<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 11:42:28 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:42:28 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-06T11:42:28+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Rituals on Archaeological Site in Leran Gresik Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rituals on Archaeological Site in Leran Gresik Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rituals on Archaeological Site in Leran Gresik Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34630-ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">3066bd8c93bfc2165f506376d530b09f</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:20:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ heroic epics ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilham haruna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,epics,haruna,heroic,ilham,java]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh modernisasi terhadap perubahan makna dan fungsi situs arkeologi di Leran? Kedua, apakah ada pengaruh budaya lokal terhadap bentuk dan praktik ritual keagamaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik, Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh modernisasi terhadap perubahan makna dan fungsi situs arkeologi di Leran? Kedua, apakah ada pengaruh budaya lokal terhadap bentuk dan praktik ritual keagamaan di situs arkeologi tersebut? Dan ketiga, bagaimana dinamika interaksi antara masyarakat lokal dengan pengunjung dari luar daerah dalam konteks ritual keagamaan di Leran?. Keberadaan berbagai sisa arkeologi membuktikan adanya berbagai komunitas yang telah ada sejak masa lalu di Leran.Keberadaan Leran dalam peradaban kepulauan dapat dibuktikan dengan fungsinya sebagai salah satu pelabuhan yang menjadi pintu masuk utama di Jawa Utara.Jumlah sisa arkeologi Islam yang masih digunakan (monumen hidup) membentuk identitas masyarakat sekitar sebagai komunitas Islam yang menggabungkan budaya lokal dengan nilai-nilai Islam.Sisa arkeologi di Leran termasuk dalam konteks sistem dalam bentuk makam Fatimah binti Maemun, makam Panjang, makam pengikut Maulana Malik Ibrahim, dan masjid Maulana Malik Ibrahim sedangkan sisa arkeologi lainnya termasuk dalam konteks arkeologi.Kegiatan ritual keagamaan di situs arkeologi mengonfirmasi adanya praktik Islam Sufistik yang ditandai dengan penghormatan terhadap guru (baik yang hidup maupun yang meninggal), bacaan shalawat, dan tradisi bacaan tahlil (tahlilan).Pelaksanaan ritual keagamaan di situs arkeologi telah berkembang, tidak hanya ziarah, tetapi telah berkembang menjadi kegiatan besar yang rutin diadakan secara berkala.Perubahan ini memengaruhi pandangan masyarakat tentang peran tokoh yang dimakamkan di situs-situs ini Desa Leran memiliki sisa-sisa arkeologi (makam, menhir, batu giling, batu dakon, masjid) yang tersebar di beberapa tempat. Salah satunya adalah makam Islam tertua di Indonesia, yaitu Fatimah binti Maemun 1802 M. Artefak-artefak ini hingga saat ini dikunjungi oleh banyak orang untuk melakukan ritual keagamaan. Makalah ini memeriksa perubahan mendasar dalam pola ritual ziarah, aktivitas peziarah, dan makna yang bervariasi yang didirikan dalam ritual keagamaan di situs arkeologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan perubahan dalam pelaksanaan ritual keagamaan di situs arkeologi Leran yang mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap keberadaan situs arkeologi tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-4695e.webp" title="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-4695e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-4695e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-4695e.webp 1x" title="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" alt="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp" title="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp 1x" title="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" alt="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34630-ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr" title="JURIS - Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia" target="_blank">Rituals on Archaeological Site in Leran, Gresik,  Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh modernisasi terhadap perubahan makna dan fungsi situs arkeologi di Leran? Kedua, apakah ada pengaruh budaya lokal terhadap bentuk dan praktik ritual keagamaan di situs arkeologi tersebut? Dan ketiga, bagaimana dinamika interaksi antara masyarakat lokal dengan pengunjung dari luar daerah dalam konteks ritual keagamaan di Leran?.
<br>Keberadaan berbagai sisa arkeologi membuktikan adanya berbagai komunitas yang telah ada sejak masa lalu di Leran.Keberadaan Leran dalam peradaban kepulauan dapat dibuktikan dengan fungsinya sebagai salah satu pelabuhan yang menjadi pintu masuk utama di Jawa Utara.Jumlah sisa arkeologi Islam yang masih digunakan (monumen hidup) membentuk identitas masyarakat sekitar sebagai komunitas Islam yang menggabungkan budaya lokal dengan nilai-nilai Islam.Sisa arkeologi di Leran termasuk dalam konteks sistem dalam bentuk makam Fatimah binti Maemun, makam Panjang, makam pengikut Maulana Malik Ibrahim, dan masjid Maulana Malik Ibrahim sedangkan sisa arkeologi lainnya termasuk dalam konteks arkeologi.Kegiatan ritual keagamaan di situs arkeologi mengonfirmasi adanya praktik Islam Sufistik yang ditandai dengan penghormatan terhadap guru (baik yang hidup maupun yang meninggal), bacaan shalawat, dan tradisi bacaan tahlil (tahlilan).Pelaksanaan ritual keagamaan di situs arkeologi telah berkembang, tidak hanya ziarah, tetapi telah berkembang menjadi kegiatan besar yang rutin diadakan secara berkala.Perubahan ini memengaruhi pandangan masyarakat tentang peran tokoh yang dimakamkan di situs-situs ini
<br>Desa Leran memiliki sisa-sisa arkeologi (makam, menhir, batu giling, batu dakon, masjid) yang tersebar di beberapa tempat. Salah satunya adalah makam Islam tertua di Indonesia, yaitu Fatimah binti Maemun 1802 M. Artefak-artefak ini hingga saat ini dikunjungi oleh banyak orang untuk melakukan ritual keagamaan. Makalah ini memeriksa perubahan mendasar dalam pola ritual ziarah, aktivitas peziarah, dan makna yang bervariasi yang didirikan dalam ritual keagamaan di situs arkeologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan perubahan dalam pelaksanaan ritual keagamaan di situs arkeologi Leran yang mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap keberadaan situs arkeologi tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp" type="image/webp" length="149940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-4695e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-keagamaan-spiritual-identitas-masyarakat-pr-thumb-a16e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-504-isbi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7980-pascasarjana-isbi-bandung-conference-series.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Generation Z Disruption and Algorithms Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Generation Z Disruption and Algorithms Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Generation Z Disruption and Algorithms Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34607-fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi</link>
	<guid isPermaLink="false">40a93b678fd95e73facd23a0c64fb09f</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:10:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,generation,nota4dprofit,usaha,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran literasi keuangan digital dalam mengurangi perilaku doom spending pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran literasi keuangan digital dalam mengurangi perilaku doom spending pada Generasi Z, dengan fokus pada pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan preferensi media sosial mereka. Kedua, penelitian dapat meneliti bagaimana pengaruh algoritma media sosial terhadap pembentukan habitus konsumtif pada Generasi Z, serta bagaimana platform dapat dirancang untuk mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak doom spending terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan finansial Generasi Z, serta mengembangkan intervensi yang efektif untuk membantu mereka mengelola tekanan emosional dan kecemasan yang memicu perilaku tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena doom spending pada Generasi Z dan berkontribusi pada pengembangan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.. Doom spending di kalangan Generasi Z tidak hanya sebagai perilaku konsumtif dan impulsif, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk praktik sosial dalam habitus, akumulasi modal, dan arena digital sebagai media pendukung.Konsumsi tidak lagi tentang kebutuhan, tetapi sebagai strategi sosial untuk mendapatkan pengakuan, menjaga konektivitas, dan menemukan identitas di dunia digital yang serba cepat.Arena digital juga bertindak sebagai sistem yang mengatur elemen ritme kehidupan dan orientasi nilai bagi kaum muda.Keterlibatan dan antusiasme di ruang platform kemudian menciptakan tekanan untuk dapat mengikuti perkembangan, mengikuti tren, dan berpartisipasi dalam kegiatan konsumsi.Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan dan keberadaan aspek teori sosial dengan menemukan habitus dan arena berinteraksi untuk membentuk gaya hidup konsumtif generasi muda di era konektivitas Generation Z adalah kelompok komunitas yang tumbuh melalui interaksi digital. Hal ini menyebabkan perubahan cepat, termasuk pergeseran pola konsumsi yang didorong oleh preferensi media sosial. Dinamika ini menyediakan ruang baru yang terbentuk melalui doom spending, yaitu budaya berbelanja berlebihan untuk mengatasi kecemasan sosial dan tekanan emosional yang dianggap lazim. Berdasarkan realitas ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami bagaimana doom spending bekerja sebagai elemen pergeseran pola konsumsi, berkontribusi bersama dengan media sosial terhadap gaya hidup Generasi Z di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, mengandalkan pendekatan fenomenologis Alfred Schutz, untuk menguji makna yang dialami informan dalam realitas yang mereka hadapi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ecef9.webp" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ecef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ecef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ecef9.webp 1x" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" alt="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ca611.webp" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ca611.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ca611.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ca611.webp 1x" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" alt="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp 1x" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" alt="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34607-fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi" title="JURIS - Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth" target="_blank">Generation Z, Disruption and Algorithms: Doom Spending as a Social Practice Disposition of Youth</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran literasi keuangan digital dalam mengurangi perilaku doom spending pada Generasi Z, dengan fokus pada pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan preferensi media sosial mereka. Kedua, penelitian dapat meneliti bagaimana pengaruh algoritma media sosial terhadap pembentukan habitus konsumtif pada Generasi Z, serta bagaimana platform dapat dirancang untuk mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak doom spending terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan finansial Generasi Z, serta mengembangkan intervensi yang efektif untuk membantu mereka mengelola tekanan emosional dan kecemasan yang memicu perilaku tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena doom spending pada Generasi Z dan berkontribusi pada pengembangan solusi yang inovatif dan berkelanjutan..
<br>Doom spending di kalangan Generasi Z tidak hanya sebagai perilaku konsumtif dan impulsif, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk praktik sosial dalam habitus, akumulasi modal, dan arena digital sebagai media pendukung.Konsumsi tidak lagi tentang kebutuhan, tetapi sebagai strategi sosial untuk mendapatkan pengakuan, menjaga konektivitas, dan menemukan identitas di dunia digital yang serba cepat.Arena digital juga bertindak sebagai sistem yang mengatur elemen ritme kehidupan dan orientasi nilai bagi kaum muda.Keterlibatan dan antusiasme di ruang platform kemudian menciptakan tekanan untuk dapat mengikuti perkembangan, mengikuti tren, dan berpartisipasi dalam kegiatan konsumsi.Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan dan keberadaan aspek teori sosial dengan menemukan habitus dan arena berinteraksi untuk membentuk gaya hidup konsumtif generasi muda di era konektivitas
<br>Generation Z adalah kelompok komunitas yang tumbuh melalui interaksi digital. Hal ini menyebabkan perubahan cepat, termasuk pergeseran pola konsumsi yang didorong oleh preferensi media sosial. Dinamika ini menyediakan ruang baru yang terbentuk melalui doom spending, yaitu budaya berbelanja berlebihan untuk mengatasi kecemasan sosial dan tekanan emosional yang dianggap lazim. Berdasarkan realitas ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami bagaimana doom spending bekerja sebagai elemen pergeseran pola konsumsi, berkontribusi bersama dengan media sosial terhadap gaya hidup Generasi Z di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, mengandalkan pendekatan fenomenologis Alfred Schutz, untuk menguji makna yang dialami informan dalam realitas yang mereka hadapi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp" type="image/webp" length="75272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ecef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-ca611.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/fenomena-doom-teori-sosial-budaya-literasi-finansi-thumb-575de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7143-scholars-jurnal-sosial-humaniora-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34624-ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul</link>
	<guid isPermaLink="false">c1d5fda3474f0455a0efe033b0b79f02</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:04:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model pengelolaan wakaf uang berbasis digital dapat diterapkan secara efektif di rumah sakit Islam seperti RS Zainab, termasuk tantangan teknis, keamanan, dan penerimaan oleh masyarakat donor. Kedua, perlu dikaji lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru: Pertama, perlu diteliti bagaimana model pengelolaan wakaf uang berbasis digital dapat diterapkan secara efektif di rumah sakit Islam seperti RS Zainab, termasuk tantangan teknis, keamanan, dan penerimaan oleh masyarakat donor. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai efektivitas pembentukan nazhir khusus rumah sakit yang terintegrasi dengan Badan Wakaf Indonesia dan lembaga keuangan syariah, untuk menjamin transparansi, profesionalisme, dan keberlanjutan pengelolaan dana wakaf. Ketiga, penting untuk mengembangkan model simulasi pembiayaan wakaf produktif yang dapat digunakan dalam anggaran operasional rumah sakit, guna mengidentifikasi skema alokasi dana wakaf yang optimal untuk subsidi pasien tidak mampu, pengadaan alat kesehatan, atau pengembangan fasilitas, serta dampaknya terhadap kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.. Rumah sakit kini memiliki dasar pengetahuan yang kuat untuk mengoptimalkan wakaf uang sebagai sumber pendanaan sosial yang produktif dan berkelanjutan bagi pelayanan kesehatan, terutama untuk dhuafa.Untuk mendukung implementasi yang efektif, diperlukan pembentukan nazhir resmi, kampanye publik, dan pelatihan lanjutan dalam manajemen investasi serta akuntansi wakaf Pengelolaan wakaf uang yang efektif dan transparan merupakan elemen krusial dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan lembaga sosial, termasuk rumah sakit Islam. Rumah Sakit Zainab Pekanbaru sebagai salah satu institusi kesehatan berbasis syariah memerlukan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme, regulasi, dan potensi optimalisasi wakaf uang untuk peningkatan mutu layanan dan penyediaan fasilitas kesehatan bagi masyarakat, terutama dhuafa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran staf, manajemen, dan nazhir (pengelola) Rumah Sakit Zainab mengenai pengelolaan wakaf uang sesuai prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep wakaf uang, peran nazhir, dan prosedur legal-formal pengelolaannya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-ba246.webp" title="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-ba246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-ba246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-ba246.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" alt="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp" title="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" alt="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34624-ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul" title="JURIS - Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru" target="_blank">Edukasi Pengelolaan Wakaf Uang di Rumah Sakit Zainab Pekanbaru</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana model pengelolaan wakaf uang berbasis digital dapat diterapkan secara efektif di rumah sakit Islam seperti RS Zainab, termasuk tantangan teknis, keamanan, dan penerimaan oleh masyarakat donor. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai efektivitas pembentukan nazhir khusus rumah sakit yang terintegrasi dengan Badan Wakaf Indonesia dan lembaga keuangan syariah, untuk menjamin transparansi, profesionalisme, dan keberlanjutan pengelolaan dana wakaf. Ketiga, penting untuk mengembangkan model simulasi pembiayaan wakaf produktif yang dapat digunakan dalam anggaran operasional rumah sakit, guna mengidentifikasi skema alokasi dana wakaf yang optimal untuk subsidi pasien tidak mampu, pengadaan alat kesehatan, atau pengembangan fasilitas, serta dampaknya terhadap kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan..
