<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.137-10jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.137-10jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 14:28:27 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:28:27 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-10T14:28:27+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53973-manajemen-kurikulum-islami-konteks-prakt</link>
	<guid isPermaLink="false">6ca6ab67795ebd61caa8a0df41b81623</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas cakupan pemahaman mengenai tantangan dan solusi dalam modernisasi kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak integrasi teknologi dalam pembelajaran di lembaga pendidikan Islam, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Terakhir, penelitian tentang peran kepemimpinan pendidikan dalam mendukung modernisasi kurikulum dan implementasi praktik manajerial yang efektif juga sangat penting untuk dilakukan.. Penelitian ini mengungkapkan tiga tema utama dalam penerapan modernisasi manajemen kurikulum berbasis pemikiran Muhammad Abduh di lembaga pendidikan Islam di Indonesia.Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menggabungkan keduanya, tantangan dalam menyelaraskan kurikulum tetap ada, terutama dalam hal teori dan praktik.Kedua, praktik manajerial yang terkendala oleh tradisi menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pendidikan yang progresif dengan implementasi manajerial yang lambat dan birokratis.Ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi memberikan kemajuan, namun kesenjangan digital dan kurangnya pelatihan untuk guru masih menjadi hambatan besar dalam pengembangan kurikulum yang efektif.Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penguatan kapasitas manajerial dalam pendidikan Islam untuk mendukung implementasi kurikulum yang lebih fleksibel dan berbasis pada nilai-nilai agama serta ilmu pengetahuan modern.Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang penerapan pemikiran Muhammad Abduh dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan integrasi antara agama dan sains.Secara praktis, temuan ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi guru dan infrastruktur teknologi dalam mendukung perubahan kurikulum di lembaga pendidikan Islam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modernisasi manajemen kurikulum dalam perspektif pemikiran pendidikan Muhammad Abduh, serta implikasinya bagi praktik pengelolaan kurikulum di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memungkinkan penelitian untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang dipilih melalui purposive sampling dari madrasah dan pesantren di Jawa dan Sumatra. Temuan utama penelitian ini mencakup tiga tema: pertama, integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern; kedua, kendala dalam praktik manajerial kurikulum yang terperangkap dalam tradisi birokratis; dan ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53973-manajemen-kurikulum-islami-konteks-prakt" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" target="_blank">Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas cakupan pemahaman mengenai tantangan dan solusi dalam modernisasi kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak integrasi teknologi dalam pembelajaran di lembaga pendidikan Islam, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Terakhir, penelitian tentang peran kepemimpinan pendidikan dalam mendukung modernisasi kurikulum dan implementasi praktik manajerial yang efektif juga sangat penting untuk dilakukan..
<br>Penelitian ini mengungkapkan tiga tema utama dalam penerapan modernisasi manajemen kurikulum berbasis pemikiran Muhammad Abduh di lembaga pendidikan Islam di Indonesia.Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menggabungkan keduanya, tantangan dalam menyelaraskan kurikulum tetap ada, terutama dalam hal teori dan praktik.Kedua, praktik manajerial yang terkendala oleh tradisi menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pendidikan yang progresif dengan implementasi manajerial yang lambat dan birokratis.Ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi memberikan kemajuan, namun kesenjangan digital dan kurangnya pelatihan untuk guru masih menjadi hambatan besar dalam pengembangan kurikulum yang efektif.Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penguatan kapasitas manajerial dalam pendidikan Islam untuk mendukung implementasi kurikulum yang lebih fleksibel dan berbasis pada nilai-nilai agama serta ilmu pengetahuan modern.Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang penerapan pemikiran Muhammad Abduh dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan integrasi antara agama dan sains.Secara praktis, temuan ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi guru dan infrastruktur teknologi dalam mendukung perubahan kurikulum di lembaga pendidikan Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modernisasi manajemen kurikulum dalam perspektif pemikiran pendidikan Muhammad Abduh, serta implikasinya bagi praktik pengelolaan kurikulum di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memungkinkan penelitian untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang dipilih melalui purposive sampling dari madrasah dan pesantren di Jawa dan Sumatra. Temuan utama penelitian ini mencakup tiga tema: pertama, integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern; kedua, kendala dalam praktik manajerial kurikulum yang terperangkap dalam tradisi birokratis; dan ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" type="image/webp" length="107052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53972-prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-bera</link>
	<guid isPermaLink="false">89bd2f307a6023d3eed57b35e84617d2</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilman nafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,first,ilman,issue,nafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; (2) perbandingan interpretasi ayat 143 antara Quraish Shihab dan ulama kontemporer lainnya untuk mengidentifikasi variasi pemahaman moderasi, yang dapat dilakukan melalui analisis teks kritis dan wawancara mendalam; (3) pengembangan model pembelajaran berbasis nilai wasathiyah yang terintegrasi dalam mata pelajaran agama, kemudian mengukur dampaknya terhadap kohesi sosial masyarakat melalui studi kasus wilayah multikultural. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang moderasi beragama, memberikan bukti empiris tentang efektivitas pendidikan moderasi, serta menawarkan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan dalam mengintegrasikan nilai moderasi ke dalam sistem pendidikan nasional.. Quraish Shihab dalam tafsirnya atas Surat AlAcBaqarah ayat 143 menegaskan bahwa umat Islam merupakan ummat wasathan yang berada pada posisi tengah, tidak ekstrem maupun radikal.Konsep pendidikan Islam selaras dengan prinsip moderasi beragama (wasathiyah) yang bersumber dari AlAcQurAoan dan Hadits, mencakup akidah, syariah, serta akhlak sebagai teladan.Oleh karena itu, pendidikan Islam harus menekankan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat serta menginternalisasi nilaiAcnilai moderasi untuk memperkuat persatuan dan keberagaman bangsa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui moderasi beragama dalam surat Al-Baqarah. Kehidupan beragama di Indonesia belakangan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Semua akibat konflik sosial berlatar belakang agama yang terus bermunculan di tengahActengah masyarakat. Mulai dari kasus penodaan agama, perusakan rumah ibadah, ujaran kebencian, pendiskreditan suatu komunitas terhadap komunitas lain, terorisme, hingga bom bunuh diri. Fenomena ini mau tidak mau memperburuk sentimen keagamaan di Indonesia. Sentimen keagamaan yang tajam membuat bangsa terpecah belah berdasarkan agama dan kepercayaan, sehingga rasa kekeluargaan, persatuan, dan keharmonisan bangsa menjadi renggang. Kegagalan mendialogkan pemahaman agama dengan realitas sosial di Indonesia yang multikultural, plural, dan beragam menjadi akar konflik sosial yang berlatar belakang agama. Kegagalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53972-prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-bera" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" target="_blank">Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; (2) perbandingan interpretasi ayat 143 antara Quraish Shihab dan ulama kontemporer lainnya untuk mengidentifikasi variasi pemahaman moderasi, yang dapat dilakukan melalui analisis teks kritis dan wawancara mendalam; (3) pengembangan model pembelajaran berbasis nilai wasathiyah yang terintegrasi dalam mata pelajaran agama, kemudian mengukur dampaknya terhadap kohesi sosial masyarakat melalui studi kasus wilayah multikultural. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang moderasi beragama, memberikan bukti empiris tentang efektivitas pendidikan moderasi, serta menawarkan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan dalam mengintegrasikan nilai moderasi ke dalam sistem pendidikan nasional..
<br>Quraish Shihab dalam tafsirnya atas Surat AlAcBaqarah ayat 143 menegaskan bahwa umat Islam merupakan ummat wasathan yang berada pada posisi tengah, tidak ekstrem maupun radikal.Konsep pendidikan Islam selaras dengan prinsip moderasi beragama (wasathiyah) yang bersumber dari AlAcQurAoan dan Hadits, mencakup akidah, syariah, serta akhlak sebagai teladan.Oleh karena itu, pendidikan Islam harus menekankan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat serta menginternalisasi nilaiAcnilai moderasi untuk memperkuat persatuan dan keberagaman bangsa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui moderasi beragama dalam surat Al-Baqarah. Kehidupan beragama di Indonesia belakangan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Semua akibat konflik sosial berlatar belakang agama yang terus bermunculan di tengahActengah masyarakat. Mulai dari kasus penodaan agama, perusakan rumah ibadah, ujaran kebencian, pendiskreditan suatu komunitas terhadap komunitas lain, terorisme, hingga bom bunuh diri. Fenomena ini mau tidak mau memperburuk sentimen keagamaan di Indonesia. Sentimen keagamaan yang tajam membuat bangsa terpecah belah berdasarkan agama dan kepercayaan, sehingga rasa kekeluargaan, persatuan, dan keharmonisan bangsa menjadi renggang. Kegagalan mendialogkan pemahaman agama dengan realitas sosial di Indonesia yang multikultural, plural, dan beragam menjadi akar konflik sosial yang berlatar belakang agama. Kegagalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" type="image/webp" length="103014" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah Desentralisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah Desentralisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah Desentralisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53971-manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendi</link>
	<guid isPermaLink="false">16c6f44b63047335b516c5abbd65f0b4</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilman nafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,first,ilman,issue,nafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diperlukan manajemen guru yang efektif. Hal ini dapat dimulai dengan sistem rekrutmen dan penempatan guru yang transparan dan akuntabel, serta menjauhkan praktik-praktik kolusi dan nepotisme. Selain itu, program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi): Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diperlukan manajemen guru yang efektif. Hal ini dapat dimulai dengan sistem rekrutmen dan penempatan guru yang transparan dan akuntabel, serta menjauhkan praktik-praktik kolusi dan nepotisme. Selain itu, program induksi dan jaminan kesejahteraan guru juga perlu diperhatikan. Pengembangan keprofesionalan guru secara berkelanjutan juga menjadi tuntutan, dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan profesi. Perlu ada perubahan mendasar dalam manajemen guru, dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah, untuk memastikan bahwa manajemen guru dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.. Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik.Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas.Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru.Manajemen guru belum dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.Oleh karena itu diperlukan perubahan yang mendasar dalam manajemen guru yang dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas. Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru. Metode analisis dilakukan dengan membandingkan manajemen guru yang telah dilakukan selama ini dengan manajemen guru yang ideal. Dengan demikian dapat diketahui perbedaannya yang selanjutnya diberikan saran-saran pemecahannya. Kenyataannya manajemen guru di Indonesia dari waktu-kewaktu semakin tidak efektif. Manajemen guru banyak dipengaruhi oleh politik lokal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" alt="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-e94ee.webp" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-e94ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-e94ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-e94ee.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" alt="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-128ea.webp" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-128ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-128ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-128ea.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" alt="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53971-manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendi" title="JURIS - Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)" target="_blank">Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah (Desentralisasi)</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diperlukan manajemen guru yang efektif. Hal ini dapat dimulai dengan sistem rekrutmen dan penempatan guru yang transparan dan akuntabel, serta menjauhkan praktik-praktik kolusi dan nepotisme. Selain itu, program induksi dan jaminan kesejahteraan guru juga perlu diperhatikan. Pengembangan keprofesionalan guru secara berkelanjutan juga menjadi tuntutan, dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan profesi. Perlu ada perubahan mendasar dalam manajemen guru, dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah, untuk memastikan bahwa manajemen guru dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel..
