<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 20:21:43 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 20:21:43 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-21T20:21:43+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Gender and Development GAD Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Gender and Development GAD Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Gender and Development GAD Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55485-korban-konstruksi-gender-analisis-struktur</link>
	<guid isPermaLink="false">f3fdab79ab7382d83aa5d415cd71f39b</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:06:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan gender di MAN 1 Magelang, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi-strategi berikut: Pertama, mengintegrasikan pendidikan kesadaran gender ke dalam kurikulum secara menyeluruh, tidak hanya sebagai mata pelajaran terpisah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri: Untuk mengatasi tantangan gender di MAN 1 Magelang, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi-strategi berikut: Pertama, mengintegrasikan pendidikan kesadaran gender ke dalam kurikulum secara menyeluruh, tidak hanya sebagai mata pelajaran terpisah, tetapi juga sebagai tema lintas mata pelajaran. Kedua, mengembangkan program pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru untuk meningkatkan kesadaran gender dan kemampuan mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bebas dari stereotip. Ketiga, mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan-kegiatan yang mempromosikan kesetaraan gender, seperti diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan kegiatan ekstra kurikuler yang berfokus pada pemberdayaan gender. Dengan menggabungkan strategi-strategi ini, madrasah dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan setara, di mana siswa dapat mengembangkan potensi mereka tanpa terkekang oleh konstruksi gender tradisional.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu gender di MAN 1 Magelang tidak lagi terletak pada akses pendidikan, melainkan pada norma budaya, stereotip, hubungan sosial, dan struktur sekolah yang masih mereproduksi bias gender.Meskipun kebijakan madrasah bersifat netral, subordinasi, marginalisasi, dan kekerasan simbolis dalam praktik lapangan tetap ada dan membentuk bagaimana siswa memaknai jurusan dan bidang keahlian.Melalui pendekatan Gender and Development (GAD), penelitian ini menegaskan bahwa ketidaksetaraan yang terjadi bukan disebabkan oleh perbedaan kemampuan atau biologi, melainkan oleh struktur sosial yang telah menormalkan pembagian peran berdasarkan gender.Akses yang setara tidak otomatis menghasilkan kesempatan dan hasil yang setara karena norma budaya masih membentuk kepercayaan diri, pilihan karier, dan pola interaksi siswa dan guru.Oleh karena itu, pendekatan GAD merupakan kerangka kerja yang paling relevan untuk mengatasi tantangan gender di MAN 1 Magelang, dengan fokus pada perubahan budaya sekolah, pendidikan kesadaran gender, dan penghapusan segregasi stereotip Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kesetaraan gender di MAN 1 Magelang, dengan fokus pada bagaimana norma budaya dan struktur sosial mempengaruhi pemilihan jurusan dan pengalaman siswa. Meskipun secara formal semua jurusan terbuka untuk laki-laki dan perempuan, penelitian ini menemukan bahwa stereotip, subordinasi, marginalisasi, dan kekerasan simbolik masih direproduksi melalui budaya sekolah, arahan guru, dan persepsi sosial yang melekat pada bidang keahlian tertentu. Dengan menggunakan pendekatan Gender and Development (GAD), penelitian ini menunjukkan bahwa ketidaksetaraan tidak berasal dari kemampuan biologis, melainkan dari konstruksi sosial yang menempatkan laki-laki dan perempuan dalam peran yang berbeda. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan kesadaran gender dan rekonstruksi pemahaman tentang pekerjaan berbasis gender untuk mewujudkan lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-5b7c8.webp" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-5b7c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-5b7c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-5b7c8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" alt="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-c49c4.webp" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-c49c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-c49c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-c49c4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" alt="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" alt="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55485-korban-konstruksi-gender-analisis-struktur" title="JURIS - Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri" target="_blank">Analisis Gender and Development (GAD) Terhadap Mekanisme Bias Gender dalam Pemilihan Jurusan di Madrasah Aliyah Negeri</a>: Untuk mengatasi tantangan gender di MAN 1 Magelang, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi-strategi berikut: Pertama, mengintegrasikan pendidikan kesadaran gender ke dalam kurikulum secara menyeluruh, tidak hanya sebagai mata pelajaran terpisah, tetapi juga sebagai tema lintas mata pelajaran. Kedua, mengembangkan program pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru untuk meningkatkan kesadaran gender dan kemampuan mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bebas dari stereotip. Ketiga, mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan-kegiatan yang mempromosikan kesetaraan gender, seperti diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan kegiatan ekstra kurikuler yang berfokus pada pemberdayaan gender. Dengan menggabungkan strategi-strategi ini, madrasah dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan setara, di mana siswa dapat mengembangkan potensi mereka tanpa terkekang oleh konstruksi gender tradisional..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu gender di MAN 1 Magelang tidak lagi terletak pada akses pendidikan, melainkan pada norma budaya, stereotip, hubungan sosial, dan struktur sekolah yang masih mereproduksi bias gender.Meskipun kebijakan madrasah bersifat netral, subordinasi, marginalisasi, dan kekerasan simbolis dalam praktik lapangan tetap ada dan membentuk bagaimana siswa memaknai jurusan dan bidang keahlian.Melalui pendekatan Gender and Development (GAD), penelitian ini menegaskan bahwa ketidaksetaraan yang terjadi bukan disebabkan oleh perbedaan kemampuan atau biologi, melainkan oleh struktur sosial yang telah menormalkan pembagian peran berdasarkan gender.Akses yang setara tidak otomatis menghasilkan kesempatan dan hasil yang setara karena norma budaya masih membentuk kepercayaan diri, pilihan karier, dan pola interaksi siswa dan guru.Oleh karena itu, pendekatan GAD merupakan kerangka kerja yang paling relevan untuk mengatasi tantangan gender di MAN 1 Magelang, dengan fokus pada perubahan budaya sekolah, pendidikan kesadaran gender, dan penghapusan segregasi stereotip
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kesetaraan gender di MAN 1 Magelang, dengan fokus pada bagaimana norma budaya dan struktur sosial mempengaruhi pemilihan jurusan dan pengalaman siswa. Meskipun secara formal semua jurusan terbuka untuk laki-laki dan perempuan, penelitian ini menemukan bahwa stereotip, subordinasi, marginalisasi, dan kekerasan simbolik masih direproduksi melalui budaya sekolah, arahan guru, dan persepsi sosial yang melekat pada bidang keahlian tertentu. Dengan menggunakan pendekatan Gender and Development (GAD), penelitian ini menunjukkan bahwa ketidaksetaraan tidak berasal dari kemampuan biologis, melainkan dari konstruksi sosial yang menempatkan laki-laki dan perempuan dalam peran yang berbeda. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan kesadaran gender dan rekonstruksi pemahaman tentang pekerjaan berbasis gender untuk mewujudkan lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp" type="image/webp" length="194494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-5b7c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-c49c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/korban-konstruksi-gender-analisis-struktur-sosial-thumb-9f12d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55497-varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">287185b1b69b993d11e5e778d1e480e3</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:04:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analisis web ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal gemi ]]></category>
	<category><![CDATA[ air tawar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[air,analisis,gemi,journal,tawar,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan analisis fungsional varian genetik pada populasi lokal untuk meningkatkan akurasi diagnosis klinis dan efektivitas konseling genetik bagi pasien dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan analisis fungsional varian genetik pada populasi lokal untuk meningkatkan akurasi diagnosis klinis dan efektivitas konseling genetik bagi pasien dengan gangguan tulang. (2) Menganalisis hubungan antara variasi genetik pada gen ACAN dengan berbagai gangguan tulang lainnya, seperti spondyloepimetaphyseal dysplasia dan osteochondritis dissecans, untuk memahami lebih lanjut mekanisme patogenesis dan dampak klinisnya. (3) Mengembangkan metode analisis bioinformatika yang lebih canggih untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi varian genetik pada gen ACAN, serta mengeksplorasi potensi penggunaan data bioinformatika dalam mendukung diagnosis dan pengobatan gangguan tulang.. Identifikasi dan karakterisasi variasi genetik pada gen ACAN dapat dilakukan menggunakan data dari basis data ClinVar.Sebagian besar varian yang ditemukan adalah patogenik, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara variasi gen ACAN dengan berbagai gangguan tulang, terutama pertumbuhan pendek.Tipe mutasi yang paling umum adalah varian missense dan frameshift.Selain itu, varian single-nucleotide (SNV) adalah tipe variasi genetik yang paling dominan, yang menunjukkan pentingnya perubahan single-nucleotide dalam patogenesis gangguan pertumbuhan tulang.Hasil ini memperkuat pemahaman bahwa mutasi pada gen ACAN berkontribusi pada gangguan pertumbuhan tulang dan berbagai gangguan tulang lainnya, seperti displasia spondyloepimetaphyseal dan osteochondritis dissecans.Penggunaan basis data ClinVar juga menunjukkan potensi penggunaan data bioinformatika untuk mendukung analisis varian genetik dan membantu memahami hubungan antara variasi genetik dan penyakit Gen ACAN memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang, sehingga mutasi pada gen ini terkait dengan berbagai gangguan seperti pertumbuhan pendek dan displasia tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi variasi mutasi gen ACAN menggunakan basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information untuk mendukung interpretasi patogenisitas dan diagnosis genetik. Penelitian ini dilakukan secara in silico dengan pendekatan deskriptif-komparatif menggunakan data varian gen ACAN dari basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information. Varian patogenik dan kemungkinan patogenik dianalisis dan dikelompokkan berdasarkan klasifikasi germline, konsekuensi molekuler, dan tipe varian. Hasil analisis basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-123b9.webp" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-123b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-123b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-123b9.webp 1x" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" alt="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-f0c3d.webp" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-f0c3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-f0c3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-f0c3d.webp 1x" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" alt="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp 1x" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" alt="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55497-varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis" title="JURIS - Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database" target="_blank">Identification and Characterization of Genetic Variants in the Human ACAN Gene Using the ClinVar Database</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan analisis fungsional varian genetik pada populasi lokal untuk meningkatkan akurasi diagnosis klinis dan efektivitas konseling genetik bagi pasien dengan gangguan tulang. (2) Menganalisis hubungan antara variasi genetik pada gen ACAN dengan berbagai gangguan tulang lainnya, seperti spondyloepimetaphyseal dysplasia dan osteochondritis dissecans, untuk memahami lebih lanjut mekanisme patogenesis dan dampak klinisnya. (3) Mengembangkan metode analisis bioinformatika yang lebih canggih untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi varian genetik pada gen ACAN, serta mengeksplorasi potensi penggunaan data bioinformatika dalam mendukung diagnosis dan pengobatan gangguan tulang..
<br>Identifikasi dan karakterisasi variasi genetik pada gen ACAN dapat dilakukan menggunakan data dari basis data ClinVar.Sebagian besar varian yang ditemukan adalah patogenik, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara variasi gen ACAN dengan berbagai gangguan tulang, terutama pertumbuhan pendek.Tipe mutasi yang paling umum adalah varian missense dan frameshift.Selain itu, varian single-nucleotide (SNV) adalah tipe variasi genetik yang paling dominan, yang menunjukkan pentingnya perubahan single-nucleotide dalam patogenesis gangguan pertumbuhan tulang.Hasil ini memperkuat pemahaman bahwa mutasi pada gen ACAN berkontribusi pada gangguan pertumbuhan tulang dan berbagai gangguan tulang lainnya, seperti displasia spondyloepimetaphyseal dan osteochondritis dissecans.Penggunaan basis data ClinVar juga menunjukkan potensi penggunaan data bioinformatika untuk mendukung analisis varian genetik dan membantu memahami hubungan antara variasi genetik dan penyakit
<br>Gen ACAN memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang, sehingga mutasi pada gen ini terkait dengan berbagai gangguan seperti pertumbuhan pendek dan displasia tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi variasi mutasi gen ACAN menggunakan basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information untuk mendukung interpretasi patogenisitas dan diagnosis genetik. Penelitian ini dilakukan secara in silico dengan pendekatan deskriptif-komparatif menggunakan data varian gen ACAN dari basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information. Varian patogenik dan kemungkinan patogenik dianalisis dan dikelompokkan berdasarkan klasifikasi germline, konsekuensi molekuler, dan tipe varian. Hasil analisis basis data ClinVar di National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp" type="image/webp" length="72410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-123b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-f0c3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/varian-gen-kk-deteksi-mutasi-metode-analisis-data-thumb-16b22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6876-gemi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18461-tropical-genetics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab Jeneponto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab Jeneponto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab Jeneponto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55483-tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-log</link>
	<guid isPermaLink="false">65d61dfdb82e82b12f2b9bf2006b5fdb</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:59:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita novianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,imran,ita,novianti,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak kontaminasi logam berat pada kesehatan masyarakat di daerah pegunungan. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang sumber-sumber cemaran logam berat dan cara-cara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak kontaminasi logam berat pada kesehatan masyarakat di daerah pegunungan. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang sumber-sumber cemaran logam berat dan cara-cara pencegahan yang efektif. Studi ini dapat mencakup pengukuran kadar logam berat dalam air pegunungan, serta penelitian tentang dampak jangka panjang paparan logam berat pada kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya logam berat dan cara-cara pencegahan. Apakah penyuluhan ini berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah air dan menjaga kualitas air minum mereka? Apakah ada perubahan signifikan dalam kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi air pegunungan? Studi ini dapat memberikan wawasan tentang keberhasilan program penyuluhan dan saran untuk perbaikan di masa mendatang.. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang cemaran logam berat dan cara-cara pencegahan yang efektif.Peningkatan pemahaman peserta ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Lebang Manai Utara tentang pentingnya mengolah air dan menjaga kebersihan sumber air untuk menghindari kontaminasi logam berat.Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penyakit terkait logam berat Mata air pegunungan sering dianggap sebagai sumber air bersih alami. Namun, potensi cemaran logam berat akibat faktor geologi maupun aktivitas manusia menimbulkan risiko kesehatan serius. Kesehatan adalah komponen yang sangat penting dalam hidup manusia dan merupakan kunci untuk hidup sejahtera. Mengurangi faktor resiko penyakit adalah salah satu cara mencapai kesehatan yang prima. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Lebang Manai Utara, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto tentang bahaya cemaran logam berat serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-1fc96.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-1fc96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-1fc96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-1fc96.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55483-tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-log" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto" target="_blank">Penyuluhan Bahaya Logam Berat Pada Sumber Air Pegunungan Di Desa Lebang Manai Utara Kab. Jeneponto</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak kontaminasi logam berat pada kesehatan masyarakat di daerah pegunungan. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang sumber-sumber cemaran logam berat dan cara-cara pencegahan yang efektif. Studi ini dapat mencakup pengukuran kadar logam berat dalam air pegunungan, serta penelitian tentang dampak jangka panjang paparan logam berat pada kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya logam berat dan cara-cara pencegahan. Apakah penyuluhan ini berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah air dan menjaga kualitas air minum mereka? Apakah ada perubahan signifikan dalam kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi air pegunungan? Studi ini dapat memberikan wawasan tentang keberhasilan program penyuluhan dan saran untuk perbaikan di masa mendatang..
