<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.72-27jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.72-27jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 23:13:17 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 23:13:17 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-27T23:13:17+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51995-analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-sy</link>
	<guid isPermaLink="false">387ffcd814c9ffd8c7e4cc0be23c724c</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim agar mereka dapat menggunakan teknologi secara bijak dan tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang teknologi terhadap spiritualitas dan kualitas ibadah, serta mengembangkan teknologi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam memfasilitasi ibadah dan pendidikan Islam memiliki dampak yang signifikan terhadap aksesibilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam menjalankan ajaran agama.Dengan lebih dari 70% umat Muslim di berbagai belahan dunia telah mengadopsi aplikasi keagamaan, seperti Al-QurAoan digital, pengingat shalat, serta platform pembelajaran Islam daring, terlihat bahwa teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama di era digital.Selain itu, sekitar 65% lembaga pendidikan Islam telah mulai menerapkan metode pembelajaran berbasis digital, baik melalui e-learning, video interaktif, maupun penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam analisis materi pembelajaran, yang menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam sistem pendidikan Islam.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya regulasi mengenai keabsahan ibadah yang dilakukan dengan bantuan teknologi serta rendahnya literasi digital di kalangan umat Muslim.Sekitar 40% pengguna aplikasi keagamaan masih meragukan validitas informasi yang mereka peroleh secara daring, yang mengindikasikan perlunya pengawasan dan verifikasi dari otoritas keagamaan.Selain itu, munculnya ketergantungan terhadap teknologi dalam beribadah juga menjadi isu penting, di mana sekitar 30% responden dalam berbagai survei menyatakan bahwa mereka lebih bergantung pada aplikasi dibandingkan dengan metode tradisional dalam menjalankan ibadah Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ibadah dan pendidikan Islam. Teknologi kini menjadi alat yang mempermudah pelaksanaan ibadah dan akses terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam memfasilitasi praktik ibadah dan pendidikan Islam, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi oleh umat Muslim dalam menggunakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51995-analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-sy" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" target="_blank">Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim agar mereka dapat menggunakan teknologi secara bijak dan tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang teknologi terhadap spiritualitas dan kualitas ibadah, serta mengembangkan teknologi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip syariah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam memfasilitasi ibadah dan pendidikan Islam memiliki dampak yang signifikan terhadap aksesibilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam menjalankan ajaran agama.Dengan lebih dari 70% umat Muslim di berbagai belahan dunia telah mengadopsi aplikasi keagamaan, seperti Al-QurAoan digital, pengingat shalat, serta platform pembelajaran Islam daring, terlihat bahwa teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama di era digital.Selain itu, sekitar 65% lembaga pendidikan Islam telah mulai menerapkan metode pembelajaran berbasis digital, baik melalui e-learning, video interaktif, maupun penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam analisis materi pembelajaran, yang menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam sistem pendidikan Islam.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya regulasi mengenai keabsahan ibadah yang dilakukan dengan bantuan teknologi serta rendahnya literasi digital di kalangan umat Muslim.Sekitar 40% pengguna aplikasi keagamaan masih meragukan validitas informasi yang mereka peroleh secara daring, yang mengindikasikan perlunya pengawasan dan verifikasi dari otoritas keagamaan.Selain itu, munculnya ketergantungan terhadap teknologi dalam beribadah juga menjadi isu penting, di mana sekitar 30% responden dalam berbagai survei menyatakan bahwa mereka lebih bergantung pada aplikasi dibandingkan dengan metode tradisional dalam menjalankan ibadah
<br>Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ibadah dan pendidikan Islam. Teknologi kini menjadi alat yang mempermudah pelaksanaan ibadah dan akses terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam memfasilitasi praktik ibadah dan pendidikan Islam, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi oleh umat Muslim dalam menggunakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" type="image/webp" length="83358" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">8029e230934da68fbc08f2035e4a7a32</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology's Approach to Facing Modern Social Problems: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk memastikan penerimaan nilai-nilai teologi Islam dalam masyarakat multikultural tanpa menimbulkan resistensi. Pembentukan lembaga pengawasan independen yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam kebijakan sosial juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dalam implementasi nilai-nilai Islam, seperti melalui aplikasi pengelolaan zakat atau platform dialog sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam menerapkan nilai-nilai teologi Islam secara praktis dan relevan dalam masyarakat modern.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan teologi Islam dengan prinsip-prinsip utamanya, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki relevansi signifikan dalam menjawab tantangan sosial modern.Nilai-nilai dasar dalam Islam berfungsi sebagai landasan etis individu dan panduan bagi pembentukan kebijakan publik dan program sosial yang lebih berkeadilan.Prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan bersama dan mengatasi ketimpangan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ini dalam kebijakan sosial dan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih peduli dan beretika tinggi, sehingga terbentuk lingkungan sosial yang stabil dan kohesif Di era modern, masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti ketimpangan ekonomi yang semakin tajam, degradasi moral yang mengancam tatanan sosial, serta krisis identitas yang mempengaruhi stabilitas individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan nilai-nilai teologi Islam dalam merespons isu-isu sosial kontemporer. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai fundamental dalam Islam, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki peran krusial dalam merancang kebijakan publik dan program sosial. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam menegakkan keadilan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan sistem layanan yang inklusif dan berbasis kesejahteraan kolektif. Prinsip-prinsip... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" target="_blank">Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology's Approach to Facing Modern Social Problems</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk memastikan penerimaan nilai-nilai teologi Islam dalam masyarakat multikultural tanpa menimbulkan resistensi. Pembentukan lembaga pengawasan independen yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam kebijakan sosial juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dalam implementasi nilai-nilai Islam, seperti melalui aplikasi pengelolaan zakat atau platform dialog sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam menerapkan nilai-nilai teologi Islam secara praktis dan relevan dalam masyarakat modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan teologi Islam dengan prinsip-prinsip utamanya, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki relevansi signifikan dalam menjawab tantangan sosial modern.Nilai-nilai dasar dalam Islam berfungsi sebagai landasan etis individu dan panduan bagi pembentukan kebijakan publik dan program sosial yang lebih berkeadilan.Prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan bersama dan mengatasi ketimpangan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ini dalam kebijakan sosial dan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih peduli dan beretika tinggi, sehingga terbentuk lingkungan sosial yang stabil dan kohesif
<br>Di era modern, masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti ketimpangan ekonomi yang semakin tajam, degradasi moral yang mengancam tatanan sosial, serta krisis identitas yang mempengaruhi stabilitas individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan nilai-nilai teologi Islam dalam merespons isu-isu sosial kontemporer. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai fundamental dalam Islam, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki peran krusial dalam merancang kebijakan publik dan program sosial. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam menegakkan keadilan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan sistem layanan yang inklusif dan berbasis kesejahteraan kolektif. Prinsip-prinsip...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" type="image/webp" length="98896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Nilai Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51993-teori-etika-digital-literasi-l</link>
	<guid isPermaLink="false">7bb7e432af48716267e2be22c3009e01</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan verifikasi informasi. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan kerangka etika yang berasal dari Islam, Kristen, dan humanisme sekuler dalam upaya moderasi ujaran kebencian daring dapat memberikan wawasan tentang efektivitas masingAcmasing pendekatan lintas budaya. Terakhir, pengembangan dan evaluasi platform berbasis kecerdasan buatan yang menyematkan prinsipAcprinsip etika Islam untuk mendeteksi serta memitigasi penyebaran disinformasi di media sosial dapat menjadi kontribusi praktis yang menguji penerapan teori etika digital dalam konteks teknologi modern.. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, keadilan, dan rasa hormat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial yang harmonis dan bertanggung jawab dalam era teknologi digital.Untuk memperluas penerapan nilai tersebut, diperlukan regulasi etika berbasis Islam, kampanye literasi digital, serta pengembangan kurikulum dan forum komunitas yang mendukung etika digital.Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode campuran dengan sampel yang lebih besar dan membandingkan nilai Islam dengan perspektif agama atau filosofi lain guna memperkaya pemahaman etika digital universal Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk cara manusia berinteraksi dan membentuk nilai-nilai. Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan etis dan sosial, seperti penyebaran disinformasi dan perilaku negatif di ruang digital. Dalam konteks ini, nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, dapat menjadi panduan etika yang mampu mendorong perilaku positif di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp 1x" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" alt="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51993-teori-etika-digital-literasi-l" title="JURIS - Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era" target="_blank">Peran Nilai-Nilai Islam dalam Transformasi Sosial pada Era Teknologi: The Role of Islamic Values AUAUin Social Transformation in the Technological Era</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai Islam memengaruhi tingkat literasi digital di kalangan siswa SMA, misalnya dengan menguji hipotesis bahwa penerapan prinsip kejujuran dan tanggung jawab meningkatkan kemampuan verifikasi informasi. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan kerangka etika yang berasal dari Islam, Kristen, dan humanisme sekuler dalam upaya moderasi ujaran kebencian daring dapat memberikan wawasan tentang efektivitas masingAcmasing pendekatan lintas budaya. Terakhir, pengembangan dan evaluasi platform berbasis kecerdasan buatan yang menyematkan prinsipAcprinsip etika Islam untuk mendeteksi serta memitigasi penyebaran disinformasi di media sosial dapat menjadi kontribusi praktis yang menguji penerapan teori etika digital dalam konteks teknologi modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, keadilan, dan rasa hormat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial yang harmonis dan bertanggung jawab dalam era teknologi digital.Untuk memperluas penerapan nilai tersebut, diperlukan regulasi etika berbasis Islam, kampanye literasi digital, serta pengembangan kurikulum dan forum komunitas yang mendukung etika digital.Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode campuran dengan sampel yang lebih besar dan membandingkan nilai Islam dengan perspektif agama atau filosofi lain guna memperkaya pemahaman etika digital universal
<br>Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk cara manusia berinteraksi dan membentuk nilai-nilai. Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan etis dan sosial, seperti penyebaran disinformasi dan perilaku negatif di ruang digital. Dalam konteks ini, nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, dapat menjadi panduan etika yang mampu mendorong perilaku positif di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" type="image/webp" length="91400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-a2d85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-2004d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/teori-etika-digital-literasi-islami-tantangan-sosi-thumb-b0d55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51992-platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris</link>
	<guid isPermaLink="false">18bae02487b246e0833297be10f5bf9c</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji lebih lanjut dampak teknologi digital pada keterlibatan sosial di komunitas agama yang berbeda, seperti Kristen, Hindu, Buddha, atau kelompok lintas agama. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji lebih lanjut dampak teknologi digital pada keterlibatan sosial di komunitas agama yang berbeda, seperti Kristen, Hindu, Buddha, atau kelompok lintas agama. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efek universal dan kontekstual teknologi terhadap keterlibatan sosial. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan skala yang lebih besar atau pendekatan campuran dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai dampak penggunaan teknologi terhadap berbagai aspek keterlibatan sosial di komunitas agama. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan platform digital yang lebih responsif terhadap kebutuhan sosial dan spiritual komunitas agama, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan privasi data. Dengan demikian, komunitas agama dapat memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mencapai tujuan spiritual dan sosial mereka di era digital ini.. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi digital, terutama melalui media sosial dan aplikasi religi, memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan sosial di komunitas agama Islam.Platform digital mempermudah komunikasi dan meningkatkan partisipasi dalam kegiatan sosial.Selain itu, teknologi ini memberikan dukungan sosial dan spiritual bagi anggota komunitas, bahkan ketika mereka terpisah oleh jarak.Dalam konteks teknologi yang semakin disruptif, komunitas agama perlu mempertimbangkan nilai-nilai agama sebagai landasan untuk menilai dampak sosial teknologi.Prinsip-prinsip seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dapat menjadi panduan dalam memanfaatkan teknologi digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi dalam meningkatkan keterlibatan sosial di komunitas agama, dengan fokus pada penggunaan platform digital. Latar belakang penelitian ini berakar pada perubahan signifikan dalam cara interaksi sosial akibat kemajuan teknologi informasi, terutama di tengah pandemi yang membatasi interaksi tatap muka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten dari platform digital yang digunakan oleh komunitas agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga mampu meningkatkan partisipasi anggota dalam kegiatan keagamaan, serta membangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-9ae0f.webp" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-9ae0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-9ae0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-9ae0f.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" alt="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-5393f.webp" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-5393f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-5393f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-5393f.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" alt="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" alt="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51992-platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris" title="JURIS - Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital" target="_blank">Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keterlibatan Sosial Komunitas Agama di Platform Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji lebih lanjut dampak teknologi digital pada keterlibatan sosial di komunitas agama yang berbeda, seperti Kristen, Hindu, Buddha, atau kelompok lintas agama. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efek universal dan kontekstual teknologi terhadap keterlibatan sosial. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan skala yang lebih besar atau pendekatan campuran dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai dampak penggunaan teknologi terhadap berbagai aspek keterlibatan sosial di komunitas agama. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan platform digital yang lebih responsif terhadap kebutuhan sosial dan spiritual komunitas agama, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan privasi data. Dengan demikian, komunitas agama dapat memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mencapai tujuan spiritual dan sosial mereka di era digital ini..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi digital, terutama melalui media sosial dan aplikasi religi, memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan sosial di komunitas agama Islam.Platform digital mempermudah komunikasi dan meningkatkan partisipasi dalam kegiatan sosial.Selain itu, teknologi ini memberikan dukungan sosial dan spiritual bagi anggota komunitas, bahkan ketika mereka terpisah oleh jarak.Dalam konteks teknologi yang semakin disruptif, komunitas agama perlu mempertimbangkan nilai-nilai agama sebagai landasan untuk menilai dampak sosial teknologi.Prinsip-prinsip seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dapat menjadi panduan dalam memanfaatkan teknologi digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi dalam meningkatkan keterlibatan sosial di komunitas agama, dengan fokus pada penggunaan platform digital. Latar belakang penelitian ini berakar pada perubahan signifikan dalam cara interaksi sosial akibat kemajuan teknologi informasi, terutama di tengah pandemi yang membatasi interaksi tatap muka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten dari platform digital yang digunakan oleh komunitas agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga mampu meningkatkan partisipasi anggota dalam kegiatan keagamaan, serta membangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp" type="image/webp" length="87258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-9ae0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-5393f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/platform-digital-koperasi-nilai-agama-catur-waris-thumb-d8e5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51991-nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">0751ef39a25aa4c3622c4b312a7e9b04</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andayani ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran nilai ]]></category>
	<category><![CDATA[ nizar ayubi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana peran interaksi antara nilai agama dan kepedulian protokol kesehatan dalam memfasilitasi adopsi TIK di pesantren? Bagaimana pengembangan platform pembelajaran digital yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dapat meningkatkan motivasi belajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl: Bagaimana peran interaksi antara nilai agama dan kepedulian protokol kesehatan dalam memfasilitasi adopsi TIK di pesantren? Bagaimana pengembangan platform pembelajaran digital yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah menengah kejuruan Islam? Bagaimana evaluasi jangka panjang terhadap dampak penerapan TIK berbasis nilai agama terhadap kualitas pengajaran dan kepribadian siswa di perguruan tinggi Islam?. Penelitian ini menemukan bahwa penerimaan TIK dalam Pendidikan Islam dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan penggunaan, manfaat persepsional, dan kecocokan teknologi dengan nilai agama, dimana aset agama menonjol sebagai faktor dominan.Keterbatasan penelitian meliputi ukuran sampel terbatas dan pendekatan kuantitatif yang tidak mendalam, sehingga membutuhkan peneliti lanjutan dengan metode mixedAcmethods dan sampel yang lebih representatif Penelitian ini mengeksplorasi penerimaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam Pendidikan Islam dengan mempertimbangkan pengaruh perspektif agama terhadap sikap pengguna. Dengan berkembangnya digitalisasi di sektor Pendidikan, lembaga Pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan mengadopsi teknologi sambil mempertahankan nilai-nilai agama. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi di lingkungan Pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan penting dalam penerimaan TIK, terutama dari sudut pandang kecocokan dengan nilai agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation ModelingAcPartial Least Squares (SEMAcPLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-cccca.webp" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-cccca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-cccca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-cccca.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" alt="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-e703e.webp" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-e703e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-e703e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-e703e.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" alt="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" alt="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51991-nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam" title="JURIS - Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl" target="_blank">Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Islam: Dampak Perspektif Agama Terhadap TIK: Eksplorasi Penerimaan Teknologi untuk Pembelajaran Digital dalam Pendidikan Isl</a>: Bagaimana peran interaksi antara nilai agama dan kepedulian protokol kesehatan dalam memfasilitasi adopsi TIK di pesantren? Bagaimana pengembangan platform pembelajaran digital yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah menengah kejuruan Islam? Bagaimana evaluasi jangka panjang terhadap dampak penerapan TIK berbasis nilai agama terhadap kualitas pengajaran dan kepribadian siswa di perguruan tinggi Islam?.
