<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 12:53:42 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:53:42 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-29T12:53:42+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42665-pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-pengelola</link>
	<guid isPermaLink="false">e67c1b2d96620608d23998b9faccb93f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:05:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian tentang arsip hijau menunjukkan penurunan kuantitas publikasi, tetapi dampak akademik yang signifikan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan penelitian yang menghubungkan arsip hijau dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend: Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian tentang arsip hijau menunjukkan penurunan kuantitas publikasi, tetapi dampak akademik yang signifikan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan penelitian yang menghubungkan arsip hijau dengan isu-isu kontemporer seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan dampak pandemi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut konsep arsip hijau sebagai pendekatan komprehensif dan terintegrasi untuk pengelolaan arsip ramah lingkungan, termasuk penerapan teknologi hijau, pengurangan jejak karbon, efisiensi energi, dan pengelolaan dokumen berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan arsip dan lingkungan.. 000 publikasi ilmiah selama satu dekade terakhir, penelitian tentang Arsip Hijau menunjukkan dinamika yang menarik dan memprihatinkan.Ada penurunan kuantitas publikasi, tetapi penelitian ini telah menunjukkan dampak akademik yang signifikan dengan total 306.Fenomena ini menggambarkan bahwa meskipun minat penelitian menurun, kualitas dan dampak penelitian tentang Arsip Hijau semakin matang.Selain itu, fenomena ini menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran prioritas penelitian dalam komunitas akademik di bidang arsip dan integrasi konsep arsip hijau ke dalam paradigma penelitian yang lebih luas seperti keberlanjutan informasi atau pengelolaan arsip digital yang sesuai dengan konsep keberlanjutan lingkungan.Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian terkait dengan konsep "arsip hijau" sebagai pendekatan komprehensif dan terintegrasi masih minimal atau belum dieksplorasi secara memadai.Padahal, di era keberlanjutan saat ini, konsep arsip hijau memiliki potensi yang signifikan sebagai pendekatan inovatif untuk pengelolaan arsip ramah lingkungan, termasuk penerapan teknologi hijau, pengurangan jejak karbon, efisiensi energi, dan pengelolaan dokumen berkelanjutan.Oleh karena itu, perlu dikembangkan penelitian yang menghubungkan arsip hijau dengan isu-isu kontemporer seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan dampak pandemi, sehingga topik ini tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman Dalam beberapa dekade terakhir, isu keberlanjutan lingkungan telah menjadi perhatian global di berbagai sektor, termasuk bidang arsip. Membangun fasilitas arsip dengan prinsip ramah lingkungan adalah langkah penting dalam mendukung keberlanjutan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pertumbuhan publikasi serta tren temporal dalam penelitian tentang arsip hijau, serta menentukan kluster tematik utama dan pergeseran topik penelitian sepanjang waktu. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan tinjauan pustaka terhadap publikasi tentang arsip hijau selama satu dekade terakhir dari basis data Google Scholar. Kata kunci "arsip hijau"... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp 1x" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" alt="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-e5ece.webp" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-e5ece.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-e5ece.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-e5ece.webp 1x" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" alt="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-ea490.webp" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-ea490.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-ea490.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-ea490.webp 1x" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" alt="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42665-pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-pengelola" title="JURIS - Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend" target="_blank">Bibliometric Analysis of Green archives Research Trend</a>: Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian tentang arsip hijau menunjukkan penurunan kuantitas publikasi, tetapi dampak akademik yang signifikan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan penelitian yang menghubungkan arsip hijau dengan isu-isu kontemporer seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan dampak pandemi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut konsep arsip hijau sebagai pendekatan komprehensif dan terintegrasi untuk pengelolaan arsip ramah lingkungan, termasuk penerapan teknologi hijau, pengurangan jejak karbon, efisiensi energi, dan pengelolaan dokumen berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan arsip dan lingkungan..
<br>000 publikasi ilmiah selama satu dekade terakhir, penelitian tentang Arsip Hijau menunjukkan dinamika yang menarik dan memprihatinkan.Ada penurunan kuantitas publikasi, tetapi penelitian ini telah menunjukkan dampak akademik yang signifikan dengan total 306.Fenomena ini menggambarkan bahwa meskipun minat penelitian menurun, kualitas dan dampak penelitian tentang Arsip Hijau semakin matang.Selain itu, fenomena ini menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran prioritas penelitian dalam komunitas akademik di bidang arsip dan integrasi konsep arsip hijau ke dalam paradigma penelitian yang lebih luas seperti keberlanjutan informasi atau pengelolaan arsip digital yang sesuai dengan konsep keberlanjutan lingkungan.Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian terkait dengan konsep "arsip hijau" sebagai pendekatan komprehensif dan terintegrasi masih minimal atau belum dieksplorasi secara memadai.Padahal, di era keberlanjutan saat ini, konsep arsip hijau memiliki potensi yang signifikan sebagai pendekatan inovatif untuk pengelolaan arsip ramah lingkungan, termasuk penerapan teknologi hijau, pengurangan jejak karbon, efisiensi energi, dan pengelolaan dokumen berkelanjutan.Oleh karena itu, perlu dikembangkan penelitian yang menghubungkan arsip hijau dengan isu-isu kontemporer seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan dampak pandemi, sehingga topik ini tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman
<br>Dalam beberapa dekade terakhir, isu keberlanjutan lingkungan telah menjadi perhatian global di berbagai sektor, termasuk bidang arsip. Membangun fasilitas arsip dengan prinsip ramah lingkungan adalah langkah penting dalam mendukung keberlanjutan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pertumbuhan publikasi serta tren temporal dalam penelitian tentang arsip hijau, serta menentukan kluster tematik utama dan pergeseran topik penelitian sepanjang waktu. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan tinjauan pustaka terhadap publikasi tentang arsip hijau selama satu dekade terakhir dari basis data Google Scholar. Kata kunci "arsip hijau"...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp" type="image/webp" length="163494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-4ba96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-e5ece.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengelolaan-arsip-teknologi-hijau-sistem-bibliomet-thumb-ea490.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42666-domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplika</link>
	<guid isPermaLink="false">804e815af10e27b5edea02c6c2884142</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:03:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak visualisasi data berbasis AI terhadap pengalaman pengguna dan efisiensi operasional perpustakaan. Penting untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif apakah dasbor interaktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak visualisasi data berbasis AI terhadap pengalaman pengguna dan efisiensi operasional perpustakaan. Penting untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif apakah dasbor interaktif ini benar-benar membuat pengguna lebih mudah mengakses informasi serta seberapa efektifnya dalam membantu pengelola membuat keputusan strategis, misalnya dalam pengembangan koleksi atau peningkatan layanan. Studi ini bisa melibatkan analisis metrik penggunaan, survei kepuasan pengguna, dan wawancara dengan staf perpustakaan. Selain itu, potensi AI dapat dieksplorasi lebih lanjut di luar visualisasi data, misalnya dengan mengembangkan sistem rekomendasi buku atau artikel yang sangat personal menggunakan algoritma pembelajaran mesin. Bagaimana sistem AI dapat memprediksi minat baca pengguna berdasarkan riwayat interaksi mereka, sehingga perpustakaan dapat menawarkan konten yang relevan secara proaktif? Ini juga bisa mencakup otomatisasi pengindeksan dan kategorisasi materi baru dengan Natural Language Processing (NLP) untuk meningkatkan efisiensi. Terakhir, mengingat pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur, penelitian dapat menyoroti pengembangan model pelatihan yang efektif bagi staf perpustakaan agar mereka mahir mengelola dan menginterpretasikan data dari sistem AI, termasuk pemahaman tentang etika data. Mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur teknologi yang ideal untuk mendukung inovasi AI jangka panjang juga merupakan arah penelitian krusial untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi manfaat teknologi ini di perpustakaan.. Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk visualisasi data di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning secara signifikan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan informasi, memungkinkan penyajian data yang lebih interaktif dan informatif bagi pengguna.AI membantu dalam pemantauan, analisis penggunaan perpustakaan, dan pengembangan koleksi serta layanan yang lebih sistematis dan personal, bahkan memprediksi tren penggunaan di masa depan.Implementasi AI ini mencerminkan komitmen universitas terhadap teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, meskipun tantangan sumber daya manusia dan infrastruktur perlu diatasi agar manfaat AI dapat dioptimalkan Kecerdasan Buatan (AI) memiliki pengaruh signifikan dalam berbagai aspek, salah satunya adalah perpustakaan. AI dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas seperti visualisasi data, analisis tren penggunaan perpustakaan, rekomendasi buku berdasarkan preferensi pengguna, dan prediksi kebutuhan koleksi di masa depan. Diharapkan Perpustakaan Universitas Lancang Kuning dapat lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna dan mampu memberikan layanan prima. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, yang bertujuan untuk menemukan fakta-fakta faktual yang relevan melalui data yang dikumpulkan, diolah, dan dianalisis. Studi ini menghasilkan deskripsi tahapan visualisasi data perpustakaan. Terdapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-46ce6.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-46ce6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-46ce6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-46ce6.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" alt="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-bd643.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-bd643.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-bd643.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-bd643.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" alt="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" alt="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42666-domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplika" title="JURIS - Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library" target="_blank">Artificial Intelligence for Data Visualization of Lancang Kuning University Library</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak visualisasi data berbasis AI terhadap pengalaman pengguna dan efisiensi operasional perpustakaan. Penting untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif apakah dasbor interaktif ini benar-benar membuat pengguna lebih mudah mengakses informasi serta seberapa efektifnya dalam membantu pengelola membuat keputusan strategis, misalnya dalam pengembangan koleksi atau peningkatan layanan. Studi ini bisa melibatkan analisis metrik penggunaan, survei kepuasan pengguna, dan wawancara dengan staf perpustakaan. Selain itu, potensi AI dapat dieksplorasi lebih lanjut di luar visualisasi data, misalnya dengan mengembangkan sistem rekomendasi buku atau artikel yang sangat personal menggunakan algoritma pembelajaran mesin. Bagaimana sistem AI dapat memprediksi minat baca pengguna berdasarkan riwayat interaksi mereka, sehingga perpustakaan dapat menawarkan konten yang relevan secara proaktif? Ini juga bisa mencakup otomatisasi pengindeksan dan kategorisasi materi baru dengan Natural Language Processing (NLP) untuk meningkatkan efisiensi. Terakhir, mengingat pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur, penelitian dapat menyoroti pengembangan model pelatihan yang efektif bagi staf perpustakaan agar mereka mahir mengelola dan menginterpretasikan data dari sistem AI, termasuk pemahaman tentang etika data. Mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur teknologi yang ideal untuk mendukung inovasi AI jangka panjang juga merupakan arah penelitian krusial untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi manfaat teknologi ini di perpustakaan..
<br>Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk visualisasi data di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning secara signifikan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan informasi, memungkinkan penyajian data yang lebih interaktif dan informatif bagi pengguna.AI membantu dalam pemantauan, analisis penggunaan perpustakaan, dan pengembangan koleksi serta layanan yang lebih sistematis dan personal, bahkan memprediksi tren penggunaan di masa depan.Implementasi AI ini mencerminkan komitmen universitas terhadap teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, meskipun tantangan sumber daya manusia dan infrastruktur perlu diatasi agar manfaat AI dapat dioptimalkan
<br>Kecerdasan Buatan (AI) memiliki pengaruh signifikan dalam berbagai aspek, salah satunya adalah perpustakaan. AI dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas seperti visualisasi data, analisis tren penggunaan perpustakaan, rekomendasi buku berdasarkan preferensi pengguna, dan prediksi kebutuhan koleksi di masa depan. Diharapkan Perpustakaan Universitas Lancang Kuning dapat lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna dan mampu memberikan layanan prima. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, yang bertujuan untuk menemukan fakta-fakta faktual yang relevan melalui data yang dikumpulkan, diolah, dan dianalisis. Studi ini menghasilkan deskripsi tahapan visualisasi data perpustakaan. Terdapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp" type="image/webp" length="78738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-46ce6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-bd643.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/domain-sistem-ai-inovasi-sumber-daya-air-aplikasi-thumb-0214f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Sharia Business Unit Spin Off Regulations and Islamic Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Sharia Business Unit Spin Off Regulations and Islamic Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Sharia Business Unit Spin Off Regulations and Islamic Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42676-produk-syariah-perbankan-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">677bc29655441b03afc3081a669f36ef</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:44:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atu karomah ]]></category>
	<category><![CDATA[ eim ajis 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ nas muhlis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,ajis,atu,eim,karomah,muhlis,nas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat dirumuskan dengan menelusuri dampak jangka panjang spin-off UUS terhadap penetrasi produk syariah di kalangan masyarakat non-sama, baik dari sisi kepercayaan publik maupun persepsi nilai tambah layanan. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off Regulations and Islamic Law: Pertanyaan penelitian baru dapat dirumuskan dengan menelusuri dampak jangka panjang spin-off UUS terhadap penetrasi produk syariah di kalangan masyarakat non-sama, baik dari sisi kepercayaan publik maupun persepsi nilai tambah layanan. Selanjutnya, studi longitudinal tentang efektivitas kebijakan OJK dalam memfasilitasi transisi UUS menjadi bank syariah komersial dapat memperkaya pemahaman tentang mekanisme regulasi dan praktik kepatuhan. Terakhir, eksplorasi pengaruh sinergi antara UUS yang berhasil berdiri sendiri dan jaringan distribusi bank konvensional dapat membuka perspektif tentang model kerjasama yang optimal dalam memaksimalkan distribusi produk syariah sambil menjaga keberlanjutan operasional.. Regulasi OJK dalam spin-off Unit Usaha Syariah penting untuk memperkuat kemandirian dan integritas UUS sehingga dapat beroperasi secara adil, transparan, dan sesuai nilai etika Islam.Pengaturan ini juga menegakkan pemisahan antara kegiatan syariah dan konvensional, menjaga kepatuhan syariah sekaligus meningkatkan peluang UUS berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Implementasi regulasi ini memberikan dasar hukum yang kuat bagi UUS untuk beroperasi secara mandiri, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan produk dan layanan sesuai kebutuhan pasar serta mempromosikan inovasi dan kompetisi sehat dalam sektor keuangan Islam Regulasi mengenai pengembangan Unit Usaha Syariah (UUS) sering mengalami perubahan, contohnya dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah di Pasal 68 ayat 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi OJK tentang spin-off Unit Usaha Syariah dari perspektif hukum sistem menurut Lawrence M. Friedman dengan fokus pada aspek struktural, substansi, dan budaya, serta perspektif hukum Islam mengenai kepatuhan syariah dan pertimbangan etika. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis-legalis. Data dikumpulkan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-cbe36.webp" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-cbe36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-cbe36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-cbe36.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" alt="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" alt="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-111ea.webp" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-111ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-111ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-111ea.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" alt="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42676-produk-syariah-perbankan-pr" title="JURIS - Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law" target="_blank">Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off  Regulations and Islamic Law</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat dirumuskan dengan menelusuri dampak jangka panjang spin-off UUS terhadap penetrasi produk syariah di kalangan masyarakat non-sama, baik dari sisi kepercayaan publik maupun persepsi nilai tambah layanan. Selanjutnya, studi longitudinal tentang efektivitas kebijakan OJK dalam memfasilitasi transisi UUS menjadi bank syariah komersial dapat memperkaya pemahaman tentang mekanisme regulasi dan praktik kepatuhan. Terakhir, eksplorasi pengaruh sinergi antara UUS yang berhasil berdiri sendiri dan jaringan distribusi bank konvensional dapat membuka perspektif tentang model kerjasama yang optimal dalam memaksimalkan distribusi produk syariah sambil menjaga keberlanjutan operasional..
