<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 12:43:46 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 12:43:46 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-01T12:43:46+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P Pay for Perfomance dan Pay for Position dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P Pay for Perfomance dan Pay for Position dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P Pay for Perfomance dan Pay for Position dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43654-proyeksi-keuangan-pay-performance-posi</link>
	<guid isPermaLink="false">d80de143c41f525a1dcd32e94ae2a016</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 12:31:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri widiarto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade iriani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,common,crawl,iriani,tri,widiarto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan standar kinerja yang lebih terukur dan objektif bagi pengurus pesantren, sehingga penerapan pay for ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan standar kinerja yang lebih terukur dan objektif bagi pengurus pesantren, sehingga penerapan pay for performance dapat lebih efektif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan pesantren lain yang telah menerapkan sistem penggajian berbasis kinerja untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak sistem penggajian yang baru terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja, dan retensi guru, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang optimalisasi sistem penggajian dan peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan pesantren, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan yang diberikan kepada santri.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan grading bagi pengurus pesantren dapat dilakukan dengan melihat job deskripsi pengurus pesantren dengan memberikan penilaian berdasarkan keahlian, pertimbangan, dan tanggung jawab.Penentuan metode pembayaran guru berbasis pay for performance dan pay for position didasarkan pada standar yang dimiliki oleh pesantren, dengan mempertimbangkan profitability index pesantren.Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pay for position untuk pengurus pesantren dan model pay for performance untuk guru Kualitas kinerja sumber daya manusia dipengaruhi oleh kesejahteraan sumber daya manusia yang dapat diberikan sebagai gaji/penghasilan kepada pegawai. Beberapa teori digunakan untuk menentukan gaji pegawai, termasuk teori pay for performance dan pay for position. Dalam menentukan gaji pegawai, proyeksi keuangan yang wajar dibutuhkan dalam lembaga pendidikan. Salah satu metode proyeksi yang dapat digunakan adalah metode Capital Budgeting, memanfaatkan model profitability index. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan model profitability index untuk menghitung proyeksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-54924.webp" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-54924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-54924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-54924.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" alt="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" alt="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-68b70.webp" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-68b70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-68b70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-68b70.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" alt="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43654-proyeksi-keuangan-pay-performance-posi" title="JURIS - Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah" target="_blank">Analisis Proyeksi Keuangan melalui 2P (Pay for Perfomance dan Pay for Position) dalam Penyejahteraan Pegawai di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan standar kinerja yang lebih terukur dan objektif bagi pengurus pesantren, sehingga penerapan pay for performance dapat lebih efektif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan pesantren lain yang telah menerapkan sistem penggajian berbasis kinerja untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak sistem penggajian yang baru terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja, dan retensi guru, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang optimalisasi sistem penggajian dan peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan pesantren, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan yang diberikan kepada santri..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan grading bagi pengurus pesantren dapat dilakukan dengan melihat job deskripsi pengurus pesantren dengan memberikan penilaian berdasarkan keahlian, pertimbangan, dan tanggung jawab.Penentuan metode pembayaran guru berbasis pay for performance dan pay for position didasarkan pada standar yang dimiliki oleh pesantren, dengan mempertimbangkan profitability index pesantren.Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pay for position untuk pengurus pesantren dan model pay for performance untuk guru
<br>Kualitas kinerja sumber daya manusia dipengaruhi oleh kesejahteraan sumber daya manusia yang dapat diberikan sebagai gaji/penghasilan kepada pegawai. Beberapa teori digunakan untuk menentukan gaji pegawai, termasuk teori pay for performance dan pay for position. Dalam menentukan gaji pegawai, proyeksi keuangan yang wajar dibutuhkan dalam lembaga pendidikan. Salah satu metode proyeksi yang dapat digunakan adalah metode Capital Budgeting, memanfaatkan model profitability index. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan model profitability index untuk menghitung proyeksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp" type="image/webp" length="86214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-54924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-d0dc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proyeksi-keuangan-pay-performance-position-manajem-thumb-68b70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43656-strategi-promosi-diskon-ppdb-stra</link>
	<guid isPermaLink="false">92273e056b0dd87acb2eefdadf5bce42</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 12:17:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ annur fajri ]]></category>
	<category><![CDATA[ burju ruth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[annur,burju,common,crawl,fajri,ruth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Di masa depan, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan media sosial sebagai alur komunikasi langsung antara sekolah dan calon siswa melalui analisis data keterlibatan dan konversi pendaftaran; meneliti dampak kolaborasi MoU antara SD dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik: Di masa depan, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan media sosial sebagai alur komunikasi langsung antara sekolah dan calon siswa melalui analisis data keterlibatan dan konversi pendaftaran; meneliti dampak kolaborasi MoU antara SD dan TK pada tingkat retensi siswa baru dengan menggunakan desain eksperimental kuasi; serta mengkaji peran komite PPDB dalam mengadaptasi strategi promosi di tengah perubahan regulasi PPDB melalui pendekatan studi longitudinal yang mencatat adaptasi kebijakan dan hasil pendaftaran tiap tahun.. Strategi PPDB SD Muhammadiyah 1 Ngaglik dimulai dengan perencanaan yang mencakup analisis lingkungan, pembangunan kemitraan, pelibatan komite, dan perencanaan promosi serta pendanaan.Pelaksanaan melibatkan penandatanganan MoU dengan TK, kegiatan pendukung seperti Open House dan UBAH, serta penyebaran materi promosi cetak dan digital untuk menarik calon siswa.Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui rapat berkala untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan tindak lanjut, sehingga strategi dapat disempurnakan di PPDB berikutnya Dalam era persaingan penerimaan siswa baru (PPDB) di Indonesia, strategi sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan pemasaran. Studi ini mendeskripsikan dan menganalisis strategi PPDB SD Muhammadiyah 1 Ngaglik menggunakan pendekatan kualitatif. Metodologi penelitian melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi data, serta analisis menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil menunjukkan bahwa strategi PPDB terdiri dari empat tahap: perencanaan termasuk analisis lingkungan, kolaborasi, penetapan komite, dan promosi; pelaksanaan dengan penandatanganan MoU, kegiatan pendukung, dan promosi media; pemantauan melalui rapat rutin; dan evaluasi untuk menilai keberhasilan serta merencanakan PPDB berikutnya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-d7850.webp" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-d7850.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-d7850.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-d7850.webp 1x" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" alt="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" alt="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-0d370.webp" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-0d370.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-0d370.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-0d370.webp 1x" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" alt="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43656-strategi-promosi-diskon-ppdb-stra" title="JURIS - Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik" target="_blank">Strategi Sekolah Dalam Menyukseskan Penerimaan Peserta Didik Baru (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik): Studi Kasus di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik</a>: Di masa depan, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan media sosial sebagai alur komunikasi langsung antara sekolah dan calon siswa melalui analisis data keterlibatan dan konversi pendaftaran; meneliti dampak kolaborasi MoU antara SD dan TK pada tingkat retensi siswa baru dengan menggunakan desain eksperimental kuasi; serta mengkaji peran komite PPDB dalam mengadaptasi strategi promosi di tengah perubahan regulasi PPDB melalui pendekatan studi longitudinal yang mencatat adaptasi kebijakan dan hasil pendaftaran tiap tahun..
<br>Strategi PPDB SD Muhammadiyah 1 Ngaglik dimulai dengan perencanaan yang mencakup analisis lingkungan, pembangunan kemitraan, pelibatan komite, dan perencanaan promosi serta pendanaan.Pelaksanaan melibatkan penandatanganan MoU dengan TK, kegiatan pendukung seperti Open House dan UBAH, serta penyebaran materi promosi cetak dan digital untuk menarik calon siswa.Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui rapat berkala untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan tindak lanjut, sehingga strategi dapat disempurnakan di PPDB berikutnya
<br>Dalam era persaingan penerimaan siswa baru (PPDB) di Indonesia, strategi sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan pemasaran. Studi ini mendeskripsikan dan menganalisis strategi PPDB SD Muhammadiyah 1 Ngaglik menggunakan pendekatan kualitatif. Metodologi penelitian melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi data, serta analisis menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil menunjukkan bahwa strategi PPDB terdiri dari empat tahap: perencanaan termasuk analisis lingkungan, kolaborasi, penetapan komite, dan promosi; pelaksanaan dengan penandatanganan MoU, kegiatan pendukung, dan promosi media; pemantauan melalui rapat rutin; dan evaluasi untuk menilai keberhasilan serta merencanakan PPDB berikutnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp" type="image/webp" length="102240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-d7850.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-a75b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/strategi-promosi-diskon-ppdb-keberhasilan-materi-c-thumb-0d370.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet Sour ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet Sour ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet Sour ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43643-realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f</link>
	<guid isPermaLink="false">2e1fa2d9458af7fd398577730ac585d7</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:49:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam akhmad ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,bandung,imam,isbi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak film Sweet & Sour terhadap penonton, khususnya dalam hal pengaruh psikologis. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara dengan penonton film untuk mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet & Sour: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak film Sweet & Sour terhadap penonton, khususnya dalam hal pengaruh psikologis. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara dengan penonton film untuk mengukur seberapa besar pengaruh film tersebut terhadap pemikiran dan perilaku mereka. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana film tersebut mampu memengaruhi persepsi penonton tentang konflik dalam hubungan, karier, dan perselingkuhan. Apakah film ini berhasil menyampaikan pesan yang ingin disampaikan penulis dan sutradara, dan apakah penonton dapat mengambil pelajaran atau refleksi dari cerita yang disajikan? Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami pengaruh media film terhadap masyarakat, khususnya dalam hal psikologis.. Cerita dalam film Sweet & Sour ini dapat berpengaruh dalam kehidupan hubungan seseorang.Banyak dari beberapa hubungan itu yang menjadi overthinking terhadap masing-masing pasangannya dikarenakan mengalami hal yang sama dengan yang ada dalam cerita film tersebut.Unsur-unsur yang disampaikan oleh penulis dan sutradara dapat tersampaikan dengan singkat dan mendalam dalam cerita tersebut.Cerita film pada dasarnya merupakan refleksi kehidupan masyarakat, sehingga secara psikologis kesamaan cerita yang ditayangkan dalam film memiliki efek yang cukup kuat, terlebih lagi jika suatu karya film ditayangkan di bioskop, suasana gelap, layar yang lebar dan suara yang keras telah menempatkan penontonnya seolah-olah cerita tersebut khusus untuk mereka.Film adalah media efektif untuk menggerakan emosi penontonnya.Keberhasilan para sineas dalam meramu karya dapat menjadi jaminan keberhasilan sebuah film, seperti hal nya yang ditampilkan pada film "Sweet & Sour" Banyak film yang mengandung berbagai macam unsur. Hal-hal yang menarik untuk dilakukan, agar dapat mengungkapkan unsur-unsur film yang realistis namun memberi kesan yang sangat mendalam terhadap penonton adalah sebuah riset. Dalam Cerita dan Film "Sweet & Sour", menyajikan banyak sekali konflik yang biasanya dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. LDR yang biasa kita jumpai dalam lika-liku hubungan, karier yang terkadang membuat hubungan menjadi tidak ada rasanya karena berebut waktu satu sama lain, dan juga sebuah perselingkuhan yang mana menjadi puncak dari semua masalah yang dialami sebelumnya. Metode yang digunakan untuk meneliti konten dan tema ini adalah kualitatif, dimana peneliti menganalisis secara mendalam dan menematkan peneliti sebagai pelaku utama untuk mengkaji... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-c9a63.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-c9a63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-c9a63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-c9a63.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-0340e.webp" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-0340e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-0340e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-0340e.webp 1x" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" alt="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43643-realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f" title="JURIS - Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet &amp; Sour" target="_blank">Kajian Karakteristik Psikologi dalam Film Korea Sweet & Sour</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak film Sweet & Sour terhadap penonton, khususnya dalam hal pengaruh psikologis. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara dengan penonton film untuk mengukur seberapa besar pengaruh film tersebut terhadap pemikiran dan perilaku mereka. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana film tersebut mampu memengaruhi persepsi penonton tentang konflik dalam hubungan, karier, dan perselingkuhan. Apakah film ini berhasil menyampaikan pesan yang ingin disampaikan penulis dan sutradara, dan apakah penonton dapat mengambil pelajaran atau refleksi dari cerita yang disajikan? Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami pengaruh media film terhadap masyarakat, khususnya dalam hal psikologis..
