<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 12:58:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:58:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T12:58:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69046-pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-u</link>
	<guid isPermaLink="false">3e8be8fc18934d0e9a02f47515c3ad55</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:38:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan, seperti yang telah berhasil dilakukan oleh China pasca era Mao. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ketahanan pada kesenjangan pembangunan antardaerah dan bagaimana ketahanan dapat meminimalkan risiko tersebut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran pemerintah dalam intervensi kebijakan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi integrasi pasar domestik dan global.. Teori ketahanan sangat sulit dipisahkan dari pengaruh atau keberadaan aktor yang menjadi anggota pasar global yang semakin terintegrasi.Sebagai langkah pertama menuju pengembangan dan integrasi pasar yang lebih maju, secara estetis dan global, kehadiran pemerintah dan intervensi melalui kebijakan menjadi variabel penting.Ketahanan harus berada dalam hubungan saling melengkapi.Integrasi pasar domestik dan global sebagai salah satu komponen utama dalam logika teori ketahanan ini perlu memperhatikan risiko yang dapat timbul sebagai akibat dari mengejar hiper-globalisasi penuh yang sering kita temui dalam strategi pengembangan saat ini.Ketahanan pada dasarnya membuka peluang baru bagi pasar domestik untuk memperluas pasarnya di pasar global.Namun, jika hal ini tidak disertai dengan penguatan dan pengembangan potensi domestik sebelumnya, bencana akan terjadi Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dengan mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM tampaknya diabaikan oleh sejarahnya di Indonesia karena fokus utama tetap pada sektor publik. Sektor UMKM, khususnya unit manufaktur berskala besar di luar pemerintah, bank, dan liberalisasi. Periode ini menarik kembali perkembangan UMKM karena kurangnya keterampilan dan fungsi. Dalam penelitian ini, sektor UMKM di Indonesia menjadi objek menggunakan metodologi bibliografi untuk menganalisis paradigma dan liberalisasi dengan menyadari kebutuhan untuk menentukan istilah kunci untuk tujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp 1x" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" alt="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69046-pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-u" title="JURIS - Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs" target="_blank">Post global pandemic and national paradigm of resilience of Indonesian SMEs</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model ekonomi yang mengoptimalkan potensi lokal dan menciptakan keunggulan komparatif di setiap wilayah di Indonesia. Model ini dapat menjadi langkah pertama menuju pertumbuhan dan pengembangan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan, seperti yang telah berhasil dilakukan oleh China pasca era Mao. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ketahanan pada kesenjangan pembangunan antardaerah dan bagaimana ketahanan dapat meminimalkan risiko tersebut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran pemerintah dalam intervensi kebijakan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi integrasi pasar domestik dan global..
<br>Teori ketahanan sangat sulit dipisahkan dari pengaruh atau keberadaan aktor yang menjadi anggota pasar global yang semakin terintegrasi.Sebagai langkah pertama menuju pengembangan dan integrasi pasar yang lebih maju, secara estetis dan global, kehadiran pemerintah dan intervensi melalui kebijakan menjadi variabel penting.Ketahanan harus berada dalam hubungan saling melengkapi.Integrasi pasar domestik dan global sebagai salah satu komponen utama dalam logika teori ketahanan ini perlu memperhatikan risiko yang dapat timbul sebagai akibat dari mengejar hiper-globalisasi penuh yang sering kita temui dalam strategi pengembangan saat ini.Ketahanan pada dasarnya membuka peluang baru bagi pasar domestik untuk memperluas pasarnya di pasar global.Namun, jika hal ini tidak disertai dengan penguatan dan pengembangan potensi domestik sebelumnya, bencana akan terjadi
<br>Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dengan mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM tampaknya diabaikan oleh sejarahnya di Indonesia karena fokus utama tetap pada sektor publik. Sektor UMKM, khususnya unit manufaktur berskala besar di luar pemerintah, bank, dan liberalisasi. Periode ini menarik kembali perkembangan UMKM karena kurangnya keterampilan dan fungsi. Dalam penelitian ini, sektor UMKM di Indonesia menjadi objek menggunakan metodologi bibliografi untuk menganalisis paradigma dan liberalisasi dengan menyadari kebutuhan untuk menentukan istilah kunci untuk tujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" type="image/webp" length="245214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-e0780.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-fdc62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pasar-global-bouquet-ekonomi-sektor-umkm-usaha-mik-thumb-87e0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69047-human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce</link>
	<guid isPermaLink="false">e8e113c41ce06eaba268c3404be2baec</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:33:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan model human resources scorecard yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti budaya perusahaan, motivasi karyawan, dan strategi bisnis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan terarah bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan.Berdasarkan hasil dari setiap perspektif, perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya dengan menemukan pemanfaatan pendapatan bersih yang diperoleh perusahaan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aset perusahaan.Dari segi pelanggan, perusahaan harus terus mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diterapkan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi karyawan dengan pelanggan, merespons permintaan dan keluhan pelanggan dengan cepat, dan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memberikan saran bagi perusahaan.Dari segi proses bisnis internal, perusahaan dapat meningkatkan fasilitas terkait sistem data dan administrasi.Sementara itu, dari segi belajar dan pertumbuhan, perusahaan harus memberikan pelatihan atau meningkatkan keterampilan karyawan di bidang yang diperlukan, seperti pemahaman tentang peralatan berat dan keahlian dalam sistem informasi Perkembangan globalisasi saat ini semakin meningkat dan berdampak pada tingginya tingkat persaingan bisnis. Karyawan merupakan salah satu faktor terbesar dalam perkembangan perusahaan, sehingga penting untuk menilai kinerja karyawan demi kesuksesan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process. Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 25 karyawan di departemen rental peralatan berat di PT. Surya Trias Gemilang Surabaya, dilanjutkan dengan uji kecukupan data, uji konsistensi kuesioner, dan penentuan bobot dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan. Perusahaan perlu menemukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp 1x" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" alt="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69047-human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce" title="JURIS - Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP" target="_blank">Analyzing the measurement of employee performance with human resources scorecard and AHP</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan human resources scorecard dengan perusahaan yang belum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan model human resources scorecard yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti budaya perusahaan, motivasi karyawan, dan strategi bisnis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan terarah bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan dan efektivitas penggunaan aset perusahaan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan.Berdasarkan hasil dari setiap perspektif, perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya dengan menemukan pemanfaatan pendapatan bersih yang diperoleh perusahaan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aset perusahaan.Dari segi pelanggan, perusahaan harus terus mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diterapkan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi karyawan dengan pelanggan, merespons permintaan dan keluhan pelanggan dengan cepat, dan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memberikan saran bagi perusahaan.Dari segi proses bisnis internal, perusahaan dapat meningkatkan fasilitas terkait sistem data dan administrasi.Sementara itu, dari segi belajar dan pertumbuhan, perusahaan harus memberikan pelatihan atau meningkatkan keterampilan karyawan di bidang yang diperlukan, seperti pemahaman tentang peralatan berat dan keahlian dalam sistem informasi
<br>Perkembangan globalisasi saat ini semakin meningkat dan berdampak pada tingginya tingkat persaingan bisnis. Karyawan merupakan salah satu faktor terbesar dalam perkembangan perusahaan, sehingga penting untuk menilai kinerja karyawan demi kesuksesan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengukuran kinerja karyawan menggunakan human resource scorecard dan analytic hierarchy process. Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 25 karyawan di departemen rental peralatan berat di PT. Surya Trias Gemilang Surabaya, dilanjutkan dengan uji kecukupan data, uji konsistensi kuesioner, dan penentuan bobot dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan kinerja karyawan dari segi keuangan, yang berarti perusahaan membutuhkan perhatian khusus dari segi keuangan. Perusahaan perlu menemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" type="image/webp" length="238532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-9b191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-ef9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/human-resources-scorecard-analytic-hierarchy-proce-thumb-b231f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69049-inovasi-kolaboratif-persepsi</link>
	<guid isPermaLink="false">6ea2411fb7bce686a5364d2d4b8f5779</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:28:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi dengan influencer e-sports pada loyalitas pelanggan streaming. Penelitian lain bisa membandingkan efektivitas desain antarmuka berbasis AI untuk meningkatkan kemudahan penggunaan di platform streaming. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi dengan influencer e-sports pada loyalitas pelanggan streaming. Penelitian lain bisa membandingkan efektivitas desain antarmuka berbasis AI untuk meningkatkan kemudahan penggunaan di platform streaming. Selain itu, studi tentang preferensi wilayah pengguna di Asia Tenggara dalam konten kolaboratif juga relevan untuk memperluas strategi pemasaran.. Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan merupakan faktor kritis dalam meningkatkan loyalitas pelanggan Vidio.Optimisasi kedua faktor ini dapat mempertahankan loyalitas pelanggan dan mengurangi churn rate.Konten kolaboratif dapat menarik minat pengguna baru dan mempertahankan pelanggan lama.Selain itu, antarmuka yang mudah digunakan meningkatkan kenyamanan pengguna, mencegah mereka beralih ke platform lain.Kedua faktor ini juga secara langsung dan tidak langsung memengaruhi loyalitas pelanggan melalui kesediaan berlangganan Vidio, sebuah platform streaming terkemuka di Indonesia, melaporkan memiliki lebih dari 62 juta pengguna, namun hanya 2,3 juta yang berlangganan layanan video on demand berbayar. Data terbaru menunjukkan hanya 15% pelanggan yang memperbarui langganan, menghasilkan tingkat churn sebesar 85%. Studi ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang meningkatkan loyalitas pelanggan untuk mengurangi churn rate. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis hubungan antara Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Kesediaan Berlangganan dan Loyalitas Pelanggan. Analisis menggunakan 112 responden Vidio dengan model SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan secara signifikan meningkatkan kesediaan berlangganan. Platform streaming dapat mengevaluasi strategi dengan meningkatkan kolaborasi inovatif dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-2a0a7.webp" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-2a0a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-2a0a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-2a0a7.webp 1x" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" alt="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-5164a.webp" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-5164a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-5164a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-5164a.webp 1x" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" alt="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp 1x" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" alt="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69049-inovasi-kolaboratif-persepsi" title="JURIS - Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform" target="_blank">Strategy to minimize churn rate for Indonesian streaming platform</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi dengan influencer e-sports pada loyalitas pelanggan streaming. Penelitian lain bisa membandingkan efektivitas desain antarmuka berbasis AI untuk meningkatkan kemudahan penggunaan di platform streaming. Selain itu, studi tentang preferensi wilayah pengguna di Asia Tenggara dalam konten kolaboratif juga relevan untuk memperluas strategi pemasaran..