<br>Penelitian ini menemukan bahwa penerimaan TIK dalam Pendidikan Islam dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan penggunaan, manfaat persepsional, dan kecocokan teknologi dengan nilai agama, dimana aset agama menonjol sebagai faktor dominan.Keterbatasan penelitian meliputi ukuran sampel terbatas dan pendekatan kuantitatif yang tidak mendalam, sehingga membutuhkan peneliti lanjutan dengan metode mixedAcmethods dan sampel yang lebih representatif
<br>Penelitian ini mengeksplorasi penerimaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam Pendidikan Islam dengan mempertimbangkan pengaruh perspektif agama terhadap sikap pengguna. Dengan berkembangnya digitalisasi di sektor Pendidikan, lembaga Pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan mengadopsi teknologi sambil mempertahankan nilai-nilai agama. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi di lingkungan Pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan penting dalam penerimaan TIK, terutama dari sudut pandang kecocokan dengan nilai agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation ModelingAcPartial Least Squares (SEMAcPLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp" type="image/webp" length="92388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-cccca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-e703e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/nilai-agama-catur-sudut-pandang-islam-nilai-nilai-thumb-58df1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51990-guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keteramp</link>
	<guid isPermaLink="false">a29e803f4c3d3a7463a3663e82053aba</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitri marisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitri,marisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang: Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan program pendampingan yang berkelanjutan dapat memengaruhi tingkat adopsi teknologi GenAI oleh guru dalam jangka panjang, serta dampaknya terhadap inovasi bahan ajar dan capaian belajar siswa. Studi ini dapat mengidentifikasi model pendampingan paling efektif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan awal tetapi juga menjamin keberlanjutan praktik penggunaan AI di kelas. Kedua, meskipun program ini menunjukkan keberhasilan di SMK Widyagama Malang, penting untuk memahami apakah efektivitas penggunaan GenAI untuk pengembangan bahan pembelajaran juga konsisten di berbagai program keahlian vokasional lainnya, seperti bidang pariwisata, pertanian, atau kesehatan. Penelitian komparatif dapat mengungkap perbedaan tantangan dan peluang dalam adaptasi GenAI di beragam konteks kejuruan, sehingga rekomendasi pengembangan bahan ajar dapat lebih spesifik dan relevan. Ketiga, mengingat keterbatasan infrastruktur dan kebijakan yang masih menjadi kendala, sebuah studi dapat menginvestigasi bagaimana ketersediaan sarana digital yang memadaiAiseperti akses internet stabil dan perangkat keras yang canggihAibersama dengan implementasi kebijakan sekolah yang mendukung penggunaan AI, secara signifikan memengaruhi kesiapan guru dan keberhasilan integrasi GenAI dalam kurikulum. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi inovasi teknologi.. Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Generative AI (GenAI) untuk guru SMK Widyagama Malang menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan 86%, berhasil meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam mengembangkan bahan ajar.Keberhasilan program ini didukung oleh kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan pendampingan efektif, meskipun durasi pelatihan yang lebih panjang disarankan untuk pendalaman materi optimal.Mengingat dampak positifnya, program serupa direkomendasikan untuk diperluas ke sekolah lain, dengan perbaikan pada metode pelatihan, pembaruan materi, serta pendampingan berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMK Widyagama Malang dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, khususnya Generative AI (GenAI), untuk pengembangan bahan ajar vokasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, workshop interaktif, dan pendampingan selama 2Ae3 minggu. Pelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan GenAI ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51990-guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keteramp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang" target="_blank">Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Pengembangan Bahan Pembelajaran Pada SMK Widyagama Malang</a>: Untuk pengembangan lebih lanjut dari inisiatif pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan vokasional, beberapa arah penelitian baru dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara mendalam bagaimana durasi pelatihan yang lebih panjang dan program pendampingan yang berkelanjutan dapat memengaruhi tingkat adopsi teknologi GenAI oleh guru dalam jangka panjang, serta dampaknya terhadap inovasi bahan ajar dan capaian belajar siswa. Studi ini dapat mengidentifikasi model pendampingan paling efektif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan awal tetapi juga menjamin keberlanjutan praktik penggunaan AI di kelas. Kedua, meskipun program ini menunjukkan keberhasilan di SMK Widyagama Malang, penting untuk memahami apakah efektivitas penggunaan GenAI untuk pengembangan bahan pembelajaran juga konsisten di berbagai program keahlian vokasional lainnya, seperti bidang pariwisata, pertanian, atau kesehatan. Penelitian komparatif dapat mengungkap perbedaan tantangan dan peluang dalam adaptasi GenAI di beragam konteks kejuruan, sehingga rekomendasi pengembangan bahan ajar dapat lebih spesifik dan relevan. Ketiga, mengingat keterbatasan infrastruktur dan kebijakan yang masih menjadi kendala, sebuah studi dapat menginvestigasi bagaimana ketersediaan sarana digital yang memadaiAiseperti akses internet stabil dan perangkat keras yang canggihAibersama dengan implementasi kebijakan sekolah yang mendukung penggunaan AI, secara signifikan memengaruhi kesiapan guru dan keberhasilan integrasi GenAI dalam kurikulum. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi inovasi teknologi..
<br>Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Generative AI (GenAI) untuk guru SMK Widyagama Malang menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan 86%, berhasil meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam mengembangkan bahan ajar.Keberhasilan program ini didukung oleh kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan pendampingan efektif, meskipun durasi pelatihan yang lebih panjang disarankan untuk pendalaman materi optimal.Mengingat dampak positifnya, program serupa direkomendasikan untuk diperluas ke sekolah lain, dengan perbaikan pada metode pelatihan, pembaruan materi, serta pendampingan berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi
<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMK Widyagama Malang dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, khususnya Generative AI (GenAI), untuk pengembangan bahan ajar vokasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, workshop interaktif, dan pendampingan selama 2Ae3 minggu. Pelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan GenAI ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" type="image/webp" length="71216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-8b57b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-769ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/guru-smk-akuntansi-motivasi-madrasah-keterampilan-thumb-fa028.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-148-unmerpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16711-jmm-jurnal-masyarakat-merdeka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At Taaqwa Kabupaten Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51988-lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kese</link>
	<guid isPermaLink="false">233fd7cb9ad0b2c54662153d785f81ef</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitri marisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitri,marisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk: Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan dengan formula yang hanya mengandung Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidophilus, dan Bacillus subtilis pada dosis standar. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan probiotik terhadap kualitas air kolam, termasuk perubahan parameter kimia (amoniak, nitrit) dan dinamika komunitas mikroba, guna memastikan keberlanjutan ekosistem budidaya pada periode lebih dari satu siklus produksi. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas produksi probiotik berbasis bahan lokal di tingkat komunitas, dengan melakukan analisis biaya-manfaat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi skalabilitas dan adopsi teknologi oleh petani lele di wilayah berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi perbandingan antara pemberian probiotik melalui pakan dan melalui aplikasi langsung ke air kolam untuk menentukan metode yang paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi dosis probiotik (misalnya 0,5Ac2,0Aml/g pakan) terhadap performa produksi, sehingga dapat menemukan dosis optimal yang menyeimbangkan hasil pertumbuhan dan biaya produksi. Akhirnya, integrasi teknologi sensor IoT untuk memantau suhu, pH, dan kualitas air secara realActime dapat dikombinasikan dengan strategi probiotik, sehingga memberikan data yang lebih akurat untuk mengoptimalkan manajemen budidaya lele secara berkelanjutan.. Berdasarkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan probiotik, pemberian probiotik pada pakan ikan lele Sangkuriang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, dan tingkat kelangsungan hidup, dengan dosis optimal 1,5Aml/g pakan menghasilkan panjang 14,88Acm, berat 26,60Ag, dan survival rate 94A%.Selama percobaan, suhu dan pH lingkungan tetap berada pada kondisi optimal (27AAC dan pHA7), yang mendukung pertumbuhan lele.Selain meningkatkan pencernaan pakan, probiotik juga memperbaiki kualitas air budidaya, sehingga kesehatan dan daya tahan ikan meningkat, dan sangat direkomendasikan untuk budidaya lele Sangkuriang Budidaya ikan lele Sangkuriang di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (Pomosda), Desa Tanjunganom, Nganjuk, menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Selama ini, para pembudidaya menghadapi tantangan serius penggunaan pestisida secara masif telah mengganggu keseimbangan mikrobiota air kolam, meruntuhkan populasi bakteri pengurai, dan pada akhirnya merenggut nyawa ikan-ikan yang seharusnya bisa tumbuh optimal. Melihat kondisi ini, tim pengabdian masyarakat hadir bukan sekadar membawa ilmu, melainkan membawa harapan yang dapat diolah dengan tangan sendiri. Solusi yang ditawarkan sederhana namun berdampak luar biasa, probiotik berbahan lokal. Dengan memanfaatkan molase... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51988-lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kese" title="JURIS - Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk" target="_blank">Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi strain probiotik yang berbeda, seperti penambahan Bacillus subtilis atau Streptococcus spp., dapat meningkatkan pertumbuhan, imunitas, dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang dibandingkan dengan formula yang hanya mengandung Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidophilus, dan Bacillus subtilis pada dosis standar. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan probiotik terhadap kualitas air kolam, termasuk perubahan parameter kimia (amoniak, nitrit) dan dinamika komunitas mikroba, guna memastikan keberlanjutan ekosistem budidaya pada periode lebih dari satu siklus produksi. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas produksi probiotik berbasis bahan lokal di tingkat komunitas, dengan melakukan analisis biaya-manfaat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi skalabilitas dan adopsi teknologi oleh petani lele di wilayah berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi perbandingan antara pemberian probiotik melalui pakan dan melalui aplikasi langsung ke air kolam untuk menentukan metode yang paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi dosis probiotik (misalnya 0,5Ac2,0Aml/g pakan) terhadap performa produksi, sehingga dapat menemukan dosis optimal yang menyeimbangkan hasil pertumbuhan dan biaya produksi. Akhirnya, integrasi teknologi sensor IoT untuk memantau suhu, pH, dan kualitas air secara realActime dapat dikombinasikan dengan strategi probiotik, sehingga memberikan data yang lebih akurat untuk mengoptimalkan manajemen budidaya lele secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan probiotik, pemberian probiotik pada pakan ikan lele Sangkuriang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, dan tingkat kelangsungan hidup, dengan dosis optimal 1,5Aml/g pakan menghasilkan panjang 14,88Acm, berat 26,60Ag, dan survival rate 94A%.Selama percobaan, suhu dan pH lingkungan tetap berada pada kondisi optimal (27AAC dan pHA7), yang mendukung pertumbuhan lele.Selain meningkatkan pencernaan pakan, probiotik juga memperbaiki kualitas air budidaya, sehingga kesehatan dan daya tahan ikan meningkat, dan sangat direkomendasikan untuk budidaya lele Sangkuriang
<br>Budidaya  ikan  lele  Sangkuriang  di  Pondok  Modern  Sumber Daya  At-Taqwa  (Pomosda),  Desa  Tanjunganom,  Nganjuk,  menyimpan  potensi  besar  yang  belum  sepenuhnya  tergali. Selama ini, para pembudidaya menghadapi tantangan serius penggunaan pestisida secara masif telah mengganggu keseimbangan mikrobiota air kolam, meruntuhkan populasi bakteri pengurai, dan pada akhirnya merenggut nyawa ikan-ikan yang seharusnya bisa tumbuh optimal. Melihat kondisi ini, tim pengabdian masyarakat hadir bukan sekadar membawa ilmu, melainkan membawa harapan yang dapat diolah dengan tangan sendiri. Solusi yang ditawarkan sederhana namun berdampak luar biasa, probiotik berbahan lokal. Dengan memanfaatkan molase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" type="image/webp" length="83092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-90432.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-20543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/lele-sangkuriang-manajemen-budidaya-kesehatan-ikan-thumb-f90df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-148-unmerpas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16711-jmm-jurnal-masyarakat-merdeka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig</link>
	<guid isPermaLink="false">e44be799904a084627c823fc3458ccd4</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual siswa. Selain itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis literasi digital teologis yang memadukan bahan ajar digital interaktif dengan prinsip inkarnasional, serta evaluasi efektivitasnya melalui studi kasus di beberapa sekolah teologis. Akhirnya, sebuah studi perbandingan antara konteks budaya digital di Indonesia dan negara lain dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teologi inkarnasional dalam ruang digital yang beragam, sehingga menghasilkan pedoman global yang kontekstual dan relevan.. Integrasi literasi digital dan teologi termasuk dalam budaya digital.Melalui integrasi literasi digital dan pendekatan inkarnasional, proses pembelajaran PAK tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik Perkembangan teknologi digital kerap kali menciptakan disparitas antara keterampilan teknis dan tingkat kedewasaan rohani yang berdampak pada degradasi moral di ruang siber. Maka, kebutuhan akan literasi digital yang bersifat teologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkaji sintesis antara literasi digital dengan prinsip teologis dalam kerangka inkarnasi Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi inkarnasional memberi fondasi teologis dan praktis kepada Pendidikan Kristen secara kontekstual untuk hadir dalam budaya masyarakat digital. Integrasi ini mengubah ruang digital menjadi locus perjumpaan iman sejati yang menuntun pendewasan iman sehingga peserta didik dapat menjadi saksi Kristus dalam ruang digital. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" target="_blank">Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual siswa. Selain itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis literasi digital teologis yang memadukan bahan ajar digital interaktif dengan prinsip inkarnasional, serta evaluasi efektivitasnya melalui studi kasus di beberapa sekolah teologis. Akhirnya, sebuah studi perbandingan antara konteks budaya digital di Indonesia dan negara lain dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teologi inkarnasional dalam ruang digital yang beragam, sehingga menghasilkan pedoman global yang kontekstual dan relevan..
