<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.87-1jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 03 Jul 2026 16:39:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 16:39:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-03T16:39:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52743-penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-kine</link>
	<guid isPermaLink="false">47950474802ab22f6f8b8560fa0d768e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:30:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas kinerja penyuluh pertanian, ada beberapa area menarik yang dapat ditelusuri lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan mendukung pengembangan penyuluhan di masa depan. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir: Meskipun penelitian ini telah memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas kinerja penyuluh pertanian, ada beberapa area menarik yang dapat ditelusuri lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan mendukung pengembangan penyuluhan di masa depan. Pertama, mengingat temuan bahwa jumlah petani binaan tidak secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam alasan di balik fenomena ini. Penelitian lanjutan bisa menelaah apakah ada faktor lain seperti kualitas interaksi, dukungan kelembagaan, atau penggunaan teknologi yang mungkin lebih dominan dalam memengaruhi kinerja, terlepas dari banyaknya jumlah petani yang dibina. Hal ini penting untuk mengoptimalkan strategi alokasi penyuluh dan memastikan beban kerja yang efektif. Kedua, dengan rekomendasi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi penyuluh, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian yang membandingkan dampak dan efektivitas berbagai jenis serta format pelatihan, seperti pelatihan teknis budidaya, keterampilan komunikasi, atau pemanfaatan teknologi digital, terhadap peningkatan performa penyuluh di lapangan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi modul pelatihan yang paling adaptif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas. Ketiga, mengingat adanya pengaruh signifikan dari umur dan masa kerja terhadap kinerja, studi longitudinal dapat dirancang untuk melacak perkembangan kinerja penyuluh secara individual seiring berjalannya waktu. Pendekatan ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pengalaman dan penuaan memengaruhi cara kerja penyuluh, memungkinkan perumusan program pengembangan karir yang lebih terarah dan relevan. Dengan demikian, kita bisa memastikan keberlanjutan dan optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam mendukung kemajuan sektor pertanian secara holistik.. Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kinerja tersebut adalah umur dan masa kerja penyuluh, di antara faktor lain seperti jumlah pelatihan dan petani binaan.Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah baik ini melalui upaya berkelanjutan dalam mencari informasi serta pengembangan kompetensi penyuluh Penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pertanian karena berfungsi sebagai agen perubahan yang berinteraksi langsung dengan petani. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh dan masih rendahnya efektivitas kinerja mereka menjadi kendala dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja penyuluh pertanian serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-a3c97.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-a3c97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-a3c97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-a3c97.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-76ddd.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-76ddd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-76ddd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-76ddd.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52743-penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-kine" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir" target="_blank">Efektivitas Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ilir</a>: Meskipun penelitian ini telah memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas kinerja penyuluh pertanian, ada beberapa area menarik yang dapat ditelusuri lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan mendukung pengembangan penyuluhan di masa depan. Pertama, mengingat temuan bahwa jumlah petani binaan tidak secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam alasan di balik fenomena ini. Penelitian lanjutan bisa menelaah apakah ada faktor lain seperti kualitas interaksi, dukungan kelembagaan, atau penggunaan teknologi yang mungkin lebih dominan dalam memengaruhi kinerja, terlepas dari banyaknya jumlah petani yang dibina. Hal ini penting untuk mengoptimalkan strategi alokasi penyuluh dan memastikan beban kerja yang efektif. Kedua, dengan rekomendasi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi penyuluh, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian yang membandingkan dampak dan efektivitas berbagai jenis serta format pelatihan, seperti pelatihan teknis budidaya, keterampilan komunikasi, atau pemanfaatan teknologi digital, terhadap peningkatan performa penyuluh di lapangan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi modul pelatihan yang paling adaptif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas. Ketiga, mengingat adanya pengaruh signifikan dari umur dan masa kerja terhadap kinerja, studi longitudinal dapat dirancang untuk melacak perkembangan kinerja penyuluh secara individual seiring berjalannya waktu. Pendekatan ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pengalaman dan penuaan memengaruhi cara kerja penyuluh, memungkinkan perumusan program pengembangan karir yang lebih terarah dan relevan. Dengan demikian, kita bisa memastikan keberlanjutan dan optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam mendukung kemajuan sektor pertanian secara holistik..
<br>Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kinerja tersebut adalah umur dan masa kerja penyuluh, di antara faktor lain seperti jumlah pelatihan dan petani binaan.Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah baik ini melalui upaya berkelanjutan dalam mencari informasi serta pengembangan kompetensi penyuluh
<br>Penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pertanian karena berfungsi sebagai agen perubahan yang berinteraksi langsung dengan petani. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh dan masih rendahnya efektivitas kinerja mereka menjadi kendala dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja penyuluh pertanian serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp" type="image/webp" length="96986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-a3c97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-6f72d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/penyuluh-pertanian-efektivitas-kinerja-faktor-ogan-thumb-76ddd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2638-pps-unisti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15671-jurnal-imiah-management-agribisnis-jimanggis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52742-penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-l</link>
	<guid isPermaLink="false">974b80633ee7cd0609bb543b45440f73</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:04:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Tilatang Kamang. Pertama, disarankan kepada para petani untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Tilatang Kamang. Pertama, disarankan kepada para petani untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi jajar legowo guna memperoleh hasil produksi yang maksimal. Kedua, agar pelaksanaan dan pengaplikasian teknologi jajar legowo dapat dilakukan dengan baik dan benar, diperlukan adanya penyuluhan secara rutin dari pihak pemerintah setempat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap prinsip-prinsip dasar dan teknik pelaksanaan sistem jajar legowo, sehingga adopsi teknologi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa Pelaksanaan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Tilatang Kamang telah berjalan dengan cukup baik dan diterima secara positif oleh sebagian besar petani.Meskipun tingkat pendidikan formal petani relatif bervariasi, penerapan sistem ini tetap bisa dijalankan dengan baik berkat pengalaman bertani, pelatihan dari penyuluh, serta pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun.Petani menyadari bahwa sistem jajar legowo memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan hasil produksi padi sawah.Adapun preferensi petani dalam menggunakan teknologi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu faktor sosial ekonomi, demografi, dan luas lahan.Secara sosial ekonomi, pendidikan berperan dalam pemahaman teknologi meskipun bukan satu-satunya penentu, dan pendapatan memengaruhi akses terhadap sarana produksi.Dari sisi demografi, usia dan jenis kelamin juga memengaruhi keterbukaan terhadap teknologi.petani usia produktif dan laki-laki umumnya lebih aktif dalam penerapan sistem ini.Sementara itu, luas lahan terbukti memiliki pengaruh yang signifikanAipetani dengan lahan lebih luas lebih cenderung mengadopsi teknologi jajar legowo karena memiliki kapasitas modal dan fleksibilitas yang lebih besar.Secara keseluruhan, keberhasilan pelaksanaan dan penerimaan teknologi jajar legowo di wilayah ini tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, dan karakteristik demografis petani Sistem tanam jajar legowo merupakan salah satu cara menanam padi untuk menghasilkan produktivitas yang cukup tinggi, serta memberikan kemudahan dalam perawatannya. Pengenalan sistem tanam jajar legowo dari badan penyuluh pertanian Tilatang Kamang sudah dari tahun 2012 dan sudah ada beberapa petani yang menggunakan pada, tetapi ada juga beberapa petani yang sudah menggunakan sistem tanam jajar legowo lebih kurang 10 tahun dan 75% petani di Kecamatan Tilatang Kamang sudah menggunakan sistem tanam padi jajar legowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-e59d4.webp" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-e59d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-e59d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-e59d4.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" alt="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" alt="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-b423c.webp" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-b423c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-b423c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-b423c.webp 1x" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" alt="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52742-penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-l" title="JURIS - Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang" target="_blank">Preferensi Petani dalam Penggunaan Teknologi Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Tilatang Kamang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Tilatang Kamang. Pertama, disarankan kepada para petani untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi jajar legowo guna memperoleh hasil produksi yang maksimal. Kedua, agar pelaksanaan dan pengaplikasian teknologi jajar legowo dapat dilakukan dengan baik dan benar, diperlukan adanya penyuluhan secara rutin dari pihak pemerintah setempat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap prinsip-prinsip dasar dan teknik pelaksanaan sistem jajar legowo, sehingga adopsi teknologi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa Pelaksanaan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Tilatang Kamang telah berjalan dengan cukup baik dan diterima secara positif oleh sebagian besar petani.Meskipun tingkat pendidikan formal petani relatif bervariasi, penerapan sistem ini tetap bisa dijalankan dengan baik berkat pengalaman bertani, pelatihan dari penyuluh, serta pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun.Petani menyadari bahwa sistem jajar legowo memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan hasil produksi padi sawah.Adapun preferensi petani dalam menggunakan teknologi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu faktor sosial ekonomi, demografi, dan luas lahan.Secara sosial ekonomi, pendidikan berperan dalam pemahaman teknologi meskipun bukan satu-satunya penentu, dan pendapatan memengaruhi akses terhadap sarana produksi.Dari sisi demografi, usia dan jenis kelamin juga memengaruhi keterbukaan terhadap teknologi.petani usia produktif dan laki-laki umumnya lebih aktif dalam penerapan sistem ini.Sementara itu, luas lahan terbukti memiliki pengaruh yang signifikanAipetani dengan lahan lebih luas lebih cenderung mengadopsi teknologi jajar legowo karena memiliki kapasitas modal dan fleksibilitas yang lebih besar.Secara keseluruhan, keberhasilan pelaksanaan dan penerimaan teknologi jajar legowo di wilayah ini tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, dan karakteristik demografis petani
<br>Sistem tanam jajar legowo merupakan salah satu cara menanam padi untuk menghasilkan produktivitas yang cukup tinggi, serta memberikan kemudahan dalam perawatannya. Pengenalan sistem tanam jajar legowo dari badan penyuluh pertanian Tilatang Kamang sudah dari tahun 2012 dan sudah ada beberapa petani yang menggunakan pada, tetapi ada juga beberapa petani yang sudah menggunakan sistem tanam jajar legowo lebih kurang 10 tahun dan 75% petani di Kecamatan Tilatang Kamang sudah menggunakan sistem tanam padi jajar legowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp" type="image/webp" length="93154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-e59d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-cc412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/penerepan-sistem-tanam-adopsi-jajar-legowo-budiday-thumb-b423c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2638-pps-unisti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15671-jurnal-imiah-management-agribisnis-jimanggis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion Camellia sinensis L Kuntze Using BSLT Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion Camellia sinensis L Kuntze Using BSLT Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion Camellia sinensis L Kuntze Using BSLT Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52734-teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-br</link>
	<guid isPermaLink="false">3f63842c2d54d71ff15c947be3e13f57</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:02:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengisolasi senyawa sitotoksik dari Teh Kejek untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas sitotoksiknya. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengisolasi senyawa sitotoksik dari Teh Kejek untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas sitotoksiknya. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme aksi senyawa sitotoksik tersebut dalam mencegah pertumbuhan tumor atau kanker. (3) Meneliti potensi Teh Kejek sebagai obat alternatif antikanker dengan menguji aktivitasnya terhadap sel kanker manusia.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa infusa daun teh Kejek memiliki aktivitas sitotoksik terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode BSLT, dilihat dari nilai LC50 sebesar 6,1317 dengan kategori sangat toksik Kejek tea (Camellia sinensis L. Kuntze) adalah teh hijau dengan kandungan antioksidan yang tinggi sehingga memiliki aktivitas sitotoksik. Salah satu uji toksisitas dari ekstrak adalah BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dengan menggunakan larva Artemia yang ditentukan berdasarkan jumlah kematian larva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi sitotoksik infusa Teh Kejek terhadap larva Artemia franciscana Kellogg dengan metode BSLT. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan 150 ekor larva sebagai hewan uji dengan konsentrasi uji yang dibagi menjadi 5 kelompok, 1 kontrol negatif dan 4 seri konsentrasi infusa, masing-masing konsentrasi berisi 10 ekor larva dengan replikasi sebanyak tiga kali. Konsentrasi infusa yang digunakan berturut-turut adalah 1000, 500, 100 dan 50 ppm. Hasil pengamatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-baf88.webp" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-baf88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-baf88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-baf88.webp 1x" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" alt="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp 1x" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" alt="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5c768.webp" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5c768.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5c768.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5c768.webp 1x" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" alt="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52734-teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-br" title="JURIS - Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method" target="_blank">Cytotoxic Test of Traditional Garut Kejek Tea Leaf Infusion (Camellia sinensis L. Kuntze) Using BSLT Method</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengisolasi senyawa sitotoksik dari Teh Kejek untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas sitotoksiknya. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme aksi senyawa sitotoksik tersebut dalam mencegah pertumbuhan tumor atau kanker. (3) Meneliti potensi Teh Kejek sebagai obat alternatif antikanker dengan menguji aktivitasnya terhadap sel kanker manusia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa infusa daun teh Kejek memiliki aktivitas sitotoksik terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode BSLT, dilihat dari nilai LC50 sebesar 6,1317 dengan kategori sangat toksik
<br>Kejek tea (Camellia sinensis L. Kuntze) adalah teh hijau dengan kandungan antioksidan yang tinggi sehingga memiliki aktivitas sitotoksik. Salah satu uji toksisitas dari ekstrak adalah BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dengan menggunakan larva Artemia yang ditentukan berdasarkan jumlah kematian larva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi sitotoksik infusa Teh Kejek terhadap larva Artemia franciscana Kellogg dengan metode BSLT. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan 150 ekor larva sebagai hewan uji dengan konsentrasi uji yang dibagi menjadi 5 kelompok, 1 kontrol negatif dan 4 seri konsentrasi infusa, masing-masing konsentrasi berisi 10 ekor larva dengan replikasi sebanyak tiga kali. Konsentrasi infusa yang digunakan berturut-turut adalah 1000, 500, 100 dan 50 ppm. Hasil pengamatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp" type="image/webp" length="88446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-baf88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5667b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/teh-hijau-infusa-daun-sirsak-camellia-brine-shrimp-thumb-5c768.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52740-membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-xa</link>
	<guid isPermaLink="false">4f9ac048fde4fb8a8175baae1bd5ea59</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan lebih lanjut formulasi gel kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) ini, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini telah menunjukkan bahwa gel tidak menimbulkan iritasi akut, studi selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test: Untuk mengembangkan lebih lanjut formulasi gel kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) ini, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini telah menunjukkan bahwa gel tidak menimbulkan iritasi akut, studi selanjutnya dapat fokus pada evaluasi efektivitas anti-penuaan secara klinis dan jangka panjang pada manusia. Ini bisa mencakup pengujian perubahan signifikan pada kerutan, hiperpigmentasi, dan elastisitas kulit setelah penggunaan rutin selama beberapa periode, serta menguji mekanisme pelepasan zat aktif secara terkontrol dari matriks gel ke kulit. Pertanyaan penelitian dapat diarahkan untuk memahami profil kinetika pelepasan asam glikolat dari kompleks dan matriks xanthan gum secara in-vitro dan in-vivo. Kedua, penting untuk memperluas cakupan keamanan dengan melakukan uji tolerabilitas pada berbagai demografi dan jenis kulit manusia, termasuk kulit sensitif, untuk mendeteksi potensi alergi atau iritasi kumulatif yang mungkin tidak terdeteksi dalam uji akut pada hewan. Hal ini akan memberikan validasi yang lebih kuat terhadap keamanan produk dalam kondisi penggunaan nyata. Ketiga, formulasi gel dapat dioptimalkan lebih lanjut, tidak hanya pada konsentrasi xanthan gum, tetapi juga dengan mengeksplorasi bahan pembantu lain yang dapat meningkatkan stabilitas, penetrasi, atau pengalaman sensorik. Studi preferensi konsumen yang komprehensif, melibatkan penilaian subjektif terhadap tekstur, sensasi di kulit, dan daya serap, akan sangat berharga untuk menciptakan produk yang tidak hanya efektif dan aman, tetapi juga sangat disukai oleh pengguna.. Gel kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) dari ketiga formula memiliki aroma mawar, berwarna putih hingga putih pekat, tekstur semipadat dan homogen.Penambahan konsentrasi basis xanthan gum pada masing-masing formula menyebabkan peningkatan pH, viskositas, dan daya lekat, tetapi menurunkan daya sebar.Gel kompleks molekular AG-KS pada ketiga formula dengan tidak menimbulkan iritasi pada kulit kelinci, ditunjukkan dengan nilai indeks iritasi primer memiliki skor 0 Faktor eksternal seperti paparan sinar UV mengakibatkan kerusakan kulit yang lebih parah dibandingkan faktor intrinsik, sehingga diperlukan penggunaan produk cosmeceutical mengandung AHA seperti asam glikolat. Penggunaan asam glikolat tanpa modifikasi dan pengawasan khusus dapat menimbulkan iritasi kulit, sehingga dibuat bentuk kompleks molekular asam glikolat-kitosan dalam sediaan gel dengan basis xanthan gum untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan efektivitas. Tujuan penelitian ini melakukan formulasi gel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp 1x" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" alt="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-0c0d8.webp" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-0c0d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-0c0d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-0c0d8.webp 1x" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" alt="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-f81a1.webp" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-f81a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-f81a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-f81a1.webp 1x" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" alt="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52740-membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-xa" title="JURIS - Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test" target="_blank">Molecular Complex Gel Formulation of Glycolic Acid-Chitosan Combination with Variations Of Xanthan Gum Base Concentration And Irritation Test</a>: Untuk mengembangkan lebih lanjut formulasi gel kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) ini, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini telah menunjukkan bahwa gel tidak menimbulkan iritasi akut, studi selanjutnya dapat fokus pada evaluasi efektivitas anti-penuaan secara klinis dan jangka panjang pada manusia. Ini bisa mencakup pengujian perubahan signifikan pada kerutan, hiperpigmentasi, dan elastisitas kulit setelah penggunaan rutin selama beberapa periode, serta menguji mekanisme pelepasan zat aktif secara terkontrol dari matriks gel ke kulit. Pertanyaan penelitian dapat diarahkan untuk memahami profil kinetika pelepasan asam glikolat dari kompleks dan matriks xanthan gum secara in-vitro dan in-vivo. Kedua, penting untuk memperluas cakupan keamanan dengan melakukan uji tolerabilitas pada berbagai demografi dan jenis kulit manusia, termasuk kulit sensitif, untuk mendeteksi potensi alergi atau iritasi kumulatif yang mungkin tidak terdeteksi dalam uji akut pada hewan. Hal ini akan memberikan validasi yang lebih kuat terhadap keamanan produk dalam kondisi penggunaan nyata. Ketiga, formulasi gel dapat dioptimalkan lebih lanjut, tidak hanya pada konsentrasi xanthan gum, tetapi juga dengan mengeksplorasi bahan pembantu lain yang dapat meningkatkan stabilitas, penetrasi, atau pengalaman sensorik. Studi preferensi konsumen yang komprehensif, melibatkan penilaian subjektif terhadap tekstur, sensasi di kulit, dan daya serap, akan sangat berharga untuk menciptakan produk yang tidak hanya efektif dan aman, tetapi juga sangat disukai oleh pengguna..
