<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 03:24:46 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 03:24:46 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-01T03:24:46+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba Franchisee Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba Franchisee Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba Franchisee Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63294-usaha-waralaba-non-perjanjian-waral</link>
	<guid isPermaLink="false">0dc36cf5994fc48ddd1496aa5e8315cf</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk memperketat pengawasan dan penegakan ketentuan pendaftaran prospektus serta perjanjian waralaba sebagaimana diatur dalam PP No. 35 Tahun 2024 dan Permendag No. 71 Tahun 2019, agar praktik waralaba yang merugikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk memperketat pengawasan dan penegakan ketentuan pendaftaran prospektus serta perjanjian waralaba sebagaimana diatur dalam PP No. 35 Tahun 2024 dan Permendag No. 71 Tahun 2019, agar praktik waralaba yang merugikan franchisee dapat dicegah sejak awal. Penguatan regulasi diperlukan terkait rekonstruksi hukum dari perspektif teori keadilan yang menekankan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak, khususnya dengan membatasi klausula baku yang merugikan franchisee dan mewajibkan dukungan operasional yang jelas dari franchisor agar tercipta keadilan substantif dalam perjanjian waralaba.. Upaya Perlindungan Hukum bagi Pihak Penerima Waralaba.Di Indonesia, hak-hak hukum penerima waralaba dijamin melalui sinkretisme regulasi baik yang bersifat khusus maupun umum, yang meliputi Peraturan Pemerintah No.35 Tahun 2024 tentang Waralaba, Peraturan Menteri Perdagangan No.71 Tahun 2019, ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang No.20 Tahun 2016 mengenai Merek dan Indikasi Geografis.Bentuk perlindungan hukum mencakup perlindungan preventif, sebagaimana menjadi tanggung jawab pihak pemberi waralaba untuk menyampaikan estimasi potensi keuntungan serta melakukan registrasi perjanjian melalui Sistem Terpadu Pendaftaran Waralaba (STPW), serta perlindungan represif, berupa hak penerima waralaba untuk menuntut ganti rugi apabila franchisor melakukan wanprestasi atau perbuatan melawan hukum.Meskipun payung hukum telah mengatur terkait hukum waralaba, namun dalam praktiknya masih ditemukan adanya kelemahan seperti adanya klausul baku yang memberatkan penerima waralaba.Rekonstruksi Hukum untuk Perlindungan Franchisee dalam Perspektif Teori Keadilan bahwasanya rekonstruksi hukum waralaba diperlukan untuk menyeimbangkan posisi antara franchisor dan franchisee dengan berlandaskan prinsip keadilan, proporsionalitas, dan itikad baik.Saat ini regulasi waralaba masih lebih menekankan pada aspek keuntungan yang diperoleh oleh pemberi waralaba untuk perkembangan usaha waralaba.Dalam penerapan praktik, struktur perjanjian waralaba cenderung memberikan posisi yang lebih dominan kepada perusahaan pemilik waralaba (franchisor).Sehingga perlu adanya penyempurnaan regulasi yang mengatur terkait dengan mekanisme pengawasan dan penyelesaian sengketa yang lebih mudah diakses oleh franchisee, sehingga tercipta hubungan hukum yang adil dan mencerminkan teori keadilan.Dari perspektif teori keadilan Satjipto Rahardjo, hukum seharusnya menjadi sarana perlindungan bagi pihak yang lemah yaitu penerima waralaba.Sehubungan dengan hal tersebut, keputusan yang dikeluarkan oleh PN Jakarta Utara dengan No., beserta keputusan dari PN Surabaya berNo.menunjukkan pentingnya peran pengadilan dalam menegakkan perlindungan hukum bagi franchisee ketika regulasi belum memberikan perlindungan substantif yang memadai Artikel ini membahas perlindungan hukum terhadap waralaba yang secara normative telah dirumuskan dalam Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, namun dalam praktik penggunaan hak-hak tersebut tidak serta merta memberikan keadilan, hal tersebut tercermin dari bentuk perlindungan dari beberapa putusan terkait waralaba yang berbeda terhadap gugatan yang diajukan. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum penerima waralaba dalam perjanjian waralaba peraturan perundang-undangan yang berlaku, bagaimana rekonstruksi hukum peraturan yang memberikan perlindungan kepada penerima waralaba dari perspektif teori keadilan, dan bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum dalam perkara-perkara pelanggaran perjanjian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-5447e.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-5447e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-5447e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-5447e.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-d536c.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-d536c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-d536c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-d536c.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63294-usaha-waralaba-non-perjanjian-waral" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan" target="_blank">Perlindungan Hukum Terhadap Penerima Waralaba (Franchisee) Dalam Perjanjian Waralaba Usaha Restoran Dari Perspektif Teori Keadilan</a>: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk memperketat pengawasan dan penegakan ketentuan pendaftaran prospektus serta perjanjian waralaba sebagaimana diatur dalam PP No. 35 Tahun 2024 dan Permendag No. 71 Tahun 2019, agar praktik waralaba yang merugikan franchisee dapat dicegah sejak awal. Penguatan regulasi diperlukan terkait rekonstruksi hukum dari perspektif teori keadilan yang menekankan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak, khususnya dengan membatasi klausula baku yang merugikan franchisee dan mewajibkan dukungan operasional yang jelas dari franchisor agar tercipta keadilan substantif dalam perjanjian waralaba..
<br>Upaya Perlindungan Hukum bagi Pihak Penerima Waralaba.Di Indonesia, hak-hak hukum penerima waralaba dijamin melalui sinkretisme regulasi baik yang bersifat khusus maupun umum, yang meliputi Peraturan Pemerintah No.35 Tahun 2024 tentang Waralaba, Peraturan Menteri Perdagangan No.71 Tahun 2019, ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang No.20 Tahun 2016 mengenai Merek dan Indikasi Geografis.Bentuk perlindungan hukum mencakup perlindungan preventif, sebagaimana menjadi tanggung jawab pihak pemberi waralaba untuk menyampaikan estimasi potensi keuntungan serta melakukan registrasi perjanjian melalui Sistem Terpadu Pendaftaran Waralaba (STPW), serta perlindungan represif, berupa hak penerima waralaba untuk menuntut ganti rugi apabila franchisor melakukan wanprestasi atau perbuatan melawan hukum.Meskipun payung hukum telah mengatur terkait hukum waralaba, namun dalam praktiknya masih ditemukan adanya kelemahan seperti adanya klausul baku yang memberatkan penerima waralaba.Rekonstruksi Hukum untuk Perlindungan Franchisee dalam Perspektif Teori Keadilan bahwasanya rekonstruksi hukum waralaba diperlukan untuk menyeimbangkan posisi antara franchisor dan franchisee dengan berlandaskan prinsip keadilan, proporsionalitas, dan itikad baik.Saat ini regulasi waralaba masih lebih menekankan pada aspek keuntungan yang diperoleh oleh pemberi waralaba untuk perkembangan usaha waralaba.Dalam penerapan praktik, struktur perjanjian waralaba cenderung memberikan posisi yang lebih dominan kepada perusahaan pemilik waralaba (franchisor).Sehingga perlu adanya penyempurnaan regulasi yang mengatur terkait dengan mekanisme pengawasan dan penyelesaian sengketa yang lebih mudah diakses oleh franchisee, sehingga tercipta hubungan hukum yang adil dan mencerminkan teori keadilan.Dari perspektif teori keadilan Satjipto Rahardjo, hukum seharusnya menjadi sarana perlindungan bagi pihak yang lemah yaitu penerima waralaba.Sehubungan dengan hal tersebut, keputusan yang dikeluarkan oleh PN Jakarta Utara dengan No., beserta keputusan dari PN Surabaya berNo.menunjukkan pentingnya peran pengadilan dalam menegakkan perlindungan hukum bagi franchisee ketika regulasi belum memberikan perlindungan substantif yang memadai
<br>Artikel ini membahas perlindungan hukum terhadap waralaba yang secara normative telah dirumuskan dalam Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, namun dalam praktik penggunaan hak-hak tersebut tidak serta merta memberikan keadilan, hal tersebut tercermin dari bentuk perlindungan dari beberapa putusan terkait waralaba yang berbeda terhadap gugatan yang diajukan. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum penerima waralaba dalam perjanjian waralaba peraturan perundang-undangan yang berlaku, bagaimana rekonstruksi hukum peraturan yang memberikan perlindungan kepada penerima waralaba dari perspektif teori keadilan, dan bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum dalam perkara-perkara pelanggaran perjanjian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp" type="image/webp" length="119024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-5447e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-d536c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/usaha-waralaba-non-perjanjian-perlindungan-penerim-thumb-66c0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur Banguntapan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur Banguntapan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur Banguntapan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63293-kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">199a2d1e3d8345dd564f0d46ded680ed</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital (seperti video edukasi atau aplikasi mobile) sebagai alternatif media promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital (seperti video edukasi atau aplikasi mobile) sebagai alternatif media promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran tokoh masyarakat dan lembaga desa dalam memperkuat komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi berbasis norma sosial terhadap perilaku merokok, terutama pada remaja dan keluarga produktif.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RT 17 Dusun Wonocatur berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok melalui edukasi kesehatan berbasis leaflet.Diagnosis komunitas dan musyawarah masyarakat berperan penting dalam menentukan masalah prioritas dan bentuk intervensi yang sesuai dengan kebutuhan warga.Edukasi menggunakan media leaflet dapat menjadi alternatif promosi kesehatan yang efektif dan aplikatif dalam upaya menciptakan lingkungan rumah tangga yang lebih sehat dan bebas asap rokok Latar Belakang: Permasalahan kesehatan suatu wilayah menjadi hal yang perlu diwaspadai untuk tahun ke tahunnya masa ke masanya, informasi dan pengetahuan yang diharapkan tidak berkurang di masing-masing usia penduduknya. Besar harapan angka kesehatan pastinya dari setiap wilayah, khususnya wilayah yang sudah terkenal akan seringnya muncul berbagai penyakit. Metode: Melakukan survei pengambilan data primer dengan masyarakat RT 17 untuk mendapatkan hasil community diagnosis. Lalu, setelah mendapatkan hasilnya dilakukan musyawarah dengan masyarakat desa, setelah itu melakukan intervensi dengan pembuatan media cetak berupa leaflet dan poster terkait jawaban permasalahan kesehatan yang muncul. Hasil: Berdasarkan 7 permaslahan yang dinilai menggunakan metode USG untuk menentukan satu prioritas masalah yang nantinya akan ditangani dan di cegah. Setelah dilakukan diskusi oleh beberapa tokoh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp" title="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" alt="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-e8021.webp" title="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-e8021.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-e8021.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-e8021.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" alt="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63293-kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian" title="JURIS - Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan" target="_blank">Pencegahan Kebiasaan Merokok di RT 17 Dusun Wonocatur, Banguntapan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital (seperti video edukasi atau aplikasi mobile) sebagai alternatif media promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran tokoh masyarakat dan lembaga desa dalam memperkuat komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi berbasis norma sosial terhadap perilaku merokok, terutama pada remaja dan keluarga produktif..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RT 17 Dusun Wonocatur berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok melalui edukasi kesehatan berbasis leaflet.Diagnosis komunitas dan musyawarah masyarakat berperan penting dalam menentukan masalah prioritas dan bentuk intervensi yang sesuai dengan kebutuhan warga.Edukasi menggunakan media leaflet dapat menjadi alternatif promosi kesehatan yang efektif dan aplikatif dalam upaya menciptakan lingkungan rumah tangga yang lebih sehat dan bebas asap rokok
<br>Latar Belakang: Permasalahan kesehatan suatu wilayah menjadi hal yang perlu diwaspadai untuk tahun ke tahunnya masa ke masanya, informasi dan pengetahuan yang diharapkan tidak berkurang di masing-masing usia penduduknya. Besar harapan angka kesehatan pastinya dari setiap wilayah, khususnya wilayah yang sudah terkenal akan seringnya muncul berbagai penyakit. Metode: Melakukan survei pengambilan data primer dengan masyarakat RT 17 untuk mendapatkan hasil community diagnosis. Lalu, setelah mendapatkan hasilnya dilakukan musyawarah dengan masyarakat desa, setelah itu melakukan intervensi dengan pembuatan media cetak berupa leaflet dan poster terkait jawaban permasalahan kesehatan yang muncul. Hasil: Berdasarkan 7 permaslahan yang dinilai menggunakan metode USG untuk menentukan satu prioritas masalah yang nantinya akan ditangani dan di cegah. Setelah dilakukan diskusi oleh beberapa tokoh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp" type="image/webp" length="129360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-5a2b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kesadaran-masyarakat-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-e8021.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63291-otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia</link>
	<guid isPermaLink="false">b4044664fe8c054ba7a0fa81ad74de2d</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan strategi interaksi antar kontingen UN di berbagai misi perdamaian untuk mengidentifikasi best practices. Selain itu, studi kuantitatif tentang pengaruh interaksi sosial terhadap indikator kinerja misi seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan strategi interaksi antar kontingen UN di berbagai misi perdamaian untuk mengidentifikasi best practices. Selain itu, studi kuantitatif tentang pengaruh interaksi sosial terhadap indikator kinerja misi seperti stabilitas wilayah dan partisipasi masyarakat perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi pendekatan berbasis komunitas dalam konteks konflik berkepanjangan dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan legitimasi pasukan perdamaian di lingkungan multikultural.. Strategi interaksi Satgas BGC TNI dengan masyarakat lokal di MONUSCO merupakan faktor kunci keberhasilan operasi.Interaksi melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan, kegiatan kemanusiaan, dan koordinasi dengan tokoh lokal meningkatkan penerimaan masyarakat dan stabilitas wilayah.Namun, hambatan seperti perbedaan bahasa, budaya, dan kepercayaan awal masih memengaruhi efektivitas interaksi.Rekomendasi penelitian menekankan penguatan cultural intelligence, penggunaan interpreter lokal, dan pendekatan berbasis kebutuhan komunitas untuk meningkatkan hubungan sipil-militer Penelitian ini membahas strategi interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat (Satgas BGC) TNI dengan masyarakat lokal dalam pelaksanaan misi perdamaian MONUSCO di Republik Demokratik Kongo. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk interaksi, dampaknya terhadap keberhasilan misi, hambatan yang dihadapi, serta strategi peningkatan efektivitas interaksi. Penelitian dilaksanakan pada konteks penugasan Satgas BGC di wilayah operasi MONUSCO menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dilakukan melalui komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" alt="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-f3ad8.webp" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-f3ad8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-f3ad8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-f3ad8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" alt="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-b4127.webp" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-b4127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-b4127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-b4127.webp 1x" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" alt="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63291-otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia" title="JURIS - Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo" target="_blank">Strategi Interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat Monusco dengan Masyarakat Lokal dalam Operasi Misi Perdamaian di Kongo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan strategi interaksi antar kontingen UN di berbagai misi perdamaian untuk mengidentifikasi best practices. Selain itu, studi kuantitatif tentang pengaruh interaksi sosial terhadap indikator kinerja misi seperti stabilitas wilayah dan partisipasi masyarakat perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi pendekatan berbasis komunitas dalam konteks konflik berkepanjangan dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan legitimasi pasukan perdamaian di lingkungan multikultural..
