<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 07:51:35 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 07:51:35 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-03T07:51:35+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Occupational Safety through Safety Talk Evidence from Palm Oil Processing Industry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Occupational Safety through Safety Talk Evidence from Palm Oil Processing Industry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Occupational Safety through Safety Talk Evidence from Palm Oil Processing Industry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44709-historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-man</link>
	<guid isPermaLink="false">5a9f8ce1c68ef9a49f2277793ec7dba3</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 07:07:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ojs ukim ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,ojs,ukim,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman kita tentang penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor konstruksi Indonesia. Salah satu arah studi yang krusial adalah dengan menggali model implementasi K3 yang paling efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman kita tentang penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor konstruksi Indonesia. Salah satu arah studi yang krusial adalah dengan menggali model implementasi K3 yang paling efektif dan adaptif khusus untuk proyek konstruksi berskala kecil. Mengingat studi ini menemukan bahwa implementasi K3 pada proyek kecil masih minim, penelitian dapat fokus pada identifikasi strategi yang mampu mengatasi keterbatasan pengetahuan, anggaran, serta sumber daya yang seringkali menjadi kendala utama bagi kontraktor kecil. Bagaimana kebijakan dan insentif yang dirancang khusus dapat mendorong kepatuhan mereka juga perlu diinvestigasi. Selanjutnya, penting untuk meneliti efektivitas program pelatihan K3 yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan budaya pekerja di lapangan. Studi dapat menguji apakah metode pelatihan inovatif, seperti simulasi praktis atau gamifikasi, secara signifikan meningkatkan kesadaran, pemahaman identifikasi risiko, dan kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) serta prosedur darurat. Terakhir, penelitian dapat menganalisis secara mendalam hubungan antara investasi K3 dengan dampak ekonomisnya, termasuk peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya operasional akibat insiden kerja. Ini akan memberikan bukti empiris mengenai manfaat finansial K3, mendorong perusahaan, besar maupun kecil, untuk memprioritaskan aspek ini. Selain itu, mengevaluasi efektivitas pengawasan pemerintah dan regulasi yang ada dalam menjamin terlaksananya K3 secara merata di semua tingkatan proyek konstruksi nasional juga merupakan area riset yang menjanjikan.. Pelaksanaan manajemen K3 pada proyek di Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi, di mana proyek berskala besar umumnya telah menerapkannya dengan baik untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.Namun, pada proyek berskala kecil, implementasi K3 masih sangat minim.Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat utama seperti kurangnya pengetahuan pekerja, minimnya pelatihan dan anggaran K3, serta lingkungan yang kurang mendukung Perusahaan kontruksi memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan bahaya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajamen K3 pada proyek kontruksi di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu melalui studi literatur dengan menelaah beberapa proyek kontruksi di Indonesia dan analisis penerapan prinsip K3 yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 5 proyek kontruksi di Indonesia telah menerapkan manajemen K3 dengan cukup baik, adapun sisanya masih sangat minim akibat kurangnya pengetahuan pekerja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" alt="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-d4001.webp" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-d4001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-d4001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-d4001.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" alt="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-232da.webp" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-232da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-232da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-232da.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" alt="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44709-historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-man" title="JURIS - Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry" target="_blank">Enhancing Occupational Safety through Safety Talk: Evidence from Palm Oil Processing Industry</a>: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman kita tentang penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor konstruksi Indonesia. Salah satu arah studi yang krusial adalah dengan menggali model implementasi K3 yang paling efektif dan adaptif khusus untuk proyek konstruksi berskala kecil. Mengingat studi ini menemukan bahwa implementasi K3 pada proyek kecil masih minim, penelitian dapat fokus pada identifikasi strategi yang mampu mengatasi keterbatasan pengetahuan, anggaran, serta sumber daya yang seringkali menjadi kendala utama bagi kontraktor kecil. Bagaimana kebijakan dan insentif yang dirancang khusus dapat mendorong kepatuhan mereka juga perlu diinvestigasi. Selanjutnya, penting untuk meneliti efektivitas program pelatihan K3 yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan budaya pekerja di lapangan. Studi dapat menguji apakah metode pelatihan inovatif, seperti simulasi praktis atau gamifikasi, secara signifikan meningkatkan kesadaran, pemahaman identifikasi risiko, dan kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) serta prosedur darurat. Terakhir, penelitian dapat menganalisis secara mendalam hubungan antara investasi K3 dengan dampak ekonomisnya, termasuk peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya operasional akibat insiden kerja. Ini akan memberikan bukti empiris mengenai manfaat finansial K3, mendorong perusahaan, besar maupun kecil, untuk memprioritaskan aspek ini. Selain itu, mengevaluasi efektivitas pengawasan pemerintah dan regulasi yang ada dalam menjamin terlaksananya K3 secara merata di semua tingkatan proyek konstruksi nasional juga merupakan area riset yang menjanjikan..
<br>Pelaksanaan manajemen K3 pada proyek di Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi, di mana proyek berskala besar umumnya telah menerapkannya dengan baik untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.Namun, pada proyek berskala kecil, implementasi K3 masih sangat minim.Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat utama seperti kurangnya pengetahuan pekerja, minimnya pelatihan dan anggaran K3, serta lingkungan yang kurang mendukung
<br>Perusahaan kontruksi memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan bahaya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajamen K3 pada proyek kontruksi di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu melalui studi literatur dengan menelaah beberapa proyek kontruksi di Indonesia dan analisis penerapan prinsip K3 yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 5 proyek kontruksi di Indonesia telah menerapkan manajemen K3 dengan cukup baik, adapun sisanya masih sangat minim akibat kurangnya pengetahuan pekerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp" type="image/webp" length="87860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-40525.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-d4001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/historis-proyek-konstruksi-sistem-manajemen-k3-pen-thumb-232da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-130-ukim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1325-karya-kesehatan-siwalima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care CoC Midwifery ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care CoC Midwifery ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care CoC Midwifery ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44710-postpartum-care-continuity-midwifery</link>
	<guid isPermaLink="false">ac9e58d06bcd16fddcf7eacb28a346d5</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 07:05:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ojs ukim ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,ojs,ukim,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis alam dalam mengurangi tingkat nyeri selama persalinan, dengan mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan individu ibu hamil. Selain itu, studi komparatif dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis alam dalam mengurangi tingkat nyeri selama persalinan, dengan mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan individu ibu hamil. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan hasil kehamilan dan persalinan antara ibu yang menerima perawatan Continuity of Care (CoC) dengan mereka yang menerima perawatan standar, guna mengidentifikasi manfaat tambahan dari pendekatan CoC. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil dan bidan mengenai implementasi CoC, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan program ini, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternitas secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung implementasi CoC secara luas dan meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia.. The implementation of Continuity of Care (CoC) for Mrs.D was successfully carried out, covering the third trimester of pregnancy, labor, newborn care, postpartum care, and family planning services.Monitoring results indicate that the entire reproductive process for both patients progressed physiologically without complications.Overall, the Continuity of Care approach proved effective in ensuring a safe reproductive process and supporting informed decision-making in family planning Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are key indicators of a nation's health status. Elevated rates are often associated with unmonitored complications during pregnancy and childbirth. The Continuity of Care (CoC) approach provides a continuous care model that enables early detection of potential complications through sustained relationships between midwives and patients. This study aims to provide comprehensive midwifery care to Mrs. Y (41 years old) and Mrs. D (22 years old), encompassing the third trimester of pregnancy, labor, newborn care, postpartum care, and family planning services. The research... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-922fb.webp" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-922fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-922fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-922fb.webp 1x" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" alt="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-9fd23.webp" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-9fd23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-9fd23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-9fd23.webp 1x" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" alt="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp 1x" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" alt="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44710-postpartum-care-continuity-midwifery" title="JURIS - Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery" target="_blank">Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis alam dalam mengurangi tingkat nyeri selama persalinan, dengan mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan individu ibu hamil. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan hasil kehamilan dan persalinan antara ibu yang menerima perawatan Continuity of Care (CoC) dengan mereka yang menerima perawatan standar, guna mengidentifikasi manfaat tambahan dari pendekatan CoC. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil dan bidan mengenai implementasi CoC, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan program ini, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternitas secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung implementasi CoC secara luas dan meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia..
<br>The implementation of Continuity of Care (CoC) for Mrs.D was successfully carried out, covering the third trimester of pregnancy, labor, newborn care, postpartum care, and family planning services.Monitoring results indicate that the entire reproductive process for both patients progressed physiologically without complications.Overall, the Continuity of Care approach proved effective in ensuring a safe reproductive process and supporting informed decision-making in family planning
<br>Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are key indicators of a nation's health status. Elevated rates are often associated with unmonitored complications during pregnancy and childbirth. The Continuity of Care (CoC) approach provides a continuous care model that enables early detection of potential complications through sustained relationships between midwives and patients. This study aims to provide comprehensive midwifery care to Mrs. Y (41 years old) and Mrs. D (22 years old), encompassing the third trimester of pregnancy, labor, newborn care, postpartum care, and family planning services. The research...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp" type="image/webp" length="88784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-922fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-9fd23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/postpartum-care-continuity-midwifery-pregnancy-new-thumb-e90aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-130-ukim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1325-karya-kesehatan-siwalima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract Sonneratia alba Against Staphylococcus aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract Sonneratia alba Against Staphylococcus aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract Sonneratia alba Against Staphylococcus aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44707-formulasi-patch-infus-daun-sonneratia</link>
	<guid isPermaLink="false">6289fb59bc92ea1a02f1735ec335c754</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 06:37:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ojs ukim ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,ojs,ukim,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian untuk mengembangkan dan menguji stabilitas formulasi patch jerawat mengandung ekstrak Sonneratia alba dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu dan kelembapan berbeda) selama periode waktu tertentu guna menentukan umur simpan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus: Pertama, perlu penelitian untuk mengembangkan dan menguji stabilitas formulasi patch jerawat mengandung ekstrak Sonneratia alba dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu dan kelembapan berbeda) selama periode waktu tertentu guna menentukan umur simpan dan integritas fisik-kimia produk. Kedua, diperlukan studi evaluasi toksisitas kulit seperti uji iritasi primer atau uji sensitivitas pada model in vivo atau eks vivo untuk memastikan keamanan penggunaan jangka panjang terhadap kulit manusia. Ketiga, penting dilakukan penelitian kuantifikasi senyawa bioaktif utama (alkaloid, flavonoid, steroid) dalam patch menggunakan teknik HPLC atau spektrofotometri UV-Vis, serta menganalisis profil pelepasan zat aktif secara in vitro untuk memahami kinetika rilis dan optimalisasi dosis terapeutik.. Formulasi patch jerawat mengandung ekstrak daun Sonneratia alba pada konsentrasi 5%, 7,5%, dan 10% memenuhi semua parameter kualitas fisik yang dievaluasi dan memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami topikal.Formulasi F3 (10%) menunjukkan aktivitas antibakteri paling tinggi terhadap Staphylococcus aureus dengan zona hambat 18,5 A 0,58 mm, termasuk kategori kuat.Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan terapi anti-jerawat berbasis alam yang berkelanjutan dan efektif, meskipun perlu uji lanjutan mengenai stabilitas, keamanan, dan konsistensi kandungan senyawa aktif Indonesia memiliki potensi sumber daya alam hayati yang signifikan, termasuk tanaman bakau yang dikenal mengandung senyawa bioaktif bernilai farmakologis. Salah satu spesies bakau, Sonneratia alba, mengandung flavonoid, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi patch jerawat berbasis ekstrak daun Sonneratia alba dan mengevaluasi karakteristik fisik serta aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen laboratorium dengan konsentrasi ekstrak 5% (F1), 7,5% (F2), dan 10% (F3), serta kontrol negatif (F0) dan kontrol positif (ekstrak murni). Evaluasi meliputi sifat organoleptik, pH, keseragaman bobot,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-6b3dd.webp" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-6b3dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-6b3dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-6b3dd.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-0e097.webp" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-0e097.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-0e097.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-0e097.webp 1x" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" alt="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44707-formulasi-patch-infus-daun-sonneratia" title="JURIS - Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus" target="_blank">Formulation and Antibacterial Activity Testing of Acne Patch Containing Mangrove Leaf Extract (Sonneratia alba) Against Staphylococcus aureus</a>: Pertama, perlu penelitian untuk mengembangkan dan menguji stabilitas formulasi patch jerawat mengandung ekstrak Sonneratia alba dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu dan kelembapan berbeda) selama periode waktu tertentu guna menentukan umur simpan dan integritas fisik-kimia produk. Kedua, diperlukan studi evaluasi toksisitas kulit seperti uji iritasi primer atau uji sensitivitas pada model in vivo atau eks vivo untuk memastikan keamanan penggunaan jangka panjang terhadap kulit manusia. Ketiga, penting dilakukan penelitian kuantifikasi senyawa bioaktif utama (alkaloid, flavonoid, steroid) dalam patch menggunakan teknik HPLC atau spektrofotometri UV-Vis, serta menganalisis profil pelepasan zat aktif secara in vitro untuk memahami kinetika rilis dan optimalisasi dosis terapeutik..
<br>Formulasi patch jerawat mengandung ekstrak daun Sonneratia alba pada konsentrasi 5%, 7,5%, dan 10% memenuhi semua parameter kualitas fisik yang dievaluasi dan memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami topikal.Formulasi F3 (10%) menunjukkan aktivitas antibakteri paling tinggi terhadap Staphylococcus aureus dengan zona hambat 18,5 A 0,58 mm, termasuk kategori kuat.Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan terapi anti-jerawat berbasis alam yang berkelanjutan dan efektif, meskipun perlu uji lanjutan mengenai stabilitas, keamanan, dan konsistensi kandungan senyawa aktif
<br>Indonesia memiliki potensi sumber daya alam hayati yang signifikan, termasuk tanaman bakau yang dikenal mengandung senyawa bioaktif bernilai farmakologis. Salah satu spesies bakau, Sonneratia alba, mengandung flavonoid, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi patch jerawat berbasis ekstrak daun Sonneratia alba dan mengevaluasi karakteristik fisik serta aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen laboratorium dengan konsentrasi ekstrak 5% (F1), 7,5% (F2), dan 10% (F3), serta kontrol negatif (F0) dan kontrol positif (ekstrak murni). Evaluasi meliputi sifat organoleptik, pH, keseragaman bobot,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp" type="image/webp" length="173460" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-d92eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-6b3dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/formulasi-patch-infus-daun-sonneratia-alba-crab-ap-thumb-0e097.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-130-ukim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1325-karya-kesehatan-siwalima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44697-slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi</link>
	<guid isPermaLink="false">ed4bee6e42c86837900c34883a83e836</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 06:20:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anita kurnia ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran elmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,elmi,full,imran,issue,kurnia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi SLiMS 9 Bulian dengan platform pembelajaran digital yang digunakan oleh SMA Negeri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi SLiMS 9 Bulian dengan platform pembelajaran digital yang digunakan oleh SMA Negeri 17 Palembang, seperti Google Classroom atau Moodle, untuk memfasilitasi akses sumber daya perpustakaan langsung dari lingkungan belajar siswa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SLiMS 9 Bulian dengan sistem manajemen perpustakaan lainnya dalam konteks sekolah menengah atas, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, kemudahan penggunaan, dan fitur yang tersedia. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi siswa dan guru terhadap penggunaan SLiMS 9 Bulian, termasuk dampak terhadap minat baca dan kemampuan literasi informasi mereka, sehingga dapat memberikan masukan untuk pengembangan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kapasitas petugas perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang dalam mengelola perpustakaan melalui implementasi SLiMS 9 Bulian.Pelatihan yang mencakup pendaftaran subdomain, instalasi, konfigurasi, manajemen keanggotaan, bibliografi, sirkulasi, dan laporan telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang fungsi dan pemanfaatan optimal sistem informasi perpustakaan.Migrasi data dari Aplikasi CIP menjadi langkah penting yang berhasil diatasi, memastikan kelancaran transisi ke SLiMS 9 Bulian Kegiatan pengabdian ini membahas implementasi SLiMS 9 Bulian untuk optimalisasi perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang. Melalui pelatihan intensif, petugas perpustakaan memperoleh pemahaman mendalam tentang daftar subdomain, termasuk instalasi SLiMS, konfigurasi, manajemen keanggotaan, bibliografi, sirkulasi, dan laporan. Proses migrasi data dari Aplikasi CIP juga berhasil dilaksanakan. Hasilnya, perpustakaan kini dapat mengelola koleksi dengan lebih efisien, dan meningkatkan aksesibilitas informasi. Adopsi SLiMS 9 Bulian membawa dampak positif pada layanan perpustakaan, memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan efektivitas operasional dan peningkatan literasi di SMA Negeri 17 Palembang. Rekomendasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" alt="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-3208a.webp" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-3208a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-3208a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-3208a.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" alt="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-2b29b.webp" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-2b29b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-2b29b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-2b29b.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" alt="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44697-slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi" title="JURIS - Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian" target="_blank">Optimalisasi Perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang menggunakan SLiMS 9 Bulian</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi SLiMS 9 Bulian dengan platform pembelajaran digital yang digunakan oleh SMA Negeri 17 Palembang, seperti Google Classroom atau Moodle, untuk memfasilitasi akses sumber daya perpustakaan langsung dari lingkungan belajar siswa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas SLiMS 9 Bulian dengan sistem manajemen perpustakaan lainnya dalam konteks sekolah menengah atas, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, kemudahan penggunaan, dan fitur yang tersedia. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi siswa dan guru terhadap penggunaan SLiMS 9 Bulian, termasuk dampak terhadap minat baca dan kemampuan literasi informasi mereka, sehingga dapat memberikan masukan untuk pengembangan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna..
