<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 18:16:41 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 18:16:41 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-11T18:16:41+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37443-kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje</link>
	<guid isPermaLink="false">872ed4a38a4400ad72e01643dc13c418</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:48:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ andrew c ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrew,c,central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas jurnalisme kolaborasi dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual, penting untuk mempertimbangkan beberapa aspek. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang kekerasan seksual, terutama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual: Untuk meningkatkan efektivitas jurnalisme kolaborasi dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual, penting untuk mempertimbangkan beberapa aspek. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang kekerasan seksual, terutama di lingkungan kampus. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye dan diskusi publik yang melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, akademisi, dan profesional. Kedua, penting untuk memastikan bahwa jurnalisme kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pemberitaan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual secara menyeluruh. Ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti psikolog, pekerja sosial, dan lembaga hukum, dalam proses peliputan dan pemberitaan. Ketiga, penting untuk memastikan bahwa jurnalisme kolaborasi ini tetap menjaga independensi dan integritas jurnalistik, serta tidak terpengaruh oleh kepentingan pihak manapun. Dengan demikian, jurnalisme kolaborasi ini dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyuarakan kasus kekerasan seksual dan mendorong perubahan positif di lingkungan kampus.. Implementasi dari jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project Multatuli dan sejumlah LPM dapat dikatakan sebagai upaya untuk memaksimalkan efek pemberitaan dalam kaitannya dengan beberapa kasus kekerasan seksual di lingkungan Perguruan Tinggi.Pada tingkatan ini, perlu adanya kontribusi nyata dari mahasiswa sebagai bagian dari agent of change untuk menyuarakan perubahan, termasuk salah satunya dalam mencegah, menghadapi, ataupun memberikan bantuan terhadap para korban kekerasan seksual.Dalam hal ini, upaya mahasiswa melalui keberadaan pers mahasiswa perlu untuk kemudian dikembangkan, salah satunya melalui aspek jurnalisme kolaborasi untuk menguatkan peliputan informasi berita yang lebih kredibel Maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Pendidikan Tinggi menjadikan Project Multatuli, media alternatif nirlaba berbasis jurnalisme publik bersama Pers Mahasiswa melakukan jurnalisme kolaborasi guna menyoroti hal tersebut. Melalui penerapan Kode Etik Jurnalistik berperspektif penyintas, jurnalisme kolaborasi yang terbentuk merupakan sarana bagi Persma bersama profesional guna berkontribusi dalam menyuarakan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-4adf0.webp" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-4adf0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-4adf0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-4adf0.webp 1x" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp 1x" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-20901.webp" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-20901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-20901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-20901.webp 1x" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" alt="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37443-kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje" title="JURIS - Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual" target="_blank">Project Multatuli Feat Lembaga Pers Mahasiswa: Implementasi Jurnalisme Kolaborasi dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual</a>: Untuk meningkatkan efektivitas jurnalisme kolaborasi dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual, penting untuk mempertimbangkan beberapa aspek. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang kekerasan seksual, terutama di lingkungan kampus. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye dan diskusi publik yang melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, akademisi, dan profesional. Kedua, penting untuk memastikan bahwa jurnalisme kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pemberitaan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual secara menyeluruh. Ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti psikolog, pekerja sosial, dan lembaga hukum, dalam proses peliputan dan pemberitaan. Ketiga, penting untuk memastikan bahwa jurnalisme kolaborasi ini tetap menjaga independensi dan integritas jurnalistik, serta tidak terpengaruh oleh kepentingan pihak manapun. Dengan demikian, jurnalisme kolaborasi ini dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyuarakan kasus kekerasan seksual dan mendorong perubahan positif di lingkungan kampus..
<br>Implementasi dari jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project Multatuli dan sejumlah LPM dapat dikatakan sebagai upaya untuk memaksimalkan efek pemberitaan dalam kaitannya dengan beberapa kasus kekerasan seksual di lingkungan Perguruan Tinggi.Pada tingkatan ini, perlu adanya kontribusi nyata dari mahasiswa sebagai bagian dari agent of change untuk menyuarakan perubahan, termasuk salah satunya dalam mencegah, menghadapi, ataupun memberikan bantuan terhadap para korban kekerasan seksual.Dalam hal ini, upaya mahasiswa melalui keberadaan pers mahasiswa perlu untuk kemudian dikembangkan, salah satunya melalui aspek jurnalisme kolaborasi untuk menguatkan peliputan informasi berita yang lebih kredibel
<br>Maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Pendidikan Tinggi menjadikan Project Multatuli, media alternatif nirlaba berbasis jurnalisme publik bersama Pers Mahasiswa melakukan jurnalisme kolaborasi guna menyoroti hal tersebut. Melalui penerapan Kode Etik Jurnalistik berperspektif penyintas, jurnalisme kolaborasi yang terbentuk merupakan sarana bagi Persma bersama profesional guna berkontribusi dalam menyuarakan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp" type="image/webp" length="72336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-4adf0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-c6988.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kekerasan-seksual-anak-jurnalisme-kolaborasi-proje-thumb-20901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37441-komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuan</link>
	<guid isPermaLink="false">4a0d9d5346b5112e5acfd95182a694bc</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:46:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ andrew c ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrew,c,central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai kebijakan penggunaan media sosial terhadap produktivitas dan kepuasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai kebijakan penggunaan media sosial terhadap produktivitas dan kepuasan karyawan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan adopsi dan efektivitas media sosial dalam komunikasi internal di berbagai sektor industri di Kenya. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi dan pengalaman karyawan terkait penggunaan media sosial di tempat kerja, termasuk tantangan dan manfaat yang dirasakan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana organisasi di Kenya dapat secara efektif memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan komunikasi internal dan mencapai tujuan organisasi mereka. Dengan memahami nuansa adopsi media sosial dan dampaknya terhadap karyawan, organisasi dapat mengembangkan strategi yang lebih tepat sasaran dan efektif untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi di tempat kerja.. Penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi media sosial dalam komunikasi internal di organisasi Kenya bervariasi, dengan beberapa platform seperti Slack dan WhatsApp digunakan secara selektif.Meskipun media sosial menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan kolaborasi, implementasinya terhambat oleh preferensi tradisional, kekhawatiran privasi, dan kurangnya kebijakan yang jelas.Oleh karena itu, organisasi perlu berinvestasi dalam literasi digital, mengembangkan kebijakan penggunaan yang komprehensif, dan menyeimbangkan inovasi digital dengan praktik komunikasi yang sudah ada untuk memaksimalkan manfaat media sosial Di era digital saat ini, integrasi media sosial ke dalam praktik komunikasi organisasi menjadi hal yang esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menilai adopsi media sosial untuk komunikasi internal, mengidentifikasi platform yang digunakan, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan komunikasi organisasi. Metodologi penelitian kualitatif digunakan untuk menangkap pandangan menyeluruh terkait penggunaan media sosial di tiga organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dan diskusi kelompok terarah dengan 48 peserta yang dengan sengaja dipilih, menggunakan analisis tematik untuk menyaring wawasan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya adopsi selektif terhadap platform seperti Slack dan WhatsApp. Sementara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-9df6f.webp" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-9df6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-9df6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-9df6f.webp 1x" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" alt="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp 1x" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" alt="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-60cfb.webp" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-60cfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-60cfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-60cfb.webp 1x" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" alt="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37441-komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuan" title="JURIS - Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations" target="_blank">Social Media Use For Internal Communication In Kenyan Organizations</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai kebijakan penggunaan media sosial terhadap produktivitas dan kepuasan karyawan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan adopsi dan efektivitas media sosial dalam komunikasi internal di berbagai sektor industri di Kenya. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi dan pengalaman karyawan terkait penggunaan media sosial di tempat kerja, termasuk tantangan dan manfaat yang dirasakan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana organisasi di Kenya dapat secara efektif memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan komunikasi internal dan mencapai tujuan organisasi mereka. Dengan memahami nuansa adopsi media sosial dan dampaknya terhadap karyawan, organisasi dapat mengembangkan strategi yang lebih tepat sasaran dan efektif untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi di tempat kerja..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi media sosial dalam komunikasi internal di organisasi Kenya bervariasi, dengan beberapa platform seperti Slack dan WhatsApp digunakan secara selektif.Meskipun media sosial menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan kolaborasi, implementasinya terhambat oleh preferensi tradisional, kekhawatiran privasi, dan kurangnya kebijakan yang jelas.Oleh karena itu, organisasi perlu berinvestasi dalam literasi digital, mengembangkan kebijakan penggunaan yang komprehensif, dan menyeimbangkan inovasi digital dengan praktik komunikasi yang sudah ada untuk memaksimalkan manfaat media sosial
<br>Di era digital saat ini, integrasi media sosial ke dalam praktik komunikasi organisasi menjadi hal yang esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menilai adopsi media sosial untuk komunikasi internal, mengidentifikasi platform yang digunakan, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan komunikasi organisasi. Metodologi penelitian kualitatif digunakan untuk menangkap pandangan menyeluruh terkait penggunaan media sosial di tiga organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dan diskusi kelompok terarah dengan 48 peserta yang dengan sengaja dipilih, menggunakan analisis tematik untuk menyaring wawasan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya adopsi selektif terhadap platform seperti Slack dan WhatsApp. Sementara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp" type="image/webp" length="72742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-9df6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-f1114.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/komunikasi-organisasi-bpd-protokol-kuantum-interna-thumb-60cfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37442-liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan</link>
	<guid isPermaLink="false">30114e76950f1ec5acff3bb7d0557d0e</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:40:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ andrew c ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrew,c,central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana perbedaan wilayah di Nigeria memengaruhi frekuensi dan fokus pemberitaan surat kabar mengenai pendaftaran dan pengumpulan PVC, mengingat kemungkinan adanya bias geografis dalam penempatan berita. Kedua, perlu dikaji bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria: Pertama, perlu diteliti bagaimana perbedaan wilayah di Nigeria memengaruhi frekuensi dan fokus pemberitaan surat kabar mengenai pendaftaran dan pengumpulan PVC, mengingat kemungkinan adanya bias geografis dalam penempatan berita. Kedua, perlu dikaji bagaimana format media, seperti pemberitaan cetak dibandingkan media digital atau siaran, memengaruhi keterlibatan publik terhadap proses pendaftaran PVC, karena akses informasi bisa berbeda berdasarkan platform. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap liputan media tentang PVC, termasuk apakah berita yang minim atau netral memengaruhi minat mereka untuk mendaftar sebagai pemilih, sehingga dapat dipahami dampak sosial dari rendahnya intensitas pemberitaan. Studi-studi ini dapat mengungkap hubungan struktural antara media, kewarganegaraan, dan partisipasi politik di konteks demokrasi Nigeria. Selain itu, meneliti faktor internal redaksi, seperti kebijakan editorial atau kepemilikan media, bisa menjelaskan mengapa topik penting seperti PVC tidak menjadi prioritas pemberitaan. Dengan memahami hambatan ini, penelitian lanjutan bisa merancang model pemberitaan yang lebih edukatif dan mendorong partisipasi pemilih secara merata. Pendekatan kualitatif terhadap wartawan atau editor juga bisa mengungkap pertimbangan profesional di balik pengambilan keputusan berita. Lebih jauh, membandingkan temuan ini dengan surat kabar daerah atau media independen dapat menunjukkan variasi praktik jurnalisme di seluruh negeri. Semua ini penting untuk membangun sistem informasi publik yang mendukung integritas pemilu. Studi lanjutan harus mempertimbangkan interaksi antara isu-isu sosial, ekonomi, dan kepercayaan publik terhadap institusi media. Hasilnya bisa menjadi dasar bagi rekomendasi kebijakan bagi regulator media dan lembaga penyelenggara pemilu.. Penelitian ini menemukan bahwa surat kabar Guardian dan Daily Sun memberikan liputan yang sangat terbatas terhadap pendaftaran dan pengumpulan Kartu Pemilih Permanen (PVC) menjelang Pemilihan Presiden 2023 di Nigeria.Liputan tersebut tidak hanya jarang, tetapi juga cenderung ditempatkan di halaman dalam dengan kedalaman materi sekitar seperempat halaman.Selain itu, arah pemberitaan bersifat netral, menunjukkan ketidakberpihakan namun sekaligus minimnya upaya untuk mendorong partisipasi publik secara aktif Dalam angka waktu penelitian ini terdapat sedikitnya liputan surat kabar tentang pendaftaran dan pengumpulan PVC. Bahkan untuk isu penting seperti Pendaftaran dan Pengumpulan PVC di Nigeria. Dalam beberapa kasus lain, pendaftaran dan pengumpulan PVC selalu diletakan pada ruang yang paling tidak terlihat di surat kabar tertentu yang digunakan. Masalah ini perlu dilakukan penelitian. Hal ini dikarenakan para peneliti menilai liputan surat kabar Guardian dan Daily Sun tentang pendaftaran dan pengumpulan PVC. Para peneliti menjelaskan penelitian ini pada teori Agenda setting. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis isi deskriptif. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah 730 edisi surat kabar. Ukuran sampel yang dicapai adalah 168 sedangkan teknik pengambilan sampel bulan komposit digunakan untuk penelitian ini. Lembar kode dan panduan adalah instrumen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-dd212.webp" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-dd212.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-dd212.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-dd212.webp 1x" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" alt="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-cb835.webp" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-cb835.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-cb835.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-cb835.webp 1x" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" alt="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp 1x" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" alt="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37442-liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan" title="JURIS - Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria" target="_blank">Newspaper Coverage of PVC Registration and Collection Against 2023 Presidential Election in Nigeria</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana perbedaan wilayah di Nigeria memengaruhi frekuensi dan fokus pemberitaan surat kabar mengenai pendaftaran dan pengumpulan PVC, mengingat kemungkinan adanya bias geografis dalam penempatan berita. Kedua, perlu dikaji bagaimana format media, seperti pemberitaan cetak dibandingkan media digital atau siaran, memengaruhi keterlibatan publik terhadap proses pendaftaran PVC, karena akses informasi bisa berbeda berdasarkan platform. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap liputan media tentang PVC, termasuk apakah berita yang minim atau netral memengaruhi minat mereka untuk mendaftar sebagai pemilih, sehingga dapat dipahami dampak sosial dari rendahnya intensitas pemberitaan. Studi-studi ini dapat mengungkap hubungan struktural antara media, kewarganegaraan, dan partisipasi politik di konteks demokrasi Nigeria. Selain itu, meneliti faktor internal redaksi, seperti kebijakan editorial atau kepemilikan media, bisa menjelaskan mengapa topik penting seperti PVC tidak menjadi prioritas pemberitaan. Dengan memahami hambatan ini, penelitian lanjutan bisa merancang model pemberitaan yang lebih edukatif dan mendorong partisipasi pemilih secara merata. Pendekatan kualitatif terhadap wartawan atau editor juga bisa mengungkap pertimbangan profesional di balik pengambilan keputusan berita. Lebih jauh, membandingkan temuan ini dengan surat kabar daerah atau media independen dapat menunjukkan variasi praktik jurnalisme di seluruh negeri. Semua ini penting untuk membangun sistem informasi publik yang mendukung integritas pemilu. Studi lanjutan harus mempertimbangkan interaksi antara isu-isu sosial, ekonomi, dan kepercayaan publik terhadap institusi media. Hasilnya bisa menjadi dasar bagi rekomendasi kebijakan bagi regulator media dan lembaga penyelenggara pemilu..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa surat kabar Guardian dan Daily Sun memberikan liputan yang sangat terbatas terhadap pendaftaran dan pengumpulan Kartu Pemilih Permanen (PVC) menjelang Pemilihan Presiden 2023 di Nigeria.Liputan tersebut tidak hanya jarang, tetapi juga cenderung ditempatkan di halaman dalam dengan kedalaman materi sekitar seperempat halaman.Selain itu, arah pemberitaan bersifat netral, menunjukkan ketidakberpihakan namun sekaligus minimnya upaya untuk mendorong partisipasi publik secara aktif