<br>Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan merupakan faktor kritis dalam meningkatkan loyalitas pelanggan Vidio.Optimisasi kedua faktor ini dapat mempertahankan loyalitas pelanggan dan mengurangi churn rate.Konten kolaboratif dapat menarik minat pengguna baru dan mempertahankan pelanggan lama.Selain itu, antarmuka yang mudah digunakan meningkatkan kenyamanan pengguna, mencegah mereka beralih ke platform lain.Kedua faktor ini juga secara langsung dan tidak langsung memengaruhi loyalitas pelanggan melalui kesediaan berlangganan
<br>Vidio, sebuah platform streaming terkemuka di Indonesia, melaporkan memiliki lebih dari 62 juta pengguna, namun hanya 2,3 juta yang berlangganan layanan video on demand berbayar. Data terbaru menunjukkan hanya 15% pelanggan yang memperbarui langganan, menghasilkan tingkat churn sebesar 85%. Studi ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang meningkatkan loyalitas pelanggan untuk mengurangi churn rate. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis hubungan antara Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Kesediaan Berlangganan dan Loyalitas Pelanggan. Analisis menggunakan 112 responden Vidio dengan model SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa Inovasi Kolaboratif dan Persepsi Kemudahan Penggunaan secara signifikan meningkatkan kesediaan berlangganan. Platform streaming dapat mengevaluasi strategi dengan meningkatkan kolaborasi inovatif dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp" type="image/webp" length="221162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-2a0a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-5164a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/inovasi-kolaboratif-persepsi-platform-churn-rate-s-thumb-bf5aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership Digital Marketing Capabilities and Innovation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership Digital Marketing Capabilities and Innovation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership Digital Marketing Capabilities and Innovation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69042-strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-sain</link>
	<guid isPermaLink="false">419f49d2347edd21b0e4ac01f4f97b2c</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:48:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan situasional dalam mendorong inovasi pemasaran digital di UKM. Penelitian ini menunjukkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan situasional dalam mendorong inovasi pemasaran digital di UKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional memiliki pengaruh signifikan terhadap inovasi pemasaran digital. Namun, masih ada ruang untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana kepemimpinan situasional dapat dioptimalkan untuk mendukung inovasi dan keberlanjutan UKM. Studi lanjutan dapat fokus pada strategi kepemimpinan yang spesifik dan efektif dalam mendorong inovasi di lingkungan UKM yang dinamis.2. Memahami bagaimana kemampuan pemasaran digital dapat diubah menjadi inovasi yang berdampak positif pada keunggulan kompetitif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemasaran digital tidak langsung mempengaruhi keunggulan kompetitif, tetapi ketika dihubungkan dengan inovasi, pengaruhnya menjadi signifikan. Studi lanjutan dapat menyelidiki strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan UKM untuk mengubah kemampuan digital menjadi inovasi yang berdaya saing tinggi. Hal ini dapat mencakup pengembangan konten kreatif, eksperimen dengan saluran digital baru, dan peningkatan interaksi pelanggan.3. Meneliti pengaruh inovasi pemasaran digital pada kinerja UKM di berbagai sektor. Penelitian ini berfokus pada UKM di Makassar, tetapi inovasi pemasaran digital dapat memiliki dampak yang berbeda di sektor-sektor lain. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana inovasi pemasaran digital dapat meningkatkan kinerja UKM di sektor kuliner, jasa, perdagangan, mode, dan industri kreatif. Dengan memahami perbedaan sektor, UKM dapat mengembangkan strategi inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing sektor.. Studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan situasional dan kemampuan pemasaran digital memainkan peran yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam membentuk inovasi pemasaran digital dan keunggulan kompetitif berkelanjutan di antara UKM.Kedua faktor tersebut secara signifikan meningkatkan inovasi pemasaran digital, dengan kepemimpinan situasional muncul sebagai penentu yang lebih kuat.Namun, kemampuan pemasaran digital tidak langsung mempengaruhi keunggulan kompetitif berkelanjutan, menunjukkan bahwa kemampuan digital saja tidak cukup untuk menghasilkan hasil kompetitif.Nilai strategisnya menjadi bermakna hanya ketika diubah menjadi inovasi pemasaran digital.Temuan ini mengonfirmasi bahwa inovasi pemasaran digital berfungsi sebagai mekanisme kunci yang melalui mana kemampuan kepemimpinan dan pemasaran digital diubah menjadi nilai kompetitif berkelanjutan Usaha kecil dan menengah (UKM) semakin beroperasi dalam lingkungan pasar yang dibentuk oleh disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen, dan persaingan yang semakin intensif. Di Indonesia, UKM memainkan peran sentral dalam mendukung ketahanan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, distribusi pendapatan, dan pengembangan ekonomi regional (D'Souza et al., 2021; Munandar et al., 2025; Ongbali et al., 2024). UKM berkontribusi sekitar 61% terhadap produk domestik bruto nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja, sehingga keberlanjutannya sangat relevan tidak hanya untuk pengembangan bisnis tetapi juga untuk stabilitas sosioekonomi yang lebih luas (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 2021, 2025). Kontribusi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan UKM memiliki implikasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional dan regional. Dalam konteks ekonomi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp 1x" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" alt="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-9669e.webp" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-9669e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-9669e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-9669e.webp 1x" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" alt="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-78e06.webp" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-78e06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-78e06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-78e06.webp 1x" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" alt="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69042-strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-sain" title="JURIS - Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation" target="_blank">Building Small Medium Enterprise Competitive Advantage Through Situational Leadership, Digital Marketing Capabilities and Innovation</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan situasional dalam mendorong inovasi pemasaran digital di UKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional memiliki pengaruh signifikan terhadap inovasi pemasaran digital. Namun, masih ada ruang untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana kepemimpinan situasional dapat dioptimalkan untuk mendukung inovasi dan keberlanjutan UKM. Studi lanjutan dapat fokus pada strategi kepemimpinan yang spesifik dan efektif dalam mendorong inovasi di lingkungan UKM yang dinamis.2. Memahami bagaimana kemampuan pemasaran digital dapat diubah menjadi inovasi yang berdampak positif pada keunggulan kompetitif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemasaran digital tidak langsung mempengaruhi keunggulan kompetitif, tetapi ketika dihubungkan dengan inovasi, pengaruhnya menjadi signifikan. Studi lanjutan dapat menyelidiki strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan UKM untuk mengubah kemampuan digital menjadi inovasi yang berdaya saing tinggi. Hal ini dapat mencakup pengembangan konten kreatif, eksperimen dengan saluran digital baru, dan peningkatan interaksi pelanggan.3. Meneliti pengaruh inovasi pemasaran digital pada kinerja UKM di berbagai sektor. Penelitian ini berfokus pada UKM di Makassar, tetapi inovasi pemasaran digital dapat memiliki dampak yang berbeda di sektor-sektor lain. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana inovasi pemasaran digital dapat meningkatkan kinerja UKM di sektor kuliner, jasa, perdagangan, mode, dan industri kreatif. Dengan memahami perbedaan sektor, UKM dapat mengembangkan strategi inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing sektor..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan situasional dan kemampuan pemasaran digital memainkan peran yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam membentuk inovasi pemasaran digital dan keunggulan kompetitif berkelanjutan di antara UKM.Kedua faktor tersebut secara signifikan meningkatkan inovasi pemasaran digital, dengan kepemimpinan situasional muncul sebagai penentu yang lebih kuat.Namun, kemampuan pemasaran digital tidak langsung mempengaruhi keunggulan kompetitif berkelanjutan, menunjukkan bahwa kemampuan digital saja tidak cukup untuk menghasilkan hasil kompetitif.Nilai strategisnya menjadi bermakna hanya ketika diubah menjadi inovasi pemasaran digital.Temuan ini mengonfirmasi bahwa inovasi pemasaran digital berfungsi sebagai mekanisme kunci yang melalui mana kemampuan kepemimpinan dan pemasaran digital diubah menjadi nilai kompetitif berkelanjutan
<br>Usaha kecil dan menengah (UKM) semakin beroperasi dalam lingkungan pasar yang dibentuk oleh disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen, dan persaingan yang semakin intensif. Di Indonesia, UKM memainkan peran sentral dalam mendukung ketahanan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, distribusi pendapatan, dan pengembangan ekonomi regional (D'Souza et al., 2021; Munandar et al., 2025; Ongbali et al., 2024). UKM berkontribusi sekitar 61% terhadap produk domestik bruto nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja, sehingga keberlanjutannya sangat relevan tidak hanya untuk pengembangan bisnis tetapi juga untuk stabilitas sosioekonomi yang lebih luas (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 2021, 2025). Kontribusi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan UKM memiliki implikasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional dan regional. Dalam konteks ekonomi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp" type="image/webp" length="242864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-00141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-9669e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/strategi-inovasi-usaha-pemasaran-daya-saing-ukm-ke-thumb-78e06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69045-sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f</link>
	<guid isPermaLink="false">d109a69dd4180da016cf053824d668f6</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:35:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor non-kognitif, seperti kepercayaan sosial atau pengalaman pengguna, yang mungkin memengaruhi kepercayaan iklan. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang interaksi media sosial terhadap loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis platform musik digital dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan.. Interaksi media sosial platform musik digital terbukti efektif meningkatkan kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi.Namun, afeksi memiliki dampak terendah, sehingga perlu peningkatan strategi untuk memperkuat hubungan emosional dengan pengguna.Penelitian ini menekankan pentingnya aspek kognitif dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap iklan digital Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan beralih ke media digital, dengan media sosial menjadi pilihan populer karena biayanya yang rendah. Platform musik digital, sebagai layanan hiburan yang sangat diminati, juga tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengungkap dampak interaksi media sosial terhadap kepercayaan iklan platform musik digital melalui aspek kognitif seperti pengetahuan dan afeksi. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner (Google Form) dilakukan pada 190 responden di Jabodetabek yang memiliki langganan platform musik digital. Analisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa interaksi media sosial berdampak signifikan terhadap kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi. Persepsi afeksi terbukti paling rendah, sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" alt="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69045-sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f" title="JURIS - Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects" target="_blank">Effectiveness of Digital Music PlatformsAo Social Media Interaction on Advertising Trust Using Cognitive Aspects</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada platform musik digital yang lebih beragam, seperti aplikasi lokal atau regional, untuk memahami dinamika pasar yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor non-kognitif, seperti kepercayaan sosial atau pengalaman pengguna, yang mungkin memengaruhi kepercayaan iklan. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang interaksi media sosial terhadap loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis platform musik digital dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pemasaran yang lebih berkelanjutan..
<br>Interaksi media sosial platform musik digital terbukti efektif meningkatkan kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi.Namun, afeksi memiliki dampak terendah, sehingga perlu peningkatan strategi untuk memperkuat hubungan emosional dengan pengguna.Penelitian ini menekankan pentingnya aspek kognitif dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap iklan digital
<br>Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan beralih ke media digital, dengan media sosial menjadi pilihan populer karena biayanya yang rendah. Platform musik digital, sebagai layanan hiburan yang sangat diminati, juga tidak terkecuali. Penelitian ini bertujuan mengungkap dampak interaksi media sosial terhadap kepercayaan iklan platform musik digital melalui aspek kognitif seperti pengetahuan dan afeksi. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner (Google Form) dilakukan pada 190 responden di Jabodetabek yang memiliki langganan platform musik digital. Analisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa interaksi media sosial berdampak signifikan terhadap kepercayaan iklan, baik secara langsung maupun melalui pengetahuan dan afeksi. Persepsi afeksi terbukti paling rendah, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" type="image/webp" length="240616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-811a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-0c67c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/sosial-platform-ekologi-musik-digital-eksplorasi-f-thumb-773c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69044-environmental-knowledge-concern-food</link>
	<guid isPermaLink="false">a1295231b326ff5d9457b94629b7d1e3</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:32:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak faktor budaya dan sosial ekonomi terhadap perilaku pengurangan makanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur daur ulang yang berbeda. Terakhir, penelitian eksperimental atau longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi jangka panjang, seperti kampanye emosional atau program edukasi berkelanjutan, dalam mengubah perilaku konsumen secara signifikan.. Sikap lingkungan menjadi faktor utama dalam membentuk perilaku pengurangan makanan yang terbuang.Pengetahuan dan kepedulian lingkungan tidak secara langsung memengaruhi perilaku pengurangan makanan, tetapi memengaruhi sikap lingkungan yang secara positif memengaruhi tindakan daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali.Studi ini menunjukkan bahwa mekanisme psikologis internal, khususnya sikap, sangat penting dalam menghubungkan pengetahuan dan kepedulian dengan perilaku nyata.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup eksplorasi faktor sosial dan budaya serta pendekatan longitudinal untuk memahami dinamika perilaku konsumen Studi ini mengeksplorasi pengaruh pengetahuan lingkungan dan kepedulian lingkungan terhadap perilaku pengurangan makanan yang terbuang, yang diwakili oleh daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali, melalui peran perantara sikap lingkungan. Pemasaran sosial semakin berkembang dalam mengintegrasikan perilaku konsumen, khususnya dalam mengatasi pemborosan makanan, yang tetap menjadi isu lingkungan kritis akibat konsumsi berlebihan. Kerangka StimulusAeOrganismeAeRespons (SOR) digunakan untuk menjelaskan faktor kognitif dan kepedulian yang membentuk respons perilaku melalui mekanisme psikologis internal. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal digunakan. Data dikumpulkan dari 379 responden melalui pengambilan sampel sengaja dan dianalisis dengan model persamaan struktural. Temuan menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp 1x" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" alt="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69044-environmental-knowledge-concern-food" title="JURIS - Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective" target="_blank">Environmental Social Marketing And Consumer Food Waste Reduction: A StimulusAeOrganismAeResponse Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran identitas lingkungan dalam mengurangi pemborosan makanan, dengan fokus pada bagaimana konsep diri individu terhadap lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak faktor budaya dan sosial ekonomi terhadap perilaku pengurangan makanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur daur ulang yang berbeda. Terakhir, penelitian eksperimental atau longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi jangka panjang, seperti kampanye emosional atau program edukasi berkelanjutan, dalam mengubah perilaku konsumen secara signifikan..