<br>Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik.Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas.Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru.Manajemen guru belum dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.Oleh karena itu diperlukan perubahan yang mendasar dalam manajemen guru yang dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah
<br>Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas. Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru. Metode analisis dilakukan dengan membandingkan manajemen guru yang telah dilakukan selama ini dengan manajemen guru yang ideal. Dengan demikian dapat diketahui perbedaannya yang selanjutnya diberikan saran-saran pemecahannya. Kenyataannya manajemen guru di Indonesia dari waktu-kewaktu semakin tidak efektif. Manajemen guru banyak dipengaruhi oleh politik lokal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp" type="image/webp" length="81170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-938b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-e94ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/manajemen-guru-persepsi-profesi-program-pendidikan-thumb-128ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53970-siswa-ma-nilai-religius-analisis-data</link>
	<guid isPermaLink="false">8a3d0efa00cb9da05280c628c8a770b4</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilman nafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,first,ilman,issue,nafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan beberapa hal sebagai berikut: (1) Guru PAI perlu meningkatkan kompetensi pedagogik dalam menggunakan variasi metode dan media pembelajaran, serta mendorong siswa untuk aktif bertanya. (2) Sekolah dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan beberapa hal sebagai berikut: (1) Guru PAI perlu meningkatkan kompetensi pedagogik dalam menggunakan variasi metode dan media pembelajaran, serta mendorong siswa untuk aktif bertanya. (2) Sekolah dapat memberikan pelatihan dan supervisi kepada guru PAI untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pembelajaran PAI, termasuk dalam hal implementasi RPP, penggunaan metode diskusi, dan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi. (3) Guru PAI perlu meningkatkan minat dan perhatian siswa terhadap pembelajaran PAI, serta mengembangkan keterampilan siswa dalam membaca dan menghafal al-Qur'an. Dengan demikian, diharapkan kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat lebih efektif dan menghasilkan output yang optimal.. Kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya yaitu mengajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing dengan mengimplementasikan kompetensi yang harus dimiliki oleh guru PAI dalam proses belajar mengajar yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, spiritual dan keterampilan leadership.Pada umumnya guru-guru PAI di SMK PUI Cikijing sudah menerapkan kompetensi-kompetensi tersebut dengan baik dalam pembelajaran PAI, namun dalam kompetensi pedagogik masih terdapat guru PAI yang belum menggunakan metode diskusi dan belum menggunakan media LCD atau infocus dengan optimal.Dalam proses pembelajaran di SMK PUI Cikijing, guru-guru PAI sudah menerapkan keterampilan-keterampilan dasar mengajar dengan baik, namun dalam aspek keterampilan bertanya, para siswa masih sedikit yang aktif bertanya.Hal ini mungkin disebabkan oleh sebagian guru PAI yang belum optimal dalam menstimulasi, membimbing dan memantik peserta didik untuk aktif bertanya.Efektivitas pengelolaan pembelajaran PAI ditinjau dari segi proses ditunjukkan dengan adanya perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran PAI.Kinerja guru PAI dalam merencanakan pembelajaran PAI sudah dapat dikatakan efektif karena guru-guru PAI sudah dapat menunjukkan administrasi pembelajaran berupa silabus/ATP, prota, promes/prosem dan RPP/modul ajar.Namun, tidak semua yang tercantum di dalam RPP dapat diimplementasikan, misalnya dalam penggunaan model discovery learning, PBL, media LCD atau infocus dan sebagainya, karena durasi pembelajaran PAI yang sangat terbatas atau karena sarana dan prasarana yang tidak mendukung.Dalam pelaksanaan pembelajaran PAI, guru-guru PAI di SMK PUI Cikijing sudah mengimplementasikan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan baik.Namun, dalam kegiatan inti terkait dengan metode pembelajaran PAI, masih terdapat sebagian guru PAI yang belum optimal dalam menggunakan metode diskusi.Media proyektor LCD atau infocus belum bisa digunakan secara optimal karena masih terbatasnya sarana dan prasarana.Dalam menciptakan suasana pembelajaran PAI yang aktif, interaktif, kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan, secara umum guru PAI sudah merealisasikannya dengan baik, namun siswa yang aktif bertanya masih belum optimal.Dalam pengelolaan kelas, guru PAI sudah dapat merealisasikannya dengan cukup baik, namun siswa yang memperhatikan materi pelajaran yang sedang disampaikan perlu lebih ditingkatkan lagi.Adapun penilaian pembelajaran termasuk PAI dilakukan secara autentik dan holistik yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor.Jenis penilaian meliputi tes dan non tes.Bentuk penilaian meliputi tes formatif dan sumatif, antara lain mencakup penilaian pretes, postes, tes latihan, uji kemampuan diri, penilaian harian, tengah semester, akhir semester, akhir tahun, pengukuran sikap, penilaian diri, penilaian projek, penugasan, produk, kinerja dan sebagainya.Efektivitas kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran PAI di SMK PUI Cikijing dari segi hasil ditunjukkan dengan timbulnya minat, semangat dan perhatian peserta didik terhadap pembelajaran PAI mencapai sekitar 75% dari jumlah peserta didik.Hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PAI semester yang lalu berdasarkan KKM sudah tercapai lebih dari 80% peserta didik.Karakter religius peserta didik sudah terbentuk dengan baik yaitu budaya shalat berjamaah dhuhur yang sudah dilakukan oleh hampir 100% peserta didik setiap hari masuk sekolah.Selain itu, karakter religius hormat dan taat kepada guru yang ditunjukkan dengan cium tangan, bersikap sopan dan berkata santun terhadap guru, para siswa menjalin ukhuwah islamiyah dan tidak pernah terjadi kekerasan dan pelanggaran hukum atau susila.Adapun kemampuan keterampilan keagamaan siswa khususnya dalam membaca, menulis dan menghafal al-Qur'an di SMK PUI Cikijing masih perlu ditingkatkan lagi pembelajaran dan pembinaannya Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing dan untuk menganalisis efektivitas kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya pada aspek kompetensi dan keterampilan dasar mengajar guru sudah cukup efektif, namun dalam kompetensi pedagogik terkait dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-cf618.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-cf618.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-cf618.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-cf618.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-75946.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-75946.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-75946.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-75946.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53970-siswa-ma-nilai-religius-analisis-data" title="JURIS - Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Efektivitas Kinerja Guru Pai Dalam Mengelola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan beberapa hal sebagai berikut: (1) Guru PAI perlu meningkatkan kompetensi pedagogik dalam menggunakan variasi metode dan media pembelajaran, serta mendorong siswa untuk aktif bertanya. (2) Sekolah dapat memberikan pelatihan dan supervisi kepada guru PAI untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pembelajaran PAI, termasuk dalam hal implementasi RPP, penggunaan metode diskusi, dan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi. (3) Guru PAI perlu meningkatkan minat dan perhatian siswa terhadap pembelajaran PAI, serta mengembangkan keterampilan siswa dalam membaca dan menghafal al-Qur'an. Dengan demikian, diharapkan kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat lebih efektif dan menghasilkan output yang optimal..
<br>Kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya yaitu mengajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing dengan mengimplementasikan kompetensi yang harus dimiliki oleh guru PAI dalam proses belajar mengajar yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, spiritual dan keterampilan leadership.Pada umumnya guru-guru PAI di SMK PUI Cikijing sudah menerapkan kompetensi-kompetensi tersebut dengan baik dalam pembelajaran PAI, namun dalam kompetensi pedagogik masih terdapat guru PAI yang belum menggunakan metode diskusi dan belum menggunakan media LCD atau infocus dengan optimal.Dalam proses pembelajaran di SMK PUI Cikijing, guru-guru PAI sudah menerapkan keterampilan-keterampilan dasar mengajar dengan baik, namun dalam aspek keterampilan bertanya, para siswa masih sedikit yang aktif bertanya.Hal ini mungkin disebabkan oleh sebagian guru PAI yang belum optimal dalam menstimulasi, membimbing dan memantik peserta didik untuk aktif bertanya.Efektivitas pengelolaan pembelajaran PAI ditinjau dari segi proses ditunjukkan dengan adanya perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran PAI.Kinerja guru PAI dalam merencanakan pembelajaran PAI sudah dapat dikatakan efektif karena guru-guru PAI sudah dapat menunjukkan administrasi pembelajaran berupa silabus/ATP, prota, promes/prosem dan RPP/modul ajar.Namun, tidak semua yang tercantum di dalam RPP dapat diimplementasikan, misalnya dalam penggunaan model discovery learning, PBL, media LCD atau infocus dan sebagainya, karena durasi pembelajaran PAI yang sangat terbatas atau karena sarana dan prasarana yang tidak mendukung.Dalam pelaksanaan pembelajaran PAI, guru-guru PAI di SMK PUI Cikijing sudah mengimplementasikan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan baik.Namun, dalam kegiatan inti terkait dengan metode pembelajaran PAI, masih terdapat sebagian guru PAI yang belum optimal dalam menggunakan metode diskusi.Media proyektor LCD atau infocus belum bisa digunakan secara optimal karena masih terbatasnya sarana dan prasarana.Dalam menciptakan suasana pembelajaran PAI yang aktif, interaktif, kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan, secara umum guru PAI sudah merealisasikannya dengan baik, namun siswa yang aktif bertanya masih belum optimal.Dalam pengelolaan kelas, guru PAI sudah dapat merealisasikannya dengan cukup baik, namun siswa yang memperhatikan materi pelajaran yang sedang disampaikan perlu lebih ditingkatkan lagi.Adapun penilaian pembelajaran termasuk PAI dilakukan secara autentik dan holistik yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor.Jenis penilaian meliputi tes dan non tes.Bentuk penilaian meliputi tes formatif dan sumatif, antara lain mencakup penilaian pretes, postes, tes latihan, uji kemampuan diri, penilaian harian, tengah semester, akhir semester, akhir tahun, pengukuran sikap, penilaian diri, penilaian projek, penugasan, produk, kinerja dan sebagainya.Efektivitas kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran PAI di SMK PUI Cikijing dari segi hasil ditunjukkan dengan timbulnya minat, semangat dan perhatian peserta didik terhadap pembelajaran PAI mencapai sekitar 75% dari jumlah peserta didik.Hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PAI semester yang lalu berdasarkan KKM sudah tercapai lebih dari 80% peserta didik.Karakter religius peserta didik sudah terbentuk dengan baik yaitu budaya shalat berjamaah dhuhur yang sudah dilakukan oleh hampir 100% peserta didik setiap hari masuk sekolah.Selain itu, karakter religius hormat dan taat kepada guru yang ditunjukkan dengan cium tangan, bersikap sopan dan berkata santun terhadap guru, para siswa menjalin ukhuwah islamiyah dan tidak pernah terjadi kekerasan dan pelanggaran hukum atau susila.Adapun kemampuan keterampilan keagamaan siswa khususnya dalam membaca, menulis dan menghafal al-Qur'an di SMK PUI Cikijing masih perlu ditingkatkan lagi pembelajaran dan pembinaannya
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing dan untuk menganalisis efektivitas kinerja guru PAI dalam mengelola pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK PUI Cikijing. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja guru PAI dalam melaksanakan tugas utamanya pada aspek kompetensi dan keterampilan dasar mengajar guru sudah cukup efektif, namun dalam kompetensi pedagogik terkait dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp" type="image/webp" length="183400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-cf618.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-75946.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-nilai-religius-analisis-data-strategi-pem-thumb-7a4f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al Hadi Kota Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al Hadi Kota Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al Hadi Kota Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53969-mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-mitigas</link>
	<guid isPermaLink="false">e21a365c61bff6e3f9cfde2e2a3dfa51</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model manajemen risiko berbasis ISO 31000 dapat diadaptasi secara spesifik untuk lingkungan sekolah menengah atas dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan terhadap gangguan jaringan internet; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model manajemen risiko berbasis ISO 31000 dapat diadaptasi secara spesifik untuk lingkungan sekolah menengah atas dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan terhadap gangguan jaringan internet; selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan perangkat berbasis Chromebook dan perangkat seluler umum diperlukan untuk menilai dampak perbedaan akses perangkat terhadap kesetaraan pembelajaran digital serta efektivitas strategi mitigasi; terakhir, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi guru dan siswa terhadap keamanan data pribadi dalam penggunaan platform pembelajaran daring dapat memberikan insight penting untuk merancang protokol keamanan yang sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa risikoAcrisiko yang muncul dalam pengimplementasian teknologi dalam pembelajaran meliputi kendala sarana yang tidak berfungsi optimal serta ketidakmerataan kepemilikan teknologi di kalangan peserta didik.Strategi mitigasi risiko yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko tersebut adalah dengan menyediakan fasilitas yang memadai serta melakukan perawatan rutin pada teknologi guna mengurangi potensi kerusakan.Tahap evaluasi risiko dilakukan melalui proses monitoring atau pemantauan setiap tindakan pengelolaan risiko agar tetap berjalan dengan baik Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengimplementasian manajemen risiko teknologi informasi dalam pembelajaran. Pada zaman modern ini teknologi menjadi media yang sering digunakan dalam melakukan aktivitas, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, teknologi ini menjadi media pembelajaran yang membantu proses belajar mengajar baik untuk pengajar maupun peserta didik. Penerapan teknologi dalam pembelajaran tentunya akan ada risikoAcrisiko yang harus dihadapi. Kemunculan risiko... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-3745c.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-3745c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-3745c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-3745c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-12156.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-12156.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-12156.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-12156.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53969-mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-mitigas" title="JURIS - Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung" target="_blank">Implementasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Di SMA Al-Hadi Kota Bandung</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model manajemen risiko berbasis ISO 31000 dapat diadaptasi secara spesifik untuk lingkungan sekolah menengah atas dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan terhadap gangguan jaringan internet; selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan perangkat berbasis Chromebook dan perangkat seluler umum diperlukan untuk menilai dampak perbedaan akses perangkat terhadap kesetaraan pembelajaran digital serta efektivitas strategi mitigasi; terakhir, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi guru dan siswa terhadap keamanan data pribadi dalam penggunaan platform pembelajaran daring dapat memberikan insight penting untuk merancang protokol keamanan yang sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa risikoAcrisiko yang muncul dalam pengimplementasian teknologi dalam pembelajaran meliputi kendala sarana yang tidak berfungsi optimal serta ketidakmerataan kepemilikan teknologi di kalangan peserta didik.Strategi mitigasi risiko yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko tersebut adalah dengan menyediakan fasilitas yang memadai serta melakukan perawatan rutin pada teknologi guna mengurangi potensi kerusakan.Tahap evaluasi risiko dilakukan melalui proses monitoring atau pemantauan setiap tindakan pengelolaan risiko agar tetap berjalan dengan baik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengimplementasian manajemen risiko teknologi informasi dalam pembelajaran. Pada zaman modern ini teknologi menjadi media yang sering digunakan dalam melakukan aktivitas, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, teknologi ini menjadi media pembelajaran yang membantu proses belajar mengajar baik untuk pengajar maupun peserta didik. Penerapan teknologi dalam pembelajaran tentunya akan ada risikoAcrisiko yang harus dihadapi. Kemunculan risiko...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp" type="image/webp" length="69698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-3745c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-f67e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/mitigasi-risiko-manajemen-kelelahan-nilai-evaluasi-thumb-12156.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53968-kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru</link>
	<guid isPermaLink="false">e3e2cc8a8be9d2ed5881258d467662a5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris pengaruh peningkatan kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa melalui desain eksperimen atau quasiAceksperimen pada berbagai jenjang pendidikan, sehingga dapat memperkuat bukti kausal yang masih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris pengaruh peningkatan kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa melalui desain eksperimen atau quasiAceksperimen pada berbagai jenjang pendidikan, sehingga dapat memperkuat bukti kausal yang masih kurang dalam literatur. Selain itu, studi komparatif antara wilayah dengan tingkat sumber daya pendidikan berbeda dapat mengidentifikasi faktor kontekstual yang memoderasi efektivitas program pengembangan kompetensi guru, memberikan wawasan kebijakan yang lebih terarah. Selanjutnya, penelitian kualitatif mendalam mengenai implementasi kebijakan pendukung profesionalitas guru di tingkat sekolah dapat mengungkap tantangan praktis dan strategi adaptasi yang belum terjangkau, sehingga membantu perumusan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan.. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guruAimeliputi kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesionalitasAimemiliki peran krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.Upaya peningkatan kompetensi tersebut harus terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk sekolah, kepala sekolah, dan pemerintah, serta didukung oleh kebijakan yang tidak hanya fokus pada hasil belajar tetapi juga pada kualitas guru.Keterbatasan artikel ini terletak pada ketergantungan pada studi literatur terdahulu dan ruang lingkup pembahasan yang terbatas Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia. Peningkatan kompetensi guru memiliki peranan penting dalam peningkatan mutu pendidikan di indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diatas upaya peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan dan di perbaiki. Baik kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalitas sehingga mampu memberikan proses pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp 1x" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" alt="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-7ee0c.webp" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-7ee0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-7ee0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-7ee0c.webp 1x" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" alt="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-ca437.webp" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-ca437.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-ca437.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-ca437.webp 1x" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" alt="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53968-kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru" title="JURIS - Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia" target="_blank">Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris pengaruh peningkatan kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa melalui desain eksperimen atau quasiAceksperimen pada berbagai jenjang pendidikan, sehingga dapat memperkuat bukti kausal yang masih kurang dalam literatur. Selain itu, studi komparatif antara wilayah dengan tingkat sumber daya pendidikan berbeda dapat mengidentifikasi faktor kontekstual yang memoderasi efektivitas program pengembangan kompetensi guru, memberikan wawasan kebijakan yang lebih terarah. Selanjutnya, penelitian kualitatif mendalam mengenai implementasi kebijakan pendukung profesionalitas guru di tingkat sekolah dapat mengungkap tantangan praktis dan strategi adaptasi yang belum terjangkau, sehingga membantu perumusan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guruAimeliputi kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesionalitasAimemiliki peran krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.Upaya peningkatan kompetensi tersebut harus terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk sekolah, kepala sekolah, dan pemerintah, serta didukung oleh kebijakan yang tidak hanya fokus pada hasil belajar tetapi juga pada kualitas guru.Keterbatasan artikel ini terletak pada ketergantungan pada studi literatur terdahulu dan ruang lingkup pembahasan yang terbatas