<br>Dalam angka waktu penelitian ini terdapat sedikitnya liputan surat kabar tentang pendaftaran dan pengumpulan PVC. Bahkan untuk isu penting seperti Pendaftaran dan Pengumpulan PVC di Nigeria. Dalam beberapa kasus lain, pendaftaran dan pengumpulan PVC selalu diletakan pada ruang yang paling tidak terlihat di surat kabar tertentu yang digunakan. Masalah ini perlu dilakukan penelitian. Hal ini dikarenakan para peneliti menilai liputan surat kabar Guardian dan Daily Sun tentang pendaftaran dan pengumpulan PVC. Para peneliti menjelaskan penelitian ini pada teori Agenda setting. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis isi deskriptif. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah 730 edisi surat kabar. Ukuran sampel yang dicapai adalah 168 sedangkan teknik pengambilan sampel bulan komposit digunakan untuk penelitian ini. Lembar kode dan panduan adalah instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp" type="image/webp" length="76000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-dd212.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-cb835.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/liputan-surat-registrasi-pvc-pengumpulan-permanen-thumb-f46c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37439-brand-personality-warna-logo-proses-aso</link>
	<guid isPermaLink="false">afe1645cfd7c476b5e6922c99cd7f8e3</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:38:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ faisal akbar ]]></category>
	<category><![CDATA[ jumadi jepri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana suyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akbar,faisal,jepri,jumadi,nana,suyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai proses asosiasi warna dengan brand personality, termasuk mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai proses asosiasi warna dengan brand personality, termasuk mekanisme kognitif yang terlibat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk menggali alasan di balik preferensi warna dan bagaimana warna memengaruhi persepsi konsumen terhadap brand. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang budaya dan demografi untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam asosiasi warna dan brand personality lintas budaya. Hal ini penting untuk memahami bagaimana brand dapat beradaptasi dengan preferensi konsumen yang beragam. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi warna pada logo terhadap pembentukan brand personality, karena dalam praktiknya logo jarang menggunakan satu warna saja. Dengan memahami bagaimana kombinasi warna yang berbeda dapat memengaruhi persepsi konsumen, desainer logo dapat menciptakan logo yang lebih efektif dalam mengkomunikasikan brand personality yang diinginkan.. Warna dapat memengaruhi pembentukan brand personality yang berbeda juga.Dari keenam warna yang diujikan pada penelitian ini lima diantaranya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dimensi brand personality tertentu, kecuali warna hijau.Satu dimensi brand personality tidak hanya dipengaruhi oleh satu warna, tetapi bisa juga dipengaruhi oleh beberapa warna.Pada penelitian ini ditemukan bahwa dimensi excitement dan sincerity dipengaruhi oleh warna kuning.Dimensi competence dipengaruhi warna biru, putih, hitam, dan merah.Dimensi peacefulness dan sophistication hanya dipengaruhi warna putih Brand personality merupakan salah satu alat komunikasi dan media promosi brand yang efektif dan dapat memunculkan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, brand personality perlu AudirancangAy, salah satunya dapat melalui logo brand. Logo brand, khususnya elemen warna logo, dapat dimanfaatkan untuk memunculkan brand personality tertentu yang dapat menarik konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk melihat lebih dalam pengaruh warna pada logo terhadap pembentukan brand personality. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa warna kuning dapat memengaruhi pembentukan brand personality excitement dan sincerity. Warna putih dapat memengaruhi pembentukan brand personality peacefulness dan sophistication. Sedangkan pembentukkan brand personality... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-5e4ef.webp" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-5e4ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-5e4ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-5e4ef.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" alt="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" alt="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-d3499.webp" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-d3499.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-d3499.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-d3499.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" alt="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37439-brand-personality-warna-logo-proses-aso" title="JURIS - Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality" target="_blank">Pengaruh Warna Logo Brand terhadap Brand Personality</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai proses asosiasi warna dengan brand personality, termasuk mekanisme kognitif yang terlibat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk menggali alasan di balik preferensi warna dan bagaimana warna memengaruhi persepsi konsumen terhadap brand. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang budaya dan demografi untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam asosiasi warna dan brand personality lintas budaya. Hal ini penting untuk memahami bagaimana brand dapat beradaptasi dengan preferensi konsumen yang beragam. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi warna pada logo terhadap pembentukan brand personality, karena dalam praktiknya logo jarang menggunakan satu warna saja. Dengan memahami bagaimana kombinasi warna yang berbeda dapat memengaruhi persepsi konsumen, desainer logo dapat menciptakan logo yang lebih efektif dalam mengkomunikasikan brand personality yang diinginkan..
<br>Warna dapat memengaruhi pembentukan brand personality yang berbeda juga.Dari keenam warna yang diujikan pada penelitian ini lima diantaranya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dimensi brand personality tertentu, kecuali warna hijau.Satu dimensi brand personality tidak hanya dipengaruhi oleh satu warna, tetapi bisa juga dipengaruhi oleh beberapa warna.Pada penelitian ini ditemukan bahwa dimensi excitement dan sincerity dipengaruhi oleh warna kuning.Dimensi competence dipengaruhi warna biru, putih, hitam, dan merah.Dimensi peacefulness dan sophistication hanya dipengaruhi warna putih
<br>Brand personality merupakan salah satu alat komunikasi dan media promosi brand yang efektif dan dapat memunculkan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, brand personality perlu AudirancangAy, salah satunya dapat melalui logo brand. Logo brand, khususnya elemen warna logo, dapat dimanfaatkan untuk memunculkan brand personality tertentu yang dapat menarik konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk melihat lebih dalam pengaruh warna pada logo terhadap pembentukan brand personality. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa warna kuning dapat memengaruhi pembentukan brand personality excitement dan sincerity. Warna putih dapat memengaruhi pembentukan brand personality peacefulness dan sophistication. Sedangkan pembentukkan brand personality...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp" type="image/webp" length="76446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-5e4ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-3af79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/brand-personality-warna-logo-proses-asosiasi-eleme-thumb-d3499.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37456-penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">1fe9ab9b78f08eb07258ea3a9383b26b</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:14:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur fauziyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fauziyah,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan metode GUPTA dengan metode penjadwalan lainnya, seperti algoritma genetika atau simulated ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan metode GUPTA dengan metode penjadwalan lainnya, seperti algoritma genetika atau simulated annealing, untuk melihat metode mana yang memberikan hasil optimal terbaik dalam konteks produksi minyak kelapa sawit. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi penjadwalan produksi, seperti ketersediaan bahan baku, kapasitas mesin, dan permintaan pasar, untuk menciptakan model penjadwalan yang lebih komprehensif dan realistis. Ketiga, studi kasus dapat diperluas ke beberapa PT. Perkebunan Nusantara yang berbeda untuk menguji generalisasi metode GUPTA dan mengidentifikasi potensi penyesuaian yang diperlukan untuk kondisi operasional yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri minyak kelapa sawit di Indonesia.. Penelitian ini membahas tentang penjadwalan produksi minyak kelapa sawit dengan merancang urutan job.Waktu untuk setiap job dijadikan acuan untuk melakukan analisis dan mengolah data dalam menghasilkan urutan job yang optimal.Dengan melakukan penghitungan Cmax dari metode GUPTA, didapatkan rekap tabel nilai indikator makespan dan Mean Flow Time.Urutan job yang didapatkan melalui perhitungan Cmax dari metode GUPTA adalah urutan stabilitas job yang paling efisien dengan nilai 920 menit Penjadwalan adalah proses mengendalikan, mengatur, dan memaksimalkan suatu pekerjaan serta beban kerja dalam proses produksi, yang bertujuan untuk meminimalkan waktu proses produksi. Penelitian ini berisi tentang penjadwalan produksi minyak kelapa sawit dengan menghitung waktu produksi setiap job, dengan mencari nilai makespan yang optimal di salah satu PT. Perkebunan Nusantara. Untuk mengoptimalkan penjadwalan mesin digunakan metode GUPTA. Penelitian ini menghasilkan penjadwalan produksi pada mesin dengan urutan J2-J3-J5-J4. Dengan metode GUPTA nilai makespan (overtime) yang dihasilkan 920 menit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" alt="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-c5286.webp" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-c5286.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-c5286.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-c5286.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" alt="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-90e1f.webp" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-90e1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-90e1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-90e1f.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" alt="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37456-penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses" title="JURIS - Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta" target="_blank">Optimasi Penjadwalan Produksi Minyak Kelapa Sawit Dengan Metode Gupta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan metode GUPTA dengan metode penjadwalan lainnya, seperti algoritma genetika atau simulated annealing, untuk melihat metode mana yang memberikan hasil optimal terbaik dalam konteks produksi minyak kelapa sawit. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi penjadwalan produksi, seperti ketersediaan bahan baku, kapasitas mesin, dan permintaan pasar, untuk menciptakan model penjadwalan yang lebih komprehensif dan realistis. Ketiga, studi kasus dapat diperluas ke beberapa PT. Perkebunan Nusantara yang berbeda untuk menguji generalisasi metode GUPTA dan mengidentifikasi potensi penyesuaian yang diperlukan untuk kondisi operasional yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri minyak kelapa sawit di Indonesia..
<br>Penelitian ini membahas tentang penjadwalan produksi minyak kelapa sawit dengan merancang urutan job.Waktu untuk setiap job dijadikan acuan untuk melakukan analisis dan mengolah data dalam menghasilkan urutan job yang optimal.Dengan melakukan penghitungan Cmax dari metode GUPTA, didapatkan rekap tabel nilai indikator makespan dan Mean Flow Time.Urutan job yang didapatkan melalui perhitungan Cmax dari metode GUPTA adalah urutan stabilitas job yang paling efisien dengan nilai 920 menit
<br>Penjadwalan adalah proses mengendalikan, mengatur, dan memaksimalkan suatu pekerjaan serta beban kerja dalam proses produksi, yang bertujuan untuk meminimalkan waktu proses produksi. Penelitian ini berisi tentang penjadwalan produksi minyak kelapa sawit dengan menghitung waktu produksi setiap job, dengan mencari nilai makespan yang optimal di salah satu PT. Perkebunan Nusantara. Untuk mengoptimalkan penjadwalan mesin digunakan metode GUPTA. Penelitian ini menghasilkan penjadwalan produksi pada mesin dengan urutan J2-J3-J5-J4. Dengan metode GUPTA nilai makespan (overtime) yang dihasilkan 920 menit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp" type="image/webp" length="74154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-b893e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-c5286.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/penjadwalan-produksi-minyak-harga-proses-wawancara-thumb-90e1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13169-admathedu-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas dan Republika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas dan Republika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas dan Republika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37440-boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram</link>
	<guid isPermaLink="false">d7bc95f42199534fe389c78484f3996a</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:04:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas framing yang digunakan Kompas.com dan Republika.co.id memengaruhi perubahan sikap konsumen dalam memilih produk sehari-hari pasca-fatwa MUI. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari narasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas framing yang digunakan Kompas.com dan Republika.co.id memengaruhi perubahan sikap konsumen dalam memilih produk sehari-hari pasca-fatwa MUI. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari narasi boikot terhadap sektor ekonomi mikro, khususnya usaha kecil dan menengah yang bergantung pada bahan baku impor yang mungkin terafiliasi dengan Israel. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif tentang respons media-media Islam lainnya di Indonesia terhadap fatwa serupa, untuk melihat apakah pola framing Republika.co.id bersifat dominan atau unik di antara media Islam lainnya. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang hubungan antara media, agama, dan perilaku publik dalam konteks isu global. Selain itu, pendekatan kuantitatif terhadap persepsi pembaca setelah membaca framing berbeda bisa melengkapi temuan kualitatif sebelumnya. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan jurnalisme yang bertanggung jawab di tengah tekanan ideologis. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran media sosial dalam memperluas atau mengubah framing media arus utama. Pertanyaan tentang bagaimana generasi muda menginterpretasikan dua framing berbeda ini juga layak dieksplorasi. Hasilnya dapat digunakan untuk menyusun panduan media dalam menyampaikan isu sensitif agama dan politik internasional. Pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika ini akan bermanfaat bagi akademisi, praktisi media, dan pembuat kebijakan.. Com mengemas berita dengan framing yang sesuai dengan ideologinya sebagai media nasionalis yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi, sehingga pemberitaannya bersifat netral dan mengajak masyarakat untuk selektif dalam melakukan boikot produk yang terafiliasi dengan Israel.id mengonstruksi pemberitaan secara terang-terangan untuk mengarahkan pembaca agar wajib mengikuti fatwa haram MUI melalui aksi boikot produk pro Israel.Perbedaan ini mencerminkan latar belakang ideologis masing-masing media, di mana Kompas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan fatwa haram MUI tentang pengharaman produk pro Israel di media online Kompas.com dan Republika.co.id yang ditampilkan pada tanggal 10-19 November 2023. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang terdiri dari empat perangkat struktur yakni sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan dalam melakukan pembingkaian berita antara Kompas.com dan Republika.co.id. Hal ini dapat dilihat bahwa Kompas.com menyajikan pemberitaan yang sifatnya netral dan tidak condong kepada satu pihak. Sedangkan Republika.co.id dalam pemberitaannya terlihat lebih memihak pemerintah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-b455c.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-b455c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-b455c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-b455c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-bbc5f.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-bbc5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-bbc5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-bbc5f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37440-boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id" target="_blank">Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas.com dan Republika.co.id</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas framing yang digunakan Kompas.com dan Republika.co.id memengaruhi perubahan sikap konsumen dalam memilih produk sehari-hari pasca-fatwa MUI. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari narasi boikot terhadap sektor ekonomi mikro, khususnya usaha kecil dan menengah yang bergantung pada bahan baku impor yang mungkin terafiliasi dengan Israel. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif tentang respons media-media Islam lainnya di Indonesia terhadap fatwa serupa, untuk melihat apakah pola framing Republika.co.id bersifat dominan atau unik di antara media Islam lainnya. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang hubungan antara media, agama, dan perilaku publik dalam konteks isu global. Selain itu, pendekatan kuantitatif terhadap persepsi pembaca setelah membaca framing berbeda bisa melengkapi temuan kualitatif sebelumnya. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan jurnalisme yang bertanggung jawab di tengah tekanan ideologis. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran media sosial dalam memperluas atau mengubah framing media arus utama. Pertanyaan tentang bagaimana generasi muda menginterpretasikan dua framing berbeda ini juga layak dieksplorasi. Hasilnya dapat digunakan untuk menyusun panduan media dalam menyampaikan isu sensitif agama dan politik internasional. Pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika ini akan bermanfaat bagi akademisi, praktisi media, dan pembuat kebijakan..