<br>Gel kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) dari ketiga formula memiliki aroma mawar, berwarna putih hingga putih pekat, tekstur semipadat dan homogen.Penambahan konsentrasi basis xanthan gum pada masing-masing formula menyebabkan peningkatan pH, viskositas, dan daya lekat, tetapi menurunkan daya sebar.Gel kompleks molekular AG-KS pada ketiga formula dengan tidak menimbulkan iritasi pada kulit kelinci, ditunjukkan dengan nilai indeks iritasi primer memiliki skor 0
<br>Faktor eksternal seperti paparan sinar UV mengakibatkan kerusakan kulit yang lebih parah dibandingkan faktor intrinsik, sehingga diperlukan penggunaan produk cosmeceutical mengandung AHA seperti asam glikolat. Penggunaan asam glikolat tanpa modifikasi dan pengawasan khusus dapat menimbulkan iritasi kulit, sehingga dibuat bentuk kompleks molekular asam glikolat-kitosan dalam sediaan gel dengan basis xanthan gum untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan efektivitas. Tujuan penelitian ini melakukan formulasi gel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp" type="image/webp" length="76564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-dac08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-0c0d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/membran-daya-serap-xanthan-gum-xg-kulit-manusia-fo-thumb-f81a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52739-selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">fc12f27de6f1ce14bebc8e3531bb81f5</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:42:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, suhu 60EE merupakan suhu optimum untuk ekstraksi jahe merah-angkak dengan rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik. Namun, penelitian ini hanya fokus pada satu kombinasi bahan dan suhu tertentu. Untuk penelitian lanjutan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity: Berdasarkan hasil penelitian, suhu 60EE merupakan suhu optimum untuk ekstraksi jahe merah-angkak dengan rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik. Namun, penelitian ini hanya fokus pada satu kombinasi bahan dan suhu tertentu. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan optimasi suhu ekstraksi pada kombinasi bahan lain atau dengan variasi suhu yang lebih luas. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi efek suhu pada aktivitas antioksidan secara lebih mendalam, misalnya dengan menggunakan metode analisis kromatografi atau spektroskopi untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan spesifik yang dihasilkan pada suhu tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengaruh suhu ekstraksi terhadap kualitas dan aktivitas antioksidan ekstrak jahe merah-angkak.. Suhu ekstraksi kinetik panas pada proses ekstraksi jahe merah-angkak memberi pengaruh terhadap nilai rendemen tetapi tidak berpengaruh pada aktivitas antioksidan (IC50).Suhu 60EE menghasilkan nilai rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik pada penelitian ini, dengan rata-rata rendemen sebesar 14,54 % A 3,52 dan nilai IC50 sebesar 112,99 A9,05 Suhu ekstraksi merupakan salah satu parameter yang dapat memengaruhi rendemen proses ekstraksi dan aktivitas antioksidan suatu ekstrak. Senyawa antioksidan utama pada jahe merah adalah fenol sedangkan pada angkak adalah pigmen, proses ekstraksi keduanya dapat dipengaruhi oleh suhu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui suhu ekstraksi yang dapat memberikan persen rendemen dan aktivitas antioksidan yang optimal. Ekstraksi menggunakan metode kinetik panas dengan hotplate magnetic stirrer, kecepatan putaran 800 rpm selama 120 menit menggunakan etanol 96% (1:20). Variasi suhu yang digunakan yaitu 25EE, 40EE, dan 60EE. Parameter yang diamati secara organoleptis, dilanjutkan uji kualitatif yaitu uji profil kromatogram ekstrak jahe merahAeangkak, dan uji kuantitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-21e37.webp" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-21e37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-21e37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-21e37.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" alt="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-591dc.webp" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-591dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-591dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-591dc.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" alt="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" alt="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52739-selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pe" title="JURIS - Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity" target="_blank">Optimization of Hot Kinetic Extraction Temperature of Red Ginger-Red Yeast On Percent Yield and Antioxidant Activity</a>: Berdasarkan hasil penelitian, suhu 60EE merupakan suhu optimum untuk ekstraksi jahe merah-angkak dengan rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik. Namun, penelitian ini hanya fokus pada satu kombinasi bahan dan suhu tertentu. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan optimasi suhu ekstraksi pada kombinasi bahan lain atau dengan variasi suhu yang lebih luas. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi efek suhu pada aktivitas antioksidan secara lebih mendalam, misalnya dengan menggunakan metode analisis kromatografi atau spektroskopi untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan spesifik yang dihasilkan pada suhu tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengaruh suhu ekstraksi terhadap kualitas dan aktivitas antioksidan ekstrak jahe merah-angkak..
<br>Suhu ekstraksi kinetik panas pada proses ekstraksi jahe merah-angkak memberi pengaruh terhadap nilai rendemen tetapi tidak berpengaruh pada aktivitas antioksidan (IC50).Suhu 60EE menghasilkan nilai rendemen dan aktivitas antioksidan terbaik pada penelitian ini, dengan rata-rata rendemen sebesar 14,54 % A 3,52 dan nilai IC50 sebesar 112,99 A9,05
<br>Suhu ekstraksi merupakan salah satu parameter yang dapat memengaruhi rendemen proses ekstraksi dan aktivitas antioksidan suatu ekstrak. Senyawa antioksidan utama pada jahe merah adalah fenol sedangkan pada angkak adalah pigmen, proses ekstraksi keduanya dapat dipengaruhi oleh suhu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui suhu ekstraksi yang dapat memberikan persen rendemen dan aktivitas antioksidan yang optimal. Ekstraksi menggunakan metode kinetik panas dengan hotplate magnetic stirrer, kecepatan putaran 800 rpm selama 120 menit menggunakan etanol 96% (1:20). Variasi suhu yang digunakan yaitu 25EE, 40EE, dan 60EE. Parameter yang diamati secara organoleptis, dilanjutkan uji kualitatif yaitu uji profil kromatogram ekstrak jahe merahAeangkak, dan uji kuantitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp" type="image/webp" length="180760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-21e37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-591dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/selulosa-hasil-ekstraksi-proses-kitin-pengaruh-var-thumb-b8d78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate TURP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate TURP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate TURP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52725-paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol</link>
	<guid isPermaLink="false">94ee2ce3e6faf310eb51aa419449e556</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:39:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek samping dari kedua obat tersebut pada pasien pasca operasi TURP, terutama pada pasien dengan kondisi medis tertentu atau yang rentan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP): Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek samping dari kedua obat tersebut pada pasien pasca operasi TURP, terutama pada pasien dengan kondisi medis tertentu atau yang rentan terhadap efek samping. 2. Membandingkan efektivitas dan keamanan Ketorolak dan Metamizol dengan analgesik alternatif lainnya, seperti Parasetamol atau kombinasi obat, untuk menentukan pilihan terbaik bagi pasien pasca operasi TURP. 3. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan Ketorolak dan Metamizol pada pasien pasca operasi TURP, termasuk efek pada kualitas hidup dan fungsi seksual.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Metamizol injeksi kepada pasien BPH pasca operasi TURP memberikan kontrol nyeri yang lebih baik dibandingkan Ketorolak injeksi pada saat awal pemberian, namun secara keseluruhan Ketorolak injeksi masih menunjukkan efektivitas yang lebih baik.Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok terkait dengan kejadian efek samping.Oleh karenanya, Metamizol bisa dipertimbangkan sebagai alternatif analgesik untuk TURP mengingat ketersediaan dan biayanya yang lebih murah berdasarkan data yang ada di RSUD dr Bukti terbatas tersedia tentang penggunaan analgesik pasca-transurethral resection pada pasien dengan Benign Prostate Hyperplasia (BPH). Penelitian ini dilakukan di dr. Harjono Ponorogo Regional Public Hospital pada September - November 2021. Total 90 pasien dengan BPH secara acak dibagi untuk menerima injeksi Ketorolac 30 mg (n=45) dan Metamizole 1000 mg injeksi (n=45) pasca-TURP. Numeric Rating Scale (NRS) digunakan untuk mengukur tingkat nyeri sebelum operasi (T0); dan 30 menit (T1), 1 jam (T2), 2 jam (T3), 4 (T4) dan 6 jam (T5) setelah operasi. Selain itu, diamati nilai haemoglobin (Hb) dan efek yang tidak diharapkan. Tes statistik inferensial digunakan untuk menganalisis perbedaan antara kedua kelompok. Tingkat nyeri pasca operasi TURP pada kelompok Metamizol lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-9b6d5.webp" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-9b6d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-9b6d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-9b6d5.webp 1x" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" alt="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-babf9.webp" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-babf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-babf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-babf9.webp 1x" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" alt="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp 1x" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" alt="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52725-paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol" title="JURIS - Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)" target="_blank">Studi Efektivitas Ketorolak Versus Metamizol Untuk Nyeri Paska Operasi Transurethral Resection Of The Prostate (TURP)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek samping dari kedua obat tersebut pada pasien pasca operasi TURP, terutama pada pasien dengan kondisi medis tertentu atau yang rentan terhadap efek samping. 2. Membandingkan efektivitas dan keamanan Ketorolak dan Metamizol dengan analgesik alternatif lainnya, seperti Parasetamol atau kombinasi obat, untuk menentukan pilihan terbaik bagi pasien pasca operasi TURP. 3. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan Ketorolak dan Metamizol pada pasien pasca operasi TURP, termasuk efek pada kualitas hidup dan fungsi seksual..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Metamizol injeksi kepada pasien BPH pasca operasi TURP memberikan kontrol nyeri yang lebih baik dibandingkan Ketorolak injeksi pada saat awal pemberian, namun secara keseluruhan Ketorolak injeksi masih menunjukkan efektivitas yang lebih baik.Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok terkait dengan kejadian efek samping.Oleh karenanya, Metamizol bisa dipertimbangkan sebagai alternatif analgesik untuk TURP mengingat ketersediaan dan biayanya yang lebih murah berdasarkan data yang ada di RSUD dr
<br>Bukti terbatas tersedia tentang penggunaan analgesik pasca-transurethral resection pada pasien dengan Benign Prostate Hyperplasia (BPH). Penelitian ini dilakukan di dr. Harjono Ponorogo Regional Public Hospital pada September - November 2021. Total 90 pasien dengan BPH secara acak dibagi untuk menerima injeksi Ketorolac 30 mg (n=45) dan Metamizole 1000 mg injeksi (n=45) pasca-TURP. Numeric Rating Scale (NRS) digunakan untuk mengukur tingkat nyeri sebelum operasi (T0); dan 30 menit (T1), 1 jam (T2), 2 jam (T3), 4 (T4) dan 6 jam (T5) setelah operasi. Selain itu, diamati nilai haemoglobin (Hb) dan efek yang tidak diharapkan. Tes statistik inferensial digunakan untuk menganalisis perbedaan antara kedua kelompok. Tingkat nyeri pasca operasi TURP pada kelompok Metamizol lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp" type="image/webp" length="83574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-9b6d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-babf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/paska-operasi-analgesik-bph-ketorolak-metamizol-tu-thumb-369c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52721-senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi</link>
	<guid isPermaLink="false">be1490e6cd0019c013aa2dfdc15046b9</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:23:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil menunjukkan potensi senyawa salisilanilida dari minyak gandapura sebagai agen antiinflamasi dan analgetik, namun ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperdalam pemahaman kita dan membuka jalan bagi pengembangan obat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo: Penelitian ini telah berhasil menunjukkan potensi senyawa salisilanilida dari minyak gandapura sebagai agen antiinflamasi dan analgetik, namun ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperdalam pemahaman kita dan membuka jalan bagi pengembangan obat baru. Pertama, mengingat hasil sintesis menunjukkan persentase kelimpahan senyawa target yang masih rendah (2,43%) dan kemurnian yang belum maksimal, penelitian di masa depan perlu fokus pada optimasi proses sintesis. Ini bisa mencakup eksplorasi berbagai kondisi reaksi seperti waktu sonikasi yang berbeda, variasi rasio reaktan, atau penggunaan pelarut alternatif, serta pengembangan metode pemurnian yang lebih efisien agar dapat menghasilkan salisilanilida dengan rendemen yang lebih tinggi dan kemurnian yang lebih baik. Kedua, untuk lebih memahami bagaimana salisilanilida bekerja di dalam tubuh, penting untuk melakukan studi mekanisme aksi yang lebih rinci. Apakah senyawa ini secara spesifik menghambat enzim COX-1 atau COX-2, atau memiliki target molekuler lain? Investigasi mendalam tentang jalur biokimia yang terlibat dalam efek antiinflamasi dan analgesiknya akan sangat berharga. Ketiga, mengingat adanya kekhawatiran terkait efek samping jangka panjang dari obat antiinflamasi nonsteroid, penelitian selanjutnya harus mencakup evaluasi komprehensif terhadap profil keamanan dan toksisitas salisilanilida. Ini bisa melibatkan studi toksisitas akut dan kronis pada model hewan, serta penilaian potensi efek samping pada sistem pencernaan atau organ vital lainnya, guna memastikan keamanan senyawa ini sebelum dipertimbangkan untuk aplikasi klinis lebih lanjut. Melalui pendekatan ini, potensi terapeutik salisilanilida dapat dieksplorasi secara lebih menyeluruh.. Senyawa hasil sintesis dengan metode sonokimia dengan waktu 7 jam menghasilkan kelimpahan sebesar 2,43%.Persentase daya antiinflamasi paling tinggi pada sintesis dosis 3 (7,56 mg/200 gram BB Tikus) yaitu sebesar 44,46 % dan efek analgesik paling