<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 14:01:50 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 14:01:50 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-03T14:01:50+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44952-komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">5a995c5d842bd8444b368d3160286672</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 13:36:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nanda labado ]]></category>
	<category><![CDATA[ z ngabito ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan frekuensi makan bersama dalam keluarga muda, membangun komunikasi positif terkait kesehatan, dan merencanakan aktivitas fisik bersama secara rutin untuk memperkuat komitmen perilaku sehat. Tenaga kesehatan juga dapat memberikan edukasi gizi, pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal, dan konseling manajemen stres yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga muda. Komunitas dan lembaga masyarakat dapat mengaktifkan kembali peran PKK, posyandu, dan komunitas olahraga sebagai fasilitator edukasi kesehatan keluarga. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat memperkuat program promosi kesehatan berbasis keluarga seperti Keluarga Sadar Gizi dan CERDIK serta memperluas akses layanan kesehatan mental dan gizi.. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi merupakan fondasi penting dalam membentuk kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda.Komunikasi yang terbuka dan suportif terbukti memfasilitasi pengambilan keputusan terkait pola makan, meningkatkan motivasi aktivitas fisik bersama, serta membantu keluarga menghadapi tekanan psikososial melalui manajemen stres yang lebih adaptif.Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat tidak hanya dipengaruhi faktor individu, tetapi juga kualitas interaksi dalam keluarga.Oleh karena itu, promosi kesehatan bagi keluarga muda membutuhkan pendekatan yang mengintegrasikan aspek komunikasi, edukasi gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan mental secara holistik Penelitian ini menganalisis peran komunikasi antarpribadi dalam meningkatkan kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda, dengan fokus pada pola makan sehat, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif melalui penelusuran sistematis pada Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda terhadap sumber publikasi tahun 2015-2025. Sebanyak 47 literatur dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi pola, mekanisme komunikasi, dan determinan perilaku sehat dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang terbuka, suportif, dan konsisten berperan penting dalam memediasi perilaku makan sehat, meningkatkan motivasi aktivitas fisik, serta membantu keluarga mengelola stres. Aktivitas fisik terbukti berfungsi sebagai proteksi stres, sementara pola makan sehat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" alt="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44952-komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-kom" title="JURIS - Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda" target="_blank">Peran Komunikasi Antarpribadi dalam Meningkatkan Kepatuhan Gaya Hidup Sehat pada Keluarga Muda</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji mekanisme komunikasi spesifik dalam keluarga muda dan pengaruhnya terhadap perilaku makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan frekuensi makan bersama dalam keluarga muda, membangun komunikasi positif terkait kesehatan, dan merencanakan aktivitas fisik bersama secara rutin untuk memperkuat komitmen perilaku sehat. Tenaga kesehatan juga dapat memberikan edukasi gizi, pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal, dan konseling manajemen stres yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga muda. Komunitas dan lembaga masyarakat dapat mengaktifkan kembali peran PKK, posyandu, dan komunitas olahraga sebagai fasilitator edukasi kesehatan keluarga. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat memperkuat program promosi kesehatan berbasis keluarga seperti Keluarga Sadar Gizi dan CERDIK serta memperluas akses layanan kesehatan mental dan gizi..
<br>Hasil studi literatur menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi merupakan fondasi penting dalam membentuk kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda.Komunikasi yang terbuka dan suportif terbukti memfasilitasi pengambilan keputusan terkait pola makan, meningkatkan motivasi aktivitas fisik bersama, serta membantu keluarga menghadapi tekanan psikososial melalui manajemen stres yang lebih adaptif.Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat tidak hanya dipengaruhi faktor individu, tetapi juga kualitas interaksi dalam keluarga.Oleh karena itu, promosi kesehatan bagi keluarga muda membutuhkan pendekatan yang mengintegrasikan aspek komunikasi, edukasi gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan mental secara holistik
<br>Penelitian ini menganalisis peran komunikasi antarpribadi dalam meningkatkan kepatuhan gaya hidup sehat pada keluarga muda, dengan fokus pada pola makan sehat, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif melalui penelusuran sistematis pada Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda terhadap sumber publikasi tahun 2015-2025. Sebanyak 47 literatur dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi pola, mekanisme komunikasi, dan determinan perilaku sehat dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang terbuka, suportif, dan konsisten berperan penting dalam memediasi perilaku makan sehat, meningkatkan motivasi aktivitas fisik, serta membantu keluarga mengelola stres. Aktivitas fisik terbukti berfungsi sebagai proteksi stres, sementara pola makan sehat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" type="image/webp" length="55974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-e9570.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-03dc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komunikasi-antarpribadi-keluarga-muda-kualitas-ker-thumb-2ddfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E Commerce in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44949-perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon</link>
	<guid isPermaLink="false">76ebf473f6802b396db2795c182c9134</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 13:27:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pemasaran dalam meningkatkan emosi positif konsumen dan mendorong pembelian impulsif. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan strategi pemasaran yang efektif dalam industri e-commerce di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belanja hedonis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia.Selain itu, emosi positif berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif.Oleh karena itu, perusahaan e-commerce perlu fokus pada strategi pemasaran yang dapat meningkatkan emosi positif konsumen untuk mendorong pembelian impulsif.Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel yang diteliti dan menguji model penelitian pada berbagai kategori produk e-commerce Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belanja hedonis terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia, dengan emosi positif sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal, serta teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SMART PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi positif berperan sebagai mediator dalam hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pelaku bisnis e-commerce perlu memperhatikan kondisi emosional konsumen dan menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan untuk mendorong pembelian impulsif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp 1x" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" alt="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44949-perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon" title="JURIS - Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia" target="_blank">Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti budaya dan sosial ekonomi, terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pemasaran dalam meningkatkan emosi positif konsumen dan mendorong pembelian impulsif. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan strategi pemasaran yang efektif dalam industri e-commerce di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belanja hedonis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia.Selain itu, emosi positif berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif.Oleh karena itu, perusahaan e-commerce perlu fokus pada strategi pemasaran yang dapat meningkatkan emosi positif konsumen untuk mendorong pembelian impulsif.Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel yang diteliti dan menguji model penelitian pada berbagai kategori produk e-commerce
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belanja hedonis terhadap perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce di Indonesia, dengan emosi positif sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal, serta teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SMART PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi positif berperan sebagai mediator dalam hubungan antara motivasi belanja hedonis dan perilaku pembelian impulsif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pelaku bisnis e-commerce perlu memperhatikan kondisi emosional konsumen dan menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan untuk mendorong pembelian impulsif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" type="image/webp" length="123188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-9d19b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-ddb28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/perilaku-pembelian-impulsif-motivasi-belanja-hedon-thumb-0bd3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Kahfi 60 82 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Kahfi 60 82 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Kahfi 60 82 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44935-abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal</link>
	<guid isPermaLink="false">565c2931eee2e4c0b6d442f1d52b539e</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 13:11:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pendidikan akhlak yang terdapat dalam surat Al-Kahfi dalam konteks pendidikan modern, khususnya pada generasi muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Akhlak dalam Surat Al-Kahfi 60-82: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pendidikan akhlak yang terdapat dalam surat Al-Kahfi dalam konteks pendidikan modern, khususnya pada generasi muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pendekatan pendidikan akhlak dalam Islam dengan pendekatan pendidikan karakter yang diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan formal. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran akhlak yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan nilai-nilai kebangsaan. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan strategi pendidikan akhlak yang komprehensif dan mampu membentuk karakter generasi penerus yang berakhlak mulia, berintegritas, dan bertanggung jawab.. Metode pendidikan akhlak meliputi keteladanan, pemberian tuntunan, penggunaan kisah sejarah, pemberian dorongan dan menanamkan rasa takut kepada Allah SWT, serta memupuk hati nurani.Kisah Nabi Musa dan Khidir dalam surat Al-Kahfi ayat 60-82 mengajarkan pentingnya semangat mencari ilmu, bersikap sopan kepada guru, berbaik sangka, berkomitmen pada perintah guru, bertanya sesuai situasi, mengakui kesalahan dan meminta maaf, serta menerima konsekuensi atas pelanggaran.Penelitian ini memberikan pemahaman tentang implementasi pendidikan akhlak dalam perspektif Islam This is a new author guidelines and article template of Jurnal Dedikasi Pendidikan since year 2019 publication. Article should be started by Title of Article followed by Authors Name and Affiliation Address and abstract. This abstract section should be typed in Italic font and font size of 10 pt and number of words of 150-200. Special for the abstract section, please use left margin of 45 mm and right margin of 30 mm. The single spacing should be used between lines in this article. If article is written in Indonesian, the abstract should be typed in Indonesian and English. Meanwhile, if article is written in English, the abstract should be typed in English only. The abstract should be typed as concise as possible and should be composed of: problem statement, method, scientific finding results,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-1b738.webp" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-1b738.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-1b738.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-1b738.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" alt="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6c603.webp" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6c603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6c603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6c603.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" alt="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" alt="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44935-abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal" title="JURIS - Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82" target="_blank">Pendidikan Akhlak dalam Surat  Al-Kahfi  60-82</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pendidikan akhlak yang terdapat dalam surat Al-Kahfi dalam konteks pendidikan modern, khususnya pada generasi muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pendekatan pendidikan akhlak dalam Islam dengan pendekatan pendidikan karakter yang diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan formal. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran akhlak yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan nilai-nilai kebangsaan. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan strategi pendidikan akhlak yang komprehensif dan mampu membentuk karakter generasi penerus yang berakhlak mulia, berintegritas, dan bertanggung jawab..
<br>Metode pendidikan akhlak meliputi keteladanan, pemberian tuntunan, penggunaan kisah sejarah, pemberian dorongan dan menanamkan rasa takut kepada Allah SWT, serta memupuk hati nurani.Kisah Nabi Musa dan Khidir dalam surat Al-Kahfi ayat 60-82 mengajarkan pentingnya semangat mencari ilmu, bersikap sopan kepada guru, berbaik sangka, berkomitmen pada perintah guru, bertanya sesuai situasi, mengakui kesalahan dan meminta maaf, serta menerima konsekuensi atas pelanggaran.Penelitian ini memberikan pemahaman tentang implementasi pendidikan akhlak dalam perspektif Islam
<br>This is a new author guidelines and article template of Jurnal Dedikasi Pendidikan since year 2019 publication. Article should be started by Title of Article followed by Authors Name and Affiliation Address and abstract. This abstract section should be typed in Italic font and font size of 10 pt and number of words of 150-200. Special for the abstract section, please use left margin of 45 mm and right margin of 30 mm. The single spacing should be used between lines in this article. If article is written in Indonesian, the abstract should be typed in Indonesian and English. Meanwhile, if article is written in English, the abstract should be typed in English only. The abstract should be typed as concise as possible and should be composed of: problem statement, method, scientific finding results,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp" type="image/webp" length="93666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-1b738.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6c603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/abstract-section-pendidikan-akhlak-al-kahfi-jurnal-thumb-6ced9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Study between Capital Asset Pricing Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian Capital Market during Period 2008 2012 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Study between Capital Asset Pricing Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian Capital Market during Period 2008 2012 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Study between Capital Asset Pricing Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian Capital Market during Period 2008 2012 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44943-stock-market-return-islamic-capital-m</link>
	<guid isPermaLink="false">73763d3b4e1a01aa230c232dc127b6fa</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 13:09:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pasar modal Indonesia. Pertama, studi dapat diperluas dengan memasukkan variabel makroekonomi tambahan, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Study between Capital Asset Pricing Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian Capital Market during Period 2008-2012: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pasar modal Indonesia. Pertama, studi dapat diperluas dengan memasukkan variabel makroekonomi tambahan, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan pendapatan per kapita, dan kebijakan fiskal, untuk menguji apakah faktor-faktor ini dapat meningkatkan daya prediksi model APT. Kedua, penelitian di masa depan dapat menggunakan periode waktu yang lebih panjang dan mencakup lebih banyak perusahaan dari berbagai sektor industri untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dan representatif. Ketiga, eksplorasi model penetapan harga aset alternatif, seperti model multifaktor Fama-French atau Carhart, dapat memberikan wawasan tambahan tentang dinamika pasar modal Indonesia dan membantu mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang relevan bagi investor. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini akan berkontribusi pada pengembangan strategi investasi yang lebih efektif dan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku pasar modal di Indonesia.. This study concludes that the Capital Asset Pricing Model (CAPM) outperforms the Arbitrage Pricing Theory (APT) in describing stock returns across nine sectors of the Jakarta Stock Exchange during the period 2008-2012.The analysis reveals that CAPM demonstrates superior explanatory power in terms of both R-squared values and statistical significance.Furthermore, the research identifies that changes in the BI rate significantly influence stocks in the agriculture, mining, basic industry, consumer goods, and transportation sectors, while exchange rate fluctuations significantly impact stocks in the consumer goods and telecommunications sectors For decades, there have been many models explaining the returns earned in order to fulfill human curiosity. Various studies and empirical findings in many countriesAo stock markets have shown different results in both the clarity of the model and the identification of significant determinant variables. Therefore, many comparative studies between models have been accomplished. In this study, the author attempts to conduct a comparative study between two models, APT and CAPM, in the Indonesian Capital Market during the period 2008-2012. Additionally, the author seeks to determine how much inflation, interest rate, and exchange rate explain the returns earned in each sector of the Indonesian Capital Market. The results indicate that CAPM has a greater explanatory power than APT in the Indonesian Capital Market during the period... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-7f6a9.webp" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-7f6a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-7f6a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-7f6a9.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" alt="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" alt="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-dcf60.webp" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-dcf60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-dcf60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-dcf60.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" alt="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44943-stock-market-return-islamic-capital-m" title="JURIS - Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012" target="_blank">Comparative Study between Capital Asset Pricing  Model and Arbitrage Pricing Theory in Indonesian  Capital Market during Period 2008-2012</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperluas pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pasar modal Indonesia. Pertama, studi dapat diperluas dengan memasukkan variabel makroekonomi tambahan, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan pendapatan per kapita, dan kebijakan fiskal, untuk menguji apakah faktor-faktor ini dapat meningkatkan daya prediksi model APT. Kedua, penelitian di masa depan dapat menggunakan periode waktu yang lebih panjang dan mencakup lebih banyak perusahaan dari berbagai sektor industri untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dan representatif. Ketiga, eksplorasi model penetapan harga aset alternatif, seperti model multifaktor Fama-French atau Carhart, dapat memberikan wawasan tambahan tentang dinamika pasar modal Indonesia dan membantu mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang relevan bagi investor. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini akan berkontribusi pada pengembangan strategi investasi yang lebih efektif dan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku pasar modal di Indonesia..