<br>Regulasi OJK dalam spin-off Unit Usaha Syariah penting untuk memperkuat kemandirian dan integritas UUS sehingga dapat beroperasi secara adil, transparan, dan sesuai nilai etika Islam.Pengaturan ini juga menegakkan pemisahan antara kegiatan syariah dan konvensional, menjaga kepatuhan syariah sekaligus meningkatkan peluang UUS berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Implementasi regulasi ini memberikan dasar hukum yang kuat bagi UUS untuk beroperasi secara mandiri, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan produk dan layanan sesuai kebutuhan pasar serta mempromosikan inovasi dan kompetisi sehat dalam sektor keuangan Islam
<br>Regulasi mengenai pengembangan Unit Usaha Syariah (UUS) sering mengalami perubahan, contohnya dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah di Pasal 68 ayat 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi OJK tentang spin-off Unit Usaha Syariah dari perspektif hukum sistem menurut Lawrence M. Friedman dengan fokus pada aspek struktural, substansi, dan budaya, serta perspektif hukum Islam mengenai kepatuhan syariah dan pertimbangan etika. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis-legalis. Data dikumpulkan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp" type="image/webp" length="65146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-cbe36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-90f80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/produk-syariah-perbankan-prinsip-islam-kinerja-kep-thumb-111ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42683-sema-nomor-perkawinan-antaragama-2</link>
	<guid isPermaLink="false">6a2945f7c7e228e61db7ee2511e85898</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:34:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atu karomah ]]></category>
	<category><![CDATA[ eim ajis 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ nas muhlis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,ajis,atu,eim,karomah,muhlis,nas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan penelitian komparatif tentang praktik perkawinan antaragama di negara-negara lain dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam, untuk memahami bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan penelitian komparatif tentang praktik perkawinan antaragama di negara-negara lain dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam, untuk memahami bagaimana negara-negara tersebut menangani isu ini dan bagaimana implikasi hukumnya. Kedua, menganalisis lebih lanjut dampak SEMA Nomor 2 Tahun 2023 terhadap hak asasi manusia dan kebebasan beragama di Indonesia, serta bagaimana kebijakan ini dapat diselaraskan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang dijamin oleh Konstitusi. Ketiga, meneliti dan mengusulkan strategi-strategi alternatif untuk menangani kontroversi perkawinan antaragama di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial, budaya, dan agama, serta mencari solusi yang dapat diterima oleh berbagai pihak yang terlibat.. Latar belakang pengesahan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 adalah kontroversi seputar perkawinan antaragama di Indonesia.Meskipun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang Administrasi Kependudukan memberikan interpretasi yang berbeda, praktik perkawinan antaragama masih umum dan sering dibahas di media sosial.Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 mengatur bahwa pengadilan tidak dapat mengabulkan permohonan pendaftaran perkawinan antaragama (PBA) untuk didaftarkan di kantor catat sipil.Artinya, hakim harus memastikan bahwa perkawinan yang diusulkan dilakukan sesuai dengan ketentuan agama dan kepercayaan masing-masing pasangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan.SEMA adalah respons terhadap kontroversi dan perdebatan yang telah muncul di masyarakat seputar perkawinan antaragama.Meskipun tidak memiliki kekuatan mengikat umum, SEMA bertujuan untuk memberikan panduan kepada pengadilan dalam menangani permohonan pencatatan PBA agar tidak terjadi interpretasi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.Hal ini dilakukan untuk menjaga kepastian hukum dan menghindari disparitas dalam keputusan antara pengadilan yang berbeda.Namun, keputusan Mahkamah Agung ini tidak menghentikan perdebatan di masyarakat mengenai keabsahan perkawinan antaragama.Diskusi publik terus berlangsung, terutama mengenai implementasi SEMA terhadap Undang-Undang Administrasi Kependudukan yang mengizinkan pencatatan perkawinan antaragama Perkawinan antaragama di Indonesia masih kontroversial meskipun Undang-Undang Nomor 1/1974 tentang Perkawinan secara tegas menyatakan bahwa perkawinan harus dilakukan berdasarkan hukum agama dan kepercayaan masing-masing. Dalam praktiknya, kasus perkawinan antaragama masih sering terjadi di masyarakat. Sementara itu, aktivis hak asasi manusia dan pluralisme berpendapat bahwa setiap orang memiliki hak untuk membentuk keluarga, termasuk melalui perkawinan antaragama, sehingga negara tidak seharusnya melarangnya. Kontroversi ini kembali memanas ketika beberapa Pengadilan Negeri mengabulkan permohonan untuk mendaftarkan perkawinan antaragama pada tahun 2022-2023. Menanggapi hal ini, Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Surat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp 1x" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" alt="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-265f2.webp" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-265f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-265f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-265f2.webp 1x" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" alt="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-ed0df.webp" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-ed0df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-ed0df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-ed0df.webp 1x" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" alt="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42683-sema-nomor-perkawinan-antaragama-2" title="JURIS - Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023" target="_blank">Prevention of Registration of Interfaith Marriages Through Sema Number 2 of 2023</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan penelitian komparatif tentang praktik perkawinan antaragama di negara-negara lain dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam, untuk memahami bagaimana negara-negara tersebut menangani isu ini dan bagaimana implikasi hukumnya. Kedua, menganalisis lebih lanjut dampak SEMA Nomor 2 Tahun 2023 terhadap hak asasi manusia dan kebebasan beragama di Indonesia, serta bagaimana kebijakan ini dapat diselaraskan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang dijamin oleh Konstitusi. Ketiga, meneliti dan mengusulkan strategi-strategi alternatif untuk menangani kontroversi perkawinan antaragama di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial, budaya, dan agama, serta mencari solusi yang dapat diterima oleh berbagai pihak yang terlibat..
<br>Latar belakang pengesahan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 adalah kontroversi seputar perkawinan antaragama di Indonesia.Meskipun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang Administrasi Kependudukan memberikan interpretasi yang berbeda, praktik perkawinan antaragama masih umum dan sering dibahas di media sosial.Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 mengatur bahwa pengadilan tidak dapat mengabulkan permohonan pendaftaran perkawinan antaragama (PBA) untuk didaftarkan di kantor catat sipil.Artinya, hakim harus memastikan bahwa perkawinan yang diusulkan dilakukan sesuai dengan ketentuan agama dan kepercayaan masing-masing pasangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan.SEMA adalah respons terhadap kontroversi dan perdebatan yang telah muncul di masyarakat seputar perkawinan antaragama.Meskipun tidak memiliki kekuatan mengikat umum, SEMA bertujuan untuk memberikan panduan kepada pengadilan dalam menangani permohonan pencatatan PBA agar tidak terjadi interpretasi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.Hal ini dilakukan untuk menjaga kepastian hukum dan menghindari disparitas dalam keputusan antara pengadilan yang berbeda.Namun, keputusan Mahkamah Agung ini tidak menghentikan perdebatan di masyarakat mengenai keabsahan perkawinan antaragama.Diskusi publik terus berlangsung, terutama mengenai implementasi SEMA terhadap Undang-Undang Administrasi Kependudukan yang mengizinkan pencatatan perkawinan antaragama
<br>Perkawinan antaragama di Indonesia masih kontroversial meskipun Undang-Undang Nomor 1/1974 tentang Perkawinan secara tegas menyatakan bahwa perkawinan harus dilakukan berdasarkan hukum agama dan kepercayaan masing-masing. Dalam praktiknya, kasus perkawinan antaragama masih sering terjadi di masyarakat. Sementara itu, aktivis hak asasi manusia dan pluralisme berpendapat bahwa setiap orang memiliki hak untuk membentuk keluarga, termasuk melalui perkawinan antaragama, sehingga negara tidak seharusnya melarangnya. Kontroversi ini kembali memanas ketika beberapa Pengadilan Negeri mengabulkan permohonan untuk mendaftarkan perkawinan antaragama pada tahun 2022-2023. Menanggapi hal ini, Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Surat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp" type="image/webp" length="63416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-d408c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-265f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sema-nomor-perkawinan-antaragama-2-mahkamah-agung-thumb-ed0df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Information Security Management Based on ISO IEC 27001 at Universitas Nasional Library UNAS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Information Security Management Based on ISO IEC 27001 at Universitas Nasional Library UNAS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Information Security Management Based on ISO IEC 27001 at Universitas Nasional Library UNAS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42670-information-security-iso-iec-27001-library-disaste</link>
	<guid isPermaLink="false">772b3dcb3bd572384771d4634932e0dc</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:33:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi dan efektivitas manajemen keamanan informasi di perpustakaan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi dan efektivitas manajemen keamanan informasi di perpustakaan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran maturitas keamanan informasi yang spesifik untuk konteks perpustakaan akademik di Indonesia, mempertimbangkan tantangan unik yang dihadapi oleh perpustakaan dalam mengelola aset informasi digital dan fisik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan implementasi ISO/IEC 27001 di beberapa perpustakaan universitas di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan hambatan umum yang dihadapi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan dan peningkatan kesadaran keamanan informasi bagi pengguna perpustakaan, termasuk penggunaan simulasi serangan phishing dan lokakarya interaktif, untuk meningkatkan perilaku keamanan pengguna dan mengurangi risiko pelanggaran data. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan informasi dan melindungi aset berharga yang dikelola oleh perpustakaan di lingkungan akademik.. The UNAS Library has implemented several ISO/IEC 27001-based controls to enhance information security, but a comprehensive governance structure is still lacking.Strengthening information security requires formalizing policies, establishing a dedicated information security unit, and integrating risk assessments into strategic planning.Continuous improvement through regular audits, staff training, and user awareness programs is crucial for maintaining a resilient and secure information ecosystem As the utilization of digital systems continues to grow, libraries must strengthen their information management systems to protect against threats such as cyberattacks and data breaches. This study employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation. The findings indicate that several ISO/IEC 27001 based controls have been implemented, including firewalls, encryption, and regular audits. However, security gaps remain, such as weak credentials, the absence of multi-factor authentication, and limited real-time monitoring and data backup. Major risks include malware, network attacks, and system... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-e01d9.webp" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-e01d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-e01d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-e01d9.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" alt="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" alt="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-1391a.webp" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-1391a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-1391a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-1391a.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" alt="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42670-information-security-iso-iec-27001-library-disaste" title="JURIS - Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)" target="_blank">Evaluation of Information Security Management Based on ISO/IEC 27001 at Universitas Nasional Library (UNAS)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi dan efektivitas manajemen keamanan informasi di perpustakaan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran maturitas keamanan informasi yang spesifik untuk konteks perpustakaan akademik di Indonesia, mempertimbangkan tantangan unik yang dihadapi oleh perpustakaan dalam mengelola aset informasi digital dan fisik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan implementasi ISO/IEC 27001 di beberapa perpustakaan universitas di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan hambatan umum yang dihadapi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan dan peningkatan kesadaran keamanan informasi bagi pengguna perpustakaan, termasuk penggunaan simulasi serangan phishing dan lokakarya interaktif, untuk meningkatkan perilaku keamanan pengguna dan mengurangi risiko pelanggaran data. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan informasi dan melindungi aset berharga yang dikelola oleh perpustakaan di lingkungan akademik..