<br>Sikap lingkungan menjadi faktor utama dalam membentuk perilaku pengurangan makanan yang terbuang.Pengetahuan dan kepedulian lingkungan tidak secara langsung memengaruhi perilaku pengurangan makanan, tetapi memengaruhi sikap lingkungan yang secara positif memengaruhi tindakan daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali.Studi ini menunjukkan bahwa mekanisme psikologis internal, khususnya sikap, sangat penting dalam menghubungkan pengetahuan dan kepedulian dengan perilaku nyata.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup eksplorasi faktor sosial dan budaya serta pendekatan longitudinal untuk memahami dinamika perilaku konsumen
<br>Studi ini mengeksplorasi pengaruh pengetahuan lingkungan dan kepedulian lingkungan terhadap perilaku pengurangan makanan yang terbuang, yang diwakili oleh daur ulang, pengurangan, dan pemakaian kembali, melalui peran perantara sikap lingkungan. Pemasaran sosial semakin berkembang dalam mengintegrasikan perilaku konsumen, khususnya dalam mengatasi pemborosan makanan, yang tetap menjadi isu lingkungan kritis akibat konsumsi berlebihan. Kerangka StimulusAeOrganismeAeRespons (SOR) digunakan untuk menjelaskan faktor kognitif dan kepedulian yang membentuk respons perilaku melalui mekanisme psikologis internal. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal digunakan. Data dikumpulkan dari 379 responden melalui pengambilan sampel sengaja dan dianalisis dengan model persamaan struktural. Temuan menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" type="image/webp" length="242742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-57277.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-d3fe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/environmental-knowledge-concern-food-waste-reducti-thumb-43ee4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The effect of brand image shopping lifestyle flash sale and e WOM on impulse buying among Tiktok users ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69043-fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars</link>
	<guid isPermaLink="false">4c00d89d0d591ecf1b5672c0fcd458b4</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:26:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect brand ]]></category>
	<category><![CDATA[ flash sale e ]]></category>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brand,e,effect,flash,generation,sale,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perilaku konsumen. Selain itu, studi longitudinal atau eksperimental untuk memahami perubahan perilaku belanja konsumen seiring waktu serta hubungan kausal yang lebih kuat juga sangat relevan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM secara positif dan signifikan memengaruhi impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop Indonesia.Brand image terbukti sebagai prediktor terkuat, diikuti oleh flash sale, e-WOM, dan gaya hidup belanja.Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat citra merek, memanfaatkan promosi flash sale, dan meningkatkan kepercayaan konsumen melalui e-WOM.Namun, keterbatasan desain penelitian silang dan sampel yang dominan terdiri dari generasi muda dan perempuan membatasi generalisasi hasil Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel purposive dari 300 pengguna TikTok Shop. Hasil menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impuls belanja. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa impuls belanja tidak hanya dipengaruhi oleh strategi promosi tetapi juga oleh persepsi konsumen terhadap merek, gaya hidup belanja, dan komunikasi interpersonal online. Penelitian ini memberikan bukti empiris dari konteks TikTok Shop Indonesia dan memberikan implikasi praktis bagi pemasar dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp 1x" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" alt="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69043-fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars" title="JURIS - The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users" target="_blank">The effect of brand image, shopping lifestyle, flash sale and e-WOM on impulse buying among Tiktok users</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam memengaruhi impuls belanja di platform TikTok Shop. Penelitian banding antara platform e-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop, Shopee, Tokopedia, dan Lazada dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perilaku konsumen. Selain itu, studi longitudinal atau eksperimental untuk memahami perubahan perilaku belanja konsumen seiring waktu serta hubungan kausal yang lebih kuat juga sangat relevan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM secara positif dan signifikan memengaruhi impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop Indonesia.Brand image terbukti sebagai prediktor terkuat, diikuti oleh flash sale, e-WOM, dan gaya hidup belanja.Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat citra merek, memanfaatkan promosi flash sale, dan meningkatkan kepercayaan konsumen melalui e-WOM.Namun, keterbatasan desain penelitian silang dan sampel yang dominan terdiri dari generasi muda dan perempuan membatasi generalisasi hasil
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap impuls belanja di kalangan pengguna TikTok Shop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel purposive dari 300 pengguna TikTok Shop. Hasil menunjukkan bahwa brand image, gaya hidup belanja, flash sale, dan e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impuls belanja. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa impuls belanja tidak hanya dipengaruhi oleh strategi promosi tetapi juga oleh persepsi konsumen terhadap merek, gaya hidup belanja, dan komunikasi interpersonal online. Penelitian ini memberikan bukti empiris dari konteks TikTok Shop Indonesia dan memberikan implikasi praktis bagi pemasar dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" type="image/webp" length="247202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-2231e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-73c75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/fenomena-perilaku-belanja-platform-tiktok-shop-ars-thumb-80d5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemilu AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemilu AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemilu AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69039-fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning</link>
	<guid isPermaLink="false">7a697ef0257aa9369696e1db3def1a73</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:22:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak AI pada perilaku pemilih di daerah pedesaan yang kurang terakses teknologi. 2. Analisis etika penggunaan Big Data dalam kampanye politik untuk memastikan privasi pemilih tetap terjaga. 3. Evaluasi efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak AI pada perilaku pemilih di daerah pedesaan yang kurang terakses teknologi. 2. Analisis etika penggunaan Big Data dalam kampanye politik untuk memastikan privasi pemilih tetap terjaga. 3. Evaluasi efektivitas fitur rekomendasi strategi Pemilu.AI dalam memengaruhi hasil pemilu di berbagai wilayah Indonesia.. AI membantu calon legislatif merancang strategi kampanye berbasis data yang efektif.Platform ini memanfaatkan AI dan Big Data untuk memahami preferensi pemilih dan tren politik.AI tidak hanya sebagai platform data, tetapi juga menjadi konsultan politik yang membantu adaptasi terhadap dinamika digital Penggunaan AI saat ini sudah mengalami perkembangan signifikan dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, terutama di era digital yang sedang berjalan saat ini. Pemilu.AI hadir sebagai salah satu platform politik digital yang menawarkan data-data politik dari berbagai daerah pemilihan kepada calon legislatif untuk menyusun strategi kampanye politik yang cerdas, inovatif, dan efisien. Penemuan dalam artikel ini menjelaskan bahwa data-data yang dimiliki oleh platform Pemilu.AI dapat membantu calon legislatif dalam memahami sektor-sektor krusial dalam sebuah daerah pemilihan, seperti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-4a507.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-4a507.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-4a507.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-4a507.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-9c257.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-9c257.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-9c257.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-9c257.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69039-fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning" title="JURIS - Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia" target="_blank">Pengaruh Pemilu.AI Sebagai Platform Data Politik Digital Berbasis AI dan Big Data Terhadap Kesuksesan Kampanye Politik Di Indonesia</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak AI pada perilaku pemilih di daerah pedesaan yang kurang terakses teknologi. 2. Analisis etika penggunaan Big Data dalam kampanye politik untuk memastikan privasi pemilih tetap terjaga. 3. Evaluasi efektivitas fitur rekomendasi strategi Pemilu.AI dalam memengaruhi hasil pemilu di berbagai wilayah Indonesia..
<br>AI membantu calon legislatif merancang strategi kampanye berbasis data yang efektif.Platform ini memanfaatkan AI dan Big Data untuk memahami preferensi pemilih dan tren politik.AI tidak hanya sebagai platform data, tetapi juga menjadi konsultan politik yang membantu adaptasi terhadap dinamika digital
<br>Penggunaan AI saat ini sudah mengalami perkembangan signifikan dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, terutama di era digital yang sedang berjalan saat ini. Pemilu.AI hadir sebagai salah satu platform politik digital yang menawarkan data-data politik dari berbagai daerah pemilihan kepada calon legislatif untuk menyusun strategi kampanye politik yang cerdas, inovatif, dan efisien. Penemuan dalam artikel ini menjelaskan bahwa data-data yang dimiliki oleh platform Pemilu.AI dapat membantu calon legislatif dalam memahami sektor-sektor krusial dalam sebuah daerah pemilihan, seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp" type="image/webp" length="144694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-30c47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-4a507.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/fitur-data-preferensi-politik-masyarakat-learning-thumb-9c257.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69028-nilai-moral-pancasila-struktur-bedo</link>
	<guid isPermaLink="false">499586d1e48fb7f921b4556e90fb386d</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:16:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ da tulu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[da,tulu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang melatarbelakangi cerita novel ini dapat dikembangkan untuk memahami relevansi tema pemaksaan dalam masyarakat.. Kesimpulan penelitian ini adalah novel 'Si Bedog Panjang' memiliki struktur dengan tema pemaksaan, alur maju, dan latar yang beragam.Tokoh utama termasuk Yunus, Cycy, dan Ki Sadiman.Pesan utama novel ini adalah jangan menyalahkan orang lain tanpa bukti Latar belakang penelitian ini adalah pneliti tertarik untuk membahas dan menganalisi novyl ini, karena belum ada yang menganalisis secara struktural dan nilai moral. Selain itu novel Si Bedog Panjang karangan Ki Umbara menggambarkan kehidupan sehari-hari seorang anak sekolah yang cocok untuk dijadikan bahan bacaan novel. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui struktur novel Si Bedog Panjang juga nilai yang terkandung dalam novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara. Penelitian ini tentu menggunakan metode deskriptif. Dengan tehnik studi pustaka juga instrumen berupa kartu data. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69028-nilai-moral-pancasila-struktur-bedo" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara" target="_blank">Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak nilai moral dalam novel terhadap perilaku pembaca. Selanjutnya, analisis perbandingan antara novel ini dengan karya sastra lain dari Ki Umbara dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang konteks budaya yang melatarbelakangi cerita novel ini dapat dikembangkan untuk memahami relevansi tema pemaksaan dalam masyarakat..
<br>Kesimpulan penelitian ini adalah novel 'Si Bedog Panjang' memiliki struktur dengan tema pemaksaan, alur maju, dan latar yang beragam.Tokoh utama termasuk Yunus, Cycy, dan Ki Sadiman.Pesan utama novel ini adalah jangan menyalahkan orang lain tanpa bukti
<br>Latar belakang penelitian ini adalah pneliti tertarik untuk membahas dan menganalisi novyl ini, karena belum ada yang menganalisis secara struktural dan nilai moral. Selain itu novel Si Bedog Panjang karangan Ki Umbara menggambarkan kehidupan sehari-hari seorang anak sekolah yang cocok untuk dijadikan bahan bacaan novel. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui struktur novel Si Bedog Panjang juga nilai yang terkandung dalam novel Si Bedog Panjang Karya Ki Umbara. Penelitian ini tentu menggunakan metode deskriptif. Dengan tehnik studi pustaka juga instrumen berupa kartu data. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" type="image/webp" length="90444" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-e7b51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/nilai-moral-pancasila-struktur-bedog-analisis-nove-thumb-79223.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E SPT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E SPT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E SPT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69048-kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi</link>
	<guid isPermaLink="false">4a42d8656d873007acee5b6d0ed3efd9</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:00:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ coffee charm ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[charm,coffee]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan berkala terhadap peningkatan kinerja tax volunteer, membandingkan kualitas layanan antar daerah di Indonesia, atau mengkaji hubungan jangka panjang antara kepuasan wajib pajak dan loyalitas mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan berkala terhadap peningkatan kinerja tax volunteer, membandingkan kualitas layanan antar daerah di Indonesia, atau mengkaji hubungan jangka panjang antara kepuasan wajib pajak dan loyalitas mereka terhadap layanan pajak. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengembangan teknologi digital untuk memudahkan proses pelaporan e-SPT, serta mengidentifikasi perbedaan kebutuhan wajib pajak berdasarkan demografi atau jenis usaha. Saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong kepatuhan pajak secara berkelanjutan.. Faktor utama yang memengaruhi kualitas layanan adalah keramahan dan keandalan, sementara faktor fisik dan kelayanan masih perlu ditingkatkan.Faktor seperti keamanan, aksesibilitas, komunikasi, dan pemahaman terhadap wajib pajak dianggap sebagai kualitas layanan yang baik.Kepuasan wajib pajak terpenuhi karena persepsi kinerja layanan melebihi ekspektasi mereka Volunteer tax assistants are college students assigned by the Directorate General of Taxes to help taxpayers file their Tax Returns (SPT) using the electronic Tax Return (e-SPT). This study evaluates the factors influencing the service quality provided by these volunteers and their impact on taxpayer satisfaction. Data were analyzed using Importance Performance Analysis (IPA) with Cartesian diagrams for service quality assessment and a Tao diagram for Customer Satisfaction Index analysis. Results indicate that service quality in Surabaya is influenced by courtesy and reliability factors, while tangibles and serviceability require improvement. Taxpayer satisfaction was generally met, as taxpayer expectations were lower than their perception of service performance. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" alt="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-a9256.webp" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-a9256.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-a9256.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-a9256.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" alt="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-98927.webp" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-98927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-98927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-98927.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" alt="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69048-kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi" title="JURIS - Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT" target="_blank">Analysis of Influence Factor of Service Quality and Taxpayer Satisfaction in Reporting E-SPT</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan berkala terhadap peningkatan kinerja tax volunteer, membandingkan kualitas layanan antar daerah di Indonesia, atau mengkaji hubungan jangka panjang antara kepuasan wajib pajak dan loyalitas mereka terhadap layanan pajak. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengembangan teknologi digital untuk memudahkan proses pelaporan e-SPT, serta mengidentifikasi perbedaan kebutuhan wajib pajak berdasarkan demografi atau jenis usaha. Saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong kepatuhan pajak secara berkelanjutan..