<br>This study concludes that the Capital Asset Pricing Model (CAPM) outperforms the Arbitrage Pricing Theory (APT) in describing stock returns across nine sectors of the Jakarta Stock Exchange during the period 2008-2012.The analysis reveals that CAPM demonstrates superior explanatory power in terms of both R-squared values and statistical significance.Furthermore, the research identifies that changes in the BI rate significantly influence stocks in the agriculture, mining, basic industry, consumer goods, and transportation sectors, while exchange rate fluctuations significantly impact stocks in the consumer goods and telecommunications sectors
<br>For decades, there have been many models explaining the returns earned in order to fulfill human curiosity. Various studies and empirical findings in many countriesAo stock markets have shown different results in both the clarity of the model and the identification of significant determinant variables. Therefore, many comparative studies between models have been accomplished. In this study, the author attempts to conduct a comparative study between two models, APT and CAPM, in the Indonesian Capital Market during the period 2008-2012. Additionally, the author seeks to determine how much inflation, interest rate, and exchange rate explain the returns earned in each sector of the Indonesian Capital Market. The results indicate that CAPM has a greater explanatory power than APT in the Indonesian Capital Market during the period...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp" type="image/webp" length="96090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-7f6a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-bf7bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/stock-market-return-islamic-capital-quran-eksplora-thumb-dcf60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Budaya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Budaya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Budaya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44934-mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal</link>
	<guid isPermaLink="false">fd4bdb1ec2545dc2040c2f0c10b5cb1d</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 13:02:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai bagaimana implementasi nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum Pendidikan Islam dapat meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Budaya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai bagaimana implementasi nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum Pendidikan Islam dapat meningkatkan karakter dan akhlak peserta didik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran kepemimpinan transformasional dalam menciptakan iklim lembaga yang kondusif bagi pengembangan budaya positif di sekolah atau madrasah. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai model pembelajaran yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya dalam proses pembelajaran Pendidikan Islam, serta dampaknya terhadap peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia melalui pemanfaatan potensi budaya yang ada, sehingga menghasilkan generasi yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.. Pendidikan Islam berperan penting dalam mewariskan ajaran-ajaran Islam dan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.Peningkatan mutu pendidikan Islam dapat dicapai melalui pemanfaatan budaya sebagai sarana untuk memperkuat ikatan keberadaban dan mewujudkan kerukunan.Faktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihan juga berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam Budaya merupakan ciri khas cara hidup dari suatu bangsa atau daerah yang menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa. Setiap bangsa tentunya memiliki ciri khas yang berbeda-beda cara hidupnya. Sedangkan Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai agama Islam untuk membentuk perilaku dan akhlak manusia mendekatkan diri pada Allah SWT. Dengan pemanfaatan budaya yang ada dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam. Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatan budaya yaitu ditinjau dari kondisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-f61b1.webp" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-f61b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-f61b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-f61b1.webp 1x" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" alt="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp 1x" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" alt="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-b6e48.webp" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-b6e48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-b6e48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-b6e48.webp 1x" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" alt="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44934-mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal" title="JURIS - Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam" target="_blank">Peran Budaya Dalam Meningkatkan  Mutu Pendidikan Islam</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai bagaimana implementasi nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum Pendidikan Islam dapat meningkatkan karakter dan akhlak peserta didik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran kepemimpinan transformasional dalam menciptakan iklim lembaga yang kondusif bagi pengembangan budaya positif di sekolah atau madrasah. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai model pembelajaran yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya dalam proses pembelajaran Pendidikan Islam, serta dampaknya terhadap peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia melalui pemanfaatan potensi budaya yang ada, sehingga menghasilkan generasi yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa..
<br>Pendidikan Islam berperan penting dalam mewariskan ajaran-ajaran Islam dan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.Peningkatan mutu pendidikan Islam dapat dicapai melalui pemanfaatan budaya sebagai sarana untuk memperkuat ikatan keberadaban dan mewujudkan kerukunan.Faktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihan juga berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam
<br>Budaya merupakan ciri khas cara hidup dari suatu bangsa atau daerah yang menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa. Setiap bangsa tentunya memiliki ciri khas yang berbeda-beda cara hidupnya. Sedangkan Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai agama Islam untuk membentuk perilaku dan akhlak manusia mendekatkan diri pada Allah SWT. Dengan pemanfaatan budaya yang ada dapat meningkatkan mutu pendidikan Islam. Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatan budaya yaitu ditinjau dari kondisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp" type="image/webp" length="61530" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-f61b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-a91d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/mutu-pendidikan-wisata-budaya-positif-lokal-angkol-thumb-b6e48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44941-research-highlights-yasaro-human-resource-developm</link>
	<guid isPermaLink="false">3977e2c523a6d4f664ec76bc3f19060c</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:58:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should explore the long-term impact of entrepreneurship training on recidivism rates among ex-prisoners in Banjarmasin, considering the unique challenges they face reintegrating into society.  Additionally, a comparative study could investigate ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin: Further research should explore the long-term impact of entrepreneurship training on recidivism rates among ex-prisoners in Banjarmasin, considering the unique challenges they face reintegrating into society. Additionally, a comparative study could investigate the effectiveness of different training methodologies, such as incorporating mentorship programs with successful local entrepreneurs, to determine which approaches best foster sustainable business ventures. Finally, research is needed to understand the role of social support networks and community resources in facilitating the successful transition of ex-prisoners into entrepreneurship, and how these can be strengthened to provide ongoing assistance and reduce the risk of relapse into criminal activity. These investigations should aim to provide practical insights for policymakers and correctional institutions to improve rehabilitation programs and promote economic self-sufficiency among former inmates.. This study reveals that most inmates in Banjarmasin are involved in drug-related offenses and lack formal education.While many possess entrepreneurial potential, their personality traits, particularly in areas of cooperation and leadership, require development.The research highlights the importance of tailoring training programs to inmates' individual interests, skills, and market feasibility.Effective interventions, including motivational support and personality development, can enhance their preparedness for entrepreneurship The tendency for ex-prisoners to return to their previous environment after release is a significant concern. Despite routine training programs, many former inmates still choose to re-enter the criminal world. This is primarily due to difficulties in finding employment after release and challenges related to capital and knowledge when starting a business. This study investigates a human resource development model to prepare prisoners for entrepreneurship, representing a first step in this area of research. Data was collected through questionnaires, in-depth interviews with 150 inmates, and business confidence surveys. Results indicated that 100 of the 150 prisoners demonstrated entrepreneurial potential, but only 50 had interests aligned... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-bcd50.webp" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-bcd50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-bcd50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-bcd50.webp 1x" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" alt="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-36dac.webp" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-36dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-36dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-36dac.webp 1x" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" alt="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp 1x" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" alt="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44941-research-highlights-yasaro-human-resource-developm" title="JURIS - The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin" target="_blank">The Models of Human Resource Development in Preparing Prisoners for Entrepreneurship in Banjarmasin</a>: Further research should explore the long-term impact of entrepreneurship training on recidivism rates among ex-prisoners in Banjarmasin, considering the unique challenges they face reintegrating into society.  Additionally, a comparative study could investigate the effectiveness of different training methodologies, such as incorporating mentorship programs with successful local entrepreneurs, to determine which approaches best foster sustainable business ventures. Finally, research is needed to understand the role of social support networks and community resources in facilitating the successful transition of ex-prisoners into entrepreneurship, and how these can be strengthened to provide ongoing assistance and reduce the risk of relapse into criminal activity. These investigations should aim to provide practical insights for policymakers and correctional institutions to improve rehabilitation programs and promote economic self-sufficiency among former inmates..
<br>This study reveals that most inmates in Banjarmasin are involved in drug-related offenses and lack formal education.While many possess entrepreneurial potential, their personality traits, particularly in areas of cooperation and leadership, require development.The research highlights the importance of tailoring training programs to inmates' individual interests, skills, and market feasibility.Effective interventions, including motivational support and personality development, can enhance their preparedness for entrepreneurship
<br>The tendency for ex-prisoners to return to their previous environment after release is a significant concern. Despite routine training programs, many former inmates still choose to re-enter the criminal world. This is primarily due to difficulties in finding employment after release and challenges related to capital and knowledge when starting a business. This study investigates a human resource development model to prepare prisoners for entrepreneurship, representing a first step in this area of research. Data was collected through questionnaires, in-depth interviews with 150 inmates, and business confidence surveys. Results indicated that 100 of the 150 prisoners demonstrated entrepreneurial potential, but only 50 had interests aligned...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp" type="image/webp" length="71984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-bcd50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-36dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/research-highlights-yasaro-human-resource-developm-thumb-18ac8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial Analisis Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44950-hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-re</link>
	<guid isPermaLink="false">b104d27c7af6e890bb73f513371e459e</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nanda labado ]]></category>
	<category><![CDATA[ z ngabito ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur: Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model co-creation konten kesehatan digital yang melibatkan remaja sebagai pencipta pesan, untuk memahami bagaimana keterlibatan aktif mereka memengaruhi kredibilitas, ketersebaran, dan penerimaan pesan oleh teman sebayanya. Ketiga, diperlukan penelitian tentang efektivitas mekanisme fact-checking kolaboratif yang melibatkan remaja, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan dalam mengurangi persepsi kebenaran terhadap konten kesehatan palsu di platform seperti TikTok dan Instagram. Penelitian-penelitian ini dapat membentuk dasar strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan digital remaja. Dengan mengintegrasikan pendekatan pendidikan formal, partisipasi aktif, dan sistem verifikasi bersama, intervensi dapat menyentuh akar permasalahan literasi digital. Fokus pada konteks lokal Indonesia juga penting, mengingat perbedaan akses teknologi dan dinamika budaya digital dibandingkan negara maju. Melalui pendekatan multidimensi ini, remaja tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga agen perubahan dalam ekosistem informasi kesehatan digital. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal dan campuran (mixed methods) untuk menangkap perubahan perilaku dan persepsi secara mendalam. Semua ini bertujuan menciptakan generasi muda yang kritis, cerdas informasi, dan tangguh dalam menghadapi misinformasi kesehatan.. Literasi kesehatan digital remaja merupakan faktor kunci dalam menghadapi arus misinformasi kesehatan di media sosial yang semakin masif.Remaja umumnya memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses informasi kesehatan, namun rendah dalam mengevaluasi kredibilitas dan akurasi sumber, sehingga rentan terhadap informasi palsu dan perilaku kesehatan berisiko.Strategi promosi kesehatan perlu beralih dari pendekatan satu arah menjadi model partisipatif yang memberdayakan remaja sebagai aktor aktif dalam menciptakan dan menyebarkan pesan kesehatan digital yang kredibel Arus informasi kesehatan yang beragam di media sosial menempatkan remaja pada posisi rentan terhadap misinformasi, terutama ketika kemampuan mengevaluasi sumber belum berkembang secara optimal. Kajian literatur ini menganalisis temuan empiris terbaru mengenai kapasitas literasi kesehatan digital remaja dalam menghadapi informasi yang menyesatkan, dengan menekankan bahwa akses informasi yang luas tidak diimbangi oleh keterampilan verifikasi yang memadai. Analisis terhadap publikasi terkini menunjukkan bahwa TikTok dan Instagram menjadi platform dominan penyebaran konten kesehatan tidak akurat, sementara kemampuan remaja dalam menilai kredibilitas sumber,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44950-hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-re" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur" target="_blank">Literasi Kesehatan Digital Remaja dalam Menghadapi Misinformasi Kesehatan di Media Sosial: Analisis Literatur</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul literasi kesehatan digital berbasis kurikulum sekolah menengah dalam meningkatkan kemampuan remaja mengevaluasi kebenaran informasi kesehatan di media sosial secara jangka panjang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model co-creation konten kesehatan digital yang melibatkan remaja sebagai pencipta pesan, untuk memahami bagaimana keterlibatan aktif mereka memengaruhi kredibilitas, ketersebaran, dan penerimaan pesan oleh teman sebayanya. Ketiga, diperlukan penelitian tentang efektivitas mekanisme fact-checking kolaboratif yang melibatkan remaja, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan dalam mengurangi persepsi kebenaran terhadap konten kesehatan palsu di platform seperti TikTok dan Instagram. Penelitian-penelitian ini dapat membentuk dasar strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam membangun ketahanan digital remaja. Dengan mengintegrasikan pendekatan pendidikan formal, partisipasi aktif, dan sistem verifikasi bersama, intervensi dapat menyentuh akar permasalahan literasi digital. Fokus pada konteks lokal Indonesia juga penting, mengingat perbedaan akses teknologi dan dinamika budaya digital dibandingkan negara maju. Melalui pendekatan multidimensi ini, remaja tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga agen perubahan dalam ekosistem informasi kesehatan digital. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal dan campuran (mixed methods) untuk menangkap perubahan perilaku dan persepsi secara mendalam. Semua ini bertujuan menciptakan generasi muda yang kritis, cerdas informasi, dan tangguh dalam menghadapi misinformasi kesehatan..
