<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 21:17:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 21:17:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-16T21:17:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58912-kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-gen</link>
	<guid isPermaLink="false">b91c63a7d3cb459b1f99941cc66cb86a</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 21:06:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan pertama: bagaimana pengaruh intervensi program pelatihan rasa syukur berbasis digital terhadap tingkat kebahagiaan mahasiswa milenial di lingkungan kampus? Kedua, penelitian komparatif dapat meneliti perbedaan persepsi dan praktik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness: Saran penelitian lanjutan pertama: bagaimana pengaruh intervensi program pelatihan rasa syukur berbasis digital terhadap tingkat kebahagiaan mahasiswa milenial di lingkungan kampus? Kedua, penelitian komparatif dapat meneliti perbedaan persepsi dan praktik rasa syukur antara generasi milenial di Indonesia dan negara dengan latar belakang agama yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor budaya yang memoderasi hubungan antara syukur dan kebahagiaan. Ketiga, studi longitudinal dapat menyelidiki dampak jangka panjang praktik rasa syukur terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial generasi milenial, serta faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan efek tersebut. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat melengkapi temuan kualitatif sebelumnya, memberikan bukti empiris yang lebih kuat, serta memperluas pemahaman tentang peran rasa syukur dalam menciptakan generasi yang lebih bahagia dan produktif. Selain itu, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat memperkaya analisis tentang mekanisme psikologis dan spiritual yang mendasari hubungan antara rasa syukur dan kebahagiaan pada milenial.. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan rasa syukur dalam kehidupan sangat penting dalam Islam, sehingga dalam AlAcQurAoan dan Hadis syukur disebut sejalan dengan dzikir serta ibadah kepada Allah.Kebahagiaan dapat diraih oleh siapa saja yang berusaha mencapainya dengan mengarahkan energi mereka kepada ibadah dan menjauhi halAchal yang dilarang.Selain itu, kriteria orang yang bahagia adalah mereka yang dikendalikan oleh cinta kepada Allah SWT, karena hati yang didominasi oleh cinta kepada Allah akan menghasilkan rasa kebahagiaan dan kedamaian yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak dipengaruhi oleh cinta tersebut Menjadi bahagia merupakan keinginan yang dimiliki setiap individu di dunia ini, termasuk generasi milenial. Generasi milenial memberikan pengaruh positif terhadap kemajuan bangsa, terbukti dari banyaknya pemuda yang berkontribusi pada bidang politik, ekonomi, dan bidang lainnya. Namun, generasi muda masih menghadapi berbagai masalah, mulai dari kurangnya pengalaman, mentalitas yang kuat, dan lingkungan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kasus bunuh diri dan gangguan mental sebagai bukti implikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-cab35.webp" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-cab35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-cab35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-cab35.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" alt="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" alt="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b1b30.webp" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b1b30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b1b30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b1b30.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" alt="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58912-kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-gen" title="JURIS - The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness" target="_blank">The Role of the Millennial Community in Achieving True Happiness</a>: Saran penelitian lanjutan pertama: bagaimana pengaruh intervensi program pelatihan rasa syukur berbasis digital terhadap tingkat kebahagiaan mahasiswa milenial di lingkungan kampus? Kedua, penelitian komparatif dapat meneliti perbedaan persepsi dan praktik rasa syukur antara generasi milenial di Indonesia dan negara dengan latar belakang agama yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor budaya yang memoderasi hubungan antara syukur dan kebahagiaan. Ketiga, studi longitudinal dapat menyelidiki dampak jangka panjang praktik rasa syukur terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial generasi milenial, serta faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan efek tersebut. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat melengkapi temuan kualitatif sebelumnya, memberikan bukti empiris yang lebih kuat, serta memperluas pemahaman tentang peran rasa syukur dalam menciptakan generasi yang lebih bahagia dan produktif. Selain itu, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat memperkaya analisis tentang mekanisme psikologis dan spiritual yang mendasari hubungan antara rasa syukur dan kebahagiaan pada milenial..
<br>Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan rasa syukur dalam kehidupan sangat penting dalam Islam, sehingga dalam AlAcQurAoan dan Hadis syukur disebut sejalan dengan dzikir serta ibadah kepada Allah.Kebahagiaan dapat diraih oleh siapa saja yang berusaha mencapainya dengan mengarahkan energi mereka kepada ibadah dan menjauhi halAchal yang dilarang.Selain itu, kriteria orang yang bahagia adalah mereka yang dikendalikan oleh cinta kepada Allah SWT, karena hati yang didominasi oleh cinta kepada Allah akan menghasilkan rasa kebahagiaan dan kedamaian yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak dipengaruhi oleh cinta tersebut
<br>Menjadi bahagia merupakan keinginan yang dimiliki setiap individu di dunia ini, termasuk generasi milenial. Generasi milenial memberikan pengaruh positif terhadap kemajuan bangsa, terbukti dari banyaknya pemuda yang berkontribusi pada bidang politik, ekonomi, dan bidang lainnya. Namun, generasi muda masih menghadapi berbagai masalah, mulai dari kurangnya pengalaman, mentalitas yang kuat, dan lingkungan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kasus bunuh diri dan gangguan mental sebagai bukti implikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp" type="image/webp" length="97570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-cab35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b6c18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kawasan-generasi-muda-milenial-bahasa-genz-interak-thumb-b1b30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58913-mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">3f3f531de478802c763abf2ba3434a0e</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:45:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan novel Edensor sebagai bahan ajar BIPA dibandingkan dengan buku teks konvensional, dengan mengukur secara kuantitatif peningkatan kompetensi bahasa, kemampuan berkomunikasi, serta kesadaran budaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan novel Edensor sebagai bahan ajar BIPA dibandingkan dengan buku teks konvensional, dengan mengukur secara kuantitatif peningkatan kompetensi bahasa, kemampuan berkomunikasi, serta kesadaran budaya peserta didik melalui instrumen preActest dan postActest serta observasi kelas. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif terhadap novelAcnovel Indonesia lainnya, seperti seri Laskar Pelangi, untuk mengetahui sejauh mana variasi tema, latar, dan karakter dalam karya sastra berbeda dapat menjadi media komunikasi lintas budaya yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman kontekstual bagi pelajar BIPA yang berasal dari berbagai latar belakang budaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pemanfaatan media digital interaktif, misalnya eAcbook berisi anotasi multimedia, forum diskusi daring, dan modul audiovisual, dalam memperkuat proses pembelajaran bahasa serta retensi nilai budaya ketika sastra dijadikan sarana komunikasi lintas budaya bagi mahasiswa BIPA, serta menilai dampak penggunaan teknologi terhadap keterlibatan siswa dan efektivitas transfer pengetahuan. Ketiga agenda penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran yang lebih kontekstual, meningkatkan kualitas pembelajaran BIPA secara holistik, dan memperluas peran sastra sebagai jembatan budaya dalam pendidikan bahasa asing.. Novel Edensor memperkaya pemahaman tentang komunikasi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA karena memaparkan karakteristik budaya dan konflik antar karakter.Hal ini menunjukkan bahwa sastra Indonesia dapat berfungsi sebagai media efektif untuk komunikasi lintas budaya dalam konteks BIPA.Karakter dalam novel menggambarkan anak asli Melayu yang mengadopsi budaya modern Barat tanpa meninggalkan budaya asalnya Literatur dianggap sebagai media komunikasi lintas budaya yang dapat menghasilkan keberadaan suatu budaya dalam lingkungan baru. Literatur yang digunakan sebagai media komunikasi lintas budaya dapat menjadi alat untuk pembelajaran BIPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keberadaan komunikasi lintas budaya melalui literatur dalam pembelajaran BIPA. Data penelitian berupa gambaran peristiwa yang dialami oleh tokohActokoh dalam karya sastra. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara menafsirkan, mendeskripsikan, dan selanjutnya dianalisis. Analisis dilakukan secara deskriptif analitis melalui pembacaan karya sastra. Teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e76c0.webp" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e76c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e76c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e76c0.webp 1x" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" alt="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-30b3a.webp" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-30b3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-30b3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-30b3a.webp 1x" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" alt="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp 1x" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" alt="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58913-mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-bud" title="JURIS - Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning" target="_blank">Literature as a Cross Cultural Communication Media by Andrea HirataAos Edensor Novel in BIPA Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan novel Edensor sebagai bahan ajar BIPA dibandingkan dengan buku teks konvensional, dengan mengukur secara kuantitatif peningkatan kompetensi bahasa, kemampuan berkomunikasi, serta kesadaran budaya peserta didik melalui instrumen preActest dan postActest serta observasi kelas. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif terhadap novelAcnovel Indonesia lainnya, seperti seri Laskar Pelangi, untuk mengetahui sejauh mana variasi tema, latar, dan karakter dalam karya sastra berbeda dapat menjadi media komunikasi lintas budaya yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman kontekstual bagi pelajar BIPA yang berasal dari berbagai latar belakang budaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pemanfaatan media digital interaktif, misalnya eAcbook berisi anotasi multimedia, forum diskusi daring, dan modul audiovisual, dalam memperkuat proses pembelajaran bahasa serta retensi nilai budaya ketika sastra dijadikan sarana komunikasi lintas budaya bagi mahasiswa BIPA, serta menilai dampak penggunaan teknologi terhadap keterlibatan siswa dan efektivitas transfer pengetahuan. Ketiga agenda penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran yang lebih kontekstual, meningkatkan kualitas pembelajaran BIPA secara holistik, dan memperluas peran sastra sebagai jembatan budaya dalam pendidikan bahasa asing..
<br>Novel Edensor memperkaya pemahaman tentang komunikasi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA karena memaparkan karakteristik budaya dan konflik antar karakter.Hal ini menunjukkan bahwa sastra Indonesia dapat berfungsi sebagai media efektif untuk komunikasi lintas budaya dalam konteks BIPA.Karakter dalam novel menggambarkan anak asli Melayu yang mengadopsi budaya modern Barat tanpa meninggalkan budaya asalnya
<br>Literatur dianggap sebagai media komunikasi lintas budaya yang dapat menghasilkan keberadaan suatu budaya dalam lingkungan baru. Literatur yang digunakan sebagai media komunikasi lintas budaya dapat menjadi alat untuk pembelajaran BIPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keberadaan komunikasi lintas budaya melalui literatur dalam pembelajaran BIPA. Data penelitian berupa gambaran peristiwa yang dialami oleh tokohActokoh dalam karya sastra. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara menafsirkan, mendeskripsikan, dan selanjutnya dianalisis. Analisis dilakukan secara deskriptif analitis melalui pembacaan karya sastra. Teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp" type="image/webp" length="98580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e76c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-30b3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/mahasiswa-bipa-komunikasi-lintas-budaya-lklb-agama-thumb-e502a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Project Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58908-karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">3afb97617d3a1ffe91e1d546a7f37021</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:22:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam studi ini. Selanjutnya, perlu dieksplorasi dampak penerapan peran kelompok yang diferensiasi serta mekanisme penilaian sejawat terhadap partisipasi yang merata dan hasil belajar, guna mengurangi dominasi beberapa siswa dan meningkatkan kolaborasi efektif. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi alat kolaborasi digital dalam implementasi PJBL pada konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya, serta mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa. Dengan demikian, hasil dari studi-studi ini dapat menjadi landasan bagi kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran berbasis proyek sebagai strategi utama dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi religius siswa di tingkat menengah.. Penerapan Model Project-Based Learning (PJBL) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Pallangga menekankan kolaborasi antar siswa serta pemecahan masalah melalui proyek, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari.Model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teori agama, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.Interaksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkan dan mengoptimalkan potensi siswa dalam pembelajaran PAI Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model Project-Based Learning (PJBL) di SMP Negeri 2 Pallangga. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, etika, dan religius yang menjadi dasar kehidupan bangsa dan negara. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada pemahaman serta penerapan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus dua kali, mengacu pada kerangka kerja PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, melibatkan 28 siswa. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" alt="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58908-karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai" title="JURIS - Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education" target="_blank">Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan manajemen proyek yang terstruktur mempengaruhi kemampuan siswa dalam merencanakan dan melaksanakan tugas PJBL pada mata pelajaran PAI, sehingga mengatasi kesulitan perencanaan yang ditemukan dalam studi ini. Selanjutnya, perlu dieksplorasi dampak penerapan peran kelompok yang diferensiasi serta mekanisme penilaian sejawat terhadap partisipasi yang merata dan hasil belajar, guna mengurangi dominasi beberapa siswa dan meningkatkan kolaborasi efektif. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi alat kolaborasi digital dalam implementasi PJBL pada konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya, serta mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa. Dengan demikian, hasil dari studi-studi ini dapat menjadi landasan bagi kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran berbasis proyek sebagai strategi utama dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi religius siswa di tingkat menengah..
<br>Penerapan Model Project-Based Learning (PJBL) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Pallangga menekankan kolaborasi antar siswa serta pemecahan masalah melalui proyek, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari.Model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teori agama, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan kontrol dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.Interaksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkan dan mengoptimalkan potensi siswa dalam pembelajaran PAI
<br>Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model Project-Based Learning (PJBL) di SMP Negeri 2 Pallangga. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, etika, dan religius yang menjadi dasar kehidupan bangsa dan negara. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada pemahaman serta penerapan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus dua kali, mengacu pada kerangka kerja PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, melibatkan 28 siswa. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" type="image/webp" length="80122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-17031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-454cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/karakter-religius-siswa-prestasi-seni-nilai-pikir-thumb-58a5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58911-adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-eks</link>
	<guid isPermaLink="false">1b83c6832a184b73ea8e170ce6b14d05</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:18:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan produktivitas serta kepatuhan halal pada UMKM, misalnya dengan membandingkan kinerja UMKM yang menggunakan sistem manajemen berbasis aplikasi dengan yang masih mengandalkan proses manual; terakhir, diperlukan penelitian tentang efektivitas model pendampingan berbasis komunitas yang dapat diskalakan secara geografis, untuk menilai apakah pendekatan mentoring yang terstruktur dapat mempercepat proses sertifikasi halal dan memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di berbagai distrik.. Mentoring dalam pengembangan UMKM memerlukan langkah dan strategi yang tepat karena banyak UMKM yang telah berdiri namun usahanya tidak berkembang dan tidak memperoleh konsumen secara rutin, yang mengakibatkan kerugian dan berpotensi menutup perusahaan.Pengembangan UMKM dapat dilaksanakan melalui bantuan pembuatan NIB dan sertifikasi halal untuk menghasilkan produk halal dan berkualitas sehingga konsumen dapat mengkonsumsinya dengan aman dan nyaman, serta diharapkan dapat meningkatkan mutu produksi dan pemasaran untuk menarik konsumen tambahan.Selain itu, bantuan tersebut akan menyebarluaskan pentingnya sertifikasi halal kepada pelaku UMKM, tidak hanya sekadar memperoleh sertifikat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan bahan baku dan proses produksi guna menghindari keraguan konsumen Abstrak: Salah satu pendorong utama perekonomian Indonesia saat ini adalah peningkatan konsisten UMKM secara lokal dan nasional. Dalam pengelolaan UMKM, diperlukan pengembangan dan manajemen yang tepat agar mereka dapat terus berkembang dan maju dalam usahanya. Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum. Karena Indonesia mayoritas Muslim, diperlukan kepastian bahwa produk yang dijual oleh UMKM bersifat halal. Layanan ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal guna meningkatkan kepercayaan konsumen.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp 1x" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" alt="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp 1x" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" alt="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58911-adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-eks" title="JURIS - Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification" target="_blank">Mentoring for the Development of MSMEs in Menes District Through the Making of Halal Certification</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk halal UMKM, dengan menguji apakah peningkatan kompetensi digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen; selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan produktivitas serta kepatuhan halal pada UMKM, misalnya dengan membandingkan kinerja UMKM yang menggunakan sistem manajemen berbasis aplikasi dengan yang masih mengandalkan proses manual; terakhir, diperlukan penelitian tentang efektivitas model pendampingan berbasis komunitas yang dapat diskalakan secara geografis, untuk menilai apakah pendekatan mentoring yang terstruktur dapat mempercepat proses sertifikasi halal dan memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di berbagai distrik..