<br>Faktor utama yang memengaruhi kualitas layanan adalah keramahan dan keandalan, sementara faktor fisik dan kelayanan masih perlu ditingkatkan.Faktor seperti keamanan, aksesibilitas, komunikasi, dan pemahaman terhadap wajib pajak dianggap sebagai kualitas layanan yang baik.Kepuasan wajib pajak terpenuhi karena persepsi kinerja layanan melebihi ekspektasi mereka
<br>Volunteer tax assistants are college students assigned by the Directorate General of Taxes to help taxpayers file their Tax Returns (SPT) using the electronic Tax Return (e-SPT). This study evaluates the factors influencing the service quality provided by these volunteers and their impact on taxpayer satisfaction. Data were analyzed using Importance Performance Analysis (IPA) with Cartesian diagrams for service quality assessment and a Tao diagram for Customer Satisfaction Index analysis. Results indicate that service quality in Surabaya is influenced by courtesy and reliability factors, while tangibles and serviceability require improvement. Taxpayer satisfaction was generally met, as taxpayer expectations were lower than their perception of service performance.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp" type="image/webp" length="226162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-d1c7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-a9256.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/kepatuhan-pajak-siswa-taxpayer-tax-volunteer-servi-thumb-98927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-851-journalmabis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18938-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda Sasakala Kiai Layung Kajian Ekokritik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda Sasakala Kiai Layung Kajian Ekokritik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda Sasakala Kiai Layung Kajian Ekokritik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69031-daya-alam-aceh-cerita-rakyat-ekokritik-citarum-eko</link>
	<guid isPermaLink="false">4e77aff1437d869d4b0664cf0fa8e557</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:52:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leni nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[leni,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji kearifan ekologis dalam cerita rakyat daerah lain untuk membandingkan pendekatan tradisional dan modern dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu, studi tentang peran mitos dan simbol dalam edukasi lingkungan dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" Kajian Ekokritik: Penelitian lanjutan dapat mengkaji kearifan ekologis dalam cerita rakyat daerah lain untuk membandingkan pendekatan tradisional dan modern dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu, studi tentang peran mitos dan simbol dalam edukasi lingkungan dapat dikembangkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap konservasi sumber daya alam. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang implementasi governance ekologis tradisional dalam kebijakan pengelolaan sungai dapat memberikan wawasan baru untuk mengatasi polusi dan kerusakan ekosistem di wilayah lain.. Kearifan ekologis dalam cerita rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" menunjukkan pemahaman mendalam tentang dinamika ekosistem, interaksi antarspesies, dan etika lingkungan berkelanjutan.Analisis menemukan bahwa konflik ekologis dalam narasi ini mencerminkan gangguan keseimbangan ekosistem, perjanjian ekologis antara manusia dan entitas alam, serta simbolisasi mitos Kiai Layung sebagai representasi keseimbangan alam.Penelitian ini membuktikan bahwa kearifan ekologis tradisional dapat menjadi alternatif penting dalam memahami dan menangani krisis lingkungan kontemporer seperti degradasi Sungai Citarum.Relevansi narasi tradisional dengan isu lingkungan modern menunjukkan kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai ekologis lokal dengan pendekatan modern dalam pengelolaan sumber daya alam Krisis ekologis Sungai Citarum sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia menunjukkan terputusnya hubungan harmonis antara manusia dan alam yang dahulu dijaga oleh masyarakat tradisional Sunda. Penelitian ini menganalisis konflik ekologis dalam cerita rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" menggunakan pendekatan ekokritik untuk menggali kearifan ekologis yang relevan dengan krisis lingkungan kontemporer. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis digunakan untuk menganalisis teks cerita dengan fokus pada representasi hubungan manusia-alam dan pesan-pesan ekologis. Analisis mengungkap tiga aspek utama: pertama, gangguan keseimbangan ekosistem akibat invasive... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-fd17c.webp" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-fd17c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-fd17c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-fd17c.webp 1x" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" alt="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e6843.webp" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e6843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e6843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e6843.webp 1x" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" alt="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp 1x" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" alt="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69031-daya-alam-aceh-cerita-rakyat-ekokritik-citarum-eko" title="JURIS - Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda &quot;Sasakala Kiai Layung&quot; Kajian Ekokritik" target="_blank">Konflik Ekologis dalam Cerita Rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" Kajian Ekokritik</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji kearifan ekologis dalam cerita rakyat daerah lain untuk membandingkan pendekatan tradisional dan modern dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu, studi tentang peran mitos dan simbol dalam edukasi lingkungan dapat dikembangkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap konservasi sumber daya alam. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang implementasi governance ekologis tradisional dalam kebijakan pengelolaan sungai dapat memberikan wawasan baru untuk mengatasi polusi dan kerusakan ekosistem di wilayah lain..
<br>Kearifan ekologis dalam cerita rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" menunjukkan pemahaman mendalam tentang dinamika ekosistem, interaksi antarspesies, dan etika lingkungan berkelanjutan.Analisis menemukan bahwa konflik ekologis dalam narasi ini mencerminkan gangguan keseimbangan ekosistem, perjanjian ekologis antara manusia dan entitas alam, serta simbolisasi mitos Kiai Layung sebagai representasi keseimbangan alam.Penelitian ini membuktikan bahwa kearifan ekologis tradisional dapat menjadi alternatif penting dalam memahami dan menangani krisis lingkungan kontemporer seperti degradasi Sungai Citarum.Relevansi narasi tradisional dengan isu lingkungan modern menunjukkan kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai ekologis lokal dengan pendekatan modern dalam pengelolaan sumber daya alam
<br>Krisis ekologis Sungai Citarum sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia menunjukkan terputusnya hubungan harmonis antara manusia dan alam yang dahulu dijaga oleh masyarakat tradisional Sunda. Penelitian ini menganalisis konflik ekologis dalam cerita rakyat Sunda "Sasakala Kiai Layung" menggunakan pendekatan ekokritik untuk menggali kearifan ekologis yang relevan dengan krisis lingkungan kontemporer. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis digunakan untuk menganalisis teks cerita dengan fokus pada representasi hubungan manusia-alam dan pesan-pesan ekologis. Analisis mengungkap tiga aspek utama: pertama, gangguan keseimbangan ekosistem akibat invasive...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp" type="image/webp" length="226202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-fd17c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e6843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/daya-alam-aceh-rakyat-ekokritik-citarum-ekologis-s-thumb-e7cc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled Kajian Sosiolinguistik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled Kajian Sosiolinguistik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled Kajian Sosiolinguistik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69026-campur-kode-bahasa-alih-sosioling</link>
	<guid isPermaLink="false">43eb84cba49da62b4a59f7799a1c422f</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:48:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ da tulu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[da,tulu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media sosial terhadap pola campur kode bahasa Sunda di kalangan remaja. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan campur kode antara sekolah negeri dan swasta di wilayah Jawa Barat untuk melihat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik): Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media sosial terhadap pola campur kode bahasa Sunda di kalangan remaja. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan campur kode antara sekolah negeri dan swasta di wilayah Jawa Barat untuk melihat perbedaan faktor sosial yang memengaruhi. Penelitian juga bisa fokus pada peran pendidikan formal dalam meminimalkan campur kode antarbahasa, khususnya dalam konteks interaksi akademis.. Berdasarkan hasil analisis yang diuraikan di atas, bentuk campur kode dalam interaksi siswa SMK YAMI Waled terdapat campur kode ke dalam (Inner CodeMixing) antara bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia, serta Jawa dan campur kode ke luar (Outer Code-Mixing) antara bahasa Sunda dengan bahasa Inggris.Dari interaksi tersebut, faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa campur kode pada siswa SMK YAMI Waled adalah pembicara dan pribadi pembicara, mitra bicara, tempat dan waktu pembicaraan berlangsung, motif pembicaraan, topik, tujuan, dan ragam serta tingkat tutur bahasa Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK YAMI Waled. Sampel yang terpilih adalah 33 siswa SMK YAMI Waled dengan teknik pengambilan sampel restricted random sampling. Sumber data yang digunakan berupa analisis dokumen kuesioner. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi. Dari hasil penelitian ditemukan campur kode berwujud kata. Faktor yang memengaruhi pemakaian terjadinya peristiwa alih kode meliputi: pembicara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" alt="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-b1d55.webp" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-b1d55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-b1d55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-b1d55.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" alt="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-582d4.webp" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-582d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-582d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-582d4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" alt="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69026-campur-kode-bahasa-alih-sosioling" title="JURIS - Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)" target="_blank">Analisis Campur Kode Bahasa Sunda dalam Interaksi Siswa di SMK Yami Waled (Kajian Sosiolinguistik)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan media sosial terhadap pola campur kode bahasa Sunda di kalangan remaja. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan campur kode antara sekolah negeri dan swasta di wilayah Jawa Barat untuk melihat perbedaan faktor sosial yang memengaruhi. Penelitian juga bisa fokus pada peran pendidikan formal dalam meminimalkan campur kode antarbahasa, khususnya dalam konteks interaksi akademis..
<br>Berdasarkan hasil analisis yang diuraikan di atas, bentuk campur kode dalam interaksi siswa SMK YAMI Waled terdapat campur kode ke dalam (Inner CodeMixing) antara bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia, serta Jawa dan campur kode ke luar (Outer Code-Mixing) antara bahasa Sunda dengan bahasa Inggris.Dari interaksi tersebut, faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa campur kode pada siswa SMK YAMI Waled adalah pembicara dan pribadi pembicara, mitra bicara, tempat dan waktu pembicaraan berlangsung, motif pembicaraan, topik, tujuan, dan ragam serta tingkat tutur bahasa
<br>Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK YAMI Waled. Sampel yang terpilih adalah 33 siswa SMK YAMI Waled dengan teknik pengambilan sampel restricted random sampling. Sumber data yang digunakan berupa analisis dokumen kuesioner. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi. Dari hasil penelitian ditemukan campur kode berwujud kata. Faktor yang memengaruhi pemakaian terjadinya peristiwa alih kode meliputi: pembicara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp" type="image/webp" length="97578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-957a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-b1d55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/campur-kode-bahasa-alih-sosiolinguistik-smk-yami-w-thumb-582d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69027-pendidikan-cinta-damai-nilai-tan</link>
	<guid isPermaLink="false">51159824c63d4b8a04d8252d068d1f6e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:27:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ da tulu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[da,tulu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat pendidikan, terutama di daerah dengan budaya lokal yang beragam. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan metode evaluasi karakter yang objektif dan berkelanjutan untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan nasional.. Nilai-nilai pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak dalam perspektif Kemendiknas meliputi religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai Di zaman sekarang, perkembangan teknologi membawa dampak negatif seperti perilaku menyimpang pada anak. Masyarakat mengkritik sekolah karena dianggap gagal membentuk karakter baik. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang harus dimiliki anak Indonesia, yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp 1x" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" alt="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69027-pendidikan-cinta-damai-nilai-tan" title="JURIS - Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas" target="_blank">Penanaman Nilai Pendidikan pada Anak dalam Perspektif Kemendiknas</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kurikulum digital untuk menghadapi tantangan teknologi modern. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut di berbagai tingkat pendidikan, terutama di daerah dengan budaya lokal yang beragam. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan metode evaluasi karakter yang objektif dan berkelanjutan untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan nasional..
