<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.98-5jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.98-5jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 03:44:15 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:44:15 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-05T03:44:15+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kesenian Berokan Indramayu Asal Usul Makna Simbolik dan Fungsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kesenian Berokan Indramayu Asal Usul Makna Simbolik dan Fungsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kesenian Berokan Indramayu Asal Usul Makna Simbolik dan Fungsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53094-pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesen</link>
	<guid isPermaLink="false">023d24c8382b5d4fe45d3ccb70f84d3d</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wayan swandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dana waskita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ira adriati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adriati,dana,ira,swandi,waskita,wayan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana simbolAcsimbol dalam pertunjukan Berokan ditransmisikan antar generasi dengan menggunakan pendekatan etnografi longitudinal untuk memahami perubahan makna budaya seiring waktu; selain itu, studi kuantitatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana simbolAcsimbol dalam pertunjukan Berokan ditransmisikan antar generasi dengan menggunakan pendekatan etnografi longitudinal untuk memahami perubahan makna budaya seiring waktu; selain itu, studi kuantitatif dapat menguji dampak persepsi masyarakat terhadap kesehatan dan pencegahan penyakit setelah menyaksikan pertunjukan Berokan, terutama dalam konteks upaya mengusir wabah tradisional; selanjutnya, eksplorasi penggunaan media digitalAiseperti video interaktif dan platform daringAidapat menjadi arah penelitian baru untuk melihat sejauh mana teknologi modern dapat mendukung pelestarian, penyebaran, serta partisipasi generasi muda dalam praktik kesenian Berokan, sehingga menjaga keberlanjutan warisan budaya sambil menyesuaikannya dengan dinamika sosialAckultural kontemporer.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Berokan memiliki tiga fungsi utama, yaitu religius, didaktis, dan sosial, yang telah berkembang sejak masa HinduAcBudha hingga masa Islam.Walaupun fungsi religius mulai memudar, Berokan kini lebih sering dipertunjukkan sebagai media dakwah Islami dan hiburan bagi masyarakat.Fungsi sosialnya tetap penting, karena pertunjukan Berokan sering diselenggarakan dalam upacara tradisional dan dipercaya mampu mengusir wabah serta memberikan nilai moral Berokan merupakan salah satu kesenian yang terdapat di Indramayu, Jawa Barat. Kesenian ini berupa pertunjukan seorang dalang yang mengenakan kostum seperti binatang macan atau singa. Kesenian Berokan memiliki latar sejarah, fungsi, dan makna simbolik yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asal-usul, makna simbolik, dan fungsi kesenian Berokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian ini berupa hasil wawancara mendalam dengan informan dan studi pustaka. Narasumber dalam penelitian ini yaitu budayawan Indramayu,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp 1x" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" alt="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-695b1.webp" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-695b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-695b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-695b1.webp 1x" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" alt="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-ab650.webp" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-ab650.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-ab650.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-ab650.webp 1x" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" alt="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53094-pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesen" title="JURIS - Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi" target="_blank">Kesenian Berokan Indramayu: Asal-Usul, Makna Simbolik, dan Fungsi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana simbolAcsimbol dalam pertunjukan Berokan ditransmisikan antar generasi dengan menggunakan pendekatan etnografi longitudinal untuk memahami perubahan makna budaya seiring waktu; selain itu, studi kuantitatif dapat menguji dampak persepsi masyarakat terhadap kesehatan dan pencegahan penyakit setelah menyaksikan pertunjukan Berokan, terutama dalam konteks upaya mengusir wabah tradisional; selanjutnya, eksplorasi penggunaan media digitalAiseperti video interaktif dan platform daringAidapat menjadi arah penelitian baru untuk melihat sejauh mana teknologi modern dapat mendukung pelestarian, penyebaran, serta partisipasi generasi muda dalam praktik kesenian Berokan, sehingga menjaga keberlanjutan warisan budaya sambil menyesuaikannya dengan dinamika sosialAckultural kontemporer..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Berokan memiliki tiga fungsi utama, yaitu religius, didaktis, dan sosial, yang telah berkembang sejak masa HinduAcBudha hingga masa Islam.Walaupun fungsi religius mulai memudar, Berokan kini lebih sering dipertunjukkan sebagai media dakwah Islami dan hiburan bagi masyarakat.Fungsi sosialnya tetap penting, karena pertunjukan Berokan sering diselenggarakan dalam upacara tradisional dan dipercaya mampu mengusir wabah serta memberikan nilai moral
<br>Berokan merupakan salah satu kesenian yang terdapat di Indramayu, Jawa Barat. Kesenian ini berupa pertunjukan seorang dalang yang mengenakan kostum seperti binatang macan atau singa. Kesenian Berokan memiliki latar sejarah, fungsi, dan makna simbolik yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asal-usul, makna simbolik, dan fungsi kesenian Berokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian ini berupa hasil wawancara mendalam dengan informan dan studi pustaka. Narasumber dalam penelitian ini yaitu budayawan Indramayu,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp" type="image/webp" length="88166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-71499.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-695b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/pakujoyo-fungsi-sosial-berokan-kesenian-tradisiona-thumb-ab650.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15119-panggung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53093-elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-elem</link>
	<guid isPermaLink="false">868384b43f42f8488371bf31e8567054</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wayan swandi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dana waskita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ira adriati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adriati,dana,ira,swandi,waskita,wayan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji persepsi visual penonton terhadap lukisan liminal dengan menggunakan teknologi eyeActracking untuk mengidentifikasi elemen visual mana yang paling menarik perhatian dan bagaimana mereka menafsirkan dualitas gerak. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji persepsi visual penonton terhadap lukisan liminal dengan menggunakan teknologi eyeActracking untuk mengidentifikasi elemen visual mana yang paling menarik perhatian dan bagaimana mereka menafsirkan dualitas gerak. Selanjutnya, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode PracticeAcled research dengan pendekatan penelitian seni lainnya (misalnya researchAcbyAcpractice atau action research) untuk menilai kelebihan dan keterbatasan masingAcmasing dalam merepresentasikan ritual budaya. Akhirnya, pengembangan media realitas tertambah (AR/VR) dapat dieksplorasi sebagai platform interaktif yang memperluas pengalaman visual Tarawangsa, memungkinkan peneliti menguji bagaimana lingkungan digital mempengaruhi pemahaman semiotik dan keterlibatan emosional penonton.. Pengalaman langsung selama pertunjukan Tarawangsa menunjukkan pentingnya penggunaan alat rekam seperti kamera foto dan video untuk mendokumentasikan momen yang bersifat spontan dan tidak dapat diulang.Persiapan objek budaya seni yang menjadi sumber inspirasi harus diperlakukan sebagai reinterpretasi kreatif karena keterbatasan persepsi visual peneliti.Alat rekam tersebut kemudian berfungsi sebagai bahan analisis lanjutan untuk memperkaya kajian visual dan semiotik pada karya lukis berbasis riset budaya Terwujudnya karya lukis dengan objek tubuh-tubuh liminal penari tarawangsa, hasil karya peneliti (Supriatna) terinspirasi dari sebuah peristiwa budaya seni tradisional. Lukisan yang dikreasi bertujuan menggambarkan kandungan dimensi ruang dan waktu dari ambiguitas para penari Tarawangsa. Tarian ini diekspresikan ke dalam kanvas, menggambarkan gerakan tubuh para penari berada dalam jiwa dualitas, yakni satu sisi gerakannya mengikuti irama pengiring secara estetik, namun dalam waktu yang sama gerakannya terisyarat tengah penyatukan diri dengan Nyi Pohaci, yakni sosok Dewi yang disucikannya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-e81f4.webp" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-e81f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-e81f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-e81f4.webp 1x" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" alt="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp 1x" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" alt="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-958eb.webp" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-958eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-958eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-958eb.webp 1x" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" alt="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53093-elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-elem" title="JURIS - Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -" target="_blank">Artivcle Text Transformasi Visual AuLukisan Tubuh LiminalAy Inspirasi Penari Tarawangsa sebagai Model Proses Kreatif Seni Lukis: -</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji persepsi visual penonton terhadap lukisan liminal dengan menggunakan teknologi eyeActracking untuk mengidentifikasi elemen visual mana yang paling menarik perhatian dan bagaimana mereka menafsirkan dualitas gerak. Selanjutnya, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode PracticeAcled research dengan pendekatan penelitian seni lainnya (misalnya researchAcbyAcpractice atau action research) untuk menilai kelebihan dan keterbatasan masingAcmasing dalam merepresentasikan ritual budaya. Akhirnya, pengembangan media realitas tertambah (AR/VR) dapat dieksplorasi sebagai platform interaktif yang memperluas pengalaman visual Tarawangsa, memungkinkan peneliti menguji bagaimana lingkungan digital mempengaruhi pemahaman semiotik dan keterlibatan emosional penonton..
<br>Pengalaman langsung selama pertunjukan Tarawangsa menunjukkan pentingnya penggunaan alat rekam seperti kamera foto dan video untuk mendokumentasikan momen yang bersifat spontan dan tidak dapat diulang.Persiapan objek budaya seni yang menjadi sumber inspirasi harus diperlakukan sebagai reinterpretasi kreatif karena keterbatasan persepsi visual peneliti.Alat rekam tersebut kemudian berfungsi sebagai bahan analisis lanjutan untuk memperkaya kajian visual dan semiotik pada karya lukis berbasis riset budaya
<br>Terwujudnya karya lukis dengan objek tubuh-tubuh liminal penari tarawangsa, hasil karya peneliti (Supriatna) terinspirasi dari sebuah peristiwa budaya seni tradisional. Lukisan yang dikreasi bertujuan menggambarkan kandungan dimensi ruang dan waktu dari ambiguitas para penari Tarawangsa. Tarian ini diekspresikan ke dalam kanvas, menggambarkan gerakan tubuh para penari berada dalam jiwa dualitas, yakni satu sisi gerakannya mengikuti irama pengiring secara estetik, namun dalam waktu yang sama gerakannya terisyarat tengah penyatukan diri dengan Nyi Pohaci, yakni sosok Dewi yang disucikannya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp" type="image/webp" length="85782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-e81f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-086dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/elemen-visual-tekstual-ritual-budaya-ekspresi-seni-thumb-958eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15119-panggung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53092-persepsi-mahasiswa-d3-linkedin</link>
	<guid isPermaLink="false">49ebe2f2360ad79a9b7587bbba7d46a4</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yujian fu 27 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rezaul karim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jamil sharif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,fu,jamil,karim,rezaul,sharif,yujian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi yang lebih luas dengan survei yang dilakukan di institusi pendidikan yang lebih beragam untuk menggeneralisasi kesimpulan penelitian ini.2. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi yang lebih luas dengan survei yang dilakukan di institusi pendidikan yang lebih beragam untuk menggeneralisasi kesimpulan penelitian ini.2. Melakukan survei di antara mahasiswa dari jurusan lain untuk mengevaluasi persepsi dan penggunaan mereka terhadap LinkedIn.3. Mengumpulkan data lebih banyak dan mengembangkan analisis perbedaan kelompok melalui Anova dan pendekatan analisis multivariat lainnya.4. Membandingkan LinkedIn dengan jaringan profesional lainnya.5. Menjelajahi cara-cara di mana pendidik universitas dapat menerapkan LinkedIn untuk membantu kesadaran siswa tentang pentingnya LinkedIn dalam dunia jejaring sosial.. Penelitian ini memperluas penelitian Zhang dan Chen (2019) dengan melakukan survei di antara mahasiswa perguruan tinggi di satu universitas swasta didominasi Kaukasia di Midwest AS dan satu universitas negeri HBCU di Southeast AS.Berdasarkan teori kognitif sosial dan teori motivasi, serta literatur praktis tentang LinkedIn sebagai platform jaringan profesional, penelitian ini menyelidiki persepsi dan penggunaan mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn dalam empat dimensi.identitas sosial dan profesional, membangun hubungan dengan kepercayaan, pengembangan karier profesional, dan sumber belajar interaktif.Temuan menunjukkan bahwa baik mahasiswa bisnis maupun STEM percaya bahwa informasi yang dibagikan di LinkedIn dapat dipercaya, yang mendorong mereka untuk merespons informasi dan berbagi dengan komunitas, mempresentasikan diri secara positif di profil mereka, dan terhubung dengan orang lain untuk pengembangan karier di masa depan.Sementara itu, persepsi mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn sebagai sumber belajar interaktif berbeda secara signifikan, menunjukkan bahwa mahasiswa STEM percaya bahwa LinkedIn menyebabkan lebih banyak gangguan, yang kurang menguntungkan bagi pekerjaan akademik mereka dibandingkan dengan mahasiswa bisnis Penelitian ini menyelidiki apakah ada perbedaan antara persepsi mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn saat mereka menggunakan platform ini untuk membangun identitas profesional dan sosial, sebagai modal sosial, sebagai platform untuk membangun hubungan dengan kepercayaan, sebagai platform pengembangan karier profesional, dan sebagai sumber belajar interaktif. Penelitian ini menggunakan survei di antara mahasiswa perguruan tinggi di dua pengaturan universitas negeri dan swasta di Amerika Serikat. Temuan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp 1x" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" alt="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4967f.webp" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4967f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4967f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4967f.webp 1x" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" alt="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-b8b87.webp" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-b8b87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-b8b87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-b8b87.webp 1x" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" alt="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53092-persepsi-mahasiswa-d3-linkedin" title="JURIS - The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn" target="_blank">The Exploratory Study of Business and STEM StudentsAo Perceptions of LinkedIn</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan studi yang lebih luas dengan survei yang dilakukan di institusi pendidikan yang lebih beragam untuk menggeneralisasi kesimpulan penelitian ini.2. Melakukan survei di antara mahasiswa dari jurusan lain untuk mengevaluasi persepsi dan penggunaan mereka terhadap LinkedIn.3. Mengumpulkan data lebih banyak dan mengembangkan analisis perbedaan kelompok melalui Anova dan pendekatan analisis multivariat lainnya.4. Membandingkan LinkedIn dengan jaringan profesional lainnya.5. Menjelajahi cara-cara di mana pendidik universitas dapat menerapkan LinkedIn untuk membantu kesadaran siswa tentang pentingnya LinkedIn dalam dunia jejaring sosial..