<br>Mentoring dalam pengembangan UMKM memerlukan langkah dan strategi yang tepat karena banyak UMKM yang telah berdiri namun usahanya tidak berkembang dan tidak memperoleh konsumen secara rutin, yang mengakibatkan kerugian dan berpotensi menutup perusahaan.Pengembangan UMKM dapat dilaksanakan melalui bantuan pembuatan NIB dan sertifikasi halal untuk menghasilkan produk halal dan berkualitas sehingga konsumen dapat mengkonsumsinya dengan aman dan nyaman, serta diharapkan dapat meningkatkan mutu produksi dan pemasaran untuk menarik konsumen tambahan.Selain itu, bantuan tersebut akan menyebarluaskan pentingnya sertifikasi halal kepada pelaku UMKM, tidak hanya sekadar memperoleh sertifikat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan bahan baku dan proses produksi guna menghindari keraguan konsumen
<br>Abstrak: Salah satu pendorong utama perekonomian Indonesia saat ini adalah peningkatan konsisten UMKM secara lokal dan nasional. Dalam pengelolaan UMKM, diperlukan pengembangan dan manajemen yang tepat agar mereka dapat terus berkembang dan maju dalam usahanya. Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum. Karena Indonesia mayoritas Muslim, diperlukan kepastian bahwa produk yang dijual oleh UMKM bersifat halal. Layanan ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal guna meningkatkan kepercayaan konsumen....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" type="image/webp" length="94464" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-1cdfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/adopsi-teknologi-konsumen-kepercayaan-ekspor-produ-thumb-9959d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Transformation of Public Safety Governance The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF ADM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Transformation of Public Safety Governance The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF ADM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Transformation of Public Safety Governance The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF ADM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58899-arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data</link>
	<guid isPermaLink="false">5fc18074a2adea0828f0d16fb8c01375</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:09:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Evaluasi Penerimaan dan Adopsi Aplikasi: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi SISAPPRA 2.0 oleh unit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Evaluasi Penerimaan dan Adopsi Aplikasi: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi SISAPPRA 2.0 oleh unit operasional lapangan setelah sistem sepenuhnya diimplementasikan. Penelitian ini dapat menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) untuk mengukur secara empiris tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi oleh unit operasional lapangan.2. Analisis Kesiapan Jaringan: Penelitian lanjutan juga direkomendasikan untuk mengevaluasi kesiapan jaringan, terutama di daerah terpencil seperti Kepulauan Seribu. Analisis ini akan membantu memastikan bahwa infrastruktur jaringan dapat mendukung implementasi SISAPPRA 2.0 dengan lancar.3. Penguatan Manajemen Perubahan: Untuk mengatasi potensi resistensi yang berasal dari budaya kerja personel lapangan, penelitian ini merekomendasikan agar implementasi roadmap migrasi SISAPPRA 2.0 disertai dengan program manajemen perubahan yang terstruktur. Program ini dapat mengadopsi kerangka ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement) dari Hiatt (2006) dan dikombinasikan dengan program manajemen perubahan delapan langkah Kotter (1996) di Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Dengan mengintegrasikan program manajemen perubahan ini, kerangka arsitektur enterprise TOGAF ADM tidak hanya berfungsi sebagai blueprint teknologi yang kaku, tetapi juga sebagai instrumen transformasi organisasi yang dinamis. Program ini memastikan bahwa siklus adopsi teknologi berjalan bersamaan dengan konsolidasi sistem kontrol interaktif, sehingga memperkuat tata kelola digital dan responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketertiban umum di area metropolitan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain arsitektur enterprise menggunakan kerangka TOGAF ADM dapat memberikan solusi komprehensif untuk inefisiensi dalam sistem kontrol manajemen operasional di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.Berdasarkan analisis kesenjangan, tiga masalah kritis diidentifikasi dalam aplikasi SISAPPRA yang ada.kurangnya hak akses yang diotorisasi untuk pemimpin komando, yang menciptakan titik buta digital.isolasi basis data personel dari sistem Badan Kepegawaian Daerah (BKD).dan kegagalan beberapa fungsi operasional strategis di lapangan.Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan blueprint tata kelola TI melalui SISAPPRA 2.0 Landscape, yang terdiri dari 13 modul terintegrasi, termasuk Dashboard Kinerja Kepemimpinan dan Modul Investigasi khusus untuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).Penelitian ini memperkenalkan keunikan dengan menggabungkan desain arsitektur sistem informasi dengan konsep Four Levers of Control.Hal ini berhasil mengubah aplikasi dari alat pelaporan pasif (kontrol diagnostik) menjadi sistem penegakan hukum dinamis (kontrol interaktif), memungkinkan pemimpin untuk melakukan intervensi taktis secara real-time.Selain itu, integrasi lintas-instansi (G2G) dengan BKD telah berhasil meruntuhkan silo birokrasi, sehingga memastikan validitas, integritas, dan akuntabilitas data untuk 5.500 personel yang beroperasi di area metropolitan berisiko tinggi Pertumbuhan penduduk yang cepat di DKI Jakarta menantang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum, sehingga diperlukan sistem kontrol manajemen yang kuat untuk 5.500 personel lapangan. Aplikasi operasional yang ada, SISAPPRA, beroperasi secara suboptimal karena tidak selaras dengan prosedur lapangan dan struktur data yang terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persyaratan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan merancang blueprint arsitektur enterprise untuk meningkatkan sistem kontrol manajemen operasional Satpol PP DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung operasi ketertiban umum, wawancara mendalam dengan tiga tingkat informan (pemimpin, staf IT, dan petugas lapangan), dan analisis dokumen organisasi. Data dianalisis secara sistematis menggunakan The Open Group... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-73dbd.webp" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-73dbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-73dbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-73dbd.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" alt="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-09989.webp" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-09989.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-09989.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-09989.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" alt="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" alt="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58899-arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data" title="JURIS - Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM" target="_blank">Digital Transformation of Public Safety Governance: The DKI Jakarta Satpol PP Enterprise Architecture Using TOGAF-ADM</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:1. Evaluasi Penerimaan dan Adopsi Aplikasi: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi SISAPPRA 2.0 oleh unit operasional lapangan setelah sistem sepenuhnya diimplementasikan. Penelitian ini dapat menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) untuk mengukur secara empiris tingkat penerimaan dan adopsi aplikasi oleh unit operasional lapangan.2. Analisis Kesiapan Jaringan: Penelitian lanjutan juga direkomendasikan untuk mengevaluasi kesiapan jaringan, terutama di daerah terpencil seperti Kepulauan Seribu. Analisis ini akan membantu memastikan bahwa infrastruktur jaringan dapat mendukung implementasi SISAPPRA 2.0 dengan lancar.3. Penguatan Manajemen Perubahan: Untuk mengatasi potensi resistensi yang berasal dari budaya kerja personel lapangan, penelitian ini merekomendasikan agar implementasi roadmap migrasi SISAPPRA 2.0 disertai dengan program manajemen perubahan yang terstruktur. Program ini dapat mengadopsi kerangka ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement) dari Hiatt (2006) dan dikombinasikan dengan program manajemen perubahan delapan langkah Kotter (1996) di Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Dengan mengintegrasikan program manajemen perubahan ini, kerangka arsitektur enterprise TOGAF ADM tidak hanya berfungsi sebagai blueprint teknologi yang kaku, tetapi juga sebagai instrumen transformasi organisasi yang dinamis. Program ini memastikan bahwa siklus adopsi teknologi berjalan bersamaan dengan konsolidasi sistem kontrol interaktif, sehingga memperkuat tata kelola digital dan responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketertiban umum di area metropolitan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain arsitektur enterprise menggunakan kerangka TOGAF ADM dapat memberikan solusi komprehensif untuk inefisiensi dalam sistem kontrol manajemen operasional di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.Berdasarkan analisis kesenjangan, tiga masalah kritis diidentifikasi dalam aplikasi SISAPPRA yang ada.kurangnya hak akses yang diotorisasi untuk pemimpin komando, yang menciptakan titik buta digital.isolasi basis data personel dari sistem Badan Kepegawaian Daerah (BKD).dan kegagalan beberapa fungsi operasional strategis di lapangan.Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan blueprint tata kelola TI melalui SISAPPRA 2.0 Landscape, yang terdiri dari 13 modul terintegrasi, termasuk Dashboard Kinerja Kepemimpinan dan Modul Investigasi khusus untuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).Penelitian ini memperkenalkan keunikan dengan menggabungkan desain arsitektur sistem informasi dengan konsep Four Levers of Control.Hal ini berhasil mengubah aplikasi dari alat pelaporan pasif (kontrol diagnostik) menjadi sistem penegakan hukum dinamis (kontrol interaktif), memungkinkan pemimpin untuk melakukan intervensi taktis secara real-time.Selain itu, integrasi lintas-instansi (G2G) dengan BKD telah berhasil meruntuhkan silo birokrasi, sehingga memastikan validitas, integritas, dan akuntabilitas data untuk 5.500 personel yang beroperasi di area metropolitan berisiko tinggi
<br>Pertumbuhan penduduk yang cepat di DKI Jakarta menantang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum, sehingga diperlukan sistem kontrol manajemen yang kuat untuk 5.500 personel lapangan. Aplikasi operasional yang ada, SISAPPRA, beroperasi secara suboptimal karena tidak selaras dengan prosedur lapangan dan struktur data yang terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persyaratan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan merancang blueprint arsitektur enterprise untuk meningkatkan sistem kontrol manajemen operasional Satpol PP DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung operasi ketertiban umum, wawancara mendalam dengan tiga tingkat informan (pemimpin, staf IT, dan petugas lapangan), dan analisis dokumen organisasi. Data dianalisis secara sistematis menggunakan The Open Group...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp" type="image/webp" length="126640" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-73dbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-09989.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/arsitektur-enterprise-sistem-visual-struktur-data-thumb-5dc5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strengthening Muslim Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6As Based Indicator Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58903-muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera</link>
	<guid isPermaLink="false">b25f8c7bda531bc7a0c9abb8dd7ea763</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:55:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A's-Based Indicator Development: Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, perlu dikembangkan forum koordinasi lintas sektoral dan roadmap bertahap untuk sertifikasi akomodasi halal. Penelitian selanjutnya dapat lebih fokus pada pengembangan jaringan pemangku kepentingan dalam kerangka 6A's, mengingat koordinasi institusional terbukti menjadi faktor penentu dalam kesuksesan strategi untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan destinasi saja tidak cukup tanpa kerangka kebijakan pendukung dan menyumbangkan model kontekstual yang menghubungkan manajemen destinasi dengan standar kesiapan pariwisata untuk mengembangkan destinasi wisata buatan di Indonesia dan konteks yang serupa Pariwisata ramah Muslim telah menjadi agenda strategis bagi destinasi wisata buatan di Indonesia, termasuk di Kota Batu, Jawa Timur, mengingat porsi besar wisatawan Muslim domestik dan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim, mengevaluasi kesiapan dua destinasi wisata buatan di Kota Batu, yaitu Jatim Park 1 dan Alun-Alun Kota Batu, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan mereka, serta merumuskan strategi untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dengan data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan yang dipilih secara purposive dari tujuh kelompok pemangku kepentingan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp 1x" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" alt="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58903-muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera" title="JURIS - Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A&#039;s-Based Indicator Development" target="_blank">Strengthening Muslim-Friendly Tourism Attractiveness in Artificial Tourism Destinations in Kota Batu through a 6A's-Based Indicator Development</a>: Untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan di Kota Batu, disarankan untuk merumuskan peraturan daerah tentang pariwisata ramah Muslim, menyesuaikan model yang diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, perlu dikembangkan forum koordinasi lintas sektoral dan roadmap bertahap untuk sertifikasi akomodasi halal. Penelitian selanjutnya dapat lebih fokus pada pengembangan jaringan pemangku kepentingan dalam kerangka 6A's, mengingat koordinasi institusional terbukti menjadi faktor penentu dalam kesuksesan strategi untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim di destinasi wisata buatan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan destinasi saja tidak cukup tanpa kerangka kebijakan pendukung dan menyumbangkan model kontekstual yang menghubungkan manajemen destinasi dengan standar kesiapan pariwisata untuk mengembangkan destinasi wisata buatan di Indonesia dan konteks yang serupa
<br>Pariwisata ramah Muslim telah menjadi agenda strategis bagi destinasi wisata buatan di Indonesia, termasuk di Kota Batu, Jawa Timur, mengingat porsi besar wisatawan Muslim domestik dan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman pemangku kepentingan tentang pariwisata ramah Muslim, mengevaluasi kesiapan dua destinasi wisata buatan di Kota Batu, yaitu Jatim Park 1 dan Alun-Alun Kota Batu, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan mereka, serta merumuskan strategi untuk memperkuat daya tarik pariwisata ramah Muslim. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dengan data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan yang dipilih secara purposive dari tujuh kelompok pemangku kepentingan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" type="image/webp" length="125070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-ab827.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-df01b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/muslim-friendly-tourism-tarik-pariwisata-sumatera-thumb-bb7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowering Maluku Communities Participatory Strategies for Sustainable Local Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowering Maluku Communities Participatory Strategies for Sustainable Local Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowering Maluku Communities Participatory Strategies for Sustainable Local Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58902-konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaa</link>