<br>Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang cemaran logam berat dan cara-cara pencegahan yang efektif.Peningkatan pemahaman peserta ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Lebang Manai Utara tentang pentingnya mengolah air dan menjaga kebersihan sumber air untuk menghindari kontaminasi logam berat.Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penyakit terkait logam berat
<br>Mata air pegunungan sering dianggap sebagai sumber air bersih alami. Namun, potensi cemaran logam berat akibat faktor geologi maupun aktivitas manusia menimbulkan risiko kesehatan serius. Kesehatan adalah komponen yang sangat penting dalam hidup manusia dan merupakan kunci untuk hidup sejahtera. Mengurangi faktor resiko penyakit adalah salah satu cara mencapai kesehatan yang prima. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Lebang Manai Utara, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto tentang bahaya cemaran logam berat serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp" type="image/webp" length="81798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-47079.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/tingkah-laku-masyarakat-pengetahuan-logam-berat-hg-thumb-1fc96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2118-poltekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10029-lontara-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Antara Kesempatan Dan Keterbatasan Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Antara Kesempatan Dan Keterbatasan Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Antara Kesempatan Dan Keterbatasan Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55486-dukungan-lingkungan-sosial-keluarg</link>
	<guid isPermaLink="false">d5893996c4b1988d5746bee34e5c62fe</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:55:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Beberapa arah penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman mengenai faktorAcfaktor yang memperkuat atau menghambat capaian pendidikan anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana variasi kebijakan bantuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak: Beberapa arah penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman mengenai faktorAcfaktor yang memperkuat atau menghambat capaian pendidikan anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana variasi kebijakan bantuan pendidikan regional memengaruhi tingkat partisipasi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dengan menguji apakah mekanisme distribusi yang lebih transparan meningkatkan akses dan hasil belajar (penelitian kuantitatif komparatif antar daerah). Selanjutnya, studi kualitatif longitudinal dapat meneliti peran modal sosial dan budaya yang dimiliki keluarga miskin dalam mempertahankan motivasi belajar anak selama masa transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi, sehingga dapat mengidentifikasi strategi adaptif yang dapat direplikasi. Akhirnya, penelitian interdisipliner dapat menyelidiki interaksi antara faktor ekonomi keluarga dan teknologi digital dalam konteks pembelajaran daring, untuk menentukan apakah penggunaan perangkat mobile secara efektif dapat mengurangi kesenjangan akses pendidikan, serta bagaimana intervensi pelatihan digital bagi orang tua dapat memperkuat dukungan belajar anak.. Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi keluarga secara signifikan memengaruhi capaian pendidikan anak di Indonesia, dimana keluarga berpenghasilan rendah menghadapi hambatan biaya, fasilitas belajar yang tidak memadai, dan keterbatasan akses informasi.Dukungan moral dari orang tua, guru, dan lingkungan sosial terbukti dapat menyeimbangkan efek negatif tersebut dengan mempertahankan motivasi belajar serta keberlanjutan pendidikan anak.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang adaptif, program bantuan yang transparan, serta peningkatan literasi pendidikan dan kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan keluarga untuk mengurangi ketimpangan pendidikan Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan capaian pendidikan anak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih tingginya kesenjangan pendidikan di Indonesia yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Kelurahan Sudimara Barat, Tangerang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi berdampak pada akses pendidikan, fasilitas belajar, serta peluang melanjutkan studi. Namun,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-b00d8.webp" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-b00d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-b00d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-b00d8.webp 1x" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" alt="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp 1x" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" alt="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-fc092.webp" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-fc092.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-fc092.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-fc092.webp 1x" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" alt="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55486-dukungan-lingkungan-sosial-keluarg" title="JURIS - Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak" target="_blank">Antara Kesempatan Dan Keterbatasan: Status Sosial Ekonomi Keluarga Dan Capaian Pendidikan Anak</a>: Beberapa arah penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman mengenai faktorAcfaktor yang memperkuat atau menghambat capaian pendidikan anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana variasi kebijakan bantuan pendidikan regional memengaruhi tingkat partisipasi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dengan menguji apakah mekanisme distribusi yang lebih transparan meningkatkan akses dan hasil belajar (penelitian kuantitatif komparatif antar daerah). Selanjutnya, studi kualitatif longitudinal dapat meneliti peran modal sosial dan budaya yang dimiliki keluarga miskin dalam mempertahankan motivasi belajar anak selama masa transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi, sehingga dapat mengidentifikasi strategi adaptif yang dapat direplikasi. Akhirnya, penelitian interdisipliner dapat menyelidiki interaksi antara faktor ekonomi keluarga dan teknologi digital dalam konteks pembelajaran daring, untuk menentukan apakah penggunaan perangkat mobile secara efektif dapat mengurangi kesenjangan akses pendidikan, serta bagaimana intervensi pelatihan digital bagi orang tua dapat memperkuat dukungan belajar anak..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi keluarga secara signifikan memengaruhi capaian pendidikan anak di Indonesia, dimana keluarga berpenghasilan rendah menghadapi hambatan biaya, fasilitas belajar yang tidak memadai, dan keterbatasan akses informasi.Dukungan moral dari orang tua, guru, dan lingkungan sosial terbukti dapat menyeimbangkan efek negatif tersebut dengan mempertahankan motivasi belajar serta keberlanjutan pendidikan anak.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang adaptif, program bantuan yang transparan, serta peningkatan literasi pendidikan dan kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan keluarga untuk mengurangi ketimpangan pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan capaian pendidikan anak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih tingginya kesenjangan pendidikan di Indonesia yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Kelurahan Sudimara Barat, Tangerang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi berdampak pada akses pendidikan, fasilitas belajar, serta peluang melanjutkan studi. Namun,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp" type="image/webp" length="236196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-b00d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-cf44a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dukungan-lingkungan-sosial-keluarga-sistem-impleme-thumb-fc092.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano Kecamatan Sungai Pua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano Kecamatan Sungai Pua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano Kecamatan Sungai Pua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55478-stereotipe-gender-kesenjangan-upah-u</link>
	<guid isPermaLink="false">7bd1388e0e064751a312641601ebd12a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:50:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan regulasi upah formal mempengaruhi kesenjangan upah gender di komunitas agraris serupa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme kebijakan yang efektif. Selain itu, diperlukan studi kuantitatif yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan regulasi upah formal mempengaruhi kesenjangan upah gender di komunitas agraris serupa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme kebijakan yang efektif. Selain itu, diperlukan studi kuantitatif yang mengkaji sikap dan persepsi pemilik lahan terhadap pekerja perempuan, guna memahami peran stereotipe gender dalam penetapan upah. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan ekonomi perempuan tani, dengan mengukur dampaknya terhadap pendapatan, tabungan, dan akses pendidikan anak, sehingga memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan lembaga terkait.. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakadilan gender dalam sistem pengupahan pekerja tani perempuan di Kenagarian Batu Palano tetap berlanjut, dengan perempuan menerima upah yang jauh lebih rendah meskipun beban kerja setara, karena konstruksi sosial yang mengakar.Penyebab utama kesenjangan upah meliputi tradisi turunActemurun, stereotipe pemilik lahan, sikap pasrah pekerja perempuan, dan ketiadaan regulasi tertulis.Akibatnya, perempuan mengalami keterbatasan ekonomi, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, tidak dapat menabung atau berinvestasi, serta terbatasnya akses pendidikan bagi anakAcanaknya Penelitian ini mengkaji ketidakadilan gender dalam sistem pengupahan pekerja perempuan di sektor pertanian di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorAcfaktor penyebab kesenjangan upah pekerja tani berdasarkan gender dan dampak ekonomi dari kesenjangan upah terhadap pekerja tani di Kenagarian Batu Palano. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ketidakadilan gender yang dikemukakan oleh Mansour Fakih. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan pekerja tani perempuan, pekerja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp 1x" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" alt="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-47e82.webp" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-47e82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-47e82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-47e82.webp 1x" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" alt="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-976e5.webp" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-976e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-976e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-976e5.webp 1x" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" alt="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55478-stereotipe-gender-kesenjangan-upah-u" title="JURIS - Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua" target="_blank">Ketidakadilan Gender Dalam Pengupahan Pekerja Perempuan Pada Sektor Pertanian: Studi Kasus Di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan regulasi upah formal mempengaruhi kesenjangan upah gender di komunitas agraris serupa, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme kebijakan yang efektif. Selain itu, diperlukan studi kuantitatif yang mengkaji sikap dan persepsi pemilik lahan terhadap pekerja perempuan, guna memahami peran stereotipe gender dalam penetapan upah. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan ekonomi perempuan tani, dengan mengukur dampaknya terhadap pendapatan, tabungan, dan akses pendidikan anak, sehingga memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan lembaga terkait..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa ketidakadilan gender dalam sistem pengupahan pekerja tani perempuan di Kenagarian Batu Palano tetap berlanjut, dengan perempuan menerima upah yang jauh lebih rendah meskipun beban kerja setara, karena konstruksi sosial yang mengakar.Penyebab utama kesenjangan upah meliputi tradisi turunActemurun, stereotipe pemilik lahan, sikap pasrah pekerja perempuan, dan ketiadaan regulasi tertulis.Akibatnya, perempuan mengalami keterbatasan ekonomi, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, tidak dapat menabung atau berinvestasi, serta terbatasnya akses pendidikan bagi anakAcanaknya
<br>Penelitian ini mengkaji ketidakadilan gender dalam sistem pengupahan pekerja perempuan di sektor pertanian di Kenagarian Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorAcfaktor penyebab kesenjangan upah pekerja tani berdasarkan gender dan dampak ekonomi dari kesenjangan upah terhadap pekerja tani di Kenagarian Batu Palano. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ketidakadilan gender yang dikemukakan oleh Mansour Fakih. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan pekerja tani perempuan, pekerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp" type="image/webp" length="96832" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-c6463.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-47e82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/stereotipe-gender-kesenjangan-upah-pertanian-regul-thumb-976e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55494-gas-buang-emisi-sensor-met</link>
	<guid isPermaLink="false">880113863abf7f7c9d5bfc3441a5b0fe</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:46:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ land changes ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus rachmat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,changes,content,land,main,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mempelajari pengaruh dopan nanoAcstruktur pada sensor metal oksida untuk meningkatkan selektivitas dengan mengintegrasikan analisis data berbasis machine learning, sehingga dapat mengidentifikasi pola gas secara lebih akurat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor: Penelitian selanjutnya dapat mempelajari pengaruh dopan nanoAcstruktur pada sensor metal oksida untuk meningkatkan selektivitas dengan mengintegrasikan analisis data berbasis machine learning, sehingga dapat mengidentifikasi pola gas secara lebih akurat. Selanjutnya, dikembangkanlah array sensor multiAcsensor berdaya rendah yang menggabungkan teknologi eAcnose untuk pemantauan realActime emisi kendaraan dalam kondisi suhu dan kelembaban yang berfluktuasi, guna mengevaluasi kinerja sistem dalam lingkungan operasional yang realistis. Terakhir, dilakukan studi jangka panjang mengenai stabilitas sensor metal oksida dengan proses sintering inovatif serta pemodelan prediktif drift sensor selama beberapa bulan, yang akan memberikan panduan praktis untuk memperpanjang umur pakai sensor dalam aplikasi industri.. Artikel ini membahas teknologi mutakhir, metode perancangan, dan teknik peningkatan tiga parameter kinerja sensor gas berbasis metal oksida.Sensor gas metal oksida diproyeksikan tetap menjadi topik penelitian menarik di masa mendatang karena aplikasinya yang luas serta kemajuan teknik sintesis dan modifikasi nanomaterial yang meningkatkan kualitas material.Selain itu, teknik pengolahan sinyal untuk analisis multiAcsensor sangat penting dalam mengatasi permasalahan selektivitas Sensor gas berbasis metal oksida telah banyak digunakan untuk mendeteksi gas-gas polutan yang dihasilkan dan emisi gas buang kendaraan bermotor, seperti CO, SO2, NH3, NO, hidrokarbon (HC), dsb. Akan tetapi permasalahan yang sampai sekarang masih dihadapi oleh sensor gas berbasis metal oksida adalah rendahnya sensitivitas, lemahnya selektivitas, dan kurangnya stabilitas sensor. Oleh karena itu, sangat sulit untuk menghasilkan sebuah sensor gas berbasis metalAcoksida yang akurat dan bertahan untuk jangka waktu yang lama. Dalam review yang singkat ini, akan dibahas state-of-the-art teknologi, metode rancang bangun, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-87f92.webp" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-87f92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-87f92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-87f92.webp 1x" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" alt="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp 1x" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" alt="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-cf200.webp" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-cf200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-cf200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-cf200.webp 1x" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" alt="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55494-gas-buang-emisi-sensor-met" title="JURIS - Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor" target="_blank">Kajian Perkembangan Teknologi Sensor Gas untuk Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor</a>: Penelitian selanjutnya dapat mempelajari pengaruh dopan nanoAcstruktur pada sensor metal oksida untuk meningkatkan selektivitas dengan mengintegrasikan analisis data berbasis machine learning, sehingga dapat mengidentifikasi pola gas secara lebih akurat. Selanjutnya, dikembangkanlah array sensor multiAcsensor berdaya rendah yang menggabungkan teknologi eAcnose untuk pemantauan realActime emisi kendaraan dalam kondisi suhu dan kelembaban yang berfluktuasi, guna mengevaluasi kinerja sistem dalam lingkungan operasional yang realistis. Terakhir, dilakukan studi jangka panjang mengenai stabilitas sensor metal oksida dengan proses sintering inovatif serta pemodelan prediktif drift sensor selama beberapa bulan, yang akan memberikan panduan praktis untuk memperpanjang umur pakai sensor dalam aplikasi industri..
