<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.264-1aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 17:37:40 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:37:40 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-16T17:37:40+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani Gianyar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani Gianyar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani Gianyar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58877-apendisitis-akut-pasien-laki-tn</link>
	<guid isPermaLink="false">58aa553fee5089a4caf3f269f81885b9</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:32:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fransiscus o ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega sicbo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fransiscus,mahjong,mega,o,sicbo,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor risiko yang menyebabkan apendisitis akut, terutama pada kelompok usia 10-29 tahun. 2. Meneliti lebih dalam tentang hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor risiko yang menyebabkan apendisitis akut, terutama pada kelompok usia 10-29 tahun. 2. Meneliti lebih dalam tentang hubungan antara karakteristik pasien apendisitis akut dengan tingkat keparahan penyakit dan komplikasi yang mungkin terjadi. 3. Mengembangkan strategi pencegahan dan manajemen apendisitis akut yang efektif, terutama untuk kelompok usia yang rentan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pola makan dan gaya hidup.. Ditemukan pasien apendisitis akut sebagian besar berumur 10-29 tahun, dengan angka kejadian terbesar pada pasien laki-laki dibandingkan perempuan.Keluhan utama pasien apendisitis akut merupakan nyeri perut kanan bawah.Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik sebagian besar pasien apendisitis akut mengalami gejala positif pada metode pemeriksaan Mc Burney dan Obturator sign.Terdapat kenaikan kadar leukosit dan neutrofil pada pasien penderita apendisitis akut Apendisitis akut merupakan salah satu kasus bedah emergensi yang paling umum dari nyeri perut bagian kanan bawah, sebagian kecil kasus pada unit gawat darurat di dunia yang sering dialami kalangan anak-anak hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali karakteristik apendisitis akut pada pasien di RSUD Sanjiwani, Gianyar. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-0f6de.webp" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-0f6de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-0f6de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-0f6de.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" alt="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" alt="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-6ff03.webp" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-6ff03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-6ff03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-6ff03.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" alt="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58877-apendisitis-akut-pasien-laki-tn" title="JURIS - Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar" target="_blank">Karakteristik Pasien Penderita Apendisitis Akut di RSUD Sanjwiani, Gianyar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor risiko yang menyebabkan apendisitis akut, terutama pada kelompok usia 10-29 tahun. 2. Meneliti lebih dalam tentang hubungan antara karakteristik pasien apendisitis akut dengan tingkat keparahan penyakit dan komplikasi yang mungkin terjadi. 3. Mengembangkan strategi pencegahan dan manajemen apendisitis akut yang efektif, terutama untuk kelompok usia yang rentan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pola makan dan gaya hidup..
<br>Ditemukan pasien apendisitis akut sebagian besar berumur 10-29 tahun, dengan angka kejadian terbesar pada pasien laki-laki dibandingkan perempuan.Keluhan utama pasien apendisitis akut merupakan nyeri perut kanan bawah.Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik sebagian besar pasien apendisitis akut mengalami gejala positif pada metode pemeriksaan Mc Burney dan Obturator sign.Terdapat kenaikan kadar leukosit dan neutrofil pada pasien penderita apendisitis akut
<br>Apendisitis akut merupakan salah satu kasus bedah emergensi yang paling umum dari nyeri perut bagian kanan bawah, sebagian kecil kasus pada unit gawat darurat di dunia yang sering dialami kalangan anak-anak hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali karakteristik apendisitis akut pada pasien di RSUD Sanjiwani, Gianyar.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp" type="image/webp" length="67246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-0f6de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-bdbad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/apendisitis-akut-pasien-laki-tn-faktor-risiko-kara-thumb-6ff03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58876-aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya</link>
	<guid isPermaLink="false">74d90d23b6c50aaf0b55c2b8ce0e631a</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:17:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ template sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,sub,template,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model regulasi integratif antara hukum kesehatan dan hukum teknologi informasi dapat dirumuskan secara konkret, misalnya dengan mengkaji perbandingan internasional dan menguji penerapan kerangka hukum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model regulasi integratif antara hukum kesehatan dan hukum teknologi informasi dapat dirumuskan secara konkret, misalnya dengan mengkaji perbandingan internasional dan menguji penerapan kerangka hukum gabungan pada kasus telemedicine di Indonesia; selanjutnya, studi empiris yang meneliti dampak kegagalan teknis pada keputusan klinis dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme alokasi tanggung jawab yang adil antara tenaga kesehatan dan penyedia platform digital, termasuk analisis biayaAcmanfaat dari mekanisme kompensasi; terakhir, penelitian kualitatif mengenai persepsi pasien dan profesional kesehatan terhadap keamanan dan kerahasiaan rekam medis elektronik dapat memberikan wawasan tentang kebutuhan kebijakan perlindungan data yang memperhitungkan faktor klinis serta implikasi hukum, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis bukti.. Pengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbeda dengan tanggung jawab yang tidak sinkron.Perbedaan paradigma antara regulasi kesehatan yang menekankan kerahasiaan rekam medis sebagai dokumen medis dan regulasi ITE yang memandangnya sebagai data elektronik menyebabkan kekosongan norma pada konsekuensi klinis kebocoran data serta pembagian tanggung jawab antara dokter dan penyedia aplikasi.Ketiadaan norma integratif yang mengatur pertanggungjawaban atas kesalahan diagnosis atau malpraktik melalui sistem elektronik menuntut harmonisasi regulasi agar dapat menjamin kepastian hukum, perlindungan pasien, dan akuntabilitas layanan kesehatan digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disharmoni regulasi layanan telemedicine melalui aplikasi pihak ketiga dalam perspektif hukum kesehatan dan hukum teknologi informasi di Indonesia. Perkembangan telemedicine berbasis aplikasi digital telah mengubah struktur relasi layanan kesehatan dari model konvensional berbasis fasilitas pelayanan kesehatan menjadi model berbasis platform digital yang mempertemukan dokter dan pasien secara elektronik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundangAcundangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, khususnya UndangAcUndang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, UndangAcUndang Informasi dan Transaksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-5d844.webp" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-5d844.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-5d844.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-5d844.webp 1x" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" alt="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-59e60.webp" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-59e60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-59e60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-59e60.webp 1x" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" alt="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp 1x" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" alt="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58876-aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya" title="JURIS - Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi" target="_blank">Disharmoni Regulasi Layanan Telemedecine Melalui Aplikasi Pihak Ketiga Dalam Perspektif Hukum Kesehatan dan Hukum Teknologi Informasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model regulasi integratif antara hukum kesehatan dan hukum teknologi informasi dapat dirumuskan secara konkret, misalnya dengan mengkaji perbandingan internasional dan menguji penerapan kerangka hukum gabungan pada kasus telemedicine di Indonesia; selanjutnya, studi empiris yang meneliti dampak kegagalan teknis pada keputusan klinis dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme alokasi tanggung jawab yang adil antara tenaga kesehatan dan penyedia platform digital, termasuk analisis biayaAcmanfaat dari mekanisme kompensasi; terakhir, penelitian kualitatif mengenai persepsi pasien dan profesional kesehatan terhadap keamanan dan kerahasiaan rekam medis elektronik dapat memberikan wawasan tentang kebutuhan kebijakan perlindungan data yang memperhitungkan faktor klinis serta implikasi hukum, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis bukti..
<br>Pengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbeda dengan tanggung jawab yang tidak sinkron.Perbedaan paradigma antara regulasi kesehatan yang menekankan kerahasiaan rekam medis sebagai dokumen medis dan regulasi ITE yang memandangnya sebagai data elektronik menyebabkan kekosongan norma pada konsekuensi klinis kebocoran data serta pembagian tanggung jawab antara dokter dan penyedia aplikasi.Ketiadaan norma integratif yang mengatur pertanggungjawaban atas kesalahan diagnosis atau malpraktik melalui sistem elektronik menuntut harmonisasi regulasi agar dapat menjamin kepastian hukum, perlindungan pasien, dan akuntabilitas layanan kesehatan digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disharmoni regulasi layanan telemedicine melalui aplikasi pihak ketiga dalam perspektif hukum kesehatan dan hukum teknologi informasi di Indonesia. Perkembangan telemedicine berbasis aplikasi digital telah mengubah struktur relasi layanan kesehatan dari model konvensional berbasis fasilitas pelayanan kesehatan menjadi model berbasis platform digital yang mempertemukan dokter dan pasien secara elektronik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundangAcundangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, khususnya UndangAcUndang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, UndangAcUndang Informasi dan Transaksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp" type="image/webp" length="88992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-5d844.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-59e60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/aplikasi-digital-manajemen-model-regulasi-biaya-ha-thumb-ab4b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3674-istekicsadabjn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17562-jurnal-ilmu-kesehatan-makia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar Biophytum Petersianum Klotzsch Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar Biophytum petersianum Klot ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar Biophytum Petersianum Klotzsch Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar Biophytum petersianum Klot ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar Biophytum Petersianum Klotzsch Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar Biophytum petersianum Klot ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58873-diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-m</link>
	<guid isPermaLink="false">c8ec89c987c8d5c0f8ce41c2103b5c86</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:59:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek dosis dan interaksi obat pada manajemen stres oksidatif Diabetes. Selain itu, identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam rumput Kebar yang bertanggung jawab atas efek terapetik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek dosis dan interaksi obat pada manajemen stres oksidatif Diabetes. Selain itu, identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam rumput Kebar yang bertanggung jawab atas efek terapetik dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian tentang formulasi dosis optimal dan kombinasi dengan antioksidan lain atau modifikasi gaya hidup dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi terapi adjuvan dengan ekstrak rumput Kebar.. Pemberian ekstrak rumput Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) secara signifikan tidak ditemukan perbedaan yang bermakna dalam menurunkan kadar MDA mencit (Mus musculus) model Diabetes Melitus.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemberian rumput Kebar terhadap semua kelompok perlakuan waktunya sama, sehingga dapat terjadi efek kumulatif yang mempengaruhi jumlah kadar MDA pada kelompok perlakuan.Sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian ekstrak rumput Kebar terhadap kadar MDA mencit model Diabetes Melitus Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat yang, jika dibiarkan tanpa pengobatan, dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Diabetes menyebabkan peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia, yang mempercepat pembentukan radikal bebas melalui auto oksidasi glukosa, glikasi protein, dan aktivasi jalur metabolik poliol. Peningkatan stres oksidatif meningkatkan jumlah Reactive Oxygen Species (ROS), yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh pada membran sel sperma. Ini memicu reaksi berantai di membran sel yang menghasilkan peroksida lipid berbahaya. Peroksida lipid kemudian membentuk senyawa aldehida, khususnya Malondialdehid (MDA), dengan metode spektrofotometri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-53332.webp" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-53332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-53332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-53332.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" alt="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" alt="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-c5491.webp" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-c5491.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-c5491.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-c5491.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" alt="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58873-diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-m" title="JURIS - Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot" target="_blank">Analisis Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum Petersianum Klotzsch) Terhadap Kadar MDA Mencit Model Diabetes Melitus : Analisis Pengaruh Pemberian EKstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klot</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek dosis dan interaksi obat pada manajemen stres oksidatif Diabetes. Selain itu, identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam rumput Kebar yang bertanggung jawab atas efek terapetik dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian tentang formulasi dosis optimal dan kombinasi dengan antioksidan lain atau modifikasi gaya hidup dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi terapi adjuvan dengan ekstrak rumput Kebar..
<br>Pemberian ekstrak rumput Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) secara signifikan tidak ditemukan perbedaan yang bermakna dalam menurunkan kadar MDA mencit (Mus musculus) model Diabetes Melitus.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemberian rumput Kebar terhadap semua kelompok perlakuan waktunya sama, sehingga dapat terjadi efek kumulatif yang mempengaruhi jumlah kadar MDA pada kelompok perlakuan.Sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian ekstrak rumput Kebar terhadap kadar MDA mencit model Diabetes Melitus
<br>Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat yang, jika dibiarkan tanpa pengobatan, dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Diabetes menyebabkan peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia, yang mempercepat pembentukan radikal bebas melalui auto oksidasi glukosa, glikasi protein, dan aktivasi jalur metabolik poliol. Peningkatan stres oksidatif meningkatkan jumlah Reactive Oxygen Species (ROS), yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh pada membran sel sperma. Ini memicu reaksi berantai di membran sel yang menghasilkan peroksida lipid berbahaya. Peroksida lipid kemudian membentuk senyawa aldehida, khususnya Malondialdehid (MDA), dengan metode spektrofotometri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp" type="image/webp" length="69964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-53332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-4ddd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/diabetes-melitus-rumput-kebar-mda-pengaruh-model-a-thumb-c5491.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z A Cross Educational Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z A Cross Educational Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z A Cross Educational Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58860-orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-kar</link>
	<guid isPermaLink="false">bca8b8b3ec1684aab59577b9aab045ca</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:46:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dan lintas regional untuk memvalidasi model komunikasi experiential dalam konteks yang lebih beragam. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih fokus pada peran model petani ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dan lintas regional untuk memvalidasi model komunikasi experiential dalam konteks yang lebih beragam. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih fokus pada peran model petani muda dan platform digital dalam membentuk minat karier pertanian Generasi Z. Terakhir, penelitian tentang kebijakan pertanian yang menjamin aksesibilitas jalur karier dan dukungan modal juga penting untuk dilakukan, agar dapat menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat karier pertanian Generasi Z adalah hasil dari proses komunikasi experiential yang bekerja melalui mekanisme pembentukan dan internalisasi makna, bukan sekadar akumulasi pengetahuan kognitif.Secara kuantitatif, minat karier siswa SMK Pertanian Banjarbaru berada pada kategori tinggi (80,74%), dengan dimensi afektif sebagai komponen terkuat (86,19%), diikuti konatif (84,71%), dan kognitif (71,32%).Motivasi karier berada pada kategori sangat tinggi (83,67%), dengan motivasi ekstrinsik (85,07%) sedikit lebih dominan daripada intrinsik (82,26%), menunjukkan proses internalisasi yang sedang berlangsung tetapi belum optimal.Secara kualitatif, experiential communication bekerja melalui empat mekanisme komunikatif yang saling terkait.(1) disrupsi persepsi negatif dan rekonstruksi makna melalui pengalaman langsung.(2) rekonstruksi realitas ekonomi pertanian dari subsisten ke agribisnis modern.(3) identifikasi sosial melalui peran model petani muda yang mengurangi jarak psikologis antara individu dan karier pertanian.dan (4) kesenjangan naratif yang menghambat terjemahan minat menjadi keputusan karier konkret.pertama, institusi pendidikan pertanian perlu merancang komunikasi experiential secara sistematis dan reflektif sebagai inti kurikulum, bukan sekadar pelengkap.kedua, sistem komunikasi karier pertanian perlu diperkuat dengan narasi karier yang jelas, konkret, dan kontekstual - termasuk melalui peran model petani muda dan platform digital yang relevan dengan Generasi Z.ketiga, kebijakan pertanian perlu menjamin aksesibilitas jalur karier yang jelas dan dukungan modal untuk menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen.Penelitian lanjutan longitudinal dan lintas regional sangat dianjurkan untuk memvalidasi model komunikasi experiential yang dihasilkan dalam konteks yang lebih beragam Penelitian ini menganalisis experiential communication sebagai proses pembentukan makna (meaning-making) dalam memengaruhi minat karier pertanian pada Generasi Z melalui pendekatan lintas jenjang pendidikan. Penelitian menggunakan desain mixed-methods explanatory sequential, dengan data kuantitatif dari 136 siswa SMK Pertanian Banjarbaru dan data kualitatif melalui diskusi kelompok terarah (FGD) dengan mahasiswa agribisnis ULM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat karier berada pada kategori sangat tinggi, dengan dominasi dimensi afektif dan konatif dibandingkan kognitif, yang mengindikasikan bahwa minat lebih banyak dibentuk oleh pengalaman dan keterlibatan emosional daripada pemahaman konseptual. Tingkat motivasi siswa juga sangat tinggi, ditandai oleh kombinasi motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang mencerminkan proses internalisasi yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-04710.webp" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-04710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-04710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-04710.webp 1x" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" alt="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-f141e.webp" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-f141e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-f141e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-f141e.webp 1x" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" alt="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp 1x" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" alt="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58860-orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-kar" title="JURIS - Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective" target="_blank">Experiential Communication as a Meaning Process in Shaping Agricultural Career Interest among Generation Z : A Cross-Educational Perspective</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dan lintas regional untuk memvalidasi model komunikasi experiential dalam konteks yang lebih beragam. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang lebih fokus pada peran model petani muda dan platform digital dalam membentuk minat karier pertanian Generasi Z. Terakhir, penelitian tentang kebijakan pertanian yang menjamin aksesibilitas jalur karier dan dukungan modal juga penting untuk dilakukan, agar dapat menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat karier pertanian Generasi Z adalah hasil dari proses komunikasi experiential yang bekerja melalui mekanisme pembentukan dan internalisasi makna, bukan sekadar akumulasi pengetahuan kognitif.Secara kuantitatif, minat karier siswa SMK Pertanian Banjarbaru berada pada kategori tinggi (80,74%), dengan dimensi afektif sebagai komponen terkuat (86,19%), diikuti konatif (84,71%), dan kognitif (71,32%).Motivasi karier berada pada kategori sangat tinggi (83,67%), dengan motivasi ekstrinsik (85,07%) sedikit lebih dominan daripada intrinsik (82,26%), menunjukkan proses internalisasi yang sedang berlangsung tetapi belum optimal.Secara kualitatif, experiential communication bekerja melalui empat mekanisme komunikatif yang saling terkait.(1) disrupsi persepsi negatif dan rekonstruksi makna melalui pengalaman langsung.(2) rekonstruksi realitas ekonomi pertanian dari subsisten ke agribisnis modern.(3) identifikasi sosial melalui peran model petani muda yang mengurangi jarak psikologis antara individu dan karier pertanian.dan (4) kesenjangan naratif yang menghambat terjemahan minat menjadi keputusan karier konkret.pertama, institusi pendidikan pertanian perlu merancang komunikasi experiential secara sistematis dan reflektif sebagai inti kurikulum, bukan sekadar pelengkap.kedua, sistem komunikasi karier pertanian perlu diperkuat dengan narasi karier yang jelas, konkret, dan kontekstual - termasuk melalui peran model petani muda dan platform digital yang relevan dengan Generasi Z.ketiga, kebijakan pertanian perlu menjamin aksesibilitas jalur karier yang jelas dan dukungan modal untuk menjembatani kesenjangan antara minat karier dan komitmen.Penelitian lanjutan longitudinal dan lintas regional sangat dianjurkan untuk memvalidasi model komunikasi experiential yang dihasilkan dalam konteks yang lebih beragam