	<guid isPermaLink="false">fa11414037f0eb4f839ae57ccf499755</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:16:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme untuk mengurangi elite capture dalam program partisipatif, dengan menguji efektivitas prosedur seleksi penerima manfaat yang transparan dan akuntabel di berbagai desa Maluku, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme untuk mengurangi elite capture dalam program partisipatif, dengan menguji efektivitas prosedur seleksi penerima manfaat yang transparan dan akuntabel di berbagai desa Maluku, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberhasilan mekanisme tersebut. Selain itu, studi longitudinal dengan desain kohort prospektif diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan terhadap pendapatan rumah tangga dan indeks modal sosial, sehingga dapat mengatasi keterbatasan data retrospektif dan potensi bias ingatan pada penelitian sebelumnya. Selanjutnya, penyelidikan mengenai penggunaan platform digital musyawarah (misalnya aplikasi seluler atau sistem berbasis SMS) dapat memperluas partisipasi warga yang tidak dapat hadir secara fisik, serta menilai pengaruhnya terhadap efektivitas program dan peningkatan kesejahteraan komunitas secara keseluruhan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan komunitas di Maluku melalui strategi partisipatif secara signifikan meningkatkan kapasitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, terutama melalui peningkatan kesejahteraan rumah tangga, jaringan sosial, dan pengelolaan sumber daya lokal.Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan kepemimpinan lokal memperkuat keberlanjutan program, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi, koordinasi, dan risiko elite capture.Strategi pemberdayaan yang adaptif, sensitif terhadap konteks lokal, dan didukung mekanisme akuntabilitas yang transparan terbukti lebih efektif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan Penelitian ini meneliti strategi untuk memberdayakan komunitas di Provinsi Maluku, Indonesia, melalui pendekatan partisipatif demi pembangunan lokal yang berkelanjutan. Dengan memfokuskan peran kepemimpinan lokal, penelitian ini menyelidiki bagaimana kapasitas komunitas dapat ditingkatkan untuk mendukung pengambilan keputusan inklusif, kohesi sosial, dan ketahanan mata pencaharian rumah tangga. Pendekatan campuran konvergen diterapkan, menggabungkan wawancara kualitatif semiActerstruktur dengan 15 pemimpin lokal dan adat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-2fe3d.webp" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-2fe3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-2fe3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-2fe3d.webp 1x" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" alt="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-5d15d.webp" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-5d15d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-5d15d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-5d15d.webp 1x" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" alt="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp 1x" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" alt="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58902-konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaa" title="JURIS - Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development" target="_blank">Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme untuk mengurangi elite capture dalam program partisipatif, dengan menguji efektivitas prosedur seleksi penerima manfaat yang transparan dan akuntabel di berbagai desa Maluku, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberhasilan mekanisme tersebut. Selain itu, studi longitudinal dengan desain kohort prospektif diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan terhadap pendapatan rumah tangga dan indeks modal sosial, sehingga dapat mengatasi keterbatasan data retrospektif dan potensi bias ingatan pada penelitian sebelumnya. Selanjutnya, penyelidikan mengenai penggunaan platform digital musyawarah (misalnya aplikasi seluler atau sistem berbasis SMS) dapat memperluas partisipasi warga yang tidak dapat hadir secara fisik, serta menilai pengaruhnya terhadap efektivitas program dan peningkatan kesejahteraan komunitas secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan komunitas di Maluku melalui strategi partisipatif secara signifikan meningkatkan kapasitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, terutama melalui peningkatan kesejahteraan rumah tangga, jaringan sosial, dan pengelolaan sumber daya lokal.Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan kepemimpinan lokal memperkuat keberlanjutan program, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi, koordinasi, dan risiko elite capture.Strategi pemberdayaan yang adaptif, sensitif terhadap konteks lokal, dan didukung mekanisme akuntabilitas yang transparan terbukti lebih efektif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan
<br>Penelitian ini meneliti strategi untuk memberdayakan komunitas di Provinsi Maluku, Indonesia, melalui pendekatan partisipatif demi pembangunan lokal yang berkelanjutan. Dengan memfokuskan peran kepemimpinan lokal, penelitian ini menyelidiki bagaimana kapasitas komunitas dapat ditingkatkan untuk mendukung pengambilan keputusan inklusif, kohesi sosial, dan ketahanan mata pencaharian rumah tangga. Pendekatan campuran konvergen diterapkan, menggabungkan wawancara kualitatif semiActerstruktur dengan 15 pemimpin lokal dan adat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp" type="image/webp" length="120082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-2fe3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-5d15d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/konteks-lokal-jemaat-pembangunan-pemberdayaan-masy-thumb-85b56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Transport Use Among Workers in Bali Behavioral Evidence for Green Economy Oriented Mobility Policy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Transport Use Among Workers in Bali Behavioral Evidence for Green Economy Oriented Mobility Policy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Transport Use Among Workers in Bali Behavioral Evidence for Green Economy Oriented Mobility Policy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58901-perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-tr</link>
	<guid isPermaLink="false">c9cc055743fbbe2858b01a5174311843</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:04:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana kebijakan transportasi umum dapat dirancang untuk mengakomodasi jadwal pekerja, terutama dengan memperpanjang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana kebijakan transportasi umum dapat dirancang untuk mengakomodasi jadwal pekerja, terutama dengan memperpanjang jam layanan selama jendela perjalanan pagi dan malam hari. Kedua, keandalan transportasi umum harus menjadi target kebijakan utama. Temuan bahwa pekerja di sektor formal kurang mungkin menggunakan transportasi umum menunjukkan bahwa ketidakpastian waktu kedatangan mungkin menjadi penghalang. Oleh karena itu, kebijakan transportasi umum harus memprioritaskan ketepatan waktu, jarak tempuh yang dapat diprediksi, informasi perjalanan real-time, dan keandalan rute. Ketiga, integrasi layanan harus diperkuat. Efek positif lokasi menunjukkan bahwa pekerja di daerah dengan akses umum yang lebih baik lebih mungkin menggunakan transportasi umum. Perencanaan transportasi harus meningkatkan cakupan rute, konektivitas layanan feeder, dan konektivitas pertama dan terakhir di daerah padat penduduk dan pusat pekerjaan. Denpasar dan selatan Badung dapat berfungsi sebagai inti sistem transportasi metropolitan terintegrasi, tetapi integrasi yang lebih kuat dengan Gianyar dan Tabanan, serta bagian Badung yang kurang dilayani, diperlukan agar Sarbagita berfungsi sebagai sistem transportasi metropolitan yang terintegrasi secara sejati. Keempat, transportasi umum harus dibuat lebih inklusif untuk pekerja perempuan. Efek negatif jenis kelamin menunjukkan kebutuhan untuk peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas. Perbaikan ini penting tidak hanya untuk meningkatkan jumlah penumpang, tetapi juga untuk memastikan bahwa kebijakan mobilitas yang berorientasi pada ekonomi hijau tidak mengecualikan pekerja dengan kebutuhan keselamatan dan mobilitas yang berbeda.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan pekerja di Bali untuk menggunakan transportasi umum dipengaruhi oleh faktor-faktor demografi, sosioekonomi, dan terkait pekerjaan.Jenis kelamin, pendapatan, jam kerja, dan status pekerjaan formal mengurangi probabilitas penggunaan transportasi umum, sedangkan tinggal di Denpasar dan Badung meningkatkan probabilitas tersebut.Efek marginal terbesar adalah lokasi, menunjukkan bahwa aksesibilitas tetap menjadi faktor utama dalam adopsi transportasi umum.Pemeriksaan ketahanan mengkonfirmasi bahwa temuan utama tetap stabil setelah mengecualikan observasi pendapatan tinggi, menunjukkan bahwa hasil penelitian tidak dipengaruhi oleh outlier pendapatan.Temuan ini menyarankan bahwa kebijakan transportasi umum yang berorientasi pada ekonomi hijau di Bali harus melampaui promosi umum penggunaan transportasi umum dan mencakup perbaikan operasional yang langsung mengatasi jadwal perjalanan pekerja, integrasi layanan, keandalan rute, keselamatan, dan informasi perjalanan real-time Angkutan umum merupakan instrumen strategis untuk mengurangi kemacetan, menurunkan emisi transportasi, dan mendukung ekonomi hijau. Namun, pekerja di Bali masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi untuk bepergian, bahkan setelah pengembangan layanan Sarbagita dan Teman Bus. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor sosioekonomi, demografi, dan terkait pekerjaan yang berkaitan dengan keputusan pekerja untuk menggunakan transportasi umum di wilayah Sarbagita Bali dan untuk menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-efe94.webp" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-efe94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-efe94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-efe94.webp 1x" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" alt="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp 1x" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" alt="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-e977e.webp" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-e977e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-e977e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-e977e.webp 1x" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" alt="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58901-perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-tr" title="JURIS - Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy" target="_blank">Public Transport Use Among Workers in Bali: Behavioral Evidence for Green Economy-Oriented Mobility Policy</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana kebijakan transportasi umum dapat dirancang untuk mengakomodasi jadwal pekerja, terutama dengan memperpanjang jam layanan selama jendela perjalanan pagi dan malam hari. Kedua, keandalan transportasi umum harus menjadi target kebijakan utama. Temuan bahwa pekerja di sektor formal kurang mungkin menggunakan transportasi umum menunjukkan bahwa ketidakpastian waktu kedatangan mungkin menjadi penghalang. Oleh karena itu, kebijakan transportasi umum harus memprioritaskan ketepatan waktu, jarak tempuh yang dapat diprediksi, informasi perjalanan real-time, dan keandalan rute. Ketiga, integrasi layanan harus diperkuat. Efek positif lokasi menunjukkan bahwa pekerja di daerah dengan akses umum yang lebih baik lebih mungkin menggunakan transportasi umum. Perencanaan transportasi harus meningkatkan cakupan rute, konektivitas layanan feeder, dan konektivitas pertama dan terakhir di daerah padat penduduk dan pusat pekerjaan. Denpasar dan selatan Badung dapat berfungsi sebagai inti sistem transportasi metropolitan terintegrasi, tetapi integrasi yang lebih kuat dengan Gianyar dan Tabanan, serta bagian Badung yang kurang dilayani, diperlukan agar Sarbagita berfungsi sebagai sistem transportasi metropolitan yang terintegrasi secara sejati. Keempat, transportasi umum harus dibuat lebih inklusif untuk pekerja perempuan. Efek negatif jenis kelamin menunjukkan kebutuhan untuk peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas. Perbaikan ini penting tidak hanya untuk meningkatkan jumlah penumpang, tetapi juga untuk memastikan bahwa kebijakan mobilitas yang berorientasi pada ekonomi hijau tidak mengecualikan pekerja dengan kebutuhan keselamatan dan mobilitas yang berbeda..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan pekerja di Bali untuk menggunakan transportasi umum dipengaruhi oleh faktor-faktor demografi, sosioekonomi, dan terkait pekerjaan.Jenis kelamin, pendapatan, jam kerja, dan status pekerjaan formal mengurangi probabilitas penggunaan transportasi umum, sedangkan tinggal di Denpasar dan Badung meningkatkan probabilitas tersebut.Efek marginal terbesar adalah lokasi, menunjukkan bahwa aksesibilitas tetap menjadi faktor utama dalam adopsi transportasi umum.Pemeriksaan ketahanan mengkonfirmasi bahwa temuan utama tetap stabil setelah mengecualikan observasi pendapatan tinggi, menunjukkan bahwa hasil penelitian tidak dipengaruhi oleh outlier pendapatan.Temuan ini menyarankan bahwa kebijakan transportasi umum yang berorientasi pada ekonomi hijau di Bali harus melampaui promosi umum penggunaan transportasi umum dan mencakup perbaikan operasional yang langsung mengatasi jadwal perjalanan pekerja, integrasi layanan, keandalan rute, keselamatan, dan informasi perjalanan real-time
<br>Angkutan umum merupakan instrumen strategis untuk mengurangi kemacetan, menurunkan emisi transportasi, dan mendukung ekonomi hijau. Namun, pekerja di Bali masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi untuk bepergian, bahkan setelah pengembangan layanan Sarbagita dan Teman Bus. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor sosioekonomi, demografi, dan terkait pekerjaan yang berkaitan dengan keputusan pekerja untuk menggunakan transportasi umum di wilayah Sarbagita Bali dan untuk menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp" type="image/webp" length="129274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-efe94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-d3c87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perencanaan-transportasi-implementasi-kebijakan-pe-thumb-e977e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58909-sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e716a682b5aa91efe27e36b27abc8c82</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:57:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana digitalisasi layanan eAcchannel Bank Syariah Indonesia meningkatkan jumlah UMKM yang memperoleh sertifikasi halal, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana digitalisasi layanan eAcchannel Bank Syariah Indonesia meningkatkan jumlah UMKM yang memperoleh sertifikasi halal, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor pendorong adopsi teknologi tersebut. Selain itu, studi komparatif antara dukungan finansial yang diberikan oleh bank syariah dan bank konvensional terhadap kinerja ekonomi UMKM dapat dilakukan melalui metode panel data, guna menilai apakah prinsipAcprinsip Islam memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan dalam pertumbuhan usaha. Selanjutnya, penelitian kualitatif berbasis studi kasus pada berbagai sektor UMKM dapat meneliti bagaimana penerapan lima prinsip syariah (tawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan) memengaruhi proses pengambilan keputusan manajerial dan kepatuhan terhadap standar halal. Dengan mengintegrasikan temuanActemuan tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah dan institusi keuangan dalam memperkuat ekosistem halal serta meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di era digital yang cepat berubah.. Pengelolaan komunitas halal UMKM di Indonesia telah mengalami beberapa perbaikan dan kemajuan yang mendukung ekosistem halal.Prinsip syariah yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha meliputi lima prinsip.tawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan.Dukungan dan apresiasi Bank Syariah Indonesia menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekonomi halal, namun ke depan perlu ditingkatkan serta berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat bersaing dalam era teknologi cepat sambil tetap menjaga nilai-nilai Islam UMKM memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya di Indonesia. Pemahaman prinsip Islam perlu didukung oleh semua pihak, salah satunya melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) yang senantiasa mendorong dan bekerja sama dalam mengembangkan UMKM di Indonesia. Namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu dioptimalkan, seperti pemahaman syariah, sertifikasi halal, dan lainAclain untuk mewujudkan ekosistem halal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima prinsip IslamAitawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsanAiharus selalu dijaga. Dengan peran Bank Syariah Indonesia, diharapkan menjadi pendorong luar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp" title="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" alt="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-9d8c7.webp" title="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-9d8c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-9d8c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-9d8c7.webp 1x" title="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" alt="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58909-sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi" title="JURIS - The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs" target="_blank">The Role of Islamic Banking in Supporting the Halal Community through MSMEs</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana digitalisasi layanan eAcchannel Bank Syariah Indonesia meningkatkan jumlah UMKM yang memperoleh sertifikasi halal, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor pendorong adopsi teknologi tersebut. Selain itu, studi komparatif antara dukungan finansial yang diberikan oleh bank syariah dan bank konvensional terhadap kinerja ekonomi UMKM dapat dilakukan melalui metode panel data, guna menilai apakah prinsipAcprinsip Islam memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan dalam pertumbuhan usaha. Selanjutnya, penelitian kualitatif berbasis studi kasus pada berbagai sektor UMKM dapat meneliti bagaimana penerapan lima prinsip syariah (tawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan) memengaruhi proses pengambilan keputusan manajerial dan kepatuhan terhadap standar halal. Dengan mengintegrasikan temuanActemuan tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah dan institusi keuangan dalam memperkuat ekosistem halal serta meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di era digital yang cepat berubah..
