<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 08:09:19 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:09:19 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-07T08:09:19+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kadar Protein Serat Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35120-emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">2810e02dbdf087f23075dc79b961b4e8</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:53:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan proses pengolahan yang tepat dapat dilakukan untuk memaksimalkan kandungan serat dan protein yang ditambahkan. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh penambahan tepung sorgum terhadap profil nutrisi es krim secara keseluruhan, termasuk kandungan lemak dan karbohidrat, perlu dilakukan untuk memahami dampak kesehatan dari konsumsi es krim yang diperkaya dengan tepung sorgum. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi tepung sorgum dengan sumber serat lain, seperti buah-buahan atau sayuran, untuk menciptakan produk es krim yang lebih sehat dan bernutrisi, serta mengkaji stabilitas dan umur simpan es krim dengan penambahan tepung sorgum selama penyimpanan.. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan tepung sorgum berpengaruh terhadap warna, rasa, dan kesukaan es krim.Analisis zat gizi menunjukkan adanya perbedaan kadar protein dan serat kasar pada es krim dengan penambahan tepung sorgum dibandingkan tanpa penambahan.Formulasi dengan penambahan tepung sorgum 25 gram (F3) memiliki kadar protein tertinggi, namun tidak secara signifikan mempengaruhi tekstur dan aroma es krim Es krim merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat dengan kandungan gizi yang cukup lengkap namun tidak mengandung serat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar serat adalah dengan menambahkan tepung sorgum yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 2 ulangan, formulasi F0 (0 gram), F1 (15 gram), F2 (20 gram), dan F3 (25 gram). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis tidak terlatih dengan jumlah 30 orang. Data organoleptik dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian, kemudian dianalisis dengan uji Kruskal Wallis Paket Statistik Ilmu Sosial (SPSS 25). Selanjutnya dilakukan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" alt="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35120-emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-pro" title="JURIS - Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum" target="_blank">Analisis Kadar Protein, Serat, Dan Daya Terima Es Krim Dengan Penambahan Tepung Sorgum</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penambahan tepung sorgum dalam es krim dengan tujuan meningkatkan kandungan serat tanpa mengurangi daya terima organoleptik. Studi lebih mendalam mengenai jenis tepung sorgum yang berbeda dan proses pengolahan yang tepat dapat dilakukan untuk memaksimalkan kandungan serat dan protein yang ditambahkan. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh penambahan tepung sorgum terhadap profil nutrisi es krim secara keseluruhan, termasuk kandungan lemak dan karbohidrat, perlu dilakukan untuk memahami dampak kesehatan dari konsumsi es krim yang diperkaya dengan tepung sorgum. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi tepung sorgum dengan sumber serat lain, seperti buah-buahan atau sayuran, untuk menciptakan produk es krim yang lebih sehat dan bernutrisi, serta mengkaji stabilitas dan umur simpan es krim dengan penambahan tepung sorgum selama penyimpanan..
<br>Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan tepung sorgum berpengaruh terhadap warna, rasa, dan kesukaan es krim.Analisis zat gizi menunjukkan adanya perbedaan kadar protein dan serat kasar pada es krim dengan penambahan tepung sorgum dibandingkan tanpa penambahan.Formulasi dengan penambahan tepung sorgum 25 gram (F3) memiliki kadar protein tertinggi, namun tidak secara signifikan mempengaruhi tekstur dan aroma es krim
<br>Es krim merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat dengan kandungan gizi yang cukup lengkap namun tidak mengandung serat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar serat adalah dengan menambahkan tepung sorgum yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 2 ulangan, formulasi F0 (0 gram), F1 (15 gram), F2 (20 gram), dan F3 (25 gram). Uji organoleptik dilakukan oleh panelis tidak terlatih dengan jumlah 30 orang. Data organoleptik dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian, kemudian dianalisis dengan uji Kruskal Wallis Paket Statistik Ilmu Sosial (SPSS 25). Selanjutnya dilakukan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" type="image/webp" length="109276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-6fa20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-80372.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/emulsi-es-krim-kombinasi-tepung-kacang-protein-ser-thumb-77e65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hambatan hambatan Komunikasi Dalam Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan hambatan Komunikasi Dalam Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan hambatan Komunikasi Dalam Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35109-gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-komuni</link>
	<guid isPermaLink="false">6a0c0bbd976b48f8f86e8d01ce762ad6</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:47:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pelatihan komunikasi efektif terhadap peningkatan kualitas interaksi guru-siswa di MIN ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pelatihan komunikasi efektif terhadap peningkatan kualitas interaksi guru-siswa di MIN Sibuhuan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi guru. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi kasus mengenai strategi guru dalam mengatasi hambatan komunikasi yang disebabkan oleh perbedaan latar belakang siswa. Dengan memahami strategi yang berhasil diterapkan, dapat dirumuskan panduan bagi guru dalam menghadapi tantangan komunikasi di kelas. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur hubungan antara gaya komunikasi guru dengan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi penting bagi guru dalam menyesuaikan gaya komunikasi mereka agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.. Dari beberapa uraian pembahasan tersebut ini dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut.Jenis-jenis komunikasi yang dilaksanakan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar yaitu komunikasi dari atasan kepada bawahan.Komunikasi yang menekankan kepada pemberian informasi dari pimpinan kepada bawahan.Komunikasi dari bawahan ini memberikan manfaat untuk meningkatkan moral dan sikap para pegawai.Adanya pembagian atau pertukaran pesan-pesan atau yang sejenisnya melalui proses dua arah agar makna pesan yang disampaikan dapat diterima dengan tepat sebagaimana yang dimaksudkan oleh pengirim pesan.Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan-hambatan komunikasi dalam proses belajar mengajar dengan memperhatikan komunikasi dari atasan kepada bawahan, komunikasi dari bawahan kepada atasan serta komunikasi mendatar Guru sebagai salah satu unsur komunikasi dalam PBM memiliki multi peran, tidak terbatas hanya sebagai AupengajarAy yang melakukan Autransfer of knowledgeAy (pemindahan ilmu pengetahuan), tetapi juga sebagai pembimbing potensi, mengembangkan alternatif, dan memobilisasi siswa dalam belajar. Artinya, guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks terhadap pencapaian tujuan pendidikan, di mana guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan dan memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan teknis mengajar, namun guru juga dituntut untuk menampilkan kepribadian yang mampu menjadi teladan bagi siswa di samping melakukan komunikasi yang baik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-37db3.webp" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-37db3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-37db3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-37db3.webp 1x" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" alt="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-52bcd.webp" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-52bcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-52bcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-52bcd.webp 1x" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" alt="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp 1x" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" alt="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35109-gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-komuni" title="JURIS - Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan" target="_blank">Hambatan-hambatan Komunikasi Dalam  Proses Belajar Mengajar Di MIN Sibuhuan</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pelatihan komunikasi efektif terhadap peningkatan kualitas interaksi guru-siswa di MIN Sibuhuan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi guru. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi kasus mengenai strategi guru dalam mengatasi hambatan komunikasi yang disebabkan oleh perbedaan latar belakang siswa. Dengan memahami strategi yang berhasil diterapkan, dapat dirumuskan panduan bagi guru dalam menghadapi tantangan komunikasi di kelas. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur hubungan antara gaya komunikasi guru dengan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi penting bagi guru dalam menyesuaikan gaya komunikasi mereka agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa..
<br>Dari beberapa uraian pembahasan tersebut ini dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut.Jenis-jenis komunikasi yang dilaksanakan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar yaitu komunikasi dari atasan kepada bawahan.Komunikasi yang menekankan kepada pemberian informasi dari pimpinan kepada bawahan.Komunikasi dari bawahan ini memberikan manfaat untuk meningkatkan moral dan sikap para pegawai.Adanya pembagian atau pertukaran pesan-pesan atau yang sejenisnya melalui proses dua arah agar makna pesan yang disampaikan dapat diterima dengan tepat sebagaimana yang dimaksudkan oleh pengirim pesan.Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan-hambatan komunikasi dalam proses belajar mengajar dengan memperhatikan komunikasi dari atasan kepada bawahan, komunikasi dari bawahan kepada atasan serta komunikasi mendatar
<br>Guru sebagai salah satu unsur komunikasi dalam PBM memiliki multi peran, tidak terbatas hanya sebagai AupengajarAy yang melakukan Autransfer of knowledgeAy (pemindahan ilmu pengetahuan), tetapi juga sebagai pembimbing potensi, mengembangkan alternatif, dan memobilisasi siswa dalam belajar. Artinya, guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks terhadap pencapaian tujuan pendidikan, di mana guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan dan memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan teknis mengajar, namun guru juga dituntut untuk menampilkan kepribadian yang mampu menjadi teladan bagi siswa di samping melakukan komunikasi yang baik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp" type="image/webp" length="78740" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-37db3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-52bcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/gaya-komunikasi-public-ajar-siswa-kemampuan-pelati-thumb-480e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35117-kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r</link>
	<guid isPermaLink="false">1c1b26902be914f298413ad23fe8cdc9</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:20:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suang manik ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[manik,suang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Dalihan Na Tolu dapat dimodifikasi agar lebih selaras dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Dalihan Na Tolu dapat dimodifikasi agar lebih selaras dengan nilai-nilai kesetaraan gender yang diajarkan dalam Alkitab, khususnya dalam konteks kepemimpinan gereja dan pengambilan keputusan dalam keluarga. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana pengalaman hidup individu dalam masyarakat Batak yang telah menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dan Dalihan Na Tolu, serta bagaimana mereka menyeimbangkan kedua sistem nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan kontekstualisasi etika Kristiani di masyarakat Batak dengan pendekatan serupa di masyarakat adat lainnya di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang umum dihadapi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana etika Kristiani dapat diintegrasikan secara efektif dalam konteks budaya lokal, sehingga menghasilkan gereja dan masyarakat yang lebih relevan, inklusif, dan berdaya.. Penelitian ini menegaskan bahwa hukum kasih dalam teologi Paulus merupakan inti dari ajaran Kristiani yang menuntut kasih yang tulus, tanpa syarat, dan diwujudkan dalam tindakan nyata.Dalihan Na Tolu sebagai suatu aturan sosial dalam suku Batak berfungsi sebagai pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.Meskipun terdapat beberapa perbedaan antara prinsip kasih dalam Alkitab dan struktur hierarkis dalam Dalihan Na Tolu, penelitian ini menemukan bahwa keduanya dapat bersinergi dalam membangun etika Kristiani yang kontekstual.Integrasi hukum kasih dengan Dalihan Na Tolu dapat memperkaya pemahaman etika sosial masyarakat Batak tanpa menghilangkan esensi Injil, sehingga menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih inklusif dan sesuai dengan nilai-nilai Kristiani Kasih merupakan prinsip utama dalam ajaran Kristiani yang diajarkan oleh Yesus dan dipertegas oleh Rasul Paulus sebagai penggenapan hukum Taurat. Dalam konteks masyarakat Batak, sistem sosial Dalihan Na Tolu mengatur relasi sosial berdasarkan prinsip kehormatan, solidaritas, serta rasa tanggung jawab. Dalam hal ini Tusilan ini di buat bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana hukum kasih dalam teologi Paulus dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip Dalihan Na Tolu guna membangun etika Kristiani yang kontekstual di tanah Batak tanpa menghilangkan esensi Injil. Dalam membuat tulisan ini metode yang digunakan adalah; kualitatif dengan pendekatan studi teologis dan etnografis. Studi literatur dilakukan terhadap teks Alkitab, sumber teologi Paulus, serta referensi mengenai budaya Batak. Analisis hermeneutik digunakan untuk memahami konsep hukum kasih dalam teologi Paulus,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-ae6e4.webp" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-ae6e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-ae6e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-ae6e4.webp 1x" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" alt="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-135e9.webp" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-135e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-135e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-135e9.webp 1x" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" alt="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp 1x" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" alt="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35117-kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r" title="JURIS - Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak" target="_blank">Hukum Kasih dalam Teologi Paulus dan Dalihan Na Tolu: Membangun Etika Kristiani Kontekstual di Tanah Batak</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Dalihan Na Tolu dapat dimodifikasi agar lebih selaras dengan nilai-nilai kesetaraan gender yang diajarkan dalam Alkitab, khususnya dalam konteks kepemimpinan gereja dan pengambilan keputusan dalam keluarga. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana pengalaman hidup individu dalam masyarakat Batak yang telah menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dan Dalihan Na Tolu, serta bagaimana mereka menyeimbangkan kedua sistem nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan kontekstualisasi etika Kristiani di masyarakat Batak dengan pendekatan serupa di masyarakat adat lainnya di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang umum dihadapi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana etika Kristiani dapat diintegrasikan secara efektif dalam konteks budaya lokal, sehingga menghasilkan gereja dan masyarakat yang lebih relevan, inklusif, dan berdaya..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa hukum kasih dalam teologi Paulus merupakan inti dari ajaran Kristiani yang menuntut kasih yang tulus, tanpa syarat, dan diwujudkan dalam tindakan nyata.Dalihan Na Tolu sebagai suatu aturan sosial dalam suku Batak berfungsi sebagai pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.Meskipun terdapat beberapa perbedaan antara prinsip kasih dalam Alkitab dan struktur hierarkis dalam Dalihan Na Tolu, penelitian ini menemukan bahwa keduanya dapat bersinergi dalam membangun etika Kristiani yang kontekstual.Integrasi hukum kasih dengan Dalihan Na Tolu dapat memperkaya pemahaman etika sosial masyarakat Batak tanpa menghilangkan esensi Injil, sehingga menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih inklusif dan sesuai dengan nilai-nilai Kristiani