<br>Strategi interaksi Satgas BGC TNI dengan masyarakat lokal di MONUSCO merupakan faktor kunci keberhasilan operasi.Interaksi melalui komunikasi sosial, patroli perlindungan, kegiatan kemanusiaan, dan koordinasi dengan tokoh lokal meningkatkan penerimaan masyarakat dan stabilitas wilayah.Namun, hambatan seperti perbedaan bahasa, budaya, dan kepercayaan awal masih memengaruhi efektivitas interaksi.Rekomendasi penelitian menekankan penguatan cultural intelligence, penggunaan interpreter lokal, dan pendekatan berbasis kebutuhan komunitas untuk meningkatkan hubungan sipil-militer
<br>Penelitian ini membahas strategi interaksi Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat (Satgas BGC) TNI dengan masyarakat lokal dalam pelaksanaan misi perdamaian MONUSCO di Republik Demokratik Kongo. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk interaksi, dampaknya terhadap keberhasilan misi, hambatan yang dihadapi, serta strategi peningkatan efektivitas interaksi. Penelitian dilaksanakan pada konteks penugasan Satgas BGC di wilayah operasi MONUSCO menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dilakukan melalui komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp" type="image/webp" length="117458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-01c0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-f3ad8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/otoritas-lokal-struktur-kinerja-sistem-pengendalia-thumb-b4127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63283-syariat-islam-al-kedudukan-akal-isti</link>
	<guid isPermaLink="false">17a7157016724b8814fde5ef92ace8eb</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gacor,https,ideas,mabhats,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peran akal dalam menetapkan hukum-hukum syariat, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peran akal dalam menetapkan hukum-hukum syariat, terutama dalam konteks modern. Kedua, penelitian tentang bagaimana akal dapat digunakan untuk memahami dan menerapkan hukum-hukum syariat dalam berbagai situasi dan konteks yang berbeda. Ketiga, penelitian tentang bagaimana akal dapat membantu dalam proses istinbath hukum, terutama dalam hal menemukan makna tersirat dalam nash-nash syariat.. Setelah menelaah berbagai macam sumber data tertulis yang telah peneliti kumpulkan, maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut.Akal sebagai ukuran ahliyahnya seseorang atau tidak untuk dibebankan suatu hukum kepadanya.Akal sebagai pedoman awal dalam membebankan hukum (taklif) kepada seseorang, berakal dibebankan hukum dan gila tidak dibebankan hukum.Akal dan istinbath merupakan dua sisi yang saling berkaitan karena akal dipakai dalam istinbath hukum, dan tanpa akal maka tak ada istinbath.Hakikat dari penentu hukum-hukum syariat (hakim) adalah Allah Swt melalui nash, baik Alquran maupun hadis.Akal hanya berperan untuk mengungkap makna yang dikandung oleh nash ketika muncul persoalan hukum yang tidak ada dalam nash.Ini menurut jumhur fuqahaAo, sedangkan menurut MuAotazilah yang diikuti oleh SyiAoahImamiyah, akal berperan untuk menetapkan hukum ketika tidak nash.Akal mempunyai kedudukan penting dalam istinbath hukum untuk memahami ruh-ruh nash ketika berhadapan dengan persoalan hukum yang tidak ada nashnya.Tetapi hukum yang ditetapkan oleh akal melalui proses penalaran terhadap nash-nash tidak mengandung kebenaran yang absolut, hanya bersifat relatif saja.Akal hanya membantu menemukan hukum-hukum dalam nash.Ini menurut jumhur fuqahaAo, tetapi menurut kelompok MuAotazilah akal melahirkan kebenaran yang absolut dalam menetapkan hukum.Akal mempunyai peran yang sangat penting dalam istinbath hukum.Ini terlihat dari anjuran penggunaan akal dalam Alquran.Selain itu, pengelompokan dalil menjadi dua, yaitu dalil naqli dan aqli.Yang menjadi dalil aqli (akal) adalah al-qiyas, al-istihsan, al-istishab, al-mashlahahal-mursalah, dan saddal-dzaraAoi.Pada kelima dalil ini akallah yang berperan penting untuk menetapkan hukum setiap persoalan yang muncul Pembahasan ushul fiqh adalah seputar hukum, dalil-dalil dan pembagiannya, teori pengambilan hukum dari dalil dan kode etik seorang pengambil hukum. Rukun hukum ada empat, yaitu: hakim; mahkumalayh; mahkumfih, dan hukum itu sendiri. Sebagai salah satu rukun hukum, persoalan tentang hakim adalah penting, sebab berkaitan dengan pembuat hukum dalam syariat Islam. Sementara itu, ketika melihat produk hukum yang telah diciptakan oleh para mujtahid, syarat wajib, atau pun syarat sah dari sebuah perbuatan baik yang bersifat Aoubudiyah, muAoamalah ataupun munakahah, sama sekali tidak melepaskan poin Aoaqil (berakal) bagi para pelakunya. Di lain masalah, problematika penentuan sah atau batal, wajib atau haram dan baik atau buruk bagi sebuah perbuatan, terkadang menggunakan ukuran akal, seperti yang membahayakan badan atau nyawa, seperti mengonsumsi racun. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-7cda1.webp" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-7cda1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-7cda1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-7cda1.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" alt="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" alt="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-60448.webp" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-60448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-60448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-60448.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" alt="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63283-syariat-islam-al-kedudukan-akal-isti" title="JURIS - Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh" target="_blank">Kedudukan Akal Dalam Istinbath Hukum Menurut Kajian Ushul Fiqh</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peran akal dalam menetapkan hukum-hukum syariat, terutama dalam konteks modern. Kedua, penelitian tentang bagaimana akal dapat digunakan untuk memahami dan menerapkan hukum-hukum syariat dalam berbagai situasi dan konteks yang berbeda. Ketiga, penelitian tentang bagaimana akal dapat membantu dalam proses istinbath hukum, terutama dalam hal menemukan makna tersirat dalam nash-nash syariat..
<br>Setelah menelaah berbagai macam sumber data tertulis yang telah peneliti kumpulkan, maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut.Akal sebagai ukuran ahliyahnya seseorang atau tidak untuk dibebankan suatu hukum kepadanya.Akal sebagai pedoman awal dalam membebankan hukum (taklif) kepada seseorang, berakal dibebankan hukum dan gila tidak dibebankan hukum.Akal dan istinbath merupakan dua sisi yang saling berkaitan karena akal dipakai dalam istinbath hukum, dan tanpa akal maka tak ada istinbath.Hakikat dari penentu hukum-hukum syariat (hakim) adalah Allah Swt melalui nash, baik Alquran maupun hadis.Akal hanya berperan untuk mengungkap makna yang dikandung oleh nash ketika muncul persoalan hukum yang tidak ada dalam nash.Ini menurut jumhur fuqahaAo, sedangkan menurut MuAotazilah yang diikuti oleh SyiAoahImamiyah, akal berperan untuk menetapkan hukum ketika tidak nash.Akal mempunyai kedudukan penting dalam istinbath hukum untuk memahami ruh-ruh nash ketika berhadapan dengan persoalan hukum yang tidak ada nashnya.Tetapi hukum yang ditetapkan oleh akal melalui proses penalaran terhadap nash-nash tidak mengandung kebenaran yang absolut, hanya bersifat relatif saja.Akal hanya membantu menemukan hukum-hukum dalam nash.Ini menurut jumhur fuqahaAo, tetapi menurut kelompok MuAotazilah akal melahirkan kebenaran yang absolut dalam menetapkan hukum.Akal mempunyai peran yang sangat penting dalam istinbath hukum.Ini terlihat dari anjuran penggunaan akal dalam Alquran.Selain itu, pengelompokan dalil menjadi dua, yaitu dalil naqli dan aqli.Yang menjadi dalil aqli (akal) adalah al-qiyas, al-istihsan, al-istishab, al-mashlahahal-mursalah, dan saddal-dzaraAoi.Pada kelima dalil ini akallah yang berperan penting untuk menetapkan hukum setiap persoalan yang muncul
<br>Pembahasan ushul fiqh adalah seputar hukum, dalil-dalil dan pembagiannya, teori pengambilan hukum dari dalil dan kode etik seorang pengambil hukum. Rukun hukum ada empat, yaitu: hakim; mahkumalayh; mahkumfih, dan hukum itu sendiri. Sebagai salah satu rukun hukum, persoalan tentang hakim adalah penting, sebab berkaitan dengan pembuat hukum dalam syariat Islam. Sementara itu, ketika melihat produk hukum yang telah diciptakan oleh para mujtahid, syarat wajib, atau pun syarat sah dari sebuah perbuatan baik yang bersifat Aoubudiyah, muAoamalah ataupun munakahah, sama sekali tidak melepaskan poin Aoaqil (berakal) bagi para pelakunya. Di lain masalah, problematika penentuan sah atau batal, wajib atau haram dan baik atau buruk bagi sebuah perbuatan, terkadang menggunakan ukuran akal, seperti yang membahayakan badan atau nyawa, seperti mengonsumsi racun.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp" type="image/webp" length="70036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-7cda1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-ba371.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/syariat-islam-al-kedudukan-akal-istinbath-ushul-fi-thumb-60448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63276-penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg</link>
	<guid isPermaLink="false">be61f35677bc7b6eb7291d5dfb50123d</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus pariono ]]></category>
	<category><![CDATA[ wulan hasan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,hasan,pariono,view,vol,wulan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana pengaruh harmonisasi regulasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan DSN-MUI terhadap kepatuhan syariah dalam layanan digital perbankan syariah? 2. Apa peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan keamanan akad digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan: 1. Bagaimana pengaruh harmonisasi regulasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan DSN-MUI terhadap kepatuhan syariah dalam layanan digital perbankan syariah? 2. Apa peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan keamanan akad digital di perbankan syariah? 3. Bagaimana meningkatkan literasi hukum dan digital nasabah untuk meminimalkan risiko sengketa dalam transaksi syariah berbasis teknologi?. Digitalisasi layanan perbankan syariah di Indonesia memiliki dasar hukum yang cukup untuk mendukung pengembangan layanan keuangan digital dan berpotensi mendorong inklusi keuangan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam spesifikasi regulasi syariah, harmonisasi kebijakan, dan kepastian hukum.Kesesuaian prinsip syariah dalam layanan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan pengaturan teknis yang komprehensif, terutama terkait akad elektronik, perlindungan konsumen, keamanan data, serta pengawasan syariah.Kesenjangan regulasi dan kelembagaan tersebut berdampak pada belum optimalnya perlindungan nasabah dan terbatasnya kepercayaan publik terhadap layanan perbankan syariah digital.Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penyelarasan regulasi yang adaptif, integratif, dan berbasis prinsip syariah agar digitalisasi perbankan syariah tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga efektif sebagai instrumen perluasan inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum digitalisasi layanan perbankan syariah dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi kecukupan kerangka regulasi, kepastian hukum, serta perlindungan nasabah dalam penyelenggaraan layanan digital perbankan syariah yang selaras dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, yang didukung oleh data sekunder berupa regulasi perbankan syariah, kebijakan Otoritas Jasa Keuangan, fatwa DSN-MUI, serta literatur ilmiah dan laporan resmi terkait digitalisasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan perbankan syariah memiliki potensi signifikan dalam memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya kelompok unbanked... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" alt="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-09797.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-09797.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-09797.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-09797.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" alt="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-1a145.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-1a145.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-1a145.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-1a145.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" alt="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63276-penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg" title="JURIS - Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan" target="_blank">Aspek Hukum Digitalisasi Layanan Perbankan Syariah Dalam Mendukung Inklusi Keuangan</a>: 1. Bagaimana pengaruh harmonisasi regulasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan DSN-MUI terhadap kepatuhan syariah dalam layanan digital perbankan syariah? 2. Apa peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan keamanan akad digital di perbankan syariah? 3. Bagaimana meningkatkan literasi hukum dan digital nasabah untuk meminimalkan risiko sengketa dalam transaksi syariah berbasis teknologi?.
<br>Digitalisasi layanan perbankan syariah di Indonesia memiliki dasar hukum yang cukup untuk mendukung pengembangan layanan keuangan digital dan berpotensi mendorong inklusi keuangan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam spesifikasi regulasi syariah, harmonisasi kebijakan, dan kepastian hukum.Kesesuaian prinsip syariah dalam layanan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan pengaturan teknis yang komprehensif, terutama terkait akad elektronik, perlindungan konsumen, keamanan data, serta pengawasan syariah.Kesenjangan regulasi dan kelembagaan tersebut berdampak pada belum optimalnya perlindungan nasabah dan terbatasnya kepercayaan publik terhadap layanan perbankan syariah digital.Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penyelarasan regulasi yang adaptif, integratif, dan berbasis prinsip syariah agar digitalisasi perbankan syariah tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga efektif sebagai instrumen perluasan inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum digitalisasi layanan perbankan syariah dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi kecukupan kerangka regulasi, kepastian hukum, serta perlindungan nasabah dalam penyelenggaraan layanan digital perbankan syariah yang selaras dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, yang didukung oleh data sekunder berupa regulasi perbankan syariah, kebijakan Otoritas Jasa Keuangan, fatwa DSN-MUI, serta literatur ilmiah dan laporan resmi terkait digitalisasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan perbankan syariah memiliki potensi signifikan dalam memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya kelompok unbanked...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp" type="image/webp" length="89298" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-c93fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-09797.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/penyajian-laporan-keuangan-syariah-harmonisasi-reg-thumb-1a145.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63275-keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-hukum-adm</link>
	<guid isPermaLink="false">a87d8cb45f2171c5a2aa01087cc40ecc</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus pariono ]]></category>
	<category><![CDATA[ wulan hasan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,hasan,pariono,view,vol,wulan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law: 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi pusat dan daerah. 3. Studi tentang peran regulasi tata ruang lokal dalam memengaruhi proses perizinan usaha pangan di tingkat daerah, dengan fokus pada harmonisasi kebijakan dan partisipasi pelaku usaha.. Implementasi sistem OSS-RBA pada sektor pangan merupakan upaya modernisasi administrasi yang secara teoritis mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui pergeseran paradigma dari pengawasan ex-ante ke ex-post.Namun, dalam perspektif Hukum Administrasi Negara, efektivitas sistem ini masih terkendala oleh hambatan hukum signifikan, yakni ketidaksinkronan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah (terkait RDTR) serta lemahnya mekanisme pengawasan faktual pasca-penerbitan izin.Hal ini menciptakan celah ketidakpastian hukum dan risiko keamanan pangan, sehingga diperlukan harmonisasi aturan tata ruang serta penguatan fungsi post-audit oleh otoritas publik guna memastikan percepatan ekonomi melalui digitalisasi perizinan tidak menegasikan tanggung jawab negara dalam melindungi keselamatan konsumen dan menjamin kepastian hukum substantif bagi pelaku usaha Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaturan hukum mekanisme perizinan usaha pangan melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) serta mengidentifikasi hambatan hukum yang dihadapi pelaku usaha dalam memperoleh legalitas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis norma hukum dalam perspektif Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem OSS-RBA transformasi paradigma perizinan dari license-based menjadi risk-based, yang menggeser titik berat tindakan hukum pemerintah dari fungsi preventif (ex-ante) ke represif-administratif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp 1x" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" alt="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63275-keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-hukum-adm" title="JURIS - Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law" target="_blank">Mechanisms of Food Business Licensing in the Perspective of State Administrative Law</a>: 1. Penelitian tentang dampak sistem digitalisasi perizinan terhadap tanggung jawab administratif pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. 2. Analisis efektivitas mekanisme pengawasan pasca-izin (post-audit) dalam mengatasi ketidaksejajaran antara regulasi pusat dan daerah. 3. Studi tentang peran regulasi tata ruang lokal dalam memengaruhi proses perizinan usaha pangan di tingkat daerah, dengan fokus pada harmonisasi kebijakan dan partisipasi pelaku usaha..