<br>Cerita dalam film Sweet & Sour ini dapat berpengaruh dalam kehidupan hubungan seseorang.Banyak dari beberapa hubungan itu yang menjadi overthinking terhadap masing-masing pasangannya dikarenakan mengalami hal yang sama dengan yang ada dalam cerita film tersebut.Unsur-unsur yang disampaikan oleh penulis dan sutradara dapat tersampaikan dengan singkat dan mendalam dalam cerita tersebut.Cerita film pada dasarnya merupakan refleksi kehidupan masyarakat, sehingga secara psikologis kesamaan cerita yang ditayangkan dalam film memiliki efek yang cukup kuat, terlebih lagi jika suatu karya film ditayangkan di bioskop, suasana gelap, layar yang lebar dan suara yang keras telah menempatkan penontonnya seolah-olah cerita tersebut khusus untuk mereka.Film adalah media efektif untuk menggerakan emosi penontonnya.Keberhasilan para sineas dalam meramu karya dapat menjadi jaminan keberhasilan sebuah film, seperti hal nya yang ditampilkan pada film  "Sweet & Sour"
<br>Banyak film yang mengandung berbagai macam unsur. Hal-hal yang menarik untuk dilakukan, agar dapat mengungkapkan unsur-unsur film yang realistis namun memberi kesan yang sangat mendalam terhadap penonton adalah sebuah riset. Dalam Cerita dan Film "Sweet & Sour", menyajikan banyak sekali konflik yang biasanya dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. LDR yang biasa kita jumpai dalam lika-liku hubungan, karier yang terkadang membuat hubungan menjadi tidak ada rasanya karena berebut waktu satu sama lain, dan juga sebuah perselingkuhan yang mana menjadi puncak dari semua masalah yang dialami sebelumnya. Metode yang digunakan untuk meneliti konten dan tema ini adalah kualitatif, dimana peneliti menganalisis secara mendalam dan menematkan peneliti sebagai pelaku utama untuk mengkaji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp" type="image/webp" length="90862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-c9a63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-6834d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/realistis-konflik-psikologis-refleksi-masyarakat-f-thumb-0340e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43648-pembelajaran-hibrida-efektivitas-infr</link>
	<guid isPermaLink="false">912fc04cf226f1e9156642cebc3d3b51</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ sem saetban ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,saetban,sem,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang implementasi pembelajaran hibrida. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang implementasi pembelajaran hibrida. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tantangan teknis dalam interaksi pembelajaran sinkron, dengan fokus pada solusi praktis untuk meningkatkan stabilitas dan kualitas koneksi internet. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap fleksibilitas pembelajaran hibrida, serta bagaimana fleksibilitas ini memengaruhi motivasi belajar dan keseimbangan kehidupan pribadi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran hibrida terhadap prestasi akademik dan keterampilan abad ke-21 mahasiswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar, latar belakang sosial ekonomi, dan akses terhadap teknologi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana pembelajaran hibrida dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di era digital.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara infrastruktur pembelajaran hibrida dan efektivitas pembelajaran di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.Laboratorium pembelajaran hibrida menjadi faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.Meskipun demikian, interaksi pembelajaran sinkron masih menghadapi tantangan teknis yang perlu diatasi.Oleh karena itu, investasi strategis dalam infrastruktur digital dan optimalisasi desain instruksional menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan Pembelajaran hibrida telah muncul sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan tinggi, mengintegrasikan instruksi daring dan tatap muka untuk meningkatkan fleksibilitas akademik. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada ketersediaan dan kesiapan infrastruktur pendidikan, termasuk sumber daya digital dan fasilitas pendukung pembelajaran. Studi ini meneliti hubungan antara infrastruktur pembelajaran hibrida dan efektivitas pembelajaran dalam pendidikan tinggi, menggunakan metode survei kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 100 mahasiswa dipilih sebagai responden melalui stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-b2460.webp" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-b2460.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-b2460.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-b2460.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" alt="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-9eaeb.webp" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-9eaeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-9eaeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-9eaeb.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" alt="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" alt="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43648-pembelajaran-hibrida-efektivitas-infr" title="JURIS - The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung" target="_blank">The Relationship between Hybrid Learning Infrastructure and Learning Effectiveness at UIN Sunan Gunung Djati Bandung</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang implementasi pembelajaran hibrida. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tantangan teknis dalam interaksi pembelajaran sinkron, dengan fokus pada solusi praktis untuk meningkatkan stabilitas dan kualitas koneksi internet. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap fleksibilitas pembelajaran hibrida, serta bagaimana fleksibilitas ini memengaruhi motivasi belajar dan keseimbangan kehidupan pribadi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran hibrida terhadap prestasi akademik dan keterampilan abad ke-21 mahasiswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar, latar belakang sosial ekonomi, dan akses terhadap teknologi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana pembelajaran hibrida dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di era digital..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara infrastruktur pembelajaran hibrida dan efektivitas pembelajaran di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.Laboratorium pembelajaran hibrida menjadi faktor paling berpengaruh dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.Meskipun demikian, interaksi pembelajaran sinkron masih menghadapi tantangan teknis yang perlu diatasi.Oleh karena itu, investasi strategis dalam infrastruktur digital dan optimalisasi desain instruksional menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan
<br>Pembelajaran hibrida telah muncul sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan tinggi, mengintegrasikan instruksi daring dan tatap muka untuk meningkatkan fleksibilitas akademik. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada ketersediaan dan kesiapan infrastruktur pendidikan, termasuk sumber daya digital dan fasilitas pendukung pembelajaran. Studi ini meneliti hubungan antara infrastruktur pembelajaran hibrida dan efektivitas pembelajaran dalam pendidikan tinggi, menggunakan metode survei kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 100 mahasiswa dipilih sebagai responden melalui stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp" type="image/webp" length="93940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-b2460.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-9eaeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/pembelajaran-hibrida-efektivitas-infrastruktur-pen-thumb-22851.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43647-tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan</link>
	<guid isPermaLink="false">f48336fed7cf8072082346caff49c733</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:42:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre agesta ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agesta,andre,ilmu,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, diperlukan harmonisasi regulasi dan optimalisasi fungsi pengawasan. Dari sisi regulasi, diperlukan revisi peraturan pengelolaan keuangan desa agar selaras dengan ketentuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia: Untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, diperlukan harmonisasi regulasi dan optimalisasi fungsi pengawasan. Dari sisi regulasi, diperlukan revisi peraturan pengelolaan keuangan desa agar selaras dengan ketentuan pengelolaan keuangan negara, mencakup penguatan status desa sebagai bagian dari unsur pemerintahan, kewajiban penyusunan laporan keuangan berbasis SAP, mekanisme pemeriksaan dan penyelesaian ganti kerugian. Sementara itu, dari aspek pengawasan, perlu dibangun sistem pengawasan yang terintegrasi dan tata kelola yang baik untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Penguatan pengawasan ini juga menuntut kesadaran semua pihak, termasuk pemerintah, pemerintahan desa, dan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa secara kolaboratif. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pendekatan empiris untuk menguji implementasi harmonisasi regulasi dalam praktik pengelolaan keuangan desa. Penelitian kuantitatif juga dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh integrasi sistem pengawasan terhadap penurunan tingkat korupsi dana desa. Studi komparatif antar daerah atau antar negara juga penting untuk mengidentifikasi model tata kelola keuangan desa yang lebih efektif dan adaptif dalam konteks desentralisasi fiskal.. Disharmoni pengaturan keuangan desa dalam sistem keuangan negara tercermin dalam beberapa aspek, antara lain tidak jelasnya kedudukan desa dalam sistem keuangan negara, tidak terintegrasinya laporan keuangan desa dalam sistem pelaporan pemerintah, serta tidak adanya pengaturan tegas mengenai kewenangan BPK dalam melakukan pemeriksaan terhadap keuangan desa.Selain itu, belum terdapat mekanisme yang jelas terkait tuntutan ganti kerugian desa, sehingga penegakan akuntabilitas menjadi tidak optimal.Ketidakjelasan posisi desa dalam sistem keuangan negara berdampak langsung terhadap tata kelola pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa.Disharmoni regulasi juga tercermin dalam struktur pengawasan yang terfragmentasi.Kondisi ini menegaskan bahwa permasalahan pengawasan keuangan desa tidak semata-mata terletak pada aspek teknis, melainkan juga pada belum terbangunnya integrasi kelembagaan dalam sistem pengawasan.Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan terintegrasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan menjadi kebutuhan mendesak.Bukti empiris menunjukkan lemahnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.Secara keseluruhan, disharmoni pengaturan keuangan desa telah menimbulkan fragmentasi dalam sistem akuntabilitas, baik dari aspek pelaporan, pengawasan, maupun penegakan hukum.Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara prinsip pengelolaan keuangan negara dan praktik pengelolaan keuangan desa.Harmonisasi regulasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan pengelolaan keuangan desa dalam sistem keuangan negara Penguatan tata kelola keuangan desa pasca berlakunya Undang-Undang Desa meningkatkan kapasitas fiskal desa secara signifikan, namun belum sepenuhnya diikuti harmonisasi regulasi dalam sistem keuangan negara. Studi ini menganalisis disharmoni antara Undang-Undang Desa dengan paket Undang-Undang Keuangan Negara serta implikasinya terhadap akuntabilitas dan efektivitas pengawasan. Hasilnya menunjukkan fragmentasi akuntabilitas akibat ketidakjelasan status desa dalam struktur keuangan negara, lemahnya mekanisme tuntutan ganti kerugian dan pengawasan berbasis risiko. Pengawasan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) belum optimal karena keterbatasan kapasitas, koordinasi, dan sistem teknologi, sementara keterlibatan pemeriksaan eksternal belum terdesain secara sistemik. Studi ini merekomendasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b4e4c.webp" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b4e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b4e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b4e4c.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" alt="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" alt="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b6fca.webp" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b6fca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b6fca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b6fca.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" alt="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43647-tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan" title="JURIS - Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia" target="_blank">Meninjau Tata Kelola Keuangan Desa: Harmonisasi Regulasi dan Optimalisasi Pengawasan dalam Mewujudkan Akuntabilitas di Indonesia</a>: Untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, diperlukan harmonisasi regulasi dan optimalisasi fungsi pengawasan. Dari sisi regulasi, diperlukan revisi peraturan pengelolaan keuangan desa agar selaras dengan ketentuan pengelolaan keuangan negara, mencakup penguatan status desa sebagai bagian dari unsur pemerintahan, kewajiban penyusunan laporan keuangan berbasis SAP, mekanisme pemeriksaan dan penyelesaian ganti kerugian. Sementara itu, dari aspek pengawasan, perlu dibangun sistem pengawasan yang terintegrasi dan tata kelola yang baik untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Penguatan pengawasan ini juga menuntut kesadaran semua pihak, termasuk pemerintah, pemerintahan desa, dan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa secara kolaboratif. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pendekatan empiris untuk menguji implementasi harmonisasi regulasi dalam praktik pengelolaan keuangan desa. Penelitian kuantitatif juga dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh integrasi sistem pengawasan terhadap penurunan tingkat korupsi dana desa. Studi komparatif antar daerah atau antar negara juga penting untuk mengidentifikasi model tata kelola keuangan desa yang lebih efektif dan adaptif dalam konteks desentralisasi fiskal..
<br>Disharmoni pengaturan keuangan desa dalam sistem keuangan negara tercermin dalam beberapa aspek, antara lain tidak jelasnya kedudukan desa dalam sistem keuangan negara, tidak terintegrasinya laporan keuangan desa dalam sistem pelaporan pemerintah, serta tidak adanya pengaturan tegas mengenai kewenangan BPK dalam melakukan pemeriksaan terhadap keuangan desa.Selain itu, belum terdapat mekanisme yang jelas terkait tuntutan ganti kerugian desa, sehingga penegakan akuntabilitas menjadi tidak optimal.Ketidakjelasan posisi desa dalam sistem keuangan negara berdampak langsung terhadap tata kelola pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa.Disharmoni regulasi juga tercermin dalam struktur pengawasan yang terfragmentasi.Kondisi ini menegaskan bahwa permasalahan pengawasan keuangan desa tidak semata-mata terletak pada aspek teknis, melainkan juga pada belum terbangunnya integrasi kelembagaan dalam sistem pengawasan.Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan terintegrasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan menjadi kebutuhan mendesak.Bukti empiris menunjukkan lemahnya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.Secara keseluruhan, disharmoni pengaturan keuangan desa telah menimbulkan fragmentasi dalam sistem akuntabilitas, baik dari aspek pelaporan, pengawasan, maupun penegakan hukum.Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara prinsip pengelolaan keuangan negara dan praktik pengelolaan keuangan desa.Harmonisasi regulasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan pengelolaan keuangan desa dalam sistem keuangan negara
<br>Penguatan tata kelola keuangan desa pasca berlakunya Undang-Undang Desa meningkatkan kapasitas fiskal desa secara signifikan, namun belum sepenuhnya diikuti harmonisasi regulasi dalam sistem keuangan negara. Studi ini menganalisis disharmoni antara Undang-Undang Desa dengan paket Undang-Undang Keuangan Negara serta implikasinya terhadap akuntabilitas dan efektivitas pengawasan. Hasilnya menunjukkan fragmentasi akuntabilitas akibat ketidakjelasan status desa dalam struktur keuangan negara, lemahnya mekanisme tuntutan ganti kerugian dan pengawasan berbasis risiko. Pengawasan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) belum optimal karena keterbatasan kapasitas, koordinasi, dan sistem teknologi, sementara keterlibatan pemeriksaan eksternal belum terdesain secara sistemik. Studi ini merekomendasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp" type="image/webp" length="79214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b4e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-448df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tata-kelola-negara-ekosistem-keuangan-pencegahan-k-thumb-b6fca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-846-refleksi-hukum-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43651-optimalisasi-manajemen-museum-karakter-k</link>
