<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 17:31:50 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:31:50 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-06T17:31:50+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64605-manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-prenat</link>
	<guid isPermaLink="false">0745bb5f0f5c57852f2ab5f756f9811d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari praktik prenatal yoga terhadap kesehatan ibu dan janin, serta membandingkan efektivitas prenatal yoga dengan intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupunktur atau terapi suara. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari praktik prenatal yoga terhadap kesehatan ibu dan janin, serta membandingkan efektivitas prenatal yoga dengan intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupunktur atau terapi suara. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan lingkungan sosial terhadap adopsi praktik prenatal yoga oleh ibu hamil di berbagai daerah. Penelitian juga diperlukan untuk mengembangkan strategi edukasi yang lebih personalisasi berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu hamil, serta mengevaluasi efektivitas program prenatal yoga dalam mengurangi komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau diabetes gestasional.. Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 18 responden (60%) berpengetahuan cukup sebelum edukasi prenatal yoga.Namun, setelah diberikan edukasi, tidak ada lagi responden yang berada dikategori cukup.Sebagian besar dari responden yaitu 22 responden (73%) berpengetahuan baik setelah edukasi prenatal yoga.Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan atau pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi dengan peningkatan pengetahuan ibu hamil.Edukasi yang diberikan biasanya mencakup manfaat prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung, melatih pernapasan, dan relaksasi serta keamanan gerakannya bagi janin Latar Belakang: Perubahan pada ibu hamil terjadi mulai awal trimester pertama dan memuncak pada waktu persalinan. Perubahan ini dapat ditoleransi baik pada wanita sehat, tapi dapat memperburuk atau menimbulkan penyakit yang sudah ada sebelum kehamilan (Yulizawati et al., 2017). Prenatal yoga merupakan modifikasi dari gerakan-gerakan yoga yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh ibu hamil yang bertujuan untuk mempersiapkan secara fisik, mental dan spiritual ibu hamil untuk menghadapi proses persalinan. Berdasarkan data kunjungan ibu hamil terhitung dari bulan november 2025 - januari 2026 berjumlah 114 orang. Banyak keluhan ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil seperti cemas, nyeri punggung, mudah lelah menjadi ketertarikan peneliti untuk memberikan edukasi tentang prenatal yoga pada kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-11317.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-11317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-11317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-11317.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-c35a7.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-c35a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-c35a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-c35a7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64605-manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-prenat" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak" target="_blank">Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga di UPT Puskesmas Pal III Pontianak</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari praktik prenatal yoga terhadap kesehatan ibu dan janin, serta membandingkan efektivitas prenatal yoga dengan intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupunktur atau terapi suara. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan lingkungan sosial terhadap adopsi praktik prenatal yoga oleh ibu hamil di berbagai daerah. Penelitian juga diperlukan untuk mengembangkan strategi edukasi yang lebih personalisasi berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu hamil, serta mengevaluasi efektivitas program prenatal yoga dalam mengurangi komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau diabetes gestasional..
<br>Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 18 responden (60%) berpengetahuan cukup sebelum edukasi prenatal yoga.Namun, setelah diberikan edukasi, tidak ada lagi responden yang berada dikategori cukup.Sebagian besar dari responden yaitu 22 responden (73%) berpengetahuan baik setelah edukasi prenatal yoga.Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan atau pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi dengan peningkatan pengetahuan ibu hamil.Edukasi yang diberikan biasanya mencakup manfaat prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung, melatih pernapasan, dan relaksasi serta keamanan gerakannya bagi janin
<br>Latar Belakang: Perubahan pada ibu hamil terjadi mulai awal trimester pertama dan memuncak pada waktu persalinan. Perubahan ini dapat ditoleransi baik pada wanita sehat, tapi dapat memperburuk atau menimbulkan penyakit yang sudah ada sebelum kehamilan (Yulizawati et al., 2017). Prenatal yoga merupakan modifikasi dari gerakan-gerakan yoga yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh ibu hamil yang bertujuan untuk mempersiapkan secara fisik, mental dan spiritual ibu hamil untuk menghadapi proses persalinan. Berdasarkan data kunjungan ibu hamil terhitung dari bulan november 2025 - januari 2026 berjumlah 114 orang. Banyak keluhan ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil seperti cemas, nyeri punggung, mudah lelah menjadi ketertarikan peneliti untuk memberikan edukasi tentang prenatal yoga pada kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp" type="image/webp" length="55496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-11317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-c35a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/manfaat-prenatal-yoga-hamil-pengetahuan-edukasi-pr-thumb-5fa57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64603-pengembangan-aplikasi-kalender-subur</link>
	<guid isPermaLink="false">6f989cd490f0ac4f4c1f146a7312318f</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi kalender menstruasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan calon pengantin, seperti menambahkan fitur edukasi berbasis video atau simulasi siklus menstruasi. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi kalender menstruasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan calon pengantin, seperti menambahkan fitur edukasi berbasis video atau simulasi siklus menstruasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak pendidikan formal terhadap pemahaman penggunaan aplikasi tersebut, khususnya bagi perempuan dengan latar belakang pendidikan rendah. Terakhir, studi lanjutan dapat membandingkan efektivitas berbagai metode edukasi (digital vs non-digital) dalam meningkatkan pengetahuan tentang masa subur, termasuk pengaruh faktor budaya dan lingkungan terhadap penerimaan teknologi tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar calon pengantin di KUA Kecamatan Klojen, Kota Malang memiliki tingkat pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi pada kategori sedang serta tingkat pengetahuan mengenai masa subur pada kategori baik.Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan korelasi rendah antara pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi dan pengetahuan mengenai masa subur pada calon pengantin.Dengan demikian, semakin optimal pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi, maka pengetahuan calon pengantin mengenai masa subur cenderung semakin baik Banyak calon pengantin (catin) belum paham cara memperkirakan masa subur secara tepat, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kehamilan yang tidak direncanakan. Kurangnya pengetahuan ini sering disebabkan oleh minimnya akses terhadap informasi atau rendahnya pemanfaatan alat bantu seperti aplikasi kalender menstruasi. Tanpa perencanaan yang tepat, risiko kehamilan tidak diinginkan, gangguan kesuburan, dan masalah reproduksi dapat meningkat. Riset ini bermaksud guna memahami hubungan antara pendayagunaan aplikasi kalender menstruasi pada ilmu catin mengenai cara memperkirakan masa subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang. Studi ini memakai desain studi analitik korelasi pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 43 catin perempuan di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang pada 19-24 Juni 2025, memakai pendekatan purposive sampling buat mendapatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-25970.webp" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-25970.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-25970.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-25970.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-e2e1a.webp" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-e2e1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-e2e1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-e2e1a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64603-pengembangan-aplikasi-kalender-subur" title="JURIS - Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang" target="_blank">Hubungan Pemanfaatan Aplikasi Kalender Menstruasi dengan Pengetahuan Catin Mengenai Cara Memperkirakan Masa Subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi kalender menstruasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan calon pengantin, seperti menambahkan fitur edukasi berbasis video atau simulasi siklus menstruasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak pendidikan formal terhadap pemahaman penggunaan aplikasi tersebut, khususnya bagi perempuan dengan latar belakang pendidikan rendah. Terakhir, studi lanjutan dapat membandingkan efektivitas berbagai metode edukasi (digital vs non-digital) dalam meningkatkan pengetahuan tentang masa subur, termasuk pengaruh faktor budaya dan lingkungan terhadap penerimaan teknologi tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar calon pengantin di KUA Kecamatan Klojen, Kota Malang memiliki tingkat pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi pada kategori sedang serta tingkat pengetahuan mengenai masa subur pada kategori baik.Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan korelasi rendah antara pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi dan pengetahuan mengenai masa subur pada calon pengantin.Dengan demikian, semakin optimal pemanfaatan aplikasi kalender menstruasi, maka pengetahuan calon pengantin mengenai masa subur cenderung semakin baik
<br>Banyak calon pengantin (catin) belum paham cara memperkirakan masa subur secara tepat, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kehamilan yang tidak direncanakan. Kurangnya pengetahuan ini sering disebabkan oleh minimnya akses terhadap informasi atau rendahnya pemanfaatan alat bantu seperti aplikasi kalender menstruasi. Tanpa perencanaan yang tepat, risiko kehamilan tidak diinginkan, gangguan kesuburan, dan masalah reproduksi dapat meningkat. Riset ini bermaksud guna memahami hubungan antara pendayagunaan aplikasi kalender menstruasi pada ilmu catin mengenai cara memperkirakan masa subur di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang. Studi ini memakai desain studi analitik korelasi pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 43 catin perempuan di KUA Kecamatan Klojen Kota Malang pada 19-24 Juni 2025, memakai pendekatan purposive sampling buat mendapatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp" type="image/webp" length="94616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-25970.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-cfb8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/pengembangan-aplikasi-kalender-subur-pengetahuan-m-thumb-e2e1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64602-reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kel</link>
	<guid isPermaLink="false">a475638c81d1d3fda411bc1faa80ed68</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat bahwa penelitian ini bersifat kuantitatif dan cross-sectional, serta menyoroti pentingnya edukasi, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk pemahaman lebih mendalam dan intervensi yang lebih efektif. Pertama, akan sangat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025: Mengingat bahwa penelitian ini bersifat kuantitatif dan cross-sectional, serta menyoroti pentingnya edukasi, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk pemahaman lebih mendalam dan intervensi yang lebih efektif. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian intervensi yang dirancang secara longitudinal. Misalnya, sebuah studi dapat mengevaluasi seberapa efektif program edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi di sekolah, melibatkan guru, konselor, dan orang tua, dalam meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan pada akhirnya mengurangi perilaku pacaran berisiko pada remaja SMK. Penelitian ini bisa melacak perubahan perilaku dan pemahaman remaja selama periode waktu tertentu untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut. Kedua, karena studi ini mengidentifikasi hubungan tetapi tidak menggali alasan mendalam, penelitian kualitatif akan sangat berharga. Studi ini bisa fokus pada bagaimana remaja SMK secara pribadi menginterpretasikan risiko pacaran, bagaimana norma-norma sosial dan tekanan teman sebaya memengaruhi keputusan mereka, serta bagaimana komunikasi di dalam keluarga membentuk pandangan mereka tentang kesehatan reproduksi dan perilaku pacaran. Mengumpulkan cerita dan pengalaman langsung remaja dapat memberikan wawasan yang kaya dan nuansa yang tidak tertangkap oleh data kuantitatif. Terakhir, mengingat karakteristik unik remaja SMK yang disebutkan dalam latar belakang, penelitian komparatif bisa memberikan gambaran yang lebih luas. Kita bisa membandingkan tingkat pengetahuan, sikap, dan prevalensi perilaku pacaran berisiko antara remaja SMK dan SMA, atau bahkan remaja di perkotaan dan pedesaan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin berperan. Ini akan membantu dalam mengembangkan strategi pencegahan yang lebih adaptif dan relevan dengan beragam lingkungan dan kebutuhan remaja.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pacaran berisiko pada remaja dengan nilai p=0,000 dan terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku pacaran berisiko dengan nilai p=0,000.Dengan demikian, pengetahuan dan sikap berhubungan terhadap perilaku pacaran berisiko pada remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025 Perilaku pacaran berisiko pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat berdampak pada kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, serta gangguan psikologis dan sosial. Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif remaja terhadap kesehatan reproduksi menjadi faktor yang dapat memengaruhi perilaku pacaran berisiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pacaran berisiko pada remaja di SMK 16 Jakarta Tahun 2025. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-2458a.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-2458a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-2458a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-2458a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-5b8a6.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-5b8a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-5b8a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-5b8a6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64602-reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kel" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025" target="_blank">Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pacaran Berisiko pada Remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025</a>: Mengingat bahwa penelitian ini bersifat kuantitatif dan cross-sectional, serta menyoroti pentingnya edukasi, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk pemahaman lebih mendalam dan intervensi yang lebih efektif. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian intervensi yang dirancang secara longitudinal. Misalnya, sebuah studi dapat mengevaluasi seberapa efektif program edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi di sekolah, melibatkan guru, konselor, dan orang tua, dalam meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan pada akhirnya mengurangi perilaku pacaran berisiko pada remaja SMK. Penelitian ini bisa melacak perubahan perilaku dan pemahaman remaja selama periode waktu tertentu untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut. Kedua, karena studi ini mengidentifikasi hubungan tetapi tidak menggali alasan mendalam, penelitian kualitatif akan sangat berharga. Studi ini bisa fokus pada bagaimana remaja SMK secara pribadi menginterpretasikan risiko pacaran, bagaimana norma-norma sosial dan tekanan teman sebaya memengaruhi keputusan mereka, serta bagaimana komunikasi di dalam keluarga membentuk pandangan mereka tentang kesehatan reproduksi dan perilaku pacaran. Mengumpulkan cerita dan pengalaman langsung remaja dapat memberikan wawasan yang kaya dan nuansa yang tidak tertangkap oleh data kuantitatif. Terakhir, mengingat karakteristik unik remaja SMK yang disebutkan dalam latar belakang, penelitian komparatif bisa memberikan gambaran yang lebih luas. Kita bisa membandingkan tingkat pengetahuan, sikap, dan prevalensi perilaku pacaran berisiko antara remaja SMK dan SMA, atau bahkan remaja di perkotaan dan pedesaan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin berperan. Ini akan membantu dalam mengembangkan strategi pencegahan yang lebih adaptif dan relevan dengan beragam lingkungan dan kebutuhan remaja..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pacaran berisiko pada remaja dengan nilai p=0,000 dan terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku pacaran berisiko dengan nilai p=0,000.Dengan demikian, pengetahuan dan sikap berhubungan terhadap perilaku pacaran berisiko pada remaja di SMK PGRI 16 Jakarta Tahun 2025
<br>Perilaku pacaran berisiko pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat berdampak pada kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, serta gangguan psikologis dan sosial. Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif remaja terhadap kesehatan reproduksi menjadi faktor yang dapat memengaruhi perilaku pacaran berisiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pacaran berisiko pada remaja di SMK 16 Jakarta Tahun 2025. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp" type="image/webp" length="98040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-2458a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-5b8a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/reaksi-negatif-remaja-reproduksi-kelas-xi-pemahama-thumb-a3d36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber KB SKB Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber KB SKB Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber KB SKB Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64601-promosi-konseling-kb-strategi-berimbang</link>
	<guid isPermaLink="false">c459e865d0a14c31646987f2fb81c286</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan pelatihan intensif untuk bidan tentang penggunaan Strategi Konseling Berimbang (SKB) agar pengetahuan mereka meningkat dan dapat memberikan pelayanan KB yang lebih efektif. Kedua, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas: Pertama, perlu dilakukan pelatihan intensif untuk bidan tentang penggunaan Strategi Konseling Berimbang (SKB) agar pengetahuan mereka meningkat dan dapat memberikan pelayanan KB yang lebih efektif. Kedua, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan efektivitas SKB dan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) dalam meningkatkan pemahaman klien tentang kontrasepsi. Ketiga, penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan bidan, seperti pengalaman kerja, akses pelatihan, dan ketersediaan sumber daya pendukung. Dengan mengembangkan pelatihan, memperbandingkan metode konseling, dan menganalisis faktor penentu pengetahuan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan KB secara signifikan. Selain itu, penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi peran teknologi dalam menyampaikan informasi kontrasepsi kepada bidan dan klien. Studi tentang kepuasan klien terhadap metode konseling yang berbeda juga penting untuk memastikan layanan KB sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta inovasi dalam penyelenggaraan KB yang lebih inklusif dan efektif.. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang sangat signifikan antara SKB dan ABPK pada bidan.Pengetahuan kategori baik pada ABPK mencapai 85,3%, sedangkan pada SKB hanya 2,7%, dengan selisih 82,6%.Rata-rata pengetahuan ABPK (mean 2,85) lebih tinggi satu tingkat dibandingkan SKB (mean 1,69), menunjukkan kesenjangan pemahaman yang sangat nyata Latar Belakang : Penyelenggaraan layanan KB masih belum dilakukan secara maksimal terlihat dari hanya sedikit permasalahan yang teridentifikasi, 1,1 miliar pasangan usia subur, ada 270 juta jiwa yang tidak memakai kontrasepsi yang paling signifikan dalam peserta Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih rendah. Pengetahuan bidan yang kurang terkait perlindungan, keterampilan konseling, serta keterampilan menggunakan alat bantu konseling untuk mempermudah dalam memberikan penjelasan kepada klien menjadi salah satu penyebab dekadensi penggunaan konseling KB. Tujuan : Untuk mendeskripsikan perbedaan tingkat pengetahuan tentang alat pengambilan keputusan ber-KB (SKB)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-9ced8.webp" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-9ced8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-9ced8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-9ced8.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-b4e1c.webp" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-b4e1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-b4e1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-b4e1c.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64601-promosi-konseling-kb-strategi-berimbang" title="JURIS - Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas" target="_blank">Deskripsi Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Pengambilan Keputusan Ber-KB (SKB) Dan ABPK Pada Bidan di Kabupaten Banyumas</a>: Pertama, perlu dilakukan pelatihan intensif untuk bidan tentang penggunaan Strategi Konseling Berimbang (SKB) agar pengetahuan mereka meningkat dan dapat memberikan pelayanan KB yang lebih efektif. Kedua, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan efektivitas SKB dan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) dalam meningkatkan pemahaman klien tentang kontrasepsi. Ketiga, penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan bidan, seperti pengalaman kerja, akses pelatihan, dan ketersediaan sumber daya pendukung. Dengan mengembangkan pelatihan, memperbandingkan metode konseling, dan menganalisis faktor penentu pengetahuan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan KB secara signifikan. Selain itu, penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi peran teknologi dalam menyampaikan informasi kontrasepsi kepada bidan dan klien. Studi tentang kepuasan klien terhadap metode konseling yang berbeda juga penting untuk memastikan layanan KB sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta inovasi dalam penyelenggaraan KB yang lebih inklusif dan efektif..