<br>Integrasi literasi digital dan teologi termasuk dalam budaya digital.Melalui integrasi literasi digital dan pendekatan inkarnasional, proses pembelajaran PAK tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik
<br>Perkembangan teknologi digital kerap kali menciptakan disparitas antara keterampilan teknis dan tingkat kedewasaan rohani yang berdampak pada degradasi moral di ruang siber. Maka, kebutuhan akan literasi digital yang bersifat teologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkaji sintesis antara literasi digital dengan prinsip teologis dalam kerangka inkarnasi Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi inkarnasional memberi fondasi teologis dan praktis kepada Pendidikan Kristen secara kontekstual untuk hadir dalam budaya masyarakat digital. Integrasi ini mengubah ruang digital menjadi locus perjumpaan iman sejati yang menuntun pendewasan iman sehingga peserta didik dapat menjadi saksi Kristus dalam ruang digital.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" type="image/webp" length="165272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51985-konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis</link>
	<guid isPermaLink="false">6a40c966d4c51c894158c0d89867439c</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis mendalam terhadap pemikiran Gregorius dari Nyssa, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk mengembangkan lebih lanjut etika lingkungan yang berakar pada antropologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir: Berdasarkan analisis mendalam terhadap pemikiran Gregorius dari Nyssa, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk mengembangkan lebih lanjut etika lingkungan yang berakar pada antropologi teologis Gregorius, khususnya konsep manusia sebagai Imago Dei dan mikrokosmos. Bagaimana pandangan Gregorius mengenai peran manusia sebagai pengelola ciptaan yang bertanggung jawab dapat diterjemahkan menjadi panduan praktis untuk mengatasi krisis ekologis kontemporer, seperti perubahan iklim atau kehilangan keanekaragaman hayati? Penelitian dapat menyelidiki model-model keterlibatan kongregasional atau advokasi kebijakan yang secara eksplisit terinspirasi oleh pemikiran Nyssene, sekaligus membandingkannya dengan kerangka etika lingkungan Kristen lainnya. Kedua, mengingat doktrin apokatastasis yang radikal tentang pemulihan universal, penelitian dapat mengeksplorasi implikasi praktisnya terhadap upaya rekonsiliasi, keadilan restoratif, dan dialog antar-agama di masyarakat yang terpecah belah. Pertanyaan kuncinya adalah: bagaimana pengharapan eskatologis akan penyembuhan universal dapat memotivasi tindakan nyata untuk perdamaian dan pengampunan di masa kini, serta membentuk kembali pemahaman kita tentang akuntabilitas dan penyembuhan dalam resolusi konflik? Terakhir, dengan mempertimbangkan penekanan Gregorius pada nilai positif sejarah sebagai wahana pedagogis ilahi, penelitian dapat menyelami dialog antara teologi ini dengan teori evolusi dan kosmologi modern. Bagaimana visi Gregorius tentang penciptaan yang dinamis dan berorientasi pada tujuan dapat memberikan kerangka teologis yang kuat untuk mengintegrasikan penemuan ilmiah tentang perkembangan alam semesta dengan kebenaran teologis Kristen, menawarkan alternatif yang kaya terhadap pandangan dunia materialistis murni dan menegaskan tujuan ilahi dalam seluruh sejarah kosmis?. Gregorius dari Nyssa menyajikan visi antropologis dan eskatologis yang komprehensif, dinamis, dan penuh pengharapan.Pemikirannya menunjukkan konsistensi teologis yang mengagumkan, di mana konsep manusia sebagai Imago Dei, dosa sebagai privatio boni, dan inkarnasi sebagai penyembuhan ontologis, secara logis berpuncak pada doktrin apokatastasis.Meskipun kontroversial, doktrin pemulihan universal ini adalah konsekuensi tak terhindarkan dari kebaikan dan kuasa Allah yang tak terbatas, sekaligus menjadi inti yang menegaskan kemenangan kasih ilahi atas kejahatan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif antropologi teologis dan eskatologi Gregorius dari Nyssa, mulai dari penciptaan hingga pemulihan akhir (apokatastasis). Dengan menggunakan analisis historis-teologis terhadap teks-teks primer Gregorius, terutama De Opificio Hominis, serta karya-karya sekunder yang relevan, penelitian ini menelusuri pemikiran Gregorius secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gregorius menyajikan visi dinamis tentang manusia sebagai Imago Dei yang memiliki kodrat ganda (mikrokosmos dan pribadi), yang panggilannya untuk bersatu dengan Allah terganggu oleh dosa namun dipulihkan melalui inkarnasi dan kebangkitan Kristus, yang berpuncak pada pemulihan universal (apokatastasis) yang melampaui, namun tidak meniadakan, sejarah dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-b9fb7.webp" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-b9fb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-b9fb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-b9fb7.webp 1x" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" alt="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp 1x" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" alt="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-95bcc.webp" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-95bcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-95bcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-95bcc.webp 1x" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" alt="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51985-konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis" title="JURIS - Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir" target="_blank">Manusia dalam Teologi Gregorius dari Nyssa: Dari Penciptaan sampai Pemulihan Akhir</a>: Berdasarkan analisis mendalam terhadap pemikiran Gregorius dari Nyssa, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk mengembangkan lebih lanjut etika lingkungan yang berakar pada antropologi teologis Gregorius, khususnya konsep manusia sebagai Imago Dei dan mikrokosmos. Bagaimana pandangan Gregorius mengenai peran manusia sebagai pengelola ciptaan yang bertanggung jawab dapat diterjemahkan menjadi panduan praktis untuk mengatasi krisis ekologis kontemporer, seperti perubahan iklim atau kehilangan keanekaragaman hayati? Penelitian dapat menyelidiki model-model keterlibatan kongregasional atau advokasi kebijakan yang secara eksplisit terinspirasi oleh pemikiran Nyssene, sekaligus membandingkannya dengan kerangka etika lingkungan Kristen lainnya. Kedua, mengingat doktrin apokatastasis yang radikal tentang pemulihan universal, penelitian dapat mengeksplorasi implikasi praktisnya terhadap upaya rekonsiliasi, keadilan restoratif, dan dialog antar-agama di masyarakat yang terpecah belah. Pertanyaan kuncinya adalah: bagaimana pengharapan eskatologis akan penyembuhan universal dapat memotivasi tindakan nyata untuk perdamaian dan pengampunan di masa kini, serta membentuk kembali pemahaman kita tentang akuntabilitas dan penyembuhan dalam resolusi konflik? Terakhir, dengan mempertimbangkan penekanan Gregorius pada nilai positif sejarah sebagai wahana pedagogis ilahi, penelitian dapat menyelami dialog antara teologi ini dengan teori evolusi dan kosmologi modern. Bagaimana visi Gregorius tentang penciptaan yang dinamis dan berorientasi pada tujuan dapat memberikan kerangka teologis yang kuat untuk mengintegrasikan penemuan ilmiah tentang perkembangan alam semesta dengan kebenaran teologis Kristen, menawarkan alternatif yang kaya terhadap pandangan dunia materialistis murni dan menegaskan tujuan ilahi dalam seluruh sejarah kosmis?.
<br>Gregorius dari Nyssa menyajikan visi antropologis dan eskatologis yang komprehensif, dinamis, dan penuh pengharapan.Pemikirannya menunjukkan konsistensi teologis yang mengagumkan, di mana konsep manusia sebagai Imago Dei, dosa sebagai privatio boni, dan inkarnasi sebagai penyembuhan ontologis, secara logis berpuncak pada doktrin apokatastasis.Meskipun kontroversial, doktrin pemulihan universal ini adalah konsekuensi tak terhindarkan dari kebaikan dan kuasa Allah yang tak terbatas, sekaligus menjadi inti yang menegaskan kemenangan kasih ilahi atas kejahatan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif antropologi teologis dan eskatologi Gregorius dari Nyssa, mulai dari penciptaan hingga pemulihan akhir (apokatastasis). Dengan menggunakan analisis historis-teologis terhadap teks-teks primer Gregorius, terutama De Opificio Hominis, serta karya-karya sekunder yang relevan, penelitian ini menelusuri pemikiran Gregorius secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gregorius menyajikan visi dinamis tentang manusia sebagai Imago Dei yang memiliki kodrat ganda (mikrokosmos dan pribadi), yang panggilannya untuk bersatu dengan Allah terganggu oleh dosa namun dipulihkan melalui inkarnasi dan kebangkitan Kristus, yang berpuncak pada pemulihan universal (apokatastasis) yang melampaui, namun tidak meniadakan, sejarah dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp" type="image/webp" length="170334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-b9fb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-4711b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/konsep-manusia-gregorius-nyssa-apokatastasis-imago-thumb-95bcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk</link>
	<guid isPermaLink="false">eeb2df49728e547759955ff3176471e7</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen: Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan pelaku kejahatan? Apakah model inklusif mengenai Yudas Iskariot dapat dijadikan kerangka evaluasi ulang kepentingan etika keadilan sosial dalam jaringan gereja saat ini?. Penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kegagalan manusia, bahkan atas pengkhianatan Yudas Iskariot.Meski Yudas Ditafsirkan sebagai simbol penolakan, narasi Alkitab mengundang ruang pengampunan melalui narasi pemulihan.Dengan membuka ruang teologis untuk Yudas, artikel membuka ruang pastoral bagi mereka yang tidak layak, menegaskan bahwa kasih karunia Allah tidak hilang Tokoh Yudas Iskariot secara historis telah dilabel sebagai simbol kegagalan, pengkhianatan, dan kebinasaan kekal. Dalam banyak tradisi Kristen, narasi tentang Yudas Iskariot berujung pada finalitas hukuman, tanpa ruang untuk pemulihan atau pengampunan. Artikel ini berupaya menantang pemahaman tersebut melalui pendekatan naratif dan hermeneutika pengampunan, dengan menelaah kembali kisah Yudas Iskariot secara teologis, etis, dan pastoral, serta membandingkan respons penyesalan Yudas Iskariot dan Petrus dan mengeksplorasi pemikiran teolog seperti Karl Barth, David Bentley, dan Miroslav Volf. Dengan demikian, tulisan ini menyoroti kemungkinan ruang pengampunan dalam rencana keselamatan Allah, bahkan bagi Auanak kebinasaanAy... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" target="_blank">Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen</a>: Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan pelaku kejahatan? Apakah model inklusif mengenai Yudas Iskariot dapat dijadikan kerangka evaluasi ulang kepentingan etika keadilan sosial dalam jaringan gereja saat ini?.
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kegagalan manusia, bahkan atas pengkhianatan Yudas Iskariot.Meski Yudas Ditafsirkan sebagai simbol penolakan, narasi Alkitab mengundang ruang pengampunan melalui narasi pemulihan.Dengan membuka ruang teologis untuk Yudas, artikel membuka ruang pastoral bagi mereka yang tidak layak, menegaskan bahwa kasih karunia Allah tidak hilang
<br>Tokoh Yudas Iskariot secara historis telah dilabel sebagai simbol kegagalan, pengkhianatan, dan kebinasaan kekal. Dalam banyak tradisi Kristen, narasi tentang Yudas Iskariot berujung pada finalitas hukuman, tanpa ruang untuk pemulihan atau pengampunan. Artikel ini berupaya menantang pemahaman tersebut melalui pendekatan naratif dan hermeneutika pengampunan, dengan menelaah kembali kisah Yudas Iskariot secara teologis, etis, dan pastoral, serta membandingkan respons penyesalan Yudas Iskariot dan Petrus dan mengeksplorasi pemikiran teolog seperti Karl Barth, David Bentley, dan Miroslav Volf. Dengan demikian, tulisan ini menyoroti kemungkinan ruang pengampunan dalam rencana keselamatan Allah, bahkan bagi Auanak kebinasaanAy...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" type="image/webp" length="178878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Liturgi Yang Hidup Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51983-liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-litu</link>
	<guid isPermaLink="false">8e267c505d5f3bc71a4f722e71825bcd</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya: Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek implementasi dan dampak nyata. Pertama, studi empiris yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana gereja-gereja Kristen kontemporer di berbagai konteks budaya di Indonesia mengintegrasikan prinsip "liturgi yang hidup" ke dalam praktik ibadah dan pelayanan sehari-hari mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus atau etnografi untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan, dan keberhasilan dalam mewujudkan liturgi yang peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Kedua, penting untuk menganalisis sejauh mana praktik "liturgi yang hidup" tersebut berkontribusi secara konkret dalam mengatasi masalah-masalah sosial-ekonomi seperti kemiskinan, kesenjangan, atau kerusakan lingkungan di komunitas sekitar gereja. Hal ini akan memberikan bukti nyata tentang relevansi liturgi di tengah tantangan dunia modern. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki peran pendidikan teologi dan program pembinaan jemaat dalam membentuk pemahaman dan praksis liturgi yang lebih inklusif dan transformatif. Studi ini bisa mengkaji efektivitas kurikulum dan metode pengajaran yang ada, serta merumuskan model pendidikan baru yang mendorong pemimpin dan jemaat untuk menghidupi liturgi sebagai tindakan pengabdian kepada Allah dan pelayanan kepada sesama serta seluruh ciptaan.. Liturgi yang hidup kembali pada makna aslinya sebagai pengabdian kepada Allah yang terwujud dalam relasi sosial dan praksis kehidupan bersama.Reduksi liturgi menjadi ritual formal telah menghilangkan dimensi etika dan partisipasi umat.Oleh karena itu, pemulihan liturgi menuntut gereja untuk membuka ruang partisipasi, berbagi, dan pelayanan sosial, menjadikan liturgi sebagai sarana teologi yang membumi dalam seluruh aspek kehidupan manusia Liturgi sering dipahami sebagai ibadah yang berlangsung di ruang-ruang sakral, bahkan terbatas di dalamnya. Namun, dalam asal-usul historisnya, liturgi memiliki makna yang luas dan dapat memberikan makna yang hidup bagi ibadah dan kehidupan Kristen. Menggunakan metode pustaka dengan pendekatan analistis-kritis, tulisan ini menelusuri makna awal liturgi dan jejak perubahannya serta bagaimana liturgi dimaknai saat ini. Pada akhirnya, disadari bahwa liturgi mencakup seluruh kehidupan; tidak terbatas pada ruang-ruang suci, apalagi busana klerikal, melainkan membuka seluruh kehidupan bergereja bagi semua orang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp 1x" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" alt="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51983-liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-litu" title="JURIS - Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya" target="_blank">Liturgi Yang Hidup: Memaknai Kembali Liturgi Kristen Melalui Penelusuran Sejarah Perkembangannya</a>: Penelitian ini memberikan landasan historis dan teologis yang kuat mengenai pemaknaan liturgi yang melampaui ritual semata, menjadikannya praksis hidup yang melibatkan etika sosial dan partisipasi umat. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek implementasi dan dampak nyata. Pertama, studi empiris yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana gereja-gereja Kristen kontemporer di berbagai konteks budaya di Indonesia mengintegrasikan prinsip "liturgi yang hidup" ke dalam praktik ibadah dan pelayanan sehari-hari mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus atau etnografi untuk mengidentifikasi inovasi, tantangan, dan keberhasilan dalam mewujudkan liturgi yang peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Kedua, penting untuk menganalisis sejauh mana praktik "liturgi yang hidup" tersebut berkontribusi secara konkret dalam mengatasi masalah-masalah sosial-ekonomi seperti kemiskinan, kesenjangan, atau kerusakan lingkungan di komunitas sekitar gereja. Hal ini akan memberikan bukti nyata tentang relevansi liturgi di tengah tantangan dunia modern. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki peran pendidikan teologi dan program pembinaan jemaat dalam membentuk pemahaman dan praksis liturgi yang lebih inklusif dan transformatif. Studi ini bisa mengkaji efektivitas kurikulum dan metode pengajaran yang ada, serta merumuskan model pendidikan baru yang mendorong pemimpin dan jemaat untuk menghidupi liturgi sebagai tindakan pengabdian kepada Allah dan pelayanan kepada sesama serta seluruh ciptaan..