<br>Kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kapasitas petugas perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang dalam mengelola perpustakaan melalui implementasi SLiMS 9 Bulian.Pelatihan yang mencakup pendaftaran subdomain, instalasi, konfigurasi, manajemen keanggotaan, bibliografi, sirkulasi, dan laporan telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang fungsi dan pemanfaatan optimal sistem informasi perpustakaan.Migrasi data dari Aplikasi CIP menjadi langkah penting yang berhasil diatasi, memastikan kelancaran transisi ke SLiMS 9 Bulian
<br>Kegiatan pengabdian ini membahas implementasi SLiMS 9 Bulian untuk optimalisasi perpustakaan SMA Negeri 17 Palembang. Melalui pelatihan intensif, petugas perpustakaan memperoleh pemahaman mendalam tentang daftar subdomain, termasuk instalasi SLiMS, konfigurasi, manajemen keanggotaan, bibliografi, sirkulasi, dan laporan. Proses migrasi data dari Aplikasi CIP juga berhasil dilaksanakan. Hasilnya, perpustakaan kini dapat mengelola koleksi dengan lebih efisien, dan meningkatkan aksesibilitas informasi. Adopsi SLiMS 9 Bulian membawa dampak positif pada layanan perpustakaan, memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan efektivitas operasional dan peningkatan literasi di SMA Negeri 17 Palembang. Rekomendasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp" type="image/webp" length="86962" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-20f94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-3208a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/slims-perpustakaan-cip-sistem-manajemen-integrasi-thumb-2b29b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-677-mdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1316-fordicate.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44703-microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-ex</link>
	<guid isPermaLink="false">fb9cd4c22852a42c7a77ada30dccfe15</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 06:07:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anita kurnia ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran elmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,elmi,full,imran,issue,kurnia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana efektivitas penggunaan sistem berbasis Excel dibandingkan dengan sistem inventori berbasis web dalam meningkatkan akurasi data stok dan kepuasan pelanggan di usaha kopi berbasis UMKM? Apakah adopsi pelatihan pengelolaan stok menggunakan Excel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji: Bagaimana efektivitas penggunaan sistem berbasis Excel dibandingkan dengan sistem inventori berbasis web dalam meningkatkan akurasi data stok dan kepuasan pelanggan di usaha kopi berbasis UMKM? Apakah adopsi pelatihan pengelolaan stok menggunakan Excel dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan menurunkan tingkat kesalahan pencatatan pada CV Kopi Biji, dan faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya? Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi modul Excel dengan perangkat lunak akuntansi sederhana terhadap pengambilan keputusan strategi persediaan di usaha kopi kecil berskala regional.. Sistem pengelolaan bahan baku dan barang jadi yang masih menggunakan buku menyebabkan ketidakakuratan data karena sering terjadi perbedaan data laporan dengan jumlah barang yang tersedia secara fisik.Karena belum adanya sistem komputer yang mendukung, penulis mengusulkan untuk memanfaatkan Microsoft Excel dalam membantu pengelolaan bahan mentah dan barang jadi karena pendataan dan pencatatan menggunakan Excel membantu dalam perhitungan manajemen stok barang menjadi lebih mudah karena otomatis terhitung menggunakan rumus yang telah dibuat.Meskipun pengelolaan bahan mentah dan barang jadi masih menggunakan cara yang sederhana, diharapkan di masa depan pihak CV Kopi Biji dapat menerapkan penggunaan aplikasi pengelolaan stok bahan mentah dan barang jadi agar dapat digunakan secara berkelanjutan untuk menunjang kegiatan operasional usaha Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, pengelolaan yang efisien terhadap stok bahan mentah dan barang jadi menjadi krusial untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan. CV Kopi Biji merupakan usaha UMKM yang bergerak di bidang usaha penjualan kopi. Dalam kegiatannya saat ini, Kopi Biji belum memiliki cara dalam pengelolaan stok bahan mentah dan barang jadi, sehingga membuat Kopi Biji menghadapi kendala dalam pengelolaan stok. Untuk menunjang kemampuan karyawan dalam mengelola stok, maka diberikan pelatihan pengolahan data stok menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" alt="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-f3f30.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-f3f30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-f3f30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-f3f30.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" alt="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8a083.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8a083.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8a083.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8a083.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" alt="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44703-microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-ex" title="JURIS - Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji" target="_blank">Pelatihan Pengolahan Data Stok Bahan Mentah dan Barang Jadi Menggunakan Excel Pada CV Kopi Biji</a>: Bagaimana efektivitas penggunaan sistem berbasis Excel dibandingkan dengan sistem inventori berbasis web dalam meningkatkan akurasi data stok dan kepuasan pelanggan di usaha kopi berbasis UMKM? Apakah adopsi pelatihan pengelolaan stok menggunakan Excel dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan menurunkan tingkat kesalahan pencatatan pada CV Kopi Biji, dan faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya? Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi modul Excel dengan perangkat lunak akuntansi sederhana terhadap pengambilan keputusan strategi persediaan di usaha kopi kecil berskala regional..
<br>Sistem pengelolaan bahan baku dan barang jadi yang masih menggunakan buku menyebabkan ketidakakuratan data karena sering terjadi perbedaan data laporan dengan jumlah barang yang tersedia secara fisik.Karena belum adanya sistem komputer yang mendukung, penulis mengusulkan untuk memanfaatkan Microsoft Excel dalam membantu pengelolaan bahan mentah dan barang jadi karena pendataan dan pencatatan menggunakan Excel membantu dalam perhitungan manajemen stok barang menjadi lebih mudah karena otomatis terhitung menggunakan rumus yang telah dibuat.Meskipun pengelolaan bahan mentah dan barang jadi masih menggunakan cara yang sederhana, diharapkan di masa depan pihak CV Kopi Biji dapat menerapkan penggunaan aplikasi pengelolaan stok bahan mentah dan barang jadi agar dapat digunakan secara berkelanjutan untuk menunjang kegiatan operasional usaha
<br>Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, pengelolaan yang efisien terhadap stok bahan mentah dan barang jadi menjadi krusial untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan. CV Kopi Biji merupakan usaha UMKM yang bergerak di bidang usaha penjualan kopi. Dalam kegiatannya saat ini, Kopi Biji belum memiliki cara dalam pengelolaan stok bahan mentah dan barang jadi, sehingga membuat Kopi Biji menghadapi kendala dalam pengelolaan stok. Untuk menunjang kemampuan karyawan dalam mengelola stok, maka diberikan pelatihan pengolahan data stok menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp" type="image/webp" length="147970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8299f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-f3f30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/microsoft-excel-pengolahan-data-lunak-akurasi-mode-thumb-8a083.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-677-mdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1316-fordicate.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determination Young Athletes in Improving Perfomance Teamwork and Training Consistency Literature Review Sport Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determination Young Athletes in Improving Perfomance Teamwork and Training Consistency Literature Review Sport Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determination Young Athletes in Improving Perfomance Teamwork and Training Consistency Literature Review Sport Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44692-teamwork-training-consistency-performance-improvin</link>
	<guid isPermaLink="false">09dcaed7eb1610e1dffcbfc94c716a7d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:56:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor lain yang memengaruhi performa atlet muda, seperti peran dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar, serta pengaruh kondisi psikologis seperti tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determination Young Athletes' in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education): Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor lain yang memengaruhi performa atlet muda, seperti peran dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar, serta pengaruh kondisi psikologis seperti tingkat stres dan kepercayaan diri. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai metode pelatihan teamwork pada kelompok atlet yang berbeda, misalnya berdasarkan jenis olahraga atau tingkat usia, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal. Terakhir, penelitian kualitatif yang mendalam, seperti wawancara dengan atlet, pelatih, dan psikolog olahraga, dapat memberikan wawasan yang lebih kaya mengenai pengalaman dan persepsi mereka terkait pentingnya kerjasama tim dan konsistensi latihan dalam mencapai performa puncak, serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kedua aspek tersebut secara efektif.. This study aims to determine whether athlete performance has an effect on improving fitness, training consistency, teamwork and mentality.Based on the article's questions, the following conclusions can be drawn from this study.1) Athlete performance plays a role in teamwork, 2) Athlete performance plays a role in training consistency Literature review of teamwork determination, training consistency plays a role in athlete performance is a scientific article with the aim of analyzing whether athlete performance plays a role in teamwork and training consistency. Qualitative approach method with literature review method to explore and analyze the relationship between teamwork, training consistency, and athlete performance. The results of this article are: 1) Athlete performance plays a role in teamwork, 2) Athlete performance plays a role in training consistency. Apart from these 2 exogenous variables that affect the endogenous variable Athlete Performance, there are many other factors including discipline, character formation, physical activity. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-f73ae.webp" title="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-f73ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-f73ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-f73ae.webp 1x" title="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" alt="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp" title="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp 1x" title="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" alt="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44692-teamwork-training-consistency-performance-improvin" title="JURIS - Determination Young Athletes&#039; in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)" target="_blank">Determination Young Athletes' in Improving Perfomance: Teamwork and Training Consistency (Literature Review Sport Education)</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor lain yang memengaruhi performa atlet muda, seperti peran dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar, serta pengaruh kondisi psikologis seperti tingkat stres dan kepercayaan diri. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai metode pelatihan teamwork pada kelompok atlet yang berbeda, misalnya berdasarkan jenis olahraga atau tingkat usia, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal. Terakhir, penelitian kualitatif yang mendalam, seperti wawancara dengan atlet, pelatih, dan psikolog olahraga, dapat memberikan wawasan yang lebih kaya mengenai pengalaman dan persepsi mereka terkait pentingnya kerjasama tim dan konsistensi latihan dalam mencapai performa puncak, serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kedua aspek tersebut secara efektif..
<br>This study aims to determine whether athlete performance has an effect on improving fitness, training consistency, teamwork and mentality.Based on the article's questions, the following conclusions can be drawn from this study.1) Athlete performance plays a role in teamwork, 2) Athlete performance plays a role in training consistency
<br>Literature review of teamwork determination, training consistency plays a role in athlete performance is a scientific article with the aim of analyzing whether athlete performance plays a role in teamwork and training consistency. Qualitative approach method with literature review method to explore and analyze the relationship between teamwork, training consistency, and athlete performance. The results of this article are: 1) Athlete performance plays a role in teamwork, 2) Athlete performance plays a role in training consistency. Apart from these 2 exogenous variables that affect the endogenous variable Athlete Performance, there are many other factors including discipline, character formation, physical activity.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp" type="image/webp" length="104526" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-f73ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/teamwork-training-consistency-performance-improvin-thumb-72629.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Palm Oil as a Renewable Energy Source A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Palm Oil as a Renewable Energy Source A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Palm Oil as a Renewable Energy Source A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44706-pelepah-kelapa-sawit-pabrik-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">fba48cd5f90afbe097e4a10afb4d770a</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:47:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rifqi redha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,redha,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi publik terhadap ISPO berkembang di kalangan pemangku kepentingan lokal melalui survei longitudinal, menilai dampak kebijakan ISPO pada praktik keberlanjutan di perkebunan kecil, serta mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi publik terhadap ISPO berkembang di kalangan pemangku kepentingan lokal melalui survei longitudinal, menilai dampak kebijakan ISPO pada praktik keberlanjutan di perkebunan kecil, serta mengkaji efektivitas strategi diplomasi ekonomi Indonesia dalam meningkatkan daya saing minyak kelapa sawit di pasar global, dengan memfokuskan evaluasi kebijakan perdagangan, dampak sosial, dan peningkatan akses ke pasar militer dan properti keberlanjutan yang memadai.. Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tekanan kampanye negatif terkait deforestasi dan isu keberlanjutan.Strategi ISPO, diplomasi ekonomi, dan inovasi teknologi dapat memperkuat citra dan akses pasar internasional.Dengan menerapkan kebijakan ini, Indonesia dapat menempatkan kelapa sawit sebagai komoditas energi terbarukan yang ramah lingkungan Studi ini menganalisis strategi Indonesia dalam mengatasi kampanye negatif terhadap minyak kelapa sawit. Metode kualitatif dengan data sekunder media dianalisis menggunakan NVivo dan Google Collab. Hasil menunjukkan strategi utama melalui ISPO, Forum Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan, diplomasi internasional, dan inovasi teknologi untuk mengubah persepsi global. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp 1x" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" alt="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-c927b.webp" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-c927b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-c927b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-c927b.webp 1x" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" alt="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-32c54.webp" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-32c54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-32c54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-32c54.webp 1x" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" alt="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44706-pelepah-kelapa-sawit-pabrik-sa" title="JURIS - Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns" target="_blank">Palm Oil as a Renewable Energy Source: A Study of IndonesiaAos Strategy In Overcoming Negative Palm Oil Campaigns</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi publik terhadap ISPO berkembang di kalangan pemangku kepentingan lokal melalui survei longitudinal, menilai dampak kebijakan ISPO pada praktik keberlanjutan di perkebunan kecil, serta mengkaji efektivitas strategi diplomasi ekonomi Indonesia dalam meningkatkan daya saing minyak kelapa sawit di pasar global, dengan memfokuskan evaluasi kebijakan perdagangan, dampak sosial, dan peningkatan akses ke pasar militer dan properti keberlanjutan yang memadai..