tinggi adalah sintesis Dosis 4 (10,08 mg/ 200 gram) Pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) merupakan pilihan terapi pertama pada pengobatan nyeri dan peradangan. Beberapa derivat amida yang ada, menunjukkan khasiatnya sebagai antiinflamasi, antidegeneratif, antikanker, antimikroba dan analgetik salah satunya adalah salisilanilida. Prekursor sintesis salisilanilida adalah asam karboksilat, menggunakan metil salisilat alami dari minyak gondopuro dan amina secara sonokimia dengan bantuan pereaksi kopling Desiklokarbodiimida (DCC). Penelitian bertujuan untuk melakukan sintesis derivat amida menggunakan pereaksi kopling DCC dengan metode sonokimia pada waktu 7 jam. Identifikasi senyawa hasil sintesis dengan cara elusidasi spektrum menggunakan spektrofotometri inframerah (FTIR-ATR), Gas ChromatographyAeMass Spectrometry (GC-MS) dan uji aktivitas antiinflamasi dan analgetik secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-0059d.webp" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-0059d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-0059d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-0059d.webp 1x" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" alt="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp 1x" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" alt="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc9d6.webp" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc9d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc9d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc9d6.webp 1x" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" alt="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52721-senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi" title="JURIS - Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo" target="_blank">Potensi Senyawa Salisilanilida Dari Minyak Gandapura Sebagai Antiinflamasi dan Analgetik Secara In Vivo</a>: Penelitian ini telah berhasil menunjukkan potensi senyawa salisilanilida dari minyak gandapura sebagai agen antiinflamasi dan analgetik, namun ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperdalam pemahaman kita dan membuka jalan bagi pengembangan obat baru. Pertama, mengingat hasil sintesis menunjukkan persentase kelimpahan senyawa target yang masih rendah (2,43%) dan kemurnian yang belum maksimal, penelitian di masa depan perlu fokus pada optimasi proses sintesis. Ini bisa mencakup eksplorasi berbagai kondisi reaksi seperti waktu sonikasi yang berbeda, variasi rasio reaktan, atau penggunaan pelarut alternatif, serta pengembangan metode pemurnian yang lebih efisien agar dapat menghasilkan salisilanilida dengan rendemen yang lebih tinggi dan kemurnian yang lebih baik. Kedua, untuk lebih memahami bagaimana salisilanilida bekerja di dalam tubuh, penting untuk melakukan studi mekanisme aksi yang lebih rinci. Apakah senyawa ini secara spesifik menghambat enzim COX-1 atau COX-2, atau memiliki target molekuler lain? Investigasi mendalam tentang jalur biokimia yang terlibat dalam efek antiinflamasi dan analgesiknya akan sangat berharga. Ketiga, mengingat adanya kekhawatiran terkait efek samping jangka panjang dari obat antiinflamasi nonsteroid, penelitian selanjutnya harus mencakup evaluasi komprehensif terhadap profil keamanan dan toksisitas salisilanilida. Ini bisa melibatkan studi toksisitas akut dan kronis pada model hewan, serta penilaian potensi efek samping pada sistem pencernaan atau organ vital lainnya, guna memastikan keamanan senyawa ini sebelum dipertimbangkan untuk aplikasi klinis lebih lanjut. Melalui pendekatan ini, potensi terapeutik salisilanilida dapat dieksplorasi secara lebih menyeluruh..
<br>Senyawa hasil sintesis dengan metode sonokimia dengan waktu 7 jam menghasilkan kelimpahan sebesar 2,43%.Persentase daya antiinflamasi paling tinggi pada sintesis dosis 3 (7,56 mg/200 gram BB Tikus) yaitu sebesar 44,46 % dan efek analgesik paling tinggi adalah sintesis Dosis 4 (10,08 mg/ 200 gram)
<br>Pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) merupakan pilihan terapi pertama pada pengobatan nyeri dan peradangan. Beberapa derivat amida yang ada, menunjukkan khasiatnya sebagai antiinflamasi, antidegeneratif, antikanker, antimikroba dan analgetik salah satunya adalah salisilanilida. Prekursor sintesis salisilanilida adalah asam karboksilat, menggunakan metil salisilat alami dari minyak gondopuro dan amina secara sonokimia dengan bantuan pereaksi kopling Desiklokarbodiimida (DCC). Penelitian bertujuan untuk melakukan sintesis derivat amida menggunakan pereaksi kopling DCC dengan metode sonokimia pada waktu 7 jam. Identifikasi senyawa hasil sintesis dengan cara elusidasi spektrum menggunakan spektrofotometri inframerah (FTIR-ATR), Gas ChromatographyAeMass Spectrometry (GC-MS) dan uji aktivitas antiinflamasi dan analgetik secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp" type="image/webp" length="97800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-0059d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc4a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/senyawa-hasil-reaksi-salisilanilida-antiinflamasi-thumb-bc9d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ In Silico Study of Compounds in The Clove Plant Syzygium aromaticum L As Anti Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Silico Study of Compounds in The Clove Plant Syzygium aromaticum L As Anti Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Silico Study of Compounds in The Clove Plant Syzygium aromaticum L As Anti Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52735-cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu</link>
	<guid isPermaLink="false">98d0271e484c6902518375c0f252632f</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:08:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengonfirmasi potensi cengkeh sebagai kandidat antidiabetes tertarget pada PPAR melalui serangkaian uji in vitro untuk membuktikan aktivitasnya. (2) Melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengonfirmasi potensi cengkeh sebagai kandidat antidiabetes tertarget pada PPAR melalui serangkaian uji in vitro untuk membuktikan aktivitasnya. (2) Melakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme molekuler interaksi antara kaempferol dengan PPAR, serta mengidentifikasi residu asam amino yang terlibat dalam interaksi tersebut. (3) Meneliti efek kaempferol pada PPAR dalam konteks diabetes tipe 2, termasuk pengaruhnya pada sensitivitas insulin, metabolisme karbohidrat, dan homeostasis glukosa.. Temuan studi in silico tanaman cengkeh terhadap PPAR menunjukkan bahwa senyawa kaempferol memiliki potensi terbaik sebagai agonis protein PPAR berdasarkan hasil skrining gugus farmakofor dengan pharmacophore-fit score tertinggi, serta interaksi diperoleh nilai ikatan energi dan konstanta inhibisi secara berturut-turut yaitu -4,68 kkal/mol dan 369,30 M Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh multi-etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dan disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein akibat adanya insufisiensi fungsi insulin. Peroxisome proliferator-activated receptor- (PPAR) merupakan salah satu reseptor inti yang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme karbohidrat, lemak, serta mengatur homeostasis glukosa. Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) telah diketahui aktivitas farmakologinya untuk menurunkan gula darah berdasarkan uji in vivo, namun informasi terkait mekanisme molekulernya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara in silico senyawa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-74180.webp" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-74180.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-74180.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-74180.webp 1x" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" alt="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp 1x" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" alt="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-220fc.webp" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-220fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-220fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-220fc.webp 1x" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" alt="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52735-cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu" title="JURIS - In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor" target="_blank">In-Silico Study of Compounds in The Clove Plant (Syzygium aromaticum L.) As Anti-Diabetic Candidate Targeted at The PPAR Receptor</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengonfirmasi potensi cengkeh sebagai kandidat antidiabetes tertarget pada PPAR melalui serangkaian uji in vitro untuk membuktikan aktivitasnya. (2) Melakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme molekuler interaksi antara kaempferol dengan PPAR, serta mengidentifikasi residu asam amino yang terlibat dalam interaksi tersebut. (3) Meneliti efek kaempferol pada PPAR dalam konteks diabetes tipe 2, termasuk pengaruhnya pada sensitivitas insulin, metabolisme karbohidrat, dan homeostasis glukosa..
<br>Temuan studi in silico tanaman cengkeh terhadap PPAR menunjukkan bahwa senyawa kaempferol memiliki potensi terbaik sebagai agonis protein PPAR berdasarkan hasil skrining gugus farmakofor dengan pharmacophore-fit score tertinggi, serta interaksi diperoleh nilai ikatan energi dan konstanta inhibisi secara berturut-turut yaitu -4,68 kkal/mol dan 369,30 M
<br>Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh multi-etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dan disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein akibat adanya insufisiensi fungsi insulin. Peroxisome proliferator-activated receptor- (PPAR) merupakan salah satu reseptor inti yang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme karbohidrat, lemak, serta mengatur homeostasis glukosa. Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) telah diketahui aktivitas farmakologinya untuk menurunkan gula darah berdasarkan uji in vivo, namun informasi terkait mekanisme molekulernya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara in silico senyawa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp" type="image/webp" length="121892" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-74180.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-d9413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/cengkeh-syzygium-aromaticum-protein-target-ppar-gu-thumb-220fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC Always Better Control EOQ Economic Order Quantity Dan ROP Reorder Point Di RSUD Undata Palu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC Always Better Control EOQ Economic Order Quantity Dan ROP Reorder Point Di RSUD Undata Palu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC Always Better Control EOQ Economic Order Quantity Dan ROP Reorder Point Di RSUD Undata Palu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52731-item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">ef49ea3849b13d6fc99eafdd077f9bd0</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:47:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak penerapan sistem informasi terintegrasi yang menggabungkan metode ABC, EOQ, dan ROP terhadap tingkat stockout dan overstock pada instalasi farmasi RSUD Undata, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah implementasi; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak penerapan sistem informasi terintegrasi yang menggabungkan metode ABC, EOQ, dan ROP terhadap tingkat stockout dan overstock pada instalasi farmasi RSUD Undata, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah implementasi; selanjutnya, sebuah studi dapat menilai efektivitas program pelatihan bagi tenaga pengadaan dan gudang dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan konsep EOQ dan ROP, menggunakan desain eksperimental berkelompok yang mengukur perubahan kinerja operasional; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan model prediksi berbasis machine learning untuk memperkirakan permintaan obat secara lebih akurat, sehingga parameter EOQ dapat disesuaikan secara dinamis dan mengurangi biaya penyimpanan serta pemesanan berlebih.. Berdasarkan evaluasi pengadaan obat di rumah sakit yang dilakukan menggunakan metode analisis ABC dan EOQ (Economic Order Quantity), hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pengadaan obat sebagian besar telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas sistem.Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya penyesuaian pada sistem pengadaan rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi.Beberapa saran perbaikan yang dapat diterapkan meliputi integrasi ABC-EOQ-ROP ke dalam sistem informasi manajemen inventaris rumah sakit untuk memonitor stok secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta pelatihan bagi staf pengadaan dan gudang untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep EOQ dan ROP, sehingga implementasinya lebih optimal Pengadaan perbekalan farmasi, termasuk obat merupakan bagian yang menyerap anggaran terbesar di rumah sakit. Penggunaan anggaran yang besar tersebut mengharuskan rumah sakit melakukan pengendalian terhadap persediaan obat untuk mencegah terjadinya kekosongan atau stok berlebihan yang dapat menyebabkan kerugian. Adanya ketidakpastian dalam perencanaan kebutuhan mendorong adanya penerapan suatu metode dalam pengendalian persediaan obat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah dan nilai investasi obat yang masuk dalam kelompok A, B, dan C serta untuk mengetahui nilai EOQ dan ROP dari obat-obat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara retrospektif yang menggunakan data sekunder berupa pengadaan obat selama bulan Januari-Desember 2022 di RSUD Undata Palu. Hasil analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-77dbd.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-77dbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-77dbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-77dbd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-e2c57.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-e2c57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-e2c57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-e2c57.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52731-item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-k" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu" target="_blank">Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC (Always Better Control), EOQ (Economic Order Quantity), Dan ROP (Reorder Point) Di RSUD Undata Palu</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak penerapan sistem informasi terintegrasi yang menggabungkan metode ABC, EOQ, dan ROP terhadap tingkat stockout dan overstock pada instalasi farmasi RSUD Undata, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah implementasi; selanjutnya, sebuah studi dapat menilai efektivitas program pelatihan bagi tenaga pengadaan dan gudang dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan konsep EOQ dan ROP, menggunakan desain eksperimental berkelompok yang mengukur perubahan kinerja operasional; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan model prediksi berbasis machine learning untuk memperkirakan permintaan obat secara lebih akurat, sehingga parameter EOQ dapat disesuaikan secara dinamis dan mengurangi biaya penyimpanan serta pemesanan berlebih..