	<guid isPermaLink="false">9ca6f88a9729e82934d07049fdadcc26</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:38:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ sem saetban ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,saetban,sem,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor eksternal seperti gaya kepemimpinan pengasuh dan lingkungan sosial terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor eksternal seperti gaya kepemimpinan pengasuh dan lingkungan sosial terhadap efektivitas museum dalam membentuk karakter Taruna. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbasis museum yang lebih inovatif dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital dan tur virtual untuk meningkatkan keterlibatan Taruna. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas integrasi kegiatan museum ke dalam kurikulum pendidikan karakter secara sistematis, serta mengukur dampaknya terhadap perubahan perilaku dan nilai-nilai yang diinternalisasi oleh Taruna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan peran museum sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan Akademi Kepolisian.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen Museum Akademi Kepolisian berperan penting sebagai sarana pembelajaran karakter Kebhayangkaraan Taruna.Persepsi positif dari dosen, Taruna, dan pengelola museum secara signifikan memengaruhi pembentukan karakter tersebut.Museum mendukung pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi, yang menginternalisasi nilai-nilai Kebhayangkaraan.Optimalisasi manajemen museum menjadi strategi kunci dalam mendukung implementasi Grand Design Pendidikan Polri 2045 yang menekankan pembentukan perwira Bhayangkara yang berintegritas dan berjiwa nasionalis Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen Museum Akademi Kepolisian (Akpol) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan karakter Kebhayangkaraan Taruna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-korelasional dengan pendekatan campuran (mixed-method). Subjek penelitian terdiri dari 168 Taruna tingkat I Batalyon Bhayangkara Dharma, 25 dosen, dan 20 pengelola museum. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Data kuantitatif dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi berganda, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-11526.webp" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-11526.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-11526.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-11526.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" alt="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-5241c.webp" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-5241c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-5241c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-5241c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" alt="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" alt="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43651-optimalisasi-manajemen-museum-karakter-k" title="JURIS - Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna" target="_blank">Manajemen Museum Akademi Kepolisian Sebagai Sarana Pembelajaran Peningkatan Karakter Kebhayangkaraan Taruna</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor eksternal seperti gaya kepemimpinan pengasuh dan lingkungan sosial terhadap efektivitas museum dalam membentuk karakter Taruna. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbasis museum yang lebih inovatif dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital dan tur virtual untuk meningkatkan keterlibatan Taruna. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas integrasi kegiatan museum ke dalam kurikulum pendidikan karakter secara sistematis, serta mengukur dampaknya terhadap perubahan perilaku dan nilai-nilai yang diinternalisasi oleh Taruna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan peran museum sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan Akademi Kepolisian..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen Museum Akademi Kepolisian berperan penting sebagai sarana pembelajaran karakter Kebhayangkaraan Taruna.Persepsi positif dari dosen, Taruna, dan pengelola museum secara signifikan memengaruhi pembentukan karakter tersebut.Museum mendukung pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi, yang menginternalisasi nilai-nilai Kebhayangkaraan.Optimalisasi manajemen museum menjadi strategi kunci dalam mendukung implementasi Grand Design Pendidikan Polri 2045 yang menekankan pembentukan perwira Bhayangkara yang berintegritas dan berjiwa nasionalis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen Museum Akademi Kepolisian (Akpol) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan karakter Kebhayangkaraan Taruna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-korelasional dengan pendekatan campuran (mixed-method). Subjek penelitian terdiri dari 168 Taruna tingkat I Batalyon Bhayangkara Dharma, 25 dosen, dan 20 pengelola museum. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Data kuantitatif dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi berganda, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp" type="image/webp" length="87796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-11526.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-5241c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/optimalisasi-manajemen-museum-karakter-kebhayangka-thumb-03cfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43641-tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-f</link>
	<guid isPermaLink="false">b8b1be2e0cd0caff7a334d8b00406d53</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:34:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya audio ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[audio,karya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran tokoh protagonis dalam menciptakan proses identifikasi dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan cerita ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran tokoh protagonis dalam menciptakan proses identifikasi dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan cerita film. Kedua, meneliti bagaimana proses identifikasi yang terjadi pada penonton dapat mempengaruhi penerimaan dan interpretasi mereka terhadap pesan-pesan yang disampaikan dalam film. Ketiga, melakukan studi komparatif antara film "Perempuan Berkalung Sorban" dengan film-film lain yang memiliki tema serupa, untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam menciptakan proses identifikasi dan dramatika film.. Cerita film Perempuan Perempuan berkaling surban ini, melalui tokoh utama dengan teknis penerapan proses identifikasi.Bahwa proses identifikasi ini erat kaitanya untuk membangun penciptaan dramatical sebuah cerita.Semakin kuat proses identifikasi dan semakin besar gangguan maka film akan semakin memiliki cerita yang menarik untuk dinikmati (ditonton).Diharapkan proses Analisis serta Teknik pembahasan mengenai cerita tersebut di atas, mulai dari aksi dan proses identifikasi yang ditemukan melalui tokoh utama ini dapat menambah wawasan teknis dalam Menyusun cerita, terutama untuk para mahasiswa film dan untuk masyarakat umum yang sedang belajar membuat cerita, dan mengajak memahami bahwa menciptakan unsur identifikasi dalam aksi aksi tokoh tersebut sangat perlu Cerita film dibangun dari gabungan beberapa aksi yang dilakukan oleh tokoh film. Aksi yang dilakukan tokoh film dapat menciptakan proses identifikasi. Proses identifikasi umumnya terjadi pada penonton ketika penonton merasakan rasa simpati kepada tokoh utama tersebut, secara emosional penonton ikut merasakan apa yang dialami. Proses identifikasi tersebut, salah satunya terjadi pada Film "Perempuan Berkalung Sorban". Film tersebut sebagai objek penelitian pada kegiatan penelitian yang dilakukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif bertujuan untuk menggali secara luas dapat memaparkan objek maupun subjek penelitian secara apa adanya, hal ini bertujuan guna memberikan gambaran sistematis, fakta dan juga karakteristik objek yang diteliti secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-32ea7.webp" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-32ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-32ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-32ea7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" alt="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" alt="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-054ae.webp" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-054ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-054ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-054ae.webp 1x" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" alt="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43641-tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-f" title="JURIS - Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film" target="_blank">Analisis Scene Film Perempuan Berkaling Sorban Dalam Menciptakan Proses Identifikasi Yang Menunjang Dramatika Film</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran tokoh protagonis dalam menciptakan proses identifikasi dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan cerita film. Kedua, meneliti bagaimana proses identifikasi yang terjadi pada penonton dapat mempengaruhi penerimaan dan interpretasi mereka terhadap pesan-pesan yang disampaikan dalam film. Ketiga, melakukan studi komparatif antara film "Perempuan Berkalung Sorban" dengan film-film lain yang memiliki tema serupa, untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam menciptakan proses identifikasi dan dramatika film..
<br>Cerita film Perempuan Perempuan berkaling surban ini, melalui tokoh utama dengan teknis penerapan proses identifikasi.Bahwa proses identifikasi ini erat kaitanya untuk membangun penciptaan dramatical sebuah cerita.Semakin kuat proses identifikasi dan semakin besar gangguan maka film akan semakin memiliki cerita yang menarik untuk dinikmati (ditonton).Diharapkan proses Analisis serta Teknik pembahasan mengenai cerita tersebut di atas, mulai dari aksi dan proses identifikasi yang ditemukan melalui tokoh utama ini dapat menambah wawasan teknis dalam Menyusun cerita, terutama untuk para mahasiswa film dan untuk masyarakat umum yang sedang belajar membuat cerita, dan mengajak memahami bahwa menciptakan unsur identifikasi dalam aksi aksi tokoh tersebut sangat perlu
<br>Cerita film dibangun dari gabungan beberapa aksi yang dilakukan oleh tokoh film. Aksi yang dilakukan tokoh film dapat menciptakan proses identifikasi. Proses identifikasi umumnya terjadi pada penonton ketika penonton merasakan rasa simpati kepada tokoh utama tersebut, secara emosional penonton ikut merasakan apa yang dialami. Proses identifikasi tersebut, salah satunya terjadi pada Film "Perempuan Berkalung Sorban". Film tersebut sebagai objek penelitian pada kegiatan penelitian yang dilakukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif bertujuan untuk menggali secara luas dapat memaparkan objek maupun subjek penelitian secara apa adanya, hal ini bertujuan guna memberikan gambaran sistematis, fakta dan juga karakteristik objek yang diteliti secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp" type="image/webp" length="67294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-32ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-4bcaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/tokoh-film-peran-wanita-analisis-dramatika-mahasis-thumb-054ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore Eda Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore Eda Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore Eda Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43640-analisis-film-lintas-dinamika-hiroka</link>
	<guid isPermaLink="false">cd2b5f4bb76068f7b7f6f092e19407f6</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:32:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam akhmad ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,ika,imam,sartika,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis film "Monster", penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak trauma masa kecil terhadap pembentukan identitas dan perilaku individu, khususnya dalam konteks kekerasan dan perundungan. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal: Berdasarkan analisis film "Monster", penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak trauma masa kecil terhadap pembentukan identitas dan perilaku individu, khususnya dalam konteks kekerasan dan perundungan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada representasi isu LGBTQ dalam film-film Jepang dan bagaimana representasi tersebut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu-isu tersebut. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas penggunaan sudut pandang ganda dalam film sebagai alat untuk membongkar prasangka dan meningkatkan empati penonton, serta bagaimana teknik ini dapat diterapkan dalam media lain untuk mencapai tujuan serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas hubungan manusia, dampak sosial dari prasangka, dan potensi media sebagai alat untuk perubahan sosial.. Film "Monster" karya Hirokazu Kore-eda mengeksplorasi kompleksitas hubungan manusia dan dampak prasangka sosial.Melalui penggunaan sudut pandang yang berbeda, film ini menyoroti bagaimana setiap individu dapat menjadi "monster" di mata orang lain akibat kurangnya pemahaman.Kore-eda juga mengkritik norma-norma heteronormatif dan homofobia dalam masyarakat Jepang, mendorong refleksi tentang penerimaan dan cinta.Secara keseluruhan, film ini mengajak penonton untuk merenungkan makna keluarga dan belajar untuk menghindari prasangka Film "Monster" (2023) karya Hirokazu Kore-eda merupakan visualisasi yang berisi eksplorasi mendalam terhadap dinamika keluarga dan hubungan interpersonal. Tema yang diangkat dalam film berupa kompleksitas emosi dan dampak prasangka sosial terhadap individu. Metode yang digunakan dalam analisis penelitian ini yaitu metode kualitatif melalui observasi karya dan wawancara. Selain itu, digunakan metode studi pustaka untuk menunjang teori-teori dalam pengkajian film. Dalam penganalisisan yang dilakukan pada film, terdapat temuan yaitu Kore-eda... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-43379.webp" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-43379.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-43379.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-43379.webp 1x" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" alt="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-ca819.webp" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-ca819.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-ca819.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-ca819.webp 1x" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" alt="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" alt="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43640-analisis-film-lintas-dinamika-hiroka" title="JURIS - Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal" target="_blank">Analisis Film Monster Karya Hirokazu Kore-Eda: Dinamika Keluarga Dan Hubungan Interpersonal</a>: Berdasarkan analisis film "Monster", penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak trauma masa kecil terhadap pembentukan identitas dan perilaku individu, khususnya dalam konteks kekerasan dan perundungan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada representasi isu LGBTQ  dalam film-film Jepang dan bagaimana representasi tersebut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu-isu tersebut.  Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas penggunaan sudut pandang ganda dalam film sebagai alat untuk membongkar prasangka dan meningkatkan empati penonton, serta bagaimana teknik ini dapat diterapkan dalam media lain untuk mencapai tujuan serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas hubungan manusia, dampak sosial dari prasangka, dan potensi media sebagai alat untuk perubahan sosial..
<br>Film "Monster" karya Hirokazu Kore-eda mengeksplorasi kompleksitas hubungan manusia dan dampak prasangka sosial.Melalui penggunaan sudut pandang yang berbeda, film ini menyoroti bagaimana setiap individu dapat menjadi "monster" di mata orang lain akibat kurangnya pemahaman.Kore-eda juga mengkritik norma-norma heteronormatif dan homofobia dalam masyarakat Jepang, mendorong refleksi tentang penerimaan dan cinta.Secara keseluruhan, film ini mengajak penonton untuk merenungkan makna keluarga dan belajar untuk menghindari prasangka
<br>Film "Monster" (2023) karya Hirokazu Kore-eda merupakan visualisasi yang berisi eksplorasi mendalam terhadap dinamika keluarga dan hubungan interpersonal. Tema yang diangkat dalam film berupa kompleksitas emosi dan dampak prasangka sosial terhadap individu. Metode yang digunakan dalam analisis penelitian ini yaitu metode kualitatif melalui observasi karya dan wawancara. Selain itu, digunakan metode studi pustaka untuk menunjang teori-teori dalam pengkajian film. Dalam penganalisisan yang dilakukan pada film, terdapat temuan yaitu Kore-eda...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp" type="image/webp" length="73198" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-43379.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-ca819.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/analisis-film-lintas-dinamika-hirokazu-kore-eda-in-thumb-6a0a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43646-radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-hukum-integr</link>
	<guid isPermaLink="false">24644db05e4c18cc42c830b037174c52</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:13:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre agesta ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agesta,andre,ilmu,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan bagaimana penerapan konsep kebertujuan Radbruch dapat dianalisis di sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan kepentingan umum dan minoritas, sehingga dapat dihasilkan panduan praktis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit: Penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan bagaimana penerapan konsep kebertujuan Radbruch dapat dianalisis di sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan kepentingan umum dan minoritas, sehingga dapat dihasilkan panduan praktis untuk menyeimbangkan kepentingan masyarakat luas dengan perlindungan hak individu. Selanjutnya, studi komparatif antara interpretasi zweckmyyigkeit dalam konteks hukum Jerman dan Indonesia dapat mengungkapkan perbedaan budaya dan nilai normatif yang memengaruhi penerapan norma hukum, sehingga dapat memperkaya teori hukum transnasional. Terakhir, eksplorasi potensi integrasi prinsip Radbruch dalam kebijakan publik dapat membuka ruang diskusi tentang bagaimana negara dapat menegakkan keadilan substantif melalui regulasi yang lebih bersifat teleologis, bukan sekadar prosedural, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan berkeadilan sosial.. Penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan pemikiran Gustav Radbruch sangat dipengaruhi oleh situasi sosialAcpolitik pada era Nazi dan setelah Perang Dunia II.Ia mengkritisi positivisme hukum karena memlegitimasi penindasan serta menegaskan bahwa hukum yang sangat tidak adil tidak dapat dianggap sebagai hukum.Konsep zweckmyyigkeit, yang lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, mengharuskan hukum diposisikan sesuai dengan tujuan moral yang lebih tinggi, bukan sekadar manfaat pragmatis Penelitian ini mencoba meluruskan kesalahpahaman dalam memahami salah satu ide dasar hukum Gustav Radbruch, yakni zweckmyyigkeit, yang kerap ditafsirkan sebagai kemanfaatan dalam nuansa utilitarianis. Dengan menggunakan metode penelitian socioAclegal untuk melihat berbagai literatur terkait Radbruch, ditemukan dua hal. Pertama, pemikiran Radbruch dibentuk oleh konteks sosialAcpolitik rezim Nazi, di mana hukum dijadikan alat untuk melegitimasi ketidakadilan. Kedua, zweckmyyigkeit lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, yang didasarkan pada pendekatan historis, kebahasaan, dan filosofis. Konsep ini menekankan bahwa hukum harus selaras dengan tujuan tertentu, sehingga berbeda dari pandangan utilitarianisme Bentham. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-40042.webp" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-40042.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-40042.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-40042.webp 1x" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" alt="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp 1x" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" alt="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-a431d.webp" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-a431d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-a431d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-a431d.webp 1x" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" alt="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43646-radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-hukum-integr" title="JURIS - Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit" target="_blank">Dekonstruksi Ide Dasar Hukum Gustav Radbruch Tentang Zweckmyyigkeit</a>: Penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan bagaimana penerapan konsep kebertujuan Radbruch dapat dianalisis di sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan kepentingan umum dan minoritas, sehingga dapat dihasilkan panduan praktis untuk menyeimbangkan kepentingan masyarakat luas dengan perlindungan hak individu. Selanjutnya, studi komparatif antara interpretasi zweckmyyigkeit dalam konteks hukum Jerman dan Indonesia dapat mengungkapkan perbedaan budaya dan nilai normatif yang memengaruhi penerapan norma hukum, sehingga dapat memperkaya teori hukum transnasional. Terakhir, eksplorasi potensi integrasi prinsip Radbruch dalam kebijakan publik dapat membuka ruang diskusi tentang bagaimana negara dapat menegakkan keadilan substantif melalui regulasi yang lebih bersifat teleologis, bukan sekadar prosedural, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan berkeadilan sosial..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan pemikiran Gustav Radbruch sangat dipengaruhi oleh situasi sosialAcpolitik pada era Nazi dan setelah Perang Dunia II.Ia mengkritisi positivisme hukum karena memlegitimasi penindasan serta menegaskan bahwa hukum yang sangat tidak adil tidak dapat dianggap sebagai hukum.Konsep zweckmyyigkeit, yang lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, mengharuskan hukum diposisikan sesuai dengan tujuan moral yang lebih tinggi, bukan sekadar manfaat pragmatis