<br>Artikel ini membahas teknologi mutakhir, metode perancangan, dan teknik peningkatan tiga parameter kinerja sensor gas berbasis metal oksida.Sensor gas metal oksida diproyeksikan tetap menjadi topik penelitian menarik di masa mendatang karena aplikasinya yang luas serta kemajuan teknik sintesis dan modifikasi nanomaterial yang meningkatkan kualitas material.Selain itu, teknik pengolahan sinyal untuk analisis multiAcsensor sangat penting dalam mengatasi permasalahan selektivitas
<br>Sensor gas berbasis metal oksida telah banyak digunakan untuk mendeteksi gas-gas polutan yang dihasilkan dan emisi gas buang kendaraan bermotor, seperti CO, SO2, NH3, NO, hidrokarbon (HC), dsb. Akan tetapi permasalahan yang sampai sekarang masih dihadapi oleh sensor gas berbasis metal oksida adalah rendahnya sensitivitas, lemahnya selektivitas, dan kurangnya stabilitas sensor. Oleh karena itu, sangat sulit untuk menghasilkan sebuah sensor gas berbasis metalAcoksida yang akurat dan bertahan untuk jangka waktu yang lama. Dalam review yang singkat ini, akan dibahas state-of-the-art teknologi, metode rancang bangun, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp" type="image/webp" length="82006" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-87f92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-b3119.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gas-buang-emisi-sensor-metan-kajian-teknologi-kend-thumb-cf200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1438-usbypkp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18462-techno-socio-ekonomika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu Studi Di Kabupaten Jembrana Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu Studi Di Kabupaten Jembrana Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu Studi Di Kabupaten Jembrana Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55490-budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">f756154f15faed349c2738973c0c3dbb</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:41:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media digital memengaruhi upaya pelestarian identitas Islam di kalangan migran Jawa, khususnya melalui praktik keagamaan dan kohesi komunitas (misalnya: "Bagaimana media sosial mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media digital memengaruhi upaya pelestarian identitas Islam di kalangan migran Jawa, khususnya melalui praktik keagamaan dan kohesi komunitas (misalnya: "Bagaimana media sosial mempengaruhi praktik keagamaan dan solidaritas komunitas Muslim Jawa di Jembrana?"). Selain itu, penting untuk meneliti peran perempuan dalam transmisi nilaiAcnilai Islam dan budaya Jawa dalam keluarga, mengidentifikasi kontribusi mereka terhadap keberlanjutan tradisi keagamaan (misalnya: "Apa peran perempuan dalam menjaga dan mentransmisikan praktik keagamaan serta budaya Jawa di antara komunitas Muslim Jembrana?"). Selanjutnya, analisis dampak diversifikasi ekonomi, khususnya partisipasi dalam sektor nonAchalal, terhadap kelangsungan identitas komunitas Muslim dapat memberikan wawasan tentang adaptasi ekonomi dan identitas (misalnya: "Bagaimana keterlibatan dalam sektor ekonomi nonAchalal mempengaruhi pemeliharaan identitas keagamaan komunitas Muslim Jawa di Jembrana?").. Masyarakat Muslim Jawa di Kabupaten Jembrana berhasil mempertahankan identitas keagamaannya melalui perpaduan antara keteguhan tradisi dan hubungan sosial yang harmonis dengan mayoritas Hindu.Migrasi berabad-abad telah membentuk komunitas yang kuat, berakar dalam struktur sosial lokal, serta didukung oleh kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan sektor ekonomi terutama bisnis kuliner halal.Interaksi sosial yang penuh toleransi, dukungan pemerintah, dan keterbukaan masyarakat Hindu menciptakan hubungan lintas agama yang inklusif, membuktikan bahwa identitas agama dapat bertahan dan berkembang dalam lingkungan multikultural Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi masyarakat Muslim Jawa, migran maupun asli, dalam mempertahankan identitas keislaman sebagai minoritas di Kabupaten Jembrana, Bali, yang mayoritas Hindu, dengan fokus dinamika sosial, budaya, dan ekonomi. Metode kualitatif etnografi diterapkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap empat pedagang kuliner migran Jawa yang telah menetap lebih dari 10 tahun di pemukiman seperti Loloan dan Air Kuning. Pembahasan mengungkap strategi melalui solidaritas komunal, kegiatan keagamaan rutin seperti pengajian dan shalat tarawih, bisnis kuliner halal, adaptasi harmonis tanpa asimilasi, serta peran generasi muda sebagai jembatan sosial, didorong migrasi sejak abad ke-17 akibat faktor ekonomi-pariwisata dan toleransi lokal. Hasil menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp 1x" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" alt="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-75cad.webp" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-75cad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-75cad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-75cad.webp 1x" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" alt="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-b771a.webp" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-b771a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-b771a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-b771a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" alt="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55490-budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-sosi" title="JURIS - Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali" target="_blank">Strategi Masyarakat Muslim Jawa Dalam Mempertahankan Identitas Di Tengah Lingkungan Hindu: Studi Di Kabupaten Jembrana Bali</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media digital memengaruhi upaya pelestarian identitas Islam di kalangan migran Jawa, khususnya melalui praktik keagamaan dan kohesi komunitas (misalnya: "Bagaimana media sosial mempengaruhi praktik keagamaan dan solidaritas komunitas Muslim Jawa di Jembrana?"). Selain itu, penting untuk meneliti peran perempuan dalam transmisi nilaiAcnilai Islam dan budaya Jawa dalam keluarga, mengidentifikasi kontribusi mereka terhadap keberlanjutan tradisi keagamaan (misalnya: "Apa peran perempuan dalam menjaga dan mentransmisikan praktik keagamaan serta budaya Jawa di antara komunitas Muslim Jembrana?"). Selanjutnya, analisis dampak diversifikasi ekonomi, khususnya partisipasi dalam sektor nonAchalal, terhadap kelangsungan identitas komunitas Muslim dapat memberikan wawasan tentang adaptasi ekonomi dan identitas (misalnya: "Bagaimana keterlibatan dalam sektor ekonomi nonAchalal mempengaruhi pemeliharaan identitas keagamaan komunitas Muslim Jawa di Jembrana?")..
<br>Masyarakat Muslim Jawa di Kabupaten Jembrana berhasil mempertahankan identitas keagamaannya melalui perpaduan antara keteguhan tradisi dan hubungan sosial yang harmonis dengan mayoritas Hindu.Migrasi berabad-abad telah membentuk komunitas yang kuat, berakar dalam struktur sosial lokal, serta didukung oleh kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan sektor ekonomi terutama bisnis kuliner halal.Interaksi sosial yang penuh toleransi, dukungan pemerintah, dan keterbukaan masyarakat Hindu menciptakan hubungan lintas agama yang inklusif, membuktikan bahwa identitas agama dapat bertahan dan berkembang dalam lingkungan multikultural
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi masyarakat Muslim Jawa, migran maupun asli, dalam mempertahankan identitas keislaman sebagai minoritas di Kabupaten Jembrana, Bali, yang mayoritas Hindu, dengan fokus dinamika sosial, budaya, dan ekonomi. Metode kualitatif etnografi diterapkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap empat pedagang kuliner migran Jawa yang telah menetap lebih dari 10 tahun di pemukiman seperti Loloan dan Air Kuning. Pembahasan mengungkap strategi melalui solidaritas komunal, kegiatan keagamaan rutin seperti pengajian dan shalat tarawih, bisnis kuliner halal, adaptasi harmonis tanpa asimilasi, serta peran generasi muda sebagai jembatan sosial, didorong migrasi sejak abad ke-17 akibat faktor ekonomi-pariwisata dan toleransi lokal. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp" type="image/webp" length="103862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-cb4ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-75cad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/budaya-jawa-struktur-sosial-dinamika-modern-masyar-thumb-b771a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55500-cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera</link>
	<guid isPermaLink="false">81ad467c115235ff4a18f717a4ca3b5a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:39:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analisis web ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal gemi ]]></category>
	<category><![CDATA[ air tawar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[air,analisis,gemi,journal,tawar,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis filogenetik yang lebih akurat dengan menggunakan data mitogenom lengkap untuk mengonfirmasi posisi filogenetik Puma concolor dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis filogenetik yang lebih akurat dengan menggunakan data mitogenom lengkap untuk mengonfirmasi posisi filogenetik Puma concolor dalam Keluarga Felidae. (2) Menganalisis lebih lanjut perbedaan morfologis antara Puma concolor dan kucing besar dari genus Panthera, terutama dalam hal struktur tulang hyoideum dan morfologi tengkorak, untuk memahami evolusi konvergen yang terjadi. (3) Melakukan studi komparatif antara gen COI dan gen-gen lain yang terkait dengan evolusi dan diversitas Felidae, seperti gen mitokondria lain atau gen nuklir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan filogenetik dalam keluarga ini.. Analisis filogenetik berdasarkan gen mitokondria COI menunjukkan bahwa Puma concolor jelas terpisah dari klad genus Panthera dan mewakili garis evolusi independen dalam Keluarga Felidae.Konsistensi hasil yang diperoleh menggunakan metode MEGA4 dan PAUP*, didukung oleh nilai bootstrap dan CI serta RI > 0,50, mengonfirmasi bahwa kemiripan morfologis antara puma dan kucing besar adalah hasil dari evolusi konvergen, bukan kekerabatan genetik.Hasil ini mendukung klasifikasi Puma concolor dalam Subfamili Felinae Puma concolor menunjukkan kemiripan morfologis dengan kucing besar dari genus Panthera, yang sering menyebabkan ambigu dalam menilai hubungan filogenetiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi filogenetik Puma concolor dalam Keluarga Felidae menggunakan gen mitokondria Cytochrome Oxidase Subunit I (COI). Analisis filogenetik dilakukan pada 28 spesies Felidae dengan tiga spesies outgroup menggunakan MEGA4 dan PAUP*. Hasil menunjukkan bahwa Puma concolor jelas terpisah dari klad Panthera dan menempati posisi filogenetik independen, didukung oleh nilai bootstrap serta nilai Consistency Index dan Retention Index lebih dari 0,50. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kemiripan morfologis antara puma dan kucing besar adalah hasil dari evolusi konvergen dan mendukung klasifikasi Puma concolor dalam Subfamili Felinae. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-d5cb2.webp" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-d5cb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-d5cb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-d5cb2.webp 1x" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" alt="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp 1x" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" alt="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-fafcc.webp" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-fafcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-fafcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-fafcc.webp 1x" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" alt="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55500-cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera" title="JURIS - Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene" target="_blank">Phylogenetic Analysis of the Relationship Between Puma Concolor and the Genus Panthera Within The Family Felidae Based on the COI Gene</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode analisis filogenetik yang lebih akurat dengan menggunakan data mitogenom lengkap untuk mengonfirmasi posisi filogenetik Puma concolor dalam Keluarga Felidae. (2) Menganalisis lebih lanjut perbedaan morfologis antara Puma concolor dan kucing besar dari genus Panthera, terutama dalam hal struktur tulang hyoideum dan morfologi tengkorak, untuk memahami evolusi konvergen yang terjadi. (3) Melakukan studi komparatif antara gen COI dan gen-gen lain yang terkait dengan evolusi dan diversitas Felidae, seperti gen mitokondria lain atau gen nuklir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan filogenetik dalam keluarga ini..
<br>Analisis filogenetik berdasarkan gen mitokondria COI menunjukkan bahwa Puma concolor jelas terpisah dari klad genus Panthera dan mewakili garis evolusi independen dalam Keluarga Felidae.Konsistensi hasil yang diperoleh menggunakan metode MEGA4 dan PAUP*, didukung oleh nilai bootstrap dan CI serta RI > 0,50, mengonfirmasi bahwa kemiripan morfologis antara puma dan kucing besar adalah hasil dari evolusi konvergen, bukan kekerabatan genetik.Hasil ini mendukung klasifikasi Puma concolor dalam Subfamili Felinae
<br>Puma concolor menunjukkan kemiripan morfologis dengan kucing besar dari genus Panthera, yang sering menyebabkan ambigu dalam menilai hubungan filogenetiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi filogenetik Puma concolor dalam Keluarga Felidae menggunakan gen mitokondria Cytochrome Oxidase Subunit I (COI). Analisis filogenetik dilakukan pada 28 spesies Felidae dengan tiga spesies outgroup menggunakan MEGA4 dan PAUP*. Hasil menunjukkan bahwa Puma concolor jelas terpisah dari klad Panthera dan menempati posisi filogenetik independen, didukung oleh nilai bootstrap serta nilai Consistency Index dan Retention Index lebih dari 0,50. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kemiripan morfologis antara puma dan kucing besar adalah hasil dari evolusi konvergen dan mendukung klasifikasi Puma concolor dalam Subfamili Felinae.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp" type="image/webp" length="167460" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-d5cb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-36fcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/cytochrome-oxidase-felidae-puma-concolor-panthera-thumb-fafcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6876-gemi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18461-tropical-genetics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55487-faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-moti</link>
	<guid isPermaLink="false">47d952884d65969421568d79793d64ba</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:38:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran interaktif terhadap perilaku belajar siswa, terutama dalam hal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran interaktif terhadap perilaku belajar siswa, terutama dalam hal pengembangan kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan kelas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut peran komunikasi dua arah antara pengajar dan siswa dalam membentuk perilaku belajar positif, serta bagaimana interaksi antarsebaya dapat mempengaruhi motivasi dan minat belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana penggunaan media digital dan permainan edukatif dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, serta bagaimana sistem penghargaan dapat memotivasi siswa untuk terlibat secara responsif dalam setiap aktivitas pembelajaran.. Kegiatan pembelajaran interaktif di Komunitas Mengajar Edukarya berhasil mendorong terbentuknya perilaku belajar yang positif pada siswa melalui penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menghakimi.Intervensi ini tidak hanya meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membantu siswa mengembangkan kepercayaan diri, keberanian tampil di depan kelas, dan keterlibatan yang responsif dalam setiap aktivitas pembelajaran.Evaluasi berkelanjutan menunjukkan bahwa suasana kelas yang kondusif, relasi informal antara pengajar dan variasi metode pembelajaran menjadi kunci utama agar dampak program terus berlanjut, sehingga siswa mampu memaknai proses belajar sebagai pengalaman yang membebaskan dan mendukung perkembangan diri secara holistik Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi pembelajaran interaktif dalam membentuk perilaku belajar positif pada siswa di Komunitas Mengajar Edukarya, Kampung Penggilingan Baru, Bekasi Utara sebagai komunitas pendidikan non-formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif, melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara induktif menggunakan kerangka interaksionisme simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interaktif berhasil menumbuhkan perilaku belajar positif, yang tercermin dalam partisipasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-570a1.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-570a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-570a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-570a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" alt="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-a8d22.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-a8d22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-a8d22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-a8d22.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" alt="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" alt="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55487-faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-moti" title="JURIS - Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya" target="_blank">Analisis Perilaku Belajar Dalam Pembelajaran Interaktif Di Komunitas Edukarya</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran interaktif terhadap perilaku belajar siswa, terutama dalam hal pengembangan kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan kelas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut peran komunikasi dua arah antara pengajar dan siswa dalam membentuk perilaku belajar positif, serta bagaimana interaksi antarsebaya dapat mempengaruhi motivasi dan minat belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana penggunaan media digital dan permainan edukatif dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, serta bagaimana sistem penghargaan dapat memotivasi siswa untuk terlibat secara responsif dalam setiap aktivitas pembelajaran..