<br>Berdasarkan evaluasi pengadaan obat di rumah sakit yang dilakukan menggunakan metode analisis ABC dan EOQ (Economic Order Quantity), hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pengadaan obat sebagian besar telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas sistem.Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya penyesuaian pada sistem pengadaan rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi.Beberapa saran perbaikan yang dapat diterapkan meliputi integrasi ABC-EOQ-ROP ke dalam sistem informasi manajemen inventaris rumah sakit untuk memonitor stok secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta pelatihan bagi staf pengadaan dan gudang untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep EOQ dan ROP, sehingga implementasinya lebih optimal
<br>Pengadaan perbekalan farmasi, termasuk obat merupakan bagian yang menyerap anggaran terbesar di rumah sakit. Penggunaan anggaran yang besar tersebut mengharuskan rumah sakit melakukan pengendalian terhadap persediaan obat untuk mencegah terjadinya kekosongan atau stok berlebihan yang dapat menyebabkan kerugian. Adanya ketidakpastian dalam perencanaan kebutuhan mendorong adanya penerapan suatu metode dalam pengendalian persediaan obat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah dan nilai investasi obat yang masuk dalam kelompok A, B, dan C serta untuk mengetahui nilai EOQ dan ROP dari obat-obat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara retrospektif yang menggunakan data sekunder berupa pengadaan obat selama bulan Januari-Desember 2022 di RSUD Undata Palu. Hasil analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp" type="image/webp" length="94332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-77dbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-db887.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/item-obat-kelompok-abc-eoq-rop-integrasi-konsep-ev-thumb-e2c57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software OBS dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software OBS dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software OBS dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52730-mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">5b7c9dea9c1da7399d6d091492f592a5</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:46:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan OBS dengan metode pembelajaran tradisional untuk mengukur efektivitasnya secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi OBS dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan OBS dengan metode pembelajaran tradisional untuk mengukur efektivitasnya secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi OBS dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan presentasi mahasiswa, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan interaktif mahasiswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan OBS terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif mahasiswa.. Penggunaan OBS pada media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman mahasiswa di Perguruan Tinggi STKIP Yapis Dompu.Penerapan OBS memberikan alternatif menarik untuk digunakan dalam perekaman layar dan pembelajaran live streaming, memudahkan aktivitas dalam proses pembelajaran.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi OBS di bidang pendidikan lainnya.Keberadaan teknologi informasi telah mengubah proses pembelajaran, dengan memanfaatkan teknologi yang ada, tujuannya adalah untuk membantu siswa dan instruktur memahami konten dan praktik pembelajaran media video Penelitian ini berfokus pada penerapan media pembelajaran menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) yang dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman mahasiswa STKIP Yapis Dompu. Perkembangan teknologi membawa banyak inovasi dalam dunia pendidikan, termasuk media pendukung pembelajaran. Teknologi berperan penting dalam menunjang aktivitas dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi manfaat aplikasi OBS bagi mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi OBS Studio bermanfaat sebagai penunjang pembelajaran mahasiswa, khususnya mata kuliah Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penggunaan media pembelajaran oleh mahasiswa pada mata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-c1e31.webp" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-c1e31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-c1e31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-c1e31.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" alt="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" alt="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-e6301.webp" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-e6301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-e6301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-e6301.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" alt="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52730-mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran" title="JURIS - Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu" target="_blank">Penerapan Media Pembelajaran Open Broadcaster Software (OBS) dalam Menunjang Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa STKIP Yapis Dompu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan OBS dengan metode pembelajaran tradisional untuk mengukur efektivitasnya secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi OBS dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan presentasi mahasiswa, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan interaktif mahasiswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan OBS terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif mahasiswa..
<br>Penggunaan OBS pada media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman mahasiswa di Perguruan Tinggi STKIP Yapis Dompu.Penerapan OBS memberikan alternatif menarik untuk digunakan dalam perekaman layar dan pembelajaran live streaming, memudahkan aktivitas dalam proses pembelajaran.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi OBS di bidang pendidikan lainnya.Keberadaan teknologi informasi telah mengubah proses pembelajaran, dengan memanfaatkan teknologi yang ada, tujuannya adalah untuk membantu siswa dan instruktur memahami konten dan praktik pembelajaran media video
<br>Penelitian ini berfokus pada penerapan media pembelajaran menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) yang dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman mahasiswa STKIP Yapis Dompu. Perkembangan teknologi membawa banyak inovasi dalam dunia pendidikan, termasuk media pendukung pembelajaran. Teknologi berperan penting dalam menunjang aktivitas dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi manfaat aplikasi OBS bagi mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi OBS Studio bermanfaat sebagai penunjang pembelajaran mahasiswa, khususnya mata kuliah Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penggunaan media pembelajaran oleh mahasiswa pada mata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp" type="image/webp" length="95920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-c1e31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-6ac9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/mahasiswa-stkip-surya-aktif-pembelajaran-keperawat-thumb-e6301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3026-jompu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12424-jurnal-pendidikan-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti Tirosinase Narrative Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti Tirosinase Narrative Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti Tirosinase Narrative Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52726-antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros</link>
	<guid isPermaLink="false">01a2cc41ff70feaad4b578e40c46ed03</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:41:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan sistem penghantaran inovatif seperti nanopartikel atau liposom untuk meningkatkan stabilitas, penetrasi kulit, dan efektivitas ekstrak tanaman antioksidan serta anti-tirosinase dalam formulasi kosmetik, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan sistem penghantaran inovatif seperti nanopartikel atau liposom untuk meningkatkan stabilitas, penetrasi kulit, dan efektivitas ekstrak tanaman antioksidan serta anti-tirosinase dalam formulasi kosmetik, sehingga memungkinkan aplikasi yang lebih aman dan berkelanjutan. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol pada populasi yang beragam untuk menilai dampak jangka panjang ekstrak spesifik, seperti camellia sinensis dan crocus sativus, terhadap pencerahan kulit dan pencegahan penuaan, sekaligus memetakan profil keamanan dermatologisnya. Selanjutnya, studi komparatif tentang kombinasi multiektrak tanaman dapat diinvestigasi untuk mengidentifikasi sinergi potensial, optimalisasi konsentrasi, serta mekanisme aksi gabungan yang dapat menghasilkan produk kosmetik dengan aktivitas antioksidan dan anti-tirosinase yang lebih tinggi dan stabil.. Antioksidan dan anti-tirosinase aktivitas ditemukan hampir di semua bagian tanaman, yang umumnya diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol.Berbagai metode untuk pengujian aktivitas antioksidan secara in vitro berdasarkan reaksi reduksi oksidasi, sementara pengujian aktivitas anti-tirosinase berdasarkan pengurangan jumlah produk dopakrom.Pemanfaatan tanaman dengan aktivitas antioksidan dan antirosinase dalam sediaan kosmetik sudah dilakukan, meskipun masih terbatas pada sediaan konvensional, seperti krim dan gel Riset tentang aktivitas antioksidan dari berbagai tanaman yang tumbuh di Indonesia sudah banyak dilakukan, namun informasi yang berkaitan dengan pengujian aktivitasnya sebagai anti-tirosinase dan formulasinya dalam sediaan kosmetik masih terbatas. Literatur review ini bertujuan untuk memberikan informasi secara komprehensif tentang pemanfaatan tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan sekaligus juga memiliki aktivitas anti-tirosinase dan pengembangannya dalam bentuk sediaan kosmetik. Metode penulusuran referensi pada jurnal nasional dan internasional dilakukan dengan bantuan mesin pencari Google Scholar dan PubMed yang terbit 10 tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-462c0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-462c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-462c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-462c0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" alt="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-ca8cd.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-ca8cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-ca8cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-ca8cd.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" alt="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" alt="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52726-antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros" title="JURIS - Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review" target="_blank">Pemanfaatan Tanaman dalam Sediaan Kosmetika Sebagai Antioksidan dan Anti-Tirosinase: Narrative Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan sistem penghantaran inovatif seperti nanopartikel atau liposom untuk meningkatkan stabilitas, penetrasi kulit, dan efektivitas ekstrak tanaman antioksidan serta anti-tirosinase dalam formulasi kosmetik, sehingga memungkinkan aplikasi yang lebih aman dan berkelanjutan. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol pada populasi yang beragam untuk menilai dampak jangka panjang ekstrak spesifik, seperti camellia sinensis dan crocus sativus, terhadap pencerahan kulit dan pencegahan penuaan, sekaligus memetakan profil keamanan dermatologisnya. Selanjutnya, studi komparatif tentang kombinasi multiektrak tanaman dapat diinvestigasi untuk mengidentifikasi sinergi potensial, optimalisasi konsentrasi, serta mekanisme aksi gabungan yang dapat menghasilkan produk kosmetik dengan aktivitas antioksidan dan anti-tirosinase yang lebih tinggi dan stabil..
<br>Antioksidan dan anti-tirosinase aktivitas ditemukan hampir di semua bagian tanaman, yang umumnya diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol.Berbagai metode untuk pengujian aktivitas antioksidan secara in vitro berdasarkan reaksi reduksi oksidasi, sementara pengujian aktivitas anti-tirosinase berdasarkan pengurangan jumlah produk dopakrom.Pemanfaatan tanaman dengan aktivitas antioksidan dan antirosinase dalam sediaan kosmetik sudah dilakukan, meskipun masih terbatas pada sediaan konvensional, seperti krim dan gel
<br>Riset tentang aktivitas antioksidan dari berbagai tanaman yang tumbuh di Indonesia sudah banyak dilakukan, namun informasi yang berkaitan dengan pengujian aktivitasnya sebagai anti-tirosinase dan formulasinya dalam sediaan kosmetik masih terbatas. Literatur review ini bertujuan untuk memberikan informasi secara komprehensif tentang pemanfaatan tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan sekaligus juga memiliki aktivitas anti-tirosinase dan pengembangannya dalam bentuk sediaan kosmetik. Metode penulusuran referensi pada jurnal nasional dan internasional dilakukan dengan bantuan mesin pencari Google Scholar dan PubMed yang terbit 10 tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp" type="image/webp" length="91162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-462c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-ca8cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/antioksidan-anti-tirosinase-tanaman-kosmetik-tiros-thumb-46f26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU Intensive Care Unit At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU Intensive Care Unit At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU Intensive Care Unit At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52733-kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven</link>
	<guid isPermaLink="false">1f923399041c580a08ab4acd69a2f347</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:39:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kompatibilitas sediaan intravena dengan pelarut atau diluen yang umum dipakai di ICU, seperti larutan glukosa atau larutan saline, untuk mengidentifikasi potensi inkompatibilitas yang belum terdeteksi oleh basis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kompatibilitas sediaan intravena dengan pelarut atau diluen yang umum dipakai di ICU, seperti larutan glukosa atau larutan saline, untuk mengidentifikasi potensi inkompatibilitas yang belum terdeteksi oleh basis data. Selain itu, diperlukan studi prospektif multisentra yang mengaitkan prediksi incompatibility dari basis data Lexicomp dan ASHP dengan kejadian klinis nyata, seperti reaksi inflamasi atau penurunan efektivitas terapi, guna menilai akurasi prediksi tersebut dalam praktik. Terakhir, pengembangan alat bantu keputusan berbasis komputer yang mengintegrasikan informasi pH, temperatur, dan konsentrasi obat secara realActime dapat membantu tenaga medis memilih kombinasi YAcsite yang aman, dan alat tersebut perlu divalidasi dalam lingkungan klinis untuk memastikan manfaatnya dalam mengurangi risiko inkompatibilitas.. Potensi terjadinya inkompatibilitas sangat besar pada penggunaan lebih dari satu sediaan IV jika melewati y-site yang sama.Data penelitian berhasil mengungkap hasil inkompatibilitas campuran sediaan sebanyak 19%, hal ini tidak kecil sehingga perlu perhatian lebih bagi tenaga kesehatan yang memberikan sediaan IV pada pasien terutama di ruang ICU Penggunaan sediaan intravena sering digunakan secara bersamaan dalam y-site atau melewati line cateter yang sama. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan kompatibilitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompatibilitas campuran sediaan intravena (IV) dalam data base. Penelitian ini menggunakan metode observasional cross sectional. Data diambil secara prospektif, yaitu pada waktu berjalannya penelitian berlangsung sehingga peneliti mengamati pemberian obat secara langsung. Didapat 100 campuran sediaan intravena... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" alt="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-ed860.webp" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-ed860.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-ed860.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-ed860.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" alt="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-a7693.webp" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-a7693.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-a7693.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-a7693.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" alt="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52733-kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven" title="JURIS - Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method" target="_blank">Evaluation of Compatibility of Using Mixture of Intravenous Preparations in ICU (Intensive Care Unit) At Sultan Agung Islamic Hospital Using Cross Sectional Method</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kompatibilitas sediaan intravena dengan pelarut atau diluen yang umum dipakai di ICU, seperti larutan glukosa atau larutan saline, untuk mengidentifikasi potensi inkompatibilitas yang belum terdeteksi oleh basis data. Selain itu, diperlukan studi prospektif multisentra yang mengaitkan prediksi incompatibility dari basis data Lexicomp dan ASHP dengan kejadian klinis nyata, seperti reaksi inflamasi atau penurunan efektivitas terapi, guna menilai akurasi prediksi tersebut dalam praktik. Terakhir, pengembangan alat bantu keputusan berbasis komputer yang mengintegrasikan informasi pH, temperatur, dan konsentrasi obat secara realActime dapat membantu tenaga medis memilih kombinasi YAcsite yang aman, dan alat tersebut perlu divalidasi dalam lingkungan klinis untuk memastikan manfaatnya dalam mengurangi risiko inkompatibilitas..