<br>Implementasi sistem OSS-RBA pada sektor pangan merupakan upaya modernisasi administrasi yang secara teoritis mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui pergeseran paradigma dari pengawasan ex-ante ke ex-post.Namun, dalam perspektif Hukum Administrasi Negara, efektivitas sistem ini masih terkendala oleh hambatan hukum signifikan, yakni ketidaksinkronan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah (terkait RDTR) serta lemahnya mekanisme pengawasan faktual pasca-penerbitan izin.Hal ini menciptakan celah ketidakpastian hukum dan risiko keamanan pangan, sehingga diperlukan harmonisasi aturan tata ruang serta penguatan fungsi post-audit oleh otoritas publik guna memastikan percepatan ekonomi melalui digitalisasi perizinan tidak menegasikan tanggung jawab negara dalam melindungi keselamatan konsumen dan menjamin kepastian hukum substantif bagi pelaku usaha
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaturan hukum mekanisme perizinan usaha pangan melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) serta mengidentifikasi hambatan hukum yang dihadapi pelaku usaha dalam memperoleh legalitas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis norma hukum dalam perspektif Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem OSS-RBA transformasi paradigma perizinan dari license-based menjadi risk-based, yang menggeser titik berat tindakan hukum pemerintah dari fungsi preventif (ex-ante) ke represif-administratif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" type="image/webp" length="85902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-fa2ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-4f569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/keamanan-pangan-oss-rba-perizinan-administrasi-neg-thumb-38c8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63274-kapasitas-birokrasi-analitis</link>
	<guid isPermaLink="false">cbc1e7f8353d84d53242fa6579700916</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus pariono ]]></category>
	<category><![CDATA[ wulan hasan ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,hasan,pariono,view,vol,wulan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis: Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance yang berbasis kemitraan publik-komunitas, serta reformasi kelembagaan adaptif dengan pendekatan adaptive governance dan keberlanjutan sosial. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan sistem data kelurahan dengan perencanaan kota berbasis risiko, dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam adaptasi lingkungan. Dengan demikian, upaya penanganan banjir dan permukiman kumuh dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif.. Penelitian ini menegaskan bahwa kapasitas birokrasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kerentanan lingkungan perkotaan, terutama di wilayah pesisir padat penduduk seperti Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.Melalui pendekatan studi pustaka dan analisis tematik, ditemukan bahwa permasalahan banjir dan permukiman kumuh di kawasan ini bukan semata akibat faktor fisik dan sosial, tetapi lebih dalam dipengaruhi oleh kelemahan kelembagaan dan tata kelola birokrasi lokal.Pada dimensi governance capacity, kelemahan tampak pada tiga aspek utama.Pertama, kapasitas analitis birokrasi masih rendah karena keterbatasan data dan minimnya praktik kebijakan berbasis bukti.Kedua, kapasitas relasional menunjukkan partisipasi masyarakat yang belum terinstitusionalisasi dalam proses kebijakan, sehingga kolaborasi lintas aktor berjalan parsial.Ketiga, kapasitas operasional masih bersifat reaktif dan jangka pendek, lebih fokus pada penanganan pascabencana daripada mitigasi jangka panjang.Ketiga dimensi ini memperlihatkan bahwa birokrasi lokal belum berfungsi secara adaptif terhadap dinamika lingkungan perkotaan.Sementara itu, pada dimensi kerentanan lingkungan perkotaan, ditemukan bahwa kerentanan fisik diperparah oleh kondisi drainase yang buruk dan tata ruang yang tidak adaptif.kerentanan sosial meningkat akibat kepadatan penduduk dan kemiskinan struktural.sedangkan kerentanan kelembagaan bersumber dari lemahnya koordinasi antarinstansi dan ketergantungan tinggi terhadap arahan dari pemerintah kota.Ketiga dimensi ini saling memperkuat, menciptakan siklus kerentanan yang sulit diputus tanpa reformasi tata kelola yang terarah.Secara konseptual, hasil penelitian ini memperkuat argumentasi Brinkerhoff & Morgan dan Gupta et al.bahwa efektivitas tata kelola lingkungan perkotaan sangat bergantung pada kemampuan birokrasi dalam menghubungkan kapasitas institusional dengan adaptasi sosial-ekologis masyarakat.Dengan demikian, peningkatan governance capacity di tingkat kelurahan menjadi prasyarat utama untuk menurunkan tingkat kerentanan lingkungan.Penelitian ini juga menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan lokal melalui tiga strategi utama.Pertama, Penguatan kapasitas analitis berbasis data spasial dan kebijakan berbasis bukti, Kedua, Pengembangan kapasitas relasional melalui kolaborasi multi-aktor dan partisipasi komunitas, serta Ketiga, Peningkatan kapasitas operasional melalui desentralisasi adaptif dan mekanisme keberlanjutan program lingkungan.Ketiga strategi ini sejalan dengan paradigma adaptive governance dan urban resilience, yang menempatkan birokrasi bukan sekadar pelaksana kebijakan, tetapi sebagai katalis bagi sistem sosial dan lingkungan yang lebih tangguh.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa upaya menurunkan kerentanan lingkungan di Kelurahan Bugis tidak dapat dicapai melalui intervensi teknis semata, melainkan melalui perubahan paradigma tata kelola menuju birokrasi yang lebih analitis, kolaboratif, dan adaptif.Hanya dengan demikian, transformasi menuju kota yang berdaya tahan (resilient city) dapat diwujudkan secara berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kapasitas birokrasi dan kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo, yang menghadapi persoalan banjir dan permukiman kumuh. Studi ini menggunakan metode studi pustaka melalui penelaahan artikel ilmiah, laporan kebijakan daerah, dan literatur terbaru periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapasitas birokrasi pada dimensi analitis, relasional, dan operasional masih terbatas, sehingga mengurangi efektivitas tata kelola risiko lingkungan. Sementara itu, tingkat kerentanan lingkungan dipengaruhi oleh lemahnya infrastruktur fisik, tingginya kerentanan sosial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp 1x" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" alt="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63274-kapasitas-birokrasi-analitis" title="JURIS - Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis" target="_blank">Governance Capacity dan Kerentanan Lingkungan Perkotaan: Analisis Peran Birokrasi dalam Pengelolaan Banjir dan Permukiman Kumuh di Kelurahan Bugis</a>: Untuk mengurangi kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, diperlukan penguatan kapasitas tata kelola adaptif, penggunaan data dalam perencanaan, dan kolaborasi multiaktor. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model co-governance yang berbasis kemitraan publik-komunitas, serta reformasi kelembagaan adaptif dengan pendekatan adaptive governance dan keberlanjutan sosial. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan sistem data kelurahan dengan perencanaan kota berbasis risiko, dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam adaptasi lingkungan. Dengan demikian, upaya penanganan banjir dan permukiman kumuh dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kapasitas birokrasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kerentanan lingkungan perkotaan, terutama di wilayah pesisir padat penduduk seperti Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo.Melalui pendekatan studi pustaka dan analisis tematik, ditemukan bahwa permasalahan banjir dan permukiman kumuh di kawasan ini bukan semata akibat faktor fisik dan sosial, tetapi lebih dalam dipengaruhi oleh kelemahan kelembagaan dan tata kelola birokrasi lokal.Pada dimensi governance capacity, kelemahan tampak pada tiga aspek utama.Pertama, kapasitas analitis birokrasi masih rendah karena keterbatasan data dan minimnya praktik kebijakan berbasis bukti.Kedua, kapasitas relasional menunjukkan partisipasi masyarakat yang belum terinstitusionalisasi dalam proses kebijakan, sehingga kolaborasi lintas aktor berjalan parsial.Ketiga, kapasitas operasional masih bersifat reaktif dan jangka pendek, lebih fokus pada penanganan pascabencana daripada mitigasi jangka panjang.Ketiga dimensi ini memperlihatkan bahwa birokrasi lokal belum berfungsi secara adaptif terhadap dinamika lingkungan perkotaan.Sementara itu, pada dimensi kerentanan lingkungan perkotaan, ditemukan bahwa kerentanan fisik diperparah oleh kondisi drainase yang buruk dan tata ruang yang tidak adaptif.kerentanan sosial meningkat akibat kepadatan penduduk dan kemiskinan struktural.sedangkan kerentanan kelembagaan bersumber dari lemahnya koordinasi antarinstansi dan ketergantungan tinggi terhadap arahan dari pemerintah kota.Ketiga dimensi ini saling memperkuat, menciptakan siklus kerentanan yang sulit diputus tanpa reformasi tata kelola yang terarah.Secara konseptual, hasil penelitian ini memperkuat argumentasi Brinkerhoff & Morgan dan Gupta et al.bahwa efektivitas tata kelola lingkungan perkotaan sangat bergantung pada kemampuan birokrasi dalam menghubungkan kapasitas institusional dengan adaptasi sosial-ekologis masyarakat.Dengan demikian, peningkatan governance capacity di tingkat kelurahan menjadi prasyarat utama untuk menurunkan tingkat kerentanan lingkungan.Penelitian ini juga menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan lokal melalui tiga strategi utama.Pertama, Penguatan kapasitas analitis berbasis data spasial dan kebijakan berbasis bukti, Kedua, Pengembangan kapasitas relasional melalui kolaborasi multi-aktor dan partisipasi komunitas, serta Ketiga, Peningkatan kapasitas operasional melalui desentralisasi adaptif dan mekanisme keberlanjutan program lingkungan.Ketiga strategi ini sejalan dengan paradigma adaptive governance dan urban resilience, yang menempatkan birokrasi bukan sekadar pelaksana kebijakan, tetapi sebagai katalis bagi sistem sosial dan lingkungan yang lebih tangguh.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa upaya menurunkan kerentanan lingkungan di Kelurahan Bugis tidak dapat dicapai melalui intervensi teknis semata, melainkan melalui perubahan paradigma tata kelola menuju birokrasi yang lebih analitis, kolaboratif, dan adaptif.Hanya dengan demikian, transformasi menuju kota yang berdaya tahan (resilient city) dapat diwujudkan secara berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kapasitas birokrasi dan kerentanan lingkungan perkotaan di Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo, yang menghadapi persoalan banjir dan permukiman kumuh. Studi ini menggunakan metode studi pustaka melalui penelaahan artikel ilmiah, laporan kebijakan daerah, dan literatur terbaru periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapasitas birokrasi pada dimensi analitis, relasional, dan operasional masih terbatas, sehingga mengurangi efektivitas tata kelola risiko lingkungan. Sementara itu, tingkat kerentanan lingkungan dipengaruhi oleh lemahnya infrastruktur fisik, tingginya kerentanan sosial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" type="image/webp" length="96622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-11ee3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-53214.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kapasitas-birokrasi-analitis-tata-ruang-pesisir-de-thumb-9e99c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Zakat in Poverty Alleviation A Socio Economic Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Zakat in Poverty Alleviation A Socio Economic Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Zakat in Poverty Alleviation A Socio Economic Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63273-lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberda</link>
	<guid isPermaLink="false">7b10ffcec70b0ecad78891e2809276a2</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ring road ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v8i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai model pengelolaan zakat di negara-negara mayoritas Muslim, dengan tujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai model pengelolaan zakat di negara-negara mayoritas Muslim, dengan tujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan zakat, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Terakhir, penelitian juga dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi dan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar zakat, serta mendorong kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan.. Zakat adalah instrumen ekonomi Islam yang dapat mempengaruhi perilaku Muslim dan merangsang pertumbuhan ekonomi.Indonesia, melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Zakat, dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).BAZNAS adalah badan hukum yang berperan dalam mengelola zakat dan dibentuk oleh pemerintah, yang berlokasi di kabupaten atau kota dan provinsi.Berdasarkan Undang-Undang 11/2013, lembaga pengelolaan zakat harus mampu melaksanakan fungsinya sebagai pengelola zakat.Pengelola zakat ditugaskan untuk mengumpulkan dana zakat dari individu atau institusi yang wajib membayar zakat, mengelola zakat, dan mengawasi pengelolaan zakat.Kesadaran dan kesediaan orang yang mampu membayar zakat sangat membantu dalam menanggulangi kemiskinan dan dapat menghidupkan kembali ekonomi masyarakat.Strategi pengelolaan zakat sebenarnya diarahkan untuk memperoleh pahala bagi muzaki dan meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta menanggulangi kemiskinan.Oleh karena itu, upaya zakat yang menonjol adalah untuk membantu komunitas Muslim lainnya tetap teguh dan taat kepada Islam.Sayangnya, jika kemiskinan terus berlangsung, hal itu dapat mengancam ketahanan iman, moral, dan perilaku di antara komunitas Muslim.Sehingga, solusi yang tepat untuk mengantisipasi hal ini adalah pemberdayaan zakat secara optimal Artikel ini mengkaji zakat sebagai instrumen ekonomi Islam kunci dalam penanggulangan kemiskinan melalui perspektif sosio-ekonomi dan institusional. Kemiskinan tetap menjadi tantangan yang berkelanjutan di banyak negara mayoritas Muslim, yang menunjukkan kebutuhan mendesak akan mekanisme redistribusi kekayaan yang efektif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4329f.webp" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4329f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4329f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4329f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" alt="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp 1x" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" alt="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-218d3.webp" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-218d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-218d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-218d3.webp 1x" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" alt="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63273-lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberda" title="JURIS - The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis" target="_blank">The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Socio-Economic Analysis</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai model pengelolaan zakat di negara-negara mayoritas Muslim, dengan tujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan zakat, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Terakhir, penelitian juga dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi dan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar zakat, serta mendorong kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan..