<br>Rumah sakit kini memiliki dasar pengetahuan yang kuat untuk mengoptimalkan wakaf uang sebagai sumber pendanaan sosial yang produktif dan berkelanjutan bagi pelayanan kesehatan, terutama untuk dhuafa.Untuk mendukung implementasi yang efektif, diperlukan pembentukan nazhir resmi, kampanye publik, dan pelatihan lanjutan dalam manajemen investasi serta akuntansi wakaf
<br>Pengelolaan wakaf uang yang efektif dan transparan merupakan elemen krusial dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan lembaga sosial, termasuk rumah sakit Islam. Rumah Sakit Zainab Pekanbaru sebagai salah satu institusi kesehatan berbasis syariah memerlukan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme, regulasi, dan potensi optimalisasi wakaf uang untuk peningkatan mutu layanan dan penyediaan fasilitas kesehatan bagi masyarakat, terutama dhuafa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran staf, manajemen, dan nazhir (pengelola) Rumah Sakit Zainab mengenai pengelolaan wakaf uang sesuai prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep wakaf uang, peran nazhir, dan prosedur legal-formal pengelolaannya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp" type="image/webp" length="114534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-ba246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/ekonomi-wakaf-produktif-sakit-islam-nashrul-pengel-thumb-deb4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reconstruction Of A Design Thinking Based Moral Education Learning Model For Generation Z A Literature Review Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconstruction Of A Design Thinking Based Moral Education Learning Model For Generation Z A Literature Review Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconstruction Of A Design Thinking Based Moral Education Learning Model For Generation Z A Literature Review Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34614-foster-education-model-moral-amid-cps-le</link>
	<guid isPermaLink="false">479d1117a312598ecc5df93f08e9436b</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:04:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad azim ]]></category>
	<category><![CDATA[ syiah kuala ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,azim,banda,kuala,muhamad,syiah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the identified gaps and limitations, future research should explore the practical implementation of the proposed DT-based moral education model in diverse educational settings, examining its effectiveness in fostering empathy and ethical reasoning ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study: Based on the identified gaps and limitations, future research should explore the practical implementation of the proposed DT-based moral education model in diverse educational settings, examining its effectiveness in fostering empathy and ethical reasoning among Generation Z students. Furthermore, research is needed to investigate how this model can be adapted to address specific moral challenges prevalent in the digital landscape, such as cyberbullying and misinformation. Finally, studies should focus on developing and validating assessment tools that measure not only cognitive understanding of moral principles but also behavioral changes and character development resulting from the implementation of this innovative learning approach, ensuring a holistic evaluation of its impact on students' moral compass and real-world decision-making abilities. These investigations will contribute to a more nuanced understanding of how to effectively cultivate moral character in the digital age, empowering the next generation to navigate complex ethical dilemmas with wisdom and integrity.. The study concludes that a paradigmatic shift is needed in moral education, adopting a human-centered and iterative mindset from Design Thinking to address the gap between normative knowledge and actual behavior in the digital age of Generation Z.This reconstruction aligns philosophically with Islamic education, with DT principles mirroring Islamic values like compassion and experimentation.The proposed model offers a relevant and effective approach to equip students with 21st-century skills and foster character development in a rapidly changing world This integrative literature review aims to reconstruct a Design Thinking (DT)-based learning model for moral education (akhlak) tailored to Generation Z in the digital age. The study systematically analyses 25 primary sources (scientific journals, proceedings, dissertations) published between 2016 and 2025. The findings reveal a significant gap between conventional normative teaching methods and the characteristics of Gen Z as digital natives, requiring a contextual and participatory learning paradigm. The analysis identifies Design Thinking as a powerful and philosophically aligned solution. DTAos human-centered, iterative stages (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) show deep convergence with Islamic moral concepts, such as at-ta'Athuf (compassion) and at-tajribah (experimentation). The synthesis results in a proposed conceptual... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-79ddc.webp" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-79ddc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-79ddc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-79ddc.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" alt="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" alt="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-6b125.webp" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-6b125.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-6b125.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-6b125.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" alt="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34614-foster-education-model-moral-amid-cps-le" title="JURIS - Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study" target="_blank">Reconstruction Of A Design Thinking-Based Moral Education Learning Model For Generation Z: A Literature Review Study</a>: Based on the identified gaps and limitations, future research should explore the practical implementation of the proposed DT-based moral education model in diverse educational settings, examining its effectiveness in fostering empathy and ethical reasoning among Generation Z students. Furthermore, research is needed to investigate how this model can be adapted to address specific moral challenges prevalent in the digital landscape, such as cyberbullying and misinformation. Finally, studies should focus on developing and validating assessment tools that measure not only cognitive understanding of moral principles but also behavioral changes and character development resulting from the implementation of this innovative learning approach, ensuring a holistic evaluation of its impact on students' moral compass and real-world decision-making abilities. These investigations will contribute to a more nuanced understanding of how to effectively cultivate moral character in the digital age, empowering the next generation to navigate complex ethical dilemmas with wisdom and integrity..
<br>The study concludes that a paradigmatic shift is needed in moral education, adopting a human-centered and iterative mindset from Design Thinking to address the gap between normative knowledge and actual behavior in the digital age of Generation Z.This reconstruction aligns philosophically with Islamic education, with DT principles mirroring Islamic values like compassion and experimentation.The proposed model offers a relevant and effective approach to equip students with 21st-century skills and foster character development in a rapidly changing world
<br>This integrative literature review aims to reconstruct a Design Thinking (DT)-based learning model for moral education (akhlak) tailored to Generation Z in the digital age. The study systematically analyses 25 primary sources (scientific journals, proceedings, dissertations) published between 2016 and 2025. The findings reveal a significant gap between conventional normative teaching methods and the characteristics of Gen Z as digital natives, requiring a contextual and participatory learning paradigm. The analysis identifies Design Thinking as a powerful and philosophically aligned solution. DTAos human-centered, iterative stages (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) show deep convergence with Islamic moral concepts, such as at-ta'Athuf (compassion) and at-tajribah (experimentation). The synthesis results in a proposed conceptual...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp" type="image/webp" length="85142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-79ddc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-19b8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/foster-education-model-moral-amid-cps-learning-bas-thumb-6b125.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-791-stainusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3091-jurnal-ikhtibar-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34623-desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pan</link>
	<guid isPermaLink="false">714e8e691a87409b6b4062ae6fa94973</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:00:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan program ini lebih lanjut, disarankan untuk fokus pada pelatihan lanjutan dalam pemasaran digital dan branding. Dengan demikian, masyarakat dapat belajar strategi promosi yang efektif dan menarik minat konsumen. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk: Untuk mengembangkan program ini lebih lanjut, disarankan untuk fokus pada pelatihan lanjutan dalam pemasaran digital dan branding. Dengan demikian, masyarakat dapat belajar strategi promosi yang efektif dan menarik minat konsumen. Selain itu, perlu dilakukan diversifikasi olahan pakcoy lainnya, seperti menciptakan varian rasa atau bentuk yang unik, untuk memperluas pilihan produk dan meningkatkan daya saing. Terakhir, pendampingan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan usaha komunitas. Dengan pendampingan yang konsisten, kelompok rumah kaca dan kader posyandu dapat terus mengembangkan inovasi produk dan meningkatkan kualitas serta daya saing usaha mereka.. Program pengabdian masyarakat di Desa Plosokerep berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam inovasi produk mie dan nugget pakcoy serta desain grafis menggunakan Canva.Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Service Learning (SL) efektif mendorong partisipasi aktif, menumbuhkan kemandirian ekonomi, serta memperkuat literasi digital masyarakat.Secara teoritis, kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi strategi transformasi sosial-ekonomi di tingkat komunitas.Ke depan program ini direkomendasikan untuk dikembangkan melalui pelatihan lanjutan pada aspek pemasaran digital dan branding, diversifikasi olahan pakcoy lainnya, serta pendampingan berkelanjutan agar usaha komunitas lebih mandiri dan berdaya saing Studi ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas Desa Plosokerep melalui peningkatan keterampilan diversifikasi produk pangan dan desain kemasan berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi dalam pengolahan sayuran pakcoy hidroponik serta minimnya kemampuan dalam desain promosi. Program pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Service Learning (SL), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan produk inovatif berupa mie pakcoy dan nugget pakcoy, serta pelatihan desain logo usaha menggunakan aplikasi Canva. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam pengolahan produk pangan dan desain grafis digital, yang berdampak pada meningkatnya nilai jual serta daya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-4cadb.webp" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-4cadb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-4cadb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-4cadb.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" alt="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" alt="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-2ad78.webp" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-2ad78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-2ad78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-2ad78.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" alt="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34623-desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pan" title="JURIS - Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk" target="_blank">Pelatihan Diversifikasi Pangan Pakcoy Berbasis Pertanian Hidroponik dan Desain Pada Kemasan Produk</a>: Untuk mengembangkan program ini lebih lanjut, disarankan untuk fokus pada pelatihan lanjutan dalam pemasaran digital dan branding. Dengan demikian, masyarakat dapat belajar strategi promosi yang efektif dan menarik minat konsumen. Selain itu, perlu dilakukan diversifikasi olahan pakcoy lainnya, seperti menciptakan varian rasa atau bentuk yang unik, untuk memperluas pilihan produk dan meningkatkan daya saing. Terakhir, pendampingan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan usaha komunitas. Dengan pendampingan yang konsisten, kelompok rumah kaca dan kader posyandu dapat terus mengembangkan inovasi produk dan meningkatkan kualitas serta daya saing usaha mereka..
<br>Program pengabdian masyarakat di Desa Plosokerep berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam inovasi produk mie dan nugget pakcoy serta desain grafis menggunakan Canva.Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Service Learning (SL) efektif mendorong partisipasi aktif, menumbuhkan kemandirian ekonomi, serta memperkuat literasi digital masyarakat.Secara teoritis, kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi strategi transformasi sosial-ekonomi di tingkat komunitas.Ke depan program ini direkomendasikan untuk dikembangkan melalui pelatihan lanjutan pada aspek pemasaran digital dan branding, diversifikasi olahan pakcoy lainnya, serta pendampingan berkelanjutan agar usaha komunitas lebih mandiri dan berdaya saing
<br>Studi ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas Desa Plosokerep melalui peningkatan keterampilan diversifikasi produk pangan dan desain kemasan berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi dalam pengolahan sayuran pakcoy hidroponik serta minimnya kemampuan dalam desain promosi. Program pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Service Learning (SL), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan produk inovatif berupa mie pakcoy dan nugget pakcoy, serta pelatihan desain logo usaha menggunakan aplikasi Canva. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam pengolahan produk pangan dan desain grafis digital, yang berdampak pada meningkatnya nilai jual serta daya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp" type="image/webp" length="121588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-4cadb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-6a807.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/desain-grafis-buah-produk-inovatif-lkms-pangan-kha-thumb-2ad78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34620-madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel</link>
	<guid isPermaLink="false">6e70cd611916d03d18dbd6b5ac1f955d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:58:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad azim ]]></category>
	<category><![CDATA[ syiah kuala ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,azim,banda,kuala,muhamad,syiah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih dalam dinamika kerja tim dari perspektif lintas jenjang pendidikan, untuk memahami bagaimana strategi kepemimpinan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar: Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih dalam dinamika kerja tim dari perspektif lintas jenjang pendidikan, untuk memahami bagaimana strategi kepemimpinan kepala sekolah dapat diterapkan secara efektif di berbagai tingkat pendidikan.2. Mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja institusi, dengan menganalisis bagaimana strategi kepemimpinan yang diterapkan mempengaruhi kinerja madrasah secara keseluruhan.3. Mengembangkan model pembangunan kapasitas berbasis kebutuhan, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota tim kerja madrasah, serta mengeksplorasi bagaimana model ini dapat meningkatkan motivasi kerja, efektivitas kolaborasi tim, dan kualitas layanan pendidikan.4. Meneliti lebih lanjut mengenai model komunikasi berbasis sistem informasi yang mendukung komunikasi berkelanjutan, terutama dalam konteks madrasah negeri dengan struktur birokrasi yang terbatas dan wewenang yang terbatas.5. Mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi fluktuasi komitmen dalam kerja tim madrasah, serta dampak fluktuasi komitmen tersebut terhadap kualitas layanan pendidikan.6. Meneliti lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang model penempatan berbasis empati dan pengamatan langsung terhadap motivasi kerja dan efektivitas kinerja tugas dalam jangka panjang.7. Mengembangkan kebijakan sumber daya manusia berbasis kompetensi di lembaga pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi lokal, serta mengeksplorasi bagaimana kebijakan ini dapat memperkuat solidaritas institusi dan meningkatkan kemampuan profesional staf.8. Mengkaji peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun budaya kerja yang matang, dengan fokus pada bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang mendukung komunikasi sistematis, dokumentasi yang terstruktur, dan pengawasan yang efektif.9. Mengeksplorasi dinamika kepemimpinan kepala madrasah dalam konteks madrasah swasta atau institusi dengan struktur organisasi yang lebih fleksibel, untuk memperkaya pemahaman mengenai dinamika kepemimpinan berbasis kepercayaan dalam konteks pendidikan Islam.10. Meneliti lebih lanjut mengenai hubungan antara kepemimpinan partisipatif dan efektivitas organisasi pendidikan berbasis nilai, serta bagaimana kepemimpinan partisipatif dapat memperkuat komitmen kolektif dan meningkatkan kinerja tim kerja.. Strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar diterapkan melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja madrasah.Strategi ini mencakup perencanaan kerja melalui deliberasi, distribusi tugas berdasarkan kapasitas individu, penyediaan deskripsi pekerjaan yang jelas, dan pemantauan serta evaluasi berbasis data dengan partisipasi.Kerja tim juga diperkuat melalui pelatihan yang berbasis kebutuhan, baik secara internal maupun eksternal, yang berfokus pada peningkatan profesionalisme dan solidaritas tim.Tantangan kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim berasal dari dinamika internal, seperti budaya kepercayaan hierarkis, komunikasi yang belum didokumentasikan secara sistematis, dan disparitas komitmen dan keterampilan antar anggota tim.Meskipun pendekatan kolaboratif telah diterapkan, efektivitas kerja tim masih dipengaruhi oleh kapasitas individu, keterbatasan sistem dukungan, dan budaya kerja yang belum matang.Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan manajemen partisipatif, pelatihan berkelanjutan, dan implementasi kebijakan komunikasi dan pengawasan kontekstual untuk membangun kerja tim profesional yang berorientasi pada pendidikan berkualitas Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan tantangan kepala sekolah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar, serta membandingkannya dengan temuan studi sebelumnya oleh Dewi (2021) dan Munandar (2022). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi yang melibatkan berbagai pihak terkait di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah diterapkan secara kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja sekolah. Strategi-strategi tersebut meliputi perencanaan bersama, keterlibatan tim dalam distribusi tugas, delegasi berdasarkan kompetensi, dan kejelasan wewenang. Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin, serta pembangunan kapasitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-acbfd.webp" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-acbfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-acbfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-acbfd.webp 1x" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" alt="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp 1x" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" alt="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-2daf2.webp" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-2daf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-2daf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-2daf2.webp 1x" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" alt="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34620-madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel" title="JURIS - Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar" target="_blank">Leadership Strategies of Madrasah Heads in Teamwork Management at MIN 20 Aceh Besar</a>: Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih dalam dinamika kerja tim dari perspektif lintas jenjang pendidikan, untuk memahami bagaimana strategi kepemimpinan kepala sekolah dapat diterapkan secara efektif di berbagai tingkat pendidikan.2. Mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja institusi, dengan menganalisis bagaimana strategi kepemimpinan yang diterapkan mempengaruhi kinerja madrasah secara keseluruhan.3. Mengembangkan model pembangunan kapasitas berbasis kebutuhan, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota tim kerja madrasah, serta mengeksplorasi bagaimana model ini dapat meningkatkan motivasi kerja, efektivitas kolaborasi tim, dan kualitas layanan pendidikan.4. Meneliti lebih lanjut mengenai model komunikasi berbasis sistem informasi yang mendukung komunikasi berkelanjutan, terutama dalam konteks madrasah negeri dengan struktur birokrasi yang terbatas dan wewenang yang terbatas.5. Mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi fluktuasi komitmen dalam kerja tim madrasah, serta dampak fluktuasi komitmen tersebut terhadap kualitas layanan pendidikan.6. Meneliti lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang model penempatan berbasis empati dan pengamatan langsung terhadap motivasi kerja dan efektivitas kinerja tugas dalam jangka panjang.7. Mengembangkan kebijakan sumber daya manusia berbasis kompetensi di lembaga pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi lokal, serta mengeksplorasi bagaimana kebijakan ini dapat memperkuat solidaritas institusi dan meningkatkan kemampuan profesional staf.8. Mengkaji peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun budaya kerja yang matang, dengan fokus pada bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang mendukung komunikasi sistematis, dokumentasi yang terstruktur, dan pengawasan yang efektif.9. Mengeksplorasi dinamika kepemimpinan kepala madrasah dalam konteks madrasah swasta atau institusi dengan struktur organisasi yang lebih fleksibel, untuk memperkaya pemahaman mengenai dinamika kepemimpinan berbasis kepercayaan dalam konteks pendidikan Islam.10. Meneliti lebih lanjut mengenai hubungan antara kepemimpinan partisipatif dan efektivitas organisasi pendidikan berbasis nilai, serta bagaimana kepemimpinan partisipatif dapat memperkuat komitmen kolektif dan meningkatkan kinerja tim kerja..