<br>Com mengemas berita dengan framing yang sesuai dengan ideologinya sebagai media nasionalis yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi, sehingga pemberitaannya bersifat netral dan mengajak masyarakat untuk selektif dalam melakukan boikot produk yang terafiliasi dengan Israel.id mengonstruksi pemberitaan secara terang-terangan untuk mengarahkan pembaca agar wajib mengikuti fatwa haram MUI melalui aksi boikot produk pro Israel.Perbedaan ini mencerminkan latar belakang ideologis masing-masing media, di mana Kompas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan fatwa haram MUI tentang pengharaman produk pro Israel di media online Kompas.com dan Republika.co.id yang ditampilkan pada tanggal 10-19 November 2023. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang terdiri dari empat perangkat struktur yakni sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan dalam melakukan pembingkaian berita antara Kompas.com dan Republika.co.id. Hal ini dapat dilihat bahwa Kompas.com menyajikan pemberitaan yang sifatnya netral dan tidak condong kepada satu pihak. Sedangkan Republika.co.id dalam pemberitaannya terlihat lebih memihak pemerintah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp" type="image/webp" length="86334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-b455c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-bbc5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/boikot-produk-israel-fatwa-haram-mui-analisis-fram-thumb-a5bc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-279-umsu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16145-jurnal-intervensi-sosial-pembangunan-jisp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM ANN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM ANN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM ANN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37447-occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-kay</link>
	<guid isPermaLink="false">1f72b8ba42c54ac66cb5af91e7c1db9f</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:03:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anisa amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ performa na ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,anisa,na,performa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi fitur-fitur lain selain GLCM yang relevan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi fitur-fitur lain selain GLCM yang relevan dengan tekstur kayu, seperti Local Binary Pattern (LBP) atau Wavelet Transform, untuk meningkatkan kemampuan diskriminasi model. Kedua, pengembangan model machine learning yang lebih kompleks, seperti Convolutional Neural Network (CNN), dapat dipertimbangkan untuk secara otomatis mempelajari fitur-fitur yang paling relevan dari citra kayu. Ketiga, perlu dilakukan pengumpulan data yang lebih besar dan beragam, termasuk variasi jenis kayu, kondisi pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar, untuk meningkatkan generalisasi model dan mengurangi risiko overfitting. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan sistem klasifikasi jenis kayu yang lebih akurat, robust, dan dapat diandalkan untuk aplikasi di berbagai bidang, seperti industri perkayuan dan pengelolaan hutan.. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Artificial Neural Network dan ekstraksi fitur GLCM dengan k-fold = 10 menghasilkan klasifikasi yang lebih baik dibandingkan k-fold = 5.Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 46%, presisi 43%, recall 42,5%, dan F1-Score 42% dengan sudut GLCM 90A.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi jenis kayu dengan memperbaiki model dan teknik ekstraksi fitur yang digunakan.Pengembangan sistem ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam identifikasi jenis kayu secara cepat dan akurat Di Indonesia, berbagai jenis kayu tumbuh dan berkembang dengan karakteristik dan manfaat yang beragam. Setiap jenis kayu memiliki perbedaan tekstur dan serat, untuk mengklasifikasikannya harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang tekstur dan serat kayu. Sistem identifikasi jenis kayu diperlukan untuk membantu proses klasifikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan Kayu Jati, Kayu Sengon, Kayu Mahoni, dan Kayu Gmelina yang banyak diperjualbelikan di Indonesia. Metode klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jaringan Syaraf Tiruan dengan ekstraksi Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Tahapan pra-pemrosesan meliputi Histogram Equalization, filtering, konversi citra ke dalam bentuk grayscale, dan augmentasi data. Ekstraksi fitur hasil pre-processing menggunakan GLCM yang diambil yaitu kontras,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9a07c.webp" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9a07c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9a07c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9a07c.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" alt="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" alt="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9b6ec.webp" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9b6ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9b6ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9b6ec.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" alt="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37447-occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-kay" title="JURIS - Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN" target="_blank">Klasifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Tekstur Serat Kayu Menggunakan GLCM - ANN</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi fitur-fitur lain selain GLCM yang relevan dengan tekstur kayu, seperti Local Binary Pattern (LBP) atau Wavelet Transform, untuk meningkatkan kemampuan diskriminasi model. Kedua, pengembangan model machine learning yang lebih kompleks, seperti Convolutional Neural Network (CNN), dapat dipertimbangkan untuk secara otomatis mempelajari fitur-fitur yang paling relevan dari citra kayu. Ketiga, perlu dilakukan pengumpulan data yang lebih besar dan beragam, termasuk variasi jenis kayu, kondisi pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar, untuk meningkatkan generalisasi model dan mengurangi risiko overfitting. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan sistem klasifikasi jenis kayu yang lebih akurat, robust, dan dapat diandalkan untuk aplikasi di berbagai bidang, seperti industri perkayuan dan pengelolaan hutan..
<br>Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Artificial Neural Network dan ekstraksi fitur GLCM dengan k-fold = 10 menghasilkan klasifikasi yang lebih baik dibandingkan k-fold = 5.Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 46%, presisi 43%, recall 42,5%, dan F1-Score 42% dengan sudut GLCM 90A.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi jenis kayu dengan memperbaiki model dan teknik ekstraksi fitur yang digunakan.Pengembangan sistem ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam identifikasi jenis kayu secara cepat dan akurat
<br>Di Indonesia, berbagai jenis kayu tumbuh dan berkembang dengan karakteristik dan manfaat yang beragam. Setiap jenis kayu memiliki perbedaan tekstur dan serat, untuk mengklasifikasikannya harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang tekstur dan serat kayu. Sistem identifikasi jenis kayu diperlukan untuk membantu proses klasifikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan Kayu Jati, Kayu Sengon, Kayu Mahoni, dan Kayu Gmelina yang banyak diperjualbelikan di Indonesia. Metode klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jaringan Syaraf Tiruan dengan ekstraksi Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Tahapan pra-pemrosesan meliputi Histogram Equalization, filtering, konversi citra ke dalam bentuk grayscale, dan augmentasi data. Ekstraksi fitur hasil pre-processing menggunakan GLCM yang diambil yaitu kontras,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp" type="image/webp" length="71512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9a07c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-b3b28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/occurrence-matrix-glcm-partikel-kayu-jati-ikan-ann-thumb-9b6ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non dominated Sorting Genetic Algorithm II NSGA II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non dominated Sorting Genetic Algorithm II NSGA II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non dominated Sorting Genetic Algorithm II NSGA II ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37450-faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-ka</link>
	<guid isPermaLink="false">2f94e567d176a04065d224bcb863bc8f</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:57:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anisa amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ performa na ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,anisa,na,performa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan variasi respons pasien terhadap kemoterapi berdasarkan profil genetik individu. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan data ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II): Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan variasi respons pasien terhadap kemoterapi berdasarkan profil genetik individu. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan data klinis real-time ke dalam model optimisasi, memungkinkan penyesuaian jadwal dosis secara dinamis berdasarkan kondisi pasien. Terakhir, eksplorasi penggunaan metode pembelajaran mesin untuk memprediksi toksisitas obat dan mengoptimalkan jadwal dosis secara personal dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan keamanan terapi kemoterapi kanker, serta mengurangi efek samping yang merugikan bagi pasien. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual dan data klinis secara komprehensif, kita dapat bergerak menuju pendekatan pengobatan kanker yang lebih presisi dan personal.. Penelitian ini berhasil membangun model optimisasi penjadwalan obat pada kemoterapi kanker yang diselesaikan dengan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II).Implementasi NSGA-II menghasilkan solusi yang layak dan efisien, dengan jadwal pemberian obat optimal setiap 8 hari selama 106 hari.Secara keseluruhan, NSGA-II menunjukkan adaptasi terhadap kendala-kendala teknik yang dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan ringan, adaptif, dan efektif untuk optimisasi penjadwalan obat kemoterapi kanker Pada penelitian ini dikembangkan model matematika untuk penjadwalan obat kemoterapi kanker, yaitu masalah menjadwalkan obat yang diberikan kepada pasien. Model matematika yang disusun mempunyai fungsi tujuan mengurangi sel kanker sekaligus mengurangi toksisitas dalam tubuh pasien, dengan kendala-kendala berupa batasan untuk jumlah sel sehat, sel kanker, konsentrasi obat, dan toksisitas pasien. Variabel-variabel yang berpengaruh dan saling berkaitan disusun dalam sebuah system persamaan diferensial yang terdiri dari jumlah sel sehat, jumlah sel kanker, dosis obat, konsentrasi obat, toksisitas pasien dan pengaruh obat, yang menggambarkan kemoterapi kanker non... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp 1x" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" alt="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-bf977.webp" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-bf977.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-bf977.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-bf977.webp 1x" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" alt="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-e58b3.webp" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-e58b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-e58b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-e58b3.webp 1x" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" alt="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37450-faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-ka" title="JURIS - Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)" target="_blank">Model Matematika Penjadwalan Obat Kemoterapi Kanker secara Optimal Menggunakan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II)</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan variasi respons pasien terhadap kemoterapi berdasarkan profil genetik individu. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan data klinis real-time ke dalam model optimisasi, memungkinkan penyesuaian jadwal dosis secara dinamis berdasarkan kondisi pasien. Terakhir, eksplorasi penggunaan metode pembelajaran mesin untuk memprediksi toksisitas obat dan mengoptimalkan jadwal dosis secara personal dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan keamanan terapi kemoterapi kanker, serta mengurangi efek samping yang merugikan bagi pasien. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual dan data klinis secara komprehensif, kita dapat bergerak menuju pendekatan pengobatan kanker yang lebih presisi dan personal..
<br>Penelitian ini berhasil membangun model optimisasi penjadwalan obat pada kemoterapi kanker yang diselesaikan dengan Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II).Implementasi NSGA-II menghasilkan solusi yang layak dan efisien, dengan jadwal pemberian obat optimal setiap 8 hari selama 106 hari.Secara keseluruhan, NSGA-II menunjukkan adaptasi terhadap kendala-kendala teknik yang dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan ringan, adaptif, dan efektif untuk optimisasi penjadwalan obat kemoterapi kanker
<br>Pada penelitian ini dikembangkan model matematika untuk penjadwalan obat kemoterapi kanker, yaitu masalah menjadwalkan obat yang diberikan kepada pasien. Model matematika yang disusun mempunyai fungsi tujuan mengurangi sel kanker sekaligus mengurangi toksisitas dalam tubuh pasien, dengan kendala-kendala berupa batasan untuk jumlah sel sehat, sel kanker, konsentrasi obat, dan toksisitas pasien. Variabel-variabel yang berpengaruh dan saling berkaitan disusun dalam sebuah system persamaan diferensial yang terdiri dari jumlah sel sehat, jumlah sel kanker, dosis obat, konsentrasi obat, toksisitas pasien dan pengaruh obat, yang menggambarkan kemoterapi kanker non...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp" type="image/webp" length="87850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-926a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-bf977.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/faktor-individual-pasien-sel-kanker-paru-terapi-hb-thumb-e58b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37437-bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-e</link>
	<guid isPermaLink="false">1899e03f72dc6e03eeeda83cda6e4851</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:48:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ al haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,haris]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi penyebaran penyakit tuberculosis, seperti tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi penyebaran penyakit tuberculosis, seperti tingkat kepadatan penduduk, akses terhadap layanan kesehatan, dan status gizi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan variabel-variabel baru ke dalam model SITR yang telah dikembangkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pengendalian penyakit tuberculosis yang lebih efektif, misalnya dengan mengoptimalkan penggunaan masker medis, meningkatkan cakupan pengobatan, dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan tuberculosis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai jenis masker medis dalam mencegah penyebaran tuberculosis, serta menganalisis dampak penggunaan masker terhadap perilaku masyarakat dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyakit tuberculosis di Indonesia.. Penelitian ini menghasilkan model matematika penyakit tuberculosis dengan kompartemen Susceptible without mask (S), Susceptible With Mask (.), Infected without mask (I), Infected with mask (.Model ini memiliki dua titik ekuilibrium, yaitu titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik.Hasil analisis menunjukkan bahwa jika bilangan reproduksi dasar (.0) kurang dari 1, maka penyakit tuberculosis akan menghilang dari populasi.0 lebih besar dari 1, penyakit tuberculosis akan tetap ada dalam populasi Penelitian ini mengembangkan model SITR pada penyakit tuberculosis dengan menambahkan penggunaan masker medis dan treatment. Populasi dibagi menjadi Susceptible without mask (S) yaitu individu rentan tidak menggunakan masker medis, Susceptible With Mask (??) yaitu individu rentan dengan menggunakan masker medis, Infected without mask (I) yaitu individu terinfeksi yang tidak menggunakan masker medis, Infected with mask (??) yaitu individu terinfeksi yang menggunakan masker medis, Treatment (T) yaitu jumlah individu yang melakukan pengobatan, Recovered (R) yaitu jumlah individu sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan titik ekuilibrium bebas penyakit dan endemik penyakit, bilangan reproduksi dasar ?0, analisis kestabilan dan simulasi numerik. Berdasarkan hasil penelitian hasil uji kestabilan titik ekuilibrium menggunakan nilai eigen diperoleh bahwa jika ?0 < 1 maka titik ekuilibrium... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" alt="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-2ae22.webp" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-2ae22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-2ae22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-2ae22.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" alt="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-65bea.webp" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-65bea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-65bea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-65bea.webp 1x" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" alt="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37437-bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-e" title="JURIS - Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment" target="_blank">Pemodelan SITR Pada Penyebaran Penyakit Tuberculosis Dengan Penggunaan Masker Medis Dan Treatment</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi penyebaran penyakit tuberculosis, seperti tingkat kepadatan penduduk, akses terhadap layanan kesehatan, dan status gizi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan variabel-variabel baru ke dalam model SITR yang telah dikembangkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pengendalian penyakit tuberculosis yang lebih efektif, misalnya dengan mengoptimalkan penggunaan masker medis, meningkatkan cakupan pengobatan, dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan tuberculosis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai jenis masker medis dalam mencegah penyebaran tuberculosis, serta menganalisis dampak penggunaan masker terhadap perilaku masyarakat dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyakit tuberculosis di Indonesia..