<br>Potensi terjadinya inkompatibilitas sangat besar pada penggunaan lebih dari satu sediaan IV jika melewati y-site yang sama.Data penelitian berhasil mengungkap hasil inkompatibilitas campuran sediaan sebanyak 19%, hal ini tidak kecil sehingga perlu perhatian lebih bagi tenaga kesehatan yang memberikan sediaan IV pada pasien terutama di ruang ICU
<br>Penggunaan sediaan intravena sering digunakan secara bersamaan dalam y-site atau melewati line cateter yang sama. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan kompatibilitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompatibilitas campuran sediaan intravena (IV) dalam data base. Penelitian ini menggunakan metode observasional cross sectional. Data diambil secara prospektif, yaitu pada waktu berjalannya penelitian berlangsung sehingga peneliti mengamati pemberian obat secara langsung. Didapat 100 campuran sediaan intravena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp" type="image/webp" length="91164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-70449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-ed860.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kompatibilitas-iv-y-site-inkompatibilitas-intraven-thumb-a7693.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52728-nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema</link>
	<guid isPermaLink="false">537c80d5361635d43994d0ee3ce993dc</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:39:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan mencakup beberapa arah studi untuk memperkaya pemahaman tentang pendekatan Tri Hita Karana. Pertama, akan sangat berharga untuk mengkaji bagaimana elemen-elemen Tri Hita Karana dapat diintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa: Saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan mencakup beberapa arah studi untuk memperkaya pemahaman tentang pendekatan Tri Hita Karana. Pertama, akan sangat berharga untuk mengkaji bagaimana elemen-elemen Tri Hita Karana dapat diintegrasikan secara lebih mendalam ke dalam desain kurikulum matematika untuk topik-topik yang lebih kompleks, melampaui statistik. Penelitian ini bisa menanyakan: "Bagaimana strategi implementasi Tri Hita Karana dapat dioptimalkan dalam pembelajaran matematika tingkat lanjut guna meningkatkan pemahaman kontekstual dan retensi konsep jangka panjang mahasiswa secara berkelanjutan?" Hasilnya dapat memberikan panduan aplikatif bagi pengembangan materi ajar. Kedua, karena studi ini berfokus pada mahasiswa PGSD dan mata pelajaran matematika, penelitian di masa depan perlu mengeksplorasi efektivitas Tri Hita Karana pada berbagai jenjang pendidikan, seperti sekolah dasar atau menengah, serta dalam mata pelajaran lain, misalnya ilmu pengetahuan alam atau sosial. Pertanyaan penelitiannya bisa: "Bagaimana penerapan Tri Hita Karana memengaruhi hasil belajar, motivasi, dan pembentukan karakter siswa di beragam disiplin ilmu dan jenjang pendidikan?" Ini akan memperluas pemahaman tentang potensi adaptabilitas filosofi ini. Ketiga, mengingat latar belakang budaya lokal di Dompu, sangat penting untuk meneliti tantangan dan peluang adaptasi Tri Hita Karana ketika diterapkan di wilayah dengan konteks budaya yang berbeda atau tanpa kearifan lokal serupa. Studi ini dapat mengkaji: "Apa saja hambatan dan strategi penyesuaian yang paling efektif bagi pendidik dan siswa dalam menerapkan Tri Hita Karana di lingkungan budaya yang beragam untuk mempromosikan adopsi yang lebih luas dan relevansi pendidikan?" Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi model implementasi yang lebih universal dan berkelanjutan.. Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran matematika berhasil meningkatkan pemahaman kontekstual siswa.Pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada kearifan lokal Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman kontekstual mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah mahamahasiswa PGSD semester V STKIP Yapis Dompu. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran statistik mampu menciptakan suasana pembelajaran yang holistik, meningkatkan keterlibatan mahamahasiswa, dan memperdalam pemahaman matematika dalam konteks budaya lokal. Kesimpulannya, penerapan Tri Hita Karana dapat menjadi landasan pedagogis untuk pendidikan matematika yang lebih bermakna dan relevan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-9b27c.webp" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-9b27c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-9b27c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-9b27c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" alt="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" alt="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-55a56.webp" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-55a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-55a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-55a56.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" alt="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52728-nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema" title="JURIS - Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa" target="_blank">Penerapan Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Matematika untuk Mengembangkan Pemahaman Kontekstual Mahasiswa</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan mencakup beberapa arah studi untuk memperkaya pemahaman tentang pendekatan Tri Hita Karana. Pertama, akan sangat berharga untuk mengkaji bagaimana elemen-elemen Tri Hita Karana dapat diintegrasikan secara lebih mendalam ke dalam desain kurikulum matematika untuk topik-topik yang lebih kompleks, melampaui statistik. Penelitian ini bisa menanyakan: "Bagaimana strategi implementasi Tri Hita Karana dapat dioptimalkan dalam pembelajaran matematika tingkat lanjut guna meningkatkan pemahaman kontekstual dan retensi konsep jangka panjang mahasiswa secara berkelanjutan?" Hasilnya dapat memberikan panduan aplikatif bagi pengembangan materi ajar. Kedua, karena studi ini berfokus pada mahasiswa PGSD dan mata pelajaran matematika, penelitian di masa depan perlu mengeksplorasi efektivitas Tri Hita Karana pada berbagai jenjang pendidikan, seperti sekolah dasar atau menengah, serta dalam mata pelajaran lain, misalnya ilmu pengetahuan alam atau sosial. Pertanyaan penelitiannya bisa: "Bagaimana penerapan Tri Hita Karana memengaruhi hasil belajar, motivasi, dan pembentukan karakter siswa di beragam disiplin ilmu dan jenjang pendidikan?" Ini akan memperluas pemahaman tentang potensi adaptabilitas filosofi ini. Ketiga, mengingat latar belakang budaya lokal di Dompu, sangat penting untuk meneliti tantangan dan peluang adaptasi Tri Hita Karana ketika diterapkan di wilayah dengan konteks budaya yang berbeda atau tanpa kearifan lokal serupa. Studi ini dapat mengkaji: "Apa saja hambatan dan strategi penyesuaian yang paling efektif bagi pendidik dan siswa dalam menerapkan Tri Hita Karana di lingkungan budaya yang beragam untuk mempromosikan adopsi yang lebih luas dan relevansi pendidikan?" Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi model implementasi yang lebih universal dan berkelanjutan..
<br>Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran matematika berhasil meningkatkan pemahaman kontekstual siswa.Pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada kearifan lokal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman kontekstual mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah mahamahasiswa PGSD semester V STKIP Yapis Dompu. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran statistik mampu menciptakan suasana pembelajaran yang holistik, meningkatkan keterlibatan mahamahasiswa, dan memperdalam pemahaman matematika dalam konteks budaya lokal. Kesimpulannya, penerapan Tri Hita Karana dapat menjadi landasan pedagogis untuk pendidikan matematika yang lebih bermakna dan relevan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp" type="image/webp" length="85042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-9b27c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-04aed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/nilai-tri-kaya-hita-karana-bahasa-pemahaman-matema-thumb-55a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3026-jompu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12424-jurnal-pendidikan-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52737-ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu</link>
	<guid isPermaLink="false">65901240816ede450fca3acb5e112a45</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:21:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat bahwa studi ini berhasil mengidentifikasi komoditas pertanian unggulan berbasis karbohidrat dan protein serta laju pertumbuhannya di Sumatera Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk memperdalam pemahaman dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan: Mengingat bahwa studi ini berhasil mengidentifikasi komoditas pertanian unggulan berbasis karbohidrat dan protein serta laju pertumbuhannya di Sumatera Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk memperdalam pemahaman dan mendukung kebijakan pembangunan daerah. Pertama, penting untuk melakukan analisis mendalam mengenai faktor-faktor penyebab di balik laju pertumbuhan negatif yang teridentifikasi pada beberapa komoditas strategis seperti jagung, ubi kayu, kacang tanah, telur unggas, dan kedelai di tingkat kabupaten/kota. Penelitian dapat difokuskan pada pertanyaan: "Apa saja faktor-faktor sosial-ekonomi, kelembagaan, agroklimat, atau kebijakan yang secara signifikan berkontribusi pada stagnasi atau penurunan produksi komoditas pertanian tertentu, dan bagaimana dampaknya terhadap ketahanan pangan lokal?" Dengan memahami akar permasalahan, rekomendasi kebijakan dapat lebih tepat sasaran. Kedua, dengan adanya keunggulan komparatif yang berbeda antar wilayah yang memicu perdagangan antar daerah, studi lanjutan dapat mengeksplorasi dinamika dan efisiensi rantai pasok komoditas unggulan tersebut. Pertanyaan kunci dapat mencakup: "Bagaimana pola perdagangan internal komoditas padi, daging unggas, atau hasil perikanan antar kabupaten/kota di Sumatera Selatan memengaruhi stabilitas harga, margin keuntungan petani, serta aksesibilitas dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat?" Pemahaman ini krusial untuk mengoptimalkan sistem distribusi. Terakhir, setelah mengidentifikasi komoditas unggulan, penelitian selanjutnya dapat menyoroti potensi peningkatan nilai tambah melalui pengembangan industri hilir atau diversifikasi produk. Ini dapat dijabarkan melalui pertanyaan seperti: "Bagaimana pengembangan produk olahan berbasis ubi jalar atau kacang hijau dapat meningkatkan nilai ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing komoditas pertanian Sumatera Selatan di pasar regional maupun nasional?" Kajian ini akan melengkapi identifikasi potensi dengan strategi implementasi yang konkret dan berkelanjutan bagi ekonomi daerah.. Setiap kabupaten/kota di Sumatera Selatan memiliki komoditas pertanian unggulan basis karbohidrat (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar) dan protein (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, telur/daging unggas, daging ruminansia, hasil perikanan) yang bervariasi.Analisis pertumbuhan menunjukkan ubi jalar dan padi sebagai sumber karbohidrat utama yang menjamin ketersediaan, sementara daging unggas, kacang hijau, daging ruminansia, dan hasil perikanan merupakan sumber protein andalan dengan pertumbuhan positif atau penurunan laju yang relatif lebih rendah.Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan memfokuskan pengembangan dan optimalisasi komoditas unggulan masing-masing wilayah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi daerah Pengembangan suatu wilayah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan potensi komoditas pertanian unggulan di daerah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditas unggulan utama di masing-masing wilayah kabupeten dan kota yang ada di Sumatera Selatan. Analisis data penggunakan metode Location Quotinent (LQ), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), dan Overlay. Hasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-324f6.webp" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-324f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-324f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-324f6.webp 1x" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp 1x" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-f3ff4.webp" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-f3ff4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-f3ff4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-f3ff4.webp 1x" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52737-ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu" title="JURIS - Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan" target="_blank">Komoditas Pertanian Unggulan Basis Sumber Karbohidrat Dan Protein Di Sumatera Selatan</a>: Mengingat bahwa studi ini berhasil mengidentifikasi komoditas pertanian unggulan berbasis karbohidrat dan protein serta laju pertumbuhannya di Sumatera Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk memperdalam pemahaman dan mendukung kebijakan pembangunan daerah. Pertama, penting untuk melakukan analisis mendalam mengenai faktor-faktor penyebab di balik laju pertumbuhan negatif yang teridentifikasi pada beberapa komoditas strategis seperti jagung, ubi kayu, kacang tanah, telur unggas, dan kedelai di tingkat kabupaten/kota. Penelitian dapat difokuskan pada pertanyaan: "Apa saja faktor-faktor sosial-ekonomi, kelembagaan, agroklimat, atau kebijakan yang secara signifikan berkontribusi pada stagnasi atau penurunan produksi komoditas pertanian tertentu, dan bagaimana dampaknya terhadap ketahanan pangan lokal?" Dengan memahami akar permasalahan, rekomendasi kebijakan dapat lebih tepat sasaran. Kedua, dengan adanya keunggulan komparatif yang berbeda antar wilayah yang memicu perdagangan antar daerah, studi lanjutan dapat mengeksplorasi dinamika dan efisiensi rantai pasok komoditas unggulan tersebut. Pertanyaan kunci dapat mencakup: "Bagaimana pola perdagangan internal komoditas padi, daging unggas, atau hasil perikanan antar kabupaten/kota di Sumatera Selatan memengaruhi stabilitas harga, margin keuntungan petani, serta aksesibilitas dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat?" Pemahaman ini krusial untuk mengoptimalkan sistem distribusi. Terakhir, setelah mengidentifikasi komoditas unggulan, penelitian selanjutnya dapat menyoroti potensi peningkatan nilai tambah melalui pengembangan industri hilir atau diversifikasi produk. Ini dapat dijabarkan melalui pertanyaan seperti: "Bagaimana pengembangan produk olahan berbasis ubi jalar atau kacang hijau dapat meningkatkan nilai ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing komoditas pertanian Sumatera Selatan di pasar regional maupun nasional?" Kajian ini akan melengkapi identifikasi potensi dengan strategi implementasi yang konkret dan berkelanjutan bagi ekonomi daerah..