<br>Strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar diterapkan melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja madrasah.Strategi ini mencakup perencanaan kerja melalui deliberasi, distribusi tugas berdasarkan kapasitas individu, penyediaan deskripsi pekerjaan yang jelas, dan pemantauan serta evaluasi berbasis data dengan partisipasi.Kerja tim juga diperkuat melalui pelatihan yang berbasis kebutuhan, baik secara internal maupun eksternal, yang berfokus pada peningkatan profesionalisme dan solidaritas tim.Tantangan kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim berasal dari dinamika internal, seperti budaya kepercayaan hierarkis, komunikasi yang belum didokumentasikan secara sistematis, dan disparitas komitmen dan keterampilan antar anggota tim.Meskipun pendekatan kolaboratif telah diterapkan, efektivitas kerja tim masih dipengaruhi oleh kapasitas individu, keterbatasan sistem dukungan, dan budaya kerja yang belum matang.Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan manajemen partisipatif, pelatihan berkelanjutan, dan implementasi kebijakan komunikasi dan pengawasan kontekstual untuk membangun kerja tim profesional yang berorientasi pada pendidikan berkualitas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan tantangan kepala sekolah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar, serta membandingkannya dengan temuan studi sebelumnya oleh Dewi (2021) dan Munandar (2022). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi yang melibatkan berbagai pihak terkait di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah diterapkan secara kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja sekolah. Strategi-strategi tersebut meliputi perencanaan bersama, keterlibatan tim dalam distribusi tugas, delegasi berdasarkan kompetensi, dan kejelasan wewenang. Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin, serta pembangunan kapasitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp" type="image/webp" length="85096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-acbfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-766a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madrasah-head-kolaborasi-tim-variabel-kompetensi-k-thumb-2daf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-791-stainusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3091-jurnal-ikhtibar-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan Coding itu Seru pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan Coding itu Seru pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan Coding itu Seru pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34605-hasil-persepsi-siswa-keterlibatan</link>
	<guid isPermaLink="false">fea8400ebe117a357a276a852b605527</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:48:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh mansyur ]]></category>
	<category><![CDATA[ ifham adlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ atin nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adlan,atin,ifham,mansyur,moh,nisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum coding yang lebih terstruktur dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa MA. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode pembelajaran yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan "Coding itu Seru!" pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum coding yang lebih terstruktur dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa MA. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode pembelajaran yang lebih inovatif, seperti gamifikasi atau pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari pelatihan coding terhadap minat siswa dalam mengejar karir di bidang teknologi dan kontribusi mereka dalam pengembangan solusi digital untuk masyarakat. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program coding di sekolah-sekolah lain, termasuk peran guru, dukungan infrastruktur, dan keterlibatan orang tua, sehingga program serupa dapat direplikasi dan disesuaikan dengan konteks lokal yang berbeda. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional di kalangan generasi muda dapat terus ditingkatkan dan diperluas.. Mengembangkan Aplikasi yang Bermanfaat" terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman dasar logika pemrograman di kalangan siswa MA Diponegoro Yogyakarta.Melalui metode yang interaktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, kegiatan ini berhasil mengubah persepsi siswa mengenai coding dari sesuatu yang rumit menjadi alat yang kreatif dan bermanfaat.Disimpulkan bahwa pengenalan konsep teknologi dengan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi di masa depan Di era digital, pemahaman dasar tentang teknologi dan pemrograman menjadi krusial. Namun, banyak siswa tingkat menengah atas memandang coding sebagai sesuatu yang rumit dan tidak terjangkau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar coding dan logika pemrograman secara menyenangkan dan relevan bagi siswa MA Diponegoro Yogyakarta. Pelatihan bertajuk "Coding itu Seru! Mengembangkan Aplikasi yang Bermanfaat" ini dilaksanakan pada 4 September 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan interaktif yang mencakup presentasi, studi kasus pada aplikasi populer (seperti Gojek, Shopee, dan Instagram), pengenalan diagram alur (flowchart) untuk melatih berpikir sistematis, serta sesi brainstorming ide aplikasi secara berkelompok.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-23907.webp" title="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-23907.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-23907.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-23907.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" alt="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp" title="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" alt="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34605-hasil-persepsi-siswa-keterlibatan" title="JURIS - Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan &quot;Coding itu Seru!&quot; pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta" target="_blank">Meningkatkan Minat dan Pemahaman Logika Pemrograman Dasar melalui Pelatihan "Coding itu Seru!" pada Siswa MA Diponegoro Yogyakarta</a>: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum coding yang lebih terstruktur dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa MA. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode pembelajaran yang lebih inovatif, seperti gamifikasi atau pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari pelatihan coding terhadap minat siswa dalam mengejar karir di bidang teknologi dan kontribusi mereka dalam pengembangan solusi digital untuk masyarakat. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program coding di sekolah-sekolah lain, termasuk peran guru, dukungan infrastruktur, dan keterlibatan orang tua, sehingga program serupa dapat direplikasi dan disesuaikan dengan konteks lokal yang berbeda. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional di kalangan generasi muda dapat terus ditingkatkan dan diperluas..
<br>Mengembangkan Aplikasi yang Bermanfaat" terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman dasar logika pemrograman di kalangan siswa MA Diponegoro Yogyakarta.Melalui metode yang interaktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, kegiatan ini berhasil mengubah persepsi siswa mengenai coding dari sesuatu yang rumit menjadi alat yang kreatif dan bermanfaat.Disimpulkan bahwa pengenalan konsep teknologi dengan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi di masa depan
<br>Di era digital, pemahaman dasar tentang teknologi dan pemrograman menjadi krusial. Namun, banyak siswa tingkat menengah atas memandang coding sebagai sesuatu yang rumit dan tidak terjangkau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar coding dan logika pemrograman secara menyenangkan dan relevan bagi siswa MA Diponegoro Yogyakarta. Pelatihan bertajuk "Coding itu Seru! Mengembangkan Aplikasi yang Bermanfaat" ini dilaksanakan pada 4 September 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan interaktif yang mencakup presentasi, studi kasus pada aplikasi populer (seperti Gojek, Shopee, dan Instagram), pengenalan diagram alur (flowchart) untuk melatih berpikir sistematis, serta sesi brainstorming ide aplikasi secara berkelompok....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp" type="image/webp" length="117808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-23907.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/hasil-persepsi-siswa-keterlibatan-partisipasi-akti-thumb-99361.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7145-jumat-informatika-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34621-grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas</link>
	<guid isPermaLink="false">05527c2e0d9f41213fe95c2be9b97bae</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:18:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad azim ]]></category>
	<category><![CDATA[ syiah kuala ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,azim,banda,kuala,muhamad,syiah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas aplikasi TikTok dalam pembelajaran mata pelajaran lain, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah peningkatan keaktifan siswa juga terjadi pada bidang studi yang berbeda. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas aplikasi TikTok dalam pembelajaran mata pelajaran lain, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah peningkatan keaktifan siswa juga terjadi pada bidang studi yang berbeda. Selain itu, penting untuk meneliti dampak penggunaan TikTok terhadap perkembangan kreativitas siswa, dengan fokus pada bagaimana platform ini dapat mendorong siswa untuk menghasilkan konten pembelajaran yang inovatif dan orisinal. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas TikTok sebagai media pembelajaran dengan media pembelajaran digital lainnya, seperti aplikasi pembelajaran interaktif atau platform video pembelajaran, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing media dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan motivasi belajar.. Based on the research conducted, it can be concluded that the implementation of the TikTok application as a learning medium to enhance student engagement in fourth-grade students at MIN 11 West Aceh was successfully carried out in two meetings on October 26th and 27th, 2023, in the Arts, Culture, and Crafts (SBdP) subject, specifically focusing on basic dance movements.Furthermore, students demonstrated a high level of engagement in learning through the utilization of the TikTok application, as evidenced by observation results and improved learning outcomes.Therefore, the use of TikTok as a learning medium has proven to be effective in increasing student activity and improving learning achievements A teacher must be more creative and innovative in applying interesting learning media so that learning conditions do not make students feel bored and boring. This problem needs to be addressed so that learning becomes creative and fun, one of which is by using the TikTok application media to increase student activity in class. This research aims to determine the implementation of the TikTok application as a learning medium to increase the activity of class IV students at MIN 11 West Aceh and to determine the level of student activity by using the TikTok application as a learning medium... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-5b2d2.webp" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-5b2d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-5b2d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-5b2d2.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" alt="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-fd510.webp" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-fd510.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-fd510.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-fd510.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" alt="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" alt="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34621-grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas" title="JURIS - Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh" target="_blank">Utilization Of The Tiktok Application As A Learning Media To Increase Student Engagement In Grade Iv At Min 11 West Aceh</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas aplikasi TikTok dalam pembelajaran mata pelajaran lain, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah peningkatan keaktifan siswa juga terjadi pada bidang studi yang berbeda. Selain itu, penting untuk meneliti dampak penggunaan TikTok terhadap perkembangan kreativitas siswa, dengan fokus pada bagaimana platform ini dapat mendorong siswa untuk menghasilkan konten pembelajaran yang inovatif dan orisinal. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas TikTok sebagai media pembelajaran dengan media pembelajaran digital lainnya, seperti aplikasi pembelajaran interaktif atau platform video pembelajaran, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing media dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan motivasi belajar..
<br>Based on the research conducted, it can be concluded that the implementation of the TikTok application as a learning medium to enhance student engagement in fourth-grade students at MIN 11 West Aceh was successfully carried out in two meetings on October 26th and 27th, 2023, in the Arts, Culture, and Crafts (SBdP) subject, specifically focusing on basic dance movements.Furthermore, students demonstrated a high level of engagement in learning through the utilization of the TikTok application, as evidenced by observation results and improved learning outcomes.Therefore, the use of TikTok as a learning medium has proven to be effective in increasing student activity and improving learning achievements
<br>A teacher must be more creative and innovative in applying interesting learning media so that learning conditions do not make students feel bored and boring. This problem needs to be addressed so that learning becomes creative and fun, one of which is by using the TikTok application media to increase student activity in class. This research aims to determine the implementation of the TikTok application as a learning medium to increase the activity of class IV students at MIN 11 West Aceh and to determine the level of student activity by using the TikTok application as a learning medium...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp" type="image/webp" length="60960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-5b2d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-fd510.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/grade-students-sma-learning-outcomes-class-increas-thumb-93fc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-791-stainusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3091-jurnal-ikhtibar-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34606-efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-m</link>
	<guid isPermaLink="false">3b52cd246f2a67e84c6f9f415645c607</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ moh mansyur ]]></category>
	<category><![CDATA[ ifham adlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ atin nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adlan,atin,ifham,mansyur,moh,nisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi sistem website sekolah dengan aplikasi mobile dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan siswa dalam mendapatkan informasi secara real-time, terutama untuk notifikasi penting seperti jadwal ujian atau pengumuman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara: Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi sistem website sekolah dengan aplikasi mobile dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan siswa dalam mendapatkan informasi secara real-time, terutama untuk notifikasi penting seperti jadwal ujian atau pengumuman kelulusan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas sistem keamanan data dalam website berbasis CodeIgniter 3 di sekolah, mengingat semakin besarnya risiko kebocoran data pribadi siswa dan staf saat proses pendaftaran atau pengarsipan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model pelatihan berkelanjutan berbasis pendekatan Daring Interaktif untuk meningkatkan literasi digital guru di sekolah-sekolah dengan keterbatasan akses pelatihan langsung, sehingga kemandirian pengelolaan website dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam manfaat website sekolah sebagai sistem terintegrasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga aman dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital pendidikan di tingkat satuan pendidikan.. Implementasi website di SMK Jayanegara memberikan dampak positif dalam promosi sekolah, penyebaran informasi, dan penguatan administrasi internal.Website kini menjadi media resmi sekolah untuk publikasi kegiatan, dokumentasi prestasi, dan layanan berbasis digital.Program ini juga meningkatkan kapasitas guru dan staf dalam pengelolaan informasi digital, sehingga keberlanjutan website dapat terjaga.Dengan demikian, website tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi eksternal, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam tata kelola sekolah modern Perkembangan teknologi informasi menuntut sekolah tidak hanya berfokus pada layanan pembelajaran, tetapi juga memanfaatkan media digital untuk promosi dan manajemen administrasi. Salah satu instrumen penting dalam transformasi digital sekolah adalah website yang berfungsi sebagai sarana keterbukaan informasi, publikasi prestasi, serta penguatan layanan internal. Program pengabdian ini dilaksanakan pada Agustus 2025 di SMK Jayanegara Bicak Trowulan Mojokerto dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-a4e32.webp" title="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-a4e32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-a4e32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-a4e32.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" alt="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp" title="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" alt="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34606-efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-m" title="JURIS - Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara" target="_blank">Implementasi Website Sekolah untuk Optimalisasi Promosi dan Administrasi Internal di SMK Jayanegara</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi sistem website sekolah dengan aplikasi mobile dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan siswa dalam mendapatkan informasi secara real-time, terutama untuk notifikasi penting seperti jadwal ujian atau pengumuman kelulusan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas sistem keamanan data dalam website berbasis CodeIgniter 3 di sekolah, mengingat semakin besarnya risiko kebocoran data pribadi siswa dan staf saat proses pendaftaran atau pengarsipan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model pelatihan berkelanjutan berbasis pendekatan Daring Interaktif untuk meningkatkan literasi digital guru di sekolah-sekolah dengan keterbatasan akses pelatihan langsung, sehingga kemandirian pengelolaan website dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam manfaat website sekolah sebagai sistem terintegrasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga aman dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital pendidikan di tingkat satuan pendidikan..