<br>Kegiatan pembelajaran interaktif di Komunitas Mengajar Edukarya berhasil mendorong terbentuknya perilaku belajar yang positif pada siswa melalui penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menghakimi.Intervensi ini tidak hanya meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membantu siswa mengembangkan kepercayaan diri, keberanian tampil di depan kelas, dan keterlibatan yang responsif dalam setiap aktivitas pembelajaran.Evaluasi berkelanjutan menunjukkan bahwa suasana kelas yang kondusif, relasi informal antara pengajar dan variasi metode pembelajaran menjadi kunci utama agar dampak program terus berlanjut, sehingga siswa mampu memaknai proses belajar sebagai pengalaman yang membebaskan dan mendukung perkembangan diri secara holistik
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi pembelajaran interaktif dalam membentuk perilaku belajar positif pada siswa di Komunitas Mengajar Edukarya, Kampung Penggilingan Baru, Bekasi Utara sebagai komunitas pendidikan non-formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif, melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara induktif menggunakan kerangka interaksionisme simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interaktif berhasil menumbuhkan perilaku belajar positif, yang tercermin dalam partisipasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp" type="image/webp" length="102840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-570a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-a8d22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/faktor-internal-siswa-partisipasi-aktif-motivasi-k-thumb-6cd95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55496-teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat</link>
	<guid isPermaLink="false">559401fa206eb9091e879e901be4ba88</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:34:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita novianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,imran,ita,novianti,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efek jangka panjang edukasi loving baby massage terhadap perkembangan bayi, seperti pertumbuhan fisik, kualitas tidur, dan status imun selama enam bulan setelah intervensi; selanjutnya, penting untuk membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame: Penelitian selanjutnya dapat menguji efek jangka panjang edukasi loving baby massage terhadap perkembangan bayi, seperti pertumbuhan fisik, kualitas tidur, dan status imun selama enam bulan setelah intervensi; selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode penyampaian edukasiAimisalnya pelatihan tatap muka versus modul video daringAidalam meningkatkan retensi pengetahuan dan keterampilan ibu; terakhir, studi dapat memperluas partisipasi dengan melibatkan ayah atau pengasuh lain dalam program edukasi untuk menilai dampak pelibatan mereka terhadap ikatan keluarga dan hasil kesehatan bayi, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai manfaat sosial dan kesehatan dari pendekatan edukatif ini.. Edukasi teknik loving baby massage terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara melakukan pijat bayi, dengan peningkatan signifikan dari 20% menjadi 70% setelah intervensi.Pemberian edukasi secara langsung dan disertai praktik memperbaiki pemahaman serta keterampilan ibu dalam merawat bayi melalui sentuhan yang tepat.Oleh karena itu, edukasi loving baby massage layak dijadikan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas perawatan bayi di lingkungan keluarga Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dilakukan melalui sentuhan dan gerakan lembut oleh orang tua atau pengasuh. Kegiatan ini dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur bayi, memperkuat sistem imunitas, serta mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi loving baby massage terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi. Desain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp 1x" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" alt="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-695de.webp" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-695de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-695de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-695de.webp 1x" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" alt="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a971a.webp" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a971a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a971a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a971a.webp 1x" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" alt="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55496-teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat" title="JURIS - A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame" target="_blank">A Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame : Edukasi Loving Baby Massage Pada Ibu Balita di Desa Siame</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efek jangka panjang edukasi loving baby massage terhadap perkembangan bayi, seperti pertumbuhan fisik, kualitas tidur, dan status imun selama enam bulan setelah intervensi; selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode penyampaian edukasiAimisalnya pelatihan tatap muka versus modul video daringAidalam meningkatkan retensi pengetahuan dan keterampilan ibu; terakhir, studi dapat memperluas partisipasi dengan melibatkan ayah atau pengasuh lain dalam program edukasi untuk menilai dampak pelibatan mereka terhadap ikatan keluarga dan hasil kesehatan bayi, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai manfaat sosial dan kesehatan dari pendekatan edukatif ini..
<br>Edukasi teknik loving baby massage terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara melakukan pijat bayi, dengan peningkatan signifikan dari 20% menjadi 70% setelah intervensi.Pemberian edukasi secara langsung dan disertai praktik memperbaiki pemahaman serta keterampilan ibu dalam merawat bayi melalui sentuhan yang tepat.Oleh karena itu, edukasi loving baby massage layak dijadikan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas perawatan bayi di lingkungan keluarga
<br>Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dilakukan melalui sentuhan dan gerakan lembut oleh orang tua atau pengasuh. Kegiatan ini dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur bayi, memperkuat sistem imunitas, serta mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi loving baby massage terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi. Desain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp" type="image/webp" length="78206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a1ca6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-695de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/teknik-pijat-endorpin-kualitas-tidur-bayi-manfaat-thumb-a971a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2118-poltekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10029-lontara-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55495-tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosi</link>
	<guid isPermaLink="false">8fb72244eda07b6d18a9da28c5776cac</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:07:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita novianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,imran,ita,novianti,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan metode penyampaian materi yang lebih interaktif dan menarik, seperti menggunakan media visual atau simulasi. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa materi penyuluhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli: Untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan metode penyampaian materi yang lebih interaktif dan menarik, seperti menggunakan media visual atau simulasi. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa materi penyuluhan disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, penyuluhan dapat menjadi lebih relevan dan berdampak positif bagi masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan ini terhadap perilaku dan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini tuberculosis paru. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyuluhan. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi penyuluhan yang lebih efektif dan berkelanjutan.. Warga dan Perangkat Desa Mattaropuli mewakili sekretaris desa dari penyuluhan yang telah diberikan masih ada yang belum mengetahui tentang pemeriksaan dini tuberculosis paru menggunakan foto Rotgen Dada dan upaya pencegahannya.Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan.Selain itu, penyuluhan ini juga dirancang sebagai dasar perencanaan untuk pelaksanaan program pengabdian masyarakat berikutnya.Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kekurangan, sehingga hasilnya belum sepenuhnya optimal dan masih perlu banyak perbaikan di masa mendatang Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meskipun paling sering menyerang organ paru-paru, bakteri penyebab TBC juga dapat menginfeksi bagian tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, tulang, otak, kulit, dan organ tubuh lainnya. Indonesia peringkat ke-3 kasus kematian dan disabilitas penyakit tuberculosis. Angka kasus tuberculosis paru di Kabupaten Bone tahun 2023 adalah 1.592 kasus bila dibandingkan kasus TB Paru tahun 2017 mencatat 655 kasus TB Paru. Tuberkulosis merupakan penyakit menular... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-81a54.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-81a54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-81a54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-81a54.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-c9521.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-c9521.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-c9521.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-c9521.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55495-tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosi" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli" target="_blank">Penyuluhan Deteksi Tuberculosis Paru Melalui Foto Rontgen Dada dan Upaya Pencegahannya di Desa Mattaropuli</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan metode penyampaian materi yang lebih interaktif dan menarik, seperti menggunakan media visual atau simulasi. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa materi penyuluhan disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, penyuluhan dapat menjadi lebih relevan dan berdampak positif bagi masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan ini terhadap perilaku dan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini tuberculosis paru. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyuluhan. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi penyuluhan yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Warga dan Perangkat Desa Mattaropuli mewakili sekretaris desa dari penyuluhan yang telah diberikan masih ada yang belum mengetahui tentang pemeriksaan dini tuberculosis paru menggunakan foto Rotgen Dada dan upaya pencegahannya.Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan.Selain itu, penyuluhan ini juga dirancang sebagai dasar perencanaan untuk pelaksanaan program pengabdian masyarakat berikutnya.Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kekurangan, sehingga hasilnya belum sepenuhnya optimal dan masih perlu banyak perbaikan di masa mendatang
<br>Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meskipun paling sering menyerang organ paru-paru, bakteri penyebab TBC juga dapat menginfeksi bagian tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, tulang, otak, kulit, dan organ tubuh lainnya. Indonesia peringkat ke-3 kasus kematian dan disabilitas penyakit tuberculosis. Angka kasus tuberculosis paru di Kabupaten Bone tahun 2023 adalah 1.592 kasus bila dibandingkan kasus TB Paru tahun 2017 mencatat 655 kasus TB Paru. Tuberkulosis merupakan penyakit menular...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp" type="image/webp" length="103798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-81a54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-c9521.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tbc-paru-pasien-tb-studi-tuberculosis-penyuluhan-d-thumb-99947.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2118-poltekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10029-lontara-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55477-dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental</link>
	<guid isPermaLink="false">175a75e1f6bb82a45fbbfcd43d8a9b8a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:06:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ita novianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,imran,ita,novianti,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas modul edukasi yang disesuaikan dengan bahasa lokal dan media visual khusus untuk kelompok lansia di daerah pedesaan, guna mengetahui apakah pendekatan tersebut meningkatkan pemahaman dibandingkan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas modul edukasi yang disesuaikan dengan bahasa lokal dan media visual khusus untuk kelompok lansia di daerah pedesaan, guna mengetahui apakah pendekatan tersebut meningkatkan pemahaman dibandingkan metode konvensional; selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk mengukur retensi pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat terkait penggunaan handphone dan pemahaman risiko radiasi selama enam hingga dua belas bulan setelah intervensi, sehingga dapat menilai keberlanjutan dampak edukasi; terakhir, dapat dieksplorasi perbandingan antara aplikasi edukasi interaktif berbasis smartphone dengan penyuluhan tatap muka tradisional dalam meningkatkan pengetahuan pada kelompok dengan tingkat pendidikan rendah, guna menentukan metode yang paling efektif dan efisien untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan di wilayah dengan akses terbatas.. Pemahaman masyarakat tentang alat radiologi dan risiko radiasi handphone dipengaruhi oleh usia, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan, dengan kelompok usia produktif, lulusan SMA/ perguruan tinggi, serta PNS atau tidak bekerja menunjukkan pemahaman tertinggi, sementara lansia dan petani menunjukkan pemahaman rendah.Program pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan, namun diperlukan strategi edukasi yang lebih adaptif dan disesuaikan dengan karakteristik demografis untuk memastikan materi dapat dipahami oleh semua kelompok.Pendekatan yang memperhatikan perbedaan usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan sangat penting untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan kesehatan di komunitas pedesaan Tingkat pemahaman masyarakat pedesaan mengenai fungsi alat radiologi serta risiko kesehatan akibat paparan radiasi, baik dari prosedur medis maupun penggunaan perangkat elektronik seperti telepon seluler, masih tergolong rendah. Rendahnya pengetahuan ini memicu kekhawatiran berlebihan terhadap potensi bahaya radiasi handphone, khususnya bagi kesehatan mata. Sebagai upaya mengatasi persoalan tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang dirancang untuk memberikan edukasi mengenai alat radiologi dan risiko radiasi elektronik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui preActest dan postActest dan dilaksanakan pada 27 April 2025 di Balai Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-53a2b.webp" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-53a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-53a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-53a2b.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" alt="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" alt="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-4f8b8.webp" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-4f8b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-4f8b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-4f8b8.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" alt="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55477-dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental" title="JURIS - Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone" target="_blank">Edukasi Alat Radiologi dan Perlindungan Radiasi Handphone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas modul edukasi yang disesuaikan dengan bahasa lokal dan media visual khusus untuk kelompok lansia di daerah pedesaan, guna mengetahui apakah pendekatan tersebut meningkatkan pemahaman dibandingkan metode konvensional; selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk mengukur retensi pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat terkait penggunaan handphone dan pemahaman risiko radiasi selama enam hingga dua belas bulan setelah intervensi, sehingga dapat menilai keberlanjutan dampak edukasi; terakhir, dapat dieksplorasi perbandingan antara aplikasi edukasi interaktif berbasis smartphone dengan penyuluhan tatap muka tradisional dalam meningkatkan pengetahuan pada kelompok dengan tingkat pendidikan rendah, guna menentukan metode yang paling efektif dan efisien untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan di wilayah dengan akses terbatas..
<br>Pemahaman masyarakat tentang alat radiologi dan risiko radiasi handphone dipengaruhi oleh usia, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan, dengan kelompok usia produktif, lulusan SMA/ perguruan tinggi, serta PNS atau tidak bekerja menunjukkan pemahaman tertinggi, sementara lansia dan petani menunjukkan pemahaman rendah.Program pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan, namun diperlukan strategi edukasi yang lebih adaptif dan disesuaikan dengan karakteristik demografis untuk memastikan materi dapat dipahami oleh semua kelompok.Pendekatan yang memperhatikan perbedaan usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan sangat penting untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan kesehatan di komunitas pedesaan
<br>Tingkat pemahaman masyarakat pedesaan mengenai fungsi alat radiologi serta risiko kesehatan akibat paparan radiasi, baik dari prosedur medis maupun penggunaan perangkat elektronik seperti telepon seluler, masih tergolong rendah. Rendahnya pengetahuan ini memicu kekhawatiran berlebihan terhadap potensi bahaya radiasi handphone, khususnya bagi kesehatan mata. Sebagai upaya mengatasi persoalan tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang dirancang untuk memberikan edukasi mengenai alat radiologi dan risiko radiasi elektronik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui preActest dan postActest dan dilaksanakan pada 27 April 2025 di Balai Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp" type="image/webp" length="86642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-53a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-aea6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/dosis-radiasi-elektron-edukasi-kesehatan-mental-mo-thumb-4f8b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2118-poltekmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10029-lontara-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55481-makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">80e1b46d3cc8b86b7f215fdbef0258c1</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 18:01:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat membandingkan tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Pengging dengan ritual serupa di daerah Jawa lain untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam struktur bahasa serta makna simbolik, sehingga memperluas pemahaman etnolinguistik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik: Penelitian lanjutan dapat membandingkan tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Pengging dengan ritual serupa di daerah Jawa lain untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam struktur bahasa serta makna simbolik, sehingga memperluas pemahaman etnolinguistik lintas wilayah; selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh media digital dan media sosial terhadap transmisi istilah-istilah tradisional dan perubahan penggunaan bahasa dalam ritual, guna mengevaluasi bagaimana modernisasi memengaruhi pelestarian bahasa budaya; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran generasi muda dalam partisipasi dan pelestarian simbol-simbol tradisi, dengan fokus pada motivasi, persepsi identitas budaya, dan strategi pembelajaran yang dapat memperkuat kesinambungan warisan budaya di tengah dinamika sosial kontemporer.. Tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging merupakan warisan budaya yang masih dipertahankan dan mencerminkan perilaku masyarakat dalam aspek spiritual dan keagamaan.Penelitian mengidentifikasi urutan prosesi tirakatan, larungan, arakAcarakan, dan sebaran apem serta makna simbolik dari elemenAcelemen seperti apem keong mas, kebo bule, ingkung, dan lainAclain.Hasil wawancara diharapkan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dan memperkaya kajian etnolinguistik tentang hubungan bahasa dan budaya Artikel ini mengkaji tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging, kecamatan Banyudono, kabupaten Boyolali dari prespektif etno linguistik. Tradisi, yang secara rutin diadakan setiap tahun pada bulan Sapar, merupakan bentuk budaya lokal yang telah terjaga di tengah gelombang modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan dokumentasi mendalam. Analisis data menggunakan metode informal dengan penekanan pada nama, makna, dan istilah dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sebaran Apem Keong Mas terdiri dari empat proses utama: tirakatan, larungan, arak-arakan, dan sebaran apem. Setiap proses memiliki makna budaya yang mendalam terkait dengan rasa syukur, pemersatu masyarakat, kesuburan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" alt="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-26ff7.webp" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-26ff7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-26ff7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-26ff7.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" alt="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-c2489.webp" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-c2489.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-c2489.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-c2489.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" alt="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55481-makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-peng" title="JURIS - Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik" target="_blank">Tradisi Sebaran Apem Keong Mas Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali Kajian Etnolinguistik</a>: Penelitian lanjutan dapat membandingkan tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Pengging dengan ritual serupa di daerah Jawa lain untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam struktur bahasa serta makna simbolik, sehingga memperluas pemahaman etnolinguistik lintas wilayah; selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh media digital dan media sosial terhadap transmisi istilah-istilah tradisional dan perubahan penggunaan bahasa dalam ritual, guna mengevaluasi bagaimana modernisasi memengaruhi pelestarian bahasa budaya; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran generasi muda dalam partisipasi dan pelestarian simbol-simbol tradisi, dengan fokus pada motivasi, persepsi identitas budaya, dan strategi pembelajaran yang dapat memperkuat kesinambungan warisan budaya di tengah dinamika sosial kontemporer..