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Study Literatur Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia. Peningkatan kompetensi guru memiliki peranan penting dalam peningkatan mutu pendidikan di indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diatas upaya peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan dan di perbaiki. Baik kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesionalitas sehingga mampu memberikan proses pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp" type="image/webp" length="81814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-8dcf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-7ee0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/kompetensi-sumber-daya-manusia-siswa-kualitas-guru-thumb-ca437.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Mahad Al Zaytun Gantar Indramayu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Mahad Al Zaytun Gantar Indramayu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Mahad Al Zaytun Gantar Indramayu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53967-model-supervisi-tim-klin</link>
	<guid isPermaLink="false">d9889d6737c03f86204df557e5de7906</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan model supervisi klinis yang lebih komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai aspek supervisi klinis, seperti frekuensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma'had Al-Zaytun Gantar Indramayu: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan model supervisi klinis yang lebih komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai aspek supervisi klinis, seperti frekuensi dan durasi sesi supervisi, strategi pemberian umpan balik, serta peran pengawas dalam mendukung pertumbuhan profesional guru. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari supervisi klinis terhadap kinerja guru dan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik supervisi klinis yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.. Pelaksanaan supervisi klinis di MI maAohad Al-Zaytunterbukti dapat menaikkan guru berkemampuan dalam pengelolaan kelas.Mereka menunjuk kesungguhan pada pemahaman serta pelaksanaan aktifitas yang berkaitan dengan kenaikan kemampuan dalam MPK.Hasil amatan telah menampilkan kenaikan guru berkemampuan dalam tiap tahapan siklus.Pada kondisi awal hanya memperoleh rata-rata 50 yang berkriteria KURANG, menaik jadi 80 berkriteria CUKUP, serta di siklus II jadi 90 berkriteria BAIK.Secara individual, tiap guru pada kondisi awal belum ada yang dinilai tuntas, kemudian menaik jadi 5 (50%) guru, di siklus II jadi 10 (100%) guru peserta PTKp Tujuan dari pelaksanaan aktifitas PTKp (penelitian Tindakan Kepengawasan) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam managemen pengelolaan kelas melalui supervisi klinis pengawas. Subjek penelitian sebanyak guru. Penghimpunan data menggunakan instrumen observasi, serta dokumentasi. Data dianalisa dengan cara deskriptif kualitatif melalui perbandingan hasil investigasi saat pra serta pasca tindakan dilakukan. Hasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 50 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 8 dengan kriteria CUKUP, serta di siklus II jadi 90 berkriteria BAIK, serta individu tiap guru pada kondisi awal belum ada guru yang dinyatakan tuntas, menaik jadi 5 guru atau 50% serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-a0ca8.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-a0ca8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-a0ca8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-a0ca8.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-25017.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-25017.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-25017.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-25017.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53967-model-supervisi-tim-klin" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma&#039;had Al-Zaytun Gantar Indramayu" target="_blank">Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Mi Ma'had Al-Zaytun Gantar Indramayu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan model supervisi klinis yang lebih komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai aspek supervisi klinis, seperti frekuensi dan durasi sesi supervisi, strategi pemberian umpan balik, serta peran pengawas dalam mendukung pertumbuhan profesional guru. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari supervisi klinis terhadap kinerja guru dan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik supervisi klinis yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan..
<br>Pelaksanaan supervisi klinis di MI maAohad Al-Zaytunterbukti dapat menaikkan guru berkemampuan dalam pengelolaan kelas.Mereka menunjuk kesungguhan pada pemahaman serta pelaksanaan aktifitas yang berkaitan dengan kenaikan kemampuan dalam MPK.Hasil amatan telah menampilkan kenaikan guru berkemampuan dalam tiap tahapan siklus.Pada kondisi awal hanya memperoleh rata-rata 50 yang berkriteria KURANG, menaik jadi 80 berkriteria CUKUP, serta di siklus II jadi 90 berkriteria BAIK.Secara individual, tiap guru pada kondisi awal belum ada yang dinilai tuntas, kemudian menaik jadi 5 (50%) guru, di siklus II jadi 10 (100%) guru peserta PTKp
<br>Tujuan dari pelaksanaan aktifitas PTKp (penelitian Tindakan Kepengawasan) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam managemen pengelolaan kelas melalui supervisi klinis pengawas. Subjek penelitian sebanyak guru. Penghimpunan data menggunakan instrumen observasi, serta dokumentasi. Data dianalisa dengan cara deskriptif kualitatif melalui perbandingan hasil investigasi saat pra serta pasca tindakan dilakukan. Hasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 50 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 8 dengan kriteria CUKUP, serta di siklus II jadi 90 berkriteria BAIK, serta individu tiap guru pada kondisi awal belum ada guru yang dinyatakan tuntas, menaik jadi 5 guru atau 50% serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp" type="image/webp" length="60072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-f0b33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-a0ca8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/model-supervisi-tim-klinis-pengembangan-profesiona-thumb-25017.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Internalisasi Nilai Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53966-madani-nilai-toleransi-internalisa</link>
	<guid isPermaLink="false">54e3c8e916bf6e91f4f36336a82fe5d7</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratu bilqis ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,bilqis,contak,first,issue,ratu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menanamkan nilai toleransi, sekolah dapat menerapkan program-program religuitas yang meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, sekolah juga dapat melakukan pembinaan terhadap seluruh siswa mengenai cara menghargai bentuk-bentuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam: Untuk menanamkan nilai toleransi, sekolah dapat menerapkan program-program religuitas yang meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, sekolah juga dapat melakukan pembinaan terhadap seluruh siswa mengenai cara menghargai bentuk-bentuk perbedaan dan memberikan praktik nyata mengenai semangat bela negara, cinta tanah air, dan mengedepankan unsur kebudayaan. Penanaman nilai toleransi ini harus dimulai dari pembiasaan yang dilakukan pada setiap peserta didik. Dengan demikian, toleransi dapat menjadi sebuah kebiasaan atau perilaku. Pendidikan Agama Islam menjadi kajian yang pantas untuk membentuk karakter peserta didik dengan menanamkan dan mengembangkan toleransi. Pembelajaran diarahkan pada penguasaan pengetahuan dan dapat mengembangkan sikap spiritual dan sosial sesuai dengan karakteristik Pendidikan Agama Islam yang diharapkan menumbuhkan budaya keagamaan (religious culture) di sekolah.. Pendidikan Agama Islam dapat menjadi jawaban dalam membentuk karakter peserta didik.Nilai toleransi menjadi karakter yang harus dijunjung tinggi dan dapat diinternalisasikan ke dalam program-program kegiatan sekolah maupun ke dalam visi dan misi sekolah.Upaya pembinaan toleransi menjadi sebuah kebiasaan dapat dilakukan dengan memenafaatkan berbagai pihak untuk terlibat, memberikan keteladanan serta memberikan ruang untuk membuat program yang berkenaan dengan keadaan nyata Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan atau library research. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kritis. Penelitian memfokuskan pada kemampuan untuk menganalisis dan menelaah dari sumber-sumber kepustakaan yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam dengan 8 karakter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp 1x" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-3e1e6.webp" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-3e1e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-3e1e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-3e1e6.webp 1x" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53966-madani-nilai-toleransi-internalisa" title="JURIS - Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam</a>: Untuk menanamkan nilai toleransi, sekolah dapat menerapkan program-program religuitas yang meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, sekolah juga dapat melakukan pembinaan terhadap seluruh siswa mengenai cara menghargai bentuk-bentuk perbedaan dan memberikan praktik nyata mengenai semangat bela negara, cinta tanah air, dan mengedepankan unsur kebudayaan. Penanaman nilai toleransi ini harus dimulai dari pembiasaan yang dilakukan pada setiap peserta didik. Dengan demikian, toleransi dapat menjadi sebuah kebiasaan atau perilaku. Pendidikan Agama Islam menjadi kajian yang pantas untuk membentuk karakter peserta didik dengan menanamkan dan mengembangkan toleransi. Pembelajaran diarahkan pada penguasaan pengetahuan dan dapat mengembangkan sikap spiritual dan sosial sesuai dengan karakteristik Pendidikan Agama Islam yang diharapkan menumbuhkan budaya keagamaan (religious culture) di sekolah..
<br>Pendidikan Agama Islam dapat menjadi jawaban dalam membentuk karakter peserta didik.Nilai toleransi menjadi karakter yang harus dijunjung tinggi dan dapat diinternalisasikan ke dalam program-program kegiatan sekolah maupun ke dalam visi dan misi sekolah.Upaya pembinaan toleransi menjadi sebuah kebiasaan dapat dilakukan dengan memenafaatkan berbagai pihak untuk terlibat, memberikan keteladanan serta memberikan ruang untuk membuat program yang berkenaan dengan keadaan nyata
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan atau library research. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kritis. Penelitian memfokuskan pada kemampuan untuk menganalisis dan menelaah dari sumber-sumber kepustakaan yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam dengan 8 karakter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp" type="image/webp" length="89416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-24d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/madani-nilai-toleransi-internalisasi-pendidikan-ag-thumb-3e1e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al Munar The Islamic Preschool ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al Munar The Islamic Preschool ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al Munar The Islamic Preschool ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53965-pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-din</link>
	<guid isPermaLink="false">a9f5c8d0c0f4626d81d4d30608fd82b6</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana integrasi media digital yang bersifat edukatif dapat memperkuat atau mengganggu proses pembiasaan nilai karakter Islami pada anak usia dini, sehingga dapat merumuskan model pembelajaran hibrida yang efektif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool): Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana integrasi media digital yang bersifat edukatif dapat memperkuat atau mengganggu proses pembiasaan nilai karakter Islami pada anak usia dini, sehingga dapat merumuskan model pembelajaran hibrida yang efektif. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk menguji dampak program pelatihan guru yang berfokus pada konsistensi penerapan nilai moral dalam kegiatan sehariAchari, guna mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan keteladanan guru di lingkungan RA. Selain itu, penelitian kualitatif yang melibatkan komunitas lebih luas, termasuk tokoh agama, organisasi sosial, dan warga sekitar, dapat menggali peran kontribusi eksternal dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga serta mengatasi hambatan fasilitas, sehingga menghasilkan kerangka kolaboratif berkelanjutan bagi pendidikan karakter Islami.. Studi ini menunjukkan bahwa desain perencanaan pendidikan karakter Islami di RA Al-Munar berhasil mengintegrasikan pendekatan Lickona dan AlAcGhazali ke dalam praktik pembelajaran anak usia dini, dengan internalisasi nilai akhlak melalui rutinitas harian, pembiasaan, dan keteladanan guru.Kolaborasi intensif antara sekolah dan orang tua terbukti menjadi kunci utama untuk memperluas efek pendidikan karakter ke rumah, meskipun terdapat hambatan seperti inkonsistensi pola asuh dan keterbatasan fasilitas.Hambatan tersebut diatasi melalui pendekatan partisipatif dan strategi pelatihan berkelanjutan, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter Islami bergantung pada desain terstruktur, praktik konsisten, serta sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan Latar belakang studi ini berangkat dari kekhawatiran atas degradasi moral generasi muda akibat paparan digital serta lemahnya pengasuhan nilai di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan menganalisis perencanaan pendidikan karakter Islami di RA Al-Munar guna meningkatkan moralitas siswa usia dini. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-deaf0.webp" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-deaf0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-deaf0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-deaf0.webp 1x" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" alt="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp 1x" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" alt="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-52d54.webp" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-52d54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-52d54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-52d54.webp 1x" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" alt="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53965-pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-din" title="JURIS - Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)" target="_blank">Desain Perencanaan Pendidikan Karakter Islami untuk Meningkatkan Moralitas Siswa di TK Al-Munar (The Islamic Preschool)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana integrasi media digital yang bersifat edukatif dapat memperkuat atau mengganggu proses pembiasaan nilai karakter Islami pada anak usia dini, sehingga dapat merumuskan model pembelajaran hibrida yang efektif. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk menguji dampak program pelatihan guru yang berfokus pada konsistensi penerapan nilai moral dalam kegiatan sehariAchari, guna mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan keteladanan guru di lingkungan RA. Selain itu, penelitian kualitatif yang melibatkan komunitas lebih luas, termasuk tokoh agama, organisasi sosial, dan warga sekitar, dapat menggali peran kontribusi eksternal dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga serta mengatasi hambatan fasilitas, sehingga menghasilkan kerangka kolaboratif berkelanjutan bagi pendidikan karakter Islami..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa desain perencanaan pendidikan karakter Islami di RA Al-Munar berhasil mengintegrasikan pendekatan Lickona dan AlAcGhazali ke dalam praktik pembelajaran anak usia dini, dengan internalisasi nilai akhlak melalui rutinitas harian, pembiasaan, dan keteladanan guru.Kolaborasi intensif antara sekolah dan orang tua terbukti menjadi kunci utama untuk memperluas efek pendidikan karakter ke rumah, meskipun terdapat hambatan seperti inkonsistensi pola asuh dan keterbatasan fasilitas.Hambatan tersebut diatasi melalui pendekatan partisipatif dan strategi pelatihan berkelanjutan, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter Islami bergantung pada desain terstruktur, praktik konsisten, serta sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan
<br>Latar belakang studi ini berangkat dari kekhawatiran atas degradasi moral generasi muda akibat paparan digital serta lemahnya pengasuhan nilai di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan menganalisis perencanaan pendidikan karakter Islami di RA Al-Munar guna meningkatkan moralitas siswa usia dini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp" type="image/webp" length="72978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-deaf0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-15d7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pendidikan-karakter-islami-moralitas-anak-usia-kol-thumb-52d54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53964-capital-management-hcm-human-su</link>
	<guid isPermaLink="false">4b00d07437e18d79959b07e007c35487</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara PSDKU UNPAD Pangandaran dengan kampus utama UNPAD di Jatinangor, dengan fokus pada perbedaan strategi dan implementasi Human Capital Management (HCM) di kedua institusi. Studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara PSDKU UNPAD Pangandaran dengan kampus utama UNPAD di Jatinangor, dengan fokus pada perbedaan strategi dan implementasi Human Capital Management (HCM) di kedua institusi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana PSDKU dapat mengembangkan pendekatan HCM yang unik dan efektif, serta bagaimana kampus utama dapat mendukung dan mengoptimalkan pengelolaan SDM di PSDKU. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan HCM di PSDKU, termasuk peningkatan kualitas lulusan dan daya saing institusi. Studi ini dapat menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis perubahan dalam kinerja dan kepuasan mahasiswa, serta dampak pada reputasi institusi secara keseluruhan.. PSDKU UNPAD Pangandaran menerapkan Human Capital Management (HCM) meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya.Strategi HCM yang diterapkan di PSDKU UNPAD Pangandaran dapat menjadi model inovatif bagi pengelolaan SDM di institusi pendidikan lainnya dengan kondisi serupa.Dengan fokus pada pengembangan potensi individu dan pengelolaan SDM yang efektif, PSDKU UNPAD Pangandaran menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya bukanlah halangan untuk mencapai keunggulan.Melalui implementasi strategi HCM yang berkelanjutan, institusi ini tidak hanya menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan inovatif, tetapi juga memperkuat daya saing institusi secara keseluruhan.Keberhasilan ini membuktikan pentingnya sinergi antara visi kepemimpinan, komitmen seluruh elemen institusi, dan optimalisasi sumber daya yang ada untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdampak luas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Human Capital Management (HCM) di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Pangandaran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terbatas untuk tetap mencapai tujuan pendidikan dan pelayanan sesuai standar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara untuk menggali data terkait implementasi HCM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen di PSDKU UNPAD Pangandaran terpusat di kampus utama UNPAD di Jatinangor. HCM menjadi pendekatan strategis yang diterapkan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup rekrutmen,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" alt="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-2355e.webp" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-2355e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-2355e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-2355e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" alt="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-3b54a.webp" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-3b54a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-3b54a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-3b54a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" alt="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53964-capital-management-hcm-human-su" title="JURIS - Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran" target="_blank">Penerapan Human Capital Management Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di PSDKU UNPAD Pangandaran</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara PSDKU UNPAD Pangandaran dengan kampus utama UNPAD di Jatinangor, dengan fokus pada perbedaan strategi dan implementasi Human Capital Management (HCM) di kedua institusi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana PSDKU dapat mengembangkan pendekatan HCM yang unik dan efektif, serta bagaimana kampus utama dapat mendukung dan mengoptimalkan pengelolaan SDM di PSDKU. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan HCM di PSDKU, termasuk peningkatan kualitas lulusan dan daya saing institusi. Studi ini dapat menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis perubahan dalam kinerja dan kepuasan mahasiswa, serta dampak pada reputasi institusi secara keseluruhan..