<br>Implementasi website di SMK Jayanegara memberikan dampak positif dalam promosi sekolah, penyebaran informasi, dan penguatan administrasi internal.Website kini menjadi media resmi sekolah untuk publikasi kegiatan, dokumentasi prestasi, dan layanan berbasis digital.Program ini juga meningkatkan kapasitas guru dan staf dalam pengelolaan informasi digital, sehingga keberlanjutan website dapat terjaga.Dengan demikian, website tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi eksternal, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam tata kelola sekolah modern
<br>Perkembangan teknologi informasi menuntut sekolah tidak hanya berfokus pada layanan pembelajaran, tetapi juga memanfaatkan media digital untuk promosi dan manajemen administrasi. Salah satu instrumen penting dalam transformasi digital sekolah adalah website yang berfungsi sebagai sarana keterbukaan informasi, publikasi prestasi, serta penguatan layanan internal. Program pengabdian ini dilaksanakan pada Agustus 2025 di SMK Jayanegara Bicak Trowulan Mojokerto dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp" type="image/webp" length="121862" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-a4e32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/efisiensi-administrasi-pajak-bisnis-manajemen-sumb-thumb-6872c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7145-jumat-informatika-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34627-program-mentoring-salat-pendampingan-umkm</link>
	<guid isPermaLink="false">912b2db97b8068dfbad200193e3e23e0</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:59:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari transformasi digital terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari transformasi digital terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM di Desa Sumogawe. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan yang lebih berkelanjutan dan inklusif, dengan melibatkan peran aktif pemerintah desa dan sektor swasta dalam menyediakan pelatihan dan dukungan teknis secara berkala. Ketiga, penting untuk menginvestigasi strategi mengatasi disparitas literasi digital di kalangan pelaku UMKM, misalnya melalui program mentoring sebaya atau pengembangan materi pelatihan yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman masing-masing individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang transformasi digital UMKM di wilayah pedesaan, serta merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.. Program pendampingan di Desa Sumogawe telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM melalui peran mahasiswa sebagai fasilitator, edukator, dan motivator.Dampak positif terlihat pada peningkatan visibilitas usaha, penerapan sistem pembayaran non-tunai, peningkatan literasi digital, dan penguatan branding UMKM.Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan infrastruktur, program ini berhasil membangun sikap positif dan perilaku adaptif terhadap inovasi digital, mendorong perkembangan usaha yang lebih kompetitif Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 20 Posko 47 UIN Walisongo bertujuan untuk mendukung akselerasi transformasi digital UMKM di Desa Sumogawe, yang dikenal sebagai "Kampung Susu" dengan potensi ekonomi kreatif yang besar. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menganalisis peran mahasiswa sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam mendampingi pelaku UMKM. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mahasiswa berhasil meningkatkan visibilitas digital UMKM melalui implementasi Google My Business (GMB) dan QRIS, memperkuat branding usaha dengan Metromedia Technologies (MMT), serta meningkatkan literasi digital pelaku usaha. Dukungan dari perangkat desa dan antusiasme... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-6d929.webp" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-6d929.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-6d929.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-6d929.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" alt="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-8e30d.webp" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-8e30d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-8e30d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-8e30d.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" alt="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp 1x" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" alt="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34627-program-mentoring-salat-pendampingan-umkm" title="JURIS - Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe" target="_blank">Peran Pendampingan Dalam Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Desa Sumogawe</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari transformasi digital terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM di Desa Sumogawe. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan yang lebih berkelanjutan dan inklusif, dengan melibatkan peran aktif pemerintah desa dan sektor swasta dalam menyediakan pelatihan dan dukungan teknis secara berkala. Ketiga, penting untuk menginvestigasi strategi mengatasi disparitas literasi digital di kalangan pelaku UMKM, misalnya melalui program mentoring sebaya atau pengembangan materi pelatihan yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman masing-masing individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang transformasi digital UMKM di wilayah pedesaan, serta merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan..
<br>Program pendampingan di Desa Sumogawe telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM melalui peran mahasiswa sebagai fasilitator, edukator, dan motivator.Dampak positif terlihat pada peningkatan visibilitas usaha, penerapan sistem pembayaran non-tunai, peningkatan literasi digital, dan penguatan branding UMKM.Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan infrastruktur, program ini berhasil membangun sikap positif dan perilaku adaptif terhadap inovasi digital, mendorong perkembangan usaha yang lebih kompetitif
<br>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 20 Posko 47 UIN Walisongo bertujuan untuk mendukung akselerasi transformasi digital UMKM di Desa Sumogawe, yang dikenal sebagai "Kampung Susu" dengan potensi ekonomi kreatif yang besar. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menganalisis peran mahasiswa sebagai fasilitator, edukator, dan motivator dalam mendampingi pelaku UMKM. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mahasiswa berhasil meningkatkan visibilitas digital UMKM melalui implementasi Google My Business (GMB) dan QRIS, memperkuat branding usaha dengan Metromedia Technologies (MMT), serta meningkatkan literasi digital pelaku usaha. Dukungan dari perangkat desa dan antusiasme...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp" type="image/webp" length="111252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-6d929.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-8e30d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/program-mentoring-salat-pendampingan-umkm-ekonomi-thumb-0cf85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Humanist Religious Values Based Islamic Education Curriculum An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Humanist Religious Values Based Islamic Education Curriculum An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Humanist Religious Values Based Islamic Education Curriculum An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34615-vocational-education-curriculum-pai-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">0140979c9a8d40f0ed9e28e2015f816c</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:49:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad azim ]]></category>
	<category><![CDATA[ syiah kuala ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,azim,banda,kuala,muhamad,syiah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should focus on empirical testing of a humanist-religious based PAI curriculum model within formal education contexts.  Investigating the practical challenges and opportunities of implementing such a curriculum across diverse educational ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs: Further research should focus on empirical testing of a humanist-religious based PAI curriculum model within formal education contexts. Investigating the practical challenges and opportunities of implementing such a curriculum across diverse educational levels and regions is crucial. Additionally, studies should explore the effectiveness of different teacher training programs in fostering transformative pedagogy and the integration of humanist values. Finally, research is needed to assess the long-term impact of a humanist-religious curriculum on studentsAo character development, social responsibility, and global citizenship skills, considering the evolving needs of a rapidly changing world. These investigations will contribute to a more nuanced understanding of how to effectively integrate humanist values into Islamic education, ultimately shaping a generation equipped to navigate the complexities of the 21st century and contribute to a more just and peaceful global society.. The current Islamic Religious Education (PAI) curriculum has not fully addressed the needs of global education due to the minimal integration of humanist-religious values.The curriculum is dominated by cognitive and normative approaches, lacking the development of empathetic and tolerant character.A paradigm shift is needed, moving from a dogmatic approach towards a value-based transformative approach supported by curriculum policy and teacher training to shape students who are both religious and humanistic, as well as globally competent The urgency to reform the Islamic Religious Education (PAI) curriculum stems from a widening gap between its normative-dogmatic orientation and the global demand for inclusive, humanistic education. Although Islamic teachings emphasize compassion, justice, and respect for human dignity, these values are not yet systematically embedded in current curriculum structures. Previous studies have examined humanistic-religious education in limited scopes, but few have explored its philosophical foundations and global relevance. This study investigates how humanistic-religious values can be philosophically integrated... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp 1x" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" alt="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-31f39.webp" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-31f39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-31f39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-31f39.webp 1x" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" alt="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-63b20.webp" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-63b20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-63b20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-63b20.webp 1x" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" alt="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34615-vocational-education-curriculum-pai-isl" title="JURIS - Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs" target="_blank">Humanist-Religious Values Based Islamic Education Curriculum: An Analysis of Philosophical Foundations and Global Needs</a>: Further research should focus on empirical testing of a humanist-religious based PAI curriculum model within formal education contexts.  Investigating the practical challenges and opportunities of implementing such a curriculum across diverse educational levels and regions is crucial.  Additionally, studies should explore the effectiveness of different teacher training programs in fostering transformative pedagogy and the integration of humanist values.  Finally, research is needed to assess the long-term impact of a humanist-religious curriculum on studentsAo character development, social responsibility, and global citizenship skills, considering the evolving needs of a rapidly changing world. These investigations will contribute to a more nuanced understanding of how to effectively integrate humanist values into Islamic education, ultimately shaping a generation equipped to navigate the complexities of the 21st century and contribute to a more just and peaceful global society..
<br>The current Islamic Religious Education (PAI) curriculum has not fully addressed the needs of global education due to the minimal integration of humanist-religious values.The curriculum is dominated by cognitive and normative approaches, lacking the development of empathetic and tolerant character.A paradigm shift is needed, moving from a dogmatic approach towards a value-based transformative approach supported by curriculum policy and teacher training to shape students who are both religious and humanistic, as well as globally competent
<br>The urgency to reform the Islamic Religious Education (PAI) curriculum stems from a widening gap between its normative-dogmatic orientation and the global demand for inclusive, humanistic education. Although Islamic teachings emphasize compassion, justice, and respect for human dignity, these values are not yet systematically embedded in current curriculum structures. Previous studies have examined humanistic-religious education in limited scopes, but few have explored its philosophical foundations and global relevance. This study investigates how humanistic-religious values can be philosophically integrated...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp" type="image/webp" length="89174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-fd047.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-31f39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/vocational-education-curriculum-pai-islamic-humani-thumb-63b20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-791-stainusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3091-jurnal-ikhtibar-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar Rohmah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar Rohmah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar Rohmah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34616-keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelol</link>
	<guid isPermaLink="false">35a9a76b5c98486e339f306996d1c26a</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:37:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas sistem pencatatan keuangan digital dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masjid. Kedua, meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas sistem pencatatan keuangan digital dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masjid. Kedua, meneliti dampak sosial dari implementasi sistem baru terhadap perilaku pengurus dan keterlibatan jamaah dalam pengelolaan keuangan masjid. Ketiga, mengeksplorasi strategi-strategi partisipatif yang dapat diterapkan untuk memperkuat keterlibatan komunitas dalam pengelolaan keuangan masjid secara berkelanjutan.. Hasil utama yang diperoleh adalah tersusunnya sistem pencatatan keuangan sederhana berbasis digital menggunakan Microsoft Excel yang dapat dijadikan pedoman dalam tata kelola keuangan.Sistem ini mampu meningkatkan keteraturan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana.Selain menghasilkan keluaran teknis, terdapat pula dampak sosial yang positif, seperti meningkatnya kesadaran jamaah akan pentingnya keterbukaan, perubahan perilaku pengurus yang lebih teliti dalam pencatatan.Hal ini menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah teknis, tetapi juga berhasil mendorong transformasi sosial menuju tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan Program Pengalaman Lapangan (PPL) berbasis proyek di Masjid Ar-Rohmah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan keuangan masjid agar lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan diskusi partisipatif dengan pengurus yaitu bendahara untuk menggali kebutuhan nyata yang ada di lapangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan proyek, monitoring dan bimbingan, koordinasi dengan mitra, penyusunan laporan dan evaluasi, hingga tahap presentasi hasil proyek di hadapan dosen pembimbing dan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merancang template laporan keuangan berbasis digital sederhana menggunakan Microsoft Excel, mendampingi bendahara dalam penggunaannya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-749fb.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-749fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-749fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-749fb.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34616-keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelol" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah" target="_blank">Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Masjid Melalui Digitalisasi Berbasis Prinsip Syariah Studi Kasus Masjid Ar-Rohmah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang efektivitas sistem pencatatan keuangan digital dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masjid. Kedua, meneliti dampak sosial dari implementasi sistem baru terhadap perilaku pengurus dan keterlibatan jamaah dalam pengelolaan keuangan masjid. Ketiga, mengeksplorasi strategi-strategi partisipatif yang dapat diterapkan untuk memperkuat keterlibatan komunitas dalam pengelolaan keuangan masjid secara berkelanjutan..