<br>Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tekanan kampanye negatif terkait deforestasi dan isu keberlanjutan.Strategi ISPO, diplomasi ekonomi, dan inovasi teknologi dapat memperkuat citra dan akses pasar internasional.Dengan menerapkan kebijakan ini, Indonesia dapat menempatkan kelapa sawit sebagai komoditas energi terbarukan yang ramah lingkungan
<br>Studi ini menganalisis strategi Indonesia dalam mengatasi kampanye negatif terhadap minyak kelapa sawit. Metode kualitatif dengan data sekunder media dianalisis menggunakan NVivo dan Google Collab. Hasil menunjukkan strategi utama melalui ISPO, Forum Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan, diplomasi internasional, dan inovasi teknologi untuk mengubah persepsi global.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp" type="image/webp" length="131198" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-990bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-c927b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pelepah-kelapa-sawit-pabrik-tandan-kosong-limbah-c-thumb-32c54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1898-governmentjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16113-jurnal-ilmu-pemerintahan-kajian-ilmu-pemerintahan-politik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue Sar In Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue Sar In Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue Sar In Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44694-operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko</link>
	<guid isPermaLink="false">ed9cd30fea4ac803674fb76feeeb7124</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:40:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rifqi redha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,redha,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas model tata kelola kolaboratif yang diusulkan dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga selama operasi SAR, dengan menilai indikator seperti waktu respons dan kepuasan korban. Kedua, lakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia: Pertama, lakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas model tata kelola kolaboratif yang diusulkan dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga selama operasi SAR, dengan menilai indikator seperti waktu respons dan kepuasan korban. Kedua, lakukan studi komparatif antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Indonesia untuk membandingkan dampak penerapan kebijakan mitigasi risiko pada kesiapsiagaan SAR, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional. Ketiga, evaluasi kontribusi teknologi digital seperti sistem informasi geografis (GIS) dan kecerdasan buatan dalam memprediksi lokasi korban dan mengoptimalkan alokasi sumber daya SAR, serta mengembangkan prototipe aplikasi berbasis mobile yang dapat diakses oleh petugas lapangan dan masyarakat untuk mempercepat pelaporan dan koordinasi realActime.. Kesuksesan operasi SAR tidak hanya ditentukan di fase respons darurat, melainkan juga dipengaruhi oleh kebijakan mitigasi, kesiapsiagaan, dan adaptasi yang dirancang sebelumnya.Pemerintah perlu mengintegrasikan peta risiko bencana ke dalam perencanaan logistik SAR untuk penempatan sumber daya yang lebih tepat.Latihan serba guna bersama BASARNAS, TNI, POLRI, dan BPBD harus dipaksakan untuk memastikan koordinasi lintas lembaga yang kuat, dan mekanisme evaluasi berbasis data setelah bencana diperlukan untuk memperbaiki kebijakan SAR di masa depan Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam karena lokasinya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemerintah menerapkan kebijakan untuk menangani bencana, khususnya dalam konteks operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) tingkat nasional. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tinjauan pustaka, penelitian ini mengevaluasi data dari dokumen kebijakan nasional, referensi akademik, dan teori manajemen bencana Warfield (2008). Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum dan kelembagaan melalui UndangAcUndang No. 24 Tahun 2007 serta keberadaan BNPB dan BASARNAS telah terselenggara, masih ada tantangan besar dalam pelaksanaan. Isu utama meliputi kelemahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-32893.webp" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-32893.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-32893.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-32893.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" alt="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-ed5c3.webp" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-ed5c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-ed5c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-ed5c3.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" alt="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" alt="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44694-operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko" title="JURIS - Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia" target="_blank">Analysis of Government Policy Implementation in Natural Disaster Management Through National Search And Rescue (Sar) In Indonesia</a>: Pertama, lakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas model tata kelola kolaboratif yang diusulkan dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga selama operasi SAR, dengan menilai indikator seperti waktu respons dan kepuasan korban. Kedua, lakukan studi komparatif antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Indonesia untuk membandingkan dampak penerapan kebijakan mitigasi risiko pada kesiapsiagaan SAR, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional. Ketiga, evaluasi kontribusi teknologi digital seperti sistem informasi geografis (GIS) dan kecerdasan buatan dalam memprediksi lokasi korban dan mengoptimalkan alokasi sumber daya SAR, serta mengembangkan prototipe aplikasi berbasis mobile yang dapat diakses oleh petugas lapangan dan masyarakat untuk mempercepat pelaporan dan koordinasi realActime..
<br>Kesuksesan operasi SAR tidak hanya ditentukan di fase respons darurat, melainkan juga dipengaruhi oleh kebijakan mitigasi, kesiapsiagaan, dan adaptasi yang dirancang sebelumnya.Pemerintah perlu mengintegrasikan peta risiko bencana ke dalam perencanaan logistik SAR untuk penempatan sumber daya yang lebih tepat.Latihan serba guna bersama BASARNAS, TNI, POLRI, dan BPBD harus dipaksakan untuk memastikan koordinasi lintas lembaga yang kuat, dan mekanisme evaluasi berbasis data setelah bencana diperlukan untuk memperbaiki kebijakan SAR di masa depan
<br>Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam karena lokasinya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemerintah menerapkan kebijakan untuk menangani bencana, khususnya dalam konteks operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) tingkat nasional. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tinjauan pustaka, penelitian ini mengevaluasi data dari dokumen kebijakan nasional, referensi akademik, dan teori manajemen bencana Warfield (2008). Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum dan kelembagaan melalui UndangAcUndang No. 24 Tahun 2007 serta keberadaan BNPB dan BASARNAS telah terselenggara, masih ada tantangan besar dalam pelaksanaan. Isu utama meliputi kelemahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp" type="image/webp" length="103596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-32893.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-ed5c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/operasi-sar-maritim-komunikasi-risiko-bencana-mana-thumb-c2317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1898-governmentjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16113-jurnal-ilmu-pemerintahan-kajian-ilmu-pemerintahan-politik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adverse Event Myocardial Injury after Non Cardiac Surgery MINS Post Craniectomy in Critical Care ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adverse Event Myocardial Injury after Non Cardiac Surgery MINS Post Craniectomy in Critical Care ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adverse Event Myocardial Injury after Non Cardiac Surgery MINS Post Craniectomy in Critical Care ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44687-manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia</link>
	<guid isPermaLink="false">627af8087230951fb4894026fa2de870</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:26:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ case series ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,report,reports,series]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai cara terbaik untuk mendeteksi cedera jantung setelah operasi non-jantung (MINS), terutama pada pasien yang menjalani operasi otak seperti kraniotomi akibat pendarahan di otak. Mengingat banyak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery (MINS) Post Craniectomy in Critical Care: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai cara terbaik untuk mendeteksi cedera jantung setelah operasi non-jantung (MINS), terutama pada pasien yang menjalani operasi otak seperti kraniotomi akibat pendarahan di otak. Mengingat banyak pasien MINS tidak menunjukkan gejala jelas, perlu diinvestigasi apakah ada jadwal pemeriksaan troponin yang paling efektif dan hemat biaya untuk menemukan MINS secara dini, baik itu pemeriksaan rutin untuk semua atau hanya pada kelompok berisiko tinggi. Selain itu, ada tantangan besar dalam memberikan obat pengencer darah (antikoagulan) kepada pasien pasca-kraniotomi yang mengalami MINS karena risiko pendarahan ulang di otak. Oleh karena itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan pedoman atau alat penilaian risiko yang lebih akurat untuk membantu dokter memutuskan kapan dan jenis antikoagulan apa yang paling aman dan efektif diberikan pada kondisi tersebut, mempertimbangkan keseimbangan antara mencegah komplikasi jantung dan menghindari pendarahan otak. Terakhir, meskipun studi ini membahas risiko kematian dalam 30 hari, masih belum jelas bagaimana MINS memengaruhi pemulihan jangka panjang pasien neurobedah, seperti kualitas hidup atau fungsi kognitif. Studi lanjutan bisa meneliti dampak MINS pada hasil jangka panjang ini, untuk memahami beban penyakit secara menyeluruh dan mengembangkan strategi perawatan yang lebih komprehensif setelah pasien keluar dari rumah sakit.. Kerusakan miokard, yang ditandai dengan peningkatan kadar troponin selama fase perioperatif bedah non-jantung, berhubungan dengan luaran yang buruk.Meskipun Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) jarang terjadi dan seringkali tanpa gejala iskemik, pemantauan troponin rutin dalam 48 jam pertama pascaoperasi dapat bermanfaat karena MINS berkaitan dengan risiko kematian 30 hari yang lebih tinggi.Oleh karena itu, pendekatan pengobatan multidisiplin dan pertimbangan cermat terhadap terapi antikoagulan, menimbang manfaat dan risiko perdarahan ulang pada pasien pasca-kraniotomi dengan MINS, sangat penting untuk meningkatkan hasil pasien Perdarahan intrakranial (ICH) mendeskripsikan perdarahan parenkim non-traumatik yang disebabkan oleh ruptur pembuluh darah otak, menyumbang 20Ae30% dari semua kasus stroke. ICH akan menyebabkan kompresi pada jaringan otak di sekitarnya, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan tekanan intrakranial. Kraniektomi dekompresif (DC) secara efektif mengurangi tekanan intrakranial. Cedera miokard didefinisikan sebagai peningkatan kadar troponin jantung dengan atau tanpa gejala iskemik terkait. Kasus ini melibatkan seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun yang dirawat di ICU setelah menjalani evakuasi hematoma kraniotomi darurat karena ICH spontan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp" title="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp 1x" title="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" alt="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-1d4ce.webp" title="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-1d4ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-1d4ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-1d4ce.webp 1x" title="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" alt="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44687-manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia" title="JURIS - Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care" target="_blank">Adverse Event : Myocardial Injury after Non-Cardiac Surgery  (MINS) Post Craniectomy in Critical Care</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai cara terbaik untuk mendeteksi cedera jantung setelah operasi non-jantung (MINS), terutama pada pasien yang menjalani operasi otak seperti kraniotomi akibat pendarahan di otak. Mengingat banyak pasien MINS tidak menunjukkan gejala jelas, perlu diinvestigasi apakah ada jadwal pemeriksaan troponin yang paling efektif dan hemat biaya untuk menemukan MINS secara dini, baik itu pemeriksaan rutin untuk semua atau hanya pada kelompok berisiko tinggi. Selain itu, ada tantangan besar dalam memberikan obat pengencer darah (antikoagulan) kepada pasien pasca-kraniotomi yang mengalami MINS karena risiko pendarahan ulang di otak. Oleh karena itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan pedoman atau alat penilaian risiko yang lebih akurat untuk membantu dokter memutuskan kapan dan jenis antikoagulan apa yang paling aman dan efektif diberikan pada kondisi tersebut, mempertimbangkan keseimbangan antara mencegah komplikasi jantung dan menghindari pendarahan otak. Terakhir, meskipun studi ini membahas risiko kematian dalam 30 hari, masih belum jelas bagaimana MINS memengaruhi pemulihan jangka panjang pasien neurobedah, seperti kualitas hidup atau fungsi kognitif. Studi lanjutan bisa meneliti dampak MINS pada hasil jangka panjang ini, untuk memahami beban penyakit secara menyeluruh dan mengembangkan strategi perawatan yang lebih komprehensif setelah pasien keluar dari rumah sakit..
<br>Kerusakan miokard, yang ditandai dengan peningkatan kadar troponin selama fase perioperatif bedah non-jantung, berhubungan dengan luaran yang buruk.Meskipun Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) jarang terjadi dan seringkali tanpa gejala iskemik, pemantauan troponin rutin dalam 48 jam pertama pascaoperasi dapat bermanfaat karena MINS berkaitan dengan risiko kematian 30 hari yang lebih tinggi.Oleh karena itu, pendekatan pengobatan multidisiplin dan pertimbangan cermat terhadap terapi antikoagulan, menimbang manfaat dan risiko perdarahan ulang pada pasien pasca-kraniotomi dengan MINS, sangat penting untuk meningkatkan hasil pasien
<br>Perdarahan intrakranial (ICH) mendeskripsikan perdarahan parenkim non-traumatik yang disebabkan oleh ruptur pembuluh darah otak, menyumbang 20Ae30% dari semua kasus stroke. ICH akan menyebabkan kompresi pada jaringan otak di sekitarnya, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan tekanan intrakranial. Kraniektomi dekompresif (DC) secara efektif mengurangi tekanan intrakranial. Cedera miokard didefinisikan sebagai peningkatan kadar troponin jantung dengan atau tanpa gejala iskemik terkait. Kasus ini melibatkan seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun yang dirawat di ICU setelah menjalani evakuasi hematoma kraniotomi darurat karena ICH spontan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp" type="image/webp" length="106906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-641bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/manajemen-risiko-ti-kualitas-hidup-pasien-penilaia-thumb-1d4ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44690-pemimpin-perubahan-komitmen-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">24c22d43f7aee19cf8b8fa0d980341a9</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:20:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para peneliti dan praktisi mempertimbangkan dampak budaya dalam implementasi perubahan organisasi. Penelitian ini juga mengusulkan model kepemimpinan baru yang merupakan hasil dari penelitian kualitatif selama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para peneliti dan praktisi mempertimbangkan dampak budaya dalam implementasi perubahan organisasi. Penelitian ini juga mengusulkan model kepemimpinan baru yang merupakan hasil dari penelitian kualitatif selama tiga tahun. Model ini menunjukkan bahwa perubahan yang sukses memerlukan visi, pengarahan dan kepemimpinan perubahan organisasi, serta pemimpin yang berperan sebagai pelatih yang dapat memeluk orang dan menyesuaikan diri dengan budaya. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan perluasan studi untuk budaya dan etnis yang berbeda di Indonesia, seperti Batak-Melayu, Minangkabau, Bugis-Makassar, Sunda Jawa Barat, yang dapat menjadi perwakilan dari orang Indonesia dari berbagai tempat di Indonesia.. Beberapa faktor perlu dipahami oleh pemimpin perubahan yang mencari penerimaan dan komitmen dari pengikutnya.Yang pertama dan terpenting adalah memahami sisi manusia dari perubahan organisasi.Para pemimpin, dalam hal ini, harus mengartikulasikan visi perubahan organisasi.Konsep itu sendiri harus menantang untuk memotivasi orang lain.Gambaran juga harus selaras dan berkomitmen terhadap arah perubahan.Pembudidayaan budaya dan visi dapat mendukung perubahan yang direncanakan.Kedua, karena pemimpin bertanggung jawab untuk menetapkan konteks perubahan dalam organisasi, pemimpin perubahan harus memahami budaya dan perilaku perubahan.Ketiga, pemimpin perubahan harus menjadi model perilaku yang diinginkan yang diperlukan untuk perubahan.Mengimajinasikan, mengaktifkan, dan memungkinkan adalah strategi penting untuk mengumpulkan dukungan untuk inisiatif perubahan.Pemimpin juga harus memberikan konseling, mengajar, melatih, dan memberi penghargaan kepada karyawan saat mereka beradaptasi dan bergerak melalui proses perubahan Saat ini organisasi tidak mengenal batas, dan setiap karyawan harus siap ditempatkan di mana saja, tempat yang baru dan berbeda dari lokasi asalnya. Akibatnya, memahami budaya lain serta kemampuan untuk hidup dan beradaptasi di berbagai bisnis dan budaya adalah salah satu keterampilan yang perlu dimiliki. Sementara itu, untuk menghadapi kondisi VUCA, setiap organisasi perlu berubah dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kondisi ini membutuhkan pemimpin perubahan yang kompeten yang memahami budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa peran yang dirasakan oleh pemimpin perubahan dalam setiap subkultur di Indonesia, yaitu: Aceh, Jawa, Bali, dan Papua, untuk mendapatkan wawasan tentang peran pemimpin perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-28953.webp" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-28953.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-28953.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-28953.webp 1x" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" alt="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-e6d86.webp" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-e6d86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-e6d86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-e6d86.webp 1x" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" alt="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp 1x" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" alt="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44690-pemimpin-perubahan-komitmen-bud" title="JURIS - The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region" target="_blank">The Contribution of Culture and Ethnicities in Leading the Organizational Change at the IndonesiaAos Region</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para peneliti dan praktisi mempertimbangkan dampak budaya dalam implementasi perubahan organisasi. Penelitian ini juga mengusulkan model kepemimpinan baru yang merupakan hasil dari penelitian kualitatif selama tiga tahun. Model ini menunjukkan bahwa perubahan yang sukses memerlukan visi, pengarahan dan kepemimpinan perubahan organisasi, serta pemimpin yang berperan sebagai pelatih yang dapat memeluk orang dan menyesuaikan diri dengan budaya. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan perluasan studi untuk budaya dan etnis yang berbeda di Indonesia, seperti Batak-Melayu, Minangkabau, Bugis-Makassar, Sunda Jawa Barat, yang dapat menjadi perwakilan dari orang Indonesia dari berbagai tempat di Indonesia..