<br>PSDKU UNPAD Pangandaran menerapkan Human Capital Management (HCM) meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya.Strategi HCM yang diterapkan di PSDKU UNPAD Pangandaran dapat menjadi model inovatif bagi pengelolaan SDM di institusi pendidikan lainnya dengan kondisi serupa.Dengan fokus pada pengembangan potensi individu dan pengelolaan SDM yang efektif, PSDKU UNPAD Pangandaran menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya bukanlah halangan untuk mencapai keunggulan.Melalui implementasi strategi HCM yang berkelanjutan, institusi ini tidak hanya menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan inovatif, tetapi juga memperkuat daya saing institusi secara keseluruhan.Keberhasilan ini membuktikan pentingnya sinergi antara visi kepemimpinan, komitmen seluruh elemen institusi, dan optimalisasi sumber daya yang ada untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdampak luas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Human Capital Management (HCM) di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Pangandaran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terbatas untuk tetap mencapai tujuan pendidikan dan pelayanan sesuai standar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara untuk menggali data terkait implementasi HCM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen di PSDKU UNPAD Pangandaran terpusat di kampus utama UNPAD di Jatinangor. HCM menjadi pendekatan strategis yang diterapkan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup rekrutmen,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp" type="image/webp" length="97168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-e22cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-2355e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/capital-management-hcm-human-sumber-daya-manusia-p-thumb-3b54a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6 0 Telaah Perspektif Hadist Nabi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6 0 Telaah Perspektif Hadist Nabi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6 0 Telaah Perspektif Hadist Nabi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53962-niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">8e6d08e3a7df4bc29660589033067564</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menilai efektivitas program pelatihan motivasi berbasis hadits di lingkungan kampus melalui studi eksperimental. Selain itu, dapat dilakukan analisis dampak integrasi teknologi AI dengan pembelajaran akhlak, dengan meninjau perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi: Penelitian lanjutan dapat menilai efektivitas program pelatihan motivasi berbasis hadits di lingkungan kampus melalui studi eksperimental. Selain itu, dapat dilakukan analisis dampak integrasi teknologi AI dengan pembelajaran akhlak, dengan meninjau perubahan perilaku akademik mahasiswa. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengukur perkembangan niat mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi nilai spiritual akan menunjukkan tren jangka panjang. Meskipun penelitian sebelumnya menekankan pentingnya nilai Islam, masih kurang data empiris tentang praktik implementasinya, sehingga pengumpulan data kuantitatif akan memperkuat evidensi. Rekomendasi lain termasuk pengembangan modul integratif yang memadukan keterampilan digital dan nilai etika, serta evaluasi implementasinya di berbagai fakultas. Dengan pendekatan holistik, maka ditemukan bahwa pendekatan multiAcdimensi mampu meningkatkan motivasi belajar yang telah menjadi tema utama penelitian ini.. 0 dipengaruhi oleh integrasi teknologi, inovasi, dan pendidikan karakter yang ditopang oleh nilai-nilai hadits Nabi.Niat, ketekunan, dan akhlak menjadi landasan moral yang memperkuat motivasi belajar tersebut.Kesadaran akan tujuan spiritual dan sosial menempatkan proses belajar sebagai ibadah, sehingga mahasiswa dapat berkembang secara intelektual dan spiritual Era Pendidikan 6.0 menekankan integrasi antara teknologi, inovasi, dan pendidikan karakter sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi belajar mahasiswa di era 6.0 dalam perspektif hadits Nabi Muhammad SAW. Metode kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dilakukan pada hadits tentang pentingnya ilmu stuur, niat, dan ketekunan. Hasil menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menekankan motivasi tidak hanya sebagai dorongan kognitif, melainkan juga sebagai tanggung jawab spiritual dan moral. Dengan demikian, motivasi belajar mahasiswa di era 6.0 seharusnya berlandaskan niat tulus (niyyah) dan keteladanan Nabi (ittibaAo), agar kemajuan intelektual selaras... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-273c0.webp" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-273c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-273c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-273c0.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" alt="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" alt="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-24924.webp" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-24924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-24924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-24924.webp 1x" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" alt="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53962-niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motiva" title="JURIS - Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi" target="_blank">Motivasi Belajar Mahasiswa Era 6.0 : Telaah Perspektif Hadist Nabi</a>: Penelitian lanjutan dapat menilai efektivitas program pelatihan motivasi berbasis hadits di lingkungan kampus melalui studi eksperimental. Selain itu, dapat dilakukan analisis dampak integrasi teknologi AI dengan pembelajaran akhlak, dengan meninjau perubahan perilaku akademik mahasiswa. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengukur perkembangan niat mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi nilai spiritual akan menunjukkan tren jangka panjang. Meskipun penelitian sebelumnya menekankan pentingnya nilai Islam, masih kurang data empiris tentang praktik implementasinya, sehingga pengumpulan data kuantitatif akan memperkuat evidensi. Rekomendasi lain termasuk pengembangan modul integratif yang memadukan keterampilan digital dan nilai etika, serta evaluasi implementasinya di berbagai fakultas. Dengan pendekatan holistik, maka ditemukan bahwa pendekatan multiAcdimensi mampu meningkatkan motivasi belajar yang telah menjadi tema utama penelitian ini..
<br>0 dipengaruhi oleh integrasi teknologi, inovasi, dan pendidikan karakter yang ditopang oleh nilai-nilai hadits Nabi.Niat, ketekunan, dan akhlak menjadi landasan moral yang memperkuat motivasi belajar tersebut.Kesadaran akan tujuan spiritual dan sosial menempatkan proses belajar sebagai ibadah, sehingga mahasiswa dapat berkembang secara intelektual dan spiritual
<br>Era Pendidikan 6.0 menekankan integrasi antara teknologi, inovasi, dan pendidikan karakter sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi belajar mahasiswa di era 6.0 dalam perspektif hadits Nabi Muhammad SAW. Metode kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dilakukan pada hadits tentang pentingnya ilmu stuur, niat, dan ketekunan. Hasil menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menekankan motivasi tidak hanya sebagai dorongan kognitif, melainkan juga sebagai tanggung jawab spiritual dan moral. Dengan demikian, motivasi belajar mahasiswa di era 6.0 seharusnya berlandaskan niat tulus (niyyah) dan keteladanan Nabi (ittibaAo), agar kemajuan intelektual selaras...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp" type="image/webp" length="69996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-273c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-4902e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/niat-mahasiswa-akademik-pelatihan-motivasi-belajar-thumb-24924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53961-institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar</link>
	<guid isPermaLink="false">9efd4cacce57e13f76b915232da15cbd</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris sejauh mana kurikulum berbasis teaching-factory meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dan tingkat penyerapan kerja dibandingkan kurikulum konvensional, dengan menggunakan desain studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris sejauh mana kurikulum berbasis teaching-factory meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dan tingkat penyerapan kerja dibandingkan kurikulum konvensional, dengan menggunakan desain studi komparatif dan analisis data tracer, serta mengukur dampaknya terhadap kepuasan mahasiswa serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas lulusan. Selanjutnya, perlu diteliti pengaruh sertifikasi internasional seperti AutoCAD dan ArcGIS terhadap daya saing lulusan di pasar global, melalui survei longitudinal yang menelusuri jalur karir alumni dan faktor-faktor keberhasilan; selain itu, analisis dapat membandingkan nilai tambah sertifikasi terhadap kompetensi yang diakui secara lokal. Akhirnya, studi dapat mengkaji model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam konteks digitalisasi pendidikan, khususnya bagaimana platform daring dan teknologi informasi dapat memperkuat proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum, serta mengidentifikasi tantangan serta peluang yang muncul. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang dalam implementasi teknologi digital pada kurikulum. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat memperkuat kebijakan manajemen strategis dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global.. Pengembangan kurikulum harus bersifat strategis dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan global yang terus berubah.Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci menghasilkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.Pendekatan manajemen strategis yang terintegrasi memastikan kualitas pendidikan serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif secara global Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran manajemen strategis dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan global, dengan studi kasus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perguruan tinggi mengadopsi kurikulum berbasis teaching factory, mengintegrasikan sertifikasi internasional, dan menjalin kolaborasi dengan industri serta institusi global untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp 1x" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" alt="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-2f60b.webp" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-2f60b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-2f60b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-2f60b.webp 1x" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" alt="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-5ecff.webp" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-5ecff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-5ecff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-5ecff.webp 1x" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" alt="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53961-institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar" title="JURIS - Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global" target="_blank">Peran Manajemen Strategis Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Kurikulum Di Era Global</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara empiris sejauh mana kurikulum berbasis teaching-factory meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dan tingkat penyerapan kerja dibandingkan kurikulum konvensional, dengan menggunakan desain studi komparatif dan analisis data tracer, serta mengukur dampaknya terhadap kepuasan mahasiswa serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas lulusan. Selanjutnya, perlu diteliti pengaruh sertifikasi internasional seperti AutoCAD dan ArcGIS terhadap daya saing lulusan di pasar global, melalui survei longitudinal yang menelusuri jalur karir alumni dan faktor-faktor keberhasilan; selain itu, analisis dapat membandingkan nilai tambah sertifikasi terhadap kompetensi yang diakui secara lokal. Akhirnya, studi dapat mengkaji model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam konteks digitalisasi pendidikan, khususnya bagaimana platform daring dan teknologi informasi dapat memperkuat proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum, serta mengidentifikasi tantangan serta peluang yang muncul. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang dalam implementasi teknologi digital pada kurikulum. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat memperkuat kebijakan manajemen strategis dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global..