<br>The UNAS Library has implemented several ISO/IEC 27001-based controls to enhance information security, but a comprehensive governance structure is still lacking.Strengthening information security requires formalizing policies, establishing a dedicated information security unit, and integrating risk assessments into strategic planning.Continuous improvement through regular audits, staff training, and user awareness programs is crucial for maintaining a resilient and secure information ecosystem
<br>As the utilization of digital systems continues to grow, libraries must strengthen their information management systems to protect against threats such as cyberattacks and data breaches. This study employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation. The findings indicate that several ISO/IEC 27001 based controls have been implemented, including firewalls, encryption, and regular audits. However, security gaps remain, such as weak credentials, the absence of multi-factor authentication, and limited real-time monitoring and data backup. Major risks include malware, network attacks, and system...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp" type="image/webp" length="77908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-e01d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-7221f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/information-security-isoiec-27001-library-disaster-thumb-1391a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Culture Of Shame Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation The Concept Of Islamic Family Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Culture Of Shame Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation The Concept Of Islamic Family Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Culture Of Shame Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation The Concept Of Islamic Family Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42674-regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">17fe2d6566f2d7d099b99071cdbfb121</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:18:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ al ahkam ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc nc sa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahkam,al,cc,iman,nc,sa,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada (1) bagaimana persepsi generasi muda terhadap konsep malu di era digital dan hubungannya dengan nilai-nilai keluarga Islam; (2) strategi intervensi berbasis teknologi yang dapat memperkuat nilai malu positif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law): Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada (1) bagaimana persepsi generasi muda terhadap konsep malu di era digital dan hubungannya dengan nilai-nilai keluarga Islam; (2) strategi intervensi berbasis teknologi yang dapat memperkuat nilai malu positif tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi; dan (3) model pengukuran dampak sosial media pada keharmonisan rumah tangga di konteks hukum keluarga Islam. Penelitian dapat difokuskan pada komunitas Muslim di daerah perkotaan dengan pendekatan mixedAcmethods, menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memperoleh data holistik. Dengan demikian, pihak berwenang dan lembaga pendidikan dapat mengembangkan kebijakan dan program edukatif yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai budaya tradisional, membangun generasi yang mampu menavigasi dunia digital sambil mempertahankan norma-norma luhur keluarga Islam.. Budaya malu di Indonesia mengalami kemunduran akibat kemajuan teknologi dan penggunaan media sosial yang berlebihan, sehingga masyarakat menjadi kecanduan.Penelitian ini belum dapat menjelaskan sepenuhnya pola pikir dan perilaku sosial masyarakat terhadap penggunaan media sosial secara keseluruhan.perlunya analisis lebih komprehensif dari perspektif psikologis dan mentalitas akan membantu memahami dampak teknologi.Terdapat kebutuhan penelitian lebih lanjut terhadap kasus yang representatif dan analisis hubungan budaya malu dengan perkembangan teknologi di era disruptif Era transformasi digital menandai gangguan yang mengubah semua aspek kehidupan manusia, khususnya melalui kemajuan teknologi yang digemari generasi milenial, terutama di media sosial. Penelitian ini berargumen bahwa pergeseran budaya malu di masyarakat Indonesia di media sosial menjadi tantangan dan ancaman bagi pengguna. Metode penelitian adalah studi pustaka yang memperoleh data secara online dan offline, sehingga memberikan gambaran objektif tentang konsep malu dalam hukum keluarga Islam antara tantangan dan ancaman media sosial di era transformasi digital. Pendekatan deskriptif kualitatif dipakai, bukti dikumpulkan melalui mesin Google seperti YouTube, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya. Hasil menunjukkan bahwa media sosial secara tidak bijaksana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-0ea42.webp" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-0ea42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-0ea42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-0ea42.webp 1x" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" alt="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp 1x" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" alt="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-1ae32.webp" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-1ae32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-1ae32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-1ae32.webp 1x" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" alt="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42674-regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia" title="JURIS - The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)" target="_blank">The Culture Of Shame: Between The Challenges And Threats Of Social Media In The Era Of Digital Transformation (The Concept Of Islamic Family Law)</a>: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada (1) bagaimana persepsi generasi muda terhadap konsep malu di era digital dan hubungannya dengan nilai-nilai keluarga Islam; (2) strategi intervensi berbasis teknologi yang dapat memperkuat nilai malu positif tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi; dan (3) model pengukuran dampak sosial media pada keharmonisan rumah tangga di konteks hukum keluarga Islam. Penelitian dapat difokuskan pada komunitas Muslim di daerah perkotaan dengan pendekatan mixedAcmethods, menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memperoleh data holistik. Dengan demikian, pihak berwenang dan lembaga pendidikan dapat mengembangkan kebijakan dan program edukatif yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai budaya tradisional, membangun generasi yang mampu menavigasi dunia digital sambil mempertahankan norma-norma luhur keluarga Islam..
<br>Budaya malu di Indonesia mengalami kemunduran akibat kemajuan teknologi dan penggunaan media sosial yang berlebihan, sehingga masyarakat menjadi kecanduan.Penelitian ini belum dapat menjelaskan sepenuhnya pola pikir dan perilaku sosial masyarakat terhadap penggunaan media sosial secara keseluruhan.perlunya analisis lebih komprehensif dari perspektif psikologis dan mentalitas akan membantu memahami dampak teknologi.Terdapat kebutuhan penelitian lebih lanjut terhadap kasus yang representatif dan analisis hubungan budaya malu dengan perkembangan teknologi di era disruptif
<br>Era transformasi digital menandai gangguan yang mengubah semua aspek kehidupan manusia, khususnya melalui kemajuan teknologi yang digemari generasi milenial, terutama di media sosial. Penelitian ini berargumen bahwa pergeseran budaya malu di masyarakat Indonesia di media sosial menjadi tantangan dan ancaman bagi pengguna. Metode penelitian adalah studi pustaka yang memperoleh data secara online dan offline, sehingga memberikan gambaran objektif tentang konsep malu dalam hukum keluarga Islam antara tantangan dan ancaman media sosial di era transformasi digital. Pendekatan deskriptif kualitatif dipakai, bukti dikumpulkan melalui mesin Google seperti YouTube, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya. Hasil menunjukkan bahwa media sosial secara tidak bijaksana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp" type="image/webp" length="56260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-0ea42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-fcaec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/regulasi-keluarga-islam-budaya-malu-perilaku-sosia-thumb-1ae32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Development Of Web Based Islamic Law E Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Development Of Web Based Islamic Law E Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Development Of Web Based Islamic Law E Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42681-aplikasi-web-promosi-platform</link>
	<guid isPermaLink="false">26161021a41d465a7dd2a19115f1de53</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:15:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ al ahkam ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc nc sa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahkam,al,cc,iman,nc,sa,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan aplikasi perpustakaan e-book yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan animasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan aplikasi perpustakaan e-book yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan animasi dan warna yang menarik untuk meningkatkan minat pengguna. Aplikasi ini dapat dirancang dengan tampilan yang intuitif dan mudah digunakan, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses dan membaca buku-buku hukum Islam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas aplikasi perpustakaan e-book dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa dan masyarakat akademik. Penelitian ini dapat mencakup evaluasi penggunaan aplikasi, tingkat kepuasan pengguna, dan dampak positif yang dirasakan oleh pengguna dalam mengakses pengetahuan hukum Islam.3. Mengintegrasikan fitur-fitur tambahan dalam aplikasi perpustakaan e-book, seperti sistem rekomendasi buku, fitur pencarian canggih, dan kemampuan untuk berbagi catatan atau komentar dengan pengguna lain. Fitur-fitur ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan mendorong interaksi serta kolaborasi dalam komunitas akademik.Dengan menggabungkan saran-saran di atas, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan aplikasi perpustakaan e-book yang lebih komprehensif, menarik, dan interaktif. Hal ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan pemanfaatan sumber daya digital dalam bidang hukum Islam, serta mendorong literasi digital di kalangan mahasiswa dan masyarakat akademik.. Berdasarkan hasil diskusi pada bab sebelumnya, menunjukkan bahwa ada peningkatan dibandingkan validasi pertama ada peningkatan nilai rata-rata dan kriteria dengan nilai persentase 81%, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 4,05 dengan kriteria sangat baik dibandingkan dengan validasi awal yang hanya mendapatkan nilai persentase 78%, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 3,9 meskipun kriteria masih dalam kriteria baik.Sehingga aplikasi ini dapat diimplementasikan sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat digunakan dan dapat membangun literasi digital mahasiswa dan masyarakat akademik Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi perpustakaan e-book berbasis web yang dapat diakses melalui platform aplikasi website sebagai layanan aktivitas literasi digital sehingga literasi masyarakat akademik Fakultas Syariah dapat ditampung dengan baik, yang berfokus pada koleksi e-book digital tentang hukum Islam, sehingga dapat memediasi penggalian pengetahuan tentang hukum Islam kapan saja dan di mana saja tanpa terhalang oleh ruang dan waktu yang berfokus pada Koleksi e-book digital tentang hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode Research Development atau juga dikenal sebagai Research and Development... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" alt="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-89f96.webp" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-89f96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-89f96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-89f96.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" alt="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-cdc38.webp" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-cdc38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-cdc38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-cdc38.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" alt="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42681-aplikasi-web-promosi-platform" title="JURIS - The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten" target="_blank">The Development Of Web-Based Islamic Law E-Book Library Application in Sharia Faculty UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan aplikasi perpustakaan e-book yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan animasi dan warna yang menarik untuk meningkatkan minat pengguna. Aplikasi ini dapat dirancang dengan tampilan yang intuitif dan mudah digunakan, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses dan membaca buku-buku hukum Islam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas aplikasi perpustakaan e-book dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa dan masyarakat akademik. Penelitian ini dapat mencakup evaluasi penggunaan aplikasi, tingkat kepuasan pengguna, dan dampak positif yang dirasakan oleh pengguna dalam mengakses pengetahuan hukum Islam.3. Mengintegrasikan fitur-fitur tambahan dalam aplikasi perpustakaan e-book, seperti sistem rekomendasi buku, fitur pencarian canggih, dan kemampuan untuk berbagi catatan atau komentar dengan pengguna lain. Fitur-fitur ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan mendorong interaksi serta kolaborasi dalam komunitas akademik.Dengan menggabungkan saran-saran di atas, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan aplikasi perpustakaan e-book yang lebih komprehensif, menarik, dan interaktif. Hal ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan pemanfaatan sumber daya digital dalam bidang hukum Islam, serta mendorong literasi digital di kalangan mahasiswa dan masyarakat akademik..
<br>Berdasarkan hasil diskusi pada bab sebelumnya, menunjukkan bahwa ada peningkatan dibandingkan validasi pertama ada peningkatan nilai rata-rata dan kriteria dengan nilai persentase 81%, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 4,05 dengan kriteria sangat baik dibandingkan dengan validasi awal yang hanya mendapatkan nilai persentase 78%, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 3,9 meskipun kriteria masih dalam kriteria baik.Sehingga aplikasi ini dapat diimplementasikan sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat digunakan dan dapat membangun literasi digital mahasiswa dan masyarakat akademik
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi perpustakaan e-book berbasis web yang dapat diakses melalui platform aplikasi website sebagai layanan aktivitas literasi digital sehingga literasi masyarakat akademik Fakultas Syariah dapat ditampung dengan baik, yang berfokus pada koleksi e-book digital tentang hukum Islam, sehingga dapat memediasi penggalian pengetahuan tentang hukum Islam kapan saja dan di mana saja tanpa terhalang oleh ruang dan waktu yang berfokus pada Koleksi e-book digital tentang hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode Research Development atau juga dikenal sebagai Research and Development...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp" type="image/webp" length="68228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-325a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-89f96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/aplikasi-web-promosi-platform-e-book-application-i-thumb-cdc38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42675-sanksi-administratif-hukum-lingkungan-kerusakan-li</link>
	<guid isPermaLink="false">e9211515dc69458a44a1a2431c851e71</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:04:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ al ahkam ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc nc sa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahkam,al,cc,iman,nc,sa,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang efektivitas sanksi perdata dalam mencegah kerusakan lingkungan, terutama di sektor penambangan pasir laut. Kedua, analisis dampak sanksi pidana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang efektivitas sanksi perdata dalam mencegah kerusakan lingkungan, terutama di sektor penambangan pasir laut. Kedua, analisis dampak sanksi pidana terhadap perlindungan ekosistem laut dan keberlanjutan sumber daya alam. Ketiga, studi tentang partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan penegakan hukum lingkungan, khususnya di wilayah yang terkena dampak penambangan pasir. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan kebijakan dan implementasi hukum lingkungan yang lebih efektif.. Penegakan hukum lingkungan penting dilakukan untuk kelanjutan dan kesejahteraan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.Dalam Peraturan Pemerintah 26/2023, hanya terdapat sanksi administratif.Jika kerusakan lingkungan cukup parah dan lingkungan yang rusak tidak dapat diperbaiki, sanksi administratif tidak memiliki efek jera.Tindakan kerusakan dan pencemaran lingkungan dapat secara langsung atau tidak langsung merugikan kehidupan manusia.Oleh karena itu, Peraturan Pemerintah 26/2023 seharusnya mencakup sanksi perdata, khususnya pidana, untuk melindungi kehidupan dan martabat manusia serta properti Penegakan hukum lingkungan adalah tindakan atau proses paksaan untuk mematuhi hukum berdasarkan peraturan perundang-undangan. Salah satu peraturan yang memiliki aturan tentang penegakan hukum lingkungan adalah Peraturan Pemerintah 26/2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Dalam penegakan hukum lingkungan, sanksi administratif saja tidak cukup, harus ada sanksi perdata dan pidana, terutama karena kerusakan dan pencemaran lingkungan sangat parah dan tidak dapat dipulihkan. Studi ini mengeksplorasi kekurangan sanksi perdata dan pidana dalam Peraturan Pemerintah 26/2023. Metode penelitian normatif menunjukkan bahwa dalam penegakan hukum lingkungan, sanksi perdata, khususnya pidana, diperlukan. Penggunaan sanksi pidana sebagai alat utama dapat diterapkan dalam penegakan hukum lingkungan jika kerusakan yang terjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-2b96a.webp" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-2b96a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-2b96a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-2b96a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" alt="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-de886.webp" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-de886.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-de886.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-de886.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" alt="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" alt="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42675-sanksi-administratif-hukum-lingkungan-kerusakan-li" title="JURIS - Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut" target="_blank">Implementasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang efektivitas sanksi perdata dalam mencegah kerusakan lingkungan, terutama di sektor penambangan pasir laut. Kedua, analisis dampak sanksi pidana terhadap perlindungan ekosistem laut dan keberlanjutan sumber daya alam. Ketiga, studi tentang partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan penegakan hukum lingkungan, khususnya di wilayah yang terkena dampak penambangan pasir. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan kebijakan dan implementasi hukum lingkungan yang lebih efektif..