<br>Hasil utama yang diperoleh adalah tersusunnya sistem pencatatan keuangan sederhana berbasis digital menggunakan Microsoft Excel yang dapat dijadikan pedoman dalam tata kelola keuangan.Sistem ini mampu meningkatkan keteraturan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana.Selain menghasilkan keluaran teknis, terdapat pula dampak sosial yang positif, seperti meningkatnya kesadaran jamaah akan pentingnya keterbukaan, perubahan perilaku pengurus yang lebih teliti dalam pencatatan.Hal ini menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah teknis, tetapi juga berhasil mendorong transformasi sosial menuju tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan
<br>Program Pengalaman Lapangan (PPL) berbasis proyek di Masjid Ar-Rohmah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan keuangan masjid agar lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan diskusi partisipatif dengan pengurus yaitu bendahara untuk menggali kebutuhan nyata yang ada di lapangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan proyek, monitoring dan bimbingan, koordinasi dengan mitra, penyusunan laporan dan evaluasi, hingga tahap presentasi hasil proyek di hadapan dosen pembimbing dan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merancang template laporan keuangan berbasis digital sederhana menggunakan Microsoft Excel, mendampingi bendahara dalam penggunaannya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp" type="image/webp" length="110136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-60c4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/keuangan-masjid-efektivitas-sistem-pengelolaan-ars-thumb-749fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34613-karawitan-sunda-teori-rd-machjar</link>
	<guid isPermaLink="false">af11deaefe1bbeb98ae578b100eaf58c</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:37:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ inovasi seni ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran musisi ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif budiman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,budiman,inovasi,musisi,peran,seni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai validitas dan relevansi teori laras dan surupan Rd. Machjar Angga Koesoemadinata ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda: Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas: Berdasarkan permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai validitas dan relevansi teori laras dan surupan Rd. Machjar Angga Koesoemadinata dengan praktik musikal kontemporer karawitan Sunda, menggunakan metode pengukuran frekuensi yang lebih akurat dan komprehensif. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada penggalian dan rekonstruksi konsep-konsep musikal Sunda yang mungkin tidak tercakup dalam teori yang ada, dengan melibatkan seniman tradisional sebagai sumber pengetahuan utama. Ketiga, studi komparatif antara teori karawitan Sunda dengan teori musik dari budaya lain, khususnya yang memiliki sistem tangga nada dan modal yang berbeda, dapat memberikan perspektif baru dalam memahami keunikan dan kompleksitas musik Sunda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang karawitan Sunda, serta berkontribusi pada pengembangan teori yang lebih komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman.. Machjar Angga Koesoemadinata memerlukan tindak lanjut melalui diskusi, penelitian, pengalian, pengukuran, dan analisis untuk mengatasi berbagai persoalan baik secara praktis maupun teoretis.Kritikan dari peneliti asing harus ditanggapi positif sebagai tantangan untuk mengembangkan teori karawitan Sunda sesuai dengan perkembangan praktiknya.Dengan demikian, dalam menyongsong generasi emas, kita perlu melangkah ke depan dengan bertolak dari karya Rd.Machjar Angga Koesoemadinata sebagai tonggak sejarah lahirnya teori karawitan Sunda Teori karawitan Sunda khususnya tentang laras, surupan, patet, dan lagon tidak pernah berkembang (stagnan). Apabila dihitung dari kurun waktu terbitnya buku Ilmu Seni Raras (1969), sudah hampir 56 tahun teori karawitan Sunda karya Rd. Machjar Angga Koesoemadinata berjalan di tempat (tidak mengalami kemajuan) walaupun beberapa tulisan dari peneliti asing telah menyampaikan kritikannya terhadap teori karawitan Sunda tersebut. Fenomena ini merupakan permasalahan krusial yang perlu segera ditindaklanjuti (melalui penelitian ulang yang berkelanjutan) karena teori karawitan Sunda tidak hanya digunakan sebagai materi pembelajaran di sekolah-sekolah seni dan perguruan tinggi seni, tetapi juga digunakan sebagai acuan dalam praktik memainkan karawitan Sunda. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, perlu dikemukakan beberapa hal yang mendasari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-e33f0.webp" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-e33f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-e33f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-e33f0.webp 1x" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" alt="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp 1x" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" alt="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-b8292.webp" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-b8292.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-b8292.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-b8292.webp 1x" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" alt="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34613-karawitan-sunda-teori-rd-machjar" title="JURIS - Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas" target="_blank">Stagnasi Perkembangan Teori Karawitan Sunda:  Sebuah Tantangan Dalam Mewujudkan Kemapanan  Ilmu Karawitan Sunda Di Era Generasi Emas</a>: Berdasarkan permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai validitas dan relevansi teori laras dan surupan Rd. Machjar Angga Koesoemadinata dengan praktik musikal kontemporer karawitan Sunda, menggunakan metode pengukuran frekuensi yang lebih akurat dan komprehensif. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada penggalian dan rekonstruksi konsep-konsep musikal Sunda yang mungkin tidak tercakup dalam teori yang ada, dengan melibatkan seniman tradisional sebagai sumber pengetahuan utama. Ketiga, studi komparatif antara teori karawitan Sunda dengan teori musik dari budaya lain, khususnya yang memiliki sistem tangga nada dan modal yang berbeda, dapat memberikan perspektif baru dalam memahami keunikan dan kompleksitas musik Sunda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang karawitan Sunda, serta berkontribusi pada pengembangan teori yang lebih komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman..
<br>Machjar Angga Koesoemadinata memerlukan tindak lanjut melalui diskusi, penelitian, pengalian, pengukuran, dan analisis untuk mengatasi berbagai persoalan baik secara praktis maupun teoretis.Kritikan dari peneliti asing harus ditanggapi positif sebagai tantangan untuk mengembangkan teori karawitan Sunda sesuai dengan perkembangan praktiknya.Dengan demikian, dalam menyongsong generasi emas, kita perlu melangkah ke depan dengan bertolak dari karya Rd.Machjar Angga Koesoemadinata sebagai tonggak sejarah lahirnya teori karawitan Sunda
<br>Teori karawitan Sunda khususnya tentang laras, surupan, patet, dan lagon tidak pernah berkembang (stagnan). Apabila dihitung dari kurun waktu terbitnya buku Ilmu Seni Raras (1969), sudah hampir 56 tahun teori karawitan Sunda karya Rd. Machjar Angga Koesoemadinata berjalan di tempat (tidak mengalami kemajuan) walaupun beberapa tulisan dari peneliti asing telah menyampaikan kritikannya terhadap teori karawitan Sunda tersebut. Fenomena ini merupakan permasalahan krusial yang perlu segera ditindaklanjuti (melalui penelitian ulang yang berkelanjutan) karena teori karawitan Sunda tidak hanya digunakan sebagai materi pembelajaran di sekolah-sekolah seni dan perguruan tinggi seni, tetapi juga digunakan sebagai acuan dalam praktik memainkan karawitan Sunda. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, perlu dikemukakan beberapa hal yang mendasari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp" type="image/webp" length="67372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-e33f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-f86c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/karawitan-sunda-teori-rd-machjar-angga-koesoemadin-thumb-b8292.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-504-isbi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7980-pascasarjana-isbi-bandung-conference-series.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34608-sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja</link>
	<guid isPermaLink="false">4d4a7eb6294277ec1e0b29084d2c196e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:30:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan SAK EP terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan mengukur indikator seperti peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan SAK EP terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan mengukur indikator seperti peningkatan profitabilitas, efisiensi operasional, dan akses terhadap pembiayaan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan SAK EP yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik UMKM di berbagai sektor industri, dengan mempertimbangkan tingkat literasi keuangan dan kompleksitas transaksi bisnis. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform cloud-based, dalam memfasilitasi penerapan SAK EP oleh UMKM, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan adopsi teknologi tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di Indonesia.. Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EP bagi pelaku UMKM UD.Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep akuntansi, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, serta keterampilan menggunakan Excel untuk pencatatan transaksi.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 33,4 poin antara pre-test dan post-test.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik nyata dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran pada pelaku UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, termasuk di Kabupaten Karangasem, Bali. UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK EP). Pencatatan transaksi manual menyebabkan rendahnya kualitas informasi keuangan, menghambat pengambilan keputusan, akses pembiayaan, dan evaluasi kinerja usaha. Tim dosen dari Akademi Keuangan dan Perbankan (AKABA) Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EP.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-023fe.webp" title="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-023fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-023fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-023fe.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" alt="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp" title="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" alt="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34608-sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja" title="JURIS - Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem" target="_blank">Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EP Bagi Pelaku UMKM UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan SAK EP terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan mengukur indikator seperti peningkatan profitabilitas, efisiensi operasional, dan akses terhadap pembiayaan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan SAK EP yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik UMKM di berbagai sektor industri, dengan mempertimbangkan tingkat literasi keuangan dan kompleksitas transaksi bisnis. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform cloud-based, dalam memfasilitasi penerapan SAK EP oleh UMKM, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan adopsi teknologi tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di Indonesia..
<br>Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EP bagi pelaku UMKM UD.Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep akuntansi, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, serta keterampilan menggunakan Excel untuk pencatatan transaksi.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 33,4 poin antara pre-test dan post-test.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik nyata dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran pada pelaku UMKM
<br>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, termasuk di Kabupaten Karangasem, Bali. UD. Kusuma Bali Mandiri Cabang Karangasem menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK EP). Pencatatan transaksi manual menyebabkan rendahnya kualitas informasi keuangan, menghambat pengambilan keputusan, akses pembiayaan, dan evaluasi kinerja usaha. Tim dosen dari Akademi Keuangan dan Perbankan (AKABA) Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EP....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp" type="image/webp" length="122328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-023fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sektor-industri-umkm-mahasiswa-pelaku-kinerja-keua-thumb-244c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34611-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal</link>
	<guid isPermaLink="false">c9c289ab4418c8f9e1ca668d6f9549ea</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:30:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ anrilia e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anrilia,content,e,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana habitus siswa yang terpapar kekerasan simbolik memengaruhi performa akademik dan perkembangan psikososial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana habitus siswa yang terpapar kekerasan simbolik memengaruhi performa akademik dan perkembangan psikososial mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi berbasis sekolah yang melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua dalam mengidentifikasi dan mengatasi praktik-praktik kekerasan simbolik. Ketiga, penelitian komparatif antara sekolah-sekolah dengan tingkat keragaman sosial-budaya yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memperburuk atau mengurangi risiko terjadinya kekerasan simbolik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan aman bagi semua siswa. Dengan memahami secara mendalam akar permasalahan dan mengembangkan solusi yang tepat sasaran, kita dapat mewujudkan visi pendidikan sebagai agen transformasi sosial yang memberdayakan individu dan membangun masyarakat yang lebih beradab.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekerasan simbolik di SMP Kabupaten Bandung berakar pada ketimpangan modal sosial dan budaya, serta termanifestasi dalam relasi kuasa yang timpang.Revitalisasi modal sosial melalui penguatan norma kooperatif dan solidaritas, serta optimalisasi modal budaya lokal sebagai instrumen dekonstruksi, terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih setara.Upaya pemberantasan kekerasan simbolik memerlukan rekonstruksi ekosistem sekolah secara menyeluruh, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan yang memanusiakan Pendidikan merupakan pilar fundamental dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, lingkungan pendidikan tidak selalu terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan simbolik yang bersifat halus dan seringkali tidak disadari. Penelitian ini mengkaji peran modal sosial dan modal budaya dalam upaya memahami dan meminimalkan kekerasan simbolik pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bandung. Dengan pendekatan kualitatif dan desain etnografi, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, FGD, dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan kerangka teoritis Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus, ranah, dan berbagai bentuk modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan simbolik termanifestasi melalui ejekan, pemberian label negatif, perbedaan perlakuan guru, dan penghinaan. Modal sosial dan budaya dapat berfungsi sebagai alat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp 1x" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-c4592.webp" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-c4592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-c4592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-c4592.webp 1x" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-8b309.webp" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-8b309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-8b309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-8b309.webp 1x" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34611-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal" title="JURIS - Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung" target="_blank">Memahami Peran Modal Sosial dan Budaya Dalam Meminimalkan Terjadinya Bentuk Kekerasan Simbolik: Sebuah Studi Kasus Di Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Bandung</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana habitus siswa yang terpapar kekerasan simbolik memengaruhi performa akademik dan perkembangan psikososial mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi berbasis sekolah yang melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua dalam mengidentifikasi dan mengatasi praktik-praktik kekerasan simbolik. Ketiga, penelitian komparatif antara sekolah-sekolah dengan tingkat keragaman sosial-budaya yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memperburuk atau mengurangi risiko terjadinya kekerasan simbolik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan aman bagi semua siswa. Dengan memahami secara mendalam akar permasalahan dan mengembangkan solusi yang tepat sasaran, kita dapat mewujudkan visi pendidikan sebagai agen transformasi sosial yang memberdayakan individu dan membangun masyarakat yang lebih beradab..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekerasan simbolik di SMP Kabupaten Bandung berakar pada ketimpangan modal sosial dan budaya, serta termanifestasi dalam relasi kuasa yang timpang.Revitalisasi modal sosial melalui penguatan norma kooperatif dan solidaritas, serta optimalisasi modal budaya lokal sebagai instrumen dekonstruksi, terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih setara.Upaya pemberantasan kekerasan simbolik memerlukan rekonstruksi ekosistem sekolah secara menyeluruh, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan yang memanusiakan
<br>Pendidikan merupakan pilar fundamental dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, lingkungan pendidikan tidak selalu terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan simbolik yang bersifat halus dan seringkali tidak disadari. Penelitian ini mengkaji peran modal sosial dan modal budaya dalam upaya memahami dan meminimalkan kekerasan simbolik pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bandung. Dengan pendekatan kualitatif dan desain etnografi, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, FGD, dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan kerangka teoritis Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus, ranah, dan berbagai bentuk modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan simbolik termanifestasi melalui ejekan, pemberian label negatif, perbedaan perlakuan guru, dan penghinaan. Modal sosial dan budaya dapat berfungsi sebagai alat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp" type="image/webp" length="51700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-d2cbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-c4592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-modal-sosial-me-thumb-8b309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-504-isbi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7981-bookchapter-isbi-bandung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34622-kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu</link>