<br>Zakat adalah instrumen ekonomi Islam yang dapat mempengaruhi perilaku Muslim dan merangsang pertumbuhan ekonomi.Indonesia, melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Zakat, dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).BAZNAS adalah badan hukum yang berperan dalam mengelola zakat dan dibentuk oleh pemerintah, yang berlokasi di kabupaten atau kota dan provinsi.Berdasarkan Undang-Undang 11/2013, lembaga pengelolaan zakat harus mampu melaksanakan fungsinya sebagai pengelola zakat.Pengelola zakat ditugaskan untuk mengumpulkan dana zakat dari individu atau institusi yang wajib membayar zakat, mengelola zakat, dan mengawasi pengelolaan zakat.Kesadaran dan kesediaan orang yang mampu membayar zakat sangat membantu dalam menanggulangi kemiskinan dan dapat menghidupkan kembali ekonomi masyarakat.Strategi pengelolaan zakat sebenarnya diarahkan untuk memperoleh pahala bagi muzaki dan meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta menanggulangi kemiskinan.Oleh karena itu, upaya zakat yang menonjol adalah untuk membantu komunitas Muslim lainnya tetap teguh dan taat kepada Islam.Sayangnya, jika kemiskinan terus berlangsung, hal itu dapat mengancam ketahanan iman, moral, dan perilaku di antara komunitas Muslim.Sehingga, solusi yang tepat untuk mengantisipasi hal ini adalah pemberdayaan zakat secara optimal
<br>Artikel ini mengkaji zakat sebagai instrumen ekonomi Islam kunci dalam penanggulangan kemiskinan melalui perspektif sosio-ekonomi dan institusional. Kemiskinan tetap menjadi tantangan yang berkelanjutan di banyak negara mayoritas Muslim, yang menunjukkan kebutuhan mendesak akan mekanisme redistribusi kekayaan yang efektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp" type="image/webp" length="86034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4329f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-4c6c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/lembaga-amil-zakat-pengaruh-pemberdayaan-organisas-thumb-218d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63282-pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita</link>
	<guid isPermaLink="false">7b0c9e15bea308f5e6046f0149e6feab</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:30:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gacor,https,ideas,mabhats,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi Membayar Zakat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Selain itu, penelitian bisa fokus pada perbandingan kredibilitas lembaga zakat antar daerah dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat. Studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan transparansi pengelolaan zakat juga relevan untuk diperdalam.. Faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sementara peran pemerintah tidak signifikan.Secara simultan, keenam faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi tersebut.Motivasi iman dan pengetahuan zakat yang tepat dapat mendorong muzakki untuk segera menunaikan zakat.Peran pemerintah dan ulama penting dalam sosialisasi zakat agar masyarakat memahami kewajibannya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor seperti ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran pemerintah, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat yang berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap motivasi membayar zakat serta besarnya nilai zakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, faktor-faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63282-pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat" target="_blank">Analisis Faktor-Faktor Determinan Pada Motivasi  Membayar Zakat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak platform digital terhadap efisiensi distribusi zakat, mempelajari peran tokoh masyarakat lokal dalam meningkatkan kesadaran zakat, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan zakat di sekolah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Selain itu, penelitian bisa fokus pada perbandingan kredibilitas lembaga zakat antar daerah dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat. Studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan transparansi pengelolaan zakat juga relevan untuk diperdalam..
<br>Faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sementara peran pemerintah tidak signifikan.Secara simultan, keenam faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi tersebut.Motivasi iman dan pengetahuan zakat yang tepat dapat mendorong muzakki untuk segera menunaikan zakat.Peran pemerintah dan ulama penting dalam sosialisasi zakat agar masyarakat memahami kewajibannya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor seperti ibadah, pengetahuan zakat, harta kekayaan atau pendapatan, peran pemerintah, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat yang berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap motivasi membayar zakat serta besarnya nilai zakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ibadah, pengetahuan zakat, harta atau pendapatan, peran ulama, dan kredibilitas lembaga amil zakat memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat, sedangkan peran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, faktor-faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membayar zakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" type="image/webp" length="68834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-18402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-deb66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/pengetahuan-zakat-peran-toko-tokoh-wanita-masyarak-thumb-03384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ OCR LSTM Based Detection of Pork Derived Non Halal Ingredients from Food Labels ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ OCR LSTM Based Detection of Pork Derived Non Halal Ingredients from Food Labels ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ OCR LSTM Based Detection of Pork Derived Non Halal Ingredients from Food Labels ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63290-klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls</link>
	<guid isPermaLink="false">e5ccf78b0998f929a652e2d961feb9bc</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:26:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal aira ]]></category>
	<category><![CDATA[ derived non ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,derived,journal,non,v4i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi tingkat produk eksternal menggunakan dataset yang lebih luas dan realistis. Pemisahan data yang digabungkan atau diduplikasi sebelum pelatihan model dapat meningkatkan generalisasi model. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi tingkat produk eksternal menggunakan dataset yang lebih luas dan realistis. Pemisahan data yang digabungkan atau diduplikasi sebelum pelatihan model dapat meningkatkan generalisasi model. Selain itu, perluasan kategori bahan yang lebih luas, termasuk bahan non-halal atau bahan yang diragukan, dan evaluasi terhadap standar halal yang otoritatif dapat meningkatkan cakupan dan akurasi sistem. Akhirnya, evaluasi kuantitatif tahap-tahap OCR, terjemahan, dan klasifikasi secara terpisah akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja sistem secara keseluruhan.. Studi ini mengembangkan pipeline berbasis web yang mengintegrasikan OCR, terjemahan otomatis, dan klasifikasi LSTM untuk penyaringan awal bahan non-halal yang berasal dari babi pada label makanan.092 catatan bahan baku terlabel dan dievaluasi pada set pengujian 52.182 negatif benar, 12 positif palsu, 41 negatif palsu, dan 23.575 positif benar, yang sesuai dengan akurasi 99,90%, presisi 99,95%, recall 99,83%, dan skor F1 99,89%.Kontribusi praktis adalah integrasi input berbasis gambar dan klasifikasi teks dalam satu antarmuka web.Namun, metrik yang dilaporkan menggambarkan klasifikasi teks daripada akurasi OCR-ke-keputusan secara keseluruhan, dan label sumber tidak diverifikasi ulang secara independen.Sistem juga terbatas pada bahan non-halal yang terkait babi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai pengganti sertifikasi halal formal.Validasi tingkat produk eksternal, pemisahan data yang digabungkan atau diduplikasi, kategori bahan yang lebih luas, dan evaluasi kuantitatif OCR dan terjemahan diperlukan sebelum penggunaan yang lebih tinggi Label makanan kemasan mungkin mengandung istilah bahan baku teknis dan multilingual yang mempersulit penyaringan awal untuk bahan non-halal yang berasal dari babi. Studi ini mengembangkan pipeline berbasis web yang mengintegrasikan pengenalan karakter optik (OCR), terjemahan otomatis, dan klasifikasi teks Long Short-Term Memory (LSTM). Dataset publik yang terdiri dari 528.092 catatan bahan baku terlabel, termasuk 291.920 catatan halal dan 236.172 catatan non-halal yang terkait babi, digunakan untuk pengembangan model. Setelah normalisasi teks, tokenisasi, dan padding urutan, data dibagi menjadi subset pelatihan, validasi, dan pengujian dengan rasio 80:10:10. Set pengujian akhir berisi 52.810 catatan. Matriks kebingungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-56a41.webp" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-56a41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-56a41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-56a41.webp 1x" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" alt="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-a5af5.webp" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-a5af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-a5af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-a5af5.webp 1x" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" alt="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp 1x" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" alt="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63290-klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls" title="JURIS - OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels" target="_blank">OCR-LSTM-Based Detection of Pork-Derived Non-Halal Ingredients from Food Labels</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi tingkat produk eksternal menggunakan dataset yang lebih luas dan realistis. Pemisahan data yang digabungkan atau diduplikasi sebelum pelatihan model dapat meningkatkan generalisasi model. Selain itu, perluasan kategori bahan yang lebih luas, termasuk bahan non-halal atau bahan yang diragukan, dan evaluasi terhadap standar halal yang otoritatif dapat meningkatkan cakupan dan akurasi sistem. Akhirnya, evaluasi kuantitatif tahap-tahap OCR, terjemahan, dan klasifikasi secara terpisah akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja sistem secara keseluruhan..
<br>Studi ini mengembangkan pipeline berbasis web yang mengintegrasikan OCR, terjemahan otomatis, dan klasifikasi LSTM untuk penyaringan awal bahan non-halal yang berasal dari babi pada label makanan.092 catatan bahan baku terlabel dan dievaluasi pada set pengujian 52.182 negatif benar, 12 positif palsu, 41 negatif palsu, dan 23.575 positif benar, yang sesuai dengan akurasi 99,90%, presisi 99,95%, recall 99,83%, dan skor F1 99,89%.Kontribusi praktis adalah integrasi input berbasis gambar dan klasifikasi teks dalam satu antarmuka web.Namun, metrik yang dilaporkan menggambarkan klasifikasi teks daripada akurasi OCR-ke-keputusan secara keseluruhan, dan label sumber tidak diverifikasi ulang secara independen.Sistem juga terbatas pada bahan non-halal yang terkait babi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai pengganti sertifikasi halal formal.Validasi tingkat produk eksternal, pemisahan data yang digabungkan atau diduplikasi, kategori bahan yang lebih luas, dan evaluasi kuantitatif OCR dan terjemahan diperlukan sebelum penggunaan yang lebih tinggi
<br>Label makanan kemasan mungkin mengandung istilah bahan baku teknis dan multilingual yang mempersulit penyaringan awal untuk bahan non-halal yang berasal dari babi. Studi ini mengembangkan pipeline berbasis web yang mengintegrasikan pengenalan karakter optik (OCR), terjemahan otomatis, dan klasifikasi teks Long Short-Term Memory (LSTM). Dataset publik yang terdiri dari 528.092 catatan bahan baku terlabel, termasuk 291.920 catatan halal dan 236.172 catatan non-halal yang terkait babi, digunakan untuk pengembangan model. Setelah normalisasi teks, tokenisasi, dan padding urutan, data dibagi menjadi subset pelatihan, validasi, dan pengujian dengan rasio 80:10:10. Set pengujian akhir berisi 52.810 catatan. Matriks kebingungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp" type="image/webp" length="101580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-56a41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-a5af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/klasifikasi-teks-halal-ingredient-screening-ocr-ls-thumb-37177.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5179-bigint-computing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E Materai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E Materai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E Materai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63297-analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">2be53f20bbd0d89bd4e3b768b53774b6</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:22:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wien kuntari ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy rosyadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza ilhami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedy,ilhami,kuntari,mirza,rosyadi,wien]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan menggabungkan algoritma Random Forest dan teknik machine learning lain seperti neural network untuk meningkatkan akurasi analisis sentimen. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan menggabungkan algoritma Random Forest dan teknik machine learning lain seperti neural network untuk meningkatkan akurasi analisis sentimen. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih luas dengan mengumpulkan data dari berbagai platform media sosial seperti Instagram atau Facebook untuk memperoleh perspektif yang lebih komprehensif tentang opini publik terhadap e-materai. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan teknik analisis emosi yang lebih detail, seperti deteksi emosi spesifik (misalnya marah, sedih, atau bahagia) dalam opini masyarakat, bukan hanya klasifikasi sentimen umum netral, positif, atau negatif.. Berdasarkan hasil dari analisa dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma Random Forest metode Bag of Words memberikan akurasi sebesar 70.1% pada analisis sentimen media sosial X atau twitter pada pembahasan e-materai.Dari hasil tweet yang didapat menunjukkan 86% opini twitter yang bernilai sentimen netral, 9% opini twitter bernilai negatif dan 5% opini twitter yang bernilai positif.Selain itu kata terbanyak pada tweet e-materai adalah tentang beli, worfess dan cpns Dalam pendaftaran CPNS pada tahun 2024 diberlakukan metode pembelian materai digital melalui website https://meterai-elektronik.com sebagai syarat kelengkapan admisnistrasi. Tetapi halaman tersebut yang menjadi penyedia e-materai mengalami error karena banyaknya pengunjung yang masuk dan berusaha membeli e-materai di saat yang sama. Dengan adanya gangguan tersebut mengakibatkan beberapa masyarakat beropini tentang e-materai. Untuk mengetahui sentiment masyarakat tentang e-materai setelah kejadian tersebut maka dilakukan analisis sentimen. Dalam menganalisis sentimen tersebut digunakan algoritma Random Forest dengan model Bag of Words dimana Random Forest merupakan metode pengembangan dari Classification... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-ac841.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-ac841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-ac841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-ac841.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" alt="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-1d0a5.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-1d0a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-1d0a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-1d0a5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" alt="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" alt="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63297-analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarak" title="JURIS - Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai" target="_blank">Implementasi Algoritma Random Forest dan Model Bag of Words Dalam Analisis Sentimen Mengenai E-Materai</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan menggabungkan algoritma Random Forest dan teknik machine learning lain seperti neural network untuk meningkatkan akurasi analisis sentimen. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih luas dengan mengumpulkan data dari berbagai platform media sosial seperti Instagram atau Facebook untuk memperoleh perspektif yang lebih komprehensif tentang opini publik terhadap e-materai. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan teknik analisis emosi yang lebih detail, seperti deteksi emosi spesifik (misalnya marah, sedih, atau bahagia) dalam opini masyarakat, bukan hanya klasifikasi sentimen umum netral, positif, atau negatif..
<br>Berdasarkan hasil dari analisa dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma Random Forest metode Bag of Words memberikan akurasi sebesar 70.1% pada analisis sentimen media sosial X atau twitter pada pembahasan e-materai.Dari hasil tweet yang didapat menunjukkan 86% opini twitter yang bernilai sentimen netral, 9% opini twitter bernilai negatif dan 5% opini twitter yang bernilai positif.Selain itu kata terbanyak pada tweet e-materai adalah tentang beli, worfess dan cpns
<br>Dalam pendaftaran CPNS pada tahun 2024 diberlakukan metode pembelian materai digital melalui website https://meterai-elektronik.com sebagai syarat kelengkapan admisnistrasi. Tetapi halaman tersebut yang menjadi penyedia e-materai mengalami error karena banyaknya pengunjung yang masuk dan berusaha membeli e-materai di saat yang sama. Dengan adanya gangguan tersebut mengakibatkan beberapa masyarakat beropini tentang e-materai. Untuk mengetahui sentiment masyarakat tentang e-materai setelah kejadian tersebut maka dilakukan analisis sentimen. Dalam menganalisis sentimen tersebut digunakan algoritma Random Forest dengan model Bag of Words dimana Random Forest merupakan metode pengembangan dari Classification...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp" type="image/webp" length="115298" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-ac841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-1d0a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/analisis-sentimen-persepsi-opini-masyarakat-klasif-thumb-2f67e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1355-yp3a.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6827-satesi-jurnal-sains-teknologi-sistem-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur Kalurahan Banguntapan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur Kalurahan Banguntapan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur Kalurahan Banguntapan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63292-aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda</link>
	<guid isPermaLink="false">c141a356351bf0432808f372df8e11f1</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:17:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi senam bersama dan edukasi kesehatan terhadap pengendalian hipertensi dan diabetes di tingkat RT. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas integrasi teknologi seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi senam bersama dan edukasi kesehatan terhadap pengendalian hipertensi dan diabetes di tingkat RT. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas integrasi teknologi seperti aplikasi pemantauan tekanan darah dan gula darah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran kader kesehatan lokal dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk mengelola risiko penyakit tidak menular secara mandiri.. Berdasarkan kegiatan pengalaman belajar lapangan di masyarakat yang telah dilaksanakan di RT 24 Wonocatur, penyakit hipertensi dan diabetes melitus merupakan masalah kesehatan utama yang ditemukan pada masyarakat.Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan masih adanya warga dengan tekanan darah dan kadar gula darah di atas batas normal, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian secara berkelanjutan.Intervensi kesehatan masyarakat berbasis Problem Based Learning (PBL) melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan senam bersama terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat.Partisipasi aktif warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini.Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan promosi aktivitas fisik guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mencegah komplikasi hipertensi serta diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prioritas masalah kesehatan dan melaksanakan intervensi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan hipertensi dan diabetes di RT 24 Wonocatur, Kalurahan Banguntapan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) melalui observasi, wawancara, pengisian kuesioner, serta diskusi bersama masyarakat. Penentuan prioritas masalah kesehatan dilakukan menggunakan metode USGF. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hipertensi dan diabetes merupakan masalah kesehatan utama yang dihadapi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" alt="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-b89b8.webp" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-b89b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-b89b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-b89b8.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" alt="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-d4a2f.webp" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-d4a2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-d4a2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-d4a2f.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" alt="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63292-aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda" title="JURIS - Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan" target="_blank">Intervensi Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi dan Diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari intervensi senam bersama dan edukasi kesehatan terhadap pengendalian hipertensi dan diabetes di tingkat RT. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas integrasi teknologi seperti aplikasi pemantauan tekanan darah dan gula darah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran kader kesehatan lokal dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk mengelola risiko penyakit tidak menular secara mandiri..