<br>Literasi kesehatan digital remaja merupakan faktor kunci dalam menghadapi arus misinformasi kesehatan di media sosial yang semakin masif.Remaja umumnya memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses informasi kesehatan, namun rendah dalam mengevaluasi kredibilitas dan akurasi sumber, sehingga rentan terhadap informasi palsu dan perilaku kesehatan berisiko.Strategi promosi kesehatan perlu beralih dari pendekatan satu arah menjadi model partisipatif yang memberdayakan remaja sebagai aktor aktif dalam menciptakan dan menyebarkan pesan kesehatan digital yang kredibel
<br>Arus informasi kesehatan yang beragam di media sosial menempatkan remaja pada posisi rentan terhadap misinformasi, terutama ketika kemampuan mengevaluasi sumber belum berkembang secara optimal. Kajian literatur ini menganalisis temuan empiris terbaru mengenai kapasitas literasi kesehatan digital remaja dalam menghadapi informasi yang menyesatkan, dengan menekankan bahwa akses informasi yang luas tidak diimbangi oleh keterampilan verifikasi yang memadai. Analisis terhadap publikasi terkini menunjukkan bahwa TikTok dan Instagram menjadi platform dominan penyebaran konten kesehatan tidak akurat, sementara kemampuan remaja dalam menilai kredibilitas sumber,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" type="image/webp" length="130096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-86056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-a27a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/hidup-digital-remaja-literasi-kesehatan-misinforma-thumb-70aee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44930-pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-loka</link>
	<guid isPermaLink="false">16589c3905f2e5b6d7f6e60237218a69</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:45:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilmu sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ husein mohi ]]></category>
	<category><![CDATA[ febri dwi p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,febri,husein,ilmu,mohi,p,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengoptimalkan dampak ekonomi MBG, perlu dilakukan penguatan skema pengadaan berbasis lokal, integrasi MBG dengan strategi pembangunan ekonomi daerah, serta peningkatan tata kelola distribusi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengukuran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo: Untuk mengoptimalkan dampak ekonomi MBG, perlu dilakukan penguatan skema pengadaan berbasis lokal, integrasi MBG dengan strategi pembangunan ekonomi daerah, serta peningkatan tata kelola distribusi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengukuran kontribusi ekonomi program secara kuantitatif di tingkat daerah, serta menganalisis lebih lanjut efek pengganda fiskal dan dampak jangka panjang MBG terhadap produktivitas regional dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo memiliki potensi strategis yang melampaui fungsi sosialnya sebagai intervensi gizi sekolah.Penelitian ini menunjukkan bahwa MBG dapat berperan sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan permintaan komoditas lokal, aktivasi UMKM dan rantai pasok, penciptaan lapangan kerja, serta efek pengganda fiskal dalam struktur ekonomi regional.Kontribusi ekonomi tersebut bersifat ganda, mendorong perputaran ekonomi dalam jangka pendek dan memperkuat modal manusia dalam jangka panjang.Optimalisasi dampak ekonomi bergantung pada desain pengadaan berbasis lokal, kapasitas produksi daerah, dan tata kelola yang transparan dan terintegrasi.Penelitian lanjutan berbasis data empiris kuantitatif diperlukan untuk mengukur kontribusi ekonomi program secara langsung di tingkat daerah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus berpotensi mendorong pembangunan ekonomi daerah. Artikel ini menganalisis kontribusi implementasi MBG terhadap ekonomi lokal di Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG berkontribusi terhadap ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan bahan pangan lokal, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan efek pengganda fiskal pada perputaran ekonomi daerah. Dalam jangka panjang, peningkatan status gizi siswa juga berimplikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-40ec1.webp" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-40ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-40ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-40ec1.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-d54bd.webp" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-d54bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-d54bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-d54bd.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" alt="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44930-pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-loka" title="JURIS - Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo" target="_blank">Kontribusi Makanan Bergizi Gratis Terhadap Ekonomi Lokal di Provinsi Gorontalo</a>: Untuk mengoptimalkan dampak ekonomi MBG, perlu dilakukan penguatan skema pengadaan berbasis lokal, integrasi MBG dengan strategi pembangunan ekonomi daerah, serta peningkatan tata kelola distribusi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengukuran kontribusi ekonomi program secara kuantitatif di tingkat daerah, serta menganalisis lebih lanjut efek pengganda fiskal dan dampak jangka panjang MBG terhadap produktivitas regional dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan..
<br>Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo memiliki potensi strategis yang melampaui fungsi sosialnya sebagai intervensi gizi sekolah.Penelitian ini menunjukkan bahwa MBG dapat berperan sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan permintaan komoditas lokal, aktivasi UMKM dan rantai pasok, penciptaan lapangan kerja, serta efek pengganda fiskal dalam struktur ekonomi regional.Kontribusi ekonomi tersebut bersifat ganda, mendorong perputaran ekonomi dalam jangka pendek dan memperkuat modal manusia dalam jangka panjang.Optimalisasi dampak ekonomi bergantung pada desain pengadaan berbasis lokal, kapasitas produksi daerah, dan tata kelola yang transparan dan terintegrasi.Penelitian lanjutan berbasis data empiris kuantitatif diperlukan untuk mengukur kontribusi ekonomi program secara langsung di tingkat daerah
<br>Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus berpotensi mendorong pembangunan ekonomi daerah. Artikel ini menganalisis kontribusi implementasi MBG terhadap ekonomi lokal di Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG berkontribusi terhadap ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan bahan pangan lokal, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan efek pengganda fiskal pada perputaran ekonomi daerah. Dalam jangka panjang, peningkatan status gizi siswa juga berimplikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp" type="image/webp" length="97166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-40ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-d54bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/pangan-lokal-tepung-tata-kelola-ekonomi-fokus-prod-thumb-f74f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18225-pasca-jurnal-ilmu-administrasi-manajemen-sdm-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fungsi dan Peran Masjid As Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fungsi dan Peran Masjid As Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fungsi dan Peran Masjid As Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44938-sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu</link>
	<guid isPermaLink="false">ea6728dd195dc98b3833defde69a6b00</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:42:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syaiful hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hadi,https,ideas,mabhats,syaiful]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat, khususnya dalam mendukung UMKM lokal dan menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan. Kedua, meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat, khususnya dalam mendukung UMKM lokal dan menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan. Kedua, meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan masjid untuk menarik minat generasi muda dalam pengelolaan manajerial masjid, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan. Ketiga, mengeksplorasi potensi masjid sebagai pusat pendidikan inklusif, dengan mengembangkan program-program pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan praktis generasi muda, serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan progresif.. Masjid As-Sakinah secara efektif menjalankan fungsi dan perannya dalam memperkuat kehidupan sosial dan religius masyarakat sekitarnya.Optimalisasi peran ini dicapai dengan tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah ritual, melainkan berekspansi ke ranah pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi melalui integrasi program inovatif seperti English Massive, penyediaan ATM Beras, pemberdayaan UMKM lokal, serta penerapan digitalisasi donasi berbasis QRIS.Sinergi antara manajemen kepengurusan yang transparan dan partisipasi aktif jamaah terbukti berhasil membentuk ekosistem masyarakat yang mandiri secara material sekaligus tangguh secara spiritual.Sebagai implikasi ke depan, optimalisasi fungsi masjid ini perlu dipertahankan melalui penguatan kolaborasi dengan lembaga eksternal dan pemerintah daerah, serta pemantapan kaderisasi remaja dan dakwah digital, agar masjid terus relevan sebagai poros peradaban Islam modern yang memberdayakan umat Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam fungsi serta peran Masjid As-Sakinah dalam memperkuat kehidupan sosial dan religius masyarakat disekitarnya. Sebagai institusi keagamaan masjid memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengurus serta jamaah aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid As-Sakinah berperan efektif dalam aspek spiritual melalui kegiatan rutin seperti pengajian Ahad pagi dan Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) yang berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat. Pada ranah sosial, masjid turut mendorong kesejahteraan jamaah melalui program tabungan kurban dan sistem donasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp 1x" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" alt="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-6b728.webp" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-6b728.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-6b728.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-6b728.webp 1x" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" alt="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-3764d.webp" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-3764d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-3764d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-3764d.webp 1x" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" alt="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44938-sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu" title="JURIS - Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat" target="_blank">Fungsi dan Peran Masjid As-Sakinah dalam Meningkatkan Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat, khususnya dalam mendukung UMKM lokal dan menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan. Kedua, meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan masjid untuk menarik minat generasi muda dalam pengelolaan manajerial masjid, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan. Ketiga, mengeksplorasi potensi masjid sebagai pusat pendidikan inklusif, dengan mengembangkan program-program pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan praktis generasi muda, serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan progresif..
<br>Masjid As-Sakinah secara efektif menjalankan fungsi dan perannya dalam memperkuat kehidupan sosial dan religius masyarakat sekitarnya.Optimalisasi peran ini dicapai dengan tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah ritual, melainkan berekspansi ke ranah pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi melalui integrasi program inovatif seperti English Massive, penyediaan ATM Beras, pemberdayaan UMKM lokal, serta penerapan digitalisasi donasi berbasis QRIS.Sinergi antara manajemen kepengurusan yang transparan dan partisipasi aktif jamaah terbukti berhasil membentuk ekosistem masyarakat yang mandiri secara material sekaligus tangguh secara spiritual.Sebagai implikasi ke depan, optimalisasi fungsi masjid ini perlu dipertahankan melalui penguatan kolaborasi dengan lembaga eksternal dan pemerintah daerah, serta pemantapan kaderisasi remaja dan dakwah digital, agar masjid terus relevan sebagai poros peradaban Islam modern yang memberdayakan umat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam fungsi serta peran Masjid As-Sakinah dalam memperkuat kehidupan sosial dan religius masyarakat disekitarnya. Sebagai institusi keagamaan masjid memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengurus serta jamaah aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid As-Sakinah berperan efektif dalam aspek spiritual melalui kegiatan rutin seperti pengajian Ahad pagi dan Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA) yang berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat. Pada ranah sosial, masjid turut mendorong kesejahteraan jamaah melalui program tabungan kurban dan sistem donasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp" type="image/webp" length="103286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-ff3f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-6b728.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/sistem-masyarakat-sallama-al-masjid-budaya-religiu-thumb-3764d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44926-kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problemat</link>
	<guid isPermaLink="false">c1499248be5522f7cb62ebbe226074a8</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:41:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilmu sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,sosial,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sumber daya manusia di perguruan tinggi perlu ditingkatkan melalui pelatihan terstruktur bagi dosen bahasa asing untuk menerapkan metode komunikatif dalam pembelajaran, sehingga penguasaan bahasa asing menjadi kompetensi inti bagi mahasiswa. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing: Sumber daya manusia di perguruan tinggi perlu ditingkatkan melalui pelatihan terstruktur bagi dosen bahasa asing untuk menerapkan metode komunikatif dalam pembelajaran, sehingga penguasaan bahasa asing menjadi kompetensi inti bagi mahasiswa. Selain itu, perlu dikembangkan sistem penilaian berkelanjutan yang mengukur kemampuan bahasa asing mahasiswa secara komprehensif, sehingga institusi dapat menyesuaikan kebijakan dan alokasi anggaran secara lebih responsif. Untuk memperkuat relevansi lulusan, perguruan tinggi dapat menjalin kerja sama dengan industri dan lembaga internasional guna menyediakan program magang atau proyek kolaboratif yang menuntut penggunaan bahasa asing, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang mempersiapkan mereka menghadapi pasar kerja global.. Meskipun kebijakan menyoroti pentingnya penguasaan bahasa asing, implementasinya masih menghadapi kendala struktural, kultural, dan manajerial, sehingga belum sepenuhnya terintegrasi dalam kurikulum dan budaya akademik.Perkuatan kapasitas dosen, pembaruan kurikulum berbasis praktik komunikasi global, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran digital diperlukan agar kebijakan ini dapat mengubah kualitas dan relevansi lulusan secara nyata Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan integratif dalam pengembangan kompetensi bahasa asing serta implikasinya terhadap kualitas dan relevansi lulusan perguruan tinggi, dengan studi kasus di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali secara mendalam proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan penguatan kemampuan bahasa asing di tingkat institusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan fakultas, dosen bahasa asing, dan mahasiswa, disertai observasi lapangan serta studi dokumentasi terhadap dokumen kebijakan universitas. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-e4c78.webp" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-e4c78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-e4c78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-e4c78.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" alt="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-7978d.webp" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-7978d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-7978d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-7978d.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" alt="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp 1x" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" alt="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44926-kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problemat" title="JURIS - Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing" target="_blank">Kebijakan Integratif Dalam Pengembangan Kompetensi Bahasa Asing</a>: Sumber daya manusia di perguruan tinggi perlu ditingkatkan melalui pelatihan terstruktur bagi dosen bahasa asing untuk menerapkan metode komunikatif dalam pembelajaran, sehingga penguasaan bahasa asing menjadi kompetensi inti bagi mahasiswa. Selain itu, perlu dikembangkan sistem penilaian berkelanjutan yang mengukur kemampuan bahasa asing mahasiswa secara komprehensif, sehingga institusi dapat menyesuaikan kebijakan dan alokasi anggaran secara lebih responsif. Untuk memperkuat relevansi lulusan, perguruan tinggi dapat menjalin kerja sama dengan industri dan lembaga internasional guna menyediakan program magang atau proyek kolaboratif yang menuntut penggunaan bahasa asing, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang mempersiapkan mereka menghadapi pasar kerja global..