<br>Penegakan hukum lingkungan penting dilakukan untuk kelanjutan dan kesejahteraan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.Dalam Peraturan Pemerintah 26/2023, hanya terdapat sanksi administratif.Jika kerusakan lingkungan cukup parah dan lingkungan yang rusak tidak dapat diperbaiki, sanksi administratif tidak memiliki efek jera.Tindakan kerusakan dan pencemaran lingkungan dapat secara langsung atau tidak langsung merugikan kehidupan manusia.Oleh karena itu, Peraturan Pemerintah 26/2023 seharusnya mencakup sanksi perdata, khususnya pidana, untuk melindungi kehidupan dan martabat manusia serta properti
<br>Penegakan hukum lingkungan adalah tindakan atau proses paksaan untuk mematuhi hukum berdasarkan peraturan perundang-undangan. Salah satu peraturan yang memiliki aturan tentang penegakan hukum lingkungan adalah Peraturan Pemerintah 26/2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Dalam penegakan hukum lingkungan, sanksi administratif saja tidak cukup, harus ada sanksi perdata dan pidana, terutama karena kerusakan dan pencemaran lingkungan sangat parah dan tidak dapat dipulihkan. Studi ini mengeksplorasi kekurangan sanksi perdata dan pidana dalam Peraturan Pemerintah 26/2023. Metode penelitian normatif menunjukkan bahwa dalam penegakan hukum lingkungan, sanksi perdata, khususnya pidana, diperlukan. Penggunaan sanksi pidana sebagai alat utama dapat diterapkan dalam penegakan hukum lingkungan jika kerusakan yang terjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp" type="image/webp" length="120586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-2b96a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-de886.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sanksi-administratif-lingkungan-kerusakan-penamban-thumb-7691b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42669-corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-tha</link>
	<guid isPermaLink="false">bf2a4e5e95b9401f41de0f62db694c7a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:58:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat pemanfaatan layanan corner, disarankan melakukan survei kebutuhan literasi mahasiswa secara periodik guna mengidentifikasi gap koleksi dan menyesuaikannya dengan perkembangan kurikulum. Selain itu, pengembangan platform digital yang terintegrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara: Untuk memperkuat pemanfaatan layanan corner, disarankan melakukan survei kebutuhan literasi mahasiswa secara periodik guna mengidentifikasi gap koleksi dan menyesuaikannya dengan perkembangan kurikulum. Selain itu, pengembangan platform digital yang terintegrasi dengan katalog corner dapat meningkatkan akses dan promosi layanan melalui media sosial dan email kampus. Terakhir, terbentuknya program kemitraan dengan lembaga internasional dapat memperkaya koleksi dan menambah kegiatan interaktif seperti workshop bahasa dan diskusi budaya, sehingga layanan corner lebih dikenal dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh sivitas akademika.. Layanan corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara telah memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, khususnya pada beberapa corner yang cukup aktif digunakan seperti BI Corner, Japan Corner, dan Prancis Corner.Mahasiswa memanfaatkan koleksi di corner tersebut sebagai sumber literatur tambahan dalam kegiatan akademik, khususnya dalam pembelajaran bahasa asing, studi budaya, dan pengayaan pengetahuan lintas negara.Namun, pemanfaatan layanan corner ini masih menghadapi beberapa kendala signifikan, yaitu belum lengkapnya koleksi di beberapa corner dan kurangnya promosi serta sosialisasi yang memadai.Menjawab tantangan tersebut, perpustakaan disarankan untuk menambah koleksi yang relevan dan mutakhir, serta memperbaiki sistem penataan koleksi agar lebih terstruktur dan mudah diakses oleh mahasiswa Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memiliki beberapa layanan corner yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan literasi global bagi sivitas akademika. Layanan-layanan tersebut meliputi BI Corner, Thailand Corner, Japan Corner, Prancis Corner, India Corner, dan Chinese Corner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan koleksi yang tersedia di layanan corner tersebut oleh para pemustaka, khususnya mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi layanan corner Perpustakaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-f91a4.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-f91a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-f91a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-f91a4.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" alt="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-45c16.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-45c16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-45c16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-45c16.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" alt="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" alt="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42669-corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-tha" title="JURIS - Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara" target="_blank">Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiah Sumatera Utara</a>: Untuk memperkuat pemanfaatan layanan corner, disarankan melakukan survei kebutuhan literasi mahasiswa secara periodik guna mengidentifikasi gap koleksi dan menyesuaikannya dengan perkembangan kurikulum. Selain itu, pengembangan platform digital yang terintegrasi dengan katalog corner dapat meningkatkan akses dan promosi layanan melalui media sosial dan email kampus. Terakhir, terbentuknya program kemitraan dengan lembaga internasional dapat memperkaya koleksi dan menambah kegiatan interaktif seperti workshop bahasa dan diskusi budaya, sehingga layanan corner lebih dikenal dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh sivitas akademika..
<br>Layanan corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara telah memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, khususnya pada beberapa corner yang cukup aktif digunakan seperti BI Corner, Japan Corner, dan Prancis Corner.Mahasiswa memanfaatkan koleksi di corner tersebut sebagai sumber literatur tambahan dalam kegiatan akademik, khususnya dalam pembelajaran bahasa asing, studi budaya, dan pengayaan pengetahuan lintas negara.Namun, pemanfaatan layanan corner ini masih menghadapi beberapa kendala signifikan, yaitu belum lengkapnya koleksi di beberapa corner dan kurangnya promosi serta sosialisasi yang memadai.Menjawab tantangan tersebut, perpustakaan disarankan untuk menambah koleksi yang relevan dan mutakhir, serta memperbaiki sistem penataan koleksi agar lebih terstruktur dan mudah diakses oleh mahasiswa
<br>Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memiliki beberapa layanan corner yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan literasi global bagi sivitas akademika. Layanan-layanan tersebut meliputi BI Corner, Thailand Corner, Japan Corner, Prancis Corner, India Corner, dan Chinese Corner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan koleksi yang tersedia di layanan corner tersebut oleh para pemustaka, khususnya mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi layanan corner Perpustakaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp" type="image/webp" length="83160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-f91a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-45c16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/corner-pemanfaatan-koleksi-perpustakaan-thailand-j-thumb-4a0df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42662-elemen-visual-hedonik-efektivitas-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">2790acce627bc7694ca1ba9d4dc7e7b2</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:47:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana faktor budaya memengaruhi efektivitas desain infografis dan video dalam menyampaikan pesan. Hal ini penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana faktor budaya memengaruhi efektivitas desain infografis dan video dalam menyampaikan pesan. Hal ini penting karena preferensi visual dan gaya komunikasi dapat bervariasi antar budaya. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dalam pengemasan ulang informasi. Teknologi ini berpotensi menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana analisis audiens yang lebih mendalam, termasuk preferensi media dan gaya belajar, dapat mengoptimalkan desain infografis dan video untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pesan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan kreativitas dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi visual di berbagai konteks.. Kreativitas dalam pengemasan ulang informasi melalui infografis dan video terbukti menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan efektivitas penyampaian pesan.Penggunaan media visual ini tidak hanya memudahkan audiens untuk memahami informasi kompleks, tetapi juga menarik perhatian dan meningkatkan daya ingat.Dengan memanfaatkan teknologi dan desain inovatif, infografis dan video dapat menyajikan informasi dengan cara yang lebih menarik dan mudah diakses.Oleh karena itu, disarankan bagi praktisi untuk terus mengeksplorasi potensi kreativitas dalam desain dan penyampaian informasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam komunikasi yang efektif Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas dalam pengemasan ulang informasi melalui infografis dan video sebagai media komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber relevan, termasuk jurnal ilmiah dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis dan video tidak hanya meningkatkan daya tarik visual, tetapi juga mempercepat pemahaman informasi kompleks. Penggunaan elemen visual dalam infografis dapat meningkatkan memori audiens, sementara video memberikan pengalaman yang lebih dinamis dan interaktif. Kesimpulan penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp 1x" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" alt="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-ffc01.webp" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-ffc01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-ffc01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-ffc01.webp 1x" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" alt="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-1fa1b.webp" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-1fa1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-1fa1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-1fa1b.webp 1x" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" alt="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42662-elemen-visual-hedonik-efektivitas-ko" title="JURIS - Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring" target="_blank">Creativity in Infographic and Video Repackaging for Message Transferring</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana faktor budaya memengaruhi efektivitas desain infografis dan video dalam menyampaikan pesan. Hal ini penting karena preferensi visual dan gaya komunikasi dapat bervariasi antar budaya. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dalam pengemasan ulang informasi. Teknologi ini berpotensi menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana analisis audiens yang lebih mendalam, termasuk preferensi media dan gaya belajar, dapat mengoptimalkan desain infografis dan video untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pesan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan kreativitas dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi visual di berbagai konteks..
<br>Kreativitas dalam pengemasan ulang informasi melalui infografis dan video terbukti menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan efektivitas penyampaian pesan.Penggunaan media visual ini tidak hanya memudahkan audiens untuk memahami informasi kompleks, tetapi juga menarik perhatian dan meningkatkan daya ingat.Dengan memanfaatkan teknologi dan desain inovatif, infografis dan video dapat menyajikan informasi dengan cara yang lebih menarik dan mudah diakses.Oleh karena itu, disarankan bagi praktisi untuk terus mengeksplorasi potensi kreativitas dalam desain dan penyampaian informasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam komunikasi yang efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas dalam pengemasan ulang informasi melalui infografis dan video sebagai media komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber relevan, termasuk jurnal ilmiah dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis dan video tidak hanya meningkatkan daya tarik visual, tetapi juga mempercepat pemahaman informasi kompleks. Penggunaan elemen visual dalam infografis dapat meningkatkan memori audiens, sementara video memberikan pengalaman yang lebih dinamis dan interaktif. Kesimpulan penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp" type="image/webp" length="95942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-364df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-ffc01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/elemen-visual-hedonik-efektivitas-komunikasi-gaya-thumb-1fa1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Phenomological Study of Librarians Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Phenomological Study of Librarians Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Phenomological Study of Librarians Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42667-digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv</link>
	<guid isPermaLink="false">0b4774ad92cc766544969bab9a818f06</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:36:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari kecerdasan buatan (AI) terhadap tugas dan peran pustakawan dalam memberikan layanan referensi digital, termasuk potensi penggunaan AI untuk personalisasi layanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Phenomological Study of Librarians' Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari kecerdasan buatan (AI) terhadap tugas dan peran pustakawan dalam memberikan layanan referensi digital, termasuk potensi penggunaan AI untuk personalisasi layanan dan otomatisasi tugas-tugas rutin. Selain itu, studi komparatif antara pustakawan di berbagai jenis perpustakaan (akademik, publik, khusus) dapat memberikan wawasan tentang bagaimana konteks institusional memengaruhi pengalaman mereka dalam menghadapi transformasi digital. Terakhir, penelitian kualitatif yang berfokus pada perspektif pengguna perpustakaan mengenai layanan referensi digital akan sangat berharga untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka, sehingga perpustakaan dapat merancang layanan yang lebih relevan dan efektif di era digital.. The study reveals that librarians face challenges adapting to rapid technological advancements and require continuous skill development.The emergence of digital resources has altered librarian-user interactions, necessitating a new approach to reference services.Despite the abundance of digital resources, librarians remain crucial in guiding users and evaluating information effectively This study seeks to explore librariansAo experiences in providing reference services in the digital era. Using a phenomenological approach, this study seeks to understand the meaning and essence of librariansAo experiences in interacting with users and facing the challenges and opportunities that arise due to the development of digital technology. Through in-depth interviews with librarians who are experienced in providing reference services, this study uncovers their perceptions, emotions, and reflections on the changes that occur in the library environment. The findings of this study highlight challenges such as the need to develop new skills, adapt to rapidly evolving digital resources, and cope with changing user preferences. However,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-016df.webp" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-016df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-016df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-016df.webp 1x" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" alt="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-21820.webp" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-21820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-21820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-21820.webp 1x" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" alt="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp 1x" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" alt="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42667-digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv" title="JURIS - A Phenomological Study of Librarians&#039; Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age" target="_blank">A Phenomological Study of Librarians' Experiences in Providing Reference Services in the Digital Age</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari kecerdasan buatan (AI) terhadap tugas dan peran pustakawan dalam memberikan layanan referensi digital, termasuk potensi penggunaan AI untuk personalisasi layanan dan otomatisasi tugas-tugas rutin. Selain itu, studi komparatif antara pustakawan di berbagai jenis perpustakaan (akademik, publik, khusus) dapat memberikan wawasan tentang bagaimana konteks institusional memengaruhi pengalaman mereka dalam menghadapi transformasi digital. Terakhir, penelitian kualitatif yang berfokus pada perspektif pengguna perpustakaan mengenai layanan referensi digital akan sangat berharga untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka, sehingga perpustakaan dapat merancang layanan yang lebih relevan dan efektif di era digital..