<br>Liturgi yang hidup kembali pada makna aslinya sebagai pengabdian kepada Allah yang terwujud dalam relasi sosial dan praksis kehidupan bersama.Reduksi liturgi menjadi ritual formal telah menghilangkan dimensi etika dan partisipasi umat.Oleh karena itu, pemulihan liturgi menuntut gereja untuk membuka ruang partisipasi, berbagi, dan pelayanan sosial, menjadikan liturgi sebagai sarana teologi yang membumi dalam seluruh aspek kehidupan manusia
<br>Liturgi sering dipahami sebagai ibadah yang berlangsung di ruang-ruang sakral, bahkan terbatas di dalamnya. Namun, dalam asal-usul historisnya, liturgi memiliki makna yang luas dan dapat memberikan makna yang hidup bagi ibadah dan kehidupan Kristen. Menggunakan metode pustaka dengan pendekatan analistis-kritis, tulisan ini menelusuri makna awal liturgi dan jejak perubahannya serta bagaimana liturgi dimaknai saat ini. Pada akhirnya, disadari bahwa liturgi mencakup seluruh kehidupan; tidak terbatas pada ruang-ruang suci, apalagi busana klerikal, melainkan membuka seluruh kehidupan bergereja bagi semua orang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" type="image/webp" length="196520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-64ea0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-9b6ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/liturgi-etika-sosial-partisipasi-prinsip-hidup-dip-thumb-f31ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51982-karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kri</link>
	<guid isPermaLink="false">6f7d1cced5e263fa2de9a66a2bbeb548</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ print issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat model pedagogi karakter Kristen berbasis multiplisitas pribadi dalam konteks daerah konflik yang diusulkan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada validasi empiris model ini. Penting untuk melakukan studi kasus atau penelitian tindakan di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik: Mengingat model pedagogi karakter Kristen berbasis multiplisitas pribadi dalam konteks daerah konflik yang diusulkan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada validasi empiris model ini. Penting untuk melakukan studi kasus atau penelitian tindakan di lapangan guna menguji efektivitas langsung dari "model persekutuan" yang diperkenalkan dalam paper ini terhadap perkembangan karakter dan pemulihan psikologis peserta didik yang terpapar konflik. Misalnya, pertanyaan penelitian dapat diajukan mengenai sejauh mana komponen-komponen persekutuan pemulihan dan penghayatan nilai-nilai kasih secara nyata berkontribusi pada penurunan tingkat trauma dan peningkatan empati di kalangan siswa. Selain itu, dengan peran sentral pendidik dalam model ini, studi di masa depan dapat mengeksplorasi kebutuhan spesifik para pendidik Kristen, termasuk jenis pelatihan dan dukungan psikologis yang diperlukan bagi mereka agar mampu secara efektif memfasilitasi proses ini, mengingat mereka juga mungkin menghadapi tantangan pribadi dalam menghadapi multiplisitas pribadi peserta didik. Akhirnya, pengembangan model ini juga dapat diperluas dengan meneliti bagaimana integrasi yang lebih kuat antara sekolah, gereja, dan struktur komunitas lokal dapat menciptakan ekosistem dukungan yang lebih holistik. Ini berarti menelaah mekanisme kolaborasi yang efektif untuk memastikan nilai-nilai persekutuan tidak hanya diajarkan di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga dihidupi dan diperkuat dalam keseharian komunitas, sehingga membentuk ketahanan karakter yang berkelanjutan bagi generasi muda di daerah rentan konflik.. Penelitian ini mengusulkan kerangka pendidikan karakter Kristen yang mengakui multiplisitas pribadi peserta didik, terutama di daerah konflik.Fokus pendidikan karakter harus melampaui relasi dan perbaikan perilaku, dengan juga memperhatikan kerentanan kepribadian seperti trauma dan dendam akibat konflik.Pendidik Kristen berperan penting dalam memulihkan peserta didik melalui persekutuan, guna mengharmoniskan ketegangan internal dan mengembalikan nilai-nilai moral Kristen dalam perilaku Kepribadian yang rentan terhadap konflik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh terhadap keberhasilan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang model pendidikan apa yang sebaiknya diterapkan oleh pendidik Kristen untuk mengembangkan karakter peserta didik. Pada konteks peserta didik yang terpapar konflik, pemahaman tentang karakter (Kristen) tidak hanya dibatasi pada upaya memperjuangkan relasi aktif dengan Tuhan, namun kerapuhan kepribadian pun menjadi penting untuk diperhatikan. Saya berargumen bahwa untuk membangun model pendidikan karakter di daerah konflik, pendidik perlu memahami pribadi peserta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-4858c.webp" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-4858c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-4858c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-4858c.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" alt="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-9a03c.webp" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-9a03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-9a03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-9a03c.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" alt="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" alt="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51982-karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kri" title="JURIS - Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik" target="_blank">Model Relasi dan Multiplisitas Pribadi: Pedagogi Karakter Kristen pada Peserta Didik di Daerah Konflik</a>: Mengingat model pedagogi karakter Kristen berbasis multiplisitas pribadi dalam konteks daerah konflik yang diusulkan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada validasi empiris model ini. Penting untuk melakukan studi kasus atau penelitian tindakan di lapangan guna menguji efektivitas langsung dari "model persekutuan" yang diperkenalkan dalam paper ini terhadap perkembangan karakter dan pemulihan psikologis peserta didik yang terpapar konflik. Misalnya, pertanyaan penelitian dapat diajukan mengenai sejauh mana komponen-komponen persekutuan pemulihan dan penghayatan nilai-nilai kasih secara nyata berkontribusi pada penurunan tingkat trauma dan peningkatan empati di kalangan siswa. Selain itu, dengan peran sentral pendidik dalam model ini, studi di masa depan dapat mengeksplorasi kebutuhan spesifik para pendidik Kristen, termasuk jenis pelatihan dan dukungan psikologis yang diperlukan bagi mereka agar mampu secara efektif memfasilitasi proses ini, mengingat mereka juga mungkin menghadapi tantangan pribadi dalam menghadapi multiplisitas pribadi peserta didik. Akhirnya, pengembangan model ini juga dapat diperluas dengan meneliti bagaimana integrasi yang lebih kuat antara sekolah, gereja, dan struktur komunitas lokal dapat menciptakan ekosistem dukungan yang lebih holistik. Ini berarti menelaah mekanisme kolaborasi yang efektif untuk memastikan nilai-nilai persekutuan tidak hanya diajarkan di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga dihidupi dan diperkuat dalam keseharian komunitas, sehingga membentuk ketahanan karakter yang berkelanjutan bagi generasi muda di daerah rentan konflik..
<br>Penelitian ini mengusulkan kerangka pendidikan karakter Kristen yang mengakui multiplisitas pribadi peserta didik, terutama di daerah konflik.Fokus pendidikan karakter harus melampaui relasi dan perbaikan perilaku, dengan juga memperhatikan kerentanan kepribadian seperti trauma dan dendam akibat konflik.Pendidik Kristen berperan penting dalam memulihkan peserta didik melalui persekutuan, guna mengharmoniskan ketegangan internal dan mengembalikan nilai-nilai moral Kristen dalam perilaku
<br>Kepribadian yang rentan terhadap konflik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh terhadap keberhasilan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang model pendidikan apa yang sebaiknya diterapkan oleh pendidik Kristen untuk mengembangkan karakter peserta didik. Pada konteks peserta didik yang terpapar konflik, pemahaman tentang karakter (Kristen) tidak hanya dibatasi pada upaya memperjuangkan relasi aktif dengan Tuhan, namun kerapuhan kepribadian pun menjadi penting untuk diperhatikan. Saya berargumen bahwa untuk membangun model pendidikan karakter di daerah konflik, pendidik perlu memahami pribadi peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp" type="image/webp" length="181486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-4858c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-9a03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/karakter-kristen-model-pedagogi-tazir-kuat-generas-thumb-c38e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51981-hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agam</link>
	<guid isPermaLink="false">313f7df4711cc8c412a4f90e8c118656</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi'i Kedo Kota Bima Kota Bima: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, studi dapat meninjau efektivitas pelatihan guru berdiferensiasi secara longitudinal, menilai perubahan kompetensi guru serta pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran selama dua semester akademik. Ketiga, riset lebih mendalam dapat membandingkan hasil belajar dan kepuasan siswa antara dua metode pengajaran: pembelajaran berdiferensiasi konvensional dengan pembelajaran berbasis proyek kolaboratif, guna menentukan kombinasi metode terbaik yang mendukung pembelajaran Aqidah secara holistik dan inklusif.. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa serta menumbuhkan motivasi belajar.Namun, kurangnya variasi metode pengajaran dan keterbatasan sarana prasarana menjadi tantangan utama.Oleh karena itu, perlu pelatihan bagi guru dan dukungan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat implementasi strategi ini Pembelajaran berdiferensiasi sangat krusial untuk mengakomodasi beragam kemampuan siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Aqidah di kelas 5 SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan observasi dan wawancara untuk memperoleh hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Aqidah secara signifikan. Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi saat belajar, karena metode ini menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar mereka. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51981-hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agam" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi'i Kedo Kota Bima Kota Bima</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, studi dapat meninjau efektivitas pelatihan guru berdiferensiasi secara longitudinal, menilai perubahan kompetensi guru serta pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran selama dua semester akademik. Ketiga, riset lebih mendalam dapat membandingkan hasil belajar dan  kepuasan siswa antara dua metode pengajaran: pembelajaran berdiferensiasi konvensional dengan pembelajaran berbasis proyek kolaboratif, guna menentukan kombinasi metode terbaik yang mendukung pembelajaran Aqidah secara holistik dan inklusif..
<br>Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa serta menumbuhkan motivasi belajar.Namun, kurangnya variasi metode pengajaran dan keterbatasan sarana prasarana menjadi tantangan utama.Oleh karena itu, perlu pelatihan bagi guru dan dukungan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat implementasi strategi ini
<br>Pembelajaran berdiferensiasi sangat krusial untuk mengakomodasi beragam kemampuan siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Aqidah di kelas 5 SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan observasi dan wawancara untuk memperoleh hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Aqidah secara signifikan. Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi saat belajar, karena metode ini menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar mereka. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" type="image/webp" length="107758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1514-habi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7632-jurnal-pendidikan-kebudayaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Comparison of Data Mining Methods Using C4 5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Comparison of Data Mining Methods Using C4 5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Comparison of Data Mining Methods Using C4 5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51980-akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-algor</link>
	<guid isPermaLink="false">aaac95e002beea7f3fd8285836f8e2d1</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ riki renaldo ]]></category>
	<category><![CDATA[ yakub yakub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,renaldo,riki,yakub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Apakah penerapan algoritma klasifikasi lain seperti Random Forest, Support Vector Machine, atau Gradient Boosting dapat meningkatkan akurasi prediksi penyakit jantung dibandingkan Naive Bayes yang saat ini digunakan? Bagaimana pengaruh teknik seleksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease: Apakah penerapan algoritma klasifikasi lain seperti Random Forest, Support Vector Machine, atau Gradient Boosting dapat meningkatkan akurasi prediksi penyakit jantung dibandingkan Naive Bayes yang saat ini digunakan? Bagaimana pengaruh teknik seleksi fitur atau reduksi dimensi, misalnya Principal Component Analysis atau metode berbasis informasi, terhadap performa model prediksi ketika hanya sebagian atribut yang dipertimbangkan? Dapatkah model prediksi yang dikembangkan divalidasi dengan data klinis yang berasal dari beberapa rumah sakit atau populasi yang lebih beragam untuk menilai generalisasi dan kestabilan hasil? Apakah integrasi data waktu nyata seperti rekam medis elektronik atau sinyal fisiologis berkelanjutan dapat memperkaya sistem pakar sehingga memberikan rekomendasi diagnosis yang lebih tepat dan responsif? Bagaimana implementasi antarmuka pengguna yang sederhana dan dapat diakses oleh tenaga medis nonAcahli dapat mempengaruhi adopsi sistem pakar dalam praktik sehari-hari di fasilitas kesehatan? Apakah pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mendalam dengan arsitektur jaringan saraf dapat mengatasi keterbatasan dataset terbatas dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat serta interpretabel?. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibangun sistem pakar untuk memprediksi penyakit jantung dengan menggunakan algoritma Naive Bayes sebagai mesin infrastruktur.Algoritma Naive Bayes menunjukkan akurasi sebesar 83,17%, lebih tinggi dibandingkan algoritma C4.Oleh karena itu, peneliti memilih Naive Bayes untuk memprediksi penyakit jantung menggunakan data latih sebanyak 3.546 record dengan 13 atribut yang diambil dari UCI Repository Penyakit jantung merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya deposit lemak pada arteri koroner yang mengubah fungsi dan bentuk arteri sehingga aliran darah ke jantung terhambat. Metode data mining dapat memprediksi penyakit ini, di antaranya algoritma C4.5 dan Naive Bayes yang sering digunakan dalam penelitian. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari situs UCI Machine Learning Repository, terdiri dari 3.546 record dengan 13 atribut. Nilai akurasi algoritma Naive Bayes mencapai 81,40% yang lebih tinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp 1x" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" alt="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-18d97.webp" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-18d97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-18d97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-18d97.webp 1x" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" alt="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-56173.webp" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-56173.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-56173.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-56173.webp 1x" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" alt="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51980-akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-algor" title="JURIS - The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease" target="_blank">The Comparison of Data Mining Methods Using C4.5 Algorithm and Naive Bayes in Predicting Heart Disease</a>: Apakah penerapan algoritma klasifikasi lain seperti Random Forest, Support Vector Machine, atau Gradient Boosting dapat meningkatkan akurasi prediksi penyakit jantung dibandingkan Naive Bayes yang saat ini digunakan? Bagaimana pengaruh teknik seleksi fitur atau reduksi dimensi, misalnya Principal Component Analysis atau metode berbasis informasi, terhadap performa model prediksi ketika hanya sebagian atribut yang dipertimbangkan? Dapatkah model prediksi yang dikembangkan divalidasi dengan data klinis yang berasal dari beberapa rumah sakit atau populasi yang lebih beragam untuk menilai generalisasi dan kestabilan hasil? Apakah integrasi data waktu nyata seperti rekam medis elektronik atau sinyal fisiologis berkelanjutan dapat memperkaya sistem pakar sehingga memberikan rekomendasi diagnosis yang lebih tepat dan responsif? Bagaimana implementasi antarmuka pengguna yang sederhana dan dapat diakses oleh tenaga medis nonAcahli dapat mempengaruhi adopsi sistem pakar dalam praktik sehari-hari di fasilitas kesehatan? Apakah pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mendalam dengan arsitektur jaringan saraf dapat mengatasi keterbatasan dataset terbatas dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat serta interpretabel?.