<br>Penelitian ini menghasilkan model matematika penyakit tuberculosis dengan kompartemen Susceptible without mask (S), Susceptible With Mask (.), Infected without mask (I), Infected with mask (.Model ini memiliki dua titik ekuilibrium, yaitu titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik.Hasil analisis menunjukkan bahwa jika bilangan reproduksi dasar (.0) kurang dari 1, maka penyakit tuberculosis akan menghilang dari populasi.0 lebih besar dari 1, penyakit tuberculosis akan tetap ada dalam populasi
<br>Penelitian ini mengembangkan model SITR pada penyakit tuberculosis dengan menambahkan penggunaan masker medis dan treatment. Populasi dibagi menjadi Susceptible without mask (S) yaitu individu rentan tidak menggunakan masker medis, Susceptible With Mask (??) yaitu individu rentan dengan menggunakan masker medis, Infected without mask (I) yaitu individu terinfeksi yang tidak menggunakan masker medis, Infected with mask (??) yaitu individu terinfeksi yang menggunakan masker medis, Treatment (T) yaitu jumlah individu yang melakukan pengobatan, Recovered (R) yaitu jumlah individu sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan titik ekuilibrium bebas penyakit dan endemik penyakit, bilangan reproduksi dasar ?0, analisis kestabilan dan simulasi numerik. Berdasarkan hasil penelitian hasil uji kestabilan titik ekuilibrium menggunakan nilai eigen diperoleh bahwa jika ?0 < 1 maka titik ekuilibrium...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp" type="image/webp" length="76696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-50d00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-2ae22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/bilangan-reproduksi-kestabilan-model-nilai-eigen-t-thumb-65bea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL PKO MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION PRR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL PKO MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION PRR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL PKO MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION PRR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37454-pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor</link>
	<guid isPermaLink="false">3381bcee2fe300353a7a16aba259ab1d</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:40:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai interaksi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan PKO, misalnya, bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai interaksi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan PKO, misalnya, bagaimana kombinasi antara kondisi mesin pengepresan dan kadar air ampas mempengaruhi tingkat kehilangan PKO. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif mekanisme kehilangan PKO. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan lebih banyak perusahaan kelapa sawit untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif mengenai faktor-faktor penyebab kehilangan PKO di berbagai kondisi operasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sensor dan sistem monitoring real-time untuk memantau secara kontinu parameter-parameter kunci yang mempengaruhi kehilangan PKO, sehingga dapat dilakukan tindakan korektif secara cepat dan tepat untuk meminimalkan kerugian.. Kehilangan Palm Kernel Oil terhadap mesin pengepresan dan kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar minyak pada ampas memberikan pengaruh positif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing 0,004826377 dan 0,000522460, yang berarti semakin banyak kehilangan PKO terhadap mesin pengepresan dan terhadap kadar minyak pada ampas maka akan semakin banyak pula kehilangan PKO disaat produksi.Kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar air pada ampas dan kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar minyak pada biji memberikan pengaruh negatif terhadap penyebab kehilangan Palm Kernel Oil dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing -0,002898930 dan -0,001407629, yang artinya semakin sedikit kehilangan PKO terhadap kadar air pada ampas dan jumlah kehilangan PKO terhadap kadar minyak pada biji maka akan sedikit pula kehilangan PKO saat produksi Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh positif dan negatif terhadap kehilangan Palm Kernel Oil (PKO) pada PT. AJP. Metode yang digunakan adalah identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan PKO di perusahaan PT. AJP, serta menghitung nilai estimasi parameter jumlah kehilangan PKO dengan model Poisson Ridge Regression (PRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendugaan parameter model PRR sedikit berbeda dengan pendugaan regresi Poisson. Dari empat variabel prediktor, dua variabel memberikan pengaruh negatif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing -0,002898930 dan -0,001407629, dan dua variabel lainnya memberikan pengaruh positif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing 0,004826377 dan 0,000522460 terhadap kehilangan Palm... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-f9e13.webp" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-f9e13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-f9e13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-f9e13.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" alt="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" alt="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-faf19.webp" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-faf19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-faf19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-faf19.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" alt="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37454-pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor" title="JURIS - ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)" target="_blank">ANALISIS PENYEBAB KEHILANGAN PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN POISSON RIDGE REGRESSION (PRR)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai interaksi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan PKO, misalnya, bagaimana kombinasi antara kondisi mesin pengepresan dan kadar air ampas mempengaruhi tingkat kehilangan PKO. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif mekanisme kehilangan PKO. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan lebih banyak perusahaan kelapa sawit untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif mengenai faktor-faktor penyebab kehilangan PKO di berbagai kondisi operasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sensor dan sistem monitoring real-time untuk memantau secara kontinu parameter-parameter kunci yang mempengaruhi kehilangan PKO, sehingga dapat dilakukan tindakan korektif secara cepat dan tepat untuk meminimalkan kerugian..
<br>Kehilangan Palm Kernel Oil terhadap mesin pengepresan dan kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar minyak pada ampas memberikan pengaruh positif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing 0,004826377 dan 0,000522460, yang berarti semakin banyak kehilangan PKO terhadap mesin pengepresan dan terhadap kadar minyak pada ampas maka akan semakin banyak pula kehilangan PKO disaat produksi.Kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar air pada ampas dan kehilangan Palm Kernel Oil terhadap kadar minyak pada biji memberikan pengaruh negatif terhadap penyebab kehilangan Palm Kernel Oil dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing -0,002898930 dan -0,001407629, yang artinya semakin sedikit kehilangan PKO terhadap kadar air pada ampas dan jumlah kehilangan PKO terhadap kadar minyak pada biji maka akan sedikit pula kehilangan PKO saat produksi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh positif dan negatif terhadap kehilangan Palm Kernel Oil (PKO) pada PT. AJP. Metode yang digunakan adalah identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan PKO di perusahaan PT. AJP, serta menghitung nilai estimasi parameter jumlah kehilangan PKO dengan model Poisson Ridge Regression (PRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendugaan parameter model PRR sedikit berbeda dengan pendugaan regresi Poisson. Dari empat variabel prediktor, dua variabel memberikan pengaruh negatif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing -0,002898930 dan -0,001407629, dan dua variabel lainnya memberikan pengaruh positif dengan nilai estimasi parameter PRR masing-masing 0,004826377 dan 0,000522460 terhadap kehilangan Palm...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp" type="image/webp" length="78644" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-f9e13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-9d6d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pko-poisson-ridge-regression-kehilangan-faktor-pen-thumb-faf19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13169-admathedu-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37451-dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya</link>
	<guid isPermaLink="false">fe59586fb4390b4a1347a08a9807693b</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:34:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji variabel eksternal seperti budaya organisasi atau dukungan struktural yang mungkin memengaruhi ketidaksignifikanan keahlian dan daya tarik dalam memengaruhi kinerja. Kedua, diperlukan studi mendalam tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji variabel eksternal seperti budaya organisasi atau dukungan struktural yang mungkin memengaruhi ketidaksignifikanan keahlian dan daya tarik dalam memengaruhi kinerja. Kedua, diperlukan studi mendalam tentang bagaimana bentuk komunikasi transparan yang paling efektif dalam membangun keterpercayaan di organisasi mahasiswa, termasuk frekuensi, saluran, dan konten komunikasi yang ideal. Ketiga, penelitian bisa diekspansi dengan pendekatan kualitatif untuk menggali pengalaman langsung para pengurus mengenai momen-momen krusial yang membentuk atau merusak kepercayaan terhadap pimpinan, sehingga bisa dirancang model kredibilitas berbasis kepercayaan yang kontekstual bagi organisasi kemahasiswaan.. Kredibilitas komunikator melalui keahlian dan daya tarik kurang berpengaruh terhadap kinerja pengurus BEM FISIP UNSIKA 2023, sedangkan keterpercayaan berpengaruh signifikan.Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi faktor utama dalam efektivitas kepemimpinan di organisasi mahasiswa.Untuk meningkatkan kinerja, pemimpin perlu membangun keterpercayaan secara konsisten melalui komunikasi yang transparan dan keterlibatan aktif Penelitian ini menganalisis pengaruh kredibilitas komunikator Ketua BEM FISIP UNSIKA 2023 terhadap kinerja pengurus. Kredibilitas komunikator diukur melalui keahlian, keterpercayaan, dan daya tarik. Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear sederhana terhadap 58 pengurus BEM FISIP UNSIKA, hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpercayaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan keahlian dan daya tarik tidak berdampak secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif dalam organisasi mahasiswa lebih ditentukan oleh kepercayaan pengurus terhadap pemimpinnya dibandingkan faktor lain. Rekomendasi bagi pemimpin organisasi mahasiswa adalah membangun keterpercayaan melalui komunikasi yang transparan, responsif, serta keterlibatan aktif dalam dinamika organisasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-088a5.webp" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-088a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-088a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-088a5.webp 1x" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" alt="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp 1x" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" alt="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-d3464.webp" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-d3464.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-d3464.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-d3464.webp 1x" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" alt="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37451-dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya" title="JURIS - Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi" target="_blank">Kredibilitas sebagai Kontruksi Sosial Komunikasi dalam Mempengaruhi Komunikator pada Organisasi</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji variabel eksternal seperti budaya organisasi atau dukungan struktural yang mungkin memengaruhi ketidaksignifikanan keahlian dan daya tarik dalam memengaruhi kinerja. Kedua, diperlukan studi mendalam tentang bagaimana bentuk komunikasi transparan yang paling efektif dalam membangun keterpercayaan di organisasi mahasiswa, termasuk frekuensi, saluran, dan konten komunikasi yang ideal. Ketiga, penelitian bisa diekspansi dengan pendekatan kualitatif untuk menggali pengalaman langsung para pengurus mengenai momen-momen krusial yang membentuk atau merusak kepercayaan terhadap pimpinan, sehingga bisa dirancang model kredibilitas berbasis kepercayaan yang kontekstual bagi organisasi kemahasiswaan..