<br>The study reveals that librarians face challenges adapting to rapid technological advancements and require continuous skill development.The emergence of digital resources has altered librarian-user interactions, necessitating a new approach to reference services.Despite the abundance of digital resources, librarians remain crucial in guiding users and evaluating information effectively
<br>This study seeks to explore librariansAo experiences in providing reference services in the digital era. Using a phenomenological approach, this study seeks to understand the meaning and essence of librariansAo experiences in interacting with users and facing the challenges and opportunities that arise due to the development of digital technology. Through in-depth interviews with librarians who are experienced in providing reference services, this study uncovers their perceptions, emotions, and reflections on the changes that occur in the library environment. The findings of this study highlight challenges such as the need to develop new skills, adapt to rapidly evolving digital resources, and cope with changing user preferences. However,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp" type="image/webp" length="75282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-016df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-21820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/digital-era-librarian-phenomenology-reference-serv-thumb-2198f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42685-anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-stra</link>
	<guid isPermaLink="false">0c77af6a41df1e820de159fe086c3bf7</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:16:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran disiplin yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran disiplin yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Hal ini penting untuk memahami bagaimana strategi yang efektif pada satu kelompok anak mungkin perlu dimodifikasi untuk kelompok anak lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung pembentukan karakter disiplin anak usia dini di rumah. Dengan memahami bagaimana orang tua dan guru dapat berkolaborasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang konsisten dan mendukung perkembangan disiplin anak. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh lingkungan fisik dan sosial di sekolah terhadap pembentukan karakter disiplin anak. Apakah desain kelas, interaksi antar teman sebaya, dan ketersediaan fasilitas yang mendukung dapat memengaruhi perilaku disiplin anak? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter disiplin anak usia dini, sehingga dapat dirumuskan strategi yang lebih komprehensif dan efektif.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa strategi guru dalam menanamkan karakter disiplin pada anak usia dini di TK Pembina 1 Kota Bengkulu meliputi pembelajaran langsung, pembelajaran tidak langsung, pembelajaran interaktif, pembelajaran empirik, dan pembelajaran mandiri.Kombinasi strategi-strategi ini memberikan hasil yang efektif dalam membentuk karakter disiplin anak, yang tidak hanya mengajarkan mereka untuk mengikuti aturan, tetapi juga mengembangkan tanggung jawab pribadi, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan karakter disiplin pada anak usia dini di TK Pembina 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Subjek penelitian adalah guru di TK Pembina 1, yang dipilih sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran untuk menanamkan disiplin, termasuk strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung. Setelah strategi pembelajaran langsung, hasilnya adalah anak-anak di TK Pembina 1 dapat memahami aturan dan mengembangkan perilaku disiplin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-71ba7.webp" title="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-71ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-71ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-71ba7.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp" title="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42685-anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-stra" title="JURIS - Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu" target="_blank">Strategi Guru Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Anak Usia Dini Di TK Pembina 1 Kota Bengkulu</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran disiplin yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Hal ini penting untuk memahami bagaimana strategi yang efektif pada satu kelompok anak mungkin perlu dimodifikasi untuk kelompok anak lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung pembentukan karakter disiplin anak usia dini di rumah. Dengan memahami bagaimana orang tua dan guru dapat berkolaborasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang konsisten dan mendukung perkembangan disiplin anak. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh lingkungan fisik dan sosial di sekolah terhadap pembentukan karakter disiplin anak. Apakah desain kelas, interaksi antar teman sebaya, dan ketersediaan fasilitas yang mendukung dapat memengaruhi perilaku disiplin anak? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter disiplin anak usia dini, sehingga dapat dirumuskan strategi yang lebih komprehensif dan efektif..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa strategi guru dalam menanamkan karakter disiplin pada anak usia dini di TK Pembina 1 Kota Bengkulu meliputi pembelajaran langsung, pembelajaran tidak langsung, pembelajaran interaktif, pembelajaran empirik, dan pembelajaran mandiri.Kombinasi strategi-strategi ini memberikan hasil yang efektif dalam membentuk karakter disiplin anak, yang tidak hanya mengajarkan mereka untuk mengikuti aturan, tetapi juga mengembangkan tanggung jawab pribadi, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan karakter disiplin pada anak usia dini di TK Pembina 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Subjek penelitian adalah guru di TK Pembina 1, yang dipilih sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran untuk menanamkan disiplin, termasuk strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung. Setelah strategi pembelajaran langsung, hasilnya adalah anak-anak di TK Pembina 1 dapat memahami aturan dan mengembangkan perilaku disiplin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp" type="image/webp" length="100172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-71ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/anak-analisis-strategi-spesifik-kelompok-guru-pai-thumb-8d9ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14776-early-childhood-research-practice.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement Maslahah Mursalah Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement Maslahah Mursalah Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement Maslahah Mursalah Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42684-ruang-publik-habermas-hukum-viral-ket</link>
	<guid isPermaLink="false">56cb94cac3445a61fcc69d4501757358</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:08:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atu karomah ]]></category>
	<category><![CDATA[ eim ajis 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ nas muhlis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,ajis,atu,eim,karomah,muhlis,nas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi komparatif antara pengaruh netizen di Indonesia dengan negara lain, terutama dalam hal efektivitas dan dampak jangka panjang terhadap penegakan hukum. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran netizen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi komparatif antara pengaruh netizen di Indonesia dengan negara lain, terutama dalam hal efektivitas dan dampak jangka panjang terhadap penegakan hukum. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran netizen dalam mempromosikan kesadaran hukum dan pendidikan hukum di masyarakat, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan akses keadilan dan mengurangi kesenjangan dalam sistem hukum. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi dan taktik netizen dalam mempengaruhi penegakan hukum, termasuk analisis mendalam tentang bagaimana mereka memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk mencapai tujuan mereka.. Berdasarkan penjelasan di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa no viral no justice adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencari keadilan.Hal ini terjadi karena masyarakat kecewa bahwa penegakan hukum terlalu lambat dalam menanggapi laporan masyarakat.Viralitas sebuah kasus sering membuat proses hukum yang lambat menjadi cepat, atau yang tidak ditanggapi oleh penegak hukum menjadi ditanggapi.Hal ini disebabkan karena kekuatan netizen dalam penegakan hukum di Indonesia memiliki implikasi positif, yaitu proses hukum menjadi lebih efektif dan efisien.Sementara itu, dalam pandangan maslahah mursalah, kekuatan netizen dalam penegakan hukum di Indonesia masih sesuai dengan prinsip maslahah mursalah jika dalam mengviralkan sebuah kasus menggunakan metode sopan, tidak menghina dan merugikan orang lain.Selain itu, no viral no justice juga memiliki implikasi positif untuk penegakan hukum di Indonesia, yang sesuai dengan prinsip maslahah mursalah, yaitu mencari manfaat untuk menjauhkan kerugian Orang-orang sebagai pencari keadilan yang tidak memiliki wewenang dan kekuasaan, mereka hanya dapat mengandalkan media sosial untuk mendapatkan perhatian pemerintah dan masyarakat luas agar menegakkan keadilan dari ketidakberesan yang terjadi di ranah hukum publik dan pengadilan. Metode penelitian melibatkan penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan empiris. Hasil studi akan terungkap dari beberapa realitas publik hashtag negatif untuk penegakan hukum dan pengadilan yang disengaja diviralkan oleh publik untuk mendapatkan keadilan. Upaya publik menggunakan media sosial sangat efektif dan mampu mengubah masalah normatif yang lambat dan tidak transparan, sehingga menjadi cepat dan membangun kritik untuk penegakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-1bc06.webp" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-1bc06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-1bc06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-1bc06.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-6369b.webp" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-6369b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-6369b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-6369b.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42684-ruang-publik-habermas-hukum-viral-ket" title="JURIS - The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective" target="_blank">The Impact of Indonesia Netizens on Justice and Law Enforcement: Maslahah Mursalah Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi komparatif antara pengaruh netizen di Indonesia dengan negara lain, terutama dalam hal efektivitas dan dampak jangka panjang terhadap penegakan hukum. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran netizen dalam mempromosikan kesadaran hukum dan pendidikan hukum di masyarakat, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan akses keadilan dan mengurangi kesenjangan dalam sistem hukum. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi dan taktik netizen dalam mempengaruhi penegakan hukum, termasuk analisis mendalam tentang bagaimana mereka memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk mencapai tujuan mereka..
<br>Berdasarkan penjelasan di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa no viral no justice adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencari keadilan.Hal ini terjadi karena masyarakat kecewa bahwa penegakan hukum terlalu lambat dalam menanggapi laporan masyarakat.Viralitas sebuah kasus sering membuat proses hukum yang lambat menjadi cepat, atau yang tidak ditanggapi oleh penegak hukum menjadi ditanggapi.Hal ini disebabkan karena kekuatan netizen dalam penegakan hukum di Indonesia memiliki implikasi positif, yaitu proses hukum menjadi lebih efektif dan efisien.Sementara itu, dalam pandangan maslahah mursalah, kekuatan netizen dalam penegakan hukum di Indonesia masih sesuai dengan prinsip maslahah mursalah jika dalam mengviralkan sebuah kasus menggunakan metode sopan, tidak menghina dan merugikan orang lain.Selain itu, no viral no justice juga memiliki implikasi positif untuk penegakan hukum di Indonesia, yang sesuai dengan prinsip maslahah mursalah, yaitu mencari manfaat untuk menjauhkan kerugian
<br>Orang-orang sebagai pencari keadilan yang tidak memiliki wewenang dan kekuasaan, mereka hanya dapat mengandalkan media sosial untuk mendapatkan perhatian pemerintah dan masyarakat luas agar menegakkan keadilan dari ketidakberesan yang terjadi di ranah hukum publik dan pengadilan. Metode penelitian melibatkan penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan empiris. Hasil studi akan terungkap dari beberapa realitas publik hashtag negatif untuk penegakan hukum dan pengadilan yang disengaja diviralkan oleh publik untuk mendapatkan keadilan. Upaya publik menggunakan media sosial sangat efektif dan mampu mengubah masalah normatif yang lambat dan tidak transparan, sehingga menjadi cepat dan membangun kritik untuk penegakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp" type="image/webp" length="56750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-1bc06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-6369b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/ruang-publik-habermas-viral-ketidakberesan-penegak-thumb-a3e44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Praktik Gala Umong dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Praktik Gala Umong dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Praktik Gala Umong dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42679-budaya-ekonomi-masyarakat-gala</link>
	<guid isPermaLink="false">f9636fb9c16a7d39f1d490c97fc08549</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:07:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade fartini ]]></category>
	<category><![CDATA[ site study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,fartini,iman,site,study,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara praktik gala umong dengan lembaga keuangan syariah mikro untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Praktik Gala Umong dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara praktik gala umong dengan lembaga keuangan syariah mikro untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model akad syariah yang sesuai dengan karakteristik gala umong, sehingga praktik ini dapat lebih selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Ketiga, penting untuk dilakukan edukasi dan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam praktik gala umong, guna mencegah terjadinya sengketa dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Dengan demikian, gala umong dapat menjadi solusi ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah.. Praktik gala umong di masyarakat menjadi solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan ekonomi.Proses yang praktis dan singkat ini memungkinkan masyarakat untuk memperoleh dana tanpa khawatir kehilangan aset yang dijadikan jaminan.Namun, implementasi gala umong perlu memperhatikan prinsip-prinsip syariah, seperti memastikan adanya bukti tertulis dan saksi dalam perjanjian, serta menghindari pemanfaatan jaminan secara sepihak oleh pihak pemberi pinjaman.Dengan demikian, gala umong dapat menjadi instrumen yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif yang merugikan Penelitian ini mengeksplorasi praktik gala umong dalam masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gala umong yang diadakan di Desa Pusu Ingin Jaya memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan sektor ekonomi masyarakat. Dampak positifnya adalah pemilik lahan dapat memperoleh uang dalam waktu dekat untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, memulai bisnis, dan membayar biaya pendidikan. Namun, dampak negatifnya adalah peningkatan ketimpangan sosial dan penurunan mata pencaharian petani akibat lahan mereka digunakan sebagai jaminan. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, implementasi gala umong di Desa Pusu Ingin Jaya tidak sesuai dengan elemen-elemen yang mengikat di dalamnya, karena beberapa persyaratan gadai belum dipenuhi, seperti tidak adanya bukti tertulis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d1d7.webp" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d1d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d1d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d1d7.webp 1x" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp 1x" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d7c9.webp" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d7c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d7c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d7c9.webp 1x" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42679-budaya-ekonomi-masyarakat-gala" title="JURIS - Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah" target="_blank">Praktik Gala Umong  dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara praktik gala umong dengan lembaga keuangan syariah mikro untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model akad syariah yang sesuai dengan karakteristik gala umong, sehingga praktik ini dapat lebih selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Ketiga, penting untuk dilakukan edukasi dan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam praktik gala umong, guna mencegah terjadinya sengketa dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Dengan demikian, gala umong dapat menjadi solusi ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah..
<br>Praktik gala umong di masyarakat menjadi solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan ekonomi.Proses yang praktis dan singkat ini memungkinkan masyarakat untuk memperoleh dana tanpa khawatir kehilangan aset yang dijadikan jaminan.Namun, implementasi gala umong perlu memperhatikan prinsip-prinsip syariah, seperti memastikan adanya bukti tertulis dan saksi dalam perjanjian, serta menghindari pemanfaatan jaminan secara sepihak oleh pihak pemberi pinjaman.Dengan demikian, gala umong dapat menjadi instrumen yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif yang merugikan
<br>Penelitian ini mengeksplorasi praktik gala umong dalam masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gala umong yang diadakan di Desa Pusu Ingin Jaya memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan sektor ekonomi masyarakat. Dampak positifnya adalah pemilik lahan dapat memperoleh uang dalam waktu dekat untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, memulai bisnis, dan membayar biaya pendidikan. Namun, dampak negatifnya adalah peningkatan ketimpangan sosial dan penurunan mata pencaharian petani akibat lahan mereka digunakan sebagai jaminan. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, implementasi gala umong di Desa Pusu Ingin Jaya tidak sesuai dengan elemen-elemen yang mengikat di dalamnya, karena beberapa persyaratan gadai belum dipenuhi, seperti tidak adanya bukti tertulis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp" type="image/webp" length="72036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d1d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-1000d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/budaya-ekonomi-masyarakat-gala-umong-rahn-syariah-thumb-9d7c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42686-sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">239e09035ec2c86d6c2e3d2f66f4d4a2</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:06:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh media sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh media sosial terhadap perkembangan sosial emosional generasi alpha, dengan fokus pada bagaimana orang tua dapat membantu anak-anak mengelola penggunaan media sosial secara positif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional generasi alpha, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional generasi alpha, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik individu dan latar belakang keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana mendukung perkembangan sosial emosional generasi alpha di era digital yang terus berubah, sehingga dapat membantu orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi yang efektif untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua yang memiliki anak generasi alpha cenderung menerapkan pola asuh demokratis yang memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sosial emosional anak.Selain itu, lingkungan juga memainkan peran penting dalam perkembangan sosial emosional anak.Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial emosional anak, serta menerapkan pola asuh demokratis yang menekankan komunikasi terbuka, dukungan, dan kesempatan untuk belajar dan berkembang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orangtua terhadap sosial emosional generasi alpha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di RT.01 RW.05 Kel. Talang Benih. Peneliti menggunakan teori Yaumil Achir, CA yang membahas tiga pola pengasuhan, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh permisif. Hasil penelitian mengenai pola asuh otoriter tidak lagi banyak digunakan oleh orangtua yang menjadi subjek penelitian. Pola asuh demokratis yang hampir semua orangtua terapkan dapat dilihat dari dukungan dan kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman yang mendukung perkembangan sosial emosional anak-anak. Dan tidak ada orangtua yang menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" alt="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-521dc.webp" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-521dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-521dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-521dc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" alt="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-333a1.webp" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-333a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-333a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-333a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" alt="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42686-sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-sosi" title="JURIS - Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha" target="_blank">Analisis Pola Asuh Orangtua Terhadap Sosial Emosional Generasi Alpha</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh media sosial terhadap perkembangan sosial emosional generasi alpha, dengan fokus pada bagaimana orang tua dapat membantu anak-anak mengelola penggunaan media sosial secara positif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional generasi alpha, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional generasi alpha, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik individu dan latar belakang keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana mendukung perkembangan sosial emosional generasi alpha di era digital yang terus berubah, sehingga dapat membantu orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi yang efektif untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua yang memiliki anak generasi alpha cenderung menerapkan pola asuh demokratis yang memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sosial emosional anak.Selain itu, lingkungan juga memainkan peran penting dalam perkembangan sosial emosional anak.Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial emosional anak, serta menerapkan pola asuh demokratis yang menekankan komunikasi terbuka, dukungan, dan kesempatan untuk belajar dan berkembang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orangtua terhadap sosial emosional generasi alpha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di RT.01 RW.05 Kel. Talang Benih. Peneliti menggunakan teori Yaumil Achir, CA yang membahas tiga pola pengasuhan, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh permisif. Hasil penelitian mengenai pola asuh otoriter tidak lagi banyak digunakan oleh orangtua yang menjadi subjek penelitian. Pola asuh demokratis yang hampir semua orangtua terapkan dapat dilihat dari dukungan dan kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman yang mendukung perkembangan sosial emosional anak-anak. Dan tidak ada orangtua yang menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp" type="image/webp" length="106004" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-80be1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-521dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/sosial-emosional-mahasiswa-program-intervensi-anak-thumb-333a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14776-early-childhood-research-practice.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42682-sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">0f7a9b7a347f0ffdffe2504f0a769293</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:05:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atu karomah ]]></category>