<br>Setiap kabupaten/kota di Sumatera Selatan memiliki komoditas pertanian unggulan basis karbohidrat (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar) dan protein (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, telur/daging unggas, daging ruminansia, hasil perikanan) yang bervariasi.Analisis pertumbuhan menunjukkan ubi jalar dan padi sebagai sumber karbohidrat utama yang menjamin ketersediaan, sementara daging unggas, kacang hijau, daging ruminansia, dan hasil perikanan merupakan sumber protein andalan dengan pertumbuhan positif atau penurunan laju yang relatif lebih rendah.Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan memfokuskan pengembangan dan optimalisasi komoditas unggulan masing-masing wilayah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi daerah
<br>Pengembangan suatu wilayah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan potensi komoditas pertanian unggulan di daerah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditas unggulan utama di masing-masing wilayah kabupeten dan kota yang ada di Sumatera Selatan. Analisis data penggunakan metode Location Quotinent (LQ), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), dan Overlay. Hasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp" type="image/webp" length="59268" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-324f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-69924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/ekonomi-wilayah-sosialisasi-pengembangan-ubi-kayu-thumb-f3ff4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2638-pps-unisti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15671-jurnal-imiah-management-agribisnis-jimanggis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52724-avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima</link>
	<guid isPermaLink="false">b01e53fd3499dbacf5b802e4c51fd07d</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:17:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji klinis in vivo pada relawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas kulit, serta efektivitas perlindungan terhadap sinar UV dari formula optimum yang telah ditentukan, sehingga dapat memastikan hasil in ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya: Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji klinis in vivo pada relawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas kulit, serta efektivitas perlindungan terhadap sinar UV dari formula optimum yang telah ditentukan, sehingga dapat memastikan hasil in vitro dapat diterapkan secara praktis pada pengguna akhir; selanjutnya, penting untuk mengevaluasi fotostabilitas dan jalur degradasi quercetin serta avobenzone ketika terpapar sinar matahari secara realActime, menggunakan teknik kromatografi cairAcmassa untuk mengidentifikasi produk samping yang potensial, guna meningkatkan keandalan formula dalam kondisi penggunaan sehariAchari; terakhir, eksplorasi penambahan bahan alami lain seperti ferulic acid atau ekstrak biji raspberry sebagai agen penyerap UV tambahan dapat dilakukan melalui desain faktorial lanjutan, dengan tujuan mengurangi konsentrasi avobenzone, memperluas spektrum perlindungan, dan meningkatkan sifat estetika serta keamanan sediaan spray lotion.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrasi avobenzone dapat berpengaruh terhadap efektivitas sediaan tabir surya berupa peningkatan nilai SPF in vitro dan dapat menurunkan nilai %TP.Penambahan konsentrasi quercetin dapat meningkatkan viskositas, sedangkan penambahan konsentrasi avobenzone dapat menurunkan viskositas.Formula optimum pada penelitian ini diperoleh dengan konsentrasi quercetin 0,934% dan avobenzone 4% Paparan radiasi sinar ultraviolet yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan kulit. Permasalahan tersebut dapat dicegah dengan penggunaan produk kosmetika yang mengandung bahan tabir surya. Pada penelitian ini dilakukan optimasi kombinasi quercetin dan avobenzone dalam sediaan spray lotion tabir surya dengan menggunakan metode desain faktorial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum avobenzone dan quercetin yang dapat memberikan sifat fisikakimia dan efektivitas spray lotion tabir surya secara in vitro yang optimum. Rancangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" alt="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-9fe2f.webp" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-9fe2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-9fe2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-9fe2f.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" alt="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-21b7c.webp" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-21b7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-21b7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-21b7c.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" alt="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52724-avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima" title="JURIS - Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya" target="_blank">Optimasi Quercetin Kombinasi Avobenzone dalam Sediaan Spray Lotion Tabir Surya</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji klinis in vivo pada relawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas kulit, serta efektivitas perlindungan terhadap sinar UV dari formula optimum yang telah ditentukan, sehingga dapat memastikan hasil in vitro dapat diterapkan secara praktis pada pengguna akhir; selanjutnya, penting untuk mengevaluasi fotostabilitas dan jalur degradasi quercetin serta avobenzone ketika terpapar sinar matahari secara realActime, menggunakan teknik kromatografi cairAcmassa untuk mengidentifikasi produk samping yang potensial, guna meningkatkan keandalan formula dalam kondisi penggunaan sehariAchari; terakhir, eksplorasi penambahan bahan alami lain seperti ferulic acid atau ekstrak biji raspberry sebagai agen penyerap UV tambahan dapat dilakukan melalui desain faktorial lanjutan, dengan tujuan mengurangi konsentrasi avobenzone, memperluas spektrum perlindungan, dan meningkatkan sifat estetika serta keamanan sediaan spray lotion..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrasi avobenzone dapat berpengaruh terhadap efektivitas sediaan tabir surya berupa peningkatan nilai SPF in vitro dan dapat menurunkan nilai %TP.Penambahan konsentrasi quercetin dapat meningkatkan viskositas, sedangkan penambahan konsentrasi avobenzone dapat menurunkan viskositas.Formula optimum pada penelitian ini diperoleh dengan konsentrasi quercetin 0,934% dan avobenzone 4%
<br>Paparan radiasi sinar ultraviolet yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan kulit. Permasalahan tersebut dapat dicegah dengan penggunaan produk kosmetika yang mengandung bahan tabir surya. Pada penelitian ini dilakukan optimasi kombinasi quercetin dan avobenzone dalam sediaan spray lotion tabir surya dengan menggunakan metode desain faktorial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum avobenzone dan quercetin yang dapat memberikan sifat fisikakimia dan efektivitas spray lotion tabir surya secara in vitro yang optimum. Rancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp" type="image/webp" length="96348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-5c378.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-9fe2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/avobenzone-spray-lotion-sunscreen-quercetin-optima-thumb-21b7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52738-hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie</link>
	<guid isPermaLink="false">97c134a569a72cd2b3e12914ad3c11cf</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 13:13:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi klinis prospektif untuk memverifikasi apakah varian rs2653414 pada gen FGL1 secara signifikan meningkatkan kejadian hepatitis pada perempuan hamil yang menerima nifedipin dibandingkan dengan mereka yang tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi klinis prospektif untuk memverifikasi apakah varian rs2653414 pada gen FGL1 secara signifikan meningkatkan kejadian hepatitis pada perempuan hamil yang menerima nifedipin dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki varian tersebut. Selain itu, eksperimen in vitro menggunakan sel hepatosit yang diproduksi dari induksi pluripotent stem cells (iPSC) dengan atau tanpa mutasi rs2653414 dapat mengevaluasi dampak langsung varian tersebut terhadap metabolisme nifedipin, produksi ATP, dan tingkat stres oksidatif pada tingkat seluler. Selanjutnya, studi farmakogenomik dapat membandingkan profil keamanan dan efektivitas antihipertensi lain seperti labetalol atau metildopa pada populasi dengan genotipe FGL1 yang berbeda, untuk mengidentifikasi alternatif terapi yang lebih aman bagi ibu hamil. Pendekatan multidisiplin yang menggabungkan data bioinformatika, uji laboratorium, dan analisis klinis ini akan memberikan bukti kuat mengenai hubungan antara mutasi FGL1 dan risiko hepatotoksisitas, sekaligus membuka peluang personalisasi terapi hipertensi gestasional. Akhirnya, pengembangan pedoman klinis berbasis genotipe yang merekomendasikan pemantauan fungsi hati secara periodik atau pemilihan obat yang optimal dapat meningkatkan keselamatan ibu dan janin dalam praktik sehari-hari.. Variasi Gen FGL1 (rs2653414) menunjukan sifat probably damaging yang dapat berpotensi menresiko efek samping obat nifedipin pada hipertensi gestasional.Data bioinformatik menunjukan FGL1 dapat mempengaruhi fungsi hati dan berpotensi memperburuk kondisi hipertensi selama kehamilan.Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat menjadi data awal bagi peneliti yang ingin berfokus pada efek samping obat pada hipertensi gestasional Hipertensi dalam kehamilan (HDK) memengaruhi sekitar 10% dari semua perempuan hamil di seluruh dunia, termasuk preeklampsia, eklampsia, hipertensi gestasional, dan hipertensi kronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi gen Fibrinogen Like Protein 1 (FGL1) dalam meningkatkan risiko efek samping hati akibat penggunaan Nifedipin pada ibu hamil dengan pendekatan informasi genomic dan bioinformatic. Database bioinformatik yang digunakan antara lain GWAS dan SNPnexus, serta profil ekspresi gen diperiksa menggunakan Portal GTEx. Kami memprioritaskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp 1x" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" alt="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-fdf9f.webp" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-fdf9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-fdf9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-fdf9f.webp 1x" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" alt="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-4334e.webp" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-4334e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-4334e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-4334e.webp 1x" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" alt="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52738-hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie" title="JURIS - Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension" target="_blank">Potential of FGL1 Gene Variation in Increasing the Risk of Liver Side Effects Due to The Use of Nifedipine in Patients with Gestational Hypertension</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi klinis prospektif untuk memverifikasi apakah varian rs2653414 pada gen FGL1 secara signifikan meningkatkan kejadian hepatitis pada perempuan hamil yang menerima nifedipin dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki varian tersebut. Selain itu, eksperimen in vitro menggunakan sel hepatosit yang diproduksi dari induksi pluripotent stem cells (iPSC) dengan atau tanpa mutasi rs2653414 dapat mengevaluasi dampak langsung varian tersebut terhadap metabolisme nifedipin, produksi ATP, dan tingkat stres oksidatif pada tingkat seluler. Selanjutnya, studi farmakogenomik dapat membandingkan profil keamanan dan efektivitas antihipertensi lain seperti labetalol atau metildopa pada populasi dengan genotipe FGL1 yang berbeda, untuk mengidentifikasi alternatif terapi yang lebih aman bagi ibu hamil. Pendekatan multidisiplin yang menggabungkan data bioinformatika, uji laboratorium, dan analisis klinis ini akan memberikan bukti kuat mengenai hubungan antara mutasi FGL1 dan risiko hepatotoksisitas, sekaligus membuka peluang personalisasi terapi hipertensi gestasional. Akhirnya, pengembangan pedoman klinis berbasis genotipe yang merekomendasikan pemantauan fungsi hati secara periodik atau pemilihan obat yang optimal dapat meningkatkan keselamatan ibu dan janin dalam praktik sehari-hari..
<br>Variasi Gen FGL1 (rs2653414) menunjukan sifat probably damaging yang dapat berpotensi menresiko efek samping obat nifedipin pada hipertensi gestasional.Data bioinformatik menunjukan FGL1 dapat mempengaruhi fungsi hati dan berpotensi memperburuk kondisi hipertensi selama kehamilan.Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat menjadi data awal bagi peneliti yang ingin berfokus pada efek samping obat pada hipertensi gestasional
<br>Hipertensi dalam kehamilan (HDK) memengaruhi sekitar 10% dari semua perempuan hamil di seluruh dunia, termasuk preeklampsia, eklampsia, hipertensi gestasional, dan hipertensi kronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi gen Fibrinogen Like Protein 1 (FGL1) dalam meningkatkan risiko efek samping hati akibat penggunaan Nifedipin pada ibu hamil dengan pendekatan informasi genomic dan bioinformatic. Database bioinformatik yang digunakan antara lain GWAS dan SNPnexus, serta profil ekspresi gen diperiksa menggunakan Portal GTEx. Kami memprioritaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp" type="image/webp" length="95388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-d0040.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-fdf9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/hipertensi-gestasional-ekspresi-gen-curculin-ansie-thumb-4334e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52723-sampel-krim-wajah-formulasi-f0-met</link>
	<guid isPermaLink="false">61601d7bc13acc43d896955361996656</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:57:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis kandungan metilparaben dan propilparaben pada krim wajah dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Tidak hanya krim yang tidak memiliki izin edar atau tanpa daftar komposisi, tetapi juga produk-produk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis kandungan metilparaben dan propilparaben pada krim wajah dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Tidak hanya krim yang tidak memiliki izin edar atau tanpa daftar komposisi, tetapi juga produk-produk yang sudah terdaftar di BPOM dan berasal dari berbagai wilayah geografis, serta merek dengan segmentasi harga yang berbeda. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kepatuhan produk-produk di pasar terhadap regulasi keamanan. Selain itu, mengingat hasil penelitian ini tidak menemukan propilparaben dan menyiratkan penggunaan pengawet lain, studi di masa depan perlu mengidentifikasi dan mengukur kadar pengawet kosmetik lainnya yang umum digunakan, seperti etilparaben, butilparaben, atau non-paraben seperti fenoksietanol. Pendekatan ini akan membantu memahami secara lengkap alternatif pengawet yang dipakai dalam formulasi krim wajah dan memastikan keamanannya. Lebih jauh lagi, untuk memahami dampak jangka panjang, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara jenis dan konsentrasi pengawet yang digunakan dalam krim wajah dengan potensi risiko iritasi kulit atau efek samping lain yang dialami oleh konsumen dalam penggunaan sehari-hari, mengingat adanya kekhawatiran terkait kesehatan yang disebutkan pada awal studi. Dengan demikian, kita dapat memberikan rekomendasi yang lebih baik bagi produsen dan perlindungan yang lebih kuat bagi konsumen.. Pengawet metil paraben teridentifikasi dalam sampel KW3 dan KW 4 dengan kadar rata-rata berturut-turut 0,21% dan 0,20%.Pengawet propil paraben tidak teridentifikasi dalam semua sampel.Kadar metil paraben dalam sampel krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang memenuhi persyaratan kadar maksimal sesuai Peraturan BPOM No Metilparaben dan propilparaben adalah senyawa yang dapat digunakan sebagai antibakteri dalam kosmetik, salah satunya pada sediaan krim. Golongan paraben bila digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa peningkatan estrogen, kenaikan berat badan, iritasi, penurunan kesehatan reproduksi, dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar metilparaben dan propilparaben yang terkandung dalam krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah metanol-air (4:6), suhu 25oC, laju alir 1,2 mL/menit, panjang gelombang 257 nm dengan kolom oktadesilsilan (C18). Hasil dari keempat sampel krim wajah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-c0cf9.webp" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-c0cf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-c0cf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-c0cf9.webp 1x" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" alt="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp 1x" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" alt="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-e48b8.webp" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-e48b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-e48b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-e48b8.webp 1x" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" alt="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52723-sampel-krim-wajah-formulasi-f0-met" title="JURIS - Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang" target="_blank">Kandungan Metilparaben Dan Propilparaben Dalam Krim Wajah Yang Beredar Di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis kandungan metilparaben dan propilparaben pada krim wajah dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Tidak hanya krim yang tidak memiliki izin edar atau tanpa daftar komposisi, tetapi juga produk-produk yang sudah terdaftar di BPOM dan berasal dari berbagai wilayah geografis, serta merek dengan segmentasi harga yang berbeda. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kepatuhan produk-produk di pasar terhadap regulasi keamanan. Selain itu, mengingat hasil penelitian ini tidak menemukan propilparaben dan menyiratkan penggunaan pengawet lain, studi di masa depan perlu mengidentifikasi dan mengukur kadar pengawet kosmetik lainnya yang umum digunakan, seperti etilparaben, butilparaben, atau non-paraben seperti fenoksietanol. Pendekatan ini akan membantu memahami secara lengkap alternatif pengawet yang dipakai dalam formulasi krim wajah dan memastikan keamanannya. Lebih jauh lagi, untuk memahami dampak jangka panjang, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara jenis dan konsentrasi pengawet yang digunakan dalam krim wajah dengan potensi risiko iritasi kulit atau efek samping lain yang dialami oleh konsumen dalam penggunaan sehari-hari, mengingat adanya kekhawatiran terkait kesehatan yang disebutkan pada awal studi. Dengan demikian, kita dapat memberikan rekomendasi yang lebih baik bagi produsen dan perlindungan yang lebih kuat bagi konsumen..
<br>Pengawet metil paraben teridentifikasi dalam sampel KW3 dan KW 4 dengan kadar rata-rata berturut-turut 0,21% dan 0,20%.Pengawet propil paraben tidak teridentifikasi dalam semua sampel.Kadar metil paraben dalam sampel krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang memenuhi persyaratan kadar maksimal sesuai Peraturan BPOM No
<br>Metilparaben dan propilparaben adalah senyawa yang dapat digunakan sebagai antibakteri dalam kosmetik, salah satunya pada sediaan krim. Golongan paraben bila digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa peningkatan estrogen, kenaikan berat badan, iritasi, penurunan kesehatan reproduksi, dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar metilparaben dan propilparaben yang terkandung dalam krim wajah yang beredar di wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah metanol-air (4:6), suhu 25oC, laju alir 1,2 mL/menit, panjang gelombang 257 nm dengan kolom oktadesilsilan (C18). Hasil dari keempat sampel krim wajah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp" type="image/webp" length="63388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-c0cf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-d0509.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sampel-krim-wajah-formulasi-f0-metilparaben-propil-thumb-e48b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52732-sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe</link>
	<guid isPermaLink="false">5336107ddec5cca0ba1b284acf4267e1</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:50:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada identifikasi dan analisis kandungan BKO dalam berbagai jenis jamu yang beredar di pasaran. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada identifikasi dan analisis kandungan BKO dalam berbagai jenis jamu yang beredar di pasaran. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang lebih sensitif dan spesifik, seperti kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC) atau spektrometri massa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek klinis dari konsumsi jamu yang mengandung BKO, serta potensi interaksi obat dengan jamu tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keamanan dan efektivitas penggunaan jamu sebagai obat tradisional.. Hasil analisis menggunakan teknik KLT dan spektrofotometri UV-Vis terhadap 5 merk sampel jamu rematik mendeteksi bahwa salah satu sampel jamu, yaitu jamu AT positif mengandung natrium diklofenak dengan 3 kali replikasi yakni replikasi 1 mengandung 2,23%, replikasi 2 mengandung 1,56%, dan replikasi 3 mengandung 1,41%.Sedangkan pada keempat sampel lainnya dinyatakan negatif mengandung BKO natrium diklofenak Penggunaan obat tradisional jamu oleh masyarakat yang relatif tinggi, memberikan kesempatan bagi produsen melakukan pemalsuan komposisi obat ini untuk mengidentifikasi keberadaan Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak dalam jamu rematik di Kota Wonosobo sehingga dapat menjadi referensi terkait keamanan obat tradisional yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak dalam jamu rematik yang beredar di Kota Wonosobo. Sampel yang digunakan adalah lima merek jamu rematik yang diperoleh dari toko jamu di daerah Wonosobo. Identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-ef5ef.webp" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-ef5ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-ef5ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-ef5ef.webp 1x" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" alt="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-3e1af.webp" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-3e1af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-3e1af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-3e1af.webp 1x" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" alt="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp 1x" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" alt="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52732-sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe" title="JURIS - Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City" target="_blank">Qualitative and Quantitative Analysis of Synthetic Drug Content Of Sodium Diclofenac In Rheumatic Herbal Medicine From Wonosobo City</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada identifikasi dan analisis kandungan BKO dalam berbagai jenis jamu yang beredar di pasaran. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang lebih sensitif dan spesifik, seperti kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC) atau spektrometri massa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek klinis dari konsumsi jamu yang mengandung BKO, serta potensi interaksi obat dengan jamu tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keamanan dan efektivitas penggunaan jamu sebagai obat tradisional..