<br>Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang sangat signifikan antara SKB dan ABPK pada bidan.Pengetahuan kategori baik pada ABPK mencapai 85,3%, sedangkan pada SKB hanya 2,7%, dengan selisih 82,6%.Rata-rata pengetahuan ABPK (mean 2,85) lebih tinggi satu tingkat dibandingkan SKB (mean 1,69), menunjukkan kesenjangan pemahaman yang sangat nyata
<br>Latar Belakang : Penyelenggaraan layanan KB masih belum dilakukan secara maksimal terlihat dari hanya sedikit permasalahan yang teridentifikasi, 1,1 miliar pasangan usia subur, ada 270 juta jiwa yang tidak memakai kontrasepsi yang paling signifikan dalam peserta Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih rendah. Pengetahuan bidan yang kurang terkait perlindungan, keterampilan konseling, serta keterampilan menggunakan alat bantu konseling untuk mempermudah dalam memberikan penjelasan kepada klien menjadi salah satu penyebab dekadensi penggunaan konseling KB. Tujuan : Untuk mendeskripsikan perbedaan tingkat pengetahuan tentang alat pengambilan keputusan ber-KB (SKB)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp" type="image/webp" length="66324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-9ced8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-b4e1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/promosi-konseling-kb-strategi-berimbang-alat-bantu-thumb-47361.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64600-klaster-risiko-rendah-penilaian-r</link>
	<guid isPermaLink="false">d28e0cd4a784ba83b30afe89ef4bc6ce</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ergonomi seperti penggunaan kursi ergonomis atau monitor layar datar terhadap pengurangan keluhan muskuloskeletal. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ergonomi seperti penggunaan kursi ergonomis atau monitor layar datar terhadap pengurangan keluhan muskuloskeletal. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas metode ROSA dengan alat penilaian ergonomi lainnya dalam konteks lokal. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor psikologis seperti stres kerja atau kelelahan mental yang mungkin memperparah risiko ergonomi, serta mengkaji peran pelatihan micro-break yang lebih sistematis dalam mengurangi beban kerja fisik. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan rekomendasi yang lebih spesifik untuk lingkungan kerja perkantoran di Indonesia.. Berdasarkan penilaian menggunakan metode ROSA, sebagian besar pekerja (70%) berada pada kategori risiko ergonomi rendah, sedangkan 30% lainnya termasuk dalam kategori risiko tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi kerja secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat sejumlah pekerja yang berpotensi mengalami masalah ergonomi.Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan workstation serta pemberian edukasi ergonomi secara berkala guna mencegah terjadinya gangguan muskuloskeletal di kemudian hari Pekerja administrasi perkantoran umumnya bekerja dalam posisi duduk statis dan menggunakan komputer dalam durasi panjang, sehingga berpotensi meningkatkan risiko ergonomi dan keluhan muskuloskeletal. Penilaian risiko ergonomi workstation diperlukan sebagai dasar perbaikan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat risiko ergonomi berdasarkan penilaian postur kerja menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) pada pekerja administrasi PT Z. Hasil menunjukkan bahwa 14 responden (70,0%) berada pada kategori risiko rendah (skor O5) dan 6 responden (30,0%) berada pada kategori risiko tinggi (skor >5). Keluhan muskuloskeletal paling banyak dilaporkan pada bahu dan punggung atas. Meskipun mayoritas pekerja berada pada kategori risiko rendah, proporsi risiko tinggi menunjukkan perlunya intervensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-cd94f.webp" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-cd94f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-cd94f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-cd94f.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" alt="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-f5a91.webp" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-f5a91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-f5a91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-f5a91.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" alt="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" alt="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64600-klaster-risiko-rendah-penilaian-r" title="JURIS - Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA" target="_blank">Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Ergonomi pada Pekerja Administrasi Menggunakan Metode ROSA</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ergonomi seperti penggunaan kursi ergonomis atau monitor layar datar terhadap pengurangan keluhan muskuloskeletal. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas metode ROSA dengan alat penilaian ergonomi lainnya dalam konteks lokal. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor psikologis seperti stres kerja atau kelelahan mental yang mungkin memperparah risiko ergonomi, serta mengkaji peran pelatihan micro-break yang lebih sistematis dalam mengurangi beban kerja fisik. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan rekomendasi yang lebih spesifik untuk lingkungan kerja perkantoran di Indonesia..
<br>Berdasarkan penilaian menggunakan metode ROSA, sebagian besar pekerja (70%) berada pada kategori risiko ergonomi rendah, sedangkan 30% lainnya termasuk dalam kategori risiko tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi kerja secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat sejumlah pekerja yang berpotensi mengalami masalah ergonomi.Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan workstation serta pemberian edukasi ergonomi secara berkala guna mencegah terjadinya gangguan muskuloskeletal di kemudian hari
<br>Pekerja administrasi perkantoran umumnya bekerja dalam posisi duduk statis dan menggunakan komputer dalam durasi panjang, sehingga berpotensi meningkatkan risiko ergonomi dan keluhan muskuloskeletal. Penilaian risiko ergonomi workstation diperlukan sebagai dasar perbaikan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat risiko ergonomi berdasarkan penilaian postur kerja menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) pada pekerja administrasi PT Z. Hasil menunjukkan bahwa 14 responden (70,0%) berada pada kategori risiko rendah (skor O5) dan 6 responden (30,0%) berada pada kategori risiko tinggi (skor >5). Keluhan muskuloskeletal paling banyak dilaporkan pada bahu dan punggung atas. Meskipun mayoritas pekerja berada pada kategori risiko rendah, proporsi risiko tinggi menunjukkan perlunya intervensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp" type="image/webp" length="87864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-cd94f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-f5a91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klaster-risiko-rendah-penilaian-kuantitatif-ergono-thumb-4d208.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literature Review Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature Review Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature Review Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64599-rumah-risiko-ispa-balita-literature-review</link>
	<guid isPermaLink="false">9915d34262048c23a4271aa75ccf9a76</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak paparan asap rokok di dalam rumah terhadap risiko ISPA pada balita dengan pendekatan longitudinal. 2. Evaluasi efektivitas program imunisasi dasar dalam mencegah ISPA di kalangan balita di daerah dengan akses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak paparan asap rokok di dalam rumah terhadap risiko ISPA pada balita dengan pendekatan longitudinal. 2. Evaluasi efektivitas program imunisasi dasar dalam mencegah ISPA di kalangan balita di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas. 3. Studi tentang pengaruh pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap penerapan praktik perawatan anak yang mendukung pencegahan ISPA, dengan fokus pada faktor sosial ekonomi yang memengaruhi perilaku kesehatan.. Kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti paparan asap rokok, kualitas lingkungan, dan perilaku kesehatan.Faktor biologis dan pendidikan ibu juga berkontribusi signifikan.Upaya pencegahan ISPA perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan kesehatan keluarga, perbaikan lingkungan, dan optimalisasi imunisasi serta gizi.Keterbatasan penelitian sebelumnya menunjukkan perlu adanya penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita melalui kajian literature review. Pencarian artikel dilakukan menggunakan database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Neliti dengan rentang publikasi lima tahun terakhir. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk melihat faktor risiko dominan yang memengaruhi kejadian ISPA pada balita. Hasil review menunjukkan bahwa kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bersifat multifaktorial. Faktor yang paling sering ditemukan berhubungan signifikan adalah paparan asap rokok di dalam rumah, ventilasi dan kualitas lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-de696.webp" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-de696.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-de696.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-de696.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" alt="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" alt="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-731e8.webp" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-731e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-731e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-731e8.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" alt="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64599-rumah-risiko-ispa-balita-literature-review" title="JURIS - Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita" target="_blank">Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak paparan asap rokok di dalam rumah terhadap risiko ISPA pada balita dengan pendekatan longitudinal. 2. Evaluasi efektivitas program imunisasi dasar dalam mencegah ISPA di kalangan balita di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas. 3. Studi tentang pengaruh pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap penerapan praktik perawatan anak yang mendukung pencegahan ISPA, dengan fokus pada faktor sosial ekonomi yang memengaruhi perilaku kesehatan..