<br>Penelitian ini mencoba meluruskan kesalahpahaman dalam memahami salah satu ide dasar hukum Gustav Radbruch, yakni zweckmyyigkeit, yang kerap ditafsirkan sebagai kemanfaatan dalam nuansa utilitarianis. Dengan menggunakan metode penelitian socioAclegal untuk melihat berbagai literatur terkait Radbruch, ditemukan dua hal. Pertama, pemikiran Radbruch dibentuk oleh konteks sosialAcpolitik rezim Nazi, di mana hukum dijadikan alat untuk melegitimasi ketidakadilan. Kedua, zweckmyyigkeit lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, yang didasarkan pada pendekatan historis, kebahasaan, dan filosofis. Konsep ini menekankan bahwa hukum harus selaras dengan tujuan tertentu, sehingga berbeda dari pandangan utilitarianisme Bentham.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp" type="image/webp" length="100050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-40042.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-e7300.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/radbruch-formula-kebertujuan-filsafat-integrasi-pr-thumb-a431d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-846-refleksi-hukum-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Guru SAGU dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke Sebuah Analisis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Guru SAGU dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke Sebuah Analisis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Guru SAGU dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke Sebuah Analisis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43658-islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strateg</link>
	<guid isPermaLink="false">7e51ef20de54d0591bfc1fbe2f9a692e</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 11:03:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nasir nasir ]]></category>
	<category><![CDATA[ ishak bagea ]]></category>
	<category><![CDATA[ rival hanip ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bagea,hanip,ishak,nasir,rival]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi (1) meneliti efektivitas pelatihan HOTS berkelanjutan bagi guru dengan desain intervensi berbasis TPACK, serta membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol yang tidak menerima pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis: Beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi (1) meneliti efektivitas pelatihan HOTS berkelanjutan bagi guru dengan desain intervensi berbasis TPACK, serta membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol yang tidak menerima pelatihan tambahan; (2) menyelidiki peran partisipasi orang tua dan tenaga pengajar lain dalam memfasilitasi proyek berbasis HOTS, termasuk bagaimana dinamika kolaborasi tersebut memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa; (3) mengevaluasi dampak penggunaan media digital interaktif (misalnya simulasi dan platform pembelajaran online) pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi di lingkungan SD Inpres Polder, dengan menerapkan pendekatan eksperimental preAcpost yang dapat mengukur perubahan kompetensi guru dan siswa secara kuantitatif.. Guru SD Inpres Polder telah berusaha mengimplementasikan RPP berbasis HOTS, dengan memasukkan kata kerja operasional C4AeC6 dan menyusun tugas-proyek yang memacu pemikiran kritis.Penerapan strategi ini didukung oleh pelatihan parsial sekaligus melibatkan orang tua dan tenaga pendidik lain dalam proses pembelajaran.Untuk memaksimalkan dampak HOTS, perlu dilakukan pelatihan penyegaran secara rutin dan peningkatan fasilitas belajar agar terwujud pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang berkelanjutan High Order Thinking Skills (HOTS) menjadi krusial di era Revolusi 5.0, sehingga guru wajib mengintegrasikannya dalam proses belajar. Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis strategi yang dipakai 18 guru di SD Inpres Polder, Merauke, dalam menerapkan HOTS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, serta studi dokumentasi rencana dan kurikulum. Hasil menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi, seperti merancang aktivitas pembelajaran dan tugas berbasis HOTS, memberi umpan balik untuk mengembangkan keterampilan berpikir, serta berkolaborasi dengan peserta didik dalam pemecahan masalah kompleks. Mereka juga memanfaatkan sumber daya yang merangsang pemikiran reflektif dan kritis. Namun, hambatan masih terjadi, termasuk keterbatasan waktu, penyesuaian kurikulum, dan latar belakang peserta didik yang beragam. Kesimpulannya, meski guru telah mengadopsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-804d8.webp" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-804d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-804d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-804d8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" alt="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-36740.webp" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-36740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-36740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-36740.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" alt="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" alt="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43658-islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strateg" title="JURIS - Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis" target="_blank">Strategi Guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada Pembelajaran di SD INPRES Polder Merauke: Sebuah Analisis</a>: Beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi (1) meneliti efektivitas pelatihan HOTS berkelanjutan bagi guru dengan desain intervensi berbasis TPACK, serta membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol yang tidak menerima pelatihan tambahan; (2) menyelidiki peran partisipasi orang tua dan tenaga pengajar lain dalam memfasilitasi proyek berbasis HOTS, termasuk bagaimana dinamika kolaborasi tersebut memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa; (3) mengevaluasi dampak penggunaan media digital interaktif (misalnya simulasi dan platform pembelajaran online) pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi di lingkungan SD Inpres Polder, dengan menerapkan pendekatan eksperimental preAcpost yang dapat mengukur perubahan kompetensi guru dan siswa secara kuantitatif..
<br>Guru SD Inpres Polder telah berusaha mengimplementasikan RPP berbasis HOTS, dengan memasukkan kata kerja operasional C4AeC6 dan menyusun tugas-proyek yang memacu pemikiran kritis.Penerapan strategi ini didukung oleh pelatihan parsial sekaligus melibatkan orang tua dan tenaga pendidik lain dalam proses pembelajaran.Untuk memaksimalkan dampak HOTS, perlu dilakukan pelatihan penyegaran secara rutin dan peningkatan fasilitas belajar agar terwujud pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang berkelanjutan
<br>High Order Thinking Skills (HOTS) menjadi krusial di era Revolusi 5.0, sehingga guru wajib mengintegrasikannya dalam proses belajar. Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis strategi yang dipakai 18 guru di SD Inpres Polder, Merauke, dalam menerapkan HOTS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, serta studi dokumentasi rencana dan kurikulum. Hasil menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi, seperti merancang aktivitas pembelajaran dan tugas berbasis HOTS, memberi umpan balik untuk mengembangkan keterampilan berpikir, serta berkolaborasi dengan peserta didik dalam pemecahan masalah kompleks. Mereka juga memanfaatkan sumber daya yang merangsang pemikiran reflektif dan kritis. Namun, hambatan masih terjadi, termasuk keterbatasan waktu, penyesuaian kurikulum, dan latar belakang peserta didik yang beragam. Kesimpulannya, meski guru telah mengadopsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp" type="image/webp" length="97264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-804d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-36740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/islami-kompetensi-guru-sd-kkg-strategi-hots-analis-thumb-b5548.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter PPK Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter PPK Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter PPK Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43653-evaluasi-program-prioritas-efekti</link>
	<guid isPermaLink="false">4ede6430e96e1d6862b49e8c91291e54</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:42:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri widiarto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade iriani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,common,crawl,iriani,tri,widiarto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang telah menerapkan program PPK dengan sekolah-sekolah yang belum. Hal ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai efektivitas program PPK dalam membentuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang telah menerapkan program PPK dengan sekolah-sekolah yang belum. Hal ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai efektivitas program PPK dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dalam program PPK, seperti pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pengembangan diri peserta didik. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan sumbangsih yang lebih spesifik dalam upaya penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.. Berdasarkan uraian pada bab sebelumnya, kesimpulan yang dapat disampaikan antara lain perencanaan program pendidikan karakter di Gugus Teuku Umar telah dilaksanakan dengan baik.Kegiatan sosialisasi kepada guru, tenaga kependidikan, komite dan paguyuban kelas, serta tahap penyusunan administrasi kelas sudah dilaksanakan dengan baik dan optimal.Implementasi program pendidikan karakter sudah dilaksanakan dengan baik namun belum optimal.Sudah dilakukan tahap pemeriksaan efektif (check) sehingga pelaksanaan program PPK dapat memberikan pengaruh positif bagi peserta didik baik pada perilaku dan sikap maupun prestasi belajarnya.Sudah ada tindak lanjut dari pelaksanaan program PPK di sekolah.Program dengan dampak positif tentu akan dilanjutkan penerapannya.Untuk program dengan dampak lebih banyak akan dilakukan pembaruan atau diganti dengan program lain Pendidikan karakter sangat penting bagi kehidupan sebuah bangsa. Kondisi karakter bangsa saat ini memprihatinkan, ditandai dengan maraknya kasus bullying di sekolah, pergaulan bebas, narkoba dan berita hoaks politik, sosial, ekonomi dan budaya. Hal ini dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus untuk membentuk karakter generasi muda bangsa. Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) telah diterapkan di semua sekolah dasar sejak tahun 2016. Program ini diintegrasikan dalam pembelajaran tematik, kegiatan pendidikan ekstrakurikuler dan kegiatan lain. Kementrian Pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-a8da6.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-a8da6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-a8da6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-a8da6.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" alt="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" alt="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-3d6d3.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-3d6d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-3d6d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-3d6d3.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" alt="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43653-evaluasi-program-prioritas-efekti" title="JURIS - Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar" target="_blank">Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)  Berdasar Model Goal Free Pada Sekolah Dasar</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang telah menerapkan program PPK dengan sekolah-sekolah yang belum. Hal ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai efektivitas program PPK dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dalam program PPK, seperti pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pengembangan diri peserta didik. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan sumbangsih yang lebih spesifik dalam upaya penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar..
<br>Berdasarkan uraian pada bab sebelumnya, kesimpulan yang dapat disampaikan antara lain perencanaan program pendidikan karakter di Gugus Teuku Umar telah dilaksanakan dengan baik.Kegiatan sosialisasi kepada guru, tenaga kependidikan, komite dan paguyuban kelas, serta tahap penyusunan administrasi kelas sudah dilaksanakan dengan baik dan optimal.Implementasi program pendidikan karakter sudah dilaksanakan dengan baik namun belum optimal.Sudah dilakukan tahap pemeriksaan efektif (check) sehingga pelaksanaan program PPK dapat memberikan pengaruh positif bagi peserta didik baik pada perilaku dan sikap maupun prestasi belajarnya.Sudah ada tindak lanjut dari pelaksanaan program PPK di sekolah.Program dengan dampak positif tentu akan dilanjutkan penerapannya.Untuk program dengan dampak lebih banyak akan dilakukan pembaruan atau diganti dengan program lain
<br>Pendidikan karakter sangat penting bagi kehidupan sebuah bangsa. Kondisi karakter bangsa saat ini memprihatinkan, ditandai dengan maraknya kasus bullying di sekolah, pergaulan bebas, narkoba dan berita hoaks politik, sosial, ekonomi dan budaya. Hal ini dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus untuk membentuk karakter generasi muda bangsa. Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) telah diterapkan di semua sekolah dasar sejak tahun 2016. Program ini diintegrasikan dalam pembelajaran tematik, kegiatan pendidikan ekstrakurikuler dan kegiatan lain. Kementrian Pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp" type="image/webp" length="102652" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-a8da6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-0fe29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/evaluasi-program-prioritas-efektivitas-fakir-uzur-thumb-3d6d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43650-tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality</link>
	<guid isPermaLink="false">bcc89ea3e4e3700699d40a6a28df0c76</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:39:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ sem saetban ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,saetban,sem,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan pendekatan mixed methods untuk menggali lebih dalam konteks sosial-budaya yang memengaruhi penerapan TQM dan kepemimpinan di sekolah, terutama bagaimana dinamika internal sekolah membentuk efektivitas sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru: Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan pendekatan mixed methods untuk menggali lebih dalam konteks sosial-budaya yang memengaruhi penerapan TQM dan kepemimpinan di sekolah, terutama bagaimana dinamika internal sekolah membentuk efektivitas sistem mutu. Kedua, studi lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja guru terhadap keberhasilan integrasi TQM dan kepemimpinan, mengingat faktor-faktor ini belum diukur dalam penelitian ini tetapi kemungkinan menjadi moderator penting. Ketiga, diperlukan penelitian komparatif lintas jenjang pendidikan dan daerah untuk melihat apakah temuan dominasi TQM terhadap kepemimpinan dalam peningkatan kualitas layanan konsisten di berbagai konteks sekolah, termasuk daerah terpencil dan sekolah berbasis agama, agar temuan lebih representatif dan dapat digeneralisasi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan kuantitatif saat ini dengan wawasan kualitatif mendalam, memperkaya pemahaman tentang mekanisme di balik efektivitas TQM, serta memastikan relevansi model peningkatan mutu bagi keberagaman satuan pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, tidak hanya menjawab keterbatasan metode dan sampel dalam penelitian ini, tetapi juga memperkuat landasan empiris bagi kebijakan penjaminan mutu pendidikan yang inklusif dan adaptif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan Total Quality Management (TQM) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan, meskipun pengaruh parsial menunjukkan bahwa hanya TQM yang tetap signifikan.Ini menegaskan bahwa TQM merupakan faktor dominan dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, sementara kepemimpinan berperan sebagai pendukung dalam pelaksanaan sistem mutu.Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori kepemimpinan dan TQM di sektor pendidikan dengan menekankan pentingnya integrasi keduanya untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan dan penerapan Total Quality Management (TQM) terhadap kualitas layanan pendidikan dari perspektif guru dan siswa. Menjamin kualitas layanan merupakan hal penting bagi sekolah untuk tetap kompetitif di tengah globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional, data dikumpulkan dari 100 responden (75 siswa dan 25 guru) melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan uji korelasi, regresi sederhana dan berganda, serta uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan dan TQM secara simultan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c954d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c954d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c954d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c954d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-26aa9.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-26aa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-26aa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-26aa9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43650-tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru" target="_blank">Pengaruh Kepemimpinan dan Total Quality Management terhadap Kualitas Layanan Pendidikan: Studi Komparatif Perspektif Siswa dan Guru</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan pendekatan mixed methods untuk menggali lebih dalam konteks sosial-budaya yang memengaruhi penerapan TQM dan kepemimpinan di sekolah, terutama bagaimana dinamika internal sekolah membentuk efektivitas sistem mutu. Kedua, studi lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja guru terhadap keberhasilan integrasi TQM dan kepemimpinan, mengingat faktor-faktor ini belum diukur dalam penelitian ini tetapi kemungkinan menjadi moderator penting. Ketiga, diperlukan penelitian komparatif lintas jenjang pendidikan dan daerah untuk melihat apakah temuan dominasi TQM terhadap kepemimpinan dalam peningkatan kualitas layanan konsisten di berbagai konteks sekolah, termasuk daerah terpencil dan sekolah berbasis agama, agar temuan lebih representatif dan dapat digeneralisasi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan kuantitatif saat ini dengan wawasan kualitatif mendalam, memperkaya pemahaman tentang mekanisme di balik efektivitas TQM, serta memastikan relevansi model peningkatan mutu bagi keberagaman satuan pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, tidak hanya menjawab keterbatasan metode dan sampel dalam penelitian ini, tetapi juga memperkuat landasan empiris bagi kebijakan penjaminan mutu pendidikan yang inklusif dan adaptif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan Total Quality Management (TQM) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan, meskipun pengaruh parsial menunjukkan bahwa hanya TQM yang tetap signifikan.Ini menegaskan bahwa TQM merupakan faktor dominan dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, sementara kepemimpinan berperan sebagai pendukung dalam pelaksanaan sistem mutu.Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori kepemimpinan dan TQM di sektor pendidikan dengan menekankan pentingnya integrasi keduanya untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan dan penerapan Total Quality Management (TQM) terhadap kualitas layanan pendidikan dari perspektif guru dan siswa. Menjamin kualitas layanan merupakan hal penting bagi sekolah untuk tetap kompetitif di tengah globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional, data dikumpulkan dari 100 responden (75 siswa dan 25 guru) melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan uji korelasi, regresi sederhana dan berganda, serta uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan dan TQM secara simultan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp" type="image/webp" length="86422" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c954d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-c1e6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/tqm-manajemen-mutu-kepemimpinan-total-quality-mana-thumb-26aa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43645-proses-legislasi-daerah-elektronik-pendi</link>