<br>Nilai-nilai pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak dalam perspektif Kemendiknas meliputi religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta damai
<br>Di zaman sekarang, perkembangan teknologi membawa dampak negatif seperti perilaku menyimpang pada anak. Masyarakat mengkritik sekolah karena dianggap gagal membentuk karakter baik. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang harus dimiliki anak Indonesia, yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, gemar membaca/belajar, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" type="image/webp" length="106374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-54c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-d4ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pendidikan-cinta-damai-nilai-tanah-anak-kemendikna-thumb-09014.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69030-bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni</link>
	<guid isPermaLink="false">49fcbeb9642ebd97e60ba9024c99dd2e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 10:11:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut: Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng dalam proses sosialisasi nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal di era modern. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara etnopedagogi Sunda dan praktik pendidikan formal di daerah dengan kearifan lokal tinggi seperti Cilawu.. Berdasarkan uraian di atas, hal-hal yang ditemukan dalam kesenian Bangreng merupakan hasil interpretasi oleh peneliti.Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya.Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" alt="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69030-bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni" title="JURIS - Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut" target="_blank">Kajian Etnopedagogi pada Kesenian Bangreng  di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada upaya pelestarian kesenian Bangreng melalui pendekatan digital, seperti pembuatan konten edukatif berbasis teknologi untuk menjangkau generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kesenian Bangreng dalam proses sosialisasi nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal di era modern. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara etnopedagogi Sunda dan praktik pendidikan formal di daerah dengan kearifan lokal tinggi seperti Cilawu..
<br>Berdasarkan uraian di atas, hal-hal yang ditemukan dalam kesenian Bangreng merupakan hasil interpretasi oleh peneliti.Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya.Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.Walaupun dalam seni bangreng mencakup tiga struktur yaitu rangkaian, alat, dan pelengkap, namun dari ketiga struktur tersebut rangkaian seni bangreng lebih tepat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai etnopedagogi yang terdapat pada kesenian Bangreng di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara langsung ke lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etnopedagogi Sunda muncul dalam kesenian Bangreng. Etnopedagogi Sunda dalam seni bangreng diinterpretasikan berdasarkan rangkaiannya. Hal ini dikarenakan etnopedagogi Sunda dapat dilihat melalui aktivitas yang dimunculkan, ketika dijelaskan makna dari setiap rangkaiannya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" type="image/webp" length="154886" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7b9d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-7550b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/bangreng-etnopedagogi-kesenian-peran-seni-kajian-c-thumb-50727.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69036-spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">6703ec5b41056c175133354397b1fa88</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:57:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng pada siswa berbeda usia atau tingkat pendidikan. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas model Jigsaw dengan metode pembelajaran kooperatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng pada siswa berbeda usia atau tingkat pendidikan. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas model Jigsaw dengan metode pembelajaran kooperatif lainnya dalam meningkatkan pemahaman sastra. Studi juga dapat mengembangkan pendekatan Jigsaw untuk genre sastra lain seperti puisi atau cerita pendek, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keterampilan analitis siswa. Penelitian ini juga dapat mempertimbangkan faktor lingkungan belajar atau peran guru dalam penerapan model Jigsaw untuk memaksimalkan hasil pembelajaran. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam mendukung model Jigsaw untuk meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran sastra. Kajian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengidentifikasi batasan-batasan spesifik model Jigsaw dalam konteks budaya lokal atau kondisi sekolah tertentu. Peneliti dapat mengembangkan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur perubahan kemampuan membaca dongeng secara akurat. Studi juga bisa menghubungkan hasil pembelajaran Jigsaw dengan prestasi akademik siswa secara keseluruhan. Penelitian ini menunjukkan potensi model Jigsaw sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra, namun perlu validasi lebih lanjut dalam berbagai konteks pendidikan.. Kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw masih jauh dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, kemampuan siswa meningkat secara signifikan.Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca dongeng siswa kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam membaca dongeng di MTs Terpadu Riyadul Badiah. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan antara lain untuk: satu, kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. dua, mengetahui kemampuan membaca dongeng siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. tiga, mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng siswa di MTs kelas VII. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6efd3.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6efd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6efd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6efd3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6928a.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6928a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6928a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6928a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69036-spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-mode" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kemampuan Membaca Dongeng di Kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng pada siswa berbeda usia atau tingkat pendidikan. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas model Jigsaw dengan metode pembelajaran kooperatif lainnya dalam meningkatkan pemahaman sastra. Studi juga dapat mengembangkan pendekatan Jigsaw untuk genre sastra lain seperti puisi atau cerita pendek, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keterampilan analitis siswa. Penelitian ini juga dapat mempertimbangkan faktor lingkungan belajar atau peran guru dalam penerapan model Jigsaw untuk memaksimalkan hasil pembelajaran. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam mendukung model Jigsaw untuk meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran sastra. Kajian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengidentifikasi batasan-batasan spesifik model Jigsaw dalam konteks budaya lokal atau kondisi sekolah tertentu. Peneliti dapat mengembangkan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur perubahan kemampuan membaca dongeng secara akurat. Studi juga bisa menghubungkan hasil pembelajaran Jigsaw dengan prestasi akademik siswa secara keseluruhan. Penelitian ini menunjukkan potensi model Jigsaw sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra, namun perlu validasi lebih lanjut dalam berbagai konteks pendidikan..
<br>Kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw masih jauh dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, kemampuan siswa meningkat secara signifikan.Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca dongeng siswa kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam membaca dongeng di MTs Terpadu Riyadul Badiah. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan antara lain untuk: satu, kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. dua, mengetahui kemampuan membaca dongeng siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. tiga, mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng siswa di MTs kelas VII. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp" type="image/webp" length="104276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6efd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-aa54f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spesifik-model-intervensi-chikmawati-pengaruh-pemb-thumb-6928a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Existence of Women The Darkest Minds A Feminist Study By Beauvoir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Existence of Women The Darkest Minds A Feminist Study By Beauvoir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Existence of Women The Darkest Minds A Feminist Study By Beauvoir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69040-women-feminism-existentialist-sheren-vipt</link>
	<guid isPermaLink="false">be873744aa224f8fab6eae602d4142f2</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:57:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis lebih lanjut representasi perempuan dalam film-film lainnya, terutama yang memiliki tema serupa dengan The Darkest Minds. Dengan demikian, dapat dilakukan perbandingan dan identifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis lebih lanjut representasi perempuan dalam film-film lainnya, terutama yang memiliki tema serupa dengan The Darkest Minds. Dengan demikian, dapat dilakukan perbandingan dan identifikasi pola-pola tertentu dalam representasi perempuan di media. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan dengan fokus pada dampak representasi perempuan dalam film terhadap persepsi dan sikap masyarakat terhadap gender. Apakah film-film seperti The Darkest Minds mampu memengaruhi pemahaman dan sikap masyarakat terhadap kesetaraan gender? Bagaimana film-film ini dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial dan budaya yang lebih inklusif? Dengan mempertanyakan hal-hal tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap wacana feminis dan kesetaraan gender.. This research contributes significantly to feminist discourse by advocating for a reevaluation of women's roles in both film and society.By analyzing Ruby Daly's character through the lens of existentialist feminism, the study encourages women to recognize their agency and assert their identities.It serves as a call to action for women to challenge the patriarchal structures that seek to confine them, ultimately inspiring a more equitable future.The implications of this research extend beyond the cinematic realm, as it highlights the need for continued exploration of women's representation in media.By shedding light on the complexities of female characters, this study aims to inspire future research and discussions surrounding gender equality and women's empowerment.As society evolves, it is essential to support narratives that empower women and challenge the status quo, fostering an environment where women's voices and experiences are valued and recognized Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam film The Darkest Minds dengan fokus pada karakter Ruby Daly melalui lensa teori feminis Simone de Beauvoir. Tujuannya adalah untuk menggambarkan bagaimana Ruby mewujudkan perlawanan terhadap sistem patriarki yang menempatkan perempuan pada independensi dan status "lainnya", sehingga menegaskan kesetaraan kemampuan mereka. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis karakter Ruby sebagai perempuan mandiri yang mengarungi masyarakat yang membatasi potensi dirinya. Temuan mengungkapkan 26 poin data yang mencirikan pemberdayaan, solidaritas, dan kompleksitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp 1x" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" alt="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-2c7e0.webp" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-2c7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-2c7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-2c7e0.webp 1x" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" alt="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-0c68d.webp" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-0c68d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-0c68d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-0c68d.webp 1x" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" alt="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69040-women-feminism-existentialist-sheren-vipt" title="JURIS - The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir" target="_blank">The Existence of Women The Darkest Minds: A Feminist Study By Beauvoir</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis lebih lanjut representasi perempuan dalam film-film lainnya, terutama yang memiliki tema serupa dengan The Darkest Minds. Dengan demikian, dapat dilakukan perbandingan dan identifikasi pola-pola tertentu dalam representasi perempuan di media. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan dengan fokus pada dampak representasi perempuan dalam film terhadap persepsi dan sikap masyarakat terhadap gender. Apakah film-film seperti The Darkest Minds mampu memengaruhi pemahaman dan sikap masyarakat terhadap kesetaraan gender? Bagaimana film-film ini dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial dan budaya yang lebih inklusif? Dengan mempertanyakan hal-hal tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap wacana feminis dan kesetaraan gender..
<br>This research contributes significantly to feminist discourse by advocating for a reevaluation of women's roles in both film and society.By analyzing Ruby Daly's character through the lens of existentialist feminism, the study encourages women to recognize their agency and assert their identities.It serves as a call to action for women to challenge the patriarchal structures that seek to confine them, ultimately inspiring a more equitable future.The implications of this research extend beyond the cinematic realm, as it highlights the need for continued exploration of women's representation in media.By shedding light on the complexities of female characters, this study aims to inspire future research and discussions surrounding gender equality and women's empowerment.As society evolves, it is essential to support narratives that empower women and challenge the status quo, fostering an environment where women's voices and experiences are valued and recognized
<br>Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam film The Darkest Minds dengan fokus pada karakter Ruby Daly melalui lensa teori feminis Simone de Beauvoir. Tujuannya adalah untuk menggambarkan bagaimana Ruby mewujudkan perlawanan terhadap sistem patriarki yang menempatkan perempuan pada independensi dan status "lainnya", sehingga menegaskan kesetaraan kemampuan mereka. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis karakter Ruby sebagai perempuan mandiri yang mengarungi masyarakat yang membatasi potensi dirinya. Temuan mengungkapkan 26 poin data yang mencirikan pemberdayaan, solidaritas, dan kompleksitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp" type="image/webp" length="130982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-7e9b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-2c7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/women-feminism-existentialist-existence-darkest-mi-thumb-0c68d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69037-implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-regulas</link>
	<guid isPermaLink="false">55d22cb257bd110c7c981e3f18b82b01</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keragaman opini dan diskusi terbuka dalam masyarakat. Kedua, meneliti dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dari perspektif pengguna media sosial, dengan fokus pada pengalaman dan persepsi mereka terhadap regulasi ini. Ketiga, menganalisis bagaimana perubahan cepat teknologi dan perilaku pengguna media sosial mempengaruhi implementasi dan efektivitas UU ITE, serta bagaimana regulasi ini dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan dan pembatasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika antara regulasi digital dan kebebasan berpendapat di era media sosial, serta menyoroti tantangan dan peluang dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, adil, dan inklusif.. Berdasarkan dari pengumpulan data dan analisis yang telah dilakukan sebelumnya dalam penelitian ini, dan juga didukung oleh beberapa penelitian terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa betul UU ITE ini seperti pedang bermata dua.Dimana regulasi tersebut dapat menghasilkan dampak positif yaitu melindungi masyarakat dari konten-konten yang bersifat negatif, tapi di lain sisi juga dapat memberi dampak negatif yaitu menciptakan kekhawatiran bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah di laman media sosial, dalam kata lain UU ITE ini mengancam hak kebebasan berpendapat masyarakat.UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengelola dan memantau aktivitas politik dalam platform media sosial.UU ITE ini dapat digunakan untuk membatasi pendapat masyarakat atau membatasi kelompok oposisi, sehingga dengan terjadinya hal tersebut dapat menghambat terciptanya demokrasi dan transparansi di dalam pemerintah negara Indonesia.Sehingga secara tidak langsung UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengendalikan politik di Indonesia.Permasalah utama dari pengimplementasian UU ITE ini terkait kebebasan berpendapat di media sosial adalah adanya beberapa pasal karet yang multitafsir, pemerintah dapat dengan sangat mudahnya menggunakan pasal-pasal tersebut untuk menjadi dasar atau landasan hukum yang sangat kuat dalam mengkriminalisasi dan memblokir konten-konten masyarakat yang berisi kritik untuk pemerintah.Dengan adanya fenomena tersebut membuat masyarakat khawatir untuk mengkritik pemerintah, sehingga secara tidak langsung hak kebebasan berpendapat masyarakat jadi terkekang, dan demokratisasi di Indonesia akan terhambat.Implementasi UU ITE di Indonesia masih belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan nilai demokrasi.Sebab masih terdapat pasal-pasal yang multitafsir, dan juga UU ITE ini memiliki dampak negatif yaitu menciptakan khawatir bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah, sehingga salah satu hak yang terdapat dalam hak asasi manusia, dalam hal ini hak kebebasan berpendapat terancam dan belum terpenuhi.Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam menggiring dan menciptakan opini publik.Termasuk dalam menggiring opini publik untuk terciptanya regulasi digital.Dengan banyaknya laporan dan keluh kesah masyarakat baik itu melalui media sosial maupun secara langsung mengenai kejahatan digital, hoax, penipuan digital.Sehingga mendorong pemerintah untuk menciptakan UU ITE untuk mengendalikan permasalahan tersebut.Selain itu setelah terciptanya UU ITE tersebut masyarakat dengan melalui opini publiknya dapat mendorong pemerintah untuk melakukan revisi pada UU ITE tersebut, walaupun hasilnya belum terlalu kelihatan.Dari penjelasan dan pemaparan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi permasalahan pasal-pasal UU ITE yang multitafsir tersebut adalah.selain melakukan revisi pada beberapa pasal karet tersebut, pemerintah juga harus terlebih dahulu memenuhi hak-hak dasar masyarakat, sehingga setelah hak-hak dasar tersebut mendukung terpenuhinya hak-hak yang lain.Maksudnya adalah dengan adanya masyarakat atau SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas karena memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan juga memiliki moral yang baik akan mempengaruhi mereka dalam menggunakan media sosial.Diharapkan masyarakat yang berkualitas dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan dapat melakukan kontrol yang baik terhadap pengimplementasian UU ITE.Jadi jangan hanya meredam masalah dengan peraturan yang ada, tapi juga harus melakukan usaha pencegahan masalah yaitu dengan cara perbaikan kualitas masyarakat, sehingga diharapkan masalah bisa teratasi Globalisasi turut memberikan perubahan kepada seluruh aspek kehidupan, terutama pada aspek teknologi dan informasi yang semakin cepat mengalami kemajuan dan perkembangan. Era digital turut memberikan pengaruh perubahan kepada regulasi digital. Indonesia sebagai negara demokrasi tetap mempertahankan pilar kebebasan berekspresi sesuai dengan Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh UU ITE terhadap kebebasan masyarakat untuk berpendapat di platform media sosial dan menganalisis sejauh mana pengaruh UU ITE dalam melindungi hak kebebasan berpendapat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif untuk menjelajahi dampak regulasi digital terhadap kebebasan berpendapat, dengan fokus pada kasus UU ITE di Indonesia. Sumber data utama dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp 1x" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" alt="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69037-implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-regulas" title="JURIS - Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia" target="_blank">Regulasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kebebasan Berpendapat Pada Undang-Undang ITE Pada Platform Media Sosial di Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana UU ITE dapat digunakan sebagai alat untuk menekan suara-suara kritis atau opini yang tidak sejalan dengan pemerintah, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keragaman opini dan diskusi terbuka dalam masyarakat. Kedua, meneliti dampak UU ITE terhadap kebebasan berpendapat dari perspektif pengguna media sosial, dengan fokus pada pengalaman dan persepsi mereka terhadap regulasi ini. Ketiga, menganalisis bagaimana perubahan cepat teknologi dan perilaku pengguna media sosial mempengaruhi implementasi dan efektivitas UU ITE, serta bagaimana regulasi ini dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan dan pembatasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika antara regulasi digital dan kebebasan berpendapat di era media sosial, serta menyoroti tantangan dan peluang dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, adil, dan inklusif..