<br>Kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti paparan asap rokok, kualitas lingkungan, dan perilaku kesehatan.Faktor biologis dan pendidikan ibu juga berkontribusi signifikan.Upaya pencegahan ISPA perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan kesehatan keluarga, perbaikan lingkungan, dan optimalisasi imunisasi serta gizi.Keterbatasan penelitian sebelumnya menunjukkan perlu adanya penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif
<br>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita melalui kajian literature review. Pencarian artikel dilakukan menggunakan database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Neliti dengan rentang publikasi lima tahun terakhir. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk melihat faktor risiko dominan yang memengaruhi kejadian ISPA pada balita. Hasil review menunjukkan bahwa kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bersifat multifaktorial. Faktor yang paling sering ditemukan berhubungan signifikan adalah paparan asap rokok di dalam rumah, ventilasi dan kualitas lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp" type="image/webp" length="68046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-de696.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-ea959.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/rumah-risiko-ispa-balita-literature-review-faktor-thumb-731e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64598-bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohc</link>
	<guid isPermaLink="false">463bfafc0e094ecebe5fd66961e9707d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien TB, perlu dilakukan upaya sistematis dalam meningkatkan dukungan keluarga. Perawat dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan dukungan keluarga melalui pemberian informasi, penilaian, instrumentasi, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis: Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien TB, perlu dilakukan upaya sistematis dalam meningkatkan dukungan keluarga. Perawat dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan dukungan keluarga melalui pemberian informasi, penilaian, instrumentasi, dan dukungan emosional. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup pasien TB, seperti komorbiditas dan masalah sosial ekonomi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang baik mengakibatkan kualitas hidup yang buruk bagi pasien TB.Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien TB.Sebuah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis, yaitu pendidikan, usia, komorbiditas, dan stres mental Tuberkulosis (TB) memengaruhi kualitas hidup pasien dan meningkatkan angka kematian. Salah satu faktor yang mungkin berkontribusi adalah dukungan keluarga, yang berfungsi sebagai panduan untuk kebijakan dan tindakan konkret. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien tuberkulosis. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada 35 pasien TB menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan nilai p sebesar 0,0001, menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien tuberkulosis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-d4251.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-d4251.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-d4251.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-d4251.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-fd2b4.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-fd2b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-fd2b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-fd2b4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64598-bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohc" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis" target="_blank">Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis</a>: Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien TB, perlu dilakukan upaya sistematis dalam meningkatkan dukungan keluarga. Perawat dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan dukungan keluarga melalui pemberian informasi, penilaian, instrumentasi, dan dukungan emosional. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup pasien TB, seperti komorbiditas dan masalah sosial ekonomi..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang baik mengakibatkan kualitas hidup yang buruk bagi pasien TB.Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien TB.Sebuah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis, yaitu pendidikan, usia, komorbiditas, dan stres mental
<br>Tuberkulosis (TB) memengaruhi kualitas hidup pasien dan meningkatkan angka kematian. Salah satu faktor yang mungkin berkontribusi adalah dukungan keluarga, yang berfungsi sebagai panduan untuk kebijakan dan tindakan konkret. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien tuberkulosis. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada 35 pasien TB menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan nilai p sebesar 0,0001, menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien tuberkulosis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp" type="image/webp" length="63366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-d4251.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-fd2b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/bta-pasien-tb-hidup-lansia-ohca-hubungan-dukungan-thumb-8e567.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital Majalengka in 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital Majalengka in 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital Majalengka in 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64597-literasi-digital-konselor-tenaga</link>
	<guid isPermaLink="false">5a3c6c929d776902baf966801239cf3d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ john jackson ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep chandra ]]></category>
	<category><![CDATA[ opan baehaqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asep,baehaqi,chandra,jackson,john,opan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain longitudinal atau pendekatan campuran untuk lebih mendalami dinamika perkembangan literasi digital tenaga kesehatan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian di berbagai fasilitas kesehatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital, Majalengka, in 2026: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain longitudinal atau pendekatan campuran untuk lebih mendalami dinamika perkembangan literasi digital tenaga kesehatan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian di berbagai fasilitas kesehatan untuk meningkatkan generalisasi hasil dan memahami perbedaan literasi digital di berbagai setting. Eksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi literasi digital, seperti pelatihan, dukungan organisasi, dan infrastruktur teknologi, juga penting untuk dilakukan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang program pelatihan yang lebih efektif dan terarah bagi tenaga kesehatan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan teknis dasar dan mengoptimalkan penggunaan sistem digital. Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, akurasi data, dan kualitas keseluruhan layanan kesehatan di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat literasi digital tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Talaga, Majalengka pada tahun 2026 berada pada kategori tinggi dengan persentase 82%.Semua delapan dimensi literasi digital, yaitu keterampilan fungsional dan di luar itu, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kemampuan mencari dan memilih informasi, berpikir kritis dan evaluasi, pemahaman budaya dan sosial, serta keselamatan digital, juga berada pada kategori tinggi.Temuan ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan telah siap menghadapi transformasi digital, khususnya dalam penggunaan rekam medis elektronik dan sistem informasi kesehatan.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti desain cross-sectional yang hanya menggambarkan kondisi pada satu titik waktu, cakupan lokasi yang terbatas di satu rumah sakit regional, dan penggunaan instrumen self-report yang dapat menyebabkan persepsi responden yang bias.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan desain longitudinal atau pendekatan campuran untuk lebih mendalami dinamika perkembangan literasi digital, serta memperluas cakupan penelitian ke berbagai fasilitas kesehatan untuk meningkatkan generalisasi hasil.Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi literasi digital, seperti pelatihan, dukungan organisasi, dan infrastruktur teknologi.Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merancang program pelatihan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan teknis dasar dan mengoptimalkan penggunaan sistem digital.Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, akurasi data, dan kualitas keseluruhan layanan kesehatan di era digital Perkembangan pesat teknologi kesehatan digital di era Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 telah menuntut kompetensi digital yang memadai di kalangan tenaga kesehatan; Namun, bukti empiris di rumah sakit regional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat literasi digital tenaga kesehatan di rumah sakit umum regional pada tahun 2026 berdasarkan delapan dimensi kompetensi digital. Desain kuantitatif deskriptif cross-sectional digunakan, melibatkan seluruh 90 tenaga kesehatan melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan sangat andal (Cronbach's Alpha = 0.970), diukur menggunakan skala Likert enam poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa secara keseluruhan literasi digital berada pada tingkat tinggi (82%), dengan skor tertinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp 1x" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" alt="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-180d8.webp" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-180d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-180d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-180d8.webp 1x" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" alt="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-cc435.webp" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-cc435.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-cc435.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-cc435.webp 1x" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" alt="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64597-literasi-digital-konselor-tenaga" title="JURIS - An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026" target="_blank">An Overview of the Digital Literacy Level of Healthcare Workers at Talaga Regional General Hospital,  Majalengka, in 2026</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain longitudinal atau pendekatan campuran untuk lebih mendalami dinamika perkembangan literasi digital tenaga kesehatan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian di berbagai fasilitas kesehatan untuk meningkatkan generalisasi hasil dan memahami perbedaan literasi digital di berbagai setting. Eksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi literasi digital, seperti pelatihan, dukungan organisasi, dan infrastruktur teknologi, juga penting untuk dilakukan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang program pelatihan yang lebih efektif dan terarah bagi tenaga kesehatan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan teknis dasar dan mengoptimalkan penggunaan sistem digital. Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, akurasi data, dan kualitas keseluruhan layanan kesehatan di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat literasi digital tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Talaga, Majalengka pada tahun 2026 berada pada kategori tinggi dengan persentase 82%.Semua delapan dimensi literasi digital, yaitu keterampilan fungsional dan di luar itu, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kemampuan mencari dan memilih informasi, berpikir kritis dan evaluasi, pemahaman budaya dan sosial, serta keselamatan digital, juga berada pada kategori tinggi.Temuan ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan telah siap menghadapi transformasi digital, khususnya dalam penggunaan rekam medis elektronik dan sistem informasi kesehatan.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti desain cross-sectional yang hanya menggambarkan kondisi pada satu titik waktu, cakupan lokasi yang terbatas di satu rumah sakit regional, dan penggunaan instrumen self-report yang dapat menyebabkan persepsi responden yang bias.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan desain longitudinal atau pendekatan campuran untuk lebih mendalami dinamika perkembangan literasi digital, serta memperluas cakupan penelitian ke berbagai fasilitas kesehatan untuk meningkatkan generalisasi hasil.Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi literasi digital, seperti pelatihan, dukungan organisasi, dan infrastruktur teknologi.Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merancang program pelatihan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan teknis dasar dan mengoptimalkan penggunaan sistem digital.Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, akurasi data, dan kualitas keseluruhan layanan kesehatan di era digital
<br>Perkembangan pesat teknologi kesehatan digital di era Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 telah menuntut kompetensi digital yang memadai di kalangan tenaga kesehatan; Namun, bukti empiris di rumah sakit regional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat literasi digital tenaga kesehatan di rumah sakit umum regional pada tahun 2026 berdasarkan delapan dimensi kompetensi digital. Desain kuantitatif deskriptif cross-sectional digunakan, melibatkan seluruh 90 tenaga kesehatan melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan sangat andal (Cronbach's Alpha = 0.970), diukur menggunakan skala Likert enam poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa secara keseluruhan literasi digital berada pada tingkat tinggi (82%), dengan skor tertinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp" type="image/webp" length="285082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-f8f55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-180d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/literasi-digital-konselor-tenaga-kesehatan-perenca-thumb-cc435.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64595-kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-men</link>
	<guid isPermaLink="false">24eb9519681ceac97384823899427eaa</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat rendahnya minat ibu terhadap kontrasepsi implant dan adanya korelasi kuat dengan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami, penelitian lanjutan perlu didesain untuk menyelami lebih dalam aspek-aspek tersebut. Pertama, studi kualitatif atau mixed-methods ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025: Mengingat rendahnya minat ibu terhadap kontrasepsi implant dan adanya korelasi kuat dengan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami, penelitian lanjutan perlu didesain untuk menyelami lebih dalam aspek-aspek tersebut. Pertama, studi kualitatif atau mixed-methods dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi, pengalaman, dan hambatan spesifik yang dihadapi ibu dan suami dalam memilih kontrasepsi implant di wilayah Puskesmas Sukarami, melampaui sekadar korelasi statistik yang sudah ditemukan. Ini akan membantu mengidentifikasi nuansa sosial, budaya, dan pribadi yang mungkin tidak terdeteksi oleh pendekatan kuantitatif. Selanjutnya, dengan fokus pada peran penting pengetahuan, penelitian intervensi sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang inovatif dan terstruktur, khususnya yang melibatkan komunikasi langsung dan materi informatif yang mudah diakses, dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang manfaat serta prosedur kontrasepsi implant. Apakah edukasi yang ditargetkan mampu secara signifikan mengubah perilaku penggunaan? Terakhir, mengingat signifikansi dukungan suami, studi dapat diarahkan untuk menguji model intervensi yang melibatkan pasangan secara aktif dalam sesi konseling keluarga berencana. Pertanyaan penelitian bisa mencakup: Sejauh mana konseling berpasangan dapat meningkatkan dukungan suami dan pada akhirnya minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi implant, serta apa saja faktor penentu keberhasilan implementasi program semacam itu? Penelitian-penelitian ini akan memberikan landasan yang lebih kokoh untuk pengembangan strategi peningkatan penggunaan kontrasepsi implant yang lebih tepat sasaran.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan ibu dalam menggunakan kontrasepsi implant di Puskesmas Sukarami pada tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama.Pengujian statistik menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut secara signifikan berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant.Secara terpisah, pengetahuan memiliki signifikansi tertinggi (p=0,000), diikuti oleh paritas dan dukungan suami (keduanya p=0,002), menegaskan peran penting masing-masing variabel dalam pilihan kontrasepsi Kontrasepsi implant merupakan salah satu metode efektif untuk mencegah kehamilan, namun tingkat penggunaannya di masyarakat masih rendah. Data LKRI tahun 2023 urutan ke 3 dengan persentase 6,2%. Di wilayah kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim tahun 2024 jumlah akseptor implant hanya 5,3% dan pada awal tahun 2025 hanya 2,7% lebih rendah dibandingkan kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami dengan pemakaian kontrasepsi implant... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-67410.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-67410.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-67410.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-67410.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-cdc5c.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-cdc5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-cdc5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-cdc5c.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64595-kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-men" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kurangnya Minat Ibu Dalam Menggunakan Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Tahun 2025</a>: Mengingat rendahnya minat ibu terhadap kontrasepsi implant dan adanya korelasi kuat dengan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami, penelitian lanjutan perlu didesain untuk menyelami lebih dalam aspek-aspek tersebut. Pertama, studi kualitatif atau mixed-methods dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi, pengalaman, dan hambatan spesifik yang dihadapi ibu dan suami dalam memilih kontrasepsi implant di wilayah Puskesmas Sukarami, melampaui sekadar korelasi statistik yang sudah ditemukan. Ini akan membantu mengidentifikasi nuansa sosial, budaya, dan pribadi yang mungkin tidak terdeteksi oleh pendekatan kuantitatif. Selanjutnya, dengan fokus pada peran penting pengetahuan, penelitian intervensi sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang inovatif dan terstruktur, khususnya yang melibatkan komunikasi langsung dan materi informatif yang mudah diakses, dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang manfaat serta prosedur kontrasepsi implant. Apakah edukasi yang ditargetkan mampu secara signifikan mengubah perilaku penggunaan? Terakhir, mengingat signifikansi dukungan suami, studi dapat diarahkan untuk menguji model intervensi yang melibatkan pasangan secara aktif dalam sesi konseling keluarga berencana. Pertanyaan penelitian bisa mencakup: Sejauh mana konseling berpasangan dapat meningkatkan dukungan suami dan pada akhirnya minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi implant, serta apa saja faktor penentu keberhasilan implementasi program semacam itu? Penelitian-penelitian ini akan memberikan landasan yang lebih kokoh untuk pengembangan strategi peningkatan penggunaan kontrasepsi implant yang lebih tepat sasaran..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan ibu dalam menggunakan kontrasepsi implant di Puskesmas Sukarami pada tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama.Pengujian statistik menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut secara signifikan berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant.Secara terpisah, pengetahuan memiliki signifikansi tertinggi (p=0,000), diikuti oleh paritas dan dukungan suami (keduanya p=0,002), menegaskan peran penting masing-masing variabel dalam pilihan kontrasepsi
<br>Kontrasepsi implant merupakan salah satu metode efektif untuk mencegah kehamilan, namun tingkat penggunaannya di masyarakat masih rendah. Data LKRI tahun 2023 urutan ke 3 dengan persentase 6,2%. Di wilayah kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim tahun 2024 jumlah akseptor implant hanya 5,3% dan pada awal tahun 2025 hanya 2,7% lebih rendah dibandingkan kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami dengan pemakaian kontrasepsi implant...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp" type="image/webp" length="94306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-ca08b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-67410.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/kontrasepsi-implant-pengetahuan-dukungan-suami-fak-thumb-cdc5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64594-insiden-nyeri-punggung-intensitas</link>
	<guid isPermaLink="false">f92d0fecad11e9dd8ebf20a138c4d73d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak partisipan dan melakukan pengukuran hasil terapi secara kuantitatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak partisipan dan melakukan pengukuran hasil terapi secara kuantitatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja akupunktur dalam mengurangi nyeri punggung bawah secara lebih mendalam, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi akupunktur pada kasus-kasus spesifik.. Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue menunjukkan hasil yang positif.Terapi ini mampu menurunkan intensitas nyeri, mengurangi kekakuan, serta meningkatkan kemampuan aktivitas harian klien secara bertahap.Pendekatan berbasis sindrom memberikan arah terapi yang lebih terfokus, sehingga efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam penanganan nyeri punggung bawah, khususnya pada klien usia lanjut Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan kemampuan fungsional serta kualitas hidup penderitanya. Penatalaksanaan nyeri punggung bawah umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan terapi nonfarmakologis sebagai alternatif yang aman dan holistik, salah satunya akupunktur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang perempuan berusia 67 tahun dengan keluhan nyeri punggung bawah yang menjalar hingga bokong. Penelitian dilaksanakan di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" alt="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-86b58.webp" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-86b58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-86b58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-86b58.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" alt="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-ec140.webp" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-ec140.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-ec140.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-ec140.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" alt="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64594-insiden-nyeri-punggung-intensitas" title="JURIS - Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada" target="_blank">Asuhan Akupunktur Pada Kasus Nyeri Punggung Bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue  di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak partisipan dan melakukan pengukuran hasil terapi secara kuantitatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja akupunktur dalam mengurangi nyeri punggung bawah secara lebih mendalam, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi akupunktur pada kasus-kasus spesifik..