<br>Kredibilitas komunikator melalui keahlian dan daya tarik kurang berpengaruh terhadap kinerja pengurus BEM FISIP UNSIKA 2023, sedangkan keterpercayaan berpengaruh signifikan.Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi faktor utama dalam efektivitas kepemimpinan di organisasi mahasiswa.Untuk meningkatkan kinerja, pemimpin perlu membangun keterpercayaan secara konsisten melalui komunikasi yang transparan dan keterlibatan aktif
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh kredibilitas komunikator Ketua BEM FISIP UNSIKA 2023 terhadap kinerja pengurus. Kredibilitas komunikator diukur melalui keahlian, keterpercayaan, dan daya tarik. Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear sederhana terhadap 58 pengurus BEM FISIP UNSIKA, hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpercayaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan keahlian dan daya tarik tidak berdampak secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif dalam organisasi mahasiswa lebih ditentukan oleh kepercayaan pengurus terhadap pemimpinnya dibandingkan faktor lain. Rekomendasi bagi pemimpin organisasi mahasiswa adalah membangun keterpercayaan melalui komunikasi yang transparan, responsif, serta keterlibatan aktif dalam dinamika organisasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp" type="image/webp" length="80016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-088a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-0a14e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/dosen-organisasi-mahasiswa-sumber-daya-budaya-disi-thumb-d3464.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-279-umsu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16145-jurnal-intervensi-sosial-pembangunan-jisp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performa Nayve Bayes SVM dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performa Nayve Bayes SVM dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performa Nayve Bayes SVM dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37449-data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e3e265e456704af0826060834586360b</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:22:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anisa amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ performa na ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,anisa,na,performa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas sumber data analisis sentimen tidak hanya dari Twitter, tetapi juga dari platform media sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan forum online untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas sumber data analisis sentimen tidak hanya dari Twitter, tetapi juga dari platform media sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan forum online untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi publik terhadap IndiHome. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan model transformer lain seperti IndoRoBERTa atau IndoGPT untuk membandingkan performanya dengan IndoBERT dalam konteks analisis sentimen layanan internet Indonesia. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada identifikasi aspek-aspek spesifik dari layanan IndiHome yang paling memengaruhi sentimen negatif, seperti kecepatan internet, kestabilan koneksi, atau kualitas layanan pelanggan, dengan menggunakan teknik aspect-based sentiment analysis. Hal ini akan memberikan informasi yang lebih detail dan actionable bagi IndiHome dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan mempertimbangkan kompleksitas dan dinamika layanan internet, penelitian lanjutan juga dapat mengintegrasikan data kuantitatif seperti data penggunaan bandwidth dan data gangguan layanan dengan data sentimen untuk mendapatkan pemahaman yang lebih holistik mengenai pengalaman pelanggan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model IndoBERT menunjukkan performa terbaik dalam analisis sentimen Twitter terkait layanan IndiHome, dengan akurasi 0,96 dan F1-score makro 0,95.Teknik penanganan data tidak seimbang, seperti SMOTE dan pembobotan kelas, efektif meningkatkan performa model Nayve Bayes dan SVM.Opini negatif mendominasi sentimen publik terhadap IndiHome, terutama terkait kecepatan dan kestabilan layanan, yang perlu menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa tiga pendekatan analisis sentimen, yaitu Nayve Bayes, Support Vector Machine (SVM), dan Indonesian Bidirectional Encoder Representations from Transformers (IndoBERT), pada layanan IndiHome menggunakan data Twitter. Keterbatasan model tradisional melatarbelakangi penelitian ini dalam mengenali opini positif dan tantangan ketidakseimbangan data yang sering muncul dalam analisis berbasis media sosial. Data penelitian berupa 7393 tweet (Januari 2019AeAgustus 2024) yang dilabeli secara manual menjadi sentimen positif dan negatif. Model dievaluasi menggunakan stratified 10-fold cross validation dan data uji, dengan penerapan teknik penanganan ketidakseimbangan berupa Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) dan pembobotan kelas (class... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-3eac5.webp" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-3eac5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-3eac5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-3eac5.webp 1x" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" alt="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp 1x" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" alt="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-2d31d.webp" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-2d31d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-2d31d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-2d31d.webp 1x" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" alt="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37449-data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi" title="JURIS - Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang" target="_blank">Performa Nayve Bayes, SVM, dan IndoBERT pada Analisis Sentimen Twitter IndiHome dengan Strategi Penanganan Data Tidak Seimbang</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas sumber data analisis sentimen tidak hanya dari Twitter, tetapi juga dari platform media sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan forum online untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi publik terhadap IndiHome. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan model transformer lain seperti IndoRoBERTa atau IndoGPT untuk membandingkan performanya dengan IndoBERT dalam konteks analisis sentimen layanan internet Indonesia. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada identifikasi aspek-aspek spesifik dari layanan IndiHome yang paling memengaruhi sentimen negatif, seperti kecepatan internet, kestabilan koneksi, atau kualitas layanan pelanggan, dengan menggunakan teknik aspect-based sentiment analysis. Hal ini akan memberikan informasi yang lebih detail dan actionable bagi IndiHome dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan mempertimbangkan kompleksitas dan dinamika layanan internet, penelitian lanjutan juga dapat mengintegrasikan data kuantitatif seperti data penggunaan bandwidth dan data gangguan layanan dengan data sentimen untuk mendapatkan pemahaman yang lebih holistik mengenai pengalaman pelanggan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model IndoBERT menunjukkan performa terbaik dalam analisis sentimen Twitter terkait layanan IndiHome, dengan akurasi 0,96 dan F1-score makro 0,95.Teknik penanganan data tidak seimbang, seperti SMOTE dan pembobotan kelas, efektif meningkatkan performa model Nayve Bayes dan SVM.Opini negatif mendominasi sentimen publik terhadap IndiHome, terutama terkait kecepatan dan kestabilan layanan, yang perlu menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa tiga pendekatan analisis sentimen, yaitu Nayve Bayes, Support Vector Machine (SVM), dan Indonesian Bidirectional Encoder Representations from Transformers (IndoBERT), pada layanan IndiHome menggunakan data Twitter. Keterbatasan model tradisional melatarbelakangi penelitian ini dalam mengenali opini positif dan tantangan ketidakseimbangan data yang sering muncul dalam analisis berbasis media sosial. Data penelitian berupa 7393 tweet (Januari 2019AeAgustus 2024) yang dilabeli secara manual menjadi sentimen positif dan negatif. Model dievaluasi menggunakan stratified 10-fold cross validation dan data uji, dengan penerapan teknik penanganan ketidakseimbangan berupa Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) dan pembobotan kelas (class...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp" type="image/webp" length="102252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-3eac5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-18f86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/data-twitter-evaluasi-performa-model-validasi-uji-thumb-2d31d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37458-didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj</link>
	<guid isPermaLink="false">c193c9bc3ed77401afe3ff2a7fe3b0f9</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:18:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur fauziyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fauziyah,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi matematika yang lebih kompleks, seperti aljabar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi matematika yang lebih kompleks, seperti aljabar atau geometri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur pemahaman konsep matematika siswa dalam konteks pembelajaran berdiferensiasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti motivasi belajar dan lingkungan keluarga, terhadap efektivitas pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, khususnya dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar siswa dan meningkatkan pemahaman konsep matematika mereka secara mendalam. Dengan demikian, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran matematika di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dalam kehidupan sehari-hari.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman konsep peserta didik yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi lebih optimal dibandingkan dengan peserta didik yang menerapkan pembelajaran non berdiferensiasi.Selain itu, terdapat perbedaan signifikan dalam pemahaman konsep matematika antara kedua kelompok tersebut, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis Independent Sample T Test yang menunjukkan nilai Sig.Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika peserta didik dalam pembelajaran berdiferensiasi pada proses berdasarkan perbedaan gaya belajar peserta didik serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara peserta didik yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan peserta didik yang menerapkan pembelajaran non berdiferensiasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B dan VII C SMP Darul Islam Gresik. Data diperoleh dari instrumen yang berupa angket gaya belajar untuk mengelompokkan peserta didik sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki masing-masing peserta didik serta berupa tes soal pemahaman konsep matematika untuk mengetahui nilai hasil tes dari peserta didik. Nilai yang diperoleh peserta didik akan dilakukan pengujian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-5eddd.webp" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-5eddd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-5eddd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-5eddd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" alt="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-c2819.webp" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-c2819.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-c2819.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-c2819.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" alt="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" alt="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37458-didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj" title="JURIS - Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar" target="_blank">Analisis Pemahaman Konsep Matematika SMP Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Proses Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi matematika yang lebih kompleks, seperti aljabar atau geometri. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur pemahaman konsep matematika siswa dalam konteks pembelajaran berdiferensiasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti motivasi belajar dan lingkungan keluarga, terhadap efektivitas pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, khususnya dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar siswa dan meningkatkan pemahaman konsep matematika mereka secara mendalam. Dengan demikian, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran matematika di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman konsep peserta didik yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi lebih optimal dibandingkan dengan peserta didik yang menerapkan pembelajaran non berdiferensiasi.Selain itu, terdapat perbedaan signifikan dalam pemahaman konsep matematika antara kedua kelompok tersebut, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis Independent Sample T Test yang menunjukkan nilai Sig.Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika peserta didik dalam pembelajaran berdiferensiasi pada proses berdasarkan perbedaan gaya belajar peserta didik serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara peserta didik yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan peserta didik yang menerapkan pembelajaran non berdiferensiasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B dan VII C SMP Darul Islam Gresik. Data diperoleh dari instrumen yang berupa angket gaya belajar untuk mengelompokkan peserta didik sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki masing-masing peserta didik serta berupa tes soal pemahaman konsep matematika untuk mengetahui nilai hasil tes dari peserta didik. Nilai yang diperoleh peserta didik akan dilakukan pengujian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp" type="image/webp" length="89986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-5eddd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-c2819.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/didik-kelas-xiia-pemahaman-konsep-prinsip-pembelaj-thumb-fc909.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13169-admathedu-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37444-peran-dinas-pariwisata-pengembangan-cit</link>
	<guid isPermaLink="false">73cd3fc4b3b58c22c3ae103ba88819da</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:16:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ andrew c ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrew,c,central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi pencitraan yang telah diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi pencitraan yang telah diterapkan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen, termasuk analisis dampak penggunaan media sosial dan media massa dalam membentuk opini publik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran serta masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata Gunung Kemukus, termasuk identifikasi potensi konflik kepentingan dan strategi penyelesaiannya. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak ekonomi dari revitalisasi Gunung Kemukus terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, termasuk analisis distribusi manfaat ekonomi dan potensi peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata Gunung Kemukus sebagai destinasi wisata religi dan keluarga yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat setempat. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal agar pengembangan pariwisata tidak merusak ekosistem dan identitas budaya Gunung Kemukus.. Upaya pencitraan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen dalam membangun citra Gunung Kemukus sebagai wisata religi dan keluarga belum sepenuhnya berhasil mengatasi citra negatif yang sebelumnya melekat.Meskipun telah dilakukan berbagai upaya seperti pembangunan fisik, penataan lingkungan, dan penyelenggaraan event, masih terdapat praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial di sekitar Gunung Kemukus.Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mengubah persepsi publik secara menyeluruh.Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi dampak sosial dan ekonomi dari revitalisasi Gunung Kemukus, serta strategi pemberdayaan masyarakat lokal untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan Gunung Kemukus dahulu terkenal sebagai wisata ritual pesugihan Aungalap berkahAy, namun sekarang sudah bertransformasi menjadi wisata religi dan keluarga yang memiliki spot foto menarik dan semakin ramai. Hal tersebut tak lepas dari peran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Pencitraan Gunung Kemukus Oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen sebagai Wisata Religi dan Keluarga. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan narasumber yang dipilih. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" alt="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-35aaa.webp" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-35aaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-35aaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-35aaa.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" alt="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-c1039.webp" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-c1039.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-c1039.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-c1039.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" alt="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37444-peran-dinas-pariwisata-pengembangan-cit" title="JURIS - Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif" target="_blank">Transformasi Pariwisata Gunung Kemukus: Studi Upaya Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Citra Positif</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi pencitraan yang telah diterapkan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen, termasuk analisis dampak penggunaan media sosial dan media massa dalam membentuk opini publik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran serta masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata Gunung Kemukus, termasuk identifikasi potensi konflik kepentingan dan strategi penyelesaiannya. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak ekonomi dari revitalisasi Gunung Kemukus terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, termasuk analisis distribusi manfaat ekonomi dan potensi peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata Gunung Kemukus sebagai destinasi wisata religi dan keluarga yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat setempat. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal agar pengembangan pariwisata tidak merusak ekosistem dan identitas budaya Gunung Kemukus..
<br>Upaya pencitraan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen dalam membangun citra Gunung Kemukus sebagai wisata religi dan keluarga belum sepenuhnya berhasil mengatasi citra negatif yang sebelumnya melekat.Meskipun telah dilakukan berbagai upaya seperti pembangunan fisik, penataan lingkungan, dan penyelenggaraan event, masih terdapat praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial di sekitar Gunung Kemukus.Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mengubah persepsi publik secara menyeluruh.Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi dampak sosial dan ekonomi dari revitalisasi Gunung Kemukus, serta strategi pemberdayaan masyarakat lokal untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan
<br>Gunung Kemukus dahulu terkenal sebagai wisata ritual pesugihan Aungalap berkahAy, namun sekarang sudah bertransformasi menjadi wisata religi dan keluarga yang memiliki spot foto menarik dan semakin ramai. Hal tersebut tak lepas dari peran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Pencitraan Gunung Kemukus Oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sragen sebagai Wisata Religi dan Keluarga. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan narasumber yang dipilih. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp" type="image/webp" length="75810" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-00316.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-35aaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/peran-dinas-pariwisata-pengembangan-wisata-religi-thumb-c1039.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37452-islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic</link>
	<guid isPermaLink="false">9014406451078054a3596f0397d03df9</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:03:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should explore how narrative framing and visual semiotics shape the meaning of Islamic advertising messages for diverse audiences.  Additionally, studies should investigate the role of digital influencers in constructing religious identity ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising: Future research should explore how narrative framing and visual semiotics shape the meaning of Islamic advertising messages for diverse audiences. Additionally, studies should investigate the role of digital influencers in constructing religious identity and promoting ethical consumption among Muslim youth, considering the interplay between religious values and commercial interests. Finally, comparative research across Muslim-majority and minority contexts is needed to understand how cultural nuances and diasporic experiences influence the reception and interpretation of Islamic advertising campaigns, potentially utilizing frameworks from Islamic epistemology such as akhlaq and maslahah to provide a more nuanced understanding of ethical considerations in advertising practices. These investigations should move beyond descriptive analyses to explore the underlying mechanisms of persuasion and meaning-making, contributing to a more robust and theoretically informed field of Islamic advertising studies.. This study identified a growing body of research on Islamic advertising, yet highlighted a persistent reliance on behavioral and normative frameworks.The analysis revealed a regional concentration of scholarship in Southeast Asia and a lack of engagement with communication theory and visual semiotics.Addressing these gaps is crucial for developing a more comprehensive and theoretically grounded understanding of Islamic advertising as a communicative practice embedded in cultural and ethical contexts Over the past decade, Islamic advertising has gained academic attention, yet its theoretical and visual aspects remain underexplored. This study conducts a bibliometric synthesis of 90 peer-reviewed articles (2015Ae2025) retrieved from Dimensions.ai using a Boolean search combining AuIslamic advertisingAy OR AuHalal advertisingAy with symbolic and theoretical terms. Data were analyzed through VOSviewer 1.6.20 to map trends, collaboration, citation, and thematic clusters. The bibliometric approach was chosen for its capacity to identify conceptual and representational gaps beyond qualitative reviews. Findings show a dominance of behavioral and ethical models, while communication... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp 1x" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" alt="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-05955.webp" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-05955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-05955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-05955.webp 1x" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" alt="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-b7568.webp" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-b7568.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-b7568.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-b7568.webp 1x" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" alt="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37452-islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic" title="JURIS - Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising" target="_blank">Decoding the Visual and Theoretical Blind Spots in Islamic Advertising</a>: Future research should explore how narrative framing and visual semiotics shape the meaning of Islamic advertising messages for diverse audiences.  Additionally, studies should investigate the role of digital influencers in constructing religious identity and promoting ethical consumption among Muslim youth, considering the interplay between religious values and commercial interests. Finally, comparative research across Muslim-majority and minority contexts is needed to understand how cultural nuances and diasporic experiences influence the reception and interpretation of Islamic advertising campaigns, potentially utilizing frameworks from Islamic epistemology such as akhlaq and maslahah to provide a more nuanced understanding of ethical considerations in advertising practices. These investigations should move beyond descriptive analyses to explore the underlying mechanisms of persuasion and meaning-making, contributing to a more robust and theoretically informed field of Islamic advertising studies..
