan tinggi. Ketiga, penting untuk mengembangkan model pembelajaran Psikologi Indigen di perguruan tinggi yang melibatkan tokoh adat sebagai pengajar atau kolaborator, guna memastikan bahwa transfer pengetahuan tidak hanya akademis tetapi juga autentik dan berdaya guna bagi komunitas sumber pengetahuan tersebut.. Tren penelitian dalam Psikologi Indigen cenderung mengadaptasi topik populer dalam psikologi umum, bukan mengembangkan kerangka konseptual baru yang berasal langsung dari pandangan dunia indigen.Tema yang dieksplorasi masih didominasi oleh topik klasik dalam psikologi yang kemudian dianalisis melalui pendekatan Psikologi Indigen, bukan tema yang spesifik dan mendalam terkait konstruksi indigen itu sendiri.Oleh karena itu, penelitian ke depan perlu bergerak melampaui penerapan kontekstual menuju pengembangan teori, metodologi, dan model pendidikan berbasis indigen yang memungkinkan komunitas lokal mendefinisikan pengetahuan psikologis menurut istilah mereka sendiri Artikel ini mengkaji tren perkembangan pendidikan dan pengajaran Psikologi Indigen melalui analisis bibliometrik komprehensif. Sebagai disiplin ilmu, Psikologi Indigen semakin menonjol sebagai mata kuliah strategis dalam pendidikan tinggi, yang menempatkan pengetahuan psikologis dalam realitas kehidupan, konteks budaya, dan tradisi kearifan lokal. Integrasi mata kuliah ini tidak hanya memperluas cakupan pendidikan psikologi, tetapi juga memperkuat upaya dekolonisasi produksi pengetahuan dan pengembangan pedagogi yang responsif terhadap budaya. Tujuan utama penelitian ini adalah memetakan dan mengkaji secara kritis lintasan riset dan pendidikan dalam Psikologi Indigen yang diterbitkan antara tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-4536a.webp" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-4536a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-4536a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-4536a.webp 1x" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" alt="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-92310.webp" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-92310.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-92310.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-92310.webp 1x" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" alt="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp 1x" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" alt="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45439-indigenous-psychology-education-bibliometric-analy" title="JURIS - Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024" target="_blank">Trends Indigenous Psychology Research and Education: A Bibliometric Analysis, 2010-2024</a>: Pertama, perlu penelitian yang secara eksplisit menggali dan merumuskan konstruk psikologis unik dari komunitas adat di Indonesia, seperti konsep diri, kesejahteraan mental, atau kepemimpinan berdasarkan nilai-nilai lokal, untuk membentuk teori psikologi yang benar-benar berasal dari akar budaya. Kedua, perlu studi komparatif lintas komunitas adat di Indonesia untuk memahami bagaimana konsep psikologis berbeda atau bersesuaian antar wilayah, yang dapat mengungkap keragaman epistemologi indigen dan potensi integrasinya dalam kurikulum pendidikan tinggi. Ketiga, penting untuk mengembangkan model pembelajaran Psikologi Indigen di perguruan tinggi yang melibatkan tokoh adat sebagai pengajar atau kolaborator, guna memastikan bahwa transfer pengetahuan tidak hanya akademis tetapi juga autentik dan berdaya guna bagi komunitas sumber pengetahuan tersebut..
<br>Tren penelitian dalam Psikologi Indigen cenderung mengadaptasi topik populer dalam psikologi umum, bukan mengembangkan kerangka konseptual baru yang berasal langsung dari pandangan dunia indigen.Tema yang dieksplorasi masih didominasi oleh topik klasik dalam psikologi yang kemudian dianalisis melalui pendekatan Psikologi Indigen, bukan tema yang spesifik dan mendalam terkait konstruksi indigen itu sendiri.Oleh karena itu, penelitian ke depan perlu bergerak melampaui penerapan kontekstual menuju pengembangan teori, metodologi, dan model pendidikan berbasis indigen yang memungkinkan komunitas lokal mendefinisikan pengetahuan psikologis menurut istilah mereka sendiri
<br>Artikel ini mengkaji tren perkembangan pendidikan dan pengajaran Psikologi Indigen melalui analisis bibliometrik komprehensif. Sebagai disiplin ilmu, Psikologi Indigen semakin menonjol sebagai mata kuliah strategis dalam pendidikan tinggi, yang menempatkan pengetahuan psikologis dalam realitas kehidupan, konteks budaya, dan tradisi kearifan lokal. Integrasi mata kuliah ini tidak hanya memperluas cakupan pendidikan psikologi, tetapi juga memperkuat upaya dekolonisasi produksi pengetahuan dan pengembangan pedagogi yang responsif terhadap budaya. Tujuan utama penelitian ini adalah memetakan dan mengkaji secara kritis lintasan riset dan pendidikan dalam Psikologi Indigen yang diterbitkan antara tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp" type="image/webp" length="161254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-4536a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-92310.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/indigenous-psychology-education-bibliometric-analy-thumb-ab70f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45429-modul-pembelajaran-matematika-kesiapa</link>
	<guid isPermaLink="false">9009bb3919f760ed6db2e8f0a48647d8</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:55:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan modul sejenis untuk materi matematika tingkat menengah lainnya, seperti fungsi kuadrat, yang juga mengintegrasikan perspektif agama dan pengetahuan umum, guna memperluas cakupan penggunaan modul berbasis ilmiah. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan persepsi dan kinerja siswa dalam jangka panjang, memberi insight terhadap sustainability penggunaan modul dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia.. Modul pembelajaran matematika terintegrasi dengan pendekatan ilmiah telah dikembangkan menggunakan model PPE dan disetujui oleh ahli validator dengan skor validitas tinggi 0,82.Modul ini siap digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online.Namun, efektivitas dan praktiknya di kelas belum diuji secara empiris Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran matematika yang terintegrasi dan terhubung antar disiplin dengan pendekatan ilmiah, khususnya mengenai materi ketidaksamaan rasional dan irasional satu variabel. Metode R&D yang memanfaatkan model PPE (Planning, Production, and Evaluation) digunakan untuk merancang modul, melibatkan analisis kebutuhan, kurikulum, dan pemilihan materi, lalu produksi materi dan latihan, serta evaluasi via validasi oleh dua ahli. Hasilnya, modul tersebut memperoleh skor validitas rata-rata 0,82 yang menandakan validitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp 1x" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" alt="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45429-modul-pembelajaran-matematika-kesiapa" title="JURIS - Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module" target="_blank">Integration-Interconnection with a Scientific Approach on the Rational and Irrational Inequality of One Variable Module</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas modul ini melalui desain eksperimen klasikal untuk menilai peningkatan hasil belajar matematika, sekaligus menilai dampak motivasi dan sikap siswa terhadap pembelajaran integratif. Selanjutnya, perlu dikembangkan modul sejenis untuk materi matematika tingkat menengah lainnya, seperti fungsi kuadrat, yang juga mengintegrasikan perspektif agama dan pengetahuan umum, guna memperluas cakupan penggunaan modul berbasis ilmiah. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan persepsi dan kinerja siswa dalam jangka panjang, memberi insight terhadap sustainability penggunaan modul dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Modul pembelajaran matematika terintegrasi dengan pendekatan ilmiah telah dikembangkan menggunakan model PPE dan disetujui oleh ahli validator dengan skor validitas tinggi 0,82.Modul ini siap digunakan secara mandiri oleh siswa maupun guru di madrasah, serta dapat diakses secara online.Namun, efektivitas dan praktiknya di kelas belum diuji secara empiris
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran matematika yang terintegrasi dan terhubung antar disiplin dengan pendekatan ilmiah, khususnya mengenai materi ketidaksamaan rasional dan irasional satu variabel. Metode R&D yang memanfaatkan model PPE (Planning, Production, and Evaluation) digunakan untuk merancang modul, melibatkan analisis kebutuhan, kurikulum, dan pemilihan materi, lalu produksi materi dan latihan, serta evaluasi via validasi oleh dua ahli. Hasilnya, modul tersebut memperoleh skor validitas rata-rata 0,82 yang menandakan validitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" type="image/webp" length="107826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-a28eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-1e414.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/modul-pembelajaran-matematika-kesiapan-belajar-pro-thumb-2084e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat UKBM Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat UKBM Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat UKBM Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45447-mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari</link>
	<guid isPermaLink="false">c3beba0e2648dc840be220959c0810e2</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:44:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji efektivitas posyandu prima dalam meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak di wilayah kerja puskesmas, terutama dengan mempertimbangkan peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji efektivitas posyandu prima dalam meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak di wilayah kerja puskesmas, terutama dengan mempertimbangkan peran aktif kader remaja sebagai agen perubahan. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian mengenai dampak integrasi UKBM terhadap peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada masyarakat, dengan fokus pada perubahan perilaku yang terukur dan berkelanjutan. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan model posyandu prima dengan model posyandu konvensional, guna mengidentifikasi keunggulan dan tantangan masing-masing model dalam mencapai tujuan kesehatan masyarakat secara optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung pengembangan dan implementasi posyandu prima sebagai strategi peningkatan kesehatan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam upaya integrasi UKBM sebagai rintisan Posyandu Prima menunjukkan peningkatan pengetahuan kader remaja dalam mendukung pelaksanaan posyandu prima.Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan kader remaja kesehatan dalam upaya promotif dan preventif risiko penyakit tidak menular melalui deteksi dini penyakit sederhana.Terakhir, kegiatan ini berhasil melaksanakan kegiatan posyandu remaja di masyarakat pada kelompok remaja Latar belakang: Integrasi layanan kesehatan primer, yang merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer melalui pembentukan Posyandu Prima. Posyandu prima adalah forum pemberdayaan masyarakat yang menyediakan layanan kesehatan sesuai kebutuhan secara terpadu di desa. Metode: Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Integrasi UKBM sebagai rintisan posyandu prima di Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Maret - September 2023. Tahapan yang dilakukan adalah persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil: Pelaksanaan integrasi UKBM berjalan dengan baik dengan melibatkan elemen masyarakat (tenaga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-57d53.webp" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-57d53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-57d53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-57d53.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" alt="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" alt="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-05224.webp" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-05224.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-05224.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-05224.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" alt="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45447-mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari" title="JURIS - Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura" target="_blank">Integrasi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Sebagai Rintisan Posyandu Prima di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah mengkaji efektivitas posyandu prima dalam meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak di wilayah kerja puskesmas, terutama dengan mempertimbangkan peran aktif kader remaja sebagai agen perubahan. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian mengenai dampak integrasi UKBM terhadap peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada masyarakat, dengan fokus pada perubahan perilaku yang terukur dan berkelanjutan. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan model posyandu prima dengan model posyandu konvensional, guna mengidentifikasi keunggulan dan tantangan masing-masing model dalam mencapai tujuan kesehatan masyarakat secara optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung pengembangan dan implementasi posyandu prima sebagai strategi peningkatan kesehatan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat dalam upaya integrasi UKBM sebagai rintisan Posyandu Prima menunjukkan peningkatan pengetahuan kader remaja dalam mendukung pelaksanaan posyandu prima.Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan kader remaja kesehatan dalam upaya promotif dan preventif risiko penyakit tidak menular melalui deteksi dini penyakit sederhana.Terakhir, kegiatan ini berhasil melaksanakan kegiatan posyandu remaja di masyarakat pada kelompok remaja
<br>Latar belakang: Integrasi layanan kesehatan primer, yang merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer melalui pembentukan Posyandu Prima. Posyandu prima adalah forum pemberdayaan masyarakat yang menyediakan layanan kesehatan sesuai kebutuhan secara terpadu di desa. Metode: Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Integrasi UKBM sebagai rintisan posyandu prima di Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Maret - September 2023. Tahapan yang dilakukan adalah persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil: Pelaksanaan integrasi UKBM berjalan dengan baik dengan melibatkan elemen masyarakat (tenaga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp" type="image/webp" length="66076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-57d53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-9b80e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/mutu-model-posyandu-pemberdayaan-masyarakat-nagari-thumb-05224.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1279-jurnalempathy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13318-jurnal-empathy-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic A Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic A Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic A Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45437-dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual</link>
	<guid isPermaLink="false">05b211078bd340373e441cd3b9d1109a</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:31:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,depth,header,page,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi pelatihan teknologi berbasis peran bagi orang tua melalui modul online interaktif, menilai efektivitas penggunaan aplikasi Augmented Reality dalam memfasilitasi pembelajaran bagi siswa tunarungu, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi pelatihan teknologi berbasis peran bagi orang tua melalui modul online interaktif, menilai efektivitas penggunaan aplikasi Augmented Reality dalam memfasilitasi pembelajaran bagi siswa tunarungu, serta mengkaji dampak kolaborasi intensif antara guru dan tenaga profesional TI terhadap peningkatan kualitas materi pembelajaran daring untuk siswa SMA khusus.. Analisis menunjukkan adanya beberapa hambatan baik dalam teknologi maupun metode belajar, serta kesulitan dalam manajemen belajar.Meskipun guru sudah memiliki pengetahuan tentang pembelajaran berbasis TI, pembelajaran daring belum diimplementasikan secara optimal karena tidak didukung oleh teknologi yang memadai.Sebaliknya, orang tua yang berperan sebagai guru pengganti di rumah tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam melaksanakan peran mereka, karena tidak menguasai teknologi, tidak memiliki teknologi yang cukup, dan tidak memahami materi pelajaran.Hasil belajar yang berkurang menurunkan rasa tanggung jawab siswa dalam melaksanakan tugas yang diberikan.Jika pembelajaran menggunakan TI, hambatan teknologi seringkali menghalangi keberhasilan belajar siswa berkebutuhan khusus Penelitian ini berfokus pada penerapan pembelajaran daring di pendidikan khusus dan bagaimana teknologi informasi dan komunikasi digunakan untuk memperkuat dan mendukung pencapaian pembelajaran serta tujuan belajar pada siswa sekolah menengah khusus (SMPLB) di Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, di mana peneliti mengamati pola dan proses pendidikan daring pada siswa SMPLB, menyebarkan kuesioner tentang penggunaan TI kepada guru, melakukan wawancara dengan orang tua/wali siswa, serta wawancara dengan guru sekolah menengah khusus Sri Soedewi Maschun Sofyan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di sekolah kebutuhan khusus mengalami kesulitan memperoleh teknologi yang sesuai dengan kebutuhan belajar. Proses belajar tidak dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-cb4c9.webp" title="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-cb4c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-cb4c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-cb4c9.webp 1x" title="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" alt="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp" title="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp 1x" title="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" alt="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45437-dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual" title="JURIS - The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study" target="_blank">The Enactment of Online Learning for Special Need Students during COVID 19 Pandemic: A Case Study</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi pelatihan teknologi berbasis peran bagi orang tua melalui modul online interaktif, menilai efektivitas penggunaan aplikasi Augmented Reality dalam memfasilitasi pembelajaran bagi siswa tunarungu, serta mengkaji dampak kolaborasi intensif antara guru dan tenaga profesional TI terhadap peningkatan kualitas materi pembelajaran daring untuk siswa SMA khusus..