<br>Hasil analisis menggunakan teknik KLT dan spektrofotometri UV-Vis terhadap 5 merk sampel jamu rematik mendeteksi bahwa salah satu sampel jamu, yaitu jamu AT positif mengandung natrium diklofenak dengan 3 kali replikasi yakni replikasi 1 mengandung 2,23%, replikasi 2 mengandung 1,56%, dan replikasi 3 mengandung 1,41%.Sedangkan pada keempat sampel lainnya dinyatakan negatif mengandung BKO natrium diklofenak
<br>Penggunaan obat tradisional jamu oleh masyarakat yang relatif tinggi, memberikan kesempatan bagi produsen melakukan pemalsuan komposisi obat ini untuk mengidentifikasi keberadaan Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak dalam jamu rematik di Kota Wonosobo sehingga dapat menjadi referensi terkait keamanan obat tradisional yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak dalam jamu rematik yang beredar di Kota Wonosobo. Sampel yang digunakan adalah lima merek jamu rematik yang diperoleh dari toko jamu di daerah Wonosobo. Identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp" type="image/webp" length="57190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-ef5ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-3e1af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sampel-jamu-gendong-kimia-obat-bko-natrium-diklofe-thumb-8e7a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Antiasma Nigella sativa L Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus Epitel Bronkiolus Jumlah Sel Mast Eosinophil Mencit Asma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Antiasma Nigella sativa L Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus Epitel Bronkiolus Jumlah Sel Mast Eosinophil Mencit Asma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Antiasma Nigella sativa L Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus Epitel Bronkiolus Jumlah Sel Mast Eosinophil Mencit Asma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52727-bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek</link>
	<guid isPermaLink="false">e394a7fd09e0e32470fa24de30565ed9</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:45:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menguji efek kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga pada model asma yang berbeda, seperti asma alergi atau asma non-alergi, untuk melihat apakah efek antiasma tetap konsisten. 2. Menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus, Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast, Eosinophil Mencit Asma: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menguji efek kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga pada model asma yang berbeda, seperti asma alergi atau asma non-alergi, untuk melihat apakah efek antiasma tetap konsisten. 2. Menganalisis lebih lanjut mekanisme aksi dan interaksi antara senyawa aktif dalam minyak jinten hitam dan kapulaga, khususnya A-Cymene dan 1,8-Cineole, untuk memahami bagaimana keduanya bekerja bersama dalam mengurangi peradangan asma. 3. Melakukan studi klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi efek antiasma dari kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga, serta mengeksplorasi potensi terapi alternatif untuk pengobatan asma.. Berdasarkan hasil statistik, kombinasi minyak biji jinten hitam dan minyak biji kapulaga terbukti mampu menurunkan ketebalan epitel bronkus, otot polos bronkiolus, jumlah sel mast, dan jumlah eosinofil pada mencit asma.Semua variasi dosis yang diberikan pada model mencit asma menunjukkan nilai (p>0,05), yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kontrol positif (fexofenandine).25 (K2) menunjukkan potensi sebagai antiasma yang lebih baik dibandingkan dengan dosis lainnya Asma adalah peradangan nafas kronis yang membatasi aliran udara ekspirasi. Jinten hitam mengurangi infiltrasi sel radang saluran pernafasan setara dengan antihistamin golongan III, sedangkan kapulaga menekan pembentukan respon imun Th2 dan berpotensi sebagai terapi asma alergi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil minyak atsiri jinten hitam dan kapulaga menggunakan GC-MS, serta pengaruh kombinasi keduanya dalam mengurangi ketebalan otot polos bronkus, epitel bronkiolus, jumlah sel mast, dan eosinofil pada mencit asma. Penelitian ini menggunakan rancangan Post-test... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-fe449.webp" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-fe449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-fe449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-fe449.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" alt="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" alt="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-e6f3a.webp" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-e6f3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-e6f3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-e6f3a.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" alt="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52727-bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek" title="JURIS - Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma" target="_blank">Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus,  Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast,  Eosinophil Mencit Asma</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menguji efek kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga pada model asma yang berbeda, seperti asma alergi atau asma non-alergi, untuk melihat apakah efek antiasma tetap konsisten. 2. Menganalisis lebih lanjut mekanisme aksi dan interaksi antara senyawa aktif dalam minyak jinten hitam dan kapulaga, khususnya A-Cymene dan 1,8-Cineole, untuk memahami bagaimana keduanya bekerja bersama dalam mengurangi peradangan asma. 3. Melakukan studi klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi efek antiasma dari kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga, serta mengeksplorasi potensi terapi alternatif untuk pengobatan asma..
<br>Berdasarkan hasil statistik, kombinasi minyak biji jinten hitam dan minyak biji kapulaga terbukti mampu menurunkan ketebalan epitel bronkus, otot polos bronkiolus, jumlah sel mast, dan jumlah eosinofil pada mencit asma.Semua variasi dosis yang diberikan pada model mencit asma menunjukkan nilai (p>0,05), yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kontrol positif (fexofenandine).25 (K2) menunjukkan potensi sebagai antiasma yang lebih baik dibandingkan dengan dosis lainnya
<br>Asma adalah peradangan nafas kronis yang membatasi aliran udara ekspirasi. Jinten hitam mengurangi infiltrasi sel radang saluran pernafasan setara dengan antihistamin golongan III, sedangkan kapulaga menekan pembentukan respon imun Th2 dan berpotensi sebagai terapi asma alergi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil minyak atsiri jinten hitam dan kapulaga menggunakan GC-MS, serta pengaruh kombinasi keduanya dalam mengurangi ketebalan otot polos bronkus, epitel bronkiolus, jumlah sel mast, dan eosinofil pada mencit asma. Penelitian ini menggunakan rancangan Post-test...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp" type="image/webp" length="100618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-fe449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-a8b91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/bronkiolus-mencit-asma-temulawak-jinten-hitam-efek-thumb-e6f3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52722-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendid</link>
	<guid isPermaLink="false">f05e885a67bb6c980a754d8f48e707df</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:44:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan tentang swamedikasi dan menilai perubahan perilaku penggunaan obat secara rasional pada masyarakat Sekupang, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan tentang swamedikasi dan menilai perubahan perilaku penggunaan obat secara rasional pada masyarakat Sekupang, dengan menggunakan desain longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang. Selain itu, studi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pengguna swamedikasi dapat menggali motivasi, persepsi, dan hambatan yang memengaruhi keputusan mereka dalam memilih dan menggunakan obat tanpa resep, sehingga memberikan wawasan kontekstual yang belum terjangkau oleh survei kuantitatif. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi peran apoteker sebagai konselor di apotek dalam memberikan informasi yang tepat tentang dosis, efek samping, dan interaksi obat, serta mengukur apakah intervensi tersebut dapat menurunkan tingkat penggunaan obat tidak rasional dan meningkatkan kepatuhan pada pedoman WHO.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan swamedikasi pada masyarakat di kelurahan Sei Harapan kecamatan Sekupang kota Batam sudah tergolong baik tetapi masih perlu ditingkatkan.Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan lagi hal tersebut untuk mendukung kesehatan masyarakat di daerah tersebut Swamedikasi merupakan upaya mandiri masyarakat untuk mengatasi penyakit serta gejala penyakit yang dialami sebelum mendapatkan pelayanan tenaga medis. Masalah penggunaan obat tidak rasional sering muncul dalam pelaksanaannya karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai obat yang rasional. Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat pengetahuan dan rasionalitas dalam swamedikasi di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan metode survey cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" alt="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-2ff95.webp" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-2ff95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-2ff95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-2ff95.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" alt="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-976d0.webp" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-976d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-976d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-976d0.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" alt="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52722-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendid" title="JURIS - Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam" target="_blank">Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Swamedikasi Masyarakat: Kajian Pada Masyarakat Kecamatan Sekupang Batam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan tentang swamedikasi dan menilai perubahan perilaku penggunaan obat secara rasional pada masyarakat Sekupang, dengan menggunakan desain longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang. Selain itu, studi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pengguna swamedikasi dapat menggali motivasi, persepsi, dan hambatan yang memengaruhi keputusan mereka dalam memilih dan menggunakan obat tanpa resep, sehingga memberikan wawasan kontekstual yang belum terjangkau oleh survei kuantitatif. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi peran apoteker sebagai konselor di apotek dalam memberikan informasi yang tepat tentang dosis, efek samping, dan interaksi obat, serta mengukur apakah intervensi tersebut dapat menurunkan tingkat penggunaan obat tidak rasional dan meningkatkan kepatuhan pada pedoman WHO..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan swamedikasi pada masyarakat di kelurahan Sei Harapan kecamatan Sekupang kota Batam sudah tergolong baik tetapi masih perlu ditingkatkan.Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan lagi hal tersebut untuk mendukung kesehatan masyarakat di daerah tersebut
<br>Swamedikasi merupakan upaya mandiri masyarakat untuk mengatasi penyakit serta gejala penyakit yang dialami sebelum mendapatkan pelayanan tenaga medis. Masalah penggunaan obat tidak rasional sering muncul dalam pelaksanaannya karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai obat yang rasional. Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat pengetahuan dan rasionalitas dalam swamedikasi di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan metode survey cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp" type="image/webp" length="98458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-d0e49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-2ff95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kesehatan-masyarakat-pengetahuan-pendidikan-obat-r-thumb-976d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Pharmacists Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Pharmacists Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Pharmacists Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52741-keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka</link>
	<guid isPermaLink="false">ca34bbe32b3ebda0f855b7688272a4b5</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:40:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ desti busdha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[busdha,content,desti,main,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat keberhasilan sistem SIFITA dalam meningkatkan pengetahuan apoteker, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki secara lebih mendalam bagaimana strategi pendampingan dan metode pelatihan dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Pharmacists' Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City: Melihat keberhasilan sistem SIFITA dalam meningkatkan pengetahuan apoteker, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki secara lebih mendalam bagaimana strategi pendampingan dan metode pelatihan dapat dioptimalkan untuk memastikan tingkat partisipasi dan pengisian kuesioner yang lebih tinggi dari apoteker saat mengadopsi sistem informasi baru. Misalnya, apakah pendekatan berbasis lokakarya intensif lebih efektif dibandingkan pembelajaran mandiri, atau bagaimana gamifikasi bisa diterapkan untuk meningkatkan engagement, sehingga hambatan dalam pengumpulan data dapat diminimalkan dan adopsi teknologi lebih maksimal. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, studi berikutnya dapat memperluas cakupan geografis untuk menguji efektivitas SIFITA atau sistem serupa di berbagai wilayah, seperti daerah pedesaan atau kota-kota lain dengan karakteristik demografi yang berbeda. Hal ini penting untuk menilai generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin memengaruhi keberhasilan implementasi sistem informasi dalam pelayanan fitofarmaka. Terakhir, setelah pengetahuan dan persepsi apoteker meningkat, penting untuk meneliti dampak jangka panjang SIFITA terhadap perilaku praktik apoteker yang sebenarnya. Penelitian dapat fokus pada mengukur frekuensi rekomendasi fitofarmaka, kualitas edukasi pasien, serta apakah peningkatan ini pada akhirnya berkorelasi dengan peningkatan penggunaan fitofarmaka yang rasional oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat nyata sistem ini.. Kesimpulan penelitian adalah terdapat penguatan pengetahuan dan persepsi apoteker dalam pelayanan fitofarmaka dengan dukungan sistem informasi (SIFITA) melalui pendekatan health belief model di Kota Semarang.Kekurangan dalam penelitian ini adalah pendampingan pengisian kuisioner tiap responden supaya lebih intens dalam forum khusus panduan pengisian sehingga jumlah kuisioner yang terisi kembali sesuai dengan kuisioner awal yang dibagikan Peningkatan derajat kesehatan Masyarakat dapat dilakukan dengan penggunaan sediaan fitofarmaka untuk preventif maupun kuratif. Upaya ini pemerintah pada peningkatan penggunaan fitofarmaka telah gencar dengan diterbitkannya regulasi dan program. Keberhasilan program membutuhkan kapabilitas apoteker untuk edukasi Masyarakat dalam penggunaan fitofarmaka. Realitanya perkembangan fitofarmaka belum terakses secara mudah, munculnya produk baru belum banyak dikenal karena kurangnya media informasi yang menyebabkan apoteker kurang pengetahuannya untuk merekomendasikan sediaan fitofarmaka. Perkembangan teknologi memungkinkan akses cepat informasi tentang fitofarmaka. Tujuan penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-53667.webp" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-53667.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-53667.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-53667.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" alt="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" alt="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-b0764.webp" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-b0764.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-b0764.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-b0764.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" alt="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52741-keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka" title="JURIS - Strengthening Pharmacists&#039; Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City" target="_blank">Strengthening Pharmacists' Knowledge in Phytopharmaceutical Services with Information System Support Through the Health Belief Model Approach in Semarang City</a>: Melihat keberhasilan sistem SIFITA dalam meningkatkan pengetahuan apoteker, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu diselidiki secara lebih mendalam bagaimana strategi pendampingan dan metode pelatihan dapat dioptimalkan untuk memastikan tingkat partisipasi dan pengisian kuesioner yang lebih tinggi dari apoteker saat mengadopsi sistem informasi baru. Misalnya, apakah pendekatan berbasis lokakarya intensif lebih efektif dibandingkan pembelajaran mandiri, atau bagaimana gamifikasi bisa diterapkan untuk meningkatkan engagement, sehingga hambatan dalam pengumpulan data dapat diminimalkan dan adopsi teknologi lebih maksimal. Kedua, mengingat penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, studi berikutnya dapat memperluas cakupan geografis untuk menguji efektivitas SIFITA atau sistem serupa di berbagai wilayah, seperti daerah pedesaan atau kota-kota lain dengan karakteristik demografi yang berbeda. Hal ini penting untuk menilai generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin memengaruhi keberhasilan implementasi sistem informasi dalam pelayanan fitofarmaka. Terakhir, setelah pengetahuan dan persepsi apoteker meningkat, penting untuk meneliti dampak jangka panjang SIFITA terhadap perilaku praktik apoteker yang sebenarnya. Penelitian dapat fokus pada mengukur frekuensi rekomendasi fitofarmaka, kualitas edukasi pasien, serta apakah peningkatan ini pada akhirnya berkorelasi dengan peningkatan penggunaan fitofarmaka yang rasional oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat nyata sistem ini..