<br>Berdasarkan kegiatan pengalaman belajar lapangan di masyarakat yang telah dilaksanakan di RT 24 Wonocatur, penyakit hipertensi dan diabetes melitus merupakan masalah kesehatan utama yang ditemukan pada masyarakat.Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan masih adanya warga dengan tekanan darah dan kadar gula darah di atas batas normal, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian secara berkelanjutan.Intervensi kesehatan masyarakat berbasis Problem Based Learning (PBL) melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan senam bersama terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat.Partisipasi aktif warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini.Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan promosi aktivitas fisik guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mencegah komplikasi hipertensi serta diabetes di RT 24 Padukuhan Wonocatur
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prioritas masalah kesehatan dan melaksanakan intervensi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan hipertensi dan diabetes di RT 24 Wonocatur, Kalurahan Banguntapan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) melalui observasi, wawancara, pengisian kuesioner, serta diskusi bersama masyarakat. Penentuan prioritas masalah kesehatan dilakukan menggunakan metode USGF. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hipertensi dan diabetes merupakan masalah kesehatan utama yang dihadapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp" type="image/webp" length="124610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-cec10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-b89b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/aktivitas-fisik-masyarakat-kinerja-sistem-pengenda-thumb-d4a2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63287-tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums</link>
	<guid isPermaLink="false">3e30f4a6271d82944e69416ad0ae7b13</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 22:16:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, seperti pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan indikator kesehatan reproduksi lainnya, seperti status gizi dan kesehatan seksual. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri.. Berdasarkan pengukuran menggunakan kuesioner MMAS-8, sebagian besar remaja putri menunjukkan kepatuhan yang baik dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dengan proporsi terbesar berada pada kategori kepatuhan tinggi, disusul kepatuhan sedang, dan hanya sebagian kecil yang termasuk kepatuhan rendah.Pada variabel kesiapan reproduksi, mayoritas responden berada pada kategori kesiapan tinggi, sementara sisanya berada pada kategori sedang, dan tidak ditemukan responden dengan kesiapan reproduksi kategori rendah.Hal ini menggambarkan bahwa secara umum remaja putri dalam penelitian ini telah memiliki kesiapan reproduksi yang cukup baik.Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan konsumsi konsumsi tablet tambah darah (TTD) berdasarkan MMAS-8 dengan kesiapan reproduksi remaja putri, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Temuan ini didukung pula oleh analisis kepatuhan berbasis observasi konsumsi tablet tambah darah (TTD) yang juga memperlihatkan hubungan bermakna dengan kesiapan reproduksi.Dengan demikian, kedua pendekatan pengukuran kepatuhan tersebut saling menguatkan bahwa semakin baik kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD), semakin baik pula kesiapan reproduksi remaja putri Remaja putri rentan anemia akibat kehilangan darah saat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan zat besi. Pemerintah menjalankan program Tablet Tambah Darah (TTD), namun kepatuhan konsumsi masih menjadi kendala dan diduga memengaruhi kesiapan reproduksi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kepatuhan konsumsi TTD sebagai determinan kesiapan reproduksi remaja putri. Penelitian kuantitatif analitik desain cross-sectional dilaksanakan Desember 2025AeJanuari 2026 di SMPN 1 Banjarmasin. Sampel 215 siswi kelas VIIAeIX dipilih dengan proportional stratified random sampling. Kepatuhan TTD diukur menggunakan kuesoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan kesiapan reproduksi dinilai dengan Reproductive Health Readiness Questionnaire (RHRQ) BKKBN yang mencakup dimensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" alt="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-3682c.webp" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-3682c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-3682c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-3682c.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" alt="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-fad1a.webp" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-fad1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-fad1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-fad1a.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" alt="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63287-tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums" title="JURIS - Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri" target="_blank">Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, seperti pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan indikator kesehatan reproduksi lainnya, seperti status gizi dan kesehatan seksual. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri..
<br>Berdasarkan pengukuran menggunakan kuesioner MMAS-8, sebagian besar remaja putri menunjukkan kepatuhan yang baik dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dengan proporsi terbesar berada pada kategori kepatuhan tinggi, disusul kepatuhan sedang, dan hanya sebagian kecil yang termasuk kepatuhan rendah.Pada variabel kesiapan reproduksi, mayoritas responden berada pada kategori kesiapan tinggi, sementara sisanya berada pada kategori sedang, dan tidak ditemukan responden dengan kesiapan reproduksi kategori rendah.Hal ini menggambarkan bahwa secara umum remaja putri dalam penelitian ini telah memiliki kesiapan reproduksi yang cukup baik.Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan konsumsi konsumsi tablet tambah darah (TTD) berdasarkan MMAS-8 dengan kesiapan reproduksi remaja putri, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Temuan ini didukung pula oleh analisis kepatuhan berbasis observasi konsumsi tablet tambah darah (TTD) yang juga memperlihatkan hubungan bermakna dengan kesiapan reproduksi.Dengan demikian, kedua pendekatan pengukuran kepatuhan tersebut saling menguatkan bahwa semakin baik kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD), semakin baik pula kesiapan reproduksi remaja putri
<br>Remaja putri rentan anemia akibat kehilangan darah saat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan zat besi. Pemerintah menjalankan program Tablet Tambah Darah (TTD), namun kepatuhan konsumsi masih menjadi kendala dan diduga memengaruhi kesiapan reproduksi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kepatuhan konsumsi TTD sebagai determinan kesiapan reproduksi remaja putri. Penelitian kuantitatif analitik desain cross-sectional dilaksanakan Desember 2025AeJanuari 2026 di SMPN 1 Banjarmasin. Sampel 215 siswi kelas VIIAeIX dipilih dengan proportional stratified random sampling. Kepatuhan TTD diukur menggunakan kuesoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan kesiapan reproduksi dinilai dengan Reproductive Health Readiness Questionnaire (RHRQ) BKKBN yang mencakup dimensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp" type="image/webp" length="120018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-895c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-3682c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tablet-zat-besi-kartu-kesehatan-reproduksi-konsums-thumb-fad1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index CSI Studi Kasus Pengguna di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index CSI Studi Kasus Pengguna di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index CSI Studi Kasus Pengguna di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63296-csi-spotify-kepuasan-pelanggan-rudolfo-rizki-daman</link>
	<guid isPermaLink="false">fb10be1323ee0e5e73e9474667fe2f1a</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:14:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wien kuntari ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy rosyadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza ilhami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedy,ilhami,kuntari,mirza,rosyadi,wien]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak desain antarmuka pengguna (UI) terhadap kepuasan pelanggan Spotify melalui pendekatan Heuristic Evaluation. Kedua, studi lebih mendalam tentang peran kebijakan privasi data dalam mempertahankan loyalitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak desain antarmuka pengguna (UI) terhadap kepuasan pelanggan Spotify melalui pendekatan Heuristic Evaluation. Kedua, studi lebih mendalam tentang peran kebijakan privasi data dalam mempertahankan loyalitas pengguna, terutama di tengah tantangan keamanan digital. Ketiga, peneliti dapat mengembangkan model pengukuran kepuasan berbasis metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) untuk memahami persepsi pengguna terhadap solusi pembayaran yang lebih inovatif. Saran-saran ini bertujuan memperluas wawasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan dan meningkatkan strategi pengembangan layanan Spotify.. Tingkat kepuasan pelanggan Spotify berada dalam kategori sangat puas dengan nilai CSI sebesar 87,39%.Fitur pemindaian kode Spotify memiliki tingkat kepentingan terendah, sedangkan keamanan data pribadi menjadi prioritas utama.Masalah pembayaran dan kompensasi masih menjadi kekurangan yang perlu diperbaiki.Akses cepat dan mudah menjadi kekuatan utama aplikasi Spotify.Penelitian ini menekankan pentingnya keamanan dan kemudahan akses dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Spotify menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Kepuasan pelanggan merupakan aspek penting yang harus dipahami oleh penyedia layanan guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna aktif Spotify di berbagai kalangan. Setelah pengumpulan data, dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan perangkat lunak SPSS untuk memastikan keakuratan hasil penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan Spotify berada dalam kategori sangat puas, dengan nilai CSI sebesar 87,39%. Temuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-6fdd6.webp" title="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-6fdd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-6fdd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-6fdd6.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" alt="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp" title="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" alt="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63296-csi-spotify-kepuasan-pelanggan-rudolfo-rizki-daman" title="JURIS - Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia" target="_blank">Evaluasi Kepuasan Pelanggan Aplikasi Spotify Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI): Studi Kasus Pengguna di Indonesia</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak desain antarmuka pengguna (UI) terhadap kepuasan pelanggan Spotify melalui pendekatan Heuristic Evaluation. Kedua, studi lebih mendalam tentang peran kebijakan privasi data dalam mempertahankan loyalitas pengguna, terutama di tengah tantangan keamanan digital. Ketiga, peneliti dapat mengembangkan model pengukuran kepuasan berbasis metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) untuk memahami persepsi pengguna terhadap solusi pembayaran yang lebih inovatif. Saran-saran ini bertujuan memperluas wawasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan dan meningkatkan strategi pengembangan layanan Spotify..