<br>Pengelolaan komunitas halal UMKM di Indonesia telah mengalami beberapa perbaikan dan kemajuan yang mendukung ekosistem halal.Prinsip syariah yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha meliputi lima prinsip.tawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan.Dukungan dan apresiasi Bank Syariah Indonesia menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekonomi halal, namun ke depan perlu ditingkatkan serta berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat bersaing dalam era teknologi cepat sambil tetap menjaga nilai-nilai Islam
<br>UMKM memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya di Indonesia. Pemahaman prinsip Islam perlu didukung oleh semua pihak, salah satunya melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) yang senantiasa mendorong dan bekerja sama dalam mengembangkan UMKM di Indonesia. Namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu dioptimalkan, seperti pemahaman syariah, sertifikasi halal, dan lainAclain untuk mewujudkan ekosistem halal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima prinsip IslamAitawhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsanAiharus selalu dijaga. Dengan peran Bank Syariah Indonesia, diharapkan menjadi pendorong luar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp" type="image/webp" length="98814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-5eb0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/sosio-ekonomi-umkm-saing-budidaya-sertifikasi-hala-thumb-9d8c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Banking Performance under the Lens of Earnings Management A Theoretical and Bibliometric Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58905-stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba</link>
	<guid isPermaLink="false">e158718a2292a6159156f3d9fece5f19</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:54:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka kerja tata kelola korporasi mempengaruhi praktik manajemen laba dan pengendaliannya. Kedua, dengan munculnya teknologi keuangan (fintech), penelitian masa depan harus menyelidiki bagaimana faktor-faktor ini membentuk perilaku manajemen laba, pengawasan regulasi, dan kinerja bank jangka panjang dalam lingkungan keuangan yang semakin digital dan sadar sosial. Ketiga, dengan mempertimbangkan pentingnya kerangka kerja pengungkapan pinjaman kerugian dan integrasi standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada metrik kualitas laba, transformasi perbankan digital yang didorong oleh fintech, dan tekanan kepatuhan ESG yang berkembang, karena peta bibliometrik menunjukkan bahwa tema-tema ini baru dan jarang dihuni dibandingkan dengan literatur tata kelola dan penyediaan yang sudah mapan.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba di sektor perbankan tidak hanya merupakan respons rasional terhadap kontrak, tetapi juga strategi manajemen reputasi, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.Temuan ini lebih memperkuat Signaling Theory dengan menunjukkan bahwa manajemen laba berfungsi sebagai sinyal stabilitas bagi investor dan regulator.Namun, efektivitas sinyal tersebut dapat terdistorsi ketika kualitas pengungkapan lemah.Dari perspektif ini, literatur yang disintesis menekankan pentingnya meningkatkan pengungkapan pinjaman kerugian, mengintegrasikan standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif untuk menekan discreation oportunistik manajer.Bagi eksekutif bank, tren yang dipetakan menyarankan bahwa strategi manipulasi laba agresif secara struktural dikaitkan dengan kerusakan reputasi dan intervensi regulasi yang meningkat, membuat transparansi operasional dan tata kelola korporasi berkelanjutan menjadi penting untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas makroekonomi Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik untuk menyelidiki praktik manajemen laba (EM) di sektor perbankan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan. Mengikuti pedoman PRISMA, metodologi menggunakan strategi pencarian yang ketat dengan kombinasi kata kunci spesifik, termasuk "manajemen laba" dan "bank", di seluruh database ScienceDirect dan Scopus untuk menangkap literatur yang relevan yang diterbitkan antara 2011 dan 2024. Kriteria inklusi yang ketat diterapkan, membatasi sampel akhir menjadi artikel jurnal akademik peer-reviewed yang ditulis dalam bahasa Inggris yang secara eksplisit berfokus pada institusi perbankan komersial, sehingga mengecualikan prosiding konferensi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp 1x" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" alt="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58905-stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba" title="JURIS - Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review" target="_blank">Banking Performance under the Lens of Earnings Management: A Theoretical and Bibliometric Systematic Review</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka kerja tata kelola korporasi mempengaruhi praktik manajemen laba dan pengendaliannya. Kedua, dengan munculnya teknologi keuangan (fintech), penelitian masa depan harus menyelidiki bagaimana faktor-faktor ini membentuk perilaku manajemen laba, pengawasan regulasi, dan kinerja bank jangka panjang dalam lingkungan keuangan yang semakin digital dan sadar sosial. Ketiga, dengan mempertimbangkan pentingnya kerangka kerja pengungkapan pinjaman kerugian dan integrasi standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada metrik kualitas laba, transformasi perbankan digital yang didorong oleh fintech, dan tekanan kepatuhan ESG yang berkembang, karena peta bibliometrik menunjukkan bahwa tema-tema ini baru dan jarang dihuni dibandingkan dengan literatur tata kelola dan penyediaan yang sudah mapan..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba di sektor perbankan tidak hanya merupakan respons rasional terhadap kontrak, tetapi juga strategi manajemen reputasi, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.Temuan ini lebih memperkuat Signaling Theory dengan menunjukkan bahwa manajemen laba berfungsi sebagai sinyal stabilitas bagi investor dan regulator.Namun, efektivitas sinyal tersebut dapat terdistorsi ketika kualitas pengungkapan lemah.Dari perspektif ini, literatur yang disintesis menekankan pentingnya meningkatkan pengungkapan pinjaman kerugian, mengintegrasikan standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif untuk menekan discreation oportunistik manajer.Bagi eksekutif bank, tren yang dipetakan menyarankan bahwa strategi manipulasi laba agresif secara struktural dikaitkan dengan kerusakan reputasi dan intervensi regulasi yang meningkat, membuat transparansi operasional dan tata kelola korporasi berkelanjutan menjadi penting untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas makroekonomi
<br>Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik untuk menyelidiki praktik manajemen laba (EM) di sektor perbankan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan. Mengikuti pedoman PRISMA, metodologi menggunakan strategi pencarian yang ketat dengan kombinasi kata kunci spesifik, termasuk "manajemen laba" dan "bank", di seluruh database ScienceDirect dan Scopus untuk menangkap literatur yang relevan yang diterbitkan antara 2011 dan 2024. Kriteria inklusi yang ketat diterapkan, membatasi sampel akhir menjadi artikel jurnal akademik peer-reviewed yang ditulis dalam bahasa Inggris yang secara eksplisit berfokus pada institusi perbankan komersial, sehingga mengecualikan prosiding konferensi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" type="image/webp" length="127786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-27101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-b5695.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/stabilitas-bank-syariah-kinerja-kualitas-laba-emit-thumb-2bd3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon A Need for Achievement Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58894-kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik</link>
	<guid isPermaLink="false">1a8629bcb5e6a5cf0c79eab7a914ff99</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:27:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti dukungan sosial, pengalaman kewirausahaan, dan motivasi intrinsik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana karakteristik individu, seperti kepribadian dan nilai-nilai, dapat memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak intervensi pendidikan kewirausahaan pada niat kewirausahaan sosial siswa dan bagaimana intervensi tersebut dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih efektif.. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero.Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan pencapaian memiliki efek langsung positif dan signifikan pada niat kewirausahaan sosial siswa.Ini berarti bahwa semakin tinggi dorongan dalam siswa untuk pencapaian, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk bermaksud menjadi wirausahawan sosial.Selain itu, daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan terbukti secara statistik untuk memediasi secara parsial hubungan antara kebutuhan pencapaian dan niat kewirausahaan sosial.Penelitian ini menyimpulkan dan merekomendasikan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kurikulum kewirausahaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai inti kewirausahaan sosial, pembelajaran berbasis pengalaman, program magang terstruktur, dan memperkuat kegiatan inkubator bisnis di sekolah kejuruan Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero. Penelitian ini didorong oleh pentingnya mengembangkan mindset kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya di antara siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), sebagai upaya untuk menciptakan individu yang kompeten yang tidak hanya berorientasi pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp 1x" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" alt="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58894-kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik" title="JURIS - Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective" target="_blank">Entrepreneurial Intention among Vocational High School Students in Cirebon: A Need for Achievement Perspective</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa, seperti dukungan sosial, pengalaman kewirausahaan, dan motivasi intrinsik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana karakteristik individu, seperti kepribadian dan nilai-nilai, dapat memengaruhi niat kewirausahaan sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak intervensi pendidikan kewirausahaan pada niat kewirausahaan sosial siswa dan bagaimana intervensi tersebut dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero.Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan pencapaian memiliki efek langsung positif dan signifikan pada niat kewirausahaan sosial siswa.Ini berarti bahwa semakin tinggi dorongan dalam siswa untuk pencapaian, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk bermaksud menjadi wirausahawan sosial.Selain itu, daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan terbukti secara statistik untuk memediasi secara parsial hubungan antara kebutuhan pencapaian dan niat kewirausahaan sosial.Penelitian ini menyimpulkan dan merekomendasikan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kurikulum kewirausahaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai inti kewirausahaan sosial, pembelajaran berbasis pengalaman, program magang terstruktur, dan memperkuat kegiatan inkubator bisnis di sekolah kejuruan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kebutuhan pencapaian pada niat kewirausahaan sosial siswa dengan mempertimbangkan peran perantara dari daya tarik yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan berdasarkan Teori Intensi dalam Model Peristiwa Kewirausahaan Shapero. Penelitian ini didorong oleh pentingnya mengembangkan mindset kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya di antara siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), sebagai upaya untuk menciptakan individu yang kompeten yang tidak hanya berorientasi pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" type="image/webp" length="136216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-f7755.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-737b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/kewirausahaan-sosial-niat-generasi-muda-daya-tarik-thumb-1dda2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Finding The Career Path Career Well Being Of Vocational High School Students In Major Selection ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58907-siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">37ef9ee77ce506eb9f35b2c8d61aa3cd</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:22:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection: Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian mendalam aspek kualitatif untuk memahami fenomena ini secara holistik. Sebagai contoh, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara naratif dan mendalam pengalaman siswa SMK yang menunjukkan kesejahteraan karier tinggi, menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti dukungan keluarga, peran mentor, atau pengalaman magang spesifik membentuk persepsi positif mereka terhadap jalur karier. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: "Bagaimana narasi personal siswa SMK dengan kesejahteraan karier tinggi menggambarkan perjalanan eksplorasi jurusan dan pemilihan karier mereka?" atau "Faktor-faktor non-kognitif apa yang paling berpengaruh dalam mengembangkan kebermaknaan karier pada siswa SMK?". Selain itu, karena penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling, studi intervensi bisa sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki efektivitas program bimbingan karier yang didesain ulang, mungkin dengan memasukkan sesi pengembangan keterampilan non-teknis atau simulasi wawancara kerja, terhadap peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan keputusan karier yang lebih terinformasi. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Sejauh mana implementasi program bimbingan dan konseling karier berbasis industri secara terstruktur dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK?" Terakhir, untuk melihat dampak jangka panjang, penelitian longitudinal akan sangat berharga. Misalnya, melacak siswa setelah kelulusan untuk melihat bagaimana tingkat kesejahteraan karier mereka saat di sekolah berhubungan dengan kepuasan kerja, mobilitas karier, atau pilihan pendidikan lanjutan mereka dalam beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pertanyaan kunci untuk studi ini adalah: "Apakah ada korelasi signifikan antara tingkat kesejahteraan karier siswa SMK saat ini dengan keberhasilan dan kepuasan karier mereka lima tahun pasca kelulusan, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi?" Ide-ide penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita dan memberikan dasar yang lebih kuat untuk intervensi yang efektif.. Siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier yang tinggi secara keseluruhan, tercermin dari perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial yang kuat.Mereka merasa nyaman dan didukung dalam pilihan jurusan serta perencanaan karier, dengan antusiasme terhadap jurusan yang selaras minat dan potensi mereka.Oleh karena itu, sekolah direkomendasikan untuk memperkuat program bimbingan karier dan kemitraan industri, sementara penelitian mendatang dapat mengkaji aspek kualitatif atau faktor eksternal lainnya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng mengeksplorasi pilihan jurusan atau karier mereka dan bagaimana pilihan tersebut berhubungan dengan kesejahteraan karier masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 198 siswa aktif dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia. Skala yang digunakan untuk menilai kesejahteraan karier didasarkan pada pengembangan Inventori Kesejahteraan Karier (Career Well-Being Inventory)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp 1x" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" alt="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58907-siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pe" title="JURIS - Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection" target="_blank">Finding The Career Path: Career Well-Being Of Vocational High School Students In Major Selection</a>: Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang berharga mengenai kesejahteraan karier siswa SMK, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Mengingat bahwa studi ini bersifat kuantitatif, penelitian lanjutan dapat fokus pada penggalian mendalam aspek kualitatif untuk memahami fenomena ini secara holistik. Sebagai contoh, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara naratif dan mendalam pengalaman siswa SMK yang menunjukkan kesejahteraan karier tinggi, menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti dukungan keluarga, peran mentor, atau pengalaman magang spesifik membentuk persepsi positif mereka terhadap jalur karier. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: "Bagaimana narasi personal siswa SMK dengan kesejahteraan karier tinggi menggambarkan perjalanan eksplorasi jurusan dan pemilihan karier mereka?" atau "Faktor-faktor non-kognitif apa yang paling berpengaruh dalam mengembangkan kebermaknaan karier pada siswa SMK?". Selain itu, karena penelitian ini merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling, studi intervensi bisa sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki efektivitas program bimbingan karier yang didesain ulang, mungkin dengan memasukkan sesi pengembangan keterampilan non-teknis atau simulasi wawancara kerja, terhadap peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan keputusan karier yang lebih terinformasi. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Sejauh mana implementasi program bimbingan dan konseling karier berbasis industri secara terstruktur dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK?" Terakhir, untuk melihat dampak jangka panjang, penelitian longitudinal akan sangat berharga. Misalnya, melacak siswa setelah kelulusan untuk melihat bagaimana tingkat kesejahteraan karier mereka saat di sekolah berhubungan dengan kepuasan kerja, mobilitas karier, atau pilihan pendidikan lanjutan mereka dalam beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pertanyaan kunci untuk studi ini adalah: "Apakah ada korelasi signifikan antara tingkat kesejahteraan karier siswa SMK saat ini dengan keberhasilan dan kepuasan karier mereka lima tahun pasca kelulusan, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi?" Ide-ide penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita dan memberikan dasar yang lebih kuat untuk intervensi yang efektif..