<br>Pengembangan kurikulum harus bersifat strategis dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan global yang terus berubah.Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci menghasilkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.Pendekatan manajemen strategis yang terintegrasi memastikan kualitas pendidikan serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif secara global
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran manajemen strategis dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan global, dengan studi kasus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perguruan tinggi mengadopsi kurikulum berbasis teaching factory, mengintegrasikan sertifikasi internasional, dan menjalin kolaborasi dengan industri serta institusi global untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp" type="image/webp" length="72732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-fbe25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-2f60b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/institusi-global-modern-relevansi-kurikulum-pasar-thumb-5ecff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53960-soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren</link>
	<guid isPermaLink="false">88422383a7ac228313eb0c963eb70278</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak program BAKREAS terhadap peningkatan soft skill santri dengan pendekatan campuran longitudinal, membandingkan hasil antara peserta dan nonAcpeserta untuk memperoleh data kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak program BAKREAS terhadap peningkatan soft skill santri dengan pendekatan campuran longitudinal, membandingkan hasil antara peserta dan nonAcpeserta untuk memperoleh data kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam manajemen pendidikan kreatif di pesantren, misalnya penggunaan platform pembelajaran daring dan media sosial untuk memperluas ruang kreativitas serta meningkatkan partisipasi santri dalam proyek seni; terakhir, penelitian dapat meneliti peran keterlibatan komunitas dan orang tua dalam mendukung inisiatif pendidikan kreatif, mengidentifikasi faktorAcfaktor sosial yang mempengaruhi keberlanjutan program serta mengembangkan model kolaboratif yang memperkuat dukungan eksternal bagi pengembangan soft skill santri.. Dari perspektif pendidikan, pesantren berperan penting dalam memberikan bimbingan agama serta mengembangkan kreativitas (soft skill) santri agar siap menghadapi perkembangan zaman.Kreativitas santri muncul melalui penerapan manajemen pendidikan kreatif yang terstruktur, menghasilkan ide, gagasan, dan karya yang berkontribusi pada peningkatan kompetensi mereka.Implementasi manajemen kreatif di Pesantren Assalafie melalui BAKREAS terbukti efektif dalam menumbuhkan soft skill serta mendukung proses dakwah melalui seni Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie. Proses pendidikan pada sebuah lembaga pendidikan termasuk Pesantren, selain dibekali dengan kecerdasan intelektual di ranah ilmu agama dan pendidikan Pesantren, para Santri juga perlu dibekali kreativitas (soft skill) agar para Santri siap dalam mengawal dan menghadapi perkembangan zaman. Karena dapat dikatakan bahwa kreativitas menjadi nilai tambah untuk para Santri dalam belajar, dan juga bisa untuk menumbuhkan kepribadian Santri yang multitalent. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-d299a.webp" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-d299a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-d299a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-d299a.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-e5f57.webp" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-e5f57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-e5f57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-e5f57.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53960-soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren" title="JURIS - Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon" target="_blank">Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak program BAKREAS terhadap peningkatan soft skill santri dengan pendekatan campuran longitudinal, membandingkan hasil antara peserta dan nonAcpeserta untuk memperoleh data kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam manajemen pendidikan kreatif di pesantren, misalnya penggunaan platform pembelajaran daring dan media sosial untuk memperluas ruang kreativitas serta meningkatkan partisipasi santri dalam proyek seni; terakhir, penelitian dapat meneliti peran keterlibatan komunitas dan orang tua dalam mendukung inisiatif pendidikan kreatif, mengidentifikasi faktorAcfaktor sosial yang mempengaruhi keberlanjutan program serta mengembangkan model kolaboratif yang memperkuat dukungan eksternal bagi pengembangan soft skill santri..
<br>Dari perspektif pendidikan, pesantren berperan penting dalam memberikan bimbingan agama serta mengembangkan kreativitas (soft skill) santri agar siap menghadapi perkembangan zaman.Kreativitas santri muncul melalui penerapan manajemen pendidikan kreatif yang terstruktur, menghasilkan ide, gagasan, dan karya yang berkontribusi pada peningkatan kompetensi mereka.Implementasi manajemen kreatif di Pesantren Assalafie melalui BAKREAS terbukti efektif dalam menumbuhkan soft skill serta mendukung proses dakwah melalui seni
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Manajemen Pendidikan Kreatif Pesantren Dalam Menumbuhkan Soft Skill Santri Pesantren Assalafie. Proses pendidikan pada sebuah lembaga pendidikan termasuk Pesantren, selain dibekali dengan kecerdasan intelektual di ranah ilmu agama dan pendidikan Pesantren, para Santri juga perlu dibekali kreativitas (soft skill) agar para Santri siap dalam mengawal dan menghadapi perkembangan zaman. Karena dapat dikatakan bahwa kreativitas menjadi nilai tambah untuk para Santri dalam belajar, dan juga bisa untuk menumbuhkan kepribadian Santri yang multitalent. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp" type="image/webp" length="192120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-d299a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-e5f57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/soft-skill-mahasiswa-alumni-santri-pesantren-manaj-thumb-3388b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan Rtq At Taqwa Kota Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan Rtq At Taqwa Kota Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan Rtq At Taqwa Kota Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53959-tahfidz-al-quran-proses-tahf</link>
	<guid isPermaLink="false">cc43228b15edc7a3b959f689a58382f1</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan TTM (Talqin, Tikror, MurojaAoah) dalam meningkatkan kualitas hafalan di RTQ AtAcTaqwa. Selanjutnya, penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon: Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan TTM (Talqin, Tikror, MurojaAoah) dalam meningkatkan kualitas hafalan di RTQ AtAcTaqwa. Selanjutnya, penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penerapan sistem evaluasi berbasis teknologi informasi terhadap akurasi dan konsistensi pencapaian target hafalan santri. Akhirnya, disarankan agar studi berikutnya memperluas cakupan sampel dengan melibatkan RTQ di daerah lain agar dapat dibandingkan data terkait manajemen pembelajaran tahfidz secara regional dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadaptasi di berbagai lingkungan pendidikan Islam.. Perencanaan Pembelajaran Tahfidz AlAcQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) AtAcTaqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ.Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ AtAcTaqwa Kota meliputi Sumber Daya Manusia, Program Kegiatan, dan Sarana Prasarana.Metode pelaksanaan yang digunakan melibatkan TTM (Talqin, Tikror, MurojaAoah) dan evaluasi harian, mingguan, bulanan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen pembelajaran tahfidz AlAcQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan AtAcTaqwa Kota Cirebon. Menghafal AlAcQurAoan adalah tugas yang sangat mulia. Tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang bertekad dan memiliki kemauan yang kuat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz QurAoan AtAcTaqwa Kota Cirebon. Adapun perolehan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-fb899.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-fb899.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-fb899.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-fb899.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-f95ca.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-f95ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-f95ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-f95ca.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53959-tahfidz-al-quran-proses-tahf" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon" target="_blank">Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan di Rumah Tafidz QurAoan (Rtq) At-Taqwa Kota Cirebon</a>: Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan TTM (Talqin, Tikror, MurojaAoah) dalam meningkatkan kualitas hafalan di RTQ AtAcTaqwa. Selanjutnya, penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penerapan sistem evaluasi berbasis teknologi informasi terhadap akurasi dan konsistensi pencapaian target hafalan santri. Akhirnya, disarankan agar studi berikutnya memperluas cakupan sampel dengan melibatkan RTQ di daerah lain agar dapat dibandingkan data terkait manajemen pembelajaran tahfidz secara regional dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadaptasi di berbagai lingkungan pendidikan Islam..
<br>Perencanaan Pembelajaran Tahfidz AlAcQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan (RTQ) AtAcTaqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ.Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ AtAcTaqwa Kota meliputi Sumber Daya Manusia, Program Kegiatan, dan Sarana Prasarana.Metode pelaksanaan yang digunakan melibatkan TTM (Talqin, Tikror, MurojaAoah) dan evaluasi harian, mingguan, bulanan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen pembelajaran tahfidz AlAcQurAoan di Rumah Tahfidz QurAoan AtAcTaqwa Kota Cirebon. Menghafal AlAcQurAoan adalah tugas yang sangat mulia. Tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang bertekad dan memiliki kemauan yang kuat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz QurAoan AtAcTaqwa Kota Cirebon. Adapun perolehan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp" type="image/webp" length="84836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-412a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-fb899.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/tahfidz-al-quran-proses-al-alacquraoan-manajemen-p-thumb-f95ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53958-strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimens</link>
	<guid isPermaLink="false">bb6810078ed6e0820789cde5964c4923</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama: AuBagaimana penerapan strategi pembelajaran bersifat kolaboratif berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan siswa PAI untuk menerapkan nilai empati dalam situasi sosial nyata?Ay Pertanyaan kedua: AuBagaimana integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora: Pertanyaan penelitian pertama: AuBagaimana penerapan strategi pembelajaran bersifat kolaboratif berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan siswa PAI untuk menerapkan nilai empati dalam situasi sosial nyata?Ay Pertanyaan kedua: AuBagaimana integrasi teknologi digital dengan pendekatan sosio-humaniora mempengaruhi tingkat partisipasi aktif siswa dalam diskusi nilai keadilan sosial di kelas PAI?Ay Pertanyaan ketiga: AuBagaimana peran guru sebagai fasilitator dialog dapat diukur dalam perubahan sikap siswa terhadap pluralitas budaya setelah menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis sosio-humaniora?Ay. Pembelajaran PAI berbasis sosio-humaniora berakar pada pandangan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada aspek teologis, tetapi juga pada pengembangan kemanusiaan yang utuh.Konsep ini menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang belajar memaknai nilai-nilai Islam dalam konteks sosial dan budaya.Metode dan strategi yang bersifat dialogis, kontekstual, dan reflektif dapat memperkuat empati, toleransi, serta tanggung jawab sosial siswa.Dengan demikian, pendekatan sosio-humaniora memperluas cakupan pendidikan agama menjadi ruang dialog antara wahyu dan realitas sosial, sekaligus menciptakan generasi Muslim yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era modern menghadapi tantangan kompleks seiring dengan dinamika sosial, budaya, dan arus globalisasi yang menuntut penguatan dimensi kemanusiaan selain aspek teologis. Pendekatan pembelajaran PAI yang masih dominan bersifat normatif dan kognitif dinilai belum sepenuhnya mampu menumbuhkan empati, toleransi, serta tanggung jawab sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual pembelajaran PAI berbasis sosio-humaniora serta mengidentifikasi metode dan strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp 1x" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" alt="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-6a676.webp" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-6a676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-6a676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-6a676.webp 1x" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" alt="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-f53a7.webp" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-f53a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-f53a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-f53a7.webp 1x" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" alt="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53958-strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimens" title="JURIS - Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora" target="_blank">Metode Dan Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Sosio Humaniora</a>: Pertanyaan penelitian pertama: AuBagaimana penerapan strategi pembelajaran bersifat kolaboratif berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan siswa PAI untuk menerapkan nilai empati dalam situasi sosial nyata?Ay Pertanyaan kedua: AuBagaimana integrasi teknologi digital dengan pendekatan sosio-humaniora mempengaruhi tingkat partisipasi aktif siswa dalam diskusi nilai keadilan sosial di kelas PAI?Ay Pertanyaan ketiga: AuBagaimana peran guru sebagai fasilitator dialog dapat diukur dalam perubahan sikap siswa terhadap pluralitas budaya setelah menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis sosio-humaniora?Ay.
<br>Pembelajaran PAI berbasis sosio-humaniora berakar pada pandangan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada aspek teologis, tetapi juga pada pengembangan kemanusiaan yang utuh.Konsep ini menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang belajar memaknai nilai-nilai Islam dalam konteks sosial dan budaya.Metode dan strategi yang bersifat dialogis, kontekstual, dan reflektif dapat memperkuat empati, toleransi, serta tanggung jawab sosial siswa.Dengan demikian, pendekatan sosio-humaniora memperluas cakupan pendidikan agama menjadi ruang dialog antara wahyu dan realitas sosial, sekaligus menciptakan generasi Muslim yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial
<br>Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era modern menghadapi tantangan kompleks seiring dengan dinamika sosial, budaya, dan arus globalisasi yang menuntut penguatan dimensi kemanusiaan selain aspek teologis. Pendekatan pembelajaran PAI yang masih dominan bersifat normatif dan kognitif dinilai belum sepenuhnya mampu menumbuhkan empati, toleransi, serta tanggung jawab sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual pembelajaran PAI berbasis sosio-humaniora serta mengidentifikasi metode dan strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp" type="image/webp" length="79334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-83cad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-6a676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/strategi-pembelajaran-pai-kreatif-siswa-dimensi-so-thumb-f53a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53957-motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-gur</link>
	<guid isPermaLink="false">9fa87f1341af13aa93de7b042269d4de</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan profesionalisme guru, diperlukan manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan kepemimpinan kepala sekolah masih belum sepenuhnya terlaksana secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru: Untuk meningkatkan profesionalisme guru, diperlukan manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan kepemimpinan kepala sekolah masih belum sepenuhnya terlaksana secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perencanaan strategis, delegasi wewenang, dan pengawasan yang ketat. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme mereka.. Berdasarkan penelitian di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai berikut.Perencanaan kepemimpinan kepala sekolah, dimana perencanaan sudah dilakukan dengan optimal, akan tetapi masih ada hal yang belum dilaksanakan.Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewenang dari setiap bidang telah terlaksana dengan baik.Pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah terlaksana secara optimal.Pengawasan kepemimpinan kepala sekolah, dalam fungsi manajemen ini, kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tertinggi di sekolah sudah melakukan pengawasan secara ketat, guna mengharapkan para guru dapat mengikuti aturan dan program yang dapat meningkatkan guru professional Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Peningkatan profesionalisme guru memerlukan arahan dari pemimpin sekolah. Pemimpin sekolah memiliki peran penting untuk meningkatkan profesional guru. Maka diperlukan manajemen kepemimpinan yang mampu untuk mengelola pendidikan dengan baik. Profesionalisme guru diperlukan untuk memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik secara baik. Manajemen kepemimpinan sekolah dirasa cocok untuk menciptakan iklim sekolah yang berimbas pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-fd364.webp" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-fd364.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-fd364.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-fd364.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" alt="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" alt="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-c52ec.webp" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-c52ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-c52ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-c52ec.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" alt="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53957-motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-gur" title="JURIS - Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru" target="_blank">Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru</a>: Untuk meningkatkan profesionalisme guru, diperlukan manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan kepemimpinan kepala sekolah masih belum sepenuhnya terlaksana secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perencanaan strategis, delegasi wewenang, dan pengawasan yang ketat. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme mereka..