<br>Analisis menunjukkan adanya beberapa hambatan baik dalam teknologi maupun metode belajar, serta kesulitan dalam manajemen belajar.Meskipun guru sudah memiliki pengetahuan tentang pembelajaran berbasis TI, pembelajaran daring belum diimplementasikan secara optimal karena tidak didukung oleh teknologi yang memadai.Sebaliknya, orang tua yang berperan sebagai guru pengganti di rumah tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam melaksanakan peran mereka, karena tidak menguasai teknologi, tidak memiliki teknologi yang cukup, dan tidak memahami materi pelajaran.Hasil belajar yang berkurang menurunkan rasa tanggung jawab siswa dalam melaksanakan tugas yang diberikan.Jika pembelajaran menggunakan TI, hambatan teknologi seringkali menghalangi keberhasilan belajar siswa berkebutuhan khusus
<br>Penelitian ini berfokus pada penerapan pembelajaran daring di pendidikan khusus dan bagaimana teknologi informasi dan komunikasi digunakan untuk memperkuat dan mendukung pencapaian pembelajaran serta tujuan belajar pada siswa sekolah menengah khusus (SMPLB) di Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, di mana peneliti mengamati pola dan proses pendidikan daring pada siswa SMPLB, menyebarkan kuesioner tentang penggunaan TI kepada guru, melakukan wawancara dengan orang tua/wali siswa, serta wawancara dengan guru sekolah menengah khusus Sri Soedewi Maschun Sofyan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di sekolah kebutuhan khusus mengalami kesulitan memperoleh teknologi yang sesuai dengan kebutuhan belajar. Proses belajar tidak dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp" type="image/webp" length="141888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-cb4c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/dokungan-wali-siswa-mahasiswa-tuna-netra-visual-tu-thumb-d2125.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Stoichiometry Problem Solving Skills through 5E Inquiry Based Learning Combined with the FOPS Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Stoichiometry Problem Solving Skills through 5E Inquiry Based Learning Combined with the FOPS Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Stoichiometry Problem Solving Skills through 5E Inquiry Based Learning Combined with the FOPS Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45428-siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-wawancar</link>
	<guid isPermaLink="false">6ccfc3d2240fccb46e5c2a86ca5f64e2</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:29:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ tourism ver ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,study,tourism,ver]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model 5E-FOPS pada siswa dengan latar belakang matematika yang lemah dapat memengaruhi perkembangan keterampilan pemecahan masalah stoikiometri, mengingat bahwa kemampuan kalkulasi menjadi kendala utama dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model 5E-FOPS pada siswa dengan latar belakang matematika yang lemah dapat memengaruhi perkembangan keterampilan pemecahan masalah stoikiometri, mengingat bahwa kemampuan kalkulasi menjadi kendala utama dalam penelitian ini. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas strategi ini dalam konteks gender, apakah pendekatan visual dan terstruktur dari FOPS memberi dampak berbeda bagi siswa laki-laki dan perempuan dalam memahami konsep abstrak kimia. Ketiga, perlu dikaji penerapan model 5E-FOPS pada mata pelajaran lain seperti fisika atau matematika untuk melihat sejauh mana transfer keterampilan pemecahan masalah berbasis skema dapat berhasil di luar konteks kimia, terutama dalam soal-soal yang melibatkan langkah-langkah penyelesaian yang kompleks. Penelitian lanjutan dapat merancang studi komparatif yang membandingkan efektivitas model ini antar mata pelajaran dan kelompok siswa, dengan fokus pada elemen visualisasi, pengorganisasian informasi, dan penguatan keterampilan kalkulasi dalam proses pembelajaran. Studi semacam ini akan memberikan gambaran lebih lengkap tentang potensi generalisasi pendekatan 5E-FOPS di berbagai ranah akademik. Selain itu, penelitian bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap retensi pengetahuan dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi masalah kompleks. Dengan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor pendukung dan penghambat, pendidik dapat lebih baik menyesuaikan strategi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan beragam siswa. Integrasi teknologi seperti alat digital untuk membuat diagram atau simulasi stoikiometri juga bisa dieksplorasi sebagai pelengkap strategi FOPS. Pendekatan hibrida semacam ini berpotensi meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual siswa secara lebih luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi model pembelajaran inkuiri 5E dan strategi FOPS secara efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah kimia.Pendekatan ini mendorong berpikir sistematis, analisis data, dan pemecahan masalah terstruktur, sehingga memperbaiki kinerja pada semua tahap pembelajaran.Siswa menjadi lebih terampil dalam mengorganisasi informasi dan merencanakan solusi, yang menghasilkan penyelesaian masalah yang lebih akurat Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kimia siswa kelas 10 dengan menggunakan model Pembelajaran Inkuiri 5E yang dikombinasikan dengan strategi FOPS, dengan tujuan mencapai kriteria keberhasilan 70 persen. Kelompok sasaran terdiri dari 25 siswa kelas 10 dari Sarakhampittayakhom School, Thailand. Instrumen penelitian meliputi (1) rencana pelaksanaan pembelajaran yang mengintegrasikan model Pembelajaran Inkuiri 5E dan strategi FOPS, (2) tes kemampuan pemecahan masalah kimia, (3) daftar cek observasi perilaku untuk menilai kemampuan pemecahan masalah, dan (4) wawancara siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik seperti rata-rata, persentase, dan simpangan baku, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis isi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" alt="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-36dfd.webp" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-36dfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-36dfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-36dfd.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" alt="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-241bf.webp" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-241bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-241bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-241bf.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" alt="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45428-siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-wawancar" title="JURIS - Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy" target="_blank">Enhancing Stoichiometry Problem-Solving Skills through 5E Inquiry-Based Learning Combined with the FOPS Strategy</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model 5E-FOPS pada siswa dengan latar belakang matematika yang lemah dapat memengaruhi perkembangan keterampilan pemecahan masalah stoikiometri, mengingat bahwa kemampuan kalkulasi menjadi kendala utama dalam penelitian ini. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas strategi ini dalam konteks gender, apakah pendekatan visual dan terstruktur dari FOPS memberi dampak berbeda bagi siswa laki-laki dan perempuan dalam memahami konsep abstrak kimia. Ketiga, perlu dikaji penerapan model 5E-FOPS pada mata pelajaran lain seperti fisika atau matematika untuk melihat sejauh mana transfer keterampilan pemecahan masalah berbasis skema dapat berhasil di luar konteks kimia, terutama dalam soal-soal yang melibatkan langkah-langkah penyelesaian yang kompleks. Penelitian lanjutan dapat merancang studi komparatif yang membandingkan efektivitas model ini antar mata pelajaran dan kelompok siswa, dengan fokus pada elemen visualisasi, pengorganisasian informasi, dan penguatan keterampilan kalkulasi dalam proses pembelajaran. Studi semacam ini akan memberikan gambaran lebih lengkap tentang potensi generalisasi pendekatan 5E-FOPS di berbagai ranah akademik. Selain itu, penelitian bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap retensi pengetahuan dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi masalah kompleks. Dengan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor pendukung dan penghambat, pendidik dapat lebih baik menyesuaikan strategi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan beragam siswa. Integrasi teknologi seperti alat digital untuk membuat diagram atau simulasi stoikiometri juga bisa dieksplorasi sebagai pelengkap strategi FOPS. Pendekatan hibrida semacam ini berpotensi meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual siswa secara lebih luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi model pembelajaran inkuiri 5E dan strategi FOPS secara efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah kimia.Pendekatan ini mendorong berpikir sistematis, analisis data, dan pemecahan masalah terstruktur, sehingga memperbaiki kinerja pada semua tahap pembelajaran.Siswa menjadi lebih terampil dalam mengorganisasi informasi dan merencanakan solusi, yang menghasilkan penyelesaian masalah yang lebih akurat
<br>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kimia siswa kelas 10 dengan menggunakan model Pembelajaran Inkuiri 5E yang dikombinasikan dengan strategi FOPS, dengan tujuan mencapai kriteria keberhasilan 70 persen. Kelompok sasaran terdiri dari 25 siswa kelas 10 dari Sarakhampittayakhom School, Thailand. Instrumen penelitian meliputi (1) rencana pelaksanaan pembelajaran yang mengintegrasikan model Pembelajaran Inkuiri 5E dan strategi FOPS, (2) tes kemampuan pemecahan masalah kimia, (3) daftar cek observasi perilaku untuk menilai kemampuan pemecahan masalah, dan (4) wawancara siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik seperti rata-rata, persentase, dan simpangan baku, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis isi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp" type="image/webp" length="136102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-ec00a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-36dfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/siswa-laki-mts-wawancara-kelas-teks-busana-enhanci-thumb-241bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education TheoriesAo Comprehension ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education TheoriesAo Comprehension ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education TheoriesAo Comprehension ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45443-career-development-vocational-education-studentsao</link>
	<guid isPermaLink="false">be407544e37322322d212c15dae9cb80</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:21:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif untuk mendeteksi minat dan bakat vokasional siswa di tingkat sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif untuk mendeteksi minat dan bakat vokasional siswa di tingkat sekolah dasar, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan konteks sosial ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang komprehensif untuk mengembangkan bakat vokasional siswa, melibatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan industri. Model ini harus mencakup program mentoring, magang, dan pengalaman belajar berbasis proyek yang relevan dengan minat siswa. Ketiga, penelitian perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendidikan vokasional dini terhadap pilihan karir, kepuasan kerja, dan keberhasilan ekonomi siswa. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk melacak perkembangan karir siswa yang telah mengikuti program pendidikan vokasional dini, serta membandingkannya dengan siswa yang tidak mengikuti program tersebut. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih efektif dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan dan peluang di dunia kerja.. The development of vocational careers is closely related to developing business skills of individuals for their future jobs.Early recognition of students' interest in vocation should begin in elementary schools and be adequately nurtured to facilitate students' future development in accordance with each of their skills.This aims to ensure the continuous provision of employees by their talents and skills Each countries have human resources with plenty of remarkable talents that probably have no opportunities to develop their interest to get great job opportunities in the future. Those talents may remain undiscovered unless programs for discovering and developing talents are established and opportunities are provided. To sharpen studentsAo sense of vocation, it is important to provide vocational education introduction for elementary school students so that the government may enhance the quality of human resources through developing their talents to boost their professional career. This article aims to explain how to reveal oneAos talent for the vocation as... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp 1x" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" alt="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-e2b6c.webp" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-e2b6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-e2b6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-e2b6c.webp 1x" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" alt="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-05b58.webp" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-05b58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-05b58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-05b58.webp 1x" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" alt="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45443-career-development-vocational-education-studentsao" title="JURIS - Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension" target="_blank">Developing StudentsAo Talent Regarding Vocational Career since Basic Education: TheoriesAo Comprehension</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif untuk mendeteksi minat dan bakat vokasional siswa di tingkat sekolah dasar, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan konteks sosial ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang komprehensif untuk mengembangkan bakat vokasional siswa, melibatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan industri. Model ini harus mencakup program mentoring, magang, dan pengalaman belajar berbasis proyek yang relevan dengan minat siswa. Ketiga, penelitian perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendidikan vokasional dini terhadap pilihan karir, kepuasan kerja, dan keberhasilan ekonomi siswa. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk melacak perkembangan karir siswa yang telah mengikuti program pendidikan vokasional dini, serta membandingkannya dengan siswa yang tidak mengikuti program tersebut. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih efektif dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan dan peluang di dunia kerja..
<br>The development of vocational careers is closely related to developing business skills of individuals for their future jobs.Early recognition of students' interest in vocation should begin in elementary schools and be adequately nurtured to facilitate students' future development in accordance with each of their skills.This aims to ensure the continuous provision of employees by their talents and skills
<br>Each countries have human resources with plenty of remarkable talents that probably have no opportunities to develop their interest to get great job opportunities in the future. Those talents may remain undiscovered unless programs for discovering and developing talents are established and opportunities are provided. To sharpen studentsAo sense of vocation, it is important to provide vocational education introduction for elementary school students so that the government may enhance the quality of human resources through developing their talents to boost their professional career. This article aims to explain how to reveal oneAos talent for the vocation as...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp" type="image/webp" length="142110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-1d5fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-e2b6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/career-development-vocational-education-studentsao-thumb-05b58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation YPPU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation YPPU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation YPPU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45441-student-learning-motivation-stude</link>
	<guid isPermaLink="false">77d85cdabc94795367c7651ab18a7652</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:21:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tlx approach ]]></category>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[approach,depth,header,page,study,tlx]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi yang lebih efektif dalam mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah, seperti pemanfaatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi yang lebih efektif dalam mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah, seperti pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran atau pengembangan model pembelajaran blended learning. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program bimbingan dan konseling yang lebih personal dan adaptif, yang mempertimbangkan perbedaan kemampuan, minat, dan motivasi siswa secara individual. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan alumni dalam proses evaluasi dan peningkatan kualitas lulusan, misalnya melalui pembentukan forum alumni atau program mentoring oleh alumni kepada siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi, serta memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat.. The research findings indicate that student management planning at YPPU Sigli Superior Middle School is a crucial initial step in enhancing graduate quality, encompassing needs analysis, recruitment, selection, and orientation.The implementation of student management, characterized by heterogeneous student placement and comprehensive guidance, contributes to the development of students' academic and non-academic skills.Effective student recording and reporting are also conducted to support the educational process.However, challenges such as limited school capacity, student diversity, and insufficient alumni engagement require attention to further improve the quality of graduates Student management organizes and manages students from the moment they are accepted until graduation. The quality of graduates is an indicator of a school's success. This research aims to learn in-depth about implementing Student Management in Improving the Quality of Graduates at Unggul SMP Unggul Community Development Education Foundation (YPPU) Sigli, Sigli Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is qualitative descriptive analysis with data reduction techniques, data presentation,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-f0b0f.webp" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-f0b0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-f0b0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-f0b0f.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" alt="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" alt="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-18073.webp" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-18073.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-18073.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-18073.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" alt="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45441-student-learning-motivation-stude" title="JURIS - Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)" target="_blank">Implementation Of Student Management In Improving The Quality Of Graduates At Sigli Uggul Education Foundation Foundation (YPPU)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi yang lebih efektif dalam mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah, seperti pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran atau pengembangan model pembelajaran blended learning. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program bimbingan dan konseling yang lebih personal dan adaptif, yang mempertimbangkan perbedaan kemampuan, minat, dan motivasi siswa secara individual. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan alumni dalam proses evaluasi dan peningkatan kualitas lulusan, misalnya melalui pembentukan forum alumni atau program mentoring oleh alumni kepada siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi, serta memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat..