<br>Penelitian ini menganalisis experiential communication sebagai proses pembentukan makna (meaning-making) dalam memengaruhi minat karier pertanian pada Generasi Z melalui pendekatan lintas jenjang pendidikan. Penelitian menggunakan desain mixed-methods explanatory sequential, dengan data kuantitatif dari 136 siswa SMK Pertanian Banjarbaru dan data kualitatif melalui diskusi kelompok terarah (FGD) dengan mahasiswa agribisnis ULM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat karier berada pada kategori sangat tinggi, dengan dominasi dimensi afektif dan konatif dibandingkan kognitif, yang mengindikasikan bahwa minat lebih banyak dibentuk oleh pengalaman dan keterlibatan emosional daripada pemahaman konseptual. Tingkat motivasi siswa juga sangat tinggi, ditandai oleh kombinasi motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang mencerminkan proses internalisasi yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp" type="image/webp" length="78162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-04710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-f141e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/orientasi-karier-protean-siswa-motivasi-sma-minat-thumb-23f0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Community Self Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Community Self Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Community Self Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58861-masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">71c0a99dded7aa89bd491d6a0583b7c5</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:44:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperkuat kapasitas komunikasi PSM melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengurangi beban administratif yang dihadapi PSM, sehingga mereka dapat fokus pada peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperkuat kapasitas komunikasi PSM melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengurangi beban administratif yang dihadapi PSM, sehingga mereka dapat fokus pada peran sebagai agen perubahan. Pengembangan strategi komunikasi yang adaptif terhadap karakteristik masyarakat multikultural juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas komunikasi PSM. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat desa di Provinsi Sumatera Utara dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi PSM ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan komunikasi pembangunan partisipatif, difusi inovasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam konteks sosial-budaya masyarakat perdesaan di Provinsi Sumatera Utara.Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas komunikasi PSM, pengurangan beban administratif, dan pengembangan strategi komunikasi yang adaptif terhadap karakteristik masyarakat multikultural Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi PSM sebagai agen perubahan dalam pemberdayaan masyarakat perdesaan di Provinsi Sumatera Utara, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan perannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSM sebagai agen perubahan dilakukan melalui pemahaman informasi dan kebijakan pemberdayaan, adaptasi dan pembelajaran mandiri, komunikasi partisipatif dan dialogis, pembangunan kepercayaan masyarakat, peran sebagai fasilitator dan mediator sosial, serta pemanfaatan budaya lokal dan teknologi komunikasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp 1x" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" alt="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-43b2f.webp" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-43b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-43b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-43b2f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" alt="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-f7365.webp" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-f7365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-f7365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-f7365.webp 1x" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" alt="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58861-masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko" title="JURIS - The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province" target="_blank">The Role of Community Self-Help Communication as an Agent of Change in Village Community Empowerment in North Sumatra Province</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperkuat kapasitas komunikasi PSM melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengurangi beban administratif yang dihadapi PSM, sehingga mereka dapat fokus pada peran sebagai agen perubahan. Pengembangan strategi komunikasi yang adaptif terhadap karakteristik masyarakat multikultural juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas komunikasi PSM. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat desa di Provinsi Sumatera Utara dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi PSM ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan komunikasi pembangunan partisipatif, difusi inovasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam konteks sosial-budaya masyarakat perdesaan di Provinsi Sumatera Utara.Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas komunikasi PSM, pengurangan beban administratif, dan pengembangan strategi komunikasi yang adaptif terhadap karakteristik masyarakat multikultural
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi PSM sebagai agen perubahan dalam pemberdayaan masyarakat perdesaan di Provinsi Sumatera Utara, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan perannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSM sebagai agen perubahan dilakukan melalui pemahaman informasi dan kebijakan pemberdayaan, adaptasi dan pembelajaran mandiri, komunikasi partisipatif dan dialogis, pembangunan kepercayaan masyarakat, peran sebagai fasilitator dan mediator sosial, serta pemanfaatan budaya lokal dan teknologi komunikasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp" type="image/webp" length="101282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-987e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-43b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/masyarakat-multi-analisis-komunikasi-matematika-ko-thumb-f7365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58874-rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candid</link>
	<guid isPermaLink="false">e4599715c38b43eaf39a4d6dc0930bf8</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:43:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan potensi ekstrak etanol rimpang temulawak sebagai antibiofilm terhadap Candida albicans. Untuk mengembangkan temuan ini lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi komponen aktif dalam ekstrak temulawak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis: Penelitian ini telah menunjukkan potensi ekstrak etanol rimpang temulawak sebagai antibiofilm terhadap Candida albicans. Untuk mengembangkan temuan ini lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi komponen aktif dalam ekstrak temulawak yang bertanggung jawab atas aktivitas antibiofilmnya. Selain itu, studi klinis dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas ekstrak temulawak dalam mengobati infeksi Candida albicans pada manusia. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi dan pengolahan temulawak agar dapat meningkatkan aktivitas antibiofilmnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan obat herbal untuk mengobati infeksi Candida albicans dan penyakit terkait lainnya.. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, ekstrak etanol dari rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) menunjukkan aktivitas antibiofilm terhadap Candida albicans pada fase awal pembentukan biofilm.Efek penghambatan tertinggi tercatat pada konsentrasi 50%, sedangkan nilai penghambatan terendah terdapat pada konsentrasi 1,56%.Nilai MBICCICA yang diperoleh adalah sebesar 0,031%.Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak etanol temulawak memiliki potensi sebagai kandidat alternatif untuk penanganan infeksi yang berkaitan dengan pembentukan biofilm oleh C Curcuma (Curcuma xanthorrhiza Roxb) adalah jenis tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengendalikan infeksi dari C. albicans, karena mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, triterpenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektiftas ekstrak etanol rimpang temulawak sebagai antibiofilm terhadap Candida alibicans penyebab kandidiasis. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan pendekatan post test only control group desain. Metode ekstraksi yang digunakan adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-5ff49.webp" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-5ff49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-5ff49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-5ff49.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" alt="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-e8677.webp" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-e8677.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-e8677.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-e8677.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" alt="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" alt="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58874-rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candid" title="JURIS - Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis" target="_blank">Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak Sebagai Antibiofilm Terhadap Candida Albicans Penyebab Kandidiasis</a>: Penelitian ini telah menunjukkan potensi ekstrak etanol rimpang temulawak sebagai antibiofilm terhadap Candida albicans. Untuk mengembangkan temuan ini lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi komponen aktif dalam ekstrak temulawak yang bertanggung jawab atas aktivitas antibiofilmnya. Selain itu, studi klinis dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas ekstrak temulawak dalam mengobati infeksi Candida albicans pada manusia. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi dan pengolahan temulawak agar dapat meningkatkan aktivitas antibiofilmnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan obat herbal untuk mengobati infeksi Candida albicans dan penyakit terkait lainnya..
<br>Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, ekstrak etanol dari rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) menunjukkan aktivitas antibiofilm terhadap Candida albicans pada fase awal pembentukan biofilm.Efek penghambatan tertinggi tercatat pada konsentrasi 50%, sedangkan nilai penghambatan terendah terdapat pada konsentrasi 1,56%.Nilai MBICCICA yang diperoleh adalah sebesar 0,031%.Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak etanol temulawak memiliki potensi sebagai kandidat alternatif untuk penanganan infeksi yang berkaitan dengan pembentukan biofilm oleh C
<br>Curcuma (Curcuma xanthorrhiza Roxb) adalah jenis tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengendalikan infeksi dari C. albicans, karena mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, triterpenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektiftas ekstrak etanol rimpang temulawak sebagai antibiofilm terhadap Candida alibicans penyebab kandidiasis. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan pendekatan post test only control group desain. Metode ekstraksi yang digunakan adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp" type="image/webp" length="78230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-5ff49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-e8677.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/rimpang-temulawak-ekstrak-curcuma-candida-albicans-thumb-6a1dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58865-gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas</link>
	<guid isPermaLink="false">bb2644de7c9fe089dd3d8737886b8996</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:38:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium V yang menjalani hemodialisis dengan mereka yang tidak menjalani hemodialisis. Penelitian ini dapat membantu memahami perbedaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium V yang menjalani hemodialisis dengan mereka yang tidak menjalani hemodialisis. Penelitian ini dapat membantu memahami perbedaan dan kesamaan antara kedua kelompok, serta memberikan wawasan lebih dalam tentang dampak hemodialisis pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Selain itu, penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisis secara teratur juga dapat menjadi fokus studi lanjutan. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan pengobatan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Terakhir, penelitian tentang hubungan antara anemia berat dan kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronis dapat memberikan informasi penting tentang dampak anemia pada kesehatan dan kesejahteraan pasien, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif.. Berdasarkan analisis karakteristik demografis pasien, mayoritas berusia di atas 60 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.Dari segi faktor risiko, nefrosklerosis menjadi kondisi yang paling umum, terdeteksi lebih dari setengah jumlah subjek.Selain itu, status hipertensi menunjukkan bahwa sebagian besar pasien, memiliki hipertensi terkontrol.Namun, terdapat juga prevalensi anemia berat yang cukup signifikan, dimana sebagian subjek pasien mengalami kondisi tersebut.Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara usia, jenis kelamin, dan faktor risiko kesehatan yang dapat mempengaruhi kondisi pasien secara keseluruhan Penyakit Ginjal Kronis (PGK) secara signifikan berdampak pada kesehatan global karena morbiditas yang ditimbulkannya. Penyakit ini ditandai dengan kerusakan ginjal berat, yang menyebabkan kadar ureum darah yang meningkat, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius. Jumlah kasus PGK dilaporkan semakin bertambah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dari rekam medis pasien PGK. Penelitian ini berfokus pada pasien yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tabanan antara 1 Januari 2019 dan 31 Mei 2024. Sebanyak 101 subjek dipilih untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan gagal ginjal kronis stadium V berusia di atas 60 tahun (38,6%). Insiden PGK tertinggi ditemukan pada pria (53,5%). Sebagian besar pasien menunjukkan hipertensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-ca811.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-ca811.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-ca811.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-ca811.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-b01f8.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-b01f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-b01f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-b01f8.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58865-gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas" title="JURIS - Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital" target="_blank">Characteristics of Patients with Stage V Chronic Kidney Disease Undergoing Regular Hemodialysis at Tabanan Hospital</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium V yang menjalani hemodialisis dengan mereka yang tidak menjalani hemodialisis. Penelitian ini dapat membantu memahami perbedaan dan kesamaan antara kedua kelompok, serta memberikan wawasan lebih dalam tentang dampak hemodialisis pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Selain itu, penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisis secara teratur juga dapat menjadi fokus studi lanjutan. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan pengobatan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Terakhir, penelitian tentang hubungan antara anemia berat dan kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronis dapat memberikan informasi penting tentang dampak anemia pada kesehatan dan kesejahteraan pasien, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan analisis karakteristik demografis pasien, mayoritas berusia di atas 60 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.Dari segi faktor risiko, nefrosklerosis menjadi kondisi yang paling umum, terdeteksi lebih dari setengah jumlah subjek.Selain itu, status hipertensi menunjukkan bahwa sebagian besar pasien, memiliki hipertensi terkontrol.Namun, terdapat juga prevalensi anemia berat yang cukup signifikan, dimana sebagian subjek pasien mengalami kondisi tersebut.Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara usia, jenis kelamin, dan faktor risiko kesehatan yang dapat mempengaruhi kondisi pasien secara keseluruhan
<br>Penyakit Ginjal Kronis (PGK) secara signifikan berdampak pada kesehatan global karena morbiditas yang ditimbulkannya. Penyakit ini ditandai dengan kerusakan ginjal berat, yang menyebabkan kadar ureum darah yang meningkat, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius. Jumlah kasus PGK dilaporkan semakin bertambah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dari rekam medis pasien PGK. Penelitian ini berfokus pada pasien yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tabanan antara 1 Januari 2019 dan 31 Mei 2024. Sebanyak 101 subjek dipilih untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan gagal ginjal kronis stadium V berusia di atas 60 tahun (38,6%). Insiden PGK tertinggi ditemukan pada pria (53,5%). Sebagian besar pasien menunjukkan hipertensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp" type="image/webp" length="55244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-ca811.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-b01f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/gagal-ginjal-klasifikasi-penyakit-mayoritas-pasien-thumb-6f293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58856-politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori</link>
	<guid isPermaLink="false">bb4021bafac6f5c81209aa3ffb84a57f</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:38:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat profesionalisme dan netralitas aparatur sipil negara, diperlukan reformasi administrasi publik yang komprehensif dan berkelanjutan. Reformasi ini harus mencakup aspek-aspek seperti sistem merit, tata kelola pemerintahan yang baik, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia: Untuk memperkuat profesionalisme dan netralitas aparatur sipil negara, diperlukan reformasi administrasi publik yang komprehensif dan berkelanjutan. Reformasi ini harus mencakup aspek-aspek seperti sistem merit, tata kelola pemerintahan yang baik, dan perubahan budaya politik. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengintegrasikan berbagai perspektif teoretis secara sinergis dalam memahami dan mengatasi politisasi birokrasi. Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis mendalam tentang bagaimana warisan kelembagaan dari masa lalu membentuk pola ketergantungan jalur (path dependency) dalam politisasi birokrasi. Selain itu, studi tentang mekanisme operasional patronase dan klientelisme politik dalam jaringan kekuasaan lokal juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penting untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan depolitisasi birokrasi yang telah diterapkan dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang operasional dan kontekstual untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik.. Setelah hasil penelitian dikemukakan, perlu ditelaah dan dianalisis melalui kerangka integratif yang mengombinasikan tiga perspektif teoretis secara sinergis dan saling melengkapi.Pertama, institusionalisme historis menjelaskan bagaimana warisan kelembagaan dari berbagai periode perkembangan membentuk pola ketergantungan jalur (path dependency), menyebabkan praktik politisasi birokrasi terus direproduksi dalam bentuk yang beradaptasi dengan konteks setiap era.Kedua, patronase dan klientelisme politik menguraikan mekanisme operasional di mana jabatan birokrasi berfungsi sebagai objek pertukaran dalam jaringan kekuasaan lokal, yang berbasis afiliasi politik, relasi kekerabatan, atau identitas etnis.Ketiga, reformasi administrasi publik berbasis good governance berfungsi sebagai kerangka evaluatif terhadap kebijakan depolitisasi birokrasi yang telah diimplementasikan.Integrasi ketiga perspektif ini memungkinkan penelitian ini menghasilkan pemahaman yang komprehensif, berlapis, dan kontekstual terhadap fenomena politisasi birokrasi di Indonesia.Kondisi real ini harus diupayakan dengan langkah-langkah konkrit yang mampu merubah sistem tata kelola pemerintahan yang tidak terus menerus melakukan praktik-praktik yang dapat menghancurkan sistem pemerintahan yang bersih dari praktik kolusi dan nepotisme melalui kedok dukungan arus bawah yang berwajah politik yang sudah terkontaminasi dengan sistem kekerabatan dan kedekatan bukan profesionalisme Penelitian ini membahas dinamika politisasi birokrasi dalam sistem pemerintahan di Indonesia, yang menunjukkan adanya kecenderungan pergeseran peran birokrasi dari pelayan publik menjadi instrumen kepentingan politik. Permasalahan ini muncul akibat relasi yang kompleks antara birokrasi, kekuasaan politik, dan kepentingan lainnya yang terus berkembang, terutama dalam konteks desentralisasi dan kontestasi elektoral di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk politisasi birokrasi, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengevaluasi upaya reformasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-5ba2c.webp" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-5ba2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-5ba2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-5ba2c.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-440e0.webp" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-440e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-440e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-440e0.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58856-politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori" title="JURIS - Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia" target="_blank">Dinamika Politisasi Birokrasi Dalam Sistem Pemerintahan Di Indonesia</a>: Untuk memperkuat profesionalisme dan netralitas aparatur sipil negara, diperlukan reformasi administrasi publik yang komprehensif dan berkelanjutan. Reformasi ini harus mencakup aspek-aspek seperti sistem merit, tata kelola pemerintahan yang baik, dan perubahan budaya politik. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengintegrasikan berbagai perspektif teoretis secara sinergis dalam memahami dan mengatasi politisasi birokrasi. Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis mendalam tentang bagaimana warisan kelembagaan dari masa lalu membentuk pola ketergantungan jalur (path dependency) dalam politisasi birokrasi. Selain itu, studi tentang mekanisme operasional patronase dan klientelisme politik dalam jaringan kekuasaan lokal juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penting untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan depolitisasi birokrasi yang telah diterapkan dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang operasional dan kontekstual untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik..