<br>Tingkat kepuasan pelanggan Spotify berada dalam kategori sangat puas dengan nilai CSI sebesar 87,39%.Fitur pemindaian kode Spotify memiliki tingkat kepentingan terendah, sedangkan keamanan data pribadi menjadi prioritas utama.Masalah pembayaran dan kompensasi masih menjadi kekurangan yang perlu diperbaiki.Akses cepat dan mudah menjadi kekuatan utama aplikasi Spotify.Penelitian ini menekankan pentingnya keamanan dan kemudahan akses dalam meningkatkan kepuasan pelanggan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Spotify menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Kepuasan pelanggan merupakan aspek penting yang harus dipahami oleh penyedia layanan guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna aktif Spotify di berbagai kalangan. Setelah pengumpulan data, dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan perangkat lunak SPSS untuk memastikan keakuratan hasil penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan Spotify berada dalam kategori sangat puas, dengan nilai CSI sebesar 87,39%. Temuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp" type="image/webp" length="89258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-6fdd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/csi-spotify-kepuasan-pelanggan-evaluasi-aplikasi-c-thumb-5f921.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1355-yp3a.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6827-satesi-jurnal-sains-teknologi-sistem-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa Putusan Nomor 88 Pid Sus 2023 PN Gns ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa Putusan Nomor 88 Pid Sus 2023 PN Gns ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa Putusan Nomor 88 Pid Sus 2023 PN Gns ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63288-kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-keput</link>
	<guid isPermaLink="false">a874efbf2cf5e6d8ede270853c437391</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:43:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komprehensif terhadap putusan-putusan pengadilan lainnya yang menunjukkan hakim menjatuhkan pidana melebihi tuntutan jaksa, dengan tujuan mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns): Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komprehensif terhadap putusan-putusan pengadilan lainnya yang menunjukkan hakim menjatuhkan pidana melebihi tuntutan jaksa, dengan tujuan mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan hakim. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak putusan hakim yang melebihi tuntutan jaksa terhadap kepastian hukum dan perlindungan hak terdakwa, serta bagaimana hal ini dapat diimbangi dengan prinsip keadilan substantif dan perlindungan korban. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik peradilan pidana di Indonesia dengan negara lain dalam hal kewenangan hakim dan independensi dalam menjatuhkan putusan, serta implikasinya terhadap sistem pemidanaan dan perlindungan hak asasi manusia.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa putusan hakim yang menjatuhkan pidana melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum dalam Putusan Pengadilan Negeri Gunung Sugih Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns telah memiliki dasar hukum yang sah dan kuat serta selaras dengan asas kebebasan hakim, asas proporsionalitas, dan tujuan pemidanaan dalam hukum pidana Indonesia.Hakim menggunakan kewenangannya secara independen dan bertanggung jawab dengan mendasarkan putusan pada terpenuhinya unsur delik, kekuatan alat bukti, beratnya dampak terhadap korban anak, serta nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat, sehingga pidana yang dijatuhkan mencerminkan keadilan substantif Penelitian ini mengkaji pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang melebihi tuntutan jaksa penuntut umum dalam perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak. Fokus penelitian adalah dasar hukum dan rasionalitas hakim dalam menjatuhkan pidana yang lebih berat dari tuntutan jaksa serta kesesuaiannya dengan asas kebebasan hakim, proporsionalitas, dan tujuan pemidanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan yuridis hakim dan dampaknya terhadap penegakan hukum pidana. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memiliki kewenangan menjatuhkan pidana melebihi tuntutan jaksa sepanjang berada dalam batas ancaman pidana undang-undang dan berdasarkan pertimbangan hukum yang sah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa putusan tersebut mencerminkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6eae1.webp" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6eae1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6eae1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6eae1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" alt="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-48a88.webp" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-48a88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-48a88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-48a88.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" alt="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" alt="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63288-kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-keput" title="JURIS - Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)" target="_blank">Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Putusan Melebihi Tuntutan Jaksa (Putusan Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komprehensif terhadap putusan-putusan pengadilan lainnya yang menunjukkan hakim menjatuhkan pidana melebihi tuntutan jaksa, dengan tujuan mengidentifikasi pola dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan hakim. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak putusan hakim yang melebihi tuntutan jaksa terhadap kepastian hukum dan perlindungan hak terdakwa, serta bagaimana hal ini dapat diimbangi dengan prinsip keadilan substantif dan perlindungan korban. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik peradilan pidana di Indonesia dengan negara lain dalam hal kewenangan hakim dan independensi dalam menjatuhkan putusan, serta implikasinya terhadap sistem pemidanaan dan perlindungan hak asasi manusia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa putusan hakim yang menjatuhkan pidana melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum dalam Putusan Pengadilan Negeri Gunung Sugih Nomor 88/Pid.Sus/2023/PN Gns telah memiliki dasar hukum yang sah dan kuat serta selaras dengan asas kebebasan hakim, asas proporsionalitas, dan tujuan pemidanaan dalam hukum pidana Indonesia.Hakim menggunakan kewenangannya secara independen dan bertanggung jawab dengan mendasarkan putusan pada terpenuhinya unsur delik, kekuatan alat bukti, beratnya dampak terhadap korban anak, serta nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat, sehingga pidana yang dijatuhkan mencerminkan keadilan substantif
<br>Penelitian ini mengkaji pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang melebihi tuntutan jaksa penuntut umum dalam perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak. Fokus penelitian adalah dasar hukum dan rasionalitas hakim dalam menjatuhkan pidana yang lebih berat dari tuntutan jaksa serta kesesuaiannya dengan asas kebebasan hakim, proporsionalitas, dan tujuan pemidanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan yuridis hakim dan dampaknya terhadap penegakan hukum pidana. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memiliki kewenangan menjatuhkan pidana melebihi tuntutan jaksa sepanjang berada dalam batas ancaman pidana undang-undang dan berdasarkan pertimbangan hukum yang sah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa putusan tersebut mencerminkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp" type="image/webp" length="110456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6eae1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-48a88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/kewenangan-hakim-keputusan-pengambilan-pertimbanga-thumb-6125d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63298-steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-stea</link>
	<guid isPermaLink="false">3885103de11071c73ff0116c8abaa6d3</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:39:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum inklusif berbasis STEAM yang terintegrasi dengan isu global seperti perubahan iklim, dengan melibatkan desain modul ajar yang lebih sistematis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum inklusif berbasis STEAM yang terintegrasi dengan isu global seperti perubahan iklim, dengan melibatkan desain modul ajar yang lebih sistematis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas pendampingan ABK jangka panjang melalui pendekatan Montessori dan loose part, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki sumber daya terbatas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital dalam pelatihan guru untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan peserta didik dengan kebutuhan khusus dalam pembelajaran STEAM.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TK ABA Karangkajen Yogyakarta yang dilaksanakan pada 24-25 Oktober dan 28-29 November 2025 menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian mampu memperkuat pemahaman dan menyelenggarakan pembelajaran inklusif berbasis STEAM dengan menggunakan media loose part.Kegiatan pelatihan dilakukan sebanyak 4 kali yang meliputi Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Inklusif, Pelatihan Pendekatan STEAM di PAUD, Pelatihan praktik penyusunan RPP/modul ajar inklusif dengan pendekatan STEM dan topik perubahan iklim dan Pelatihan menyusun SOP dan keterampilan melakukan pendampingan ABK dengan Pendekatan STEM menggunakan Loose part dan aparatus Montessori.Kontribusi ini tidak hanya memperkaya diskursus teoretis mengenai integrasi inklusi dan STEAM pada konteks PAUD, tetapi juga menawarkan model replikatif berbasis praktik baik yang berpotensi menjadi rujukan kebijakan dan pengembangan profesional guru pada level nasional maupun internasional PAUD inklusi yang ideal ditandai dengan ketersediaan guru pendamping khusus (GPK) yang membantu guru kelas untuk mengkondisikan ABK selama proses pembelajaran, namun kenyataannya masih banyak sekolah yang tidak memiliki GPK. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan STEAM dengan Loose part dan Montessori yang dapat memenuhi tujuan pembelajaran bagi ABK. Disisi lain, mitra didapati belum memiliki kurikulum inklusif dan belum memahami pendekatan STEAM dengan loose part dan aparatus Montessori sebagai aspek dari pengetahuan dan manajemen pendidikan inklusif. Kegiatan pengabdian dilakukan secara luring menggunakan ceramah, diskusi, PBL, dan praktik. Kegiatan pelatihan termin 1 (Jumat-Sabtu, 24-25 Oktober 2025) dan termin 2 (Jumat-Sabtu, 28-29 Oktober 2025). Seluruh kegiatan dilakukan secara offline di TK ABA Karangkajen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-aecb7.webp" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-aecb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-aecb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-aecb7.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-0857f.webp" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-0857f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-0857f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-0857f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63298-steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-stea" title="JURIS - Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini" target="_blank">Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Mengembangkan Kelas Steam Inklusif Melalui Loose Part: Program Pengabdian Masyarakat Dalam Pendidikan Anak Usia Dini</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum inklusif berbasis STEAM yang terintegrasi dengan isu global seperti perubahan iklim, dengan melibatkan desain modul ajar yang lebih sistematis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas pendampingan ABK jangka panjang melalui pendekatan Montessori dan loose part, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki sumber daya terbatas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital dalam pelatihan guru untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan peserta didik dengan kebutuhan khusus dalam pembelajaran STEAM..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TK ABA Karangkajen Yogyakarta yang dilaksanakan pada 24-25 Oktober dan 28-29 November 2025 menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian mampu memperkuat pemahaman dan menyelenggarakan pembelajaran inklusif berbasis STEAM dengan menggunakan media loose part.Kegiatan pelatihan dilakukan sebanyak 4 kali yang meliputi Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Inklusif, Pelatihan Pendekatan STEAM di PAUD, Pelatihan praktik penyusunan RPP/modul ajar inklusif dengan pendekatan STEM dan topik perubahan iklim dan Pelatihan menyusun SOP dan keterampilan melakukan pendampingan ABK dengan Pendekatan STEM menggunakan Loose part dan aparatus Montessori.Kontribusi ini tidak hanya memperkaya diskursus teoretis mengenai integrasi inklusi dan STEAM pada konteks PAUD, tetapi juga menawarkan model replikatif berbasis praktik baik yang berpotensi menjadi rujukan kebijakan dan pengembangan profesional guru pada level nasional maupun internasional
<br>PAUD inklusi yang ideal ditandai dengan ketersediaan guru pendamping khusus (GPK) yang membantu guru kelas untuk mengkondisikan ABK selama proses pembelajaran, namun kenyataannya masih banyak sekolah yang tidak memiliki GPK. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan STEAM dengan Loose part dan Montessori yang dapat memenuhi tujuan pembelajaran bagi ABK. Disisi lain, mitra didapati belum memiliki kurikulum inklusif dan belum memahami pendekatan STEAM dengan loose part dan aparatus Montessori sebagai aspek dari pengetahuan dan manajemen pendidikan inklusif. Kegiatan pengabdian dilakukan secara luring menggunakan ceramah, diskusi, PBL, dan praktik. Kegiatan pelatihan termin 1 (Jumat-Sabtu, 24-25 Oktober 2025) dan termin 2 (Jumat-Sabtu, 28-29 Oktober 2025). Seluruh kegiatan dilakukan secara offline di TK ABA Karangkajen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp" type="image/webp" length="123500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-aecb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-0857f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/steam-anak-usia-loose-part-montessori-inklusi-rppm-thumb-1383f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things Based Monitoring Application ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things Based Monitoring Application ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things Based Monitoring Application ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63279-sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi</link>
	<guid isPermaLink="false">932b2b3f7bdef088b0b730545ebcf002</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:39:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal aira ]]></category>
	<category><![CDATA[ derived non ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,derived,journal,non,v4i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi optimasi jumlah silika gel untuk kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, perbandingan efektivitas silika gel dengan desiksan lain seperti asam fosfat atau garam kalsium dapat dikembangkan. Pengembangan sensor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi optimasi jumlah silika gel untuk kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, perbandingan efektivitas silika gel dengan desiksan lain seperti asam fosfat atau garam kalsium dapat dikembangkan. Pengembangan sensor kelembaban dengan rentang pengukuran lebih luas dan akurasi tinggi juga menjadi arah studi baru untuk meningkatkan keandalan sistem pemantauan.. Sistem IoT berbasis ESP32 dan DHT11 berhasil memantau penurunan kelembaban dalam kotak penyimpanan filamen.Massa silika gel yang lebih besar meningkatkan laju penurunan kelembaban dan memperpanjang stabilitas kondisi penyimpanan.Sensor DHT11 memiliki batas pengukuran yang memengaruhi akurasi data di bawah 20% RH Filamen cetak 3D sangat rentan terhadap kelembaban lingkungan. Penyerapan kelembaban oleh filamen dapat menurunkan kualitas cetakan, menyebabkan masalah mulai dari stringing hingga kegagalan cetakan total. Studi ini bertujuan menganalisis kemampuan silika gel dalam menekan dan menjaga stabilitas kelembaban di dalam kotak penyimpanan filamen menggunakan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT). Sistem kontrol inti menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban relatif (%RH) di dalam wadah secara real-time. Data sensor dikirim secara nirkabel melalui koneksi Wi-Fi bawaan ESP32 ke basis data Firebase. Pengguna dapat memantau kondisi penyimpanan secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-20c5b.webp" title="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-20c5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-20c5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-20c5b.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" alt="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp" title="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" alt="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63279-sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi" title="JURIS - Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application" target="_blank">Analysis of Silica Gel Capability in Suppressing Humidity within Filament Storage Boxes via an Internet of Things-Based Monitoring Application</a>: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi optimasi jumlah silika gel untuk kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, perbandingan efektivitas silika gel dengan desiksan lain seperti asam fosfat atau garam kalsium dapat dikembangkan. Pengembangan sensor kelembaban dengan rentang pengukuran lebih luas dan akurasi tinggi juga menjadi arah studi baru untuk meningkatkan keandalan sistem pemantauan..
<br>Sistem IoT berbasis ESP32 dan DHT11 berhasil memantau penurunan kelembaban dalam kotak penyimpanan filamen.Massa silika gel yang lebih besar meningkatkan laju penurunan kelembaban dan memperpanjang stabilitas kondisi penyimpanan.Sensor DHT11 memiliki batas pengukuran yang memengaruhi akurasi data di bawah 20% RH
<br>Filamen cetak 3D sangat rentan terhadap kelembaban lingkungan. Penyerapan kelembaban oleh filamen dapat menurunkan kualitas cetakan, menyebabkan masalah mulai dari stringing hingga kegagalan cetakan total. Studi ini bertujuan menganalisis kemampuan silika gel dalam menekan dan menjaga stabilitas kelembaban di dalam kotak penyimpanan filamen menggunakan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT). Sistem kontrol inti menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban relatif (%RH) di dalam wadah secara real-time. Data sensor dikirim secara nirkabel melalui koneksi Wi-Fi bawaan ESP32 ke basis data Firebase. Pengguna dapat memantau kondisi penyimpanan secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp" type="image/webp" length="127284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-20c5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/sorben-silika-gel-silica-filament-iot-variasi-mass-thumb-1862e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5179-bigint-computing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ E Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ E Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ E Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63295-kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">86e1b34d26a58b36a0fdb73d94f5f974</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:36:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wien kuntari ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy rosyadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza ilhami ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedy,ilhami,kuntari,mirza,rosyadi,wien]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem E-Kuesioner menjadi aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepraktisan pengisian kuesioner. Selain itu, peneliti dapat meneliti integrasi sistem dengan analisis data real-time untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem E-Kuesioner menjadi aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepraktisan pengisian kuesioner. Selain itu, peneliti dapat meneliti integrasi sistem dengan analisis data real-time untuk memberikan umpan balik langsung mengenai kualitas layanan akademik. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma prediktif berbasis AI untuk mengidentifikasi area perbaikan layanan akademik berdasarkan pola umpan balik mahasiswa.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai penerapan metode prototype dalam membangun aplikasi berbasis website untuk evaluasi layanan akademik Universitas Timor telah berhasil dibuat.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dapat mengefisienkan pelaksanaan penilain kualitas layanan akademik baik dari segi biaya dan waktu.Sehingga data hasil penilaian tidak disimpan dalam bentuk lembar kertas melainkan disimpan dalam sebuah database, untuk menghindari hilang atau rusaknya data dan menghemat pengeluaran kampus Di era teknologi yang serba canggih yang membawa banyak perubahan diberbagai aspek kehidupan, perkembangan teknologi juga berdampak dibidang pendidikan. Kualitas dan jaminan mutu dapat dilihat dan diukur dari tingkat kepuasan mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan dan pelayanan yang diberikan oleh pegawai akademik terhadap mahasiswa. Dalam pelaksanaan penyebaran kuesioner evaluasi pelayanan akademik di Universitas Timor masih menggunakan kuesioner kertas yang dibagikan kepada mahasiswa untuk diisi. Hal ini mengakibatkan tidak efisiennya waktu dalam pengisian kuesioner dan memerlukan biaya yang besar karena... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp" title="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp 1x" title="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" alt="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-b6906.webp" title="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-b6906.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-b6906.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-b6906.webp 1x" title="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" alt="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63295-kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sist" title="JURIS - E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype" target="_blank">E-Kuesioner Evaluasi Kualitas Layanan Akademik Universitas Timor Menggunakan Metode Prototype</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem E-Kuesioner menjadi aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepraktisan pengisian kuesioner. Selain itu, peneliti dapat meneliti integrasi sistem dengan analisis data real-time untuk memberikan umpan balik langsung mengenai kualitas layanan akademik. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma prediktif berbasis AI untuk mengidentifikasi area perbaikan layanan akademik berdasarkan pola umpan balik mahasiswa..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai penerapan metode prototype dalam membangun aplikasi berbasis website untuk evaluasi layanan akademik Universitas Timor telah berhasil dibuat.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dapat mengefisienkan pelaksanaan penilain kualitas layanan akademik baik dari segi biaya dan waktu.Sehingga data hasil penilaian tidak disimpan dalam bentuk lembar kertas melainkan disimpan dalam sebuah database, untuk menghindari hilang atau rusaknya data dan menghemat pengeluaran kampus
<br>Di era teknologi yang serba canggih yang membawa banyak perubahan diberbagai aspek kehidupan, perkembangan teknologi juga berdampak dibidang pendidikan. Kualitas dan jaminan mutu dapat dilihat dan diukur dari tingkat kepuasan mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan dan pelayanan yang diberikan oleh pegawai akademik terhadap mahasiswa. Dalam pelaksanaan penyebaran kuesioner evaluasi pelayanan akademik di Universitas Timor masih menggunakan kuesioner kertas yang dibagikan kepada mahasiswa untuk diisi. Hal ini mengakibatkan tidak efisiennya waktu dalam pengisian kuesioner dan memerlukan biaya yang besar karena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp" type="image/webp" length="89344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-ff1ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kualitas-pelayanan-akademik-evaluasi-sistem-kepuas-thumb-b6906.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1355-yp3a.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6827-satesi-jurnal-sains-teknologi-sistem-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks Fiqih Kontemporer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks Fiqih Kontemporer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks Fiqih Kontemporer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63285-dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">39ae0f5e746f3519fea48aab5fb81d72</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:35:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gacor,https,ideas,mabhats,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang interpretasi asnaf zakat dalam berbagai mazhab fikih kontemporer, dengan tujuan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penerapan zakat di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks Fiqih Kontemporer: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang interpretasi asnaf zakat dalam berbagai mazhab fikih kontemporer, dengan tujuan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penerapan zakat di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam di berbagai negara, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat kemiskinan, distribusi kekayaan, dan kebijakan pemerintah terkait zakat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak zakat terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di masyarakat, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif.. Al-Qur'an dengan tegas dan jelas mengemukakan tentang yang berhak menerima harta zakat yang dikenal dengan kelompok 8 asnaf.Istilah yang sering digunakan ini dapat dipahami secara kontekstual dan umum sesuai dengan tujuan zakat itu sendiri karena apabila asnaf yang ditetapkan al-Qur'an dipahami secara tekstual, ada asnaf yang tidak dapat diaplikasikan sekarang, yaitu riqab, ibnu sabil dan fi sabilillah.Pemahaman secara tekstual akan menyebabkan tujuan zakat tidak tercapai dengan baik karena pemberian zakat pada mustahik hanya bersifat charity (langsung).Sehingga untuk mencapai tujuan dan hikmah zakat itu sendiri perlu pemahaman secara kontekstual dan komprehensif terhadap 8 asnaf.Energi ekonomi dari spektrum zakat ini secara historis telah terbukti handal dijadikan sebagai instrumen keadilan sosial ekonomi yang mampu mengatasi kemiskinan dalam masyarakat.Zakat juga terbukti memiliki efek domino dalam kehidupan masyarakat, terutama membebaskan kaum dhuafa dari garis kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan konsumsi masyarakat kecil Beberapa manfaat zakat adalah sebagai bentuk iman kepada Allah, tetapi juga memiliki kontribusi yang lebih besar dalam proses pembentukan kepribadian Muslim sebagai anggota masyarakat dan negara. Selain itu, zakat juga dapat meningkatkan bentuk solidaritas dan hubungan jiwa antara orang kaya dan miskin. Pemahaman kontekstual tentang pendapatan zakat terdiri dari delapan tingkat yang disebut delapan asnaf, yang menyebabkan tujuan zakat tidak tercapai karena distribusi dana zakat kepada mereka hanya dalam bentuk sumbangan. Untuk mencapai tujuan zakat dan manfaat kewajiban zakat, pemahaman komprehensif dan kontekstual tentang delapan asnaf atau penerima zakat perlu dilakukan, sehingga kelompok yang berhak menerima dana zakat akan menerima haknya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-08605.webp" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-08605.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-08605.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-08605.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" alt="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" alt="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-91443.webp" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-91443.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-91443.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-91443.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" alt="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63285-dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat" title="JURIS - Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer" target="_blank">Interpretasi Asnaf Zakat dalam Konteks  Fiqih Kontemporer</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang interpretasi asnaf zakat dalam berbagai mazhab fikih kontemporer, dengan tujuan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penerapan zakat di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam di berbagai negara, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat kemiskinan, distribusi kekayaan, dan kebijakan pemerintah terkait zakat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak zakat terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di masyarakat, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif..