<br>Penelitian ini memperluas penelitian Zhang dan Chen (2019) dengan melakukan survei di antara mahasiswa perguruan tinggi di satu universitas swasta didominasi Kaukasia di Midwest AS dan satu universitas negeri HBCU di Southeast AS.Berdasarkan teori kognitif sosial dan teori motivasi, serta literatur praktis tentang LinkedIn sebagai platform jaringan profesional, penelitian ini menyelidiki persepsi dan penggunaan mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn dalam empat dimensi.identitas sosial dan profesional, membangun hubungan dengan kepercayaan, pengembangan karier profesional, dan sumber belajar interaktif.Temuan menunjukkan bahwa baik mahasiswa bisnis maupun STEM percaya bahwa informasi yang dibagikan di LinkedIn dapat dipercaya, yang mendorong mereka untuk merespons informasi dan berbagi dengan komunitas, mempresentasikan diri secara positif di profil mereka, dan terhubung dengan orang lain untuk pengembangan karier di masa depan.Sementara itu, persepsi mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn sebagai sumber belajar interaktif berbeda secara signifikan, menunjukkan bahwa mahasiswa STEM percaya bahwa LinkedIn menyebabkan lebih banyak gangguan, yang kurang menguntungkan bagi pekerjaan akademik mereka dibandingkan dengan mahasiswa bisnis
<br>Penelitian ini menyelidiki apakah ada perbedaan antara persepsi mahasiswa bisnis dan STEM terhadap LinkedIn saat mereka menggunakan platform ini untuk membangun identitas profesional dan sosial, sebagai modal sosial, sebagai platform untuk membangun hubungan dengan kepercayaan, sebagai platform pengembangan karier profesional, dan sebagai sumber belajar interaktif. Penelitian ini menggunakan survei di antara mahasiswa perguruan tinggi di dua pengaturan universitas negeri dan swasta di Amerika Serikat. Temuan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp" type="image/webp" length="86572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4c49b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-4967f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/persepsi-mahasiswa-d3-linkedin-pengembangan-karier-thumb-b8b87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1022-stie-mce.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5153-journal-accounting-business-management-jabm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Firm Fundamentals Corporate Life Cycle and Stock Market Crash ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Firm Fundamentals Corporate Life Cycle and Stock Market Crash ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Firm Fundamentals Corporate Life Cycle and Stock Market Crash ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53091-return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">5dcaae50f105e7d3d0d429b798b8df2d</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yujian fu 27 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rezaul karim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jamil sharif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,fu,jamil,karim,rezaul,sharif,yujian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih komprehensif untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor fundamental perusahaan dan keruntuhan pasar saham, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih komprehensif untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor fundamental perusahaan dan keruntuhan pasar saham, dengan mempertimbangkan variabel-variabel non-keuangan dan non-akuntansi yang mungkin mempengaruhi pasar. Penelitian ini dapat membantu memahami faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap keruntuhan pasar saham.2. Melakukan analisis komparatif antara pasar modal di negara-negara berkembang dan negara-negara maju untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam faktor-faktor yang menyebabkan keruntuhan pasar saham. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik-praktik terbaik untuk mengurangi risiko keruntuhan pasar modal di negara-negara berkembang.3. Meneliti peran regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mengurangi risiko keruntuhan pasar modal. Penelitian ini dapat membantu otoritas regulasi dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam melindungi kepentingan investor dan menjaga stabilitas pasar modal.. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap kecenderungan keruntuhan pasar saham.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat berkorelasi dengan harga saham, yang menunjukkan bahwa para pemegang saham menekankan, terutama, profitabilitas perusahaan sebelum membuat keputusan investasi mereka.Penelitian ini juga menyajikan dampak dari tahap siklus hidup perusahaan terhadap hubungan antara komponen akuntansi dan harga saham.Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang dampak faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap keruntuhan pasar saham, khususnya di negara-negara berkembang seperti Bangladesh Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak dari faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap kecenderungan keruntuhan pasar saham. Lebih khusus lagi, penelitian ini menunjukkan apakah ada hubungan antara pergerakan harga saham dan komponen akuntansi perusahaan, serta faktor-faktor lainnya, menggunakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Dhaka (DSE). Untuk menguji hipotesis, penelitian ini melakukan analisis mendalam berdasarkan sampel perusahaan yang terdaftar di DSE dari tahun 2005 hingga 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat berkorelasi dengan harga saham, yang menunjukkan bahwa para pemegang saham menekankan, terutama, profitabilitas perusahaan sebelum membuat keputusan investasi mereka. Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara harga saham dan komponen akuntansi lainnya, yang bertentangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp 1x" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" alt="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-81b47.webp" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-81b47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-81b47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-81b47.webp 1x" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" alt="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-8192a.webp" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-8192a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-8192a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-8192a.webp 1x" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" alt="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53091-return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-sa" title="JURIS - Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:" target="_blank">Firm Fundamentals, Corporate Life Cycle and Stock Market Crash:</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengembangkan model yang lebih komprehensif untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor fundamental perusahaan dan keruntuhan pasar saham, dengan mempertimbangkan variabel-variabel non-keuangan dan non-akuntansi yang mungkin mempengaruhi pasar. Penelitian ini dapat membantu memahami faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap keruntuhan pasar saham.2. Melakukan analisis komparatif antara pasar modal di negara-negara berkembang dan negara-negara maju untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam faktor-faktor yang menyebabkan keruntuhan pasar saham. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik-praktik terbaik untuk mengurangi risiko keruntuhan pasar modal di negara-negara berkembang.3. Meneliti peran regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mengurangi risiko keruntuhan pasar modal. Penelitian ini dapat membantu otoritas regulasi dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam melindungi kepentingan investor dan menjaga stabilitas pasar modal..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap kecenderungan keruntuhan pasar saham.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat berkorelasi dengan harga saham, yang menunjukkan bahwa para pemegang saham menekankan, terutama, profitabilitas perusahaan sebelum membuat keputusan investasi mereka.Penelitian ini juga menyajikan dampak dari tahap siklus hidup perusahaan terhadap hubungan antara komponen akuntansi dan harga saham.Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang dampak faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap keruntuhan pasar saham, khususnya di negara-negara berkembang seperti Bangladesh
<br>Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak dari faktor-faktor fundamental perusahaan terhadap kecenderungan keruntuhan pasar saham. Lebih khusus lagi, penelitian ini menunjukkan apakah ada hubungan antara pergerakan harga saham dan komponen akuntansi perusahaan, serta faktor-faktor lainnya, menggunakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Dhaka (DSE). Untuk menguji hipotesis, penelitian ini melakukan analisis mendalam berdasarkan sampel perusahaan yang terdaftar di DSE dari tahun 2005 hingga 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat berkorelasi dengan harga saham, yang menunjukkan bahwa para pemegang saham menekankan, terutama, profitabilitas perusahaan sebelum membuat keputusan investasi mereka. Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara harga saham dan komponen akuntansi lainnya, yang bertentangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp" type="image/webp" length="100728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-2aa1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-81b47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/return-pasar-saham-modal-tekanan-pemegang-daya-fir-thumb-8192a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1022-stie-mce.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5153-journal-accounting-business-management-jabm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53090-kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">7e275974f1fcca9d11e76ba60c199f99</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis dampak kegiatan CSR pada kebijakan penahanan kas di negara-negara Eropa dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran perusahaan, industri, dan lingkungan makroekonomi. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis dampak kegiatan CSR pada kebijakan penahanan kas di negara-negara Eropa dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran perusahaan, industri, dan lingkungan makroekonomi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kinerja sosial dan penahanan kas di negara-negara dengan sistem hukum yang berbeda, seperti common law, hukum sipil, dan hukum perdata. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk memahami bagaimana kinerja sosial dapat mempengaruhi keputusan investasi dan strategi keuangan perusahaan di negara-negara Eropa.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja sosial yang baik menahan lebih sedikit kas daripada perusahaan dengan kinerja sosial yang lebih rendah.Kegiatan CSR dapat menjadi strategi efektif untuk menyelesaikan konflik antara manajer dan pemegang saham, dengan menunjukkan bahwa manajer menggunakan sumber daya secara efisien dan tidak memiliki niat untuk mengeksploitasi mereka.Hasil studi tetap tidak berubah menggunakan pengukuran penahanan kas alternatif atau mempertimbangkan komponen lain dari CSR.Dengan mempertimbangkan kualitas tata kelola perusahaan dan tingkat perlindungan investor di tingkat negara, hasil menunjukkan bahwa tata kelola yang baik dan tingkat perlindungan investor yang baik menyebabkan penahanan kas yang rendah di negara-negara Eropa.Kami juga mencoba untuk memverifikasi apakah adopsi sistem hukum tertentu mempengaruhi hubungan antara kinerja sosial dan penahanan kas.Kami membedakan common law atau sistem hukum Inggris, sistem hukum Prancis, sistem hukum Jerman, dan sistem hukum Skandinavia.Kami telah memperhatikan bahwa perusahaan yang sukses secara sosial di negara-negara yang mengadopsi common law menahan lebih sedikit kas, yang selaras dengan hasil analisis dasar kami.Faktanya, negara-negara yang mengadopsi common law dicirikan oleh tingkat perlindungan investor yang baik Tujuan artikel ini adalah untuk memeriksa apakah kegiatan tanggung jawab sosial mempengaruhi kebijakan penahanan kas di perusahaan Eropa. Menggunakan sampel 1.352 perusahaan Eropa selama 2006-2015, kami menemukan bahwa perusahaan dengan kinerja sosial yang baik menahan lebih sedikit kas daripada perusahaan dengan kinerja sosial yang lebih rendah. Kami juga menemukan bahwa di negara-negara Eropa yang menjamin perlindungan investor yang baik, perusahaan CSR menumpuk lebih sedikit kas. Kegiatan CSR dapat menjadi strategi efektif untuk menyelesaikan konflik antara manajer dan pemegang saham, dengan menunjukkan bahwa manajer... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp 1x" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" alt="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-cb89f.webp" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-cb89f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-cb89f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-cb89f.webp 1x" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" alt="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-969f0.webp" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-969f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-969f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-969f0.webp 1x" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" alt="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53090-kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-pe" title="JURIS - Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?" target="_blank">Do CSR Activities Influence Cash Holding Policy in European Countries?</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis dampak kegiatan CSR pada kebijakan penahanan kas di negara-negara Eropa dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran perusahaan, industri, dan lingkungan makroekonomi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kinerja sosial dan penahanan kas di negara-negara dengan sistem hukum yang berbeda, seperti common law, hukum sipil, dan hukum perdata. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk memahami bagaimana kinerja sosial dapat mempengaruhi keputusan investasi dan strategi keuangan perusahaan di negara-negara Eropa..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja sosial yang baik menahan lebih sedikit kas daripada perusahaan dengan kinerja sosial yang lebih rendah.Kegiatan CSR dapat menjadi strategi efektif untuk menyelesaikan konflik antara manajer dan pemegang saham, dengan menunjukkan bahwa manajer menggunakan sumber daya secara efisien dan tidak memiliki niat untuk mengeksploitasi mereka.Hasil studi tetap tidak berubah menggunakan pengukuran penahanan kas alternatif atau mempertimbangkan komponen lain dari CSR.Dengan mempertimbangkan kualitas tata kelola perusahaan dan tingkat perlindungan investor di tingkat negara, hasil menunjukkan bahwa tata kelola yang baik dan tingkat perlindungan investor yang baik menyebabkan penahanan kas yang rendah di negara-negara Eropa.Kami juga mencoba untuk memverifikasi apakah adopsi sistem hukum tertentu mempengaruhi hubungan antara kinerja sosial dan penahanan kas.Kami membedakan common law atau sistem hukum Inggris, sistem hukum Prancis, sistem hukum Jerman, dan sistem hukum Skandinavia.Kami telah memperhatikan bahwa perusahaan yang sukses secara sosial di negara-negara yang mengadopsi common law menahan lebih sedikit kas, yang selaras dengan hasil analisis dasar kami.Faktanya, negara-negara yang mengadopsi common law dicirikan oleh tingkat perlindungan investor yang baik
<br>Tujuan artikel ini adalah untuk memeriksa apakah kegiatan tanggung jawab sosial mempengaruhi kebijakan penahanan kas di perusahaan Eropa. Menggunakan sampel 1.352 perusahaan Eropa selama 2006-2015, kami menemukan bahwa perusahaan dengan kinerja sosial yang baik menahan lebih sedikit kas daripada perusahaan dengan kinerja sosial yang lebih rendah. Kami juga menemukan bahwa di negara-negara Eropa yang menjamin perlindungan investor yang baik, perusahaan CSR menumpuk lebih sedikit kas. Kegiatan CSR dapat menjadi strategi efektif untuk menyelesaikan konflik antara manajer dan pemegang saham, dengan menunjukkan bahwa manajer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp" type="image/webp" length="89510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-611b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-cb89f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kinerja-sosial-perusahaan-tanggung-penahanan-kas-p-thumb-969f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1022-stie-mce.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5153-journal-accounting-business-management-jabm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cheating at Ethics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cheating at Ethics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cheating at Ethics ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53089-etika-profesi-hakim-pelanggaran-etik</link>
	<guid isPermaLink="false">43aa4513e677f77056910fea4e3879c0</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yujian fu 27 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rezaul karim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jamil sharif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,fu,jamil,karim,rezaul,sharif,yujian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengkaji kembali efektivitas kebijakan dan prosedur etika EY serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencegah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cheating at Ethics:: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengkaji kembali efektivitas kebijakan dan prosedur etika EY serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencegah kecurangan di masa depan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perusahaan dapat meningkatkan pelatihan etika dan integritas profesional untuk karyawannya, serta mengembangkan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang lebih kuat.2. Menganalisis dampak dari skandal kecurangan ini terhadap reputasi EY dan kepercayaan publik terhadap perusahaan audit. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana skandal ini mempengaruhi persepsi investor, klien, dan masyarakat umum terhadap integritas dan kredibilitas EY sebagai perusahaan audit terkemuka.3. Meneliti peran dan tanggung jawab regulator seperti SEC, PCAOB, dan AICPA dalam mengawasi dan menegakkan etika profesional di industri akuntansi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerjasama dan koordinasi antara regulator dapat ditingkatkan untuk mencegah dan menangani pelanggaran etika di masa depan.. Ernst and Young (EY), salah satu perusahaan audit terbesar di dunia, baru-baru ini menyelesaikan masalah dengan SEC dan setuju untuk membayar denda $100 juta setelah sebuah investigasi mengungkapkan kecurangan yang meluas oleh auditor mereka dalam ujian yang diperlukan untuk lisensi profesional (SEC, 2022b).EY secara internal telah menangani kecurangan serupa dan perilaku tidak etis beberapa tahun sebelumnya tetapi tidak melakukan cukup upaya untuk mencegah atau menghentikan praktik tersebut dari terulangnya.Sebagai indikasi keparahan pelanggaran, penyelesaian SEC mengharuskan EY untuk menyewa dua konsultan independen yang terpisah untuk meninjau kebijakan dan prosedur etika perusahaan serta kegagalan perusahaan untuk mengungkapkan kecurangan dengan benar (Goldstein, 2022).Pelanggaran dan kurangnya integritas profesional ditemukan melanggar undang-undang sekuritas federal, aturan dewan pengawasan akuntansi perusahaan publik (PCAOB), dan kode perilaku institut akuntan bersertifikat Amerika (AICPA) Artikel ini menggunakan contoh nyata pelanggaran etika yang terjadi di Ernst and Young, salah satu dari Big Four perusahaan akuntansi. Sebuah investigasi SEC mengungkapkan kecurangan yang meluas oleh karyawannya dalam ujian pendidikan profesional yang diperlukan untuk lisensi CPA. Tindakan tidak etis ini melanggar undang-undang sekuritas federal dan kode perilaku beberapa organisasi profesional. Ini juga bukan pertama kalinya EY menangani perilaku tidak etis di antara karyawannya, tetapi gagal mencegah atau menghentikan praktik tersebut dari berlanjut. EY didenda $100 juta dan diharuskan untuk menyewa konsultan independen untuk meninjau kebijakan, prosedur etika, dan pengungkapan perusahaan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp" title="JURIS - Cheating at Ethics:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp 1x" title="JURIS - Cheating at Ethics:" alt="JURIS - Cheating at Ethics:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-ddb2e.webp" title="JURIS - Cheating at Ethics:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-ddb2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-ddb2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-ddb2e.webp 1x" title="JURIS - Cheating at Ethics:" alt="JURIS - Cheating at Ethics:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-da3cf.webp" title="JURIS - Cheating at Ethics:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-da3cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-da3cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-da3cf.webp 1x" title="JURIS - Cheating at Ethics:" alt="JURIS - Cheating at Ethics:" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53089-etika-profesi-hakim-pelanggaran-etik" title="JURIS - Cheating at Ethics:" target="_blank">Cheating at Ethics:</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran untuk penelitian lanjutan:1. Mengkaji kembali efektivitas kebijakan dan prosedur etika EY serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencegah kecurangan di masa depan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perusahaan dapat meningkatkan pelatihan etika dan integritas profesional untuk karyawannya, serta mengembangkan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang lebih kuat.2. Menganalisis dampak dari skandal kecurangan ini terhadap reputasi EY dan kepercayaan publik terhadap perusahaan audit. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana skandal ini mempengaruhi persepsi investor, klien, dan masyarakat umum terhadap integritas dan kredibilitas EY sebagai perusahaan audit terkemuka.3. Meneliti peran dan tanggung jawab regulator seperti SEC, PCAOB, dan AICPA dalam mengawasi dan menegakkan etika profesional di industri akuntansi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerjasama dan koordinasi antara regulator dapat ditingkatkan untuk mencegah dan menangani pelanggaran etika di masa depan..