<br>Meskipun kebijakan menyoroti pentingnya penguasaan bahasa asing, implementasinya masih menghadapi kendala struktural, kultural, dan manajerial, sehingga belum sepenuhnya terintegrasi dalam kurikulum dan budaya akademik.Perkuatan kapasitas dosen, pembaruan kurikulum berbasis praktik komunikasi global, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran digital diperlukan agar kebijakan ini dapat mengubah kualitas dan relevansi lulusan secara nyata
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan integratif dalam pengembangan kompetensi bahasa asing serta implikasinya terhadap kualitas dan relevansi lulusan perguruan tinggi, dengan studi kasus di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali secara mendalam proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan penguatan kemampuan bahasa asing di tingkat institusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan fakultas, dosen bahasa asing, dan mahasiswa, disertai observasi lapangan serta studi dokumentasi terhadap dokumen kebijakan universitas. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp" type="image/webp" length="88444" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-e4c78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-7978d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kompetensi-bahasa-kecemasan-asing-problematika-pem-thumb-f6e49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18225-pasca-jurnal-ilmu-administrasi-manajemen-sdm-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44951-sosial-remaja-hidup-digital-konteks</link>
	<guid isPermaLink="false">10357e8cf5d5c105d205ccc1c34a62f0</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:37:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nanda labado ]]></category>
	<category><![CDATA[ z ngabito ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[labado,nanda,ngabito,view,vol,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja: Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan kualitas penegakan aturan seperti larangan penjualan rokok pada anak, dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Kedua, perluasan akses layanan berhenti merokok di Puskesmas harus ditingkatkan, disertai penguatan kompetensi tenaga kesehatan dalam konseling remaja. Ketiga, pendekatan intervensi harus lebih holistik dan berbasis perubahan perilaku, dengan menerapkan Human-Centered Design dan menguatkan program peer education. Keempat, untuk mengurangi faktor eksternal yang mendorong remaja merokok, pembatasan iklan rokok di media digital, pengendalian aksesibilitas melalui larangan rokok eceran, kenaikan cukai, serta larangan penjualan di sekitar sekolah perlu diperketat. Kelima, komunikasi risiko harus relevan dengan dunia remaja melalui konten digital yang menarik dan menekankan dampak jangka pendek. Akhirnya, penguatan sistem monitoring dan evaluasi diperlukan untuk memastikan efektivitas program dan memperkaya praktik berbasis bukti. Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan pencegahan merokok pada remaja yang berkelanjutan dan memberi perlindungan nyata bagi generasi muda Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya promosi kesehatan untuk mencegah perilaku merokok pada remaja di Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi yang saling berkaitan.Pada level kebijakan, lemahnya komitmen politik terlihat dari belum diratifikasinya FCTC, penegakan regulasi yang tidak konsisten, keterbatasan anggaran khusus, serta belum tegasnya pembatasan iklan dan promosi rokok yang menyasar remaja.Pada tingkat layanan masih sangat rendahAihanya sebagian kecil Puskesmas menyediakan layanan berhenti merokokAidiikuti minimnya kompetensi tenaga kesehatan, integrasi program yang lemah, dan kurangnya sarana pendukung.Dari sisi pendekatan intervensi, program masih dominan berorientasi pada peningkatan pengetahuan, belum mengadopsi metode partisipatif berbasis bukti, serta belum menguatkan model peer education dan pendekatan ekologis yang komprehensif.pemasaran rokok yang agresif di media digital, mudahnya akses rokok melalui penjualan eceran, norma sosial yang permisif, serta kuatnya pengaruh teman sebaya.Karakteristik psikososial remaja turut memperberat situasiAimulai dari orientasi pada dampak jangka pendek, rendahnya kesadaran tentang adiksi nikotin, ketidaksesuaian strategi komunikasi dengan kultur digital remaja, hingga keterbatasan efektivitas intervensi farmakologis.Kompleksitas ini berkontribusi pada stagnasi capaian program, tercermin dari meningkatnya prevalensi perokok remaja dari 3,65% (2023) menjadi 3,68% (2024), menunjukkan bahwa intervensi yang ada belum memberikan dampak signifikan Peningkatan prevalensi perokok remaja di Indonesia menunjukkan bahwa strategi promosi kesehatan yang ada belum berjalan efektif. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif tantangan strategis dalam implementasi promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja melalui studi literatur kualitatif terhadap publikasi ilmiah, kebijakan, dan laporan kesehatan periode 2015-2025. Analisis dilakukan menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi pola hambatan pada level kebijakan, institusional, metodologis, lingkungan eksternal, dan karakteristik psikososial remaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa lemahnya regulasi pengendalian tembakau, minimnya kapasitas layanan berhenti merokok, pendekatan intervensi yang belum sesuai kebutuhan remaja, serta kuatnya pengaruh industri rokok menjadi faktor dominan yang menurunkan efektivitas program. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" alt="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44951-sosial-remaja-hidup-digital-konteks" title="JURIS - Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja" target="_blank">Tantangan Strategi Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Perilaku Merokok pada Remaja</a>: Untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada penguatan regulasi dan kebijakan yang lebih tegas, termasuk ratifikasi FCTC, peningkatan kualitas penegakan aturan seperti larangan penjualan rokok pada anak, dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Kedua, perluasan akses layanan berhenti merokok di Puskesmas harus ditingkatkan, disertai penguatan kompetensi tenaga kesehatan dalam konseling remaja. Ketiga, pendekatan intervensi harus lebih holistik dan berbasis perubahan perilaku, dengan menerapkan Human-Centered Design dan menguatkan program peer education. Keempat, untuk mengurangi faktor eksternal yang mendorong remaja merokok, pembatasan iklan rokok di media digital, pengendalian aksesibilitas melalui larangan rokok eceran, kenaikan cukai, serta larangan penjualan di sekitar sekolah perlu diperketat. Kelima, komunikasi risiko harus relevan dengan dunia remaja melalui konten digital yang menarik dan menekankan dampak jangka pendek. Akhirnya, penguatan sistem monitoring dan evaluasi diperlukan untuk memastikan efektivitas program dan memperkaya praktik berbasis bukti. Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan pencegahan merokok pada remaja yang berkelanjutan dan memberi perlindungan nyata bagi generasi muda Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya promosi kesehatan untuk mencegah perilaku merokok pada remaja di Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi yang saling berkaitan.Pada level kebijakan, lemahnya komitmen politik terlihat dari belum diratifikasinya FCTC, penegakan regulasi yang tidak konsisten, keterbatasan anggaran khusus, serta belum tegasnya pembatasan iklan dan promosi rokok yang menyasar remaja.Pada tingkat layanan masih sangat rendahAihanya sebagian kecil Puskesmas menyediakan layanan berhenti merokokAidiikuti minimnya kompetensi tenaga kesehatan, integrasi program yang lemah, dan kurangnya sarana pendukung.Dari sisi pendekatan intervensi, program masih dominan berorientasi pada peningkatan pengetahuan, belum mengadopsi metode partisipatif berbasis bukti, serta belum menguatkan model peer education dan pendekatan ekologis yang komprehensif.pemasaran rokok yang agresif di media digital, mudahnya akses rokok melalui penjualan eceran, norma sosial yang permisif, serta kuatnya pengaruh teman sebaya.Karakteristik psikososial remaja turut memperberat situasiAimulai dari orientasi pada dampak jangka pendek, rendahnya kesadaran tentang adiksi nikotin, ketidaksesuaian strategi komunikasi dengan kultur digital remaja, hingga keterbatasan efektivitas intervensi farmakologis.Kompleksitas ini berkontribusi pada stagnasi capaian program, tercermin dari meningkatnya prevalensi perokok remaja dari 3,65% (2023) menjadi 3,68% (2024), menunjukkan bahwa intervensi yang ada belum memberikan dampak signifikan
<br>Peningkatan prevalensi perokok remaja di Indonesia menunjukkan bahwa strategi promosi kesehatan yang ada belum berjalan efektif. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif tantangan strategis dalam implementasi promosi kesehatan pencegahan perilaku merokok pada remaja melalui studi literatur kualitatif terhadap publikasi ilmiah, kebijakan, dan laporan kesehatan periode 2015-2025. Analisis dilakukan menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi pola hambatan pada level kebijakan, institusional, metodologis, lingkungan eksternal, dan karakteristik psikososial remaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa lemahnya regulasi pengendalian tembakau, minimnya kapasitas layanan berhenti merokok, pendekatan intervensi yang belum sesuai kebutuhan remaja, serta kuatnya pengaruh industri rokok menjadi faktor dominan yang menurunkan efektivitas program.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" type="image/webp" length="131750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-f94e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-68d91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-remaja-hidup-digital-konteks-promosi-keseha-thumb-836e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18227-jurnal-promosi-komunikasi-kesehatan-j-sikomkes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44927-dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-dig</link>
	<guid isPermaLink="false">abacdeeda7490502e8e3fbb46e4acff3</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:30:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilmu sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ husein mohi ]]></category>
	<category><![CDATA[ febri dwi p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,febri,husein,ilmu,mohi,p,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi motivasi belajar mahasiswa dalam hubungan antara pemanfaatan teknologi digital dan kualitas pembelajaran, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi motivasi belajar mahasiswa dalam hubungan antara pemanfaatan teknologi digital dan kualitas pembelajaran, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik program studi. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh dukungan kelembagaan, seperti pelatihan dosen dan infrastruktur teknologi, terhadap efektivitas integrasi teknologi dalam pembelajaran. Ketiga, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen terhadap kinerja akademik dan pengembangan karir mahasiswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran di perguruan tinggi swasta, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan era digital.. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Gorontalo dipengaruhi secara signifikan oleh pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen, baik secara parsial maupun simultan.Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi digital berpengaruh positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun kompetensi dosen memiliki pengaruh yang lebih kuat.Kombinasi keduanya mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan, menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan pendidikan tinggi Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen terhadap kualitas pembelajaran mahasiswa di dua perguruan tinggi swasta di Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 342 mahasiswa yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi dosen memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan teknologi digital,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-35694.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-35694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-35694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-35694.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-c3955.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-c3955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-c3955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-c3955.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" alt="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44927-dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-dig" title="JURIS - Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo" target="_blank">Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Digital dan Kompetensi Dosen Terhadap Kualitas Pembelajaran Mahasiswa Di 2 Perguruan Tinggi Swasta Gorontalo</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi motivasi belajar mahasiswa dalam hubungan antara pemanfaatan teknologi digital dan kualitas pembelajaran, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik program studi. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh dukungan kelembagaan, seperti pelatihan dosen dan infrastruktur teknologi, terhadap efektivitas integrasi teknologi dalam pembelajaran. Ketiga, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen terhadap kinerja akademik dan pengembangan karir mahasiswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran di perguruan tinggi swasta, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan era digital..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Gorontalo dipengaruhi secara signifikan oleh pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen, baik secara parsial maupun simultan.Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi digital berpengaruh positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun kompetensi dosen memiliki pengaruh yang lebih kuat.Kombinasi keduanya mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan, menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan pendidikan tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen terhadap kualitas pembelajaran mahasiswa di dua perguruan tinggi swasta di Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 342 mahasiswa yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi dosen memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan teknologi digital,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp" type="image/webp" length="92306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-eee6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-35694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/dosen-program-studi-kompetensi-teknologi-digital-k-thumb-c3955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18225-pasca-jurnal-ilmu-administrasi-manajemen-sdm-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Perceived Usefulness Perceived Ease of Use and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Perceived Usefulness Perceived Ease of Use and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Perceived Usefulness Perceived Ease of Use and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44946-mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen</link>
	<guid isPermaLink="false">3a98921c9dedfb319c5e6890b058678e</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:21:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Lakukan studi kualitatif untuk memahami bagaimana persepsi risiko dan kepercayaan memengaruhi keputusan microAcentrepreneur menggunakan mobile banking, sehingga dapat merancang strategi mitigasi risiko yang lebih spesifik. 2. Uji efektivitas program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use: 1. Lakukan studi kualitatif untuk memahami bagaimana persepsi risiko dan kepercayaan memengaruhi keputusan microAcentrepreneur menggunakan mobile banking, sehingga dapat merancang strategi mitigasi risiko yang lebih spesifik. 2. Uji efektivitas program pelatihan literasi digital bagi microAcentrepreneur dan evaluasi pengaruhnya terhadap peningkatan kepercayaan diri dan penggunaan mobile banking dalam jangka panjang. 3. Bandingkan perilaku adopsi mobile banking antara cabang bank swasta dan BUMN di wilayah Surabaya menggunakan model multigruppa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memperkuat atau melemahkan adopsi di masingAcmasing sektor.. Perceived usefulness, ease of use, and social influence directly influence the use of mobile banking among microAcentrepreneurs.These factors also affect usage indirectly through shaping the usersAo attitudes toward the platform.The findings confirm that enhancing perceived benefits, simplifying the interface, and leveraging social networks are key to promoting mobile banking adoption Mobile banking is one of the channels of banking service provided by banking institutions in forms of modern platforms that are fully based on digital technology and displace physical interaction between banks and their customers. For banking industry, mobile banking is more than a service option; it is a strategic plan to facilitate customerAos changes in behavior. However, the acceptance of such platform by the public, particularly micro entrepreneurs, is still in question. The objective of this research is to identify factors influencing the use of mobile banking based on the perception of micro customers of Bank DKI in Surabaya. The variables used in this study were developed from previous researches that also examined the same matter with adjustment on the characteristics of micro... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-2fe49.webp" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-2fe49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-2fe49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-2fe49.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" alt="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" alt="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-251fe.webp" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-251fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-251fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-251fe.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" alt="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44946-mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen" title="JURIS - The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use" target="_blank">The Effect of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Social Influence on the Use of Mobile Banking through the Mediation of Attitude Toward Use</a>: 1. Lakukan studi kualitatif untuk memahami bagaimana persepsi risiko dan kepercayaan memengaruhi keputusan microAcentrepreneur menggunakan mobile banking, sehingga dapat merancang strategi mitigasi risiko yang lebih spesifik. 2. Uji efektivitas program pelatihan literasi digital bagi microAcentrepreneur dan evaluasi pengaruhnya terhadap peningkatan kepercayaan diri dan penggunaan mobile banking dalam jangka panjang. 3. Bandingkan perilaku adopsi mobile banking antara cabang bank swasta dan BUMN di wilayah Surabaya menggunakan model multigruppa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memperkuat atau melemahkan adopsi di masingAcmasing sektor..