<br>Berdasarkan penelitian di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai berikut.Perencanaan kepemimpinan kepala sekolah, dimana perencanaan sudah dilakukan dengan optimal, akan tetapi masih ada hal yang belum dilaksanakan.Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewenang dari setiap bidang telah terlaksana dengan baik.Pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah terlaksana secara optimal.Pengawasan kepemimpinan kepala sekolah, dalam fungsi manajemen ini, kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tertinggi di sekolah sudah melakukan pengawasan secara ketat, guna mengharapkan para guru dapat mengikuti aturan dan program yang dapat meningkatkan guru professional
<br>Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Peningkatan profesionalisme guru memerlukan arahan dari pemimpin sekolah. Pemimpin sekolah memiliki peran penting untuk meningkatkan profesional guru. Maka diperlukan manajemen kepemimpinan yang mampu untuk mengelola pendidikan dengan baik. Profesionalisme guru diperlukan untuk memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik secara baik. Manajemen kepemimpinan sekolah dirasa cocok untuk menciptakan iklim sekolah yang berimbas pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp" type="image/webp" length="90220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-fd364.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-5fa78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/motivasi-guru-profesionalisme-makro-tugas-madrasah-thumb-c52ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al Qolam MAN 2 Kota Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al Qolam MAN 2 Kota Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al Qolam MAN 2 Kota Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53956-program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jala</link>
	<guid isPermaLink="false">f445349cde6f059deeb9b098cf6000f6</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model maAohad dengan melakukan studi komparatif antara maAohad yang mengimplementasikan program penguatan karakter religius dan sekolah formal tanpa asrama, guna menilai perbedaan dampak terhadap perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model maAohad dengan melakukan studi komparatif antara maAohad yang mengimplementasikan program penguatan karakter religius dan sekolah formal tanpa asrama, guna menilai perbedaan dampak terhadap perkembangan karakter siswa. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan karakter santri selama beberapa tahun dapat memperjelas keberlanjutan dampak program dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan jangka panjang. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen ukur standar untuk menilai karakter religius dapat memperkuat temuan kualitatif dan memberikan data yang dapat digeneralisasikan ke konteks pendidikan Islam yang lebih luas. Penelitian juga dapat meneliti peran teknologi digital dalam memperkuat pembiasaan ibadah dan interaksi mentor-santri, sehingga mengeksplorasi inovasi pedagogis yang relevan dengan era digital. Selanjutnya, analisis biaya-manfaat program penguatan karakter religius dapat memberikan insight tentang efisiensi sumber daya dan keberlanjutan finansial model maAohad. Akhirnya, penelitian tentang dampak program terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial santri dapat memberikan gambaran holistik tentang kontribusi pendidikan karakter religius terhadap kualitas hidup peserta didik.. Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius peserta didik tidak terjadi secara spontan, melainkan merupakan hasil proses manajemen program pembinaan yang dirancang secara terencana dan berkelanjutan.Keberhasilan program dipengaruhi oleh tahapan sistematisAiperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasiAiyang didukung oleh pembiasaan rutin, keteladanan pembina, serta evaluasi berlapis.Model maAohad ini dapat direplikasi sebagai strategi efektif penguatan karakter religius di lembaga pendidikan Islam lainnya Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam manajemen program penguatan karakter religius pada peserta didik di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu bentuk pendidikan berasrama yang mengintegrasikan pembiasaan ibadah, pendampingan kepribadian, dan penguatan nilai-nilai moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian yang terdiri dari kepala maAohad, kordinator bidang, pengasuh maAohad, dan santri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-d5476.webp" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-d5476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-d5476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-d5476.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" alt="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" alt="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-c0e78.webp" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-c0e78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-c0e78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-c0e78.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" alt="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53956-program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jala" title="JURIS - Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang" target="_blank">Manajemen Program Penguatan Karakter Religius Pada Peserta Didik Di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model maAohad dengan melakukan studi komparatif antara maAohad yang mengimplementasikan program penguatan karakter religius dan sekolah formal tanpa asrama, guna menilai perbedaan dampak terhadap perkembangan karakter siswa. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan karakter santri selama beberapa tahun dapat memperjelas keberlanjutan dampak program dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan jangka panjang. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen ukur standar untuk menilai karakter religius dapat memperkuat temuan kualitatif dan memberikan data yang dapat digeneralisasikan ke konteks pendidikan Islam yang lebih luas. Penelitian juga dapat meneliti peran teknologi digital dalam memperkuat pembiasaan ibadah dan interaksi mentor-santri, sehingga mengeksplorasi inovasi pedagogis yang relevan dengan era digital. Selanjutnya, analisis biaya-manfaat program penguatan karakter religius dapat memberikan insight tentang efisiensi sumber daya dan keberlanjutan finansial model maAohad. Akhirnya, penelitian tentang dampak program terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial santri dapat memberikan gambaran holistik tentang kontribusi pendidikan karakter religius terhadap kualitas hidup peserta didik..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius peserta didik tidak terjadi secara spontan, melainkan merupakan hasil proses manajemen program pembinaan yang dirancang secara terencana dan berkelanjutan.Keberhasilan program dipengaruhi oleh tahapan sistematisAiperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasiAiyang didukung oleh pembiasaan rutin, keteladanan pembina, serta evaluasi berlapis.Model maAohad ini dapat direplikasi sebagai strategi efektif penguatan karakter religius di lembaga pendidikan Islam lainnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam manajemen program penguatan karakter religius pada peserta didik di MaAohad Al-Qolam MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu bentuk pendidikan berasrama yang mengintegrasikan pembiasaan ibadah, pendampingan kepribadian, dan penguatan nilai-nilai moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian yang terdiri dari kepala maAohad, kordinator bidang, pengasuh maAohad, dan santri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp" type="image/webp" length="91852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-d5476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-9188c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/program-pembinaan-kemandirian-manfaat-jalan-karakt-thumb-c0e78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemikiran Pendidikan Pesantren K H Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemikiran Pendidikan Pesantren K H Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemikiran Pendidikan Pesantren K H Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53955-islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-mul</link>
	<guid isPermaLink="false">1baa9faa18b0e7444cce6ed2ffbfeb4f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kurikulum multikultural dapat diimplementasikan secara konkret di pesantren, misalnya dengan menguji dampak integrasi mata pelajaran umum dan agama terhadap toleransi santri (pertanyaan penelitian: bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kurikulum multikultural dapat diimplementasikan secara konkret di pesantren, misalnya dengan menguji dampak integrasi mata pelajaran umum dan agama terhadap toleransi santri (pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh kurikulum multikultural terhadap tingkat toleransi santri di pesantren?). Selain itu, diperlukan evaluasi program pelatihan guru pesantren dalam memahami dan mengajarkan nilaiAcnilai multikultural, sehingga dapat dirumuskan pertanyaan penelitian: apa faktorAcfaktor yang mempengaruhi efektivitas pelatihan guru dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural? Terakhir, studi komparatif antara pesantren yang mengadopsi model pendidikan multikultural dan yang mempertahankan model tradisional dapat memberikan insight tentang perbedaan hasil belajar, partisipasi sosial, dan sikap terhadap keberagaman (pertanyaan penelitian: bagaimana perbedaan outcome akademik dan sosial antara santri yang belajar dalam lingkungan multikultural versus tradisional?).. Hasyim AsyAoari berkontribusi signifikan pada pembentukan karakter bangsa Indonesia yang multikultural melalui pesantren yang menanamkan nilaiAcnilai keislaman toleran, moderat, dan menghargai keberagaman.Pemikiran ini menekankan pentingnya adab, musyawarah, dan sikap terbuka terhadap perbedaan, sehingga relevan untuk memperkuat upaya pembangunan Islam berbasis multikultural dalam konteks Indonesia modern.Dengan menginternalisasi nilai toleransi dan perdamaian dalam sistem pendidikan, pesantren dapat menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika globalisasi dan tantangan intoleransi Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran pendidikan pesantren K.H. Hasyim AsyAoari dan relevansinya dalam pengembangan Islam berbasis multikultural di Indonesia. Sebagai tokoh ulama dan pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim AsyAoari memiliki kontribusi besar dalam membentuk sistem pendidikan pesantren yang berbasis pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keterbukaan terhadap keberagaman budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan K.H. Hasyim AsyAoari menekankan pentingnya akhlak, penguasaan ilmu agama, serta sikap toleran terhadap perbedaan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-c81d1.webp" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-c81d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-c81d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-c81d1.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" alt="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-61f4d.webp" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-61f4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-61f4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-61f4d.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" alt="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" alt="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53955-islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-mul" title="JURIS - Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia" target="_blank">Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asyari Dan Pengembangan Islam Berbasis Multikultural di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kurikulum multikultural dapat diimplementasikan secara konkret di pesantren, misalnya dengan menguji dampak integrasi mata pelajaran umum dan agama terhadap toleransi santri (pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh kurikulum multikultural terhadap tingkat toleransi santri di pesantren?). Selain itu, diperlukan evaluasi program pelatihan guru pesantren dalam memahami dan mengajarkan nilaiAcnilai multikultural, sehingga dapat dirumuskan pertanyaan penelitian: apa faktorAcfaktor yang mempengaruhi efektivitas pelatihan guru dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural? Terakhir, studi komparatif antara pesantren yang mengadopsi model pendidikan multikultural dan yang mempertahankan model tradisional dapat memberikan insight tentang perbedaan hasil belajar, partisipasi sosial, dan sikap terhadap keberagaman (pertanyaan penelitian: bagaimana perbedaan outcome akademik dan sosial antara santri yang belajar dalam lingkungan multikultural versus tradisional?)..
<br>Hasyim AsyAoari berkontribusi signifikan pada pembentukan karakter bangsa Indonesia yang multikultural melalui pesantren yang menanamkan nilaiAcnilai keislaman toleran, moderat, dan menghargai keberagaman.Pemikiran ini menekankan pentingnya adab, musyawarah, dan sikap terbuka terhadap perbedaan, sehingga relevan untuk memperkuat upaya pembangunan Islam berbasis multikultural dalam konteks Indonesia modern.Dengan menginternalisasi nilai toleransi dan perdamaian dalam sistem pendidikan, pesantren dapat menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika globalisasi dan tantangan intoleransi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran pendidikan pesantren K.H. Hasyim AsyAoari dan relevansinya dalam pengembangan Islam berbasis multikultural di Indonesia. Sebagai tokoh ulama dan pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim AsyAoari memiliki kontribusi besar dalam membentuk sistem pendidikan pesantren yang berbasis pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keterbukaan terhadap keberagaman budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan K.H. Hasyim AsyAoari menekankan pentingnya akhlak, penguasaan ilmu agama, serta sikap toleran terhadap perbedaan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp" type="image/webp" length="93402" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-c81d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-61f4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/islam-hasyim-asyari-pesantren-pendidikan-multikult-thumb-442d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK Dunia Usaha dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK Dunia Usaha dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK Dunia Usaha dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53954-triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak</link>
	<guid isPermaLink="false">c147339e8fbd7b4fd10edbc171ec75ce</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat sinergi Triple Helix dalam pendidikan vokasi di Indonesia, diperlukan strategi penguatan yang komprehensif. Pertama, perlu ada peningkatan peran aktif industri sejak awal proses pembelajaran, sehingga industri dapat terlibat lebih dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan: Untuk memperkuat sinergi Triple Helix dalam pendidikan vokasi di Indonesia, diperlukan strategi penguatan yang komprehensif. Pertama, perlu ada peningkatan peran aktif industri sejak awal proses pembelajaran, sehingga industri dapat terlibat lebih dalam dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan fasilitas produksi. Kedua, regulasi pemerintah harus lebih tegas dan adaptif, dengan mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar kerja. Ketiga, sekolah harus lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan, dengan mengadopsi kurikulum yang dinamis dan relevan dengan tuntutan industri. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara sekolah, pemerintah, dan industri, serta memperkuat mekanisme evaluasi kebijakan untuk memastikan efektivitas sinergi Triple Helix dalam meningkatkan kompetensi lulusan SMK.. Kebijakan link and match yang telah dijalankan melalui program-program seperti SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), praktik kerja industri, dan teaching factory menjadi instrumen penting untuk memperkuat keterhubungan tersebut.Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari sisi kapasitas, komunikasi, maupun komitmen kolaboratif.Peran dunia usaha dan industri dalam menyediakan tempat praktik, menyusun kurikulum, menguji kompetensi, hingga merekrut lulusan terbukti memberi dampak positif terhadap kesiapan kerja siswa.Akan tetapi, keterlibatan ini masih terbatas karena banyak industri hanya mampu menerima jumlah siswa magang dalam skala kecil, sementara kebutuhan sekolah jauh lebih besar.Di sisi lain, kontribusi pemerintah juga masih dominan pada aspek regulasi formal dan fasilitasi, tetapi lemah dalam pengawasan dan evaluasi.Kondisi ini berimplikasi pada banyaknya kerja sama yang hanya bersifat administratif, seperti Memorandum of Understanding (MoU), tanpa disertai tindak lanjut dalam bentuk program nyata yang berkesinambungan.Selain itu, terdapat perbedaan orientasi yang cukup tajam antara ketiga aktor.Sekolah berfokus pada pencapaian target akademik dan angka kelulusan, pemerintah menitikberatkan pada indikator kebijakan makro, sementara industri lebih mengutamakan efisiensi dan keuntungan.Perbedaan perspektif ini menghambat terbentuknya sinergi yang seimbang dan produktif.Padahal, keberhasilan model Triple Helix justru ditentukan oleh kesediaan masing-masing aktor untuk berbagi peran dan fungsi di luar lingkup tradisionalnya.Walaupun demikian, penelitian ini juga menemukan praktik baik yang dapat dijadikan rujukan.Kerja sama intensif dengan perusahaan besar yang terlibat langsung dalam kurikulum, praktik industri, dan sertifikasi telah menunjukkan hasil positif berupa peningkatan employability lulusan.Hal ini membuktikan bahwa model Triple Helix memiliki potensi besar jika dijalankan secara konsisten dan substansial Penelitian ini menganalisis kebijakan sinergi Triple Helix antara SMK, pemerintah, dan dunia industri dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Latar belakangnya adalah adanya kesenjangan keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri meski kebijakan link and match sudah dijalankan melalui program seperti SMK Pusat Keunggulan, magang, dan teaching factory. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa implementasi sinergi belum optimal karena perbedaan kepentingan, lemahnya koordinasi, keterbatasan kapasitas, dan minimnya evaluasi pemerintah. Sebagian besar kerja sama berhenti pada formalitas MoU tanpa tindak lanjut nyata, meski kolaborasi substantif dengan perusahaan besar terbukti meningkatkan kompetensi dan peluang kerja lulusan. Karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui peran aktif industri, regulasi pemerintah yang lebih tegas, dan kurikulum yang adaptif terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-a5adf.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-a5adf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-a5adf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-a5adf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-68fe9.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-68fe9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-68fe9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-68fe9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53954-triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak" title="JURIS - Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan" target="_blank">Analisis Kebijakan Model Sinergi Triple Helix Antara SMK, Dunia Usaha, dan Industri Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan</a>: Untuk memperkuat sinergi Triple Helix dalam pendidikan vokasi di Indonesia, diperlukan strategi penguatan yang komprehensif. Pertama, perlu ada peningkatan peran aktif industri sejak awal proses pembelajaran, sehingga industri dapat terlibat lebih dalam dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan fasilitas produksi. Kedua, regulasi pemerintah harus lebih tegas dan adaptif, dengan mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar kerja. Ketiga, sekolah harus lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan, dengan mengadopsi kurikulum yang dinamis dan relevan dengan tuntutan industri. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara sekolah, pemerintah, dan industri, serta memperkuat mekanisme evaluasi kebijakan untuk memastikan efektivitas sinergi Triple Helix dalam meningkatkan kompetensi lulusan SMK..