<br>This study identified a growing body of research on Islamic advertising, yet highlighted a persistent reliance on behavioral and normative frameworks.The analysis revealed a regional concentration of scholarship in Southeast Asia and a lack of engagement with communication theory and visual semiotics.Addressing these gaps is crucial for developing a more comprehensive and theoretically grounded understanding of Islamic advertising as a communicative practice embedded in cultural and ethical contexts
<br>Over the past decade, Islamic advertising has gained academic attention, yet its theoretical and visual aspects remain underexplored. This study conducts a bibliometric synthesis of 90 peer-reviewed articles (2015Ae2025) retrieved from Dimensions.ai using a Boolean search combining AuIslamic advertisingAy OR AuHalal advertisingAy with symbolic and theoretical terms. Data were analyzed through VOSviewer 1.6.20 to map trends, collaboration, citation, and thematic clusters. The bibliometric approach was chosen for its capacity to identify conceptual and representational gaps beyond qualitative reviews. Findings show a dominance of behavioral and ethical models, while communication...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp" type="image/webp" length="78862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-14c50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-05955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/islamic-advertising-bibliometric-analysis-communic-thumb-b7568.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37457-tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">94913ab682ef9dc88fbf2bdb2ba7fbe0</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 16:00:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur fauziyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fauziyah,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh lingkungan belajar yang tenang terhadap kemampuan siswa introvert dalam mengurangi kesalahan prinsip saat melakukan perhitungan matematis, karena siswa tipe ini cenderung lebih fokus namun sering melewatkan langkah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh lingkungan belajar yang tenang terhadap kemampuan siswa introvert dalam mengurangi kesalahan prinsip saat melakukan perhitungan matematis, karena siswa tipe ini cenderung lebih fokus namun sering melewatkan langkah validasi. Kedua, penting untuk mempelajari efektivitas strategi pembelajaran yang melatih ketelitian pada siswa ekstrovert, mengingat mereka sering melakukan kesalahan konsep pada tahap awal pemecahan masalah akibat kurangnya konsistensi dalam memahami soal. Ketiga, perlu dikaji pendekatan pembelajaran yang menggabungkan tahap refleksi wajib setelah menyelesaikan soal, untuk membantu kedua tipe kepribadianAikhususnya ekstrovert yang cenderung tidak memeriksa hasilAidalam meningkatkan akurasi dan kesadaran proses berpikir matematis mereka.. Siswa dengan tipe kepribadian introvert memiliki kesalahan prinsip dalam melakukan perhitungan berdasarkan model matematika yang telah disusun dan dalam memeriksa serta menentukan hasil sesuai permasalahan.Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert melakukan kesalahan konsep dalam mengidentifikasi data yang diketahui dan yang ditanyakan, serta dalam membuat strategi pemecahan masalah matematis.Selain itu, siswa ekstrovert juga melakukan kesalahan prinsip dan operasi dalam perhitungan, serta tidak memeriksa kembali hasil dan membuat kesimpulan dengan benar Pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis dimiliki oleh siswa karena diperlukan dalam mempelajari matematika. Tipe kepribadian siswa dapat menyebabkan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ajibarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode dekstriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 5 SMA Negeri 1 Ajibarang. Sampel sebanyak 6 siswa dipilih menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-159bf.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-159bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-159bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-159bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a81f5.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a81f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a81f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a81f5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37457-tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-sisw" title="JURIS - Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert" target="_blank">Analisis Kesalahan Siswa Pada Penyelesaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Tipe Kepribadian Siswa Introvert Dan Ekstrovert</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh lingkungan belajar yang tenang terhadap kemampuan siswa introvert dalam mengurangi kesalahan prinsip saat melakukan perhitungan matematis, karena siswa tipe ini cenderung lebih fokus namun sering melewatkan langkah validasi. Kedua, penting untuk mempelajari efektivitas strategi pembelajaran yang melatih ketelitian pada siswa ekstrovert, mengingat mereka sering melakukan kesalahan konsep pada tahap awal pemecahan masalah akibat kurangnya konsistensi dalam memahami soal. Ketiga, perlu dikaji pendekatan pembelajaran yang menggabungkan tahap refleksi wajib setelah menyelesaikan soal, untuk membantu kedua tipe kepribadianAikhususnya ekstrovert yang cenderung tidak memeriksa hasilAidalam meningkatkan akurasi dan kesadaran proses berpikir matematis mereka..
<br>Siswa dengan tipe kepribadian introvert memiliki kesalahan prinsip dalam melakukan perhitungan berdasarkan model matematika yang telah disusun dan dalam memeriksa serta menentukan hasil sesuai permasalahan.Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert melakukan kesalahan konsep dalam mengidentifikasi data yang diketahui dan yang ditanyakan, serta dalam membuat strategi pemecahan masalah matematis.Selain itu, siswa ekstrovert juga melakukan kesalahan prinsip dan operasi dalam perhitungan, serta tidak memeriksa kembali hasil dan membuat kesimpulan dengan benar
<br>Pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis dimiliki oleh siswa karena diperlukan dalam mempelajari matematika. Tipe kepribadian siswa dapat menyebabkan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ajibarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode dekstriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 5 SMA Negeri 1 Ajibarang. Sampel sebanyak 6 siswa dipilih menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp" type="image/webp" length="74230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a8332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-159bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/tipe-kepribadian-siswa-ber-motivasi-kesalahan-kela-thumb-a81f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13169-admathedu-jurnal-ilmiah-pendidikan-matematika-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram Iqomic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram Iqomic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram Iqomic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37453-moderasi-beragama-pesan-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">2cdf35eb6b969dd99701c287dff823bc</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:53:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana karakter tokoh dalam komik keagamaan memengaruhi persepsi remaja terhadap nilai moderasi, apakah tokoh yang humoris lebih efektif daripada tokoh yang serius. Kedua, penting untuk mengkaji peran algoritma Instagram dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic: Pertama, perlu diteliti bagaimana karakter tokoh dalam komik keagamaan memengaruhi persepsi remaja terhadap nilai moderasi, apakah tokoh yang humoris lebih efektif daripada tokoh yang serius. Kedua, penting untuk mengkaji peran algoritma Instagram dalam menentukan jangkauan konten moderasi beragama, termasuk apakah konten yang kontroversial lebih cepat menyebar dibandingkan konten yang netral. Ketiga, perlunya penelitian tentang efektivitas kombinasi komik dan quotes dalam membangun pemahaman jangka panjang tentang moderasi beragama dibandingkan penggunaan salah satu format saja, serta bagaimana bentuk interaksi audiens seperti komentar dan share memperkuat atau melemahkan pesan yang disampaikan. Studi ini dapat mengungkap faktor teknis dan naratif yang memengaruhi dampak komunikasi dakwah digital. Hasilnya bisa menjadi panduan bagi pembuat konten dalam merancang pesan yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak secara sosial. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek psikologis audiens, seperti tingkat empati dan keterbukaan terhadap perbedaan. Dengan memahami elemen-elemen ini, strategi kampanye moderasi beragama bisa lebih tepat sasaran. Fokus pada generasi muda sebagai audiens utama tetap harus dipertahankan mengingat kerentanan mereka terhadap paham ekstrem. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan komunikasi, psikologi, dan ilmu agama akan memberikan wawasan yang lebih utuh. Temuan dari studi semacam ini dapat mendukung kebijakan digital keagamaan yang lebih inklusif dan responsif.. Akun @iqomic dan para kolaboratornya membangun pesan moderasi beragama melalui komunikasi visual yang kreatif dan kontekstual sesuai indikator moderasi beragama.Nilai-nilai seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal disampaikan melalui narasi satire, kritik sosial, dan ilustrasi empati.Audiens merespons pesan tersebut secara beragam, mencerminkan dinamika pemikiran dan emosi yang kompleks, mulai dari dukungan hingga skeptisisme terhadap konten Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pesan moderasi beragama berupa komik dan quotes yang disebarluaskan di media sosial Instagram melalui akun @iqomic. Dalam konteks keragaman Indonesia, penyampaian pesan moderasi beragama menjadi sangat penting untuk memperkuat toleransi dan mencegah konflik sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi, yang berfokus pada unggahan komik dan quotes yang diproduksi oleh Iqomic. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap konten Instagram, analisis mendalam dilakukan dengan teori Semiotika terhadap @qomic terkait moderasi beragama dan komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dalam komik dan quotes... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" alt="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-ed82c.webp" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-ed82c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-ed82c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-ed82c.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" alt="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-40c3f.webp" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-40c3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-40c3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-40c3f.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" alt="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37453-moderasi-beragama-pesan-nilai" title="JURIS - Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic" target="_blank">Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana karakter tokoh dalam komik keagamaan memengaruhi persepsi remaja terhadap nilai moderasi, apakah tokoh yang humoris lebih efektif daripada tokoh yang serius. Kedua, penting untuk mengkaji peran algoritma Instagram dalam menentukan jangkauan konten moderasi beragama, termasuk apakah konten yang kontroversial lebih cepat menyebar dibandingkan konten yang netral. Ketiga, perlunya penelitian tentang efektivitas kombinasi komik dan quotes dalam membangun pemahaman jangka panjang tentang moderasi beragama dibandingkan penggunaan salah satu format saja, serta bagaimana bentuk interaksi audiens seperti komentar dan share memperkuat atau melemahkan pesan yang disampaikan. Studi ini dapat mengungkap faktor teknis dan naratif yang memengaruhi dampak komunikasi dakwah digital. Hasilnya bisa menjadi panduan bagi pembuat konten dalam merancang pesan yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak secara sosial. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek psikologis audiens, seperti tingkat empati dan keterbukaan terhadap perbedaan. Dengan memahami elemen-elemen ini, strategi kampanye moderasi beragama bisa lebih tepat sasaran. Fokus pada generasi muda sebagai audiens utama tetap harus dipertahankan mengingat kerentanan mereka terhadap paham ekstrem. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan komunikasi, psikologi, dan ilmu agama akan memberikan wawasan yang lebih utuh. Temuan dari studi semacam ini dapat mendukung kebijakan digital keagamaan yang lebih inklusif dan responsif..
<br>Akun @iqomic dan para kolaboratornya membangun pesan moderasi beragama melalui komunikasi visual yang kreatif dan kontekstual sesuai indikator moderasi beragama.Nilai-nilai seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal disampaikan melalui narasi satire, kritik sosial, dan ilustrasi empati.Audiens merespons pesan tersebut secara beragam, mencerminkan dinamika pemikiran dan emosi yang kompleks, mulai dari dukungan hingga skeptisisme terhadap konten
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pesan moderasi beragama berupa komik dan quotes yang disebarluaskan di media sosial Instagram melalui akun @iqomic. Dalam konteks keragaman Indonesia, penyampaian pesan moderasi beragama menjadi sangat penting untuk memperkuat toleransi dan mencegah konflik sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi, yang berfokus pada unggahan komik dan quotes yang diproduksi oleh Iqomic. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap konten Instagram, analisis mendalam dilakukan dengan teori Semiotika terhadap @qomic terkait moderasi beragama dan komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dalam komik dan quotes...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp" type="image/webp" length="85394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-f3aff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-ed82c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/moderasi-beragama-pesan-nilai-toleransi-kritik-sos-thumb-40c3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah Kisah Pahlawan Nasional TelaAoah Kisah Pahlawan R A Kartini Dan Kh Hasyim AsyAoari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah Kisah Pahlawan Nasional TelaAoah Kisah Pahlawan R A Kartini Dan Kh Hasyim AsyAoari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah Kisah Pahlawan Nasional TelaAoah Kisah Pahlawan R A Kartini Dan Kh Hasyim AsyAoari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37435-pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k</link>
	<guid isPermaLink="false">b2768a2439542eab12966f816f9a7835</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:52:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan metode bercerita dalam menanamkan nilai-nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan metode bercerita dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak-anak migran Indonesia di Malaysia, dengan membandingkan hasil belajar dan perubahan perilaku mereka sebelum dan sesudah mengikuti seminar. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi seminar yang lebih kontekstual dan relevan dengan pengalaman hidup anak-anak migran, misalnya dengan memasukkan kisah-kisah pahlawan lokal atau tokoh-tokoh inspiratif dari kalangan diaspora Indonesia. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari seminar ini terhadap identitas nasional dan rasa cinta tanah air anak-anak migran, serta bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mempromosikan budaya Indonesia di lingkungan tempat tinggal mereka. Penelitian ini dapat dilakukan melalui studi longitudinal atau survei berkala untuk mengukur perubahan sikap dan perilaku mereka dari waktu ke waktu. Dengan demikian, upaya penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak migran Indonesia dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa seminar Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kisah-kisah Pahlawan Nasional di Sanggar Belajar Yakesma Wiradamai Selangor Malaysia memberikan nilai positif pada peserta seminar.Nilai positif tersebut adalah menambah kecintaan terhadap Indonesia dan semangat belajar, beragama, berkarya sebagaimana yang dicontohkan oleh para pahlawan pendahulunya.Hal tersebut merupakan bentuk nilai-nilai pendidikan karakter (nasionalisme, beragama, dan berkarya) sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Seminar Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kisah-kisah Pahlawan Nasional bertujuan untuk membentuk peserta seminar berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT (religius), serta mencintai tanah air. Melalui kisah-kisah pahlawan tersebut tentu sangat efektif dalam menyampaikan pesan penting tanpa ada instruksi dari penyampai kisah. Peserta seminar adalah anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia dengan jenjang pendidikan dasar dan menengah di bawah Sanggar Belajar Yakesma Wiradamai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-b6e3a.webp" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-b6e3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-b6e3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-b6e3a.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" alt="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-efa37.webp" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-efa37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-efa37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-efa37.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" alt="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" alt="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37435-pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k" title="JURIS - Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)" target="_blank">Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kisah-Kisah Pahlawan Nasional: TelaAoah Kisah Pahlawan R.A Kartini Dan Kh. Hasyim AsyAoari)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan metode bercerita dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak-anak migran Indonesia di Malaysia, dengan membandingkan hasil belajar dan perubahan perilaku mereka sebelum dan sesudah mengikuti seminar. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi seminar yang lebih kontekstual dan relevan dengan pengalaman hidup anak-anak migran, misalnya dengan memasukkan kisah-kisah pahlawan lokal atau tokoh-tokoh inspiratif dari kalangan diaspora Indonesia. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari seminar ini terhadap identitas nasional dan rasa cinta tanah air anak-anak migran, serta bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mempromosikan budaya Indonesia di lingkungan tempat tinggal mereka. Penelitian ini dapat dilakukan melalui studi longitudinal atau survei berkala untuk mengukur perubahan sikap dan perilaku mereka dari waktu ke waktu. Dengan demikian, upaya penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak migran Indonesia dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa seminar Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kisah-kisah Pahlawan Nasional di Sanggar Belajar Yakesma Wiradamai Selangor Malaysia memberikan nilai positif pada peserta seminar.Nilai positif tersebut adalah menambah kecintaan terhadap Indonesia dan semangat belajar, beragama, berkarya sebagaimana yang dicontohkan oleh para pahlawan pendahulunya.Hal tersebut merupakan bentuk nilai-nilai pendidikan karakter (nasionalisme, beragama, dan berkarya) sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Seminar Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kisah-kisah Pahlawan Nasional bertujuan untuk membentuk peserta seminar berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT (religius), serta mencintai tanah air. Melalui kisah-kisah pahlawan tersebut tentu sangat efektif dalam menyampaikan pesan penting tanpa ada instruksi dari penyampai kisah. Peserta seminar adalah anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia dengan jenjang pendidikan dasar dan menengah di bawah Sanggar Belajar Yakesma Wiradamai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp" type="image/webp" length="99410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-b6e3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-efa37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pendidikan-karakter-pahlawan-nasional-r-kartini-k-thumb-eec5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ethnomathematics Mathematical Concepts In The Gaple Card Game ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ethnomathematics Mathematical Concepts In The Gaple Card Game ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ethnomathematics Mathematical Concepts In The Gaple Card Game ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37438-permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang</link>