<br>Perceived usefulness, ease of use, and social influence directly influence the use of mobile banking among microAcentrepreneurs.These factors also affect usage indirectly through shaping the usersAo attitudes toward the platform.The findings confirm that enhancing perceived benefits, simplifying the interface, and leveraging social networks are key to promoting mobile banking adoption
<br>Mobile banking is one of the channels of banking service provided by banking institutions in forms of modern platforms that are fully based on digital technology and displace physical interaction between banks and their customers. For banking industry, mobile banking is more than a service option; it is a strategic plan to facilitate customerAos changes in behavior. However, the acceptance of such platform by the public, particularly micro entrepreneurs, is still in question. The objective of this research is to identify factors influencing the use of mobile banking based on the perception of micro customers of Bank DKI in Surabaya. The variables used in this study were developed from previous researches that also examined the same matter with adjustment on the characteristics of micro...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp" type="image/webp" length="102700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-2fe49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-210d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/mobile-banking-perceived-usefulness-social-influen-thumb-251fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44928-pengelolaan-sampah-plastik-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">5c194d236a47c6e0af168b8d3d25f693</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:18:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilmu sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ husein mohi ]]></category>
	<category><![CDATA[ febri dwi p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,febri,husein,ilmu,mohi,p,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan teoritis, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan model kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih adaptif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan teoritis, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan model kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih adaptif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat. (2) Melakukan analisis komparatif antar daerah untuk memperkuat generalisasi temuan dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan sampah perkotaan. (3) Menganalisis dampak kebijakan pengelolaan sampah terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, serta mengidentifikasi strategi-strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo telah berjalan relatif efektif, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan struktural dan sosial.Hasil penelitian mengindikasikan adanya peningkatan kinerja layanan kebersihan yang ditandai dengan bertambahnya cakupan layanan dan jumlah fasilitas TPS/TPS3R, serta meningkatnya jumlah warga yang terlayani dalam kurun waktu 2021-2024.Temuan ini mencerminkan bahwa kebijakan yang didukung oleh regulasi yang jelas dan komitmen pemerintah daerah mampu menghasilkan kemajuan nyata dalam pengelolaan sampah perkotaan.Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan sumber daya, khususnya armada pengangkut dan tenaga kebersihan, masih menjadi hambatan utama dalam mencapai efektivitas kebijakan secara optimal.Selain itu, variasi tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat antarwilayah menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada aspek teknis dan administratif, tetapi juga pada faktor sosial dan kultural.Dalam konteks ini, peran komunikasi kebijakan dan pemberdayaan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan implementasi kebijakan Pengelolaan sampah perkotaan merupakan isu kebijakan publik yang penting di kota-kota berkembang, termasuk Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo dalam menghadapi peningkatan timbulan sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen dan wawancara mendalam terhadap aktor kebijakan yang terlibat dalam implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di Kota Gorontalo telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan cakupan layanan kebersihan, penambahan fasilitas TPS/TPS3R, serta meningkatnya jumlah masyarakat yang terlayani. Implementasi kebijakan didukung oleh komunikasi kebijakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-71d6c.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-71d6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-71d6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-71d6c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-15022.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-15022.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-15022.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-15022.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" alt="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44928-pengelolaan-sampah-plastik-pemb" title="JURIS - Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo" target="_blank">Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Gorontalo</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan teoritis, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan model kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih adaptif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat. (2) Melakukan analisis komparatif antar daerah untuk memperkuat generalisasi temuan dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan sampah perkotaan. (3) Menganalisis dampak kebijakan pengelolaan sampah terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, serta mengidentifikasi strategi-strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo telah berjalan relatif efektif, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan struktural dan sosial.Hasil penelitian mengindikasikan adanya peningkatan kinerja layanan kebersihan yang ditandai dengan bertambahnya cakupan layanan dan jumlah fasilitas TPS/TPS3R, serta meningkatnya jumlah warga yang terlayani dalam kurun waktu 2021-2024.Temuan ini mencerminkan bahwa kebijakan yang didukung oleh regulasi yang jelas dan komitmen pemerintah daerah mampu menghasilkan kemajuan nyata dalam pengelolaan sampah perkotaan.Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan sumber daya, khususnya armada pengangkut dan tenaga kebersihan, masih menjadi hambatan utama dalam mencapai efektivitas kebijakan secara optimal.Selain itu, variasi tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat antarwilayah menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada aspek teknis dan administratif, tetapi juga pada faktor sosial dan kultural.Dalam konteks ini, peran komunikasi kebijakan dan pemberdayaan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan implementasi kebijakan
<br>Pengelolaan sampah perkotaan merupakan isu kebijakan publik yang penting di kota-kota berkembang, termasuk Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan dan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Gorontalo dalam menghadapi peningkatan timbulan sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen dan wawancara mendalam terhadap aktor kebijakan yang terlibat dalam implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di Kota Gorontalo telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan cakupan layanan kebersihan, penambahan fasilitas TPS/TPS3R, serta meningkatnya jumlah masyarakat yang terlayani. Implementasi kebijakan didukung oleh komunikasi kebijakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp" type="image/webp" length="88564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-71d6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-15022.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/pengelolaan-sampah-plastik-pemberdayaan-masyarakat-thumb-51190.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18225-pasca-jurnal-ilmu-administrasi-manajemen-sdm-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44933-literasi-santri-ayah-asi-rethinking-bench</link>
	<guid isPermaLink="false">73f96cfed985f46fd8bc7fb307851deb</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:13:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan literasi santri dan mengatasi masalah radikalisme agama dan kejahatan siber, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program benchmarking literasi yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi: Untuk meningkatkan literasi santri dan mengatasi masalah radikalisme agama dan kejahatan siber, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program benchmarking literasi yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan memahami bacaan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran guru dalam mendorong literasi santri dan bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi santri. Penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak program benchmarking literasi terhadap prestasi akademik santri dan bagaimana program ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di berbagai pesantren.. Pemahaman dan penerapan literasi diperlukan untuk melihat perkembangan kejahatan dunia maya dan kontribusi pesantren dalam meng-counter masalah-masalah dunia.Melalui kampanye dan pembudayaan digital soft literacy (literasi santun), pesantren diyakini mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual yang kian menguat.Program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual melalui (1) tahap pembiasaan melalui kegiatan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.(2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran literasi, pojok literasi, sumbang literasi, diskusi literasi, dan award literasi.tahap pembelajaran, yaitu tahapan untuk memahami istilah Aukejahatan duniaAy yang dapat dimaknai sebagai sesuatu yang bersifat merusak.dan tahap evaluasi semua tahapan yang telah dilaksanakan supaya mendapatkan tindak lanjut dan perbaikan terhadap program-program benchmarking tahun berikutnya.Hasil implementasi program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu menciptakan kemajemukan, kekuatan, dan kemajuan bangsa dalam menghadapi tantangan yang muncul di era globalisasi.Program ini mampu menanamkan nilai pendidikan moderat, toleransi, damai, mempererat pertemanan, persaudaraan serta kasih sayang agar terciptanya keharmonisan.Dengan modal inilah, santri dapat membangun negeri dengan berbagai prestasi Melalui kampanye dan pembudayaan digital soft literacy (literasi santun), pesantren diyakini mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual yang kian menguat. Pemahaman dan penerapan literasi pada lembaga pendidikan merupakan tujuan penting dari pendidikan. Lembaga pendidikan (pendidik, peserta didik, dan stakeholder) harus benar-benar paham terhadap literasi. Hal ini karena mereka sebagai aktor dan agen perubahan peningkatan literasi santri pada pesantren. Kern (2000:15) dalam hasil penelitiannya menemukan bahwa proses belajar mengajar harus mengarah pada pengajaran literasi dan senantiasa mempersiapkan untuk memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing supaya mereka dapat menghadapi setiap perubahan yang terjadi di lingkungannya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-c87af.webp" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-c87af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-c87af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-c87af.webp 1x" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" alt="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-cd30b.webp" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-cd30b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-cd30b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-cd30b.webp 1x" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" alt="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp 1x" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" alt="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44933-literasi-santri-ayah-asi-rethinking-bench" title="JURIS - Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi" target="_blank">Rethingking Pendidikan Islam Antiradikal dan Kejahatan Siber Melalui Program Benchmarking Literasi</a>: Untuk meningkatkan literasi santri dan mengatasi masalah radikalisme agama dan kejahatan siber, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program benchmarking literasi yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan memahami bacaan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran guru dalam mendorong literasi santri dan bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi santri. Penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak program benchmarking literasi terhadap prestasi akademik santri dan bagaimana program ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di berbagai pesantren..
<br>Pemahaman dan penerapan literasi diperlukan untuk melihat perkembangan kejahatan dunia maya dan kontribusi pesantren dalam meng-counter masalah-masalah dunia.Melalui kampanye dan pembudayaan digital soft literacy (literasi santun), pesantren diyakini mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual yang kian menguat.Program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual melalui (1) tahap pembiasaan melalui kegiatan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.(2) tahap pengembangan meliputi olimpiade literasi, literasi damai dan berbagi, kreasi literasi, senyap literasi, literasi sosial, aksi literasi, pameran literasi, pojok literasi, sumbang literasi, diskusi literasi, dan award literasi.tahap pembelajaran, yaitu tahapan untuk memahami istilah Aukejahatan duniaAy yang dapat dimaknai sebagai sesuatu yang bersifat merusak.dan tahap evaluasi semua tahapan yang telah dilaksanakan supaya mendapatkan tindak lanjut dan perbaikan terhadap program-program benchmarking tahun berikutnya.Hasil implementasi program benchmarking literasi pada Pesantren Terpadu Nurul Huda mampu menciptakan kemajemukan, kekuatan, dan kemajuan bangsa dalam menghadapi tantangan yang muncul di era globalisasi.Program ini mampu menanamkan nilai pendidikan moderat, toleransi, damai, mempererat pertemanan, persaudaraan serta kasih sayang agar terciptanya keharmonisan.Dengan modal inilah, santri dapat membangun negeri dengan berbagai prestasi
<br>Melalui kampanye dan pembudayaan digital soft literacy (literasi santun), pesantren diyakini mampu mengurai gejala radikalisme agama dan kejahatan siber dalam ruang virtual yang kian menguat. Pemahaman dan penerapan literasi pada lembaga pendidikan merupakan tujuan penting dari pendidikan. Lembaga pendidikan (pendidik, peserta didik, dan stakeholder) harus benar-benar paham terhadap literasi. Hal ini karena mereka sebagai aktor dan agen perubahan peningkatan literasi santri pada pesantren. Kern (2000:15) dalam hasil penelitiannya menemukan bahwa proses belajar mengajar harus mengarah pada pengajaran literasi dan senantiasa mempersiapkan untuk memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing supaya mereka dapat menghadapi setiap perubahan yang terjadi di lingkungannya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp" type="image/webp" length="63626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-c87af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-cd30b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/literasi-santri-ayah-asi-rethinking-benchmarking-p-thumb-eec6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44929-dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interak</link>
	<guid isPermaLink="false">6b447601dbbebe85981c03588f5fa148</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:11:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilmu sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ husein mohi ]]></category>