<br>Tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging merupakan warisan budaya yang masih dipertahankan dan mencerminkan perilaku masyarakat dalam aspek spiritual dan keagamaan.Penelitian mengidentifikasi urutan prosesi tirakatan, larungan, arakAcarakan, dan sebaran apem serta makna simbolik dari elemenAcelemen seperti apem keong mas, kebo bule, ingkung, dan lainAclain.Hasil wawancara diharapkan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dan memperkaya kajian etnolinguistik tentang hubungan bahasa dan budaya
<br>Artikel ini mengkaji tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging, kecamatan Banyudono, kabupaten Boyolali dari prespektif etno linguistik. Tradisi, yang secara rutin diadakan setiap tahun pada bulan Sapar, merupakan bentuk budaya lokal yang telah terjaga di tengah gelombang modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan dokumentasi mendalam. Analisis data menggunakan metode informal dengan penekanan pada nama, makna, dan istilah dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sebaran Apem Keong Mas terdiri dari empat proses utama: tirakatan, larungan, arak-arakan, dan sebaran apem. Setiap proses memiliki makna budaya yang mendalam terkait dengan rasa syukur, pemersatu masyarakat, kesuburan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp" type="image/webp" length="103580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-a263f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-26ff7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/makna-simbolik-tradisi-etnolinguistik-pengging-sim-thumb-c2489.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55480-siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis</link>
	<guid isPermaLink="false">9e3a5ad337a09a58af1ff7ac9f4b01be</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:47:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model Problem Based Learning (PBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan metode drill. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model Problem Based Learning (PBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan metode drill. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam menggabungkan kedua pendekatan tersebut untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan model PBL berbantuan metode drill terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif di bidang akuntansi.. Setelah mendeskripsikan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan Tahun Pelajaran 2025/2026.Pada siklus I, aktivitas belajar berbasis HOTS sebesar 61% dan ketuntasan klasikal 63,64% yang menunjukkan indikator keberhasilan belum tercapai.Permasalahan yang ditemukan yaitu siswa belum optimal dalam menganalisis transaksi penyesuaian, masih bergantung pada arahan guru, serta belum terbiasa melakukan evaluasi dan penalaran secara mandiri.Oleh karena itu, pada siklus II dilakukan tindakan korektif melalui penguatan bimbingan guru, arahan yang lebih terstruktur berupa petunjuk dan batasan masalah, penguatan literasi melalui sumber belajar tambahan, serta pemerataan partisipasi diskusi dan penyelesaian LKPD disertai latihan berulang (drill).Setelah tindakan tersebut, aktivitas belajar berbasis HOTS meningkat menjadi 80% dan ketuntasan klasikal mencapai 100%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan.Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari capaian angka, tetapi juga dari kualitas proses berpikir siswa yang semakin mandiri, aktif, serta mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan permasalahan secara sistematis.Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan metode drill dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan Aktivitas belajar dan hasil belajar siswa merupakan indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi jurnal penyesuaian. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar berbasis HOTS mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat, di mana ketuntasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-37c68.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-37c68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-37c68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-37c68.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-1aa36.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-1aa36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-1aa36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-1aa36.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55480-siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Metode Drill untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Berbasis HOTS</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model Problem Based Learning (PBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan metode drill. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam menggabungkan kedua pendekatan tersebut untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan model PBL berbantuan metode drill terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif di bidang akuntansi..
<br>Setelah mendeskripsikan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan Tahun Pelajaran 2025/2026.Pada siklus I, aktivitas belajar berbasis HOTS sebesar 61% dan ketuntasan klasikal 63,64% yang menunjukkan indikator keberhasilan belum tercapai.Permasalahan yang ditemukan yaitu siswa belum optimal dalam menganalisis transaksi penyesuaian, masih bergantung pada arahan guru, serta belum terbiasa melakukan evaluasi dan penalaran secara mandiri.Oleh karena itu, pada siklus II dilakukan tindakan korektif melalui penguatan bimbingan guru, arahan yang lebih terstruktur berupa petunjuk dan batasan masalah, penguatan literasi melalui sumber belajar tambahan, serta pemerataan partisipasi diskusi dan penyelesaian LKPD disertai latihan berulang (drill).Setelah tindakan tersebut, aktivitas belajar berbasis HOTS meningkat menjadi 80% dan ketuntasan klasikal mencapai 100%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan.Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari capaian angka, tetapi juga dari kualitas proses berpikir siswa yang semakin mandiri, aktif, serta mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan permasalahan secara sistematis.Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan metode drill dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan
<br>Aktivitas belajar dan hasil belajar siswa merupakan indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi jurnal penyesuaian. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar berbasis HOTS mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat, di mana ketuntasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp" type="image/webp" length="99260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-37c68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-1aa36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/siswa-kelas-xi-metode-drill-pikir-kritis-ajar-hasi-thumb-6f7c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis Analisis Putusan PN Cikarang NO 120 Pdt G 2019 PN Ckr ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis Analisis Putusan PN Cikarang NO 120 Pdt G 2019 PN Ckr ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis Analisis Putusan PN Cikarang NO 120 Pdt G 2019 PN Ckr ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55493-sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-med</link>
	<guid isPermaLink="false">d62dd71c391617223c81189c14951fb9</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:34:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gio griptoni ]]></category>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn ckr ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,ckr,gio,griptoni,pn,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana standar pembuktian sengketa medis yang lebih terperinci dapat mempengaruhi keputusan hakim, dengan merancang studi komparatif antara kasus yang menggunakan standar konvensional dan standar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr): Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana standar pembuktian sengketa medis yang lebih terperinci dapat mempengaruhi keputusan hakim, dengan merancang studi komparatif antara kasus yang menggunakan standar konvensional dan standar yang diusulkan, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data. Selain itu, diperlukan kajian kualitatif mengenai efektivitas saksi ahli medis independen dalam mengurangi bias budaya perlindungan sejawat, yang dapat dilakukan melalui wawancara mendalam dengan para ahli, hakim, dan pihak pasien serta analisis perbandingan hasil putusan sebelum dan sesudah penerapan saksi independen. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak transparansi prosedur informed consent terhadap tingkat kepuasan dan persepsi keadilan pasien, dengan mengumpulkan data survei dari rumah sakit yang menerapkan format consent yang lebih detail dan membandingkannya dengan institusi yang masih menggunakan format standar, sehingga memberikan bukti konkret untuk memperkuat kebijakan transparansi dalam praktik medis.. Kasus sengketa medis PN Cikarang menyoroti kesulitan membuktikan kelalaian medis karena kompleksitas memisahkan komplikasi alami dari kelalaian.Beban pembuktian yang dibebankan pada pasien serta kurangnya bukti konkrit menghambat penyelesaian yang adil.Oleh karena itu, diperlukan standar pembuktian yang lebih kuat serta peran independen lembaga medis untuk meningkatkan objektivitas dan keadilan Sengketa medis merupakan salah satu persoalan hukum yang kompleks, terutama dalam proses pembuktian yang harus dilakukan oleh pihak pasien atau penggugat untuk menunjukkan adanya kelalaian medis. Artikel ini mengkaji problematika pembuktian dalam sengketa medis di Indonesia dengan studi kasus pada Putusan PN Cikarang No. 120/Pdt.G/2019/PN Ckr. Pada kasus tersebut, penggugat mengalami kesulitan dalam membuktikan kelalaian dokter, terutama karena komplikasi yang dialaminya dianggap sebagai risiko medis yang telah dijelaskan sebelumnya. Analisis ini memperlihatkan tantangan dalam memisahkan komplikasi alami dari kelalaian medis yang sebenarnya, serta kendala etika terkait budaya perlindungan sejawat di kalangan medis yang memengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp 1x" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" alt="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-22d63.webp" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-22d63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-22d63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-22d63.webp 1x" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" alt="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-6514e.webp" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-6514e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-6514e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-6514e.webp 1x" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" alt="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55493-sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-med" title="JURIS - Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)" target="_blank">Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana standar pembuktian sengketa medis yang lebih terperinci dapat mempengaruhi keputusan hakim, dengan merancang studi komparatif antara kasus yang menggunakan standar konvensional dan standar yang diusulkan, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data. Selain itu, diperlukan kajian kualitatif mengenai efektivitas saksi ahli medis independen dalam mengurangi bias budaya perlindungan sejawat, yang dapat dilakukan melalui wawancara mendalam dengan para ahli, hakim, dan pihak pasien serta analisis perbandingan hasil putusan sebelum dan sesudah penerapan saksi independen. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak transparansi prosedur informed consent terhadap tingkat kepuasan dan persepsi keadilan pasien, dengan mengumpulkan data survei dari rumah sakit yang menerapkan format consent yang lebih detail dan membandingkannya dengan institusi yang masih menggunakan format standar, sehingga memberikan bukti konkret untuk memperkuat kebijakan transparansi dalam praktik medis..
<br>Kasus sengketa medis PN Cikarang menyoroti kesulitan membuktikan kelalaian medis karena kompleksitas memisahkan komplikasi alami dari kelalaian.Beban pembuktian yang dibebankan pada pasien serta kurangnya bukti konkrit menghambat penyelesaian yang adil.Oleh karena itu, diperlukan standar pembuktian yang lebih kuat serta peran independen lembaga medis untuk meningkatkan objektivitas dan keadilan
<br>Sengketa medis merupakan salah satu persoalan hukum yang kompleks, terutama dalam proses pembuktian yang harus dilakukan oleh pihak pasien atau penggugat untuk menunjukkan adanya kelalaian medis. Artikel ini mengkaji problematika pembuktian dalam sengketa medis di Indonesia dengan studi kasus pada Putusan PN Cikarang No. 120/Pdt.G/2019/PN Ckr. Pada kasus tersebut, penggugat mengalami kesulitan dalam membuktikan kelalaian dokter, terutama karena komplikasi yang dialaminya dianggap sebagai risiko medis yang telah dijelaskan sebelumnya. Analisis ini memperlihatkan tantangan dalam memisahkan komplikasi alami dari kelalaian medis yang sebenarnya, serta kendala etika terkait budaya perlindungan sejawat di kalangan medis yang memengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp" type="image/webp" length="57202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-191d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-22d63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sengketa-medis-kelalaian-pembuktian-ahli-independe-thumb-6514e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1588-mejailmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8108-adagium-jurnal-ilmiah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55489-peran-dosen-budaya-integritas-akademik</link>
	<guid isPermaLink="false">87ae0801de5e18a8ae9146c4300f9f57</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:24:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam mengenai strategi konkret yang dapat diterapkan oleh dosen dalam membangun literasi digital mahasiswa. Kajian ini dapat mencakup pengembangan modul pembelajaran, pelatihan bagi dosen, dan implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam mengenai strategi konkret yang dapat diterapkan oleh dosen dalam membangun literasi digital mahasiswa. Kajian ini dapat mencakup pengembangan modul pembelajaran, pelatihan bagi dosen, dan implementasi praktik terbaik dalam integrasi literasi digital ke dalam kurikulum. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada evaluasi dampak kebijakan literasi digital terhadap peningkatan kualitas komunikasi akademik dan budaya diskusi ilmiah di perguruan tinggi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era digital.. Kajian ini menunjukkan bahwa dosen memiliki peran strategis sebagai aktor komunikasi akademik dalam membangun literasi digital mahasiswa di perguruan tinggi.Peran tersebut diwujudkan melalui pembentukan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi digital, pengembangan etika bermedia, pembangunan budaya diskusi ilmiah yang sehat, serta peningkatan kesadaran regulatif mahasiswa terhadap penggunaan media secara bertanggung jawab.Dosen tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator, moderator, dan teladan dalam penggunaan teknologi digital.Integrasi literasi digital, komunikasi akademik, budaya diskusi ilmiah, dan kesadaran regulatif menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekosistem akademik digital yang produktif, berintegritas, dan berkelanjutan di perguruan tinggi Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dosen dalam mengembangkan literasi digital mahasiswa, etika bermedia, budaya diskusi ilmiah yang sehat di ruang digital, serta meningkatkan kesadaran regulatif mahasiswa terhadap penggunaan media digital secara bertanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan perspektif studi kasus konseptual. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga internasional, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan literasi digital, etika komunikasi akademik, dan pendidikan tinggi. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dosen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-9c9d7.webp" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-9c9d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-9c9d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-9c9d7.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" alt="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" alt="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-be0bf.webp" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-be0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-be0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-be0bf.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" alt="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55489-peran-dosen-budaya-integritas-akademik" title="JURIS - Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi" target="_blank">Kebijakan Literasi Digital Dosen dalam Membangun Etika Komunikasi Akademik di Perguruan Tinggi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam mengenai strategi konkret yang dapat diterapkan oleh dosen dalam membangun literasi digital mahasiswa. Kajian ini dapat mencakup pengembangan modul pembelajaran, pelatihan bagi dosen, dan implementasi praktik terbaik dalam integrasi literasi digital ke dalam kurikulum. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada evaluasi dampak kebijakan literasi digital terhadap peningkatan kualitas komunikasi akademik dan budaya diskusi ilmiah di perguruan tinggi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era digital..