<br>Berdasarkan dari pengumpulan data dan analisis yang telah dilakukan sebelumnya dalam penelitian ini, dan juga didukung oleh beberapa penelitian terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa betul UU ITE ini seperti pedang bermata dua.Dimana regulasi tersebut dapat menghasilkan dampak positif yaitu melindungi masyarakat dari konten-konten yang bersifat negatif, tapi di lain sisi juga dapat memberi dampak negatif yaitu menciptakan kekhawatiran bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah di laman media sosial, dalam kata lain UU ITE ini mengancam hak kebebasan berpendapat masyarakat.UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengelola dan memantau aktivitas politik dalam platform media sosial.UU ITE ini dapat digunakan untuk membatasi pendapat masyarakat atau membatasi kelompok oposisi, sehingga dengan terjadinya hal tersebut dapat menghambat terciptanya demokrasi dan transparansi di dalam pemerintah negara Indonesia.Sehingga secara tidak langsung UU ITE ini memiliki peran yang sangat besar dalam mengendalikan politik di Indonesia.Permasalah utama dari pengimplementasian UU ITE ini terkait kebebasan berpendapat di media sosial adalah adanya beberapa pasal karet yang multitafsir, pemerintah dapat dengan sangat mudahnya menggunakan pasal-pasal tersebut untuk menjadi dasar atau landasan hukum yang sangat kuat dalam mengkriminalisasi dan memblokir konten-konten masyarakat yang berisi kritik untuk pemerintah.Dengan adanya fenomena tersebut membuat masyarakat khawatir untuk mengkritik pemerintah, sehingga secara tidak langsung hak kebebasan berpendapat masyarakat jadi terkekang, dan demokratisasi di Indonesia akan terhambat.Implementasi UU ITE di Indonesia masih belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan nilai demokrasi.Sebab masih terdapat pasal-pasal yang multitafsir, dan juga UU ITE ini memiliki dampak negatif yaitu menciptakan khawatir bagi masyarakat untuk mengkritik pemerintah, sehingga salah satu hak yang terdapat dalam hak asasi manusia, dalam hal ini hak kebebasan berpendapat terancam dan belum terpenuhi.Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam menggiring dan menciptakan opini publik.Termasuk dalam menggiring opini publik untuk terciptanya regulasi digital.Dengan banyaknya laporan dan keluh kesah masyarakat baik itu melalui media sosial maupun secara langsung mengenai kejahatan digital, hoax, penipuan digital.Sehingga mendorong pemerintah untuk menciptakan UU ITE untuk mengendalikan permasalahan tersebut.Selain itu setelah terciptanya UU ITE tersebut masyarakat dengan melalui opini publiknya dapat mendorong pemerintah untuk melakukan revisi pada UU ITE tersebut, walaupun hasilnya belum terlalu kelihatan.Dari penjelasan dan pemaparan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi permasalahan pasal-pasal UU ITE yang multitafsir tersebut adalah.selain melakukan revisi pada beberapa pasal karet tersebut, pemerintah juga harus terlebih dahulu memenuhi hak-hak dasar masyarakat, sehingga setelah hak-hak dasar tersebut mendukung terpenuhinya hak-hak yang lain.Maksudnya adalah dengan adanya masyarakat atau SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas karena memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan juga memiliki moral yang baik akan mempengaruhi mereka dalam menggunakan media sosial.Diharapkan masyarakat yang berkualitas dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan dapat melakukan kontrol yang baik terhadap pengimplementasian UU ITE.Jadi jangan hanya meredam masalah dengan peraturan yang ada, tapi juga harus melakukan usaha pencegahan masalah yaitu dengan cara perbaikan kualitas masyarakat, sehingga diharapkan masalah bisa teratasi
<br>Globalisasi turut memberikan perubahan kepada seluruh aspek kehidupan, terutama pada aspek teknologi dan informasi yang semakin cepat mengalami kemajuan dan perkembangan. Era digital turut memberikan pengaruh perubahan kepada regulasi digital. Indonesia sebagai negara demokrasi tetap mempertahankan pilar kebebasan berekspresi sesuai dengan Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh UU ITE terhadap kebebasan masyarakat untuk berpendapat di platform media sosial dan menganalisis sejauh mana pengaruh UU ITE dalam melindungi hak kebebasan berpendapat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif untuk menjelajahi dampak regulasi digital terhadap kebebasan berpendapat, dengan fokus pada kasus UU ITE di Indonesia. Sumber data utama dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" type="image/webp" length="88994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-2ba5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-17483.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/implementasi-uu-regulasi-digital-fleksibel-masyara-thumb-f43bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H M ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H M ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H M ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69034-sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">24e1ec40487d4de7250f0ceaf13f8d05</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:25:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis nilai pendidikan dalam karya sastra daerah lain untuk membandingkan peran nilai-nilai tersebut dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi tentang dampak nilai-nilai pendidikan dalam novel terhadap pemahaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis nilai pendidikan dalam karya sastra daerah lain untuk membandingkan peran nilai-nilai tersebut dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi tentang dampak nilai-nilai pendidikan dalam novel terhadap pemahaman pembaca, terutama generasi muda, dapat memberikan wawasan baru tentang efektivitas karya sastra sebagai media pembelajaran. Penelitian juga dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana pengarang menggunakan struktur cerita untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan secara implisit, terutama dalam karya-karya yang menggambarkan konflik sosial atau politik.. Berdasarkan hasil analisis struktur dan nilai pendidikan dalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.Struktur novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.mempunyai tema tentang masalah keluarga yang dialami oleh Fenny dan juga Ibunya.Alur yang digunakan adalah campuran alur bobok tengah dan alur mundur (alur campuran).Terdapat 41 pelaku dalam novel ini, yang mempunyai wataknya masing-masing.Dari 41 pelaku tersebut, terdapat 1 pelaku utama yaitu Nendah, 2 pelaku yang bertugas menemani pelaku utama, disebut pelaku kedua yaitu Fenny dan Ibunya, serta 38 pelaku tambahan.Latar dalam novel ini, terbagi menjadi 20 latar tempat, 50 latar waktu dan dua latar suasana.Nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M, dapat ditemukan dengan cara menganalisis tingkah laku, sikap serta dialog antar pelakunya.Dalam novel ini terdapat 56 sikap pendidikan yang terbagi menjadi.17) Dua sikap tanggung jawab serta 18) Dua sikap cinta damai Penelitian ini mempunyai tujuan untuk: 1) menganalisis struktur novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M; 2) serta menganalisis nilai pendidikan yang ada didalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif serta metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan teknik studi pustaka serta sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M mempunyai tema tentang masalah keluarga, alurnya merupakan campuran alur bobok tengah dan alur mundur (alur campuran), ada 41 pelaku yang terlibat terdiri dari 1 pelaku utama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-20efe.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-20efe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-20efe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-20efe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a2dda.webp" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a2dda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a2dda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a2dda.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" alt="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69034-sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa" title="JURIS - Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M" target="_blank">Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis nilai pendidikan dalam karya sastra daerah lain untuk membandingkan peran nilai-nilai tersebut dalam konteks budaya lokal. Selain itu, studi tentang dampak nilai-nilai pendidikan dalam novel terhadap pemahaman pembaca, terutama generasi muda, dapat memberikan wawasan baru tentang efektivitas karya sastra sebagai media pembelajaran. Penelitian juga dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana pengarang menggunakan struktur cerita untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan secara implisit, terutama dalam karya-karya yang menggambarkan konflik sosial atau politik..