<br>Kasih merupakan prinsip utama dalam ajaran Kristiani yang diajarkan oleh Yesus dan dipertegas oleh Rasul Paulus sebagai penggenapan hukum Taurat. Dalam konteks masyarakat Batak, sistem sosial Dalihan Na Tolu mengatur relasi sosial berdasarkan prinsip kehormatan, solidaritas, serta rasa tanggung jawab. Dalam hal ini Tusilan ini di buat bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana hukum kasih dalam teologi Paulus dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip Dalihan Na Tolu guna membangun etika Kristiani yang kontekstual di tanah Batak tanpa menghilangkan esensi Injil. Dalam membuat tulisan ini metode yang digunakan adalah; kualitatif dengan pendekatan studi teologis dan etnografis. Studi literatur dilakukan terhadap teks Alkitab, sumber teologi Paulus, serta referensi mengenai budaya Batak. Analisis hermeneutik digunakan untuk memahami konsep hukum kasih dalam teologi Paulus,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp" type="image/webp" length="60984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-ae6e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-135e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kontekstualisasi-etika-dakwah-surat-rasul-paulus-r-thumb-f79b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3641-stipas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15132-sepakat-jurnal-pastoral-kateketik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35110-prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif</link>
	<guid isPermaLink="false">a7f86401c8325896f4793358c4256821</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:16:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus triyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ right issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ harga saham ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,harga,issue,right,saham,triyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas sistem pembaruan status kepegawaian berbasis digital terhadap akurasi perhitungan PPh Pasal 21 di lingkungan yayasan pendidikan lain dengan karakteristik serupa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas sistem pembaruan status kepegawaian berbasis digital terhadap akurasi perhitungan PPh Pasal 21 di lingkungan yayasan pendidikan lain dengan karakteristik serupa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kesadaran pajak pegawai terhadap kepatuhan pelaporan status perpajakan, termasuk faktor-faktor seperti tingkat pemahaman regulasi, komunikasi internal, dan sanksi administratif. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan metode gross up dalam perhitungan PPh Pasal 21 serta dampaknya terhadap beban pajak pegawai dan kewajiban pemotongan instansi, terutama dalam konteks lembaga nirlaba atau pendidikan yang memiliki pola penghasilan kompleks. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi temuan dalam paper ini dengan memperdalam aspek teknologi, perilaku perpajakan, dan variasi metode perhitungan yang belum dieksplorasi secara mendalam.. Penerapan perhitungan dan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pegawai Yayasan Wahid Hasyim telah sesuai dengan Undang Undang Perpajakan No.36 tahun 2008 dan peraturan perpajakan yang berlaku.Yayasan Wahid Hasyim secara teratur memperbarui status pegawai sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pemotongan pajak.Besarnya gaji yang diterima pegawai ditentukan berdasarkan jabatan dan masa kerja, dengan sistem perhitungan yang mengacu pada penghasilan tahunan PPh pasal 21 merupakan pajak terutang atas penghasilan yang menjadi kewajiban Wajib Pajak untuk membayarnya. Penghasilan yang dimaksud berupa gaji, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama apapun sehubungan dengan pekerjaan, jasa atau kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri. Undang-Undang yang dipakai untuk mengatur besarnya tarif pajak, tata cara perhitungan pemotongan dan pelaporan pajak yaitu Undang-Undang No.36 tahun 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji pegawai yayasan wahid hasyim. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-1d60e.webp" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-1d60e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-1d60e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-1d60e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" alt="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-46726.webp" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-46726.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-46726.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-46726.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" alt="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" alt="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35110-prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif" title="JURIS - Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang" target="_blank">Penerapan Perhitungan Dan Pemotongan Pph Pasal 21 Atas Gaji Pegawai Yayasan Wahid Hasyim Semarang</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas sistem pembaruan status kepegawaian berbasis digital terhadap akurasi perhitungan PPh Pasal 21 di lingkungan yayasan pendidikan lain dengan karakteristik serupa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kesadaran pajak pegawai terhadap kepatuhan pelaporan status perpajakan, termasuk faktor-faktor seperti tingkat pemahaman regulasi, komunikasi internal, dan sanksi administratif. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan metode gross up dalam perhitungan PPh Pasal 21 serta dampaknya terhadap beban pajak pegawai dan kewajiban pemotongan instansi, terutama dalam konteks lembaga nirlaba atau pendidikan yang memiliki pola penghasilan kompleks. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi temuan dalam paper ini dengan memperdalam aspek teknologi, perilaku perpajakan, dan variasi metode perhitungan yang belum dieksplorasi secara mendalam..
<br>Penerapan perhitungan dan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pegawai Yayasan Wahid Hasyim telah sesuai dengan Undang Undang Perpajakan No.36 tahun 2008 dan peraturan perpajakan yang berlaku.Yayasan Wahid Hasyim secara teratur memperbarui status pegawai sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pemotongan pajak.Besarnya gaji yang diterima pegawai ditentukan berdasarkan jabatan dan masa kerja, dengan sistem perhitungan yang mengacu pada penghasilan tahunan
<br>PPh pasal 21 merupakan pajak terutang atas penghasilan yang menjadi kewajiban Wajib Pajak untuk membayarnya. Penghasilan yang dimaksud berupa gaji, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama apapun sehubungan dengan pekerjaan, jasa atau kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri. Undang-Undang yang dipakai untuk mengatur besarnya tarif pajak, tata cara perhitungan pemotongan dan pelaporan pajak yaitu Undang-Undang No.36 tahun 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji pegawai yayasan wahid hasyim. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp" type="image/webp" length="72718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-1d60e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-46726.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/prosedur-pph-pasal-efisiensi-pelaporan-pajak-tarif-thumb-75151.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5460-konferensi-nasional-ekonomi-bisnis-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development Of Self Regulated Learning In The Project Based Hybrid Learning Model To Improve Self Regulated Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35111-self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">e5d732cf95c3c8fc80e33f4b9a3123cb</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:13:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif untuk membandingkan efektivitas model ini dengan model pembelajaran lainnya, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran kooperatif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan bagi dosen untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SPADA dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa agar mampu belajar secara mandiri dan efektif di era digital.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan aplikasi SPADA sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa Universitas Wijaya Putra.Peningkatan signifikan terlihat pada indikator-indikator penting seperti penetapan tujuan, lingkungan belajar, strategi tugas, manajemen waktu, pencarian bantuan, dan evaluasi diri.Temuan ini memperkuat pentingnya pengetahuan dan keterampilan pengaturan diri dalam mendukung model dan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital Pada kurikulum merdeka belajar kampus merdeka saat ini pembelajaran pada Perguruan Tinggi telah bergeser berbasis digitalisasi internet. SPADA yang akan dikembangkan merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Universitas Wijaya Putra yang beralamatkan pada spada.uwp.ac.id. Perpaduan antara project based learning yang menerapkan hybrid learning. Rumusan masalah, bagaimanakah kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA untuk pembelajaran mahasiswa?; dan bagaimanakah model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA dapat meningkatkan kemampuan self regulated learning mahasiswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah: Menghasilkan kelayakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp 1x" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" alt="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35111-self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-maha" title="JURIS - Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning" target="_blank">Development Of Self-Regulated Learning In The Project-Based Hybrid Learning Model To Improve Self-Regulated Learning</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan SPADA terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif untuk membandingkan efektivitas model ini dengan model pembelajaran lainnya, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran kooperatif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan bagi dosen untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SPADA dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa agar mampu belajar secara mandiri dan efektif di era digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hibrida berbasis proyek dengan aplikasi SPADA sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pengaturan diri mahasiswa Universitas Wijaya Putra.Peningkatan signifikan terlihat pada indikator-indikator penting seperti penetapan tujuan, lingkungan belajar, strategi tugas, manajemen waktu, pencarian bantuan, dan evaluasi diri.Temuan ini memperkuat pentingnya pengetahuan dan keterampilan pengaturan diri dalam mendukung model dan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital
<br>Pada kurikulum merdeka belajar kampus merdeka saat ini pembelajaran pada Perguruan Tinggi telah bergeser berbasis digitalisasi internet. SPADA yang akan dikembangkan merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Universitas Wijaya Putra yang beralamatkan pada spada.uwp.ac.id. Perpaduan antara project based learning yang menerapkan hybrid learning. Rumusan masalah, bagaimanakah kelayakan pengembangan model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA untuk pembelajaran mahasiswa?; dan bagaimanakah model project based hybrid learning berbasis aplikasi SPADA dapat meningkatkan kemampuan self regulated learning mahasiswa?. Tujuan dari penelitian ini adalah: Menghasilkan kelayakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" type="image/webp" length="112144" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-461fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-86563.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/self-regulated-behavior-mahasiswa-universitas-bina-thumb-31cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3631-jurnal-konfiks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35107-pss-perceived-stress-stres-emotional-eatin</link>
	<guid isPermaLink="false">523c5e2fc9a3eb8f8dab0135dffdb7c0</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:11:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara tingkat stres dan emotional eating ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara tingkat stres dan emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi tingkat stres dan emotional eating pada mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari emotional eating pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa.. Terdapat hubungan antara tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir dengan kejadian emotional eating.Hal ini disebabkan pada saat stres kadar ghrelin akan meningkat dalam darah dan berubah menjadi peningkatan nafsu makan.Oleh karena itu, individu dengan emotional eating mengonsumsi suatu makanan lebih banyak untuk menekan ghrelin.Hal ini beresiko terjadinya binge eating pada suatu individu dan akan menimbulkan masalah gizi seperti obesitas.Perempuan lebih rentan mengalami emotional eating karena perempuan lebih berkeinginan kuat untuk mengonsumsi sesuatu ketika merasakan perasaan emosional seperti stres ataupun hal lainnya Penerapan metode pembelajaran daring di masa pandemi mengakibatkan adanya perubahan psikologis pada mahasiswa, salah satunya stres yang berdampak langsung pada perubahan perilaku makan yaitu emotional eating. Emotional eating merupakan suatu keinginan individu untuk mengonsumsi makanan yang diakibatkan respon dari emosi negatif. Dampak dari perubahan perilaku makan ini memiliki potensi terjadinya obesitas ataupun overweight pada individu. Emotional eating juga berhubungan dengan terjadinya kejadian eating disorders seperti bulimia nervosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Tingkat Stres... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-b8861.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-b8861.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-b8861.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-b8861.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35107-pss-perceived-stress-stres-emotional-eatin" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19" target="_blank">Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Seni Rupa Dan Desain Universitas Trisakti Jakarta Saat Pandemi Covid-19</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hubungan antara tingkat stres dan emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi tingkat stres dan emotional eating pada mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari emotional eating pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa..