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibangun sistem pakar untuk memprediksi penyakit jantung dengan menggunakan algoritma Naive Bayes sebagai mesin infrastruktur.Algoritma Naive Bayes menunjukkan akurasi sebesar 83,17%, lebih tinggi dibandingkan algoritma C4.Oleh karena itu, peneliti memilih Naive Bayes untuk memprediksi penyakit jantung menggunakan data latih sebanyak 3.546 record dengan 13 atribut yang diambil dari UCI Repository
<br>Penyakit jantung merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya deposit lemak pada arteri koroner yang mengubah fungsi dan bentuk arteri sehingga aliran darah ke jantung terhambat. Metode data mining dapat memprediksi penyakit ini, di antaranya algoritma C4.5 dan Naive Bayes yang sering digunakan dalam penelitian. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari situs UCI Machine Learning Repository, terdiri dari 3.546 record dengan 13 atribut. Nilai akurasi algoritma Naive Bayes mencapai 81,40% yang lebih tinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp" type="image/webp" length="86568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-193f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-18d97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/akurasi-algoritma-nave-naive-bayes-c4-5-penyakit-j-thumb-56173.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1375-buddhi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13702-tech-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method Case Study Department of Information Systems UIN Suska Riau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method Case Study Department of Information Systems UIN Suska Riau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method Case Study Department of Information Systems UIN Suska Riau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51978-pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancan</link>
	<guid isPermaLink="false">900107c1a9e745ac211008168f9ae955</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki akbar ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,content,full,issue,main,rizki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi kelayakan sistem informasi akademik berbasis web pada perguruan tinggi lain dengan menggunakan metode TELOS. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang perancangan sistem informasi akademik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi kelayakan sistem informasi akademik berbasis web pada perguruan tinggi lain dengan menggunakan metode TELOS. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang perancangan sistem informasi akademik prodi magister sistem informasi dengan menggunakan pendekatan PIECES dan TELOS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kelayakan sistem informasi akademik di perguruan tinggi. Studi kelayakan ini dapat membantu dalam menentukan apakah sistem informasi akademik dapat dikembangkan atau tidak. Selain itu, penelitian tentang penerapan metode PIECES framework dalam analisis dan evaluasi aplikasi M-BCA juga dapat menjadi arah penelitian selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode PIECES dalam menganalisis dan mengevaluasi aplikasi M-BCA, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan dan kinerja aplikasi tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem informasi data center sebagai bagian dari program studi sistem informasi dapat memudahkan dalam mencari data yang diperlukan.Sistem informasi data center adalah sistem informasi yang menyediakan data yang diperlukan [2][3].Data center memainkan peran penting dalam menjamin keandalan sistem informasi bisnis [4].Hal ini dikarenakan data center menyediakan fasilitas dan teknologi yang dapat menjamin keamanan dan integritas data, serta menjaga sistem informasi bisnis agar tetap berfungsi dengan performa terbaik [5].Menurut hasil penelitian ini, pendirian sistem informasi data center sebagai bagian dari program studi sistem informasi dapat memudahkan dalam mencari data yang diperlukan Penelitian ini menggunakan pendekatan TELOS untuk menilai risiko dan kelayakan pengembangan sistem saat ini sebagai bagian dari program studi sistem informasi. Pemeriksaan dimulai dengan kelayakan teknis, diikuti oleh kelayakan ekonomi, kelayakan hukum, kelayakan operasional, dan kelayakan waktu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem informasi data center adalah LAYAK. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-012bd.webp" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-012bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-012bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-012bd.webp 1x" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" alt="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp 1x" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" alt="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-89e90.webp" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-89e90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-89e90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-89e90.webp 1x" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" alt="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51978-pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancan" title="JURIS - A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)" target="_blank">A Analysis of Data Center Information System Feasibility by using TELOS method (Case Study: Department of Information Systems UIN Suska Riau)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi kelayakan sistem informasi akademik berbasis web pada perguruan tinggi lain dengan menggunakan metode TELOS. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang perancangan sistem informasi akademik prodi magister sistem informasi dengan menggunakan pendekatan PIECES dan TELOS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kelayakan sistem informasi akademik di perguruan tinggi. Studi kelayakan ini dapat membantu dalam menentukan apakah sistem informasi akademik dapat dikembangkan atau tidak. Selain itu, penelitian tentang penerapan metode PIECES framework dalam analisis dan evaluasi aplikasi M-BCA juga dapat menjadi arah penelitian selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode PIECES dalam menganalisis dan mengevaluasi aplikasi M-BCA, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan dan kinerja aplikasi tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem informasi data center sebagai bagian dari program studi sistem informasi dapat memudahkan dalam mencari data yang diperlukan.Sistem informasi data center adalah sistem informasi yang menyediakan data yang diperlukan [2][3].Data center memainkan peran penting dalam menjamin keandalan sistem informasi bisnis [4].Hal ini dikarenakan data center menyediakan fasilitas dan teknologi yang dapat menjamin keamanan dan integritas data, serta menjaga sistem informasi bisnis agar tetap berfungsi dengan performa terbaik [5].Menurut hasil penelitian ini, pendirian sistem informasi data center sebagai bagian dari program studi sistem informasi dapat memudahkan dalam mencari data yang diperlukan
<br>Penelitian ini menggunakan pendekatan TELOS untuk menilai risiko dan kelayakan pengembangan sistem saat ini sebagai bagian dari program studi sistem informasi. Pemeriksaan dimulai dengan kelayakan teknis, diikuti oleh kelayakan ekonomi, kelayakan hukum, kelayakan operasional, dan kelayakan waktu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem informasi data center adalah LAYAK.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp" type="image/webp" length="74622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-012bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-71ea4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/pengumpulan-data-integritas-prosedur-perancangan-s-thumb-89e90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1375-buddhi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13702-tech-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51976-interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-kore</link>
	<guid isPermaLink="false">a7aa5f357b0e8d3c8b22e6b1d1103c37</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agustian ipa ]]></category>
	<category><![CDATA[ dian ekawaty ]]></category>
	<category><![CDATA[ milk drinks ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agustian,dian,drinks,ekawaty,ipa,milk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan bahwa protein urine adalah biomarker penting untuk melihat risiko kerusakan ginjal pada penderita diabetes melitus (DM), terutama yang sudah lama menderita atau memiliki gula darah tidak terkontrol. Untuk memperdalam pemahaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c: Penelitian ini menunjukkan bahwa protein urine adalah biomarker penting untuk melihat risiko kerusakan ginjal pada penderita diabetes melitus (DM), terutama yang sudah lama menderita atau memiliki gula darah tidak terkontrol. Untuk memperdalam pemahaman ini, ada beberapa ide penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, akan sangat bermanfaat jika peneliti selanjutnya fokus pada pasien DM yang tidak memiliki penyakit penyerta lain seperti tekanan darah tinggi atau infeksi serius. Dengan begitu, kita bisa benar-benar memahami sejauh mana diabetes secara langsung memengaruhi ginjal, tanpa terganggu oleh kondisi medis lain. Ini akan memberikan gambaran yang lebih murni tentang kerusakan ginjal akibat DM. Kedua, karena protein urine dianggap biomarker potensial, studi ke depan dapat menyelidiki apakah tingkat protein urine saat ini bisa digunakan untuk meramal seberapa cepat fungsi ginjal seorang pasien DM akan memburuk di masa depan. Jika bisa, dokter dapat mengidentifikasi pasien berisiko tinggi lebih awal dan memberikan penanganan yang lebih cepat untuk mencegah gagal ginjal. Ketiga, mengingat pentingnya pemeriksaan berkala, akan sangat berguna untuk meneliti dampak dari program pengelolaan DM yang terstruktur dan intensif. Program ini bisa mencakup pemantauan gula darah dan fungsi ginjal secara rutin, panduan diet dan olahraga yang ketat, serta penyesuaian obat secara personal. Tujuannya adalah untuk melihat apakah pendekatan ini efektif dalam memperlambat atau bahkan mencegah kerusakan ginjal jangka panjang pada penderita DM. Harapannya, penelitian-penelitian ini dapat menyumbang pada strategi penanganan DM yang lebih efektif dan pencegahan komplikasi ginjal yang lebih baik.. Studi ini menyimpulkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus (DM) adalah laki-laki, berusia 58-65 tahun, dengan kontrol HbA1c tidak terkontrol dan lama menderita DM antara 5-10 tahun.Terdapat hubungan signifikan antara hasil pemeriksaan protein urine dengan lama menderita DM dan kadar HbA1c (p=0,018).Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar ureum (p=0,352) maupun kreatinin (p=0,116) dengan lama menderita dan kadar HbA1c pada penderita DM, menunjukkan protein urine adalah biomarker potensial untuk menilai risiko komplikasi kerusakan ginjal pada penderita DM Nefropati diabetik merupakan salah satu komplikasi yang terjadi pada penderita Diabetes Melitus (DM) yang ditandai dengan penurunan pada fungsi ginjal. Biomarker pemeriksaan laboratorium saat ini untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal yang sering dilakukan di laboratorium antara lain pemeriksaan ureum, kreatinin, dan protein urine. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui kontrol glukosa darah yaitu melalui pemeriksaan HbA1c. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi hasil pemeriksaan biomarker fungsi ginjal (ureum, kreatinin, dan protein urine) pada penderita DM ditinjau dari lama menderita (16 tahun),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp 1x" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" alt="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-c09d7.webp" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-c09d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-c09d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-c09d7.webp 1x" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" alt="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-5e55b.webp" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-5e55b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-5e55b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-5e55b.webp 1x" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" alt="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51976-interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-kore" title="JURIS - Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c" target="_blank">Hasil Pemeriksaan Biomarker Fungsi Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Ditinjau Dari Lama Menderita Dan Hasil Pemeriksaan HbA1c</a>: Penelitian ini menunjukkan bahwa protein urine adalah biomarker penting untuk melihat risiko kerusakan ginjal pada penderita diabetes melitus (DM), terutama yang sudah lama menderita atau memiliki gula darah tidak terkontrol. Untuk memperdalam pemahaman ini, ada beberapa ide penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, akan sangat bermanfaat jika peneliti selanjutnya fokus pada pasien DM yang tidak memiliki penyakit penyerta lain seperti tekanan darah tinggi atau infeksi serius. Dengan begitu, kita bisa benar-benar memahami sejauh mana diabetes secara langsung memengaruhi ginjal, tanpa terganggu oleh kondisi medis lain. Ini akan memberikan gambaran yang lebih murni tentang kerusakan ginjal akibat DM. Kedua, karena protein urine dianggap biomarker potensial, studi ke depan dapat menyelidiki apakah tingkat protein urine saat ini bisa digunakan untuk meramal seberapa cepat fungsi ginjal seorang pasien DM akan memburuk di masa depan. Jika bisa, dokter dapat mengidentifikasi pasien berisiko tinggi lebih awal dan memberikan penanganan yang lebih cepat untuk mencegah gagal ginjal. Ketiga, mengingat pentingnya pemeriksaan berkala, akan sangat berguna untuk meneliti dampak dari program pengelolaan DM yang terstruktur dan intensif. Program ini bisa mencakup pemantauan gula darah dan fungsi ginjal secara rutin, panduan diet dan olahraga yang ketat, serta penyesuaian obat secara personal. Tujuannya adalah untuk melihat apakah pendekatan ini efektif dalam memperlambat atau bahkan mencegah kerusakan ginjal jangka panjang pada penderita DM. Harapannya, penelitian-penelitian ini dapat menyumbang pada strategi penanganan DM yang lebih efektif dan pencegahan komplikasi ginjal yang lebih baik..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus (DM) adalah laki-laki, berusia 58-65 tahun, dengan kontrol HbA1c tidak terkontrol dan lama menderita DM antara 5-10 tahun.Terdapat hubungan signifikan antara hasil pemeriksaan protein urine dengan lama menderita DM dan kadar HbA1c (p=0,018).Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar ureum (p=0,352) maupun kreatinin (p=0,116) dengan lama menderita dan kadar HbA1c pada penderita DM, menunjukkan protein urine adalah biomarker potensial untuk menilai risiko komplikasi kerusakan ginjal pada penderita DM
<br>Nefropati diabetik merupakan salah satu komplikasi yang terjadi pada penderita Diabetes Melitus (DM) yang ditandai dengan penurunan pada fungsi ginjal. Biomarker pemeriksaan laboratorium saat ini untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal yang sering dilakukan di laboratorium antara lain pemeriksaan ureum, kreatinin, dan protein urine. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui kontrol glukosa darah yaitu melalui pemeriksaan HbA1c. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi hasil pemeriksaan biomarker fungsi ginjal (ureum, kreatinin, dan protein urine) pada penderita DM ditinjau dari lama menderita (<5 tahun, 5-10 tahun, 11-16 tahun, dan >16 tahun),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp" type="image/webp" length="111132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-afd6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-c09d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/interval-korelasi-hasil-skrining-protein-urin-pene-thumb-5e55b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1208-poltekkes-mks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5976-kesehatan-politeknik-kesehatan-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemeriksaan TCM Tes Cepat Molekuler Pada Kontak Erat Pasien Tuberkulosis di RSUD dr H Chasan Boesoerie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemeriksaan TCM Tes Cepat Molekuler Pada Kontak Erat Pasien Tuberkulosis di RSUD dr H Chasan Boesoerie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemeriksaan TCM Tes Cepat Molekuler Pada Kontak Erat Pasien Tuberkulosis di RSUD dr H Chasan Boesoerie ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51975-manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro</link>
	<guid isPermaLink="false">6f94a64b3167c7ca5eadb3bf7744359e</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thresia dewi ]]></category>