	<guid isPermaLink="false">69b798b5ad4daa8bf70591444d80aab2</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:32:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre agesta ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agesta,andre,ilmu,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas program pelatihan praktis bagi mahasiswa hukum dalam pembuatan undangAcundang berbasis AI, mengevaluasi dampak regulasi AI pada kebijakan publik, dan membangun model evaluasi kualitas legislasi elektronik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas program pelatihan praktis bagi mahasiswa hukum dalam pembuatan undangAcundang berbasis AI, mengevaluasi dampak regulasi AI pada kebijakan publik, dan membangun model evaluasi kualitas legislasi elektronik yang mencakup aspek keadilan, transparansi, serta partisipasi masyarakat.. Pendidikan hukum harus tetap fokus pada penciptaan yuris dengan penekanan pada sistem hukum, sehingga implementasi legislasi elektronik dapat dikelola secara epistemologis dan metodologis.Integrasi ilmu perundang-undangan dan praktik perancangan peraturan perlu diperkuat di kurikulum.Kerangka hukum yang kuat menjamin bahwa penggunaan AI tidak mengubah esensi hukum menjadi sekadar alat, melainkan memperkaya kualitas proses legislasi Penelitian ini membahas implikasi penggunaan kecerdasan buatan dalam legislasi elektronik dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pendidikan hukum primer. Fokus utama adalah pengembangan ilmu perundang-undangan dan praktik perancangan peraturan untuk menjadi fondasi bagi penggunaan AI dalam proses pembuatan undangAcundang. Studi konseptual menekankan bahwa pendidikan hukum harus menegaskan sistem hukum sebagai landasan penciptaan norma, serta mendorong mahasiswa hukum menjadi yuris yang aktif dalam proses legislasi. Pada akhirnya, artikel ini menyarankan bahwa kurikulum pendidikan hukum perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar mampu menghasilkan ahli perundangAcundangan yang kompeten dan berintegritas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-1da6a.webp" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-1da6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-1da6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-1da6a.webp 1x" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" alt="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-08623.webp" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-08623.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-08623.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-08623.webp 1x" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" alt="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp 1x" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" alt="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43645-proses-legislasi-daerah-elektronik-pendi" title="JURIS - Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation" target="_blank">Reinforcing Primary Legal Education in the Development of Electronic Legislation</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas program pelatihan praktis bagi mahasiswa hukum dalam pembuatan undangAcundang berbasis AI, mengevaluasi dampak regulasi AI pada kebijakan publik, dan membangun model evaluasi kualitas legislasi elektronik yang mencakup aspek keadilan, transparansi, serta partisipasi masyarakat..
<br>Pendidikan hukum harus tetap fokus pada penciptaan yuris dengan penekanan pada sistem hukum, sehingga implementasi legislasi elektronik dapat dikelola secara epistemologis dan metodologis.Integrasi ilmu perundang-undangan dan praktik perancangan peraturan perlu diperkuat di kurikulum.Kerangka hukum yang kuat menjamin bahwa penggunaan AI tidak mengubah esensi hukum menjadi sekadar alat, melainkan memperkaya kualitas proses legislasi
<br>Penelitian ini membahas implikasi penggunaan kecerdasan buatan dalam legislasi elektronik dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pendidikan hukum primer. Fokus utama adalah pengembangan ilmu perundang-undangan dan praktik perancangan peraturan untuk menjadi fondasi bagi penggunaan AI dalam proses pembuatan undangAcundang. Studi konseptual menekankan bahwa pendidikan hukum harus menegaskan sistem hukum sebagai landasan penciptaan norma, serta mendorong mahasiswa hukum menjadi yuris yang aktif dalam proses legislasi. Pada akhirnya, artikel ini menyarankan bahwa kurikulum pendidikan hukum perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar mampu menghasilkan ahli perundangAcundangan yang kompeten dan berintegritas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp" type="image/webp" length="81054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-1da6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-08623.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/proses-legislasi-daerah-elektronik-pendidikan-kece-thumb-5adf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-846-refleksi-hukum-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43652-pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog</link>
	<guid isPermaLink="false">4cb42048a0e1a3edb5787f5d942a43fa</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:32:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri widiarto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade iriani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,common,crawl,iriani,tri,widiarto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas program SMK Pusat Keunggulan, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru, magang guru, dan sertifikasi guru. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan: Untuk meningkatkan kualitas program SMK Pusat Keunggulan, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru, magang guru, dan sertifikasi guru. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan kepercayaan diri guru, sehingga dapat mendukung keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkorelasi dengan keberhasilan program, seperti dukungan dari pihak sekolah, kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, serta motivasi dan komitmen guru dalam menerapkan program. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.. (1) Kompetensi pedagogik berkorelasi terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.(2) Tidak adanya korelasi kepercayaan diri guru terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.(3) Kompetensi pedagogik dan secara bersama-sama berkorelasi signifikan terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.Dengan demikian, hipotesis penelitian ketiga yang diajukan terbukti SMK Multistudi High School Batam adalah salah satu dari 895 SMK di Indonesia yang dipilih oleh pemerintah pada tahun 2021 untuk menerapkan program SMK Pusat Keunggulan. Program ini bertujuan membantu guru mengatasi masalah pembelajaran dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 45 guru di SMK Multistudi High School Batam. Tujuannya adalah menganalisis korelasi antara kompetensi pedagogik dan kepercayaan diri guru terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik dan keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan, dengan nilai t-test menunjukkan t hitung 5.379 > t tabel 1.679 dan sig.0.000... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-8fa1c.webp" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-8fa1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-8fa1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-8fa1c.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" alt="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-d795b.webp" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-d795b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-d795b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-d795b.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" alt="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" alt="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43652-pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog" title="JURIS - Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan" target="_blank">Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Percaya Diri Guru Terhadap Keberhasilan Program SMK Pusat Keunggulan</a>: Untuk meningkatkan kualitas program SMK Pusat Keunggulan, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru, magang guru, dan sertifikasi guru. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan kepercayaan diri guru, sehingga dapat mendukung keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkorelasi dengan keberhasilan program, seperti dukungan dari pihak sekolah, kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, serta motivasi dan komitmen guru dalam menerapkan program. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia..
<br>(1) Kompetensi pedagogik berkorelasi terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.(2) Tidak adanya korelasi kepercayaan diri guru terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.(3) Kompetensi pedagogik dan secara bersama-sama berkorelasi signifikan terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan di SMK Multistudi High School Batam.Dengan demikian, hipotesis penelitian ketiga yang diajukan terbukti
<br>SMK Multistudi High School Batam adalah salah satu dari 895 SMK di Indonesia yang dipilih oleh pemerintah pada tahun 2021 untuk menerapkan program SMK Pusat Keunggulan. Program ini bertujuan membantu guru mengatasi masalah pembelajaran dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 45 guru di SMK Multistudi High School Batam. Tujuannya adalah menganalisis korelasi antara kompetensi pedagogik dan kepercayaan diri guru terhadap keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik dan keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan, dengan nilai t-test menunjukkan t hitung 5.379 > t tabel 1.679 dan sig.0.000...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp" type="image/webp" length="89446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-8fa1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-d795b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengembangan-profesional-guru-indeks-kualitas-prog-thumb-867e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43635-biaya-produksi-film-virtual-reality-interakti</link>
	<guid isPermaLink="false">908a65a963f4e0b26e7d65b6c0e56d7b</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:31:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya arthur ]]></category>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthur,bandung,ika,isbi,karya,sartika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas teknik imersif lainnya, seperti haptic feedback dan olfactory stimulation, dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas teknik imersif lainnya, seperti haptic feedback dan olfactory stimulation, dalam meningkatkan pengalaman belajar dan retensi pengetahuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran adaptif yang menyesuaikan tingkat kesulitan materi berdasarkan kinerja peserta didik dalam lingkungan virtual reality. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penggunaan virtual reality terhadap motivasi belajar dan minat peserta didik terhadap karir di bidang perfilman, sehingga dapat dirumuskan strategi untuk meningkatkan daya tarik profesi tersebut.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan virtual reality dan film interaktif dapat menjadi media alternatif yang efektif untuk pembelajaran keterampilan kejuruan, khususnya di bidang tata cahaya film.Teknik imersif, termasuk isyarat visual, audio, orientasi, dan disorientasi, berperan penting dalam menarik perhatian peserta didik dan memberikan arahan dalam proses pembelajaran.154/2020 dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi virtual reality untuk menghasilkan tenaga kerja profesional di bidang perfilman Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan dikembangkan sebagai salah satu cara alternatif pembelajaran keterampilan kejuruan, khususnya dilingkup produksi film. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik perendaman yang meliputi isyarat visual, isyarat audio, isyarat orientasi, dan isyarat disorientasi dikaitkan dengan kompetensi dalam SKKNI No. 154/2020 untuk kompetensi nasional operator lighting film, meliputi fungsi pokok, utama fungsi, dan fungsi dasar dalam penyampaian materi pembelajaran pencahayaan melalui media virtual reality yang juga merupakan media kekinian yang saat ini banyak digunakan. Immersion dalam praktek sendiri merupakan upaya untuk melibatkan penonton agar dapat mendalami dan mampu menyerap. Film ini memiliki dua episode dan tiga level interaktif berbeda untuk mempelajari dasar-dasar pencahayaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp 1x" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" alt="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-95d4b.webp" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-95d4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-95d4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-95d4b.webp 1x" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" alt="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-6e513.webp" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-6e513.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-6e513.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-6e513.webp 1x" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" alt="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43635-biaya-produksi-film-virtual-reality-interakti" title="JURIS - Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan" target="_blank">Technical Immersion on Learning Basic Lighting in Virtual Reality Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas teknik imersif lainnya, seperti haptic feedback dan olfactory stimulation, dalam meningkatkan pengalaman belajar dan retensi pengetahuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran adaptif yang menyesuaikan tingkat kesulitan materi berdasarkan kinerja peserta didik dalam lingkungan virtual reality. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penggunaan virtual reality terhadap motivasi belajar dan minat peserta didik terhadap karir di bidang perfilman, sehingga dapat dirumuskan strategi untuk meningkatkan daya tarik profesi tersebut..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan virtual reality dan film interaktif dapat menjadi media alternatif yang efektif untuk pembelajaran keterampilan kejuruan, khususnya di bidang tata cahaya film.Teknik imersif, termasuk isyarat visual, audio, orientasi, dan disorientasi, berperan penting dalam menarik perhatian peserta didik dan memberikan arahan dalam proses pembelajaran.154/2020 dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi virtual reality untuk menghasilkan tenaga kerja profesional di bidang perfilman
<br>Film Cahaya Cinta Perlahan Menyilaukan dikembangkan sebagai salah satu cara alternatif pembelajaran keterampilan kejuruan, khususnya dilingkup produksi film. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik perendaman yang meliputi isyarat visual, isyarat audio, isyarat orientasi, dan isyarat disorientasi dikaitkan dengan kompetensi dalam SKKNI No. 154/2020 untuk kompetensi nasional operator lighting film, meliputi fungsi pokok, utama fungsi, dan fungsi dasar dalam penyampaian materi pembelajaran pencahayaan melalui media virtual reality yang juga merupakan media kekinian yang saat ini banyak digunakan. Immersion dalam praktek sendiri merupakan upaya untuk melibatkan penonton agar dapat mendalami dan mampu menyerap. Film ini memiliki dua episode dan tiga level interaktif berbeda untuk mempelajari dasar-dasar pencahayaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp" type="image/webp" length="96744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-8269f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-95d4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/biaya-produksi-film-virtual-reality-interaktif-ime-thumb-6e513.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43636-film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor</link>
	<guid isPermaLink="false">b35607084cb56c411345034d7669f209</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:27:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya arthur ]]></category>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthur,bandung,ika,isbi,karya,sartika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap keberlangsungan festival film, termasuk strategi adaptasi yang efektif. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap keberlangsungan festival film, termasuk strategi adaptasi yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis festival yang lebih berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah atau sponsor, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan industri kreatif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan festival, meningkatkan pengalaman penonton, dan memfasilitasi kolaborasi antara pembuat film dan audiens. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem perfilman dokumenter di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan festival film sebagai wadah apresiasi dan pengembangan karya.. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary.Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary meliputi jaringan komunikasi yang luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, dan konsistensi dalam mencapai tujuan.Faktor eksternal yang mendukung keberhasilan festival ini adalah dukungan masyarakat Surakarta yang kuat dan peningkatan teknologi.Berdasarkan analisis SWOT, festival ini berada pada posisi Growth and Build, sehingga strategi yang tepat adalah penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pengelolaan Festival Film Solo Documentary serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat untuk pengelolaan dan keberlanjutan Festival Film Solo Documentary. Lokasi penelitian ini di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengolah Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary. Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary adalah jaringan komunikasi dan pertemanan luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, konsisten mencapai tujuan dan jalankan program kerja yang ditetapkan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-091e7.webp" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-091e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-091e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-091e7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" alt="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-b98d7.webp" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-b98d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-b98d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-b98d7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" alt="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" alt="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43636-film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor" title="JURIS - Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary" target="_blank">Implementasi Analisis SWOT Dalam Strategi Pengembangan Festival Film Solo Documentary</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap keberlangsungan festival film, termasuk strategi adaptasi yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis festival yang lebih berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah atau sponsor, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan industri kreatif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan festival, meningkatkan pengalaman penonton, dan memfasilitasi kolaborasi antara pembuat film dan audiens. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem perfilman dokumenter di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan festival film sebagai wadah apresiasi dan pengembangan karya..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary.Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary meliputi jaringan komunikasi yang luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, dan konsistensi dalam mencapai tujuan.Faktor eksternal yang mendukung keberhasilan festival ini adalah dukungan masyarakat Surakarta yang kuat dan peningkatan teknologi.Berdasarkan analisis SWOT, festival ini berada pada posisi Growth and Build, sehingga strategi yang tepat adalah penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pengelolaan Festival Film Solo Documentary serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat untuk pengelolaan dan keberlanjutan Festival Film Solo Documentary. Lokasi penelitian ini di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengolah Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary. Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary adalah jaringan komunikasi dan pertemanan luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, konsisten mencapai tujuan dan jalankan program kerja yang ditetapkan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp" type="image/webp" length="48632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-091e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-b98d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/film-dokumenter-young-alpha-analisis-faktor-intern-thumb-3c00a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43644-film-dokumenter-young-konten-kaca</link>