<br>Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue menunjukkan hasil yang positif.Terapi ini mampu menurunkan intensitas nyeri, mengurangi kekakuan, serta meningkatkan kemampuan aktivitas harian klien secara bertahap.Pendekatan berbasis sindrom memberikan arah terapi yang lebih terfokus, sehingga efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam penanganan nyeri punggung bawah, khususnya pada klien usia lanjut
<br>Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan kemampuan fungsional serta kualitas hidup penderitanya. Penatalaksanaan nyeri punggung bawah umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan terapi nonfarmakologis sebagai alternatif yang aman dan holistik, salah satunya akupunktur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang perempuan berusia 67 tahun dengan keluhan nyeri punggung bawah yang menjalar hingga bokong. Penelitian dilaksanakan di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp" type="image/webp" length="74280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-2eea5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-86b58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/insiden-nyeri-punggung-intensitas-dismenorea-asuha-thumb-ec140.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin Dingin Sebuah Studi Kasus Ilustratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin Dingin Sebuah Studi Kasus Ilustratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin Dingin Sebuah Studi Kasus Ilustratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64593-otot-leher-nyeri-non-penuru</link>
	<guid isPermaLink="false">6236f32952a8c1ceb9c574a4625038b1</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk memvalidasi efektivitas akupunktur pada nyeri leher akibat Sindrom Angin-Dingin. 2. Dikembangkan studi perbandingan antara akupunktur dengan terapi konvensional seperti obat antiinflamasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif: 1. Dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk memvalidasi efektivitas akupunktur pada nyeri leher akibat Sindrom Angin-Dingin. 2. Dikembangkan studi perbandingan antara akupunktur dengan terapi konvensional seperti obat antiinflamasi atau fisioterapi. 3. Dilakukan penelitian tentang efek jangka panjang akupunktur pada fungsi gerak leher dan kualitas hidup pasien.. Studi kasus ilustratif ini menunjukkan bahwa intervensi akupunktur yang disusun berdasarkan diferensiasi sindrom TCM memberikan hasil klinis yang baik pada kasus nyeri otot leher akibat invasi Angin-Dingin.Penerapan protokol yang mengombinasikan titik lokal (GB20, GB21, dan Ashi) serta titik distal (SI3, TE5, dan LI4) selama dua belas sesi menghasilkan penurunan nyeri yang progresif hingga mencapai resolusi nyeri pada akhir terapi Nyeri otot leher merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan produktivitas kerja, terutama pada pekerja pengguna komputer. Dalam perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM), nyeri otot leher dapat dikaitkan dengan Jing Bi akibat invasi patogen Angin-Dingin yang menyebabkan hambatan aliran Qi dan Darah pada meridian. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus ilustratif deskriptif pada seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dengan nyeri otot leher non-traumatik yang sesuai dengan Sindrom Angin-Dingin. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-76dec.webp" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-76dec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-76dec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-76dec.webp 1x" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" alt="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp 1x" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" alt="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-7e183.webp" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-7e183.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-7e183.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-7e183.webp 1x" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" alt="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64593-otot-leher-nyeri-non-penuru" title="JURIS - Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif" target="_blank">Akupunktur dalam Penanganan Nyeri Otot Leher akibat Sindrom Angin-Dingin: Sebuah Studi Kasus Ilustratif</a>: 1. Dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk memvalidasi efektivitas akupunktur pada nyeri leher akibat Sindrom Angin-Dingin. 2. Dikembangkan studi perbandingan antara akupunktur dengan terapi konvensional seperti obat antiinflamasi atau fisioterapi. 3. Dilakukan penelitian tentang efek jangka panjang akupunktur pada fungsi gerak leher dan kualitas hidup pasien..
<br>Studi kasus ilustratif ini menunjukkan bahwa intervensi akupunktur yang disusun berdasarkan diferensiasi sindrom TCM memberikan hasil klinis yang baik pada kasus nyeri otot leher akibat invasi Angin-Dingin.Penerapan protokol yang mengombinasikan titik lokal (GB20, GB21, dan Ashi) serta titik distal (SI3, TE5, dan LI4) selama dua belas sesi menghasilkan penurunan nyeri yang progresif hingga mencapai resolusi nyeri pada akhir terapi
<br>Nyeri otot leher merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan produktivitas kerja, terutama pada pekerja pengguna komputer. Dalam perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM), nyeri otot leher dapat dikaitkan dengan Jing Bi akibat invasi patogen Angin-Dingin yang menyebabkan hambatan aliran Qi dan Darah pada meridian. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus ilustratif deskriptif pada seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dengan nyeri otot leher non-traumatik yang sesuai dengan Sindrom Angin-Dingin. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp" type="image/webp" length="93574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-76dec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-f641e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/otot-leher-nyeri-non-penurunan-akupunktur-penangan-thumb-7e183.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire Studi Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire Studi Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire Studi Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64592-protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire</link>
	<guid isPermaLink="false">9118123e2e3210a512fe471b133a605c</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 17:07:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji efek jangka panjang protokol akupunktur enam titik pada pasien dengan sindrom Liver Fire untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara akupunktur dan terapi farmakologis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus: Penelitian lanjutan perlu mengkaji efek jangka panjang protokol akupunktur enam titik pada pasien dengan sindrom Liver Fire untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara akupunktur dan terapi farmakologis untuk mengevaluasi keunggulan masing-masing pendekatan. Terakhir, penelitian mekanistik yang menggambarkan peran spesifik jalur PINK1/Parkin dalam modulasi inflamasi neurogenik selama terapi akupunktur dapat memperkaya pemahaman ilmiah tentang efektivitas intervensi ini.. Protokol akupunktur enam titik yang berbasis diferensiasi sindrom Liver Fire menunjukkan efektivitas dalam mengurangi nyeri kepala pada studi kasus ini.Penurunan skor VAS dari 8 menjadi 0 serta perbaikan parameter TCM membuktikan manfaat terapi.Namun, temuan ini perlu diverifikasi melalui penelitian kuantitatif dengan desain yang lebih robust untuk memvalidasi efektivitas baku protokol ini Sefalgia, yang mencakup migren dan tension-type headache (TTH), merupakan beban kesehatan global dengan tingkat disabilitas yang tinggi. Keterbatasan farmakoterapi konvensional, seperti risiko medication-overuse headache (MOH) dan potensi toksisitas organ, mendorong urgensi penggunaan terapi komplementer yang lebih aman dan berkelanjutan. Traditional Chinese Medicine (TCM) menawarkan solusi melalui metode Bian Zheng Lun Zhi (diferensiasi sindrom), terutama pada sindrom Liver Fire yang sering ditemukan pada kasus nyeri kepala kronis intensitas tinggi. Penelitian ini merupakan studi kasus klinis pada satu pasien perempuan berusia 42 tahun dengan diagnosis migren... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" alt="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-d255d.webp" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-d255d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-d255d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-d255d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" alt="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-1eb17.webp" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-1eb17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-1eb17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-1eb17.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" alt="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64592-protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire" title="JURIS - Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus" target="_blank">Efektivitas Klinis Akupunktur dalam Mengurangi Nyeri Kepala Sindrom Liver Fire: Studi Kasus</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji efek jangka panjang protokol akupunktur enam titik pada pasien dengan sindrom Liver Fire untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara akupunktur dan terapi farmakologis untuk mengevaluasi keunggulan masing-masing pendekatan. Terakhir, penelitian mekanistik yang menggambarkan peran spesifik jalur PINK1/Parkin dalam modulasi inflamasi neurogenik selama terapi akupunktur dapat memperkaya pemahaman ilmiah tentang efektivitas intervensi ini..
<br>Protokol akupunktur enam titik yang berbasis diferensiasi sindrom Liver Fire menunjukkan efektivitas dalam mengurangi nyeri kepala pada studi kasus ini.Penurunan skor VAS dari 8 menjadi 0 serta perbaikan parameter TCM membuktikan manfaat terapi.Namun, temuan ini perlu diverifikasi melalui penelitian kuantitatif dengan desain yang lebih robust untuk memvalidasi efektivitas baku protokol ini
<br>Sefalgia, yang mencakup migren dan tension-type headache (TTH), merupakan beban kesehatan global dengan tingkat disabilitas yang tinggi. Keterbatasan farmakoterapi konvensional, seperti risiko medication-overuse headache (MOH) dan potensi toksisitas organ, mendorong urgensi penggunaan terapi komplementer yang lebih aman dan berkelanjutan. Traditional Chinese Medicine (TCM) menawarkan solusi melalui metode Bian Zheng Lun Zhi (diferensiasi sindrom), terutama pada sindrom Liver Fire yang sering ditemukan pada kasus nyeri kepala kronis intensitas tinggi. Penelitian ini merupakan studi kasus klinis pada satu pasien perempuan berusia 42 tahun dengan diagnosis migren...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp" type="image/webp" length="91832" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-45f01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-d255d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/protokol-akupunktur-sefalgia-liver-fire-enam-titik-thumb-1eb17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re gional Hospital Cirebon Regency January 2022 June 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re gional Hospital Cirebon Regency January 2022 June 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re gional Hospital Cirebon Regency January 2022 June 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64607-hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik</link>
	<guid isPermaLink="false">8c10cc83a201307e50c389a88465faa9</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 16:40:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ john jackson ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep chandra ]]></category>
	<category><![CDATA[ opan baehaqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asep,baehaqi,chandra,jackson,john,opan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pemeriksaan dini hipertensi pada risiko PPCM, analisis faktor genetik dan peran stres oksidatif dalam perkembangan penyakit, serta evaluasi hasil jangka panjang pasien PPCM setelah intervensi terapi kardiovaskular. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pemeriksaan dini hipertensi pada risiko PPCM, analisis faktor genetik dan peran stres oksidatif dalam perkembangan penyakit, serta evaluasi hasil jangka panjang pasien PPCM setelah intervensi terapi kardiovaskular. Selain itu, perlu dikembangkan pendekatan kolaboratif antara bidang obstetri dan kardiologi untuk meningkatkan diagnosis dini dan manajemen kasus PPCM di tingkat rumah sakit daerah. Penelitian juga disarankan untuk mengeksplorasi hubungan antara kadar prolaktin 16 kDa dan kerusakan miokardium pada pasien PPCM, serta dampak kehamilan multiple terhadap progresi penyakit.. Profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, Januari 2022 hingga Juni 2025 didominasi oleh ibu hamil berusia 36-45 tahun, multiparous, dan hipertensi tingkat II, dengan sebagian besar pasien mengalami penurunan LVEF (30 tahun sebagai faktor risiko utama dalam konteks lokal Peripartum cardiomyopathy (PPCM) merupakan penyebab penting kegagalan jantung selama kehamilan dan pasca-persalinan, tetapi data profil pasien di rumah sakit tingkat kabupaten seperti Waled Regional Hospital, Cirebon masih sangat terbatas. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, dari Januari 2022 hingga Juni 2025. Desain studi adalah deskriptif retrospektif dengan analisis data sekunder dari rekam medis semua pasien yang didiagnosis PPCM, termasuk variabel seperti usia, hipertensi, diabetes mellitus, paritas, kehamilan multiple,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp 1x" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" alt="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-f67b8.webp" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-f67b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-f67b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-f67b8.webp 1x" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" alt="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-c48e1.webp" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-c48e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-c48e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-c48e1.webp 1x" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" alt="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64607-hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik" title="JURIS - Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025" target="_blank">Profile of Peripartum Cardiomyopathy Patients at Waled Re-gional Hospital, Cirebon Regency, January 2022 - June 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pemeriksaan dini hipertensi pada risiko PPCM, analisis faktor genetik dan peran stres oksidatif dalam perkembangan penyakit, serta evaluasi hasil jangka panjang pasien PPCM setelah intervensi terapi kardiovaskular. Selain itu, perlu dikembangkan pendekatan kolaboratif antara bidang obstetri dan kardiologi untuk meningkatkan diagnosis dini dan manajemen kasus PPCM di tingkat rumah sakit daerah. Penelitian juga disarankan untuk mengeksplorasi hubungan antara kadar prolaktin 16 kDa dan kerusakan miokardium pada pasien PPCM, serta dampak kehamilan multiple terhadap progresi penyakit..
<br>Profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, Januari 2022 hingga Juni 2025 didominasi oleh ibu hamil berusia 36-45 tahun, multiparous, dan hipertensi tingkat II, dengan sebagian besar pasien mengalami penurunan LVEF (<40%) dan kasus diabetes mellitus atau kehamilan multiple yang jarang.Analisis menunjukkan bahwa penurunan LVEF, peningkatan urea, serta abnormalitas hemoglobin dan kreatinin yang relatif ringan mencerminkan kombinasi beban kardiovaskular, stres oksidatif, dan disfungsi ginjal yang terkait hipertensi dan pre-eklamsia, membuat hipertensi, paritas tinggi, dan usia >30 tahun sebagai faktor risiko utama dalam konteks lokal
<br>Peripartum cardiomyopathy (PPCM) merupakan penyebab penting kegagalan jantung selama kehamilan dan pasca-persalinan, tetapi data profil pasien di rumah sakit tingkat kabupaten seperti Waled Regional Hospital, Cirebon masih sangat terbatas. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, dari Januari 2022 hingga Juni 2025. Desain studi adalah deskriptif retrospektif dengan analisis data sekunder dari rekam medis semua pasien yang didiagnosis PPCM, termasuk variabel seperti usia, hipertensi, diabetes mellitus, paritas, kehamilan multiple,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp" type="image/webp" length="281628" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-238e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-f67b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/hipertensi-diabetes-mellitus-pasien-faktor-genetik-thumb-c48e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction EUCS Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction EUCS Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction EUCS Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64608-integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">b232937f9be3fe4bcf9c1e1952b0db3f</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 16:31:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ john jackson ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep chandra ]]></category>
	<category><![CDATA[ opan baehaqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asep,baehaqi,chandra,jackson,john,opan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih luas di berbagai sekolah untuk memperkuat generalisasi hasil. Selain itu, pendekatan campuran (kualitatif-kuantitatif) dapat digunakan untuk mendalami pengalaman pengguna secara mendalam. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih luas di berbagai sekolah untuk memperkuat generalisasi hasil. Selain itu, pendekatan campuran (kualitatif-kuantitatif) dapat digunakan untuk mendalami pengalaman pengguna secara mendalam. Integrasi fitur SatuSehat dengan program konseling nasional juga perlu dieksplorasi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan mental. Peningkatan kecepatan respons sistem dan kemudahan navigasi menjadi prioritas dalam pengembangan fitur untuk remaja. Terakhir, penelitian jangka panjang dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan fitur ini terhadap deteksi dini gangguan mental.. Studi ini menemukan bahwa siswa SMA Negeri 1 Beber menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat, dengan skor rata-rata 4,07 dari skala 1-5.Lima dimensi EUCS, yaitu konten (4,00), akurasi (3,96), format (4,17), kemudahan penggunaan (4,05), dan ketepatan waktu (3,92), memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan pengguna, di mana kemudahan penggunaan dan ketepatan waktu menunjukkan hubungan terkuat (r=0,860 dan r=0,846).Temuan ini dikonfirmasi melalui uji Spearman Rank pada 96 responden, sebagian besar perempuan usia 17-18 tahun dari kelas XII Masalah kesehatan mental remaja, terutama kecemasan dan depresi, masih tinggi di kalangan siswa SMA di Indonesia, namun alat deteksi dini yang mudah diakses terbatas. Penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat menggunakan model End-User Computing Satisfaction (EUCS) di SMA Negeri 1 Beber, Cirebon. Dengan desain kuantitatif deskriptif-analitis cross-sectional, sampel kuota 96 siswa (71% perempuan, usia 17-18 tahun) mengisi kuesioner Likert 24 item yang divalidasi untuk mengukur lima dimensi EUCS. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena distribusi tidak normal. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata=4,07/5), dengan format tertinggi (4,17) dan ketepatan waktu terendah (3,92). Semua dimensi berkorelasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp 1x" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" alt="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-09dbf.webp" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-09dbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-09dbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-09dbf.webp 1x" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" alt="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-94156.webp" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-94156.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-94156.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-94156.webp 1x" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" alt="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64608-integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-fi" title="JURIS - User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method" target="_blank">User Satisfaction Evaluation of the Mental Health Risk Detection Feature on the Satu Sehat Application Using the End User Computing Satisfaction (EUCS) Method</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih luas di berbagai sekolah untuk memperkuat generalisasi hasil. Selain itu, pendekatan campuran (kualitatif-kuantitatif) dapat digunakan untuk mendalami pengalaman pengguna secara mendalam. Integrasi fitur SatuSehat dengan program konseling nasional juga perlu dieksplorasi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan mental. Peningkatan kecepatan respons sistem dan kemudahan navigasi menjadi prioritas dalam pengembangan fitur untuk remaja. Terakhir, penelitian jangka panjang dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan fitur ini terhadap deteksi dini gangguan mental..