<br>Berdasarkan hasil analisis struktur dan nilai pendidikan dalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.Struktur novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.mempunyai tema tentang masalah keluarga yang dialami oleh Fenny dan juga Ibunya.Alur yang digunakan adalah campuran alur bobok tengah dan alur mundur (alur campuran).Terdapat 41 pelaku dalam novel ini, yang mempunyai wataknya masing-masing.Dari 41 pelaku tersebut, terdapat 1 pelaku utama yaitu Nendah, 2 pelaku yang bertugas menemani pelaku utama, disebut pelaku kedua yaitu Fenny dan Ibunya, serta 38 pelaku tambahan.Latar dalam novel ini, terbagi menjadi 20 latar tempat, 50 latar waktu dan dua latar suasana.Nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M, dapat ditemukan dengan cara menganalisis tingkah laku, sikap serta dialog antar pelakunya.Dalam novel ini terdapat 56 sikap pendidikan yang terbagi menjadi.17) Dua sikap tanggung jawab serta 18) Dua sikap cinta damai
<br>Penelitian ini mempunyai tujuan untuk: 1) menganalisis struktur novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M; 2) serta menganalisis nilai pendidikan yang ada didalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif serta metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan teknik studi pustaka serta sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) novel Dalingding Angin Janari Karya Usyp Romli H.M mempunyai tema tentang masalah keluarga, alurnya merupakan campuran alur bobok tengah dan alur mundur (alur campuran), ada 41 pelaku yang terlibat terdiri dari 1 pelaku utama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp" type="image/webp" length="187688" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a3e24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-20efe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/sikap-disiplin-mahasiswa-toleransi-siswa-hasil-ana-thumb-a2dda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69032-puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-ka</link>
	<guid isPermaLink="false">7914bb6fb7a7ef2f50b305f81d8b7d6e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:21:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leni nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[leni,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh struktur naratif novel terhadap pemahaman pembaca terhadap nilai-nilai pendidikan yang disampaikan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada analisis peran budaya lokal dalam membentuk karakter tokoh utama dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pesan moral dalam novel.. Struktur novel Jurutulis Malingping meliputi tema tentang kehidupan sehari-hari, plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, serta penggunaan majas hiperbola, metafora, dan peribahasa.Nilai pendidikan dalam novel mencakup karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, demokratis, komunikatif/bersahabat, dan peduli sosial.Penelitian ini memberikan implikasi dalam pembelajaran sastra dan pendidikan karakter, serta mendorong penggunaan novel sebagai media pembelajaran untuk memahami struktur dan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri; dan 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data dari novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari: tema tentang kehidupan sehari-hari, penggunaan plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, penggunaan majas hiperbola; metafora; dan peribahasa, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp 1x" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" alt="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69032-puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-ka" title="JURIS - Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri" target="_blank">Analisis Struktur Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Jurutulis Malingping Karya Ahmad Bakri</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping dengan karya sastra daerah lainnya untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai karakter. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh struktur naratif novel terhadap pemahaman pembaca terhadap nilai-nilai pendidikan yang disampaikan. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada analisis peran budaya lokal dalam membentuk karakter tokoh utama dan bagaimana hal tersebut memengaruhi pesan moral dalam novel..
<br>Struktur novel Jurutulis Malingping meliputi tema tentang kehidupan sehari-hari, plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, serta penggunaan majas hiperbola, metafora, dan peribahasa.Nilai pendidikan dalam novel mencakup karakter religius, jujur, disiplin, kerja keras, demokratis, komunikatif/bersahabat, dan peduli sosial.Penelitian ini memberikan implikasi dalam pembelajaran sastra dan pendidikan karakter, serta mendorong penggunaan novel sebagai media pembelajaran untuk memahami struktur dan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra
<br>Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri; dan 2) nilai pendidikan dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data dari novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) struktur dalam novel Jurutulis Malingping karya Ahmad Bakri terdiri dari: tema tentang kehidupan sehari-hari, penggunaan plot lurus dan progresif, 1 tokoh utama dan 38 tokoh tambahan, 18 latar tempat dan 8 latar waktu, penggunaan majas hiperbola; metafora; dan peribahasa, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" type="image/webp" length="100696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-776e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-d22e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/puisi-karya-ahmad-sastra-imajinatif-nilai-karakter-thumb-13868.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital Studi Kasus Gerakan KejayanMemanggil Tahun 2019 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital Studi Kasus Gerakan KejayanMemanggil Tahun 2019 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital Studi Kasus Gerakan KejayanMemanggil Tahun 2019 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69041-gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digi</link>
	<guid isPermaLink="false">8afbac3c861e8352970c6cdd4c3c7032</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:15:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari aktivisme media sosial terhadap perubahan kebijakan pemerintah, khususnya dalam konteks gerakan #GejayanMemanggil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan dinamika partisipasi publik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari aktivisme media sosial terhadap perubahan kebijakan pemerintah, khususnya dalam konteks gerakan #GejayanMemanggil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan dinamika partisipasi publik di daerah lain di Indonesia sebagai respons terhadap isu serupa. Terakhir, penelitian dapat fokus pada peran literasi digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam proses demokratisasi digital. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas gerakan sosial digital, keberagaman respons regional, dan pengembangan kapasitas masyarakat dalam era informasi.. Dalam era digital, demokrasi telah mengalami transformasi besar-besaran, di mana teknologi informasi dan media sosial memainkan peran kunci dalam membentuk dinamika partisipasi publik.GejayanMemanggil pada tahun 2019 mencerminkan dinamika partisipasi publik dalam demokrasi digital.Gerakan ini tidak hanya sebagai bentuk protes, tetapi juga menciptakan platform untuk berbagai macam suara.Gerakan Gejayan Memanggil pada tahun 2019 menunjukkan tingkat solidaritas yang tinggi antara berbagai kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil di Yogyakarta.Namun, belum ada tindakan konkret dari pemerintah sebagai respons terhadap tuntutan gerakan ini.Pentingnya peran pemerintah dalam mendengarkan suara rakyat, berdialog secara terbuka, menanggapi dan memberikan solusi Penelitian ini mengeksplorasi demokrasi digital melalui studi kasus Gerakan #GejayanMemanggil di tahun 2019. Gerakan Gejayan awalnya dicetuskan pada tahun 1998 sebagai bentuk gerakan pada era reformasi. Tetapi kini, gerakan tersebut muncul kembali pada tahun 2019 yang diawali oleh mahasiswa wilayah Yogyakarta untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait kebijakan pemerintah. Lalu aksi yang dilakukan oleh mahasiswa wilayah Yogyakarta menjadi sorotan di media sosial, maka hadirlah #gejayanmemanggil sebagai bentuk dukungan masyarakat berpartisipasi menyuarakan melalui media sosial, sehingga #geyanmemanggil menjadi trending topik di media sosial Twitter pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-b6690.webp" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-b6690.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-b6690.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-b6690.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" alt="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-31927.webp" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-31927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-31927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-31927.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" alt="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" alt="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69041-gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digi" title="JURIS - Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019" target="_blank">Dinamika Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Digital: Studi Kasus Gerakan #KejayanMemanggil Tahun 2019</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari aktivisme media sosial terhadap perubahan kebijakan pemerintah, khususnya dalam konteks gerakan #GejayanMemanggil. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbedaan dinamika partisipasi publik di daerah lain di Indonesia sebagai respons terhadap isu serupa. Terakhir, penelitian dapat fokus pada peran literasi digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam proses demokratisasi digital. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas gerakan sosial digital, keberagaman respons regional, dan pengembangan kapasitas masyarakat dalam era informasi..
<br>Dalam era digital, demokrasi telah mengalami transformasi besar-besaran, di mana teknologi informasi dan media sosial memainkan peran kunci dalam membentuk dinamika partisipasi publik.GejayanMemanggil pada tahun 2019 mencerminkan dinamika partisipasi publik dalam demokrasi digital.Gerakan ini tidak hanya sebagai bentuk protes, tetapi juga menciptakan platform untuk berbagai macam suara.Gerakan Gejayan Memanggil pada tahun 2019 menunjukkan tingkat solidaritas yang tinggi antara berbagai kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil di Yogyakarta.Namun, belum ada tindakan konkret dari pemerintah sebagai respons terhadap tuntutan gerakan ini.Pentingnya peran pemerintah dalam mendengarkan suara rakyat, berdialog secara terbuka, menanggapi dan memberikan solusi
<br>Penelitian ini mengeksplorasi demokrasi digital melalui studi kasus Gerakan #GejayanMemanggil di tahun 2019. Gerakan Gejayan awalnya dicetuskan pada tahun 1998 sebagai bentuk gerakan pada era reformasi. Tetapi kini, gerakan tersebut muncul kembali pada tahun 2019 yang diawali oleh mahasiswa wilayah Yogyakarta untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait kebijakan pemerintah. Lalu aksi yang dilakukan oleh mahasiswa wilayah Yogyakarta menjadi sorotan di media sosial, maka hadirlah #gejayanmemanggil sebagai bentuk dukungan masyarakat berpartisipasi menyuarakan melalui media sosial, sehingga #geyanmemanggil menjadi trending topik di media sosial Twitter pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp" type="image/webp" length="79936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-b6690.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-31927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/gerakan-sosial-generasi-muda-demokrasi-digital-par-thumb-23d01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosial Movement Berbasis Religiusitas Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosial Movement Berbasis Religiusitas Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosial Movement Berbasis Religiusitas Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69038-sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal</link>
	<guid isPermaLink="false">13d96a229944d3f13556c2d15e173b6f</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:13:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ rana rau ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,rana,rau,search,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang Gerakan 212 terhadap perubahan sikap politik masyarakat dan evolusi identitas keislaman. Selain itu, studi perbandingan antara Gerakan 212 dengan gerakan sosial lainnya di Indonesia dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang Gerakan 212 terhadap perubahan sikap politik masyarakat dan evolusi identitas keislaman. Selain itu, studi perbandingan antara Gerakan 212 dengan gerakan sosial lainnya di Indonesia dapat memberikan wawasan tentang dinamika politik identitas. Terakhir, analisis peran media sosial dalam memperkuat narasi religiusitas dan memengaruhi partisipasi masyarakat dalam gerakan sosial berbasis agama menjadi arah penelitian yang relevan.. Gerakan Aksi Bela Islam 212 berhasil menggalang partisipasi masyarakat melalui retorika religius dan solidaritas kolektif.Dinamika sosial gerakan ini mencerminkan peran penting religiusitas dalam membangun identitas politik dan memperkuat kesadaran keagamaan.Gerakan ini juga menunjukkan bagaimana isu agama dapat menjadi alat mobilisasi massa yang efektif dalam konteks politik Indonesia Gerakan aksi bela islam 212 merupakan salah satu implementasi dari politik identitas di Indonesia. Gerakan 212 ini dimulai sebagai reaksi atas pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disebut Ahok di Jakarta saat itu, yang mana beliau mendesak orang-orang untuk menolak terpengaruh oleh ayat 51 di dalam Surat Al-Maidah. Hal itu menimbulkan gejolak di dalam diri umat muslim di Indonesia, karena Ahok dinilai penistaan agama oleh umat muslim. Adanya gerakan sosial umat muslim tersebut menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-72ec0.webp" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-72ec0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-72ec0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-72ec0.webp 1x" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" alt="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp 1x" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" alt="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-78aaa.webp" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-78aaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-78aaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-78aaa.webp 1x" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" alt="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69038-sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal" title="JURIS - Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212" target="_blank">Sosial Movement Berbasis Religiusitas: Studi Kasus Gerakan Aksi Bela Islam 212</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang Gerakan 212 terhadap perubahan sikap politik masyarakat dan evolusi identitas keislaman. Selain itu, studi perbandingan antara Gerakan 212 dengan gerakan sosial lainnya di Indonesia dapat memberikan wawasan tentang dinamika politik identitas. Terakhir, analisis peran media sosial dalam memperkuat narasi religiusitas dan memengaruhi partisipasi masyarakat dalam gerakan sosial berbasis agama menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Gerakan Aksi Bela Islam 212 berhasil menggalang partisipasi masyarakat melalui retorika religius dan solidaritas kolektif.Dinamika sosial gerakan ini mencerminkan peran penting religiusitas dalam membangun identitas politik dan memperkuat kesadaran keagamaan.Gerakan ini juga menunjukkan bagaimana isu agama dapat menjadi alat mobilisasi massa yang efektif dalam konteks politik Indonesia
<br>Gerakan aksi bela islam 212 merupakan salah satu implementasi dari politik identitas di Indonesia. Gerakan 212 ini dimulai sebagai reaksi atas pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disebut Ahok di Jakarta saat itu, yang mana beliau mendesak orang-orang untuk menolak terpengaruh oleh ayat 51 di dalam Surat Al-Maidah. Hal itu menimbulkan gejolak di dalam diri umat muslim di Indonesia, karena Ahok dinilai penistaan agama oleh umat muslim. Adanya gerakan sosial umat muslim tersebut menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp" type="image/webp" length="141344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-72ec0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-eea7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/sosial-politik-masyarakat-kinerja-sistem-pengendal-thumb-78aaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2436-idereach.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10709-journal-social-contemplativa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69035-kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide</link>
	<guid isPermaLink="false">b828f793dd4f3507aaa0492a0e066471</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:09:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dedi koswara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,koswara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan bahasa asing dalam pendidikan pesantren modern terhadap identitas budaya santri. Selain itu, perlu dikaji strategi integrasi bahasa daerah seperti Sunda dengan mata pelajaran modern ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan bahasa asing dalam pendidikan pesantren modern terhadap identitas budaya santri. Selain itu, perlu dikaji strategi integrasi bahasa daerah seperti Sunda dengan mata pelajaran modern (misalnya sains dan teknologi) untuk mempertahankan nilai budaya sambil memenuhi kebutuhan pendidikan global. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam mendukung kebijakan pesantren yang mempromosikan penggunaan bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum utama, bukan hanya muatan lokal.. Pondok pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan memiliki peranan yang penting dalam mengembangkan potensi para santri sehingga dapat membuat mereka menjadi pribadi yang cerdas, terampil, religius, dan berbudaya.Sejalan dengan itu, pesantren modern mencoba untuk mengintegrasikan antara ilmu ketuhanan dan ilmu dunia.Dalam hal ini, pondok pesantren modern menjadi tempat yang tepat dalam menanamkan nilai luhur kebudayaan bangsa melalui penggunaan bahasa daerah, sehingga para santri yang dididik untuk menjadi cerdas dan religius juga memiliki kesejatian diri sehingga terombang-ambing dalam pusaran perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin menyamarkan batas antara benar dan salah serta merongrong identitas kemanusiaan manusia.Selain itu, dengan penggunaan bahasa daerah (bahasa Sunda) di pondok pesantren, diharapkan para santri akan menjadi lebih cinta terhadap budayanya, dan bangga menjadi bagian integral di dalamnya Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang urgensi penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern sebagai upaya pemertahanan bahasa daerah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kajian pustaka. Hasil penelitian yang ditemukan antara lain menjelaskan bahwa pada dasarnya penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern memiliki tingkat urgensi yang tinggi sebagai upaya pemertahanan bahasa daerah. Selain itu, urgensi penggunaan bahasa Sunda juga menjadi penting sebagai bentuk menjaga kekayaan budaya daerah dan pemertahanan identitas kultural. Oleh sebab itu, maka urgensi penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern menjadi hal yang vital. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-427c8.webp" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-427c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-427c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-427c8.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" alt="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-82d69.webp" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-82d69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-82d69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-82d69.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" alt="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" alt="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69035-kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide" title="JURIS - Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah" target="_blank">Urgensi Penggunaan Bahasa Sunda dalam Proses  Pendidikan di Pesantren Modern sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Daerah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan bahasa asing dalam pendidikan pesantren modern terhadap identitas budaya santri. Selain itu, perlu dikaji strategi integrasi bahasa daerah seperti Sunda dengan mata pelajaran modern (misalnya sains dan teknologi) untuk mempertahankan nilai budaya sambil memenuhi kebutuhan pendidikan global. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran komunitas lokal dalam mendukung kebijakan pesantren yang mempromosikan penggunaan bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum utama, bukan hanya muatan lokal..