	<guid isPermaLink="false">9bb034a4b1687f2f28c57298c4208d96</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:14:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam akhmad ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,ika,imam,sartika,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap film "Dirty Vote" dan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak psikologis film dokumenter terhadap masyarakat, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote: Berdasarkan analisis terhadap film "Dirty Vote" dan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak psikologis film dokumenter terhadap masyarakat, khususnya dalam membentuk persepsi dan sikap terhadap isu-isu politik dan demokrasi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan opini publik setelah menonton film, serta menganalisis emosi dan respons kognitif penonton terhadap konten film. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai strategi representasi kecurangan pemilu dalam film dokumenter, dengan fokus pada bagaimana teknik visual, narasi, dan penggunaan simbol-simbol tertentu dapat mempengaruhi interpretasi penonton. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengungkap ideologi dan kepentingan yang mendasari representasi tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi film dokumenter sebagai alat pendidikan politik dan aktivisme sosial, dengan menganalisis bagaimana film dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, memobilisasi dukungan untuk reformasi politik, dan mendorong partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Penelitian ini dapat melibatkan studi kasus tentang film dokumenter yang berhasil memicu perubahan sosial dan politik, serta menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran film dokumenter dalam membentuk opini publik, mempengaruhi perilaku politik, dan mendorong perubahan sosial di masyarakat.. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Julia Kristeva untuk memahami makna di balik film dokumenter "Dirty Vote", yang mengangkat isu kecurangan pemilu.Dengan menampilkan beberapa contoh gambar sebagai bentuk perwakilan pesan dalam film, mengungkapkan bahwa makna di balik "Dirty Vote" berkembang sesuai dengan perspektif dan pengalaman penonton.Analisis genoteks dan fenoteks menunjukkan bagaimana elemen-elemen dasar dan struktur naratif film membentuk pesan keseluruhan.Film ini berhasil menggugah kesadaran dan refleksi kritis tentang kecurangan pemilu, korupsi politik, dan dampaknya terhadap demokrasi, serta menunjukkan pentingnya integritas dalam proses politik dan pemilu Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan menonton film secara berulang-ulang dan memilih adegan yang merepresentasikan bentuk-bentuk desain kecurangan pemilu 2024. Teori yang digunakan untuk analisis adalah teori semiotika Julia Kristeva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kecurangan pemilu ditunjukan melalui makna genoteks dari film ini sedangkan visual yang ditampilkan pada penonton adalah fenoteks. sementara konsep abjeksi membantu menjelaskan reaksi emosional penonton terhadap gambar-gambar yang menggambarkan kecurangan pemilu. Intertekstualitas film ini menghubungkannya dengan konteks sosial-politik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-04491.webp" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-04491.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-04491.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-04491.webp 1x" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" alt="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" alt="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-36f3e.webp" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-36f3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-36f3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-36f3e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" alt="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43644-film-dokumenter-young-konten-kaca" title="JURIS - Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote" target="_blank">Analisis Semiotika Representasi Kecurangan Pemilu dalam Film Dokumenter Dirty Vote</a>: Berdasarkan analisis terhadap film "Dirty Vote" dan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak psikologis film dokumenter terhadap masyarakat, khususnya dalam membentuk persepsi dan sikap terhadap isu-isu politik dan demokrasi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan opini publik setelah menonton film, serta menganalisis emosi dan respons kognitif penonton terhadap konten film. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai strategi representasi kecurangan pemilu dalam film dokumenter, dengan fokus pada bagaimana teknik visual, narasi, dan penggunaan simbol-simbol tertentu dapat mempengaruhi interpretasi penonton. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengungkap ideologi dan kepentingan yang mendasari representasi tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi film dokumenter sebagai alat pendidikan politik dan aktivisme sosial, dengan menganalisis bagaimana film dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, memobilisasi dukungan untuk reformasi politik, dan mendorong partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Penelitian ini dapat melibatkan studi kasus tentang film dokumenter yang berhasil memicu perubahan sosial dan politik, serta menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran film dokumenter dalam membentuk opini publik, mempengaruhi perilaku politik, dan mendorong perubahan sosial di masyarakat..
<br>Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Julia Kristeva untuk memahami makna di balik film dokumenter "Dirty Vote", yang mengangkat isu kecurangan pemilu.Dengan menampilkan beberapa contoh gambar sebagai bentuk perwakilan pesan dalam film, mengungkapkan bahwa makna di balik "Dirty Vote" berkembang sesuai dengan perspektif dan pengalaman penonton.Analisis genoteks dan fenoteks menunjukkan bagaimana elemen-elemen dasar dan struktur naratif film membentuk pesan keseluruhan.Film ini berhasil menggugah kesadaran dan refleksi kritis tentang kecurangan pemilu, korupsi politik, dan dampaknya terhadap demokrasi, serta menunjukkan pentingnya integritas dalam proses politik dan pemilu
<br>Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan menonton film secara berulang-ulang dan memilih adegan yang merepresentasikan bentuk-bentuk desain kecurangan pemilu 2024. Teori yang digunakan untuk analisis adalah teori semiotika Julia Kristeva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kecurangan pemilu ditunjukan melalui makna genoteks dari film ini sedangkan visual yang ditampilkan pada penonton adalah fenoteks. sementara konsep abjeksi membantu menjelaskan reaksi emosional penonton terhadap gambar-gambar yang menggambarkan kecurangan pemilu. Intertekstualitas film ini menghubungkannya dengan konteks sosial-politik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp" type="image/webp" length="75428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-04491.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-e0a5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/film-dokumenter-young-konten-kaca-semiotika-pemilu-thumb-36f3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43634-film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia</link>
	<guid isPermaLink="false">0063b62cf96ea135e1dab3c492fb3f1d</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:56:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam akhmad ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,bandung,imam,isbi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dari program bedah rumah janda jompo terhadap kualitas hidup para janda jompo, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dari program bedah rumah janda jompo terhadap kualitas hidup para janda jompo, dengan fokus pada peningkatan rasa percaya diri dan kemandirian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut bagaimana nilai-nilai gotong royong diinternalisasikan dan diteruskan kepada generasi muda melalui partisipasi dalam gerakan sosial seperti Semut Ibrahim. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan sosial berbasis gotong royong, dengan mempertimbangkan peran media sosial dan platform digital lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana gerakan sosial berbasis gotong royong dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya bangsa, serta bagaimana melibatkan generasi muda dalam upaya membangun masyarakat yang lebih solid dan berdaya.. Film dokumenter ini menggambarkan bagaimana proses kegiatan bedah rumah janda jompo yang dilakukan oleh Semut Ibrahim dan dibantu masyarakat setempat.Film ini disajikan dengan gaya penyutradaraan ekspositori, menggunakan alur maju.Gaya ekspositori telah menghantarkan cerita dengan kekuatan narasi sehingga alurnya dapat terrekam melalui indra pendengaran, dan visual yang ditampilkan menjadi penguat audio yang dihantarkan.Film ini bertujuan untuk memperkenalkan gerakan tersebut kepada masyarakat luas agar di ketahui oleh khalayak umum, dan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama khususnya kepada para jompo dan membangkitkan kembali semangat gotong royong sebagai pewarisan nilai Gerakan 99 Bedah Rumah Janda Jompo merupakan gerakan sosial yang dilakukan oleh Semut Ibrahim Kompassmanic. Aktifitas ini mengandung budaya luhur gotong royong, interaksi social yang menunjukan bentuk kerjasama antar individu dan antar kelompok serta membentuk nilai-nilai positif yang memperkuat rasa saling percaya untuk melakukan kerjasama dalam menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama. Tujuan utama gerakan ini untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat, karena gotong royong bagi Semut Ibrahim merupakan plasma nutfah kebangsaan yang harus dijaga, rawat, dan diwariskan. Penciptaan film documenter ini dimulai melalui penelitian dengan metode kualitatif dilanjutkan dengan tahapan meliputi pra produksi, produksi dan paska produksi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" alt="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-933b2.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-933b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-933b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-933b2.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" alt="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-e0e12.webp" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-e0e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-e0e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-e0e12.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" alt="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43634-film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia" title="JURIS - IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy" target="_blank">IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER AuSEMUT IBRAHIMAy</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dari program bedah rumah janda jompo terhadap kualitas hidup para janda jompo, dengan fokus pada peningkatan rasa percaya diri dan kemandirian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut bagaimana nilai-nilai gotong royong diinternalisasikan dan diteruskan kepada generasi muda melalui partisipasi dalam gerakan sosial seperti Semut Ibrahim. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan sosial berbasis gotong royong, dengan mempertimbangkan peran media sosial dan platform digital lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana gerakan sosial berbasis gotong royong dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya bangsa, serta bagaimana melibatkan generasi muda dalam upaya membangun masyarakat yang lebih solid dan berdaya..
<br>Film dokumenter ini menggambarkan bagaimana proses kegiatan bedah rumah janda jompo yang dilakukan oleh Semut Ibrahim dan dibantu masyarakat setempat.Film ini disajikan dengan gaya penyutradaraan ekspositori, menggunakan alur maju.Gaya ekspositori telah menghantarkan cerita dengan kekuatan narasi sehingga alurnya dapat terrekam melalui indra pendengaran, dan visual yang ditampilkan menjadi penguat audio yang dihantarkan.Film ini bertujuan untuk memperkenalkan gerakan tersebut kepada masyarakat luas agar di ketahui oleh khalayak umum, dan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama khususnya kepada para jompo dan membangkitkan kembali semangat gotong royong sebagai pewarisan nilai
<br>Gerakan 99 Bedah Rumah Janda Jompo merupakan gerakan sosial yang dilakukan oleh Semut Ibrahim Kompassmanic. Aktifitas ini mengandung budaya luhur gotong royong, interaksi social yang menunjukan bentuk kerjasama antar individu dan antar kelompok serta membentuk nilai-nilai positif yang memperkuat rasa saling percaya untuk melakukan kerjasama dalam menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama. Tujuan utama gerakan ini untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat, karena gotong royong bagi Semut Ibrahim merupakan plasma nutfah kebangsaan yang harus dijaga, rawat, dan diwariskan. Penciptaan film documenter ini dimulai melalui penelitian dengan metode kualitatif dilanjutkan dengan tahapan meliputi pra produksi, produksi dan paska produksi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp" type="image/webp" length="85774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-db2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-933b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/film-dokumenter-young-hidup-masyarakat-kampung-bia-thumb-e0e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43655-konselor-motivasi-mahasiswa-mah</link>
	<guid isPermaLink="false">46bb4a0508e44f81cabae0e2b9885bcc</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:53:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suku samin ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade iriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,iriani,samin,suku,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dosen perlu memiliki kreativitas dalam mengajar, utamanya dalam pemanfaatan gadget sebagai media pembelajaran. Untuk menumbuhkan minat belajar, lingkungan akademis juga perlu ditingkatkan dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan yang diselenggarakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa: Dosen perlu memiliki kreativitas dalam mengajar, utamanya dalam pemanfaatan gadget sebagai media pembelajaran. Untuk menumbuhkan minat belajar, lingkungan akademis juga perlu ditingkatkan dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh dosen. Diharapkan interaksi dosen dan mahasiswa bisa lebih baik, dan perhatian mahasiswa di kelas terhadap materi yang disampaikan juga lebih tinggi. Media pembelajaran membantu dosen untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada mahasiswa dengan menggunakan cara yang menarik, dan membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Media pembelajaran yang menarik dapat memotivasi mahasiswa karena meningkatkan minat belajar mahasiswa. Oleh karena itu, teknologi pendukung proses pembelajaran diharapkan dapat dengan generasi milenial, yaitu dengan menerapkan teknologi baru dalam media pembelajaran yang menggunakan komputer dan gadget sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran dan lingkungan akademik memiliki pengaruh terhadap minat belajar mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Surakarta baik secara parsial maupun secara simultan.Hasil ini menjawab kebutuhan pembelajaran yang lebih diminati oleh mahasiswa, yaitu dengan memanfaatkan smartphone yang selalu dibawa mahasiswa di kelas, sehingga mahasiswa tetap menggunakan smartphonenya tetapi hanya untuk aktivitas pembelajaran Smartphone telah mengubah peran komputer. Setiap tugas telah dilakukan menggunakan smartphone. Banyak mahasiswa bergantung pada perangkat ini untuk segala hal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan efek media pembelajaran dan lingkungan akademik terhadap motivasi belajar. Ini adalah penelitian kuantitatif dan objeknya adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Surakarta. Data diperoleh dengan mendistribusikan seperangkat kuesioner dan hipotesis dianalisis dengan regresi berganda. Kesimpulannya adalah ada efek positif antara media pembelajaran dan motivasi belajar dan ada efek positif antara lingkungan akademik dan motivasi belajar. Jadi, diharapkan dosen dapat lebih kreatif dalam memberikan kuliah dan meningkatkan beberapa permainan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-b979f.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-b979f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-b979f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-b979f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-97bae.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-97bae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-97bae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-97bae.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43655-konselor-motivasi-mahasiswa-mah" title="JURIS - Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa" target="_blank">Pengaruh Media Pembelajaran dan Lingkungan Akademis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa</a>: Dosen perlu memiliki kreativitas dalam mengajar, utamanya dalam pemanfaatan gadget sebagai media pembelajaran. Untuk menumbuhkan minat belajar, lingkungan akademis juga perlu ditingkatkan dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh dosen. Diharapkan interaksi dosen dan mahasiswa bisa lebih baik, dan perhatian mahasiswa di kelas terhadap materi yang disampaikan juga lebih tinggi. Media pembelajaran membantu dosen untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada mahasiswa dengan menggunakan cara yang menarik, dan membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Media pembelajaran yang menarik dapat memotivasi mahasiswa karena meningkatkan minat belajar mahasiswa. Oleh karena itu, teknologi pendukung proses pembelajaran diharapkan dapat dengan generasi milenial, yaitu dengan menerapkan teknologi baru dalam media pembelajaran yang menggunakan komputer dan gadget sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan..