<br>Siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng menunjukkan kesejahteraan karier yang tinggi secara keseluruhan, tercermin dari perencanaan karier afektif, kebermaknaan karier, dan dukungan sosial yang kuat.Mereka merasa nyaman dan didukung dalam pilihan jurusan serta perencanaan karier, dengan antusiasme terhadap jurusan yang selaras minat dan potensi mereka.Oleh karena itu, sekolah direkomendasikan untuk memperkuat program bimbingan karier dan kemitraan industri, sementara penelitian mendatang dapat mengkaji aspek kualitatif atau faktor eksternal lainnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa di SMK Negeri 1 Bantaeng mengeksplorasi pilihan jurusan atau karier mereka dan bagaimana pilihan tersebut berhubungan dengan kesejahteraan karier masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 198 siswa aktif dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Indonesia. Skala yang digunakan untuk menilai kesejahteraan karier didasarkan pada pengembangan Inventori Kesejahteraan Karier (Career Well-Being Inventory)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" type="image/webp" length="104230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-9d23e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-1cc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/siswa-aktif-senang-bimbingan-karier-pengambilan-ke-thumb-b3b2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness The Roles of Internships Motivation and Self Efficacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58900-motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-perse</link>
	<guid isPermaLink="false">c17d7fd40ab140645a13238d6011135e</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:22:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy: Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, menyelenggarakan lokakarya bersama untuk mentor industri dan pengawas sekolah untuk menyelaraskan praktik bimbingan dan umpan balik, menerapkan buku harian digital untuk melacak tugas siswa secara harian, dan merancang MoU berbasis hasil dengan mitra industri yang menentukan pencapaian kompetensi yang dapat diukur. (2) Mengelola Iklim Motivasi Sekolah dan Perencanaan Karir: mendirikan sistem bimbingan karir aktif yang melibatkan mitra industri lokal, mengorganisir kunjungan industri dan kuliah tamu industri untuk meningkatkan persepsi siswa tentang peluang kerja, mengundang alumni sukses sebagai model sebaya untuk menumbuhkan kebutuhan prestasi (n-Ach), dan memberikan pengakuan formal atau sertifikasi kompetensi untuk inisiatif karir proaktif dan proyek kewirausahaan independen. (3) Mengintegrasikan Program Peningkatan Efektivitas Diri yang Terstruktur: menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk memasukkan tugas-tugas progresif dalam praktik workshop produktif, melatih guru sekolah untuk memberikan umpan balik verbal konstruktif secara teratur, menyediakan bimbingan karir, wawancara rekrutmen simulasi, dan presentasi portofolio siswa dengan evaluasi profesional, serta melakukan penilaian efektivitas diri secara teratur sebagai bagian dari kerangka jaminan kualitas sekolah.. Studi ini secara empiris memvalidasi model mediasi ganda, menunjukkan bahwa efektivitas diri siswa secara bersamaan dan sebagian memediasi efek dari pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Dumai, Provinsi Riau.Efektivitas diri muncul sebagai prediktor langsung terkuat kesiapan kerja dan mediator kritis.Model tiga teori terintegrasi (Kolb, McClelland, dan Bandura) menunjukkan kesesuaian yang dapat diterima dan memverifikasi relevansi prediktifnya.Namun, batasan utama studi ini adalah lingkup geografis dan strukturalnya.Karena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasi di daerah dengan karakteristik industri dan manufaktur yang serupa.Implikasi kebijakan untuk pendidikan vokasi menuntut tata kelola administratif yang strategis, berorientasi hasil, dan manajemen akuntabilitas.Kepala sekolah harus mengalokasikan sumber daya institusional untuk mengamankan kemitraan industri berkualitas, menumbuhkan iklim motivasi proaktif, dan menerapkan program peningkatan efektivitas diri yang terstruktur.Intervensi struktural ini, seperti tugas praktik bertingkat dan umpan balik guru yang terstruktur, meningkatkan pengembangan modal manusia siswa (Becker, 1994.Penelitian masa depan harus menyelidiki jalur ini secara longitudinal untuk melacak siswa dari kelulusan ke awal karier, menguji peran moderasi kualitas kepemimpinan sekolah, dan menghubungkan skor kesiapan kerja dengan waktu menunggu pekerjaan aktual melalui studi pelacakan Kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan indikator kinerja utama dalam manajemen pendidikan vokasi. Tingkat pengangguran pemuda yang tinggi di antara lulusan SMK menuntut tata kelola pendidikan berbasis hasil. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja memprediksi kesiapan kerja siswa, dengan efektivitas diri sebagai mediator psikologis, dan merumuskan implikasi manajerial berbasis bukti untuk manajer sekolah. Desain penelitian kuantitatif penjelasan diterapkan pada sampel 346 siswa kelas XII dari 17 sekolah di kota industri Kota Dumai, Provinsi Riau, Indonesia (N = 2.555), yang dipilih melalui sampel acak proporsional. Untuk memastikan acak tanpa bias, responden siswa individu dalam setiap kelas dipilih dengan undian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp 1x" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" alt="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58900-motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-perse" title="JURIS - Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy" target="_blank">Managerial Strategies to Enhance Vocational High School GraduatesAo Work Readiness: The Roles of Internships, Motivation, and Self-Efficacy</a>: Berdasarkan temuan struktural di atas, tiga agenda utama untuk administrator sekolah menengah kejuruan (SMK) dirumuskan: (1) Mengoptimalkan Manajemen Kualitas PKL: mengembangkan sistem pemetaan industri terstruktur untuk menjamin kesesuaian penempatan, menyelenggarakan lokakarya bersama untuk mentor industri dan pengawas sekolah untuk menyelaraskan praktik bimbingan dan umpan balik, menerapkan buku harian digital untuk melacak tugas siswa secara harian, dan merancang MoU berbasis hasil dengan mitra industri yang menentukan pencapaian kompetensi yang dapat diukur. (2) Mengelola Iklim Motivasi Sekolah dan Perencanaan Karir: mendirikan sistem bimbingan karir aktif yang melibatkan mitra industri lokal, mengorganisir kunjungan industri dan kuliah tamu industri untuk meningkatkan persepsi siswa tentang peluang kerja, mengundang alumni sukses sebagai model sebaya untuk menumbuhkan kebutuhan prestasi (n-Ach), dan memberikan pengakuan formal atau sertifikasi kompetensi untuk inisiatif karir proaktif dan proyek kewirausahaan independen. (3) Mengintegrasikan Program Peningkatan Efektivitas Diri yang Terstruktur: menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk memasukkan tugas-tugas progresif dalam praktik workshop produktif, melatih guru sekolah untuk memberikan umpan balik verbal konstruktif secara teratur, menyediakan bimbingan karir, wawancara rekrutmen simulasi, dan presentasi portofolio siswa dengan evaluasi profesional, serta melakukan penilaian efektivitas diri secara teratur sebagai bagian dari kerangka jaminan kualitas sekolah..
<br>Studi ini secara empiris memvalidasi model mediasi ganda, menunjukkan bahwa efektivitas diri siswa secara bersamaan dan sebagian memediasi efek dari pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Dumai, Provinsi Riau.Efektivitas diri muncul sebagai prediktor langsung terkuat kesiapan kerja dan mediator kritis.Model tiga teori terintegrasi (Kolb, McClelland, dan Bandura) menunjukkan kesesuaian yang dapat diterima dan memverifikasi relevansi prediktifnya.Namun, batasan utama studi ini adalah lingkup geografis dan strukturalnya.Karena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasi di daerah dengan karakteristik industri dan manufaktur yang serupa.Implikasi kebijakan untuk pendidikan vokasi menuntut tata kelola administratif yang strategis, berorientasi hasil, dan manajemen akuntabilitas.Kepala sekolah harus mengalokasikan sumber daya institusional untuk mengamankan kemitraan industri berkualitas, menumbuhkan iklim motivasi proaktif, dan menerapkan program peningkatan efektivitas diri yang terstruktur.Intervensi struktural ini, seperti tugas praktik bertingkat dan umpan balik guru yang terstruktur, meningkatkan pengembangan modal manusia siswa (Becker, 1994.Penelitian masa depan harus menyelidiki jalur ini secara longitudinal untuk melacak siswa dari kelulusan ke awal karier, menguji peran moderasi kualitas kepemimpinan sekolah, dan menghubungkan skor kesiapan kerja dengan waktu menunggu pekerjaan aktual melalui studi pelacakan
<br>Kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan indikator kinerja utama dalam manajemen pendidikan vokasi. Tingkat pengangguran pemuda yang tinggi di antara lulusan SMK menuntut tata kelola pendidikan berbasis hasil. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas pengalaman praktik lapangan (PKL) dan motivasi masuk kerja memprediksi kesiapan kerja siswa, dengan efektivitas diri sebagai mediator psikologis, dan merumuskan implikasi manajerial berbasis bukti untuk manajer sekolah. Desain penelitian kuantitatif penjelasan diterapkan pada sampel 346 siswa kelas XII dari 17 sekolah di kota industri Kota Dumai, Provinsi Riau, Indonesia (N = 2.555), yang dipilih melalui sampel acak proporsional. Untuk memastikan acak tanpa bias, responden siswa individu dalam setiap kelas dipilih dengan undian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" type="image/webp" length="132764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-0375e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-596ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/motivasi-persepsi-siswa-sampel-v-hasil-manusia-sd-thumb-2e53d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58904-praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">fb01449cf5a4877d45589a3f0ea8d482</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:20:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper ini adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang peran seni Koromong dalam memperkuat identitas budaya dan spiritualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community: Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper ini adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang peran seni Koromong dalam memperkuat identitas budaya dan spiritualitas masyarakat Baduy Luar, khususnya dalam konteks perubahan sosial dan interaksi dengan dunia luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana seni Koromong berfungsi sebagai sarana untuk mempertahankan nilai-nilai budaya dan spiritualitas di tengah modernisasi dan globalisasi.2. Menganalisis lebih mendalam tentang pengaruh modernisasi dan globalisasi terhadap praktik seni Koromong masyarakat Baduy Luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perubahan sosial dan interaksi dengan dunia luar mempengaruhi bentuk, peran, dan keragaman praktik seni dalam komunitas Baduy Luar. Hal ini dapat membantu memahami bagaimana seni tradisional dapat beradaptasi dan bertahan di tengah perubahan sosial dan budaya.3. Mempelajari lebih lanjut tentang hubungan antara struktur sosial, identitas budaya, dan praktik seni dalam masyarakat Baduy Luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perbedaan struktur sosial dalam masyarakat Baduy Luar berkontribusi terhadap variasi dalam praktik seni tradisional, dan bagaimana praktik seni tersebut merepresentasikan nilai-nilai budaya dan identitas komunitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana seni tradisional dapat berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat identitas budaya dan solidaritas sosial dalam masyarakat yang berubah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa seni Koromong masyarakat Baduy Luar berfungsi sebagai representasi budaya yang vital dalam melestarikan identitas komunitas.Selain perannya dalam hiburan dan ritual tradisional, Koromong berfungsi sebagai ruang budaya yang mereproduksi nilai-nilai seperti kesederhanaan, solidaritas komunitas, penghormatan terhadap alam, dan spiritualitas yang membentuk fondasi kehidupan masyarakat Baduy.Melalui pertunjukan, struktur musik, simbolisme instrumen, dan partisipasi komunitas, Koromong bertindak sebagai ruang representasional yang memperkuat ikatan antara manusia, alam, dan sistem kepercayaan leluhur.Temuan ini mengungkapkan bahwa keberlanjutan seni tradisional tidak hanya ditentukan oleh upaya pelestarian fisik, tetapi juga oleh kemampuannya untuk mempertahankan makna budaya di tengah perubahan sosial.Koromong Baduy Luar adalah bentuk ekspresi budaya yang menggambarkan kekayaan spiritual dan kebijaksanaan lokal.Seni tradisional ini tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan dan sarana koneksi komunitas, tetapi juga memiliki makna simbolis dan ritual yang berperan dalam komunitas Baduy.Dalam praktik, Koromong sering dimainkan pada acara penting seperti upacara pernikahan dan sunat yang memiliki makna spiritual.Irama khas musik Koromong merefleksikan keseimbangan dan harmoni antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual yang diyakini oleh komunitas.Interaksi antara pemain Koromong yang memainkan koromong, gong, drum, dan kecrek dalam ruang pertunjukan tradisional adalah bukti visual koordinasi dan komunikasi nonverbal yang diperlukan untuk menjaga harmoni ritmis selama pertunjukan.Hal ini menunjukkan bahwa seni Koromong tidak dimainkan secara individu, tetapi bergantung pada kerjasama, mencerminkan nilai-nilai kekompakan dan solidaritas sosial dalam masyarakat Baduy Luar.Partisipasi pemain dalam unit musik tunggal menunjukkan bagaimana praktik pertunjukan Koromong berfungsi sebagai ruang reproduksi nilai-nilai tradisional dan penguatan identitas budaya.Pertunjukan seni Koromong masyarakat Baduy Luar tidak hanya mendokumentasikan aktivitas musik, tetapi juga menunjukkan proses sosial dan budaya serta interaksi di antara para seniman saat mereka melaksanakan tradisi Koromong.Secara teoritis, penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan seni tradisional masyarakat asli dibentuk melalui negosiasi budaya, bukan melalui penolakan modernitas.Di antara masyarakat Baduy Luar, keterbukaan terbatas terhadap pengaruh eksternal tidak merusak fungsi budaya dari bentuk seni tradisional Koromong.sebaliknya, memfasilitasi adaptasi tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental yang mendasari identitas komunitas.Dengan demikian, ketahanan budaya dapat dipahami sebagai kemampuan tradisi untuk mengintegrasikan perubahan sambil mempertahankan sistem makna, simbol, dan praktik sosial yang membentuk identitas inti.Perspektif ini memperluas pemahaman tentang interaksi antara seni tradisional, identitas budaya, dan perubahan sosial dalam studi etnografis tentang seni tradisional Koromong adalah seni pertunjukan tradisional masyarakat Baduy Luar di Kabupaten Lebak yang telah dilestarikan meskipun semakin terpapar modernisasi. Namun, interaksi yang semakin intens dengan dunia luar berpotensi merubah nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam tradisi ini. Penelitian ini mengkaji Koromong sebagai media untuk mengekspresikan identitas budaya dan spiritualitas, serta menyelidiki perannya dalam melestarikan komunitas Baduy Luar. Secara khusus, penelitian ini menyelidiki makna, fungsi, dan nilai simbolis Koromong dalam kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-533f9.webp" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-533f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-533f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-533f9.webp 1x" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" alt="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp 1x" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" alt="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-07985.webp" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-07985.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-07985.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-07985.webp 1x" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" alt="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58904-praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-pera" title="JURIS - The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community" target="_blank">The Koromong Art as a Medium for the Expression of Cultural Identity and Spirituality for the Outer Baduy Community</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper ini adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang peran seni Koromong dalam memperkuat identitas budaya dan spiritualitas masyarakat Baduy Luar, khususnya dalam konteks perubahan sosial dan interaksi dengan dunia luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana seni Koromong berfungsi sebagai sarana untuk mempertahankan nilai-nilai budaya dan spiritualitas di tengah modernisasi dan globalisasi.2. Menganalisis lebih mendalam tentang pengaruh modernisasi dan globalisasi terhadap praktik seni Koromong masyarakat Baduy Luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perubahan sosial dan interaksi dengan dunia luar mempengaruhi bentuk, peran, dan keragaman praktik seni dalam komunitas Baduy Luar. Hal ini dapat membantu memahami bagaimana seni tradisional dapat beradaptasi dan bertahan di tengah perubahan sosial dan budaya.3. Mempelajari lebih lanjut tentang hubungan antara struktur sosial, identitas budaya, dan praktik seni dalam masyarakat Baduy Luar. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perbedaan struktur sosial dalam masyarakat Baduy Luar berkontribusi terhadap variasi dalam praktik seni tradisional, dan bagaimana praktik seni tersebut merepresentasikan nilai-nilai budaya dan identitas komunitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana seni tradisional dapat berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat identitas budaya dan solidaritas sosial dalam masyarakat yang berubah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa seni Koromong masyarakat Baduy Luar berfungsi sebagai representasi budaya yang vital dalam melestarikan identitas komunitas.Selain perannya dalam hiburan dan ritual tradisional, Koromong berfungsi sebagai ruang budaya yang mereproduksi nilai-nilai seperti kesederhanaan, solidaritas komunitas, penghormatan terhadap alam, dan spiritualitas yang membentuk fondasi kehidupan masyarakat Baduy.Melalui pertunjukan, struktur musik, simbolisme instrumen, dan partisipasi komunitas, Koromong bertindak sebagai ruang representasional yang memperkuat ikatan antara manusia, alam, dan sistem kepercayaan leluhur.Temuan ini mengungkapkan bahwa keberlanjutan seni tradisional tidak hanya ditentukan oleh upaya pelestarian fisik, tetapi juga oleh kemampuannya untuk mempertahankan makna budaya di tengah perubahan sosial.Koromong Baduy Luar adalah bentuk ekspresi budaya yang menggambarkan kekayaan spiritual dan kebijaksanaan lokal.Seni tradisional ini tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan dan sarana koneksi komunitas, tetapi juga memiliki makna simbolis dan ritual yang berperan dalam komunitas Baduy.Dalam praktik, Koromong sering dimainkan pada acara penting seperti upacara pernikahan dan sunat yang memiliki makna spiritual.Irama khas musik Koromong merefleksikan keseimbangan dan harmoni antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual yang diyakini oleh komunitas.Interaksi antara pemain Koromong yang memainkan koromong, gong, drum, dan kecrek dalam ruang pertunjukan tradisional adalah bukti visual koordinasi dan komunikasi nonverbal yang diperlukan untuk menjaga harmoni ritmis selama pertunjukan.Hal ini menunjukkan bahwa seni Koromong tidak dimainkan secara individu, tetapi bergantung pada kerjasama, mencerminkan nilai-nilai kekompakan dan solidaritas sosial dalam masyarakat Baduy Luar.Partisipasi pemain dalam unit musik tunggal menunjukkan bagaimana praktik pertunjukan Koromong berfungsi sebagai ruang reproduksi nilai-nilai tradisional dan penguatan identitas budaya.Pertunjukan seni Koromong masyarakat Baduy Luar tidak hanya mendokumentasikan aktivitas musik, tetapi juga menunjukkan proses sosial dan budaya serta interaksi di antara para seniman saat mereka melaksanakan tradisi Koromong.Secara teoritis, penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan seni tradisional masyarakat asli dibentuk melalui negosiasi budaya, bukan melalui penolakan modernitas.Di antara masyarakat Baduy Luar, keterbukaan terbatas terhadap pengaruh eksternal tidak merusak fungsi budaya dari bentuk seni tradisional Koromong.sebaliknya, memfasilitasi adaptasi tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental yang mendasari identitas komunitas.Dengan demikian, ketahanan budaya dapat dipahami sebagai kemampuan tradisi untuk mengintegrasikan perubahan sambil mempertahankan sistem makna, simbol, dan praktik sosial yang membentuk identitas inti.Perspektif ini memperluas pemahaman tentang interaksi antara seni tradisional, identitas budaya, dan perubahan sosial dalam studi etnografis tentang seni tradisional