<br>Al-Qur'an dengan tegas dan jelas mengemukakan tentang yang berhak menerima harta zakat yang dikenal dengan kelompok 8 asnaf.Istilah yang sering digunakan ini dapat dipahami secara kontekstual dan umum sesuai dengan tujuan zakat itu sendiri karena apabila asnaf yang ditetapkan al-Qur'an dipahami secara tekstual, ada asnaf yang tidak dapat diaplikasikan sekarang, yaitu riqab, ibnu sabil dan fi sabilillah.Pemahaman secara tekstual akan menyebabkan tujuan zakat tidak tercapai dengan baik karena pemberian zakat pada mustahik hanya bersifat charity (langsung).Sehingga untuk mencapai tujuan dan hikmah zakat itu sendiri perlu pemahaman secara kontekstual dan komprehensif terhadap 8 asnaf.Energi ekonomi dari spektrum zakat ini secara historis telah terbukti handal dijadikan sebagai instrumen keadilan sosial ekonomi yang mampu mengatasi kemiskinan dalam masyarakat.Zakat juga terbukti memiliki efek domino dalam kehidupan masyarakat, terutama membebaskan kaum dhuafa dari garis kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan konsumsi masyarakat kecil
<br>Beberapa manfaat zakat adalah sebagai bentuk iman kepada Allah, tetapi juga memiliki kontribusi yang lebih besar dalam proses pembentukan kepribadian Muslim sebagai anggota masyarakat dan negara. Selain itu, zakat juga dapat meningkatkan bentuk solidaritas dan hubungan jiwa antara orang kaya dan miskin. Pemahaman kontekstual tentang pendapatan zakat terdiri dari delapan tingkat yang disebut delapan asnaf, yang menyebabkan tujuan zakat tidak tercapai karena distribusi dana zakat kepada mereka hanya dalam bentuk sumbangan. Untuk mencapai tujuan zakat dan manfaat kewajiban zakat, pemahaman komprehensif dan kontekstual tentang delapan asnaf atau penerima zakat perlu dilakukan, sehingga kelompok yang berhak menerima dana zakat akan menerima haknya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp" type="image/webp" length="70498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-08605.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-222a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/dana-zakat-pola-konsumsi-masyarakat-konteks-sosial-thumb-91443.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah Ditinjau Dari Fiqhalhadits ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah Ditinjau Dari Fiqhalhadits ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah Ditinjau Dari Fiqhalhadits ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63284-budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">cb5256aacc2fbbe2f5e4e8b818b41688</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:28:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ideas https ]]></category>
	<category><![CDATA[ al mabhats ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gacor,https,ideas,mabhats,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji evolusi 'urf dalam masyarakat modern yang terpengaruh oleh Islam. Selain itu, analisis peran bahasa dalam mempertahankan identitas budaya Arab perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak ajaran Islam terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits): Penelitian lanjutan dapat mengkaji evolusi 'urf dalam masyarakat modern yang terpengaruh oleh Islam. Selain itu, analisis peran bahasa dalam mempertahankan identitas budaya Arab perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak ajaran Islam terhadap peran gender dalam masyarakat pra-Islam dapat memberikan wawasan baru untuk memahami transformasi sosial budaya.. Perubahan sosial budaya masyarakat Arab Jahiliyah dipengaruhi oleh ajaran Islam yang mengubah tradisi lama menjadi lebih terstruktur.Fiqh Al-Hadith menjadi dasar dalam memahami perubahan tersebut, serta menekankan pentingnya 'urf sebagai bagian dari hukum syariah.Studi ini menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui adaptasi dan integrasi nilai-nilai baru Perubahan sosial budaya masyarakat Arab Jahiliyah berlangsung melalui proses penyebaran ajaran Islam. Perubahan ini mencakup aspek bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, peralatan hidup, mata pencarian, sistem religi, dan kesenian. Studi ini menemukan bahwa kebudayaan sosial merupakan hasil dari pikiran, emosi, dan inisiatif manusia yang terbentuk dari tradisi nenek moyang. Perubahan sosial budaya dianggap tidak terpisah antara masa Mekah dan Madinah, dengan fokus pada pengaruh ajaran Islam dalam mengubah struktur masyarakat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" alt="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-6d658.webp" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-6d658.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-6d658.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-6d658.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" alt="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-0ec38.webp" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-0ec38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-0ec38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-0ec38.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" alt="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63284-budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-pe" title="JURIS - Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)" target="_blank">Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji evolusi 'urf dalam masyarakat modern yang terpengaruh oleh Islam. Selain itu, analisis peran bahasa dalam mempertahankan identitas budaya Arab perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak ajaran Islam terhadap peran gender dalam masyarakat pra-Islam dapat memberikan wawasan baru untuk memahami transformasi sosial budaya..
<br>Perubahan sosial budaya masyarakat Arab Jahiliyah dipengaruhi oleh ajaran Islam yang mengubah tradisi lama menjadi lebih terstruktur.Fiqh Al-Hadith menjadi dasar dalam memahami perubahan tersebut, serta menekankan pentingnya 'urf sebagai bagian dari hukum syariah.Studi ini menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui adaptasi dan integrasi nilai-nilai baru
<br>Perubahan sosial budaya masyarakat Arab Jahiliyah berlangsung melalui proses penyebaran ajaran Islam. Perubahan ini mencakup aspek bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, peralatan hidup, mata pencarian, sistem religi, dan kesenian. Studi ini menemukan bahwa kebudayaan sosial merupakan hasil dari pikiran, emosi, dan inisiatif manusia yang terbentuk dari tradisi nenek moyang. Perubahan sosial budaya dianggap tidak terpisah antara masa Mekah dan Madinah, dengan fokus pada pengaruh ajaran Islam dalam mengubah struktur masyarakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp" type="image/webp" length="69008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-fba2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-6d658.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/budaya-arab-nuansa-nenek-moyang-analisis-peran-sos-thumb-0ec38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63281-sertifikat-digital-bpcs-akademik-stegan</link>
	<guid isPermaLink="false">1f4d174fddceb05f938eeabe1c1f7f0e</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:24:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal aira ]]></category>
	<category><![CDATA[ derived non ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,derived,journal,non,v4i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan muatan identitas tersembunyi dengan tanda tangan digital atau enkripsi yang diverifikasi, menambahkan mekanisme penyisipan atau koreksi kesalahan yang kokoh, mengevaluasi keterdeteksian melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan muatan identitas tersembunyi dengan tanda tangan digital atau enkripsi yang diverifikasi, menambahkan mekanisme penyisipan atau koreksi kesalahan yang kokoh, mengevaluasi keterdeteksian melalui steganalisis, dan memvalidasi pendekatan pada dataset sertifikat multi-institusi yang lebih besar. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk memperluas sampel sertifikat, melaporkan keterdeteksian steganalisis, mengevaluasi keterbacaan OCR setelah penyisipan, menguji muatan yang ditandatangani atau diverifikasi, dan membandingkan BPCS dengan steganografi watermarking yang kokoh atau yang dikoreksi kesalahan di bawah kondisi serangan yang standar.. Studi ini mengevaluasi BPCS sebagai lapisan penyembunyian identitas data tersembunyi untuk gambar sertifikat digital.Di bawah kondisi PNG yang tidak dimodifikasi, implementasi menghasilkan kesetiaan piksel tingkat tinggi dan ekstraksi yang tepat di seluruh muatan yang diuji.Nilai PSNR berkisar dari 68,53 hingga 84,49 dB dalam eksperimen penyisipan yang sempurna, dan lima sertifikat asli menghasilkan PSNR rata-rata 83,46 dB dengan deviasi standar 0,63 dB.Ambang kompleksitas sangat mempengaruhi kapasitas yang tersedia, dengan penurunan yang jelas di atas CA = 0,5, sedangkan RGB menyediakan ruang penyisipan teoretis tambahan.Tes ketahanan secara signifikan menyempitkan klaim praktis.Operasi umum seperti pembesaran, pemotongan, rotasi, kebisingan, kabur, dan perubahan kecerahan menyebabkan korupsi muatan sebagian atau total.Oleh karena itu, BPCS harus diposisikan sebagai mekanisme penyembunyian data dengan kapasitas tinggi dan distorsi rendah untuk alur kerja lossless yang dikendalikan daripada sebagai solusi anti-palsu atau verifikasi yang kokoh.Penelitian masa depan harus menggabungkan muatan identitas tersembunyi dengan tanda tangan digital atau enkripsi yang diverifikasi, menambahkan mekanisme penyisipan atau koreksi kesalahan yang kokoh, mengevaluasi keterdeteksian melalui steganalisis, dan memvalidasi pendekatan pada dataset sertifikat multi-institusi yang lebih besar Sertifikat akademik digital memerlukan perlindungan terhadap manipulasi tidak sah sambil mempertahankan penampilan visualnya. Studi ini mengevaluasi Bit Plane Complexity Segmentation (BPCS) sebagai lapisan penyembunyian identitas data tersembunyi untuk gambar sertifikat. Implementasi MATLAB mengonversi Pure Binary Code menjadi Canonical Gray Code, membagi bit-plane menjadi blok 8 y 8, dan menyematkan muatan di daerah yang kompleksitasnya melebihi ambang batas yang dipilih. Kinerja dinilai melalui sensitivitas ambang batas, skalabilitas muatan, perbandingan skala abu-abu dan RGB, uji kelayakan muatan besar 40.000 bit, konsistensi di lima gambar sertifikat asli, dan ketahanan terhadap manipulasi gambar umum. Di bawah kondisi lossless yang sempurna, muatan yang diuji dipulihkan dengan tepat dan kualitas gambar stego tetap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-df55e.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-df55e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-df55e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-df55e.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" alt="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" alt="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-c9b9a.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-c9b9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-c9b9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-c9b9a.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" alt="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63281-sertifikat-digital-bpcs-akademik-stegan" title="JURIS - Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images" target="_blank">Performance Evaluation of BPCS Steganography for Identity Data Embedding in Academic Certificate Images</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan muatan identitas tersembunyi dengan tanda tangan digital atau enkripsi yang diverifikasi, menambahkan mekanisme penyisipan atau koreksi kesalahan yang kokoh, mengevaluasi keterdeteksian melalui steganalisis, dan memvalidasi pendekatan pada dataset sertifikat multi-institusi yang lebih besar. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk memperluas sampel sertifikat, melaporkan keterdeteksian steganalisis, mengevaluasi keterbacaan OCR setelah penyisipan, menguji muatan yang ditandatangani atau diverifikasi, dan membandingkan BPCS dengan steganografi watermarking yang kokoh atau yang dikoreksi kesalahan di bawah kondisi serangan yang standar..