<br>Setelah hasil penelitian dikemukakan, perlu ditelaah dan dianalisis melalui kerangka integratif yang mengombinasikan tiga perspektif teoretis secara sinergis dan saling melengkapi.Pertama, institusionalisme historis menjelaskan bagaimana warisan kelembagaan dari berbagai periode perkembangan membentuk pola ketergantungan jalur (path dependency), menyebabkan praktik politisasi birokrasi terus direproduksi dalam bentuk yang beradaptasi dengan konteks setiap era.Kedua, patronase dan klientelisme politik menguraikan mekanisme operasional di mana jabatan birokrasi berfungsi sebagai objek pertukaran dalam jaringan kekuasaan lokal, yang berbasis afiliasi politik, relasi kekerabatan, atau identitas etnis.Ketiga, reformasi administrasi publik berbasis good governance berfungsi sebagai kerangka evaluatif terhadap kebijakan depolitisasi birokrasi yang telah diimplementasikan.Integrasi ketiga perspektif ini memungkinkan penelitian ini menghasilkan pemahaman yang komprehensif, berlapis, dan kontekstual terhadap fenomena politisasi birokrasi di Indonesia.Kondisi real ini harus diupayakan dengan langkah-langkah konkrit yang mampu merubah sistem tata kelola pemerintahan yang tidak terus menerus melakukan praktik-praktik yang dapat menghancurkan sistem pemerintahan yang bersih dari praktik kolusi dan nepotisme melalui kedok dukungan arus bawah yang berwajah politik yang sudah terkontaminasi dengan sistem kekerabatan dan kedekatan bukan profesionalisme
<br>Penelitian ini membahas dinamika politisasi birokrasi dalam sistem pemerintahan di Indonesia, yang menunjukkan adanya kecenderungan pergeseran peran birokrasi dari pelayan publik menjadi instrumen kepentingan politik. Permasalahan ini muncul akibat relasi yang kompleks antara birokrasi, kekuasaan politik, dan kepentingan lainnya yang terus berkembang, terutama dalam konteks desentralisasi dan kontestasi elektoral di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk politisasi birokrasi, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengevaluasi upaya reformasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp" type="image/webp" length="82118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-d5f32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-5ba2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/politisasi-birokrasi-depolitisasi-teori-reformasi-thumb-440e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58875-kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore</link>
	<guid isPermaLink="false">12de32876175acad269a36d695a80af5</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 16:10:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi terhadap amenore primer. Selain itu, penelitian tentang manajemen dan perawatan pasien dengan amenore primer, termasuk analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi terhadap amenore primer. Selain itu, penelitian tentang manajemen dan perawatan pasien dengan amenore primer, termasuk analisis sitogenetik dan konseling genetik, dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pendekatan klinis yang optimal. Terakhir, penelitian tentang dampak sosial dan psikologis dari amenore primer pada pasien dan keluarga mereka dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman hidup dengan kondisi ini.. Dari analisis sitogenetika pada pasien amenore primer di Laboratorium Genetika Medik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2018-2023 ditemukan kelainan jumlah kromosom sindrom Turner dan variannya.Kelainan struktur kromosom berupa delesi, isokromosom dan translokasi resiprokal.Terdapat pula karyotip normal 46,XX dan 46,XY, DSD.Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan pada kasus amenore primer penting dilakukan analisis sitogenetika untuk mengetahui kromosom seks dan ada tidaknya kelainan jumlah atau struktur pada kromosom seks.Pada kasus pasien amenore primer perlu dilakukan analisis sitogenetik yang diikuti dengan pemberian konseling genetik terkait opsi reproduksi.Pada kasus dengan analisis sitogenetik normal dibutuhkan pemeriksaan molekuler.Pada kasus-kasus amenore primer dengan kelainan struktur yang berukuran kurang dari 4Mb, akan menunjukkan hasil analisis sitogenetik normal Amenore didefinisikan sebagai tidak adanya menstruasi pada perempuan usia reproduktif. Disebut amenore primer apabila seseorang belum menstruasi sampai usia 16 tahun dengan adanya ciri-ciri seksual sekunder yang normal atau sampai usia 14 tahun tetapi tidak ada tanda-tanda perkembangan seksual sekunder. Ada banyak faktor penyebab terjadinya amenore primer, seperti kelainan hipofisis/hipotalamus, disfungsi dan kelainan saluran keluar pada vagina dan rahim. Kelainan tersebut di atas disebabkan kelainan pada kelenjar endokrin dan genetik,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" alt="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-ccaa4.webp" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-ccaa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-ccaa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-ccaa4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" alt="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-22a09.webp" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-22a09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-22a09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-22a09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" alt="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58875-kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore" title="JURIS - Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer" target="_blank">Analisis Sitogenetika Pada Pasien Dengan Amenore Primer</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi terhadap amenore primer. Selain itu, penelitian tentang manajemen dan perawatan pasien dengan amenore primer, termasuk analisis sitogenetik dan konseling genetik, dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pendekatan klinis yang optimal. Terakhir, penelitian tentang dampak sosial dan psikologis dari amenore primer pada pasien dan keluarga mereka dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman hidup dengan kondisi ini..
<br>Dari analisis sitogenetika pada pasien amenore primer di Laboratorium Genetika Medik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2018-2023 ditemukan kelainan jumlah kromosom sindrom Turner dan variannya.Kelainan struktur kromosom berupa delesi, isokromosom dan translokasi resiprokal.Terdapat pula karyotip normal 46,XX dan 46,XY, DSD.Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan pada kasus amenore primer penting dilakukan analisis sitogenetika untuk mengetahui kromosom seks dan ada tidaknya kelainan jumlah atau struktur pada kromosom seks.Pada kasus pasien amenore primer perlu dilakukan analisis sitogenetik yang diikuti dengan pemberian konseling genetik terkait opsi reproduksi.Pada kasus dengan analisis sitogenetik normal dibutuhkan pemeriksaan molekuler.Pada kasus-kasus amenore primer dengan kelainan struktur yang berukuran kurang dari 4Mb, akan menunjukkan hasil analisis sitogenetik normal
<br>Amenore didefinisikan sebagai tidak adanya menstruasi pada perempuan usia reproduktif. Disebut amenore primer apabila seseorang belum menstruasi sampai usia 16 tahun dengan adanya ciri-ciri seksual sekunder yang normal atau sampai usia 14 tahun tetapi tidak ada tanda-tanda perkembangan seksual sekunder. Ada banyak faktor penyebab terjadinya amenore primer, seperti kelainan hipofisis/hipotalamus, disfungsi dan kelainan saluran keluar pada vagina dan rahim. Kelainan tersebut di atas disebabkan kelainan pada kelenjar endokrin dan genetik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp" type="image/webp" length="124528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-07157.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-ccaa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kondisi-medis-pasien-faktor-genetik-amenore-primer-thumb-22a09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58866-kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">42581ff1f74164c4bb4264e43037d212</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:55:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ template sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,sub,template,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara remaja di wilayah perkotaan dan pedesaan untuk memahami perbedaan perilaku pencegahan seks bebas. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara remaja di wilayah perkotaan dan pedesaan untuk memahami perbedaan perilaku pencegahan seks bebas. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan seks bebas pada remaja, seperti peran orang tua, teman sebaya, dan pengaruh media sosial. Dengan demikian, upaya pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja dapat lebih efektif dan terarah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di Desa Sendang Agung (p-value = 0,005.Semakin tinggi tingkat pengetahuan remaja, semakin baik perilaku pencegahan seks bebas yang ditunjukkan.Namun, kekuatan hubungan sedang menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum sepenuhnya menjamin terbentuknya perilaku pencegahan yang optimal.Oleh karena itu, upaya edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan serta dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab pada remaja Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada fase perkembangan dengan tingkat rasa ingin tahu yang tinggi serta kecenderungan mencoba hal-hal baru, termasuk dalam aspek perilaku seksual, sehingga berisiko terhadap terjadinya perilaku seks bebas. Perilaku tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari segi kesehatan fisik, psikologis, maupun sosial, dan telah menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang mendapat perhatian World Health Organization. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam pencegahan seks bebas pada remaja adalah tingkat pengetahuan mengenai kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-4a930.webp" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-4a930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-4a930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-4a930.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" alt="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-2c7b7.webp" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-2c7b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-2c7b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-2c7b7.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" alt="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" alt="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58866-kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-pen" title="JURIS - HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO" target="_blank">HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI DESA SENDANG AGUNG SUMBERREJO BOJONEGORO</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara remaja di wilayah perkotaan dan pedesaan untuk memahami perbedaan perilaku pencegahan seks bebas. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan seks bebas pada remaja, seperti peran orang tua, teman sebaya, dan pengaruh media sosial. Dengan demikian, upaya pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja dapat lebih efektif dan terarah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di Desa Sendang Agung (p-value = 0,005.Semakin tinggi tingkat pengetahuan remaja, semakin baik perilaku pencegahan seks bebas yang ditunjukkan.Namun, kekuatan hubungan sedang menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum sepenuhnya menjamin terbentuknya perilaku pencegahan yang optimal.Oleh karena itu, upaya edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan serta dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab pada remaja
<br>Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada fase perkembangan dengan tingkat rasa ingin tahu yang tinggi serta kecenderungan mencoba hal-hal baru, termasuk dalam aspek perilaku seksual, sehingga berisiko terhadap terjadinya perilaku seks bebas. Perilaku tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari segi kesehatan fisik, psikologis, maupun sosial, dan telah menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang mendapat perhatian World Health Organization. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam pencegahan seks bebas pada remaja adalah tingkat pengetahuan mengenai kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp" type="image/webp" length="114652" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-4a930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-2c7b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/kesehatan-reproduksi-remaja-pengetahuan-putri-peri-thumb-977fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3674-istekicsadabjn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17562-jurnal-ilmu-kesehatan-makia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry A Delphi Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry A Delphi Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry A Delphi Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58859-rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran</link>
	<guid isPermaLink="false">a9959beaacb3c9d0d38a1bd1ac872779</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:55:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ delphi study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delphi,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa langkah penelitian lanjutan untuk lebih memahami dan mengatasi tantangan pengurangan emisi karbon di industri logistik Indonesia. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study: Berdasarkan temuan penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa langkah penelitian lanjutan untuk lebih memahami dan mengatasi tantangan pengurangan emisi karbon di industri logistik Indonesia. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi implikasi transisi energi dari perspektif perusahaan, industri, atau negara saat teknologi terus berkembang. Dengan aksesibilitas masa depan terhadap energi terbarukan, penting untuk memperbarui pemahaman kita tentang bagaimana hal itu akan berdampak pada efisiensi operasional, strategi investasi, dan kerangka regulasi. Studi masa depan mungkin menyelidiki strategi adopsi: Bagaimana sektor yang berbeda mengadopsi teknologi terbarukan. Dampak ekonomi: Analisis dinamika biaya-manfaat dari transisi ke energi terbarukan. Implikasinya kebijakan: Bagaimana kebijakan pemerintah dan insentif dapat memfasilitasi atau menghambat transisi. Kemajuan teknologi: Menganalisis teknologi emerging dan manfaat potensialnya. Studi kasus: Studi rinci tentang negara atau perusahaan yang berhasil melakukan transisi energi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi transportasi truk versus kereta api di Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan sistem logistik berbasis kereta api, serta strategi untuk meningkatkan infrastruktur dan fleksibilitas operasi kereta api. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan mode transportasi di sistem logistik Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi insentif dan kebijakan yang diperlukan untuk mendorong adopsi teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik dan biofuel. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemerintah dan industri dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi adopsi teknologi yang lebih bersih dan berkelanjutan.. Perjanjian Paris, sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Indonesia, adalah tonggak penting dalam menetapkan dan mengkonsolidasikan tujuan untuk mengurangi emisi karbon.Logistik adalah industri yang penting, tetapi juga menghasilkan bagian signifikan dari emisi dunia.Studi ini menggunakan metode kualitatif, Delphi, untuk mendapatkan konsensus ahli mengenai masalah kritis yang merupakan emisi karbon yang dihasilkan oleh industri logistik.Berbagai ahli dari latar belakang yang beragam menjelaskan pendapat mereka yang didukung oleh pengalaman puluhan tahun di industri logistik.Tiga pertanyaan penelitian awal menjadi subjek diskusi dengan berbagai ahli.Wawancara dalam beberapa putaran menggunakan metode Delphi mengungkapkan jawaban yang memuaskan.Pertanyaan-pertanyaan kami, yang dirancang untuk menyelidiki realitas pengurangan emisi karbon di industri logistik dan mekanisme yang paling cocok untuk mengatasinya, dijawab dengan baik dalam wawasan kunci yang ditemukan dari puluhan jam wawancara dengan para ahli.Putaran wawancara mengungkapkan konsensus di antara para ahli top di industri logistik mengenai cara-cara yang paling mungkin untuk mengurangi emisi karbon.Konsensus mengenai potensi tinggi kendaraan listrik dalam pengembangan logistik masa depan Indonesia dan pengurangan emisi karbon.Konsensus mengenai kebutuhan peningkatan terjangkau dan fleksibilitas dalam bentuk transportasi alternatif.Konsensus mengenai kebutuhan regulasi yang kuat dan mendukung dalam membantu sektor logistik beralih ke bentuk energi yang kurang intens karbon.Meskipun penelitian ini melalui proses pencarian dan seleksi ahli yang luas serta beberapa putaran wawancara, metode Delphi biasanya bermanfaat dari putaran wawancara tambahan.Namun, penting untuk dicatat bahwa perubahan dalam temuan mungkin berkurang secara signifikan setelah sejumlah putaran tertentu.Meskipun penelitian ini bersifat komprehensif, aspek-aspek tertentu, seperti berapa banyak harga kendaraan listrik (EV) perlu turun untuk terjadinya transisi signifikan di industri logistik, belum sepenuhnya dijelajahi.Di sisi lain, meskipun berbagai konsensus mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia, implementasi masih menghadapi hambatan, terutama di sektor logistik dan transportasi.Kebijakan seperti pelaporan emisi, peremajaan kendaraan, dan batas usia kendaraan belum efektif diterapkan.Insentif yang berfokus pada penggunaan kendaraan listrik masih terbatas pada kendaraan pribadi, sedangkan sektor bisnis, terutama perusahaan yang menggunakan truk operasional, belum menerima dukungan yang memadai.Dengan harga truk listrik yang tinggi - berkisar dua hingga tiga kali harga truk konvensional - adopsi teknologi ramah lingkungan menjadi tantangan signifikan bagi aktor bisnis.Oleh karena itu, perhatian pemerintah yang lebih besar diperlukan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik di sektor operasional sehingga target pengurangan emisi karbon dapat dicapai secara merata Industri logistik dan transportasi secara signifikan berkontribusi terhadap emisi karbon global, yang menekankan kebutuhan mendesak untuk intervensi teknologi dan regulasi untuk mengurangi dampak lingkungan, sebagaimana diuraikan dalam Perjanjian Paris. Studi ini menyelidiki strategi untuk mengurangi emisi karbon dalam sektor logistik Indonesia menggunakan metode Delphi. Area kunci yang dieksplorasi termasuk regulasi usia kendaraan, insentif untuk adopsi kendaraan listrik (EV), dan peningkatan penggunaan biofuel. Dengan mengumpulkan wawasan ahli dari pemimpin industri, regulator, dan akademisi, penelitian ini membahas masalah-masalah krusial dan mengidentifikasi solusi yang efektif. Temuan mengungkapkan konsensus tentang peran penting EV dalam mengurangi emisi karbon dan menekankan kebutuhan kebijakan pendukung dan infrastruktur untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp 1x" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" alt="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-a038f.webp" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-a038f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-a038f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-a038f.webp 1x" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" alt="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-1a835.webp" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-1a835.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-1a835.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-1a835.webp 1x" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" alt="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58859-rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran" title="JURIS - Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study" target="_blank">Reducing Carbon Emissions in The Indonesian Logistics Industry: A Delphi Study</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, kami merekomendasikan beberapa langkah penelitian lanjutan untuk lebih memahami dan mengatasi tantangan pengurangan emisi karbon di industri logistik Indonesia. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi implikasi transisi energi dari perspektif perusahaan, industri, atau negara saat teknologi terus berkembang. Dengan aksesibilitas masa depan terhadap energi terbarukan, penting untuk memperbarui pemahaman kita tentang bagaimana hal itu akan berdampak pada efisiensi operasional, strategi investasi, dan kerangka regulasi. Studi masa depan mungkin menyelidiki strategi adopsi: Bagaimana sektor yang berbeda mengadopsi teknologi terbarukan. Dampak ekonomi: Analisis dinamika biaya-manfaat dari transisi ke energi terbarukan. Implikasinya kebijakan: Bagaimana kebijakan pemerintah dan insentif dapat memfasilitasi atau menghambat transisi. Kemajuan teknologi: Menganalisis teknologi emerging dan manfaat potensialnya. Studi kasus: Studi rinci tentang negara atau perusahaan yang berhasil melakukan transisi energi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi transportasi truk versus kereta api di Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan sistem logistik berbasis kereta api, serta strategi untuk meningkatkan infrastruktur dan fleksibilitas operasi kereta api. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan mode transportasi di sistem logistik Indonesia. Studi ini dapat mengidentifikasi insentif dan kebijakan yang diperlukan untuk mendorong adopsi teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik dan biofuel. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemerintah dan industri dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi adopsi teknologi yang lebih bersih dan berkelanjutan..