<br>Terdapat hubungan antara tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir dengan kejadian emotional eating.Hal ini disebabkan pada saat stres kadar ghrelin akan meningkat dalam darah dan berubah menjadi peningkatan nafsu makan.Oleh karena itu, individu dengan emotional eating mengonsumsi suatu makanan lebih banyak untuk menekan ghrelin.Hal ini beresiko terjadinya binge eating pada suatu individu dan akan menimbulkan masalah gizi seperti obesitas.Perempuan lebih rentan mengalami emotional eating karena perempuan lebih berkeinginan kuat untuk mengonsumsi sesuatu ketika merasakan perasaan emosional seperti stres ataupun hal lainnya
<br>Penerapan metode pembelajaran daring di masa pandemi mengakibatkan adanya perubahan psikologis pada mahasiswa, salah satunya stres yang berdampak langsung pada perubahan perilaku makan yaitu emotional eating. Emotional eating merupakan suatu keinginan individu untuk mengonsumsi makanan yang diakibatkan respon dari emosi negatif. Dampak dari perubahan perilaku makan ini memiliki potensi terjadinya obesitas ataupun overweight pada individu. Emotional eating juga berhubungan dengan terjadinya kejadian eating disorders seperti bulimia nervosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Tingkat Stres...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp" type="image/webp" length="66596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-cc355.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/pss-perceived-stress-stres-emotional-eating-mahasi-thumb-b8861.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35118-label-gizi-intervensi-literasi</link>
	<guid isPermaLink="false">fe938c992e323b675b7b874a2f7c0baf</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:03:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video edukasi, atau kampanye kesehatan di sekolah. Selain itu, perlu diteliti bagaimana tingkat literasi gizi dan pemahaman terhadap informasi pada label gizi memengaruhi perilaku membaca label tersebut, sehingga intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menginterpretasikan label gizi secara tepat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau platform digital interaktif yang menyediakan informasi gizi yang mudah dipahami dan menarik bagi remaja, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam memilih makanan yang sehat berdasarkan informasi label gizi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan membaca label gizi pada remaja dan membantu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat di kalangan generasi muda.. Terdapat hubungan yang bermakna antara paparan media informasi dengan kebiasaan membaca label gizi.Hubungan ini terjadi karena informasi gizi dapat meningkatkan kesadaran, minat, pengetahuan, dan membentuk sikap positif terhadap label gizi.Perilaku positif yang dilakukan secara terus-menerus dapat menjadi kebiasaan baik dalam membaca label gizi Kepedulian terhadap label gizi di Indonesia masih tergolong rendah, rekomendasi untuk membaca label gizi tercantum dalam sepuluh pedoman gizi seimbang yang wajib diterapkan untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan membaca label gizi adalah paparan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterpaparan informasi media dengan kebiasaan membaca label gizi produk di SMA Widya Nusantara Bekasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2022, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 subjek. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" alt="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" alt="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35118-label-gizi-intervensi-literasi" title="JURIS - Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara" target="_blank">Hubungan Paparan Media Informasi Dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi Produk di SMA Widya Nusantara</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai jenis media informasi yang paling efektif dalam meningkatkan kebiasaan membaca label gizi pada remaja, misalnya dengan membandingkan efektivitas informasi dari media sosial, video edukasi, atau kampanye kesehatan di sekolah. Selain itu, perlu diteliti bagaimana tingkat literasi gizi dan pemahaman terhadap informasi pada label gizi memengaruhi perilaku membaca label tersebut, sehingga intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menginterpretasikan label gizi secara tepat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau platform digital interaktif yang menyediakan informasi gizi yang mudah dipahami dan menarik bagi remaja, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam memilih makanan yang sehat berdasarkan informasi label gizi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan membaca label gizi pada remaja dan membantu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat di kalangan generasi muda..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara paparan media informasi dengan kebiasaan membaca label gizi.Hubungan ini terjadi karena informasi gizi dapat meningkatkan kesadaran, minat, pengetahuan, dan membentuk sikap positif terhadap label gizi.Perilaku positif yang dilakukan secara terus-menerus dapat menjadi kebiasaan baik dalam membaca label gizi
<br>Kepedulian terhadap label gizi di Indonesia masih tergolong rendah, rekomendasi untuk membaca label gizi tercantum dalam sepuluh pedoman gizi seimbang yang wajib diterapkan untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan membaca label gizi adalah paparan media informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterpaparan informasi media dengan kebiasaan membaca label gizi produk di SMA Widya Nusantara Bekasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2022, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 subjek. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square (p<0,05). Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" type="image/webp" length="98226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-d1e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/label-gizi-intervensi-literasi-paparan-kebiasaan-m-thumb-1ba34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35105-pernikahan-usia-anak-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">1e0359144b8d9ab33aaf445fcd6d44e4</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:51:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan linguistik dan kecerdasan berpikir anak. Kedua, penting untuk menyelidiki metode-metode alternatif yang dapat digunakan untuk merangsang minat membaca dan menulis anak sejak dini, seperti penggunaan lingkungan yang kaya akan sumber bacaan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode cerita dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, terutama dalam hal meningkatkan kosakata, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta pemikiran konseptual anak.. Prasekolah usia anak adalah individu yang menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat fundamental untuk kehidupan di masa depan.Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan semua potensi dan kecerdasan mereka.Salah satunya adalah pengembangan kecerdasan bahasa yang harus dirangsang secepat mungkin.Bahasa adalah modal utama manusia dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan mengembangkan peradaban sepanjang hidupnya.Melalui bahasa, manusia dapat menciptakan berbagai interaksi simbolik untuk mengekspresikan perasaan yang sedang dialami, pengalaman yang telah dilewati, dan nilai-nilai yang dipegang.Seperti yang dinyatakan oleh Vigotsky dan Mursid, ada hubungan yang cukup erat antara perkembangan bahasa anak dan kemampuan kognitif.Semakin banyak dan lebih baik bahasa anak, semakin tinggi tingkat kognitifnya.Cerita adalah salah satu metode yang tepat dalam mengembangkan bahasa anak usia dini.Metode cerita adalah metode yang menyenangkan, mampu meningkatkan kosakata anak, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta membangun pemikiran konseptual anak.Dari berbagai pernyataan dan hasil penelitian di atas, metode cerita penting untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini Anak-anak mulai berkembang yang meniru kata atau kalimat kebencian atau dalam istilah lain ujaran kebencian. Kata-kata atau kalimat yang mereka dapatkan dari lingkungan sekitar dan media sosial tidak baik tanpa batasan dan pendampingan orang tua. Hal ini berupa tutur kata yang tidak sopan, meniru perilaku kekerasan, dan perilaku orang dewasa yang sangat tidak pantas bagi anak-anak. Jika setiap hari anak mendengar bahasa yang buruk, maka akan berdampak pada anak tersebut hingga ia dewasa. Padahal media dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari objek yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini. Perkembangan yang berpengaruh besar adalah perkembangan bahasa anak, dimana perbendaharaan kata anak akan bertambah seiring dengan apa yang mereka lihat dan dengar. Selain itu, Bahasa sangat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp 1x" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" alt="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35105-pernikahan-usia-anak-pertumbuhan" title="JURIS - Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method" target="_blank">Developing Linguistic Intelligence For Early Childhood Through The Story Method</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kecerdasan linguistik dan kecerdasan berpikir anak. Kedua, penting untuk menyelidiki metode-metode alternatif yang dapat digunakan untuk merangsang minat membaca dan menulis anak sejak dini, seperti penggunaan lingkungan yang kaya akan sumber bacaan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode cerita dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, terutama dalam hal meningkatkan kosakata, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta pemikiran konseptual anak..
<br>Prasekolah usia anak adalah individu yang menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat fundamental untuk kehidupan di masa depan.Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan semua potensi dan kecerdasan mereka.Salah satunya adalah pengembangan kecerdasan bahasa yang harus dirangsang secepat mungkin.Bahasa adalah modal utama manusia dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan mengembangkan peradaban sepanjang hidupnya.Melalui bahasa, manusia dapat menciptakan berbagai interaksi simbolik untuk mengekspresikan perasaan yang sedang dialami, pengalaman yang telah dilewati, dan nilai-nilai yang dipegang.Seperti yang dinyatakan oleh Vigotsky dan Mursid, ada hubungan yang cukup erat antara perkembangan bahasa anak dan kemampuan kognitif.Semakin banyak dan lebih baik bahasa anak, semakin tinggi tingkat kognitifnya.Cerita adalah salah satu metode yang tepat dalam mengembangkan bahasa anak usia dini.Metode cerita adalah metode yang menyenangkan, mampu meningkatkan kosakata anak, melatih konsentrasi, dan mengembangkan imajinasi serta membangun pemikiran konseptual anak.Dari berbagai pernyataan dan hasil penelitian di atas, metode cerita penting untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini
<br>Anak-anak mulai berkembang yang meniru kata atau kalimat kebencian atau dalam istilah lain ujaran kebencian. Kata-kata atau kalimat yang mereka dapatkan dari lingkungan sekitar dan media sosial tidak baik tanpa batasan dan pendampingan orang tua. Hal ini berupa tutur kata yang tidak sopan, meniru perilaku kekerasan, dan perilaku orang dewasa yang sangat tidak pantas bagi anak-anak. Jika setiap hari anak mendengar bahasa yang buruk, maka akan berdampak pada anak tersebut hingga ia dewasa. Padahal media dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari objek yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini. Perkembangan yang berpengaruh besar adalah perkembangan bahasa anak, dimana perbendaharaan kata anak akan bertambah seiring dengan apa yang mereka lihat dan dengar. Selain itu, Bahasa sangat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" type="image/webp" length="193718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-24144.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-073af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pernikahan-usia-anak-pertumbuhan-kecerdasan-lingui-thumb-d21a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35106-sosial-emosional-anak-moral-pertumb</link>
	<guid isPermaLink="false">6393933ad4af3ada12270682439e0472</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:51:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana implementasi teori Piaget dalam lingkungan PAUD berbasis keagamaan, khususnya dalam pengembangan kognitif anak melalui aktivitas ibadah sehari-hari. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang efektivitas penerapan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini: Pertama, perlu diteliti bagaimana implementasi teori Piaget dalam lingkungan PAUD berbasis keagamaan, khususnya dalam pengembangan kognitif anak melalui aktivitas ibadah sehari-hari. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang efektivitas penerapan Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) Vygotsky dalam interaksi antara pendidik dan anak di daerah terpencil yang terbatas akses terhadap sumber daya pendidikan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pola kemelekatan (attachment) anak usia dini terhadap pendidik dibandingkan dengan orang tua di lingkungan urban yang memiliki jam kerja panjang, serta dampaknya terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang adaptasi teori perkembangan dalam konteks sosial dan budaya yang beragam. Selain itu, hasilnya dapat digunakan untuk menyusun pedoman pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Fokus pada setting non-tradisional seperti rumah ibadah atau komunitas lokal juga patut dieksplorasi. Dengan demikian, peran pendidik dapat diperkuat melalui pendekatan yang berbasis bukti dan kontekstual. Penelitian lanjutan juga sebaiknya melibatkan observasi jangka panjang untuk melihat dampak jangka menengah dari kualitas kemelekatan dan stimulasi dini. Pendekatan interdisipliner yang melibatkan psikologi, pendidikan, dan sosiologi akan memperkaya temuan. Akhirnya, penting untuk mengembangkan alat ukur yang sesuai dengan konteks lokal guna menilai efektivitas intervensi pendidikan. Dengan strategi ini, penelitian dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia.. Perkembangan dan pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh lingkungannya, sehingga peran pendidik menjadi penting dalam mendukung proses tersebut secara optimal.Dalam konsep psikologi perkembangan, teori Piaget, Vygotsky, dan Bowlby memberikan dasar pemahaman tentang bagaimana anak berkembang pada usia dini.Pendidik harus memahami tahapan ini untuk dapat memberikan stimulasi dan bimbingan yang tepat sesuai kebutuhan perkembangan anak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembangan dan pertumbuhan anak melalui konsep psikologi perkembangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan peneliti studi pustaka (studi literatur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritik terdapat tiga teori terdahulu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, di antaranya adalah teori Piaget, teori Vygotsky, dan Bowlby. Menurut Piaget, anak usia dini memiliki pikiran yang pra-operasional di mana anak sudah mampu mengembangkan tindakan terstruktur untuk menghadapi lingkungannya. Selanjutnya menurut Vygotsky, perkembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-c3c39.webp" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-c3c39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-c3c39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-c3c39.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-2fb18.webp" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-2fb18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-2fb18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-2fb18.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35106-sosial-emosional-anak-moral-pertumb" title="JURIS - Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini" target="_blank">Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana implementasi teori Piaget dalam lingkungan PAUD berbasis keagamaan, khususnya dalam pengembangan kognitif anak melalui aktivitas ibadah sehari-hari. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang efektivitas penerapan Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) Vygotsky dalam interaksi antara pendidik dan anak di daerah terpencil yang terbatas akses terhadap sumber daya pendidikan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pola kemelekatan (attachment) anak usia dini terhadap pendidik dibandingkan dengan orang tua di lingkungan urban yang memiliki jam kerja panjang, serta dampaknya terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang adaptasi teori perkembangan dalam konteks sosial dan budaya yang beragam. Selain itu, hasilnya dapat digunakan untuk menyusun pedoman pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Fokus pada setting non-tradisional seperti rumah ibadah atau komunitas lokal juga patut dieksplorasi. Dengan demikian, peran pendidik dapat diperkuat melalui pendekatan yang berbasis bukti dan kontekstual. Penelitian lanjutan juga sebaiknya melibatkan observasi jangka panjang untuk melihat dampak jangka menengah dari kualitas kemelekatan dan stimulasi dini. Pendekatan interdisipliner yang melibatkan psikologi, pendidikan, dan sosiologi akan memperkaya temuan. Akhirnya, penting untuk mengembangkan alat ukur yang sesuai dengan konteks lokal guna menilai efektivitas intervensi pendidikan. Dengan strategi ini, penelitian dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia..