<br>Kajian ini menunjukkan bahwa dosen memiliki peran strategis sebagai aktor komunikasi akademik dalam membangun literasi digital mahasiswa di perguruan tinggi.Peran tersebut diwujudkan melalui pembentukan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi digital, pengembangan etika bermedia, pembangunan budaya diskusi ilmiah yang sehat, serta peningkatan kesadaran regulatif mahasiswa terhadap penggunaan media secara bertanggung jawab.Dosen tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator, moderator, dan teladan dalam penggunaan teknologi digital.Integrasi literasi digital, komunikasi akademik, budaya diskusi ilmiah, dan kesadaran regulatif menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekosistem akademik digital yang produktif, berintegritas, dan berkelanjutan di perguruan tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dosen dalam mengembangkan literasi digital mahasiswa, etika bermedia, budaya diskusi ilmiah yang sehat di ruang digital, serta meningkatkan kesadaran regulatif mahasiswa terhadap penggunaan media digital secara bertanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan perspektif studi kasus konseptual. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga internasional, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan literasi digital, etika komunikasi akademik, dan pendidikan tinggi. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dosen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp" type="image/webp" length="100558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-9c9d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-dd694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/peran-dosen-budaya-integritas-akademik-wanita-kesa-thumb-be0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual Interpretasi Nilai Nilai Budaya Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual Interpretasi Nilai Nilai Budaya Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual Interpretasi Nilai Nilai Budaya Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55488-walima-huyula-akuntabilitas-spiritual</link>
	<guid isPermaLink="false">d9155fc6d6b62d955fbfe4ce1a9f7dd2</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:20:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana praktik Walima berkontribusi terhadap ketahanan komunitas dan peningkatan modal sosial di Gorontalo dengan menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan survei kuantitatif serta wawancara mendalam; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana praktik Walima berkontribusi terhadap ketahanan komunitas dan peningkatan modal sosial di Gorontalo dengan menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan survei kuantitatif serta wawancara mendalam; selanjutnya, studi komparatif antara tradisi Walima dan tradisi akuntabilitas spiritual serupa di wilayah Indonesia lain dapat diadakan untuk mengidentifikasi mekanisme umum serta adaptasi budaya yang unik, yang dapat memperkaya teori akuntabilitas berbasis budaya; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi kemungkinan integrasi konsep akuntabilitas spiritual yang dihasilkan dari Walima ke dalam kerangka akuntansi formal atau model tanggung jawab sosial perusahaan, dengan menilai kelayakan implementasi serta dampak potensialnya terhadap praktik akuntansi dan etika bisnis.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Walima di Gorontalo mengintegrasikan nilai spiritual, nilai sosialAcbudaya, dan nilai akuntabilitas spiritual.Nilai spiritual tercermin melalui rasa syukur, sedekah, dan keikhlasan yang diwujudkan dalam kontribusi sukarela, sementara nilai sosialAcbudaya menekankan kebersamaan dan gotongAcroyong, dan akuntabilitas spiritual diwujudkan melalui pertanggungjawaban nonAcmoneter informal berbasis nilai.Dengan demikian, Walima dapat dipahami sebagai bentuk akuntansi spiritual berbasis kearifan lokal yang memperluas makna akuntabilitas melampaui pencatatan keuangan formal Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Walima sebagai praktik akuntabilitas spiritual berbasis kearifan lokal Gorontalo melalui paradigma spiritualisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review terhadap publikasi ilmiah yang relevan pada periode 2015Ae2024. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai utama yang terkandung dalam tradisi Walima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Walima memuat tiga nilai utama, yaitu nilai spiritual, nilai sosial-budaya, dan nilai akuntabilitas spiritual. Nilai spiritual tercermin melalui praktik syukur, sedekah, keikhlasan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW yang diwujudkan dalam kontribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp" title="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" alt="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-58186.webp" title="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-58186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-58186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-58186.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" alt="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55488-walima-huyula-akuntabilitas-spiritual" title="JURIS - Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo" target="_blank">Tradisi Walima Sebagai Basis Akuntabilitas Spiritual: Interpretasi Nilai-Nilai Budaya Gorontalo</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana praktik Walima berkontribusi terhadap ketahanan komunitas dan peningkatan modal sosial di Gorontalo dengan menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan survei kuantitatif serta wawancara mendalam; selanjutnya, studi komparatif antara tradisi Walima dan tradisi akuntabilitas spiritual serupa di wilayah Indonesia lain dapat diadakan untuk mengidentifikasi mekanisme umum serta adaptasi budaya yang unik, yang dapat memperkaya teori akuntabilitas berbasis budaya; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi kemungkinan integrasi konsep akuntabilitas spiritual yang dihasilkan dari Walima ke dalam kerangka akuntansi formal atau model tanggung jawab sosial perusahaan, dengan menilai kelayakan implementasi serta dampak potensialnya terhadap praktik akuntansi dan etika bisnis..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Walima di Gorontalo mengintegrasikan nilai spiritual, nilai sosialAcbudaya, dan nilai akuntabilitas spiritual.Nilai spiritual tercermin melalui rasa syukur, sedekah, dan keikhlasan yang diwujudkan dalam kontribusi sukarela, sementara nilai sosialAcbudaya menekankan kebersamaan dan gotongAcroyong, dan akuntabilitas spiritual diwujudkan melalui pertanggungjawaban nonAcmoneter informal berbasis nilai.Dengan demikian, Walima dapat dipahami sebagai bentuk akuntansi spiritual berbasis kearifan lokal yang memperluas makna akuntabilitas melampaui pencatatan keuangan formal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Walima sebagai praktik akuntabilitas spiritual berbasis kearifan lokal Gorontalo melalui paradigma spiritualisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review terhadap publikasi ilmiah yang relevan pada periode 2015Ae2024. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai utama yang terkandung dalam tradisi Walima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Walima memuat tiga nilai utama, yaitu nilai spiritual, nilai sosial-budaya, dan nilai akuntabilitas spiritual. Nilai spiritual tercermin melalui praktik syukur, sedekah, keikhlasan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW yang diwujudkan dalam kontribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp" type="image/webp" length="190890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-6ca25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/walima-huyula-akuntabilitas-spiritual-sosial-buday-thumb-58186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55476-batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und</link>
	<guid isPermaLink="false">5dd550358bdd1fe45648724080b7969f</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:18:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gio griptoni ]]></category>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn ckr ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,ckr,gio,griptoni,pn,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi angka perkawinan anak di bawah umur, perlu dipertimbangkan penghapusan dispensasi perkawinan. Dispensasi dianggap dapat melindungi perkawinan anak di bawah umur melalui Pasal 7 ayat (2), namun dampaknya dapat merugikan berbagai aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral: Untuk mengurangi angka perkawinan anak di bawah umur, perlu dipertimbangkan penghapusan dispensasi perkawinan. Dispensasi dianggap dapat melindungi perkawinan anak di bawah umur melalui Pasal 7 ayat (2), namun dampaknya dapat merugikan berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini dan mendorong penerapan regulasi yang efektif dalam melindungi hak-hak anak. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak psikologis dan sosial pernikahan dini terhadap pasangan muda, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk mendukung kesejahteraan mereka.. Penaikan usia minimal menikah dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 bertujuan mengurangi angka perkawinan anak di bawah umur.Namun, celah dalam Pasal 7 ayat (2) yang memungkinkan dispensasi perkawinan menciptakan tantangan.Data menunjukkan pada tahun 2022, sekitar 52 ribu perkara dispensasi diajukan, banyak didorong oleh faktor cinta, kehamilan, dan alasan ekonomi.Efektivitas hukum tidak hanya tergantung pada regulasi, tetapi juga pada struktur dan budaya hukum yang mendukung implementasinya.Aspek moral dalam pemberian dispensasi perkawinan di bawah umur sangat penting, karena tindakan ini sering kali mengabaikan prinsip-prinsip dasar perlindungan hak anak dan tanggung jawab sosial.Pernikahan di bawah umur yang mendapatkan dispensasi berdampak signifikan pada pasangan muda, baik secara sosial maupun psikologis.Mereka sering menghadapi penilaian negatif dari masyarakat, terutama di kalangan yang berpendidikan rendah, yang dapat menyebabkan tekanan sosial dan isolasi.Secara psikologis, pernikahan dini meningkatkan risiko depresi dan mengganggu kemampuan mereka dalam mengelola konflik serta membangun hubungan keluarga yang harmonis.Oleh karena itu, perlindungan terhadap hak anak dan pencegahan pernikahan dini sangat penting untuk kesejahteraan generasi mendatang Undang-undang perkawinan telah mengalami perubahan, khususnya dalam mengatur mengenai minimal usia. Sebelum perubahan, undang-undang mengatur usia minimal perkawinan laki-laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menetapkan usia minimal perkawinan 19 tahun untuk kedua jenis kelamin. Meskipun usia minimal naik, masih banyak perkawinan anak di bawah umur, baik legal maupun tidak. Hal ini karena masih berlakunya dispensasi perkawinan yang diberikan oleh pengadilan dengan alasan dan bukti kuat dari pemohon. Penelitian ini menggunakan metode normatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-6cbe9.webp" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-6cbe9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-6cbe9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-6cbe9.webp 1x" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" alt="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp 1x" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" alt="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b73c3.webp" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b73c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b73c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b73c3.webp 1x" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" alt="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55476-batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und" title="JURIS - Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral" target="_blank">Ketidaksetujuan terhadap Dispensasi Perkawinan di Bawah Umur Ditinjau dari Aspek Hukum dan Moral</a>: Untuk mengurangi angka perkawinan anak di bawah umur, perlu dipertimbangkan penghapusan dispensasi perkawinan. Dispensasi dianggap dapat melindungi perkawinan anak di bawah umur melalui Pasal 7 ayat (2), namun dampaknya dapat merugikan berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini dan mendorong penerapan regulasi yang efektif dalam melindungi hak-hak anak. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak psikologis dan sosial pernikahan dini terhadap pasangan muda, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk mendukung kesejahteraan mereka..
<br>Penaikan usia minimal menikah dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 bertujuan mengurangi angka perkawinan anak di bawah umur.Namun, celah dalam Pasal 7 ayat (2) yang memungkinkan dispensasi perkawinan menciptakan tantangan.Data menunjukkan pada tahun 2022, sekitar 52 ribu perkara dispensasi diajukan, banyak didorong oleh faktor cinta, kehamilan, dan alasan ekonomi.Efektivitas hukum tidak hanya tergantung pada regulasi, tetapi juga pada struktur dan budaya hukum yang mendukung implementasinya.Aspek moral dalam pemberian dispensasi perkawinan di bawah umur sangat penting, karena tindakan ini sering kali mengabaikan prinsip-prinsip dasar perlindungan hak anak dan tanggung jawab sosial.Pernikahan di bawah umur yang mendapatkan dispensasi berdampak signifikan pada pasangan muda, baik secara sosial maupun psikologis.Mereka sering menghadapi penilaian negatif dari masyarakat, terutama di kalangan yang berpendidikan rendah, yang dapat menyebabkan tekanan sosial dan isolasi.Secara psikologis, pernikahan dini meningkatkan risiko depresi dan mengganggu kemampuan mereka dalam mengelola konflik serta membangun hubungan keluarga yang harmonis.Oleh karena itu, perlindungan terhadap hak anak dan pencegahan pernikahan dini sangat penting untuk kesejahteraan generasi mendatang
<br>Undang-undang perkawinan telah mengalami perubahan, khususnya dalam mengatur mengenai minimal usia. Sebelum perubahan, undang-undang mengatur usia minimal perkawinan laki-laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menetapkan usia minimal perkawinan 19 tahun untuk kedua jenis kelamin. Meskipun usia minimal naik, masih banyak perkawinan anak di bawah umur, baik legal maupun tidak. Hal ini karena masih berlakunya dispensasi perkawinan yang diberikan oleh pengadilan dengan alasan dan bukti kuat dari pemohon. Penelitian ini menggunakan metode normatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp" type="image/webp" length="61398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-6cbe9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b5834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/batas-minimal-usia-dispensasi-perkawinan-moral-und-thumb-b73c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1588-mejailmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8108-adagium-jurnal-ilmiah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55492-prinsip-piagam-madinah-problem-based-model</link>
	<guid isPermaLink="false">9607b3d20df30a92d682d216c2412b34</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:14:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran berbasis Piagam Madinah dengan pendekatan Problem Based Learning pada berbagai universitas di Indonesia untuk menilai keberagaman konteks institusional (penelitian kuantitatif longitudinal). ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran berbasis Piagam Madinah dengan pendekatan Problem Based Learning pada berbagai universitas di Indonesia untuk menilai keberagaman konteks institusional (penelitian kuantitatif longitudinal). Selain itu, diperlukan studi komparatif antara model Piagam Madinah dan kurikulum interfaith lain yang ada, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan toleransi mahasiswa (penelitian kualitatif dengan analisis tematik). Selanjutnya, penelitian jangka panjang dapat menelusuri dampak model ini terhadap perkembangan karakter mahasiswa selama masa kuliah dan pasca kelulusan, sehingga dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan nilaiAcnilai toleransi dalam kehidupan profesional mereka (penelitian campuran dengan survei dan wawancara).. Sebagai negara yang majemuk atau plural, Indonesia memiliki segala keberagaman.Mulai dari keberagaman etnik/suku, ras, bahasa, budaya bahkan agama sekalipun.Toleransi beragama masih sangat signifikan, penting dan dengan masih urgen sentiment-sentimen mengentalnya keagamaan di negeri kita pendidikan karakter untuk mengembangkan potensi dasar seorang anak agar berhati baik, berperilaku baik, serta berpikiran yang baik Penelitian ini bertujuan mengetahui kerukunan antar umat beragama dalam versi Islam sebagai Agama yang Rahmatal lil Alamin. Piagam Madinah yang terdiri dari 47 Pasal Rasululah SAW meletakkan dasar-dasar sebagai landasan kehidupan umat beragama dalam suatu negara yang plural dan majemuk, baik suku maupun agama dengan memasukkan secara khusus di Piagam Madinah mengatur tentang AuToleransiAy. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Research and Development, tahap I penelitian berangkat dari adanya potensi atau masalah. Untuk menerapkan suatu model, pola atau sistem... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-6bb7f.webp" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-6bb7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-6bb7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-6bb7f.webp 1x" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" alt="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-f92e7.webp" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-f92e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-f92e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-f92e7.webp 1x" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" alt="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp 1x" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" alt="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55492-prinsip-piagam-madinah-problem-based-model" title="JURIS - Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa" target="_blank">Model Kerukunan Hidup Beragama Berbasis Piagam Madinah Untuk Pembentukan Karakter Mahasiswa</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran berbasis Piagam Madinah dengan pendekatan Problem Based Learning pada berbagai universitas di Indonesia untuk menilai keberagaman konteks institusional (penelitian kuantitatif longitudinal). Selain itu, diperlukan studi komparatif antara model Piagam Madinah dan kurikulum interfaith lain yang ada, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan toleransi mahasiswa (penelitian kualitatif dengan analisis tematik). Selanjutnya, penelitian jangka panjang dapat menelusuri dampak model ini terhadap perkembangan karakter mahasiswa selama masa kuliah dan pasca kelulusan, sehingga dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan nilaiAcnilai toleransi dalam kehidupan profesional mereka (penelitian campuran dengan survei dan wawancara)..