<br>The research findings indicate that student management planning at YPPU Sigli Superior Middle School is a crucial initial step in enhancing graduate quality, encompassing needs analysis, recruitment, selection, and orientation.The implementation of student management, characterized by heterogeneous student placement and comprehensive guidance, contributes to the development of students' academic and non-academic skills.Effective student recording and reporting are also conducted to support the educational process.However, challenges such as limited school capacity, student diversity, and insufficient alumni engagement require attention to further improve the quality of graduates
<br>Student management organizes and manages students from the moment they are accepted until graduation. The quality of graduates is an indicator of a school's success. This research aims to learn in-depth about implementing Student Management in Improving the Quality of Graduates at Unggul SMP Unggul Community Development Education Foundation (YPPU) Sigli, Sigli Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is qualitative descriptive analysis with data reduction techniques, data presentation,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp" type="image/webp" length="135116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-f0b0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-e464d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/student-learning-motivation-management-quality-gra-thumb-18073.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45444-historical-sources-project-assessment-skills-proje</link>
	<guid isPermaLink="false">5af9ac543c2a7072f9445ea5c4939129</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:16:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai pengembangan dan implementasi instrumen penilaian proyek dalam pembelajaran sejarah. Pertama, penelitian lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai pengembangan dan implementasi instrumen penilaian proyek dalam pembelajaran sejarah. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas instrumen penilaian proyek ini dalam meningkatkan keterampilan berpikir historis siswa, seperti kemampuan analisis sumber, interpretasi bukti, dan konstruksi argumen berbasis sejarah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian proyek yang lebih adaptif dan personal, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing siswa. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan relevan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan instrumen penilaian proyek dalam konteks pembelajaran sejarah yang lebih luas, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) atau pembelajaran berbasis inkuiri (inquiry-based learning). Dengan mengintegrasikan instrumen penilaian proyek ke dalam pendekatan pembelajaran yang inovatif, diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan dunia kerja.. This study successfully developed a project evaluation tool to assess students' skills in using historical sources within the History Study Program at the University of Riau.The instrument demonstrated high validity through expert validation and a score of 4.416, and reliability with a Cronbach's alpha of 0.These findings confirm the instrument's effectiveness in accurately and consistently evaluating students' abilities in utilizing historical materials, contributing to the development of more effective history education practices The goal of this study is to create a project evaluation tool that can be used to evaluate students' knowledge of how to use historical sources. The three steps of the employed instrument development approach are: (i) need analysis; (ii) development of a framework for project evaluation instruments; and (iii) validation tests, instrument trials, and instrument changes by experts. 54 randomly chosen students from the history education study program at Riau University made up the research subjects. Research data was gathered through surveys and literature reviews. The SPSS version 25.0 application is used to do statistical analysis as part of the data analysis approach. The instrument's excellent design and alignment with the intended use of the measurement is demonstrated... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-4e469.webp" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-4e469.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-4e469.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-4e469.webp 1x" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" alt="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-7d5b3.webp" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-7d5b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-7d5b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-7d5b3.webp 1x" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" alt="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp 1x" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" alt="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45444-historical-sources-project-assessment-skills-proje" title="JURIS - Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau" target="_blank">Development of a project assessment instrument to measure skills using historical sources for history study program students at the University of Riau</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai pengembangan dan implementasi instrumen penilaian proyek dalam pembelajaran sejarah. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas instrumen penilaian proyek ini dalam meningkatkan keterampilan berpikir historis siswa, seperti kemampuan analisis sumber, interpretasi bukti, dan konstruksi argumen berbasis sejarah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian proyek yang lebih adaptif dan personal, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing siswa. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan relevan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan instrumen penilaian proyek dalam konteks pembelajaran sejarah yang lebih luas, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) atau pembelajaran berbasis inkuiri (inquiry-based learning). Dengan mengintegrasikan instrumen penilaian proyek ke dalam pendekatan pembelajaran yang inovatif, diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan dunia kerja..