	<guid isPermaLink="false">b3ac7bb28b6df9835bebff4f5987dadb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:27:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muhamad azim ]]></category>
	<category><![CDATA[ syiah kuala ]]></category>
	<category><![CDATA[ banda aceh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,azim,banda,kuala,muhamad,syiah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kapasitas manajerial pengurus koperasi di tingkat desa, terutama dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, dan tata kelola yang transparan. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kapasitas manajerial pengurus koperasi di tingkat desa, terutama dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, dan tata kelola yang transparan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas mekanisme pendidikan keuangan partisipatif yang dirancang khusus bagi anggota koperasi guna meningkatkan literasi keuangan dan rasa memiliki terhadap lembaga koperasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi sistem digital dalam operasional koperasi pedesaan, termasuk platform pemasaran bersama dan sistem pencatatan keuangan berbasis daring, untuk menilai dampaknya terhadap akses pasar dan efisiensi manajemen. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem koperasi yang mandiri, profesional, dan inklusif. Dengan pendekatan yang berbasis bukti, hasil studi dapat digunakan untuk menyusun panduan teknis yang adaptif terhadap kondisi lokal. Fokus pada model pelatihan berkelanjutan akan memastikan keberlanjutan kapasitas SDM koperasi. Evaluasi terhadap model pendidikan partisipatif bisa mengungkap strategi terbaik dalam membangun kesadaran kolektif. Sementara itu, eksplorasi pemanfaatan teknologi dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM pedesaan. Semua inisiatif ini pada akhirnya mendukung penguatan koperasi sebagai motor pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui penguatan lembaga koperasi sebagai instrumen pembangunan.Secara normatif, kebijakan ini memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan, khususnya dalam mengatasi kemiskinan, keterbatasan akses modal, dan daya saing ekonomi yang rendah.Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada penguatan tata kelola koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan regulasi dan pendanaan yang berkelanjutan Koperasi Merah Putih dirancang sebagai instrumen pembangunan ekonomi rakyat, menekankan prinsip saling membantu, partisipasi, dan kemandirian desa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaya yang terdiri dari reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan desa, namun konsistensi pelaksanaan di tingkat lokal masih bervariasi. Lembaga koperasi telah secara formal didirikan, tetapi masih menghadapi hambatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" alt="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-e80ce.webp" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-e80ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-e80ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-e80ce.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" alt="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-03e8f.webp" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-03e8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-03e8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-03e8f.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" alt="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34622-kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu" title="JURIS - Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan" target="_blank">Integrasi Pendidikan Koperatif Ke Dalam Kebijakan Koperasi Merah Putih Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kapasitas manajerial pengurus koperasi di tingkat desa, terutama dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, dan tata kelola yang transparan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas mekanisme pendidikan keuangan partisipatif yang dirancang khusus bagi anggota koperasi guna meningkatkan literasi keuangan dan rasa memiliki terhadap lembaga koperasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi sistem digital dalam operasional koperasi pedesaan, termasuk platform pemasaran bersama dan sistem pencatatan keuangan berbasis daring, untuk menilai dampaknya terhadap akses pasar dan efisiensi manajemen. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem koperasi yang mandiri, profesional, dan inklusif. Dengan pendekatan yang berbasis bukti, hasil studi dapat digunakan untuk menyusun panduan teknis yang adaptif terhadap kondisi lokal. Fokus pada model pelatihan berkelanjutan akan memastikan keberlanjutan kapasitas SDM koperasi. Evaluasi terhadap model pendidikan partisipatif bisa mengungkap strategi terbaik dalam membangun kesadaran kolektif. Sementara itu, eksplorasi pemanfaatan teknologi dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM pedesaan. Semua inisiatif ini pada akhirnya mendukung penguatan koperasi sebagai motor pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui penguatan lembaga koperasi sebagai instrumen pembangunan.Secara normatif, kebijakan ini memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan, khususnya dalam mengatasi kemiskinan, keterbatasan akses modal, dan daya saing ekonomi yang rendah.Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada penguatan tata kelola koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan regulasi dan pendanaan yang berkelanjutan
<br>Koperasi Merah Putih dirancang sebagai instrumen pembangunan ekonomi rakyat, menekankan prinsip saling membantu, partisipasi, dan kemandirian desa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaya yang terdiri dari reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan desa, namun konsistensi pelaksanaan di tingkat lokal masih bervariasi. Lembaga koperasi telah secara formal didirikan, tetapi masih menghadapi hambatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp" type="image/webp" length="72982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-af716.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-e80ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kompetensi-sdm-koperasi-aktif-masyarakat-daya-manu-thumb-03e8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-791-stainusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3091-jurnal-ikhtibar-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34617-ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu</link>
	<guid isPermaLink="false">362d0c6fb2fe6b83517a82d5549fbf69</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:16:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,generation,nota4dprofit,usaha,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi dampak negatif kecemasan politik, diperlukan pendekatan yang komprehensif dari berbagai pihak. Pemerintah dapat berperan dalam memberikan kepastian dan transparansi dalam kebijakan publik agar masyarakat tidak terus-menerus merasa cemas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental: Untuk mengurangi dampak negatif kecemasan politik, diperlukan pendekatan yang komprehensif dari berbagai pihak. Pemerintah dapat berperan dalam memberikan kepastian dan transparansi dalam kebijakan publik agar masyarakat tidak terus-menerus merasa cemas terhadap masa depan politik negara. Media juga perlu lebih selektif dalam menyajikan berita, dengan mengedepankan informasi yang akurat dan tidak berlebihan dalam menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai coping strategy dan literasi politik yang sehat. Individu dapat menerapkan strategi seperti membatasi konsumsi berita politik yang berlebihan, mengelola stres dengan aktivitas positif, dan mendiskusikan perasaan dengan orang-orang yang dipercaya. Pendidikan politik juga dapat membantu masyarakat memahami sistem pemerintahan dan kebijakan publik, serta mengembangkan kesadaran kritis dalam menghadapi dinamika politik secara sehat.. Fenomena anxiety politik yang timbul akibat ketidakpastian situasi politik memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental individu.Ketidakpastian politik sering kali memunculkan perasaan cemas, ketakutan, dan ketidakpastian yang berkepanjangan, sehingga dapat menyebabkan gangguan psikologis yang lebih serius jika tidak dikelola dengan baik.Dalam konteks sosial, kecemasan politik dapat memperburuk hubungan antarindividu serta menimbulkan polarisasi dalam masyarakat.Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap anxiety politik meliputi ketidakstabilan pemerintahan, kebijakan yang tidak menentu, serta pemberitaan media yang cenderung sensasional.Individu yang terus-menerus terpapar informasi politik yang negatif melalui berbagai platform media dapat mengalami tekanan psikologis yang semakin meningkat.Selain itu, ketidakmampuan individu dalam mengontrol situasi politik yang sedang berlangsung juga berkontribusi terhadap munculnya perasaan tidak berdaya dan stres berkepanjangan.Dari perspektif kesehatan mental, anxiety politik dapat menyebabkan berbagai gejala psikologis, seperti gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, perubahan suasana hati yang drastis, serta peningkatan tingkat stres.Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan kecemasan yang lebih serius, seperti gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder) atau bahkan depresi.Oleh karena itu, penting bagi individu untuk mengembangkan strategi coping yang sehat guna mengatasi kecemasan yang ditimbulkan oleh ketidakpastian politik Fenomena political anxiety atau kecemasan politik semakin meningkat di tengah ketidakstabilan politik yang terjadi di Indonesia. Ketidakpastian terhadap kebijakan pemerintah, disinformasi yang masif, serta polarisasi politik yang tajam telah memicu kecemasan yang berdampak pada kesehatan mental individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kecemasan politik memengaruhi kondisi psikologis masyarakat dengan pendekatan studi literatur dan analisis berbagai sumber berita. Data diperoleh dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" alt="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-1efa7.webp" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-1efa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-1efa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-1efa7.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" alt="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-e47e9.webp" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-e47e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-e47e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-e47e9.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" alt="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34617-ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu" title="JURIS - Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental" target="_blank">Fenomena Anxiety Politik Akibat Ketidakpastian Situasi Politik Ditinjau dari Kesehatan Mental</a>: Untuk mengurangi dampak negatif kecemasan politik, diperlukan pendekatan yang komprehensif dari berbagai pihak. Pemerintah dapat berperan dalam memberikan kepastian dan transparansi dalam kebijakan publik agar masyarakat tidak terus-menerus merasa cemas terhadap masa depan politik negara. Media juga perlu lebih selektif dalam menyajikan berita, dengan mengedepankan informasi yang akurat dan tidak berlebihan dalam menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai coping strategy dan literasi politik yang sehat. Individu dapat menerapkan strategi seperti membatasi konsumsi berita politik yang berlebihan, mengelola stres dengan aktivitas positif, dan mendiskusikan perasaan dengan orang-orang yang dipercaya. Pendidikan politik juga dapat membantu masyarakat memahami sistem pemerintahan dan kebijakan publik, serta mengembangkan kesadaran kritis dalam menghadapi dinamika politik secara sehat..
<br>Fenomena anxiety politik yang timbul akibat ketidakpastian situasi politik memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental individu.Ketidakpastian politik sering kali memunculkan perasaan cemas, ketakutan, dan ketidakpastian yang berkepanjangan, sehingga dapat menyebabkan gangguan psikologis yang lebih serius jika tidak dikelola dengan baik.Dalam konteks sosial, kecemasan politik dapat memperburuk hubungan antarindividu serta menimbulkan polarisasi dalam masyarakat.Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap anxiety politik meliputi ketidakstabilan pemerintahan, kebijakan yang tidak menentu, serta pemberitaan media yang cenderung sensasional.Individu yang terus-menerus terpapar informasi politik yang negatif melalui berbagai platform media dapat mengalami tekanan psikologis yang semakin meningkat.Selain itu, ketidakmampuan individu dalam mengontrol situasi politik yang sedang berlangsung juga berkontribusi terhadap munculnya perasaan tidak berdaya dan stres berkepanjangan.Dari perspektif kesehatan mental, anxiety politik dapat menyebabkan berbagai gejala psikologis, seperti gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, perubahan suasana hati yang drastis, serta peningkatan tingkat stres.Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan kecemasan yang lebih serius, seperti gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder) atau bahkan depresi.Oleh karena itu, penting bagi individu untuk mengembangkan strategi coping yang sehat guna mengatasi kecemasan yang ditimbulkan oleh ketidakpastian politik
<br>Fenomena political anxiety atau kecemasan politik semakin meningkat di tengah ketidakstabilan politik yang terjadi di Indonesia. Ketidakpastian terhadap kebijakan pemerintah, disinformasi yang masif, serta polarisasi politik yang tajam telah memicu kecemasan yang berdampak pada kesehatan mental individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kecemasan politik memengaruhi kondisi psikologis masyarakat dengan pendekatan studi literatur dan analisis berbagai sumber berita. Data diperoleh dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp" type="image/webp" length="108136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-131e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-1efa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/ketidakstabilan-politik-strategi-coping-individu-s-thumb-e47e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7143-scholars-jurnal-sosial-humaniora-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal NIB Shopee dan Rebranding ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal NIB Shopee dan Rebranding ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal NIB Shopee dan Rebranding ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34609-google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing</link>
	<guid isPermaLink="false">29ec378edb0205277490b9fd61941c2a</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:10:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil pengabdian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak jangka panjang dari pendaftaran NIB dan sertifikasi halal terhadap peningkatan pendapatan dan kepercayaan konsumen terhadap UMKM kerupuk Ibu Supatmah. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding: Berdasarkan hasil pengabdian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak jangka panjang dari pendaftaran NIB dan sertifikasi halal terhadap peningkatan pendapatan dan kepercayaan konsumen terhadap UMKM kerupuk Ibu Supatmah. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan platform Shopee dalam meningkatkan jangkauan pasar dan volume penjualan UMKM perlu dilakukan, termasuk analisis tantangan dan solusi dalam mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model pelatihan digital marketing yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi UMKM di Karimunjawa, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan kebutuhan spesifik masing-masing pelaku usaha, sehingga mereka dapat secara mandiri memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan bisnis mereka.. Kegiatan pengabdian di Desa Karimunjawa menunjukkan bahwa masih terdapat UMKM yang belum memperhatikan aspek penting untuk meningkatkan daya saing produk di pasaran, seperti pendaftaran di Google Maps, sertifikasi halal, legalitas NIB, branding, dan pemanfaatan Shopee.Diharapkan program pengabdian ini dapat memperkuat jangkauan pasar, branding, dan daya saing kerupuk Ibu Supatmah, serta menjadi contoh bagi UMKM lain di Karimunjawa.Dengan demikian, UMKM di Karimunjawa diharapkan menjadi lebih produktif dan mampu bersaing dengan produk lokal lainnya Karimunjawa terkenal dengan keindahan alamnya, menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Selain potensi wisatanya, Karimunjawa juga memiliki komunitas UMKM di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pengolahan kerupuk ikan. Namun, dari observasi lapangan, ditemukan bahwa banyak UMKM masih mengalami masalah produktivitas, branding produk yang lemah, dan pelanggan kesulitan menemukan lokasi usaha. Salah satu UMKM yang mengalami hal ini adalah UMKM kerupuk khas Karimunjawa milik Ibu Supatmah. Tim pengabdian masyarakat melaksanakan program untuk mengatasi masalah ini, termasuk mendaftarkan alamat bisnis di Google Maps, memperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-06b94.webp" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-06b94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-06b94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-06b94.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" alt="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-2a15a.webp" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-2a15a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-2a15a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-2a15a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" alt="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" alt="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34609-google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing" title="JURIS - Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding" target="_blank">Peningkatan Daya Saing UMKM Kerupuk Ibu Supatmah Melalui Pendaftaran Halal, NIB, Shopee dan Rebranding</a>: Berdasarkan hasil pengabdian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak jangka panjang dari pendaftaran NIB dan sertifikasi halal terhadap peningkatan pendapatan dan kepercayaan konsumen terhadap UMKM kerupuk Ibu Supatmah. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan platform Shopee dalam meningkatkan jangkauan pasar dan volume penjualan UMKM perlu dilakukan, termasuk analisis tantangan dan solusi dalam mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model pelatihan digital marketing yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi UMKM di Karimunjawa, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan kebutuhan spesifik masing-masing pelaku usaha, sehingga mereka dapat secara mandiri memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan bisnis mereka..