<br>Koromong adalah seni pertunjukan tradisional masyarakat Baduy Luar di Kabupaten Lebak yang telah dilestarikan meskipun semakin terpapar modernisasi. Namun, interaksi yang semakin intens dengan dunia luar berpotensi merubah nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam tradisi ini. Penelitian ini mengkaji Koromong sebagai media untuk mengekspresikan identitas budaya dan spiritualitas, serta menyelidiki perannya dalam melestarikan komunitas Baduy Luar. Secara khusus, penelitian ini menyelidiki makna, fungsi, dan nilai simbolis Koromong dalam kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp" type="image/webp" length="127622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-533f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-40d9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/praktik-spi-seni-tradisional-pertunjukan-peran-vis-thumb-07985.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class A Sociolinguistic Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class A Sociolinguistic Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class A Sociolinguistic Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58910-alih-kode-campur-bahasa-faktor-va</link>
	<guid isPermaLink="false">0f12c2cac283b43a61e0c7b74a976f99</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:16:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ career well ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[career,header,page,well]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif pengaruh alih kode dan campur kode terhadap pencapaian belajar siswa dalam kelas menulis, dengan mengumpulkan data frekuensi penggunaan kode melalui rekaman audio serta mengaitkannya dengan nilai tes ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study: Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif pengaruh alih kode dan campur kode terhadap pencapaian belajar siswa dalam kelas menulis, dengan mengumpulkan data frekuensi penggunaan kode melalui rekaman audio serta mengaitkannya dengan nilai tes menulis yang diukur secara standar, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi positif atau negatif antara praktik kode dan kualitas tulisan. Selanjutnya, studi perbandingan lintas daerah bahasa dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari Rayon Bahasa Avicenna dan beberapa wilayah lain yang memiliki latar bahasa berbeda, seperti daerah yang dominan menggunakan bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia standar, untuk mengungkap variasi pola alih kode serta faktor kontekstual yang memoderasi penggunaan kode, misalnya tingkat multibahasa peserta atau jenis materi pembelajaran. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran media digital, termasuk platform pembelajaran daring dan aplikasi komunikasi, dalam memediasi alih kode dan campur kode selama kegiatan menulis, serta menilai apakah integrasi teknologi tersebut meningkatkan efektivitas komunikasi atau menambah kompleksitas linguistik yang mempengaruhi pemahaman materi. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan sosiolinguistik pada konteks pendidikan serta memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pengajaran yang lebih adaptif dan berbasis bukti.. Berdasarkan hasil diskusi, terdapat beragam contoh alih kode dan campur kode dalam kegiatan kelas menulis di Rayon Bahasa Avicenna.Penggunaan alih kode dan campur kode berfungsi memfasilitasi komunikasi selama diskusi kelas menulis di wilayah tersebut.Faktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawan bicara dan perubahan situasi Penelitian ini dimulai dari hasil observasi yang dilakukan di Rayon Bahasa Avicenna, yang menunjukkan bahwa dalam kegiatan kelas menulis sering terjadi alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis alih kode, campur kode, bentuk alih kode, serta faktor-faktor yang menyebabkan alih kode dan campur kode pada kegiatan kelas menulis di Rayon Avicenna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan yang dilengkapi rekaman dan pencatatan, serta analisis data induktif untuk mengkategorikan temuan ke dalam kategori umum. Hasil analisis menunjukkan keberagaman tipe dan bentuk alih kode serta campur kode yang dipengaruhi oleh faktor humor, penguasaan kosakata, kebiasaan, pengaruh lawan bicara, dan perubahan situasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-6a81c.webp" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-6a81c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-6a81c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-6a81c.webp 1x" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" alt="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-808ac.webp" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-808ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-808ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-808ac.webp 1x" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" alt="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp 1x" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" alt="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58910-alih-kode-campur-bahasa-faktor-va" title="JURIS - Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study" target="_blank">Code Switching and Code Mixing Analysis in the Activities of the Avicenna Language Rayon Writing Class: A Sociolinguistic Study</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif pengaruh alih kode dan campur kode terhadap pencapaian belajar siswa dalam kelas menulis, dengan mengumpulkan data frekuensi penggunaan kode melalui rekaman audio serta mengaitkannya dengan nilai tes menulis yang diukur secara standar, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi positif atau negatif antara praktik kode dan kualitas tulisan. Selanjutnya, studi perbandingan lintas daerah bahasa dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari Rayon Bahasa Avicenna dan beberapa wilayah lain yang memiliki latar bahasa berbeda, seperti daerah yang dominan menggunakan bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia standar, untuk mengungkap variasi pola alih kode serta faktor kontekstual yang memoderasi penggunaan kode, misalnya tingkat multibahasa peserta atau jenis materi pembelajaran. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran media digital, termasuk platform pembelajaran daring dan aplikasi komunikasi, dalam memediasi alih kode dan campur kode selama kegiatan menulis, serta menilai apakah integrasi teknologi tersebut meningkatkan efektivitas komunikasi atau menambah kompleksitas linguistik yang mempengaruhi pemahaman materi. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan sosiolinguistik pada konteks pendidikan serta memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pengajaran yang lebih adaptif dan berbasis bukti..
<br>Berdasarkan hasil diskusi, terdapat beragam contoh alih kode dan campur kode dalam kegiatan kelas menulis di Rayon Bahasa Avicenna.Penggunaan alih kode dan campur kode berfungsi memfasilitasi komunikasi selama diskusi kelas menulis di wilayah tersebut.Faktor-faktor yang memicu alih kode meliputi humor, penguasaan kosakata, dan kebiasaan, sementara faktor yang memicu campur kode meliputi pengaruh lawan bicara dan perubahan situasi
<br>Penelitian ini dimulai dari hasil observasi yang dilakukan di Rayon Bahasa Avicenna, yang menunjukkan bahwa dalam kegiatan kelas menulis sering terjadi alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis alih kode, campur kode, bentuk alih kode, serta faktor-faktor yang menyebabkan alih kode dan campur kode pada kegiatan kelas menulis di Rayon Avicenna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan yang dilengkapi rekaman dan pencatatan, serta analisis data induktif untuk mengkategorikan temuan ke dalam kategori umum. Hasil analisis menunjukkan keberagaman tipe dan bentuk alih kode serta campur kode yang dipengaruhi oleh faktor humor, penguasaan kosakata, kebiasaan, pengaruh lawan bicara, dan perubahan situasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp" type="image/webp" length="84794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-6a81c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-808ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/alih-kode-campur-bahasa-faktor-variasi-pola-contoh-thumb-1e6bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58893-pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">a28ded52547582162531cbf58a53669c</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:08:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ badrud tamam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrud,common,crawl,edum,journal,tamam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi model pemeliharaan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi orang tua, siswa, dan guru secara aktif, untuk menilai kontribusinya terhadap efisiensi biaya, keberlanjutan fasilitas, dan rasa kepemilikan bersama dalam lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian dapat merancang dan menguji pendekatan perencanaan adaptif yang menggabungkan analisis kebutuhan berbasis data dengan keterlibatan pemangku kepentingan, guna meningkatkan efektivitas pengadaan dan alokasi sumber daya, serta menilai dampaknya terhadap kualitas pembelajaran dan kepuasan pengguna. Semua studi tersebut diharapkan dapat memberikan landasan empiris bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan sarana prasarana yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SDN 28 Kendari masih mengalami kendala seperti perencanaan yang tidak berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin, dan pemeliharaan yang belum terprogram, sehingga pemanfaatannya dalam pembelajaran belum optimal.Ditemukan korelasi positif antara pengelolaan sarana prasarana yang ditingkatkanAimisalnya melalui sistem rotasi fasilitas, kemitraan antar sekolah, dan program pemeliharaan berbasis komunitasAidengan peningkatan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, pengadaan efisien, pemeliharaan preventif, monitoring terstruktur, serta peningkatan kompetensi teknis dan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana Penelitian ini adalah kondisi pengelolaan sarana prasarana yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana prasarana dapat ditingkatkan dan bagaimana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui proses koding, kategorisasi, dan triangulasi untuk menemukan pola-pola pengelolaan serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 28 Kendari masih menghadapi beberapa kendala, seperti perencanaan pengadaan yang belum berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp 1x" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58893-pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran" title="JURIS - Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar" target="_blank">Mengoptimalkan Pengelolaan Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem inventarisasi digital yang terintegrasi dengan pembaruan rutin terhadap pemanfaatan sarana dan dampaknya terhadap hasil belajar di sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi model pemeliharaan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi orang tua, siswa, dan guru secara aktif, untuk menilai kontribusinya terhadap efisiensi biaya, keberlanjutan fasilitas, dan rasa kepemilikan bersama dalam lingkungan sekolah. Selain itu, penelitian dapat merancang dan menguji pendekatan perencanaan adaptif yang menggabungkan analisis kebutuhan berbasis data dengan keterlibatan pemangku kepentingan, guna meningkatkan efektivitas pengadaan dan alokasi sumber daya, serta menilai dampaknya terhadap kualitas pembelajaran dan kepuasan pengguna. Semua studi tersebut diharapkan dapat memberikan landasan empiris bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan sarana prasarana yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SDN 28 Kendari masih mengalami kendala seperti perencanaan yang tidak berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin, dan pemeliharaan yang belum terprogram, sehingga pemanfaatannya dalam pembelajaran belum optimal.Ditemukan korelasi positif antara pengelolaan sarana prasarana yang ditingkatkanAimisalnya melalui sistem rotasi fasilitas, kemitraan antar sekolah, dan program pemeliharaan berbasis komunitasAidengan peningkatan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, pengadaan efisien, pemeliharaan preventif, monitoring terstruktur, serta peningkatan kompetensi teknis dan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana
<br>Penelitian ini adalah kondisi pengelolaan sarana prasarana yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana prasarana dapat ditingkatkan dan bagaimana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui proses koding, kategorisasi, dan triangulasi untuk menemukan pola-pola pengelolaan serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 28 Kendari masih menghadapi beberapa kendala, seperti perencanaan pengadaan yang belum berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" type="image/webp" length="73594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-842f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-a227e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/pengelolaan-prasarana-kualitas-pembelajaran-inovas-thumb-deaba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries A Case Study in Sukajaya Tarogong Kidul Garut Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58895-stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">fa852ffd53c499419e6a1210ba8a7eea</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:06:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency: Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi kontekstual dan faktorAcfaktor yang memengaruhi efektivitas program. Selanjutnya, diperlukan evaluasi eksperimental terhadap kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas yang dibentuk khusus untuk ibu tunggal, guna menilai dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, tingkat burnout, dan kemampuan mengatasi stigma sosial yang mereka alami. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh integrasi subsidi penitipan anak dan peluang kerja formal ke dalam skema PKH terhadap pengurangan kemiskinan waktu serta peningkatan kapasitas ekonomi ibu tunggal, dengan mengukur perubahan dalam pendapatan rumah tangga, partisipasi pendidikan anak, dan kualitas pengasuhan. Ketiga arah penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme intervensi yang paling efektif dan memberikan dasar evidensi bagi perancangan kebijakan yang lebih menyeluruh.. Penelitian ini menemukan bahwa bantuan tunai PKH dapat memenuhi kebutuhan material keluarga, namun kebutuhan yang bergantung pada waktu, modal sosial, dan infrastruktur psikososial tetap tidak terpenuhi karena desain kebijakan yang hanya melihat kemiskinan sebagai defisit material.Keterbatasan desain studi satuAckasus di satu kabupaten membuat hasil tidak dapat digeneralisasi secara statistik, namun memberikan wawasan holistik tentang strategi bertahan hidup dan teori peran yang saling melengkapi.Oleh karena itu, kebijakan perlindungan sosial harus dipadukan dengan intervensi struktural seperti redistribusi beban pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi informal, serta pembentukan jaringan dukungan komunitas untuk mengurangi stigma dan meningkatkan keberlanjutan psikologis ibu tunggal Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama bagi keluarga. Padahal studi sebelumnya banyak yang meneliti dampak ekonomi Program Harapan Keluarga (PKH) atau ketahanan psikologis ibu tunggal secara terpisah, sedikit yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut dalam satu kerangka analitis. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp 1x" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" alt="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58895-stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-sosi" title="JURIS - Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency" target="_blank">Family Needs Fulfillment Among Poor Single Mothers as Family Hope Program Beneficiaries: A Case Study in Sukajaya, Tarogong Kidul, Garut Regency</a>: Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi kontekstual dan faktorAcfaktor yang memengaruhi efektivitas program. Selanjutnya, diperlukan evaluasi eksperimental terhadap kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas yang dibentuk khusus untuk ibu tunggal, guna menilai dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, tingkat burnout, dan kemampuan mengatasi stigma sosial yang mereka alami. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh integrasi subsidi penitipan anak dan peluang kerja formal ke dalam skema PKH terhadap pengurangan kemiskinan waktu serta peningkatan kapasitas ekonomi ibu tunggal, dengan mengukur perubahan dalam pendapatan rumah tangga, partisipasi pendidikan anak, dan kualitas pengasuhan. Ketiga arah penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme intervensi yang paling efektif dan memberikan dasar evidensi bagi perancangan kebijakan yang lebih menyeluruh..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa bantuan tunai PKH dapat memenuhi kebutuhan material keluarga, namun kebutuhan yang bergantung pada waktu, modal sosial, dan infrastruktur psikososial tetap tidak terpenuhi karena desain kebijakan yang hanya melihat kemiskinan sebagai defisit material.Keterbatasan desain studi satuAckasus di satu kabupaten membuat hasil tidak dapat digeneralisasi secara statistik, namun memberikan wawasan holistik tentang strategi bertahan hidup dan teori peran yang saling melengkapi.Oleh karena itu, kebijakan perlindungan sosial harus dipadukan dengan intervensi struktural seperti redistribusi beban pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi informal, serta pembentukan jaringan dukungan komunitas untuk mengurangi stigma dan meningkatkan keberlanjutan psikologis ibu tunggal
<br>Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama bagi keluarga. Padahal studi sebelumnya banyak yang meneliti dampak ekonomi Program Harapan Keluarga (PKH) atau ketahanan psikologis ibu tunggal secara terpisah, sedikit yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut dalam satu kerangka analitis. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" type="image/webp" length="129436" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-56cac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-198ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/stigma-sosial-istri-modal-perlindungan-tunggal-mis-thumb-6e4b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58897-penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif</link>