	<category><![CDATA[ eim ajis 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ nas muhlis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,ajis,atu,eim,karomah,muhlis,nas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan spesifik yang dihadapi oleh penyandang disabilitas perempuan dalam berpartisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan spesifik yang dihadapi oleh penyandang disabilitas perempuan dalam berpartisipasi dalam politik, termasuk norma-norma sosial dan stereotip yang mungkin membatasi aspirasi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program-program inklusi yang telah dijalankan oleh KPUD dan pemerintah daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses evaluasi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran organisasi masyarakat sipil dan kelompok advokasi disabilitas dalam mendorong perubahan kebijakan dan meningkatkan kesadaran publik tentang hak-hak politik penyandang disabilitas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan sistem politik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang masih menghadapi tantangan signifikan.Meskipun terdapat upaya dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Serang untuk meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman, aksesibilitas, dan dukungan yang memadai.Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dari pemerintah, KPUD, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas dapat secara penuh dan setara menikmati hak politik mereka Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemajuan dalam pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan metode purposif dalam pemilihan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyandang disabilitas di Kabupaten Serang masih menghadapi hambatan signifikan dalam menjalankan hak politik mereka, terutama karena kurangnya kesadaran akan hak-hak politik mereka. Akibatnya, terdapat kesalahpahaman umum bahwa penyandang disabilitas, terutama perempuan, dianggap tidak layak untuk mencalonkan diri atau menjadi kandidat legislatif karena keterbatasan fisik yang dirasakan menghalangi kemampuan mereka untuk menjalankan tugas secara efektif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp 1x" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" alt="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-93471.webp" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-93471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-93471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-93471.webp 1x" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" alt="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-18913.webp" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-18913.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-18913.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-18913.webp 1x" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" alt="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42682-sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-p" title="JURIS - Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency" target="_blank">Ensuring Political Rights for People with Disabilities in Serang Regency</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan spesifik yang dihadapi oleh penyandang disabilitas perempuan dalam berpartisipasi dalam politik, termasuk norma-norma sosial dan stereotip yang mungkin membatasi aspirasi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program-program inklusi yang telah dijalankan oleh KPUD dan pemerintah daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam proses evaluasi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran organisasi masyarakat sipil dan kelompok advokasi disabilitas dalam mendorong perubahan kebijakan dan meningkatkan kesadaran publik tentang hak-hak politik penyandang disabilitas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan sistem politik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang masih menghadapi tantangan signifikan.Meskipun terdapat upaya dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Serang untuk meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman, aksesibilitas, dan dukungan yang memadai.Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dari pemerintah, KPUD, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas dapat secara penuh dan setara menikmati hak politik mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemajuan dalam pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan metode purposif dalam pemilihan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyandang disabilitas di Kabupaten Serang masih menghadapi hambatan signifikan dalam menjalankan hak politik mereka, terutama karena kurangnya kesadaran akan hak-hak politik mereka. Akibatnya, terdapat kesalahpahaman umum bahwa penyandang disabilitas, terutama perempuan, dianggap tidak layak untuk mencalonkan diri atau menjadi kandidat legislatif karena keterbatasan fisik yang dirasakan menghalangi kemampuan mereka untuk menjalankan tugas secara efektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp" type="image/webp" length="52440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-e1d6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-93471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/sistem-politik-ottoman-hak-perempuan-disabilitas-p-thumb-18913.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia ANRI ANo 23Ao ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia ANRI ANo 23Ao ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia ANRI ANo 23Ao ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42663-arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digit</link>
	<guid isPermaLink="false">dc3097dfbc11b5eb334dc1d3701142da</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:01:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Meneliti dampak digitalisasi arsip pada efisiensi pelestarian dan akses publik dengan membandingkan unit arsip yang menerapkan sistem digital vs. tradisional. 2) Mengkaji efektivitas pelatihan tenaga kerja khusus pelestarian arsip dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao: 1) Meneliti dampak digitalisasi arsip pada efisiensi pelestarian dan akses publik dengan membandingkan unit arsip yang menerapkan sistem digital vs. tradisional. 2) Mengkaji efektivitas pelatihan tenaga kerja khusus pelestarian arsip dalam meningkatkan kapasitas internal lembaga dan menurunkan tingkat kerusakan arsip. 3) Memperoleh data longitudinal tentang permasalahan ruang penyimpanan arsip di berbagai kabupaten dan menganalisis hubungan antara kapasitas ruang, anggaran, dan tingkat pemeliharaan arsip secara sistematis untuk memberi rekomendasi kebijakan pengembangan infrastruktur arsip.. Pelestarian arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar melibatkan proses preventif dan kuratif namun belum sepenuhnya maksimal karena keterbatasan ruang penyimpanan, tenaga kerja, dan dana.Hambatan utama yang dihadapi adalah ruang penyimpanan terbatas, keterbatasan tenaga kerja, dan keterbatasan anggaran.Untuk memperbaiki kondisi ini, disarankan agar pemerintah daerah memperluas ruang penyimpanan, menambah tenaga kerja khusus, dan alokasikan anggaran khusus untuk pelestarian arsip Penelitian ini menganalisis evaluasi pelestarian arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar berdasarkan Peraturan Kepala Badan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Nomor 23 Tahun 2011. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan proses pelaksanaan pelestarian arsip statis serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan digunakan, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan pelestarian arsip statis terdiri dari fase preventif dan kuratif, namun belum sepenuhnya mematuhi ketentuan ANRI karena keterbatasan ruang penyimpanan, tenaga kerja, dan dana. Penelitian ini memberikan kontribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-1e2d3.webp" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-1e2d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-1e2d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-1e2d3.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" alt="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" alt="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-bf63b.webp" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-bf63b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-bf63b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-bf63b.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" alt="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42663-arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digit" title="JURIS - Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao" target="_blank">Evaluation of Static Archive Preservation in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Based on Regulation of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI)ANo. 23Ao</a>: 1) Meneliti dampak digitalisasi arsip pada efisiensi pelestarian dan akses publik dengan membandingkan unit arsip yang menerapkan sistem digital vs. tradisional. 2) Mengkaji efektivitas pelatihan tenaga kerja khusus pelestarian arsip dalam meningkatkan kapasitas internal lembaga dan menurunkan tingkat kerusakan arsip. 3) Memperoleh data longitudinal tentang permasalahan ruang penyimpanan arsip di berbagai kabupaten dan menganalisis hubungan antara kapasitas ruang, anggaran, dan tingkat pemeliharaan arsip secara sistematis untuk memberi rekomendasi kebijakan pengembangan infrastruktur arsip..
<br>Pelestarian arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar melibatkan proses preventif dan kuratif namun belum sepenuhnya maksimal karena keterbatasan ruang penyimpanan, tenaga kerja, dan dana.Hambatan utama yang dihadapi adalah ruang penyimpanan terbatas, keterbatasan tenaga kerja, dan keterbatasan anggaran.Untuk memperbaiki kondisi ini, disarankan agar pemerintah daerah memperluas ruang penyimpanan, menambah tenaga kerja khusus, dan alokasikan anggaran khusus untuk pelestarian arsip
<br>Penelitian ini menganalisis evaluasi pelestarian arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar berdasarkan Peraturan Kepala Badan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Nomor 23 Tahun 2011. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan proses pelaksanaan pelestarian arsip statis serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan digunakan, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan pelestarian arsip statis terdiri dari fase preventif dan kuratif, namun belum sepenuhnya mematuhi ketentuan ANRI karena keterbatasan ruang penyimpanan, tenaga kerja, dan dana. Penelitian ini memberikan kontribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp" type="image/webp" length="94266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-1e2d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-44293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/arsip-nasional-republik-manajemen-sima-digitalisas-thumb-bf63b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence A Multi Site Study in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence A Multi Site Study in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence A Multi Site Study in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42680-sertifikasi-halal-produk-certification</link>
	<guid isPermaLink="false">8701baa1dfb305d8bf462f0e2c08c2e4</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:45:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade fartini ]]></category>
	<category><![CDATA[ site study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,fartini,iman,site,study,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan platform blockchain, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan platform blockchain, dapat meningkatkan transparansi dan ketertelusuran dalam proses sertifikasi halal, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Kedua, studi komparatif yang lebih luas, melibatkan lebih banyak kota dan wilayah di Indonesia, diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-kultural dan ekonomi spesifik yang memengaruhi persepsi konsumen terhadap sertifikasi halal, serta untuk menyesuaikan strategi komunikasi dan edukasi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam, seperti studi etnografi, dapat dilakukan untuk memahami secara lebih komprehensif bagaimana konsumen Muslim berinteraksi dengan produk halal dalam kehidupan sehari-hari, termasuk motivasi mereka dalam memilih produk bersertifikasi halal dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengakses informasi yang akurat dan terpercaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem halal yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk halal yang beredar di pasar.. This multi-site study examined consumer confidence in halal certification across three major cities in Indonesia.The key findings indicate that consumer trust varies regionally, with Yogyakarta exhibiting the highest trust levels.The credibility and transparency of halal certification bodies are crucial for building consumer trust, and improving halal literacy among consumers is essential.To enhance consumer confidence, halal certification bodies need to prioritize transparency, consistency, and effective communication This study examines how halal certification bodies in Indonesia contribute to consumer confidence using a multi-site qualitative approach. This research focuses on exploring the perspectives of Muslim consumers, halal product manufacturers, and halal certification bodies in Jakarta, Surabaya, and Makassar, specifically the Indonesian Ulema Council (MUI) and the Halal Product Assurance Agency (BPJPH). Data was collected through in-depth interviews, focus group discussions, and observations. Findings highlight the crucial role of halal certification bodies in building consumer trust by verifying product compliance with Islamic law and ensuring transparency in the halal certification process. Factors influencing the effectiveness of these bodies include... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp 1x" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" alt="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-a14e8.webp" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-a14e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-a14e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-a14e8.webp 1x" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" alt="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-13c40.webp" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-13c40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-13c40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-13c40.webp 1x" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" alt="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42680-sertifikasi-halal-produk-certification" title="JURIS - The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia" target="_blank">The Role of Halal Certification Bodies in Ensuring Consumer Confidence: A Multi-Site Study in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan platform blockchain, dapat meningkatkan transparansi dan ketertelusuran dalam proses sertifikasi halal, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Kedua, studi komparatif yang lebih luas, melibatkan lebih banyak kota dan wilayah di Indonesia, diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-kultural dan ekonomi spesifik yang memengaruhi persepsi konsumen terhadap sertifikasi halal, serta untuk menyesuaikan strategi komunikasi dan edukasi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam, seperti studi etnografi, dapat dilakukan untuk memahami secara lebih komprehensif bagaimana konsumen Muslim berinteraksi dengan produk halal dalam kehidupan sehari-hari, termasuk motivasi mereka dalam memilih produk bersertifikasi halal dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengakses informasi yang akurat dan terpercaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem halal yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk halal yang beredar di pasar..
<br>This multi-site study examined consumer confidence in halal certification across three major cities in Indonesia.The key findings indicate that consumer trust varies regionally, with Yogyakarta exhibiting the highest trust levels.The credibility and transparency of halal certification bodies are crucial for building consumer trust, and improving halal literacy among consumers is essential.To enhance consumer confidence, halal certification bodies need to prioritize transparency, consistency, and effective communication
<br>This study examines how halal certification bodies in Indonesia contribute to consumer confidence using a multi-site qualitative approach. This research focuses on exploring the perspectives of Muslim consumers, halal product manufacturers, and halal certification bodies in Jakarta, Surabaya, and Makassar, specifically the Indonesian Ulema Council (MUI) and the Halal Product Assurance Agency (BPJPH). Data was collected through in-depth interviews, focus group discussions, and observations. Findings highlight the crucial role of halal certification bodies in building consumer trust by verifying product compliance with Islamic law and ensuring transparency in the halal certification process. Factors influencing the effectiveness of these bodies include...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp" type="image/webp" length="59000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-3c986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-a14e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sertifikasi-halal-produk-certification-percepatan-thumb-13c40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42668-emotional-intensity-library-service-librarian-fath</link>
	<guid isPermaLink="false">bbb07821209f36fc7920ae376e31f091</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:43:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebelum melanjutkan, perlu diteliti bagaimana pelatihan reguler berpengaruh terhadap persepsi pengguna terhadap kualitas layanan; kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kecerdasan emosional pustakawan dengan tingkat kepuasan pengguna melalui analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara: Sebelum melanjutkan, perlu diteliti bagaimana pelatihan reguler berpengaruh terhadap persepsi pengguna terhadap kualitas layanan; kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kecerdasan emosional pustakawan dengan tingkat kepuasan pengguna melalui analisis kuantitatif; dan ketiga, menilai dampak pendekatan CARE terhadap penurunan konflik di antara staf perpustakaan dengan melakukan studi longitudinal di beberapa perpustakaan perguruan tinggi.. Layanan kualitas pada perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara didukung oleh kecerdasan emosional pustakawan.Pustakawan dengan kecerdasan emosional tinggi mampu berinteraksi secara empatik, menyelesaikan konflik, dan menciptakan pengalaman layanan positif.Untuk memaksimalkan kualitas layanan, pengembangan kecerdasan emosional pustakawan harus menjadi prioritas melalui pelatihan yang merata dan program peningkatan kompetensi Emotional intelligence is a crucial aspect in enhancing the quality and supporting the effectiveness of librarian services to library users in academic libraries. In the university library environment, interactions between librarians and users are not solely related to the technical aspects of information retrieval but also to the social and emotional dynamics that play a role in creating a positive user experience. This study aims to examine the strategies employed by librarians in utilizing their emotional intelligence to serve users and to identify the challenges they face in applying emotional intelligence in their service delivery at the University of Muhammadiyah North Sumatra Library. This research adopts... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp 1x" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" alt="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-88c85.webp" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-88c85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-88c85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-88c85.webp 1x" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" alt="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-b80d0.webp" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-b80d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-b80d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-b80d0.webp 1x" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" alt="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42668-emotional-intensity-library-service-librarian-fath" title="JURIS - Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara" target="_blank">Emotional Intelligence of Librarians in Serving Users at the Library of Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara</a>: Sebelum melanjutkan, perlu diteliti bagaimana pelatihan reguler berpengaruh terhadap persepsi pengguna terhadap kualitas layanan; kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kecerdasan emosional pustakawan dengan tingkat kepuasan pengguna melalui analisis kuantitatif; dan ketiga, menilai dampak pendekatan CARE terhadap penurunan konflik di antara staf perpustakaan dengan melakukan studi longitudinal di beberapa perpustakaan perguruan tinggi..