<br>Ernst and Young (EY), salah satu perusahaan audit terbesar di dunia, baru-baru ini menyelesaikan masalah dengan SEC dan setuju untuk membayar denda $100 juta setelah sebuah investigasi mengungkapkan kecurangan yang meluas oleh auditor mereka dalam ujian yang diperlukan untuk lisensi profesional (SEC, 2022b).EY secara internal telah menangani kecurangan serupa dan perilaku tidak etis beberapa tahun sebelumnya tetapi tidak melakukan cukup upaya untuk mencegah atau menghentikan praktik tersebut dari terulangnya.Sebagai indikasi keparahan pelanggaran, penyelesaian SEC mengharuskan EY untuk menyewa dua konsultan independen yang terpisah untuk meninjau kebijakan dan prosedur etika perusahaan serta kegagalan perusahaan untuk mengungkapkan kecurangan dengan benar (Goldstein, 2022).Pelanggaran dan kurangnya integritas profesional ditemukan melanggar undang-undang sekuritas federal, aturan dewan pengawasan akuntansi perusahaan publik (PCAOB), dan kode perilaku institut akuntan bersertifikat Amerika (AICPA)
<br>Artikel ini menggunakan contoh nyata pelanggaran etika yang terjadi di Ernst and Young, salah satu dari Big Four perusahaan akuntansi. Sebuah investigasi SEC mengungkapkan kecurangan yang meluas oleh karyawannya dalam ujian pendidikan profesional yang diperlukan untuk lisensi CPA. Tindakan tidak etis ini melanggar undang-undang sekuritas federal dan kode perilaku beberapa organisasi profesional. Ini juga bukan pertama kalinya EY menangani perilaku tidak etis di antara karyawannya, tetapi gagal mencegah atau menghentikan praktik tersebut dari berlanjut. EY didenda $100 juta dan diharuskan untuk menyewa konsultan independen untuk meninjau kebijakan, prosedur etika, dan pengungkapan perusahaan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp" type="image/webp" length="79616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-37eac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-ddb2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/etika-profesi-hakim-pelanggaran-penegakan-sec-audi-thumb-da3cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1022-stie-mce.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5153-journal-accounting-business-management-jabm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Principles Based Accounting Rules and Audit Fees ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Principles Based Accounting Rules and Audit Fees ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Principles Based Accounting Rules and Audit Fees ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53088-strategi-audit-sistem-risiko-auditor</link>
	<guid isPermaLink="false">3a4351132cd0f9565f610a51327801bd</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yujian fu 27 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rezaul karim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jamil sharif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,fu,jamil,karim,rezaul,sharif,yujian]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak standar akuntansi berbasis prinsip terhadap kualitas pelaporan keuangan dan risiko litigasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana standar akuntansi berbasis prinsip mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees: Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak standar akuntansi berbasis prinsip terhadap kualitas pelaporan keuangan dan risiko litigasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana standar akuntansi berbasis prinsip mempengaruhi kompleksitas audit dan bagaimana auditor menyesuaikan strategi audit mereka dalam menghadapi standar akuntansi yang lebih berbasis prinsip. Penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana standar akuntansi berbasis prinsip mempengaruhi keputusan investasi dan kepercayaan investor dalam pasar modal. Dengan memahami hubungan antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit, penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting dalam perdebatan biaya-manfaat antara standar akuntansi berbasis aturan dan berbasis prinsip.. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit.Hal ini konsisten dengan argumen bahwa standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan mengurangi paparan risiko auditor.Analisis selanjutnya menunjukkan bahwa hubungan negatif ini lebih menonjol pada era pasca-Sarbanes-Oxley, di perusahaan dengan kepemilikan institusi yang lebih tinggi, dan klien dengan auditor ahli.Penelitian juga melakukan tes silang-seksi tambahan untuk memverifikasi dua saluran lainnya melalui mana standar akuntansi berbasis prinsip dapat berdampak positif pada biaya audit.Jika standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan risiko litigasi dan kompleksitas audit, diharapkan dampak negatif pada biaya audit yang diamati dalam regresi baseline akan menjadi kurang menonjol di perusahaan dengan risiko kebangkrutan (risiko litigasi) yang lebih tinggi dan di perusahaan dengan lingkungan operasional yang lebih kompleks Artikel ini menyelidiki hubungan antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit. Analisis terhadap sampel 8.046 observasi tahun perusahaan publik AS untuk periode 2000 hingga 2006 menunjukkan bahwa auditor mengenakan biaya lebih rendah ketika standar perusahaan lebih berbasis prinsip. Hasil ini konsisten dengan anggapan bahwa standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan kualitas laba dan mengurangi premi risiko auditor. Hasil penelitian ini menambah literatur yang semakin berkembang tentang biaya/manfaat standar akuntansi berbasis prinsip, serta literatur tentang faktor-faktor penentu biaya audit. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-463e7.webp" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-463e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-463e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-463e7.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" alt="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-f98a7.webp" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-f98a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-f98a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-f98a7.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" alt="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" alt="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53088-strategi-audit-sistem-risiko-auditor" title="JURIS - The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees" target="_blank">The Relationship between Principles-Based Accounting Rules and Audit Fees</a>: Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak standar akuntansi berbasis prinsip terhadap kualitas pelaporan keuangan dan risiko litigasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana standar akuntansi berbasis prinsip mempengaruhi kompleksitas audit dan bagaimana auditor menyesuaikan strategi audit mereka dalam menghadapi standar akuntansi yang lebih berbasis prinsip. Penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana standar akuntansi berbasis prinsip mempengaruhi keputusan investasi dan kepercayaan investor dalam pasar modal. Dengan memahami hubungan antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit, penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting dalam perdebatan biaya-manfaat antara standar akuntansi berbasis aturan dan berbasis prinsip..
<br>Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit.Hal ini konsisten dengan argumen bahwa standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan mengurangi paparan risiko auditor.Analisis selanjutnya menunjukkan bahwa hubungan negatif ini lebih menonjol pada era pasca-Sarbanes-Oxley, di perusahaan dengan kepemilikan institusi yang lebih tinggi, dan klien dengan auditor ahli.Penelitian juga melakukan tes silang-seksi tambahan untuk memverifikasi dua saluran lainnya melalui mana standar akuntansi berbasis prinsip dapat berdampak positif pada biaya audit.Jika standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan risiko litigasi dan kompleksitas audit, diharapkan dampak negatif pada biaya audit yang diamati dalam regresi baseline akan menjadi kurang menonjol di perusahaan dengan risiko kebangkrutan (risiko litigasi) yang lebih tinggi dan di perusahaan dengan lingkungan operasional yang lebih kompleks
<br>Artikel ini menyelidiki hubungan antara standar akuntansi berbasis prinsip dan biaya audit. Analisis terhadap sampel 8.046 observasi tahun perusahaan publik AS untuk periode 2000 hingga 2006 menunjukkan bahwa auditor mengenakan biaya lebih rendah ketika standar perusahaan lebih berbasis prinsip. Hasil ini konsisten dengan anggapan bahwa standar akuntansi berbasis prinsip meningkatkan kualitas laba dan mengurangi premi risiko auditor. Hasil penelitian ini menambah literatur yang semakin berkembang tentang biaya/manfaat standar akuntansi berbasis prinsip, serta literatur tentang faktor-faktor penentu biaya audit.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp" type="image/webp" length="90276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-463e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-f98a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-audit-sistem-risiko-auditor-standar-pelap-thumb-d52e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1022-stie-mce.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5153-journal-accounting-business-management-jabm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53086-relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek</link>
	<guid isPermaLink="false">ba39bca2b504d1fb33b6deb5ad9a88ce</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lena atoy 34 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasbi nasrum ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[34,atoy,edi,hasbi,lena,nasrum,purnomo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung dalam uji klinis terkontrol secara randomisasi dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan pasien pasca operasi selain apendiktomi, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung dalam uji klinis terkontrol secara randomisasi dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan pasien pasca operasi selain apendiktomi, seperti operasi kolorektal atau ortopedi, untuk menilai generalisasi manfaatnya. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek kombinasi terapi ini dengan masing-masing terapi tunggal (hanya relaksasi genggam jari atau hanya massage punggung) guna mengidentifikasi kontribusi tambahan masingAcmasing komponen dalam penurunan nyeri. Selain itu, penelitian longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang intervensi tersebut terhadap kualitas hidup, tingkat kecemasan, dan pemulihan fungsional pasien, serta mengkaji mekanisme fisiologis yang melibatkan pelepasan endorfin dan modulasi sinyal nyeri pada sistem saraf pusat.. M terkait penerapan kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung terhadap nyeri pasca apendiktomi, dapat disimpulkan bahwa intervensi tersebut mampu menurunkan tingkat nyeri dengan menggunakan pengukuran skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS).Hal ini terlihat dari perubahan intensitas nyeri yang semula berada pada kategori 6 (nyeri sedang), kemudian menurun menjadi 1 (nyeri ringan) setelah terapi diberikan.Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi kedua terapi mampu memberikan efek relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan fisik dan meningkatkan kenyamanan pasien Latar Belakang: Apendiktomi merupakan tindakan pembedahan yang sering menimbulkan nyeri pascaoperasi akibat luka pembedahan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri adalah kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung. Tujuan: untuk mengetahui gambaran penerapan kombinasi terapi tersebut terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi apendiktomi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan satu subjek, yaitu Nn. M dengan masalah keperawatan nyeri akut. Intervensi berupa relaksasi genggam jari dan massage punggung dilakukan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit, satu kali sehari. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-a6ce4.webp" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-a6ce4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-a6ce4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-a6ce4.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" alt="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" alt="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-9bf24.webp" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-9bf24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-9bf24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-9bf24.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" alt="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53086-relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek" title="JURIS - Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi" target="_blank">Kombinasi Relaksasi Genggam Jari Dan Massage Punggung Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung dalam uji klinis terkontrol secara randomisasi dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan pasien pasca operasi selain apendiktomi, seperti operasi kolorektal atau ortopedi, untuk menilai generalisasi manfaatnya. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek kombinasi terapi ini dengan masing-masing terapi tunggal (hanya relaksasi genggam jari atau hanya massage punggung) guna mengidentifikasi kontribusi tambahan masingAcmasing komponen dalam penurunan nyeri. Selain itu, penelitian longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang intervensi tersebut terhadap kualitas hidup, tingkat kecemasan, dan pemulihan fungsional pasien, serta mengkaji mekanisme fisiologis yang melibatkan pelepasan endorfin dan modulasi sinyal nyeri pada sistem saraf pusat..