	<category><![CDATA[ maria sonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ruhban ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,dewi,maria,ruhban,sonda,thresia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada kontak erat, penularan Tuberkulosis (TBC) tidak selalu terjadi, dan faktor fisiologis serta lingkungan sangat berpengaruh. Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan upaya pencegahan TBC, beberapa arah penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler ) Pada Kontak Erat Pasien Tuberkulosis di RSUD dr H.Chasan Boesoerie: Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada kontak erat, penularan Tuberkulosis (TBC) tidak selalu terjadi, dan faktor fisiologis serta lingkungan sangat berpengaruh. Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan upaya pencegahan TBC, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi intervensi yang mengevaluasi efektivitas program edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan untuk kontak erat pasien TBC. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana peningkatan kesadaran tentang pentingnya penggunaan masker, menjaga kebersihan, dan faktor risiko lainnya dapat secara signifikan mengurangi angka penularan TBC di lingkungan rumah. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada: "Bagaimana program edukasi berbasis komunitas yang menargetkan perilaku preventif dapat memengaruhi insiden TBC pada kontak erat?" Kedua, mengingat hanya sebagian kecil kontak erat yang positif TBC aktif, studi kohort longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi prediktor spesifik progresivitas infeksi laten TBC (ILTB) menjadi TBC aktif. Penelitian ini bisa meliputi analisis mendalam terhadap faktor genetik, imunologis (misalnya, respons imun terhadap M. tuberculosis), mikrobiota, dan stres oksidatif pada kontak erat yang awalnya negatif namun berisiko tinggi. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan strategi skrining dan intervensi yang lebih personal. Ketiga, mengingat perbedaan metode diagnostik seperti TCM dan BTA, studi komparatif yang menganalisis efektivitas biaya (cost-effectiveness) dari berbagai modalitas skrining pada investigasi kontak TBC di berbagai pengaturan layanan kesehatan sangat relevan. Penelitian ini dapat mempertimbangkan tidak hanya biaya langsung tes, tetapi juga implikasi terhadap waktu diagnosis, inisiasi pengobatan, dan dampak jangka panjang pada beban penyakit. Ini akan membantu pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya untuk program pengendalian TBC, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengisi celah pengetahuan yang ada dan menyediakan bukti empiris untuk intervensi kesehatan masyarakat yang lebih efektif.. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hasil pemeriksaan TCM positif TBC sebanyak 4% dari 23 kontak erat pasien TBC di RSUD dr.Tidak semua kontak erat dengan pasien TBC akan tertular TBC, kondisi fisiologis, lingkungan sangat mempengaruhi penularan TBC pada kontak erat pasien TB Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bersifat kronis, dapat menyerang berbagai organ seperti paru-paru, tulang, selaput otak, selaput perut, usus, kelenjar getah bening, bahkan saluran kemih. World Health Organization (WHO) memperkirakan TBC menyebabkan kematian sebanyak 1,4 juta orang di dunia dan sekitar 5,6 juta laki-laki, 3,2 juta perempuan sama dengan 130 kasus per 100.000 jiwa per tahun 2019. Penularan TBC umumnya terjadi melalui udara. Ketika penderita TBC aktif memercikkan lendir atau dahak saat batuk atau bersin, bakteri TBC akan ikut keluar melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-b0d39.webp" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-b0d39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-b0d39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-b0d39.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" alt="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-66e86.webp" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-66e86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-66e86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-66e86.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" alt="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" alt="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51975-manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro" title="JURIS - Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie" target="_blank">Pemeriksaan  TCM (Tes  Cepat  Molekuler ) Pada  Kontak  Erat Pasien  Tuberkulosis  di RSUD dr H.Chasan  Boesoerie</a>: Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada kontak erat, penularan Tuberkulosis (TBC) tidak selalu terjadi, dan faktor fisiologis serta lingkungan sangat berpengaruh. Untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan upaya pencegahan TBC, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi intervensi yang mengevaluasi efektivitas program edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan untuk kontak erat pasien TBC. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana peningkatan kesadaran tentang pentingnya penggunaan masker, menjaga kebersihan, dan faktor risiko lainnya dapat secara signifikan mengurangi angka penularan TBC di lingkungan rumah. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada: "Bagaimana program edukasi berbasis komunitas yang menargetkan perilaku preventif dapat memengaruhi insiden TBC pada kontak erat?" Kedua, mengingat hanya sebagian kecil kontak erat yang positif TBC aktif, studi kohort longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi prediktor spesifik progresivitas infeksi laten TBC (ILTB) menjadi TBC aktif. Penelitian ini bisa meliputi analisis mendalam terhadap faktor genetik, imunologis (misalnya, respons imun terhadap M. tuberculosis), mikrobiota, dan stres oksidatif pada kontak erat yang awalnya negatif namun berisiko tinggi. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan strategi skrining dan intervensi yang lebih personal. Ketiga, mengingat perbedaan metode diagnostik seperti TCM dan BTA, studi komparatif yang menganalisis efektivitas biaya (cost-effectiveness) dari berbagai modalitas skrining pada investigasi kontak TBC di berbagai pengaturan layanan kesehatan sangat relevan. Penelitian ini dapat mempertimbangkan tidak hanya biaya langsung tes, tetapi juga implikasi terhadap waktu diagnosis, inisiasi pengobatan, dan dampak jangka panjang pada beban penyakit. Ini akan membantu pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya untuk program pengendalian TBC, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengisi celah pengetahuan yang ada dan menyediakan bukti empiris untuk intervensi kesehatan masyarakat yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terdapat hasil pemeriksaan TCM positif TBC sebanyak 4% dari 23 kontak erat pasien TBC di RSUD dr.Tidak semua kontak erat dengan pasien TBC akan tertular TBC, kondisi fisiologis, lingkungan sangat mempengaruhi penularan TBC pada kontak erat pasien TB
<br>Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bersifat kronis, dapat menyerang berbagai organ seperti paru-paru, tulang, selaput otak, selaput perut, usus, kelenjar getah bening, bahkan saluran kemih. World Health Organization (WHO) memperkirakan TBC menyebabkan kematian sebanyak 1,4 juta orang di dunia dan sekitar 5,6 juta laki-laki, 3,2 juta perempuan sama dengan 130 kasus per 100.000 jiwa per tahun 2019. Penularan TBC umumnya terjadi melalui udara. Ketika penderita TBC aktif memercikkan lendir atau dahak saat batuk atau bersin, bakteri TBC akan ikut keluar melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp" type="image/webp" length="113802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-b0d39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-66e86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/manajemen-kontak-tb-pasien-tbc-paru-ro-investigasi-thumb-a15bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1208-poltekkes-mks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5976-kesehatan-politeknik-kesehatan-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full Day School Di Rantauprapat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full Day School Di Rantauprapat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full Day School Di Rantauprapat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51974-full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri</link>
	<guid isPermaLink="false">d4cc2fcccc4ca7e9c6bd7a1eb201ae50</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mus musculus ]]></category>
	<category><![CDATA[ namira yusuf ]]></category>
	<category><![CDATA[ husna husna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[husna,mus,musculus,namira,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana kolaborasi antara sekolah dan pusat pelayanan kesehatan berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku kebersihan personal saat menstruasi pada siswi SMP yang menjalankan sistem fullAcday ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana kolaborasi antara sekolah dan pusat pelayanan kesehatan berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku kebersihan personal saat menstruasi pada siswi SMP yang menjalankan sistem fullAcday school di Rantauprapat. Selanjutnya, perlu dilakukan studi yang mengevaluasi efektivitas program pendidikan kebersihan menstruasi yang dipandu oleh teman sebaya dalam mengubah sikap positif dan praktik kebersihan pribadi di kalangan siswi SMP dengan sistem belajar penuh hari. Selain itu, penting juga untuk mengidentifikasi hambatanAchambatan yang menghalangi penggunaan pembalut yang tepat dan konsisten serta merancang intervensi yang dapat meningkatkan aksesibilitas serta pemahaman tentang penggunaan produk menstruasi yang higienis di lingkungan sekolah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pendidikan kesehatan reproduksi yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan remaja perempuan. Hasilnya dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah, dinas kesehatan, dan pembuat kebijakan dalam merancang program yang berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden berperilaku cukup baik dalam melakukan tindakan personal hygiene saat menstruasi.Selain itu, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang memadai dan bersikap positif terkait personal hygiene selama menstruasi.Dengan demikian, perilaku dan pengetahuan yang baik dapat mendukung kebersihan diri siswi pada periode menstruasi Personal hygiene saat menstruasi adalah perilaku menjaga kesehatan dan personal hygiene selama menstruasi. Kurangnya perilaku kebersihan diri selama menstruasi meningkatkan kerentanan infeksi saluran kemih, perineum, vagina, dan pelvic. Jika infeksi ini diabaikan dan tidak segera diobati akan menyebabkan beberapa dampak seperti infertilitas, kehamilan ektopik, infeksi prenatal, berat badan lahir bayi rendah (BBLR), dan sindrom syok toksik. full-day school menyebabkan siswi berada di sekolah selama satu hari penuh dan selama itu harus menjaga personal hygiene mereka terutama di saat menstruasi agar tubuh tetap bersih, aman, dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku siswi SMP yang menerapkan sistem full-day... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ba92c.webp" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ba92c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ba92c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ba92c.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" alt="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" alt="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ca378.webp" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ca378.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ca378.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ca378.webp 1x" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" alt="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51974-full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri" title="JURIS - Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat" target="_blank">Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMP Yang Menerapkan Sistem Full-Day School Di Rantauprapat</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana kolaborasi antara sekolah dan pusat pelayanan kesehatan berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku kebersihan personal saat menstruasi pada siswi SMP yang menjalankan sistem fullAcday school di Rantauprapat. Selanjutnya, perlu dilakukan studi yang mengevaluasi efektivitas program pendidikan kebersihan menstruasi yang dipandu oleh teman sebaya dalam mengubah sikap positif dan praktik kebersihan pribadi di kalangan siswi SMP dengan sistem belajar penuh hari. Selain itu, penting juga untuk mengidentifikasi hambatanAchambatan yang menghalangi penggunaan pembalut yang tepat dan konsisten serta merancang intervensi yang dapat meningkatkan aksesibilitas serta pemahaman tentang penggunaan produk menstruasi yang higienis di lingkungan sekolah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pendidikan kesehatan reproduksi yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan remaja perempuan. Hasilnya dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah, dinas kesehatan, dan pembuat kebijakan dalam merancang program yang berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden berperilaku cukup baik dalam melakukan tindakan personal hygiene saat menstruasi.Selain itu, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang memadai dan bersikap positif terkait personal hygiene selama menstruasi.Dengan demikian, perilaku dan pengetahuan yang baik dapat mendukung kebersihan diri siswi pada periode menstruasi
<br>Personal hygiene saat menstruasi adalah perilaku menjaga kesehatan dan personal hygiene selama menstruasi. Kurangnya perilaku kebersihan diri selama menstruasi meningkatkan kerentanan infeksi saluran kemih, perineum, vagina, dan pelvic. Jika infeksi ini diabaikan dan tidak segera diobati akan menyebabkan beberapa dampak seperti infertilitas, kehamilan ektopik, infeksi prenatal, berat badan lahir bayi rendah (BBLR), dan sindrom syok toksik. full-day school menyebabkan siswi berada di sekolah selama satu hari penuh dan selama itu harus menjaga personal hygiene mereka terutama di saat menstruasi agar tubuh tetap bersih, aman, dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku siswi SMP yang menerapkan sistem full-day...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp" type="image/webp" length="92308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ba92c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-4fd9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/full-day-school-kebersihan-pribadi-menstruasi-peri-thumb-ca378.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2463-lldikti13.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10745-aceh-journal-health-innovation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51972-residu-pestisida-produk-sayuran-f</link>
	<guid isPermaLink="false">d90b3a6ee652eb8dd7971d15e2bed15c</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:51:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thresia dewi ]]></category>
	<category><![CDATA[ maria sonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ruhban ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,dewi,maria,ruhban,sonda,thresia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini menemukan tidak adanya residu pestisida klorpirifos dan karbofuran pada sayuran di pasar tradisional Makassar, penting untuk melanjutkan upaya dalam memastikan keamanan pangan. Salah satu arah penelitian selanjutnya adalah memperluas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market: Meskipun penelitian ini menemukan tidak adanya residu pestisida klorpirifos dan karbofuran pada sayuran di pasar tradisional Makassar, penting untuk melanjutkan upaya dalam memastikan keamanan pangan. Salah satu arah penelitian selanjutnya adalah memperluas cakupan deteksi pestisida. Dapatkah penelitian mendatang mengidentifikasi dan mengukur jenis residu pestisida lain yang mungkin lebih umum digunakan oleh petani setempat, seperti kelompok piretroid atau neonikotinoid, pada berbagai variasi sayuran dari beberapa pasar di Makassar? Ini akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang spektrum kontaminasi potensial. Selain itu, mengingat hasil yang negatif mungkin juga dipengaruhi oleh praktik penanganan sayuran, penelitian selanjutnya bisa fokus pada bagaimana metode penanganan pasca-panen, mulai dari pencucian hingga pengolahan di rumah, memengaruhi tingkat residu pestisida. Bagaimana praktik-praktik seperti pencucian atau pengupasan yang umum dilakukan oleh konsumen atau pedagang berkontribusi pada penurunan kadar residu? Memahami hal ini akan sangat berguna untuk memberikan rekomendasi yang lebih efektif kepada masyarakat. Terakhir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika residu pestisida, sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk memantau tingkat residu pada sayuran secara berkala selama beberapa musim tanam. Apakah ada fluktuasi residu pestisida yang terkait dengan musim atau pola tanam tertentu? Penelitian semacam ini juga bisa menyelidiki faktor-faktor lingkungan, seperti kualitas tanah dan air irigasi, yang berpotensi menjadi sumber kontaminasi tidak langsung pada sayuran, memberikan perspektif holistik tentang keamanan pangan di wilayah tersebut.. Metode ekstraksi dikembangkan untuk deteksi cepat dua jenis pestisida dalam sampel sayuran dengan GC-MS.Tidak terdapatnya residu pestisida karbofuran dan klorpirifos pada 16 sampel berdasarkan perbandingan waktu retensi dan berat molekul standar.Hal ini menunjukkan bahwa pestisida tersebut digunakan dengan baik Pestisida memainkan peran penting dalam pemeliharaan produktivitas tinggi dalam industri pertanian, oleh karena itu dianggap sebagai komponen utama pertanian modern. Saat ini, penggunaan pestisida secara luas untuk mengendalikan hama mendominasi dalam sistem produksi pertanian. Namun, meskipun banyak manfaatnya, pestisida dianggap sebagai zat yang dapat berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, ketergantungan pada pestisida menjadi sulit dipertahankan. Stabilitas lingkungan, bioakumulasi dan toksisitas pestisida telah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-92f49.webp" title="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-92f49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-92f49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-92f49.webp 1x" title="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" alt="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp" title="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp 1x" title="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" alt="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51972-residu-pestisida-produk-sayuran-f" title="JURIS - Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market" target="_blank">Determination of Chlorpyrifos and Carbofuran Pesticide Residues in Vegetables in Makassar Traditional Market</a>: Meskipun penelitian ini menemukan tidak adanya residu pestisida klorpirifos dan karbofuran pada sayuran di pasar tradisional Makassar, penting untuk melanjutkan upaya dalam memastikan keamanan pangan. Salah satu arah penelitian selanjutnya adalah memperluas cakupan deteksi pestisida. Dapatkah penelitian mendatang mengidentifikasi dan mengukur jenis residu pestisida lain yang mungkin lebih umum digunakan oleh petani setempat, seperti kelompok piretroid atau neonikotinoid, pada berbagai variasi sayuran dari beberapa pasar di Makassar? Ini akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang spektrum kontaminasi potensial. Selain itu, mengingat hasil yang negatif mungkin juga dipengaruhi oleh praktik penanganan sayuran, penelitian selanjutnya bisa fokus pada bagaimana metode penanganan pasca-panen, mulai dari pencucian hingga pengolahan di rumah, memengaruhi tingkat residu pestisida. Bagaimana praktik-praktik seperti pencucian atau pengupasan yang umum dilakukan oleh konsumen atau pedagang berkontribusi pada penurunan kadar residu? Memahami hal ini akan sangat berguna untuk memberikan rekomendasi yang lebih efektif kepada masyarakat. Terakhir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika residu pestisida, sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk memantau tingkat residu pada sayuran secara berkala selama beberapa musim tanam. Apakah ada fluktuasi residu pestisida yang terkait dengan musim atau pola tanam tertentu? Penelitian semacam ini juga bisa menyelidiki faktor-faktor lingkungan, seperti kualitas tanah dan air irigasi, yang berpotensi menjadi sumber kontaminasi tidak langsung pada sayuran, memberikan perspektif holistik tentang keamanan pangan di wilayah tersebut..