<br>Studi ini mengevaluasi BPCS sebagai lapisan penyembunyian identitas data tersembunyi untuk gambar sertifikat digital.Di bawah kondisi PNG yang tidak dimodifikasi, implementasi menghasilkan kesetiaan piksel tingkat tinggi dan ekstraksi yang tepat di seluruh muatan yang diuji.Nilai PSNR berkisar dari 68,53 hingga 84,49 dB dalam eksperimen penyisipan yang sempurna, dan lima sertifikat asli menghasilkan PSNR rata-rata 83,46 dB dengan deviasi standar 0,63 dB.Ambang kompleksitas sangat mempengaruhi kapasitas yang tersedia, dengan penurunan yang jelas di atas CA = 0,5, sedangkan RGB menyediakan ruang penyisipan teoretis tambahan.Tes ketahanan secara signifikan menyempitkan klaim praktis.Operasi umum seperti pembesaran, pemotongan, rotasi, kebisingan, kabur, dan perubahan kecerahan menyebabkan korupsi muatan sebagian atau total.Oleh karena itu, BPCS harus diposisikan sebagai mekanisme penyembunyian data dengan kapasitas tinggi dan distorsi rendah untuk alur kerja lossless yang dikendalikan daripada sebagai solusi anti-palsu atau verifikasi yang kokoh.Penelitian masa depan harus menggabungkan muatan identitas tersembunyi dengan tanda tangan digital atau enkripsi yang diverifikasi, menambahkan mekanisme penyisipan atau koreksi kesalahan yang kokoh, mengevaluasi keterdeteksian melalui steganalisis, dan memvalidasi pendekatan pada dataset sertifikat multi-institusi yang lebih besar
<br>Sertifikat akademik digital memerlukan perlindungan terhadap manipulasi tidak sah sambil mempertahankan penampilan visualnya. Studi ini mengevaluasi Bit Plane Complexity Segmentation (BPCS) sebagai lapisan penyembunyian identitas data tersembunyi untuk gambar sertifikat. Implementasi MATLAB mengonversi Pure Binary Code menjadi Canonical Gray Code, membagi bit-plane menjadi blok 8 y 8, dan menyematkan muatan di daerah yang kompleksitasnya melebihi ambang batas yang dipilih. Kinerja dinilai melalui sensitivitas ambang batas, skalabilitas muatan, perbandingan skala abu-abu dan RGB, uji kelayakan muatan besar 40.000 bit, konsistensi di lima gambar sertifikat asli, dan ketahanan terhadap manipulasi gambar umum. Di bawah kondisi lossless yang sempurna, muatan yang diuji dipulihkan dengan tepat dan kualitas gambar stego tetap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp" type="image/webp" length="110952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-df55e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-e2bfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sertifikat-digital-bpcs-akademik-steganografi-psnr-thumb-c9b9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5179-bigint-computing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63289-reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-rep</link>
	<guid isPermaLink="false">ee48c4481935b5dcd3be61776a9f8e2e</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:16:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eko raharjo ]]></category>
	<category><![CDATA[ pn gns ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eko,gns,pn,raharjo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Artikel ini menawarkan kebaruan akademik dengan mengintegrasikan kerangka teori signaling theory, agency theory, dan audit risk model untuk membangun model prediktif berbasis interaksi dinamis antara tekanan finansial, kompleksitas proses audit, dan kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern: Artikel ini menawarkan kebaruan akademik dengan mengintegrasikan kerangka teori signaling theory, agency theory, dan audit risk model untuk membangun model prediktif berbasis interaksi dinamis antara tekanan finansial, kompleksitas proses audit, dan kualitas reputasional auditor sebagai determinan probabilitas penerbitan opini going concern. Penelitian selanjutnya dapat meneliti jenis perusahaan selain sektor property & real estate di Bursa Efek Indonesia, menambahkan variabel lainnya yang memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern, dan memprediksi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi opini audit going concern untuk menghindari respons negatif dari pengguna laporan keuangan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh kondisi keuangan perusahaan, audit delay, dan reputasi auditor terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan 60 perusahaan pada 5 tahun periode dari tahun 2020-2024 dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 300 sampel.Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Kondisi keuangan perusahaan berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024.Reputasi auditor berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024.Audit delay berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024 Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay, dan Reputasi Auditor terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan-perusahaan pada sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2020-2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 perusahaan property dan real estate dengan menggunakan metode purposive sampling. Metodologi yang digunakan adalah regresi logistic karena variabel dummy. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah sekunder berupa laporan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-b6d8c.webp" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-b6d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-b6d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-b6d8c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" alt="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-2d12d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-2d12d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-2d12d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-2d12d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" alt="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" alt="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63289-reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-rep" title="JURIS - Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern" target="_blank">Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay dan Reputasi Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern</a>: Artikel ini menawarkan kebaruan akademik dengan mengintegrasikan kerangka teori signaling theory, agency theory, dan audit risk model untuk membangun model prediktif berbasis interaksi dinamis antara tekanan finansial, kompleksitas proses audit, dan kualitas reputasional auditor sebagai determinan probabilitas penerbitan opini going concern. Penelitian selanjutnya dapat meneliti jenis perusahaan selain sektor property & real estate di Bursa Efek Indonesia, menambahkan variabel lainnya yang memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern, dan memprediksi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi opini audit going concern untuk menghindari respons negatif dari pengguna laporan keuangan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh kondisi keuangan perusahaan, audit delay, dan reputasi auditor terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan 60 perusahaan pada 5 tahun periode dari tahun 2020-2024 dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 300 sampel.Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Kondisi keuangan perusahaan berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024.Reputasi auditor berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024.Audit delay berpengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan property & real estate pada periode tahun 2020-2024
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Audit Delay, dan Reputasi Auditor terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan-perusahaan pada sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2020-2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 perusahaan property dan real estate dengan menggunakan metode purposive sampling. Metodologi yang digunakan adalah regresi logistic karena variabel dummy. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah sekunder berupa laporan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp" type="image/webp" length="116072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-b6d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-2d12d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/reputasi-auditor-moderasi-audit-delay-obligasi-pro-thumb-52c0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5787-rayyanjurnal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17731-aurelia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Streamlit Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Streamlit Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Streamlit Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63286-model-arima-durian-forecasting-streamlit-dat</link>
	<guid isPermaLink="false">4b078df9a9d317a67908b4511008579c</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:12:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal aira ]]></category>
	<category><![CDATA[ derived non ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,derived,journal,non,v4i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi durian dengan mengintegrasikan data iklim dan variabel eksternal seperti curah hujan dan suhu. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan data historis yang lebih panjang untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi durian dengan mengintegrasikan data iklim dan variabel eksternal seperti curah hujan dan suhu. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan data historis yang lebih panjang untuk meningkatkan akurasi prediksi. Terakhir, penelitian dapat menguji metode prediksi berbasis machine learning yang lebih kompleks untuk membandingkan efektivitasnya terhadap model ARIMA dalam konteks data pertanian yang terbatas.. Studi ini mengembangkan sistem forecasting durian berbasis Streamlit menggunakan model ARIMA.060 catatan panen diagregasi menjadi 20 observasi kuartal.Seri kasar tidak stasioner, tetapi diferensiasi orde pertama menghasilkan seri stasioner.Model ARIMA (4,0,1) dipilih dengan kriteria informasi AIC dan BIC.Evaluasi prediksi menunjukkan akurasi tinggi dengan RMSE 1,16 ton, MAE 1,15 ton, dan MAPE 4,33%.Namun, keterbatasan utama adalah seri waktu pendek, periode holdout tunggal, dan ketidaksesuaian antara indikasi ADF dan pemilihan model otomatis.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup penggunaan data historis lebih panjang, validasi rolling-origin, dan integrasi variabel eksogen seperti iklim Produksi durian di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, mengalami fluktuasi signifikan antar kuartal, menciptakan ketidakpastian dalam perencanaan panen dan distribusi. Studi ini mengembangkan sistem pendukung keputusan ringan yang mengintegrasikan pipeline forecasting ARIMA dengan aplikasi web Streamlit. Dataset sumber berisi 41.060 catatan panen pertanian dari 2020Ae2024, diagregasi menjadi 20 observasi regional per kuartal. Seri kasar tidak stasioner menurut uji Augmented DickeyAeFuller (ADF = Oe0,449, p = 0,901), sedangkan diferensiasi orde pertama menghasilkan seri stasioner (ADF = Oe4,120, p = 0,0009). Pemilihan model otomatis memilih ARIMA (4,0,1) dengan AIC = 401,649 dan BIC = 407,624. Evaluasi 80/20... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-58c86.webp" title="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-58c86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-58c86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-58c86.webp 1x" title="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" alt="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp" title="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp 1x" title="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" alt="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63286-model-arima-durian-forecasting-streamlit-dat" title="JURIS - Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model" target="_blank">Streamlit-Based Durian Yield Forecasting Using an ARIMA Model</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi durian dengan mengintegrasikan data iklim dan variabel eksternal seperti curah hujan dan suhu. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan data historis yang lebih panjang untuk meningkatkan akurasi prediksi. Terakhir, penelitian dapat menguji metode prediksi berbasis machine learning yang lebih kompleks untuk membandingkan efektivitasnya terhadap model ARIMA dalam konteks data pertanian yang terbatas..
<br>Studi ini mengembangkan sistem forecasting durian berbasis Streamlit menggunakan model ARIMA.060 catatan panen diagregasi menjadi 20 observasi kuartal.Seri kasar tidak stasioner, tetapi diferensiasi orde pertama menghasilkan seri stasioner.Model ARIMA (4,0,1) dipilih dengan kriteria informasi AIC dan BIC.Evaluasi prediksi menunjukkan akurasi tinggi dengan RMSE 1,16 ton, MAE 1,15 ton, dan MAPE 4,33%.Namun, keterbatasan utama adalah seri waktu pendek, periode holdout tunggal, dan ketidaksesuaian antara indikasi ADF dan pemilihan model otomatis.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup penggunaan data historis lebih panjang, validasi rolling-origin, dan integrasi variabel eksogen seperti iklim
<br>Produksi durian di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, mengalami fluktuasi signifikan antar kuartal, menciptakan ketidakpastian dalam perencanaan panen dan distribusi. Studi ini mengembangkan sistem pendukung keputusan ringan yang mengintegrasikan pipeline forecasting ARIMA dengan aplikasi web Streamlit. Dataset sumber berisi 41.060 catatan panen pertanian dari 2020Ae2024, diagregasi menjadi 20 observasi regional per kuartal. Seri kasar tidak stasioner menurut uji Augmented DickeyAeFuller (ADF = Oe0,449, p = 0,901), sedangkan diferensiasi orde pertama menghasilkan seri stasioner (ADF = Oe4,120, p = 0,0009). Pemilihan model otomatis memilih ARIMA (4,0,1) dengan AIC = 401,649 dan BIC = 407,624. Evaluasi 80/20...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp" type="image/webp" length="124982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-58c86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/model-arima-durian-forecasting-streamlit-dataset-s-thumb-59eaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5179-bigint-computing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63280-alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">7ec1bf6876e64d7b4ba33565e2748a9d</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:01:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal aira ]]></category>
	<category><![CDATA[ derived non ]]></category>
	<category><![CDATA[ v4i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,derived,journal,non,v4i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melibatkan ahli independen yang lebih banyak dalam proses pengambilan keputusan, memastikan konsensus yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan analisis sensitivitas dan perbandingan untuk memperkuat validitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melibatkan ahli independen yang lebih banyak dalam proses pengambilan keputusan, memastikan konsensus yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan analisis sensitivitas dan perbandingan untuk memperkuat validitas keputusan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan data lalu lintas dan komersial dinamis untuk memperhitungkan perubahan kondisi. Terakhir, penting untuk mengevaluasi usability sistem dengan pengguna UMKM dan pemerintah yang representatif untuk memastikan sistem ini dapat digunakan secara efektif dalam praktik.. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi geografis berbasis Android yang mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan OpenStreetMap untuk menyaring 30 lokasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Asahan.33%), diikuti oleh keselamatan dan kenyamanan (26.Sekitar Stasiun Kisaran meraih peringkat tertinggi (0.0391), meskipun marginnya tipis dengan alternatif berikutnya.Kontribusi utama adalah alur kerja mobile yang dapat diaudit yang menghubungkan perhitungan multicriteria dengan visualisasi spasial.Rasio konsistensi nol dihasilkan dari konstruksi rasio deterministik dan tidak menunjukkan kesepakatan ahli yang luas.Penelitian selanjutnya harus menggunakan ahli independen yang lebih banyak, melaporkan instrumen penilaian skor alternatif secara detail, melakukan analisis sensitivitas dan perbandingan, mengintegrasikan data lalu lintas dan komersial dinamis, serta mengevaluasi usability dengan pengguna UMKM dan pemerintah yang representatif Pemilihan lokasi strategis untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memerlukan penilaian transparan terhadap kriteria spasial dan operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi geografis berbasis Android yang mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan OpenStreetMap untuk menyaring 30 lokasi di 25 kecamatan di Kabupaten Asahan, Indonesia. Lima kriteria didefinisikan dari literatur, observasi lapangan, dan konsultasi dengan satu praktisi pemerintah daerah. Aksesibilitas mendapat bobot tertinggi (0.3333), diikuti oleh keselamatan dan kenyamanan (0.2667), kedekatan dengan keramaian (0.2000), infrastruktur (0.1333), dan sumber daya lokal (0.0667). Sekitar Stasiun Kisaran meraih peringkat pertama (0.0391), hanya 0.0004 di atas alternatif berikutnya. Sistem ini menghubungkan prioritas numerik dengan pemetaan interaktif dan menyediakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-5a037.webp" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-5a037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-5a037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-5a037.webp 1x" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" alt="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp 1x" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" alt="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-3674f.webp" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-3674f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-3674f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-3674f.webp 1x" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" alt="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63280-alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis" title="JURIS - Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection" target="_blank">Android Geographic Information System with AHP for Strategic MSME Location Selection</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melibatkan ahli independen yang lebih banyak dalam proses pengambilan keputusan, memastikan konsensus yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan analisis sensitivitas dan perbandingan untuk memperkuat validitas keputusan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan data lalu lintas dan komersial dinamis untuk memperhitungkan perubahan kondisi. Terakhir, penting untuk mengevaluasi usability sistem dengan pengguna UMKM dan pemerintah yang representatif untuk memastikan sistem ini dapat digunakan secara efektif dalam praktik..
<br>Penelitian ini mengembangkan sistem informasi geografis berbasis Android yang mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan OpenStreetMap untuk menyaring 30 lokasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Asahan.33%), diikuti oleh keselamatan dan kenyamanan (26.Sekitar Stasiun Kisaran meraih peringkat tertinggi (0.0391), meskipun marginnya tipis dengan alternatif berikutnya.Kontribusi utama adalah alur kerja mobile yang dapat diaudit yang menghubungkan perhitungan multicriteria dengan visualisasi spasial.Rasio konsistensi nol dihasilkan dari konstruksi rasio deterministik dan tidak menunjukkan kesepakatan ahli yang luas.Penelitian selanjutnya harus menggunakan ahli independen yang lebih banyak, melaporkan instrumen penilaian skor alternatif secara detail, melakukan analisis sensitivitas dan perbandingan, mengintegrasikan data lalu lintas dan komersial dinamis, serta mengevaluasi usability dengan pengguna UMKM dan pemerintah yang representatif
<br>Pemilihan lokasi strategis untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memerlukan penilaian transparan terhadap kriteria spasial dan operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi geografis berbasis Android yang mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan OpenStreetMap untuk menyaring 30 lokasi di 25 kecamatan di Kabupaten Asahan, Indonesia. Lima kriteria didefinisikan dari literatur, observasi lapangan, dan konsultasi dengan satu praktisi pemerintah daerah. Aksesibilitas mendapat bobot tertinggi (0.3333), diikuti oleh keselamatan dan kenyamanan (0.2667), kedekatan dengan keramaian (0.2000), infrastruktur (0.1333), dan sumber daya lokal (0.0667). Sekitar Stasiun Kisaran meraih peringkat pertama (0.0391), hanya 0.0004 di atas alternatif berikutnya. Sistem ini menghubungkan prioritas numerik dengan pemetaan interaktif dan menyediakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp" type="image/webp" length="170490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-5a037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-b6a14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/alokasi-sumber-daya-pemilihan-lokasi-usability-sis-thumb-3674f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5179-bigint-computing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 03:24:46 +0700. 24 items. Served in: 7.736 seconds [rss] -->