<br>Beberapa faktor perlu dipahami oleh pemimpin perubahan yang mencari penerimaan dan komitmen dari pengikutnya.Yang pertama dan terpenting adalah memahami sisi manusia dari perubahan organisasi.Para pemimpin, dalam hal ini, harus mengartikulasikan visi perubahan organisasi.Konsep itu sendiri harus menantang untuk memotivasi orang lain.Gambaran juga harus selaras dan berkomitmen terhadap arah perubahan.Pembudidayaan budaya dan visi dapat mendukung perubahan yang direncanakan.Kedua, karena pemimpin bertanggung jawab untuk menetapkan konteks perubahan dalam organisasi, pemimpin perubahan harus memahami budaya dan perilaku perubahan.Ketiga, pemimpin perubahan harus menjadi model perilaku yang diinginkan yang diperlukan untuk perubahan.Mengimajinasikan, mengaktifkan, dan memungkinkan adalah strategi penting untuk mengumpulkan dukungan untuk inisiatif perubahan.Pemimpin juga harus memberikan konseling, mengajar, melatih, dan memberi penghargaan kepada karyawan saat mereka beradaptasi dan bergerak melalui proses perubahan
<br>Saat ini organisasi tidak mengenal batas, dan setiap karyawan harus siap ditempatkan di mana saja, tempat yang baru dan berbeda dari lokasi asalnya. Akibatnya, memahami budaya lain serta kemampuan untuk hidup dan beradaptasi di berbagai bisnis dan budaya adalah salah satu keterampilan yang perlu dimiliki. Sementara itu, untuk menghadapi kondisi VUCA, setiap organisasi perlu berubah dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kondisi ini membutuhkan pemimpin perubahan yang kompeten yang memahami budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa peran yang dirasakan oleh pemimpin perubahan dalam setiap subkultur di Indonesia, yaitu: Aceh, Jawa, Bali, dan Papua, untuk mendapatkan wawasan tentang peran pemimpin perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp" type="image/webp" length="101232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-28953.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-e6d86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/pemimpin-perubahan-komitmen-budaya-kompeten-visi-o-thumb-7d2ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44691-hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edu</link>
	<guid isPermaLink="false">39d2e3e82871029ee67874c17970793d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:17:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menambah kedalaman pemahaman, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara pola makan seimbang dan durasi tidur dengan tingkat kebugaran fisik pada siswa menengah; selanjutnya, studi longitudinal dapat diimplementasikan untuk menilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness: Untuk menambah kedalaman pemahaman, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara pola makan seimbang dan durasi tidur dengan tingkat kebugaran fisik pada siswa menengah; selanjutnya, studi longitudinal dapat diimplementasikan untuk menilai dampak jangka panjang praktik kebugaran yang terstruktur dan intervensi sekolah terhadap kebiasaan hidup sehat; sekaligus, penyelidikan kuantitatif mengenai peran guru olahraga sebagai agen perubahan dapat mengidentifikasi strategi efektif pengajaran yang menumbuhkan motivasi fisik dan kesehatan mental di kalangan remaja.. Penelitian ini menegaskan bahwa pola hidup sehat berperan penting dalam meningkatkan kebugaran fisik.aktivitas fisik juga secara signifikan berkontribusi pada kebugaran fisik.Kedua faktor tersebut bersumber sebagai variabel eksogen utama yang memengaruhi keberlanjutan dan peningkatan kondisi kebugaran fisik Kajian literatur bertujuan untuk menganalisis apakah kebugaran fisik berperan dalam pola hidup sehat dan aktivitas fisik. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan literatur, memeriksa berbagai studi, artikel, dan buku terkait topik. Hasil menunjukkan bahwa pola hidup sehat dan aktivitas fisik keduanya berkontribusi pada peningkatan kebugaran fisik, meskipun masih ada faktor lain seperti kesehatan, olahraga, dan latihan fisik yang juga memengaruhi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kedua variabel eksogen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp" title="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp 1x" title="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" alt="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-dbd44.webp" title="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-dbd44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-dbd44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-dbd44.webp 1x" title="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" alt="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44691-hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edu" title="JURIS - Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness" target="_blank">Determination of Healthy Lifestyle Patterns and Physical Activity in Improving Physical Fitness</a>: Untuk menambah kedalaman pemahaman, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara pola makan seimbang dan durasi tidur dengan tingkat kebugaran fisik pada siswa menengah; selanjutnya, studi longitudinal dapat diimplementasikan untuk menilai dampak jangka panjang praktik kebugaran yang terstruktur dan intervensi sekolah terhadap kebiasaan hidup sehat; sekaligus, penyelidikan kuantitatif mengenai peran guru olahraga sebagai agen perubahan dapat mengidentifikasi strategi efektif pengajaran yang menumbuhkan motivasi fisik dan kesehatan mental di kalangan remaja..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa pola hidup sehat berperan penting dalam meningkatkan kebugaran fisik.aktivitas fisik juga secara signifikan berkontribusi pada kebugaran fisik.Kedua faktor tersebut bersumber sebagai variabel eksogen utama yang memengaruhi keberlanjutan dan peningkatan kondisi kebugaran fisik
<br>Kajian literatur bertujuan untuk menganalisis apakah kebugaran fisik berperan dalam pola hidup sehat dan aktivitas fisik. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan literatur, memeriksa berbagai studi, artikel, dan buku terkait topik. Hasil menunjukkan bahwa pola hidup sehat dan aktivitas fisik keduanya berkontribusi pada peningkatan kebugaran fisik, meskipun masih ada faktor lain seperti kesehatan, olahraga, dan latihan fisik yang juga memengaruhi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kedua variabel eksogen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp" type="image/webp" length="194336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-37b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/hidup-sehat-guru-pola-jemaat-edukasi-latihan-fisik-thumb-dbd44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes Cross Cultural Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes Cross Cultural Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes Cross Cultural Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44699-olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp</link>
	<guid isPermaLink="false">9cef495a41eaf2b9f1a4dbe3b66e7073</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:14:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa rekomendasi muncul untuk meningkatkan kontribusi hukum olahraga terhadap hasil pendidikan di kedua negara. Pertama, peningkatan dan investasi berkelanjutan dalam infrastruktur olahraga, peralatan, dan sumber daya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa rekomendasi muncul untuk meningkatkan kontribusi hukum olahraga terhadap hasil pendidikan di kedua negara. Pertama, peningkatan dan investasi berkelanjutan dalam infrastruktur olahraga, peralatan, dan sumber daya manusia adalah esensial, dengan perhatian khusus pada mengatasi disparitas antara sekolah perkotaan dan pedesaan serta antara institusi yang memiliki sumber daya yang baik dan yang kekurangan sumber daya. Kedua, memperkuat program pelatihan guru untuk guru pendidikan jasmani adalah kritis, termasuk pendidikan pra-jasa dan pengembangan profesional berkelanjutan yang menekankan pendekatan pedagogis modern, ilmu olahraga, pengembangan siswa, dan praktik inklusif. Ketiga, meningkatkan koordinasi implementasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, mungkin melalui pendirian badan koordinasi pendidikan olahraga yang didedikasikan di tingkat nasional dan negara bagian dengan mandat yang jelas dan wewenang yang memadai. Keempat, mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi yang kuat dengan indikator yang berarti, pengumpulan data teratur, dan mekanisme umpan balik dapat menginformasikan perbaikan berkelanjutan dan memastikan akuntabilitas untuk kualitas implementasi. Kelima, meningkatkan keterlibatan masyarakat melalui kemitraan dengan organisasi olahraga, bisnis lokal, orang tua, dan pemimpin masyarakat dapat memperluas sumber daya, keahlian, dan dukungan untuk program olahraga sekolah. Akhirnya, kedua negara akan mendapat manfaat dari pertukaran dan belajar lintas budaya yang berkelanjutan, berbagi inovasi yang berhasil, mengatasi tantangan bersama secara kolaboratif, dan menyesuaikan praktik yang menjanjikan dengan konteks lokal.. Analisis lintas budaya tentang hukum olahraga dalam pendidikan antara Indonesia dan India mengungkapkan bahwa kedua negara telah mengembangkan kerangka hukum dan kebijakan yang komprehensif yang mengakui olahraga sebagai hal yang esensial untuk pengembangan siswa secara holistik.Meskipun perbedaan struktural antara pendekatan legislatif Indonesia dan kerangka kebijakan India, kedua sistem berbagi komitmen mendasar terhadap akses olahraga universal, pendidikan fisik berkualitas, keselamatan siswa, dan integrasi olahraga dalam program pendidikan komprehensif.Penelitian ini menunjukkan bahwa ketika diimplementasikan dengan efektif, kerangka hukum olahraga berkontribusi secara signifikan terhadap hasil pendidikan, termasuk peningkatan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik, peningkatan prestasi akademik, pengembangan sosial dan emosional yang lebih baik, serta pengembangan keterampilan hidup yang esensial.Kedua negara telah mencapai kesuksesan yang patut dicatat dalam pengembangan pendidikan olahraga, dengan kekuatan khusus di bidang yang berbeda yang menawarkan peluang belajar untuk saling menguntungkan.Namun, tantangan implementasi tetap ada di kedua sistem yang membatasi realisasi penuh manfaat potensial hukum olahraga.Batasan sumber daya, kesenjangan infrastruktur, disparitas geografis dan sosial ekonomi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan kesulitan koordinasi di antara banyak pemangku kepentingan adalah rintangan umum yang harus ditangani melalui perhatian dan investasi kebijakan yang berkelanjutan.Analisis komparatif mengungkapkan bahwa konteks sangat penting dalam implementasi hukum olahraga, dengan faktor budaya, struktur pemerintahan, dan prioritas nasional yang membentuk manifestasi prinsip hukum yang serupa dalam praktik.Implementasi yang sukses memerlukan tidak hanya kerangka hukum yang baik tetapi juga komitmen politik yang kuat, sumber daya yang memadai, institusi yang mampu, personel terlatih, dan komunitas yang terlibat yang bekerja sama menuju tujuan bersama Hukum olahraga memainkan peran penting dalam membentuk hasil pendidikan dengan menyediakan kerangka regulasi yang mengatur aktivitas olahraga dalam institusi pendidikan. Penelitian ini menyelidiki peran hukum olahraga dalam meningkatkan hasil pendidikan melalui analisis lintas budaya antara Indonesia dan India, dua negara berpenduduk banyak dengan sistem pendidikan yang beragam. Menggunakan pendekatan komparatif kualitatif, penelitian ini menganalisis kerangka hukum, implementasi kebijakan, dan dampaknya terhadap perkembangan siswa di kedua negara. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan pendidikan dan olahraga,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-09f36.webp" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-09f36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-09f36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-09f36.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" alt="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-cfa2d.webp" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-cfa2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-cfa2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-cfa2d.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" alt="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" alt="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44699-olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp" title="JURIS - The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis" target="_blank">The Role of Sports Law in Enhancing Educational Outcomes: Cross-Cultural Analysis</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa rekomendasi muncul untuk meningkatkan kontribusi hukum olahraga terhadap hasil pendidikan di kedua negara. Pertama, peningkatan dan investasi berkelanjutan dalam infrastruktur olahraga, peralatan, dan sumber daya manusia adalah esensial, dengan perhatian khusus pada mengatasi disparitas antara sekolah perkotaan dan pedesaan serta antara institusi yang memiliki sumber daya yang baik dan yang kekurangan sumber daya. Kedua, memperkuat program pelatihan guru untuk guru pendidikan jasmani adalah kritis, termasuk pendidikan pra-jasa dan pengembangan profesional berkelanjutan yang menekankan pendekatan pedagogis modern, ilmu olahraga, pengembangan siswa, dan praktik inklusif. Ketiga, meningkatkan koordinasi implementasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, mungkin melalui pendirian badan koordinasi pendidikan olahraga yang didedikasikan di tingkat nasional dan negara bagian dengan mandat yang jelas dan wewenang yang memadai. Keempat, mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi yang kuat dengan indikator yang berarti, pengumpulan data teratur, dan mekanisme umpan balik dapat menginformasikan perbaikan berkelanjutan dan memastikan akuntabilitas untuk kualitas implementasi. Kelima, meningkatkan keterlibatan masyarakat melalui kemitraan dengan organisasi olahraga, bisnis lokal, orang tua, dan pemimpin masyarakat dapat memperluas sumber daya, keahlian, dan dukungan untuk program olahraga sekolah. Akhirnya, kedua negara akan mendapat manfaat dari pertukaran dan belajar lintas budaya yang berkelanjutan, berbagi inovasi yang berhasil, mengatasi tantangan bersama secara kolaboratif, dan menyesuaikan praktik yang menjanjikan dengan konteks lokal..