<br>Perjanjian Paris, sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Indonesia, adalah tonggak penting dalam menetapkan dan mengkonsolidasikan tujuan untuk mengurangi emisi karbon.Logistik adalah industri yang penting, tetapi juga menghasilkan bagian signifikan dari emisi dunia.Studi ini menggunakan metode kualitatif, Delphi, untuk mendapatkan konsensus ahli mengenai masalah kritis yang merupakan emisi karbon yang dihasilkan oleh industri logistik.Berbagai ahli dari latar belakang yang beragam menjelaskan pendapat mereka yang didukung oleh pengalaman puluhan tahun di industri logistik.Tiga pertanyaan penelitian awal menjadi subjek diskusi dengan berbagai ahli.Wawancara dalam beberapa putaran menggunakan metode Delphi mengungkapkan jawaban yang memuaskan.Pertanyaan-pertanyaan kami, yang dirancang untuk menyelidiki realitas pengurangan emisi karbon di industri logistik dan mekanisme yang paling cocok untuk mengatasinya, dijawab dengan baik dalam wawasan kunci yang ditemukan dari puluhan jam wawancara dengan para ahli.Putaran wawancara mengungkapkan konsensus di antara para ahli top di industri logistik mengenai cara-cara yang paling mungkin untuk mengurangi emisi karbon.Konsensus mengenai potensi tinggi kendaraan listrik dalam pengembangan logistik masa depan Indonesia dan pengurangan emisi karbon.Konsensus mengenai kebutuhan peningkatan terjangkau dan fleksibilitas dalam bentuk transportasi alternatif.Konsensus mengenai kebutuhan regulasi yang kuat dan mendukung dalam membantu sektor logistik beralih ke bentuk energi yang kurang intens karbon.Meskipun penelitian ini melalui proses pencarian dan seleksi ahli yang luas serta beberapa putaran wawancara, metode Delphi biasanya bermanfaat dari putaran wawancara tambahan.Namun, penting untuk dicatat bahwa perubahan dalam temuan mungkin berkurang secara signifikan setelah sejumlah putaran tertentu.Meskipun penelitian ini bersifat komprehensif, aspek-aspek tertentu, seperti berapa banyak harga kendaraan listrik (EV) perlu turun untuk terjadinya transisi signifikan di industri logistik, belum sepenuhnya dijelajahi.Di sisi lain, meskipun berbagai konsensus mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia, implementasi masih menghadapi hambatan, terutama di sektor logistik dan transportasi.Kebijakan seperti pelaporan emisi, peremajaan kendaraan, dan batas usia kendaraan belum efektif diterapkan.Insentif yang berfokus pada penggunaan kendaraan listrik masih terbatas pada kendaraan pribadi, sedangkan sektor bisnis, terutama perusahaan yang menggunakan truk operasional, belum menerima dukungan yang memadai.Dengan harga truk listrik yang tinggi - berkisar dua hingga tiga kali harga truk konvensional - adopsi teknologi ramah lingkungan menjadi tantangan signifikan bagi aktor bisnis.Oleh karena itu, perhatian pemerintah yang lebih besar diperlukan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik di sektor operasional sehingga target pengurangan emisi karbon dapat dicapai secara merata
<br>Industri logistik dan transportasi secara signifikan berkontribusi terhadap emisi karbon global, yang menekankan kebutuhan mendesak untuk intervensi teknologi dan regulasi untuk mengurangi dampak lingkungan, sebagaimana diuraikan dalam Perjanjian Paris. Studi ini menyelidiki strategi untuk mengurangi emisi karbon dalam sektor logistik Indonesia menggunakan metode Delphi. Area kunci yang dieksplorasi termasuk regulasi usia kendaraan, insentif untuk adopsi kendaraan listrik (EV), dan peningkatan penggunaan biofuel. Dengan mengumpulkan wawasan ahli dari pemimpin industri, regulator, dan akademisi, penelitian ini membahas masalah-masalah krusial dan mengidentifikasi solusi yang efektif. Temuan mengungkapkan konsensus tentang peran penting EV dalam mengurangi emisi karbon dan menekankan kebutuhan kebijakan pendukung dan infrastruktur untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp" type="image/webp" length="77952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-82155.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-a038f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/rendah-karbon-emisi-sektor-logistik-peran-industri-thumb-1a835.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58869-bandara-kertajati-lppnpi-siklus</link>
	<guid isPermaLink="false">ef880a6354c2afc8cbc6f726b9c29af2</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:50:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ketut laba ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ketut,laba]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak strategi taksi bermesin tunggal pada berbagai jenis pesawat dan bandara dengan karakteristik yang berbeda. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak strategi taksi bermesin tunggal pada berbagai jenis pesawat dan bandara dengan karakteristik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi emisi yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis pesawat, kondisi cuaca, dan infrastruktur bandara. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi alternatif untuk mengurangi emisi selama fase taxi-out, seperti penggunaan teknologi ramah lingkungan atau optimasi rute taxi-out. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya mengurangi emisi pesawat dan mendukung praktik ramah lingkungan di sektor penerbangan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi gas buang pesawat selama fase taxi-out di Bandara Kertajati dan mengevaluasi potensi pengurangan emisi melalui implementasi strategi operasi taksi bermesin tunggal.Berdasarkan analisis 148 penerbangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi operasi taksi bermesin tunggal dapat berdampak positif signifikan dalam mengurangi emisi pesawat.Emisi hidrokarbon (HC) berkurang 69%, emisi karbon monoksida (CO) berkurang 66%, dan emisi nitrogen oksida (NOx) berkurang 67%.Penelitian ini menekankan efektivitas strategi dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasi pesawat.Implementasi strategi operasi bermesin tunggal selama fase taxi-out dapat mengurangi emisi gas buang sebesar 66%-69%, berkontribusi pada upaya global untuk meminimalkan dampak lingkungan sektor penerbangan.Di Bandara Kertajati, strategi ini dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan menurunkan konsumsi bahan bakar dan biaya operasional maskapai, serta mengurangi pengeluaran untuk kredit karbon.Temuan penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi operator bandara dan regulator untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan.Selain itu, penelitian ini mendukung industri penerbangan dalam mencapai operasi yang lebih berkelanjutan, menjadi langkah penting menuju standar penerbangan yang lebih ramah lingkungan secara global.Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam proses pengumpulan data, hanya menggunakan data dari Bandara Kertajati selama satu bulan.Hasil penelitian mungkin tidak dapat diterapkan langsung ke bandara lain, karena setiap bandara memiliki karakteristik penerbangan yang berbeda Sektor penerbangan diperkirakan menyumbang sekitar 2% dari total emisi CO2 akibat aktivitas manusia. Peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati berpotensi meningkatkan emisi gas pesawat, sehingga evaluasi strategi pengurangan emisi menjadi sangat penting. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas operasi taksi bermesin tunggal selama fase taxi out dalam mengurangi emisi. Dengan menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan Pendekatan Lanjutan dan Pendekatan Canggih, penelitian kuantitatif ini meneliti emisi Hidrokarbon (HC), Karbon Monoksida (CO), dan Nitrogen Oksida (NOx). Analisis ini membandingkan operasi normal dengan operasi taksi bermesin tunggal selama fase taxi-out. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada operasi normal, total emisi pada fase taxi out adalah HC: 22.328,55 gram, CO: 961.184,10... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-1ae3c.webp" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-1ae3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-1ae3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-1ae3c.webp 1x" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" alt="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp 1x" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" alt="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-b0bcc.webp" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-b0bcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-b0bcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-b0bcc.webp 1x" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" alt="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58869-bandara-kertajati-lppnpi-siklus" title="JURIS - Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport" target="_blank">Calculation Of Aircraft Emission Reduction During The Taxi-Out Phase With The Implementation Of Single Engine Operation At Kertajati Airport</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak strategi taksi bermesin tunggal pada berbagai jenis pesawat dan bandara dengan karakteristik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi emisi yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis pesawat, kondisi cuaca, dan infrastruktur bandara. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi alternatif untuk mengurangi emisi selama fase taxi-out, seperti penggunaan teknologi ramah lingkungan atau optimasi rute taxi-out. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya mengurangi emisi pesawat dan mendukung praktik ramah lingkungan di sektor penerbangan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi gas buang pesawat selama fase taxi-out di Bandara Kertajati dan mengevaluasi potensi pengurangan emisi melalui implementasi strategi operasi taksi bermesin tunggal.Berdasarkan analisis 148 penerbangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi operasi taksi bermesin tunggal dapat berdampak positif signifikan dalam mengurangi emisi pesawat.Emisi hidrokarbon (HC) berkurang 69%, emisi karbon monoksida (CO) berkurang 66%, dan emisi nitrogen oksida (NOx) berkurang 67%.Penelitian ini menekankan efektivitas strategi dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasi pesawat.Implementasi strategi operasi bermesin tunggal selama fase taxi-out dapat mengurangi emisi gas buang sebesar 66%-69%, berkontribusi pada upaya global untuk meminimalkan dampak lingkungan sektor penerbangan.Di Bandara Kertajati, strategi ini dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan menurunkan konsumsi bahan bakar dan biaya operasional maskapai, serta mengurangi pengeluaran untuk kredit karbon.Temuan penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi operator bandara dan regulator untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan.Selain itu, penelitian ini mendukung industri penerbangan dalam mencapai operasi yang lebih berkelanjutan, menjadi langkah penting menuju standar penerbangan yang lebih ramah lingkungan secara global.Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam proses pengumpulan data, hanya menggunakan data dari Bandara Kertajati selama satu bulan.Hasil penelitian mungkin tidak dapat diterapkan langsung ke bandara lain, karena setiap bandara memiliki karakteristik penerbangan yang berbeda
<br>Sektor penerbangan diperkirakan menyumbang sekitar 2% dari total emisi CO2 akibat aktivitas manusia. Peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati berpotensi meningkatkan emisi gas pesawat, sehingga evaluasi strategi pengurangan emisi menjadi sangat penting. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas operasi taksi bermesin tunggal selama fase taxi out dalam mengurangi emisi. Dengan menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan Pendekatan Lanjutan dan Pendekatan Canggih, penelitian kuantitatif ini meneliti emisi Hidrokarbon (HC), Karbon Monoksida (CO), dan Nitrogen Oksida (NOx). Analisis ini membandingkan operasi normal dengan operasi taksi bermesin tunggal selama fase taxi-out. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada operasi normal, total emisi pada fase taxi out adalah HC: 22.328,55 gram, CO: 961.184,10...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp" type="image/webp" length="90722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-1ae3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-92961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/bandara-kertajati-lppnpi-siklus-operasi-pesawat-bi-thumb-b0bcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking Evidence from Central Kalimantan 2022Ae2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking Evidence from Central Kalimantan 2022Ae2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking Evidence from Central Kalimantan 2022Ae2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58862-efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ket</link>
	<guid isPermaLink="false">fb5edc5481997fb1fa055b911a620333</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:46:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif multi-situs di Sumatra dan Kalimantan untuk mengembangkan 'Indeks Risiko Logistik Tropis' yang lebih umum. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024): Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif multi-situs di Sumatra dan Kalimantan untuk mengembangkan 'Indeks Risiko Logistik Tropis' yang lebih umum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi analisis biaya-manfaat antara investasi dalam jalan beraspal pribadi versus peningkatan insentif pengangkut. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi implementasi protokol 'Buffer Liburan Dinamis' yang diusulkan dalam penelitian ini, dengan mengintegrasikan faktor liburan ke dalam sistem ERP perusahaan dan menyesuaikan kontrak pengangkut untuk ketersediaan musim puncak. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki lebih lanjut tentang bagaimana manajer logistik dapat memanfaatkan data curah hujan real-time untuk menyesuaikan waktu tunggu secara dinamis menggunakan sistem pengiriman 'Merah-Kuning-Hijau' untuk mencegah kerusakan truk di jalur gambut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok di industri pertanian tropis, khususnya dalam konteks logistik terakhir di daerah gambut.. Penelitian ini secara empiris menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan pengiriman dalam distribusi Palm Kernel (PK) menggunakan pendekatan campuran.Dengan menggabungkan data pengiriman historis (N=119) dengan wawasan kualitatif, penelitian ini mengevaluasi enam variabel keterlambatan potensial.kondisi truk, fluktuasi produksi, kondisi cuaca/jalan, proses administrasi, kinerja pengangkut, dan liburan musim.Kerangka logistik di Kalimantan Tengah ditandai dengan kendala yang unik, termasuk jalan perkebunan yang tidak beraspal yang memburuk selama musim hujan dan fluktuasi tenaga kerja yang signifikan selama festival keagamaan seperti Idul Fitri.Fokus ini sejalan dengan kerangka 'House of Risk' yang diusulkan oleh Pujawan dan Geraldin [11], yang mengklasifikasikan gangguan operasional dan peristiwa sosial-budaya sebagai risiko rantai pasok yang kritis yang memerlukan strategi mitigasi proaktif daripada reaktif.Memahami dinamika ini sangat penting untuk mengembangkan strategi rantai pasok yang tangguh di ekonomi agraris tropis.Artikel ini mengusulkan perspektif baru dengan mengkuantifikasi dampak peristiwa kalender sosial-budaya bersama dengan variabel infrastruktur fisik.Meskipun kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa infrastruktur fisik (jalan dan cuaca) adalah penggerak keterlambatan utama [3] [12], penelitian ini menunjukkan bahwa jeda operasional musiman selama liburan besar memiliki pengaruh statistik dominan pada jadwal pengiriman, terutama pada periode pemulihan pasca-pandemi tahun 2024.Literatur logistik terbaru semakin mengakui liburan publik dan musim perayaan sebagai guncangan logistik struktural daripada gangguan insidental.[13] menunjukkan bahwa periode liburan secara bersamaan menghasilkan tekanan permintaan yang lebih tinggi sambil mengurangi hari kerja efektif, menciptakan tekanan kapasitas sistemik dalam transportasi dan pergudangan yang menyebabkan kemacetan, waktu tunggu yang lebih lama, dan penurunan fleksibilitas operasional.[14] menunjukkan bahwa liburan publik secara signifikan mengubah pola arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kemacetan dalam jaringan transportasi berbasis jalan, yang menyebabkan keterlambatan dan degradasi keandalan yang dapat diukur.Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa musim perayaan mewakili gangguan yang dapat diprediksi, berdampak tinggi yang didorong oleh konvergensi lonjakan permintaan, batasan tenaga kerja dan waktu, serta kemacetan infrastruktur, sehingga membenarkan perlakuan analitis eksplisit efek liburan dalam model keterlambatan logistik terakhir Distribusi tepat waktu dari Palm Kernel (PK) sangat penting untuk menjaga tingkat Free Fatty Acid (FFA) dan stabilitas rantai pasok, tetapi inefisiensi logistik masih terjadi di sektor minyak sawit Indonesia. Penelitian ini secara empiris menyelidiki determinan keterlambatan pengiriman dalam kerangka logistik truk di sebuah Pabrik Minyak Sawit (PKS) utama di Kalimantan Tengah dari tahun 2022 hingga 2024. Dengan menggunakan pendekatan campuran, penelitian ini menggabungkan data pengiriman historis (N=119), observasi lapangan, dan analisis regresi linier untuk mengevaluasi enam faktor keterlambatan potensial. Temuan menunjukkan tingkat keterlambatan sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp 1x" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" alt="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-a3ca7.webp" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-a3ca7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-a3ca7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-a3ca7.webp 1x" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" alt="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-1d212.webp" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-1d212.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-1d212.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-1d212.webp 1x" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" alt="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58862-efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ket" title="JURIS - Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)" target="_blank">Seasonality and Operational Delays in Palm Kernel Trucking: Evidence from Central Kalimantan (2022Ae2024)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif multi-situs di Sumatra dan Kalimantan untuk mengembangkan 'Indeks Risiko Logistik Tropis' yang lebih umum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi analisis biaya-manfaat antara investasi dalam jalan beraspal pribadi versus peningkatan insentif pengangkut. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi implementasi protokol 'Buffer Liburan Dinamis' yang diusulkan dalam penelitian ini, dengan mengintegrasikan faktor liburan ke dalam sistem ERP perusahaan dan menyesuaikan kontrak pengangkut untuk ketersediaan musim puncak. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki lebih lanjut tentang bagaimana manajer logistik dapat memanfaatkan data curah hujan real-time untuk menyesuaikan waktu tunggu secara dinamis menggunakan sistem pengiriman 'Merah-Kuning-Hijau' untuk mencegah kerusakan truk di jalur gambut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok di industri pertanian tropis, khususnya dalam konteks logistik terakhir di daerah gambut..