<br>Metode ekstraksi dikembangkan untuk deteksi cepat dua jenis pestisida dalam sampel sayuran dengan GC-MS.Tidak terdapatnya residu pestisida karbofuran dan klorpirifos pada 16 sampel berdasarkan perbandingan waktu retensi dan berat molekul standar.Hal ini menunjukkan bahwa pestisida tersebut digunakan dengan baik
<br>Pestisida memainkan peran penting dalam pemeliharaan produktivitas tinggi dalam industri pertanian, oleh karena itu dianggap sebagai komponen utama pertanian modern. Saat ini, penggunaan pestisida secara luas untuk mengendalikan hama mendominasi dalam sistem produksi pertanian. Namun, meskipun banyak manfaatnya, pestisida dianggap sebagai zat yang dapat berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, ketergantungan pada pestisida menjadi sulit dipertahankan. Stabilitas lingkungan, bioakumulasi dan toksisitas pestisida telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp" type="image/webp" length="89976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-92f49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/residu-pestisida-produk-sayuran-fluktuasi-analisis-thumb-705c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1208-poltekkes-mks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5976-kesehatan-politeknik-kesehatan-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51979-sistem-rekomendasi-perangkat-lunak</link>
	<guid isPermaLink="false">27c18115818a87d62ad3b9d52db4d984</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:37:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ riki renaldo ]]></category>
	<category><![CDATA[ yakub yakub ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,renaldo,riki,yakub]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka banyak peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang implementasi e-commerce pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana efektivitas dan tingkat penerimaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise: Penelitian ini membuka banyak peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang implementasi e-commerce pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana efektivitas dan tingkat penerimaan sistem e-commerce yang telah dikembangkan dapat bervariasi jika diterapkan pada UMKM dari berbagai sektor industri dan lokasi geografis yang berbeda. Hal ini akan memberikan wawasan berharga tentang adaptabilitas solusi e-commerce dan penyesuaian yang mungkin diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unik dari setiap jenis UMKM, tidak hanya terbatas pada satu jenis toko atau kelompok responden tertentu. Studi semacam ini bisa melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memastikan generalisasi temuan. Kedua, meskipun penelitian ini berhasil mengukur penerimaan pengguna, dampak nyata e-commerce terhadap kinerja bisnis UMKM dalam jangka panjang masih perlu dieksplorasi secara mendalam. Penelitian di masa depan dapat berfokus pada evaluasi metrik kinerja seperti peningkatan volume penjualan, optimalisasi rantai pasok, atau tingkat retensi pelanggan setelah implementasi sistem e-commerce selama periode waktu yang lebih panjang. Pendekatan ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat ekonomi dan operasional yang sesungguhnya. Ketiga, mengingat pesatnya perkembangan teknologi, ada ruang besar untuk mengembangkan dan menguji fitur-fitur e-commerce yang lebih canggih. Misalnya, studi dapat meninjau implementasi fitur pembayaran digital terintegrasi yang lebih bervariasi, sistem rekomendasi produk berbasis kecerdasan buatan, atau alat analisis data untuk personalisasi pemasaran. Inovasi-inovasi ini berpotensi meningkatkan daya saing UMKM di pasar digital yang semakin kompleks dan kompetitif, memastikan mereka tetap relevan dan berkembang.. Berdasarkan permasalahan, studi literatur, dan model proses penelitian mengenai implementasi e-commerce pada Usaha Kecil dan Menengah, dapat disimpulkan bahwa.Pemanfaatan teknologi informasi dan perluasan pasar melalui model e-commerce yang diterapkan mampu mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah.Hasil pengujian perangkat lunak menunjukkan bahwa implementasi e-commerce menggunakan model User Acceptance Test (UAT) di Madika Stores mencapai kriteria "baik" dengan nilai 80,5%.Oleh karena itu, sistem e-commerce yang dikembangkan dapat diterima dengan baik oleh pengguna dan berperan penting dalam memajukan UMKM Tren pengembangan sistem informasi dan perkembangan teknologi terus meningkat. Setiap orang atau pelaku bisnis harus terus memperbarui teknologi. Berdasarkan hasil survei yang diterbitkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada akhir 2018, pengguna internet di Indonesia mencapai 171,17 juta dari 264,16 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi. Terkait hal ini, peneliti melakukan penelitian mengenai implementasi e-commerce pada Usaha Kecil dan Menengah. Pengujian studi ini menggunakan User Acceptance Test. Metode yang dilakukan penulis adalah dengan membuat sistem yang diterapkan pada Usaha Kecil dan Menengah. Untuk mengetahui penerimaan sistem dan penggunaannya terkait e-commerce,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-296cb.webp" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-296cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-296cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-296cb.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" alt="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" alt="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-7c297.webp" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-7c297.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-7c297.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-7c297.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" alt="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51979-sistem-rekomendasi-perangkat-lunak" title="JURIS - Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise" target="_blank">Implementation of Ecommerce on Small and Medium Enterprise</a>: Penelitian ini membuka banyak peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang implementasi e-commerce pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana efektivitas dan tingkat penerimaan sistem e-commerce yang telah dikembangkan dapat bervariasi jika diterapkan pada UMKM dari berbagai sektor industri dan lokasi geografis yang berbeda. Hal ini akan memberikan wawasan berharga tentang adaptabilitas solusi e-commerce dan penyesuaian yang mungkin diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unik dari setiap jenis UMKM, tidak hanya terbatas pada satu jenis toko atau kelompok responden tertentu. Studi semacam ini bisa melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memastikan generalisasi temuan. Kedua, meskipun penelitian ini berhasil mengukur penerimaan pengguna, dampak nyata e-commerce terhadap kinerja bisnis UMKM dalam jangka panjang masih perlu dieksplorasi secara mendalam. Penelitian di masa depan dapat berfokus pada evaluasi metrik kinerja seperti peningkatan volume penjualan, optimalisasi rantai pasok, atau tingkat retensi pelanggan setelah implementasi sistem e-commerce selama periode waktu yang lebih panjang. Pendekatan ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat ekonomi dan operasional yang sesungguhnya. Ketiga, mengingat pesatnya perkembangan teknologi, ada ruang besar untuk mengembangkan dan menguji fitur-fitur e-commerce yang lebih canggih. Misalnya, studi dapat meninjau implementasi fitur pembayaran digital terintegrasi yang lebih bervariasi, sistem rekomendasi produk berbasis kecerdasan buatan, atau alat analisis data untuk personalisasi pemasaran. Inovasi-inovasi ini berpotensi meningkatkan daya saing UMKM di pasar digital yang semakin kompleks dan kompetitif, memastikan mereka tetap relevan dan berkembang..
<br>Berdasarkan permasalahan, studi literatur, dan model proses penelitian mengenai implementasi e-commerce pada Usaha Kecil dan Menengah, dapat disimpulkan bahwa.Pemanfaatan teknologi informasi dan perluasan pasar melalui model e-commerce yang diterapkan mampu mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah.Hasil pengujian perangkat lunak menunjukkan bahwa implementasi e-commerce menggunakan model User Acceptance Test (UAT) di Madika Stores mencapai kriteria "baik" dengan nilai 80,5%.Oleh karena itu, sistem e-commerce yang dikembangkan dapat diterima dengan baik oleh pengguna dan berperan penting dalam memajukan UMKM
<br>Tren pengembangan sistem informasi dan perkembangan teknologi terus meningkat. Setiap orang atau pelaku bisnis harus terus memperbarui teknologi. Berdasarkan hasil survei yang diterbitkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada akhir 2018, pengguna internet di Indonesia mencapai 171,17 juta dari 264,16 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi. Terkait hal ini, peneliti melakukan penelitian mengenai implementasi e-commerce pada Usaha Kecil dan Menengah. Pengujian studi ini menggunakan User Acceptance Test. Metode yang dilakukan penulis adalah dengan membuat sistem yang diterapkan pada Usaha Kecil dan Menengah. Untuk mengetahui penerimaan sistem dan penggunaannya terkait e-commerce,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp" type="image/webp" length="87342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-296cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-41f60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/sistem-rekomendasi-perangkat-lunak-analisis-data-e-thumb-7c297.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1375-buddhi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13702-tech-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51977-air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr</link>
	<guid isPermaLink="false">27050f7c121cf48b9bddb0fe7ff043fa</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:37:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ riri fajriah ]]></category>
	<category><![CDATA[ joko trianto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fajriah,joko,main,riri,trianto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Di masa depan, penelitian dapat memanfaatkan data set yang lebih besar dan beragam warna latar belakang untuk mendukung pelatihan model, mengkaji penggunaan algoritma klasifikasi berbasis deep learning seperti CNN guna memanfaatkan fitur visual yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction: Di masa depan, penelitian dapat memanfaatkan data set yang lebih besar dan beragam warna latar belakang untuk mendukung pelatihan model, mengkaji penggunaan algoritma klasifikasi berbasis deep learning seperti CNN guna memanfaatkan fitur visual yang lebih abstrak, dan meninjau metode augmentasi data untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap noise dan variasi pencahayaan sehingga dapat diimplementasikan dalam aplikasi mobile.. Model klasifikasi menggunakan Euclidean Distance dan KAcMeans clustering dengan ekstraksi fitur bentuk dan tekstur berhasil mengklasifikasikan lima jenis daun mint dengan akurasi 83A%.KAcMeans efektif dalam segmentasi, sedangkan fitur metrik dan eksentrisitas serta GLCM memberikan informasi yang cukup untuk membedakan jenis daun.Meskipun akurasi baik, peningkatan jumlah dataset dan perbaikan algoritma dapat lebih meningkatkan performa Mint memiliki banyak manfaat, namun sulit dilihat perbedaannya karena bentuk dan teksturnya serupa. Penelitian ini memanfaatkan metode segmentasi KAcMeans, ekstraksi fitur bentuk (metrik dan eksentrisitas) dan tekstur (GLCM), serta klasifikasi Euclidean Distance untuk mengklasifikasikan lima jenis daun mint. Evaluasi menggunakan matriks kebingungan menghasilkan presisi 82A%, recall 84A%, dan akurasi 83A%, menunjukkan model dapat mengklasifikasikan daun mint dengan baik. Penelitian ini menyediakan sistem berbasis GUI di Matlab yang mudah digunakan untuk identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-f484b.webp" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-f484b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-f484b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-f484b.webp 1x" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" alt="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-44b2c.webp" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-44b2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-44b2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-44b2c.webp 1x" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" alt="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp 1x" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" alt="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51977-air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr" title="JURIS - Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction" target="_blank">Classification of Mint Leaf Types Based on the Image Using Euclidean Distance and K-Means Clustering with Shape and Texture Feature Extraction</a>: Di masa depan, penelitian dapat memanfaatkan data set yang lebih besar dan beragam warna latar belakang untuk mendukung pelatihan model, mengkaji penggunaan algoritma klasifikasi berbasis deep learning seperti CNN guna memanfaatkan fitur visual yang lebih abstrak, dan meninjau metode augmentasi data untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap noise dan variasi pencahayaan sehingga dapat diimplementasikan dalam aplikasi mobile..