<br>Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran dan lingkungan akademik memiliki pengaruh terhadap minat belajar mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Surakarta baik secara parsial maupun secara simultan.Hasil ini menjawab kebutuhan pembelajaran yang lebih diminati oleh mahasiswa, yaitu dengan memanfaatkan smartphone yang selalu dibawa mahasiswa di kelas, sehingga mahasiswa tetap menggunakan smartphonenya tetapi hanya untuk aktivitas pembelajaran
<br>Smartphone telah mengubah peran komputer. Setiap tugas telah dilakukan menggunakan smartphone. Banyak mahasiswa bergantung pada perangkat ini untuk segala hal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan efek media pembelajaran dan lingkungan akademik terhadap motivasi belajar. Ini adalah penelitian kuantitatif dan objeknya adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Surakarta. Data diperoleh dengan mendistribusikan seperangkat kuesioner dan hipotesis dianalisis dengan regresi berganda. Kesimpulannya adalah ada efek positif antara media pembelajaran dan motivasi belajar dan ada efek positif antara lingkungan akademik dan motivasi belajar. Jadi, diharapkan dosen dapat lebih kreatif dalam memberikan kuliah dan meningkatkan beberapa permainan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp" type="image/webp" length="70624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-b979f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-ae465.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/konselor-motivasi-mahasiswa-fakultas-psikologi-pem-thumb-97bae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rejuvenating Script Format The Use of Emoji in Scriptwriting A Case Study on Kenapa Gue in OTT Vidio Series ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rejuvenating Script Format The Use of Emoji in Scriptwriting A Case Study on Kenapa Gue in OTT Vidio Series ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rejuvenating Script Format The Use of Emoji in Scriptwriting A Case Study on Kenapa Gue in OTT Vidio Series ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43638-penulisan-naskah-dominan-industri-film</link>
	<guid isPermaLink="false">8651aa6fc33a5140413278cc06b66abb</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:51:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya arthur ]]></category>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthur,bandung,ika,isbi,karya,sartika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan dalam paper ini meliputi: 1. Melakukan penelitian yang lebih luas dengan berbagai responden, termasuk peran dalam pembuatan film, kelompok usia, dan latar belakang. Wawancara yang lebih panjang dan mendalam akan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on 'Kenapa Gue?' in OTT Vidio Series: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan dalam paper ini meliputi: 1. Melakukan penelitian yang lebih luas dengan berbagai responden, termasuk peran dalam pembuatan film, kelompok usia, dan latar belakang. Wawancara yang lebih panjang dan mendalam akan memungkinkan peneliti untuk mengekstrak perspektif yang lebih mendalam dari para responden.2. Meneliti penggunaan emoji dalam film-film yang mewakili generasi yang lebih muda, seperti Generasi Z dan Generasi Alpha. Dengan semakin luasnya penggunaan media sosial dan aplikasi pesan, penggunaan emoji juga akan berkembang, yang akan ditangkap dalam film-film tersebut.3. Meneliti kemungkinan memasukkan materi visual dalam naskah, dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi alur produksi dalam hal waktu dan kompleksitas. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mempelajari hal ini, terutama yang melibatkan pembuat film dari generasi yang lebih muda.. Setelah mewawancarai beberapa pihak kunci dalam pembuatan film, peneliti menemukan bahwa penggunaan emoji dalam penulisan naskah bukan hanya mempermudah pekerjaan penulis naskah, tetapi juga menghadapkan mereka pada tantangan baru.memilih emoji yang tepat untuk diterapkan pada naskah.Ketika emoji yang tepat dipilih dan ditempatkan dengan benar, seluruh proses produksi menjadi lebih mudah.Penelitian ini memperkenalkan perspektif baru tentang penulisan naskah, menyoroti perpaduan antara emoji dan pengisahan cerita kontemporer.Dengan menganjurkan penyertaan emoji sebagai alat ekspresi dalam naskah, penelitian ini memposisikan emoji sebagai aset berharga dalam industri film, meremajakan seni penulisan naskah, dan meningkatkan ekspresi sinematik Penelitian ini mengeksplorasi peremajaan format naskah dengan adanya pemakaian emoji dalam penulisan naskah. Meskipun penggunaannya luas dalam komunikasi digital, emoji belum diintegrasikan secara konvensional ke dalam naskah film. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi penggunaan emoji sebagai elemen visual untuk memperkaya komunikasi dan membangkitkan emosi secara efektif dalam narasi film. Studi kasus utama yang dianalisis dalam penelitian ini adalah serial web berbahasa Indonesia, AuKenapa Gue?Ay, yang diproduksi oleh Vidio Originals.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp 1x" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" alt="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-1bfb7.webp" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-1bfb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-1bfb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-1bfb7.webp 1x" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" alt="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-d3faa.webp" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-d3faa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-d3faa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-d3faa.webp 1x" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" alt="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43638-penulisan-naskah-dominan-industri-film" title="JURIS - Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on &#039;Kenapa Gue?&#039; in OTT Vidio Series" target="_blank">Rejuvenating Script Format: The Use of Emoji in Scriptwriting. A Case Study on 'Kenapa Gue?' in OTT Vidio Series</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan dalam paper ini meliputi: 1. Melakukan penelitian yang lebih luas dengan berbagai responden, termasuk peran dalam pembuatan film, kelompok usia, dan latar belakang. Wawancara yang lebih panjang dan mendalam akan memungkinkan peneliti untuk mengekstrak perspektif yang lebih mendalam dari para responden.2. Meneliti penggunaan emoji dalam film-film yang mewakili generasi yang lebih muda, seperti Generasi Z dan Generasi Alpha. Dengan semakin luasnya penggunaan media sosial dan aplikasi pesan, penggunaan emoji juga akan berkembang, yang akan ditangkap dalam film-film tersebut.3. Meneliti kemungkinan memasukkan materi visual dalam naskah, dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi alur produksi dalam hal waktu dan kompleksitas. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mempelajari hal ini, terutama yang melibatkan pembuat film dari generasi yang lebih muda..
<br>Setelah mewawancarai beberapa pihak kunci dalam pembuatan film, peneliti menemukan bahwa penggunaan emoji dalam penulisan naskah bukan hanya mempermudah pekerjaan penulis naskah, tetapi juga menghadapkan mereka pada tantangan baru.memilih emoji yang tepat untuk diterapkan pada naskah.Ketika emoji yang tepat dipilih dan ditempatkan dengan benar, seluruh proses produksi menjadi lebih mudah.Penelitian ini memperkenalkan perspektif baru tentang penulisan naskah, menyoroti perpaduan antara emoji dan pengisahan cerita kontemporer.Dengan menganjurkan penyertaan emoji sebagai alat ekspresi dalam naskah, penelitian ini memposisikan emoji sebagai aset berharga dalam industri film, meremajakan seni penulisan naskah, dan meningkatkan ekspresi sinematik
<br>Penelitian ini mengeksplorasi peremajaan format naskah dengan adanya pemakaian emoji dalam penulisan naskah. Meskipun penggunaannya luas dalam komunikasi digital, emoji belum diintegrasikan secara konvensional ke dalam naskah film. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi penggunaan emoji sebagai elemen visual untuk memperkaya komunikasi dan membangkitkan emosi secara efektif dalam narasi film. Studi kasus utama yang dianalisis dalam penelitian ini adalah serial web berbahasa Indonesia, AuKenapa Gue?Ay, yang diproduksi oleh Vidio Originals....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp" type="image/webp" length="81484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-61abe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-1bfb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/penulisan-naskah-dominan-industri-film-penulisan-n-thumb-d3faa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43642-semiotika-video-clip-tongtolang-sambasunda</link>
	<guid isPermaLink="false">a37a10a9c3b6599fbcfe76284def6c68</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:34:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam akhmad ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,bandung,imam,isbi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menganalisis lebih mendalam mengenai representasi gender dalam video clip Tongtolang Sambasunda, terutama bagaimana tokoh perempuan digambarkan dan apa implikasinya terhadap nilai-nilai budaya. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menganalisis lebih mendalam mengenai representasi gender dalam video clip Tongtolang Sambasunda, terutama bagaimana tokoh perempuan digambarkan dan apa implikasinya terhadap nilai-nilai budaya. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan interpretasi simbol-simbol dalam video clip ini dengan interpretasi masyarakat Jawa Barat secara langsung melalui wawancara atau survei, untuk melihat sejauh mana keselarasan atau perbedaan pandangan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh aransemen musik reggae terhadap interpretasi makna lagu Tongtolang, serta bagaimana kombinasi musik tradisional dan modern dapat memperkaya pemahaman terhadap warisan budaya lokal.. Video clip Tongtolang Sambasunda menceritakan suasana anak-anak yang bermain di pedesaan berdasarkan folklore masyarakat Sunda serta menceritakan AoBapaAo yang menikah lagi dengan gadis muda.Syair lagu Tongtolang dalam video clip Sambasunda merupakan paradoks dengan makna lagu Tongtolang.AoBapaAo dalam video clip Tongtolang Sambasunda adalah tokoh paradoks karena jatuh ke dalam dunia poligami dan berhasil mendapatkan gadis muda pujaannya Penelitian ini menganalisis audio visual video clip Tongtolang Sambasunda. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap simbol dalam video clip Tongtolang Sambasunda. Video Clip merupakan salah satu media komunikasi simbolik yang berfungsi sebagai penyampai informasi terhadap publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan simbolik Roland Barthes yaitu "Subjek" pengalaman seni, yang tetap dan bertahan, bukanlah subjektivitas orang yang mengalaminya, melainkan karya itu sendiri. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemahan (subtilitas intellegendi), ekspliksi (subtilitas expicandi),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-58121.webp" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-58121.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-58121.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-58121.webp 1x" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-97518.webp" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-97518.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-97518.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-97518.webp 1x" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43642-semiotika-video-clip-tongtolang-sambasunda" title="JURIS - Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes" target="_blank">Analisis Video Clip Tongtolang Sambasunda Dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes</a>: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menganalisis lebih mendalam mengenai representasi gender dalam video clip Tongtolang Sambasunda, terutama bagaimana tokoh perempuan digambarkan dan apa implikasinya terhadap nilai-nilai budaya. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan interpretasi simbol-simbol dalam video clip ini dengan interpretasi masyarakat Jawa Barat secara langsung melalui wawancara atau survei, untuk melihat sejauh mana keselarasan atau perbedaan pandangan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh aransemen musik reggae terhadap interpretasi makna lagu Tongtolang, serta bagaimana kombinasi musik tradisional dan modern dapat memperkaya pemahaman terhadap warisan budaya lokal..