<br>Studi ini menemukan bahwa siswa SMA Negeri 1 Beber menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat, dengan skor rata-rata 4,07 dari skala 1-5.Lima dimensi EUCS, yaitu konten (4,00), akurasi (3,96), format (4,17), kemudahan penggunaan (4,05), dan ketepatan waktu (3,92), memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan pengguna, di mana kemudahan penggunaan dan ketepatan waktu menunjukkan hubungan terkuat (r=0,860 dan r=0,846).Temuan ini dikonfirmasi melalui uji Spearman Rank pada 96 responden, sebagian besar perempuan usia 17-18 tahun dari kelas XII
<br>Masalah kesehatan mental remaja, terutama kecemasan dan depresi, masih tinggi di kalangan siswa SMA di Indonesia, namun alat deteksi dini yang mudah diakses terbatas. Penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat menggunakan model End-User Computing Satisfaction (EUCS) di SMA Negeri 1 Beber, Cirebon. Dengan desain kuantitatif deskriptif-analitis cross-sectional, sampel kuota 96 siswa (71% perempuan, usia 17-18 tahun) mengisi kuesioner Likert 24 item yang divalidasi untuk mengukur lima dimensi EUCS. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena distribusi tidak normal. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata=4,07/5), dengan format tertinggi (4,17) dan ketepatan waktu terendah (3,92). Semua dimensi berkorelasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp" type="image/webp" length="114360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-d4746.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-09dbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/integrasi-fitur-promosi-emosional-mental-remaja-de-thumb-94156.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64606-resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas</link>
	<guid isPermaLink="false">34b84b6dbd496a3e2393e45711957fad</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 16:10:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan hubungan penting antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang. Untuk memperkaya pemahaman di masa depan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang: Penelitian ini telah menunjukkan hubungan penting antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang. Untuk memperkaya pemahaman di masa depan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, studi berikutnya dapat memperluas fokus dengan tidak hanya meneliti waktu tunggu, tetapi juga faktor-faktor lain yang memengaruhi kepuasan pasien di apotek komunitas, seperti kualitas komunikasi antara apoteker dan pasien, kenyamanan fasilitas, atau ketersediaan obat. Pendekatan ini bisa dilakukan di beberapa apotek berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana berbagai elemen pelayanan berkontribusi pada pengalaman pasien secara keseluruhan. Kedua, mengingat temuan bahwa jumlah staf dan proses manual berdampak pada waktu tunggu, terutama untuk resep racikan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara spesifik efektivitas intervensi operasional. Misalnya, sebuah studi dapat menguji dampak peningkatan jumlah tenaga kefarmasian selama jam sibuk atau implementasi sistem pencatatan waktu tunggu otomatis terhadap penurunan waktu tunggu dan peningkatan kepuasan pasien. Ini akan memberikan bukti praktis untuk perbaikan manajemen operasional apotek. Terakhir, meskipun penelitian ini mengukur kepuasan secara kuantitatif, pemahaman mendalam tentang persepsi dan ekspektasi pasien terhadap waktu tunggu masih dibutuhkan. Oleh karena itu, penelitian kualitatif atau campuran dapat dilakukan untuk menggali pengalaman pasien secara lebih personal, memahami faktor psikologis yang memengaruhi rasa tidak puas saat menunggu, serta mengidentifikasi strategi non-operasional yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien, seperti penyediaan informasi yang jelas mengenai perkiraan waktu tunggu atau fasilitas tunggu yang lebih interaktif. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan model pelayanan apotek yang lebih holistik dan responsif terhadap kebutuhan pasien.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pelayanan resep di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang telah memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan dan mayoritas pasien merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.Selain itu, terdapat hubungan yang scscsignifikan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien, sehingga semakin sesuai waktu tunggu pelayanan dengan standar yang berlaku, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh apoteker untuk menjamin mutu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan resep menjadi indikator mutu pelayanan yang berdampak pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan resep terhadap kepuasan pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Stopwatch serta lembar pengumpulan data (LPD) untuk mengukur waktu tunggu dan kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien. Analisis data menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan resep sesuai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-ecc81.webp" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-ecc81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-ecc81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-ecc81.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-84644.webp" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-84644.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-84644.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-84644.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" alt="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64606-resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas" title="JURIS - Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang" target="_blank">Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang</a>: Penelitian ini telah menunjukkan hubungan penting antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang. Untuk memperkaya pemahaman di masa depan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, studi berikutnya dapat memperluas fokus dengan tidak hanya meneliti waktu tunggu, tetapi juga faktor-faktor lain yang memengaruhi kepuasan pasien di apotek komunitas, seperti kualitas komunikasi antara apoteker dan pasien, kenyamanan fasilitas, atau ketersediaan obat. Pendekatan ini bisa dilakukan di beberapa apotek berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana berbagai elemen pelayanan berkontribusi pada pengalaman pasien secara keseluruhan. Kedua, mengingat temuan bahwa jumlah staf dan proses manual berdampak pada waktu tunggu, terutama untuk resep racikan, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara spesifik efektivitas intervensi operasional. Misalnya, sebuah studi dapat menguji dampak peningkatan jumlah tenaga kefarmasian selama jam sibuk atau implementasi sistem pencatatan waktu tunggu otomatis terhadap penurunan waktu tunggu dan peningkatan kepuasan pasien. Ini akan memberikan bukti praktis untuk perbaikan manajemen operasional apotek. Terakhir, meskipun penelitian ini mengukur kepuasan secara kuantitatif, pemahaman mendalam tentang persepsi dan ekspektasi pasien terhadap waktu tunggu masih dibutuhkan. Oleh karena itu, penelitian kualitatif atau campuran dapat dilakukan untuk menggali pengalaman pasien secara lebih personal, memahami faktor psikologis yang memengaruhi rasa tidak puas saat menunggu, serta mengidentifikasi strategi non-operasional yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien, seperti penyediaan informasi yang jelas mengenai perkiraan waktu tunggu atau fasilitas tunggu yang lebih interaktif. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan model pelayanan apotek yang lebih holistik dan responsif terhadap kebutuhan pasien..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pelayanan resep di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang telah memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan dan mayoritas pasien merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.Selain itu, terdapat hubungan yang scscsignifikan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pasien, sehingga semakin sesuai waktu tunggu pelayanan dengan standar yang berlaku, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien
<br>Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh apoteker untuk menjamin mutu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan resep menjadi indikator mutu pelayanan yang berdampak pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan resep terhadap kepuasan pasien di Apotek Sobat Sulfat Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Stopwatch serta lembar pengumpulan data (LPD) untuk mengukur waktu tunggu dan kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien. Analisis data menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan resep sesuai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp" type="image/webp" length="86796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-ecc81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-84644.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/resep-racikan-non-steril-pelayanan-mayoritas-pasie-thumb-aff03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlows 60 second Footscreen An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlows 60 second Footscreen An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlows 60 second Footscreen An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64609-sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulk</link>
	<guid isPermaLink="false">ce140175ff7501d1e30dd636dc0de98b</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 16:00:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ john jackson ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep chandra ]]></category>
	<category><![CDATA[ opan baehaqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asep,baehaqi,chandra,jackson,john,opan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem untuk meningkatkan akurasi prediksi risiko ulkus kaki berdasarkan data historis pasien. Selain itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile dengan fitur notifikasi otomatis untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow's 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem untuk meningkatkan akurasi prediksi risiko ulkus kaki berdasarkan data historis pasien. Selain itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile dengan fitur notifikasi otomatis untuk pengingat pemeriksaan kaki dan manajemen obat bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, penelitian tentang adaptasi budaya dan bahasa sistem ke dalam konteks regional yang berbeda dapat memperluas penggunaan aplikasi di populasi yang lebih luas.. Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi berbasis web bernama Footify yang mengintegrasikan metode Inlow's 60-Second Diabetic Foot Screen dengan teknologi forward-chaining untuk mendeteksi dini risiko kaki diabetes secara sistematis.Hasil uji menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik dengan skor rata-rata 1,34, termasuk dimensi Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Antarmuka dengan konsistensi penilaian tinggi di antara 30 responden.Secara praktis, aplikasi ini memberikan kontribusi signifikan bagi fasilitas kesehatan primer, seperti Puskesmas Sindangwangi, dalam menyediakan alat deteksi risiko yang terukur, dokumentasi digital presisi, dan pendidikan kesehatan personal untuk mendukung pencegahan komplikasi serius seperti amputasi.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena uji lapangan terbatas, sehingga generalisasi hasil ke populasi diabetes yang lebih beragam memerlukan validasi lebih lanjut.Penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan uji coba dengan sampel yang lebih besar dan durasi pemantauan yang lebih panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang aplikasi terhadap perubahan perilaku perawatan diri pasien.Selain itu, pengembangan fitur integrasi dengan catatan medis elektronik rumah sakit atau pusat kesehatan sekunder sangat direkomendasikan untuk menciptakan jalur rujukan yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi pasien berisiko tinggi Semakin meningkatnya prevalensi diabetes mellitus menuntut intervensi pencegahan yang agresif, terutama untuk ulkus kaki diabetes yang sering tidak terdeteksi di tingkat perawatan primer. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi berbasis web untuk pemantauan kaki diabetes menggunakan Inlow's 60-Second Diabetic Foot Screen yang terintegrasi dengan Sistem Pendukung Keputusan Klinis (SPKK) berbasis forward-chaining. Penelitian ini menggunakan pendekatan Riset dan Pengembangan dengan kerangka siklus hidup pengembangan sistem pakar. Data dikumpulkan dari 30 pasien diabetes di Puskesmas Sindangwangi menggunakan teknik sampling tujuan. Kelayakan sistem dinilai menggunakan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ). Sistem yang dikembangkan berhasil mengotomatisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp 1x" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" alt="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-c38df.webp" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-c38df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-c38df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-c38df.webp 1x" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" alt="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-9c94f.webp" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-9c94f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-9c94f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-9c94f.webp 1x" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" alt="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64609-sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulk" title="JURIS - Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow&#039;s 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center" target="_blank">Prototype of Diabetic Foot Screening Website Based on Inlow's 60-second Footscreen: An Effort to Prevent Complications in Diabetes Mellitus Patients at the Sindangwangi Community Health Center</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem untuk meningkatkan akurasi prediksi risiko ulkus kaki berdasarkan data historis pasien. Selain itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile dengan fitur notifikasi otomatis untuk pengingat pemeriksaan kaki dan manajemen obat bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, penelitian tentang adaptasi budaya dan bahasa sistem ke dalam konteks regional yang berbeda dapat memperluas penggunaan aplikasi di populasi yang lebih luas..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi berbasis web bernama Footify yang mengintegrasikan metode Inlow's 60-Second Diabetic Foot Screen dengan teknologi forward-chaining untuk mendeteksi dini risiko kaki diabetes secara sistematis.Hasil uji menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik dengan skor rata-rata 1,34, termasuk dimensi Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Antarmuka dengan konsistensi penilaian tinggi di antara 30 responden.Secara praktis, aplikasi ini memberikan kontribusi signifikan bagi fasilitas kesehatan primer, seperti Puskesmas Sindangwangi, dalam menyediakan alat deteksi risiko yang terukur, dokumentasi digital presisi, dan pendidikan kesehatan personal untuk mendukung pencegahan komplikasi serius seperti amputasi.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena uji lapangan terbatas, sehingga generalisasi hasil ke populasi diabetes yang lebih beragam memerlukan validasi lebih lanjut.Penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan uji coba dengan sampel yang lebih besar dan durasi pemantauan yang lebih panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang aplikasi terhadap perubahan perilaku perawatan diri pasien.Selain itu, pengembangan fitur integrasi dengan catatan medis elektronik rumah sakit atau pusat kesehatan sekunder sangat direkomendasikan untuk menciptakan jalur rujukan yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi pasien berisiko tinggi
<br>Semakin meningkatnya prevalensi diabetes mellitus menuntut intervensi pencegahan yang agresif, terutama untuk ulkus kaki diabetes yang sering tidak terdeteksi di tingkat perawatan primer. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi berbasis web untuk pemantauan kaki diabetes menggunakan Inlow's 60-Second Diabetic Foot Screen yang terintegrasi dengan Sistem Pendukung Keputusan Klinis (SPKK) berbasis forward-chaining. Penelitian ini menggunakan pendekatan Riset dan Pengembangan dengan kerangka siklus hidup pengembangan sistem pakar. Data dikumpulkan dari 30 pasien diabetes di Puskesmas Sindangwangi menggunakan teknik sampling tujuan. Kelayakan sistem dinilai menggunakan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ). Sistem yang dikembangkan berhasil mengotomatisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp" type="image/webp" length="239080" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-5dd28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-c38df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sistem-pendukung-keputusan-siklus-hidup-ulkus-kaki-thumb-9c94f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Importance of STEM Education in Early Childhood Education Developing Critical Thinking at an Early Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Importance of STEM Education in Early Childhood Education Developing Critical Thinking at an Early Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Importance of STEM Education in Early Childhood Education Developing Critical Thinking at an Early Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64590-akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir</link>
	<guid isPermaLink="false">a781701af5cbecd4c20f067eb292f70c</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 15:42:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulya fawaida ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadia azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ atul khosyi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,azizah,fawaida,khosyi,nadia,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk melengkapi penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan STEM dalam zona bermain lainnya seperti Zona Seni atau Zona Literasi untuk melihat dampak berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age: Untuk melengkapi penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan STEM dalam zona bermain lainnya seperti Zona Seni atau Zona Literasi untuk melihat dampak berbeda terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran bahan belajar berbeda (seperti bahan loose parts versus alat digital) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. Ketiga, peneliti dapat mengevaluasi efek jangka panjang dari paparan dini pendidikan STEM terhadap prestasi akademik anak di tingkat pendidikan lebih lanjut. Dengan memperluas cakupan penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan model pendidikan STEM yang lebih inklusif dan adaptif terhadap berbagai konteks pembelajaran anak usia dini.. Penelitian deskriptif kualitatif ini membuktikan bahwa pendekatan STEM tidak hanya relevan untuk tingkat pendidikan lanjutan tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif, kontekstual, dan bermakna di tingkat pendidikan usia dini.Melalui optimalisasi pengaturan ruang zonasi, khususnya Zona Rekayasa dan Zona Eksplorasi Bahan Alami dan Teknologi, anak-anak muda telah terbukti mengembangkan keterampilan berpikir kritis sejak dini.Analisis dokumen perencanaan dan catatan pelaksanaan menunjukkan bahwa aktivitas bermain inkuiri sederhana, seperti eksperimen propagasi suara atau merancang jalur kursi roda menggunakan blok, dapat merangsang indikator kunci berpikir kritis pada fase dasar.Anak-anak telah terbukti mampu mengajukan pertanyaan investigatif, menganalisis hubungan sebab-akibat, menyelesaikan masalah secara mandiri saat mengalami kegagalan desain, dan berkomunikasi ide spasial mereka.Ini memastikan bahwa pendidikan STEM di usia dini dapat menempa dasar pemikiran yang kuat tanpa memberi beban target akademis abstrak kepada anak-anak.Namun, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena fokus observasi saat ini terbatas pada dua zona pembelajaran tertentu.Oleh karena itu, disarankan bagi peneliti dan praktisi pendidikan masa depan untuk memperluas lokus penelitian ke zona bermain lainnya, seperti Zona Permainan Peran, Zona Seni, atau Zona Literasi.Ekspansi ini penting untuk merumuskan model implementasi STEM yang lebih komprehensif, integratif, dan holistik di masa depan Masih ada orang yang percaya bahwa pendekatan STEM sulit diimplementasikan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mereka menganggap pendekatan ini lebih cocok untuk pendidikan tingkat lanjut. Hal ini karena siswa di tingkat ini memiliki keterampilan berpikir kritis dan lanjutan yang diperlukan untuk pembelajaran STEM. Sebaliknya, mereka berargumen bahwa kemampuan berpikir anak usia dini masih terbatas. Mereka belum bisa berpikir kritis. Berdasarkan realitas ini, penelitian ini bertujuan membuktikan bahwa literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan pendidikan seni di tingkat pendidikan usia dini dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis anak. Aktivitas sederhana, seperti bermain dengan blok di Zona Rekayasa atau menjelajahi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-ff86b.webp" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-ff86b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-ff86b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-ff86b.webp 1x" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" alt="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp 1x" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" alt="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-365a7.webp" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-365a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-365a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-365a7.webp 1x" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" alt="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64590-akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir" title="JURIS - The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age" target="_blank">The Importance of STEM Education in Early Childhood Education: Developing Critical Thinking at an Early Age</a>: Untuk melengkapi penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan STEM dalam zona bermain lainnya seperti Zona Seni atau Zona Literasi untuk melihat dampak berbeda terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran bahan belajar berbeda (seperti bahan loose parts versus alat digital) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. Ketiga, peneliti dapat mengevaluasi efek jangka panjang dari paparan dini pendidikan STEM terhadap prestasi akademik anak di tingkat pendidikan lebih lanjut. Dengan memperluas cakupan penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan model pendidikan STEM yang lebih inklusif dan adaptif terhadap berbagai konteks pembelajaran anak usia dini..