<br>Penelitian ini secara empiris menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan pengiriman dalam distribusi Palm Kernel (PK) menggunakan pendekatan campuran.Dengan menggabungkan data pengiriman historis (N=119) dengan wawasan kualitatif, penelitian ini mengevaluasi enam variabel keterlambatan potensial.kondisi truk, fluktuasi produksi, kondisi cuaca/jalan, proses administrasi, kinerja pengangkut, dan liburan musim.Kerangka logistik di Kalimantan Tengah ditandai dengan kendala yang unik, termasuk jalan perkebunan yang tidak beraspal yang memburuk selama musim hujan dan fluktuasi tenaga kerja yang signifikan selama festival keagamaan seperti Idul Fitri.Fokus ini sejalan dengan kerangka 'House of Risk' yang diusulkan oleh Pujawan dan Geraldin [11], yang mengklasifikasikan gangguan operasional dan peristiwa sosial-budaya sebagai risiko rantai pasok yang kritis yang memerlukan strategi mitigasi proaktif daripada reaktif.Memahami dinamika ini sangat penting untuk mengembangkan strategi rantai pasok yang tangguh di ekonomi agraris tropis.Artikel ini mengusulkan perspektif baru dengan mengkuantifikasi dampak peristiwa kalender sosial-budaya bersama dengan variabel infrastruktur fisik.Meskipun kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa infrastruktur fisik (jalan dan cuaca) adalah penggerak keterlambatan utama [3] [12], penelitian ini menunjukkan bahwa jeda operasional musiman selama liburan besar memiliki pengaruh statistik dominan pada jadwal pengiriman, terutama pada periode pemulihan pasca-pandemi tahun 2024.Literatur logistik terbaru semakin mengakui liburan publik dan musim perayaan sebagai guncangan logistik struktural daripada gangguan insidental.[13] menunjukkan bahwa periode liburan secara bersamaan menghasilkan tekanan permintaan yang lebih tinggi sambil mengurangi hari kerja efektif, menciptakan tekanan kapasitas sistemik dalam transportasi dan pergudangan yang menyebabkan kemacetan, waktu tunggu yang lebih lama, dan penurunan fleksibilitas operasional.[14] menunjukkan bahwa liburan publik secara signifikan mengubah pola arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kemacetan dalam jaringan transportasi berbasis jalan, yang menyebabkan keterlambatan dan degradasi keandalan yang dapat diukur.Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa musim perayaan mewakili gangguan yang dapat diprediksi, berdampak tinggi yang didorong oleh konvergensi lonjakan permintaan, batasan tenaga kerja dan waktu, serta kemacetan infrastruktur, sehingga membenarkan perlakuan analitis eksplisit efek liburan dalam model keterlambatan logistik terakhir
<br>Distribusi tepat waktu dari Palm Kernel (PK) sangat penting untuk menjaga tingkat Free Fatty Acid (FFA) dan stabilitas rantai pasok, tetapi inefisiensi logistik masih terjadi di sektor minyak sawit Indonesia. Penelitian ini secara empiris menyelidiki determinan keterlambatan pengiriman dalam kerangka logistik truk di sebuah Pabrik Minyak Sawit (PKS) utama di Kalimantan Tengah dari tahun 2022 hingga 2024. Dengan menggunakan pendekatan campuran, penelitian ini menggabungkan data pengiriman historis (N=119), observasi lapangan, dan analisis regresi linier untuk mengevaluasi enam faktor keterlambatan potensial. Temuan menunjukkan tingkat keterlambatan sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp" type="image/webp" length="116798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-b04b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-a3ca7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/efisiensi-logistik-gudang-palm-kernel-ketahanan-ra-thumb-1d212.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr Ramelan Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr Ramelan Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr Ramelan Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58863-outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">a1bc4b1bbcb7678a0e98cbda4f12f74a</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:44:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara prospektif hubungan antara rasionalitas penggunaan obat pada pasien PJK dengan outcome klinis seperti mortalitas, readmisi, dan kualitas hidup, dengan melibatkan beberapa rumah sakit guna meningkatkan generalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara prospektif hubungan antara rasionalitas penggunaan obat pada pasien PJK dengan outcome klinis seperti mortalitas, readmisi, dan kualitas hidup, dengan melibatkan beberapa rumah sakit guna meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, uji coba intervensi berbasis pelatihan dan audit preskripsi bagi tenaga medis dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan persentase indikasi, obat, dosis, dan pasien yang tepat, serta menilai dampak ekonominya. Selanjutnya, studi kualitatif yang menggali persepsi dan hambatan pasien serta penyedia layanan kesehatan terhadap penerapan terapi obat rasional dapat memberikan wawasan mendalam untuk mengoptimalkan strategi implementasi kebijakan di masa depan.. Evaluasi penggunaan obat pada pasien PJK di Instalasi Rawat Jalan Poli Jantung dan Pembuluh Darah RSPAL dr.Ramelan Surabaya (JanuariAcMaret 2023) menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin lakiAclaki (71%) dan berusia 56Ac65 tahun (33,43%).Sebanyak 88% pasien memiliki komorbiditas, dengan tingkat kepatuhan rasionalitas obat tinggi.indikasi tepat 78,70%, obat tepat 82,25%, dosis tepat 100%, dan pasien tepat 99,11%.Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan obat mencapai 94,30%, mencerminkan kepatuhan yang tinggi terhadap prinsip peresepan rasional Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit dengan tingkat kematian dan kesakitan tertinggi di dunia di antara semua penyakit kardiovaskular, yaitu sekitar 43% dari kasus. Untuk mengatasinya, pengobatan farmakologis harus dievaluasi berdasarkan prinsip penggunaan obat yang rasional, yang meliputi indikasi yang tepat, pemilihan obat yang tepat, penargetan pasien yang tepat, dan dosis yang tepat. Evaluasi penggunaan obat yang rasional bertujuan untuk memastikan pasien menerima pengobatan yang efektif dan diperlukan dengan tetap mempertimbangkan efisiensi biaya. Penerapan terapi obat yang rasional penting tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp 1x" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" alt="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-ed917.webp" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-ed917.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-ed917.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-ed917.webp 1x" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" alt="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-b8047.webp" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-b8047.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-b8047.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-b8047.webp 1x" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" alt="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58863-outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-pen" title="JURIS - Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya" target="_blank">Management of Coronary Heart Disease Patients at RSPAL Dr. Ramelan Surabaya</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara prospektif hubungan antara rasionalitas penggunaan obat pada pasien PJK dengan outcome klinis seperti mortalitas, readmisi, dan kualitas hidup, dengan melibatkan beberapa rumah sakit guna meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, uji coba intervensi berbasis pelatihan dan audit preskripsi bagi tenaga medis dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan persentase indikasi, obat, dosis, dan pasien yang tepat, serta menilai dampak ekonominya. Selanjutnya, studi kualitatif yang menggali persepsi dan hambatan pasien serta penyedia layanan kesehatan terhadap penerapan terapi obat rasional dapat memberikan wawasan mendalam untuk mengoptimalkan strategi implementasi kebijakan di masa depan..
<br>Evaluasi penggunaan obat pada pasien PJK di Instalasi Rawat Jalan Poli Jantung dan Pembuluh Darah RSPAL dr.Ramelan Surabaya (JanuariAcMaret 2023) menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin lakiAclaki (71%) dan berusia 56Ac65 tahun (33,43%).Sebanyak 88% pasien memiliki komorbiditas, dengan tingkat kepatuhan rasionalitas obat tinggi.indikasi tepat 78,70%, obat tepat 82,25%, dosis tepat 100%, dan pasien tepat 99,11%.Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan obat mencapai 94,30%, mencerminkan kepatuhan yang tinggi terhadap prinsip peresepan rasional
<br>Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit dengan tingkat kematian dan kesakitan tertinggi di dunia di antara semua penyakit kardiovaskular, yaitu sekitar 43% dari kasus. Untuk mengatasinya, pengobatan farmakologis harus dievaluasi berdasarkan prinsip penggunaan obat yang rasional, yang meliputi indikasi yang tepat, pemilihan obat yang tepat, penargetan pasien yang tepat, dan dosis yang tepat. Evaluasi penggunaan obat yang rasional bertujuan untuk memastikan pasien menerima pengobatan yang efektif dan diperlukan dengan tetap mempertimbangkan efisiensi biaya. Penerapan terapi obat yang rasional penting tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp" type="image/webp" length="77958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-1634b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-ed917.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/outcome-klinis-pasien-penyakit-jantung-rematik-kor-thumb-b8047.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58870-cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konse</link>
	<guid isPermaLink="false">a16e3dc746e216dd8a04d236eba344db</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:42:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ template sub ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,sub,template,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perawat komunitas dan perawat keluarga diharapkan dapat mengintegrasikan CFI dalam pelayanan keperawatan keluarga melalui kunjungan rumah, konseling keluarga, pendidikan kesehatan, dan komunikasi terapeutik sehingga keluarga mampu menjalankan fungsi kesehatannya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro: Perawat komunitas dan perawat keluarga diharapkan dapat mengintegrasikan CFI dalam pelayanan keperawatan keluarga melalui kunjungan rumah, konseling keluarga, pendidikan kesehatan, dan komunikasi terapeutik sehingga keluarga mampu menjalankan fungsi kesehatannya secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan sampel yang lebih besar untuk generalisasi dan menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi fungsi kesehatan keluarga, seperti pendidikan, pengetahuan kesehatan, kondisi sosial ekonomi, budaya, dan akses terhadap pelayanan kesehatan.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik penerapan Calgary Family Intervention, maka semakin baik pula fungsi kesehatan keluarga di Desa Pagerwesi Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memegang peranan penting dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan anggotanya. Fungsi kesehatan keluarga mencakup kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, menjaga keharmonisan dan keteraturan dalam hubungan antar anggota keluarga, serta menangani masalah kesehatan yang dialami oleh salah satu atau beberapa anggotanya. Permasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskan pada keluarga sebagai satu kesatuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-9b548.webp" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-9b548.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-9b548.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-9b548.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" alt="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-adca2.webp" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-adca2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-adca2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-adca2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" alt="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" alt="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58870-cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konse" title="JURIS - Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro" target="_blank">Hubungan Calgary Family Intervention dengan Fungsi Kesehatan Keluarga di Desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro</a>: Perawat komunitas dan perawat keluarga diharapkan dapat mengintegrasikan CFI dalam pelayanan keperawatan keluarga melalui kunjungan rumah, konseling keluarga, pendidikan kesehatan, dan komunikasi terapeutik sehingga keluarga mampu menjalankan fungsi kesehatannya secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan sampel yang lebih besar untuk generalisasi dan menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi fungsi kesehatan keluarga, seperti pendidikan, pengetahuan kesehatan, kondisi sosial ekonomi, budaya, dan akses terhadap pelayanan kesehatan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik penerapan Calgary Family Intervention, maka semakin baik pula fungsi kesehatan keluarga di Desa Pagerwesi Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro
<br>Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memegang peranan penting dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan anggotanya. Fungsi kesehatan keluarga mencakup kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, menjaga keharmonisan dan keteraturan dalam hubungan antar anggota keluarga, serta menangani masalah kesehatan yang dialami oleh salah satu atau beberapa anggotanya. Permasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskan pada keluarga sebagai satu kesatuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp" type="image/webp" length="130576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-9b548.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-adca2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/cfi-fungsi-kesehatan-keluarga-rumah-konseling-kond-thumb-943b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3674-istekicsadabjn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17562-jurnal-ilmu-kesehatan-makia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58871-apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-ce</link>
	<guid isPermaLink="false">3f4ade242de4ca8bdf27e7e3f66be181</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:09:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fransiscus o ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega sicbo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fransiscus,mahjong,mega,o,sicbo,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, vitamin C terbukti meningkatkan kinerja antijamur madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans. Untuk penelitian lanjutan, dapat dieksplorasi lebih lanjut tentang mekanisme sinergis antara vitamin C dan madu dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis: Berdasarkan hasil penelitian, vitamin C terbukti meningkatkan kinerja antijamur madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans. Untuk penelitian lanjutan, dapat dieksplorasi lebih lanjut tentang mekanisme sinergis antara vitamin C dan madu dalam menghambat pembentukan biofilm. Selain itu, penelitian in vitro ini dapat dilanjutkan dengan uji klinis manusia untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi vitamin C dan madu dalam pengobatan infeksi Candida albicans secara in vivo. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan terapi alternatif yang lebih spesifik dan efektif untuk infeksi Candida albicans, khususnya yang terkait dengan biofilm.. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa vitamin C memiliki efek sinergis dalam meningkatkan kinerja antijamur terhadap biofilm C.Adanya tambahan vitamin C pada madu A.Oleh karena itu, Kombinasi vitamin C dan madu Apis dorsata berpotensi menjadi terapi adjuvan atau alternatif dalam pengobatan infeksi Candida albicans Madu merupakan bahan alami yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga yang memiliki sifat antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, efek penyembuh luka yang baik, dan bakteriostatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sinergis vitamin C dalam meningkatkan kinerja antijamur madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans untuk terapi kandidiasis. Desain penelitian ini true experimental dengan pendekatan post-test only control group design menggunakan metode microtiter plate assay untuk mengukur nilai Optical Density (OD) matriks biofilm. Uji efek sinergis Vitamin C terhadap Madu dilakukan dengan menambahkan vitamin C pada madu konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, dan 50%. Selanjutnya Nilai MBIC50 antara madu dan kombinasi madu dan vitamin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-8b0a6.webp" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-8b0a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-8b0a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-8b0a6.webp 1x" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" alt="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp 1x" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" alt="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-d9cd5.webp" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-d9cd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-d9cd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-d9cd5.webp 1x" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" alt="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58871-apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-ce" title="JURIS - Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis" target="_blank">Efek Sinergis Vitamin C Dalam Meningkatkan Kinerja Antijamur Madu Apis dorsata Terhadap Biofilm Candida albicans Untuk Terapi Kandidiasis</a>: Berdasarkan hasil penelitian, vitamin C terbukti meningkatkan kinerja antijamur madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans. Untuk penelitian lanjutan, dapat dieksplorasi lebih lanjut tentang mekanisme sinergis antara vitamin C dan madu dalam menghambat pembentukan biofilm. Selain itu, penelitian in vitro ini dapat dilanjutkan dengan uji klinis manusia untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi vitamin C dan madu dalam pengobatan infeksi Candida albicans secara in vivo. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan terapi alternatif yang lebih spesifik dan efektif untuk infeksi Candida albicans, khususnya yang terkait dengan biofilm..