	<category><![CDATA[ febri dwi p ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,febri,husein,ilmu,mohi,p,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma sosial yang terbentuk di dunia virtual Roblox mempengaruhi perilaku pemain di dunia nyata, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma sosial yang terbentuk di dunia virtual Roblox mempengaruhi perilaku pemain di dunia nyata, dengan fokus pada dampaknya terhadap pembentukan karakter dan nilai-nilai moral. Kedua, penelitian dapat meneliti lebih dalam mengenai peran avatar dalam pembentukan identitas diri, khususnya pada kelompok usia remaja, dengan mempertimbangkan bagaimana pilihan avatar mencerminkan aspirasi, identitas gender, dan ekspresi diri. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana interaksi simbolik di Roblox dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sosial yang efektif, dengan merancang program edukasi yang memanfaatkan elemen-elemen permainan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kerjasama, dan pemecahan masalah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana dunia virtual membentuk interaksi sosial dan identitas diri, serta bagaimana potensi ini dapat dimanfaatkan untuk tujuan pendidikan dan pengembangan sosial.. Penelitian ini menegaskan bahwa dunia virtual seperti Roblox bukanlah sekadar ruang rekreasi digital, melainkan arena sosiologis tempat manusia menegosiasikan identitas, makna, dan relasi sosial melalui simbol-simbol virtual.Proses interaksi simbolik yang dirumuskan oleh Mead dan Blumer terbukti tetap hidup, namun kini beroperasi dalam medium baru yang bersifat digital, visual, dan algoritmik.Pikiran sosial tidak lagi terbatas pada dialog antar tubuh, tetapi berlangsung melalui sistem tanda yang dihasilkan oleh avatar, emoji, dan gestur virtual.Diri tidak lagi statis, melainkan menjadi konstruksi reflektif yang terus berubah seiring dinamika komunitas digital.Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyimpulkan perubahan bentuk interaksi sosial, tetapi juga menawarkan refleksi teoretis bahwa kemanusiaan di era digital tetap berakar pada makna dan simbol, meskipun medianya telah berubah Kehidupan sosial di dunia virtual Roblox memperlihatkan pergeseran paradigma dari interaksi tatap muka menuju interaksi simbolik digital. Dalam ruang ini, konsep mind, self, dan society yang dikemukakan oleh Mead mengalami transformasi epistemologis: pikiran sosial dimediasi oleh simbol digital, diri dibentuk melalui avatar reflektif, dan masyarakat muncul dari kesadaran kolektif komunitas virtual. Premis Blumer tentang meaning, interaction, dan interpretation juga menemukan bentuk barunya makna diciptakan secara kontekstual, interaksi berlangsung tanpa kehadiran fisik, dan interpretasi menjadi proses yang terus dinegosiasikan. Temuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar simulasi, melainkan representasi sosial yang otentik dan bermakna. Melalui kerangka Interaksionisme... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" alt="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-a3bde.webp" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-a3bde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-a3bde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-a3bde.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" alt="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-b0961.webp" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-b0961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-b0961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-b0961.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" alt="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44929-dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interak" title="JURIS - Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru" target="_blank">Interaksi Simbolik dalam Dunia Virtual: Studi Kasus Pemain Roblox Sebagai Bentuk Kehidupan Sosial Baru</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma sosial yang terbentuk di dunia virtual Roblox mempengaruhi perilaku pemain di dunia nyata, dengan fokus pada dampaknya terhadap pembentukan karakter dan nilai-nilai moral. Kedua, penelitian dapat meneliti lebih dalam mengenai peran avatar dalam pembentukan identitas diri, khususnya pada kelompok usia remaja, dengan mempertimbangkan bagaimana pilihan avatar mencerminkan aspirasi, identitas gender, dan ekspresi diri. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana interaksi simbolik di Roblox dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sosial yang efektif, dengan merancang program edukasi yang memanfaatkan elemen-elemen permainan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kerjasama, dan pemecahan masalah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana dunia virtual membentuk interaksi sosial dan identitas diri, serta bagaimana potensi ini dapat dimanfaatkan untuk tujuan pendidikan dan pengembangan sosial..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa dunia virtual seperti Roblox bukanlah sekadar ruang rekreasi digital, melainkan arena sosiologis tempat manusia menegosiasikan identitas, makna, dan relasi sosial melalui simbol-simbol virtual.Proses interaksi simbolik yang dirumuskan oleh Mead dan Blumer terbukti tetap hidup, namun kini beroperasi dalam medium baru yang bersifat digital, visual, dan algoritmik.Pikiran sosial tidak lagi terbatas pada dialog antar tubuh, tetapi berlangsung melalui sistem tanda yang dihasilkan oleh avatar, emoji, dan gestur virtual.Diri tidak lagi statis, melainkan menjadi konstruksi reflektif yang terus berubah seiring dinamika komunitas digital.Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyimpulkan perubahan bentuk interaksi sosial, tetapi juga menawarkan refleksi teoretis bahwa kemanusiaan di era digital tetap berakar pada makna dan simbol, meskipun medianya telah berubah
<br>Kehidupan sosial di dunia virtual Roblox memperlihatkan pergeseran paradigma dari interaksi tatap muka menuju interaksi simbolik digital. Dalam ruang ini, konsep mind, self, dan society yang dikemukakan oleh Mead mengalami transformasi epistemologis: pikiran sosial dimediasi oleh simbol digital, diri dibentuk melalui avatar reflektif, dan masyarakat muncul dari kesadaran kolektif komunitas virtual. Premis Blumer tentang meaning, interaction, dan interpretation juga menemukan bentuk barunya makna diciptakan secara kontekstual, interaksi berlangsung tanpa kehadiran fisik, dan interpretasi menjadi proses yang terus dinegosiasikan. Temuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar simulasi, melainkan representasi sosial yang otentik dan bermakna. Melalui kerangka Interaksionisme...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp" type="image/webp" length="99682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-2c8f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-a3bde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/dunia-virtual-tur-interaktif-teori-interaksi-simbo-thumb-b0961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18225-pasca-jurnal-ilmu-administrasi-manajemen-sdm-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Online Shopping and E Wallet on Consumer Impulse Buying ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Online Shopping and E Wallet on Consumer Impulse Buying ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Online Shopping and E Wallet on Consumer Impulse Buying ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44947-belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelia</link>
	<guid isPermaLink="false">71c81b0b6c2c1f51469fee8b3ebd6343</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:11:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh emosi dan suasana hati terhadap keputusan pembelian impulsif saat menggunakan e-wallet, mengingat bahwa aspek psikologis seperti perasaan positif mungkin memperkuat dorongan untuk berbelanja secara spontan. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh emosi dan suasana hati terhadap keputusan pembelian impulsif saat menggunakan e-wallet, mengingat bahwa aspek psikologis seperti perasaan positif mungkin memperkuat dorongan untuk berbelanja secara spontan. Kedua, penting untuk mengkaji dampak perbedaan jenis produkAiapakah bersifat hedonik (seperti fashion atau hiburan) atau utilitarian (seperti kebutuhan pokok)Aidalam memicu pembelian impulsif melalui platform belanja daring yang terintegrasi dengan e-wallet. Ketiga, perlu dilakukan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh desain antarmuka aplikasi e-wallet dan strategi promosi digital terhadap kecenderungan konsumen melakukan pembelian tanpa perencanaan, terutama pada generasi muda yang lebih melek teknologi. Penggabungan ketiga aspek ini dapat menghasilkan model yang lebih komprehensif tentang perilaku konsumen digital di era revolusi industri 4.0. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan eksperimen lapangan atau survei longitudinal untuk menangkap dinamika perilaku secara lebih akurat. Selain itu, membandingkan pola perilaku antar wilayah atau kelompok demografis dapat mengungkap faktor kontekstual yang memengaruhi impulsivitas belanja. Temuan dari penelitian semacam ini akan sangat berguna bagi pengembang platform digital dan pemasar dalam merancang sistem yang bertanggung jawab. Pada saat yang sama, hasilnya dapat membantu konsumen memahami pemicu keputusan finansial mereka. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bermanfaat secara akademik tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Penting pula untuk menguji variabel moderasi seperti kontrol diri atau literasi keuangan pribadi. Studi serupa sebaiknya dilakukan di luar kota besar untuk memastikan generalisasi temuan. Pemahaman yang lebih dalam tentang mekanisme psikologis di balik pembelian impulsif dapat mendukung kebijakan konsumen yang lebih baik.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat harga, penjelajahan hedonik, persepsi manfaat, persepsi kegunaan, sikap konsumen, keamanan, risiko, dan diskon memiliki korelasi positif signifikan terhadap pembelian impulsif, sedangkan variasi pilihan, penjelajahan utilitarian, pengaruh fitur layanan, dan iklan berkorelasi negatif signifikan.Indikator atribut sensorik tidak berpengaruh terhadap pembelian impulsif.Secara simultan, indikator belanja daring dan e-wallet berpengaruh terhadap pembelian impulsif konsumen di era saat ini, menunjukkan bahwa fenomena belanja daring dan penggunaan e-wallet sebagai pembayaran virtual meningkatkan perilaku pembelian impulsif Penelitian ini mengkaji pengaruh belanja daring dan dompet elektronik (e-wallet) terhadap pembelian impulsif konsumen. Fenomena belanja online dengan pembayaran melalui dompet digital semakin lazim di masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 200 responden yang dipilih secara purposif dari dua kota besar di Jawa Timur, yaitu Malang dan Surabaya. Variabel belanja daring terdiri atas variasi pilihan, tingkat harga, atribut sensorik, penjelajahan utilitarian, dan penjelajahan hedonik. Sementara itu, variabel e-wallet mencakup pengaruh fitur layanan, iklan, persepsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-220bd.webp" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-220bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-220bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-220bd.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" alt="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-a3d22.webp" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-a3d22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-a3d22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-a3d22.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" alt="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" alt="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44947-belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelia" title="JURIS - The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying" target="_blank">The Effect of Online Shopping and E-Wallet on Consumer Impulse Buying</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh emosi dan suasana hati terhadap keputusan pembelian impulsif saat menggunakan e-wallet, mengingat bahwa aspek psikologis seperti perasaan positif mungkin memperkuat dorongan untuk berbelanja secara spontan. Kedua, penting untuk mengkaji dampak perbedaan jenis produkAiapakah bersifat hedonik (seperti fashion atau hiburan) atau utilitarian (seperti kebutuhan pokok)Aidalam memicu pembelian impulsif melalui platform belanja daring yang terintegrasi dengan e-wallet. Ketiga, perlu dilakukan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh desain antarmuka aplikasi e-wallet dan strategi promosi digital terhadap kecenderungan konsumen melakukan pembelian tanpa perencanaan, terutama pada generasi muda yang lebih melek teknologi. Penggabungan ketiga aspek ini dapat menghasilkan model yang lebih komprehensif tentang perilaku konsumen digital di era revolusi industri 4.0. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan eksperimen lapangan atau survei longitudinal untuk menangkap dinamika perilaku secara lebih akurat. Selain itu, membandingkan pola perilaku antar wilayah atau kelompok demografis dapat mengungkap faktor kontekstual yang memengaruhi impulsivitas belanja. Temuan dari penelitian semacam ini akan sangat berguna bagi pengembang platform digital dan pemasar dalam merancang sistem yang bertanggung jawab. Pada saat yang sama, hasilnya dapat membantu konsumen memahami pemicu keputusan finansial mereka. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bermanfaat secara akademik tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Penting pula untuk menguji variabel moderasi seperti kontrol diri atau literasi keuangan pribadi. Studi serupa sebaiknya dilakukan di luar kota besar untuk memastikan generalisasi temuan. Pemahaman yang lebih dalam tentang mekanisme psikologis di balik pembelian impulsif dapat mendukung kebijakan konsumen yang lebih baik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat harga, penjelajahan hedonik, persepsi manfaat, persepsi kegunaan, sikap konsumen, keamanan, risiko, dan diskon memiliki korelasi positif signifikan terhadap pembelian impulsif, sedangkan variasi pilihan, penjelajahan utilitarian, pengaruh fitur layanan, dan iklan berkorelasi negatif signifikan.Indikator atribut sensorik tidak berpengaruh terhadap pembelian impulsif.Secara simultan, indikator belanja daring dan e-wallet berpengaruh terhadap pembelian impulsif konsumen di era saat ini, menunjukkan bahwa fenomena belanja daring dan penggunaan e-wallet sebagai pembayaran virtual meningkatkan perilaku pembelian impulsif
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh belanja daring dan dompet elektronik (e-wallet) terhadap pembelian impulsif konsumen. Fenomena belanja online dengan pembayaran melalui dompet digital semakin lazim di masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 200 responden yang dipilih secara purposif dari dua kota besar di Jawa Timur, yaitu Malang dan Surabaya. Variabel belanja daring terdiri atas variasi pilihan, tingkat harga, atribut sensorik, penjelajahan utilitarian, dan penjelajahan hedonik. Sementara itu, variabel e-wallet mencakup pengaruh fitur layanan, iklan, persepsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp" type="image/webp" length="110086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-220bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-a3d22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/belanja-daring-mahasiswa-platform-pembelian-impuls-thumb-ef24d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minat Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minat Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minat Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44931-minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-m</link>
	<guid isPermaLink="false">4ea56e06927021b348c8370163340f24</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:06:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak program ekstrakurikuler berbasis nilai keagamaan terhadap pencapaian kompetensi spiritual dan sosial anak, dengan meneliti apakah program seperti tahfiz atau kunjungan ke pesantren meningkatkan kekompakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam: Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak program ekstrakurikuler berbasis nilai keagamaan terhadap pencapaian kompetensi spiritual dan sosial anak, dengan meneliti apakah program seperti tahfiz atau kunjungan ke pesantren meningkatkan kekompakan nilai keagamaan dan peningkatan prestasi akademik. Kedua, studi longitudinal yang melacak perubahan persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam setelah implementasi kebijakan renovasi sarana dan prasarana dapat mengidentifikasi korelasi jangka panjang antara fasilitas fisik dan kepuasan orang tua, serta mengukur efek jangka panjang pada tingkat keikutsertaan siswa. Ketiga, penelitian diskusi komparatif antara madrasah negeri dan madrasah swasta di region yang berbeda dapat mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dan mekanisme pendanaan (BOS) dalam mempengaruhi kualitas pengelolaan lembaga serta seberapa besar pengaruhnya terhadap minat masyarakat, sehingga dapat membantu pembuat kebijakan merumuskan strategi pendanaan yang lebih efektif dalam memperkuat daya tarik lembaga pendidikan Islam.. Lembaga pendidikan Islam, seperti madrasah, menarik minat masyarakat karena muatan agama yang lebih banyak, mutu lembaga yang baik, kegiatan ekstrakurikuler yang relevan, manajemen yang terorganisir, biaya yang terjangkau, serta sarana dan prasarana yang memadai.Faktor-faktor ini secara bersama-sama membentuk persepsi positif masyarakat terhadap lembaga tersebut, sehingga meningkatkan keputusan orang tua untuk menempatkan anaknya di lembaga pendidikan Islam.Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan perbaikan faktor-faktor ini dapat memperkuat posisi lembaga pendidikan Islam di masyarakat Penelitian ini menggali faktor yang mempengaruhi minat masyarakat lokal terhadap lembaga pendidikan Islam, khususnya madrasah, dalam konteks perubahan moral dan sosial di Indonesia. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif berbasis teori minat, variabel seperti muatan kurikulum agama, mutu lembaga, kegiatan ekstrakurikuler, manajemen lembaga, biaya pendidikan, serta sarana dan prasarana dinilai melalui wawancara dan observasi di beberapa madrasah di Sumatera Utara. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menilai lembaga pendidikan Islam lebih unggul karena kesesuaian nilai agama, kualitas guru, dan fasilitas yang mendukung; faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan minat orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp 1x" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" alt="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-30400.webp" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-30400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-30400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-30400.webp 1x" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" alt="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-d9bab.webp" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-d9bab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-d9bab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-d9bab.webp 1x" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" alt="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44931-minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-m" title="JURIS - Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam" target="_blank">Minat Masyarakat Terhadap Lembaga  Pendidikan Islam</a>: Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak program ekstrakurikuler berbasis nilai keagamaan terhadap pencapaian kompetensi spiritual dan sosial anak, dengan meneliti apakah program seperti tahfiz atau kunjungan ke pesantren meningkatkan kekompakan nilai keagamaan dan peningkatan prestasi akademik. Kedua, studi longitudinal yang melacak perubahan persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam setelah implementasi kebijakan renovasi sarana dan prasarana dapat mengidentifikasi korelasi jangka panjang antara fasilitas fisik dan kepuasan orang tua, serta mengukur efek jangka panjang pada tingkat keikutsertaan siswa. Ketiga, penelitian diskusi komparatif antara madrasah negeri dan madrasah swasta di region yang berbeda dapat mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dan mekanisme pendanaan (BOS) dalam mempengaruhi kualitas pengelolaan lembaga serta seberapa besar pengaruhnya terhadap minat masyarakat, sehingga dapat membantu pembuat kebijakan merumuskan strategi pendanaan yang lebih efektif dalam memperkuat daya tarik lembaga pendidikan Islam..