<br>Perkembangan dan pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh lingkungannya, sehingga peran pendidik menjadi penting dalam mendukung proses tersebut secara optimal.Dalam konsep psikologi perkembangan, teori Piaget, Vygotsky, dan Bowlby memberikan dasar pemahaman tentang bagaimana anak berkembang pada usia dini.Pendidik harus memahami tahapan ini untuk dapat memberikan stimulasi dan bimbingan yang tepat sesuai kebutuhan perkembangan anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembangan dan pertumbuhan anak melalui konsep psikologi perkembangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan peneliti studi pustaka (studi literatur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritik terdapat tiga teori terdahulu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, di antaranya adalah teori Piaget, teori Vygotsky, dan Bowlby. Menurut Piaget, anak usia dini memiliki pikiran yang pra-operasional di mana anak sudah mampu mengembangkan tindakan terstruktur untuk menghadapi lingkungannya. Selanjutnya menurut Vygotsky, perkembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp" type="image/webp" length="172940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-bb6b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-c3c39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/sosial-emosional-anak-moral-pertumbuhan-kognitif-k-thumb-2fb18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35124-faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je</link>
	<guid isPermaLink="false">a6c4b7b1c2b76a8e936e9c25fa0add7e</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:47:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh karakteristik Webtoon tertentu (misalnya, genre, gaya visual) terhadap efektivitas pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh karakteristik Webtoon tertentu (misalnya, genre, gaya visual) terhadap efektivitas pembelajaran menulis komik jenaka. Hal ini penting untuk memahami bagaimana fitur-fitur spesifik Webtoon dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbasis Webtoon yang terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum yang ada. Model ini harus mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran, serta menyediakan panduan praktis bagi dosen dalam mengimplementasikan Webtoon di kelas. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak penggunaan Webtoon terhadap motivasi intrinsik dan kreativitas mahasiswa dalam jangka panjang. Dengan memahami bagaimana Webtoon memengaruhi aspek-aspek psikologis ini, kita dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengembangkan potensi kreatif mahasiswa secara berkelanjutan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran memberikan dampak positif terhadap mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan menulis komik jenaka.Mahasiswa merasa terbantu dalam memahami struktur dan teknik penulisan, lebih termotivasi untuk menulis, serta lebih mudah dalam mengembangkan ide cerita.Integrasi Webtoon dalam pembelajaran membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan keterampilan menulis kreatif Pembelajaran menulis komik jenaka di perguruan tinggi sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan motivasi dan kreativitas mahasiswa. Webtoon, sebagai media digital berbasis visual, menawarkan potensi besar untuk membantu mahasiswa memahami struktur naratif, mengembangkan humor yang efektif, serta meningkatkan literasi visual dalam menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis komik jenaka mahasiswa serta mengidentifikasi faktor-faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-eabde.webp" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-eabde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-eabde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-eabde.webp 1x" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" alt="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp 1x" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" alt="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-2948a.webp" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-2948a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-2948a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-2948a.webp 1x" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" alt="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35124-faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je" title="JURIS - Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka" target="_blank">Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Menulis Komik Jenaka</a>: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh karakteristik Webtoon tertentu (misalnya, genre, gaya visual) terhadap efektivitas pembelajaran menulis komik jenaka. Hal ini penting untuk memahami bagaimana fitur-fitur spesifik Webtoon dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbasis Webtoon yang terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum yang ada. Model ini harus mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran, serta menyediakan panduan praktis bagi dosen dalam mengimplementasikan Webtoon di kelas. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak penggunaan Webtoon terhadap motivasi intrinsik dan kreativitas mahasiswa dalam jangka panjang. Dengan memahami bagaimana Webtoon memengaruhi aspek-aspek psikologis ini, kita dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengembangkan potensi kreatif mahasiswa secara berkelanjutan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran memberikan dampak positif terhadap mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan menulis komik jenaka.Mahasiswa merasa terbantu dalam memahami struktur dan teknik penulisan, lebih termotivasi untuk menulis, serta lebih mudah dalam mengembangkan ide cerita.Integrasi Webtoon dalam pembelajaran membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan keterampilan menulis kreatif
<br>Pembelajaran menulis komik jenaka di perguruan tinggi sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan motivasi dan kreativitas mahasiswa. Webtoon, sebagai media digital berbasis visual, menawarkan potensi besar untuk membantu mahasiswa memahami struktur naratif, mengembangkan humor yang efektif, serta meningkatkan literasi visual dalam menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis komik jenaka mahasiswa serta mengidentifikasi faktor-faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp" type="image/webp" length="89044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-eabde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-108fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/faktor-internal-mahasiswa-webtoon-menulis-komik-je-thumb-2948a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3631-jurnal-konfiks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35123-nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi</link>
	<guid isPermaLink="false">c8b62ea003c7ad89e067b630c16bd064</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:43:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formula brownies dengan mempertimbangkan preferensi rasa balita gizi kurang. Studi tentang daya simpan brownies dengan substitusi tepung oncom hitam dan sorgum perlu dilakukan untuk menentukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formula brownies dengan mempertimbangkan preferensi rasa balita gizi kurang. Studi tentang daya simpan brownies dengan substitusi tepung oncom hitam dan sorgum perlu dilakukan untuk menentukan umur simpan produk dan menjaga kualitas nutrisinya. Penelitian mengenai pengaruh brownies ini terhadap peningkatan status gizi balita gizi kurang, seperti berat badan dan tinggi badan, perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya sebagai makanan tambahan. Selain itu, eksplorasi penggunaan jenis oncom hitam yang berbeda dan variasi penambahan bahan fortifikasi lainnya, seperti vitamin dan mineral, dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai gizi brownies. Pengembangan brownies ini juga dapat diperluas dengan mempertimbangkan aspek kemudahan produksi dan biaya, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas.. Proses pembuatan tepung oncom hitam dilakukan dengan metode pengeringan menggunakan oven.Tepung oncom hitam memiliki kandungan gizi yang baik.Formulasi brownies terbagi menjadi empat formula dengan variasi tepung oncom, terigu, dan sorgum.Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa semua atribut dapat diterima oleh panelis, kecuali rasa yang menunjukkan perbedaan signifikan.Brownies tepung oncom hitam dan sorgum berpotensi sebagai makanan tambahan yang bermanfaat bagi balita gizi kurang Tepung oncom hitam dan sorgum merupakan bahan pangan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi (protein dan zat besi) yang dapat digunakan sebagai bahan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari pembuatan brownies. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk brownies dengan substitusi tepung oncom hitam dan sorgum sebagai salah satu alternatif makanan tambahan untuk balita gizi kurang. Desain penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan perlakuan berupa perbedaan substitusi jenis tepung (tepung terigu dan tepung sorgum) dan substitusi tepung oncom hitam dengan 2 taraf persentase (50% dan 75%). Proses pembuatan tepung oncom hitam dilakukan dengan metode pengeringan menggunakan oven. Formulasi pembuatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" alt="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-74a53.webp" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-74a53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-74a53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-74a53.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" alt="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-9e944.webp" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-9e944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-9e944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-9e944.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" alt="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35123-nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi" title="JURIS - Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang" target="_blank">Karakteristik Organoleptik dari Pengembangan Produk Brownies Dengan Substitusi Tepung Oncom Hitam Dan Sorgum Untuk Balita Gizi Kurang</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formula brownies dengan mempertimbangkan preferensi rasa balita gizi kurang. Studi tentang daya simpan brownies dengan substitusi tepung oncom hitam dan sorgum perlu dilakukan untuk menentukan umur simpan produk dan menjaga kualitas nutrisinya. Penelitian mengenai pengaruh brownies ini terhadap peningkatan status gizi balita gizi kurang, seperti berat badan dan tinggi badan, perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya sebagai makanan tambahan. Selain itu, eksplorasi penggunaan jenis oncom hitam yang berbeda dan variasi penambahan bahan fortifikasi lainnya, seperti vitamin dan mineral, dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai gizi brownies. Pengembangan brownies ini juga dapat diperluas dengan mempertimbangkan aspek kemudahan produksi dan biaya, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas..
<br>Proses pembuatan tepung oncom hitam dilakukan dengan metode pengeringan menggunakan oven.Tepung oncom hitam memiliki kandungan gizi yang baik.Formulasi brownies terbagi menjadi empat formula dengan variasi tepung oncom, terigu, dan sorgum.Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa semua atribut dapat diterima oleh panelis, kecuali rasa yang menunjukkan perbedaan signifikan.Brownies tepung oncom hitam dan sorgum berpotensi sebagai makanan tambahan yang bermanfaat bagi balita gizi kurang
<br>Tepung oncom hitam dan sorgum merupakan bahan pangan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi (protein dan zat besi) yang dapat digunakan sebagai bahan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari pembuatan brownies. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk brownies dengan substitusi tepung oncom hitam dan sorgum sebagai salah satu alternatif makanan tambahan untuk balita gizi kurang. Desain penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan perlakuan berupa perbedaan substitusi jenis tepung (tepung terigu dan tepung sorgum) dan substitusi tepung oncom hitam dengan 2 taraf persentase (50% dan 75%). Proses pembuatan tepung oncom hitam dilakukan dengan metode pengeringan menggunakan oven. Formulasi pembuatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp" type="image/webp" length="96740" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-de3ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-74a53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/nilai-gizi-biskuit-stock-tepung-terigu-substitusi-thumb-9e944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jiwa Kewirausahaan Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jiwa Kewirausahaan Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jiwa Kewirausahaan Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35115-jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-u</link>
	<guid isPermaLink="false">ec900d3a1cb16fd4e044d870121f2bb9</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:43:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus triyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ right issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ harga saham ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,harga,issue,right,saham,triyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran modal sosial dan jaringan bisnis dalam memoderasi hubungan antara jiwa kewirausahaan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran modal sosial dan jaringan bisnis dalam memoderasi hubungan antara jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi, dan keberhasilan usaha. Hal ini penting karena keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada karakteristik internal pelaku usaha, tetapi juga pada lingkungan eksternal dan dukungan dari pihak lain. Kedua, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah lain, sehingga dapat diperoleh generalisasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain seperti inovasi produk, strategi pemasaran, dan akses terhadap teknologi terhadap keberhasilan usaha, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor penentu keberhasilan UMKM. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan teori dan praktik kewirausahaan di Indonesia, serta membantu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang.Semakin tinggi Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values pelaku usaha, maka semakin meningkat pula keberhasilan usaha.Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menilai dampak jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi dan Entrepreneurial Values terhadap keberhasilan perusahaan Angkringan di Kampung Jawi Semarang. Penelitian ini menggunakan model urutan penemuan tertanam secara bersamaan (mixed methods) yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian adalah 18 orang pelaku usaha, sedangkan teknik pengumpulan data pada Angkringan Kampung Jawi Semarang adalah kuesioner dan wawancara. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 26. Temuan uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel independent Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values memiliki pengaruh yang baik dan besar terhadap keberhasilan usaha. Kedua, berdasarkan uji F diketahui bahwa variabel Jiwa Kewirausahaan, dan Kemandirian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-0840e.webp" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-0840e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-0840e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-0840e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" alt="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-1e3da.webp" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-1e3da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-1e3da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-1e3da.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" alt="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" alt="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35115-jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-u" title="JURIS - Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)" target="_blank">Pengaruh Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi Dan Entrepreneurial Values Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Empiris Pada Pelaku Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran modal sosial dan jaringan bisnis dalam memoderasi hubungan antara jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi, dan keberhasilan usaha. Hal ini penting karena keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada karakteristik internal pelaku usaha, tetapi juga pada lingkungan eksternal dan dukungan dari pihak lain. Kedua, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah lain, sehingga dapat diperoleh generalisasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain seperti inovasi produk, strategi pemasaran, dan akses terhadap teknologi terhadap keberhasilan usaha, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor penentu keberhasilan UMKM. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan teori dan praktik kewirausahaan di Indonesia, serta membantu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang.Semakin tinggi Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values pelaku usaha, maka semakin meningkat pula keberhasilan usaha.Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha
<br>Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menilai dampak jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi dan Entrepreneurial Values terhadap keberhasilan perusahaan Angkringan di Kampung Jawi Semarang. Penelitian ini menggunakan model urutan penemuan tertanam secara bersamaan (mixed methods) yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian adalah 18 orang pelaku usaha, sedangkan teknik pengumpulan data pada Angkringan Kampung Jawi Semarang adalah kuesioner dan wawancara. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 26. Temuan uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel independent Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values memiliki pengaruh yang baik dan besar terhadap keberhasilan usaha. Kedua, berdasarkan uji F diketahui bahwa variabel Jiwa Kewirausahaan, dan Kemandirian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp" type="image/webp" length="78524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-0840e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-1e3da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jiwa-kewirausahaan-daya-saing-usaha-keberhasilan-m-thumb-b1746.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5460-konferensi-nasional-ekonomi-bisnis-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Asupan Energi Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35121-psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv</link>
	<guid isPermaLink="false">b215009f500b8470e1f75d84791411f5</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:35:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan status gizi pada santri putri dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perubahan status gizi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi status gizi, seperti kondisi sosial ekonomi, tingkat stres, dan pengetahuan tentang gizi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan status gizi pada santri putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai pondok pesantren untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, penelitian dapat menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat, seperti analisis komposisi tubuh, untuk mendapatkan data status gizi yang lebih valid. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi pengembangan program intervensi gizi yang efektif di pondok pesantren.. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang.Disarankan kepada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang untuk lebih peduli menjaga pola hidup sehat seperti dapat menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi normal dan mencegah risiko kesehatan.Menjaga pola tidur supaya badan lebih sehat dan bugar sehingga lebih berkonsentrasi untuk belajar Masalah gizi dan kesehatan pada usia dewasa dapat terjadi pada setiap individu, tanpa terkecuali dewasa muda yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Usia dewasa muda perlu mendapat perhatian yang serius akan masalah gizi karena pada masa tersebut terjadi perubahan pola hidup yang signifikan sehingga rawan terhadap perubahan pola konsumsi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" alt="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35121-psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv" title="JURIS - Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang" target="_blank">Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan status gizi pada santri putri dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perubahan status gizi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi status gizi, seperti kondisi sosial ekonomi, tingkat stres, dan pengetahuan tentang gizi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan status gizi pada santri putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai pondok pesantren untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, penelitian dapat menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat, seperti analisis komposisi tubuh, untuk mendapatkan data status gizi yang lebih valid. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi pengembangan program intervensi gizi yang efektif di pondok pesantren..