<br>Analisis lintas budaya tentang hukum olahraga dalam pendidikan antara Indonesia dan India mengungkapkan bahwa kedua negara telah mengembangkan kerangka hukum dan kebijakan yang komprehensif yang mengakui olahraga sebagai hal yang esensial untuk pengembangan siswa secara holistik.Meskipun perbedaan struktural antara pendekatan legislatif Indonesia dan kerangka kebijakan India, kedua sistem berbagi komitmen mendasar terhadap akses olahraga universal, pendidikan fisik berkualitas, keselamatan siswa, dan integrasi olahraga dalam program pendidikan komprehensif.Penelitian ini menunjukkan bahwa ketika diimplementasikan dengan efektif, kerangka hukum olahraga berkontribusi secara signifikan terhadap hasil pendidikan, termasuk peningkatan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik, peningkatan prestasi akademik, pengembangan sosial dan emosional yang lebih baik, serta pengembangan keterampilan hidup yang esensial.Kedua negara telah mencapai kesuksesan yang patut dicatat dalam pengembangan pendidikan olahraga, dengan kekuatan khusus di bidang yang berbeda yang menawarkan peluang belajar untuk saling menguntungkan.Namun, tantangan implementasi tetap ada di kedua sistem yang membatasi realisasi penuh manfaat potensial hukum olahraga.Batasan sumber daya, kesenjangan infrastruktur, disparitas geografis dan sosial ekonomi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan kesulitan koordinasi di antara banyak pemangku kepentingan adalah rintangan umum yang harus ditangani melalui perhatian dan investasi kebijakan yang berkelanjutan.Analisis komparatif mengungkapkan bahwa konteks sangat penting dalam implementasi hukum olahraga, dengan faktor budaya, struktur pemerintahan, dan prioritas nasional yang membentuk manifestasi prinsip hukum yang serupa dalam praktik.Implementasi yang sukses memerlukan tidak hanya kerangka hukum yang baik tetapi juga komitmen politik yang kuat, sumber daya yang memadai, institusi yang mampu, personel terlatih, dan komunitas yang terlibat yang bekerja sama menuju tujuan bersama
<br>Hukum olahraga memainkan peran penting dalam membentuk hasil pendidikan dengan menyediakan kerangka regulasi yang mengatur aktivitas olahraga dalam institusi pendidikan. Penelitian ini menyelidiki peran hukum olahraga dalam meningkatkan hasil pendidikan melalui analisis lintas budaya antara Indonesia dan India, dua negara berpenduduk banyak dengan sistem pendidikan yang beragam. Menggunakan pendekatan komparatif kualitatif, penelitian ini menganalisis kerangka hukum, implementasi kebijakan, dan dampaknya terhadap perkembangan siswa di kedua negara. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan pendidikan dan olahraga,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp" type="image/webp" length="105146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-09f36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-cfa2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/olahraga-nasional-dbon-komitmen-politik-negara-imp-thumb-de7c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation A Comparative Study of Regulatory Compliance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation A Comparative Study of Regulatory Compliance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation A Comparative Study of Regulatory Compliance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44698-kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon</link>
	<guid isPermaLink="false">e487d9048c9e1e1bde376a2868f96447</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:00:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki bagaimana struktur regulasi berbasis risiko dapat disesuaikan secara spesifik terhadap jenis aktivitas penerbangan olahraga di Indonesia, termasuk pengembangan pedoman sertifikasi dan audit yang terintegrasi dengan lembaga olahraga nasional; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance: 1) Menyelidiki bagaimana struktur regulasi berbasis risiko dapat disesuaikan secara spesifik terhadap jenis aktivitas penerbangan olahraga di Indonesia, termasuk pengembangan pedoman sertifikasi dan audit yang terintegrasi dengan lembaga olahraga nasional; 2) Mengkaji kerangka kolaboratif antara otoritas penerbangan sipil dan federasi olahraga internasional untuk menciptakan mekanisme saling pengakuan sertifikasi yang mempermudah kompetisi lintas negara tanpa mengorbankan standar keselamatan; 3) Membuat studi eksperimental mengenai penerapan teknologi digitalAiseperti sistem pelaporan otomatis dan analitik data realActimeAiuntuk memantau kepatuhan dan memprediksi potensi pelanggaran, sehingga mengoptimalkan alokasi sumber daya penegakan di wilayah terpencil dan meningkatkan pelaporan pelanggaran secara proaktif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa, meskipun kerangka dasar internasional diatur oleh ICAO dan FAI, terdapat variasi signifikan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut di tingkat nasional, yang menciptakan hambatan bagi operasi lintas batas dan kompetisi internasional.Terdapat kekurangan pada regulasi asuransi, pengukuran dampak lingkungan, serta perlindungan data yang belum cukup diatur, yang meningkatkan risiko hukum dan keselamatan.Untuk mengatasi masalah ini, integrasi nilai etis dalam desain regulasi, harmonisasi standar melalui mekanisme regional, dan penguatan kapasitas penegakan di tingkat nasional perlu diprioritaskan Penerbangan olahraga telah muncul sebagai sektor yang tumbuh pesat yang memerlukan kerangka hukum komprehensif untuk memastikan keselamatan, kepatuhan etis, dan harmonisasi regulasi lintas yurisdiksi. Penelitian ini meneliti kerangka hukum perbandingan yang mengatur penerbangan olahraga internasional di Amerika Serikat, Uni Eropa, Australia, dan Indonesia, menganalisis mekanisme kepatuhan regulasi serta pertimbangan etis. Melalui metodologi penelitian hukum komparatif kualitatif, analisis dokumen hukum primer, konvensi internasional, dan sumber sekunder akademis menunjukkan adanya inkonsistensi signifikan antar yurisdiksi, dengan variasi dalam standar keselamatan, persyaratan sertifikasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-424c5.webp" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-424c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-424c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-424c5.webp 1x" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" alt="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp 1x" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" alt="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-253b4.webp" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-253b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-253b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-253b4.webp 1x" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" alt="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44698-kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon" title="JURIS - Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance" target="_blank">Legal Framework and Ethical Considerations in International Sports Aviation: A Comparative Study of Regulatory Compliance</a>: 1) Menyelidiki bagaimana struktur regulasi berbasis risiko dapat disesuaikan secara spesifik terhadap jenis aktivitas penerbangan olahraga di Indonesia, termasuk pengembangan pedoman sertifikasi dan audit yang terintegrasi dengan lembaga olahraga nasional; 2) Mengkaji kerangka kolaboratif antara otoritas penerbangan sipil dan federasi olahraga internasional untuk menciptakan mekanisme saling pengakuan sertifikasi yang mempermudah kompetisi lintas negara tanpa mengorbankan standar keselamatan; 3) Membuat studi eksperimental mengenai penerapan teknologi digitalAiseperti sistem pelaporan otomatis dan analitik data realActimeAiuntuk memantau kepatuhan dan memprediksi potensi pelanggaran, sehingga mengoptimalkan alokasi sumber daya penegakan di wilayah terpencil dan meningkatkan pelaporan pelanggaran secara proaktif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa, meskipun kerangka dasar internasional diatur oleh ICAO dan FAI, terdapat variasi signifikan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut di tingkat nasional, yang menciptakan hambatan bagi operasi lintas batas dan kompetisi internasional.Terdapat kekurangan pada regulasi asuransi, pengukuran dampak lingkungan, serta perlindungan data yang belum cukup diatur, yang meningkatkan risiko hukum dan keselamatan.Untuk mengatasi masalah ini, integrasi nilai etis dalam desain regulasi, harmonisasi standar melalui mekanisme regional, dan penguatan kapasitas penegakan di tingkat nasional perlu diprioritaskan
<br>Penerbangan olahraga telah muncul sebagai sektor yang tumbuh pesat yang memerlukan kerangka hukum komprehensif untuk memastikan keselamatan, kepatuhan etis, dan harmonisasi regulasi lintas yurisdiksi. Penelitian ini meneliti kerangka hukum perbandingan yang mengatur penerbangan olahraga internasional di Amerika Serikat, Uni Eropa, Australia, dan Indonesia, menganalisis mekanisme kepatuhan regulasi serta pertimbangan etis. Melalui metodologi penelitian hukum komparatif kualitatif, analisis dokumen hukum primer, konvensi internasional, dan sumber sekunder akademis menunjukkan adanya inkonsistensi signifikan antar yurisdiksi, dengan variasi dalam standar keselamatan, persyaratan sertifikasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp" type="image/webp" length="116738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-424c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-c2a34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/kepatuhan-regulasi-olahraga-nasional-dbon-privasi-thumb-253b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients A Systematics Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients A Systematics Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients A Systematics Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44704-cedera-kepala-prognosis-deep-breathi</link>
	<guid isPermaLink="false">d06ee1d5c067af622c94276b080976d4</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:56:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,header,page,report,reports]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan tinjauan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dengan desain uji klinis acak (RCT) yang melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen dapat memberikan hasil yang lebih kuat dan andal. Kedua, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review: Berdasarkan tinjauan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dengan desain uji klinis acak (RCT) yang melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen dapat memberikan hasil yang lebih kuat dan andal. Kedua, studi di masa depan harus menggunakan ukuran sampel yang lebih besar untuk meningkatkan kekuatan statistik dan memastikan bahwa hasil penelitian dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian yang meneliti efek jangka panjang dari penggunaan SDB pada pasien dengan nyeri kronis akibat cedera kepala akan memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan manfaat yang dilaporkan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, kita dapat lebih memahami potensi SDB sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif dan aman untuk manajemen nyeri pada pasien cedera kepala, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengurangi ketergantungan pada obat-obatan pereda nyeri.. Teknik Pernapasan Dalam Lambat terbukti efektif sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengelola nyeri pada pasien cedera kepala.Meskipun terdapat beberapa keterbatasan dalam ukuran sampel dan desain studi, hasil yang konsisten mendukung penggunaan SDB sebagai terapi pelengkap dalam manajemen nyeri.Penelitian di masa depan diperlukan untuk menginformasikan aktivitas terapeutik maksimum SDB dan menjajaki potensi kombinasi dengan terapi lain Cedera kepala merupakan masalah kesehatan global yang sering kali disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas dan berdampak serius pada fungsi otak dan sistem saraf. Salah satu gejala utama cedera kepala adalah nyeri hebat, yang sering memengaruhi kualitas hidup pasien. Meskipun obat pereda nyeri banyak digunakan, intervensi non-farmakologis seperti teknik Pernapasan Dalam Lambat (SDB) telah diusulkan sebagai alternatif yang efektif untuk mengurangi nyeri pada pasien cedera kepala. Studi sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak SDB terhadap pengurangan nyeri pada pasien dengan cedera kepala. Tinjauan sistematis ini dilakukan menggunakan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp 1x" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" alt="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-89a8f.webp" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-89a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-89a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-89a8f.webp 1x" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" alt="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-496a2.webp" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-496a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-496a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-496a2.webp 1x" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" alt="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44704-cedera-kepala-prognosis-deep-breathi" title="JURIS - Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review" target="_blank">Impact of Slow Deep Breathing on Pain in Head Injury Patients: A Systematics Review</a>: Berdasarkan tinjauan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dengan desain uji klinis acak (RCT) yang melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen dapat memberikan hasil yang lebih kuat dan andal. Kedua, studi di masa depan harus menggunakan ukuran sampel yang lebih besar untuk meningkatkan kekuatan statistik dan memastikan bahwa hasil penelitian dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian yang meneliti efek jangka panjang dari penggunaan SDB pada pasien dengan nyeri kronis akibat cedera kepala akan memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan manfaat yang dilaporkan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, kita dapat lebih memahami potensi SDB sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif dan aman untuk manajemen nyeri pada pasien cedera kepala, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengurangi ketergantungan pada obat-obatan pereda nyeri..
<br>Teknik Pernapasan Dalam Lambat terbukti efektif sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengelola nyeri pada pasien cedera kepala.Meskipun terdapat beberapa keterbatasan dalam ukuran sampel dan desain studi, hasil yang konsisten mendukung penggunaan SDB sebagai terapi pelengkap dalam manajemen nyeri.Penelitian di masa depan diperlukan untuk menginformasikan aktivitas terapeutik maksimum SDB dan menjajaki potensi kombinasi dengan terapi lain
<br>Cedera kepala merupakan masalah kesehatan global yang sering kali disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas dan berdampak serius pada fungsi otak dan sistem saraf. Salah satu gejala utama cedera kepala adalah nyeri hebat, yang sering memengaruhi kualitas hidup pasien. Meskipun obat pereda nyeri banyak digunakan, intervensi non-farmakologis seperti teknik Pernapasan Dalam Lambat (SDB) telah diusulkan sebagai alternatif yang efektif untuk mengurangi nyeri pada pasien cedera kepala. Studi sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak SDB terhadap pengurangan nyeri pada pasien dengan cedera kepala. Tinjauan sistematis ini dilakukan menggunakan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp" type="image/webp" length="107484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-5d0ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-89a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/cedera-kepala-prognosis-deep-breathing-sdb-protoko-thumb-496a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The High Stakes Balance Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID 19 Pandemic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The High Stakes Balance Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID 19 Pandemic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The High Stakes Balance Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID 19 Pandemic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44686-rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">a3a9f3cd1511d41e8fa2cee0d2896661</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:39:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ case series ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,report,reports,series]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model skrining berbasis AI dalam mendeteksi infeksi COVIDAc19 sebelum prosedur neurochirurgi, sehingga mengurangi penundaan operasi dan risiko komplikasi. Analisis kualitatif tentang persepsi tenaga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model skrining berbasis AI dalam mendeteksi infeksi COVIDAc19 sebelum prosedur neurochirurgi, sehingga mengurangi penundaan operasi dan risiko komplikasi. Analisis kualitatif tentang persepsi tenaga medis terhadap protokol adaptif dan dukungan psikologis juga penting untuk merancang program intervensi yang dapat menurunkan tingkat burnout dan meningkatkan kepuasan kerja. Selain itu, studi komparatif antara hasil pasien yang menggunakan telemedisin pascaoperasi dan yang menjalani perawatan tradisional dapat memberikan bukti empiris tentang peran teknologi dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi perawatan neurochirurgi selama krisis kesehatan publik.. Pandemi COVIDAc19 mengakibatkan penundaan operasi pada 30A% pasien neurochirurgi, meningkatkan risiko komplikasi dan mortalitas, sehingga mengharuskan pemeriksaan praoperasi dan skrining ketat serta penyesuaian protokol kesehatan.Peningkatan pemantauan pascaoperasi, termasuk telemedisin, sangat penting untuk keamanan pasien.Kolaborasi lintas disiplin dan berbagi praktik terbaik akan memperkuat implementasi protokol serta meningkatkan hasil bedah pada situasi pandemi di masa depan PANDEMIK COVID-19 secara mendalam memengaruhi praktik neurochirurgi secara global, mendorong penerapan protokol kesehatan darurat untuk melindungi pasien dan tenaga medis. Meskipun protokol tersebut penting untuk menekan penyebaran virus, mereka menimbulkan tantangan berupa penundaan operasi, kekurangan sumber daya, dan peningkatan stres pada staf medis. Penelitian ini menilai dampak protokol tersebut melalui tinjauan literatur sistematis dan wawancara dengan neurochirurg, ahli anestesi, serta spesialis ICU. Hasilnya menunjukkan bahwa protokol kesehatan membantu meminimalkan penularan COVID-19, namun menyebabkan 30A% pasien mengalami penundaan yang berdampak negatif pada hasil. Kekurangan PPE, ketidaksesuaian skrining praoperasi, dan perubahan protokol yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-1f54f.webp" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-1f54f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-1f54f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-1f54f.webp 1x" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" alt="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-7de8a.webp" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-7de8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-7de8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-7de8a.webp 1x" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" alt="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp 1x" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" alt="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44686-rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil" title="JURIS - The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic" target="_blank">The High-Stakes Balance: Patient Safety and Neurosurgical Practice in a COVID-19 Pandemic</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model skrining berbasis AI dalam mendeteksi infeksi COVIDAc19 sebelum prosedur neurochirurgi, sehingga mengurangi penundaan operasi dan risiko komplikasi. Analisis kualitatif tentang persepsi tenaga medis terhadap protokol adaptif dan dukungan psikologis juga penting untuk merancang program intervensi yang dapat menurunkan tingkat burnout dan meningkatkan kepuasan kerja. Selain itu, studi komparatif antara hasil pasien yang menggunakan telemedisin pascaoperasi dan yang menjalani perawatan tradisional dapat memberikan bukti empiris tentang peran teknologi dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi perawatan neurochirurgi selama krisis kesehatan publik..