<br>M terkait penerapan kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung terhadap nyeri pasca apendiktomi, dapat disimpulkan bahwa intervensi tersebut mampu menurunkan tingkat nyeri dengan menggunakan pengukuran skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS).Hal ini terlihat dari perubahan intensitas nyeri yang semula berada pada kategori 6 (nyeri sedang), kemudian menurun menjadi 1 (nyeri ringan) setelah terapi diberikan.Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi kedua terapi mampu memberikan efek relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan fisik dan meningkatkan kenyamanan pasien
<br>Latar Belakang: Apendiktomi merupakan tindakan pembedahan yang sering menimbulkan nyeri pascaoperasi akibat luka pembedahan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri adalah kombinasi terapi relaksasi genggam jari dan massage punggung. Tujuan: untuk mengetahui gambaran penerapan kombinasi terapi tersebut terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi apendiktomi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan satu subjek, yaitu Nn. M dengan masalah keperawatan nyeri akut. Intervensi berupa relaksasi genggam jari dan massage punggung dilakukan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit, satu kali sehari. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp" type="image/webp" length="103324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-a6ce4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-1a5af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/relaksasi-genggam-jari-massage-punggung-aroma-efek-thumb-9bf24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2180-poltekkes-mamuju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10130-jurnal-keperawatan-majampangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53081-faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">69b6587363be4f6e6fa2c9a2a06a2c03</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ trauma self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,self,trauma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan self-control di kalangan mahasiswa. Studi ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan self-control di kalangan mahasiswa. Studi ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti pelatihan manajemen waktu, pengelolaan emosi, dan pengembangan strategi pengendalian diri lainnya yang sesuai dengan tantangan yang dihadapi mahasiswa di wilayah urban. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang memengaruhi prokrastinasi akademik, seperti self-efficacy, self-esteem, passion, dan mindfulness, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan self-control. Dengan memahami interaksi antara berbagai faktor, intervensi yang lebih holistik dan efektif dapat dirancang untuk mengatasi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-control memiliki peran signifikan terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek.Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat self-control antara mahasiswa laki-laki dan perempuan.Berdasarkan temuan utama, penelitian ini diharapkan dapat memberikan berbagai macam manfaat baik secara teoretis maupun praktis.Secara teoretis, penelitian ini diharapkan dapat menguatkan pandangan bahwa self-control merupakan salah satu faktor psikologis utama yang dapat memengaruhi kehidupan akademik.Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merancang program intervensi yang efektif guna membantu mahasiswa dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan self-control, sehingga dapat meningkatkan pencapaian dan kualitas akademik secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran self-control terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek. Self-control, yang didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan perilaku, diduga memiliki peran signifikan dalam mengurangi kecenderungan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik yaitu perilaku menunda pelaksanaan aktivitas akademik telah menjadi fenomena umum di Jabodetabek dan berpotensi berdampak buruk pada kualitas akademik mahasiswa maupun lembaga pendidikan. Oleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" alt="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-a9b95.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-a9b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-a9b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-a9b95.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" alt="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-4c471.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-4c471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-4c471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-4c471.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" alt="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53081-faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-ma" title="JURIS - Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)" target="_blank">Meningkatkan Pengendalian Diri Mengatasi Prokrastinasi (Studi pada Mahasiswa di Jabodetabek)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan self-control di kalangan mahasiswa. Studi ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti pelatihan manajemen waktu, pengelolaan emosi, dan pengembangan strategi pengendalian diri lainnya yang sesuai dengan tantangan yang dihadapi mahasiswa di wilayah urban. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang memengaruhi prokrastinasi akademik, seperti self-efficacy, self-esteem, passion, dan mindfulness, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan self-control. Dengan memahami interaksi antara berbagai faktor, intervensi yang lebih holistik dan efektif dapat dirancang untuk mengatasi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-control memiliki peran signifikan terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek.Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat self-control antara mahasiswa laki-laki dan perempuan.Berdasarkan temuan utama, penelitian ini diharapkan dapat memberikan berbagai macam manfaat baik secara teoretis maupun praktis.Secara teoretis, penelitian ini diharapkan dapat menguatkan pandangan bahwa self-control merupakan salah satu faktor psikologis utama yang dapat memengaruhi kehidupan akademik.Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merancang program intervensi yang efektif guna membantu mahasiswa dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan self-control, sehingga dapat meningkatkan pencapaian dan kualitas akademik secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran self-control terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek. Self-control, yang didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan perilaku, diduga memiliki peran signifikan dalam mengurangi kecenderungan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik yaitu perilaku menunda pelaksanaan aktivitas akademik telah menjadi fenomena umum di Jabodetabek dan berpotensi berdampak buruk pada kualitas akademik mahasiswa maupun lembaga pendidikan. Oleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp" type="image/webp" length="112694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-d65a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-a9b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/faktor-psikologis-mahasiswa-kompetensi-akademik-pr-thumb-4c471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Self Esteem Dengan Fear Of Missing Out Fomo Pada Generasi Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Self Esteem Dengan Fear Of Missing Out Fomo Pada Generasi Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Self Esteem Dengan Fear Of Missing Out Fomo Pada Generasi Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53080-sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori</link>
	<guid isPermaLink="false">9b9a99f2b648183e9f552d3940de5b64</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,generasi,main,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mempelajari lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z, seperti pengaruh budaya dan lingkungan sosial. 2. Meneliti efek jangka panjang dari penggunaan media sosial yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z: Saran penelitian lanjutan: 1. Mempelajari lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z, seperti pengaruh budaya dan lingkungan sosial. 2. Meneliti efek jangka panjang dari penggunaan media sosial yang berlebihan terhadap self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z. 3. Mengembangkan strategi intervensi dan edukasi untuk membantu generasi Z mengelola Fear of Missing Out (FOMO) dan meningkatkan self-esteem mereka.. Berdasarkan hasil analisis variabel self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z usia 18 hingga 25 tahun, ditemukan hubungan yang signifikan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO).Temuan ini mendukung hipotesis penelitian, yaitu adanya hubungan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z yang aktif menggunakan media sosial Individu yang mengalami fenomena Fear of Missing Out (FoMO) cenderung merasa takut akan tertinggal mengenai informasi, tren, dan pengalaman menyenangkan yang dialami oleh orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, individu yang mengalami hal tersebut tidak dapat menahan diri dari keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain, terutama melalui media sosial. Salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan hal ini adalah rendahnya harga diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi Z yang menggunakan media sosial. Alat ukur self-esteem yang digunakan telah diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara, sedangkan untuk mengukur FoMO digunakan teori Rosenberg dan Online Fear of Missing Out (On-FoMO). Data diolah menggunakan SPSS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-53667.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-53667.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-53667.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-53667.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" alt="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" alt="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53080-sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori" title="JURIS - Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z" target="_blank">Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Mempelajari lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z, seperti pengaruh budaya dan lingkungan sosial. 2. Meneliti efek jangka panjang dari penggunaan media sosial yang berlebihan terhadap self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z. 3. Mengembangkan strategi intervensi dan edukasi untuk membantu generasi Z mengelola Fear of Missing Out (FOMO) dan meningkatkan self-esteem mereka..
<br>Berdasarkan hasil analisis variabel self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z usia 18 hingga 25 tahun, ditemukan hubungan yang signifikan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO).Temuan ini mendukung hipotesis penelitian, yaitu adanya hubungan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi Z yang aktif menggunakan media sosial
<br>Individu yang mengalami fenomena Fear of Missing Out (FoMO) cenderung merasa takut akan tertinggal mengenai informasi, tren, dan pengalaman menyenangkan yang dialami oleh orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, individu yang mengalami hal tersebut tidak dapat menahan diri dari keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain, terutama melalui media sosial. Salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan hal ini adalah rendahnya harga diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi Z yang menggunakan media sosial. Alat ukur self-esteem yang digunakan telah diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara, sedangkan untuk mengukur FoMO digunakan teori Rosenberg dan Online Fear of Missing Out (On-FoMO). Data diolah menggunakan SPSS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp" type="image/webp" length="95202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-53667.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/sosial-self-esteem-fear-missing-fomo-teori-rosenbe-thumb-86749.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53079-faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan</link>
	<guid isPermaLink="false">32964bb04f7c34ac3fd8ac44879d3651</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dating apps ]]></category>
	<category><![CDATA[ monty p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apps,content,dating,main,monty,p]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada perbedaan usia dalam pengambilan keputusan karier. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana efikasi diri mempengaruhi pengambilan keputusan karier ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada perbedaan usia dalam pengambilan keputusan karier. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana efikasi diri mempengaruhi pengambilan keputusan karier pada masa remaja akhir dan masa dewasa awal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh pada pengambilan keputusan karier, seperti faktor eksternal seperti ekonomi keluarga dan faktor internal seperti kepribadian dan keterampilan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran efikasi diri dalam pengambilan keputusan karier pada mahasiswa tingkat akhir.. Hipotesis penelitian tingkat akhir terbukti berpengaruh terhadap pengambilan keputusan karier.Pembuktian ini menunjukkan berpengaruh positif dan mampu berkontribusi sebesar 5,6%.Dengan kata lain semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi juga pengambilan keputusan karier.Dan sebaliknya, semakin rendah efikasi diri maka semakin rendah juga pengambilan keputusan karier Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase dimana kondisi rasa percaya diri dan keyakinan dirinya berkurang dalam hal penetapan karier setelah lulus. Efikasi diri berperan memotivasi agar mahasiswa tingkat akhir dapat membuat rencana kariernya. Jika seseorang memiliki efikasi diri yang tinggi, maka pengambilan keputusan kariernya diharapkan tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa tingkat akhir dalam pengambilan keputusan karier. Pada penelitian ini menggunakan 157 partisipan dengan rentang usia 20-25 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Alat ukur yang digunakan adalah Career Decision Making... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-ee72f.webp" title="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-ee72f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-ee72f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-ee72f.webp 1x" title="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" alt="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp" title="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp 1x" title="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" alt="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53079-faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan" title="JURIS - Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK" target="_blank">Peran Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Perguruan Tinggi JABODETABEK</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada perbedaan usia dalam pengambilan keputusan karier. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana efikasi diri mempengaruhi pengambilan keputusan karier pada masa remaja akhir dan masa dewasa awal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh pada pengambilan keputusan karier, seperti faktor eksternal seperti ekonomi keluarga dan faktor internal seperti kepribadian dan keterampilan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran efikasi diri dalam pengambilan keputusan karier pada mahasiswa tingkat akhir..
<br>Hipotesis penelitian tingkat akhir terbukti berpengaruh terhadap pengambilan keputusan karier.Pembuktian ini menunjukkan berpengaruh positif dan mampu berkontribusi sebesar 5,6%.Dengan kata lain semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi juga pengambilan keputusan karier.Dan sebaliknya, semakin rendah efikasi diri maka semakin rendah juga pengambilan keputusan karier
<br>Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase dimana kondisi rasa percaya diri dan keyakinan dirinya berkurang dalam hal penetapan karier setelah lulus. Efikasi diri berperan memotivasi agar mahasiswa tingkat akhir dapat membuat rencana kariernya. Jika seseorang memiliki efikasi diri yang tinggi, maka pengambilan keputusan kariernya diharapkan tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa tingkat akhir dalam pengambilan keputusan karier. Pada penelitian ini menggunakan 157 partisipan dengan rentang usia 20-25 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Alat ukur yang digunakan adalah Career Decision Making...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp" type="image/webp" length="85676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-ee72f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/faktor-internal-mahasiswa-efikasi-pengambilan-kepu-thumb-7e887.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53078-strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre</link>
	<guid isPermaLink="false">cae68c1dd2e169e711fd16af8ebeacec</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ neva sefanya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,neva,sefanya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi dengan kelompok kontrol dan sampel yang lebih besar untuk memperkuat hasil dan melihat efek jangka panjang intervensi regulasi emosi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi dengan kelompok kontrol dan sampel yang lebih besar untuk memperkuat hasil dan melihat efek jangka panjang intervensi regulasi emosi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program pengelolaan perilaku yang sistematis dan berkelanjutan di panti asuhan, serta mengeksplorasi strategi intervensi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan spesifik anak-anak di panti asuhan.. Anak usia 3Ae11 tahun di Panti Asuhan X memiliki perilaku agresif yang bervariasi, termasuk agresi verbal terhadap orang lain, agresi fisik terhadap orang lain, agresi terhadap objek, dan agresi terhadap diri sendiri.Setelah diberikan intervensi regulasi emosi melalui sesi psikoedukatif dan latihan keterampilan adaptif, kemampuan anak dalam mengelola emosi meningkat, ketidakstabilan emosi berkurang, dan semua bentuk agresi menurun, terutama agresi fisik terhadap objek dan agresi verbal terhadap orang lain.Hasil ini menegaskan bahwa intervensi regulasi emosi efektif dalam membantu anak-anak mengekspresikan perasaan secara lebih tepat dan mengurangi perilaku agresif Perilaku agresif pada anak usia 3Ae11 tahun di panti asuhan dapat menghambat perkembangan sosial-emosional dan menciptakan lingkungan pengasuhan yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil perilaku agresif anak dan mengevaluasi efektivitas intervensi regulasi emosi dalam menurunkan perilaku agresif. Partisipan penelitian terdiri dari 10 anak berusia 3Ae11 tahun yang tinggal di Panti Asuhan X dan teridentifikasi menunjukkan perilaku agresif. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pretestAeposttest dengan intervensi berupa sesi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" alt="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-2b9de.webp" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-2b9de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-2b9de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-2b9de.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" alt="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-12152.webp" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-12152.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-12152.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-12152.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" alt="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53078-strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre" title="JURIS - Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X" target="_blank">Penguatan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Penurunan Perilaku Agresif Pada Anak Panti Asuhan X</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi dengan kelompok kontrol dan sampel yang lebih besar untuk memperkuat hasil dan melihat efek jangka panjang intervensi regulasi emosi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program pengelolaan perilaku yang sistematis dan berkelanjutan di panti asuhan, serta mengeksplorasi strategi intervensi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan spesifik anak-anak di panti asuhan..