<br>This study successfully developed a project evaluation tool to assess students' skills in using historical sources within the History Study Program at the University of Riau.The instrument demonstrated high validity through expert validation and a score of 4.416, and reliability with a Cronbach's alpha of 0.These findings confirm the instrument's effectiveness in accurately and consistently evaluating students' abilities in utilizing historical materials, contributing to the development of more effective history education practices
<br>The goal of this study is to create a project evaluation tool that can be used to evaluate students' knowledge of how to use historical sources. The three steps of the employed instrument development approach are: (i) need analysis; (ii) development of a framework for project evaluation instruments; and (iii) validation tests, instrument trials, and instrument changes by experts. 54 randomly chosen students from the history education study program at Riau University made up the research subjects. Research data was gathered through surveys and literature reviews. The SPSS version 25.0 application is used to do statistical analysis as part of the data analysis approach. The instrument's excellent design and alignment with the intended use of the measurement is demonstrated...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp" type="image/webp" length="137380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-4e469.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-7d5b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/historical-sources-project-assessment-skills-instr-thumb-87bd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-45438-ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k</link>
	<guid isPermaLink="false">bdc8a3cd014adf2efb14ae411f49bc44</guid>
	<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:15:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ depth study ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[depth,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan strategi instruksional yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran metakognitif siswa dalam pendidikan agama Islam. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan strategi instruksional yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran metakognitif siswa dalam pendidikan agama Islam. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana model pembelajaran reflektif dapat diintegrasikan ke dalam berbagai konteks pembelajaran agama Islam, seperti di sekolah-sekolah menengah atau perguruan tinggi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh faktor-faktor lain seperti motivasi belajar, preferensi belajar, atau karakteristik individu terhadap kesadaran metakognitif siswa. Dengan memahami faktor-faktor ini, strategi pembelajaran yang lebih disesuaikan dan efektif dapat dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep agama Islam dan kemampuan mereka dalam belajar secara mandiri.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran reflektif berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kesadaran metakognitif siswa dalam pendidikan agama Islam.Kelompok eksperimental, yang menerapkan model pembelajaran reflektif, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor kesadaran metakognitif pada tahap posttest dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menerapkan model tersebut.Temuan ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran reflektif dalam meningkatkan kesadaran metakognitif siswa.Kesimpulan penelitian ini memiliki implikasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dengan fokus pada kesadaran metakognitif siswa.Studi ini juga menekankan pentingnya memasukkan elemen metakognitif dalam desain instruksional untuk membantu siswa memahami materi dan meningkatkan kemampuan belajar mereka Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana penerapan model pembelajaran reflektif mempengaruhi kesadaran metakognitif siswa dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Desain eksperimen pretest-posttest single-group digunakan, melibatkan 62 peserta yang dibagi menjadi kelompok eksperimental dan kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesadaran metakognitif yang terdiri dari 20 item. Temuan dari analisis t-test dengan tingkat signifikansi 0,001 menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kesadaran metakognitif antara kelompok eksperimental dan kontrol. Kelompok eksperimental,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-961bb.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-961bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-961bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-961bb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-7f19d.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-7f19d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-7f19d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-7f19d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45438-ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif terhadap Kesadaran Metakognitif Siswa dalam Pendidikan Agama Islam</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan strategi instruksional yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran metakognitif siswa dalam pendidikan agama Islam. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana model pembelajaran reflektif dapat diintegrasikan ke dalam berbagai konteks pembelajaran agama Islam, seperti di sekolah-sekolah menengah atau perguruan tinggi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh faktor-faktor lain seperti motivasi belajar, preferensi belajar, atau karakteristik individu terhadap kesadaran metakognitif siswa. Dengan memahami faktor-faktor ini, strategi pembelajaran yang lebih disesuaikan dan efektif dapat dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep agama Islam dan kemampuan mereka dalam belajar secara mandiri..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran reflektif berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kesadaran metakognitif siswa dalam pendidikan agama Islam.Kelompok eksperimental, yang menerapkan model pembelajaran reflektif, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor kesadaran metakognitif pada tahap posttest dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menerapkan model tersebut.Temuan ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran reflektif dalam meningkatkan kesadaran metakognitif siswa.Kesimpulan penelitian ini memiliki implikasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dengan fokus pada kesadaran metakognitif siswa.Studi ini juga menekankan pentingnya memasukkan elemen metakognitif dalam desain instruksional untuk membantu siswa memahami materi dan meningkatkan kemampuan belajar mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana penerapan model pembelajaran reflektif mempengaruhi kesadaran metakognitif siswa dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Desain eksperimen pretest-posttest single-group digunakan, melibatkan 62 peserta yang dibagi menjadi kelompok eksperimental dan kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesadaran metakognitif yang terdiri dari 20 item. Temuan dari analisis t-test dengan tingkat signifikansi 0,001 menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kesadaran metakognitif antara kelompok eksperimental dan kontrol. Kelompok eksperimental,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp" type="image/webp" length="97078" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-961bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-7f19d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/ajaran-agama-buddha-penerapan-model-pembelajaran-k-thumb-a7fd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16406-jurnal-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 04 May 2026 11:29:51 +0700. 24 items. Served in: 6.617 seconds [rss] -->