<br>Video clip Tongtolang Sambasunda menceritakan suasana anak-anak yang bermain di pedesaan berdasarkan folklore masyarakat Sunda serta menceritakan AoBapaAo yang menikah lagi dengan gadis muda.Syair lagu Tongtolang dalam video clip Sambasunda merupakan paradoks dengan makna lagu Tongtolang.AoBapaAo dalam video clip Tongtolang Sambasunda adalah tokoh paradoks karena jatuh ke dalam dunia poligami dan berhasil mendapatkan gadis muda pujaannya
<br>Penelitian ini menganalisis audio visual video clip Tongtolang Sambasunda. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap simbol dalam video clip Tongtolang Sambasunda. Video Clip merupakan salah satu media komunikasi simbolik yang berfungsi sebagai penyampai informasi terhadap publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan simbolik Roland Barthes yaitu "Subjek" pengalaman seni, yang tetap dan bertahan, bukanlah subjektivitas orang yang mengalaminya, melainkan karya itu sendiri. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemahan (subtilitas intellegendi), ekspliksi (subtilitas expicandi),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp" type="image/webp" length="76896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-58121.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-1593a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/semiotika-clip-tongtolang-sambasunda-syair-lagu-ma-thumb-97518.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Program Pelatihan Project Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Program Pelatihan Project Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Program Pelatihan Project Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43649-evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah</link>
	<guid isPermaLink="false">c758c522e2b6c7af8f8f93dd920d87a8</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:23:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ sem saetban ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,saetban,sem,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil evaluasi, disarankan untuk merancang program pelatihan guru yang lebih efektif dan kontekstual. Penelitian selanjutnya dapat mencakup evaluasi level Behavior dan Result, serta dilakukan secara longitudinal dengan melibatkan lebih banyak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick: Berdasarkan hasil evaluasi, disarankan untuk merancang program pelatihan guru yang lebih efektif dan kontekstual. Penelitian selanjutnya dapat mencakup evaluasi level Behavior dan Result, serta dilakukan secara longitudinal dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan peserta dari beragam latar belakang untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai efektivitas pelatihan Project-Based Learning (PjBL). Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan model pelatihan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan guru, tetapi juga pada perubahan perilaku mengajar dan dampak terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.. Hasil evaluasi terhadap pelatihan Project-Based Learning (PjBL) yang dilaksanakan di SMP-SMK IDN Boarding School Solo menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya pada dua level pertama dalam Model Evaluasi Kirkpatrick, yaitu Reaction dan Learning.Pada level Reaction, para peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pelatihan, khususnya pada aspek relevansi materi (4,34), kualitas fasilitator (4,42), metode dan aktivitas pelatihan (4,25), serta fasilitas dan media pendukung (4,40) yang semuanya berada pada kategori Sangat Baik.Meskipun demikian, aspek durasi pelatihan (3,85) dan keterlibatan peserta (4,00) masih berada dalam kategori Baik, menunjukkan perlunya optimalisasi pengelolaan waktu dan strategi peningkatan partisipasi aktif.Pada level Learning, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman guru mengenai konsep dan implementasi Project-Based Learning (PjBL).Rata-rata skor peserta meningkat dari 50,20 pada pretest menjadi 84,80 pada posttest, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05).Ini menandakan bahwa pelatihan memberikan peningkatan pengetahuan peserta secara statistik.Secara keseluruhan, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kompetensi awal guru terkait Pembelajaran Berbasis Proyek, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan Project-Based Learning (PjBL) bagi guru menggunakan dua tingkat Model Kirkpatrick: Reaction dan Learning. Pelatihan ini penting untuk mempersiapkan guru dalam memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21, di mana guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran bermakna. Subjek penelitian terdiri dari 25 guru sekolah menengah pertama dan kejuruan dari Islamic Development Network Boarding School Solo yang mengikuti pelatihan Project-Based Learning (PjBL). Data dikumpulkan melalui kuesioner evaluasi (tingkat Reaction) dan tes pra-pasca (tingkat Learning). Data dianalisis secara kuantitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-53516.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-53516.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-53516.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-53516.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" alt="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-17bd9.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-17bd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-17bd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-17bd9.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" alt="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" alt="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43649-evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah" title="JURIS - Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick" target="_blank">Evaluasi Program Pelatihan Project-Based Learning bagi Guru dengan Model Kirkpatrick</a>: Berdasarkan hasil evaluasi, disarankan untuk merancang program pelatihan guru yang lebih efektif dan kontekstual. Penelitian selanjutnya dapat mencakup evaluasi level Behavior dan Result, serta dilakukan secara longitudinal dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan peserta dari beragam latar belakang untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai efektivitas pelatihan Project-Based Learning (PjBL). Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan model pelatihan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan guru, tetapi juga pada perubahan perilaku mengajar dan dampak terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah..
<br>Hasil evaluasi terhadap pelatihan Project-Based Learning (PjBL) yang dilaksanakan di SMP-SMK IDN Boarding School Solo menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya pada dua level pertama dalam Model Evaluasi Kirkpatrick, yaitu Reaction dan Learning.Pada level Reaction, para peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pelatihan, khususnya pada aspek relevansi materi (4,34), kualitas fasilitator (4,42), metode dan aktivitas pelatihan (4,25), serta fasilitas dan media pendukung (4,40) yang semuanya berada pada kategori Sangat Baik.Meskipun demikian, aspek durasi pelatihan (3,85) dan keterlibatan peserta (4,00) masih berada dalam kategori Baik, menunjukkan perlunya optimalisasi pengelolaan waktu dan strategi peningkatan partisipasi aktif.Pada level Learning, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman guru mengenai konsep dan implementasi Project-Based Learning (PjBL).Rata-rata skor peserta meningkat dari 50,20 pada pretest menjadi 84,80 pada posttest, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05).Ini menandakan bahwa pelatihan memberikan peningkatan pengetahuan peserta secara statistik.Secara keseluruhan, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kompetensi awal guru terkait Pembelajaran Berbasis Proyek, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan Project-Based Learning (PjBL) bagi guru menggunakan dua tingkat Model Kirkpatrick: Reaction dan Learning. Pelatihan ini penting untuk mempersiapkan guru dalam memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21, di mana guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran bermakna. Subjek penelitian terdiri dari 25 guru sekolah menengah pertama dan kejuruan dari Islamic Development Network Boarding School Solo yang mengikuti pelatihan Project-Based Learning (PjBL). Data dikumpulkan melalui kuesioner evaluasi (tingkat Reaction) dan tes pra-pasca (tingkat Learning). Data dianalisis secara kuantitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp" type="image/webp" length="106044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-53516.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-17bd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/evaluasi-kirkpatrick-aktif-siswa-guru-sekolah-keju-thumb-3a317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-545-uksw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-847-kelola-jurnal-manajemen-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Proses Kreatif Penulisan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Proses Kreatif Penulisan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Proses Kreatif Penulisan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43637-skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">a3602dbde1226408ac9807fed9933e0b</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:06:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya arthur ]]></category>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthur,bandung,ika,isbi,karya,sartika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menanyakan bagaimana proses pembentukan konflik antarbudaya dijelaskan secara lebih rinci dalam narasi skenario, sehingga dapat dikembangkan sebagai model pembelajaran kreatif di pendidikan film. Selanjutnya, studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Proses Kreatif Penulisan: Penelitian lanjutan dapat menanyakan bagaimana proses pembentukan konflik antarbudaya dijelaskan secara lebih rinci dalam narasi skenario, sehingga dapat dikembangkan sebagai model pembelajaran kreatif di pendidikan film. Selanjutnya, studi komparatif antara skenario AuJalan PerkawinanAy dan karya sejenis yang menangani konflik agama di Indonesia dapat mengungkap motif budaya yang memandu penulisnya. Akhirnya, penelitian empiris mengenai dampak penggunaan teknik editing bahasa terstruktur terhadap pemahaman audiens terhadap tema pernikahan lintas agama dapat memperluas khazanah teori proses kreatif skenario.. Skenario AuJalan PerkawinanAy ditulis dengan tema kisah asmara Kire, seorang Kristina, Jepang, dengan Komara, seorang Indonesia, yang memiliki perbedaan agama dan kewarganegaraan Proses kreatif sebuah karya merupakan hal yang perlu dikaji agar menghasilkan pemahaman yang komprehensif dalam penciptaan suatu karya. Dengan sebuah pengkajian yang dalam, proses kreatif tersebut dapat dijadikan pembelajaran dan dilakukan pula oleh orang lain yang berminat dalam proses kreatif suatu karya. Karya yang diteliti pada penelitian ini yaitu skenario film AuJalan PerkawinanAy karya ArthurAS.ANalan yang merupakan pemenang pertama dari sayembara penulisan skenario yang diadakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia pada Tahun 2006. Skenario AuJalan PerkawinanAy berisi cerita perjalanan bertema kisah asmara/pernikahan berbeda agama dan kewarganegaraan dengan latar perjalanan menyusuri Jalan Daendels dari Anyer sampai Parukan. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-16e68.webp" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-16e68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-16e68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-16e68.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" alt="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" alt="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-fa89d.webp" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-fa89d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-fa89d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-fa89d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" alt="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43637-skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-pro" title="JURIS - Analisis Proses Kreatif Penulisan" target="_blank">Analisis Proses Kreatif Penulisan</a>: Penelitian lanjutan dapat menanyakan bagaimana proses pembentukan konflik antarbudaya dijelaskan secara lebih rinci dalam narasi skenario, sehingga dapat dikembangkan sebagai model pembelajaran kreatif di pendidikan film. Selanjutnya, studi komparatif antara skenario AuJalan PerkawinanAy dan karya sejenis yang menangani konflik agama di Indonesia dapat mengungkap motif budaya yang memandu penulisnya. Akhirnya, penelitian empiris mengenai dampak penggunaan teknik editing bahasa terstruktur terhadap pemahaman audiens terhadap tema pernikahan lintas agama dapat memperluas khazanah teori proses kreatif skenario..
<br>Skenario AuJalan PerkawinanAy ditulis dengan tema kisah asmara Kire, seorang Kristina, Jepang, dengan Komara, seorang Indonesia, yang memiliki perbedaan agama dan kewarganegaraan
<br>Proses kreatif sebuah karya merupakan hal yang perlu dikaji agar menghasilkan pemahaman yang komprehensif dalam penciptaan suatu karya. Dengan sebuah pengkajian yang dalam, proses kreatif tersebut dapat dijadikan pembelajaran dan dilakukan pula oleh orang lain yang berminat dalam proses kreatif suatu karya. Karya yang diteliti pada penelitian ini yaitu skenario film AuJalan PerkawinanAy karya ArthurAS.ANalan yang merupakan pemenang pertama dari sayembara penulisan skenario yang diadakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia pada Tahun 2006. Skenario AuJalan PerkawinanAy berisi cerita perjalanan bertema kisah asmara/pernikahan berbeda agama dan kewarganegaraan dengan latar perjalanan menyusuri Jalan Daendels dari Anyer sampai Parukan. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp" type="image/webp" length="73324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-16e68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-9f58a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/skenario-film-proses-jalan-asmara-ide-kreatif-saye-thumb-fa89d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film Satria Bergitar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film Satria Bergitar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film Satria Bergitar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43639-film-musikal-representasi-budaya-dakwah-me</link>
	<guid isPermaLink="false">2cbdf5c225b8b7a8ab812fa6b10c3114</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 08:54:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya arthur ]]></category>
	<category><![CDATA[ isbi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika sartika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthur,bandung,ika,isbi,karya,sartika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada bagaimana elemen musik dangdut berfungsi sebagai alat dakwah di era digital, dengan menanyakan: Bagaimana kolaborasi antara musisi dangdut dan platform streaming memengaruhi persepsi dakwah di kalangan generasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film "Satria Bergitar": Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada bagaimana elemen musik dangdut berfungsi sebagai alat dakwah di era digital, dengan menanyakan: Bagaimana kolaborasi antara musisi dangdut dan platform streaming memengaruhi persepsi dakwah di kalangan generasi muda? Selanjutnya, dapat diteliti apakah adaptasi narasi keislaman dalam film musik dapat meningkatkan kesadaran budaya religius di masyarakat urban melalui metodologi survei partisipatif. Terakhir, studi komparatif antara film musikal Rhoma Irama dengan film musik religi lain di Asia dapat mengungkap pola budaya lintas negara, menanyakan: Apa perbedaan strategi naratif dan visual yang memengaruhi penerimaan dakwah di konteks budaya masing-masing?. Film Satria Bergitar menampilkan bagaimana karya Rhoma Irama menyelaraskan unsur musik, narasi, dan dakwah menjadi medium yang memikat publik sekaligus mengartikulasikan identitas kebudayaan Indonesia.Melalui pendekatan reflektif, intentional, dan konstruktivis, film tersebut berhasil memvisualisasikan perjalanan spiritual dan profesional Rhoma dalam bentuk yang resonan dengan penonton.Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi antara musik, film, dan agama dalam memperkuat komunikasi budaya modern Film-film Rhoma Irama seakan menjadi ruang temu maya antara penggemar yang ingin melihat sosok sang idola dengan Rhoma Irama yang berjuang dakwah melalui teknologi media populer. Naratologi, sinematik, serta mise-en-scene sebagai analisis utama dalam kajian ini untuk mengkaji data-data penelitian yang didapatkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Pendekatan teori Stuart Hall dan Paul Du Gay, tentang lima unsur yang saling berkaitan dalam bentuk identity, representation, production, regulation, dan consumption. Tinjauan sosiologis memperkenalkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-0924d.webp" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-0924d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-0924d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-0924d.webp 1x" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" alt="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp 1x" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" alt="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-b110c.webp" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-b110c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-b110c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-b110c.webp 1x" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" alt="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43639-film-musikal-representasi-budaya-dakwah-me" title="JURIS - Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film &quot;Satria Bergitar&quot;" target="_blank">Representasi Raja Dangdut Rhoma Irama Dalam Film "Satria Bergitar"</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada bagaimana elemen musik dangdut berfungsi sebagai alat dakwah di era digital, dengan menanyakan: Bagaimana kolaborasi antara musisi dangdut dan platform streaming memengaruhi persepsi dakwah di kalangan generasi muda? Selanjutnya, dapat diteliti apakah adaptasi narasi keislaman dalam film musik dapat meningkatkan kesadaran budaya religius di masyarakat urban melalui metodologi survei partisipatif. Terakhir, studi komparatif antara film musikal Rhoma Irama dengan film musik religi lain di Asia dapat mengungkap pola budaya lintas negara, menanyakan: Apa perbedaan strategi naratif dan visual yang memengaruhi penerimaan dakwah di konteks budaya masing-masing?.
<br>Film Satria Bergitar menampilkan bagaimana karya Rhoma Irama menyelaraskan unsur musik, narasi, dan dakwah menjadi medium yang memikat publik sekaligus mengartikulasikan identitas kebudayaan Indonesia.Melalui pendekatan reflektif, intentional, dan konstruktivis, film tersebut berhasil memvisualisasikan perjalanan spiritual dan profesional Rhoma dalam bentuk yang resonan dengan penonton.Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi antara musik, film, dan agama dalam memperkuat komunikasi budaya modern
<br>Film-film Rhoma Irama seakan menjadi ruang temu maya antara penggemar yang ingin melihat sosok sang idola dengan Rhoma Irama yang berjuang dakwah melalui teknologi media populer. Naratologi, sinematik, serta mise-en-scene sebagai analisis utama dalam kajian ini untuk mengkaji data-data penelitian yang didapatkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Pendekatan teori Stuart Hall dan Paul Du Gay, tentang lima unsur yang saling berkaitan dalam bentuk identity, representation, production, regulation, dan consumption. Tinjauan sosiologis memperkenalkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp" type="image/webp" length="86246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-0924d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-fcf0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/film-musikal-representasi-budaya-dakwah-satria-son-thumb-b110c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3626-169.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15123-layar-jurnal-ilmiah-seni-rekam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 01 May 2026 12:43:46 +0700. 24 items. Served in: 8.067 seconds [rss] -->