<br>Pondok pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan memiliki peranan yang penting dalam mengembangkan potensi para santri sehingga dapat membuat mereka menjadi pribadi yang cerdas, terampil, religius, dan berbudaya.Sejalan dengan itu, pesantren modern mencoba untuk mengintegrasikan antara ilmu ketuhanan dan ilmu dunia.Dalam hal ini, pondok pesantren modern menjadi tempat yang tepat dalam menanamkan nilai luhur kebudayaan bangsa melalui penggunaan bahasa daerah, sehingga para santri yang dididik untuk menjadi cerdas dan religius juga memiliki kesejatian diri sehingga terombang-ambing dalam pusaran perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin menyamarkan batas antara benar dan salah serta merongrong identitas kemanusiaan manusia.Selain itu, dengan penggunaan bahasa daerah (bahasa Sunda) di pondok pesantren, diharapkan para santri akan menjadi lebih cinta terhadap budayanya, dan bangga menjadi bagian integral di dalamnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang urgensi penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern sebagai upaya pemertahanan bahasa daerah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kajian pustaka. Hasil penelitian yang ditemukan antara lain menjelaskan bahwa pada dasarnya penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern memiliki tingkat urgensi yang tinggi sebagai upaya pemertahanan bahasa daerah. Selain itu, urgensi penggunaan bahasa Sunda juga menjadi penting sebagai bentuk menjaga kekayaan budaya daerah dan pemertahanan identitas kultural. Oleh sebab itu, maka urgensi penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern menjadi hal yang vital.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp" type="image/webp" length="151904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-427c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-82d69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kritis-integrasi-bahasa-pesantren-modern-raden-ide-thumb-7bd99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi Megamendung Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi Megamendung Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi Megamendung Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69033-struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajara</link>
	<guid isPermaLink="false">9c7e1e178a90d176f30b40f38e9dcd66</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 08:45:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leni nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[leni,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana pengaruh integrasi pupujian dengan media digital terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran menyimak? 2. Apa dampak penggunaan pupujian sebagai bahan ajar terhadap pemahaman nilai-nilai agama Islam pada siswa SMP? 3. Bagaimana karakteristik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP: 1. Bagaimana pengaruh integrasi pupujian dengan media digital terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran menyimak? 2. Apa dampak penggunaan pupujian sebagai bahan ajar terhadap pemahaman nilai-nilai agama Islam pada siswa SMP? 3. Bagaimana karakteristik struktur pupujian di daerah lain yang dapat dijadikan referensi untuk pengembangan bahan ajar lokal?. Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor memiliki struktur lahir dan batin yang khas.Struktur lahir mencakup jumlah bait, baris, dan rima, sementara struktur batin berfokus pada tema keagungan Allah, emosi, dan pesan moral.Masyarakat merespons positif terhadap pupujian, yang layak digunakan sebagai bahan pembelajaran menyimak di kelas VII SMP.Penelitian ini menunjukkan bahwa pupujian memiliki nilai edukatif dan budaya yang relevan untuk pendidikan Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur pupujian, mengetahui respons masyarakat terhadap keberadaannya, serta penerapan hasil penelitian sebagai bahan ajar menyimak di kelas VII SMP. Metode yang digunakan ialah deskriptif-analitik dengan teknik studi pustaka, observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan transliterasi naskah. Dari 58 pupujian yang ditemukan, 12 judul dianalisis. Struktur lahir menunjukkan jumlah bait antara 6Ae65, baris 2Ae5, dan rata-rata 8 suku kata per baris. Diksi didominasi kata berirama, imaji penglihatan dan perasaan, serta gaya bahasa perbandingan dan pertautan dengan rima mindoan wekas. Struktur batin didominasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-70aeb.webp" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-70aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-70aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-70aeb.webp 1x" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" alt="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp 1x" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" alt="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-fe862.webp" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-fe862.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-fe862.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-fe862.webp 1x" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" alt="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69033-struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajara" title="JURIS - - Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP" target="_blank">- Struktur Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor untuk Bahan Pembelajaran Menyimak di Kelas VII SMP</a>: 1. Bagaimana pengaruh integrasi pupujian dengan media digital terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran menyimak? 2. Apa dampak penggunaan pupujian sebagai bahan ajar terhadap pemahaman nilai-nilai agama Islam pada siswa SMP? 3. Bagaimana karakteristik struktur pupujian di daerah lain yang dapat dijadikan referensi untuk pengembangan bahan ajar lokal?.
<br>Pupujian di Desa Sukaresmi, Megamendung, Bogor memiliki struktur lahir dan batin yang khas.Struktur lahir mencakup jumlah bait, baris, dan rima, sementara struktur batin berfokus pada tema keagungan Allah, emosi, dan pesan moral.Masyarakat merespons positif terhadap pupujian, yang layak digunakan sebagai bahan pembelajaran menyimak di kelas VII SMP.Penelitian ini menunjukkan bahwa pupujian memiliki nilai edukatif dan budaya yang relevan untuk pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur pupujian, mengetahui respons masyarakat terhadap keberadaannya, serta penerapan hasil penelitian sebagai bahan ajar menyimak di kelas VII SMP. Metode yang digunakan ialah deskriptif-analitik dengan teknik studi pustaka, observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan transliterasi naskah. Dari 58 pupujian yang ditemukan, 12 judul dianalisis. Struktur lahir menunjukkan jumlah bait antara 6Ae65, baris 2Ae5, dan rata-rata 8 suku kata per baris. Diksi didominasi kata berirama, imaji penglihatan dan perasaan, serta gaya bahasa perbandingan dan pertautan dengan rima mindoan wekas. Struktur batin didominasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp" type="image/webp" length="81202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-70aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-a8c1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/struktur-gaya-bahasa-pupujian-pembelajaran-menyima-thumb-fe862.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1589-umkuningan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18941-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ When Gender Matters Board Gender Diversity and the Capital Structure Financial Performance Relationship ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69029-leverage-struktur-modal-dewan-direksi-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">a1463d9d2f04c18c6b4c2dca893a9fcc</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 08:29:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal aksi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aksi,jurnal,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan tambahan. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mencakup perusahaan keuangan dan non-keuangan, sehingga menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperkaya analisis dengan menggunakan variabel moderasi atau variabel mediasi lainnya untuk memeriksa hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dari perspektif alternatif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur modal memiliki efek negatif dan signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan pada utang dibandingkan ekuitas, semakin rendah kinerja keuangan perusahaan non-keuangan di Indonesia.Namun, keragaman gender dewan secara signifikan memoderasi hubungan ini, menunjukkan bahwa keragaman gender yang lebih tinggi dapat memperkuat hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan.Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa dewan yang lebih beragam gender cenderung mengambil keputusan keuangan yang lebih berhati-hati, yang mengarah pada pengelolaan risiko yang lebih baik dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Hasil ini sejalan dengan Teori Upper Echelon, yang menyatakan bahwa strategi perusahaan dipengaruhi oleh karakteristik kognitif eksekutif tingkat atas.Keragaman gender di dewan direksi mencerminkan karakteristik ini, dengan kehadiran direktur perempuan yang cenderung mendorong manajemen risiko yang lebih hati-hati dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Keragaman gender di dewan direksi tidak hanya memperkuat mekanisme pengawasan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian struktur modal yang lebih efisien dan berdampak positif pada kinerja keuangan Kinerja keuangan adalah indikator penting kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, hasil keuangan yang buruk dapat mengancam kelangsungan hidup jangka panjang, yang menunjukkan pentingnya memeriksa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas penelitian sebelumnya tentang struktur modal dengan memeriksa pengaruhnya terhadap kinerja keuangan dan menguji peran moderasi keragaman gender dewan dalam hubungan ini. Menggunakan pendekatan kausal kuantitatif, populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan regresi data panel parametrik dengan bantuan EViews.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp 1x" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" alt="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69029-leverage-struktur-modal-dewan-direksi-mod" title="JURIS - When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship" target="_blank">When Gender Matters: Board Gender Diversity and the Capital Structure-Financial Performance Relationship</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur kinerja keuangan menggunakan indikator lain, seperti Return on Equity (ROE) atau Tobin's Q, untuk memberikan wawasan tambahan. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mencakup perusahaan keuangan dan non-keuangan, sehingga menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperkaya analisis dengan menggunakan variabel moderasi atau variabel mediasi lainnya untuk memeriksa hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dari perspektif alternatif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur modal memiliki efek negatif dan signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan pada utang dibandingkan ekuitas, semakin rendah kinerja keuangan perusahaan non-keuangan di Indonesia.Namun, keragaman gender dewan secara signifikan memoderasi hubungan ini, menunjukkan bahwa keragaman gender yang lebih tinggi dapat memperkuat hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan.Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa dewan yang lebih beragam gender cenderung mengambil keputusan keuangan yang lebih berhati-hati, yang mengarah pada pengelolaan risiko yang lebih baik dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Hasil ini sejalan dengan Teori Upper Echelon, yang menyatakan bahwa strategi perusahaan dipengaruhi oleh karakteristik kognitif eksekutif tingkat atas.Keragaman gender di dewan direksi mencerminkan karakteristik ini, dengan kehadiran direktur perempuan yang cenderung mendorong manajemen risiko yang lebih hati-hati dan fokus pada keberlanjutan perusahaan.Keragaman gender di dewan direksi tidak hanya memperkuat mekanisme pengawasan, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian struktur modal yang lebih efisien dan berdampak positif pada kinerja keuangan
<br>Kinerja keuangan adalah indikator penting kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, hasil keuangan yang buruk dapat mengancam kelangsungan hidup jangka panjang, yang menunjukkan pentingnya memeriksa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas penelitian sebelumnya tentang struktur modal dengan memeriksa pengaruhnya terhadap kinerja keuangan dan menguji peran moderasi keragaman gender dewan dalam hubungan ini. Menggunakan pendekatan kausal kuantitatif, populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dipilih melalui sampling purposive. Data dianalisis menggunakan regresi data panel parametrik dengan bantuan EViews....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" type="image/webp" length="81946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-fbc25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-53bd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/leverage-struktur-modal-dewan-direksi-perempuan-ge-thumb-1a9aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1572-pnm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7940-jurnal-aksi-akuntansi-sistem-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 12:58:25 +0700. 24 items. Served in: 4.566 seconds [rss] -->