<br>Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang.Disarankan kepada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang untuk lebih peduli menjaga pola hidup sehat seperti dapat menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi normal dan mencegah risiko kesehatan.Menjaga pola tidur supaya badan lebih sehat dan bugar sehingga lebih berkonsentrasi untuk belajar
<br>Masalah gizi dan kesehatan pada usia dewasa dapat terjadi pada setiap individu, tanpa terkecuali dewasa muda yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Usia dewasa muda perlu mendapat perhatian yang serius akan masalah gizi karena pada masa tersebut terjadi perubahan pola hidup yang signifikan sehingga rawan terhadap perubahan pola konsumsi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" type="image/webp" length="107480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-cc8c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-d2074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/psqi-kualitas-tidur-santri-pondok-pesantren-interv-thumb-03006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35104-pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan</link>
	<guid isPermaLink="false">2d0cb3fe755a26b82310cc9ac58da9e6</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:35:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana perubahan lingkungan, seperti deforestasi atau urbanisasi, memengaruhi hilangnya leksikon ekologi lokal dan bagaimana hal ini berdampak pada pengetahuan tradisional masyarakat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana perubahan lingkungan, seperti deforestasi atau urbanisasi, memengaruhi hilangnya leksikon ekologi lokal dan bagaimana hal ini berdampak pada pengetahuan tradisional masyarakat. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan leksikon ekologi di berbagai daerah dengan tingkat keragaman hayati yang berbeda untuk mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi vitalitas bahasa. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan program pelestarian bahasa yang melibatkan dokumentasi dan revitalisasi leksikon ekologi, serta integrasi pengetahuan tradisional ke dalam pendidikan dan kebijakan lingkungan. Upaya ini penting untuk menjaga keberagaman budaya dan pengetahuan lokal yang terkandung dalam bahasa daerah, serta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan leksikon dapat diukur melalui keberlangsungan leksikon sebagai unsur bahasa terkecil.Ekolinguistik, sebagai studi linguistik khusus, menyoroti hubungan antara bahasa manusia dan lingkungan ekologis.Penelitian ini mengukur vitalitas leksikon dengan mencatat dan mengklasifikasikan leksikon ekologi flora dan fauna.Temuan utama menunjukkan bahwa leksikon flora sebagian besar merupakan tipe ekologi Indonesia, sementara penggunaan flora dalam ekspresi diklasifikasikan sebagai leksikon ekologi notik Indonesia karena fungsi metaforisnya Penelitian ini fokus pada penelusuran bahwa keberadaan bahasa dapat diukur dari keberlangsungan atau leksikonnya sebagai unsur terkecil bahasa. Ekolinguistik sebagai bagian kajian linguistik yang secara khusus mengkaji hubungan antara bahasa manusia dengan lingkungan ekologis, yaitu lingkungan fisik alam semesta, baik lingkungan biotik maupun abiotik, lingkungan sosial dan budaya atau kebudayaan suatu masyarakat bahasa. Penelitian ini berupaya mengukur vitalitas leksikon dengan mencatat leksikon ekologi flora dan fauna melalui klasifikasi leksikon. Klasifikasi leksikon ekologi terbagi menjadi dua temuan, yaitu tipe ekologi dan tipe leksikon. Tipe ekologi mengklasifikasikan leksikon ekologi flora yang menghasilkan seluruh data utama merupakan tipe ekologi Indonesia. Untuk data turunan berupa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp 1x" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" alt="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-fae60.webp" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-fae60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-fae60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-fae60.webp 1x" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" alt="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-b5233.webp" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-b5233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-b5233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-b5233.webp 1x" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" alt="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35104-pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan" title="JURIS - Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages" target="_blank">Interrelation of the Ecological Lexicon with the Sustainability of Regional Languages</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana perubahan lingkungan, seperti deforestasi atau urbanisasi, memengaruhi hilangnya leksikon ekologi lokal dan bagaimana hal ini berdampak pada pengetahuan tradisional masyarakat. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan leksikon ekologi di berbagai daerah dengan tingkat keragaman hayati yang berbeda untuk mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi vitalitas bahasa. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan program pelestarian bahasa yang melibatkan dokumentasi dan revitalisasi leksikon ekologi, serta integrasi pengetahuan tradisional ke dalam pendidikan dan kebijakan lingkungan. Upaya ini penting untuk menjaga keberagaman budaya dan pengetahuan lokal yang terkandung dalam bahasa daerah, serta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan leksikon dapat diukur melalui keberlangsungan leksikon sebagai unsur bahasa terkecil.Ekolinguistik, sebagai studi linguistik khusus, menyoroti hubungan antara bahasa manusia dan lingkungan ekologis.Penelitian ini mengukur vitalitas leksikon dengan mencatat dan mengklasifikasikan leksikon ekologi flora dan fauna.Temuan utama menunjukkan bahwa leksikon flora sebagian besar merupakan tipe ekologi Indonesia, sementara penggunaan flora dalam ekspresi diklasifikasikan sebagai leksikon ekologi notik Indonesia karena fungsi metaforisnya
<br>Penelitian ini fokus pada penelusuran bahwa keberadaan bahasa dapat diukur dari keberlangsungan atau leksikonnya sebagai unsur terkecil bahasa. Ekolinguistik sebagai bagian kajian linguistik yang secara khusus mengkaji hubungan antara bahasa manusia dengan lingkungan ekologis, yaitu lingkungan fisik alam semesta, baik lingkungan biotik maupun abiotik, lingkungan sosial dan budaya atau kebudayaan suatu masyarakat bahasa. Penelitian ini berupaya mengukur vitalitas leksikon dengan mencatat leksikon ekologi flora dan fauna melalui klasifikasi leksikon. Klasifikasi leksikon ekologi terbagi menjadi dua temuan, yaitu tipe ekologi dan tipe leksikon. Tipe ekologi mengklasifikasikan leksikon ekologi flora yang menghasilkan seluruh data utama merupakan tipe ekologi Indonesia. Untuk data turunan berupa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp" type="image/webp" length="99722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-a1f25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-fae60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pelestarian-bahasa-ecological-lexicon-regional-lan-thumb-b5233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3631-jurnal-konfiks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35114-pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi</link>
	<guid isPermaLink="false">05c0bdf48f7fac315e79d4acdb8b9849</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:33:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus triyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ right issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ harga saham ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,harga,issue,right,saham,triyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan): Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan pengetahuan akuntansi yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan UMKM.. Berdasarkan hasil pembahasan, kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM tidak diterapkan oleh UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan.Kendala yang dihadapi antara lain persepsi bahwa tidak membutuhkan akuntansi dan pelaporan keuangan, akuntansi dianggap sulit, penghasilan kecil, dan belum adanya pengenalan SAK EMKM.Pertumbuhan usaha air minum isi ulang tidak dimonitor dengan baik karena tidak ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha.Acuan utama mereka adalah perbedaan musim kemarau dan penghujan yang mempengaruhi permintaan pelanggan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penerapan akuntansi yang berbasis SAK EMKM oleh pelaku UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan, mengetahui kendala dalam penerapannya, serta mengetahui pertumbuhan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil 45 pelaku usaha air minum isi ulang di Kecamatan Gabus sebagai informan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur. Teori pendukung yang digunakan adalah teori pragmatis dan teori perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM didasarkan pengakuan para pelaku UMKM. Kemudian sesuai dengan persepsi mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" alt="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35114-pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi" title="JURIS - Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)" target="_blank">Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM untuk Pertumbuhan UMKM (Studi Kasus pada Usaha Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar UMKM mampu menerapkan akuntansi berbasis SAK EMKM. Pengenalan manfaat laporan keuangan dapat meningkatkan motivasi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel baru seperti pengalaman dan pengetahuan akuntansi yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan UMKM..
<br>Berdasarkan hasil pembahasan, kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM tidak diterapkan oleh UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan.Kendala yang dihadapi antara lain persepsi bahwa tidak membutuhkan akuntansi dan pelaporan keuangan, akuntansi dianggap sulit, penghasilan kecil, dan belum adanya pengenalan SAK EMKM.Pertumbuhan usaha air minum isi ulang tidak dimonitor dengan baik karena tidak ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha.Acuan utama mereka adalah perbedaan musim kemarau dan penghujan yang mempengaruhi permintaan pelanggan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penerapan akuntansi yang berbasis SAK EMKM oleh pelaku UMKM air minum isi ulang di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan, mengetahui kendala dalam penerapannya, serta mengetahui pertumbuhan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil 45 pelaku usaha air minum isi ulang di Kecamatan Gabus sebagai informan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur. Teori pendukung yang digunakan adalah teori pragmatis dan teori perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM didasarkan pengakuan para pelaku UMKM. Kemudian sesuai dengan persepsi mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" type="image/webp" length="72474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-c2ada.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-ed768.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/pelaku-usaha-kepercayaan-akuntansi-keuangan-umkm-s-thumb-86dc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5460-konferensi-nasional-ekonomi-bisnis-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Rasa Malu Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35112-akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste</link>
	<guid isPermaLink="false">a35db03373f8ee77eba2d01e99632682</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:19:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia memengaruhi persepsi dan pengalaman rasa malu di kalangan pejabat publik Kristen. Lebih lanjut, studi komparatif dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan untuk menumbuhkan integritas moral di kalangan pemimpin Kristen di berbagai konteks budaya dan politik. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang dari program pelatihan dan intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran rasa malu dan akuntabilitas di kalangan pejabat publik Kristen.. Kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa menawarkan beberapa poin penting yang dapat dipelajari yang relevan dengan pejabat publik Kristen di Indonesia.Ketiga, kejatuhan Adam dan Hawa juga mengingatkan setiap individu bahwa pejabat publik, sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan dosa.Dengan mengintegrasikan perilaku moral dan spiritual, keterlibatan keluarga dan umat Allah, serta membiasakan rasa bersyukur atas jabatan yang dimiliki, pejabat publik Kristen Indonesia dapat bertumbuh selaras perintah Allah melalui iman Kristen mereka Tulisan ini mengeksplorasi konsep kesadaran akan rasa malu sebagai komponen penting dalam mencegah skandal dalam kepemimpinan Kristen di Indonesia. Melalui analisis pustaka tulisan ini meneliti implikasi dari kejatuhan Adam dan Hawa dan rasa malu yang diakibatkannya terhadap konteks kekristenan kontemporer. Tulisan ini berargumen bahwa menumbuhkan kesadaran akan rasa malu di antara para pejabat publik Kristen dapat menumbuhkan tanggung jawab, ketaatan, mampu melawan godaan kekuasaan, ambisi pribadi, dan kesadaran akan dosa, sehingga dapat mengarah pada terciptanya lingkungan kehidupan Kristen yang sehat. Dengan memahami dinamika rasa malu dan pesan dari kisah Adam dan Hawa, para pejabat publik Kristen Indonesia lebih siap untuk mengelola kompleksitas kepemimpinan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" alt="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35112-akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste" title="JURIS - Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia" target="_blank">Pentingnya Rasa Malu: Makna Kejatuhan Adam dan Hawa dalam Mencegah Skandal Pejabat Publik Kristen Indonesia</a>: Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan kepemimpinan Kristen yang secara khusus menekankan pentingnya kesadaran rasa malu dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan etis. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya Indonesia memengaruhi persepsi dan pengalaman rasa malu di kalangan pejabat publik Kristen. Lebih lanjut, studi komparatif dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan untuk menumbuhkan integritas moral di kalangan pemimpin Kristen di berbagai konteks budaya dan politik. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang dari program pelatihan dan intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran rasa malu dan akuntabilitas di kalangan pejabat publik Kristen..