<br>Lembaga pendidikan Islam, seperti madrasah, menarik minat masyarakat karena muatan agama yang lebih banyak, mutu lembaga yang baik, kegiatan ekstrakurikuler yang relevan, manajemen yang terorganisir, biaya yang terjangkau, serta sarana dan prasarana yang memadai.Faktor-faktor ini secara bersama-sama membentuk persepsi positif masyarakat terhadap lembaga tersebut, sehingga meningkatkan keputusan orang tua untuk menempatkan anaknya di lembaga pendidikan Islam.Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan perbaikan faktor-faktor ini dapat memperkuat posisi lembaga pendidikan Islam di masyarakat
<br>Penelitian ini menggali faktor yang mempengaruhi minat masyarakat lokal terhadap lembaga pendidikan Islam, khususnya madrasah, dalam konteks perubahan moral dan sosial di Indonesia. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif berbasis teori minat, variabel seperti muatan kurikulum agama, mutu lembaga, kegiatan ekstrakurikuler, manajemen lembaga, biaya pendidikan, serta sarana dan prasarana dinilai melalui wawancara dan observasi di beberapa madrasah di Sumatera Utara. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menilai lembaga pendidikan Islam lebih unggul karena kesesuaian nilai agama, kualitas guru, dan fasilitas yang mendukung; faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan minat orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp" type="image/webp" length="60720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-03a92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-30400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/minat-masyarakat-lingkup-manajemen-lembaga-thailan-thumb-d9bab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tobacco Industry and Sustainability A Case of Indonesia Cigaretes Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tobacco Industry and Sustainability A Case of Indonesia Cigaretes Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tobacco Industry and Sustainability A Case of Indonesia Cigaretes Company ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44945-tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">9758a833ed87d88c159c26a471bca9da</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 12:04:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian baru dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of Indonesia Cigaretes Company: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian baru dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari peralihan ke produk tembakau alternatif, seperti tembakau tanpa asap, pada petani tembakau dan komunitas lokal yang bergantung pada industri tembakau sebagai sumber mata pencaharian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi praktik pertanian berkelanjutan dalam budidaya tembakau, termasuk penggunaan pupuk organik, pengendalian hama terpadu, dan konservasi air, untuk mengurangi dampak lingkungan dari pertanian tembakau. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki efektivitas berbagai kebijakan dan regulasi pemerintah dalam mempromosikan keberlanjutan dalam industri tembakau, seperti pajak tembakau, pembatasan pemasaran, dan persyaratan pelabelan yang lebih jelas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian di masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang keberlanjutan dalam industri tembakau, serta menginformasikan pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih efektif untuk mempromosikan keberlanjutan di sektor ini.. Secara keseluruhan, prospek industri tembakau global dalam jangka panjang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terutama permintaan akan rokok yang masih akan mendominasi pasar.Seiring dengan kemajuan industri, jumlah kasus yang terkait dengan keberlanjutan juga meningkat.Sebagai tanggapan, industri telah menerapkan serangkaian inisiatif berkelanjutan yang terkait dengan sektor sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, dengan motivasi yang diarahkan pada setiap sektor.Meskipun sebagian besar perusahaan tembakau telah mampu menetapkan program yang dialokasikan untuk meningkatkan dampak lingkungan, tidak ada tanda-tanda atau bukti investasi substansial lainnya untuk menggantikan praktik-praktik sebelumnya.Masalah keberlanjutan yang sedang berlangsung di semua tingkatan tampaknya sulit dikendalikan secara adil karena komitmen parsial yang ditampilkan oleh sebagian besar perusahaan tembakau Laporan ini menganalisis industri tembakau global dan mengevaluasi inisiatif yang diambil oleh industri untuk mempromosikan pengembangan bisnis berkelanjutan. Tujuan keseluruhan dari penilaian ini adalah untuk menentukan tingkat komitmen yang diberikan industri terhadap isu-isu yang diangkat dalam keberlanjutan. Elemen yang dibahas dalam laporan ini menguraikan beberapa isu utama termasuk gambaran umum operasi industri saat ini dan jangka panjang, kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan industri yang memengaruhi kondisi sosial, kesehatan, dan lingkungan, serta tindakan industri sebelum keberlanjutan. Diskusi tentang inisiatif industri tembakau khususnya lebih lanjut memeriksa inisiatif berkelanjutan yang diterapkan dalam sektor ekonomi, sosial, kesehatan, dan lingkungan. Evaluasi mendalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp 1x" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" alt="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-3a0cb.webp" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-3a0cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-3a0cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-3a0cb.webp 1x" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" alt="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-51cc6.webp" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-51cc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-51cc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-51cc6.webp 1x" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" alt="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44945-tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod" title="JURIS - Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company" target="_blank">Tobacco Industry and Sustainability: A Case of  Indonesia Cigaretes Company</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian baru dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari peralihan ke produk tembakau alternatif, seperti tembakau tanpa asap, pada petani tembakau dan komunitas lokal yang bergantung pada industri tembakau sebagai sumber mata pencaharian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi praktik pertanian berkelanjutan dalam budidaya tembakau, termasuk penggunaan pupuk organik, pengendalian hama terpadu, dan konservasi air, untuk mengurangi dampak lingkungan dari pertanian tembakau. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki efektivitas berbagai kebijakan dan regulasi pemerintah dalam mempromosikan keberlanjutan dalam industri tembakau, seperti pajak tembakau, pembatasan pemasaran, dan persyaratan pelabelan yang lebih jelas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian di masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang keberlanjutan dalam industri tembakau, serta menginformasikan pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih efektif untuk mempromosikan keberlanjutan di sektor ini..
<br>Secara keseluruhan, prospek industri tembakau global dalam jangka panjang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terutama permintaan akan rokok yang masih akan mendominasi pasar.Seiring dengan kemajuan industri, jumlah kasus yang terkait dengan keberlanjutan juga meningkat.Sebagai tanggapan, industri telah menerapkan serangkaian inisiatif berkelanjutan yang terkait dengan sektor sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, dengan motivasi yang diarahkan pada setiap sektor.Meskipun sebagian besar perusahaan tembakau telah mampu menetapkan program yang dialokasikan untuk meningkatkan dampak lingkungan, tidak ada tanda-tanda atau bukti investasi substansial lainnya untuk menggantikan praktik-praktik sebelumnya.Masalah keberlanjutan yang sedang berlangsung di semua tingkatan tampaknya sulit dikendalikan secara adil karena komitmen parsial yang ditampilkan oleh sebagian besar perusahaan tembakau
<br>Laporan ini menganalisis industri tembakau global dan mengevaluasi inisiatif yang diambil oleh industri untuk mempromosikan pengembangan bisnis berkelanjutan. Tujuan keseluruhan dari penilaian ini adalah untuk menentukan tingkat komitmen yang diberikan industri terhadap isu-isu yang diangkat dalam keberlanjutan. Elemen yang dibahas dalam laporan ini menguraikan beberapa isu utama termasuk gambaran umum operasi industri saat ini dan jangka panjang, kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan industri yang memengaruhi kondisi sosial, kesehatan, dan lingkungan, serta tindakan industri sebelum keberlanjutan. Diskusi tentang inisiatif industri tembakau khususnya lebih lanjut memeriksa inisiatif berkelanjutan yang diterapkan dalam sektor ekonomi, sosial, kesehatan, dan lingkungan. Evaluasi mendalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp" type="image/webp" length="108584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-4d5fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-3a0cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/tembakau-global-remaja-sektor-ekonomi-kreatif-prod-thumb-51cc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44936-ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos</link>
	<guid isPermaLink="false">995a6c769853dcb3a2b557d9de2cb03f</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 11:53:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana struktur sosial modern seperti kapitalisme digital memengaruhi penafsiran ayat-ayat mutasyabihat terkait keadilan ekonomi, mengingat bentuk kekayaan dan kemiskinan telah berubah drastis dari konteks agraris ke finansial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis: Pertama, perlu diteliti bagaimana struktur sosial modern seperti kapitalisme digital memengaruhi penafsiran ayat-ayat mutasyabihat terkait keadilan ekonomi, mengingat bentuk kekayaan dan kemiskinan telah berubah drastis dari konteks agraris ke finansial global. Kedua, penelitian lanjutan bisa menguji bagaimana generasi muda di tengah arus informasi bebas menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat tanpa bimbingan ulama, dan apakah ini menimbulkan fragmentasi makna keagamaan. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan pendekatan sosiologis dalam menyelesaikan konflik hukum fiqih kontemporer seperti zakat profesi atau hukum digital crime, dengan melihat ayat muhkam dan mutasyabihat secara integratif dengan realitas sosial, bukan hanya berdasarkan analogi klasik. Penelitian-penelitian ini penting untuk memastikan Al-QurAoan tetap relevan sebagai petunjuk hidup di tengah kompleksitas zaman. Pendekatan sosiologis harus dikembangkan lebih dalam agar tidak hanya memahami teks, tetapi juga konteks yang terus berubah. Dengan demikian, tafsir Al-QurAoan bisa menjadi dinamis, tidak statis, namun tetap menjaga otoritas teks dan menjauhi hawa nafsu. Penelitian masa depan perlu melibatkan multidisiplin antara ulama, sosiolog, dan praktisi hukum. Fokusnya pada bagaimana ayat-ayat samar bisa menjadi jembatan antara nilai universal dan realitas lokal. Ini akan mencegah ekstremisme tafsir dan memperkuat moderasi beragama. Penting pula mengembangkan metodologi tafsir yang sistematis berbasis data sosial empiris.. Ayat muhkam dan mutasyabihat dalam Al-QurAoan memiliki peran penting dalam memahami petunjuk ilahi sesuai konteks zaman.Perubahan sosial, terutama akibat industrialisasi, menyebabkan masyarakat modern menjadi abstrak dan membutuhkan penafsiran ulang terhadap ayat-ayat yang samar.Kajian sosiologis diperlukan untuk memahami ayat mutasyabihat dalam kerangka perubahan struktur sosial dan budaya kontemporer Al-QurAoan sebagai bayyinah; pembeda antara yang hak dengan bathil, baik-buruk, jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan dalam surat al-Imran QS. 3: 7 tentang ayat-ayat yang dapat dipahami dengan segera dinamakan dengan ayat muhkamat sebagai pokok-pokok isi al-QurAoan (Ummul al-Kitab) dan mutasyabihat ayat yang samar-samar pemahamannya. Untuk memahami ayat ini dibutuhkan ilmu yang mendalam tentang bahasa Arab dan uslub-uslubnya serta teori perubahan sosial yang memadai. Masyarakat dan tatanannya telah banyak berubah memungkinkan orang mencari padanannya dalam al-qurAoan dengan mentaAowil ayat-ayat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp 1x" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" alt="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6eed3.webp" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6eed3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6eed3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6eed3.webp 1x" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" alt="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6bcc1.webp" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6bcc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6bcc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6bcc1.webp 1x" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" alt="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44936-ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos" title="JURIS - Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis" target="_blank">Ayat Muhkam dan Mutasyabihat dalam Perpektif Sosiologis</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana struktur sosial modern seperti kapitalisme digital memengaruhi penafsiran ayat-ayat mutasyabihat terkait keadilan ekonomi, mengingat bentuk kekayaan dan kemiskinan telah berubah drastis dari konteks agraris ke finansial global. Kedua, penelitian lanjutan bisa menguji bagaimana generasi muda di tengah arus informasi bebas menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat tanpa bimbingan ulama, dan apakah ini menimbulkan fragmentasi makna keagamaan. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan pendekatan sosiologis dalam menyelesaikan konflik hukum fiqih kontemporer seperti zakat profesi atau hukum digital crime, dengan melihat ayat muhkam dan mutasyabihat secara integratif dengan realitas sosial, bukan hanya berdasarkan analogi klasik. Penelitian-penelitian ini penting untuk memastikan Al-QurAoan tetap relevan sebagai petunjuk hidup di tengah kompleksitas zaman. Pendekatan sosiologis harus dikembangkan lebih dalam agar tidak hanya memahami teks, tetapi juga konteks yang terus berubah. Dengan demikian, tafsir Al-QurAoan bisa menjadi dinamis, tidak statis, namun tetap menjaga otoritas teks dan menjauhi hawa nafsu. Penelitian masa depan perlu melibatkan multidisiplin antara ulama, sosiolog, dan praktisi hukum. Fokusnya pada bagaimana ayat-ayat samar bisa menjadi jembatan antara nilai universal dan realitas lokal. Ini akan mencegah ekstremisme tafsir dan memperkuat moderasi beragama. Penting pula mengembangkan metodologi tafsir yang sistematis berbasis data sosial empiris..
<br>Ayat muhkam dan mutasyabihat dalam Al-QurAoan memiliki peran penting dalam memahami petunjuk ilahi sesuai konteks zaman.Perubahan sosial, terutama akibat industrialisasi, menyebabkan masyarakat modern menjadi abstrak dan membutuhkan penafsiran ulang terhadap ayat-ayat yang samar.Kajian sosiologis diperlukan untuk memahami ayat mutasyabihat dalam kerangka perubahan struktur sosial dan budaya kontemporer
<br>Al-QurAoan sebagai bayyinah; pembeda antara yang hak dengan bathil, baik-buruk, jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan dalam surat al-Imran QS. 3: 7 tentang ayat-ayat yang dapat dipahami dengan segera dinamakan dengan ayat muhkamat sebagai pokok-pokok isi al-QurAoan (Ummul al-Kitab) dan mutasyabihat ayat yang samar-samar pemahamannya. Untuk memahami ayat ini dibutuhkan ilmu yang mendalam tentang bahasa Arab dan uslub-uslubnya serta teori perubahan sosial yang memadai. Masyarakat dan tatanannya telah banyak berubah memungkinkan orang mencari padanannya dalam al-qurAoan dengan mentaAowil ayat-ayat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp" type="image/webp" length="54942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-c14fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6eed3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ayat-muhkamat-mutasyabihat-sosiologis-struktur-sos-thumb-6bcc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Environmental Social and Governance ESG Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44948-firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-e</link>
	<guid isPermaLink="false">eb70557c3ce1f600c7f997cf3ed38630</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 11:49:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. Studi kualitatif, seperti wawancara dengan investor dan manajer investasi, dapat memberikan wawasan tentang persepsi dan preferensi mereka terkait ESG. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model penilaian ESG yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan metrik keuangan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang nilai perusahaan jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi ESG oleh perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap laporan ESG.. The study demonstrates that profitability significantly mediates the relationship between ESG assessment and firm value.Investors continue to prioritize profitability when evaluating companies, indicating a difficulty in fully utilizing ESG aspects in investment decisions.Consequently, financial performance remains a crucial factor for investors when selecting companies in the capital market The development of recent issues regarding the climate change crisis, the impact of environmental damage, social welfare and good governance has forced several companies to adopt new assessment metrics. Therefore, this study aims to analyze and examine the effect of ESG valuation on firm value, which is mediated by profitability. This quantitative research used secondary data, and the test used path analysis. The study's results prove that profitability (ROA) can mediate the relationship between ESG assessment and firm value (Tobin's Q). This study concludes that investors still see the value of profitability in considering the company's value in the future due to making investment decisions. This leads to capitalism, which means that investors still have difficulty... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44948-firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-e" title="JURIS - The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable" target="_blank">The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Assessment on Firm Value with Profitability as a Mediating Variable</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengapa investor masih sangat bergantung pada indikator keuangan tradisional seperti ROA dalam pengambilan keputusan investasi, meskipun ada peningkatan kesadaran akan pentingnya ESG. Studi kualitatif, seperti wawancara dengan investor dan manajer investasi, dapat memberikan wawasan tentang persepsi dan preferensi mereka terkait ESG. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model penilaian ESG yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan metrik keuangan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang nilai perusahaan jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi ESG oleh perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap laporan ESG..