<br>Layanan kualitas pada perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara didukung oleh kecerdasan emosional pustakawan.Pustakawan dengan kecerdasan emosional tinggi mampu berinteraksi secara empatik, menyelesaikan konflik, dan menciptakan pengalaman layanan positif.Untuk memaksimalkan kualitas layanan, pengembangan kecerdasan emosional pustakawan harus menjadi prioritas melalui pelatihan yang merata dan program peningkatan kompetensi
<br>Emotional intelligence is a crucial aspect in enhancing the quality and supporting the effectiveness of librarian services to library users in academic libraries. In the university library environment, interactions between librarians and users are not solely related to the technical aspects of information retrieval but also to the social and emotional dynamics that play a role in creating a positive user experience. This study aims to examine the strategies employed by librarians in utilizing their emotional intelligence to serve users and to identify the challenges they face in applying emotional intelligence in their service delivery at the University of Muhammadiyah North Sumatra Library. This research adopts...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp" type="image/webp" length="129106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-e059c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-88c85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/emotional-intensity-library-service-librarian-inte-thumb-b80d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42677-restorative-justice-pencurian-kemiskinan-david-nug</link>
	<guid isPermaLink="false">29e5bb50f9bd06a74e6704cf951926d7</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:43:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ atu karomah ]]></category>
	<category><![CDATA[ eim ajis 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ nas muhlis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,ajis,atu,eim,karomah,muhlis,nas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan Restorative Justice dengan sistem pidana konvensional dalam menangani kasus pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan Restorative Justice dengan sistem pidana konvensional dalam menangani kasus pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas dan manfaat masing-masing pendekatan dalam konteks Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek-aspek seperti tingkat kepuasan korban, tingkat rekidivisme, dan dampak sosial dari penerapan Restorative Justice. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengembangkan pendekatan Restorative Justice di Indonesia.. Penulis menyimpulkan bahwa pendekatan Restorative Justice dalam sistem pidana di Indonesia bertujuan untuk mencapai tujuan hukuman di Indonesia dalam hal memulihkan situasi seperti semula sebelum terjadinya tindak pidana dan yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana mencegah pelaku tindak pidana, karena ketika seseorang melanggar hukum maka hal-hal akan berubah.Di sinilah terletak peran hukum untuk melindungi hak-hak setiap korban tindak pidana.Melalui Restorative Justice, tujuan hukuman akan benar-benar tercapai, karena pendekatan Restorative Justice menempatkan pelaku, korban dan masyarakat sebagai 'pemangku kepentingan' yang bekerja sama dan segera mencoba mencari solusi yang dianggap adil bagi semua pihak, sehingga dengan model seperti ini akan timbul tanggung jawab langsung dari pelaku kepada korban, karena mereka akan langsung menghadapi akibat dari perbuatan mereka Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Restorative Justice diterapkan dalam menyelesaikan tindak pidana pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Karena banyaknya kelemahan dan masalah yang timbul sebagai akibat penegakan hukum represif positif, dianggap perlu untuk menyelesaikan kasus pidana ringan melalui upaya non-pidana dengan memenuhi prinsip Restorative Justice untuk menjaga ketertiban masyarakat dan memenuhi rasa keadilan, daripada melakukan dan menyelesaikan kasus pidana melalui pengadilan, terutama bagi pelaku tindak pidana pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp 1x" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" alt="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-a4331.webp" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-a4331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-a4331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-a4331.webp 1x" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" alt="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-ae01d.webp" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-ae01d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-ae01d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-ae01d.webp 1x" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" alt="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42677-restorative-justice-pencurian-kemiskinan-david-nug" title="JURIS - Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty" target="_blank">Restorative Justice for Perpetrators of Theft Crimes Caused by Poverty</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan Restorative Justice dengan sistem pidana konvensional dalam menangani kasus pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas dan manfaat masing-masing pendekatan dalam konteks Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek-aspek seperti tingkat kepuasan korban, tingkat rekidivisme, dan dampak sosial dari penerapan Restorative Justice. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengembangkan pendekatan Restorative Justice di Indonesia..
<br>Penulis menyimpulkan bahwa pendekatan Restorative Justice dalam sistem pidana di Indonesia bertujuan untuk mencapai tujuan hukuman di Indonesia dalam hal memulihkan situasi seperti semula sebelum terjadinya tindak pidana dan yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana mencegah pelaku tindak pidana, karena ketika seseorang melanggar hukum maka hal-hal akan berubah.Di sinilah terletak peran hukum untuk melindungi hak-hak setiap korban tindak pidana.Melalui Restorative Justice, tujuan hukuman akan benar-benar tercapai, karena pendekatan Restorative Justice menempatkan pelaku, korban dan masyarakat sebagai 'pemangku kepentingan' yang bekerja sama dan segera mencoba mencari solusi yang dianggap adil bagi semua pihak, sehingga dengan model seperti ini akan timbul tanggung jawab langsung dari pelaku kepada korban, karena mereka akan langsung menghadapi akibat dari perbuatan mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Restorative Justice diterapkan dalam menyelesaikan tindak pidana pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan. Karena banyaknya kelemahan dan masalah yang timbul sebagai akibat penegakan hukum represif positif, dianggap perlu untuk menyelesaikan kasus pidana ringan melalui upaya non-pidana dengan memenuhi prinsip Restorative Justice untuk menjaga ketertiban masyarakat dan memenuhi rasa keadilan, daripada melakukan dan menyelesaikan kasus pidana melalui pengadilan, terutama bagi pelaku tindak pidana pencurian yang disebabkan oleh kemiskinan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp" type="image/webp" length="55672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-8f6d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-a4331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/restorative-justice-pencurian-kemiskinan-perpetrat-thumb-ae01d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community A Perspective of Maslahah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community A Perspective of Maslahah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community A Perspective of Maslahah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42678-kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohes</link>
	<guid isPermaLink="false">e0e96f587e5154809058038294e3681f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:38:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade fartini ]]></category>
	<category><![CDATA[ site study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,fartini,iman,site,study,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu arah penelitian lanjutan adalah meneliti dampak jangka panjang penerapan prinsip maslahat dalam tradisi Maccera Manurung terhadap peran generasi muda dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya, sehingga dapat dipahami mekanisme transfer nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah: Salah satu arah penelitian lanjutan adalah meneliti dampak jangka panjang penerapan prinsip maslahat dalam tradisi Maccera Manurung terhadap peran generasi muda dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya, sehingga dapat dipahami mekanisme transfer nilai antar generasi. Penelitian lain dapat memfokuskan pada perbandingan efektivitas ritus Maccera Manurung dengan praktik budaya serupa di wilayah lain, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan untuk memperkuat solidaritas komunitas di konteks modern. Terakhir, studi eksperimental dapat mengevaluasi pengaruh partisipasi aktif dalam Maccera Manurung terhadap tingkat kepuasan hidup dan kesehatan mental masyarakat, yang dapat memberi dasar empiris bagi kebijakan pelestarian kebudayaan dan kebijakan kesehatan masyarakat.. Tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku memadukan nilai waqaf (kewajiban), kesederhanaan, dan tanggung jawab sebagai manifestasi maslahat sesuai MaqAid al-Syarah, yang memungkinkan keseimbangan kebutuhan duniawi dan spiritual serta memperkuat solidaritas sosial.Implementasi ritual, termasuk pahala korban, kunjungan makam, dan doa, menegaskan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam serta menumbuhkan rasa kebersamaan.Dengan demikian, Maccera Manurung tidak hanya melindungi identitas budaya, namun juga meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat Penelitian ini memeriksa bagaimana tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku menggabungkan praktik budaya dengan prinsip Islam, menyoroti nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya serta dampaknya terhadap kohesi sosial dan struktur komunitas. Pendekatan metodologinya melibatkan penelitian lapangan kualitatif deskriptif dengan perspektif normatif, historis, fenomenologis, dan sosiologis. Hasil menunjukkan bahwa Maccera Manurung berfungsi sebagai mekanisme pencapaian kesejahteraan sosial dan spiritual melalui integrasi nilai Islam dalam adat, memelihara identitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-dc5f4.webp" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-dc5f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-dc5f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-dc5f4.webp 1x" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" alt="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp 1x" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" alt="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-e9447.webp" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-e9447.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-e9447.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-e9447.webp 1x" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" alt="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42678-kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohes" title="JURIS - The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah" target="_blank">The Maccera Manurung Tradition in the Labuku Village Community: A Perspective of Maslahah</a>: Salah satu arah penelitian lanjutan adalah meneliti dampak jangka panjang penerapan prinsip maslahat dalam tradisi Maccera Manurung terhadap peran generasi muda dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya, sehingga dapat dipahami mekanisme transfer nilai antar generasi. Penelitian lain dapat memfokuskan pada perbandingan efektivitas ritus Maccera Manurung dengan praktik budaya serupa di wilayah lain, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan untuk memperkuat solidaritas komunitas di konteks modern. Terakhir, studi eksperimental dapat mengevaluasi pengaruh partisipasi aktif dalam Maccera Manurung terhadap tingkat kepuasan hidup dan kesehatan mental masyarakat, yang dapat memberi dasar empiris bagi kebijakan pelestarian kebudayaan dan kebijakan kesehatan masyarakat..
<br>Tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku memadukan nilai waqaf (kewajiban), kesederhanaan, dan tanggung jawab sebagai manifestasi maslahat sesuai MaqAid al-Syarah, yang memungkinkan keseimbangan kebutuhan duniawi dan spiritual serta memperkuat solidaritas sosial.Implementasi ritual, termasuk pahala korban, kunjungan makam, dan doa, menegaskan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam serta menumbuhkan rasa kebersamaan.Dengan demikian, Maccera Manurung tidak hanya melindungi identitas budaya, namun juga meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat
<br>Penelitian ini memeriksa bagaimana tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku menggabungkan praktik budaya dengan prinsip Islam, menyoroti nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya serta dampaknya terhadap kohesi sosial dan struktur komunitas. Pendekatan metodologinya melibatkan penelitian lapangan kualitatif deskriptif dengan perspektif normatif, historis, fenomenologis, dan sosiologis. Hasil menunjukkan bahwa Maccera Manurung berfungsi sebagai mekanisme pencapaian kesejahteraan sosial dan spiritual melalui integrasi nilai Islam dalam adat, memelihara identitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp" type="image/webp" length="81362" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-dc5f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-616be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/kesejahteraan-sosial-identitas-budaya-kohesi-konst-thumb-e9447.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowerment of Zakat Infaq Alms and Waqf Ziswaf Mosques in Banjarmasin from Historical Mosques to Sectoral Mosques ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowerment of Zakat Infaq Alms and Waqf Ziswaf Mosques in Banjarmasin from Historical Mosques to Sectoral Mosques ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowerment of Zakat Infaq Alms and Waqf Ziswaf Mosques in Banjarmasin from Historical Mosques to Sectoral Mosques ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42672-masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan</link>
	<guid isPermaLink="false">a71d0d6264b274a52be29421689ced19</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:26:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ al ahkam ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc nc sa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahkam,al,cc,iman,nc,sa,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat adanya variasi model pengelolaan ZISWAF serta tantangan dan peluang yang dihadapi masjid di Banjarmasin, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada beberapa arah. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques: Melihat adanya variasi model pengelolaan ZISWAF serta tantangan dan peluang yang dihadapi masjid di Banjarmasin, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada beberapa arah. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model pengelolaan ZISWAF yang ada, baik yang berorientasi spiritual maupun yang telah merambah pemberdayaan sosial-ekonomi. Penelitian ini bisa mengukur dampak riil dari setiap model terhadap kesejahteraan jamaah dan komunitas sekitar, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang membuat suatu model lebih berkelanjutan dan berdampak luas, terutama pada masjid-masjid bersejarah yang memiliki potensi namun belum teroptimalkan. Kedua, perlu diteliti secara khusus faktor-faktor budaya, sosial, dan manajerial yang menghambat atau justru mendorong pengurus masjid untuk beralih dari fokus ibadah semata menuju inisiatif pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih produktif. Hal ini dapat dilakukan melalui survei persepsi atau wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, untuk memahami resistensi terhadap perubahan atau faktor-faktor yang memotivasi inovasi dalam pengelolaan aset wakaf. Terakhir, eksplorasi potensi aset masjid, seperti lahan kosong atau fasilitas yang kurang dimanfaatkan, untuk dikembangkan menjadi unit bisnis sosial yang berkelanjutan juga menjadi area penelitian yang menjanjikan. Studi kelayakan dan model bisnis inovatif berbasis wakaf produktif dapat dikembangkan, dengan mempertimbangkan kemitraan strategis dengan pihak eksternal, untuk memastikan masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas.. Model pengelolaan ZISWAF di masjid-masjid Banjarmasin cenderung mengutamakan aspek spiritual dan kesalehan pribadi, dengan pemanfaatan ekonomi lebih bersifat internal dan masih terikat pada pandangan tradisional masjid sebagai ruang sakral yang membatasi transaksi ekonomi.masjid raya dan sektoral menerapkan manajemen top-down dengan pendanaan yang relatif cukup, sementara masjid bersejarah seperti Sultan Suriansyah dan Jami' Sungai Jingah menggunakan pendekatan bottom-up dan mengandalkan bantuan non-pemerintah.Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi intensif dari pemerintah mengenai wakaf produktif untuk membangun persepsi bahwa aset ZISWAF dapat dialokasikan untuk pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih luas, sehingga masjid dapat menjadi pelopor dalam inisiatif tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di masjid-masjid Banjarmasin. Data penelitian diklasifikasikan berdasarkan kategorisasi masjid, di mana satu masjid dengan masjid lainnya memiliki fungsi dan komunitas pengguna (jamaah) yang berbeda, sehingga menghasilkan perbedaan dalam hal pendapatan dan pengelolaan ZISWAF. Masjid-masjid yang menjadi objek penelitian meliputi (a) Masjid Sultan Suriansyah; (b) Masjid Jami Sungai Jingah; dan (c) Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dengan pendekatan deskriptif, secara umum, pengumpulan ZISWAF di setiap masjid bervariasi dalam cara dan strategi, namun pemberdayaan ZISWAF secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-92006.webp" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-92006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-92006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-92006.webp 1x" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" alt="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-02d9c.webp" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-02d9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-02d9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-02d9c.webp 1x" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" alt="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp 1x" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" alt="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42672-masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan" title="JURIS - Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques" target="_blank">Empowerment of Zakat, Infaq, Alms, and Waqf (Ziswaf) Mosques in Banjarmasin: from Historical Mosques to Sectoral Mosques</a>: Melihat adanya variasi model pengelolaan ZISWAF serta tantangan dan peluang yang dihadapi masjid di Banjarmasin, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada beberapa arah. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model pengelolaan ZISWAF yang ada, baik yang berorientasi spiritual maupun yang telah merambah pemberdayaan sosial-ekonomi. Penelitian ini bisa mengukur dampak riil dari setiap model terhadap kesejahteraan jamaah dan komunitas sekitar, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang membuat suatu model lebih berkelanjutan dan berdampak luas, terutama pada masjid-masjid bersejarah yang memiliki potensi namun belum teroptimalkan. Kedua, perlu diteliti secara khusus faktor-faktor budaya, sosial, dan manajerial yang menghambat atau justru mendorong pengurus masjid untuk beralih dari fokus ibadah semata menuju inisiatif pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih produktif. Hal ini dapat dilakukan melalui survei persepsi atau wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, untuk memahami resistensi terhadap perubahan atau faktor-faktor yang memotivasi inovasi dalam pengelolaan aset wakaf. Terakhir, eksplorasi potensi aset masjid, seperti lahan kosong atau fasilitas yang kurang dimanfaatkan, untuk dikembangkan menjadi unit bisnis sosial yang berkelanjutan juga menjadi area penelitian yang menjanjikan. Studi kelayakan dan model bisnis inovatif berbasis wakaf produktif dapat dikembangkan, dengan mempertimbangkan kemitraan strategis dengan pihak eksternal, untuk memastikan masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas..