<br>Penelitian deskriptif kualitatif ini membuktikan bahwa pendekatan STEM tidak hanya relevan untuk tingkat pendidikan lanjutan tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif, kontekstual, dan bermakna di tingkat pendidikan usia dini.Melalui optimalisasi pengaturan ruang zonasi, khususnya Zona Rekayasa dan Zona Eksplorasi Bahan Alami dan Teknologi, anak-anak muda telah terbukti mengembangkan keterampilan berpikir kritis sejak dini.Analisis dokumen perencanaan dan catatan pelaksanaan menunjukkan bahwa aktivitas bermain inkuiri sederhana, seperti eksperimen propagasi suara atau merancang jalur kursi roda menggunakan blok, dapat merangsang indikator kunci berpikir kritis pada fase dasar.Anak-anak telah terbukti mampu mengajukan pertanyaan investigatif, menganalisis hubungan sebab-akibat, menyelesaikan masalah secara mandiri saat mengalami kegagalan desain, dan berkomunikasi ide spasial mereka.Ini memastikan bahwa pendidikan STEM di usia dini dapat menempa dasar pemikiran yang kuat tanpa memberi beban target akademis abstrak kepada anak-anak.Namun, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena fokus observasi saat ini terbatas pada dua zona pembelajaran tertentu.Oleh karena itu, disarankan bagi peneliti dan praktisi pendidikan masa depan untuk memperluas lokus penelitian ke zona bermain lainnya, seperti Zona Permainan Peran, Zona Seni, atau Zona Literasi.Ekspansi ini penting untuk merumuskan model implementasi STEM yang lebih komprehensif, integratif, dan holistik di masa depan
<br>Masih ada orang yang percaya bahwa pendekatan STEM sulit diimplementasikan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mereka menganggap pendekatan ini lebih cocok untuk pendidikan tingkat lanjut. Hal ini karena siswa di tingkat ini memiliki keterampilan berpikir kritis dan lanjutan yang diperlukan untuk pembelajaran STEM. Sebaliknya, mereka berargumen bahwa kemampuan berpikir anak usia dini masih terbatas. Mereka belum bisa berpikir kritis. Berdasarkan realitas ini, penelitian ini bertujuan membuktikan bahwa literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan pendidikan seni di tingkat pendidikan usia dini dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis anak. Aktivitas sederhana, seperti bermain dengan blok di Zona Rekayasa atau menjelajahi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp" type="image/webp" length="72976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-ff86b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-034c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/akademik-anak-migran-pembelajaran-stem-pola-pikir-thumb-365a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6442-education-science-technology-international-conference.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth Grade Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth Grade Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth Grade Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64589-berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">1df6dd465da43bf91464d484c3a2bff2</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 15:29:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulya fawaida ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadia azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ atul khosyi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,azizah,fawaida,khosyi,nadia,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan media pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta menguji efektivitasnya dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan media pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar.2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media PANTODA terhadap keterampilan berpikir kreatif matematis siswa, khususnya dalam hal keluwesan dan orisinalitas ide.3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, serta mengembangkan strategi-strategi untuk meningkatkan efektivitasnya.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media PANTODA (Pictogram and Bar Chart Boards) efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas empat dalam bidang penyajian data.Efektivitas ini ditunjukkan oleh tren peningkatan yang signifikan dalam rata-rata hasil belajar dari tahap pra-siklus hingga Siklus I dan Siklus II, dengan tingkat penguasaan kelas secara keseluruhan mencapai 88%, yang masuk dalam kategori "Baik".Keberhasilan ini erat kaitannya dengan kemampuan media PANTODA dalam menarik perhatian siswa, menyederhanakan konsep abstrak menjadi bentuk yang lebih konkret, dan merangsang partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.Sehingga, media PANTODA terbukti sebagai solusi inovatif yang mampu mengatasi kesulitan belajar siswa sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.Diharapkan hasil ini akan mendorong guru untuk terus mengembangkan media pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa guna meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar Rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa, khususnya pada materi diagram pictografi, menjadi tantangan utama dalam pembelajaran matematika kelas empat di SDN 1 Ngargosari. Masalah ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih mekanistik dan berpusat pada guru, serta kurangnya alat peraga konkret yang dapat merangsang eksplorasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis siswa melalui implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang didukung oleh media PANTODA (Pictogram and Data Diagram Board). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model siklikal Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap utama: (1) perencanaan, (2)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" alt="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-e75ab.webp" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-e75ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-e75ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-e75ab.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" alt="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-9ecf3.webp" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-9ecf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-9ecf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-9ecf3.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" alt="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64589-berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran" title="JURIS - The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students" target="_blank">The Implementation of PBL Using PANTODA Media to Enhance the Creative Thinking Skills of Fourth-Grade Students</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan media pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar.2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media PANTODA terhadap keterampilan berpikir kreatif matematis siswa, khususnya dalam hal keluwesan dan orisinalitas ide.3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, serta mengembangkan strategi-strategi untuk meningkatkan efektivitasnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media PANTODA (Pictogram and Bar Chart Boards) efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas empat dalam bidang penyajian data.Efektivitas ini ditunjukkan oleh tren peningkatan yang signifikan dalam rata-rata hasil belajar dari tahap pra-siklus hingga Siklus I dan Siklus II, dengan tingkat penguasaan kelas secara keseluruhan mencapai 88%, yang masuk dalam kategori "Baik".Keberhasilan ini erat kaitannya dengan kemampuan media PANTODA dalam menarik perhatian siswa, menyederhanakan konsep abstrak menjadi bentuk yang lebih konkret, dan merangsang partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.Sehingga, media PANTODA terbukti sebagai solusi inovatif yang mampu mengatasi kesulitan belajar siswa sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.Diharapkan hasil ini akan mendorong guru untuk terus mengembangkan media pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa guna meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar
<br>Rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa, khususnya pada materi diagram pictografi, menjadi tantangan utama dalam pembelajaran matematika kelas empat di SDN 1 Ngargosari. Masalah ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih mekanistik dan berpusat pada guru, serta kurangnya alat peraga konkret yang dapat merangsang eksplorasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis siswa melalui implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang didukung oleh media PANTODA (Pictogram and Data Diagram Board). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model siklikal Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap utama: (1) perencanaan, (2)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp" type="image/webp" length="76246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-cbf22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-e75ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/berpikir-kreatif-matematis-pembelajaran-mahasiswa-thumb-9ecf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6442-education-science-technology-international-conference.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang Stichopus horrens Terhadap Penyembuhan Luka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang Stichopus horrens Terhadap Penyembuhan Luka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang Stichopus horrens Terhadap Penyembuhan Luka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64604-penyembuhan-luka-bakar-perawatan</link>
	<guid isPermaLink="false">339b54076ada2d2dc875dc8d44ed0cce</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 14:55:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas emulgel teripang dengan variasi konsentrasi ekstrak untuk menentukan dosis optimal dalam mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara emulgel teripang dan formulasi obat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas emulgel teripang dengan variasi konsentrasi ekstrak untuk menentukan dosis optimal dalam mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara emulgel teripang dan formulasi obat luka lainnya, seperti salep berbasis nanoteknologi, untuk membandingkan efisiensi dan keamanannya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif lain dalam teripang, seperti kolagen atau mukopolisakarida, dalam meningkatkan regenerasi jaringan. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan formulasi obat luka yang lebih efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan klinis.. Hasil pengamatan menunjukan organoleptis teripang bentuk cairan sedikit kental dengan warna kuning kecoklatan dan berbau amis.Hasil pengamatan menunjukkan ektrak teripang mengandung flavonoid, saponin, kuinolon dan steroid.Hasil penelitian setelah pembuatan emulgel teripang (Stichopus horrens) dilakukan pengujian terhadap emulgel dan hasil menunjukkan warna kuning muda, bau sedikit amis, tektur lengket, sediaan homogen, sedian stabil dengan pH 6.Pemberian emulgel teripang dan salep betadin dapat mempengaruhi percepatan kesembuhan luka secara patologi anatomi berdasarkan ukuran luka (panjang), waktu kering luka, warna luka, terbentuknya keropeng serta bertambah panjangnya rambut disekitar perlukaan sejak hari enam pasca perlukaan.Penggunaan emulgel teripang secara kuantitatif dapat mempercepat kesembuhan luka incisi pada kulit mencit (Mus musculus) dengan terbentuknya jaringan granulasi meliputi infiltrasi sel radang, sel fibroblas, serta mempercepat proses angiogensis Luka merupakan suatu bentuk kerusakan jaringan kulit akibat kontak dengan sumber panas (seperti bahan kimia, api, air panas, listrik, dan radiasi), prosedur medis, atau perubahan kondisi fisiologis. Perawatan luka tergantung pada luasnya luka. Semakin dalam lapisan kulit yang terkena, semakin lama waktu yang dibutuhkan. Untuk mengurangi efek samping yang tidak diinginkan, banyak masyarakat beralih kepada pengobatan herbal, salah satunya yaitu pemanfaatan dari teripang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas emulgel ekstrak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-1c89b.webp" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-1c89b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-1c89b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-1c89b.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" alt="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-655d2.webp" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-655d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-655d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-655d2.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" alt="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" alt="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64604-penyembuhan-luka-bakar-perawatan" title="JURIS - Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka" target="_blank">Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas emulgel teripang dengan variasi konsentrasi ekstrak untuk menentukan dosis optimal dalam mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara emulgel teripang dan formulasi obat luka lainnya, seperti salep berbasis nanoteknologi, untuk membandingkan efisiensi dan keamanannya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif lain dalam teripang, seperti kolagen atau mukopolisakarida, dalam meningkatkan regenerasi jaringan. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan formulasi obat luka yang lebih efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan klinis..