	<guid isPermaLink="false">927192a3072d4fbc3ad6c3efd80f49cf</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:47:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ al haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,haris]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan konsep-konsep matematika dalam permainan gaple untuk pengembangan materi pembelajaran matematika. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi konsep matematika ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan konsep-konsep matematika dalam permainan gaple untuk pengembangan materi pembelajaran matematika. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi konsep matematika lainnya yang mungkin ada dalam permainan tradisional Indonesia lainnya, serta bagaimana konsep-konsep tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak permainan gaple terhadap kemampuan berpikir logis dan strategis siswa, serta bagaimana permainan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan tersebut.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 konsep matematika dalam permainan kartu gaple, yaitu himpunan, penjumlahan, peluang, dan ketaksamaan.Konsep-konsep ini ditemukan baik pada kartu gaple itu sendiri maupun pada aturan dan proses permainan.Nilai ketaksamaan akan berbeda pada setiap permainan karena kartu yang dibagikan kepada pemain dapat berbeda-beda pada setiap ronde permainan gaple Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika yang terdapat pada permainan kartu gaple. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah alat, aturan, dan proses permainan kartu gaple. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data triangulasi yang terdiri dari reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan konsep matematika pada permainan kartu gaple yaitu himpunan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp 1x" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" alt="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-b2a47.webp" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-b2a47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-b2a47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-b2a47.webp 1x" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" alt="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-389b5.webp" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-389b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-389b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-389b5.webp 1x" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" alt="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37438-permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang" title="JURIS - Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game" target="_blank">Ethnomathematics: Mathematical Concepts In The Gaple Card Game</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang penerapan konsep-konsep matematika dalam permainan gaple untuk pengembangan materi pembelajaran matematika. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi konsep matematika lainnya yang mungkin ada dalam permainan tradisional Indonesia lainnya, serta bagaimana konsep-konsep tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak permainan gaple terhadap kemampuan berpikir logis dan strategis siswa, serta bagaimana permainan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan tersebut..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 konsep matematika dalam permainan kartu gaple, yaitu himpunan, penjumlahan, peluang, dan ketaksamaan.Konsep-konsep ini ditemukan baik pada kartu gaple itu sendiri maupun pada aturan dan proses permainan.Nilai ketaksamaan akan berbeda pada setiap permainan karena kartu yang dibagikan kepada pemain dapat berbeda-beda pada setiap ronde permainan gaple
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika yang terdapat pada permainan kartu gaple. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah alat, aturan, dan proses permainan kartu gaple. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data triangulasi yang terdiri dari reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan konsep matematika pada permainan kartu gaple yaitu himpunan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp" type="image/webp" length="82940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-c4817.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-b2a47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/permainan-kartu-gaple-himpunan-penjumlahan-peluang-thumb-389b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37446-pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum</link>
	<guid isPermaLink="false">73021d366ad5ee3aa630862f60228848</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:37:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anisa amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ performa na ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,anisa,na,performa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki nilai modular total vertex irregularity strength untuk graf Petersen diperumum ???,? dengan nilai ? > 2, karena pada penelitian ini baru dibahas untuk kasus ? = 2, sehingga penting untuk mengetahui apakah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph: Pertama, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki nilai modular total vertex irregularity strength untuk graf Petersen diperumum ???,? dengan nilai ? > 2, karena pada penelitian ini baru dibahas untuk kasus ? = 2, sehingga penting untuk mengetahui apakah pola rumus UO(2? 3)/4UO masih berlaku atau berubah untuk konfigurasi lain. Kedua, dapat dikembangkan penelitian tentang penerapan pelabelan total modular tak teratur pada jenis graf lain yang memiliki struktur simetris dan regularitas tinggi, seperti graf prismatik atau graf antiprisma, untuk melihat generalisasi rumus dan karakteristik bobot modularnya. Ketiga, penelitian lanjutan bisa fokus pada analisis perbandingan antara total vertex irregularity strength (???) dan modular total vertex irregularity strength (????) pada kelas graf yang sama namun dengan parameter berbeda, untuk mengidentifikasi kondisi eksak ketika hubungan ???(?) = ????(?) terpenuhi seperti yang disebutkan dalam teorema sebelumnya, sehingga dapat membentuk kriteria klasifikasi graf berdasarkan kesamaan kedua parameter tersebut.. Pelabelan total tak teratur titik modular adalah fungsi yang memetakan himpunan titik dan sisi suatu graf ke himpunan bilangan bulat positif, sedemikian sehingga setiap titik memiliki bobot modular yang berbeda.Graf Petersen diperumum merupakan graf 3-regular yang merupakan perluasan dari graf Petersen, dinotasikan dengan (.Penelitian ini berhasil menentukan nilai eksak ketakteraturan total titik modular untuk graf Petersen diperumum dengan Misalkan ? = (?, ?) adalah suatu graf. Pelabelan graf merupakan suatu fungsi yang memetakan himpunan titik dan/sisi ? ke dalam himpunan bilangan bulat positif. Pelabelan total modular dikatakan pelabelan-? total tak teratur titik modular dari ? jika untuk setiap dua titik berbeda ? dan ? di ? memiliki bobot modular yang berbeda, dan merupakan anggota himpunan bilangan bulat E?. Nilai minimum ? sehingga graf ? memiliki pelabelan-? total tak teratur titik modular disebut sebagai nilai total ketakteraturan titik modular, dinotasikan dengan ????(?). Pada penelitian ini, dipelajari tentang nilai total ketakteraturan titik modular pada graf Petersen diperumum (???,2). Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai eksak ????(???,2) = UO(2? 3)/4UO. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp 1x" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" alt="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-d191b.webp" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-d191b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-d191b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-d191b.webp 1x" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" alt="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-69a67.webp" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-69a67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-69a67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-69a67.webp 1x" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" alt="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37446-pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum" title="JURIS - Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph" target="_blank">Modular Version of The Total Vertex Irregularity Strength for The Generalized Petersen Graph</a>: Pertama, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki nilai modular total vertex irregularity strength untuk graf Petersen diperumum ???,? dengan nilai ? > 2, karena pada penelitian ini baru dibahas untuk kasus ? = 2, sehingga penting untuk mengetahui apakah pola rumus UO(2? 3)/4UO masih berlaku atau berubah untuk konfigurasi lain. Kedua, dapat dikembangkan penelitian tentang penerapan pelabelan total modular tak teratur pada jenis graf lain yang memiliki struktur simetris dan regularitas tinggi, seperti graf prismatik atau graf antiprisma, untuk melihat generalisasi rumus dan karakteristik bobot modularnya. Ketiga, penelitian lanjutan bisa fokus pada analisis perbandingan antara total vertex irregularity strength (???) dan modular total vertex irregularity strength (????) pada kelas graf yang sama namun dengan parameter berbeda, untuk mengidentifikasi kondisi eksak ketika hubungan ???(?) = ????(?) terpenuhi seperti yang disebutkan dalam teorema sebelumnya, sehingga dapat membentuk kriteria klasifikasi graf berdasarkan kesamaan kedua parameter tersebut..
<br>Pelabelan total tak teratur titik modular adalah fungsi yang memetakan himpunan titik dan sisi suatu graf ke himpunan bilangan bulat positif, sedemikian sehingga setiap titik memiliki bobot modular yang berbeda.Graf Petersen diperumum merupakan graf 3-regular yang merupakan perluasan dari graf Petersen, dinotasikan dengan (.Penelitian ini berhasil menentukan nilai eksak ketakteraturan total titik modular untuk graf Petersen diperumum dengan
<br>Misalkan ? = (?, ?) adalah suatu graf. Pelabelan graf merupakan suatu fungsi yang memetakan himpunan titik dan/sisi ? ke dalam himpunan bilangan bulat positif. Pelabelan total modular dikatakan pelabelan-? total tak teratur titik modular dari ? jika untuk setiap dua titik berbeda ? dan ? di ? memiliki bobot modular yang berbeda, dan merupakan anggota himpunan bilangan bulat E?. Nilai minimum ? sehingga graf ? memiliki pelabelan-? total tak teratur titik modular disebut sebagai nilai total ketakteraturan titik modular, dinotasikan dengan ????(?). Pada penelitian ini, dipelajari tentang nilai total ketakteraturan titik modular pada graf Petersen diperumum (???,2). Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai eksak ????(???,2) = UO(2? 3)/4UO.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp" type="image/webp" length="70606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-2be92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-d191b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/pelabelan-total-sisi-ajaib-graf-petersen-diperumum-thumb-69a67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1162-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15975-jurnal-fourier.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas Com dan CNNIndonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas Com dan CNNIndonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas Com dan CNNIndonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37455-framing-presidential-threshold-online-wacana</link>
	<guid isPermaLink="false">b8a586e02f7ede1bc97f82a936811594</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:37:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti umaiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,siti,umaiyah,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan media, termasuk media lokal dan alternatif, serta rentang waktu penelitian untuk menangkap variasi bingkai yang lebih luas. Studi komparatif antar wilayah atau negara dapat memperkaya pemahaman kontekstual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia: Penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan media, termasuk media lokal dan alternatif, serta rentang waktu penelitian untuk menangkap variasi bingkai yang lebih luas. Studi komparatif antar wilayah atau negara dapat memperkaya pemahaman kontekstual mengenai isu ini. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam bagaimana pembingkaian media memengaruhi opini publik dan perilaku politik pemilih. Penting juga untuk meneliti dampak penghapusan presidential threshold terhadap sistem partai politik dan kualitas demokrasi di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dan platform digital lainnya dalam membentuk wacana publik mengenai isu ini, serta bagaimana media tradisional dan media baru saling berinteraksi dalam proses pembingkaian berita. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan teori komunikasi politik dan kebijakan publik di Indonesia, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi media.. Com dan CNNIndonesia menunjukkan perbedaan dalam mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, memberi penilaian moral, hingga menawarkan solusi terkait penghapusan presidential threshold.com menekankan aspek legal-formal dan kepastian hukum, sementara CNNIndonesia menyoroti reformasi sistem politik dan partisipasi publik.Perbedaan ini menunjukkan peran media sebagai aktor kebijakan yang memengaruhi wacana publik dan orientasi kebijakan negara Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pembingkaian media online Kompas.com dan CNNIndonesia dalam berita penghapusan Presidential Threshold dengan menggunakan model analisis Robert N. Entman. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan analisis teks sebagai fokus utama. Data diperoleh melalui telaah terhadap enam berita, tiga dari masing-masing media. Fokus penelitian terletak pada level pesan (teks media) sehingga berkontribusi dalam memahami konstruksi ideologi media pada isu konstitusional. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com menonjolkan aspek legal-formal dan stabilitas kelembagaan, sedangkan CNNIndonesia menyoroti respons kritis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-6b178.webp" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-6b178.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-6b178.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-6b178.webp 1x" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" alt="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-955ca.webp" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-955ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-955ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-955ca.webp 1x" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" alt="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp 1x" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" alt="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37455-framing-presidential-threshold-online-wacana" title="JURIS - Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia" target="_blank">Pembingkaian Berita Penghapusan Presidential Threshold pada Media Online Kompas.Com dan CNNIndonesia</a>: Penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan media, termasuk media lokal dan alternatif, serta rentang waktu penelitian untuk menangkap variasi bingkai yang lebih luas. Studi komparatif antar wilayah atau negara dapat memperkaya pemahaman kontekstual mengenai isu ini. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam bagaimana pembingkaian media memengaruhi opini publik dan perilaku politik pemilih. Penting juga untuk meneliti dampak penghapusan presidential threshold terhadap sistem partai politik dan kualitas demokrasi di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dan platform digital lainnya dalam membentuk wacana publik mengenai isu ini, serta bagaimana media tradisional dan media baru saling berinteraksi dalam proses pembingkaian berita. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan teori komunikasi politik dan kebijakan publik di Indonesia, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi media..