<br>Pandemi COVIDAc19 mengakibatkan penundaan operasi pada 30A% pasien neurochirurgi, meningkatkan risiko komplikasi dan mortalitas, sehingga mengharuskan pemeriksaan praoperasi dan skrining ketat serta penyesuaian protokol kesehatan.Peningkatan pemantauan pascaoperasi, termasuk telemedisin, sangat penting untuk keamanan pasien.Kolaborasi lintas disiplin dan berbagi praktik terbaik akan memperkuat implementasi protokol serta meningkatkan hasil bedah pada situasi pandemi di masa depan
<br>PANDEMIK COVID-19 secara mendalam memengaruhi praktik neurochirurgi secara global, mendorong penerapan protokol kesehatan darurat untuk melindungi pasien dan tenaga medis. Meskipun protokol tersebut penting untuk menekan penyebaran virus, mereka menimbulkan tantangan berupa penundaan operasi, kekurangan sumber daya, dan peningkatan stres pada staf medis. Penelitian ini menilai dampak protokol tersebut melalui tinjauan literatur sistematis dan wawancara dengan neurochirurg, ahli anestesi, serta spesialis ICU. Hasilnya menunjukkan bahwa protokol kesehatan membantu meminimalkan penularan COVID-19, namun menyebabkan 30A% pasien mengalami penundaan yang berdampak negatif pada hasil. Kekurangan PPE, ketidaksesuaian skrining praoperasi, dan perubahan protokol yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp" type="image/webp" length="88868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-1f54f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-7de8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/rumah-sakit-pasien-protokol-kesehatan-hasil-pandem-thumb-f85f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44708-patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare</link>
	<guid isPermaLink="false">e3a6d22e2b1ca10f0cb19c4d93f3591d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:35:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ojs ukim ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,ojs,ukim,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi implementasi budaya keselamatan pasien di rumah sakit regional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi implementasi budaya keselamatan pasien di rumah sakit regional di Indonesia Timur, termasuk peran kepemimpinan, ketersediaan sumber daya, dan dukungan organisasi. Kedua, studi intervensi yang lebih komprehensif dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi dalam meningkatkan pelaporan insiden, seperti pelatihan berbasis simulasi, pembentukan tim keselamatan pasien, dan penerapan sistem pelaporan anonim. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman perawat terkait dengan budaya keselamatan pasien, serta untuk mengidentifikasi hambatan dan fasilitator dalam penerapan praktik keselamatan pasien yang efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang cara meningkatkan kualitas dan keselamatan layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil dan kurang berkembang.. Patient safety education successfully improved the knowledge and skills of 60 nurses.This activity demonstrated that patient safety education is a simple yet effective intervention for enhancing nursesAo competence in both knowledge and clinical practice.The implementation of the six patient safety goals must be supported by hospital management through the provision of adequate facilities and infrastructure, as well as the establishment of a safe and supportive incident reporting system Patient safety is an essential component in improving the quality of healthcare services. The World Health Organization, through the Global Patient Safety Action Plan 2021Ae2030, emphasizes the importance of healthcare systems that prioritize patient safety. However, the implementation of patient safety practices in hospitals continues to face several challenges, including limited knowledge among healthcare workers and a low culture of incident reporting. This community service activity was conducted by nursing lecturers at a regional hospital and involved 60 nurses. The methods employed included interactive lectures, group discussions, and practical simulations based on the six International Patient Safety... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" alt="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-11d4e.webp" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-11d4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-11d4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-11d4e.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" alt="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-a7a93.webp" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-a7a93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-a7a93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-a7a93.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" alt="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44708-patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare" title="JURIS - Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia" target="_blank">Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi implementasi budaya keselamatan pasien di rumah sakit regional di Indonesia Timur, termasuk peran kepemimpinan, ketersediaan sumber daya, dan dukungan organisasi. Kedua, studi intervensi yang lebih komprehensif dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi dalam meningkatkan pelaporan insiden, seperti pelatihan berbasis simulasi, pembentukan tim keselamatan pasien, dan penerapan sistem pelaporan anonim. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman perawat terkait dengan budaya keselamatan pasien, serta untuk mengidentifikasi hambatan dan fasilitator dalam penerapan praktik keselamatan pasien yang efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang cara meningkatkan kualitas dan keselamatan layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil dan kurang berkembang..
<br>Patient safety education successfully improved the knowledge and skills of 60 nurses.This activity demonstrated that patient safety education is a simple yet effective intervention for enhancing nursesAo competence in both knowledge and clinical practice.The implementation of the six patient safety goals must be supported by hospital management through the provision of adequate facilities and infrastructure, as well as the establishment of a safe and supportive incident reporting system
<br>Patient safety is an essential component in improving the quality of healthcare services. The World Health Organization, through the Global Patient Safety Action Plan 2021Ae2030, emphasizes the importance of healthcare systems that prioritize patient safety. However, the implementation of patient safety practices in hospitals continues to face several challenges, including limited knowledge among healthcare workers and a low culture of incident reporting. This community service activity was conducted by nursing lecturers at a regional hospital and involved 60 nurses. The methods employed included interactive lectures, group discussions, and practical simulations based on the six International Patient Safety...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp" type="image/webp" length="165222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-8f843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-11d4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/patient-safety-nursing-staff-quality-healthcare-gl-thumb-a7a93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-130-ukim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1325-karya-kesehatan-siwalima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students Sports Achievement in Sports Education Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students Sports Achievement in Sports Education Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students Sports Achievement in Sports Education Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44700-bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan</link>
	<guid isPermaLink="false">695347b7e3ee09ec6b9575c9dd8e8e13</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:27:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sijet index ]]></category>
	<category><![CDATA[ sijse email ]]></category>
	<category><![CDATA[ teluk naga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,index,naga,sijet,sijse,teluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh jenis-jenis dukungan sosial yang berbeda (misalnya, dukungan emosional, instrumental, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students' Sports Achievement in Sports Education Learning: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh jenis-jenis dukungan sosial yang berbeda (misalnya, dukungan emosional, instrumental, informasional) terhadap motivasi dan prestasi olahraga siswa. Hal ini penting untuk memahami secara spesifik dukungan sosial mana yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja atlet. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi peran faktor-faktor lain yang memengaruhi prestasi olahraga, seperti faktor kepribadian, gaya belajar, atau kondisi fisik siswa. Dengan demikian, dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap prestasi olahraga. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas intervensi yang dirancang untuk meningkatkan motivasi olahraga dan dukungan sosial di kalangan siswa. Intervensi ini dapat berupa program pelatihan motivasi, kegiatan kelompok yang mendorong dukungan sosial, atau pendekatan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Melalui penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi prestasi olahraga siswa, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran dan pelatihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja atlet.. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah motivasi olahraga dan dukungan sosial berperan sebagai faktor penentu bagi prestasi olahraga siswa dalam pembelajaran pendidikan olahraga.Berdasarkan pertanyaan penelitian artikel ini, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Motivasi olahraga berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga, 2) Dukungan sosial berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif dan meningkatkan prestasi olahraga siswa secara keseluruhan Peran motivasi olahraga dan dukungan sosial sebagai faktor penentu bagi prestasi olahraga siswa dalam pembelajaran pendidikan olahraga merupakan sebuah artikel ilmiah dengan tujuan menganalisis apakah prestasi olahraga berperan dalam motivasi olahraga dan dukungan sosial. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, pendekatan fenomenologis menekankan pada deskripsi pengalaman hidup subjek dari perspektif peserta (fenomenologi sebagai metode penelitian sosial). Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi olahraga berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga, 2) Dukungan sosial berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga. Selain ketiga variabel eksogenus yang memengaruhi variabel endogenus prestasi olahraga, terdapat banyak faktor lain termasuk kompetensi guru, kepemimpinan guru, dan konsistensi latihan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-1d332.webp" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-1d332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-1d332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-1d332.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" alt="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-f20b1.webp" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-f20b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-f20b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-f20b1.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" alt="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp 1x" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" alt="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44700-bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan" title="JURIS - The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students&#039; Sports Achievement in Sports Education Learning" target="_blank">The Role of Sports Motivation and Social Support as Determining Factors of Students' Sports Achievement in Sports Education Learning</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh jenis-jenis dukungan sosial yang berbeda (misalnya, dukungan emosional, instrumental, informasional) terhadap motivasi dan prestasi olahraga siswa. Hal ini penting untuk memahami secara spesifik dukungan sosial mana yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja atlet. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi peran faktor-faktor lain yang memengaruhi prestasi olahraga, seperti faktor kepribadian, gaya belajar, atau kondisi fisik siswa. Dengan demikian, dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap prestasi olahraga. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas intervensi yang dirancang untuk meningkatkan motivasi olahraga dan dukungan sosial di kalangan siswa. Intervensi ini dapat berupa program pelatihan motivasi, kegiatan kelompok yang mendorong dukungan sosial, atau pendekatan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Melalui penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi prestasi olahraga siswa, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran dan pelatihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja atlet..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah motivasi olahraga dan dukungan sosial berperan sebagai faktor penentu bagi prestasi olahraga siswa dalam pembelajaran pendidikan olahraga.Berdasarkan pertanyaan penelitian artikel ini, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Motivasi olahraga berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga, 2) Dukungan sosial berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif dan meningkatkan prestasi olahraga siswa secara keseluruhan
<br>Peran motivasi olahraga dan dukungan sosial sebagai faktor penentu bagi prestasi olahraga siswa dalam pembelajaran pendidikan olahraga merupakan sebuah artikel ilmiah dengan tujuan menganalisis apakah prestasi olahraga berperan dalam motivasi olahraga dan dukungan sosial. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, pendekatan fenomenologis menekankan pada deskripsi pengalaman hidup subjek dari perspektif peserta (fenomenologi sebagai metode penelitian sosial). Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi olahraga berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga, 2) Dukungan sosial berperan dalam meningkatkan prestasi olahraga. Selain ketiga variabel eksogenus yang memengaruhi variabel endogenus prestasi olahraga, terdapat banyak faktor lain termasuk kompetensi guru, kepemimpinan guru, dan konsistensi latihan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp" type="image/webp" length="112706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-1d332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-f20b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/bakat-olahraga-siswa-pelatihan-motivasi-dukungan-s-thumb-15954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-699-e-siber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1628-siber-international-journal-sport-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optical Nerve Sheath Diameter ONSD Ultrasonography as Intracranial Non Invasive Pressure Measurement in Post Operative Patient EDH Evacuation in ICU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optical Nerve Sheath Diameter ONSD Ultrasonography as Intracranial Non Invasive Pressure Measurement in Post Operative Patient EDH Evacuation in ICU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optical Nerve Sheath Diameter ONSD Ultrasonography as Intracranial Non Invasive Pressure Measurement in Post Operative Patient EDH Evacuation in ICU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44705-kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah</link>
	<guid isPermaLink="false">360b199cf5bc690c29075b979d7c4450</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:15:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,header,page,report,reports]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain kohort prospektif untuk mengevaluasi hubungan korelasi antara ukuran ONSD dan nilai tekanan intrakranial invasif secara langsung pada pasien pascaoperasi evakuasi hematoma epidural, agar dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain kohort prospektif untuk mengevaluasi hubungan korelasi antara ukuran ONSD dan nilai tekanan intrakranial invasif secara langsung pada pasien pascaoperasi evakuasi hematoma epidural, agar dapat ditentukan nilai ambang (cut-off) ONSD yang paling akurat di populasi Indonesia. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas penggunaan ultrasonografi ONSD dalam pengambilan keputusan klinis secara real-time oleh tenaga medis non-ahli, seperti perawat atau dokter di unit gawat darurat, setelah pelatihan singkat, untuk menilai apakah metode ini dapat diadopsi secara luas di rumah sakit dengan sumber daya terbatas. Ketiga, diperlukan studi komparatif untuk membandingkan alur penatalaksanaan pasien cedera otak traumatis berat yang menggunakan panduan ONSD ultrasonografi secara rutin terhadap kelompok yang tidak menggunakannya, guna mengevaluasi dampaknya terhadap luaran klinis seperti lama ventilasi mekanik, durasi rawat di ICU, dan tingkat keberhasilan weaning, sehingga dapat dibuktikan manfaat klinis dan operasional dari pendekatan ini dalam sistem pelayanan kesehatan kita.. Pengukuran Diameter Selubung Saraf Optik (ONSD) menggunakan ultrasonografi merupakan alternatif pemeriksaan tekanan intrakranial non-invasif yang akurat, praktis, cepat, dan dapat dilakukan langsung di tempat tidur pasien.Metode ini sangat bermanfaat terutama untuk pasien dengan kondisi tidak stabil baik di ruang gawat darurat maupun di ICU.Dengan pemeriksaan secara langsung di tempat perawatan, dokter dapat menyesuaikan terapi secara lebih cepat sesuai dengan kondisi dinamis pasien Pemantauan Tekanan Intrakranial (TID) merupakan komponen penting dalam penatalaksanaan cedera otak traumatis berat di unit perawatan intensif (ICU). Pemantauan TID secara berkala pada pasien cedera otak traumatis berat yang dirawat di ICU dikaitkan dengan penurunan angka mortalitas dibandingkan dengan pasien yang tidak menjalani pemeriksaan tersebut. TID dapat diukur secara invasif maupun non-invasif. Metode invasif memiliki biaya yang tinggi, sedangkan pemeriksaan non-invasif seperti MRI dan CT scan melibatkan paparan radiasi. Ultrasonografi Diameter Selubung Saraf Optik (ONSD) merupakan alternatif pemeriksaan yang praktis, murah, tanpa radiasi, dan dapat dilakukan langsung di tempat tidur pasien (bedside). Kami melaporkan sebuah kasus di ICU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, seorang laki-laki berusia 44 tahun yang mengalami kecelakaan lalu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp 1x" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" alt="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-2b4c3.webp" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-2b4c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-2b4c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-2b4c3.webp 1x" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" alt="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-fc2ce.webp" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-fc2ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-fc2ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-fc2ce.webp 1x" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" alt="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44705-kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah" title="JURIS - Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU" target="_blank">Optical Nerve Sheath Diameter (ONSD) Ultrasonography as Intracranial Non-Invasive Pressure Measurement in Post-Operative Patient EDH Evacuation in ICU</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain kohort prospektif untuk mengevaluasi hubungan korelasi antara ukuran ONSD dan nilai tekanan intrakranial invasif secara langsung pada pasien pascaoperasi evakuasi hematoma epidural, agar dapat ditentukan nilai ambang (cut-off) ONSD yang paling akurat di populasi Indonesia. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas penggunaan ultrasonografi ONSD dalam pengambilan keputusan klinis secara real-time oleh tenaga medis non-ahli, seperti perawat atau dokter di unit gawat darurat, setelah pelatihan singkat, untuk menilai apakah metode ini dapat diadopsi secara luas di rumah sakit dengan sumber daya terbatas. Ketiga, diperlukan studi komparatif untuk membandingkan alur penatalaksanaan pasien cedera otak traumatis berat yang menggunakan panduan ONSD ultrasonografi secara rutin terhadap kelompok yang tidak menggunakannya, guna mengevaluasi dampaknya terhadap luaran klinis seperti lama ventilasi mekanik, durasi rawat di ICU, dan tingkat keberhasilan weaning, sehingga dapat dibuktikan manfaat klinis dan operasional dari pendekatan ini dalam sistem pelayanan kesehatan kita..