<br>Sebagai negara yang majemuk atau plural, Indonesia memiliki segala keberagaman.Mulai dari keberagaman etnik/suku, ras, bahasa, budaya bahkan agama sekalipun.Toleransi beragama masih sangat signifikan, penting dan dengan masih urgen sentiment-sentimen mengentalnya keagamaan di negeri kita pendidikan karakter untuk mengembangkan potensi dasar seorang anak agar berhati baik, berperilaku baik, serta berpikiran yang baik
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui kerukunan antar umat beragama dalam versi Islam sebagai Agama yang Rahmatal lil Alamin. Piagam Madinah yang terdiri dari 47 Pasal Rasululah SAW meletakkan dasar-dasar sebagai landasan kehidupan umat beragama dalam suatu negara yang plural dan majemuk, baik suku maupun agama dengan memasukkan secara khusus di Piagam Madinah mengatur tentang AuToleransiAy. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Research and Development, tahap I penelitian berangkat dari adanya potensi atau masalah. Untuk menerapkan suatu model, pola atau sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp" type="image/webp" length="93790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-6bb7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-f92e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prinsip-piagam-madinah-problem-based-model-pembela-thumb-8dd81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55479-perilaku-konsumtif-fenomena-ido</link>
	<guid isPermaLink="false">1e1c6a61e72c74c35a4fa3a2a021ec36</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:06:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumtif penggemar idol group, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumtif penggemar idol group, seperti motivasi, emosi, dan identitas diri. Kedua, penelitian dapat fokus pada dinamika sosial dalam komunitas penggemar, termasuk norma kelompok, rasa kebersamaan, dan kebutuhan akan identitas dalam komunitas fandom. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang peran simbolik dan nilai tanda (sign value) dalam perilaku konsumtif penggemar, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi keputusan pembelian dan ekspresi identitas dalam komunitas fandom.. Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif penggemar JKT48 dalam komunitas Team48 Karawang dipengaruhi secara signifikan oleh adanya keterikatan emosional yang terjalin antara penggemar dan idola.Relasi kedekatan tersebut membentuk dorongan afektif untuk terus membeli merchandise, mengikuti event, hingga berpartisipasi dalam aktivitas interaksi penggemar dan idolanya.Hal ini seperti yang dijelaskan oleh teori kelekatan yang dikemukakan oleh John Bowlby, di mana figur idola berperan sebagai attachment figure yang memberikan rasa nyaman, kedekatan emosional, serta kebutuhan psikologis akan keberadaan sosok yang dianggap penting.Merchandise dan interaksi langsung dengan idola kemudian menjadi transitional object yang berfungsi untuk mempertahankan kedekatan antara penggemar dan idol yang didukung.Di sisi lain, perilaku konsumtif yang ditampilkan para penggemar JKT48 juga menunjukkan dorongan impulsif yang tidak hanya didasari nilai guna, namun sarat makna simbolik yang terdapat pada barang tersebut.Hal ini sejalan dengan pandangan Jean Baudrillard mengenai konsumsi, bahwa tindakan membeli tidak lagi digerakkan oleh fungsi material, tetapi oleh sign value dan representasi identitas.Merchandise JKT48 menjadi simbol loyalitas, prestise, dan bentuk eksistensi sosial dalam komunitas fandom.Dengan demikian, konsumsi dalam budaya fandom berfungsi sebagai medium ekspresi diri serta penegasan status sebagai bagian dari kelompok sosial tertentu Popularitas idol group seringkali memicu perilaku konsumtif di kalangan penggemarnya. Hal tersebut, dapat juga dipengaruhi oleh hubungan kelekatan yang dirasakan oleh penggemar terhadap idola. Fenomena perilaku ini juga ditemukan pada penggemar JKT48 (sister group AKB48). Penggemar cenderung mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli merchandise tersebut, meskipun barang-barang tersebut bukan merupakan kebutuhan dasar (sandang-pangan-papan). Subjek dalam penelitian ini adalah penggemar JKT48 dalam komunitas Team48 Karawang yang sudah memiliki penghasilan bulanan dan menunjukkan perilaku konsumtif terhadap pembelian merchandise maupun keikutsertaan dalam aktivitas fandom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif penggemar idol group JKT48.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e877e.webp" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e877e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e877e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e877e.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" alt="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" alt="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e5e35.webp" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e5e35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e5e35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e5e35.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" alt="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55479-perilaku-konsumtif-fenomena-ido" title="JURIS - Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang" target="_blank">Identifikasi Perilaku Konsumtif dan Kelekatan Penggemar terhadap Idol Group JKT48 di Komunitas Team48 Karawang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumtif penggemar idol group, seperti motivasi, emosi, dan identitas diri. Kedua, penelitian dapat fokus pada dinamika sosial dalam komunitas penggemar, termasuk norma kelompok, rasa kebersamaan, dan kebutuhan akan identitas dalam komunitas fandom. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang peran simbolik dan nilai tanda (sign value) dalam perilaku konsumtif penggemar, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi keputusan pembelian dan ekspresi identitas dalam komunitas fandom..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif penggemar JKT48 dalam komunitas Team48 Karawang dipengaruhi secara signifikan oleh adanya keterikatan emosional yang terjalin antara penggemar dan idola.Relasi kedekatan tersebut membentuk dorongan afektif untuk terus membeli merchandise, mengikuti event, hingga berpartisipasi dalam aktivitas interaksi penggemar dan idolanya.Hal ini seperti yang dijelaskan oleh teori kelekatan yang dikemukakan oleh John Bowlby, di mana figur idola berperan sebagai attachment figure yang memberikan rasa nyaman, kedekatan emosional, serta kebutuhan psikologis akan keberadaan sosok yang dianggap penting.Merchandise dan interaksi langsung dengan idola kemudian menjadi transitional object yang berfungsi untuk mempertahankan kedekatan antara penggemar dan idol yang didukung.Di sisi lain, perilaku konsumtif yang ditampilkan para penggemar JKT48 juga menunjukkan dorongan impulsif yang tidak hanya didasari nilai guna, namun sarat makna simbolik yang terdapat pada barang tersebut.Hal ini sejalan dengan pandangan Jean Baudrillard mengenai konsumsi, bahwa tindakan membeli tidak lagi digerakkan oleh fungsi material, tetapi oleh sign value dan representasi identitas.Merchandise JKT48 menjadi simbol loyalitas, prestise, dan bentuk eksistensi sosial dalam komunitas fandom.Dengan demikian, konsumsi dalam budaya fandom berfungsi sebagai medium ekspresi diri serta penegasan status sebagai bagian dari kelompok sosial tertentu
<br>Popularitas idol group seringkali memicu perilaku konsumtif di kalangan penggemarnya. Hal tersebut, dapat juga dipengaruhi oleh hubungan kelekatan yang dirasakan oleh penggemar terhadap idola. Fenomena perilaku ini juga ditemukan pada penggemar JKT48 (sister group AKB48). Penggemar cenderung mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli merchandise tersebut, meskipun barang-barang tersebut bukan merupakan kebutuhan dasar (sandang-pangan-papan). Subjek dalam penelitian ini adalah penggemar JKT48 dalam komunitas Team48 Karawang yang sudah memiliki penghasilan bulanan dan menunjukkan perilaku konsumtif terhadap pembelian merchandise maupun keikutsertaan dalam aktivitas fandom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif penggemar idol group JKT48....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp" type="image/webp" length="105440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e877e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-637b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/perilaku-konsumtif-fenomena-idol-merchandise-value-thumb-e5e35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55498-preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen</link>
	<guid isPermaLink="false">5dd6b0e8d6948397148435f58e60263f</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:58:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ analisis web ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal gemi ]]></category>
	<category><![CDATA[ air tawar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[air,analisis,gemi,journal,tawar,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan guru dalam mengevaluasi kualitas buku teks secara kritis, terutama untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin terkandung. Selain itu, penelitian bisa menyusun panduan standar untuk menilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan guru dalam mengevaluasi kualitas buku teks secara kritis, terutama untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin terkandung. Selain itu, penelitian bisa menyusun panduan standar untuk menilai akurasi konten buku teks biologi, dengan mempertimbangkan keterkaitan antara konsep genetika dan pemahaman siswa. Terakhir, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak penggunaan sumber daya multimedia, seperti video interaktif atau simulasi, dalam mengurangi miskonsepsi terkait mutasi. Ketiga arah ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran genetika dan memastikan siswa menerima informasi yang akurat dan mudah dipahami.. Miskonsepsi ditemukan dalam dua dari empat buku teks yang dianalisis, terkait definisi mutasi, mutasi gen berdasarkan jumlah basa, dan mutasi kromosom dalam hal struktur dan jumlah.Miskonsepsi ini ditemukan dalam pernyataan yang tidak konsisten dengan referensi ilmiah yang mapan.Jenis miskonsepsi yang diidentifikasi sesuai dengan kategori yang diajukan Dikmenli, Cardak, dan ynztas (2009), khususnya misidentifikasi dan overgeneralisasi.Jumlah miskonsepsi yang ditemukan berbeda antara Buku A dan B, demikian pula jumlah konsep kunci yang disajikan dalam setiap buku.Penelitian ini menekankan pentingnya guru lebih kritis dan selektif dalam memilih buku teks sebagai bahan ajar.Guru juga diharapkan memberikan penjelasan tambahan ketika isi buku teks mengandung penjelasan yang tidak akurat atau tidak lengkap tentang konsep ilmiah Studi ini meneliti miskonsepsi yang terdapat dalam buku teks Biologi kelas XII, khususnya pada topik mutasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan analisis konten pada empat buku teks Biologi yang umum digunakan di SMA Pontianak. Konsep-konsep kunci diidentifikasi berdasarkan Kompetensi Inti 3.8 dan dibandingkan dengan referensi tepercaya dari literatur genetika. Miskonsepsi potensial diverifikasi oleh dua ahli dan dikategorikan menjadi lima jenis kesalahan sesuai klasifikasi Dikmenli, Cardak, dan ynztas: misidentifikasi, oversimplifikasi, overgeneralisasi, undergeneralisasi, dan konsep atau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8fa99.webp" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8fa99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8fa99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8fa99.webp 1x" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" alt="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8e604.webp" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8e604.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8e604.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8e604.webp 1x" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" alt="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp 1x" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" alt="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55498-preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen" title="JURIS - Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks" target="_blank">Identification and Categorization of Misconceptions on Mutations in Highschool Biology Textbooks</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan guru dalam mengevaluasi kualitas buku teks secara kritis, terutama untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin terkandung. Selain itu, penelitian bisa menyusun panduan standar untuk menilai akurasi konten buku teks biologi, dengan mempertimbangkan keterkaitan antara konsep genetika dan pemahaman siswa. Terakhir, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak penggunaan sumber daya multimedia, seperti video interaktif atau simulasi, dalam mengurangi miskonsepsi terkait mutasi. Ketiga arah ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran genetika dan memastikan siswa menerima informasi yang akurat dan mudah dipahami..
<br>Miskonsepsi ditemukan dalam dua dari empat buku teks yang dianalisis, terkait definisi mutasi, mutasi gen berdasarkan jumlah basa, dan mutasi kromosom dalam hal struktur dan jumlah.Miskonsepsi ini ditemukan dalam pernyataan yang tidak konsisten dengan referensi ilmiah yang mapan.Jenis miskonsepsi yang diidentifikasi sesuai dengan kategori yang diajukan Dikmenli, Cardak, dan ynztas (2009), khususnya misidentifikasi dan overgeneralisasi.Jumlah miskonsepsi yang ditemukan berbeda antara Buku A dan B, demikian pula jumlah konsep kunci yang disajikan dalam setiap buku.Penelitian ini menekankan pentingnya guru lebih kritis dan selektif dalam memilih buku teks sebagai bahan ajar.Guru juga diharapkan memberikan penjelasan tambahan ketika isi buku teks mengandung penjelasan yang tidak akurat atau tidak lengkap tentang konsep ilmiah
<br>Studi ini meneliti miskonsepsi yang terdapat dalam buku teks Biologi kelas XII, khususnya pada topik mutasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan analisis konten pada empat buku teks Biologi yang umum digunakan di SMA Pontianak. Konsep-konsep kunci diidentifikasi berdasarkan Kompetensi Inti 3.8 dan dibandingkan dengan referensi tepercaya dari literatur genetika. Miskonsepsi potensial diverifikasi oleh dua ahli dan dikategorikan menjadi lima jenis kesalahan sesuai klasifikasi Dikmenli, Cardak, dan ynztas: misidentifikasi, oversimplifikasi, overgeneralisasi, undergeneralisasi, dan konsep atau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp" type="image/webp" length="109858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8fa99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-8e604.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/preparat-mutasi-kromosom-deteksi-gen-buku-teks-pat-thumb-f9ebe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6876-gemi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18461-tropical-genetics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Negosiasi Islam dan Budaya Ritual Baayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Negosiasi Islam dan Budaya Ritual Baayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Negosiasi Islam dan Budaya Ritual Baayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55484-aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik</link>
	<guid isPermaLink="false">131b4a4df61065f8d2a0aab492af811b</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:48:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara ritual Ba'ayun dengan ritual-ritual serupa di daerah lain di Indonesia, khususnya di wilayah yang memiliki keragaman budaya dan agama yang tinggi. Studi komparatif ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba'ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara ritual Ba'ayun dengan ritual-ritual serupa di daerah lain di Indonesia, khususnya di wilayah yang memiliki keragaman budaya dan agama yang tinggi. Studi komparatif ini dapat membantu memahami bagaimana ritual-ritual tersebut berfungsi sebagai media pembentukan karakter religius dan identitas pemuda di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek spesifik dari ritual Ba'ayun, seperti peran ulama dalam memediasi adat dengan prinsip 'urf sahih, atau bagaimana ritual ini membantu mengkonstruksi identitas komunitas yang kaya dan beragam di tengah modernisasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana ritual Ba'ayun berfungsi sebagai sarana inovasi budaya yang sejalan dengan perkembangan zaman, dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan karakter religius di kalangan generasi muda.. Ritual Ba'ayun di Kalimantan Selatan merupakan manifestasi nyata dari negosiasi harmonis dan dinamis antara ajaran Islam yang normatif dengan kebudayaan lokal masyarakat Banjar.Berdasarkan hasil analisis mendalam, penelitian ini menyimpulkan bahwa Ba'ayun bukan sekadar upacara fisik tradisional atau perayaan simbolis semata, melainkan sebuah instrumen strategis yang hidup dalam masyarakat untuk internalisasi nilai-nilai karakter religius sejak usia dini.Proses negosiasi ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari masyarakat Banjar dalam mengadopsi prinsip-prinsip Islam ke dalam wadah budaya lokal tanpa menghilangkan esensi dari kedua belah pihak.Praktik ini membuktikan bahwa Islam di Kalimantan Selatan telah mengalami proses pribumisasi yang sehat, tidak datang untuk menghancurkan tradisi, melainkan memberikan nyawa dan ruh baru pada adat istiadat yang sudah ada, sehingga menciptakan identitas hibrida yang kokoh dan relevan dengan tantangan zaman.Lebih lanjut, keberhasilan Ba'ayun sebagai media pembangunan karakter religius terletak pada mekanisme pendidikannya yang sangat integratif, yang menggabungkan metode pedagogi formal dan informal secara berkelanjutan.Di dalam ritual ini, terjadi proses transmisi nilai yang sangat terstruktur namun bersifat persuasif, yang mencakup tiga domain utama pengembangan karakter manusia yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action.Melalui pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, asmaul husna, serta syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang mengiringi prosesi ayunan, peserta ritual terutama anak-anak dan pemuda secara tidak sadar diajak untuk memahami prinsip-prinsip ketuhanan dan kemanusiaan (moral knowing).Secara emosional, keterlibatan keluarga besar dan suasana religius yang kental menumbuhkan rasa cinta dan keterikatan terhadap nilai-nilai agama (moral feeling), yang pada akhirnya diharapkan dapat termanifestasi dalam perilaku sehari-hari yang santun dan berakhlak mulia (moral action).Hal ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan performatif dalam Ba'ayun memiliki kekuatan yang setara dengan pendidikan di madrasah formal dalam menanamkan kecintaan pada agama.Secara sosiologis, ritual Ba'ayun berfungsi sebagai perekat sosial dan instrumen kohesi komunal yang luar biasa di tengah masyarakat Banjar.Partisipasi kolektif ini mampu mereduksi potensi konflik sosial dan memperkuat ikatan persaudaraan antarwarga, dalamnya terkandung nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan toleransi.Dalam konteks pluralisme hukum di Indonesia, Ba'ayun menjadi contoh sukses dari penerapan konsep 'urf sahih, di mana tradisi lokal diakui dan dilegitimasi secara religius karena dianggap sejalan dengan Maqashid al-Shari'ah atau tujuan-tujuan kemaslahatan syariat.Peran strategis para ulama dan tokoh agama setempat sangat krusial dalam memberikan otoritas moral terhadap praktik ini, dengan memastikan bahwa setiap elemen ritual tetap berada dalam koridor ajaran Islam.Dengan demikian, ritual ini berhasil menjaga stabilitas nilai di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang kian gencar menggerus identitas lokal.Penelitian ini menegaskan bahwa Ba'ayun bertindak sebagai penyangga (buffer) budaya masyarakat dari kehilangan jati diri.Ketahanan budaya yang dihasilkan dari praktik ini menyiratkan bahwa kearifan lokal yang religius merupakan fondasi yang sangat efektif untuk membangun karakter bangsa.Ba'ayun memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap adaptif terhadap perubahan zaman tanpa harus mencabut akar tradisinya.Oleh karena itu, penting bagi para pembuat kebijakan, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung pelestarian dan adaptasi ritual-ritual seperti Ba'ayun.Transformasi nilai yang terjadi dalam ritual ayunan membuktikan bahwa kekuatan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga tumbuh subur di dalam buaian tradisi yang bernafaskan nilai-nilai ketuhanan, menjadikannya warisan tak benda yang sangat berharga bagi masa depan peradaban masyarakat Banjar dan Indonesia pada umumnya Penelitian ini mengeksplorasi dinamika negosiasi antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal melalui ritual Ba'ayun di Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji fungsi ritual Ba'ayun sebagai media pembangunan karakter religius di masyarakat Banjar, sekaligus mengungkap interaksi kompleks antara budaya dan agama yang terwujud dalam praktik ritual tersebut. Pendekatan kualitatif dengan kerangka analisis antardisiplin diterapkan melalui studi kepustakaan dan meta-analisis literatur standar Scopus. Kajian ini difokuskan pada bagaimana ritual Ba'ayun mengintegrasikan metode pedagogi formal dan informal, dengan penekanan khusus pada perannya dalam memediasi identitas keagamaan di kalangan pemuda melalui tradisi lisan dan performatif. Temuan menunjukkan bahwa Ba'ayun memfasilitasi internalisasi nilai-nilai karakter religius secara efektif melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp 1x" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" alt="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-6f730.webp" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-6f730.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-6f730.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-6f730.webp 1x" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" alt="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-26c3d.webp" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-26c3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-26c3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-26c3d.webp 1x" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" alt="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55484-aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik" title="JURIS - Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba&#039;ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan" target="_blank">Negosiasi Islam dan Budaya: Ritual Ba'ayun sebagai Media Pembentukan Karakter Religius di Kalimantan Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara ritual Ba'ayun dengan ritual-ritual serupa di daerah lain di Indonesia, khususnya di wilayah yang memiliki keragaman budaya dan agama yang tinggi. Studi komparatif ini dapat membantu memahami bagaimana ritual-ritual tersebut berfungsi sebagai media pembentukan karakter religius dan identitas pemuda di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek spesifik dari ritual Ba'ayun, seperti peran ulama dalam memediasi adat dengan prinsip 'urf sahih, atau bagaimana ritual ini membantu mengkonstruksi identitas komunitas yang kaya dan beragam di tengah modernisasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana ritual Ba'ayun berfungsi sebagai sarana inovasi budaya yang sejalan dengan perkembangan zaman, dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan karakter religius di kalangan generasi muda..