<br>Kegiatan pengabdian di Desa Karimunjawa menunjukkan bahwa masih terdapat UMKM yang belum memperhatikan aspek penting untuk meningkatkan daya saing produk di pasaran, seperti pendaftaran di Google Maps, sertifikasi halal, legalitas NIB, branding, dan pemanfaatan Shopee.Diharapkan program pengabdian ini dapat memperkuat jangkauan pasar, branding, dan daya saing kerupuk Ibu Supatmah, serta menjadi contoh bagi UMKM lain di Karimunjawa.Dengan demikian, UMKM di Karimunjawa diharapkan menjadi lebih produktif dan mampu bersaing dengan produk lokal lainnya
<br>Karimunjawa terkenal dengan keindahan alamnya, menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Selain potensi wisatanya, Karimunjawa juga memiliki komunitas UMKM di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pengolahan kerupuk ikan. Namun, dari observasi lapangan, ditemukan bahwa banyak UMKM masih mengalami masalah produktivitas, branding produk yang lemah, dan pelanggan kesulitan menemukan lokasi usaha. Salah satu UMKM yang mengalami hal ini adalah UMKM kerupuk khas Karimunjawa milik Ibu Supatmah. Tim pengabdian masyarakat melaksanakan program untuk mengatasi masalah ini, termasuk mendaftarkan alamat bisnis di Google Maps, memperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp" type="image/webp" length="112632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-06b94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-2a15a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/google-maps-umkm-logo-produk-usaha-daya-saing-loka-thumb-a4c53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34619-pengalaman-mahasiswa-alumni-program-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">f3983a815718c7b85a328a59dec23fa1</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:04:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,generation,nota4dprofit,usaha,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum English for Tourism yang terintegrasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum English for Tourism yang terintegrasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile atau platform pembelajaran daring interaktif, untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran mahasiswa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode pembelajaran ESP, seperti pembelajaran berbasis proyek, simulasi, atau studi kasus, dalam meningkatkan kompetensi komunikasi profesional mahasiswa pariwisata. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap pembelajaran English for Tourism, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan mereka dalam menguasai kompetensi bahasa yang dibutuhkan di dunia kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan English for Tourism yang lebih relevan, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan English for Tourism pada Program Studi Destinasi Pariwisata harus dirancang secara kontekstual, berbasis kebutuhan industri, dan disesuaikan dengan profil kemampuan mahasiswa.Pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks vokasi tidak dapat diperlakukan sebagai General English, melainkan sebagai bahasa fungsional yang mendukung komunikasi pelayanan, promosi destinasi, serta interaksi lintas budaya.Temuan menunjukkan bahwa kompetensi komunikatif menjadi orientasi utama pembelajaran, terutama dalam aspek kelancaran berbicara, kemampuan menyampaikan informasi secara runtut, serta strategi komunikasi untuk mengatasi keterbatasan linguistik Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Destinasi Pariwisata dalam perspektif English for Specific Purposes (ESP) serta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran pada pendidikan vokasi. Kajian ini menggunakan pendekatan konseptual melalui analisis literatur terkait ESP, kompetensi komunikatif, dan kebutuhan bahasa dalam industri pariwisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan utama mahasiswa mencakup komunikasi lisan fungsional, penguasaan genre profesional seperti promosi destinasi dan penanganan keluhan, serta kompetensi interkultural dalam konteks pelayanan wisata. Selain itu, karakteristik mahasiswa dengan latar belakang kemampuan bahasa Inggris yang beragam menuntut desain pembelajaran yang adaptif, bertahap, dan berbasis tugas autentik. Implikasi pedagogis penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-c0bef.webp" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-c0bef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-c0bef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-c0bef.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" alt="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" alt="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-b64dc.webp" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-b64dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-b64dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-b64dc.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" alt="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34619-pengalaman-mahasiswa-alumni-program-maha" title="JURIS - Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis" target="_blank">Pengembangan English for Tourism pada Program Destinasi Pariwisata: Perspektif ESP dan Implikasi Pedagogis</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum English for Tourism yang terintegrasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi mobile atau platform pembelajaran daring interaktif, untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran mahasiswa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode pembelajaran ESP, seperti pembelajaran berbasis proyek, simulasi, atau studi kasus, dalam meningkatkan kompetensi komunikasi profesional mahasiswa pariwisata. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap pembelajaran English for Tourism, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan mereka dalam menguasai kompetensi bahasa yang dibutuhkan di dunia kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan English for Tourism yang lebih relevan, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan English for Tourism pada Program Studi Destinasi Pariwisata harus dirancang secara kontekstual, berbasis kebutuhan industri, dan disesuaikan dengan profil kemampuan mahasiswa.Pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks vokasi tidak dapat diperlakukan sebagai General English, melainkan sebagai bahasa fungsional yang mendukung komunikasi pelayanan, promosi destinasi, serta interaksi lintas budaya.Temuan menunjukkan bahwa kompetensi komunikatif menjadi orientasi utama pembelajaran, terutama dalam aspek kelancaran berbicara, kemampuan menyampaikan informasi secara runtut, serta strategi komunikasi untuk mengatasi keterbatasan linguistik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Destinasi Pariwisata dalam perspektif English for Specific Purposes (ESP) serta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran pada pendidikan vokasi. Kajian ini menggunakan pendekatan konseptual melalui analisis literatur terkait ESP, kompetensi komunikatif, dan kebutuhan bahasa dalam industri pariwisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan utama mahasiswa mencakup komunikasi lisan fungsional, penguasaan genre profesional seperti promosi destinasi dan penanganan keluhan, serta kompetensi interkultural dalam konteks pelayanan wisata. Selain itu, karakteristik mahasiswa dengan latar belakang kemampuan bahasa Inggris yang beragam menuntut desain pembelajaran yang adaptif, bertahap, dan berbasis tugas autentik. Implikasi pedagogis penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp" type="image/webp" length="97064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-c0bef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-69c90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengalaman-mahasiswa-alumni-program-problematika-p-thumb-b64dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7143-scholars-jurnal-sosial-humaniora-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E Commerce dan Platform Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E Commerce dan Platform Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E Commerce dan Platform Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34629-pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-andini</link>
	<guid isPermaLink="false">adb8f34235a9b6e4037d394e4e42ffe5</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:02:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pembentukan komunitas belajar digital marketing berbasis Karang Taruna dalam jangka panjang, termasuk bagaimana komunitas tersebut mempengaruhi kemandirian dan inovasi pemasaran peserta setelah pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pembentukan komunitas belajar digital marketing berbasis Karang Taruna dalam jangka panjang, termasuk bagaimana komunitas tersebut mempengaruhi kemandirian dan inovasi pemasaran peserta setelah pelatihan selesai. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh desain konten visual dan strategi storytelling lokal terhadap minat beli konsumen di platform digital, untuk membantu pelaku usaha mengembangkan gaya komunikasi yang lebih personal dan relevan dengan budaya setempat. Ketiga, penting untuk meneliti model pendampingan hybrid (daring dan luring) yang adaptif terhadap perbedaan tingkat literasi digital peserta, guna menciptakan sistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi mereka dengan akses internet terbatas. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan ekosistem pemasaran digital desa yang mandiri, kolaboratif, dan tangguh menghadapi perubahan teknologi. Dengan pendekatan berbasis komunitas, riset selanjutnya sebaiknya tidak hanya fokus pada teknis digital, tetapi juga pada aspek sosial dan budaya yang mendukung keberlanjutan usaha lokal. Selain itu, perlu dieksplorasi bagaimana kolaborasi antar desa dalam jejaring digital dapat memperluas pasar secara bersama. Studi tentang integrasi sistem pembukuan digital sederhana juga penting untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha mikro. Dengan begitu, penguatan kapasitas tidak hanya terjadi di sisi pemasaran, tetapi menyeluruh dalam pengelolaan usaha. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa agar solusi yang dihasilkan lebih kontekstual dan berkelanjutan.. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji telah berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kemandirian peserta dalam memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk pemasaran produk lokal.Peserta mampu membuat toko daring, mengembangkan identitas merek, serta menyusun konten promosi yang lebih menarik dan terstruktur, disertai terbentuknya jejaring pemasaran komunitas.Meskipun demikian, variasi tingkat literasi digital dan keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan yang perlu ditangani melalui komunitas belajar dan pelatihan lanjutan secara berkala Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemasaran digital pada wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji yang menyebabkan potensi usaha lokal belum berkembang secara optimal. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan perdagangan elektronik dan media sosial sebagai sarana pemasaran produk desa. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat toko daring, menerapkan strategi pembentukan citra produk, dan mengembangkan promosi berbasis konten digital. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan dasar mengenai konsep pemasaran digital, pendampingan langsung untuk memastikan penerapan keterampilan dalam pengelolaan akun pemasaran daring, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-7f07c.webp" title="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-7f07c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-7f07c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-7f07c.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" alt="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp" title="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" alt="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34629-pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-andini" title="JURIS - Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial" target="_blank">Optimalisasi Ekonomi Lokal Desa Paji Melalui Pengembangan Kompetensi Wirausaha Muda Karang Taruna dalam Pemanfaatan E-Commerce dan Platform Media Sosial</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pembentukan komunitas belajar digital marketing berbasis Karang Taruna dalam jangka panjang, termasuk bagaimana komunitas tersebut mempengaruhi kemandirian dan inovasi pemasaran peserta setelah pelatihan selesai. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh desain konten visual dan strategi storytelling lokal terhadap minat beli konsumen di platform digital, untuk membantu pelaku usaha mengembangkan gaya komunikasi yang lebih personal dan relevan dengan budaya setempat. Ketiga, penting untuk meneliti model pendampingan hybrid (daring dan luring) yang adaptif terhadap perbedaan tingkat literasi digital peserta, guna menciptakan sistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi mereka dengan akses internet terbatas. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan ekosistem pemasaran digital desa yang mandiri, kolaboratif, dan tangguh menghadapi perubahan teknologi. Dengan pendekatan berbasis komunitas, riset selanjutnya sebaiknya tidak hanya fokus pada teknis digital, tetapi juga pada aspek sosial dan budaya yang mendukung keberlanjutan usaha lokal. Selain itu, perlu dieksplorasi bagaimana kolaborasi antar desa dalam jejaring digital dapat memperluas pasar secara bersama. Studi tentang integrasi sistem pembukuan digital sederhana juga penting untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha mikro. Dengan begitu, penguatan kapasitas tidak hanya terjadi di sisi pemasaran, tetapi menyeluruh dalam pengelolaan usaha. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa agar solusi yang dihasilkan lebih kontekstual dan berkelanjutan..
<br>Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji telah berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kemandirian peserta dalam memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk pemasaran produk lokal.Peserta mampu membuat toko daring, mengembangkan identitas merek, serta menyusun konten promosi yang lebih menarik dan terstruktur, disertai terbentuknya jejaring pemasaran komunitas.Meskipun demikian, variasi tingkat literasi digital dan keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan yang perlu ditangani melalui komunitas belajar dan pelatihan lanjutan secara berkala
<br>Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemasaran digital pada wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji yang menyebabkan potensi usaha lokal belum berkembang secara optimal. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan perdagangan elektronik dan media sosial sebagai sarana pemasaran produk desa. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat toko daring, menerapkan strategi pembentukan citra produk, dan mengembangkan promosi berbasis konten digital. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan dasar mengenai konsep pemasaran digital, pendampingan langsung untuk memastikan penerapan keterampilan dalam pengelolaan akun pemasaran daring, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp" type="image/webp" length="86850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-7f07c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pemasaran-digital-e-commerce-karang-taruna-optimal-thumb-fa84f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34610-nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sika</link>
	<guid isPermaLink="false">e4970dcc212509f2813e420578d284f7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 08:59:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,generation,nota4dprofit,usaha,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pendidikan agama Kristen di sekolah-sekolah umum memengaruhi sikap toleransi siswa dari berbagai latar belakang agama, untuk melihat efektivitas PAK dalam membangun kerukunan di tingkat pelajar. Kedua, perlu dikaji lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK: Pertama, perlu diteliti bagaimana pendidikan agama Kristen di sekolah-sekolah umum memengaruhi sikap toleransi siswa dari berbagai latar belakang agama, untuk melihat efektivitas PAK dalam membangun kerukunan di tingkat pelajar. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai peran gereja dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, terutama di daerah terpencil, untuk mengevaluasi apakah pendekatan berbasis nilai kasih dan solidaritas kristiani mampu menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti dinamika identitas keberagamaan generasi muda Kristen di ruang digital, mengingat pergeseran cara berinteraksi dan memahami agama melalui media sosial, serta bagaimana hal ini memengaruhi relasi mereka dengan masyarakat plural secara luas. Ketiga penelitian ini dapat mengisi celah pemahaman tentang relevansi agama Kristen kontemporer dalam konteks sosial, pendidikan, dan budaya digital di Indonesia.. Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama di mana agama sangat melekat dalam setiap proses kehidupan masyarakat.Agama berperan penting dalam membangun makna kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga terbentuk relasi yang saling menguntungkan antara agama dan masyarakat.Dengan menerapkan nilai-nilai PAK seperti kasih, kerendahan hati, keadilan, dan integritas, hubungan antara agama dan masyarakat dapat terwujud secara berkeadilan, saling menghormati, dan saling membutuhkan Agama merupakan simbol kesakralan dan melindungi manusia dari kekacauan, keputusasaan dan situasi yang tidak mengenakkan lainnya. Agama dalam masyarakat Indonesia memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Agama sendiri berarti tidak kacau atau teratur. Dengan menganut agama, kehidupan pribadi atau masyarakat diharapkan dapat hidup dalam ketertiban dan lebih teratur karena seseorang telah memiliki sebuah pedoman hidup. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif, selain itu pendekatan literatur juga dipakai untuk mendapatkan sumber untuk melengkapi data penelitian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-60a14.webp" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-60a14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-60a14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-60a14.webp 1x" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" alt="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-723bc.webp" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-723bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-723bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-723bc.webp 1x" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" alt="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp 1x" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" alt="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34610-nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sika" title="JURIS - Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK" target="_blank">Relasi Agama Dan Masyarakat Dalam Perspektif PAK</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pendidikan agama Kristen di sekolah-sekolah umum memengaruhi sikap toleransi siswa dari berbagai latar belakang agama, untuk melihat efektivitas PAK dalam membangun kerukunan di tingkat pelajar. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai peran gereja dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, terutama di daerah terpencil, untuk mengevaluasi apakah pendekatan berbasis nilai kasih dan solidaritas kristiani mampu menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti dinamika identitas keberagamaan generasi muda Kristen di ruang digital, mengingat pergeseran cara berinteraksi dan memahami agama melalui media sosial, serta bagaimana hal ini memengaruhi relasi mereka dengan masyarakat plural secara luas. Ketiga penelitian ini dapat mengisi celah pemahaman tentang relevansi agama Kristen kontemporer dalam konteks sosial, pendidikan, dan budaya digital di Indonesia..
<br>Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama di mana agama sangat melekat dalam setiap proses kehidupan masyarakat.Agama berperan penting dalam membangun makna kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga terbentuk relasi yang saling menguntungkan antara agama dan masyarakat.Dengan menerapkan nilai-nilai PAK seperti kasih, kerendahan hati, keadilan, dan integritas, hubungan antara agama dan masyarakat dapat terwujud secara berkeadilan, saling menghormati, dan saling membutuhkan
<br>Agama merupakan simbol kesakralan dan melindungi manusia dari kekacauan, keputusasaan dan situasi yang tidak mengenakkan lainnya. Agama dalam masyarakat Indonesia memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Agama sendiri berarti tidak kacau atau teratur. Dengan menganut agama, kehidupan pribadi atau masyarakat diharapkan dapat hidup dalam ketertiban dan lebih teratur karena seseorang telah memiliki sebuah pedoman hidup. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif, selain itu pendekatan literatur juga dipakai untuk mendapatkan sumber untuk melengkapi data penelitian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp" type="image/webp" length="95262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-60a14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-723bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/nilai-agama-hidup-manusia-generasi-muda-sikap-tole-thumb-ef523.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7143-scholars-jurnal-sosial-humaniora-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Perempuan Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34625-ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua</link>
	<guid isPermaLink="false">018c89b4bf5f2e4a3d652fc5a3dc9deb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 08:58:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ adiyes putra ]]></category>
	<category><![CDATA[ roles janeri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur muharram ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adiyes,janeri,muharram,nur,putra,roles]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan dampak jangka panjang dari pelatihan ini, perlu ada tindak lanjut yang berkelanjutan. Saran pertama adalah melanjutkan pelatihan dengan materi lanjutan yang lebih mendalam, seperti teknik-teknik merajut yang lebih kompleks dan inovatif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut: Untuk meningkatkan dampak jangka panjang dari pelatihan ini, perlu ada tindak lanjut yang berkelanjutan. Saran pertama adalah melanjutkan pelatihan dengan materi lanjutan yang lebih mendalam, seperti teknik-teknik merajut yang lebih kompleks dan inovatif. Selain itu, penting juga untuk memperkenalkan peserta pada konsep packaging dan pemasaran online, agar mereka dapat menjual produk rajutan mereka secara online dan memperluas pasar. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan memberdayakan perempuan dalam masyarakat.. Output dari pelatihan ini diharapkan ada manfaat bagi jangka panjang bagi kaum perempuan, melalui organisasi perempuan yang merupakan peserta dalam pelatihan ini diharapkan dapat melanjutkan kegiatan merajut ini di setiap organisasi mereka masing-masing.Diharapkan keterampilan merajut yang sudah dimiliki bisa menjadi peluang kaum perempuan membuat berbagai kreasi dari benang rajut untuk digunakan sendiri dan keluarganya bahkan bisa menjadi peluang usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan menopang perekonomian keluarga Program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan membuat kerajinan rajutan tangan dipilih karena prosesnya yang relatif mudah, waktu yang fleksibel, dan bahan baku yang terjangkau. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mendorong partisipasi aktif anggota mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 peserta yang merupakan perwakilan organisasi perempuan di Kabupaten Lumajang berhasil menguasai teknik dasar crochet dan menyelesaikan pembuatan produk fisik berupa dompet serta aksesoris rajut. Evaluasi kegiatan memperlihatkan respons positif dan peningkatan keterampilan peserta yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-bef98.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-bef98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-bef98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-bef98.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-9d9e5.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-9d9e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-9d9e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-9d9e5.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" alt="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34625-ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua" title="JURIS - Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut" target="_blank">Pemberdayaan Perempuan: Melalui Ekonomi Kreatif dengan Merajut</a>: Untuk meningkatkan dampak jangka panjang dari pelatihan ini, perlu ada tindak lanjut yang berkelanjutan. Saran pertama adalah melanjutkan pelatihan dengan materi lanjutan yang lebih mendalam, seperti teknik-teknik merajut yang lebih kompleks dan inovatif. Selain itu, penting juga untuk memperkenalkan peserta pada konsep packaging dan pemasaran online, agar mereka dapat menjual produk rajutan mereka secara online dan memperluas pasar. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan memberdayakan perempuan dalam masyarakat..