	<guid isPermaLink="false">bbb9adba77e9a0743ff6669e219a34b9</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:05:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area: Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional. Upaya seperti meningkatkan transparansi pajak, meningkatkan kepercayaan publik, kampanye pendidikan, dan memperkuat norma etis dan sosial terkait kepatuhan pajak mungkin lebih efektif dalam mengurangi perilaku pengelakan pajak di antara pekerja lepas dan wajib pajak perorangan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak di antara wajib pajak WPOP.Oleh karena itu, hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa sanksi pajak bersifat kontraproduktif, tetapi lebih menunjukkan bahwa sanksi pajak sendiri mungkin tidak cukup untuk mengurangi praktik pengelakan pajak secara signifikan.Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti kepercayaan publik yang rendah terhadap pemerintah, kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan pajak, dan pemahaman terbatas wajib pajak tentang penggunaan dana pajak untuk kesejahteraan publik.Banyak wajib pajak mungkin mempertanyakan apakah kontribusi pajak mereka dikelola secara efektif dan adil untuk kepentingan masyarakat.Akibatnya, beberapa individu mungkin masih terlibat dalam pengelakan pajak meskipun menyadari risiko hukum dan sanksi yang terlibat.Selain itu, wajib pajak WPOP yang bekerja sebagai pekerja lepas memiliki fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar dalam menghitung, membayar, dan melaporkan pajak mereka sendiri.Sistem penilaian diri ini dapat menciptakan peluang untuk meremehkan pendapatan atau menghindari pajak.Temuan penelitian ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Waskita et al.(2021) dan Yustrianthe & Wangi (2025), yang juga menemukan bahwa sanksi pajak tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku pengelakan pajak.Norma subjektif erat kaitannya dengan lingkungan sosial, termasuk pendapat dan ekspektasi dari anggota keluarga, teman, komunitas sekitar, dan rekan kerja mengenai perilaku kepatuhan pajak.Ketika wajib pajak menganggap bahwa pengelakan pajak dianggap tidak etis dan tidak diterima secara sosial oleh orang-orang penting di sekitar mereka, mereka mungkin merasa lebih terdorong untuk mematuhi peraturan pajak.Oleh karena itu, pengaruh sosial dan persepsi publik memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan wajib pajak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sanksi pajak dan norma subjektif terhadap perilaku pengelakan pajak. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan mengumpulkan data kuesioner dari responden yang dipilih melalui sampling acak. Item kuesioner yang mengukur sanksi pajak, norma subjektif, dan perilaku pengelakan pajak disesuaikan dari studi sebelumnya tentang kepatuhan dan perilaku wajib pajak. Instrumen menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antara variabel. Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan moral yang lebih kuat dapat mengurangi kecenderungan wajib... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" alt="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58897-penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif" title="JURIS - The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area" target="_blank">The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama KPP Area</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional. Upaya seperti meningkatkan transparansi pajak, meningkatkan kepercayaan publik, kampanye pendidikan, dan memperkuat norma etis dan sosial terkait kepatuhan pajak mungkin lebih efektif dalam mengurangi perilaku pengelakan pajak di antara pekerja lepas dan wajib pajak perorangan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak di antara wajib pajak WPOP.Oleh karena itu, hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa sanksi pajak bersifat kontraproduktif, tetapi lebih menunjukkan bahwa sanksi pajak sendiri mungkin tidak cukup untuk mengurangi praktik pengelakan pajak secara signifikan.Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti kepercayaan publik yang rendah terhadap pemerintah, kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan pajak, dan pemahaman terbatas wajib pajak tentang penggunaan dana pajak untuk kesejahteraan publik.Banyak wajib pajak mungkin mempertanyakan apakah kontribusi pajak mereka dikelola secara efektif dan adil untuk kepentingan masyarakat.Akibatnya, beberapa individu mungkin masih terlibat dalam pengelakan pajak meskipun menyadari risiko hukum dan sanksi yang terlibat.Selain itu, wajib pajak WPOP yang bekerja sebagai pekerja lepas memiliki fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar dalam menghitung, membayar, dan melaporkan pajak mereka sendiri.Sistem penilaian diri ini dapat menciptakan peluang untuk meremehkan pendapatan atau menghindari pajak.Temuan penelitian ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Waskita et al.(2021) dan Yustrianthe & Wangi (2025), yang juga menemukan bahwa sanksi pajak tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku pengelakan pajak.Norma subjektif erat kaitannya dengan lingkungan sosial, termasuk pendapat dan ekspektasi dari anggota keluarga, teman, komunitas sekitar, dan rekan kerja mengenai perilaku kepatuhan pajak.Ketika wajib pajak menganggap bahwa pengelakan pajak dianggap tidak etis dan tidak diterima secara sosial oleh orang-orang penting di sekitar mereka, mereka mungkin merasa lebih terdorong untuk mematuhi peraturan pajak.Oleh karena itu, pengaruh sosial dan persepsi publik memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan wajib pajak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sanksi pajak dan norma subjektif terhadap perilaku pengelakan pajak. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan mengumpulkan data kuesioner dari responden yang dipilih melalui sampling acak. Item kuesioner yang mengukur sanksi pajak, norma subjektif, dan perilaku pengelakan pajak disesuaikan dari studi sebelumnya tentang kepatuhan dan perilaku wajib pajak. Instrumen menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antara variabel. Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan moral yang lebih kuat dapat mengurangi kecenderungan wajib...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" type="image/webp" length="110646" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-68e32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-d4212.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penerapan-sanksi-pajak-norma-subjektif-aor-negatif-thumb-9e0ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58906-daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">c67226779c802295f8c0b93419a722a0</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:00:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ resna napitu ]]></category>
	<category><![CDATA[ rully marbun ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,marbun,napitu,resna,rully]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar: Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi dan transaksi elektronik secara umum. Hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan hukum dan pembentukan komunitas kesadaran hukum yang bersifat tematik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, serta mendorong pengembangan regulasi yang seimbang bagi pengguna atau konsumen di era ekonomi digital.. Perlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini.Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelaku usaha online dan konsumen perdagangan online sangatlah berguna untuk kenyamanan usaha perdagangan terhadap keberhasilannya.Universitas Simalungun bukan lagi merupakan menara gading bagi masyarakat tetapi kehadirannya benar-benar telah dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.Universitas Simalungun sebagai lembaga telah berperan aktif melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Dosen - Dosen sampai saat ini Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis terkait perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online; dan menganalisis bentuk tanggung jawab pelaku usaha apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Perlindungan hukum bagi konsumen jual beli diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (selanjutnya disebut UUPK) yang bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dalam perlindungan konsumen. Pasal 1 Ayat (1) UUPK menyebutkan bahwa perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" alt="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58906-daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kon" title="JURIS - Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar" target="_blank">Sosialisasi Perlindungan Hukum Tentang Jual Beli Online Di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar</a>: Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online, perlu dilakukan penyebarluasan informasi hukum dan tata cara perdagangan online kepada masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap informasi dan transaksi elektronik secara umum. Hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan hukum dan pembentukan komunitas kesadaran hukum yang bersifat tematik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, serta mendorong pengembangan regulasi yang seimbang bagi pengguna atau konsumen di era ekonomi digital..
<br>Perlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini.Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelaku usaha online dan konsumen perdagangan online sangatlah berguna untuk kenyamanan usaha perdagangan terhadap keberhasilannya.Universitas Simalungun bukan lagi merupakan menara gading bagi masyarakat tetapi kehadirannya benar-benar telah dirasakan oleh masyarakat manfaatnya.Universitas Simalungun sebagai lembaga telah berperan aktif melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Dosen - Dosen sampai saat ini
<br>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis terkait perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online; dan menganalisis bentuk tanggung jawab pelaku usaha apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Perlindungan hukum bagi konsumen jual beli diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (selanjutnya disebut UUPK) yang bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dalam perlindungan konsumen. Pasal 1 Ayat (1) UUPK menyebutkan bahwa perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" type="image/webp" length="107064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-6d14f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-bd0ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/daya-terima-konsumen-pelaku-usaha-perlindungan-kep-thumb-12a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-203-usi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7392-jurnal-pengabdian-masyarakat-sapangambei-manoktok-hitei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58891-budaya-sekolah-kurikulum-sek</link>
	<guid isPermaLink="false">cd679f3c2afa3b7a839e02212e0bc8bb</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:53:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ adam adam 27 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,adam,common,crawl,edum,journal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pendampingan guru yang lebih intensif dan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pendampingan guru yang lebih intensif dan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dan kemudian merancang program pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pengembangan budaya sekolah yang berkelanjutan. Misalnya, bagaimana sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kolaborasi dan inovasi di antara siswa dan guru. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam aspek asesmen dan pembelajaran berbasis proyek.. Berdasarkan Kesimpulan tersebut, dapat diketahui transformasi sekolah telah berjalan secara sistematis dan menunjukkan hasil yang positif.Dalam aspek perencanaan, sekolah telah menerapkan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, yang mencakup perencanaan pembelajaran, pengembangan SDM, dan penguatan budaya sekolah.Implementasi program menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered menjadi student-centered, didukung oleh program pengembangan profesional guru yang efektif dan penguatan budaya sekolah yang kondusif.Evaluasi program yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan transformasi positif dalam budaya sekolah.Keberhasilan program ini didukung oleh kepemimpinan yang transformatif, sistem pendampingan yang efektif, dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.Meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, pengalaman SMA Negeri 1 Pakue memberikan model implementasi yang dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan program serupa dengan penyesuaian sesuai konteks masing-masing Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi program Sekolah Penggerak dan Kurikulum Merdeka yang memerlukan manajemen efektif dan pengembangan budaya sekolah yang mendukung. Penelitian bertujuan menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen Sekolah Penggerak dan budaya sekolah di SMA Negeri 1 Pakue. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-5f80b.webp" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-5f80b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-5f80b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-5f80b.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-7ce97.webp" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-7ce97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-7ce97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-7ce97.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58891-budaya-sekolah-kurikulum-sek" title="JURIS - Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka" target="_blank">Manajemen Sekolah Penggerak dan Budaya Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pendampingan guru yang lebih intensif dan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dan kemudian merancang program pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pengembangan budaya sekolah yang berkelanjutan. Misalnya, bagaimana sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kolaborasi dan inovasi di antara siswa dan guru. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam aspek asesmen dan pembelajaran berbasis proyek..
<br>Berdasarkan Kesimpulan tersebut, dapat diketahui transformasi sekolah telah berjalan secara sistematis dan menunjukkan hasil yang positif.Dalam aspek perencanaan, sekolah telah menerapkan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, yang mencakup perencanaan pembelajaran, pengembangan SDM, dan penguatan budaya sekolah.Implementasi program menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered menjadi student-centered, didukung oleh program pengembangan profesional guru yang efektif dan penguatan budaya sekolah yang kondusif.Evaluasi program yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan transformasi positif dalam budaya sekolah.Keberhasilan program ini didukung oleh kepemimpinan yang transformatif, sistem pendampingan yang efektif, dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.Meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, pengalaman SMA Negeri 1 Pakue memberikan model implementasi yang dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan program serupa dengan penyesuaian sesuai konteks masing-masing
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi program Sekolah Penggerak dan Kurikulum Merdeka yang memerlukan manajemen efektif dan pengembangan budaya sekolah yang mendukung. Penelitian bertujuan menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen Sekolah Penggerak dan budaya sekolah di SMA Negeri 1 Pakue. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp" type="image/webp" length="74722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-5f80b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-705cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/budaya-sekolah-kurikulum-positif-implementasi-merd-thumb-7ce97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision Making A Critical Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58896-model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga</link>
	<guid isPermaLink="false">5760ec4b7598e22f054278dc9354cfe9</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:50:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ badrud tamam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrud,common,crawl,edum,journal,tamam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review: Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas kebijakan dan kepuasan pemangku kepentingan. Penelitian kedua dapat melakukan studi longitudinal selama dua tahun untuk memetakan dinamika partisipasi stakeholder dalam proses kebijakan pendidikan menengah, mengidentifikasi faktorAcfaktor mediasi dan moderasi seperti budaya organisasi dan kapasitas institusional. Penelitian ketiga dapat menyelidiki interaksi antara TSEF dan variabel politik lokal, misalnya pergantian kepemimpinan daerah, untuk memahami bagaimana konteks politik mempengaruhi efektivitas model kolaboratif dan keberlanjutan kebijakan pendidikan.. Kajian ini menegaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam kebijakan pendidikan sebagai keharusan strategis untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan, serta menunjukkan bahwa model kolaboratif berbasis partisipasi multiAclevel meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan.Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan mengintegrasikan prinsip keadilan sosial, bukti empiris lokal, dan tata kelola multiAclevel, menawarkan pendekatan transformatif yang adaptif terhadap dinamika sosial.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas dan adaptabilitas TSEF di berbagai konteks lokal Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk merancang model keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan melalui pendekatan kajian literatur kritis. Pengumpulan data fokus pada literatur yang bereputasi scopus. Hasil dari analisis terhadap empat puluh artikel utama yang mengungkapkan bahwa keterlibatan stakeholders yang bersifat transformatif, terstruktur secara multi-level, dan berbasis bukti kontekstual menjadi faktor kunci dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan. Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan prinsip kolaborasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp 1x" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" alt="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58896-model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga" title="JURIS - Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review" target="_blank">Designing a Stakeholder Engagement Model in Educational Policy Decision-Making: A Critical Literature Review</a>: Penelitian pertama dapat mengkaji penerapan Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) pada tingkat sekolah dasar di tiga provinsi dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, menggunakan metodologi campuran untuk menilai dampak pada kualitas kebijakan dan kepuasan pemangku kepentingan. Penelitian kedua dapat melakukan studi longitudinal selama dua tahun untuk memetakan dinamika partisipasi stakeholder dalam proses kebijakan pendidikan menengah, mengidentifikasi faktorAcfaktor mediasi dan moderasi seperti budaya organisasi dan kapasitas institusional. Penelitian ketiga dapat menyelidiki interaksi antara TSEF dan variabel politik lokal, misalnya pergantian kepemimpinan daerah, untuk memahami bagaimana konteks politik mempengaruhi efektivitas model kolaboratif dan keberlanjutan kebijakan pendidikan..