<br>Pengukuran Diameter Selubung Saraf Optik (ONSD) menggunakan ultrasonografi merupakan alternatif pemeriksaan tekanan intrakranial non-invasif yang akurat, praktis, cepat, dan dapat dilakukan langsung di tempat tidur pasien.Metode ini sangat bermanfaat terutama untuk pasien dengan kondisi tidak stabil baik di ruang gawat darurat maupun di ICU.Dengan pemeriksaan secara langsung di tempat perawatan, dokter dapat menyesuaikan terapi secara lebih cepat sesuai dengan kondisi dinamis pasien
<br>Pemantauan Tekanan Intrakranial (TID) merupakan komponen penting dalam penatalaksanaan cedera otak traumatis berat di unit perawatan intensif (ICU). Pemantauan TID secara berkala pada pasien cedera otak traumatis berat yang dirawat di ICU dikaitkan dengan penurunan angka mortalitas dibandingkan dengan pasien yang tidak menjalani pemeriksaan tersebut. TID dapat diukur secara invasif maupun non-invasif. Metode invasif memiliki biaya yang tinggi, sedangkan pemeriksaan non-invasif seperti MRI dan CT scan melibatkan paparan radiasi. Ultrasonografi Diameter Selubung Saraf Optik (ONSD) merupakan alternatif pemeriksaan yang praktis, murah, tanpa radiasi, dan dapat dilakukan langsung di tempat tidur pasien (bedside). Kami melaporkan sebuah kasus di ICU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, seorang laki-laki berusia 44 tahun yang mengalami kecelakaan lalu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp" type="image/webp" length="112116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-7a2c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-2b4c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kondisi-dinamis-pasien-cedera-grade3-rumah-sakit-i-thumb-fc2ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Participation in Regulatory Design A Public Service Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Participation in Regulatory Design A Public Service Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Participation in Regulatory Design A Public Service Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44702-kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">e36a2012ed65292f28a04a8917a4cb7b</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:13:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ roy valiant ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri pujiati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,pujiati,roy,tri,valiant]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas partisipasi publik dalam proses legislasi dapat ditingkatkan melalui integrasi langsung masyarakat dalam forum-forum strategis seperti rapat kerja, sidang komite, dan rapat paripurna, bukan hanya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas partisipasi publik dalam proses legislasi dapat ditingkatkan melalui integrasi langsung masyarakat dalam forum-forum strategis seperti rapat kerja, sidang komite, dan rapat paripurna, bukan hanya melalui konsultasi terbatas. Kedua, perlu diteliti bagaimana platform digital dapat dirancang secara inklusif untuk menjangkau kelompok masyarakat marginal dalam memberikan masukan pada penyusunan peraturan daerah, terutama di wilayah seperti DKI Jakarta yang mengalami perubahan status politik. Ketiga, penting untuk mengkaji peran anggota legislatif sebagai representasi pelayanan publik, termasuk bagaimana kriteria pemilihan wakil rakyat dapat dirancang untuk memastikan mereka benar-benar mewujudkan semangat pelayanan publik dalam setiap tahapan pembentukan kebijakan, serta bagaimana transparansi hasil akhir dari masukan publik dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Penelitian lanjutan juga perlu menjawab bagaimana mekanisme akuntabilitas dapat dibangun agar aspirasi masyarakat tidak hanya didengar tetapi benar-benar memengaruhi substansi peraturan. Selain itu, perlu dieksplorasi bentuk keterlibatan masyarakat yang lebih awal, yaitu sejak tahap penyusunan naskah akademik, agar kebijakan lebih responsif terhadap kebutuhan riil. Studi juga dapat menguji pengaruh keterbukaan akses dokumen legislatif terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap proses pembentukan hukum. Alternatif metode partisipatif seperti forum warga, survei daring, dan diskusi kelompok terfokus perlu diteliti efektivitasnya dalam konteks lokal. Akhirnya, penting untuk menganalisis bagaimana dinamika politik internal DPR memengaruhi keputusan untuk membuka atau menutup ruang partisipasi publik, serta bagaimana sistem insentif legislatif dapat didesain untuk mendorong perilaku yang lebih partisipatif.. Partisipasi publik dalam perancangan peraturan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak rakyat selama ini belum mendapatkan perhatian yang memadai.Lembaga legislatif harus secara konsisten menentukan prioritas pembahasan rancangan undang-undang berdasarkan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak, dengan mempertimbangkan manfaat sosial, dampak, dan kelayakan serta dukungan anggaran yang memadai.Dalam penyusunan program legislasi nasional, aspirasi masyarakat harus menjadi pertimbangan utama untuk menghasilkan perencanaan hukum yang sistematis, terorganisasi, dan selaras dengan tujuan pembangunan nasional serta keadilan publik Peraturan mengenai Provinsi DKI Jakarta tidak lagi menetapkan wilayah tersebut sebagai ibu kota negara. Permasalahan muncul ketika perumusan peraturan tampak kurang optimal dalam melibatkan masyarakat, yang mengindikasikan potensi peraturan yang menguntungkan pihak atau kelompok tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, yaitu pengumpulan materi dan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan situs web yang relevan dengan tema artikel. Hasil penelitian menunjukkan peran penting dan strategis partisipasi masyarakat dalam penyusunan undang-undang dan peraturan. Hal ini terjadi karena peraturan dan kebijakan dirumuskan dengan mempertimbangkan kepentingan dan tujuan masyarakat ketika mereka terlibat secara aktif. Lebih banyak perundang-undangan yang mendukung kepentingan publik akan dibentuk seiring... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-a556d.webp" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-a556d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-a556d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-a556d.webp 1x" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" alt="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-f9867.webp" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-f9867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-f9867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-f9867.webp 1x" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" alt="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp 1x" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" alt="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44702-kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat" title="JURIS - Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective" target="_blank">Public Participation in Regulatory Design: A Public Service Perspective</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas partisipasi publik dalam proses legislasi dapat ditingkatkan melalui integrasi langsung masyarakat dalam forum-forum strategis seperti rapat kerja, sidang komite, dan rapat paripurna, bukan hanya melalui konsultasi terbatas. Kedua, perlu diteliti bagaimana platform digital dapat dirancang secara inklusif untuk menjangkau kelompok masyarakat marginal dalam memberikan masukan pada penyusunan peraturan daerah, terutama di wilayah seperti DKI Jakarta yang mengalami perubahan status politik. Ketiga, penting untuk mengkaji peran anggota legislatif sebagai representasi pelayanan publik, termasuk bagaimana kriteria pemilihan wakil rakyat dapat dirancang untuk memastikan mereka benar-benar mewujudkan semangat pelayanan publik dalam setiap tahapan pembentukan kebijakan, serta bagaimana transparansi hasil akhir dari masukan publik dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Penelitian lanjutan juga perlu menjawab bagaimana mekanisme akuntabilitas dapat dibangun agar aspirasi masyarakat tidak hanya didengar tetapi benar-benar memengaruhi substansi peraturan. Selain itu, perlu dieksplorasi bentuk keterlibatan masyarakat yang lebih awal, yaitu sejak tahap penyusunan naskah akademik, agar kebijakan lebih responsif terhadap kebutuhan riil. Studi juga dapat menguji pengaruh keterbukaan akses dokumen legislatif terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap proses pembentukan hukum. Alternatif metode partisipatif seperti forum warga, survei daring, dan diskusi kelompok terfokus perlu diteliti efektivitasnya dalam konteks lokal. Akhirnya, penting untuk menganalisis bagaimana dinamika politik internal DPR memengaruhi keputusan untuk membuka atau menutup ruang partisipasi publik, serta bagaimana sistem insentif legislatif dapat didesain untuk mendorong perilaku yang lebih partisipatif..
<br>Partisipasi publik dalam perancangan peraturan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak rakyat selama ini belum mendapatkan perhatian yang memadai.Lembaga legislatif harus secara konsisten menentukan prioritas pembahasan rancangan undang-undang berdasarkan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak, dengan mempertimbangkan manfaat sosial, dampak, dan kelayakan serta dukungan anggaran yang memadai.Dalam penyusunan program legislasi nasional, aspirasi masyarakat harus menjadi pertimbangan utama untuk menghasilkan perencanaan hukum yang sistematis, terorganisasi, dan selaras dengan tujuan pembangunan nasional serta keadilan publik
<br>Peraturan mengenai Provinsi DKI Jakarta tidak lagi menetapkan wilayah tersebut sebagai ibu kota negara. Permasalahan muncul ketika perumusan peraturan tampak kurang optimal dalam melibatkan masyarakat, yang mengindikasikan potensi peraturan yang menguntungkan pihak atau kelompok tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, yaitu pengumpulan materi dan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan situs web yang relevan dengan tema artikel. Hasil penelitian menunjukkan peran penting dan strategis partisipasi masyarakat dalam penyusunan undang-undang dan peraturan. Hal ini terjadi karena peraturan dan kebijakan dirumuskan dengan mempertimbangkan kepentingan dan tujuan masyarakat ketika mereka terlibat secara aktif. Lebih banyak perundang-undangan yang mendukung kepentingan publik akan dibentuk seiring...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp" type="image/webp" length="90404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-a556d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-f9867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/kepercayaan-publik-keterlibatan-masyarakat-lembaga-thumb-3eb1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1898-governmentjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16113-jurnal-ilmu-pemerintahan-kajian-ilmu-pemerintahan-politik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44696-kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pas</link>
	<guid isPermaLink="false">373ff679978d1350a61d377dc259428d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:09:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anita kurnia ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran elmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anita,elmi,full,imran,issue,kurnia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana pengaruh kualitas konten visual dalam toko Shopee terhadap tingkat konversi penjualan UMKM di Kampung Buantan Lestari? Pertanyaan kedua: Apakah pelatihan intensif tentang manajemen inventaris digital meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari: Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana pengaruh kualitas konten visual dalam toko Shopee terhadap tingkat konversi penjualan UMKM di Kampung Buantan Lestari? Pertanyaan kedua: Apakah pelatihan intensif tentang manajemen inventaris digital meningkatkan kepuasan pelanggan dan loyalitas di antara pelaku UMKM yang menggunakan platform eAccommerce? Pertanyaan ketiga: Bagaimana peran media sosial lokal sebagai saluran pemasaran tambahan dapat memperluas jangkauan pasar UMKM baik di tingkat kabupaten maupun provinsi?. Membantu memasarkan UMKM Kampung Buantan Lestari menggunakan platform digital melalui pemanfaatan eAccommerce Shopee berhasil dilakukan oleh mahasiswa/i KUKERTA UNRI.Toko online UMKM Kampung Buantan Lestari dapat digunakan oleh semua pelaku UMKM.Dalam proses manajemen ditangani langsung oleh pemerintah Kampung Buantan Lestari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kampung Buantan Lestari merupakan kegiatan usaha aktif baik milik perorangan, perkelompok, maupun badan usaha yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro kecil dan menengah di Kampung Buantan Lestari. Untuk meningkatkan output penjualan dari UMKM membutuhkan cara pemasaran yang terbaru. Mahasiswa KUKERTA UNRI membantu dalam memperkenalkan digital marketing dan melakukan bimbingan teknologi dalam pembuatan akun eAccommerce serta cara penggunaan eAccommerce dalam pemasaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-2aaee.webp" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-2aaee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-2aaee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-2aaee.webp 1x" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" alt="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp 1x" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" alt="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-0d520.webp" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-0d520.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-0d520.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-0d520.webp 1x" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" alt="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44696-kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pas" title="JURIS - Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari" target="_blank">Umkm Go Digital Kampung Buantan Lestari</a>: Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana pengaruh kualitas konten visual dalam toko Shopee terhadap tingkat konversi penjualan UMKM di Kampung Buantan Lestari? Pertanyaan kedua: Apakah pelatihan intensif tentang manajemen inventaris digital meningkatkan kepuasan pelanggan dan loyalitas di antara pelaku UMKM yang menggunakan platform eAccommerce? Pertanyaan ketiga: Bagaimana peran media sosial lokal sebagai saluran pemasaran tambahan dapat memperluas jangkauan pasar UMKM baik di tingkat kabupaten maupun provinsi?.
<br>Membantu memasarkan UMKM Kampung Buantan Lestari menggunakan platform digital melalui pemanfaatan eAccommerce Shopee berhasil dilakukan oleh mahasiswa/i KUKERTA UNRI.Toko online UMKM Kampung Buantan Lestari dapat digunakan oleh semua pelaku UMKM.Dalam proses manajemen ditangani langsung oleh pemerintah Kampung Buantan Lestari
<br>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kampung Buantan Lestari merupakan kegiatan usaha aktif baik milik perorangan, perkelompok, maupun badan usaha yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro kecil dan menengah di Kampung Buantan Lestari. Untuk meningkatkan output penjualan dari UMKM membutuhkan cara pemasaran yang terbaru. Mahasiswa KUKERTA UNRI membantu dalam memperkenalkan digital marketing dan melakukan bimbingan teknologi dalam pembuatan akun eAccommerce serta cara penggunaan eAccommerce dalam pemasaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp" type="image/webp" length="50710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-2aaee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-63a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kitosan-hasil-umkm-mahasiswa-pelaku-akses-pasar-go-thumb-0d520.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-677-mdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1316-fordicate.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44701-sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims</link>
	<guid isPermaLink="false">a72e975ac53b58fb3bb0f9a9af2f16a9</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 04:05:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hafiz irsyad ]]></category>
	<category><![CDATA[ molavi arman ]]></category>
	<category><![CDATA[ novan wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,hafiz,irsyad,molavi,novan,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk melakukan studi komparatif antara perpustakaan yang telah menerapkan SLiMS dengan perpustakaan yang belum. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak penerapan SLiMS terhadap kinerja perpustakaan, performa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk melakukan studi komparatif antara perpustakaan yang telah menerapkan SLiMS dengan perpustakaan yang belum. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak penerapan SLiMS terhadap kinerja perpustakaan, performa dan produktivitas kerja pustakawan, serta kepuasan pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan SLiMS yang diberikan kepada staf perpustakaan dan guru, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan di sekolah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak digitalisasi perpustakaan terhadap minat siswa dalam mengunjungi perpustakaan dan meningkatkan prestasi akademik mereka.. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan bermanfaat bagi SMA Negeri 3 Kayuagung dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan.Kegiatan ini juga diterima dengan baik oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan, dan pustakawan di SMA Negeri 3 Kayuagung Visi SMA Negeri 3 Kayu Agung adalah AuMenjadi Sekolah Sehat Berwawasan Lingkungan, Relegius, Cerdas, Berbudaya Literasi, dan Berdaya Saing Global Berdasarkan Budaya BangsaAy. Demi tercapainya visi dan misi tersebut, SMA Negeri 3 Kayu Agung berkolaborasi dengan berbagai organisasi di bidang pendidikan dan industri untuk memberikan pelatihan. Salah satunya adalah dengan Universitas Multi Data Palembang, di mana tim dosen diundang untuk memberikan pelatihan terkait digitalisasi perpustakaan menggunakan aplikasi SLiMS (Senayan Library Management System) kepada guru, tenaga kependidikan, dan pustakawan. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu SMA Negeri 3 Kayu Agung dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan, yang mempermudah perpustakaan dalam mengelola semua kegiatan, seperti pendataan buku, anggota, peminjaman, dan pengembalian buku. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-af9b4.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-af9b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-af9b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-af9b4.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-8ef06.webp" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-8ef06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-8ef06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-8ef06.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" alt="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44701-sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims" title="JURIS - Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung" target="_blank">Pendampingan Digitalisasi Perpustakaan dan Pelatihan Aplikasi SLiMS di SMA Negeri 3 Kayu Agung</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk melakukan studi komparatif antara perpustakaan yang telah menerapkan SLiMS dengan perpustakaan yang belum. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak penerapan SLiMS terhadap kinerja perpustakaan, performa dan produktivitas kerja pustakawan, serta kepuasan pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan SLiMS yang diberikan kepada staf perpustakaan dan guru, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan di sekolah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak digitalisasi perpustakaan terhadap minat siswa dalam mengunjungi perpustakaan dan meningkatkan prestasi akademik mereka..