<br>Output dari pelatihan ini diharapkan ada manfaat bagi jangka panjang bagi kaum perempuan, melalui organisasi perempuan yang merupakan peserta dalam pelatihan ini diharapkan dapat melanjutkan kegiatan merajut ini di setiap organisasi mereka masing-masing.Diharapkan keterampilan merajut yang sudah dimiliki bisa menjadi peluang kaum perempuan membuat berbagai kreasi dari benang rajut untuk digunakan sendiri dan keluarganya bahkan bisa menjadi peluang usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan menopang perekonomian keluarga
<br>Program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan membuat kerajinan rajutan tangan dipilih karena prosesnya yang relatif mudah, waktu yang fleksibel, dan bahan baku yang terjangkau. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mendorong partisipasi aktif anggota mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 peserta yang merupakan perwakilan organisasi perempuan di Kabupaten Lumajang berhasil menguasai teknik dasar crochet dan menyelesaikan pembuatan produk fisik berupa dompet serta aksesoris rajut. Evaluasi kegiatan memperlihatkan respons positif dan peningkatan keterampilan peserta yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp" type="image/webp" length="103120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-bef98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-9d9e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-kreatif-keterampilan-pemberdayaan-perempua-thumb-5e72b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7144-jumat-ekonomi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34618-mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-kontek</link>
	<guid isPermaLink="false">0530ab702002d62a8859a198466f3fe9</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 08:51:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ generation z ]]></category>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,generation,nota4dprofit,usaha,z]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana ritual Mangkok Enam Bulan memengaruhi praktik-praktik keberlanjutan lingkungan di Tuhaha, serta bagaimana pengetahuan lokal tentang alam terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana ritual Mangkok Enam Bulan memengaruhi praktik-praktik keberlanjutan lingkungan di Tuhaha, serta bagaimana pengetahuan lokal tentang alam terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan ritual serupa di wilayah lain di Indonesia untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ekspresi teologis dan praktik budaya. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada peran ritual Mangkok Enam Bulan dalam memperkuat identitas kolektif dan solidaritas sosial di kalangan anak negeri Tuhaha, terutama dalam konteks modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika hubungan antara agama, budaya, dan lingkungan di masyarakat kepulauan Indonesia, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pelestarian budaya dan pembangunan berkelanjutan yang lebih efektif.. Ritus Mangkok Enam Bulan mewujudkan suatu bentuk keteraturan sosial dan pertahanan keberadaan serta kelestarian kehidupan anak negeri Tuhaha.Nilai-nilai dalam ritus ini menampilkan integritas nilai-nilai kekristenan yang muncul sebagai cara mereka berteologi semakin kuat dan kokoh.Ritus Mangkok Enam Bulan merupakan ritual daur hidup dalam konteks masyarakat Tuhaha, yang menjaga kelangsungan hidup alam semesta dan kesejahteraan manusia Ritus Mangkok Enam Bulan merupakan salah satu ritus yang masih dipertahankan oleh anak negeri Tuhaha dalam konteks hidup mereka. Ritus ini menjadi salah satu jati diri mereka, yang berpijak pada kreasi kognitif leluhur sebagai akibat migrasi dari Kohu ke Aimahono. Ritus Mangkok Enam Bulan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pagi hari dan tahap malam hari. Keseluruhan rangkaian ritus ini mencerminkan identitas adatis dan identitas kekristenan yang sangat kental di Tuhaha. Ritus Mangkok Enam Bulan mencerminkan sebuah tindakan berteologi anak negeri Tuhaha dalam hubungan mereka dengan Allah dan alam semesta. Tindakan berteologi mereka menampakkan kesadaran mereka akan kehadiran dan tuntunan Allah dalam sejarah mereka, dan juga bagaimana mereka memandang sakralitas ruang dan waktu. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-e87e1.webp" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-e87e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-e87e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-e87e1.webp 1x" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" alt="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-8a094.webp" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-8a094.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-8a094.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-8a094.webp 1x" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" alt="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp 1x" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" alt="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34618-mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-kontek" title="JURIS - Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan" target="_blank">Tindakan Berteologi Anak Negeri Tuhaha Dalam Tradisi Mangkok Enam Bulan</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana ritual Mangkok Enam Bulan memengaruhi praktik-praktik keberlanjutan lingkungan di Tuhaha, serta bagaimana pengetahuan lokal tentang alam terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan ritual serupa di wilayah lain di Indonesia untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ekspresi teologis dan praktik budaya. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada peran ritual Mangkok Enam Bulan dalam memperkuat identitas kolektif dan solidaritas sosial di kalangan anak negeri Tuhaha, terutama dalam konteks modernisasi dan globalisasi yang semakin pesat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika hubungan antara agama, budaya, dan lingkungan di masyarakat kepulauan Indonesia, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pelestarian budaya dan pembangunan berkelanjutan yang lebih efektif..
<br>Ritus Mangkok Enam Bulan mewujudkan suatu bentuk keteraturan sosial dan pertahanan keberadaan serta kelestarian kehidupan anak negeri Tuhaha.Nilai-nilai dalam ritus ini menampilkan integritas nilai-nilai kekristenan yang muncul sebagai cara mereka berteologi semakin kuat dan kokoh.Ritus Mangkok Enam Bulan merupakan ritual daur hidup dalam konteks masyarakat Tuhaha, yang menjaga kelangsungan hidup alam semesta dan kesejahteraan manusia
<br>Ritus Mangkok Enam Bulan merupakan salah satu ritus yang masih dipertahankan oleh anak negeri Tuhaha dalam konteks hidup mereka. Ritus ini menjadi salah satu jati diri mereka, yang berpijak pada kreasi kognitif leluhur sebagai akibat migrasi dari Kohu ke Aimahono. Ritus Mangkok Enam Bulan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pagi hari dan tahap malam hari. Keseluruhan rangkaian ritus ini mencerminkan identitas adatis dan identitas kekristenan yang sangat kental di Tuhaha. Ritus Mangkok Enam Bulan mencerminkan sebuah tindakan berteologi anak negeri Tuhaha dalam hubungan mereka dengan Allah dan alam semesta. Tindakan berteologi mereka menampakkan kesadaran mereka akan kehadiran dan tuntunan Allah dalam sejarah mereka, dan juga bagaimana mereka memandang sakralitas ruang dan waktu. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp" type="image/webp" length="108870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-e87e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-8a094.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/mangkok-enam-tindakan-teologi-tradisi-konteks-masy-thumb-de1f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7143-scholars-jurnal-sosial-humaniora-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Serat Kanayagan dan Teori Laras Karya R Machyar Angga Koesoemadinata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Serat Kanayagan dan Teori Laras Karya R Machyar Angga Koesoemadinata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Serat Kanayagan dan Teori Laras Karya R Machyar Angga Koesoemadinata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34612-karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-buda</link>
	<guid isPermaLink="false">ff35d06db411dc0902d709679bdbdcd7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 08:42:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ inovasi seni ]]></category>
	<category><![CDATA[ peran musisi ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif budiman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,budiman,inovasi,musisi,peran,seni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode pembelajaran berbasis Serat Kanayagan di sekolah dasar, untuk mengetahui bagaimana sistem notasi ini dapat ditanamkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Serat Kanayagan dan Teori Laras Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode pembelajaran berbasis Serat Kanayagan di sekolah dasar, untuk mengetahui bagaimana sistem notasi ini dapat ditanamkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak. Kedua, perlu dikaji ulang secara ilmiah kemungkinan rekonstruksi Gamelan Ki Pembayun 17 Nada berdasarkan data akustik dan arsip keluarga, untuk mengembalikan bentuk asli karya monumental ini dalam bentuk fisik maupun digital. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang pengaruh spiritual dan budaya dalam proses pembuatan gamelan Sunda, khususnya terkait praktik tirakat para pengrajin, untuk memahami hubungan antara aspek mistis dan kualitas laras yang dihasilkan, serta bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dalam pendidikan seni modern. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi jembatan antara warisan budaya dan konteks kekinian, sekaligus memperkuat identitas budaya Sunda di era digital. Dengan pendekatan yang sistematis dan melibatkan komunitas lokal, hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang program pelestarian yang berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, pendekatan ini dapat memperkaya khazanah etnomusikologi Indonesia secara nasional. Fokus pada aspek pendidikan, teknologi, dan kearifan lokal akan memastikan bahwa karya R. Machyar tidak hanya dikenang, tetapi juga hidup dan berkembang. Penting pula melibatkan generasi muda dalam proses ini agar mereka merasa memiliki terhadap budaya leluhur. Hasilnya bisa menjadi model pelestarian budaya yang bisa direplikasi di daerah lain. Dengan demikian, nilai-nilai yang diwariskan R. Machyar dapat terus menginspirasi generasi mendatang.. Machyar telah menciptakan karya monumental berupa sistem notasi Sunda Serat Kanayagan dan Teori Laras 17 Nada yang diimplementasikan dalam gitar dan gamelan.Karyanya tetap digunakan hingga kini di kalangan pendidikan dan kesenian Sunda, meskipun banyak masyarakat yang tidak mengenal sosok penciptanya.Untuk melestarikan warisan tersebut, diperlukan pelatihan, sosialisasi, dan revitalisasi museum Da Mi Na Ti La sebagai bentuk penghargaan dan edukasi terhadap kontribusi besar R Tulisan ini membahas mengenai kiprah R. Machyar Angga Koesoemadinata sebagai pencipta Notasi Sunda Serat Kanayagan yang dikenal tidak saja sebagai seniman dengan karya lagu-lagunya, tetapi juga sebagai peneliti atau Etnomusikologi Indonesia dengan temuannya Teori Laras 17 Nada yang diimplementasikan melalui alat musik 17 nada dan Gamelan Ki Pembayun 17 Nada. Banyak para pakar musik yang menganalisis karya-karyanya, baik pakar Indonesia maupun pakar dari beberapa negara, serta dijadikan bahan tulisan karya disertasi, serta jurnal. Karya Serat Kanayagan masih digunakan di sekolah-sekolah oleh para guru seni budaya, serta di perguruan seni sebagai materi bahan ajar membaca notasi Sunda. Begitu pula karya lagu-lagunya masih dinyanyikan pada acara-acara penting, baik pada acara pergelaran maupun festival seni. Namun demikian, banyak yang tidak tahu bahwa lagu-lagu tersebut adalah karya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp 1x" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" alt="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-97ba3.webp" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-97ba3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-97ba3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-97ba3.webp 1x" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" alt="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-4466c.webp" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-4466c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-4466c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-4466c.webp 1x" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" alt="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34612-karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-buda" title="JURIS - Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata" target="_blank">Serat Kanayagan dan Teori Laras  Karya R. Machyar Angga Koesoemadinata</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode pembelajaran berbasis Serat Kanayagan di sekolah dasar, untuk mengetahui bagaimana sistem notasi ini dapat ditanamkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak. Kedua, perlu dikaji ulang secara ilmiah kemungkinan rekonstruksi Gamelan Ki Pembayun 17 Nada berdasarkan data akustik dan arsip keluarga, untuk mengembalikan bentuk asli karya monumental ini dalam bentuk fisik maupun digital. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang pengaruh spiritual dan budaya dalam proses pembuatan gamelan Sunda, khususnya terkait praktik tirakat para pengrajin, untuk memahami hubungan antara aspek mistis dan kualitas laras yang dihasilkan, serta bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dalam pendidikan seni modern. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi jembatan antara warisan budaya dan konteks kekinian, sekaligus memperkuat identitas budaya Sunda di era digital. Dengan pendekatan yang sistematis dan melibatkan komunitas lokal, hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang program pelestarian yang berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, pendekatan ini dapat memperkaya khazanah etnomusikologi Indonesia secara nasional. Fokus pada aspek pendidikan, teknologi, dan kearifan lokal akan memastikan bahwa karya R. Machyar tidak hanya dikenang, tetapi juga hidup dan berkembang. Penting pula melibatkan generasi muda dalam proses ini agar mereka merasa memiliki terhadap budaya leluhur. Hasilnya bisa menjadi model pelestarian budaya yang bisa direplikasi di daerah lain. Dengan demikian, nilai-nilai yang diwariskan R. Machyar dapat terus menginspirasi generasi mendatang..
<br>Machyar telah menciptakan karya monumental berupa sistem notasi Sunda Serat Kanayagan dan Teori Laras 17 Nada yang diimplementasikan dalam gitar dan gamelan.Karyanya tetap digunakan hingga kini di kalangan pendidikan dan kesenian Sunda, meskipun banyak masyarakat yang tidak mengenal sosok penciptanya.Untuk melestarikan warisan tersebut, diperlukan pelatihan, sosialisasi, dan revitalisasi museum Da Mi Na Ti La sebagai bentuk penghargaan dan edukasi terhadap kontribusi besar R
<br>Tulisan ini membahas mengenai kiprah R. Machyar Angga Koesoemadinata sebagai pencipta Notasi Sunda Serat Kanayagan yang dikenal tidak saja sebagai seniman dengan karya lagu-lagunya, tetapi juga sebagai peneliti atau Etnomusikologi Indonesia dengan temuannya Teori Laras 17 Nada yang diimplementasikan melalui alat musik 17 nada dan Gamelan Ki Pembayun 17 Nada. Banyak para pakar musik yang menganalisis karya-karyanya, baik pakar Indonesia maupun pakar dari beberapa negara, serta dijadikan bahan tulisan karya disertasi, serta jurnal. Karya Serat Kanayagan masih digunakan di sekolah-sekolah oleh para guru seni budaya, serta di perguruan seni sebagai materi bahan ajar membaca notasi Sunda. Begitu pula karya lagu-lagunya masih dinyanyikan pada acara-acara penting, baik pada acara pergelaran maupun festival seni. Namun demikian, banyak yang tidak tahu bahwa lagu-lagu tersebut adalah karya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp" type="image/webp" length="93474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-f12cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-97ba3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/karya-disertasi-lucien-budaya-sunda-identitas-sera-thumb-4466c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-504-isbi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7980-pascasarjana-isbi-bandung-conference-series.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 11:42:28 +0700. 24 items. Served in: 9.889 seconds [rss] -->