<br>Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa vitamin C memiliki efek sinergis dalam meningkatkan kinerja antijamur terhadap biofilm C.Adanya tambahan vitamin C pada madu A.Oleh karena itu, Kombinasi vitamin C dan madu Apis dorsata berpotensi menjadi terapi adjuvan atau alternatif dalam pengobatan infeksi Candida albicans
<br>Madu merupakan bahan alami yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga yang memiliki sifat antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, efek penyembuh luka yang baik, dan bakteriostatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sinergis vitamin C dalam meningkatkan kinerja antijamur madu Apis dorsata terhadap biofilm Candida albicans untuk terapi kandidiasis. Desain penelitian ini true experimental dengan pendekatan post-test only control group design menggunakan metode microtiter plate assay untuk mengukur nilai Optical Density (OD) matriks biofilm. Uji efek sinergis Vitamin C terhadap Madu dilakukan dengan menambahkan vitamin C pada madu konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, dan 50%. Selanjutnya Nilai MBIC50 antara madu dan kombinasi madu dan vitamin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp" type="image/webp" length="73870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-8b0a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-50157.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/apis-dorsata-candida-albicans-biofilm-madu-cerana-thumb-d9cd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase and effect Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase and effect Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase and effect Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58867-cat-tembok-produk-merek-rever</link>
	<guid isPermaLink="false">0b4a249816c687b6ec00dd03b268a32b</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:04:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ketut laba ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ketut,laba]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan pertama adalah menguji efektivitas penerapan Standard Operating Procedure (SOP) terintegrasi dengan sistem informasi berbasis Internet of Things (IoT) dalam mengurangi tingkat kebocoran kemasan cat pada proses reverse logistics. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis: Saran penelitian lanjutan pertama adalah menguji efektivitas penerapan Standard Operating Procedure (SOP) terintegrasi dengan sistem informasi berbasis Internet of Things (IoT) dalam mengurangi tingkat kebocoran kemasan cat pada proses reverse logistics. Kedua, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan berbagai material kemasan inovatif, seperti bahan biodegradable atau coating antiAcleak, untuk menentukan pengaruhnya terhadap tingkat kerusakan dan kepuasan pelanggan. Ketiga, peneliti dapat menyelidiki peran pelatihan berbasis simulasi virtual reality (VR) bagi picker dalam meningkatkan keterampilan penanganan produk serta mengurangi kesalahan operasional yang menyebabkan kerusakan. Semua penelitian tersebut harus mengacu pada metodologi kualitas tujuh alat (Seven QC Tools) dan analisis sebabAcakibat, serta melakukan evaluasi longitudinal selama minimal enam bulan untuk menilai dampak jangka panjang terhadap efisiensi logistik dan keuntungan ekonomi perusahaan.. Cat dinding menghasilkan jumlah pengembalian tertinggi, sebanyak 241 kaleng selama JanuariAeJuni 2023 dengan kerugian nominal sebesar Rp46.800, dimana kebocoran kemasan penyumbang 59,3% dari total pengembalian.Analisis kualitas dan diskusi kelompok fokus mengungkap bahwa masalah penanganan serta prosedur operasional masih belum optimal.Evaluasi penyebab utama menjadi temuan utama penelitian, serta menunjukkan bahwa analisis reverse logistics pada distributor cat merupakan kontribusi baru dalam literatur PT XYZ merupakan perusahaan ternama bergerak di bidang distribusi produk cat, yang melayani wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. PT XYZ mengalami masalah banyaknya pengembalian cat dari toko akibat rusak, yang berdampak pada kepuasan pelanggan dan kerugian perusahaan serta pelanggan. Para peneliti mengumpulkan serangkaian data pengembalian secara komprehensif mulai dari bulan Januari hingga Juni 2023 untuk memastikan tingkat kerusakan cat dan mengidentifikasi penyebab kerusakannya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-4ed76.webp" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-4ed76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-4ed76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-4ed76.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" alt="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" alt="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-b3c0d.webp" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-b3c0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-b3c0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-b3c0d.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" alt="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58867-cat-tembok-produk-merek-rever" title="JURIS - Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis" target="_blank">Evaluation of Reverse Logistics in the Paint Distribution Process Using The Pareto Method and Cuase-and-effect Analysis</a>: Saran penelitian lanjutan pertama adalah menguji efektivitas penerapan Standard Operating Procedure (SOP) terintegrasi dengan sistem informasi berbasis Internet of Things (IoT) dalam mengurangi tingkat kebocoran kemasan cat pada proses reverse logistics. Kedua, diperlukan studi eksperimental yang membandingkan berbagai material kemasan inovatif, seperti bahan biodegradable atau coating antiAcleak, untuk menentukan pengaruhnya terhadap tingkat kerusakan dan kepuasan pelanggan. Ketiga, peneliti dapat menyelidiki peran pelatihan berbasis simulasi virtual reality (VR) bagi picker dalam meningkatkan keterampilan penanganan produk serta mengurangi kesalahan operasional yang menyebabkan kerusakan. Semua penelitian tersebut harus mengacu pada metodologi kualitas tujuh alat (Seven QC Tools) dan analisis sebabAcakibat, serta melakukan evaluasi longitudinal selama minimal enam bulan untuk menilai dampak jangka panjang terhadap efisiensi logistik dan keuntungan ekonomi perusahaan..
<br>Cat dinding menghasilkan jumlah pengembalian tertinggi, sebanyak 241 kaleng selama JanuariAeJuni 2023 dengan kerugian nominal sebesar Rp46.800, dimana kebocoran kemasan penyumbang 59,3% dari total pengembalian.Analisis kualitas dan diskusi kelompok fokus mengungkap bahwa masalah penanganan serta prosedur operasional masih belum optimal.Evaluasi penyebab utama menjadi temuan utama penelitian, serta menunjukkan bahwa analisis reverse logistics pada distributor cat merupakan kontribusi baru dalam literatur
<br>PT XYZ merupakan perusahaan ternama bergerak di bidang distribusi produk cat, yang melayani wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. PT XYZ mengalami masalah banyaknya pengembalian cat dari toko akibat rusak, yang berdampak pada kepuasan pelanggan dan kerugian perusahaan serta pelanggan. Para peneliti mengumpulkan serangkaian data pengembalian secara komprehensif mulai dari bulan Januari hingga Juni 2023 untuk memastikan tingkat kerusakan cat dan mengidentifikasi penyebab kerusakannya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp" type="image/webp" length="76756" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-4ed76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-e692f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/cat-tembok-produk-merek-reverse-logistics-kerusaka-thumb-b3c0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efek Teripang Terung Phyllophorus Sp Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efek Teripang Terung Phyllophorus Sp Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efek Teripang Terung Phyllophorus Sp Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58872-ekstrak-teripang-hdl-optimal-ekst</link>
	<guid isPermaLink="false">3ec714ff2b1f19d32d5145473c905ecb</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:03:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathuddin al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,covid,fathuddin,impact,mahjong,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dosis optimal ekstrak teripang terung yang efektif dalam meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan lama pemberian yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dosis optimal ekstrak teripang terung yang efektif dalam meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan lama pemberian yang optimal dari ekstrak teripang terung untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme spesifik di balik efek ekstrak teripang terung pada kadar HDL dan LDL, serta untuk mengeksplorasi potensi manfaatnya dalam pengobatan dislipidemia dan penyakit kardiovaskular.. Pemberian ekstrak etanol teripang terung (Phyllophorus sp.) dapat meningkatkan kadar HDL dalam serum meskipun tidak berbeda signifikan (p=0,281) pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak.) juga terbukti efektif dalam menurunkan kadar LDL serum meskipun tidak berbeda signifikan pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak.) lebih baik daripada simvastatin dalam meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL dalam serum pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak walaupun tidak berbeda bekmakna (p>0,05).Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ekstrak etanol teripang terung dosis 8.5 mg/kgBB lebih baik daripada dosis 17 mg/kgBB dan masih belum diketahui mengapa dosis yang lebih rendah menunjukkan hasil baik daripada dosis yang lebih tinggi Kolesterol terdiri dari dua jenis utama, yaitu HDL (high-density lipoprotein), yang sering disebut sebagai "lemak baik" karena berperan dalam membawa kolesterol dari darah kembali ke hati, dan LDL (low-density lipoprotein), yang dikenal sebagai "lemak jahat" karena dapat menyebabkan penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular. Kadar kolesterol yang tinggi, terutama LDL, menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya masalah jantung dan pembuluh darah. Teripang, yang merupakan organisme laut, mengandung flavonoid yang diketahui memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana ekstrak etanol dari teripang (Phyllophorus sp.) dapat mempengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-7f16a.webp" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-7f16a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-7f16a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-7f16a.webp 1x" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" alt="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-02052.webp" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-02052.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-02052.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-02052.webp 1x" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" alt="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp 1x" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" alt="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58872-ekstrak-teripang-hdl-optimal-ekst" title="JURIS - Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak" target="_blank">Efek Teripang Terung (Phyllophorus Sp.) Terhadap Kadar HDL Dan LDL Tikus Dengan Diet Tinggi Lemak</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dosis optimal ekstrak teripang terung yang efektif dalam meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan lama pemberian yang optimal dari ekstrak teripang terung untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme spesifik di balik efek ekstrak teripang terung pada kadar HDL dan LDL, serta untuk mengeksplorasi potensi manfaatnya dalam pengobatan dislipidemia dan penyakit kardiovaskular..
<br>Pemberian ekstrak etanol teripang terung (Phyllophorus sp.) dapat meningkatkan kadar HDL dalam serum meskipun tidak berbeda signifikan (p=0,281) pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak.) juga terbukti efektif dalam menurunkan kadar LDL serum meskipun tidak berbeda signifikan pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak.) lebih baik daripada simvastatin dalam meningkatkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL dalam serum pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diberi diet tinggi lemak walaupun tidak berbeda bekmakna (p>0,05).Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ekstrak etanol teripang terung dosis 8.5 mg/kgBB lebih baik daripada dosis 17 mg/kgBB dan masih belum diketahui mengapa dosis yang lebih rendah menunjukkan hasil baik daripada dosis yang lebih tinggi
<br>Kolesterol terdiri dari dua jenis utama, yaitu HDL (high-density lipoprotein), yang sering disebut sebagai "lemak baik" karena berperan dalam membawa kolesterol dari darah kembali ke hati, dan LDL (low-density lipoprotein), yang dikenal sebagai "lemak jahat" karena dapat menyebabkan penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular. Kadar kolesterol yang tinggi, terutama LDL, menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya masalah jantung dan pembuluh darah. Teripang, yang merupakan organisme laut, mengandung flavonoid yang diketahui memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana ekstrak etanol dari teripang (Phyllophorus sp.) dapat mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp" type="image/webp" length="90570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-7f16a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-02052.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-teripang-hdl-optimal-etanol-terung-dosis-e-thumb-c0348.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-142-uht.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14689-tuah-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Trends in Development Journalism in Student Publication A Longitudinal Content Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trends in Development Journalism in Student Publication A Longitudinal Content Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trends in Development Journalism in Student Publication A Longitudinal Content Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58855-publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp</link>
	<guid isPermaLink="false">7378edda7cc56363de4da76121853ae6</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:49:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar publikasi institusionalisasi seksi komunikasi pembangunan melalui pelatihan editorial yang terstruktur, program bimbingan, dan perencanaan cakupan tematik yang memastikan kontinuitas dan kedalaman di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis: Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar publikasi institusionalisasi seksi komunikasi pembangunan melalui pelatihan editorial yang terstruktur, program bimbingan, dan perencanaan cakupan tematik yang memastikan kontinuitas dan kedalaman di seluruh isu yang kurang terwakili seperti Sains dan Teknologi, Budaya, dan Lingkungan. Studi masa depan juga dapat mempertimbangkan memperluas cakupan analisis untuk mencakup publikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi publik serupa, memungkinkan pemahaman komparatif tentang bagaimana jurnalisme pembangunan dipraktikkan dan berkembang dalam lanskap media kampus Filipina yang lebih luas. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dan platform digital dalam memfasilitasi diskusi dan advokasi pembangunan di antara mahasiswa dan komunitas, serta menganalisis bagaimana platform ini dapat digunakan untuk memperkuat dan memperluas fungsi agenda-building publikasi.. Analisis konten komunikasi pembangunan dalam CLSU Collegian dari tahun 2021 hingga 2025 mengungkapkan pertumbuhan yang signifikan dalam semua dimensi yang diteliti.Tren frekuensi menunjukkan peningkatan konsisten, dari lima artikel pada tahun 2021 menjadi sembilan belas pada tahun 2025, hampir empat kali lipat dari output awal.Isu-isu pembangunan yang dominan yang muncul, terutama Pendidikan, Pertanian dan Sistem Pangan, serta Pembangunan Ekonomi, mencerminkan perhatian publikasi terhadap masalah yang relevan secara institusional dan struktural bagi komunitas yang dilayaninya.Analisis framing melalui model empat tahap Entman lebih lanjut mengungkapkan bahwa penanganan editorial terhadap isu-isu ini secara konsisten melampaui definisi masalah tingkat permukaan menuju atribusi penyebab struktural, evaluasi moral dari kegagalan institusional, dan rekomendasi solusi sistemik yang berorientasi kebijakan, menandakan pergeseran yang jelas menuju orientasi framing yang lebih sadar solusi dan berorientasi advokasi.Akhirnya, evolusi dalam cakupan pemberitaan, dari fokus universitas yang dominan menuju orientasi komunitas lokal dan nasional yang semakin meningkat, mencerminkan publikasi yang semakin besar dalam fungsi agenda-setting dan agenda-building-nya, memosisikan CLSU Collegian tidak hanya sebagai buletin kampus tetapi sebagai platform yang autentik untuk jurnalisme pembangunan yang memperbesar suara akar rumput dan menempatkan masalah komunitas di pusat diskursus publik Publikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi Filipina memainkan peran penting dalam jurnalisme pembangunan, namun tren jangka panjang konten komunikasi pembangunan dalam publikasi tersebut masih kurang diteliti, khususnya pada universitas negeri berbasis pertanian dan sains. Penelitian ini menganalisis konten komunikasi pembangunan dalam CLSU Collegian, publikasi mahasiswa resmi Central Luzon State University, pada terbitan berkala yang diterbitkan dari tahun 2021 hingga 2025. Dengan menggunakan desain metode campuran, penelitian ini memadukan analisis kuantitatif deskriptif dengan analisis framing kualitatif dan analisis agenda-setting terhadap artikel editorial dan opini. Temuan mengungkapkan tren peningkatan yang konsisten dalam artikel bertema pembangunan, dari lima artikel pada tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp 1x" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" alt="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-21888.webp" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-21888.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-21888.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-21888.webp 1x" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" alt="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-26c24.webp" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-26c24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-26c24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-26c24.webp 1x" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" alt="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58855-publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp" title="JURIS - Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis" target="_blank">Trends in Development Journalism in Student Publication: A Longitudinal Content Analysis</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar publikasi institusionalisasi seksi komunikasi pembangunan melalui pelatihan editorial yang terstruktur, program bimbingan, dan perencanaan cakupan tematik yang memastikan kontinuitas dan kedalaman di seluruh isu yang kurang terwakili seperti Sains dan Teknologi, Budaya, dan Lingkungan. Studi masa depan juga dapat mempertimbangkan memperluas cakupan analisis untuk mencakup publikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi publik serupa, memungkinkan pemahaman komparatif tentang bagaimana jurnalisme pembangunan dipraktikkan dan berkembang dalam lanskap media kampus Filipina yang lebih luas. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dan platform digital dalam memfasilitasi diskusi dan advokasi pembangunan di antara mahasiswa dan komunitas, serta menganalisis bagaimana platform ini dapat digunakan untuk memperkuat dan memperluas fungsi agenda-building publikasi..