<br>Kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa menawarkan beberapa poin penting yang dapat dipelajari yang relevan dengan pejabat publik Kristen di Indonesia.Ketiga, kejatuhan Adam dan Hawa juga mengingatkan setiap individu bahwa pejabat publik, sebagai manusia, tidak luput dari kesalahan dan dosa.Dengan mengintegrasikan perilaku moral dan spiritual, keterlibatan keluarga dan umat Allah, serta membiasakan rasa bersyukur atas jabatan yang dimiliki, pejabat publik Kristen Indonesia dapat bertumbuh selaras perintah Allah melalui iman Kristen mereka
<br>Tulisan ini mengeksplorasi konsep kesadaran akan rasa malu sebagai komponen penting dalam mencegah skandal dalam kepemimpinan Kristen di Indonesia. Melalui analisis pustaka tulisan ini meneliti implikasi dari kejatuhan Adam dan Hawa dan rasa malu yang diakibatkannya terhadap konteks kekristenan kontemporer. Tulisan ini berargumen bahwa menumbuhkan kesadaran akan rasa malu di antara para pejabat publik Kristen dapat menumbuhkan tanggung jawab, ketaatan, mampu melawan godaan kekuasaan, ambisi pribadi, dan kesadaran akan dosa, sehingga dapat mengarah pada terciptanya lingkungan kehidupan Kristen yang sehat. Dengan memahami dinamika rasa malu dan pesan dari kisah Adam dan Hawa, para pejabat publik Kristen Indonesia lebih siap untuk mengelola kompleksitas kepemimpinan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" type="image/webp" length="92856" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-98418.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-4a0c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/akuntabilitas-pejabat-publik-relevansi-iman-kriste-thumb-c866f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Virtual University For Enhancing Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35108-model-virtual-universitas-pembelajaran-vir</link>
	<guid isPermaLink="false">daa14118d56ee0358d48be45d31a3a24</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 05:08:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eva wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti hajar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eva,hajar,siti,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Virtual University For Enhancing Learning: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif dan kolaboratif di kelas. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan dan implementasi strategi pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya internet untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya media. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menciptakan lingkungan belajar virtual yang efektif dan menarik. Penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model-model virtual university yang inovatif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti interaktivitas, kolaborasi, dan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak dan efektivitas pembelajaran virtual terhadap hasil belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pembelajaran virtual dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan transfer pengetahuan ke konteks lain.. So, summarizing all above, virtual universitiesAo specialists need to worry about the standards for virtual education, appropriate interactive technologies, public awareness, etc.It must be stressed that despite the all existing obstacles and problems, the future dictates in favor of distance and virtual education.The kinds of virtual learning in universities is process of e-learning.The concepts of E-learning is not meant to create symmetry as its tools reach out to a dispersed community, whose individuals are asked to move along according to their own personal time frame as in acquisition.E-learning is likely to produce asymmetrical learning conditions, as individuals may at a "same time" have reached completely different stages even if along a common learning trajectory.The very same concept of collaboration needs to be therefore radically reinterpreted.Symmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a "common time", so that expertise required is considered to be part of a common background, and different roles and tasks may be assigned to various participants present.E-learning technologies provide users with opportunities to e-collaborate, which means to pass information and advice from their own experience, which is packaged and transported out of each individual's context.Context shifts and time and space variables are very likely to affect interaction, so that we need to think of "group-ware" as an e-collaborative tool, which cannot resemble a classroom interaction where real time practice and feedback are on, all the time.Finally, this system is designed for those who want to make education their lifelong learning business.Furthermore, this system is designed to transform your life experience and practical skills into academic credits and achieve your goal faster, easier and better Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pembelajaran virtual, khususnya virtual university (VU). Permasalahannya adalah betapa pentingnya virtual learning bagi universitas kita untuk mengelola dan meningkatkan proses pembelajaran. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir komputasi multimedia telah berkembang dari area penelitian menjadi bidang studi yang diajarkan di universitas. Menjadi penting bagi siswa untuk mempelajari pengembangan dan penerapan teknologi ini di bidang pendidikan dan banyak lainnya, dan pada saat yang sama peneliti terus menawarkan solusi dan perbaikan. Artikel ini menyajikan kumpulan temuan penelitian terbaru di bidang pendidikan virtual di universitas yang dilakukan oleh para peneliti di seluruh dunia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp 1x" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" alt="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35108-model-virtual-universitas-pembelajaran-vir" title="JURIS - Virtual University For Enhancing Learning" target="_blank">Virtual University For Enhancing Learning</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran aktif dan kolaboratif di kelas. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan dan implementasi strategi pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya internet untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya media. Kedua, penting untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menciptakan lingkungan belajar virtual yang efektif dan menarik. Penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model-model virtual university yang inovatif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti interaktivitas, kolaborasi, dan aksesibilitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak dan efektivitas pembelajaran virtual terhadap hasil belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pembelajaran virtual dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan transfer pengetahuan ke konteks lain..
<br>So, summarizing all above, virtual universitiesAo specialists need to worry about the standards for virtual education, appropriate interactive technologies, public awareness, etc.It must be stressed that despite the all existing obstacles and problems, the future dictates in favor of distance and virtual education.The kinds of virtual learning in universities is process of e-learning.The concepts of E-learning is not meant to create symmetry as its tools reach out to a dispersed community, whose individuals are asked to move along according to their own personal time frame as in acquisition.E-learning is likely to produce asymmetrical learning conditions, as individuals may at a "same time" have reached completely different stages even if along a common learning trajectory.The very same concept of collaboration needs to be therefore radically reinterpreted.Symmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a "common time", so that expertise required is considered to be part of a common background, and different roles and tasks may be assigned to various participants present.E-learning technologies provide users with opportunities to e-collaborate, which means to pass information and advice from their own experience, which is packaged and transported out of each individual's context.Context shifts and time and space variables are very likely to affect interaction, so that we need to think of "group-ware" as an e-collaborative tool, which cannot resemble a classroom interaction where real time practice and feedback are on, all the time.Finally, this system is designed for those who want to make education their lifelong learning business.Furthermore, this system is designed to transform your life experience and practical skills into academic credits and achieve your goal faster, easier and better
<br>Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pembelajaran virtual, khususnya virtual university (VU). Permasalahannya adalah betapa pentingnya virtual learning bagi universitas kita untuk mengelola dan meningkatkan proses pembelajaran. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir komputasi multimedia telah berkembang dari area penelitian menjadi bidang studi yang diajarkan di universitas. Menjadi penting bagi siswa untuk mempelajari pengembangan dan penerapan teknologi ini di bidang pendidikan dan banyak lainnya, dan pada saat yang sama peneliti terus menawarkan solusi dan perbaikan. Artikel ini menyajikan kumpulan temuan penelitian terbaru di bidang pendidikan virtual di universitas yang dilakukan oleh para peneliti di seluruh dunia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" type="image/webp" length="140806" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-39c10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9d4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/model-virtual-universitas-pembelajaran-university-thumb-f9ca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15879-jurnal-yatalattof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24 59 Bulan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35119-partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting</link>
	<guid isPermaLink="false">bb4f1b6f1ee92bd2e6ce30ec08839d8e</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:54:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan: Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan pendapatan keluarga balita. Selain itu, penting untuk fokus pada dampak pandemi Covid-19 terhadap stunting dan mencari solusi untuk meningkatkan akses dan kualitas gizi, sanitasi lingkungan, dan sumber air bersih. Dengan demikian, dapat diharapkan penurunan prevalensi stunting secara efektif dan efisien.. Prevalensi stunting ditemukan sebanyak 29,7%, ada hubungan antara status gizi ibu balita nya KEK (OR=4,276), BBLR (OR=3,962),ASI Ekslusif (OR=4,608), dan pendapatan keluarga (OR=3,306) dengan kejadian stunting.Sedangkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kejadian stunting (p value=0,145).Determinan kejadian stunting secara bersama-sama disebabkan oleh perilaku ASI Ekslusif ibu balita, status gizi ibu hamil KEK, dan tingkat pendapatan keluarga Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, kecerdasan, lebih rentan penyakit, dan di masa depan dapat menurunnya produktifitas. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi yakni 27,67%. Studi pendahuluan di Kelurahan Keteguhan tahun 2019 tercatat 28,82% balita stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan faktoryang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp 1x" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" alt="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35119-partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting" title="JURIS - ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan" target="_blank">ASI Eksklusif Sebagai Determinan Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan</a>: Untuk mengurangi prevalensi stunting, disarankan untuk meningkatkan peran lintas sektor dan lintas program secara komprehensif. Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan pendapatan keluarga balita. Selain itu, penting untuk fokus pada dampak pandemi Covid-19 terhadap stunting dan mencari solusi untuk meningkatkan akses dan kualitas gizi, sanitasi lingkungan, dan sumber air bersih. Dengan demikian, dapat diharapkan penurunan prevalensi stunting secara efektif dan efisien..