<br>Ritual Ba'ayun di Kalimantan Selatan merupakan manifestasi nyata dari negosiasi harmonis dan dinamis antara ajaran Islam yang normatif dengan kebudayaan lokal masyarakat Banjar.Berdasarkan hasil analisis mendalam, penelitian ini menyimpulkan bahwa Ba'ayun bukan sekadar upacara fisik tradisional atau perayaan simbolis semata, melainkan sebuah instrumen strategis yang hidup dalam masyarakat untuk internalisasi nilai-nilai karakter religius sejak usia dini.Proses negosiasi ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari masyarakat Banjar dalam mengadopsi prinsip-prinsip Islam ke dalam wadah budaya lokal tanpa menghilangkan esensi dari kedua belah pihak.Praktik ini membuktikan bahwa Islam di Kalimantan Selatan telah mengalami proses pribumisasi yang sehat, tidak datang untuk menghancurkan tradisi, melainkan memberikan nyawa dan ruh baru pada adat istiadat yang sudah ada, sehingga menciptakan identitas hibrida yang kokoh dan relevan dengan tantangan zaman.Lebih lanjut, keberhasilan Ba'ayun sebagai media pembangunan karakter religius terletak pada mekanisme pendidikannya yang sangat integratif, yang menggabungkan metode pedagogi formal dan informal secara berkelanjutan.Di dalam ritual ini, terjadi proses transmisi nilai yang sangat terstruktur namun bersifat persuasif, yang mencakup tiga domain utama pengembangan karakter manusia yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action.Melalui pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, asmaul husna, serta syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang mengiringi prosesi ayunan, peserta ritual terutama anak-anak dan pemuda secara tidak sadar diajak untuk memahami prinsip-prinsip ketuhanan dan kemanusiaan (moral knowing).Secara emosional, keterlibatan keluarga besar dan suasana religius yang kental menumbuhkan rasa cinta dan keterikatan terhadap nilai-nilai agama (moral feeling), yang pada akhirnya diharapkan dapat termanifestasi dalam perilaku sehari-hari yang santun dan berakhlak mulia (moral action).Hal ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan performatif dalam Ba'ayun memiliki kekuatan yang setara dengan pendidikan di madrasah formal dalam menanamkan kecintaan pada agama.Secara sosiologis, ritual Ba'ayun berfungsi sebagai perekat sosial dan instrumen kohesi komunal yang luar biasa di tengah masyarakat Banjar.Partisipasi kolektif ini mampu mereduksi potensi konflik sosial dan memperkuat ikatan persaudaraan antarwarga, dalamnya terkandung nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan toleransi.Dalam konteks pluralisme hukum di Indonesia, Ba'ayun menjadi contoh sukses dari penerapan konsep 'urf sahih, di mana tradisi lokal diakui dan dilegitimasi secara religius karena dianggap sejalan dengan Maqashid al-Shari'ah atau tujuan-tujuan kemaslahatan syariat.Peran strategis para ulama dan tokoh agama setempat sangat krusial dalam memberikan otoritas moral terhadap praktik ini, dengan memastikan bahwa setiap elemen ritual tetap berada dalam koridor ajaran Islam.Dengan demikian, ritual ini berhasil menjaga stabilitas nilai di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang kian gencar menggerus identitas lokal.Penelitian ini menegaskan bahwa Ba'ayun bertindak sebagai penyangga (buffer) budaya masyarakat dari kehilangan jati diri.Ketahanan budaya yang dihasilkan dari praktik ini menyiratkan bahwa kearifan lokal yang religius merupakan fondasi yang sangat efektif untuk membangun karakter bangsa.Ba'ayun memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap adaptif terhadap perubahan zaman tanpa harus mencabut akar tradisinya.Oleh karena itu, penting bagi para pembuat kebijakan, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung pelestarian dan adaptasi ritual-ritual seperti Ba'ayun.Transformasi nilai yang terjadi dalam ritual ayunan membuktikan bahwa kekuatan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga tumbuh subur di dalam buaian tradisi yang bernafaskan nilai-nilai ketuhanan, menjadikannya warisan tak benda yang sangat berharga bagi masa depan peradaban masyarakat Banjar dan Indonesia pada umumnya
<br>Penelitian ini mengeksplorasi dinamika negosiasi antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal melalui ritual Ba'ayun di Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji fungsi ritual Ba'ayun sebagai media pembangunan karakter religius di masyarakat Banjar, sekaligus mengungkap interaksi kompleks antara budaya dan agama yang terwujud dalam praktik ritual tersebut. Pendekatan kualitatif dengan kerangka analisis antardisiplin diterapkan melalui studi kepustakaan dan meta-analisis literatur standar Scopus. Kajian ini difokuskan pada bagaimana ritual Ba'ayun mengintegrasikan metode pedagogi formal dan informal, dengan penekanan khusus pada perannya dalam memediasi identitas keagamaan di kalangan pemuda melalui tradisi lisan dan performatif. Temuan menunjukkan bahwa Ba'ayun memfasilitasi internalisasi nilai-nilai karakter religius secara efektif melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp" type="image/webp" length="105622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-777ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-6f730.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/aitu-moral-integrasi-elemen-ritual-praktik-perlon-thumb-26c3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55482-viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-me</link>
	<guid isPermaLink="false">2ef7ea9937a4213b9034415d8cc523bb</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:40:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ land changes ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus rachmat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,changes,content,land,main,rachmat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menyempurnakan sistem, perlu dilakukan penyempurnaan pada beberapa bagian, seperti menambahkan IC EEPROM untuk menyimpan data jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan, bahkan saat mesin dalam keadaan mati. Selain itu, alat dapat dikembangkan dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh: Untuk menyempurnakan sistem, perlu dilakukan penyempurnaan pada beberapa bagian, seperti menambahkan IC EEPROM untuk menyimpan data jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan, bahkan saat mesin dalam keadaan mati. Selain itu, alat dapat dikembangkan dengan fitur atau aplikasi yang terkoneksi langsung dengan GPS, untuk menambah keakuratan pengukuran jarak. Dengan demikian, sistem dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan membantu pengguna sepeda motor dalam merawat mesin kendaraannya.. Dari hasil pembahasan tentang perancangan dan realisasi sistem dapat diambil kesimpulan, antara lain.- Sistem dapat berfungsi normal, dengan menampilkan nilai pengukuran jarak saat sepeda motor dijalankan.- Tampilan jarak tempuh sistem melakukan update jarak setiap menempuh jarak 100 meter.- Persentase akurasi alat mencapai 10% pada total jarak 10 km Perawatan mesin pada sepeda motor sangat penting diperhatikan untuk mengurangi terjadinya kerusakan mesin pada kendaraan tersebut. Salah satu perawatan utamanya adalah penggantian oli mesin secara teratur. Penggantian oli mesin harus memperhatikan jarak tempuh kendaraan antara 1500-4000 km. Umumnya, sepeda motor belum dilengkapi dengan sistem peringatan untuk melakukan penggantian oli. Oleh karena, itu sistem peringatan pengganti oli dengan berpatokan pada jarak tempuh sangat diperlukan. Permasalahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-498a6.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-498a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-498a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-498a6.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" alt="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-1c2af.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-1c2af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-1c2af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-1c2af.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" alt="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" alt="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55482-viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-me" title="JURIS - Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh" target="_blank">Perancangan Sistem Monitoring Penggantian Oli pada Sepeda Motor Berdasarkan Jarak Tempuh</a>: Untuk menyempurnakan sistem, perlu dilakukan penyempurnaan pada beberapa bagian, seperti menambahkan IC EEPROM untuk menyimpan data jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan, bahkan saat mesin dalam keadaan mati. Selain itu, alat dapat dikembangkan dengan fitur atau aplikasi yang terkoneksi langsung dengan GPS, untuk menambah keakuratan pengukuran jarak. Dengan demikian, sistem dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan membantu pengguna sepeda motor dalam merawat mesin kendaraannya..
<br>Dari hasil pembahasan tentang perancangan dan realisasi sistem dapat diambil kesimpulan, antara lain.- Sistem dapat berfungsi normal, dengan menampilkan nilai pengukuran jarak saat sepeda motor dijalankan.- Tampilan jarak tempuh sistem melakukan update jarak setiap menempuh jarak 100 meter.- Persentase akurasi alat mencapai 10% pada total jarak 10 km
<br>Perawatan mesin pada sepeda motor sangat penting diperhatikan untuk mengurangi terjadinya kerusakan mesin pada kendaraan tersebut. Salah satu perawatan utamanya adalah penggantian oli mesin secara teratur. Penggantian oli mesin harus memperhatikan jarak tempuh kendaraan antara 1500-4000 km. Umumnya, sepeda motor belum dilengkapi dengan sistem peringatan untuk melakukan penggantian oli. Oleh karena, itu sistem peringatan pengganti oli dengan berpatokan pada jarak tempuh sangat diperlukan. Permasalahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp" type="image/webp" length="46372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-498a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-1c2af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/viskositas-oli-mesin-pengukuran-jarak-perawatan-si-thumb-7123f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1438-usbypkp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18462-techno-socio-ekonomika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55491-literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka</link>
	<guid isPermaLink="false">566c2ba3e45c709a0b1564726b4feca0</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:34:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri zainal ]]></category>
	<category><![CDATA[ nadya fatika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,content,fatika,main,nadya,zainal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform komunikasi digital dalam mengurangi asimetri informasi antara pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren, dengan menguji apakah penggunaan aplikasi berbasis mobile meningkatkan kecepatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform komunikasi digital dalam mengurangi asimetri informasi antara pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren, dengan menguji apakah penggunaan aplikasi berbasis mobile meningkatkan kecepatan dan keakuratan penyampaian informasi serta menurunkan potensi konflik. Selanjutnya, diperlukan studi yang memfokuskan pada peningkatan kompetensi teknologi bagi pendidik senior melalui program pelatihan khusus, untuk menilai sejauh mana peningkatan keterampilan digital dapat mengurangi konflik yang berakar pada kesulitan adaptasi teknologi dan memperbaiki kolaborasi kerja. Selain itu, penelitian dapat meneliti dampak partisipasi pendidik dalam proses penjadwalan kegiatan akademik melalui mekanisme partisipatif, seperti rapat kolaboratif atau sistem penjadwalan berbasis web, guna mengevaluasi apakah peningkatan rasa keadilan dan transparansi berkontribusi pada penurunan intensitas konflik serta meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara pendidik dan tenaga kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily berada dalam keadaan harmonis dan kondusif tanpa adanya konflik yang mengganggu stabilitas lembaga.Namun, terdapat beberapa potensi konflik ringan seperti perbedaan pemahaman tugas, informasi yang kurang merata, ketidaksesuaian jadwal mengajar, dan perbedaan penggunaan teknologi.Potensi tersebut tidak berkembang menjadi konflik serius berkat budaya kekeluargaan, nilai religius, dan sistem komunikasi yang memadai Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga keharmonisan hubungan kerja antara pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren yang memiliki karakteristik kehidupan kolektif, struktur hirarkis, serta dinamika sosial yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk konflik yang terjadi, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji strategi manajemen konflik yang diterapkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di Pondok Pesantren Al Mandily. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari mudir, pendidik, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e05e2.webp" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e05e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e05e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e05e2.webp 1x" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" alt="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" alt="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-1eade.webp" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-1eade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-1eade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-1eade.webp 1x" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" alt="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55491-literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka" title="JURIS - Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily" target="_blank">Strategi Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Keharmonisan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform komunikasi digital dalam mengurangi asimetri informasi antara pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren, dengan menguji apakah penggunaan aplikasi berbasis mobile meningkatkan kecepatan dan keakuratan penyampaian informasi serta menurunkan potensi konflik. Selanjutnya, diperlukan studi yang memfokuskan pada peningkatan kompetensi teknologi bagi pendidik senior melalui program pelatihan khusus, untuk menilai sejauh mana peningkatan keterampilan digital dapat mengurangi konflik yang berakar pada kesulitan adaptasi teknologi dan memperbaiki kolaborasi kerja. Selain itu, penelitian dapat meneliti dampak partisipasi pendidik dalam proses penjadwalan kegiatan akademik melalui mekanisme partisipatif, seperti rapat kolaboratif atau sistem penjadwalan berbasis web, guna mengevaluasi apakah peningkatan rasa keadilan dan transparansi berkontribusi pada penurunan intensitas konflik serta meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara pendidik dan tenaga kependidikan di Pondok Pesantren Al Mandily berada dalam keadaan harmonis dan kondusif tanpa adanya konflik yang mengganggu stabilitas lembaga.Namun, terdapat beberapa potensi konflik ringan seperti perbedaan pemahaman tugas, informasi yang kurang merata, ketidaksesuaian jadwal mengajar, dan perbedaan penggunaan teknologi.Potensi tersebut tidak berkembang menjadi konflik serius berkat budaya kekeluargaan, nilai religius, dan sistem komunikasi yang memadai
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga keharmonisan hubungan kerja antara pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren yang memiliki karakteristik kehidupan kolektif, struktur hirarkis, serta dinamika sosial yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk konflik yang terjadi, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji strategi manajemen konflik yang diterapkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di Pondok Pesantren Al Mandily. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari mudir, pendidik, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp" type="image/webp" length="102618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e05e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-e899f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/literatur-manajemen-konflik-keterampilan-memecahka-thumb-1eade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-272-umn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7056-jurnal-penelitian-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 21 Jul 2026 20:21:43 +0700. 24 items. Served in: 9.566 seconds [rss] -->