<br>Model klasifikasi menggunakan Euclidean Distance dan KAcMeans clustering dengan ekstraksi fitur bentuk dan tekstur berhasil mengklasifikasikan lima jenis daun mint dengan akurasi 83A%.KAcMeans efektif dalam segmentasi, sedangkan fitur metrik dan eksentrisitas serta GLCM memberikan informasi yang cukup untuk membedakan jenis daun.Meskipun akurasi baik, peningkatan jumlah dataset dan perbaikan algoritma dapat lebih meningkatkan performa
<br>Mint memiliki banyak manfaat, namun sulit dilihat perbedaannya karena bentuk dan teksturnya serupa. Penelitian ini memanfaatkan metode segmentasi KAcMeans, ekstraksi fitur bentuk (metrik dan eksentrisitas) dan tekstur (GLCM), serta klasifikasi Euclidean Distance untuk mengklasifikasikan lima jenis daun mint. Evaluasi menggunakan matriks kebingungan menghasilkan presisi 82A%, recall 84A%, dan akurasi 83A%, menunjukkan model dapat mengklasifikasikan daun mint dengan baik. Penelitian ini menyediakan sistem berbasis GUI di Matlab yang mudah digunakan untuk identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp" type="image/webp" length="84644" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-f484b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-44b2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/air-rebusan-daun-mint-integrasi-fitur-visual-ekstr-thumb-1aceb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1375-buddhi-dharma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13702-tech-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet of Things ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet of Things ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet of Things ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51971-kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">a6876bb97ed4c92029a1a99928b2a1b9</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:37:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rafli damara ]]></category>
	<category><![CDATA[ email editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ p silitonga ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[damara,editor,email,p,rafli,silitonga]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem kontrol otomatis yang lebih canggih dengan integrasi algoritma machine learning untuk prediksi kegagalan sistem dan deteksi dini kerusakan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem kontrol otomatis yang lebih canggih dengan integrasi algoritma machine learning untuk prediksi kegagalan sistem dan deteksi dini kerusakan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peningkatan skalabilitas sistem dan kemampuannya untuk menangani beban kerja yang lebih tinggi. Dengan demikian, sistem kontrol otomatis berbasis IoT dapat terus ditingkatkan untuk mendukung operasi MRI yang lebih andal dan efisien, serta mengurangi risiko kegagalan sistem secara signifikan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil secara signifikan mengurangi delay dalam proses pergantian chiller saat terjadi gangguan, sehingga menjaga kelangsungan operasi dan mengurangi potensi lost time pada sistem pendinginan MRI.Sistem ini dilengkapi dengan dua antarmuka kontrol dan monitoring, yaitu virtual HMI untuk kontrol lokal dan dashboard mobile yang meningkatkan fleksibilitas serta mobilitas teknisi.Selain itu, penerapan kontrol semi-redundant dengan auto sequence memungkinkan sistem tetap berjalan meskipun terjadi gangguan non-fatal, sehingga mencegah kematian total pada sistem pendinginan, meningkatkan efisiensi energi, dan mengurangi risiko kerusakan serta biaya perawatan.Fitur notifikasi dan antarmuka pengguna real-time juga mendukung pengawasan dan kontrol jarak jauh secara praktis, efisien, dan responsif, memberikan kemudahan bagi teknisi dalam menjalankan tugasnya kapan pun dan di mana pun Rumah sakit modern memanfaatkan teknologi seperti MRI untuk diagnosis medis, namun masih ditemukan kendala pada sistem pendinginan magnet superkonduktor akibat kontrol chiller yang manual dan terbatas. Masalah ini dapat menyebabkan keterlambatan operasi, kegagalan sistem pendingin, hingga risiko kerusakan permanen pada perangkat MRI yang berdampak pada penundaan diagnosis pasien. Penelitian ini mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis PLC yang dilengkapi dengan Virtual HMI dan Mobile HMI untuk pemantauan real-time yang efisien dan mudah digunakan. Hasil pengujian dengan metode Black-box dan White-box menunjukkan validasi 100%, sementara survei kepuasan pengguna mencatat tingkat kepuasan sebesar 96,36%. Sistem ini juga bersifat plug and play, sehingga dapat diterapkan pada unit MRI lain dengan penyesuaian minimal. Implementasi sistem terbukti meningkatkan keandalan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-81477.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-81477.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-81477.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-81477.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-89337.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-89337.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-89337.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-89337.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51971-kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-sis" title="JURIS - Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things" target="_blank">Pengembangan Sistem Kontrol Redundancy Chiller MRI berbasis Internet-of-Things</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem kontrol otomatis yang lebih canggih dengan integrasi algoritma machine learning untuk prediksi kegagalan sistem dan deteksi dini kerusakan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peningkatan skalabilitas sistem dan kemampuannya untuk menangani beban kerja yang lebih tinggi. Dengan demikian, sistem kontrol otomatis berbasis IoT dapat terus ditingkatkan untuk mendukung operasi MRI yang lebih andal dan efisien, serta mengurangi risiko kegagalan sistem secara signifikan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil secara signifikan mengurangi delay dalam proses pergantian chiller saat terjadi gangguan, sehingga menjaga kelangsungan operasi dan mengurangi potensi lost time pada sistem pendinginan MRI.Sistem ini dilengkapi dengan dua antarmuka kontrol dan monitoring, yaitu virtual HMI untuk kontrol lokal dan dashboard mobile yang meningkatkan fleksibilitas serta mobilitas teknisi.Selain itu, penerapan kontrol semi-redundant dengan auto sequence memungkinkan sistem tetap berjalan meskipun terjadi gangguan non-fatal, sehingga mencegah kematian total pada sistem pendinginan, meningkatkan efisiensi energi, dan mengurangi risiko kerusakan serta biaya perawatan.Fitur notifikasi dan antarmuka pengguna real-time juga mendukung pengawasan dan kontrol jarak jauh secara praktis, efisien, dan responsif, memberikan kemudahan bagi teknisi dalam menjalankan tugasnya kapan pun dan di mana pun
<br>Rumah sakit modern memanfaatkan teknologi seperti MRI untuk diagnosis medis, namun masih ditemukan kendala pada sistem pendinginan magnet superkonduktor akibat kontrol chiller yang manual dan terbatas. Masalah ini dapat menyebabkan keterlambatan operasi, kegagalan sistem pendingin, hingga risiko kerusakan permanen pada perangkat MRI yang berdampak pada penundaan diagnosis pasien. Penelitian ini mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis PLC yang dilengkapi dengan Virtual HMI dan Mobile HMI untuk pemantauan real-time yang efisien dan mudah digunakan. Hasil pengujian dengan metode Black-box dan White-box menunjukkan validasi 100%, sementara survei kepuasan pengguna mencatat tingkat kepuasan sebesar 96,36%. Sistem ini juga bersifat plug and play, sehingga dapat diterapkan pada unit MRI lain dengan penyesuaian minimal. Implementasi sistem terbukti meningkatkan keandalan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp" type="image/webp" length="114570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-81477.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-7c3de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kontrol-otomatis-crust-efisiensi-energi-sistem-pin-thumb-89337.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2626-ikmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14384-jurnal-ict-information-communication-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51987-dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-ts</link>
	<guid isPermaLink="false">eae9e4598e28035ba8ca1a3b67f21c3a</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:22:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desy apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ lutfia arba ]]></category>
	<category><![CDATA[ side bar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,arba,bar,desy,lutfia,side]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi daring dengan metode dakwah konvensional; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran etika komunikator dalam membangun pesan dakwah yang komunikatif, dengan cara melakukan survei kualitatif terhadap para pengkhotbah dan audiens untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi penerimaan pesan; terakhir, diperlukan analisis longitudinal mengenai dampak globalisasi informasi terhadap persepsi umat Islam terhadap nilai-nilai tradisional dan kontemporer, yang dapat dilakukan melalui pengumpulan data panel secara bertahap pada berbagai wilayah Indonesia untuk menilai perubahan sikap dan perilaku seiring waktu.. Globalisasi informasi dan media menstandarisasi preferensi pelaporan serta menentukan peristiwa penting bagi media elektronik tiap negara.Agama memiliki dimensi yang luas melampaui kepercayaan tradisional, mencakup bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, perdamaian, lingkungan, dan sejarah.Pesan yang disampaikan oleh komunikator menjadi komunikatif bila proses psikologis yang sama terjadi pada penerima, menunjukkan pentingnya semangat komunikator dalam interaksi Teknologi Informasi mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pertumbuhan tersebut membuatnya memudahkan manusia sebagai media yang menghubungkan satu dengan yang lainnya. Beragam Informasi serta kejadian yang telah terjadi di seluruh penjuru dunia sangat dengan sangat cepat dapat diakses oleh manusia. Globalisasi muncul ditandai dengan semakin perkembangan teknologi informasi. Seluruh lapisan masyarakat di dunia, terutama orang yang beragama islam dapat melihat berbagai keseruan program televisi yang menghadirkan bermacam-macam tayangan. Dengan adanya satelit pemancar siaran televisi tidak hanya bersifat nasional saja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51987-dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-ts" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" target="_blank">Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi daring dengan metode dakwah konvensional; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran etika komunikator dalam membangun pesan dakwah yang komunikatif, dengan cara melakukan survei kualitatif terhadap para pengkhotbah dan audiens untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi penerimaan pesan; terakhir, diperlukan analisis longitudinal mengenai dampak globalisasi informasi terhadap persepsi umat Islam terhadap nilai-nilai tradisional dan kontemporer, yang dapat dilakukan melalui pengumpulan data panel secara bertahap pada berbagai wilayah Indonesia untuk menilai perubahan sikap dan perilaku seiring waktu..
<br>Globalisasi informasi dan media menstandarisasi preferensi pelaporan serta menentukan peristiwa penting bagi media elektronik tiap negara.Agama memiliki dimensi yang luas melampaui kepercayaan tradisional, mencakup bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, perdamaian, lingkungan, dan sejarah.Pesan yang disampaikan oleh komunikator menjadi komunikatif bila proses psikologis yang sama terjadi pada penerima, menunjukkan pentingnya semangat komunikator dalam interaksi
<br>Teknologi Informasi mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pertumbuhan tersebut membuatnya memudahkan manusia sebagai media yang menghubungkan satu dengan yang lainnya. Beragam Informasi serta kejadian yang telah terjadi di seluruh penjuru dunia sangat dengan sangat cepat dapat diakses oleh manusia. Globalisasi muncul ditandai dengan semakin perkembangan teknologi informasi. Seluruh lapisan masyarakat di dunia, terutama orang yang beragama islam dapat melihat berbagai keseruan program televisi yang menghadirkan bermacam-macam tayangan. Dengan adanya satelit pemancar siaran televisi tidak hanya bersifat nasional saja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" type="image/webp" length="189676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Literatur Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Literatur Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Literatur Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51973-prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">f757ecabf605cd67374054421fbfedd1</guid>
	<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 14:35:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mus musculus ]]></category>
	<category><![CDATA[ namira yusuf ]]></category>
	<category><![CDATA[ husna husna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[husna,mus,musculus,namira,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Satu arah penelitian selanjutnya adalah menguji secara eksperimental efektivitas berbagai jenis aktivitas terapi okupasi, seperti kerajinan tangan, latihan kebugaran ringan, dan kegiatan berkebun, terhadap penurunan tingkat stres pada lansia melalui rancangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia: Satu arah penelitian selanjutnya adalah menguji secara eksperimental efektivitas berbagai jenis aktivitas terapi okupasi, seperti kerajinan tangan, latihan kebugaran ringan, dan kegiatan berkebun, terhadap penurunan tingkat stres pada lansia melalui rancangan uji coba terkontrol secara acak (RCT) dengan sampel yang representatif dari berbagai wilayah. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang terapi okupasi selama enam hingga dua belas bulan, menilai tidak hanya perubahan skor stres tetapi juga kualitas hidup, kemandirian fungsional, dan kesehatan mental secara menyeluruh. Ketiga, mengingat keterbatasan akses di daerah terpencil, studi dapat mengeksplorasi penerapan terapi okupasi berbasis teknologi digital atau telehealth, mengukur keberhasilan intervensi jarak jauh dibandingkan dengan sesi tatap muka tradisional. Keempat, analisis faktor moderasi seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan dukungan keluarga dapat membantu mengidentifikasi subkelompok lansia yang paling diuntungkan dari intervensi tertentu. Kelima, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi lansia terhadap aktivitas terapi okupasi, mengungkap motivasi, hambatan, dan kepuasan mereka, sehingga memperkaya desain program yang lebih berpusat pada pengguna. Semua ide tersebut dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana terapi okupasi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia secara efektif.. Terapi okupasi dapat mengurangi perasaan cemas/stres pada lansia, dimana aktifitas yang dilakukan dapat mengisi waktu, meningkatkan kesejahteraan, dan membuat lansia menjadi lebih rileks Stres muncul tidak memandang usia. Stres yang berlarut larut pada orang lanjut usia (lansia) dapat menimbulkan berbagai gejal psikologis, diantaranya perasaan cemas, ketakutan, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, sukar makan dan sering mengalami gangguan tidur. Stres juga dapat menyebabkan kemunduran fisik bagi lansia. Stres pada lansia dapat diatasi dengan beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan terapi okupasi. Terapi okupasi adalah jenis alternatif non farmakologi yang mudah dilakukan, dan digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f656c.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f656c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f656c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f656c.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" alt="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-07b73.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-07b73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-07b73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-07b73.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" alt="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp 1x" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" alt="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51973-prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi" title="JURIS - Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia" target="_blank">Studi Literatur: Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia</a>: Satu arah penelitian selanjutnya adalah menguji secara eksperimental efektivitas berbagai jenis aktivitas terapi okupasi, seperti kerajinan tangan, latihan kebugaran ringan, dan kegiatan berkebun, terhadap penurunan tingkat stres pada lansia melalui rancangan uji coba terkontrol secara acak (RCT) dengan sampel yang representatif dari berbagai wilayah. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang terapi okupasi selama enam hingga dua belas bulan, menilai tidak hanya perubahan skor stres tetapi juga kualitas hidup, kemandirian fungsional, dan kesehatan mental secara menyeluruh. Ketiga, mengingat keterbatasan akses di daerah terpencil, studi dapat mengeksplorasi penerapan terapi okupasi berbasis teknologi digital atau telehealth, mengukur keberhasilan intervensi jarak jauh dibandingkan dengan sesi tatap muka tradisional. Keempat, analisis faktor moderasi seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan dukungan keluarga dapat membantu mengidentifikasi subkelompok lansia yang paling diuntungkan dari intervensi tertentu. Kelima, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi lansia terhadap aktivitas terapi okupasi, mengungkap motivasi, hambatan, dan kepuasan mereka, sehingga memperkaya desain program yang lebih berpusat pada pengguna. Semua ide tersebut dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana terapi okupasi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia secara efektif..
<br>Terapi okupasi dapat mengurangi perasaan cemas/stres pada lansia, dimana aktifitas yang dilakukan dapat mengisi waktu, meningkatkan kesejahteraan, dan membuat lansia menjadi lebih rileks
<br>Stres muncul tidak memandang usia. Stres yang berlarut larut pada orang lanjut usia (lansia) dapat menimbulkan berbagai gejal psikologis, diantaranya perasaan cemas, ketakutan, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, sukar makan dan sering mengalami gangguan tidur. Stres juga dapat menyebabkan kemunduran fisik bagi lansia. Stres pada lansia dapat diatasi dengan beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan terapi okupasi. Terapi okupasi adalah jenis alternatif non farmakologi yang mudah dilakukan, dan digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp" type="image/webp" length="36934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f656c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-07b73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/prinsip-terapi-okupasi-ratarata-skor-stres-kondisi-thumb-f9e8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2463-lldikti13.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10745-aceh-journal-health-innovation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 27 Jun 2026 23:13:17 +0700. 24 items. Served in: 2.537 seconds [rss] -->