<br>The study demonstrates that profitability significantly mediates the relationship between ESG assessment and firm value.Investors continue to prioritize profitability when evaluating companies, indicating a difficulty in fully utilizing ESG aspects in investment decisions.Consequently, financial performance remains a crucial factor for investors when selecting companies in the capital market
<br>The development of recent issues regarding the climate change crisis, the impact of environmental damage, social welfare and good governance has forced several companies to adopt new assessment metrics. Therefore, this study aims to analyze and examine the effect of ESG valuation on firm value, which is mediated by profitability. This quantitative research used secondary data, and the test used path analysis. The study's results prove that profitability (ROA) can mediate the relationship between ESG assessment and firm value (Tobin's Q). This study concludes that investors still see the value of profitability in considering the company's value in the future due to making investment decisions. This leads to capitalism, which means that investors still have difficulty...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" type="image/webp" length="91146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-25692.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-7275b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/firm-value-esg-profitability-fully-utilizing-asses-thumb-21d03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Based Islamic Performance Index Study on the Bank Muamalat Indonesia and Bank Syariah Mandiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Based Islamic Performance Index Study on the Bank Muamalat Indonesia and Bank Syariah Mandiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Based Islamic Performance Index Study on the Bank Muamalat Indonesia and Bank Syariah Mandiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44942-islamic-banks-financial-ratios-perfo</link>
	<guid isPermaLink="false">e5afce959fef82c1c5f7837532b8e120</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 11:46:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel, tidak hanya pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri, tetapi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia and Bank Syariah Mandiri): Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel, tidak hanya pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri, tetapi juga melibatkan seluruh bank syariah di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja keuangan dan sosial bank syariah secara nasional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya rasio zakat dan kesenjangan kesejahteraan antara direksi dan karyawan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan kinerja kedua aspek tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak implementasi prinsip-prinsip ekonomi Islam terhadap kinerja keuangan dan sosial bank syariah, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh bank syariah untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai kinerja bank syariah di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi pengembangan industri perbankan syariah yang lebih baik.. Based on the assessment of financial performance of Islamic Banking in Indonesia by using Islamicity Performance Index, it can be concluded that the financial performance of Islamic Banking in Indonesia in 2009-2010 generally have a satisfactory level.However, there are two ratios that are not satisfactory, namely the zakat performance ratio and the ratio between the salary of the director and employee benefits.The lawful income ratio is the best performing ratio, while the charity performance ratio is the worst.Therefore, it is expected that the bank can improve the ratios that are not satisfactory and provide greater benefits for the national economy and society The development of Islamic base banks in Indonesia in recent years show rapid growth. The main challenge for Islamic base banks is how to raise belief from the stakeholders. Stakeholder expectations of the Islamic banks is different from a conventional bank. Since, Islamic banks are built on basic principles of Islamic economics. Therefore, we need a tool to evaluate and measure the performance of Islamic base banks. Islamicity Performance Index is a method which can evaluate the performance of Islamic base banks not only their financial but also justice principles, halal (lawfulness), and tazkiyah (sanctification). There are six financial ratios which are measured from Islamicity Performance Index:profit sharing ratio, zakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp 1x" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" alt="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-d121a.webp" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-d121a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-d121a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-d121a.webp 1x" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" alt="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-15ae8.webp" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-15ae8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-15ae8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-15ae8.webp 1x" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" alt="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44942-islamic-banks-financial-ratios-perfo" title="JURIS - Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)" target="_blank">Performance Based Islamic Performance Index (Study on the Bank Muamalat Indonesia  and Bank Syariah Mandiri)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel, tidak hanya pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri, tetapi juga melibatkan seluruh bank syariah di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kinerja keuangan dan sosial bank syariah secara nasional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya rasio zakat dan kesenjangan kesejahteraan antara direksi dan karyawan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan kinerja kedua aspek tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak implementasi prinsip-prinsip ekonomi Islam terhadap kinerja keuangan dan sosial bank syariah, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh bank syariah untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai kinerja bank syariah di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi pengembangan industri perbankan syariah yang lebih baik..
<br>Based on the assessment of financial performance of Islamic Banking in Indonesia by using Islamicity Performance Index, it can be concluded that the financial performance of Islamic Banking in Indonesia in 2009-2010 generally have a satisfactory level.However, there are two ratios that are not satisfactory, namely the zakat performance ratio and the ratio between the salary of the director and employee benefits.The lawful income ratio is the best performing ratio, while the charity performance ratio is the worst.Therefore, it is expected that the bank can improve the ratios that are not satisfactory and provide greater benefits for the national economy and society
<br>The development of Islamic base banks in Indonesia in recent years show rapid growth. The main challenge for Islamic base banks is how to raise belief from the stakeholders. Stakeholder expectations of the Islamic banks is different from a conventional bank. Since, Islamic banks are built on basic principles of Islamic economics. Therefore, we need a tool to evaluate and measure the performance of Islamic base banks. Islamicity Performance Index is a method which can evaluate the performance of Islamic base banks not only their financial but also justice principles, halal (lawfulness), and tazkiyah (sanctification). There are six financial ratios which are measured from Islamicity Performance Index:profit sharing ratio, zakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp" type="image/webp" length="104716" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-596fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-d121a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/islamic-banks-financial-ratios-perform-banking-pri-thumb-15ae8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Transformation of the Traditional Balinese House for Tourist Facilities Managing a Home Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Transformation of the Traditional Balinese House for Tourist Facilities Managing a Home Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Transformation of the Traditional Balinese House for Tourist Facilities Managing a Home Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44944-tourist-village-home-based-enterprise-traditional</link>
	<guid isPermaLink="false">839945ebe7ed8757cb1f378882c46797</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 11:25:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda apmba ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aisjah ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisjah,apmba,focus,garuda,scope,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could explore the long-term socio-cultural impacts of tourism on Balinese family structures and community dynamics within these transformed house-compounds.  Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different architectural ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Transformation of the Traditional Balinese House for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity: Further research could explore the long-term socio-cultural impacts of tourism on Balinese family structures and community dynamics within these transformed house-compounds. Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different architectural preservation strategies in various tourist villages could provide valuable insights for sustainable tourism development. Finally, investigating the role of local government policies and community-based initiatives in supporting the maintenance of architectural identity while fostering economic growth presents a crucial avenue for future research, potentially leading to guidelines that empower local communities to navigate the challenges of tourism while preserving their cultural heritage. These studies should involve in-depth interviews with residents, detailed architectural surveys, and analysis of tourism-related economic data to provide a comprehensive understanding of the complex relationship between tourism, architectural preservation, and community well-being.. The study reveals that tourist activities have spurred the transformation of traditional Balinese houses into tourist facilities, with varying degrees of change depending on the popularity of the village.The Balinese people have adapted their homes by constructing new pavilions, often replacing or modifying existing structures, to accommodate both domestic life and tourism.This process demonstrates an ongoing effort to balance economic benefits with the preservation of architectural identity, showcasing a dynamic interplay between tradition and modernity As a tourist destination, Bali relies on its culture, which includes socio-cultural activities and the architectural form of the traditional Balinese house inspired by the Hindu Balinese religion, as the main core to attract tourists. The increasing number of tourist arrivals has motivated people to transform their traditional houses into tourist facilities to improve their economic condition. The traditional house-compound becomes a home-based enterprise with the construction of new buildings in their house. This construction has changed the setting, spaces and forms of the house, which are components of an architectural identity. This phenomenon encourages questions about the new relationship between a home-based enterprise and an architectural identity. Is there a conflict between a home-based enterprise as a strategy... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-d3ef2.webp" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-d3ef2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-d3ef2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-d3ef2.webp 1x" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" alt="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-4862b.webp" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-4862b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-4862b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-4862b.webp 1x" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" alt="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp 1x" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" alt="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44944-tourist-village-home-based-enterprise-traditional" title="JURIS - The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity" target="_blank">The Transformation of the Traditional Balinese House  for Tourist Facilities: Managing a Home-Based Enterprise and Maintaining an Architectural Identity</a>: Further research could explore the long-term socio-cultural impacts of tourism on Balinese family structures and community dynamics within these transformed house-compounds.  Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different architectural preservation strategies in various tourist villages could provide valuable insights for sustainable tourism development.  Finally, investigating the role of local government policies and community-based initiatives in supporting the maintenance of architectural identity while fostering economic growth presents a crucial avenue for future research, potentially leading to guidelines that empower local communities to navigate the challenges of tourism while preserving their cultural heritage. These studies should involve in-depth interviews with residents, detailed architectural surveys, and analysis of tourism-related economic data to provide a comprehensive understanding of the complex relationship between tourism, architectural preservation, and community well-being..
<br>The study reveals that tourist activities have spurred the transformation of traditional Balinese houses into tourist facilities, with varying degrees of change depending on the popularity of the village.The Balinese people have adapted their homes by constructing new pavilions, often replacing or modifying existing structures, to accommodate both domestic life and tourism.This process demonstrates an ongoing effort to balance economic benefits with the preservation of architectural identity, showcasing a dynamic interplay between tradition and modernity
<br>As a tourist destination, Bali relies on its culture, which includes socio-cultural activities and the architectural form of the traditional Balinese house inspired by the Hindu Balinese religion, as the main core to attract tourists. The increasing number of tourist arrivals has motivated people to transform their traditional houses into tourist facilities to improve their economic condition. The traditional house-compound becomes a home-based enterprise with the construction of new buildings in their house. This construction has changed the setting, spaces and forms of the house, which are components of an architectural identity. This phenomenon encourages questions about the new relationship between a home-based enterprise and an architectural identity. Is there a conflict between a home-based enterprise as a strategy...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp" type="image/webp" length="108034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-d3ef2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-4862b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/tourist-village-home-based-enterprise-traditional-thumb-48a0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18240-apmba-asia-pacific-management-business-application.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44932-masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih</link>
	<guid isPermaLink="false">867ea895148b55c9e98a90b18801fa06</guid>
	<pubDate>Sun, 03 May 2026 11:02:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lisa novita ]]></category>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,https,ideas,lisa,mabhats,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh media sosial terhadap moderasi beragama pada generasi muda, dengan fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh media sosial terhadap moderasi beragama pada generasi muda, dengan fokus pada bagaimana strategi komunikasi yang efektif dapat digunakan untuk melawan disinformasi dan ujaran kebencian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai praktik moderasi beragama di masyarakat multikultural, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memfasilitasi atau menghambat implementasi moderasi beragama. Ketiga, penelitian komparatif antara Indonesia dengan negara lain yang memiliki keragaman agama tinggi, untuk mempelajari strategi moderasi beragama yang berhasil dan dapat diadaptasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana membangun masyarakat yang toleran, inklusif, dan harmonis di tengah perbedaan.. Moderasi beragama merupakan solusi dari kompleksitas problematika bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan bermoral.Visi moderasi beragama sesungguhnya dapat tumbuh subur di Indonesia, lebih subur ketimbang di negara negara lain, karena modal ideologi Pancasila dan slogan Bhineka Tunggal Ika, yang memiliki misi menjaga keberagamaan, merawat keragaman, berakulturasi dengan kebudayaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakatnya.Pada era disrupsi teknologi sekarang ini, ditandai dengan berkembangnya informasi, komputasi, otomasi, dan robotisasi.Kondisi ini sangat radikal yang mengakibatkan efek domino yang luar biasa masif, tanpa kecuali aspek keagamaan.Internet yang semakin dekat dengan masyarakat juga berefek pada perilaku keagamaan.Moderasi beragama memberi pelajaran untuk berfikir dan bertindak bijaksana, tidak fanatik atau terobsesi buta oleh satu pandangan keagamaan seseorang atau kelompok tanpa mempertimbangkan pandangan keagamaan orang atau kelompok lainnya Artikel ini membahas tentang konsep moderasi beragama dalam membina kekuatan moralitas bangsa. Bangsa Indonesia adalah masyarakat beragam budaya dengan sifat kemajemukannya. Keberagaman di Indonesia mencakup perbedaan agama, etnis, suku, budaya dan sebagainya. Dalam interaksi masyarakat yang multikultural ini, sering terjadi konflik dalam berkomunikasi, perbedaan pendapat, sehingga terjadinya pergeseran nilai-nilai moral yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan. Konsep dasar moderasi beragama adalah keterbukaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" alt="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-fbe7b.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-fbe7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-fbe7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-fbe7b.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" alt="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-e2f46.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-e2f46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-e2f46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-e2f46.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" alt="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44932-masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih" title="JURIS - Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa" target="_blank">Moderasi Beragama: Pilar Utama Kekuatan Moralitas Bangsa</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh media sosial terhadap moderasi beragama pada generasi muda, dengan fokus pada bagaimana strategi komunikasi yang efektif dapat digunakan untuk melawan disinformasi dan ujaran kebencian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai praktik moderasi beragama di masyarakat multikultural, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memfasilitasi atau menghambat implementasi moderasi beragama. Ketiga, penelitian komparatif antara Indonesia dengan negara lain yang memiliki keragaman agama tinggi, untuk mempelajari strategi moderasi beragama yang berhasil dan dapat diadaptasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana membangun masyarakat yang toleran, inklusif, dan harmonis di tengah perbedaan..
<br>Moderasi beragama merupakan solusi dari kompleksitas problematika bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan bermoral.Visi moderasi beragama sesungguhnya dapat tumbuh subur di Indonesia, lebih subur ketimbang di negara negara lain, karena modal ideologi Pancasila dan slogan Bhineka Tunggal Ika, yang memiliki misi menjaga keberagamaan, merawat keragaman, berakulturasi dengan kebudayaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakatnya.Pada era disrupsi teknologi sekarang ini, ditandai dengan berkembangnya informasi, komputasi, otomasi, dan robotisasi.Kondisi ini sangat radikal yang mengakibatkan efek domino yang luar biasa masif, tanpa kecuali aspek keagamaan.Internet yang semakin dekat dengan masyarakat juga berefek pada perilaku keagamaan.Moderasi beragama memberi pelajaran untuk berfikir dan bertindak bijaksana, tidak fanatik atau terobsesi buta oleh satu pandangan keagamaan seseorang atau kelompok tanpa mempertimbangkan pandangan keagamaan orang atau kelompok lainnya
<br>Artikel ini membahas tentang konsep moderasi beragama dalam membina kekuatan moralitas bangsa. Bangsa Indonesia adalah masyarakat beragam budaya dengan sifat kemajemukannya. Keberagaman di Indonesia mencakup perbedaan agama, etnis, suku, budaya dan sebagainya. Dalam interaksi masyarakat yang multikultural ini, sering terjadi konflik dalam berkomunikasi, perbedaan pendapat, sehingga terjadinya pergeseran nilai-nilai moral yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan. Konsep dasar moderasi beragama adalah keterbukaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp" type="image/webp" length="63756" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-d0988.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-fbe7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/masyarakat-multikultural-moderasi-beragama-pelatih-thumb-e2f46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 03 May 2026 14:01:50 +0700. 24 items. Served in: 5.079 seconds [rss] -->