<br>Model pengelolaan ZISWAF di masjid-masjid Banjarmasin cenderung mengutamakan aspek spiritual dan kesalehan pribadi, dengan pemanfaatan ekonomi lebih bersifat internal dan masih terikat pada pandangan tradisional masjid sebagai ruang sakral yang membatasi transaksi ekonomi.masjid raya dan sektoral menerapkan manajemen top-down dengan pendanaan yang relatif cukup, sementara masjid bersejarah seperti Sultan Suriansyah dan Jami' Sungai Jingah menggunakan pendekatan bottom-up dan mengandalkan bantuan non-pemerintah.Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi intensif dari pemerintah mengenai wakaf produktif untuk membangun persepsi bahwa aset ZISWAF dapat dialokasikan untuk pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih luas, sehingga masjid dapat menjadi pelopor dalam inisiatif tersebut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di masjid-masjid Banjarmasin. Data penelitian diklasifikasikan berdasarkan kategorisasi masjid, di mana satu masjid dengan masjid lainnya memiliki fungsi dan komunitas pengguna (jamaah) yang berbeda, sehingga menghasilkan perbedaan dalam hal pendapatan dan pengelolaan ZISWAF. Masjid-masjid yang menjadi objek penelitian meliputi (a) Masjid Sultan Suriansyah; (b) Masjid Jami Sungai Jingah; dan (c) Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dengan pendekatan deskriptif, secara umum, pengumpulan ZISWAF di setiap masjid bervariasi dalam cara dan strategi, namun pemberdayaan ZISWAF secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp" type="image/webp" length="48578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-92006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-02d9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/masjid-sultan-mahmud-ziswaf-pemberdayaan-sedekah-w-thumb-7cc0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Age of Consent in Islam Between Legal Principles Controversies and Social Adaptations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Age of Consent in Islam Between Legal Principles Controversies and Social Adaptations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Age of Consent in Islam Between Legal Principles Controversies and Social Adaptations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42671-child-marriage-control-age-consent-marria</link>
	<guid isPermaLink="false">5f88d2e416c73e912a7edb31827a075e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:22:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iman wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ al ahkam ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc nc sa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahkam,al,cc,iman,nc,sa,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari praktik pernikahan dini terhadap perempuan dan anak-anak di berbagai negara mayoritas Muslim, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari praktik pernikahan dini terhadap perempuan dan anak-anak di berbagai negara mayoritas Muslim, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan ekonomi yang berkontribusi terhadap fenomena ini. Selain itu, studi komparatif mendalam mengenai efektivitas berbagai pendekatan hukum dan kebijakan dalam menanggulangi pernikahan dini di berbagai negara dapat memberikan wawasan berharga bagi perumusan strategi yang lebih efektif. Terakhir, penelitian yang berfokus pada interpretasi ulang teks-teks keagamaan yang relevan dengan isu usia persetujuan dan pernikahan anak, dengan melibatkan ulama dan ahli hukum Islam progresif, dapat membantu mempromosikan pemahaman yang lebih inklusif dan berkeadilan gender dalam konteks agama.. The age of consent in Islam is a complex issue shaped by the interplay of culture, religion, and laws governing sexual activities and marriage.Legal principles in the Quran and Hadith provide a foundational framework, emphasizing the prevention of harm and allowing flexibility within the context of marriage.While arguments regarding the permissibility of early-age marriages, such as the marriage of Prophet Muhammad to Aisha, lack strong legal coherence, the protection of children and vulnerable individuals remains a primary concern.Ultimately, the regulation of the age of consent varies across Muslim countries, reflecting efforts to balance cultural values, legal norms, and individual protection The Age of Consent is a key element in determining the legal and social aspects that regulate the minimum age at which individuals are legally allowed to engage in sexual activities. In some predominantly Muslim countries, there may not be a specifically defined age of consent for sexual activities outside of marriage; instead, the emphasis is on sexual relations within the context of marriage. Traditional factors and religious beliefs often play a significant role in shaping the legal framework governing intimate relationships. This research provides insights into the variations in the age of consent laws and their relationship with marriage in several Muslim-majority countries. The legal principles found in the Quran and Hadith provide a foundational framework that... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-f6641.webp" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-f6641.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-f6641.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-f6641.webp 1x" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" alt="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp 1x" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" alt="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-4cca9.webp" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-4cca9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-4cca9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-4cca9.webp 1x" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" alt="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42671-child-marriage-control-age-consent-marria" title="JURIS - Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations" target="_blank">Age of Consent in Islam: Between Legal Principles, Controversies, and Social Adaptations</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari praktik pernikahan dini terhadap perempuan dan anak-anak di berbagai negara mayoritas Muslim, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan ekonomi yang berkontribusi terhadap fenomena ini. Selain itu, studi komparatif mendalam mengenai efektivitas berbagai pendekatan hukum dan kebijakan dalam menanggulangi pernikahan dini di berbagai negara dapat memberikan wawasan berharga bagi perumusan strategi yang lebih efektif. Terakhir, penelitian yang berfokus pada interpretasi ulang teks-teks keagamaan yang relevan dengan isu usia persetujuan dan pernikahan anak, dengan melibatkan ulama dan ahli hukum Islam progresif, dapat membantu mempromosikan pemahaman yang lebih inklusif dan berkeadilan gender dalam konteks agama..
<br>The age of consent in Islam is a complex issue shaped by the interplay of culture, religion, and laws governing sexual activities and marriage.Legal principles in the Quran and Hadith provide a foundational framework, emphasizing the prevention of harm and allowing flexibility within the context of marriage.While arguments regarding the permissibility of early-age marriages, such as the marriage of Prophet Muhammad to Aisha, lack strong legal coherence, the protection of children and vulnerable individuals remains a primary concern.Ultimately, the regulation of the age of consent varies across Muslim countries, reflecting efforts to balance cultural values, legal norms, and individual protection
<br>The Age of Consent is a key element in determining the legal and social aspects that regulate the minimum age at which individuals are legally allowed to engage in sexual activities. In some predominantly Muslim countries, there may not be a specifically defined age of consent for sexual activities outside of marriage; instead, the emphasis is on sexual relations within the context of marriage. Traditional factors and religious beliefs often play a significant role in shaping the legal framework governing intimate relationships. This research provides insights into the variations in the age of consent laws and their relationship with marriage in several Muslim-majority countries. The legal principles found in the Quran and Hadith provide a foundational framework that...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp" type="image/webp" length="59430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-f6641.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-c3518.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/child-marriage-control-age-consent-islamic-law-pro-thumb-4cca9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12920-al-ahkam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42664-sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-kolek</link>
	<guid isPermaLink="false">fed4b01dc2b951a4224b46f4ba84ba60</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 08:53:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul rahmi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,nurul,rahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat hasil penelitian, suatu studi lanjutan dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan pelestarian pustakawan dengan mengukur tingkat kerusakan koleksi sebelum dan sesudah pelatihan dalam kurun waktu satu tahun. Selain itu, penelitian berikutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru: Mengingat hasil penelitian, suatu studi lanjutan dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan pelestarian pustakawan dengan mengukur tingkat kerusakan koleksi sebelum dan sesudah pelatihan dalam kurun waktu satu tahun. Selain itu, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti pemindaian 3D dan analisis citra, untuk memantau kondisi fisik koleksi secara realActime serta menilai pengaruhnya terhadap penurunan kerusakan. Akhirnya, penelitian riset berikutnya perlu menilai dampak partisipasi siswa dalam program donasi buku dan pelatihan pemeliharaan terhadap peningkatan kesadaran kolektif serta pengurangan frekuensi kerusakan koleksi.. Perpustakaan Cahaya Aksara SMA Negeri 5 Pekanbaru berhasil menerapkan manajemen koleksi yang fokus pada pelestarian dan pemeliharaan bahan perpustakaan.Kerusakan pada koleksi terbukti minor, dengan penyebab utama intensitas penggunaan buku populer oleh siswa.Pustakawan memainkan peran sentral melalui pemeliharaan rutin, edukasi pengguna, dan pelatihan terkait teknik pelestarian.Pengelolaan lingkungan perpustakaan, termasuk pengaturan suhu 22Ac24AC, kelembapan 45Ac60%, dan pencahayaan yang mendukung, menjadi langkah strategis yang mendukung pelestarian koleksi.Perpustakaan juga memberikan perhatian khusus pada koleksi manuskrip kuno dengan prosedur pelestarian berdasarkan standar konservasi.Kolaborasi yang kuat antara pustakawan dan siswa, termasuk kontribusi donasi buku dan perawatan koleksi, mendukung keberlanjutan koleksi serta pengembangan karakter siswa Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik pengelolaan koleksi cetak di Perpustakaan Cahaya Aksara SMA Negeri 5 Pekanbaru sebagai contoh model pengelolaan koleksi perpustakaan sekolah. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa kerusakan pada koleksi mayoritas bersifat ringan, seperti terlepasnya halaman dan kerusakan pada sudut sampul. Faktor penyebab kerusakan diidentifikasi meliputi intensitas pemakaian oleh pengguna dan kondisi lingkungan. Peran pustakawan sangat signifikan melalui pemeliharaan rutin, edukasi pengguna, dan kolaborasi dengan lembaga eksternal. Dukungan fasilitas pencahayaan yang tepat serta pengelolaan suhu dan kelembapan juga berkontribusi pada proses pelestarian. Upaya kolaboratif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-35775.webp" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-35775.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-35775.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-35775.webp 1x" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" alt="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-7626d.webp" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-7626d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-7626d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-7626d.webp 1x" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" alt="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp 1x" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" alt="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42664-sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-kolek" title="JURIS - Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru" target="_blank">Preservation Strategy of Print Collection Ain Cahaya Aksara Library SMA Negeri 5 Pekanbaru</a>: Mengingat hasil penelitian, suatu studi lanjutan dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan pelestarian pustakawan dengan mengukur tingkat kerusakan koleksi sebelum dan sesudah pelatihan dalam kurun waktu satu tahun. Selain itu, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti pemindaian 3D dan analisis citra, untuk memantau kondisi fisik koleksi secara realActime serta menilai pengaruhnya terhadap penurunan kerusakan. Akhirnya, penelitian riset berikutnya perlu menilai dampak partisipasi siswa dalam program donasi buku dan pelatihan pemeliharaan terhadap peningkatan kesadaran kolektif serta pengurangan frekuensi kerusakan koleksi..
<br>Perpustakaan Cahaya Aksara SMA Negeri 5 Pekanbaru berhasil menerapkan manajemen koleksi yang fokus pada pelestarian dan pemeliharaan bahan perpustakaan.Kerusakan pada koleksi terbukti minor, dengan penyebab utama intensitas penggunaan buku populer oleh siswa.Pustakawan memainkan peran sentral melalui pemeliharaan rutin, edukasi pengguna, dan pelatihan terkait teknik pelestarian.Pengelolaan lingkungan perpustakaan, termasuk pengaturan suhu 22Ac24AC, kelembapan 45Ac60%, dan pencahayaan yang mendukung, menjadi langkah strategis yang mendukung pelestarian koleksi.Perpustakaan juga memberikan perhatian khusus pada koleksi manuskrip kuno dengan prosedur pelestarian berdasarkan standar konservasi.Kolaborasi yang kuat antara pustakawan dan siswa, termasuk kontribusi donasi buku dan perawatan koleksi, mendukung keberlanjutan koleksi serta pengembangan karakter siswa
<br>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik pengelolaan koleksi cetak di Perpustakaan Cahaya Aksara SMA Negeri 5 Pekanbaru sebagai contoh model pengelolaan koleksi perpustakaan sekolah. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa kerusakan pada koleksi mayoritas bersifat ringan, seperti terlepasnya halaman dan kerusakan pada sudut sampul. Faktor penyebab kerusakan diidentifikasi meliputi intensitas pemakaian oleh pengguna dan kondisi lingkungan. Peran pustakawan sangat signifikan melalui pemeliharaan rutin, edukasi pengguna, dan kolaborasi dengan lembaga eksternal. Dukungan fasilitas pencahayaan yang tepat serta pengelolaan suhu dan kelembapan juga berkontribusi pada proses pelestarian. Upaya kolaboratif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp" type="image/webp" length="159046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-35775.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-7626d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/sistem-manajemen-koleksi-pelestarian-perpustakaan-thumb-e501f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-905-raden-fatah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15296-tadwin-jurnal-ilmu-perpustakaan-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 29 Apr 2026 12:53:42 +0700. 24 items. Served in: 4.33 seconds [rss] -->