<br>Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan bermanfaat bagi SMA Negeri 3 Kayuagung dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan.Kegiatan ini juga diterima dengan baik oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan, dan pustakawan di SMA Negeri 3 Kayuagung
<br>Visi SMA Negeri 3 Kayu Agung adalah AuMenjadi Sekolah Sehat Berwawasan Lingkungan, Relegius, Cerdas, Berbudaya Literasi, dan Berdaya Saing Global Berdasarkan Budaya BangsaAy. Demi tercapainya visi dan misi tersebut, SMA Negeri 3 Kayu Agung berkolaborasi dengan berbagai organisasi di bidang pendidikan dan industri untuk memberikan pelatihan. Salah satunya adalah dengan Universitas Multi Data Palembang, di mana tim dosen diundang untuk memberikan pelatihan terkait digitalisasi perpustakaan menggunakan aplikasi SLiMS (Senayan Library Management System) kepada guru, tenaga kependidikan, dan pustakawan. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu SMA Negeri 3 Kayu Agung dalam mengimplementasikan digitalisasi perpustakaan, yang mempermudah perpustakaan dalam mengelola semua kegiatan, seperti pendataan buku, anggota, peminjaman, dan pengembalian buku.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp" type="image/webp" length="98424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-af9b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-3d439.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sekolah-sma-negeri-digitalisasi-perpustakaan-slims-thumb-8ef06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-677-mdp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1316-fordicate.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Bureaucracy Simplification The Experience of Lumajang District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Bureaucracy Simplification The Experience of Lumajang District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Bureaucracy Simplification The Experience of Lumajang District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44693-penerapan-kebijakan-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">d5fdcfc3def0f245d8b961dcb835a288</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 03:49:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rifqi redha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,redha,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan, studi lanjut dapat difokuskan pada penyusunan regulasi khusus yang mengatur kompetensi dan jalur karier bagi pejabat fungsional guna meningkatkan profesionalisme dan kepuasan kerja; AeAPenelitian dapat pula mengevaluasi dampak penyederhanaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District: Berdasarkan temuan, studi lanjut dapat difokuskan pada penyusunan regulasi khusus yang mengatur kompetensi dan jalur karier bagi pejabat fungsional guna meningkatkan profesionalisme dan kepuasan kerja; AeAPenelitian dapat pula mengevaluasi dampak penyederhanaan birokrasi terhadap kualitas layanan publik melalui pendekatan komparatif antara kabupaten yang telah menerapkan kebijakan serupa, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik dan kendala umum; AeATerakhir, penelitian tambahan dapat menginvestigasi hubungan antara alokasi anggaran untuk tunjangan pejabat fungsional dan produktivitas kerja, guna menentukan strategi pendanaan yang lebih efisien dan adil.. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan penyederhanaan birokrasi di Lumajang belum mencapai dampak positif signifikan, karena pejabat fungsional masih mengeksekusi tugas yang sama seperti jabatan struktural sebelumnya.Selain itu, terbatasnya jumlah jabatan fungsional dan ketidakjelasan regulasi mengenai tunjangan serta promosi menambah kompleksitas implementasi.Efektivitas kebijakan terhambat oleh kurangnya pengetahuan pejabat struktural tentang jabatan fungsional dan pendanaan yang semakin tidak efisien Penelitian ini membahas upaya penyederhanaan birokrasi di Pemerintah Kabupaten Lumajang, yang dilaksanakan melalui tiga tahap: penyusunan ulang struktur organisasi, penetapan kembali jabatan struktural menjadi jabatan fungsional, serta penyesuaian sistem kerja. Metode deskriptif kualitatif dipakai, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun jumlah jabatan struktural berhasil dikurangi, implementasi kebijakan masih belum menghasilkan peningkatan kualitas layanan publik maupun profesionalisme pejabat fungsional, serta menimbulkan beban anggaran yang lebih tinggi karena penyesuaian tunjangan jabatan fungsional. Penelitian menyoroti ada kesenjangan regulasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-59ae6.webp" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-59ae6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-59ae6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-59ae6.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" alt="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" alt="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-7c323.webp" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-7c323.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-7c323.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-7c323.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" alt="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44693-penerapan-kebijakan-publik" title="JURIS - The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District" target="_blank">The Impact of Bureaucracy Simplification: The Experience of Lumajang District</a>: Berdasarkan temuan, studi lanjut dapat difokuskan pada penyusunan regulasi khusus yang mengatur kompetensi dan jalur karier bagi pejabat fungsional guna meningkatkan profesionalisme dan kepuasan kerja; AeAPenelitian dapat pula mengevaluasi dampak penyederhanaan birokrasi terhadap kualitas layanan publik melalui pendekatan komparatif antara kabupaten yang telah menerapkan kebijakan serupa, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik dan kendala umum; AeATerakhir, penelitian tambahan dapat menginvestigasi hubungan antara alokasi anggaran untuk tunjangan pejabat fungsional dan produktivitas kerja, guna menentukan strategi pendanaan yang lebih efisien dan adil..
<br>Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan penyederhanaan birokrasi di Lumajang belum mencapai dampak positif signifikan, karena pejabat fungsional masih mengeksekusi tugas yang sama seperti jabatan struktural sebelumnya.Selain itu, terbatasnya jumlah jabatan fungsional dan ketidakjelasan regulasi mengenai tunjangan serta promosi menambah kompleksitas implementasi.Efektivitas kebijakan terhambat oleh kurangnya pengetahuan pejabat struktural tentang jabatan fungsional dan pendanaan yang semakin tidak efisien
<br>Penelitian ini membahas upaya penyederhanaan birokrasi di Pemerintah Kabupaten Lumajang, yang dilaksanakan melalui tiga tahap: penyusunan ulang struktur organisasi, penetapan kembali jabatan struktural menjadi jabatan fungsional, serta penyesuaian sistem kerja. Metode deskriptif kualitatif dipakai, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun jumlah jabatan struktural berhasil dikurangi, implementasi kebijakan masih belum menghasilkan peningkatan kualitas layanan publik maupun profesionalisme pejabat fungsional, serta menimbulkan beban anggaran yang lebih tinggi karena penyesuaian tunjangan jabatan fungsional. Penelitian menyoroti ada kesenjangan regulasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp" type="image/webp" length="110200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-59ae6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-2b2fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/penerapan-kebijakan-publik-penyederhanaan-birokras-thumb-7c323.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1898-governmentjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16113-jurnal-ilmu-pemerintahan-kajian-ilmu-pemerintahan-politik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis AIS Surgery A Case Series ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis AIS Surgery A Case Series ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis AIS Surgery A Case Series ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44688-pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">a7386d8349a63ab97487b74483f4ed2a</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 03:46:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ case series ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,report,reports,series]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi dexmedetomidine dengan agen anestesi lain dalam skema bebas opioid pada pasien skoliosis remaja dengan gangguan fungsi paru berat, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap stabilitas hemodinamik dan kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series: Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi dexmedetomidine dengan agen anestesi lain dalam skema bebas opioid pada pasien skoliosis remaja dengan gangguan fungsi paru berat, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap stabilitas hemodinamik dan kualitas pemulihan. Kedua, penting untuk menguji dosis optimal dexmedetomidine berbasis berat badan atau usia dalam operasi skoliosis dengan durasi panjang, guna menentukan titik terbaik antara efek neuroprotektif dan risiko bradikardia atau hipotensi. Ketiga, perlu dikaji pengaruh penggunaan dexmedetomidine terhadap kejadian nyeri kronis pascaoperasi melalui studi longitudinal yang membandingkan pasien yang menerima terapi ini dengan yang tidak, untuk memahami kontribusinya dalam manajemen nyeri jangka panjang. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan dexmedetomidine dalam konteks anestesi spinal yang lebih aman dan efektif, sekaligus menjawab keterbatasan dari studi kasus yang ada terkait ukuran sampel dan desain observasional. Selain itu, hasilnya dapat membantu merancang protokol anestesi yang lebih personal dan berbasis bukti untuk kelompok pasien usia muda dengan kondisi kompleks.. Anestesia untuk operasi rekonstruksi skoliosis idiopatik remaja perlu memperhatikan perlindungan saraf tulang belakang dan kemudahan dalam pemantauan neuropsikologis.Dexmedetomidine berperan sebagai tambahan anestesia yang efektif karena memberikan sedasi dan analgesia tanpa menyebabkan fluktuasi hemodinamik yang berarti.Selain itu, dexmedetomidine mengurangi kehilangan darah, meminimalkan kebutuhan transfusi, serta mendukung pemantauan potensial evoked motorik dan sensorik selama operasi Skoliosis adalah kelainan deformitas lengkungan tulang belakang >10A, dengan Skoliosis Idiopatik Remaja (AIS) terjadi pada usia 10Ae18 tahun. Prevalensi global AIS berkisar antara 1®2%, sedangkan di Indonesia sebesar 2,93%, dengan rasio perempuan terhadap laki-laki 4,7:1. Tantangan perioperatif meliputi kerusakan saraf, perdarahan, dan nyeri pascaoperasi. Neuromonitoring (MEP dan SSEP) membantu mencegah cedera, sementara pemilihan obat yang cermat mendukung perlindungan saraf tulang belakang. Tiga pasien perempuan menjalani operasi rekonstruksi skoliosis dengan anestesia umum. Semua pasien menerima infus target terkendali (TCI) propofol, dexmedetomidine, dan fentanyl, dengan hemodinamik stabil dan tanpa perubahan neurologis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-4c87e.webp" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-4c87e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-4c87e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-4c87e.webp 1x" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" alt="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp 1x" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" alt="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-a2704.webp" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-a2704.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-a2704.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-a2704.webp 1x" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" alt="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44688-pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ma" title="JURIS - Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series" target="_blank">Dexmedetomidine as an Adjunct in Anesthesia for Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS) Surgery: A Case Series</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi dexmedetomidine dengan agen anestesi lain dalam skema bebas opioid pada pasien skoliosis remaja dengan gangguan fungsi paru berat, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap stabilitas hemodinamik dan kualitas pemulihan. Kedua, penting untuk menguji dosis optimal dexmedetomidine berbasis berat badan atau usia dalam operasi skoliosis dengan durasi panjang, guna menentukan titik terbaik antara efek neuroprotektif dan risiko bradikardia atau hipotensi. Ketiga, perlu dikaji pengaruh penggunaan dexmedetomidine terhadap kejadian nyeri kronis pascaoperasi melalui studi longitudinal yang membandingkan pasien yang menerima terapi ini dengan yang tidak, untuk memahami kontribusinya dalam manajemen nyeri jangka panjang. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan dexmedetomidine dalam konteks anestesi spinal yang lebih aman dan efektif, sekaligus menjawab keterbatasan dari studi kasus yang ada terkait ukuran sampel dan desain observasional. Selain itu, hasilnya dapat membantu merancang protokol anestesi yang lebih personal dan berbasis bukti untuk kelompok pasien usia muda dengan kondisi kompleks..
<br>Anestesia untuk operasi rekonstruksi skoliosis idiopatik remaja perlu memperhatikan perlindungan saraf tulang belakang dan kemudahan dalam pemantauan neuropsikologis.Dexmedetomidine berperan sebagai tambahan anestesia yang efektif karena memberikan sedasi dan analgesia tanpa menyebabkan fluktuasi hemodinamik yang berarti.Selain itu, dexmedetomidine mengurangi kehilangan darah, meminimalkan kebutuhan transfusi, serta mendukung pemantauan potensial evoked motorik dan sensorik selama operasi
<br>Skoliosis adalah kelainan deformitas lengkungan tulang belakang >10A, dengan Skoliosis Idiopatik Remaja (AIS) terjadi pada usia 10Ae18 tahun. Prevalensi global AIS berkisar antara 1%Ae2%, sedangkan di Indonesia sebesar 2,93%, dengan rasio perempuan terhadap laki-laki 4,7:1. Tantangan perioperatif meliputi kerusakan saraf, perdarahan, dan nyeri pascaoperasi. Neuromonitoring (MEP dan SSEP) membantu mencegah cedera, sementara pemilihan obat yang cermat mendukung perlindungan saraf tulang belakang. Tiga pasien perempuan menjalani operasi rekonstruksi skoliosis dengan anestesia umum. Semua pasien menerima infus target terkendali (TCI) propofol, dexmedetomidine, dan fentanyl, dengan hemodinamik stabil dan tanpa perubahan neurologis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp" type="image/webp" length="107654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-4c87e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-b85a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pasien-anestesi-spinal-manajemen-nyeri-protokol-ad-thumb-a2704.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pressure Reactivity Index PRx A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pressure Reactivity Index PRx A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pressure Reactivity Index PRx A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44689-brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra</link>
	<guid isPermaLink="false">e902cda8f12f2ffe1db3e2812496031f</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:54:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ case reports ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ case series ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,report,reports,series]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan PRx dalam populasi TBI yang lebih luas dan beragam, termasuk mempertimbangkan perbedaan usia dan tingkat keparahan cedera. Studi prospektif yang lebih besar dan terstruktur dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan PRx dalam populasi TBI yang lebih luas dan beragam, termasuk mempertimbangkan perbedaan usia dan tingkat keparahan cedera. Studi prospektif yang lebih besar dan terstruktur dengan baik diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat klinis dari terapi berbasis CPPopt yang dipandu oleh PRx, dengan fokus pada perbandingan hasil neurologis jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Selain itu, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan algoritma otomatis dan sistem pengambilan keputusan klinis yang mengintegrasikan data PRx dengan parameter fisiologis lainnya untuk memberikan panduan yang lebih personal dan tepat waktu dalam pengelolaan pasien TBI.. Pressure reactivity index (PRx) is a relationship between MAP and ICP derived from dynamic, slow variations in cerebral blood volume (CBV) by cerebral autoregulation.The U-shaped curves of PRx and CPP can help determine CPPopt values.Numerous studies have demonstrated that the PRx value is correlated with the outcome of TBI patients and that controlling CPP between CPPopt can improve the outcome of TBI patients Two common factors contributing to poorer outcomes in TBI patients are high intracranial pressure (ICP) and low cerebral perfusion pressure (CPP). These two factors constitute a vicious circle that will have a negative impact on TBI patients. An increase in ICP will cause a decrease in CPP, while a reduction in CPP will cause ischemia, which will worsen the high ICP. However, increasing the CPP by increasing MAP will not help the situation; in fact, it may worsen the impact due to impairment of cerebral autoregulation (CA). Therefore, it is critical to manage TBI patients with an ideal CPP. Pressure reactivity index (PRx) is a measurement of the linear relationship between the mean... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp 1x" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" alt="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-3ec9d.webp" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-3ec9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-3ec9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-3ec9d.webp 1x" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" alt="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-c1a91.webp" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-c1a91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-c1a91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-c1a91.webp 1x" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" alt="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44689-brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra" title="JURIS - Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury" target="_blank">Pressure Reactivity Index (PRx): A Concept to Optimize Cerebral Perfusion Pressure in Traumatic Brain Injury</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan PRx dalam populasi TBI yang lebih luas dan beragam, termasuk mempertimbangkan perbedaan usia dan tingkat keparahan cedera. Studi prospektif yang lebih besar dan terstruktur dengan baik diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat klinis dari terapi berbasis CPPopt yang dipandu oleh PRx, dengan fokus pada perbandingan hasil neurologis jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Selain itu, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan algoritma otomatis dan sistem pengambilan keputusan klinis yang mengintegrasikan data PRx dengan parameter fisiologis lainnya untuk memberikan panduan yang lebih personal dan tepat waktu dalam pengelolaan pasien TBI..
<br>Pressure reactivity index (PRx) is a relationship between MAP and ICP derived from dynamic, slow variations in cerebral blood volume (CBV) by cerebral autoregulation.The U-shaped curves of PRx and CPP can help determine CPPopt values.Numerous studies have demonstrated that the PRx value is correlated with the outcome of TBI patients and that controlling CPP between CPPopt can improve the outcome of TBI patients
<br>Two common factors contributing to poorer outcomes in TBI patients are high intracranial pressure (ICP) and low cerebral perfusion pressure (CPP). These two factors constitute a vicious circle that will have a negative impact on TBI patients. An increase in ICP will cause a decrease in CPP, while a reduction in CPP will cause ischemia, which will worsen the high ICP. However, increasing the CPP by increasing MAP will not help the situation; in fact, it may worsen the impact due to impairment of cerebral autoregulation (CA). Therefore, it is critical to manage TBI patients with an ideal CPP. Pressure reactivity index (PRx) is a measurement of the linear relationship between the mean...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp" type="image/webp" length="102534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-21ad9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-3ec9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/brain-injury-tbi-cerebral-perfusion-pressure-intra-thumb-c1a91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6747-inasnacc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16001-jurnal-neuroanestesi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 03 May 2026 07:51:35 +0700. 24 items. Served in: 7.442 seconds [rss] -->