<br>Analisis konten komunikasi pembangunan dalam CLSU Collegian dari tahun 2021 hingga 2025 mengungkapkan pertumbuhan yang signifikan dalam semua dimensi yang diteliti.Tren frekuensi menunjukkan peningkatan konsisten, dari lima artikel pada tahun 2021 menjadi sembilan belas pada tahun 2025, hampir empat kali lipat dari output awal.Isu-isu pembangunan yang dominan yang muncul, terutama Pendidikan, Pertanian dan Sistem Pangan, serta Pembangunan Ekonomi, mencerminkan perhatian publikasi terhadap masalah yang relevan secara institusional dan struktural bagi komunitas yang dilayaninya.Analisis framing melalui model empat tahap Entman lebih lanjut mengungkapkan bahwa penanganan editorial terhadap isu-isu ini secara konsisten melampaui definisi masalah tingkat permukaan menuju atribusi penyebab struktural, evaluasi moral dari kegagalan institusional, dan rekomendasi solusi sistemik yang berorientasi kebijakan, menandakan pergeseran yang jelas menuju orientasi framing yang lebih sadar solusi dan berorientasi advokasi.Akhirnya, evolusi dalam cakupan pemberitaan, dari fokus universitas yang dominan menuju orientasi komunitas lokal dan nasional yang semakin meningkat, mencerminkan publikasi yang semakin besar dalam fungsi agenda-setting dan agenda-building-nya, memosisikan CLSU Collegian tidak hanya sebagai buletin kampus tetapi sebagai platform yang autentik untuk jurnalisme pembangunan yang memperbesar suara akar rumput dan menempatkan masalah komunitas di pusat diskursus publik
<br>Publikasi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi Filipina memainkan peran penting dalam jurnalisme pembangunan, namun tren jangka panjang konten komunikasi pembangunan dalam publikasi tersebut masih kurang diteliti, khususnya pada universitas negeri berbasis pertanian dan sains. Penelitian ini menganalisis konten komunikasi pembangunan dalam CLSU Collegian, publikasi mahasiswa resmi Central Luzon State University, pada terbitan berkala yang diterbitkan dari tahun 2021 hingga 2025. Dengan menggunakan desain metode campuran, penelitian ini memadukan analisis kuantitatif deskriptif dengan analisis framing kualitatif dan analisis agenda-setting terhadap artikel editorial dan opini. Temuan mengungkapkan tren peningkatan yang konsisten dalam artikel bertema pembangunan, dari lima artikel pada tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp" type="image/webp" length="93068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-fa644.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-21888.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/publikasi-institusi-agenda-setting-jurnalisme-kamp-thumb-26c24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Dramaturgy of Roblox User Identity Avatars as Self Performance and Dual Backstage ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Dramaturgy of Roblox User Identity Avatars as Self Performance and Dual Backstage ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Dramaturgy of Roblox User Identity Avatars as Self Performance and Dual Backstage ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58857-front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kece</link>
	<guid isPermaLink="false">c30a4d35e321abc73a561982dce9bfa6</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:45:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana identitas virtual yang dibangun melalui avatar di Roblox mempengaruhi interaksi sosial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana identitas virtual yang dibangun melalui avatar di Roblox mempengaruhi interaksi sosial dan hubungan antar pengguna. Bagaimana avatar yang berbeda mempengaruhi persepsi dan perilaku pengguna lainnya? Apakah ada perbedaan signifikan dalam cara pengguna berinteraksi dan membentuk hubungan sosial tergantung pada avatar yang mereka gunakan? Kedua, penelitian dapat menyelidiki dampak penggunaan avatar pada pembentukan identitas diri. Bagaimana avatar yang dipilih oleh pengguna merefleksikan identitas diri mereka dan bagaimana hal itu mempengaruhi persepsi diri mereka sendiri? Apakah ada korelasi antara avatar yang digunakan dan aspek-aspek tertentu dari identitas diri, seperti kepribadian, nilai-nilai, atau aspirasi? Ketiga, penelitian dapat menganalisis bagaimana dinamika front stage dan back stage dalam konteks Roblox mempengaruhi perilaku pengguna. Apakah ada perbedaan dalam perilaku pengguna saat mereka berada di front stage dibandingkan saat mereka berada di back stage? Bagaimana pengguna mengelola transisi antara kedua tahap ini dan apakah ada strategi tertentu yang mereka gunakan untuk mempersiapkan penampilan selanjutnya? Dengan mempertimbangkan saran penelitian lanjutan ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman kita tentang peran avatar dalam membentuk identitas dan komunikasi interpersonal di ruang virtual seperti Roblox.. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi fenomena performa pada platform Roblox yang melibatkan komunikasi interpersonal melalui kustomisasi avatar oleh pengguna.Analisis temuan, yang dikaitkan dengan teori dramaturgi Erving Goffman, menunjukkan bahwa pengguna Roblox secara sadar mengelola kesan diri melalui kustomisasi avatar di platform Roblox dengan memanfaatkan "front stage" dan "back stage".Di front stage, pengguna menggunakan berbagai elemen dalam performanya, seperti avatar sebagai persona visual depan dan avatar sebagai peran yang merepresentasikan ekspektasi dan realitas yang dibangun.Dalam studi ini, avatar berfungsi sebagai topeng yang memungkinkan praktik manajemen kesan dan membentuk persepsi pengguna.Sedangkan "back stage" merujuk pada saat pengguna melepas topeng dan beristirahat sejenak untuk mempersiapkan pertunjukan selanjutnya.Penelitian ini tidak hanya mengonfirmasi temuan sebelumnya tentang komunikasi virtual dan avatar dalam komunikasi interpersonal, tetapi juga memperluas studi tentang avatar dalam konteks komunikasi interpersonal melalui teori dramaturgi yang didorong oleh pengguna.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan empiris untuk pengembangan studi komunikasi, khususnya dalam bidang komunikasi interpersonal di ruang virtual berbasis avatar.Penelitian ini menyediakan referensi untuk penelitian masa depan dengan menawarkan pemahaman mendalam tentang pembentukan identitas dan komunikasi interpersonal di platform Roblox Aktivitas komunikasi saat ini mengalami perkembangan signifikan, di mana proses pertukaran pesan dalam jaringan (daring) dirasakan lebih akrab dan individu dapat mengontrol citra dirinya. Hal ini menyebabkan banyak individu berperan dalam dua dunia, yaitu dunia digital dan dunia nyata. Roblox, sebagai platform daring, menawarkan kehidupan kedua melalui penggunaan avatar, sehingga pengguna dapat merepresentasikan diri sesuai preferensi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengguna Roblox mengelola avatar dari perspektif dramaturgi oleh Erving Goffman. Subjek penelitian adalah pengguna avatar, dan objek penelitian adalah analisis representasi diri pengguna avatar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-1a8d0.webp" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-1a8d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-1a8d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-1a8d0.webp 1x" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" alt="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp 1x" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" alt="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-e424a.webp" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-e424a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-e424a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-e424a.webp 1x" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" alt="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58857-front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kece" title="JURIS - The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage" target="_blank">The Dramaturgy of Roblox User Identity: Avatars as Self-Performance and Dual Backstage</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana identitas virtual yang dibangun melalui avatar di Roblox mempengaruhi interaksi sosial dan hubungan antar pengguna. Bagaimana avatar yang berbeda mempengaruhi persepsi dan perilaku pengguna lainnya? Apakah ada perbedaan signifikan dalam cara pengguna berinteraksi dan membentuk hubungan sosial tergantung pada avatar yang mereka gunakan? Kedua, penelitian dapat menyelidiki dampak penggunaan avatar pada pembentukan identitas diri. Bagaimana avatar yang dipilih oleh pengguna merefleksikan identitas diri mereka dan bagaimana hal itu mempengaruhi persepsi diri mereka sendiri? Apakah ada korelasi antara avatar yang digunakan dan aspek-aspek tertentu dari identitas diri, seperti kepribadian, nilai-nilai, atau aspirasi? Ketiga, penelitian dapat menganalisis bagaimana dinamika front stage dan back stage dalam konteks Roblox mempengaruhi perilaku pengguna. Apakah ada perbedaan dalam perilaku pengguna saat mereka berada di front stage dibandingkan saat mereka berada di back stage? Bagaimana pengguna mengelola transisi antara kedua tahap ini dan apakah ada strategi tertentu yang mereka gunakan untuk mempersiapkan penampilan selanjutnya? Dengan mempertimbangkan saran penelitian lanjutan ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman kita tentang peran avatar dalam membentuk identitas dan komunikasi interpersonal di ruang virtual seperti Roblox..
<br>Penelitian ini berhasil mengidentifikasi fenomena performa pada platform Roblox yang melibatkan komunikasi interpersonal melalui kustomisasi avatar oleh pengguna.Analisis temuan, yang dikaitkan dengan teori dramaturgi Erving Goffman, menunjukkan bahwa pengguna Roblox secara sadar mengelola kesan diri melalui kustomisasi avatar di platform Roblox dengan memanfaatkan "front stage" dan "back stage".Di front stage, pengguna menggunakan berbagai elemen dalam performanya, seperti avatar sebagai persona visual depan dan avatar sebagai peran yang merepresentasikan ekspektasi dan realitas yang dibangun.Dalam studi ini, avatar berfungsi sebagai topeng yang memungkinkan praktik manajemen kesan dan membentuk persepsi pengguna.Sedangkan "back stage" merujuk pada saat pengguna melepas topeng dan beristirahat sejenak untuk mempersiapkan pertunjukan selanjutnya.Penelitian ini tidak hanya mengonfirmasi temuan sebelumnya tentang komunikasi virtual dan avatar dalam komunikasi interpersonal, tetapi juga memperluas studi tentang avatar dalam konteks komunikasi interpersonal melalui teori dramaturgi yang didorong oleh pengguna.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan empiris untuk pengembangan studi komunikasi, khususnya dalam bidang komunikasi interpersonal di ruang virtual berbasis avatar.Penelitian ini menyediakan referensi untuk penelitian masa depan dengan menawarkan pemahaman mendalam tentang pembentukan identitas dan komunikasi interpersonal di platform Roblox
<br>Aktivitas komunikasi saat ini mengalami perkembangan signifikan, di mana proses pertukaran pesan dalam jaringan (daring) dirasakan lebih akrab dan individu dapat mengontrol citra dirinya. Hal ini menyebabkan banyak individu berperan dalam dua dunia, yaitu dunia digital dan dunia nyata. Roblox, sebagai platform daring, menawarkan kehidupan kedua melalui penggunaan avatar, sehingga pengguna dapat merepresentasikan diri sesuai preferensi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengguna Roblox mengelola avatar dari perspektif dramaturgi oleh Erving Goffman. Subjek penelitian adalah pengguna avatar, dan objek penelitian adalah analisis representasi diri pengguna avatar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp" type="image/webp" length="89950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-1a8d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-c45dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/front-stage-gay-komunikasi-virtual-back-kecemasan-thumb-e424a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Operational Efficiency in Cross Docking Warehouses Through Value Stream Mapping ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Operational Efficiency in Cross Docking Warehouses Through Value Stream Mapping ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Operational Efficiency in Cross Docking Warehouses Through Value Stream Mapping ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58864-manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value</link>
	<guid isPermaLink="false">6b17c9350433c5742df3df231b4f7e19</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:42:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi Value Stream Mapping dengan simulasi peristiwa diskrit dapat memprediksi dampak perubahan layout dan alokasi tenaga kerja pada dinamika waktu tunggu dalam lingkungan crossAcdocking (misalnya: "Bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi Value Stream Mapping dengan simulasi peristiwa diskrit dapat memprediksi dampak perubahan layout dan alokasi tenaga kerja pada dinamika waktu tunggu dalam lingkungan crossAcdocking (misalnya: "Bagaimana simulasi peristiwa diskrit dapat memperkirakan pengurangan waktu tunggu setelah reAcdesain area sortir?"). Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital twin untuk memantau secara realActime alur material dan informasi, serta mengoptimalkan keputusan operasional secara adaptif (misalnya: "Apakah digital twin dapat meningkatkan responsivitas operasional dan mengurangi pemborosan dalam gudang crossAcdocking?"). Akhirnya, penelitian dapat menguji penggunaan algoritma kecerdasan buatan dalam memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan menetapkan KPI proaktif, sehingga meminimalkan risiko bottleneck dan meningkatkan produktivitas (misalnya: "Bagaimana model pembelajaran mesin dapat memprediksi kebutuhan tenaga kerja optimal untuk mengurangi waktu proses pada gudang crossAcdocking?").. Penelitian ini mengidentifikasi pemborosan operasional pada proses sortir gudang crossAcdocking, khususnya waktu tunggu akibat keterlambatan kedatangan barang dan keterbatasan tata letak area sortir, yang menghasilkan rataAcrata durasi proses sebesar 199 menit per kode sortir.Dengan menerapkan Value Stream Mapping dan merancang peta keadaan masa depan berupa penataan ulang area sortir, optimalisasi tenaga kerja, serta penerapan KPI, durasi proses berhasil dipersingkat menjadi 85,25 menit per kode sortir.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan VSM dengan pendekatan simulasi atau sistem manajemen gudang digital guna mengevaluasi perbaikan proses dalam kondisi operasional yang dinamis Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dan menganalisis perbaikan proses pada area sortir gudang crossAcdocking di PT X, sebuah perusahaan jasa logistik. Penelitian menerapkan metode Value Stream Mapping (VSM) sebagai alat dalam lean management untuk mengevaluasi proses operasional serta mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas sortir, dokumentasi proses operasional, dan analisis durasi proses di dalam gudang. Hasil menunjukkan bahwa sejumlah aktivitas operasional masih mengandung pemborosan, terutama waktu tunggu yang disebabkan oleh keterlambatan kedatangan barang serta ketidakefisienan operasi sortir akibat terbatasnya ruang sortir. Peta keadaan saat ini mengindikasikan rataAcrata durasi proses sortir mencapai 199 menit per kode sortir. Setelah menerapkan perbaikan berupa penataan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp" title="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" alt="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-81c8e.webp" title="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-81c8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-81c8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-81c8e.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" alt="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58864-manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value" title="JURIS - Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping" target="_blank">Enhancing Operational Efficiency in Cross-Docking Warehouses Through Value Stream Mapping</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi Value Stream Mapping dengan simulasi peristiwa diskrit dapat memprediksi dampak perubahan layout dan alokasi tenaga kerja pada dinamika waktu tunggu dalam lingkungan crossAcdocking (misalnya: "Bagaimana simulasi peristiwa diskrit dapat memperkirakan pengurangan waktu tunggu setelah reAcdesain area sortir?"). Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital twin untuk memantau secara realActime alur material dan informasi, serta mengoptimalkan keputusan operasional secara adaptif (misalnya: "Apakah digital twin dapat meningkatkan responsivitas operasional dan mengurangi pemborosan dalam gudang crossAcdocking?"). Akhirnya, penelitian dapat menguji penggunaan algoritma kecerdasan buatan dalam memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan menetapkan KPI proaktif, sehingga meminimalkan risiko bottleneck dan meningkatkan produktivitas (misalnya: "Bagaimana model pembelajaran mesin dapat memprediksi kebutuhan tenaga kerja optimal untuk mengurangi waktu proses pada gudang crossAcdocking?")..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi pemborosan operasional pada proses sortir gudang crossAcdocking, khususnya waktu tunggu akibat keterlambatan kedatangan barang dan keterbatasan tata letak area sortir, yang menghasilkan rataAcrata durasi proses sebesar 199 menit per kode sortir.Dengan menerapkan Value Stream Mapping dan merancang peta keadaan masa depan berupa penataan ulang area sortir, optimalisasi tenaga kerja, serta penerapan KPI, durasi proses berhasil dipersingkat menjadi 85,25 menit per kode sortir.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan VSM dengan pendekatan simulasi atau sistem manajemen gudang digital guna mengevaluasi perbaikan proses dalam kondisi operasional yang dinamis
<br>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dan menganalisis perbaikan proses pada area sortir gudang crossAcdocking di PT X, sebuah perusahaan jasa logistik. Penelitian menerapkan metode Value Stream Mapping (VSM) sebagai alat dalam lean management untuk mengevaluasi proses operasional serta mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas sortir, dokumentasi proses operasional, dan analisis durasi proses di dalam gudang. Hasil menunjukkan bahwa sejumlah aktivitas operasional masih mengandung pemborosan, terutama waktu tunggu yang disebabkan oleh keterlambatan kedatangan barang serta ketidakefisienan operasi sortir akibat terbatasnya ruang sortir. Peta keadaan saat ini mengindikasikan rataAcrata durasi proses sortir mencapai 199 menit per kode sortir. Setelah menerapkan perbaikan berupa penataan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp" type="image/webp" length="86006" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-97016.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/manajemen-gudang-logistik-tata-letak-value-mapping-thumb-81c8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Polusi Digital Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Polusi Digital Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Polusi Digital Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58854-agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-episte</link>
	<guid isPermaLink="false">faefea50180755f2104f4548ad8f418a</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:39:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki efektivitas operasionalisasi indikator TGF dalam berbagai konteks sosiokultural yang berbeda, terutama di wilayah dengan tingkat literasi digital yang heterogen. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki efektivitas operasionalisasi indikator TGF dalam berbagai konteks sosiokultural yang berbeda, terutama di wilayah dengan tingkat literasi digital yang heterogen. Selain itu, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai adaptasi model komunikasi trans-nubuwwah dalam platform media sosial berbasis algoritma video pendek (seperti TikTok atau Reels) untuk melihat relevansi etika profetik dalam format komunikasi kontemporer. Penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI Governance) ke dalam lapisan Platform Epistemic Architecture (PEA) untuk melihat sejauh mana otomatisasi dapat mendukung atau memperburuk integritas informasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pergeseran kebijakan dari sekadar "penghapusan konten" menuju "reformasi arsitektur" dalam menangani polusi digital.. Artikel ini menegaskan bahwa polusi digital merupakan krisis struktural dalam peradaban digital global yang melampaui persoalan misinformasi dan disinformasi semata.Polusi digital adalah degradasi sistemik terhadap lingkungan epistemik publik yang terjadi akibat interaksi antara kapitalisme digital, arsitektur algoritmik platform, fragmentasi ruang publik, dan melemahnya kompetensi epistemik masyarakat.Fenomena post-truth menunjukkan bahwa kebenaran tidak lagi menjadi pusat gravitasi dalam pembentukan opini publik, sementara algoritma platform memperkuat dinamika tersebut melalui logika ekonomi perhatian.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan parsial baik melalui literasi media semata maupun regulasi konten yang terbatas tidak cukup untuk mengatasi polusi digital.Diperlukan kerangka tata kelola yang terintegrasi dan sistemik.Oleh karena itu, artikel ini merumuskan Truth Governance Framework (TGF) yang mencakup tiga dimensi utama.Civic Epistemic Competence (CEC), Institutional Epistemic Integrity (IEI), dan Platform Epistemic Architecture (PEA).Ketiga dimensi tersebut harus berjalan secara simultan dan saling memperkuat dalam membangun ketahanan epistemik masyarakat digital.Artikel ini juga menegaskan pentingnya kontribusi Global Selatan melalui nilai-nilai jurnalisme profetik seperti siddiq, amanah, tabligh, fathanah, dan prinsip tabayun sebagai fondasi normatif dalam memperkuat tata kelola kebenaran.Model komunikasi trans-nubuwwah yang dikembangkan berdasarkan karya ilmiah M.Yoserizal Saragih menawarkan perspektif peradaban non-Barat yang memperkaya bukan menggantikan diskursus tata kelola epistemik global Polusi digital, yang didefinisikan sebagai pencemaran sistematis lingkungan informasi melalui disinformasi algoritmik dan rekayasa ketidakpastian epistemic, merupakan tantangan krusial peradaban abad ke-21. Artikel ini mengusulkan Truth Governance Framework (TGF) sebagai solusi integratif yang menggabungkan kesiapan sipil, komunikasi jurnalistik profetik, dan agensi epistemik generasi baru. Berbeda dengan pendekatan moderasi konten yang bersifat reaktif, artikel ini berargumen bahwa polusi digital adalah patologi struktural kapitalisme digital yang memerlukan tata kelola epistemik yang komprehensif. Mengintegrasikan perspektif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp 1x" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" alt="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-4d1a0.webp" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-4d1a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-4d1a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-4d1a0.webp 1x" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" alt="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-cb04e.webp" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-cb04e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-cb04e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-cb04e.webp 1x" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" alt="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58854-agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-episte" title="JURIS - Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital" target="_blank">Polusi Digital: Krisis Epistemik dan Tata Kelola Kebenaran dalam Peradaban Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki efektivitas operasionalisasi indikator TGF dalam berbagai konteks sosiokultural yang berbeda, terutama di wilayah dengan tingkat literasi digital yang heterogen. Selain itu, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai adaptasi model komunikasi trans-nubuwwah dalam platform media sosial berbasis algoritma video pendek (seperti TikTok atau Reels) untuk melihat relevansi etika profetik dalam format komunikasi kontemporer. Penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI Governance) ke dalam lapisan Platform Epistemic Architecture (PEA) untuk melihat sejauh mana otomatisasi dapat mendukung atau memperburuk integritas informasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pergeseran kebijakan dari sekadar "penghapusan konten" menuju "reformasi arsitektur" dalam menangani polusi digital..