<br>Anak usia 3Ae11 tahun di Panti Asuhan X memiliki perilaku agresif yang bervariasi, termasuk agresi verbal terhadap orang lain, agresi fisik terhadap orang lain, agresi terhadap objek, dan agresi terhadap diri sendiri.Setelah diberikan intervensi regulasi emosi melalui sesi psikoedukatif dan latihan keterampilan adaptif, kemampuan anak dalam mengelola emosi meningkat, ketidakstabilan emosi berkurang, dan semua bentuk agresi menurun, terutama agresi fisik terhadap objek dan agresi verbal terhadap orang lain.Hasil ini menegaskan bahwa intervensi regulasi emosi efektif dalam membantu anak-anak mengekspresikan perasaan secara lebih tepat dan mengurangi perilaku agresif
<br>Perilaku agresif pada anak usia 3Ae11 tahun di panti asuhan dapat menghambat perkembangan sosial-emosional dan menciptakan lingkungan pengasuhan yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil perilaku agresif anak dan mengevaluasi efektivitas intervensi regulasi emosi dalam menurunkan perilaku agresif. Partisipan penelitian terdiri dari 10 anak berusia 3Ae11 tahun yang tinggal di Panti Asuhan X dan teridentifikasi menunjukkan perilaku agresif. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pretestAeposttest dengan intervensi berupa sesi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp" type="image/webp" length="157524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-d0f3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-2b9de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/strategi-intervensi-edukatif-variasi-perilaku-agre-thumb-12152.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53077-kualitas-kehidupan-motivasi-sales-moti</link>
	<guid isPermaLink="false">6fe182b9fd1f1e8d184252a68e8e7bff</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ tommy y ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,tommy,y]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja pada Sales Retail di Jabodetabek dengan Sales Retail di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih luas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja pada Sales Retail di Jabodetabek dengan Sales Retail di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang peran kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja di berbagai wilayah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja Sales Retail, seperti kondisi lingkungan kerja, budaya perusahaan, dan dukungan manajemen. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja Sales Retail, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja berperan dalam motivasi kerja sales retail di beberapa daerah yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JABODETABEK).5% terhadap motivasi kerja dan memiliki peran positif yang jelas.Artinya semakin tinggi kualitas kehidupan kerja, maka semakin tinggi pula motivasi kerja dan sebaliknya.Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa dimensi kualitas kehidupan kerja berperan penting dalam motivasi kerja.Dimensi working conditions (WCS) merupakan dimensi kualitas kehidupan kerja yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap motivasi kerja dengan koefisien korelasi sebesar 0 Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor penting keberlangsungan perusahaan untuk menangani berbagai masalah salah satunya dalam membangun kinerja yang baik untuk para karyawannya. Kualitas Kerja Karyawan merupakan hal yang cukup kompleks dan salah satu faktor yang memengaruhinya adalah faktor dari dalam diri seperti motivasi. Upaya pimpinan dalam meningkatkan motivasi untuk para bawahan dinilai penting terutama untuk para Sales sebagai ujung tombak dari pemasaran produk atau jasa perusahaan yang memiliki pengaruh besar dalam tercapainya suatu tujuan perusahaan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bahwa adanya kontribusi peran kualitas kehidupan kerja pada motivasi kerja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya peran kualitas kehidupan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-90bc7.webp" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-90bc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-90bc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-90bc7.webp 1x" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" alt="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-9a842.webp" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-9a842.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-9a842.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-9a842.webp 1x" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" alt="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp 1x" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" alt="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53077-kualitas-kehidupan-motivasi-sales-moti" title="JURIS - Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK" target="_blank">Peran Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Sales Retail di JABODETABEK</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja pada Sales Retail di Jabodetabek dengan Sales Retail di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang peran kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja di berbagai wilayah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja Sales Retail, seperti kondisi lingkungan kerja, budaya perusahaan, dan dukungan manajemen. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja Sales Retail, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja berperan dalam motivasi kerja sales retail di beberapa daerah yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JABODETABEK).5% terhadap motivasi kerja dan memiliki peran positif yang jelas.Artinya semakin tinggi kualitas kehidupan kerja, maka semakin tinggi pula motivasi kerja dan sebaliknya.Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa dimensi kualitas kehidupan kerja berperan penting dalam motivasi kerja.Dimensi working conditions (WCS) merupakan dimensi kualitas kehidupan kerja yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap motivasi kerja dengan koefisien korelasi sebesar 0
<br>Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor penting keberlangsungan perusahaan untuk menangani berbagai masalah salah satunya dalam membangun kinerja yang baik untuk para karyawannya. Kualitas Kerja Karyawan merupakan hal yang cukup kompleks dan salah satu faktor yang memengaruhinya adalah faktor dari dalam diri seperti motivasi. Upaya pimpinan dalam meningkatkan motivasi untuk para bawahan dinilai penting terutama untuk para Sales sebagai ujung tombak dari pemasaran produk atau jasa perusahaan yang memiliki pengaruh besar dalam tercapainya suatu tujuan perusahaan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bahwa adanya kontribusi peran kualitas kehidupan kerja pada motivasi kerja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya peran kualitas kehidupan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp" type="image/webp" length="153324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-90bc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-9a842.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kualitas-kehidupan-motivasi-sales-retail-kontribus-thumb-321e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Social Support Terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Social Support Terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Social Support Terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53076-peran-social-presence-utrecht-work-en</link>
	<guid isPermaLink="false">9f1df44586bae9f3a3656fc686c7a121</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ tommy y ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,tommy,y]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan observasi lebih mendalam mengenai peran dukungan sosial yang paling dibutuhkan oleh karyawan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi work engagement karyawan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X): Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan observasi lebih mendalam mengenai peran dukungan sosial yang paling dibutuhkan oleh karyawan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi work engagement karyawan, sehingga dapat dilakukan studi komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keterikatan kerja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu psikologi industri dan organisasi, khususnya dalam bidang sumber daya manusia.. Berdasarkan hasil analisis di atas, diketahui bahwa terdapat peran social support terhadap work engagement.Semakin tinggi perceived social support, semakin tinggi work engagement.Besar peranan perceived social support terhadap work engagement adalah 20.Implikasi dari hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa untuk mendorong timbulnya work engagement, individu/karyawan perlu mempersepsi bahwa lingkungan sosial telah memberikan dukungan (support) Work engagement karyawan dapat ditimbulkan dari beberapa aspek, salah satunya adalah social support dari lingkungan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran social support terhadap work engagement. Seperti perusahaan pada umumnya, PT X ingin mencapai tujuan atau target organisasi. Dalam usaha mencapai tujuan tersebut, PT X berusaha menciptakan suasana kerja yang saling mendukung. Social support didefinisikan sebagai persepsi bahwa seseorang diperhatikan, dihargai, dan dicintai. Social support dapat berasal dari atasan, keluarga, sahabat, ataupun rekan kerja. Dalam penelitian ini, social support akan lebih berfokus pada rekan kerja. Sedangkan work engagement dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana seseorang mampu berkomitmen dengan organisasi baik secara emosional maupun secara intelektual (Lockwood, 2007). Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-24871.webp" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-24871.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-24871.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-24871.webp 1x" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" alt="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp 1x" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" alt="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-45944.webp" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-45944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-45944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-45944.webp 1x" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" alt="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53076-peran-social-presence-utrecht-work-en" title="JURIS - Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)" target="_blank">Peran Social Support Terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT X)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan observasi lebih mendalam mengenai peran dukungan sosial yang paling dibutuhkan oleh karyawan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi work engagement karyawan, sehingga dapat dilakukan studi komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keterikatan kerja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu psikologi industri dan organisasi, khususnya dalam bidang sumber daya manusia..
<br>Berdasarkan hasil analisis di atas, diketahui bahwa terdapat peran social support terhadap work engagement.Semakin tinggi perceived social support, semakin tinggi work engagement.Besar peranan perceived social support terhadap work engagement adalah 20.Implikasi dari hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa untuk mendorong timbulnya work engagement, individu/karyawan perlu mempersepsi bahwa lingkungan sosial telah memberikan dukungan (support)
<br>Work engagement karyawan dapat ditimbulkan dari beberapa aspek, salah satunya adalah social support dari lingkungan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran social support terhadap work engagement. Seperti perusahaan pada umumnya, PT X ingin mencapai tujuan atau target organisasi. Dalam usaha mencapai tujuan tersebut, PT X berusaha menciptakan suasana kerja yang saling mendukung. Social support didefinisikan sebagai persepsi bahwa seseorang diperhatikan, dihargai, dan dicintai. Social support dapat berasal dari atasan, keluarga, sahabat, ataupun rekan kerja. Dalam penelitian ini, social support akan lebih berfokus pada rekan kerja. Sedangkan work engagement dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana seseorang mampu berkomitmen dengan organisasi baik secara emosional maupun secara intelektual (Lockwood, 2007). Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp" type="image/webp" length="140798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-24871.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-27b27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/peran-social-presence-utrecht-work-engagement-perc-thumb-45944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact Of Psychological Safety On Employee Mental Health A Protocol For Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact Of Psychological Safety On Employee Mental Health A Protocol For Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact Of Psychological Safety On Employee Mental Health A Protocol For Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53075-studi-kuantitatif-employee-mental-well-organ</link>
	<guid isPermaLink="false">1fd130cf7f79248beea76c89b9563bc5</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ neva sefanya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,neva,sefanya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut yang menyelidiki hubungan antara keselamatan psikologis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact Of Psychological Safety On Employee Mental Health: A Protocol For Systematic Literature Review: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut yang menyelidiki hubungan antara keselamatan psikologis dan kesehatan mental karyawan dalam konteks industri yang beragam. Studi ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam keselamatan psikologis yang paling signifikan berkontribusi terhadap hasil kesehatan mental yang positif. 2. Melakukan penelitian yang berfokus pada dampak intervensi organisasi yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan. Studi ini dapat mengevaluasi efektivitas berbagai strategi dan praktik organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran kepemimpinan dalam menciptakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang aman secara psikologis. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pemimpin dapat memfasilitasi komunikasi terbuka, mendorong inovasi, dan mendukung karyawan dalam mengakui kesalahan dan mencari bantuan tanpa takut konsekuensi negatif. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana keselamatan psikologis dapat ditingkatkan di berbagai organisasi dan bagaimana hal itu dapat berdampak positif pada kesehatan mental karyawan, produktivitas, dan kinerja organisasi secara keseluruhan.. Protokol ini menetapkan metodologi yang ketat dan transparan untuk melakukan tinjauan literatur sistematis tentang dampak keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan.Dengan mematuhi pedoman PRISMA-P dan menggunakan basis data berkualitas tinggi seperti PsycInfo, PubMed, dan Scopus, studi ini memastikan bahwa sintesis bukti akan menjadi komprehensif dan dapat diulang.Temuan yang diharapkan akan menjembatani kesenjangan antara teori keselamatan psikologis tingkat tim dan kerangka iklim keselamatan psikososial tingkat organisasi.Akhirnya, tinjauan sistematis ini akan memberikan wawasan berbasis bukti yang berharga bagi praktisi dan organisasi untuk memprioritaskan keselamatan psikologis sebagai strategi inti untuk melindungi kesehatan mental karyawan dan meningkatkan kesejahteraan tempat kerja secara keseluruhan Kesehatan mental karyawan telah menjadi perhatian global yang kritis, dengan data yang menunjukkan bahwa depresi dan kecemasan berkontribusi terhadap kerugian ekonomi tahunan yang luar biasa sebesar 1 triliun dolar akibat produktivitas yang hilang. Keselamatan psikologis, yang didefinisikan sebagai keyakinan bersama dalam sebuah tim bahwa lingkungan aman untuk mengambil risiko antar pribadi, adalah faktor vital yang mempengaruhi kesejahteraan karyawan dan kinerja organisasi. Studi ini menyajikan protokol untuk tinjauan literatur sistematis (TLS) yang dirancang untuk mengeksplorasi dan mensintesis bukti yang ada mengenai dampak keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan. Tujuan utama termasuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-0edc1.webp" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-0edc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-0edc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-0edc1.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" alt="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-75fef.webp" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-75fef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-75fef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-75fef.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" alt="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp 1x" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" alt="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53075-studi-kuantitatif-employee-mental-well-organ" title="JURIS - The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review" target="_blank">The Impact Of Psychological Safety On  Employee Mental Health: A Protocol For  Systematic Literature Review</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut yang menyelidiki hubungan antara keselamatan psikologis dan kesehatan mental karyawan dalam konteks industri yang beragam. Studi ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam keselamatan psikologis yang paling signifikan berkontribusi terhadap hasil kesehatan mental yang positif. 2. Melakukan penelitian yang berfokus pada dampak intervensi organisasi yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan. Studi ini dapat mengevaluasi efektivitas berbagai strategi dan praktik organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran kepemimpinan dalam menciptakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang aman secara psikologis. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pemimpin dapat memfasilitasi komunikasi terbuka, mendorong inovasi, dan mendukung karyawan dalam mengakui kesalahan dan mencari bantuan tanpa takut konsekuensi negatif. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana keselamatan psikologis dapat ditingkatkan di berbagai organisasi dan bagaimana hal itu dapat berdampak positif pada kesehatan mental karyawan, produktivitas, dan kinerja organisasi secara keseluruhan..
<br>Protokol ini menetapkan metodologi yang ketat dan transparan untuk melakukan tinjauan literatur sistematis tentang dampak keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan.Dengan mematuhi pedoman PRISMA-P dan menggunakan basis data berkualitas tinggi seperti PsycInfo, PubMed, dan Scopus, studi ini memastikan bahwa sintesis bukti akan menjadi komprehensif dan dapat diulang.Temuan yang diharapkan akan menjembatani kesenjangan antara teori keselamatan psikologis tingkat tim dan kerangka iklim keselamatan psikososial tingkat organisasi.Akhirnya, tinjauan sistematis ini akan memberikan wawasan berbasis bukti yang berharga bagi praktisi dan organisasi untuk memprioritaskan keselamatan psikologis sebagai strategi inti untuk melindungi kesehatan mental karyawan dan meningkatkan kesejahteraan tempat kerja secara keseluruhan
<br>Kesehatan mental karyawan telah menjadi perhatian global yang kritis, dengan data yang menunjukkan bahwa depresi dan kecemasan berkontribusi terhadap kerugian ekonomi tahunan yang luar biasa sebesar 1 triliun dolar akibat produktivitas yang hilang. Keselamatan psikologis, yang didefinisikan sebagai keyakinan bersama dalam sebuah tim bahwa lingkungan aman untuk mengambil risiko antar pribadi, adalah faktor vital yang mempengaruhi kesejahteraan karyawan dan kinerja organisasi. Studi ini menyajikan protokol untuk tinjauan literatur sistematis (TLS) yang dirancang untuk mengeksplorasi dan mensintesis bukti yang ada mengenai dampak keselamatan psikologis terhadap kesehatan mental karyawan. Tujuan utama termasuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp" type="image/webp" length="115296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-0edc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-75fef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/studi-kuantitatif-employee-mental-well-being-organ-thumb-1d24b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement Studi Pada Karyawan PT XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53074-supervisor-support-work-engagement-xyz-perceive</link>
	<guid isPermaLink="false">8b1544027286d9ff48310765a63b925b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ tommy y ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,tommy,y]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi work engagement selain perceived supervisor support, seperti sumber daya kerja, kepuasan pribadi, atau budaya organisasi, untuk memperluas pemahaman tentang determinan WE. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ): Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi work engagement selain perceived supervisor support, seperti sumber daya kerja, kepuasan pribadi, atau budaya organisasi, untuk memperluas pemahaman tentang determinan WE. Selanjutnya, diperlukan studi yang membedakan pengaruh masing-masing jenis dukungan supervisorAiemosional, informasional, dan materialAiterhadap dimensi vigor, dedication, dan absorption, sehingga dapat mengidentifikasi jenis dukungan yang paling efektif. Selain itu, penelitian longitudinal dengan desain intervensi dapat mengamati perubahan persepsi dukungan supervisor dan tingkat work engagement selama periode waktu tertentu, guna menilai keberlanjutan efek dukungan serta menguji strategi peningkatan WE yang dapat diterapkan secara praktis di perusahaan.. Work engagement (WE) peserta penelitian tergolong tinggi.Perceived supervisor support (PSS) peserta juga tergolong tinggi.Terdapat hubungan positif antara PSS dan WE, sehingga atasan dapat meningkatkan WE melalui dukungan informasional, material, dan emosional Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran perceived supervisor support (PSS) terhadap work engagement (WE) para karyawan di PT XYZ. WE merupakan perilaku karyawan dalam bekerja yang ditandai dengan vigor, dedication, serta absorption (Schaufeli & Bakker, 2004). WE karyawan dapat ditimbulkan melalui beberapa aspek salah satunya PSS. PSS merupakan pandangan umum dari perspektif karyawan mengenai sejauh mana atasan menghargai dan menilai setiap kontribusi mereka dan pekerjaan yang mereka lakukan. Dengan merasakan support yang diberikan dari atasan secara emosional dengan memberikan empati, perasaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" alt="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-89f31.webp" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-89f31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-89f31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-89f31.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" alt="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-e2f9c.webp" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-e2f9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-e2f9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-e2f9c.webp 1x" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" alt="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53074-supervisor-support-work-engagement-xyz-perceive" title="JURIS - Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)" target="_blank">Peran Perceived Supervisor Support terhadap Work Engagement (Studi Pada Karyawan PT XYZ)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi work engagement selain perceived supervisor support, seperti sumber daya kerja, kepuasan pribadi, atau budaya organisasi, untuk memperluas pemahaman tentang determinan WE. Selanjutnya, diperlukan studi yang membedakan pengaruh masing-masing jenis dukungan supervisorAiemosional, informasional, dan materialAiterhadap dimensi vigor, dedication, dan absorption, sehingga dapat mengidentifikasi jenis dukungan yang paling efektif. Selain itu, penelitian longitudinal dengan desain intervensi dapat mengamati perubahan persepsi dukungan supervisor dan tingkat work engagement selama periode waktu tertentu, guna menilai keberlanjutan efek dukungan serta menguji strategi peningkatan WE yang dapat diterapkan secara praktis di perusahaan..