<br>Kebijakan link and match yang telah dijalankan melalui program-program seperti SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), praktik kerja industri, dan teaching factory menjadi instrumen penting untuk memperkuat keterhubungan tersebut.Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari sisi kapasitas, komunikasi, maupun komitmen kolaboratif.Peran dunia usaha dan industri dalam menyediakan tempat praktik, menyusun kurikulum, menguji kompetensi, hingga merekrut lulusan terbukti memberi dampak positif terhadap kesiapan kerja siswa.Akan tetapi, keterlibatan ini masih terbatas karena banyak industri hanya mampu menerima jumlah siswa magang dalam skala kecil, sementara kebutuhan sekolah jauh lebih besar.Di sisi lain, kontribusi pemerintah juga masih dominan pada aspek regulasi formal dan fasilitasi, tetapi lemah dalam pengawasan dan evaluasi.Kondisi ini berimplikasi pada banyaknya kerja sama yang hanya bersifat administratif, seperti Memorandum of Understanding (MoU), tanpa disertai tindak lanjut dalam bentuk program nyata yang berkesinambungan.Selain itu, terdapat perbedaan orientasi yang cukup tajam antara ketiga aktor.Sekolah berfokus pada pencapaian target akademik dan angka kelulusan, pemerintah menitikberatkan pada indikator kebijakan makro, sementara industri lebih mengutamakan efisiensi dan keuntungan.Perbedaan perspektif ini menghambat terbentuknya sinergi yang seimbang dan produktif.Padahal, keberhasilan model Triple Helix justru ditentukan oleh kesediaan masing-masing aktor untuk berbagi peran dan fungsi di luar lingkup tradisionalnya.Walaupun demikian, penelitian ini juga menemukan praktik baik yang dapat dijadikan rujukan.Kerja sama intensif dengan perusahaan besar yang terlibat langsung dalam kurikulum, praktik industri, dan sertifikasi telah menunjukkan hasil positif berupa peningkatan employability lulusan.Hal ini membuktikan bahwa model Triple Helix memiliki potensi besar jika dijalankan secara konsisten dan substansial
<br>Penelitian ini menganalisis kebijakan sinergi Triple Helix antara SMK, pemerintah, dan dunia industri dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Latar belakangnya adalah adanya kesenjangan keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri meski kebijakan link and match sudah dijalankan melalui program seperti SMK Pusat Keunggulan, magang, dan teaching factory. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini menemukan bahwa implementasi sinergi belum optimal karena perbedaan kepentingan, lemahnya koordinasi, keterbatasan kapasitas, dan minimnya evaluasi pemerintah. Sebagian besar kerja sama berhenti pada formalitas MoU tanpa tindak lanjut nyata, meski kolaborasi substantif dengan perusahaan besar terbukti meningkatkan kompetensi dan peluang kerja lulusan. Karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui peran aktif industri, regulasi pemerintah yang lebih tegas, dan kurikulum yang adaptif terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp" type="image/webp" length="92068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-a5adf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-f76b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/triple-helix-smk-kompetensi-lulusan-kurikulum-prak-thumb-68fe9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembentukan Lingkungan Pendidikan Telaah Kitab Nadzhom Al Ala ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembentukan Lingkungan Pendidikan Telaah Kitab Nadzhom Al Ala ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembentukan Lingkungan Pendidikan Telaah Kitab Nadzhom Al Ala ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53953-lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidik</link>
	<guid isPermaLink="false">d01ed3916447ff3f999c95e69ec97ea7</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara konsep lingkungan pendidikan dalam kitab nadzom al ala dengan teori-teori pendidikan modern. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implementasi praktis dari konsep-konsep tersebut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara konsep lingkungan pendidikan dalam kitab nadzom al ala dengan teori-teori pendidikan modern. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implementasi praktis dari konsep-konsep tersebut dalam lembaga pendidikan Islam, serta mengeksplorasi lebih lanjut peran guru dan masyarakat dalam membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung pembelajaran.. Berdasarkan paparan penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam kerangka lingkungan pendidikan yang ideal dalam menunjang pembelajaran yang baik dalam kitab nadzom al ala diperlukan beberapa hal.(1) lingkungan yang kondusif, tidak hanya mencakup lingkungan fisik akan tetapi lingkungan emosional dengan memiliki ketentraman dan kedamaian hati (2) keberperanan guru dalam membentuk tradisi, budaya di dalam kelas.Guru menjadi teladan bagi siswanya dan keberperanan orangtua dalam membentuk lingkungan pendidikan dalam keluarga, serta keikutsertaan masyarakat mendukung dalam penyelenggaraan pendidikan (3) hubungan antara murid dan guru, murid dan murid, murid dan Masyarakat sekitar harus dilandasi saling menghormati dan menjaga lisan saat berinteraksi serta adanya sifat tanggung jawab sosial dan gotong royong Tujuan penelitian ini mengkaji lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan sumber data primer kitab nadzom al ala. Hasil dari penelitian literatur review ini, menghasilkan 3 point penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala, yakni: (1) lingkungan fisik, emosional dan spriritual yang kondusif, (2) keberperanan guru, orangtua dan Masyarakat dalam menciptakan dan mendukung lingkungan pendidikan, (3) lingkungan sosial di sekolah, masyarakat dan keluarga. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-99eb4.webp" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-99eb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-99eb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-99eb4.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" alt="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-47c29.webp" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-47c29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-47c29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-47c29.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" alt="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" alt="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53953-lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidik" title="JURIS - Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)" target="_blank">Pembentukan Lingkungan Pendidikan (Telaah Kitab Nadzhom Al Ala)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara konsep lingkungan pendidikan dalam kitab nadzom al ala dengan teori-teori pendidikan modern. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implementasi praktis dari konsep-konsep tersebut dalam lembaga pendidikan Islam, serta mengeksplorasi lebih lanjut peran guru dan masyarakat dalam membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung pembelajaran..
<br>Berdasarkan paparan penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam kerangka lingkungan pendidikan yang ideal dalam menunjang pembelajaran yang baik dalam kitab nadzom al ala diperlukan beberapa hal.(1) lingkungan yang kondusif, tidak hanya mencakup lingkungan fisik akan tetapi lingkungan emosional dengan memiliki ketentraman dan kedamaian hati (2) keberperanan guru dalam membentuk tradisi, budaya di dalam kelas.Guru menjadi teladan bagi siswanya dan keberperanan orangtua dalam membentuk lingkungan pendidikan dalam keluarga, serta keikutsertaan masyarakat mendukung dalam penyelenggaraan pendidikan (3) hubungan antara murid dan guru, murid dan murid, murid dan Masyarakat sekitar harus dilandasi saling menghormati dan menjaga lisan saat berinteraksi serta adanya sifat tanggung jawab sosial dan gotong royong
<br>Tujuan penelitian ini mengkaji lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan sumber data primer kitab nadzom al ala. Hasil dari penelitian literatur review ini, menghasilkan 3 point penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala, yakni: (1) lingkungan fisik, emosional dan spriritual yang kondusif, (2) keberperanan guru, orangtua dan Masyarakat dalam menciptakan dan mendukung lingkungan pendidikan, (3) lingkungan sosial di sekolah, masyarakat dan keluarga.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp" type="image/webp" length="65418" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-99eb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-47c29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/lingkungan-sosial-teman-sebaya-pendidikan-al-ala-i-thumb-072a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan Kajian Pustaka Kritis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan Kajian Pustaka Kritis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan Kajian Pustaka Kritis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53952-nilai-islam-wasathiyah-lembaga-p</link>
	<guid isPermaLink="false">25b8dff437b1082f60eba18a1c56e159</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,dunia,first,issue,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil kajian pustaka ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan untuk memperdalam pemahaman dan penerapan manajemen berbasis nilai Islam. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris langsung di lapangan. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis: Berdasarkan hasil kajian pustaka ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan untuk memperdalam pemahaman dan penerapan manajemen berbasis nilai Islam. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris langsung di lapangan. Penelitian bisa dilakukan untuk mengidentifikasi model-model manajemen berbasis nilai Islam yang telah sukses diterapkan di berbagai lembaga pendidikan. Kita perlu memahami secara konkret faktor-faktor apa saja yang membuat model tersebut berhasil, serta tantangan-tantangan unik yang dihadapi saat penerapannya. Ini akan membantu menyusun panduan praktis yang lebih operasional dan dapat ditiru oleh lembaga lain. Kedua, mengingat adanya tantangan seperti kurangnya pemahaman konseptual dan fragmentasi budaya organisasi, perlu dikembangkan riset tentang efektivitas program pengembangan kepemimpinan dan budaya kerja. Penelitian dapat berfokus pada desain dan pengujian modul pelatihan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan manajerial, tetapi juga menanamkan kesadaran epistemologis dan nilai-nilai Islam secara sistematis di kalangan pimpinan dan staf. Ketiga, karena komersialisasi pendidikan menjadi hambatan, penelitian bisa dilakukan untuk mengeksplorasi strategi inovatif. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjaga keseimbangan antara keberlanjutan finansial dengan integritas nilai-nilai Islami? Studi komparatif antara lembaga yang memiliki fokus berbeda bisa mengungkap praktik terbaik dalam mengelola aspek ekonomi tanpa mengorbankan identitas nilai. Ini bertujuan agar manajemen nilai Islam tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik sehari-hari, bermanfaat bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih baik.. Berdasarkan kajian pustaka yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa manajemen berbasis nilai Islam merupakan pendekatan integral yang menempatkan nilai-nilai tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan ihsan sebagai dasar dalam seluruh fungsi manajerial lembaga pendidikan.Implementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasi kepemimpinan dalam dunia pendidikan.Namun demikian, penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya pemahaman konseptual, lemahnya budaya organisasi Islami, dan dominasi pendekatan manajemen sekuler di banyak lembaga pendidikan Islam Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis implementasi manajemen berbasis nilai Islam di lembaga pendidikan melalui pendekatan kajian pustaka kritis. Pendekatan ini digunakan untuk mengevaluasi literatur yang relevan mengenai prinsip-prinsip dasar, bentuk penerapan, tantangan, serta strategi implementasi manajemen Islami. Data dikumpulkan dari berbagai sumber akademik terpercaya seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik, yang dianalisis secara tematik melalui pendekatan reflektif-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen berbasis nilai Islam mengintegrasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-d1933.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-d1933.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-d1933.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-d1933.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-05c5a.webp" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-05c5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-05c5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-05c5a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" alt="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53952-nilai-islam-wasathiyah-lembaga-p" title="JURIS - Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis" target="_blank">Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Islam Di Lembaga Pendidikan: Kajian Pustaka Kritis</a>: Berdasarkan hasil kajian pustaka ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan untuk memperdalam pemahaman dan penerapan manajemen berbasis nilai Islam. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi empiris langsung di lapangan. Penelitian bisa dilakukan untuk mengidentifikasi model-model manajemen berbasis nilai Islam yang telah sukses diterapkan di berbagai lembaga pendidikan. Kita perlu memahami secara konkret faktor-faktor apa saja yang membuat model tersebut berhasil, serta tantangan-tantangan unik yang dihadapi saat penerapannya. Ini akan membantu menyusun panduan praktis yang lebih operasional dan dapat ditiru oleh lembaga lain. Kedua, mengingat adanya tantangan seperti kurangnya pemahaman konseptual dan fragmentasi budaya organisasi, perlu dikembangkan riset tentang efektivitas program pengembangan kepemimpinan dan budaya kerja. Penelitian dapat berfokus pada desain dan pengujian modul pelatihan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan manajerial, tetapi juga menanamkan kesadaran epistemologis dan nilai-nilai Islam secara sistematis di kalangan pimpinan dan staf. Ketiga, karena komersialisasi pendidikan menjadi hambatan, penelitian bisa dilakukan untuk mengeksplorasi strategi inovatif. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjaga keseimbangan antara keberlanjutan finansial dengan integritas nilai-nilai Islami? Studi komparatif antara lembaga yang memiliki fokus berbeda bisa mengungkap praktik terbaik dalam mengelola aspek ekonomi tanpa mengorbankan identitas nilai. Ini bertujuan agar manajemen nilai Islam tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik sehari-hari, bermanfaat bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih baik..