<br>Kesimpulan penelitian adalah terdapat penguatan pengetahuan dan persepsi apoteker dalam pelayanan fitofarmaka dengan dukungan sistem informasi (SIFITA) melalui pendekatan health belief model di Kota Semarang.Kekurangan dalam penelitian ini adalah pendampingan pengisian kuisioner tiap responden supaya lebih intens dalam forum khusus panduan pengisian sehingga jumlah kuisioner yang terisi kembali sesuai dengan kuisioner awal yang dibagikan
<br>Peningkatan derajat kesehatan Masyarakat dapat dilakukan dengan penggunaan sediaan fitofarmaka untuk preventif maupun kuratif. Upaya ini pemerintah pada peningkatan penggunaan fitofarmaka telah gencar dengan diterbitkannya regulasi dan program. Keberhasilan program membutuhkan kapabilitas apoteker untuk edukasi Masyarakat dalam penggunaan fitofarmaka. Realitanya perkembangan fitofarmaka belum terakses secara mudah, munculnya produk baru belum banyak dikenal karena kurangnya media informasi yang menyebabkan apoteker kurang pengetahuannya untuk merekomendasikan sediaan fitofarmaka. Perkembangan teknologi memungkinkan akses cepat informasi tentang fitofarmaka. Tujuan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp" type="image/webp" length="103656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-53667.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-c4775.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/keberhasilan-sistem-apoteker-fitofarmaka-sifita-st-thumb-b0764.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5424-jurnal-ilmu-farmasi-farmasi-klinik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52729-motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-m</link>
	<guid isPermaLink="false">b53a947027e53ad673ca79335ced0bd2</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila dengan sampel yang lebih luas, melibatkan beberapa kelas dan institusi untuk menguji generalisasi temuan. Bagaimana pengaruh penggunaan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila dengan sampel yang lebih luas, melibatkan beberapa kelas dan institusi untuk menguji generalisasi temuan. Bagaimana pengaruh penggunaan metode diskusi terhadap prestasi akademik mahasiswa, khususnya dalam bentuk nilai ujian dan retensi pengetahuan jangka panjang, dapat menjadi fokus studi kuantitatif yang melengkapi pendekatan kualitatif sebelumnya. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, dalam mendukung diskusi kelas untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi mahasiswa. Apakah penggunaan alat kolaboratif daring dapat memperkaya kualitas diskusi dan memperluas akses materi Pancasila bagi mahasiswa di daerah terpencil? Selain itu, analisis perbandingan antara metode diskusi tradisional dan berbasis teknologi dapat memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran yang paling efektif dalam konteks pendidikan Pancasila.. Berdasarkan hasil analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan mahasiswa dalam diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C PGSD, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa.Keaktifan mahasiswa dalam diskusi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi pribadi, rasa relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari, dan pengaruh positif dari lingkungan sosial, baik dari teman sekelas maupun dosen Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami efektivitas penggunaan metode diskusi terhadap minat belajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memfokuskan pada pengalaman dan perspektif mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa, dengan mahasiswa merasa lebih terlibat, lebih aktif berpikir, serta lebih memahami materi Pancasila dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam penerapan metode diskusi, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pembelajaran berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-2179d.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-2179d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-2179d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-2179d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-9abd1.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-9abd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-9abd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-9abd1.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52729-motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-m" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD" target="_blank">Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Di Kelas 1C PGSD</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila dengan sampel yang lebih luas, melibatkan beberapa kelas dan institusi untuk menguji generalisasi temuan. Bagaimana pengaruh penggunaan metode diskusi terhadap prestasi akademik mahasiswa, khususnya dalam bentuk nilai ujian dan retensi pengetahuan jangka panjang, dapat menjadi fokus studi kuantitatif yang melengkapi pendekatan kualitatif sebelumnya. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, dalam mendukung diskusi kelas untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi mahasiswa. Apakah penggunaan alat kolaboratif daring dapat memperkaya kualitas diskusi dan memperluas akses materi Pancasila bagi mahasiswa di daerah terpencil? Selain itu, analisis perbandingan antara metode diskusi tradisional dan berbasis teknologi dapat memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran yang paling efektif dalam konteks pendidikan Pancasila..
<br>Berdasarkan hasil analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan mahasiswa dalam diskusi pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C PGSD, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa.Keaktifan mahasiswa dalam diskusi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi pribadi, rasa relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari, dan pengaruh positif dari lingkungan sosial, baik dari teman sekelas maupun dosen
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami efektivitas penggunaan metode diskusi terhadap minat belajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila di kelas 1C Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memfokuskan pada pengalaman dan perspektif mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa, dengan mahasiswa merasa lebih terlibat, lebih aktif berpikir, serta lebih memahami materi Pancasila dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan dan keberhasilan dalam penerapan metode diskusi, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan pembelajaran berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp" type="image/webp" length="86812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-56e6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-2179d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motivasi-mahasiswa-kompetensi-akademik-program-stu-thumb-9abd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3026-jompu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12424-jurnal-pendidikan-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Lokusi Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P Bsi 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Lokusi Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P Bsi 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Lokusi Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P Bsi 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52736-mahasiswa-skripsi-program-studi-persenta</link>
	<guid isPermaLink="false">e73181394f837dafc49964dbad44a24d</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:30:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa. Untuk memperdalam pemahaman kita tentang dinamika komunikasi digital, ada beberapa arah penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa. Untuk memperdalam pemahaman kita tentang dinamika komunikasi digital, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, studi ke depan dapat lebih fokus menganalisis tindak tutur perlokusi secara mendalam. Meskipun konsepnya telah diperkenalkan, penelitian ini belum secara rinci menjelaskan bagaimana ujaran di grup WhatsApp tersebut secara spesifik mempengaruhi tindakan, pemikiran, atau emosi anggota grup lainnya. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: AuBagaimana tindak tutur perlokusi yang diucapkan dalam grup WhatsApp skripsi mahasiswa secara konkret memicu respons atau perubahan perilaku dari penerima pesan?Ay Hal ini bisa melibatkan survei atau wawancara kepada anggota grup untuk memahami dampak nyata dari komunikasi. Kedua, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif. Penelitian saat ini terfokus pada satu grup WhatsApp skripsi. Dengan membandingkan pola tindak tutur dalam grup ini dengan grup WhatsApp lain yang memiliki konteks berbedaAimisalnya, grup mahasiswa non-akademik, grup diskusi dosen, atau bahkan komunikasi tatap muka antara pembimbing dan mahasiswaAikita bisa mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang signifikan. Ini akan membantu kita memahami apakah jenis tindak tutur tertentu lebih dominan di lingkungan akademik digital atau apakah ada pola universal. Ketiga, sangat penting untuk mengeksplorasi secara lebih rinci bagaimana karakteristik unik dari media komunikasi WhatsApp itu sendiri membentuk tindak tutur yang digunakan. Misalnya, apakah penggunaan emoji, stiker, atau fitur balasan langsung di WhatsApp memengaruhi cara mahasiswa mengekspresikan tindak asertif, direktif, atau ekspresif? Bagaimana sifat komunikasi tertulis dan asinkron di grup memengaruhi strategi kesopanan atau kejelasan dalam tuturan? Penelitian ini bisa menjawab: AuBagaimana fitur spesifik WhatsApp dan sifat asinkronnya memodifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur dalam konteks bimbingan skripsi?Ay Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan wawasan yang lebih kaya tentang pragmatik dalam era digital.. Dengan hasil penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat membawa manfaat bagi peneliti lain dalam mengkaji tindak tutur dan dapat dijadikan referensi peneliti lainnya.Dalam penelitian ini, penelitia berusaha untuk memperkaya khazanah ilmu di lingkungan Prodi P-BSI tidak hanya penelitian dari sisi budaya, penelitian bahasa juga dapat menambah wawasan dan warna Civitas akademika di kampus ini maupun luar kampus Menganalisis tindak tutur menarik untuk mengkaji ujaran di program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia,STKIP Yapis Dompu. Umumnya penelitian yang dilakukan di sini adalah tentang kebudayaan, kebahasaan lainya dan pendidikan. Kemudian analisis tindak tutur ini memperkaya penelitian di STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tuturan menurut jenis tindak tutur yang dilakukan oleh mahasiswa P-BSI dan mendeskripsikan fungsi tuturan. Objek penelitian ini adalah Grup skripsi mahasiswa skripsi 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang dilakukan dapat diklasifikasikan menjadi tindak lokusi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-9c7ee.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-9c7ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-9c7ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-9c7ee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-e9f74.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-e9f74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-e9f74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-e9f74.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52736-mahasiswa-skripsi-program-studi-persenta" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024" target="_blank">Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi Pada Whatsapp Grup Skripsi Mahasiswa P-Bsi 2024</a>: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa. Untuk memperdalam pemahaman kita tentang dinamika komunikasi digital, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, studi ke depan dapat lebih fokus menganalisis tindak tutur perlokusi secara mendalam. Meskipun konsepnya telah diperkenalkan, penelitian ini belum secara rinci menjelaskan bagaimana ujaran di grup WhatsApp tersebut secara spesifik mempengaruhi tindakan, pemikiran, atau emosi anggota grup lainnya. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: AuBagaimana tindak tutur perlokusi yang diucapkan dalam grup WhatsApp skripsi mahasiswa secara konkret memicu respons atau perubahan perilaku dari penerima pesan?Ay Hal ini bisa melibatkan survei atau wawancara kepada anggota grup untuk memahami dampak nyata dari komunikasi. Kedua, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif. Penelitian saat ini terfokus pada satu grup WhatsApp skripsi. Dengan membandingkan pola tindak tutur dalam grup ini dengan grup WhatsApp lain yang memiliki konteks berbedaAimisalnya, grup mahasiswa non-akademik, grup diskusi dosen, atau bahkan komunikasi tatap muka antara pembimbing dan mahasiswaAikita bisa mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang signifikan. Ini akan membantu kita memahami apakah jenis tindak tutur tertentu lebih dominan di lingkungan akademik digital atau apakah ada pola universal. Ketiga, sangat penting untuk mengeksplorasi secara lebih rinci bagaimana karakteristik unik dari media komunikasi WhatsApp itu sendiri membentuk tindak tutur yang digunakan. Misalnya, apakah penggunaan emoji, stiker, atau fitur balasan langsung di WhatsApp memengaruhi cara mahasiswa mengekspresikan tindak asertif, direktif, atau ekspresif? Bagaimana sifat komunikasi tertulis dan asinkron di grup memengaruhi strategi kesopanan atau kejelasan dalam tuturan? Penelitian ini bisa menjawab: AuBagaimana fitur spesifik WhatsApp dan sifat asinkronnya memodifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur dalam konteks bimbingan skripsi?Ay Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan wawasan yang lebih kaya tentang pragmatik dalam era digital..
<br>Dengan hasil penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat membawa manfaat bagi peneliti lain dalam mengkaji tindak tutur dan dapat dijadikan referensi peneliti lainnya.Dalam penelitian ini, penelitia berusaha untuk memperkaya khazanah ilmu di lingkungan Prodi P-BSI tidak hanya penelitian dari sisi budaya, penelitian bahasa juga dapat menambah wawasan dan warna Civitas akademika di kampus ini maupun luar kampus
<br>Menganalisis tindak tutur menarik untuk mengkaji ujaran di program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia,STKIP Yapis Dompu. Umumnya penelitian yang dilakukan di sini adalah tentang kebudayaan, kebahasaan lainya dan pendidikan. Kemudian analisis tindak tutur ini memperkaya penelitian di STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tuturan menurut jenis tindak tutur yang dilakukan oleh mahasiswa P-BSI dan mendeskripsikan fungsi tuturan. Objek penelitian ini adalah Grup skripsi mahasiswa skripsi 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang dilakukan dapat diklasifikasikan menjadi tindak lokusi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp" type="image/webp" length="83824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-9c7ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-e9f74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mahasiswa-skripsi-program-studi-persentase-non-uja-thumb-0a126.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3026-jompu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12424-jurnal-pendidikan-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52720-hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-o</link>
	<guid isPermaLink="false">f1407f469c5d42a298c435c67a5c6fc4</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:03:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas penerapan model Deep Learning melalui Siklus 5E pada beberapa SMA di wilayah berbeda dengan sampel yang lebih besar untuk menguji konsistensi hasil dan faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitasnya; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material: Penelitian selanjutnya dapat memperluas penerapan model Deep Learning melalui Siklus 5E pada beberapa SMA di wilayah berbeda dengan sampel yang lebih besar untuk menguji konsistensi hasil dan faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitasnya; selanjutnya, dapat dieksplorasi integrasi teknologi digital seperti realitas virtual atau aplikasi interaktif ke dalam tahap Explore dan Elaborate Siklus 5E guna meningkatkan keterlibatan siswa dalam mempelajari isu kependudukan secara visual dan praktis; terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pendekatan ini terhadap perkembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi, motivasi belajar, dan kemandirian akademik siswa selama beberapa tahun setelah intervensi.. Implementasi pembelajaran geografi tentang isu kependudukan dengan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta memotivasi mereka menjadi lebih aktif dalam proses belajar.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendekatan tersebut membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif yang berakar pada makna pembelajaran dan kesadaran pentingnya pembelajaran pada siswa kelas XIAc2 SMA Islam Nusantara.Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan adaptasi siswa terhadap Deep Learning serta membangun budaya belajar mandiri yang memungkinkan siswa menyusun pengetahuan secara sadar tanpa bergantung pada bantuan guru secara dominan Prestasi rendah pada mata pelajaran Geografi mengenai isu kependudukan pada siswa kelas XIAc2 SMA Islam Nusantara mendorong penerapan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi serta soal preActest dan postActest. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten pada skor rataAcrata pencapaian belajar, yaitu dari 74 pada preAcsiklus menjadi 81 pada Siklus I, dan mencapai 87 pada Siklus II. Selain itu, implementasi pendekatan Deep Learning meningkat sebesar 0,86, sedangkan implementasi model Siklus 5E... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" alt="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-51c91.webp" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-51c91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-51c91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-51c91.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" alt="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-469a8.webp" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-469a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-469a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-469a8.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" alt="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52720-hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-o" title="JURIS - Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material" target="_blank">Implementation of Deep Learning through the 5E Cycle Learning Model on Population Problems Material</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas penerapan model Deep Learning melalui Siklus 5E pada beberapa SMA di wilayah berbeda dengan sampel yang lebih besar untuk menguji konsistensi hasil dan faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitasnya; selanjutnya, dapat dieksplorasi integrasi teknologi digital seperti realitas virtual atau aplikasi interaktif ke dalam tahap Explore dan Elaborate Siklus 5E guna meningkatkan keterlibatan siswa dalam mempelajari isu kependudukan secara visual dan praktis; terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pendekatan ini terhadap perkembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi, motivasi belajar, dan kemandirian akademik siswa selama beberapa tahun setelah intervensi..
<br>Implementasi pembelajaran geografi tentang isu kependudukan dengan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta memotivasi mereka menjadi lebih aktif dalam proses belajar.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendekatan tersebut membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif yang berakar pada makna pembelajaran dan kesadaran pentingnya pembelajaran pada siswa kelas XIAc2 SMA Islam Nusantara.Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan adaptasi siswa terhadap Deep Learning serta membangun budaya belajar mandiri yang memungkinkan siswa menyusun pengetahuan secara sadar tanpa bergantung pada bantuan guru secara dominan
<br>Prestasi rendah pada mata pelajaran Geografi mengenai isu kependudukan pada siswa kelas XIAc2 SMA Islam Nusantara mendorong penerapan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan Deep Learning melalui model Siklus 5E dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi serta soal preActest dan postActest. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten pada skor rataAcrata pencapaian belajar, yaitu dari 74 pada preAcsiklus menjadi 81 pada Siklus I, dan mencapai 87 pada Siklus II. Selain itu, implementasi pendekatan Deep Learning meningkat sebesar 0,86, sedangkan implementasi model Siklus 5E...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp" type="image/webp" length="106830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-21203.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-51c91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/hybrid-deep-learning-model-mahasiswa-lembar-observ-thumb-469a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-449-uin-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17726-j-pips-jurnal-pendidikan-ilmu-pengetahuan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 03 Jul 2026 16:39:25 +0700. 24 items. Served in: 6.864 seconds [rss] -->