<br>Work engagement (WE) peserta penelitian tergolong tinggi.Perceived supervisor support (PSS) peserta juga tergolong tinggi.Terdapat hubungan positif antara PSS dan WE, sehingga atasan dapat meningkatkan WE melalui dukungan informasional, material, dan emosional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran perceived supervisor support (PSS) terhadap work engagement (WE) para karyawan di PT XYZ. WE merupakan perilaku karyawan dalam bekerja yang ditandai dengan vigor, dedication, serta absorption (Schaufeli & Bakker, 2004). WE karyawan dapat ditimbulkan melalui beberapa aspek salah satunya PSS. PSS merupakan pandangan umum dari perspektif karyawan mengenai sejauh mana atasan menghargai dan menilai setiap kontribusi mereka dan pekerjaan yang mereka lakukan. Dengan merasakan support yang diberikan dari atasan secara emosional dengan memberikan empati, perasaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp" type="image/webp" length="98232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-abe1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-89f31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/supervisor-support-work-engagement-xyz-perceived-s-thumb-e2f9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53073-pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-celebrit</link>
	<guid isPermaLink="false">c66356e56c58a49a7dc5b24db78c49da</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ generasi z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,generasi,main,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi korelasi antara celebrity worship dan dimensi lingkungan secara lebih dalam dengan fokus pada aspek tertentu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi korelasi antara celebrity worship dan dimensi lingkungan secara lebih dalam dengan fokus pada aspek tertentu, seperti akses informasi atau kesempatan rekreasi pada penggemar K-pop. Kedua, penelitian dapat berfokus pada konstruksi alat ukur celebrity worship yang dikhususkan untuk penggemar K-pop, untuk lebih memahami perilaku dan dampak celebrity worship pada penggemar K-pop. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak celebrity worship yang berlebihan terhadap kualitas hidup penggemar K-pop, dan mengembangkan strategi intervensi untuk mencegah dampak negatif tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara celebrity worship dan kualitas hidup pada penggemar K-pop.. Penelitian ini melibatkan 482 penggemar K-pop yang menggunakan aplikasi X dari kalangan dewasa awal.Hasil penelitian menemukan adanya korelasi yang positif dan signifikan antara celebrity worship dan kualitas hidup.Semakin tinggi tingkat celebrity worship yang dialami, semakin tinggi juga kualitas hidup penggemar K-pop berusia dewasa awal yang menggunakan aplikasi X, dan demikian pula sebaliknya.Hasil penelitian ini sejalan dengan hipotesis yang diajukan.Korelasi antara celebrity worship dan kualitas hidup yang ditemukan pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan kajian empiris, serta menjadi landasan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.Konstruksi alat ukur celebrity worship yang dikhususkan untuk penggemar K-pop juga dapat menjadi fokus pada penelitian ke depannya.Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai acuan untuk merancang program psikoedukasi.Meskipun ditemukan adanya hubungan positif antara celebrity worship dengan kualitas hidup, namun perlu diingat bahwa perilaku celebrity worship yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap penggemar.Penggemar K-pop perlu mengetahui batasan yang wajar dalam menunjukkan perilaku celebrity worship terhadap idolanya.Program psikoedukasi dapat menjadi salah satu upaya untuk mengedukasi penggemar K-pop terkait cara-cara untuk menjaga tingkat celebrity worship agar tidak melebihi batas wajar.Program psikoedukasi yang dirancang juga dapat mengangkat topik terkait cara-cara meningkatkan kualitas hidup Musik K-pop banyak digemari oleh masyarakat global saat ini. Penggemar K-pop tidak hanya menyukai musik K-pop, namun juga mengidolakan para penyanyinya. Penggemar K-pop sering mengikuti berita terbaru hingga mengumpulkan informasi pribadi mengenai idolanya, salah satunya melalui aplikasi X. Perilaku ini dikenal sebagai celebrity worship, yaitu perilaku yang cenderung menunjukkan hubungan parasosial dan obsesi terhadap idolanya. Beberapa penelitian terdahulu menemukan kaitan antara celebrity worship dengan beberapa aspek kualitas hidup, namun hasilnya masih inkonsisten. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" alt="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-c7b6a.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-c7b6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-c7b6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-c7b6a.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" alt="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-5d2e6.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-5d2e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-5d2e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-5d2e6.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" alt="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53073-pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-celebrit" title="JURIS - Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X" target="_blank">Studi Korelasi Celebrity Worship dan Kualitas Hidup pada Penggemar K-pop Berusia Dewasa Awal yang Menggunakan Aplikasi X</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi korelasi antara celebrity worship dan dimensi lingkungan secara lebih dalam dengan fokus pada aspek tertentu, seperti akses informasi atau kesempatan rekreasi pada penggemar K-pop. Kedua, penelitian dapat berfokus pada konstruksi alat ukur celebrity worship yang dikhususkan untuk penggemar K-pop, untuk lebih memahami perilaku dan dampak celebrity worship pada penggemar K-pop. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak celebrity worship yang berlebihan terhadap kualitas hidup penggemar K-pop, dan mengembangkan strategi intervensi untuk mencegah dampak negatif tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara celebrity worship dan kualitas hidup pada penggemar K-pop..
<br>Penelitian ini melibatkan 482 penggemar K-pop yang menggunakan aplikasi X dari kalangan dewasa awal.Hasil penelitian menemukan adanya korelasi yang positif dan signifikan antara celebrity worship dan kualitas hidup.Semakin tinggi tingkat celebrity worship yang dialami, semakin tinggi juga kualitas hidup penggemar K-pop berusia dewasa awal yang menggunakan aplikasi X, dan demikian pula sebaliknya.Hasil penelitian ini sejalan dengan hipotesis yang diajukan.Korelasi antara celebrity worship dan kualitas hidup yang ditemukan pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan kajian empiris, serta menjadi landasan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.Konstruksi alat ukur celebrity worship yang dikhususkan untuk penggemar K-pop juga dapat menjadi fokus pada penelitian ke depannya.Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai acuan untuk merancang program psikoedukasi.Meskipun ditemukan adanya hubungan positif antara celebrity worship dengan kualitas hidup, namun perlu diingat bahwa perilaku celebrity worship yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap penggemar.Penggemar K-pop perlu mengetahui batasan yang wajar dalam menunjukkan perilaku celebrity worship terhadap idolanya.Program psikoedukasi dapat menjadi salah satu upaya untuk mengedukasi penggemar K-pop terkait cara-cara untuk menjaga tingkat celebrity worship agar tidak melebihi batas wajar.Program psikoedukasi yang dirancang juga dapat mengangkat topik terkait cara-cara meningkatkan kualitas hidup
<br>Musik K-pop banyak digemari oleh masyarakat global saat ini. Penggemar K-pop tidak hanya menyukai musik K-pop, namun juga mengidolakan para penyanyinya. Penggemar K-pop sering mengikuti berita terbaru hingga mengumpulkan informasi pribadi mengenai idolanya, salah satunya melalui aplikasi X. Perilaku ini dikenal sebagai celebrity worship, yaitu perilaku yang cenderung menunjukkan hubungan parasosial dan obsesi terhadap idolanya. Beberapa penelitian terdahulu menemukan kaitan antara celebrity worship dengan beberapa aspek kualitas hidup, namun hasilnya masih inkonsisten. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp" type="image/webp" length="155510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-8c19d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-c7b6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pengaruh-celebrity-worship-kualitas-hidup-hivaids-thumb-5d2e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53072-green-transformational-leadership-hubungan-positif</link>
	<guid isPermaLink="false">0c2edc28d033a30961c7713cbaf10d05</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ reza fahlevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ tommy y ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fahlevi,main,reza,tommy,y]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal dengan melacak perubahan nilai transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT dalam satu perusahaan selama beberapa tahun, untuk menguji apakah hubungan positif tersebut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal dengan melacak perubahan nilai transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT dalam satu perusahaan selama beberapa tahun, untuk menguji apakah hubungan positif tersebut tetap konsisten seiring waktu. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran moderasi psikologis seperti rasa memiliki (psychological ownership) dan dukungan organisasi yang dirasakan (perceived organizational support) dalam memperkuat atau melemahkan pengaruh transformational leadership terhadap work engagement. Terakhir, sebuah studi komparatif antarnegara yang membandingkan perusahaan IT di negara berkembang dengan negara maju dapat membantu mengidentifikasi bagaimana faktor budaya dan konteks ekonomi memengaruhi kekuatan hubungan antara transformational leadership dan work engagement.. Berdasarkan temuan dari data-data yang didapat, dapat dikatakan bahwa ditemukannya hubungan positif dan signifikan antara transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT.Hal ini menunjukkan bahwa bila semakin tinggi nilai transformational leadership, semakin tinggi pula nilai work engagement.Sebaliknya, semakin rendah nilai transformational leadership, semakin rendah pula nilai work engagement Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT. Transformational leadership ialah perilaku kepemimpinan yang mengutamakan keinginan untuk menggapai pencapaian dan perkembangan diri para pengikutnya, selagi juga memamerkan perkembangan kelompok dan organisasi (Bass & Avolio, 1990). Work engagement adalah keadaan well-being kerja yang positif, afektif-kognitif yang dapat terlihat sebagai kebalikan dari job burnout dengan adanya vigor, dedication, dan absorption (Schaufeli & Bakker, 2003).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" alt="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-cb703.webp" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-cb703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-cb703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-cb703.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" alt="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-80533.webp" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-80533.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-80533.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-80533.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" alt="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53072-green-transformational-leadership-hubungan-positif" title="JURIS - Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT" target="_blank">Hubungan antara Transformational Leadership dan Work Engagement pada Karyawan Divisi IT</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal dengan melacak perubahan nilai transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT dalam satu perusahaan selama beberapa tahun, untuk menguji apakah hubungan positif tersebut tetap konsisten seiring waktu. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran moderasi psikologis seperti rasa memiliki (psychological ownership) dan dukungan organisasi yang dirasakan (perceived organizational support) dalam memperkuat atau melemahkan pengaruh transformational leadership terhadap work engagement. Terakhir, sebuah studi komparatif antarnegara yang membandingkan perusahaan IT di negara berkembang dengan negara maju dapat membantu mengidentifikasi bagaimana faktor budaya dan konteks ekonomi memengaruhi kekuatan hubungan antara transformational leadership dan work engagement..