<br>Artikel ini menegaskan bahwa polusi digital merupakan krisis struktural dalam peradaban digital global yang melampaui persoalan misinformasi dan disinformasi semata.Polusi digital adalah degradasi sistemik terhadap lingkungan epistemik publik yang terjadi akibat interaksi antara kapitalisme digital, arsitektur algoritmik platform, fragmentasi ruang publik, dan melemahnya kompetensi epistemik masyarakat.Fenomena post-truth menunjukkan bahwa kebenaran tidak lagi menjadi pusat gravitasi dalam pembentukan opini publik, sementara algoritma platform memperkuat dinamika tersebut melalui logika ekonomi perhatian.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan parsial baik melalui literasi media semata maupun regulasi konten yang terbatas tidak cukup untuk mengatasi polusi digital.Diperlukan kerangka tata kelola yang terintegrasi dan sistemik.Oleh karena itu, artikel ini merumuskan Truth Governance Framework (TGF) yang mencakup tiga dimensi utama.Civic Epistemic Competence (CEC), Institutional Epistemic Integrity (IEI), dan Platform Epistemic Architecture (PEA).Ketiga dimensi tersebut harus berjalan secara simultan dan saling memperkuat dalam membangun ketahanan epistemik masyarakat digital.Artikel ini juga menegaskan pentingnya kontribusi Global Selatan melalui nilai-nilai jurnalisme profetik seperti siddiq, amanah, tabligh, fathanah, dan prinsip tabayun sebagai fondasi normatif dalam memperkuat tata kelola kebenaran.Model komunikasi trans-nubuwwah yang dikembangkan berdasarkan karya ilmiah M.Yoserizal Saragih menawarkan perspektif peradaban non-Barat yang memperkaya bukan menggantikan diskursus tata kelola epistemik global
<br>Polusi digital, yang didefinisikan sebagai pencemaran sistematis lingkungan informasi melalui disinformasi algoritmik dan rekayasa ketidakpastian epistemic, merupakan tantangan krusial peradaban abad ke-21. Artikel ini mengusulkan Truth Governance Framework (TGF) sebagai solusi integratif yang menggabungkan kesiapan sipil, komunikasi jurnalistik profetik, dan agensi epistemik generasi baru. Berbeda dengan pendekatan moderasi konten yang bersifat reaktif, artikel ini berargumen bahwa polusi digital adalah patologi struktural kapitalisme digital yang memerlukan tata kelola epistemik yang komprehensif. Mengintegrasikan perspektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp" type="image/webp" length="82026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-91186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-4d1a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/agensi-epistemik-polusi-digital-tata-kelola-komuni-thumb-cb04e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Study Of Flight Operations Safety Area KKOP At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Study Of Flight Operations Safety Area KKOP At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Study Of Flight Operations Safety Area KKOP At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58868-bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop</link>
	<guid isPermaLink="false">876849391e7546e6ab8f2ff97ff593f4</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:33:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ketut laba ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ketut,laba]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara kuantitatif dampak akumulasi bangunan tinggi pada pola penerbangan dengan menggunakan model simulasi lalu lintas udara serta analisis statistik historis kecelakaan; selanjutnya, studi eksperimental perlu menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara kuantitatif dampak akumulasi bangunan tinggi pada pola penerbangan dengan menggunakan model simulasi lalu lintas udara serta analisis statistik historis kecelakaan; selanjutnya, studi eksperimental perlu menguji efektivitas berbagai tipe lampu penanda penghalang (tipe I, II, III) dalam meningkatkan visibilitas pada kondisi cuaca dan cahaya yang berbeda, untuk menentukan konfigurasi optimal yang memenuhi standar SNI; terakhir, penelitian sosialAckultural dapat merancang dan menguji metode sosialisasi berbasis partisipasi komunitas lokal, termasuk penggunaan media digital dan workshop, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan pada regulasi KKOP serta mengukur perubahan perilaku warga terkait pembangunan di zona sensitif bandara.. Studi menunjukkan bahwa tiga hotel di sekitar Bandara Internasional YogyakartaAcKulon Progo berada di bawah permukaan horizontal KKOP dan melebihi batas tinggi yang ditetapkan, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.Oleh karena itu disarankan dilakukan pengawasan ketat serta pemasangan lampu penanda penghalang pada bangunanAcbangunan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.KM 23 Tahun 2005 dan SNI 03Ac7051Ac2004.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang bangunan tinggi terhadap operasi penerbangan, efektivitas lampu penghalang, serta strategi sosialisasi dan perencanaan tata ruang yang melibatkan pemerintah daerah dan komunitas sekitar Bandara Internasional YogyakartaAcKulon Progo merupakan bandara pengganti Bandara AdisutjiptoAcYogyakarta yang sudah tidak dapat diperluas lagi karena keterbatasan lahan. Dimana bandara ini memiliki kode referensi aerodrome 4E instrumnet kategori ketelitian I hal ini ditinjau dari landas pacu utama yang memiliki ukuran 3.600 meter x 45 meter. Pada dasarnya untuk menentukan batasAcbatas utama Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dengan melihat perbedaan ketinggian medan untuk metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Lokasi pengukuran di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Yogyakarta, data sekunder yang dilakukan adalah dengan menganalisa dan menentukan ketinggian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-ccae4.webp" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-ccae4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-ccae4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-ccae4.webp 1x" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" alt="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-fc863.webp" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-fc863.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-fc863.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-fc863.webp 1x" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" alt="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp 1x" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" alt="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58868-bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop" title="JURIS - Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo" target="_blank">Study Of Flight Operations Safety Area (KKOP) At Yogyakarta International Airport Ae Kulonprogo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara kuantitatif dampak akumulasi bangunan tinggi pada pola penerbangan dengan menggunakan model simulasi lalu lintas udara serta analisis statistik historis kecelakaan; selanjutnya, studi eksperimental perlu menguji efektivitas berbagai tipe lampu penanda penghalang (tipe I, II, III) dalam meningkatkan visibilitas pada kondisi cuaca dan cahaya yang berbeda, untuk menentukan konfigurasi optimal yang memenuhi standar SNI; terakhir, penelitian sosialAckultural dapat merancang dan menguji metode sosialisasi berbasis partisipasi komunitas lokal, termasuk penggunaan media digital dan workshop, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan pada regulasi KKOP serta mengukur perubahan perilaku warga terkait pembangunan di zona sensitif bandara..
<br>Studi menunjukkan bahwa tiga hotel di sekitar Bandara Internasional YogyakartaAcKulon Progo berada di bawah permukaan horizontal KKOP dan melebihi batas tinggi yang ditetapkan, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.Oleh karena itu disarankan dilakukan pengawasan ketat serta pemasangan lampu penanda penghalang pada bangunanAcbangunan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.KM 23 Tahun 2005 dan SNI 03Ac7051Ac2004.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang bangunan tinggi terhadap operasi penerbangan, efektivitas lampu penghalang, serta strategi sosialisasi dan perencanaan tata ruang yang melibatkan pemerintah daerah dan komunitas sekitar
<br>Bandara Internasional YogyakartaAcKulon Progo merupakan bandara pengganti Bandara AdisutjiptoAcYogyakarta yang sudah tidak dapat diperluas lagi karena keterbatasan lahan. Dimana bandara ini memiliki kode referensi aerodrome 4E instrumnet kategori ketelitian I hal ini ditinjau dari landas pacu utama yang memiliki ukuran 3.600 meter x 45 meter. Pada dasarnya untuk menentukan batasAcbatas utama Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dengan melihat perbedaan ketinggian medan untuk metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Lokasi pengukuran di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Yogyakarta, data sekunder yang dilakukan adalah dengan menganalisa dan menentukan ketinggian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp" type="image/webp" length="86430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-ccae4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-fc863.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/bandara-internasional-yogyakarta-yia-kkop-batas-ke-thumb-e39f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-74-itl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17610-jmbtl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay KristevaAos Intertextuality Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay KristevaAos Intertextuality Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay KristevaAos Intertextuality Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-58858-alat-musik-daerah-wonderland-indonesia-2-julia-kri</link>
	<guid isPermaLink="false">05e6e8d669d0bc2a7b1ff9db1e7f44f8</guid>
	<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:16:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ avatars self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[avatars,header,page,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana video musik Wonderland Indonesia 2 merepresentasikan identitas nasional Indonesia dalam era digital, khususnya dalam konteks globalisasi dan pengaruh budaya populer modern. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana video musik Wonderland Indonesia 2 merepresentasikan identitas nasional Indonesia dalam era digital, khususnya dalam konteks globalisasi dan pengaruh budaya populer modern. Kedua, bagaimana video musik ini mengkonstruksi kembali heroisme kolektif dan nasionalisme baru melalui interaksi antara ranah semiotik dan simbolis. Ketiga, bagaimana proses transposisi teks kultural dan historis dalam video musik ini dapat mempengaruhi persepsi dan interpretasi penonton terhadap identitas nasional dan sejarah Indonesia.. Melalui kajian semiotika intertekstual Julia Kristeva, penelitian ini berhasil mengungkap bahwa representasi Ibu Pertiwi dalam video musik Wonderland Indonesia 2.The Sacred Nusantara karya Alffy Rev direpresentasikan sebagai sebuah situs negosiasi makna yang dinamis di mana berbagai teks kultural dan sejarah saling bersilangan.Melalui transposisi teks kultural (mitologi Dewi Prthvi dan sejarah Ratu Majapahit Tribhuwana Wijayatunggadewi), video musik ini mengonstruksi Ibu Pertiwi sebagai ruang ekologis (semiotic chora) yang asri, melambangkan kedaulatan budaya Nusantara masa lalu.Sebaliknya, melalui transposisi teks historis (De Brandende Kampongs van Generaal Spoor dan lagu nasional Kulihat Ibu Pertiwi), video ini menghidupkan kembali ideologeme perjuangan dan trauma kolonial masa perang.Ketegangan konstan antara ranah semiotik yang intuitif-musikal (keindahan melodi lagu-lagu daerah) dengan ranah simbolis yang terstruktur (kedaulatan formal, lambang negara) berhasil disatukan secara estetis.Dengan demikian, video musik ini membuktikan bahwa media digital baru mampu menjadi ruang produktif untuk merumuskan ulang identitas kebudayaan dan menumbuhkan kesadaran patriotisme modern secara kreatif Video musik dalam era digital telah bergeser dari sekadar medium promosi audio menjadi arena diskursif yang aktif mereproduksi dan menegosiasikan identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana arketipe Ibu Pertiwi direpresentasikan dalam video musik Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara karya Alffy Rev melalui lensa semiotika intertekstual Julia Kristeva. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif interpretif, penelitian ini memfokuskan analisis pada sembilan adegan kunci... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp 1x" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" alt="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-526f2.webp" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-526f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-526f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-526f2.webp 1x" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" alt="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-85cc5.webp" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-85cc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-85cc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-85cc5.webp 1x" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" alt="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-58858-alat-musik-daerah-wonderland-indonesia-2-julia-kri" title="JURIS - Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis" target="_blank">Representation of Ibu Pertiwi in the Video Clip AuWonderland Indonesia 2Ay : KristevaAos Intertextuality Analysis</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana video musik Wonderland Indonesia 2 merepresentasikan identitas nasional Indonesia dalam era digital, khususnya dalam konteks globalisasi dan pengaruh budaya populer modern. Kedua, bagaimana video musik ini mengkonstruksi kembali heroisme kolektif dan nasionalisme baru melalui interaksi antara ranah semiotik dan simbolis. Ketiga, bagaimana proses transposisi teks kultural dan historis dalam video musik ini dapat mempengaruhi persepsi dan interpretasi penonton terhadap identitas nasional dan sejarah Indonesia..
<br>Melalui kajian semiotika intertekstual Julia Kristeva, penelitian ini berhasil mengungkap bahwa representasi Ibu Pertiwi dalam video musik Wonderland Indonesia 2.The Sacred Nusantara karya Alffy Rev direpresentasikan sebagai sebuah situs negosiasi makna yang dinamis di mana berbagai teks kultural dan sejarah saling bersilangan.Melalui transposisi teks kultural (mitologi Dewi Prthvi dan sejarah Ratu Majapahit Tribhuwana Wijayatunggadewi), video musik ini mengonstruksi Ibu Pertiwi sebagai ruang ekologis (semiotic chora) yang asri, melambangkan kedaulatan budaya Nusantara masa lalu.Sebaliknya, melalui transposisi teks historis (De Brandende Kampongs van Generaal Spoor dan lagu nasional Kulihat Ibu Pertiwi), video ini menghidupkan kembali ideologeme perjuangan dan trauma kolonial masa perang.Ketegangan konstan antara ranah semiotik yang intuitif-musikal (keindahan melodi lagu-lagu daerah) dengan ranah simbolis yang terstruktur (kedaulatan formal, lambang negara) berhasil disatukan secara estetis.Dengan demikian, video musik ini membuktikan bahwa media digital baru mampu menjadi ruang produktif untuk merumuskan ulang identitas kebudayaan dan menumbuhkan kesadaran patriotisme modern secara kreatif
<br>Video musik dalam era digital telah bergeser dari sekadar medium promosi audio menjadi arena diskursif yang aktif mereproduksi dan menegosiasikan identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana arketipe Ibu Pertiwi direpresentasikan dalam video musik Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara karya Alffy Rev melalui lensa semiotika intertekstual Julia Kristeva. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif interpretif, penelitian ini memfokuskan analisis pada sembilan adegan kunci...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp" type="image/webp" length="103602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-defb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-526f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/alat-musik-daerah-wonderland-2-julia-kristeva-inte-thumb-85cc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-605-iain-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17574-komunikologi-jurnal-pengembangan-ilmu-komunikasi-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 16 Aug 2026 17:37:40 +0700. 24 items. Served in: 5.056 seconds [rss] -->