<br>Com dan CNNIndonesia menunjukkan perbedaan dalam mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, memberi penilaian moral, hingga menawarkan solusi terkait penghapusan presidential threshold.com menekankan aspek legal-formal dan kepastian hukum, sementara CNNIndonesia menyoroti reformasi sistem politik dan partisipasi publik.Perbedaan ini menunjukkan peran media sebagai aktor kebijakan yang memengaruhi wacana publik dan orientasi kebijakan negara
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pembingkaian media online Kompas.com dan CNNIndonesia dalam berita penghapusan Presidential Threshold dengan menggunakan model analisis Robert N. Entman. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan analisis teks sebagai fokus utama. Data diperoleh melalui telaah terhadap enam berita, tiga dari masing-masing media. Fokus penelitian terletak pada level pesan (teks media) sehingga berkontribusi dalam memahami konstruksi ideologi media pada isu konstitusional. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com menonjolkan aspek legal-formal dan stabilitas kelembagaan, sedangkan CNNIndonesia menyoroti respons kritis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp" type="image/webp" length="20072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-6b178.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-955ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/framing-presidential-threshold-wacana-publik-pembi-thumb-7f72c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dakwah di Era Digital Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dakwah di Era Digital Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dakwah di Era Digital Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37434-pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">a541432397fbe12bf81e566a3e9ce355</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:29:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti umaiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,siti,umaiyah,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana strategi branding diri Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur di media sosial dapat dioptimalkan untuk menyampaikan pesan dakwah tanpa mengurangi esensi budaya lokal, sehingga tercipta narasi digital yang otentik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana strategi branding diri Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur di media sosial dapat dioptimalkan untuk menyampaikan pesan dakwah tanpa mengurangi esensi budaya lokal, sehingga tercipta narasi digital yang otentik dan berkelanjutan. Kedua, diperlukan penelitian tentang efektivitas format konten kreatif seperti webinar, edukonten, atau kampanye daring dalam memperkuat pemahaman nilai Islam di kalangan remaja melalui tokoh inspiratif non-ulama. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kolaborasi antara Duta Wisata, komunitas keagamaan, dan pemerintah daerah dapat dirancang sebagai model ekosistem dakwah kultural yang inklusif dan berkelanjutan di daerah lain di Indonesia. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan strategi komunikasi dakwah yang adaptif, kontekstual, dan melibatkan generasi muda secara aktif. Dengan pendekatan yang sistematis, dakwah melalui wadah non-formal seperti duta wisata bisa menjadi gerakan sosial yang luas dan berdampak. Selain itu, analisis terhadap persepsi publik terhadap penampilan fisik dan busana dalam konteks dakwah juga perlu dilakukan untuk membangun kerangka komunikasi yang sensitif terhadap nilai agama dan budaya. Model pelatihan gabungan antara keterampilan digital, literasi media, dan pemahaman nilai Islam juga layak diteliti sebagai bentuk penguatan kapasitas duta muda. Hal ini akan mendukung konsistensi penyebaran pesan positif dalam jangka panjang. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari keikutsertaan dalam komunitas duta wisata terhadap perilaku sosial dan religius individu. Dengan demikian, konsep dakwah pegeant bisa dikembangkan menjadi model pembinaan generasi muda yang holistik.. Peran Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur tidak hanya terbatas pada promosi pariwisata, tetapi juga dapat menjadi agen dakwah yang relevan dengan konteks kekinian.Melalui pendekatan kultural, visual, dan digital, mereka mampu menyampaikan nilai-nilai Islam secara inklusif dan komunikatif, terutama kepada kalangan muda.Identitas mereka sebagai agen dakwah terbentuk dari interaksi faktor internal dan eksternal, serta didukung oleh kesadaran sosial dan kapasitas untuk memengaruhi publik secara positif melalui media digital Era digital, dunia dakwah telah berkembang pesat, salah satunya melalui komunitas berbasis minat. Siapa pun kini dapat berdakwah dengan niat menyebarkan kebaikan, seperti komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur. Komunitas ini memiliki peran berdakwah melalui promosi pariwisata, edukasi publik, dan inspirasi bagi generasi muda untuk melestarikan budaya serta menghargai potensi pariwisata Jawa Timur. Para duta tidak hanya mempromosikan destinasi, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan moral yang sejalan dengan nilai-nilai Islam melalui platform digital. Tujuannya untuk mengetahui dakwah pageant di era digital yang dilakukan oleh Komunitas Duta Wisata RakaAeRaki Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp 1x" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" alt="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-ae64a.webp" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-ae64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-ae64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-ae64a.webp 1x" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" alt="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-fddff.webp" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-fddff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-fddff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-fddff.webp 1x" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" alt="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37434-pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi" title="JURIS - Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur" target="_blank">Dakwah di Era Digital: Konsep Dakwah Pegeant pada Komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana strategi branding diri Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur di media sosial dapat dioptimalkan untuk menyampaikan pesan dakwah tanpa mengurangi esensi budaya lokal, sehingga tercipta narasi digital yang otentik dan berkelanjutan. Kedua, diperlukan penelitian tentang efektivitas format konten kreatif seperti webinar, edukonten, atau kampanye daring dalam memperkuat pemahaman nilai Islam di kalangan remaja melalui tokoh inspiratif non-ulama. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kolaborasi antara Duta Wisata, komunitas keagamaan, dan pemerintah daerah dapat dirancang sebagai model ekosistem dakwah kultural yang inklusif dan berkelanjutan di daerah lain di Indonesia. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan strategi komunikasi dakwah yang adaptif, kontekstual, dan melibatkan generasi muda secara aktif. Dengan pendekatan yang sistematis, dakwah melalui wadah non-formal seperti duta wisata bisa menjadi gerakan sosial yang luas dan berdampak. Selain itu, analisis terhadap persepsi publik terhadap penampilan fisik dan busana dalam konteks dakwah juga perlu dilakukan untuk membangun kerangka komunikasi yang sensitif terhadap nilai agama dan budaya. Model pelatihan gabungan antara keterampilan digital, literasi media, dan pemahaman nilai Islam juga layak diteliti sebagai bentuk penguatan kapasitas duta muda. Hal ini akan mendukung konsistensi penyebaran pesan positif dalam jangka panjang. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari keikutsertaan dalam komunitas duta wisata terhadap perilaku sosial dan religius individu. Dengan demikian, konsep dakwah pegeant bisa dikembangkan menjadi model pembinaan generasi muda yang holistik..
<br>Peran Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur tidak hanya terbatas pada promosi pariwisata, tetapi juga dapat menjadi agen dakwah yang relevan dengan konteks kekinian.Melalui pendekatan kultural, visual, dan digital, mereka mampu menyampaikan nilai-nilai Islam secara inklusif dan komunikatif, terutama kepada kalangan muda.Identitas mereka sebagai agen dakwah terbentuk dari interaksi faktor internal dan eksternal, serta didukung oleh kesadaran sosial dan kapasitas untuk memengaruhi publik secara positif melalui media digital
<br>Era digital, dunia dakwah telah berkembang pesat, salah satunya melalui komunitas berbasis minat. Siapa pun kini dapat berdakwah dengan niat menyebarkan kebaikan, seperti komunitas Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur. Komunitas ini memiliki peran berdakwah melalui promosi pariwisata, edukasi publik, dan inspirasi bagi generasi muda untuk melestarikan budaya serta menghargai potensi pariwisata Jawa Timur. Para duta tidak hanya mempromosikan destinasi, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan moral yang sejalan dengan nilai-nilai Islam melalui platform digital. Tujuannya untuk mengetahui dakwah pageant di era digital yang dilakukan oleh Komunitas Duta Wisata RakaAeRaki Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp" type="image/webp" length="81724" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-f307c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-ae64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pesan-dakwah-moderat-nilai-islam-komunikasi-pegean-thumb-fddff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37436-konteks-budaya-kolektif-teks-lokal</link>
	<guid isPermaLink="false">3ba47ac69d5f76d191b750941e1f2c53</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:16:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas teknik narasi ekspositoris dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Betawi pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas teknik narasi ekspositoris dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Betawi pada generasi muda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran pantun berkait yang lebih interaktif dan kreatif, misalnya dengan memanfaatkan teknologi digital atau media sosial. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif mengenai penggunaan pantun berkait dalam berbagai konteks budaya di Indonesia, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta potensi pengembangan lebih lanjut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia, khususnya pantun sebagai warisan sastra yang berharga. Dengan demikian, pantun tidak hanya menjadi sekadar tradisi masa lalu, tetapi juga menjadi bagian integral dari identitas dan kehidupan masyarakat modern.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas para anggota dalam menulis pantun berkait untuk mendapatkan tata cara penulisan pantun berkait.Memberikan pengetahuan, memasyarakatkan, merevalitasi budaya Betawi kepada anggota teater untuk menambah keilmuan dalam seni tutur.Penulisan yang diciptakan memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan tema yang akan disampaikan serta memperhatikan teknik penulisan pantun berkait.Kegiatan ini juga merupakan langkah nyata melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia Pantun sebagai salah satu warisan budaya Indonesia semakin lama terlupakan di setiap generasi. Pantun mempunyai peran penting dalam pembentukan kepribadian atau karakter identitas kearifan lokal. Kondisi tersebut mengkhawatirkan banyak pihak, kurangnya pemahaman terhadap budaya lokal disebabkan oleh perkembangan teknologi, pola pikir westernisasi, dan arus informasi tidak berimbang dengan kesadaran budaya lokal. Bertujuan menambah wawasan keilmuan tentang melestarikan warisan budaya. Untuk memasyarakatkan dan merevitalisasi kembali unsur budaya Betawi. Sekaligus memasyarakatkan pantun berkait sebagai kekayaan budaya Indonesia agar lebih akrab dan dipandang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-51564.webp" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-51564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-51564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-51564.webp 1x" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" alt="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp 1x" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" alt="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-c3801.webp" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-c3801.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-c3801.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-c3801.webp 1x" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" alt="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37436-konteks-budaya-kolektif-teks-lokal" title="JURIS - Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi" target="_blank">Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas teknik narasi ekspositoris dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Betawi pada generasi muda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran pantun berkait yang lebih interaktif dan kreatif, misalnya dengan memanfaatkan teknologi digital atau media sosial. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif mengenai penggunaan pantun berkait dalam berbagai konteks budaya di Indonesia, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta potensi pengembangan lebih lanjut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia, khususnya pantun sebagai warisan sastra yang berharga. Dengan demikian, pantun tidak hanya menjadi sekadar tradisi masa lalu, tetapi juga menjadi bagian integral dari identitas dan kehidupan masyarakat modern..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas para anggota dalam menulis pantun berkait untuk mendapatkan tata cara penulisan pantun berkait.Memberikan pengetahuan, memasyarakatkan, merevalitasi budaya Betawi kepada anggota teater untuk menambah keilmuan dalam seni tutur.Penulisan yang diciptakan memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan tema yang akan disampaikan serta memperhatikan teknik penulisan pantun berkait.Kegiatan ini juga merupakan langkah nyata melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia
<br>Pantun sebagai salah satu warisan budaya Indonesia semakin lama terlupakan di setiap generasi. Pantun mempunyai peran penting dalam pembentukan kepribadian atau karakter identitas kearifan lokal. Kondisi tersebut mengkhawatirkan banyak pihak, kurangnya pemahaman terhadap budaya lokal disebabkan oleh perkembangan teknologi, pola pikir westernisasi, dan arus informasi tidak berimbang dengan kesadaran budaya lokal. Bertujuan menambah wawasan keilmuan tentang melestarikan warisan budaya. Untuk memasyarakatkan dan merevitalisasi kembali unsur budaya Betawi. Sekaligus memasyarakatkan pantun berkait sebagai kekayaan budaya Indonesia agar lebih akrab dan dipandang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp" type="image/webp" length="77880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-51564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-f2afd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/konteks-budaya-kolektif-teks-lokal-teknologi-digit-thumb-c3801.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4976-prismasejahtera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16636-darma-cendekia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-37445-framing-analysis-naturalization-player-timnas-indo</link>
	<guid isPermaLink="false">b224d99e9f184a21bef28afb53eb7f90</guid>
	<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:03:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ andrew c ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrew,c,central,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak framing media terhadap opini publik mengenai naturalisasi pemain timnas, dengan menggunakan metode survei atau focus group discussion. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak framing media terhadap opini publik mengenai naturalisasi pemain timnas, dengan menggunakan metode survei atau focus group discussion. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak media, termasuk media sosial, untuk memahami keragaman perspektif yang ada. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada analisis wacana kritis terhadap representasi pemain naturalisasi dalam media, meneliti bagaimana identitas dan kewarganegaraan mereka dikonstruksi dan dinegosiasikan. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana kebijakan naturalisasi pemain timnas Indonesia dipersepsikan oleh masyarakat dan bagaimana media berperan dalam membentuk persepsi tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas isu naturalisasi dan implikasinya bagi sepak bola Indonesia. Penelitian ini juga dapat mengkaji lebih lanjut mengenai dampak dari naturalisasi pemain terhadap perkembangan sepak bola usia dini di Indonesia, serta bagaimana PSSI dapat memaksimalkan potensi pemain naturalisasi dan pemain lokal untuk mencapai prestasi yang lebih baik di kancah internasional.. Com memberitakan pemain naturalisasi timnas Indonesia dengan positif, menunjukkan dukungan terhadap timnas.Republika Online cenderung lebih menonjolkan peran pemain naturalisasi dan memiliki hubungan dengan pemangku kebijakan, sementara Kompas.com menyajikan pemberitaan yang lebih objektif dan menghindari penggunaan istilah 'naturalisasi'.Perbedaan ini mencerminkan ideologi dan kepentingan masing-masing media dalam membingkai realitas This research examines how Republika Online and Kompas.com frame the naturalized players of the Indonesian national team through text analysis. The phenomenon of player naturalization has become a controversial issue in Indonesian society along with PSSI's policy of massively recruiting players of Indonesian descent to strengthen the national team. This research employs a qualitative approach using the Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis model. The study reveals that both Republika Online and Kompas.com frame the coverage of Indonesian national team's naturalized players positively. However, the difference lies in Republika Online's use of assertive editorial content, while Kompas.com reports the momentum comprehensively and straightforwardly, without using... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-9a60d.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-9a60d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-9a60d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-9a60d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-1179a.webp" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-1179a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-1179a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-1179a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" alt="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37445-framing-analysis-naturalization-player-timnas-indo" title="JURIS - Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com" target="_blank">Analisis Framing Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Indonesia pada Media Republika Online dan Kompas.com</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak framing media terhadap opini publik mengenai naturalisasi pemain timnas, dengan menggunakan metode survei atau focus group discussion. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak media, termasuk media sosial, untuk memahami keragaman perspektif yang ada. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada analisis wacana kritis terhadap representasi pemain naturalisasi dalam media, meneliti bagaimana identitas dan kewarganegaraan mereka dikonstruksi dan dinegosiasikan. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana kebijakan naturalisasi pemain timnas Indonesia dipersepsikan oleh masyarakat dan bagaimana media berperan dalam membentuk persepsi tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas isu naturalisasi dan implikasinya bagi sepak bola Indonesia. Penelitian ini juga dapat mengkaji lebih lanjut mengenai dampak dari naturalisasi pemain terhadap perkembangan sepak bola usia dini di Indonesia, serta bagaimana PSSI dapat memaksimalkan potensi pemain naturalisasi dan pemain lokal untuk mencapai prestasi yang lebih baik di kancah internasional..
<br>Com memberitakan pemain naturalisasi timnas Indonesia dengan positif, menunjukkan dukungan terhadap timnas.Republika Online cenderung lebih menonjolkan peran pemain naturalisasi dan memiliki hubungan dengan pemangku kebijakan, sementara Kompas.com menyajikan pemberitaan yang lebih objektif dan menghindari penggunaan istilah 'naturalisasi'.Perbedaan ini mencerminkan ideologi dan kepentingan masing-masing media dalam membingkai realitas
<br>This research examines how Republika Online and Kompas.com frame the naturalized players of the Indonesian national team through text analysis. The phenomenon of player naturalization has become a controversial issue in Indonesian society along with PSSI's policy of massively recruiting players of Indonesian descent to strengthen the national team. This research employs a qualitative approach using the Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis model. The study reveals that both Republika Online and Kompas.com frame the coverage of Indonesian national team's naturalized players positively. However, the difference lies in Republika Online's use of assertive editorial content, while Kompas.com reports the momentum comprehensively and straightforwardly, without using...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp" type="image/webp" length="83646" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-12f84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-9a60d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/framing-analysis-naturalization-player-timnas-sepa-thumb-1179a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1066-uinsaid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16141-academic-journal-da-wa-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 11 Apr 2026 18:16:41 +0700. 24 items. Served in: 3.613 seconds [rss] -->