<br>Prevalensi stunting ditemukan sebanyak 29,7%, ada hubungan antara status gizi ibu balita nya KEK (OR=4,276), BBLR (OR=3,962),ASI Ekslusif (OR=4,608), dan pendapatan keluarga (OR=3,306) dengan kejadian stunting.Sedangkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kejadian stunting (p value=0,145).Determinan kejadian stunting secara bersama-sama disebabkan oleh perilaku ASI Ekslusif ibu balita, status gizi ibu hamil KEK, dan tingkat pendapatan keluarga
<br>Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, kecerdasan, lebih rentan penyakit, dan di masa depan dapat menurunnya produktifitas. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi yakni 27,67%. Studi pendahuluan di Kelurahan Keteguhan tahun 2019 tercatat 28,82% balita stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan faktoryang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" type="image/webp" length="113340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0210e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-28ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/partisipasi-masyarakat-determinan-balita-stunting-thumb-0bf3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1524-umitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7702-jurnal-ilmu-gizi-indonesia-jigzi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35122-masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan</link>
	<guid isPermaLink="false">89506d42a5c5a346725ad299ab2f09de</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:40:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana Ngitus Bali berfungsi sebagai agen pengendalian sosial dan menjaga keseimbangan kosmos dalam komunitas, serta implikasi teologisnya dalam masyarakat Kristen di Desa Murutuwu.2. Mengeksplorasi integrasi hukum adat dengan sistem hukum formal di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana hukum adat, seperti Ngitus Bali, dapat diadaptasi dalam sistem hukum negara untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal. Hal ini dapat mencakup studi tentang tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.3. Meneliti persepsi dan praktik hukum adat di kalangan generasi muda masyarakat adat. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana generasi muda memandang dan mempraktikkan hukum adat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah pengaruh globalisasi dan modernitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan relevansi hukum adat di masa depan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa Ngitus Bali, sebagai hukum adat yang diterapkan oleh masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu, berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam menjaga perdamaian dan keteraturan dalam komunitas.Meskipun pengaruh modernitas dan sistem hukum negara semakin kuat, Ngitus Bali tetap dipraktikkan dan dihormati oleh masyarakat sebagai bagian integral dari kehidupan sosial mereka.Hukum adat ini tidak hanya berperan dalam menyelesaikan sengketa, tetapi juga menjaga keseimbangan kosmos yang dianggap penting dalam pandangan masyarakat.Secara sosiologis, Ngitus Bali berfungsi untuk memperkuat solidaritas sosial dan mencegah terjadinya disintegrasi sosial dalam masyarakat.Hukum adat ini memainkan peran penting dalam menciptakan keteraturan sosial dan menjaga hubungan yang harmonis antar anggota komunitas.Hal ini sejalan dengan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Durkheim (2008), yang menjelaskan bahwa sistem hukum adat, meskipun informal, dapat berfungsi sebagai agen pengendalian sosial yang sangat penting dalam masyarakat yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai kolektifnya.Namun, penerapan Ngitus Bali di tengah sistem hukum formal yang berlaku menunjukkan adanya tantangan dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan terhadap hukum adat dalam kerangka hukum nasional untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal Penelitian ini mengkaji peran hukum adat Ngitus Bali di Desa Murutuwu, Kalimantan Tengah, sebagai mekanisme kontrol sosial yang tetap dipertahankan meskipun ada pengaruh modernitas dan hukum positif. Hukum adat Ngitus Bali, yang melibatkan tokoh adat seperti Pangulu dan Mantir, digunakan untuk menyelesaikan berbagai sengketa sosial, mulai dari masalah rumah tangga hingga sengketa tanah, dengan sanksi dan upacara pendamaian sebagai bagian dari praktik tersebut. Meskipun hukum formal telah diterapkan di desa ini, masyarakat masih mengandalkan penyelesaian sengketa melalui sidang adat, yang dianggap lebih relevan dan efektif untuk menjaga harmoni sosial.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp 1x" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" alt="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35122-masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan" title="JURIS - Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu" target="_blank">Ngitus Bali sebagai Kontrol Sosial di Desa Murutuwu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan teologis dari Ngitus Bali dalam konteks masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana Ngitus Bali berfungsi sebagai agen pengendalian sosial dan menjaga keseimbangan kosmos dalam komunitas, serta implikasi teologisnya dalam masyarakat Kristen di Desa Murutuwu.2. Mengeksplorasi integrasi hukum adat dengan sistem hukum formal di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana hukum adat, seperti Ngitus Bali, dapat diadaptasi dalam sistem hukum negara untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal. Hal ini dapat mencakup studi tentang tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.3. Meneliti persepsi dan praktik hukum adat di kalangan generasi muda masyarakat adat. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana generasi muda memandang dan mempraktikkan hukum adat, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah pengaruh globalisasi dan modernitas. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan dan relevansi hukum adat di masa depan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Ngitus Bali, sebagai hukum adat yang diterapkan oleh masyarakat Dayak MaAoanyan di Desa Murutuwu, berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam menjaga perdamaian dan keteraturan dalam komunitas.Meskipun pengaruh modernitas dan sistem hukum negara semakin kuat, Ngitus Bali tetap dipraktikkan dan dihormati oleh masyarakat sebagai bagian integral dari kehidupan sosial mereka.Hukum adat ini tidak hanya berperan dalam menyelesaikan sengketa, tetapi juga menjaga keseimbangan kosmos yang dianggap penting dalam pandangan masyarakat.Secara sosiologis, Ngitus Bali berfungsi untuk memperkuat solidaritas sosial dan mencegah terjadinya disintegrasi sosial dalam masyarakat.Hukum adat ini memainkan peran penting dalam menciptakan keteraturan sosial dan menjaga hubungan yang harmonis antar anggota komunitas.Hal ini sejalan dengan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Durkheim (2008), yang menjelaskan bahwa sistem hukum adat, meskipun informal, dapat berfungsi sebagai agen pengendalian sosial yang sangat penting dalam masyarakat yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai kolektifnya.Namun, penerapan Ngitus Bali di tengah sistem hukum formal yang berlaku menunjukkan adanya tantangan dalam mengintegrasikan hukum adat dengan hukum negara.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan terhadap hukum adat dalam kerangka hukum nasional untuk menciptakan sistem hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal
<br>Penelitian ini mengkaji peran hukum adat Ngitus Bali di Desa Murutuwu, Kalimantan Tengah, sebagai mekanisme kontrol sosial yang tetap dipertahankan meskipun ada pengaruh modernitas dan hukum positif. Hukum adat Ngitus Bali, yang melibatkan tokoh adat seperti Pangulu dan Mantir, digunakan untuk menyelesaikan berbagai sengketa sosial, mulai dari masalah rumah tangga hingga sengketa tanah, dengan sanksi dan upacara pendamaian sebagai bagian dari praktik tersebut. Meskipun hukum formal telah diterapkan di desa ini, masyarakat masih mengandalkan penyelesaian sengketa melalui sidang adat, yang dianggap lebih relevan dan efektif untuk menjaga harmoni sosial....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" type="image/webp" length="95700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-70e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-e3eea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/masyarakat-dayak-kanayatn-integrasi-sosial-substan-thumb-20e0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG RIGHT ISSUE DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG RIGHT ISSUE DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG RIGHT ISSUE DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35116-restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-r</link>
	<guid isPermaLink="false">e8fc92821b75efb0ac315a5538319093</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:18:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus triyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ right issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ harga saham ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,harga,issue,right,saham,triyani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menambah periode tahun observasi untuk mengurangi kesalahan statistik dan mendapatkan kondisi yang sebenarnya.2. Menggunakan sampel perusahaan yang bergerak pada sektor industri tertentu untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022): Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menambah periode tahun observasi untuk mengurangi kesalahan statistik dan mendapatkan kondisi yang sebenarnya.2. Menggunakan sampel perusahaan yang bergerak pada sektor industri tertentu untuk melihat pengaruh restrukturisasi hutang, right issue, dan merger secara spesifik.3. Menambah atau mengganti variabel dependen seperti Gross Profit Margin, Net Profit Margin, atau Return on Equity Ratio untuk lebih menggambarkan kinerja keuangan perusahaan secara komprehensif.. Restrukturisasi hutang tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, artinya perusahaan yang mengalami kredit macet dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan, sehingga tingkat keuntungan perusahaan akan menurun.Right issue tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.Artinya, right issue yang dilakukan perusahaan atau penawaran saham kembali, menunjukkan kurangnya sumber pembiayaan lain atau perusahaan dalam kondisi keuangan yang buruk.Setelah pengumuman right issue, harga saham secara teoritis mengalami penurunan karena harga saham right issue lebih rendah dari harga pasar.Merger tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.Artinya, pergerakan harga saham setelah perubahan harga saham tidak berpengaruh terhadap keuntungan perusahaan setelah pengumuman merger Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh restrukturisasi hutang, right issue, dan merger terhadap kinerja keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 35 perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan yang diperoleh melalui situs www.idx.co.id dan situs web perusahaan terkait. Analisis data dilakukan dengan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" alt="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-90f67.webp" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-90f67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-90f67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-90f67.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" alt="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-228ff.webp" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-228ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-228ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-228ff.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" alt="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35116-restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-r" title="JURIS - PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)" target="_blank">PENGARUH RESTRUKTURISASI HUTANG, RIGHT ISSUE, DAN MERGER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi kasus perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022)</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menambah periode tahun observasi untuk mengurangi kesalahan statistik dan mendapatkan kondisi yang sebenarnya.2. Menggunakan sampel perusahaan yang bergerak pada sektor industri tertentu untuk melihat pengaruh restrukturisasi hutang, right issue, dan merger secara spesifik.3. Menambah atau mengganti variabel dependen seperti Gross Profit Margin, Net Profit Margin, atau Return on Equity Ratio untuk lebih menggambarkan kinerja keuangan perusahaan secara komprehensif..
<br>Restrukturisasi hutang tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, artinya perusahaan yang mengalami kredit macet dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan, sehingga tingkat keuntungan perusahaan akan menurun.Right issue tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.Artinya, right issue yang dilakukan perusahaan atau penawaran saham kembali, menunjukkan kurangnya sumber pembiayaan lain atau perusahaan dalam kondisi keuangan yang buruk.Setelah pengumuman right issue, harga saham secara teoritis mengalami penurunan karena harga saham right issue lebih rendah dari harga pasar.Merger tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.Artinya, pergerakan harga saham setelah perubahan harga saham tidak berpengaruh terhadap keuntungan perusahaan setelah pengumuman merger
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh restrukturisasi hutang, right issue, dan merger terhadap kinerja keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 35 perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan yang diperoleh melalui situs www.idx.co.id dan situs web perusahaan terkait. Analisis data dilakukan dengan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp" type="image/webp" length="63482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-53756.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-90f67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/restrukturisasi-hutang-right-issue-merger-harga-sa-thumb-228ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5460-konferensi-nasional-ekonomi-bisnis-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35113-alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-frans</link>
	<guid isPermaLink="false">a8fa1940cb101f73248dba572c0b9b49</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 04:09:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suang manik ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[manik,suang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis secara lebih komprehensif. Kedua, mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana berpikir kritis dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, dan agama, untuk menghadapi tantangan masa kini. Ketiga, meneliti bagaimana berpikir kritis dapat dikembangkan dalam konteks pendidikan, terutama dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, agar peserta didik dapat menjadi individu yang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.. Berpikir kritis adalah proses berpikir dalam memahami, mengevaluasi, dan merumuskan argumen dalam meresponi sesuatu yang dianggap menyimpang dari yang seharusnya.Dalam berpikir kritis, seseorang sedang mempersiapkan diri dalam membentuk pemikiran yang mandiri, disiplin, evaluasi, koreksi, dan responsif terhadap isu atau keadaan sekitar.Lewat kemampuan berpikir kritis, seseorang sedang dalam proses menjadi manusia yang siap berkontribusi dalam pemecahan masalah dan menemukan jalan baru yang sesuai dengan harapan dalam suatu isu atau masalah.Alkitab tidak menentang cara berpikir kritis, tetapi memberikan ruang bagi proses berpikir kritis.Berpikir kritis perlu diasah secara matang, dan Alkitab adalah landasan yang kuat dalam proses berpikir kritis.Dalam berpikir kritis, Tuhan adalah Sumber hikmat, pengetahuan, dan pengertian, sehingga manusia dengan kerendahan hati menundukkan pikirannya dalam pimpinan Ilahi agar kebenaran dapat disingkapkan Dalam kehidupan dewasa ini, manusia menghadapi berbagai tantangan. Cara berpikir yang matang sangat diperlukan. Berpikir kritis adalah proses menganalisis, memeriksa, dan merumuskan penilaian berdasarkan pemikiran yang mendalam dalam menyikapi hal-hal yang perlu disingkapkan. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan library research. Hasilnya, ditemukan bahwa tujuan berpikir kritis adalah menyingkap kebenaran dengan menyerang dan menyingkirkan segala yang salah. Dalam membangun pikiran yang kritis, manusia memerlukan landasan yang tepat, baik dari sisi pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp 1x" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" alt="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35113-alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-frans" title="JURIS - Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis" target="_blank">Alkitab sebagai Landasan Berpikir Kritis</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian hermeneutika dan eksegesis yang lebih mendalam tentang berpikir kritis dalam Alkitab, untuk memahami konsep dan ruang lingkup berpikir kritis secara lebih komprehensif. Kedua, mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana berpikir kritis dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, dan agama, untuk menghadapi tantangan masa kini. Ketiga, meneliti bagaimana berpikir kritis dapat dikembangkan dalam konteks pendidikan, terutama dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, agar peserta didik dapat menjadi individu yang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat..