<br>Berdasarkan kajian pustaka yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa manajemen berbasis nilai Islam merupakan pendekatan integral yang menempatkan nilai-nilai tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan ihsan sebagai dasar dalam seluruh fungsi manajerial lembaga pendidikan.Implementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasi kepemimpinan dalam dunia pendidikan.Namun demikian, penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya pemahaman konseptual, lemahnya budaya organisasi Islami, dan dominasi pendekatan manajemen sekuler di banyak lembaga pendidikan Islam
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis implementasi manajemen berbasis nilai Islam di lembaga pendidikan melalui pendekatan kajian pustaka kritis. Pendekatan ini digunakan untuk mengevaluasi literatur yang relevan mengenai prinsip-prinsip dasar, bentuk penerapan, tantangan, serta strategi implementasi manajemen Islami. Data dikumpulkan dari berbagai sumber akademik terpercaya seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik, yang dianalisis secara tematik melalui pendekatan reflektif-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen berbasis nilai Islam mengintegrasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp" type="image/webp" length="90692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-d1933.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-4744f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-lembaga-pendidi-thumb-05c5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al Muamalah Kabupaten Garut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al Muamalah Kabupaten Garut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al Muamalah Kabupaten Garut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53950-siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">6e9afed87b34c80ded83f04441677b04</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,contak,first,issue,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman dan optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk mengkaji secara mendalam bagaimana program pelatihan berkelanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut: Untuk memperkaya pemahaman dan optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk mengkaji secara mendalam bagaimana program pelatihan berkelanjutan dan terstruktur, yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi digital guru PAI, dapat secara signifikan memengaruhi keprofesionalan mereka dalam mengintegrasikan media komputer ke dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bisa mengevaluasi dampak langsung pelatihan tersebut terhadap kemampuan guru dalam menciptakan materi interaktif, mengelola kelas berbasis teknologi, serta pada akhirnya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara konkret. Selanjutnya, studi dapat difokuskan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang paling berpengaruh terhadap efektivitas implementasi media pembelajaran berbasis komputer oleh guru PAI di sekolah menengah pertama. Ini tidak hanya mencakup kesiapan infrastruktur teknologi dan dukungan administratif dari kepala sekolah, tetapi juga inovasi pedagogis yang dilakukan guru dalam merancang pengalaman belajar digital yang menarik dan relevan bagi siswa. Terakhir, mengingat temuan awal bahwa siswa cenderung menggunakan teknologi untuk hiburan, sebuah penelitian menarik adalah mengeksplorasi persepsi dan respons siswa terhadap model pembelajaran PAI berbasis komputer yang lebih interaktif dan personalisasi. Misalnya, bagaimana penggunaan platform e-learning adaptif, aplikasi gamifikasi pendidikan, atau simulasi konteks keagamaan virtual dapat mengalihkan fokus siswa dari penggunaan teknologi pasif menjadi alat pembelajaran aktif dan bermakna, sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam mata pelajaran PAI secara lebih mendalam.. Manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer di MTs Al-Muamalah meliputi perencanaan yang matang, dimulai dari penetapan tujuan, penyusunan strategi, pemilihan media dan metode, hingga penentuan alokasi waktu serta langkah pembelajaran yang tertuang dalam RPP.Pelaksanaan pembelajaran inti melibatkan guru dalam membimbing siswa mencari informasi materi menggunakan komputer dan internet, serta mempresentasikan hasilnya, diiringi umpan balik positif dan kesimpulan di akhir proses belajar.Evaluasi pembelajaran dilakukan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa, memperbaiki proses, dan menyusun laporan kemajuan hasil belajar melalui berbagai program penilaian seperti tugas sekolah, ulangan harian, hingga ulangan kenaikan kelas Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak siswa yang menggunakan teknologi sebatas untuk main game online, memutar lagu/video atau sekedar mengakses media sosial, hal ini apabila tidak segera ditindak lanjuti akan berdampak negative terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data melalui triangulasi kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan: Pertama,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-6ade5.webp" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-6ade5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-6ade5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-6ade5.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" alt="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-da015.webp" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-da015.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-da015.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-da015.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" alt="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" alt="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53950-siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan" title="JURIS - Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut" target="_blank">Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Muamalah Kabupaten Garut</a>: Untuk memperkaya pemahaman dan optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk mengkaji secara mendalam bagaimana program pelatihan berkelanjutan dan terstruktur, yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi digital guru PAI, dapat secara signifikan memengaruhi keprofesionalan mereka dalam mengintegrasikan media komputer ke dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bisa mengevaluasi dampak langsung pelatihan tersebut terhadap kemampuan guru dalam menciptakan materi interaktif, mengelola kelas berbasis teknologi, serta pada akhirnya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara konkret. Selanjutnya, studi dapat difokuskan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang paling berpengaruh terhadap efektivitas implementasi media pembelajaran berbasis komputer oleh guru PAI di sekolah menengah pertama. Ini tidak hanya mencakup kesiapan infrastruktur teknologi dan dukungan administratif dari kepala sekolah, tetapi juga inovasi pedagogis yang dilakukan guru dalam merancang pengalaman belajar digital yang menarik dan relevan bagi siswa. Terakhir, mengingat temuan awal bahwa siswa cenderung menggunakan teknologi untuk hiburan, sebuah penelitian menarik adalah mengeksplorasi persepsi dan respons siswa terhadap model pembelajaran PAI berbasis komputer yang lebih interaktif dan personalisasi. Misalnya, bagaimana penggunaan platform e-learning adaptif, aplikasi gamifikasi pendidikan, atau simulasi konteks keagamaan virtual dapat mengalihkan fokus siswa dari penggunaan teknologi pasif menjadi alat pembelajaran aktif dan bermakna, sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam mata pelajaran PAI secara lebih mendalam..
<br>Manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer di MTs Al-Muamalah meliputi perencanaan yang matang, dimulai dari penetapan tujuan, penyusunan strategi, pemilihan media dan metode, hingga penentuan alokasi waktu serta langkah pembelajaran yang tertuang dalam RPP.Pelaksanaan pembelajaran inti melibatkan guru dalam membimbing siswa mencari informasi materi menggunakan komputer dan internet, serta mempresentasikan hasilnya, diiringi umpan balik positif dan kesimpulan di akhir proses belajar.Evaluasi pembelajaran dilakukan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa, memperbaiki proses, dan menyusun laporan kemajuan hasil belajar melalui berbagai program penilaian seperti tugas sekolah, ulangan harian, hingga ulangan kenaikan kelas
<br>Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak siswa yang menggunakan teknologi sebatas untuk main game online, memutar lagu/video atau sekedar mengakses media sosial, hal ini apabila tidak segera ditindak lanjuti akan berdampak negative terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data melalui triangulasi kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan: Pertama,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp" type="image/webp" length="101542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-6ade5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-da015.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/siswa-mts-al-hasil-penelitian-mahasiswa-pendidikan-thumb-d9413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share TPS Numbered Head Together NHT dan Savi Somatic Auditory Visualisation Intelectual Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share TPS Numbered Head Together NHT dan Savi Somatic Auditory Visualisation Intelectual Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share TPS Numbered Head Together NHT dan Savi Somatic Auditory Visualisation Intelectual Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53949-pemahaman-konsep-model-think-pair</link>
	<guid isPermaLink="false">3dff86317e781ccbc048fad668de7825</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ ratu bilqis ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,bilqis,contak,first,issue,ratu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran yang tepat dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan kemampuan pemahaman konsep. Model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together, Numbered ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran yang tepat dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan kemampuan pemahaman konsep. Model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together, Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) telah terbukti dan efektif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik khususnya pada mata pelajaran IPS. Selain itu, peserta didik diharapkan agar aktif dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS dengan mengikuti kegiatan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dengan sangat baik mengingat peran peserta didik yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran. Terakhir, pihak sekolah diharapkan mampu bekerjasama dengan guru dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik dengan salah satunya memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS sehingga para guru mempunyai referensi berbagai model pembelajaran yang menarik bagi peserta didik dan tujuan pembelajaran akan tercapai.. Hasil Penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) dan model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual), sementara itu model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan denagn model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang diperoleh oleh hasil test kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang masih terdapat peserta didik yang kemampuan pemahaman konsep belum mencapai nilai KKM. Hasil ini disebabkan salah satunya oleh proses pembelajaran yang masih menggunkan cara tradisional, cermah, kontekstual dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-02db0.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-02db0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-02db0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-02db0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-85d81.webp" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-85d81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-85d81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-85d81.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" alt="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53949-pemahaman-konsep-model-think-pair" title="JURIS - Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema" target="_blank">Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan Savi (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pema</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran yang tepat dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan kemampuan pemahaman konsep. Model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together, Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) telah terbukti dan efektif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik khususnya pada mata pelajaran IPS. Selain itu, peserta didik diharapkan agar aktif dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS dengan mengikuti kegiatan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dengan sangat baik mengingat peran peserta didik yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran. Terakhir, pihak sekolah diharapkan mampu bekerjasama dengan guru dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik dengan salah satunya memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS sehingga para guru mempunyai referensi berbagai model pembelajaran yang menarik bagi peserta didik dan tujuan pembelajaran akan tercapai..
<br>Hasil Penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) dan model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual), sementara itu model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan denagn model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual)
<br>Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang diperoleh oleh hasil test kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang masih terdapat peserta didik yang kemampuan pemahaman konsep belum mencapai nilai KKM. Hasil ini disebabkan salah satunya oleh proses pembelajaran yang masih menggunkan cara tradisional, cermah, kontekstual dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp" type="image/webp" length="95902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-02db0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-7e0f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pemahaman-konsep-model-think-pair-matematis-kooper-thumb-85d81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53977-putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan</link>
	<guid isPermaLink="false">6e25d4e58b82796018fa27129b098e13</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:23:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, tetapi juga bagaimana hal tersebut benar-benar memengaruhi kepatuhan pengusaha terhadap regulasi pengupahan yang adil dan perlindungan hak-hak pekerja pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Selanjutnya, studi dapat berfokus pada analisis dampak ekonomi dan sosial riil dari penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Surakarta, mengidentifikasi sektor mana yang paling terpengaruh, serta bagaimana kebijakan ini memengaruhi iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan buruh secara keseluruhan. Pemahaman mendalam tentang dampak ini akan membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Terakhir, mengingat tantangan terkait ketersediaan data dan kapasitas analisis, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model komprehensif dalam pengumpulan, validasi, dan pemanfaatan data sektoral yang akurat. Model ini harus melibatkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan kerangka kerja yang solid bagi penentuan UMSK yang objektif dan berbasis bukti. Penekanan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Dinas Ketenagakerjaan dan Dewan Pengupahan dalam menganalisis data ini juga menjadi arah studi krusial, memastikan rekomendasi kebijakan tidak hanya normatif, tetapi juga empiris dan responsif terhadap dinamika ekonomi lokal.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara signifikan menunjukkan pentingnya sosialisasi hukum pasca Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang memberikan kewenangan baru kepada kepala daerah untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan.Sosialisasi ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman antara norma hukum dan implementasinya, sekaligus memperkuat peran Dewan Pengupahan sebagai forum tripartit untuk menciptakan kebijakan pengupahan yang inklusif, adil, dan berbasis realitas sektoral.Ke depan, diperlukan upaya berkelanjutan seperti sosialisasi lanjutan, pelatihan teknis, dan penguatan kapasitas kelembagaan bagi pemerintah daerah dan Dewan Pengupahan guna memastikan rekomendasi kebijakan pengupahan didasari data kuat dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan, demi keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 memberikan arah baru terhadap sistem pengupahan di Indonesia melalui penguatan kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Kota Surakarta mengenai implikasi yuridis dan praktis dari putusan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Group Riset Hukum Administrasi dan Energi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, dan Dewan Pengupahan Kota Surakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah ilmiah, diskusi kelompok, dan penyampaian materi hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53977-putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" target="_blank">Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, tetapi juga bagaimana hal tersebut benar-benar memengaruhi kepatuhan pengusaha terhadap regulasi pengupahan yang adil dan perlindungan hak-hak pekerja pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Selanjutnya, studi dapat berfokus pada analisis dampak ekonomi dan sosial riil dari penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Surakarta, mengidentifikasi sektor mana yang paling terpengaruh, serta bagaimana kebijakan ini memengaruhi iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan buruh secara keseluruhan. Pemahaman mendalam tentang dampak ini akan membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Terakhir, mengingat tantangan terkait ketersediaan data dan kapasitas analisis, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model komprehensif dalam pengumpulan, validasi, dan pemanfaatan data sektoral yang akurat. Model ini harus melibatkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan kerangka kerja yang solid bagi penentuan UMSK yang objektif dan berbasis bukti. Penekanan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Dinas Ketenagakerjaan dan Dewan Pengupahan dalam menganalisis data ini juga menjadi arah studi krusial, memastikan rekomendasi kebijakan tidak hanya normatif, tetapi juga empiris dan responsif terhadap dinamika ekonomi lokal..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara signifikan menunjukkan pentingnya sosialisasi hukum pasca Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang memberikan kewenangan baru kepada kepala daerah untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan.Sosialisasi ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman antara norma hukum dan implementasinya, sekaligus memperkuat peran Dewan Pengupahan sebagai forum tripartit untuk menciptakan kebijakan pengupahan yang inklusif, adil, dan berbasis realitas sektoral.Ke depan, diperlukan upaya berkelanjutan seperti sosialisasi lanjutan, pelatihan teknis, dan penguatan kapasitas kelembagaan bagi pemerintah daerah dan Dewan Pengupahan guna memastikan rekomendasi kebijakan pengupahan didasari data kuat dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan, demi keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja
<br>Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 memberikan arah baru terhadap sistem pengupahan di Indonesia melalui penguatan kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Kota Surakarta mengenai implikasi yuridis dan praktis dari putusan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Group Riset Hukum Administrasi dan Energi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, dan Dewan Pengupahan Kota Surakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah ilmiah, diskusi kelompok, dan penyampaian materi hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" type="image/webp" length="119244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6749-mayadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16005-masyarakat-berdaya-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Jul 2026 14:28:27 +0700. 24 items. Served in: 6.856 seconds [rss] -->