<br>Hasil pengamatan menunjukan organoleptis teripang bentuk cairan sedikit kental dengan warna kuning kecoklatan dan berbau amis.Hasil pengamatan menunjukkan ektrak teripang mengandung flavonoid, saponin, kuinolon dan steroid.Hasil penelitian setelah pembuatan emulgel teripang (Stichopus horrens) dilakukan pengujian terhadap emulgel dan hasil menunjukkan warna kuning muda, bau sedikit amis, tektur lengket, sediaan homogen, sedian stabil dengan pH 6.Pemberian emulgel teripang dan salep betadin dapat mempengaruhi percepatan kesembuhan luka secara patologi anatomi berdasarkan ukuran luka (panjang), waktu kering luka, warna luka, terbentuknya keropeng serta bertambah panjangnya rambut disekitar perlukaan sejak hari enam pasca perlukaan.Penggunaan emulgel teripang secara kuantitatif dapat mempercepat kesembuhan luka incisi pada kulit mencit (Mus musculus) dengan terbentuknya jaringan granulasi meliputi infiltrasi sel radang, sel fibroblas, serta mempercepat proses angiogensis
<br>Luka merupakan suatu bentuk kerusakan jaringan kulit akibat kontak dengan sumber panas (seperti bahan kimia, api, air panas, listrik, dan radiasi), prosedur medis, atau perubahan kondisi fisiologis. Perawatan luka tergantung pada luasnya luka. Semakin dalam lapisan kulit yang terkena, semakin lama waktu yang dibutuhkan. Untuk mengurangi efek samping yang tidak diinginkan, banyak masyarakat beralih kepada pengobatan herbal, salah satunya yaitu pemanfaatan dari teripang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas emulgel ekstrak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp" type="image/webp" length="87160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-1c89b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-655d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/penyembuhan-luka-bakar-perawatan-kaki-ulkus-teripa-thumb-4b084.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Long Range LoRa Technology dan Message Queuing Telemetry Transport MQTT Pada Aplikasi Mitigasi Banjir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Long Range LoRa Technology dan Message Queuing Telemetry Transport MQTT Pada Aplikasi Mitigasi Banjir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Long Range LoRa Technology dan Message Queuing Telemetry Transport MQTT Pada Aplikasi Mitigasi Banjir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64610-modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banj</link>
	<guid isPermaLink="false">3aca8deb754cce46d402fa77c97696b5</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 14:29:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ light yolov8 ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kirim,light,naskah,yolov8]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar integrasi LoRa dan MQTT untuk mitigasi banjir, namun masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut demi sistem yang lebih cerdas dan efisien. Salah satu arah studi masa depan yang menarik adalah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar integrasi LoRa dan MQTT untuk mitigasi banjir, namun masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut demi sistem yang lebih cerdas dan efisien. Salah satu arah studi masa depan yang menarik adalah mengintegrasikan model pembelajaran mesin pada mekanisme Adaptive Transmission yang sudah ada. Alih-alih mengandalkan ambang batas statis, bagaimana jika sistem dapat memprediksi potensi banjir secara lebih akurat dengan menganalisis pola historis data sensor, perkiraan cuaca, dan informasi lingkungan lainnya, sehingga interval pengiriman data dapat menyesuaikan secara lebih dinamis dan prediktif? Hal ini akan meningkatkan responsivitas sistem secara signifikan. Selanjutnya, mengingat potensi penerapan di area yang lebih luas, penting untuk menyelidiki skalabilitas sistem ini. Bagaimana optimasi penempatan gateway LoRa dan algoritma perutean data dapat memastikan kualitas layanan (QoS) tetap tinggi di lingkungan multi-gateway yang kompleks, terutama ketika banyak sensor serentak melaporkan kondisi bahaya dan memicu peningkatan volume data? Penelitian ini bisa mengeksplorasi strategi untuk meminimalisir interferensi dan memastikan transmisi data yang andal dalam skala kota atau daerah aliran sungai yang lebih besar. Terakhir, untuk meningkatkan keberlanjutan sistem di lokasi terpencil, studi dapat fokus pada optimalisasi konsumsi energi. Bagaimana konsep komputasi tepi (edge computing) dapat diimplementasikan pada node LoRa TX atau gateway untuk melakukan pemrosesan data awal dan penyaringan anomali secara lokal? Dengan demikian, hanya data yang benar-benar krusial yang ditransmisikan ke broker MQTT, secara drastis mengurangi beban transmisi dan memperpanjang masa pakai baterai perangkat sensor, menjadikan sistem lebih mandiri dan tahan lama di lokasi tanpa sumber daya listrik konstan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi protokol MQTT dan teknologi LoRa terbukti sangat efektif dalam mendukung komunikasi jarak jauh yang hemat daya untuk aplikasi mitigasi banjir.Sistem ini memungkinkan transmisi data sensor tanpa memerlukan koneksi internet langsung melalui LoRa, dengan data kemudian diteruskan ke broker MQTT oleh LoRa RX, sehingga pembacaan sensor dapat diakses secara real-time melalui aplikasi web dan mobile.Keseluruhan hasil pengujian perangkat dan aplikasi menunjukkan bahwa integrasi LoRa dan MQTT berfungsi dengan baik, menjadikannya solusi andal untuk sistem mitigasi banjir real-time Kota Gorontalo merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap bencana banjir akibat kondisi hidrologis yang dilalui oleh beberapa sungai besar. Data historis menunjukkan bahwa banjir yang terjadi pada Juli 2024 merupakan salah satu kejadian terparah dalam satu dekade terakhir. Berbagai sistem mitigasi banjir berbasis Internet of Things (IoT) telah dikembangkan, namun sebagian besar masih bergantung pada konektivitas internet sehingga kurang optimal diterapkan pada daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mitigasi banjir dengan mengintegrasikan teknologi Long Range (LoRa) dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) untuk mendukung transmisi data sensor secara real-time... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" alt="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-01490.webp" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-01490.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-01490.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-01490.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" alt="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-8a3bf.webp" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-8a3bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-8a3bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-8a3bf.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" alt="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64610-modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banj" title="JURIS - Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir" target="_blank">Integrasi Long Range (LoRa) Technology dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) Pada Aplikasi Mitigasi Banjir</a>: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar integrasi LoRa dan MQTT untuk mitigasi banjir, namun masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut demi sistem yang lebih cerdas dan efisien. Salah satu arah studi masa depan yang menarik adalah mengintegrasikan model pembelajaran mesin pada mekanisme Adaptive Transmission yang sudah ada. Alih-alih mengandalkan ambang batas statis, bagaimana jika sistem dapat memprediksi potensi banjir secara lebih akurat dengan menganalisis pola historis data sensor, perkiraan cuaca, dan informasi lingkungan lainnya, sehingga interval pengiriman data dapat menyesuaikan secara lebih dinamis dan prediktif? Hal ini akan meningkatkan responsivitas sistem secara signifikan. Selanjutnya, mengingat potensi penerapan di area yang lebih luas, penting untuk menyelidiki skalabilitas sistem ini. Bagaimana optimasi penempatan gateway LoRa dan algoritma perutean data dapat memastikan kualitas layanan (QoS) tetap tinggi di lingkungan multi-gateway yang kompleks, terutama ketika banyak sensor serentak melaporkan kondisi bahaya dan memicu peningkatan volume data? Penelitian ini bisa mengeksplorasi strategi untuk meminimalisir interferensi dan memastikan transmisi data yang andal dalam skala kota atau daerah aliran sungai yang lebih besar. Terakhir, untuk meningkatkan keberlanjutan sistem di lokasi terpencil, studi dapat fokus pada optimalisasi konsumsi energi. Bagaimana konsep komputasi tepi (edge computing) dapat diimplementasikan pada node LoRa TX atau gateway untuk melakukan pemrosesan data awal dan penyaringan anomali secara lokal? Dengan demikian, hanya data yang benar-benar krusial yang ditransmisikan ke broker MQTT, secara drastis mengurangi beban transmisi dan memperpanjang masa pakai baterai perangkat sensor, menjadikan sistem lebih mandiri dan tahan lama di lokasi tanpa sumber daya listrik konstan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi protokol MQTT dan teknologi LoRa terbukti sangat efektif dalam mendukung komunikasi jarak jauh yang hemat daya untuk aplikasi mitigasi banjir.Sistem ini memungkinkan transmisi data sensor tanpa memerlukan koneksi internet langsung melalui LoRa, dengan data kemudian diteruskan ke broker MQTT oleh LoRa RX, sehingga pembacaan sensor dapat diakses secara real-time melalui aplikasi web dan mobile.Keseluruhan hasil pengujian perangkat dan aplikasi menunjukkan bahwa integrasi LoRa dan MQTT berfungsi dengan baik, menjadikannya solusi andal untuk sistem mitigasi banjir real-time
<br>Kota Gorontalo merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap bencana banjir akibat kondisi hidrologis yang dilalui oleh beberapa sungai besar. Data historis menunjukkan bahwa banjir yang terjadi pada Juli 2024 merupakan salah satu kejadian terparah dalam satu dekade terakhir. Berbagai sistem mitigasi banjir berbasis Internet of Things (IoT) telah dikembangkan, namun sebagian besar masih bergantung pada konektivitas internet sehingga kurang optimal diterapkan pada daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mitigasi banjir dengan mengintegrasikan teknologi Long Range (LoRa) dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) untuk mendukung transmisi data sensor secara real-time...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp" type="image/webp" length="87052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-c623a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-01490.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/modom-sistem-mitigasi-m-paspor-bencana-banjir-rend-thumb-8a3bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14649-jurnal-teknologi-informasi-ilmu-komputer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano Emulsiying Diri SNEDDS Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano Emulsiying Diri SNEDDS Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano Emulsiying Diri SNEDDS Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64591-sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedd</link>
	<guid isPermaLink="false">ad75a7d5bfabfed1aadc7e559534dd05</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 14:29:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ john jackson ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep chandra ]]></category>
	<category><![CDATA[ opan baehaqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asep,baehaqi,chandra,jackson,john,opan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut efek dari variasi konsentrasi Labrasol dan Tween 80 terhadap karakteristik fisik dan stabilitas SNEDDS asam mefenamik. (2) Meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut efek dari variasi konsentrasi Labrasol dan Tween 80 terhadap karakteristik fisik dan stabilitas SNEDDS asam mefenamik. (2) Meneliti potensi penggunaan SNEDDS asam mefenamik dalam aplikasi klinis, seperti dalam pengobatan nyeri akut atau peradangan. (3) Mengembangkan formulasi SNEDDS asam mefenamik dengan menambahkan bahan aktif lain atau modifikasi surfaktan untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan obat.. Kombinasi 24% Labrasol dan 1% Tween 80 pada SNEDDS asam mefenamik, dengan nilai desirabilitas 0,984, memiliki warna bening, tidak beraroma, homogen, berbentuk cair, pH 4,69, viskositas 31,33 cP, persen pengantar 96,80%, waktu emulsi 29,11 detik, ukuran partikel 44,30 nm, potensial zeta -28,87 mV, dan indeks polidispersitas 0,563, dengan persen tingkat masing-masing 100,08%, 100,70%, dan 99,87% Asam mefenamik adalah turunan dari asam anthranilat yang berfungsi sebagai obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), antipiretik, dan analgesik. Asam mefenamik termasuk dalam kelas II Sistem Klasifikasi Biopharmaceutical (BCS) yang memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Pembuatan SNEDDS memerlukan surfaktan non-ionik dengan nilai HLB (Hydrophilic-Lipophilic Balance) lebih dari 10. Asam mefenamik memiliki kelarutan tinggi dalam surfaktan Labrasol yang memiliki HLB 12 dan Tween 80 yang memiliki HLB 15. Penelitian ini bertujuan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-ffef0.webp" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-ffef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-ffef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-ffef0.webp 1x" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" alt="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp 1x" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" alt="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-6df66.webp" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-6df66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-6df66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-6df66.webp 1x" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" alt="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64591-sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedd" title="JURIS - Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex" target="_blank">Optimisasi Labrasol dan Tween 80 dalam Sistem Pengantaran Obat Nano-Emulsiying Diri (SNEDDS) Mefenamik Asam Menggunakan Metode Desain Lattice Simplex</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut efek dari variasi konsentrasi Labrasol dan Tween 80 terhadap karakteristik fisik dan stabilitas SNEDDS asam mefenamik. (2) Meneliti potensi penggunaan SNEDDS asam mefenamik dalam aplikasi klinis, seperti dalam pengobatan nyeri akut atau peradangan. (3) Mengembangkan formulasi SNEDDS asam mefenamik dengan menambahkan bahan aktif lain atau modifikasi surfaktan untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan obat..