<br>Berpikir kritis adalah proses berpikir dalam memahami, mengevaluasi, dan merumuskan argumen dalam meresponi sesuatu yang dianggap menyimpang dari yang seharusnya.Dalam berpikir kritis, seseorang sedang mempersiapkan diri dalam membentuk pemikiran yang mandiri, disiplin, evaluasi, koreksi, dan responsif terhadap isu atau keadaan sekitar.Lewat kemampuan berpikir kritis, seseorang sedang dalam proses menjadi manusia yang siap berkontribusi dalam pemecahan masalah dan menemukan jalan baru yang sesuai dengan harapan dalam suatu isu atau masalah.Alkitab tidak menentang cara berpikir kritis, tetapi memberikan ruang bagi proses berpikir kritis.Berpikir kritis perlu diasah secara matang, dan Alkitab adalah landasan yang kuat dalam proses berpikir kritis.Dalam berpikir kritis, Tuhan adalah Sumber hikmat, pengetahuan, dan pengertian, sehingga manusia dengan kerendahan hati menundukkan pikirannya dalam pimpinan Ilahi agar kebenaran dapat disingkapkan
<br>Dalam kehidupan dewasa ini, manusia menghadapi berbagai tantangan. Cara berpikir yang matang sangat diperlukan. Berpikir kritis adalah proses menganalisis, memeriksa, dan merumuskan penilaian berdasarkan pemikiran yang mendalam dalam menyikapi hal-hal yang perlu disingkapkan. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan library research. Hasilnya, ditemukan bahwa tujuan berpikir kritis adalah menyingkap kebenaran dengan menyerang dan menyingkirkan segala yang salah. Dalam membangun pikiran yang kritis, manusia memerlukan landasan yang tepat, baik dari sisi pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" type="image/webp" length="77852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-dde8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-0bd73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/alkitab-berpikir-kritis-landasan-pengetahuan-kehid-thumb-18f44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3641-stipas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15132-sepakat-jurnal-pastoral-kateketik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35102-ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan</link>
	<guid isPermaLink="false">da266f0939d74554573e64e4f3552c83</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 03:57:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model kepemimpinan Yesus dapat diterapkan dalam organisasi sekuler yang sama sekali tidak berbasis agama, untuk melihat sejauh mana prinsip pelayanan dan kerendahan hati dapat diterima dan efektif tanpa landasan iman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis: Pertama, perlu diteliti bagaimana model kepemimpinan Yesus dapat diterapkan dalam organisasi sekuler yang sama sekali tidak berbasis agama, untuk melihat sejauh mana prinsip pelayanan dan kerendahan hati dapat diterima dan efektif tanpa landasan iman yang eksplisit. Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penerapan kepemimpinan transformatif ala Yesus dalam institusi pendidikan, khususnya terhadap kesejahteraan mental siswa dan guru serta kualitas proses belajar mengajar. Ketiga, perlu dikaji bagaimana generasi muda di era digital memaknai dan mengadopsi prinsip kepemimpinan Yesus dalam konteks media sosial dan kepemimpinan virtual, mengingat pergeseran cara berkomunikasi dan membangun pengaruh secara daring. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap dimensi baru dari kepemimpinan transformatif yang lebih inklusif, kontekstual, dan adaptif. Dengan demikian, nilai-nilai dasar seperti pelayanan dan empati dapat dipertahankan meskipun dalam bentuk dan medium yang berubah. Studi lanjutan harus mampu menjawab tantangan relevansi dalam keragaman budaya dan sistem nilai yang berkembang pesat. Fokus pada konteks non-religius penting untuk menguji universalitas prinsip tersebut. Sementara itu, pendekatan longitudinal bisa memberikan gambaran lebih otentik tentang efektivitas model ini. Eksplorasi kepemimpinan digital juga membuka ruang inovatif dalam memahami transformasi sosial. Semua arah penelitian ini bertujuan untuk memperdalam dan memperluas aplikasi praktis kepemimpinan Yesus di tengah kompleksitas dunia kontemporer.. Penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan Yesus Kristus bersifat transformatif, berbasis pelayanan, pengorbanan diri, dan pengaruh moral, serta tetap relevan dalam konteks kepemimpinan modern.Model ini telah diterapkan dalam konteks eklesiologis, bisnis, dan sektor publik sebagai alternatif dari kepemimpinan otoritatif, dengan menekankan empati, komunitas, dan pembinaan individu.Kepemimpinan Yesus secara signifikan mendukung pertumbuhan iman melalui pendekatan relasional, pemberdayaan, dan pengajaran yang transformatif Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami gaya kepemimpinan transformatif Yesus dari perspektif eklesiologis dan teologis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi literatur dengan empat fokus utama, yaitu konteks teologis, konteks eklesiologis, penerapan dalam ruang publik dan sektor bisnis, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Yesus bukan hanya sekadar model historis, tetapi juga merupakan kerangka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-0b265.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-0b265.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-0b265.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-0b265.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-1f440.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-1f440.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-1f440.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-1f440.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35102-ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis" target="_blank">Kepemimpinan Transformatif Yesus Kristus: Tinjauan Teologis Dan Eklesiologis</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana model kepemimpinan Yesus dapat diterapkan dalam organisasi sekuler yang sama sekali tidak berbasis agama, untuk melihat sejauh mana prinsip pelayanan dan kerendahan hati dapat diterima dan efektif tanpa landasan iman yang eksplisit. Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penerapan kepemimpinan transformatif ala Yesus dalam institusi pendidikan, khususnya terhadap kesejahteraan mental siswa dan guru serta kualitas proses belajar mengajar. Ketiga, perlu dikaji bagaimana generasi muda di era digital memaknai dan mengadopsi prinsip kepemimpinan Yesus dalam konteks media sosial dan kepemimpinan virtual, mengingat pergeseran cara berkomunikasi dan membangun pengaruh secara daring. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap dimensi baru dari kepemimpinan transformatif yang lebih inklusif, kontekstual, dan adaptif. Dengan demikian, nilai-nilai dasar seperti pelayanan dan empati dapat dipertahankan meskipun dalam bentuk dan medium yang berubah. Studi lanjutan harus mampu menjawab tantangan relevansi dalam keragaman budaya dan sistem nilai yang berkembang pesat. Fokus pada konteks non-religius penting untuk menguji universalitas prinsip tersebut. Sementara itu, pendekatan longitudinal bisa memberikan gambaran lebih otentik tentang efektivitas model ini. Eksplorasi kepemimpinan digital juga membuka ruang inovatif dalam memahami transformasi sosial. Semua arah penelitian ini bertujuan untuk memperdalam dan memperluas aplikasi praktis kepemimpinan Yesus di tengah kompleksitas dunia kontemporer..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan Yesus Kristus bersifat transformatif, berbasis pelayanan, pengorbanan diri, dan pengaruh moral, serta tetap relevan dalam konteks kepemimpinan modern.Model ini telah diterapkan dalam konteks eklesiologis, bisnis, dan sektor publik sebagai alternatif dari kepemimpinan otoritatif, dengan menekankan empati, komunitas, dan pembinaan individu.Kepemimpinan Yesus secara signifikan mendukung pertumbuhan iman melalui pendekatan relasional, pemberdayaan, dan pengajaran yang transformatif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami gaya kepemimpinan transformatif Yesus dari perspektif eklesiologis dan teologis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi literatur dengan empat fokus utama, yaitu konteks teologis, konteks eklesiologis, penerapan dalam ruang publik dan sektor bisnis, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Yesus bukan hanya sekadar model historis, tetapi juga merupakan kerangka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp" type="image/webp" length="93030" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-0b265.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-e81f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/ketuhanan-yesus-kristus-kepemimpinan-transformatif-thumb-1f440.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Spiritualitas Ekologi Melalui Musik Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spiritualitas Ekologi Melalui Musik Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spiritualitas Ekologi Melalui Musik Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35101-himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p</link>
	<guid isPermaLink="false">ed4f4454ab24f35e8b11a9329c9ff85b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 03:56:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ iri hati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,gacor,hati,iri,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai historisitas himne STT GKE, termasuk proses penciptaan dan perkembangannya dari waktu ke waktu. Hal ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai historisitas himne STT GKE, termasuk proses penciptaan dan perkembangannya dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konteks dan makna himne dalam perjalanan STT GKE. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana himne STT GKE dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan STT GKE, sehingga nilai-nilai spiritualitas ekologi dapat ditanamkan secara sistematis kepada mahasiswa. Integrasi ini dapat dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi himne STT GKE sebagai media penggerak aksi nyata dalam pelestarian lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan sosial yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan, seperti penanaman pohon, pembersihan sungai, atau kampanye kesadaran lingkungan.. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan beberapa hal yakni.pertama, Himne STT GKE menggambarkan spiritualitas ekologis yang nyata.Peran lirik himne STT GKE harus diakui memberikan gambaran spiritualitas ekologis.Hal tersebut sangat tampak dalam lirik yang dituliskan dalam himne tersebut.Kedua, Himne menggambarkan visi dan misi STT GKE.Ketiga, Himne STT GKE menekankan pentingnya sikap melayani alam.Dengan demikian jelas, bahwa pusat pelayanan ekologis bukanlah alam dan manusia melainkan Allah Himne menjadi bagian sangat penting yang tertuang dalam visi dan misi STT GKE. Salah satunya adalah muatan tentang alam semesta sebagai sesama bukan hanya manusia. Dengan dasar tersebut maka dilakukan kajian tentang spiritualitas ekologi melalui musik: suatu kajian terhadap peran Himne STT GKE bagi peningkatan spiritualitas. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2024 dengan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, himne sebagai penggambaran spiritualitas ekologi. Kedua, himne sebagai penggambaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" alt="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-2416a.webp" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-2416a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-2416a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-2416a.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" alt="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-6414d.webp" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-6414d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-6414d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-6414d.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" alt="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35101-himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p" title="JURIS - Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas" target="_blank">Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai historisitas himne STT GKE, termasuk proses penciptaan dan perkembangannya dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konteks dan makna himne dalam perjalanan STT GKE. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana himne STT GKE dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan STT GKE, sehingga nilai-nilai spiritualitas ekologi dapat ditanamkan secara sistematis kepada mahasiswa. Integrasi ini dapat dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi himne STT GKE sebagai media penggerak aksi nyata dalam pelestarian lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan sosial yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan, seperti penanaman pohon, pembersihan sungai, atau kampanye kesadaran lingkungan..
<br>Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan beberapa hal yakni.pertama, Himne STT GKE menggambarkan spiritualitas ekologis yang nyata.Peran lirik himne STT GKE harus diakui memberikan gambaran spiritualitas ekologis.Hal tersebut sangat tampak dalam lirik yang dituliskan dalam himne tersebut.Kedua, Himne menggambarkan visi dan misi STT GKE.Ketiga, Himne STT GKE menekankan pentingnya sikap melayani alam.Dengan demikian jelas, bahwa pusat pelayanan ekologis bukanlah alam dan manusia melainkan Allah
<br>Himne menjadi bagian sangat penting yang tertuang dalam visi dan misi STT GKE. Salah satunya adalah muatan tentang alam semesta sebagai sesama bukan hanya manusia. Dengan dasar tersebut maka dilakukan kajian tentang spiritualitas ekologi melalui musik: suatu kajian terhadap peran Himne STT GKE bagi peningkatan spiritualitas. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2024 dengan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, himne sebagai penggambaran spiritualitas ekologi. Kedua, himne sebagai penggambaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp" type="image/webp" length="85282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-977b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-2416a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/himne-stt-gke-spiritualitas-ekologi-alam-semesta-p-thumb-6414d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3863-stt-gke.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14073-jurnal-teologi-pambelum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35103-mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learnin</link>
	<guid isPermaLink="false">ab3ea4971a7522d8cedba7da67d67115</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 03:50:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suang manik ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[manik,suang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya dalam hal penggunaan sumber daya dan integrasi dengan materi PAK. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan PBL terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa, serta mengukur keberlanjutan manfaat yang diperoleh dari metode ini. Dengan demikian, upaya peningkatan kemampuan analisis mahasiswa PPG dalam jabatan terhadap materi PAK dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan.. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode Problem-Based Learning (PBL) memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan berbagai aspek kemampuan mahasiswa, khususnya dalam hal kemampuan analisis dan berpikir kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan manfaat signifikan dari penerapan PBL dalam proses pembelajaran, yang tercermin dalam beberapa aspek.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode PBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan analisis dan berpikir kritis, tetapi juga meningkatkan pemahaman, aplikasi praktis, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam pembelajaran.Metode ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan sebaiknya diterapkan secara luas dalam berbagai konteks akademik Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa. Data diperoleh dari 230 responden yang terdiri dari mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL memiliki dampak yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Lebih dari 90% responden setuju bahwa PBL membantu mereka berpikir secara mendalam dan analitis. Diskusi kelompok dalam PBL juga terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, dengan sebagian besar responden merasakan manfaatnya. PBL juga membuat materi lebih mudah diingat dan diterapkan karena menghubungkan teori dengan praktik. Selain itu, metode ini meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menganalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" alt="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35103-mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learnin" title="JURIS - Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024" target="_blank">Meningkatkan Kemampuan Analisis Materi PAK Menggunakan Metode PBL bagi Mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch-1 2024</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis PBL yang lebih terstruktur dan efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai tantangan implementasi PBL dalam konteks PAK, khususnya dalam hal penggunaan sumber daya dan integrasi dengan materi PAK. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan PBL terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa, serta mengukur keberlanjutan manfaat yang diperoleh dari metode ini. Dengan demikian, upaya peningkatan kemampuan analisis mahasiswa PPG dalam jabatan terhadap materi PAK dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan..
<br>Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode Problem-Based Learning (PBL) memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan berbagai aspek kemampuan mahasiswa, khususnya dalam hal kemampuan analisis dan berpikir kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan manfaat signifikan dari penerapan PBL dalam proses pembelajaran, yang tercermin dalam beberapa aspek.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode PBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan analisis dan berpikir kritis, tetapi juga meningkatkan pemahaman, aplikasi praktis, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam pembelajaran.Metode ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan sebaiknya diterapkan secara luas dalam berbagai konteks akademik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan analisis dan berpikir kritis mahasiswa. Data diperoleh dari 230 responden yang terdiri dari mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL memiliki dampak yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Lebih dari 90% responden setuju bahwa PBL membantu mereka berpikir secara mendalam dan analitis. Diskusi kelompok dalam PBL juga terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, dengan sebagian besar responden merasakan manfaatnya. PBL juga membuat materi lebih mudah diingat dan diterapkan karena menghubungkan teori dengan praktik. Selain itu, metode ini meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" type="image/webp" length="66690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-60cdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-e9d90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/mahasiswa-ppg-nalar-kritis-based-learning-pbl-berp-thumb-be03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3641-stipas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15132-sepakat-jurnal-pastoral-kateketik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Apr 2026 08:09:19 +0700. 24 items. Served in: 3.833 seconds [rss] -->