<br>Berdasarkan temuan dari data-data yang didapat, dapat dikatakan bahwa ditemukannya hubungan positif dan signifikan antara transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT.Hal ini menunjukkan bahwa bila semakin tinggi nilai transformational leadership, semakin tinggi pula nilai work engagement.Sebaliknya, semakin rendah nilai transformational leadership, semakin rendah pula nilai work engagement
<br>Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan transformational leadership dan work engagement pada karyawan divisi IT. Transformational leadership ialah perilaku kepemimpinan yang mengutamakan keinginan untuk menggapai pencapaian dan perkembangan diri para pengikutnya, selagi juga memamerkan perkembangan kelompok dan organisasi (Bass & Avolio, 1990). Work engagement adalah keadaan well-being kerja yang positif, afektif-kognitif yang dapat terlihat sebagai kebalikan dari job burnout dengan adanya vigor, dedication, dan absorption (Schaufeli & Bakker, 2003)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp" type="image/webp" length="138454" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-b400f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-cb703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-80533.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Dating Apps Korelasi Kesepian dengan Parental Peer attachment pada Dewasa Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Dating Apps Korelasi Kesepian dengan Parental Peer attachment pada Dewasa Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Dating Apps Korelasi Kesepian dengan Parental Peer attachment pada Dewasa Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53071-kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-app</link>
	<guid isPermaLink="false">dccd7b0390026f07385acadd638d44fe</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:22:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dating apps ]]></category>
	<category><![CDATA[ monty p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apps,content,dating,main,monty,p]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penelitian selanjutnya membahas mengenai frekuensi penggunaan aplikasi kencan online dan durasi penggunaan, untuk mengetahui perbedaan antara pengguna baru dan lama. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental & Peer attachment pada Dewasa Muda: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penelitian selanjutnya membahas mengenai frekuensi penggunaan aplikasi kencan online dan durasi penggunaan, untuk mengetahui perbedaan antara pengguna baru dan lama. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki alasan lain seperti kekerasan seksual pada aplikasi kencan. Peneliti juga menyarankan agar individu dapat berinteraksi secara langsung, karena interaksi dengan aplikasi kencan memanglah tidak salah, namun interaksi langsung dapat meningkatkan interaksi sosial mereka.. Berdasarkan temuan dari data-data yang didapatkan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ditemukan hubungan negatif signifikan antara attachment orang tua, teman sebaya dengan kesepian pada individu yang menggunakan aplikasi kencan online.Artinya semakin tinggi kesepian, maka semakin rendah attachment, dan semakin mendorong individu untuk menggunakan aplikasi kencan online Pada era digital, penggunaan platform online seperti aplikasi kencan semakin marak di kalangan masyarakat. Aplikasi kencan memberikan kemudahan dan manfaat, seperti memudahkan mencari pertemanan. Namun, terlepas dari hakikat penggunaannya, sarana aplikasi kencan online, dipergunakan untuk membantu individu yang mengalami permasalahan attachment. Keterbatasan attachment yang dimiliki dapat memicu rasa kesepian sehingga mendorong individu menggunakan dating apps. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Inventory of Parents and Peer Attachment-revised (IPPA-R) untuk mengukur kelekatan dan University of California Los Angeles (UCLA) version 3 untuk mengukur kesepian. Dengan sampel penelitian berjumlah 200 responden dengan rentang usia 18Ae25 tahun, penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-367f5.webp" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-367f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-367f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-367f5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" alt="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" alt="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-c8f27.webp" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-c8f27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-c8f27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-c8f27.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" alt="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53071-kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-app" title="JURIS - Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental &amp; Peer attachment pada Dewasa Muda" target="_blank">Penggunaan Dating Apps: Korelasi Kesepian dengan Parental & Peer attachment pada Dewasa Muda</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penelitian selanjutnya membahas mengenai frekuensi penggunaan aplikasi kencan online dan durasi penggunaan, untuk mengetahui perbedaan antara pengguna baru dan lama. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki alasan lain seperti kekerasan seksual pada aplikasi kencan. Peneliti juga menyarankan agar individu dapat berinteraksi secara langsung, karena interaksi dengan aplikasi kencan memanglah tidak salah, namun interaksi langsung dapat meningkatkan interaksi sosial mereka..
<br>Berdasarkan temuan dari data-data yang didapatkan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ditemukan hubungan negatif signifikan antara attachment orang tua, teman sebaya dengan kesepian pada individu yang menggunakan aplikasi kencan online.Artinya semakin tinggi kesepian, maka semakin rendah attachment, dan semakin mendorong individu untuk menggunakan aplikasi kencan online
<br>Pada era digital, penggunaan platform online seperti aplikasi kencan semakin marak di kalangan masyarakat. Aplikasi kencan memberikan kemudahan dan manfaat, seperti memudahkan mencari pertemanan. Namun, terlepas dari hakikat penggunaannya, sarana aplikasi kencan online, dipergunakan untuk membantu individu yang mengalami permasalahan attachment. Keterbatasan attachment yang dimiliki dapat memicu rasa kesepian sehingga mendorong individu menggunakan dating apps. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Inventory of Parents and Peer Attachment-revised (IPPA-R) untuk mengukur kelekatan dan University of California Los Angeles (UCLA) version 3 untuk mengukur kesepian. Dengan sampel penelitian berjumlah 200 responden dengan rentang usia 18Ae25 tahun, penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp" type="image/webp" length="89472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-367f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-a776e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/kesepian-kelekatan-dating-apps-aplikasi-kencan-kor-thumb-c8f27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3245-phronesis-jurnal-psikologi-industri-organisasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Nn P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study Nursing Care For Ms P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Nn P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study Nursing Care For Ms P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Nn P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study Nursing Care For Ms P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53087-pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi</link>
	<guid isPermaLink="false">fcebb49fa0810b54c3d3c5ef692c2554</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 01:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lena atoy 34 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasbi nasrum ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[34,atoy,edi,hasbi,lena,nasrum,purnomo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi terstruktur bagi pasien dan keluarga mengenai pencegahan ISK, dengan membandingkan tingkat pengetahuan dan kejadian kembali infeksi pada beberapa rumah sakit. Selain itu, studi eksperimental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi terstruktur bagi pasien dan keluarga mengenai pencegahan ISK, dengan membandingkan tingkat pengetahuan dan kejadian kembali infeksi pada beberapa rumah sakit. Selain itu, studi eksperimental dapat membandingkan teknik nonAcfarmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien ISK, seperti kompres hangat versus stimulasi listrik transkutan (TENS), untuk menentukan metode yang paling efektif dan nyaman. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak keterlibatan keluarga dalam asuhan keperawatan terhadap frekuensi kekambuhan ISK selama enam bulan setelah discharge, sehingga dapat memberikan bukti kuat tentang manfaat pendekatan keluarga dalam manajemen jangka panjang. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperluas bukti ilmiah, meningkatkan praktik keperawatan, dan menurunkan beban ISK pada populasi luas.. Asuhan keperawatan yang diberikan selama tiga hari pada Nn.P dengan infeksi saluran kemih mampu mengatasi empat masalah keperawatan, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan.Keberhasilan implementasi didukung oleh kerja sama pasien, dukungan keluarga, kolaborasi dengan perawat ruangan, ketersediaan terapi medis, serta edukasi yang diberikan secara bertahap.Perawat diharapkan dapat meningkatkan pemantauan kebutuhan eliminasi urine, memberikan tindakan kenyamanan seperti kompres hangat sesuai indikasi, memperkuat edukasi personal hygiene urogenitalia, serta melibatkan keluarga dalam pencegahan kekambuhan ISK Latar belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) sering menimbulkan nyeri, gangguan eliminasi urine, dan demam. Tujuan: Studi kasus ini menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien ISK di ruang perawatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada satu pasien perempuan dewasa dengan ISK tanpa komplikasi. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan head-to-toe, observasi tiga hari, dan dokumentasi keperawatan. Hasil: Ditegakkan empat diagnosis, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan. Intervensi berdasarkan SIKI dan SLKI dilaksanakan pada 31 Mei sampai 2 Juni 2025. Evaluasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b1aca.webp" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b1aca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b1aca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b1aca.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" alt="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" alt="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-7af7e.webp" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-7af7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-7af7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-7af7e.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" alt="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53087-pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi" title="JURIS - Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward" target="_blank">Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Nn. P Dengan Infeksi Saluran Kemih Di Ruang Perawatan A Case Study: Nursing Care For Ms. P With A Urinary Tract Infection In The Inpatient Ward</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi terstruktur bagi pasien dan keluarga mengenai pencegahan ISK, dengan membandingkan tingkat pengetahuan dan kejadian kembali infeksi pada beberapa rumah sakit. Selain itu, studi eksperimental dapat membandingkan teknik nonAcfarmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien ISK, seperti kompres hangat versus stimulasi listrik transkutan (TENS), untuk menentukan metode yang paling efektif dan nyaman. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak keterlibatan keluarga dalam asuhan keperawatan terhadap frekuensi kekambuhan ISK selama enam bulan setelah discharge, sehingga dapat memberikan bukti kuat tentang manfaat pendekatan keluarga dalam manajemen jangka panjang. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperluas bukti ilmiah, meningkatkan praktik keperawatan, dan menurunkan beban ISK pada populasi luas..
<br>Asuhan keperawatan yang diberikan selama tiga hari pada Nn.P dengan infeksi saluran kemih mampu mengatasi empat masalah keperawatan, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan.Keberhasilan implementasi didukung oleh kerja sama pasien, dukungan keluarga, kolaborasi dengan perawat ruangan, ketersediaan terapi medis, serta edukasi yang diberikan secara bertahap.Perawat diharapkan dapat meningkatkan pemantauan kebutuhan eliminasi urine, memberikan tindakan kenyamanan seperti kompres hangat sesuai indikasi, memperkuat edukasi personal hygiene urogenitalia, serta melibatkan keluarga dalam pencegahan kekambuhan ISK
<br>Latar belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) sering menimbulkan nyeri, gangguan eliminasi urine, dan demam. Tujuan: Studi kasus ini menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien ISK di ruang perawatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada satu pasien perempuan dewasa dengan ISK tanpa komplikasi. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan head-to-toe, observasi tiga hari, dan dokumentasi keperawatan. Hasil: Ditegakkan empat diagnosis, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan. Intervensi berdasarkan SIKI dan SLKI dilaksanakan pada 31 Mei sampai 2 Juni 2025. Evaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp" type="image/webp" length="93448" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b1aca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-b7dc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pasien-perempuan-lesi-rumah-sakit-infeksi-saluran-thumb-7af7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2180-poltekkes-mamuju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10130-jurnal-keperawatan-majampangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Pada An E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Pada An E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Pada An E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53085-intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-mot</link>
	<guid isPermaLink="false">0d0e327bbea41c7c342729af02ec75c3</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 01:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lena atoy 34 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasbi nasrum ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[34,atoy,edi,hasbi,lena,nasrum,purnomo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: berapa lama durasi intervensi terapi menggunting pola yang optimal untuk meningkatkan motorik halus pada anak prasekolah dengan gangguan perkembangan? Selain itu, studi komparatif antara terapi menggunting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: berapa lama durasi intervensi terapi menggunting pola yang optimal untuk meningkatkan motorik halus pada anak prasekolah dengan gangguan perkembangan? Selain itu, studi komparatif antara terapi menggunting pola yang dilakukan secara individual versus secara berkelompok dapat memberikan insight tentang efektivitas sosial dan motivasi anak. Selanjutnya, integrasi teknologi digital, seperti aplikasi tablet yang mensimulasikan kegiatan menggunting, dapat diuji sebagai tambahan atau alternatif terhadap metode konvensional untuk mempercepat perkembangan koordinasi mata-tangan dan keterampilan motorik halus.. E dengan gangguan perkembangan motorik halus selama 14 hari menunjukkan adanya peningkatan kemampuan secara bertahap sejak hari pertama hingga hari keempat belas.Diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah maupun orang tua yang memiliki anak dengan gangguan perkembangan motorik halus, khususnya dalam keterampilan menggunting pola Latar Belakang : Anak usia dini berada pada masa pertumbuhan pesat dan periode sensitif, sehingga perkembangan motorik, khususnya motorik halus, sangat penting. Perkembangan yang kurang optimal dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kesulitan akademik (menulis, menggambar, menggunakan alat belajar) serta keterlambatan kemandirian (mengancing baju, mengikat sepatu, makan sendiri). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan perkembangan motorik halus di TK Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dimana penulis mengambil satu siswa TK Pembina Pertiwi Kabupaten... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c1c0a.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c1c0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c1c0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c1c0a.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c57da.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c57da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c57da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c57da.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53085-intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-mot" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju" target="_blank">Asuhan Keperawatan Pada An . E Dengan Gangguan Perkembangan Motorik Halus Menggunting Pola Di Tk Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: berapa lama durasi intervensi terapi menggunting pola yang optimal untuk meningkatkan motorik halus pada anak prasekolah dengan gangguan perkembangan? Selain itu, studi komparatif antara terapi menggunting pola yang dilakukan secara individual versus secara berkelompok dapat memberikan insight tentang efektivitas sosial dan motivasi anak. Selanjutnya, integrasi teknologi digital, seperti aplikasi tablet yang mensimulasikan kegiatan menggunting, dapat diuji sebagai tambahan atau alternatif terhadap metode konvensional untuk mempercepat perkembangan koordinasi mata-tangan dan keterampilan motorik halus..
<br>E dengan gangguan perkembangan motorik halus selama 14 hari menunjukkan adanya peningkatan kemampuan secara bertahap sejak hari pertama hingga hari keempat belas.Diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah maupun orang tua yang memiliki anak dengan gangguan perkembangan motorik halus, khususnya dalam keterampilan menggunting pola
<br>Latar Belakang : Anak usia dini berada pada masa pertumbuhan pesat dan periode sensitif, sehingga perkembangan motorik, khususnya motorik halus, sangat penting. Perkembangan yang kurang optimal dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kesulitan akademik (menulis, menggambar, menggunakan alat belajar) serta keterlambatan kemandirian (mengancing baju, mengikat sepatu, makan sendiri). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan perkembangan motorik halus di TK Pembina Pertiwi Kabupaten Mamuju. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dimana penulis mengambil satu siswa TK Pembina Pertiwi Kabupaten...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp" type="image/webp" length="108176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c1c0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-181e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/intervensi-terapi-motorik-halus-ambisi-motivasi-an-thumb-c57da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2180-poltekkes-mamuju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10130-jurnal-keperawatan-majampangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy A Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy A Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy A Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53084-etik-terapi-kelompok-terapeutik-kep</link>
	<guid isPermaLink="false">b97f9e3a46030855ccc558c155fb0c82</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 01:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lena atoy 34 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasbi nasrum ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi purnomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[34,atoy,edi,hasbi,lena,nasrum,purnomo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang menyelidiki penerapan prinsip etik dan legal dalam terapi kelompok terapeutik di berbagai setting pelayanan kesehatan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perawat mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang menyelidiki penerapan prinsip etik dan legal dalam terapi kelompok terapeutik di berbagai setting pelayanan kesehatan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perawat mengintegrasikan nilai-nilai etik dan legal dalam praktik sehari-hari, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan untuk memastikan terapi kelompok terapeutik yang profesional dan aman secara hukum. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien dan perawat mengenai pengalaman mereka dalam terapi kelompok terapeutik, termasuk aspek-aspek etik dan legal yang mereka hadapi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana meningkatkan kualitas dan akuntabilitas terapi kelompok terapeutik, serta memastikan perlindungan hak-hak pasien dan perawat.. Terapi kelompok adalah terapi yang dapat diberikan oleh Ners Spesialis, sehingga dalam menjalankan tugas dan wewenangnya harus memperhatikan prinsip etik dan legal keperawatan.Prinsip etik keperawatan yang dapat diterapkan pada terapi kelompok adalah autonomy, beneficence, non-maleficence, fidelity, veracity.Langkah yang dapat dilakukan untuk mengambil suatu keputusan etis apabila terjadi dilema etik dalam terapi kelompok adalah melakukan penilaian, identifikasi masalah dan identifikasi konflik, membuat perencanaan, implementasi dan evaluasi.Dasar hukum yang menjadi landasan menjalankan terapi kelompok adalah Undang-Undang RI No.38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan, yang disempurnakan pada Undang-Undang RI No.Terapi kelompok dapat diberikan pada klien individu, keluarga, kelompok dan komunitas baik sehat, risiko dan gangguan sepanjang daur kehidupan, sebagai upaya promotif, preventif, kuratif Penguasaan aspek etik dan legal dalam terapi kelompok terapeutik sangat krusial bagi perawat, untuk dapat melindungi hak pasien dan memperkuat akuntabilitas profesional perawat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek etik dan legal keperawatan dalam pelaksanaan terapi kelompok terapeutik. Metode yang digunakan adalah literature review pada pangkalan data LibUI, Google Scholar, dan PubMed menggunakan kombinasi kata kunci seperti "etik", "legal", "prinsip etik", "prinsip legal", "terapi kelompok", serta "terapi kelompok terapeutik". Kriteria inklusi menetapkan literatur berupa textbook, artikel jurnal, perundang-undangan, tesis, dan disertasi berbahasa Indonesia/Inggris... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" alt="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-0281f.webp" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-0281f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-0281f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-0281f.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" alt="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-4f0b1.webp" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-4f0b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-4f0b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-4f0b1.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" alt="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53084-etik-terapi-kelompok-terapeutik-kep" title="JURIS - Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur" target="_blank">Prinsip Etik Dan Legal Keperawatan Dalam Pelaksanaan Terapi Kelompok Terapeutik: Studi Literatur Ethical And Legal Principles Of Nursing In The Implementation Of Therapeutic Group Therapy: A Literatur</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang menyelidiki penerapan prinsip etik dan legal dalam terapi kelompok terapeutik di berbagai setting pelayanan kesehatan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perawat mengintegrasikan nilai-nilai etik dan legal dalam praktik sehari-hari, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan untuk memastikan terapi kelompok terapeutik yang profesional dan aman secara hukum. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien dan perawat mengenai pengalaman mereka dalam terapi kelompok terapeutik, termasuk aspek-aspek etik dan legal yang mereka hadapi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana meningkatkan kualitas dan akuntabilitas terapi kelompok terapeutik, serta memastikan perlindungan hak-hak pasien dan perawat..