<br>Kombinasi 24% Labrasol dan 1% Tween 80 pada SNEDDS asam mefenamik, dengan nilai desirabilitas 0,984, memiliki warna bening, tidak beraroma, homogen, berbentuk cair, pH 4,69, viskositas 31,33 cP, persen pengantar 96,80%, waktu emulsi 29,11 detik, ukuran partikel 44,30 nm, potensial zeta -28,87 mV, dan indeks polidispersitas 0,563, dengan persen tingkat masing-masing 100,08%, 100,70%, dan 99,87%
<br>Asam mefenamik adalah turunan dari asam anthranilat yang berfungsi sebagai obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), antipiretik, dan analgesik. Asam mefenamik termasuk dalam kelas II Sistem Klasifikasi Biopharmaceutical (BCS) yang memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Pembuatan SNEDDS memerlukan surfaktan non-ionik dengan nilai HLB (Hydrophilic-Lipophilic Balance) lebih dari 10. Asam mefenamik memiliki kelarutan tinggi dalam surfaktan Labrasol yang memiliki HLB 12 dan Tween 80 yang memiliki HLB 15. Penelitian ini bertujuan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp" type="image/webp" length="232924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-ffef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-d513d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/sistem-pengantaran-obat-nano-emulsiying-snedds-lab-thumb-6df66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64596-pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">d34950f93c7ca185b70f7a0ebf24e868</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:58:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi antara masyarakat di daerah pedesaan dan perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi antara masyarakat di daerah pedesaan dan perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi perilaku swamedikasi, seperti akses terhadap informasi kesehatan, tingkat pendidikan, dan faktor sosial-ekonomi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik swamedikasi dan upaya-upaya untuk meningkatkan penggunaan obat yang aman dan rasional di masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Desa Yosowilangun, Kabupaten Gresik memiliki pemahaman yang baik mengenai penggunaan obat analgesikAeantipiretik, dengan proporsi sebesar 73%.Selain itu, perilaku swamedikasi yang ditunjukkan oleh responden juga tergolong baik, dengan persentase mencapai 91%.Hasil pengujian statistik menggunakan metode Chi-Square memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p < 0,05.Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat berperan dalam memengaruhi cara mereka melakukan pengobatan mandiri, sehingga pengetahuan yang lebih baik cenderung mendorong praktik swamedikasi yang lebih tepat dan rasional Swamedikasi adalah praktik pengobatan mandiri yang umum dilakukan masyarakat untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan, seperti demam dan nyeri, dengan menggunakan obat bebas analgesik dan antipiretik yang mudah diperoleh tanpa resep dokter. Kemudahan akses, kepraktisan, dan biaya yang lebih rendah menjadi alasan utama masyarakat memilih swamedikasi. Namun, penggunaan obat secara mandiri berisiko menimbulkan kesalahan penggunaan apabila tidak didukung oleh pengetahuan yang memadai mengenai jenis, dosis, tujuan, dan cara penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-932f9.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-932f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-932f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-932f9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-7cc51.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-7cc51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-7cc51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-7cc51.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64596-pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-pe" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik" target="_blank">Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik-Antipiretik Masyarakat Desa Yosowilangun Gresik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi antara masyarakat di daerah pedesaan dan perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi perilaku swamedikasi, seperti akses terhadap informasi kesehatan, tingkat pendidikan, dan faktor sosial-ekonomi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik swamedikasi dan upaya-upaya untuk meningkatkan penggunaan obat yang aman dan rasional di masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Desa Yosowilangun, Kabupaten Gresik memiliki pemahaman yang baik mengenai penggunaan obat analgesikAeantipiretik, dengan proporsi sebesar 73%.Selain itu, perilaku swamedikasi yang ditunjukkan oleh responden juga tergolong baik, dengan persentase mencapai 91%.Hasil pengujian statistik menggunakan metode Chi-Square memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi p < 0,05.Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat berperan dalam memengaruhi cara mereka melakukan pengobatan mandiri, sehingga pengetahuan yang lebih baik cenderung mendorong praktik swamedikasi yang lebih tepat dan rasional
<br>Swamedikasi adalah praktik pengobatan mandiri yang umum dilakukan masyarakat untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan, seperti demam dan nyeri, dengan menggunakan obat bebas analgesik dan antipiretik yang mudah diperoleh tanpa resep dokter. Kemudahan akses, kepraktisan, dan biaya yang lebih rendah menjadi alasan utama masyarakat memilih swamedikasi. Namun, penggunaan obat secara mandiri berisiko menimbulkan kesalahan penggunaan apabila tidak didukung oleh pengetahuan yang memadai mengenai jenis, dosis, tujuan, dan cara penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp" type="image/webp" length="84046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-ae67a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-932f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/pengetahuan-masyarakat-obat-rasional-perilaku-kese-thumb-7cc51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-146-urindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7646-jurnal-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Export Readiness of Small and Medium Sized Enterprises in Emerging Markets A Capability Based Conceptual Model from Kazakhstan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Export Readiness of Small and Medium Sized Enterprises in Emerging Markets A Capability Based Conceptual Model from Kazakhstan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Export Readiness of Small and Medium Sized Enterprises in Emerging Markets A Capability Based Conceptual Model from Kazakhstan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64587-program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabil</link>
	<guid isPermaLink="false">82fb056d85c53e86bbfdbf75cee28a0c</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:42:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulya fawaida ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadia azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ atul khosyi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,azizah,fawaida,khosyi,nadia,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk melengkapi penelitian konseptual ini, ada beberapa arah studi baru yang sangat menarik untuk ditelusuri. Pertama, penting untuk secara langsung meneliti dampak nyata dari berbagai program pendukung yang disebutkan dalam makalah ini; misalnya, melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan: Untuk melengkapi penelitian konseptual ini, ada beberapa arah studi baru yang sangat menarik untuk ditelusuri. Pertama, penting untuk secara langsung meneliti dampak nyata dari berbagai program pendukung yang disebutkan dalam makalah ini; misalnya, melalui wawancara atau survei dengan pemilik UKM, bagaimana pelatihan universitas dan teknologi digital (seperti e-commerce) memengaruhi kesiapan dan peningkatan penjualan ekspor. Penelitian ini akan menguji secara empiris hubungan antara bantuan berbasis pendidikan, kapabilitas digital, dan kerjasama universitas-industri dengan hasil ekspor UKM yang sesungguhnya. Kedua, studi perbandingan yang lebih luas sangat berharga. Selain Kazakhstan dan Indonesia, melibatkan negara-negara berkembang lain dapat membantu memahami model atau intervensi paling efektif dalam membangun kapabilitas ekspor UKM, serta mengidentifikasi apakah ada pola keberhasilan universal ataukah strategi harus disesuaikan dengan konteks lokal. Ini akan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan. Ketiga, krusial untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang berbagai mekanisme dukungan. Mengkaji apakah keterlibatan UKM dengan akselerator ekspor, proyek konsultasi mahasiswa, atau platform digital berkorelasi dengan peningkatan kesiapan dan tingkat keberhasilan ekspor berkelanjutan akan memberikan bukti kausal yang lebih kuat mengenai investasi mana yang paling menguntungkan dalam mengembangkan ekosistem kesiapan ekspor bagi UKM di pasar berkembang.. Makalah ini menyajikan analisis berorientasi kapabilitas mengenai kesiapan ekspor UKM, mengemukakan bahwa kesiapan tersebut merupakan serangkaian kapabilitas multidimensional yang meliputi aspek sumber daya manusia, digital, inovasi, jejaring, dan dukungan institusional, bukan sekadar akses keuangan atau partisipasi dalam promosi.Kontribusi utamanya adalah model yang diusulkan untuk mengembangkan UKM siap ekspor melalui integrasi pembentukan pengetahuan, kapasitas teknologi, dan kerja sama universitas-industri, yang menyoroti kebutuhan pelatihan, dukungan pemerintah, solusi digital, dan metrik yang sesuai.Model ini sangat relevan untuk konteks pasar berkembang seperti Kazakhstan dan Indonesia, menekankan pentingnya koordinasi antar berbagai institusiAitermasuk universitas, lembaga pemerintah, dan pelaku industriAiuntuk membangun kapabilitas ekspor yang komprehensif Dalam makalah ini, sebuah model konseptual berbasis kapabilitas untuk kesiapan ekspor UKM di ekonomi pasar berkembang dibangun dengan menggunakan Kazakhstan sebagai studi kasus utama dan Indonesia sebagai studi kasus sekunder. Penelitian ini menerapkan pandangan berbasis sumber daya perusahaan, teori kapabilitas dinamis, literatur internasionalisasi UKM, studi kesiapan ekspor, dan literatur kolaborasi universitas-industri untuk menjelaskan bagaimana kesiapan ekspor harus dipandang lebih dari sekadar sumber daya keuangan, strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-03efd.webp" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-03efd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-03efd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-03efd.webp 1x" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" alt="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp 1x" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" alt="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-6fc92.webp" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-6fc92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-6fc92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-6fc92.webp 1x" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" alt="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64587-program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabil" title="JURIS - Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan" target="_blank">Export Readiness of Small and Medium-Sized Enterprises in Emerging Markets: A Capability-Based Conceptual Model from Kazakhstan</a>: Untuk melengkapi penelitian konseptual ini, ada beberapa arah studi baru yang sangat menarik untuk ditelusuri. Pertama, penting untuk secara langsung meneliti dampak nyata dari berbagai program pendukung yang disebutkan dalam makalah ini; misalnya, melalui wawancara atau survei dengan pemilik UKM, bagaimana pelatihan universitas dan teknologi digital (seperti e-commerce) memengaruhi kesiapan dan peningkatan penjualan ekspor. Penelitian ini akan menguji secara empiris hubungan antara bantuan berbasis pendidikan, kapabilitas digital, dan kerjasama universitas-industri dengan hasil ekspor UKM yang sesungguhnya. Kedua, studi perbandingan yang lebih luas sangat berharga. Selain Kazakhstan dan Indonesia, melibatkan negara-negara berkembang lain dapat membantu memahami model atau intervensi paling efektif dalam membangun kapabilitas ekspor UKM, serta mengidentifikasi apakah ada pola keberhasilan universal ataukah strategi harus disesuaikan dengan konteks lokal. Ini akan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan. Ketiga, krusial untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang berbagai mekanisme dukungan. Mengkaji apakah keterlibatan UKM dengan akselerator ekspor, proyek konsultasi mahasiswa, atau platform digital berkorelasi dengan peningkatan kesiapan dan tingkat keberhasilan ekspor berkelanjutan akan memberikan bukti kausal yang lebih kuat mengenai investasi mana yang paling menguntungkan dalam mengembangkan ekosistem kesiapan ekspor bagi UKM di pasar berkembang..
<br>Makalah ini menyajikan analisis berorientasi kapabilitas mengenai kesiapan ekspor UKM, mengemukakan bahwa kesiapan tersebut merupakan serangkaian kapabilitas multidimensional yang meliputi aspek sumber daya manusia, digital, inovasi, jejaring, dan dukungan institusional, bukan sekadar akses keuangan atau partisipasi dalam promosi.Kontribusi utamanya adalah model yang diusulkan untuk mengembangkan UKM siap ekspor melalui integrasi pembentukan pengetahuan, kapasitas teknologi, dan kerja sama universitas-industri, yang menyoroti kebutuhan pelatihan, dukungan pemerintah, solusi digital, dan metrik yang sesuai.Model ini sangat relevan untuk konteks pasar berkembang seperti Kazakhstan dan Indonesia, menekankan pentingnya koordinasi antar berbagai institusiAitermasuk universitas, lembaga pemerintah, dan pelaku industriAiuntuk membangun kapabilitas ekspor yang komprehensif
<br>Dalam makalah ini, sebuah model konseptual berbasis kapabilitas untuk kesiapan ekspor UKM di ekonomi pasar berkembang dibangun dengan menggunakan Kazakhstan sebagai studi kasus utama dan Indonesia sebagai studi kasus sekunder. Penelitian ini menerapkan pandangan berbasis sumber daya perusahaan, teori kapabilitas dinamis, literatur internasionalisasi UKM, studi kesiapan ekspor, dan literatur kolaborasi universitas-industri untuk menjelaskan bagaimana kesiapan ekspor harus dipandang lebih dari sekadar sumber daya keuangan, strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp" type="image/webp" length="84564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-03efd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-4d413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-promosi-ekspor-kesiapan-ukm-kapabilitas-pa-thumb-6fc92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6442-education-science-technology-international-conference.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Habits of Mind of Prospective Science Teachers Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science Based Halal Products ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Habits of Mind of Prospective Science Teachers Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science Based Halal Products ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Habits of Mind of Prospective Science Teachers Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science Based Halal Products ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64588-pendidikan-guru-islam-halal-product-exports</link>
	<guid isPermaLink="false">d31e82057acf56533f78ab1c0ecbcbf9</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:19:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulya fawaida ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadia azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ atul khosyi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atul,azizah,fawaida,khosyi,nadia,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi pembelajaran yang dirancang khusus untuk meningkatkan dimensi Habits of Mind (HoM) yang masih rendah pada calon guru sains. Ini mencakup kemampuan bertanya, ketelitian, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products: Penelitian lanjutan sebaiknya berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi pembelajaran yang dirancang khusus untuk meningkatkan dimensi Habits of Mind (HoM) yang masih rendah pada calon guru sains. Ini mencakup kemampuan bertanya, ketelitian, dan keberanian mengambil risiko bertanggung jawab dalam konteks desain produk halal berbasis sains. Bagaimana model pembelajaran berbasis proyek atau inkuiri yang terintegrasi penuh dapat secara efektif mengasah disposisi kognitif ini? Selain itu, studi empiris tentang korelasi antara profil HoM calon guru sains dengan kualitas inovasi dan keberhasilan produk halal berbasis sains yang mereka kembangkan sangat diperlukan. Penting untuk meninjau apakah HoM yang lebih tinggi berkorelasi dengan desain produk yang lebih inovatif dan memenuhi standar etika halal. Terakhir, penelitian longitudinal dapat melacak perkembangan HoM sepanjang program pendidikan guru, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor pendorong seperti dukungan institusional atau peran mentor. Temuan ini akan memandu program pendidikan guru sains untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal, mempersiapkan calon guru agar mampu berinovasi secara ilmiah dan etis.. Mayoritas partisipan menunjukkan tingkat Habits of Mind (HoM) yang tinggi, didukung oleh kekuatan dalam menerapkan pengetahuan masa lalu, berpikir fleksibel, dan metakognisi, meskipun dimensi bertanya, mencari akurasi, dan mengambil risiko bertanggung jawab masih memerlukan peningkatan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain produk halal berbasis sains merupakan konteks pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan HoM, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan kemampuan pemecahan masalah dunia nyata pada calon guru sains.Oleh karena itu, program pendidikan guru sains perlu mengintegrasikan pengalaman belajar berbasis proyek dan kontekstual guna memperkuat disposisi kognitif dan mempersiapkan guru masa depan menghadapi tantangan ilmiah dan sosial Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil Habits of Mind (HoM) calon guru sains dalam merancang produk halal berbasis sains. Penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan calon guru sains yang telah menyelesaikan mata kuliah terkait sains dan pengembangan produk. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Habits of Mind yang telah divalidasi, meliputi dimensi-dimensi kunci seperti ketekunan, berpikir fleksibel, berpikir metakognitif, menerapkan pengetahuan masa lalu pada situasi baru, bertanya dan mengajukan masalah, serta berusaha untuk akurasi. Analisis statistik deskriptif, termasuk rata-rata dan klasifikasi kategori, dilakukan untuk menentukan tingkat Habits of Mind siswa. Temuan mengungkapkan bahwa Habits of Mind calon guru sains secara keseluruhan dikategorikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-f3eb8.webp" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-f3eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-f3eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-f3eb8.webp 1x" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" alt="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp 1x" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" alt="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-dd43e.webp" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-dd43e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-dd43e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-dd43e.webp 1x" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" alt="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64588-pendidikan-guru-islam-halal-product-exports" title="JURIS - Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products" target="_blank">Habits of Mind of Prospective Science Teachers: Exploring Cognitive Dispositions in Designing Science-Based Halal Products</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi pembelajaran yang dirancang khusus untuk meningkatkan dimensi Habits of Mind (HoM) yang masih rendah pada calon guru sains. Ini mencakup kemampuan bertanya, ketelitian, dan keberanian mengambil risiko bertanggung jawab dalam konteks desain produk halal berbasis sains. Bagaimana model pembelajaran berbasis proyek atau inkuiri yang terintegrasi penuh dapat secara efektif mengasah disposisi kognitif ini? Selain itu, studi empiris tentang korelasi antara profil HoM calon guru sains dengan kualitas inovasi dan keberhasilan produk halal berbasis sains yang mereka kembangkan sangat diperlukan. Penting untuk meninjau apakah HoM yang lebih tinggi berkorelasi dengan desain produk yang lebih inovatif dan memenuhi standar etika halal. Terakhir, penelitian longitudinal dapat melacak perkembangan HoM sepanjang program pendidikan guru, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor pendorong seperti dukungan institusional atau peran mentor. Temuan ini akan memandu program pendidikan guru sains untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal, mempersiapkan calon guru agar mampu berinovasi secara ilmiah dan etis..
<br>Mayoritas partisipan menunjukkan tingkat Habits of Mind (HoM) yang tinggi, didukung oleh kekuatan dalam menerapkan pengetahuan masa lalu, berpikir fleksibel, dan metakognisi, meskipun dimensi bertanya, mencari akurasi, dan mengambil risiko bertanggung jawab masih memerlukan peningkatan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain produk halal berbasis sains merupakan konteks pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan HoM, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan kemampuan pemecahan masalah dunia nyata pada calon guru sains.Oleh karena itu, program pendidikan guru sains perlu mengintegrasikan pengalaman belajar berbasis proyek dan kontekstual guna memperkuat disposisi kognitif dan mempersiapkan guru masa depan menghadapi tantangan ilmiah dan sosial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil Habits of Mind (HoM) calon guru sains dalam merancang produk halal berbasis sains. Penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan calon guru sains yang telah menyelesaikan mata kuliah terkait sains dan pengembangan produk. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Habits of Mind yang telah divalidasi, meliputi dimensi-dimensi kunci seperti ketekunan, berpikir fleksibel, berpikir metakognitif, menerapkan pengetahuan masa lalu pada situasi baru, bertanya dan mengajukan masalah, serta berusaha untuk akurasi. Analisis statistik deskriptif, termasuk rata-rata dan klasifikasi kategori, dilakukan untuk menentukan tingkat Habits of Mind siswa. Temuan mengungkapkan bahwa Habits of Mind calon guru sains secara keseluruhan dikategorikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp" type="image/webp" length="67636" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-f3eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-57ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pendidikan-guru-islam-halal-product-exports-kompet-thumb-dd43e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6442-education-science-technology-international-conference.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 17:31:50 +0700. 24 items. Served in: 8.887 seconds [rss] -->