<br>Kajian ini menegaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam kebijakan pendidikan sebagai keharusan strategis untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan, serta menunjukkan bahwa model kolaboratif berbasis partisipasi multiAclevel meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan.Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan mengintegrasikan prinsip keadilan sosial, bukti empiris lokal, dan tata kelola multiAclevel, menawarkan pendekatan transformatif yang adaptif terhadap dinamika sosial.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas dan adaptabilitas TSEF di berbagai konteks lokal Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang model keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan melalui pendekatan kajian literatur kritis. Pengumpulan data fokus pada literatur yang bereputasi scopus. Hasil dari analisis terhadap empat puluh artikel utama yang mengungkapkan bahwa keterlibatan stakeholders yang bersifat transformatif, terstruktur secara multi-level, dan berbasis bukti kontekstual menjadi faktor kunci dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan. Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan prinsip kolaborasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" type="image/webp" length="112186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-e8331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-067f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-kolaboratif-keterlibatan-pemangku-kepentinga-thumb-9ff24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia The Double Edge Sword Effect ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia The Double Edge Sword Effect ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia The Double Edge Sword Effect ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58898-literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-k</link>
	<guid isPermaLink="false">64e4f28a79239683e9d5bfb63d3bd8ac</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:26:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ soft power ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,power,soft]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran AI, ketidakamanan pekerjaan, dan keterlibatan kerja di berbagai konteks budaya dan pekerjaan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran AI, ketidakamanan pekerjaan, dan keterlibatan kerja di berbagai konteks budaya dan pekerjaan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi adaptasi karyawan terhadap transformasi yang didorong oleh AI, seperti literasi teknologi, komunikasi organisasi, dan pengembangan keterampilan. Penelitian ini dapat membantu organisasi merancang strategi yang lebih efektif untuk mengelola dampak AI pada karyawan, khususnya pekerja kreatif, dan memastikan bahwa transformasi teknologi berlangsung dengan cara yang mendukung kinerja dan keterlibatan karyawan.. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana kesadaran AI mempengaruhi kinerja kerja individu di antara pekerja kreatif di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran mediasi dari ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja.Temuan menunjukkan bahwa kesadaran AI memiliki efek positif pada ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja, meskipun efeknya pada keterlibatan kerja lebih lemah daripada yang diharapkan.Ketidakamanan pekerjaan, di sisi lain, memiliki efek negatif pada keterlibatan kerja, yang mendukung teori Job Demands-Resources.Keterlibatan kerja, pada gilirannya, memiliki efek positif yang kuat pada kinerja kerja individu.Meskipun efek mediasi berurutan dari ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja kerja individu tidak signifikan, keterlibatan kerja secara signifikan memediasi hubungan antara kesadaran AI dan kinerja kerja individu.Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja kreatif mungkin menganggap AI tidak hanya sebagai ancaman, tetapi juga sebagai sumber daya yang mendukung pekerjaan mereka.Organisasi harus mempromosikan kesadaran dan literasi AI, komunikasi yang transparan, dan pengembangan keterampilan berkelanjutan untuk mengurangi ketidakamanan pekerjaan yang tidak perlu dan memperkuat keterlibatan kerja.Pendekatan kolaborasi manusia-AI juga dapat mendukung keterlibatan karyawan selama transformasi teknologi.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki hubungan ini di konteks budaya dan pekerjaan yang berbeda, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi adaptasi karyawan terhadap transformasi yang didorong oleh AI Adopsi yang semakin luas dari kecerdasan buatan (AI) di tempat kerja telah menimbulkan kekhawatiran tentang implikasinya bagi karyawan, khususnya pekerja kreatif, yang dianggap rentan terhadap gangguan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kesadaran AI terhadap kinerja kerja individu, dengan dimediasi oleh ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja, di antara pekerja kreatif di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei lintas-seksi dari 227 pekerja kreatif dari berbagai profesi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-869bf.webp" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-869bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-869bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-869bf.webp 1x" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" alt="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp 1x" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" alt="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-0fba5.webp" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-0fba5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-0fba5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-0fba5.webp 1x" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" alt="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58898-literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-k" title="JURIS - Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect" target="_blank">Artficial Intelligence and Creative Worker In Indonesia: The Double Edge Sword Effect</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran AI, ketidakamanan pekerjaan, dan keterlibatan kerja di berbagai konteks budaya dan pekerjaan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi adaptasi karyawan terhadap transformasi yang didorong oleh AI, seperti literasi teknologi, komunikasi organisasi, dan pengembangan keterampilan. Penelitian ini dapat membantu organisasi merancang strategi yang lebih efektif untuk mengelola dampak AI pada karyawan, khususnya pekerja kreatif, dan memastikan bahwa transformasi teknologi berlangsung dengan cara yang mendukung kinerja dan keterlibatan karyawan..
<br>Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana kesadaran AI mempengaruhi kinerja kerja individu di antara pekerja kreatif di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran mediasi dari ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja.Temuan menunjukkan bahwa kesadaran AI memiliki efek positif pada ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja, meskipun efeknya pada keterlibatan kerja lebih lemah daripada yang diharapkan.Ketidakamanan pekerjaan, di sisi lain, memiliki efek negatif pada keterlibatan kerja, yang mendukung teori Job Demands-Resources.Keterlibatan kerja, pada gilirannya, memiliki efek positif yang kuat pada kinerja kerja individu.Meskipun efek mediasi berurutan dari ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja kerja individu tidak signifikan, keterlibatan kerja secara signifikan memediasi hubungan antara kesadaran AI dan kinerja kerja individu.Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja kreatif mungkin menganggap AI tidak hanya sebagai ancaman, tetapi juga sebagai sumber daya yang mendukung pekerjaan mereka.Organisasi harus mempromosikan kesadaran dan literasi AI, komunikasi yang transparan, dan pengembangan keterampilan berkelanjutan untuk mengurangi ketidakamanan pekerjaan yang tidak perlu dan memperkuat keterlibatan kerja.Pendekatan kolaborasi manusia-AI juga dapat mendukung keterlibatan karyawan selama transformasi teknologi.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki hubungan ini di konteks budaya dan pekerjaan yang berbeda, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi adaptasi karyawan terhadap transformasi yang didorong oleh AI
<br>Adopsi yang semakin luas dari kecerdasan buatan (AI) di tempat kerja telah menimbulkan kekhawatiran tentang implikasinya bagi karyawan, khususnya pekerja kreatif, yang dianggap rentan terhadap gangguan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kesadaran AI terhadap kinerja kerja individu, dengan dimediasi oleh ketidakamanan pekerjaan dan keterlibatan kerja, di antara pekerja kreatif di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei lintas-seksi dari 227 pekerja kreatif dari berbagai profesi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp" type="image/webp" length="130322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-869bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-3c339.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/literasi-ai-kesadaran-ketidakamanan-pekerjaan-kete-thumb-0fba5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7435-imrecsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19627-bulletin-social-studies-community-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru Tantangan Dan Peluang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru Tantangan Dan Peluang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru Tantangan Dan Peluang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58892-persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan</link>
	<guid isPermaLink="false">12ce61c4f54048fca0d65357b3945fc8</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:24:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ badrud tamam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[badrud,common,crawl,edum,journal,tamam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan sistem informasi manajemen berbasis digital dapat mengurangi beban administratif guru dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan waktu mengajar. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan sistem informasi manajemen berbasis digital dapat mengurangi beban administratif guru dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan waktu mengajar. Selanjutnya, studi komparatif mengenai model kemitraan terstruktur antara sekolah dan komunitas lokal dapat diusulkan untuk mengukur kontribusi partisipasi komunitas terhadap peningkatan kompetensi profesional guru serta keberlanjutan program MBS. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah, khususnya perbandingan antara kepemimpinan transformasional dan transaksional, terhadap motivasi guru dan efektivitas implementasi MBS di sekolah menengah. Selain itu, analisis longitudinal tentang dampak pelatihan manajemen waktu dan teknologi informasi bagi guru dapat memberikan wawasan tentang peningkatan kualitas pembelajaran dalam jangka panjang. Akhirnya, pengembangan kerangka evaluasi berkelanjutan yang mengintegrasikan umpan balik dari guru, siswa, dan orang tua dapat menjadi fokus untuk memastikan keseimbangan antara otonomi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah.. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Negeri 11 Kendari memberikan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, namun juga menimbulkan peningkatan beban administratif yang dapat mengganggu fokus mengajar.Keberhasilan implementasi MBS sangat dipengaruhi oleh dukungan sistem, kepemimpinan sekolah yang visioner dan inklusif, serta partisipasi aktif komunitas sekolah yang menyediakan sumber daya dan umpan balik konstruktif.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara otonomi, akuntabilitas, dan beban kerja guru, sehingga MBS dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan secara inklusif Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengembangan profesional guru di SMA Negeri 11 Kendari. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana persepsi guru terhadap pengembangan profesional mereka. Tujuan penelitian adalah menganalisis persepsi guru terhadap implementasi MBS dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya dalam pengembangan profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap guru-guru, yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui proses transkripsi, pengkodean, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pola-pola yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBS memberikan fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-9395c.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-9395c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-9395c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-9395c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-904b9.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-904b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-904b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-904b9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58892-persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang" target="_blank">Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Pengembangan Profesional Guru: Tantangan Dan Peluang</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan sistem informasi manajemen berbasis digital dapat mengurangi beban administratif guru dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan waktu mengajar. Selanjutnya, studi komparatif mengenai model kemitraan terstruktur antara sekolah dan komunitas lokal dapat diusulkan untuk mengukur kontribusi partisipasi komunitas terhadap peningkatan kompetensi profesional guru serta keberlanjutan program MBS. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah, khususnya perbandingan antara kepemimpinan transformasional dan transaksional, terhadap motivasi guru dan efektivitas implementasi MBS di sekolah menengah. Selain itu, analisis longitudinal tentang dampak pelatihan manajemen waktu dan teknologi informasi bagi guru dapat memberikan wawasan tentang peningkatan kualitas pembelajaran dalam jangka panjang. Akhirnya, pengembangan kerangka evaluasi berkelanjutan yang mengintegrasikan umpan balik dari guru, siswa, dan orang tua dapat menjadi fokus untuk memastikan keseimbangan antara otonomi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah..
<br>Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Negeri 11 Kendari memberikan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, namun juga menimbulkan peningkatan beban administratif yang dapat mengganggu fokus mengajar.Keberhasilan implementasi MBS sangat dipengaruhi oleh dukungan sistem, kepemimpinan sekolah yang visioner dan inklusif, serta partisipasi aktif komunitas sekolah yang menyediakan sumber daya dan umpan balik konstruktif.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara otonomi, akuntabilitas, dan beban kerja guru, sehingga MBS dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan secara inklusif
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengembangan profesional guru di SMA Negeri 11 Kendari. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana persepsi guru terhadap pengembangan profesional mereka. Tujuan penelitian adalah menganalisis persepsi guru terhadap implementasi MBS dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya dalam pengembangan profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap guru-guru, yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui proses transkripsi, pengkodean, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pola-pola yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBS memberikan fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp" type="image/webp" length="101052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-9395c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-ee7c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/persepsi-guru-motivasi-madrasah-pengembangan-profe-thumb-904b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi E Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi E Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi E Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58890-adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">146527b03db14b37961ee48b4b81f266</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:17:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ edum journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ adam adam 27 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,adam,common,crawl,edum,journal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan gabungan antara modul tatap muka dan daring untuk meningkatkan kompetensi digital guru di SMK terpencil, sehingga mempercepat adopsi sistem E-Kinerja. Selain itu, studi mengenai dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan gabungan antara modul tatap muka dan daring untuk meningkatkan kompetensi digital guru di SMK terpencil, sehingga mempercepat adopsi sistem E-Kinerja. Selain itu, studi mengenai dampak inisiatif infrastruktur internet berbasis komunitas, seperti jaringan satelit atau mesh, terhadap tingkat penggunaan E-Kinerja di sekolah dengan konektivitas terbatas dapat memberikan wawasan kebijakan yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian tentang peran jaringan mentor sebaya antar guru dalam mengurangi resistensi terhadap transformasi digital dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan sistem E-Kinerja akan memperkuat strategi adopsi teknologi di lingkungan pendidikan.. Implementasi sistem E-Kinerja di SMK Negeri Kolaka Utara menghasilkan hasil yang beragam, dipengaruhi oleh faktor utama seperti kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi digital guru, dan dukungan kebijakan sekolah.Sekolah dengan infrastruktur memadai (SMK Negeri 3) dapat mengadopsi sistem secara efektif, sedangkan sekolah dengan keterbatasan (SMK Negeri 4) menghadapi hambatan signifikan, termasuk keterbatasan akses internet dan resistensi perubahan.Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif yang memperhatikan kondisi geografis, peningkatan infrastruktur, pelatihan digital guru, serta kebijakan yang mendukung untuk memastikan keberhasilan transformasi digital dalam manajemen kinerja guru Era digitalisasi telah mendorong transformasi pendidikan, termasuk dalam evaluasi kinerja guru. Sistem E-Kinerja diterapkan untuk meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi penilaian, dan profesionalisme guru di SMK Negeri Kolaka Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Kolaka Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Kinerja mempercepat evaluasi kinerja guru, meningkatkan efisiensi pelaporan, serta meningkatkan akuntabilitas tenaga pendidik. Namun, implementasi sistem ini menghadapi tantangan dalam hal kesiapan infrastruktur, keterampilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" alt="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-2a62d.webp" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-2a62d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-2a62d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-2a62d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" alt="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-909d3.webp" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-909d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-909d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-909d3.webp 1x" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" alt="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58890-adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-sist" title="JURIS - Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara" target="_blank">Implementasi E-Kinerja untuk Peningkatan Kinerja Guru di SMK Negeri Kolaka Utara</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan gabungan antara modul tatap muka dan daring untuk meningkatkan kompetensi digital guru di SMK terpencil, sehingga mempercepat adopsi sistem E-Kinerja. Selain itu, studi mengenai dampak inisiatif infrastruktur internet berbasis komunitas, seperti jaringan satelit atau mesh, terhadap tingkat penggunaan E-Kinerja di sekolah dengan konektivitas terbatas dapat memberikan wawasan kebijakan yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian tentang peran jaringan mentor sebaya antar guru dalam mengurangi resistensi terhadap transformasi digital dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan sistem E-Kinerja akan memperkuat strategi adopsi teknologi di lingkungan pendidikan..
<br>Implementasi sistem E-Kinerja di SMK Negeri Kolaka Utara menghasilkan hasil yang beragam, dipengaruhi oleh faktor utama seperti kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi digital guru, dan dukungan kebijakan sekolah.Sekolah dengan infrastruktur memadai (SMK Negeri 3) dapat mengadopsi sistem secara efektif, sedangkan sekolah dengan keterbatasan (SMK Negeri 4) menghadapi hambatan signifikan, termasuk keterbatasan akses internet dan resistensi perubahan.Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif yang memperhatikan kondisi geografis, peningkatan infrastruktur, pelatihan digital guru, serta kebijakan yang mendukung untuk memastikan keberhasilan transformasi digital dalam manajemen kinerja guru
<br>Era digitalisasi telah mendorong transformasi pendidikan, termasuk dalam evaluasi kinerja guru. Sistem E-Kinerja diterapkan untuk meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi penilaian, dan profesionalisme guru di SMK Negeri Kolaka Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen di SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Kolaka Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Kinerja mempercepat evaluasi kinerja guru, meningkatkan efisiensi pelaporan, serta meningkatkan akuntabilitas tenaga pendidik. Namun, implementasi sistem ini menghadapi tantangan dalam hal kesiapan infrastruktur, keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp" type="image/webp" length="108356" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-b4065.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-2a62d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/adopsi-sistem-model-evaluasi-smk3-era-digital-tata-thumb-909d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-106-unwir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19629-edum-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 16 Aug 2026 21:17:03 +0700. 24 items. Served in: 5.641 seconds [rss] -->