<br>Terapi kelompok adalah terapi yang dapat diberikan oleh Ners Spesialis, sehingga dalam menjalankan tugas dan wewenangnya harus memperhatikan prinsip etik dan legal keperawatan.Prinsip etik keperawatan yang dapat diterapkan pada terapi kelompok adalah autonomy, beneficence, non-maleficence, fidelity, veracity.Langkah yang dapat dilakukan untuk mengambil suatu keputusan etis apabila terjadi dilema etik dalam terapi kelompok adalah melakukan penilaian, identifikasi masalah dan identifikasi konflik, membuat perencanaan, implementasi dan evaluasi.Dasar hukum yang menjadi landasan menjalankan terapi kelompok adalah Undang-Undang RI No.38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan, yang disempurnakan pada Undang-Undang RI No.Terapi kelompok dapat diberikan pada klien individu, keluarga, kelompok dan komunitas baik sehat, risiko dan gangguan sepanjang daur kehidupan, sebagai upaya promotif, preventif, kuratif
<br>Penguasaan aspek etik dan legal dalam terapi kelompok terapeutik sangat krusial bagi perawat, untuk dapat melindungi hak pasien dan memperkuat akuntabilitas profesional perawat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek etik dan legal keperawatan dalam pelaksanaan terapi kelompok terapeutik. Metode yang digunakan adalah literature review pada pangkalan data LibUI, Google Scholar, dan PubMed menggunakan kombinasi kata kunci seperti "etik", "legal", "prinsip etik", "prinsip legal", "terapi kelompok", serta "terapi kelompok terapeutik". Kriteria inklusi menetapkan literatur berupa textbook, artikel jurnal, perundang-undangan, tesis, dan disertasi berbahasa Indonesia/Inggris...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp" type="image/webp" length="128342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-883ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-0281f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/etik-terapi-kelompok-terapeutik-keperawatan-jiwa-s-thumb-4f0b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2180-poltekkes-mamuju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10130-jurnal-keperawatan-majampangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53083-persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia</link>
	<guid isPermaLink="false">27c009aeab13f1f48db0e350448af514</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 01:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni amanda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,menus,quick,slot88aslijp,yuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang positif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita mengenai pencegahan influenza pada remaja. Salah satu ide penelitian adalah untuk menguji keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin: Meskipun studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang positif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita mengenai pencegahan influenza pada remaja. Salah satu ide penelitian adalah untuk menguji keberlanjutan efek dari intervensi edukasi jangka panjang. Misalnya, sebuah studi kohort dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah perilaku cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat masih diterapkan oleh para remaja beberapa bulan setelah penyuluhan, serta faktor-faktor apa saja yang mungkin memengaruhi retensi kebiasaan sehat tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan pengetahuan tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu membentuk perilaku yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari remaja. Selain itu, penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi efektivitas relatif dari berbagai metode intervensi. Pertanyaan penelitian yang muncul adalah, "Apakah pendekatan edukasi yang lebih partisipatif dan berbasis keterampilan, seperti simulasi interaktif atau penggunaan aplikasi edukasi, akan menghasilkan dampak yang lebih besar pada perubahan perilaku dibandingkan dengan metode ceramah tradisional?" Studi perbandingan dengan kelompok kontrol dapat membantu mengidentifikasi strategi penyuluhan yang paling optimal. Terakhir, sangat menarik untuk meneliti bagaimana faktor lingkungan dan sosial yang lebih luas, seperti dukungan keluarga, peran guru, atau ketersediaan fasilitas sanitasi di sekolah, dapat memengaruhi kepatuhan remaja terhadap praktik pencegahan influenza. Penelitian ini bisa dilakukan melalui metode kualitatif untuk menggali persepsi remaja tentang hambatan dan pendorong dalam menerapkan perilaku sehat, serta mengidentifikasi kebijakan sekolah yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan.. Influenza merupakan infeksi akut saluran pernapasan yang sangat menular melalui droplet, dengan gejala seperti demam, batuk, dan pilek, serta dapat diobati secara simtomatik atau dengan antiviral.Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa/i SMPN 16 Banjarmasin tentang influenza melalui penyuluhan yang melibatkan Power Point dan poster.Peningkatan tingkat pengetahuan ini terbukti dengan kenaikan sebesar 4% setelah penyuluhan, berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test peserta Influenza merupakan penyakit yang paling sering menyerang manusia. Rata-rata banyak yang mengenai penyakit ini di usia remaja atau usia produktif, yang akan memperbanyak merugikan dari segi Kesehatan dan abnormal kehidupan sehari Ae hari pada remaja. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap remaja tentang influenza dan cara menghindari influenza. Metode dalam menjalankan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dengan menggunakan pemaparan materi power point, diskusi dan praktek langsung cara menghindari influenza dengan praktek mencuci tangan 6 langkah dan cara penggunaan masker yang benar. Berdasarkan hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-5d64a.webp" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-5d64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-5d64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-5d64a.webp 1x" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" alt="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-4e8e0.webp" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-4e8e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-4e8e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-4e8e0.webp 1x" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" alt="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp 1x" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" alt="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53083-persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia" title="JURIS - Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin" target="_blank">Cerdas Hindari Influenza dengan Menerapkan Cuci Tangan dan Menggunakan Masker pada Remaja di SMPN 16 Banjarmasin</a>: Meskipun studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang positif, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita mengenai pencegahan influenza pada remaja. Salah satu ide penelitian adalah untuk menguji keberlanjutan efek dari intervensi edukasi jangka panjang. Misalnya, sebuah studi kohort dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah perilaku cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat masih diterapkan oleh para remaja beberapa bulan setelah penyuluhan, serta faktor-faktor apa saja yang mungkin memengaruhi retensi kebiasaan sehat tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan pengetahuan tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu membentuk perilaku yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari remaja. Selain itu, penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi efektivitas relatif dari berbagai metode intervensi. Pertanyaan penelitian yang muncul adalah, "Apakah pendekatan edukasi yang lebih partisipatif dan berbasis keterampilan, seperti simulasi interaktif atau penggunaan aplikasi edukasi, akan menghasilkan dampak yang lebih besar pada perubahan perilaku dibandingkan dengan metode ceramah tradisional?" Studi perbandingan dengan kelompok kontrol dapat membantu mengidentifikasi strategi penyuluhan yang paling optimal. Terakhir, sangat menarik untuk meneliti bagaimana faktor lingkungan dan sosial yang lebih luas, seperti dukungan keluarga, peran guru, atau ketersediaan fasilitas sanitasi di sekolah, dapat memengaruhi kepatuhan remaja terhadap praktik pencegahan influenza. Penelitian ini bisa dilakukan melalui metode kualitatif untuk menggali persepsi remaja tentang hambatan dan pendorong dalam menerapkan perilaku sehat, serta mengidentifikasi kebijakan sekolah yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan..
<br>Influenza merupakan infeksi akut saluran pernapasan yang sangat menular melalui droplet, dengan gejala seperti demam, batuk, dan pilek, serta dapat diobati secara simtomatik atau dengan antiviral.Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa/i SMPN 16 Banjarmasin tentang influenza melalui penyuluhan yang melibatkan Power Point dan poster.Peningkatan tingkat pengetahuan ini terbukti dengan kenaikan sebesar 4% setelah penyuluhan, berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test peserta
<br>Influenza merupakan penyakit yang paling sering menyerang manusia. Rata-rata banyak yang mengenai penyakit ini di usia remaja atau usia produktif, yang akan memperbanyak merugikan dari segi Kesehatan dan abnormal kehidupan sehari Ae hari pada remaja. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap remaja tentang influenza dan cara menghindari influenza. Metode dalam menjalankan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dengan menggunakan pemaparan materi power point, diskusi dan praktek langsung cara menghindari influenza dengan praktek mencuci tangan 6 langkah dan cara penggunaan masker yang benar. Berdasarkan hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp" type="image/webp" length="83314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-5d64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-4e8e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/persepsi-remaja-komunitas-kehamilan-usia-influenza-thumb-e514e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53082-obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint</link>
	<guid isPermaLink="false">58d32b53e2e14ad0f6a96eb70cab7951</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 23:19:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuni amanda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,menus,quick,slot88aslijp,yuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dosis optimal dan frekuensi pemberian rebusan daun sirsak yang aman bagi ibu hamil dengan hipertensi, sehingga dapat disusun pedoman penggunaan yang tepat. Selain itu, diperlukan studi kohort jangka panjang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dosis optimal dan frekuensi pemberian rebusan daun sirsak yang aman bagi ibu hamil dengan hipertensi, sehingga dapat disusun pedoman penggunaan yang tepat. Selain itu, diperlukan studi kohort jangka panjang untuk menilai keamanan dan efek samping potensial dari konsumsi daun sirsak selama kehamilan, guna memastikan tidak ada risiko terhadap janin atau ibu. Selanjutnya, uji klinis terkontrol yang membandingkan efektivitas terapi kombinasi antara obat antihipertensi standar dengan rebusan daun sirsak dibandingkan terapi standar saja dapat memberikan bukti ilmiah mengenai manfaat tambahan terapi herbal dalam mengendalikan tekanan darah pada populasi ibu hamil.. Pengendalian hipertensi pada masyarakat harus dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan kepatuhan penderita yang dipengaruhi oleh efek samping obat serta keterbatasan akses obat.Pemenuhan hidrasi tubuh dan konsumsi air rebusan daun sirsak terbukti dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada ibu hamil.Oleh karena itu, selain terapi farmakologis, penyuluhan mengenai penggunaan terapi herbal serta halAchal yang perlu diperhatikan sangat penting untuk mengoptimalkan pengendalian hipertensi Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dan dikendalikan. Hal ini dikarenakan dampak dari hipertensi yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal dan lainnya. Upaya dalam mengendalikan hipertensi adalah dengan menjalani terapi hipertensi seperti mengkonsumsi obat Hipertensi. Akan tetapi, mayoritas penderita hipertensi di Indonesia tidak patuh dalam mengkonsumsi obat karena efek samping obat, ketidakmampuan membeli obat dan ketersediaan obat yang terbatas. Maka dari itu, Tim Pengabdi melakukan kegiatan penyuluhan terkait efektivitas daun sirsak dalam mengendalikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-140b3.webp" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-140b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-140b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-140b3.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" alt="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-cb233.webp" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-cb233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-cb233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-cb233.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" alt="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" alt="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53082-obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint" title="JURIS - Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara" target="_blank">Penyuluhan Efektivitas Daun Sirsak Terhadap Pengobatan Hipertensi pada Ibu Hamil di Desa Batu Gana Kecamatan Padang Bolak Julu Kabupaten Padang Lawas Utara</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dosis optimal dan frekuensi pemberian rebusan daun sirsak yang aman bagi ibu hamil dengan hipertensi, sehingga dapat disusun pedoman penggunaan yang tepat. Selain itu, diperlukan studi kohort jangka panjang untuk menilai keamanan dan efek samping potensial dari konsumsi daun sirsak selama kehamilan, guna memastikan tidak ada risiko terhadap janin atau ibu. Selanjutnya, uji klinis terkontrol yang membandingkan efektivitas terapi kombinasi antara obat antihipertensi standar dengan rebusan daun sirsak dibandingkan terapi standar saja dapat memberikan bukti ilmiah mengenai manfaat tambahan terapi herbal dalam mengendalikan tekanan darah pada populasi ibu hamil..
<br>Pengendalian hipertensi pada masyarakat harus dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan kepatuhan penderita yang dipengaruhi oleh efek samping obat serta keterbatasan akses obat.Pemenuhan hidrasi tubuh dan konsumsi air rebusan daun sirsak terbukti dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada ibu hamil.Oleh karena itu, selain terapi farmakologis, penyuluhan mengenai penggunaan terapi herbal serta halAchal yang perlu diperhatikan sangat penting untuk mengoptimalkan pengendalian hipertensi
<br>Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dan dikendalikan. Hal ini dikarenakan dampak dari hipertensi yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal dan lainnya. Upaya dalam mengendalikan hipertensi adalah dengan menjalani terapi hipertensi seperti mengkonsumsi obat Hipertensi. Akan tetapi, mayoritas penderita hipertensi di Indonesia tidak patuh dalam mengkonsumsi obat karena efek samping obat, ketidakmampuan membeli obat dan ketersediaan obat yang terbatas. Maka dari itu, Tim Pengabdi melakukan kegiatan penyuluhan terkait efektivitas daun sirsak dalam mengendalikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp" type="image/webp" length="78230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-140b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-cb233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/obat-hipertensi-air-rebusan-daun-mint-sop-minum-si-thumb-6771b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 05 Jul 2026 03:44:15 +0700. 24 items. Served in: 4.745 seconds [rss] -->
