<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 18:55:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:55:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-22T18:55:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51049-data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi</link>
	<guid isPermaLink="false">4bc643d6c90e52882fdc88745d612b58</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:32:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ types racism ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,racism,scope,template,types]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana citraan dan bahasa kiasan yang digunakan oleh Emily Dickinson dalam puisi-puisinya dapat mempengaruhi interpretasi dan pemahaman pembaca terhadap tema-tema yang diangkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana citraan dan bahasa kiasan yang digunakan oleh Emily Dickinson dalam puisi-puisinya dapat mempengaruhi interpretasi dan pemahaman pembaca terhadap tema-tema yang diangkat dalam puisi tersebut. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara puisi-puisi Emily Dickinson dengan puisi-puisi penyair lain yang menggunakan citraan dan bahasa kiasan secara intensif, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan teknik-teknik tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana citraan dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi Emily Dickinson dapat mempengaruhi respons emosional pembaca dan bagaimana hal tersebut dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman membaca yang lebih mendalam dan bermakna.. Imagery dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi ini adalah elemen penting dalam menafsirkan dan memahami makna di balik bait-baitnya.Berdasarkan analisis statistik terhadap citraan dan bahasa kiasan dalam tujuh puisi Emily Dickinson, sebagian besar citraan adalah visual, dan sebagian besar bahasa kiasan adalah personifikasi.Ditemukan tiga jenis citraan, yaitu citraan visual, citraan peraba, dan citraan pendengaran.Terdapat lima puluh sembilan data citraan, yang meliputi lima puluh data citraan visual, satu data citraan peraba, dan delapan data citraan pendengaran.Ditemukan juga tiga jenis bahasa kiasan dalam puisi, yaitu personifikasi, metafor, dan simile, dengan total sembilan data bahasa kiasan, yang meliputi enam data personifikasi, dua data metafor, dan satu data simile.Ditemukan lima makna tersirat dalam tujuh puisi Emily Dickinson, yaitu tentang kematian, hubungan, kecantikan feminin, kehidupan, dan keyakinan Penelitian ini mengkaji jenis citraan dan bahasa kiasan yang digunakan dalam beberapa puisi Emily Dickinson. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kajian citraan dan bahasa kiasan dalam puisi. Data diambil dari tujuh puisi yaitu Because I Could Not Stop for Death, Wild Nights, with a Flower, I Died for Beauty, I Never Saw a Moor, I Heard Fly Buzz When I Die, dan IAom Nobody! Who You? kemudian dibagi menjadi beberapa jenis citraan and bahasa kiasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sebanyak tiga jenis citraan ditemukan dalam puisi, yaitu citraan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp 1x" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" alt="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-93c45.webp" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-93c45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-93c45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-93c45.webp 1x" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" alt="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-76faf.webp" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-76faf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-76faf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-76faf.webp 1x" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" alt="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51049-data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi" title="JURIS - Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems" target="_blank">Imagery and Figurative Language in Emily DickinsonAos Poems</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana citraan dan bahasa kiasan yang digunakan oleh Emily Dickinson dalam puisi-puisinya dapat mempengaruhi interpretasi dan pemahaman pembaca terhadap tema-tema yang diangkat dalam puisi tersebut. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara puisi-puisi Emily Dickinson dengan puisi-puisi penyair lain yang menggunakan citraan dan bahasa kiasan secara intensif, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan teknik-teknik tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana citraan dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi Emily Dickinson dapat mempengaruhi respons emosional pembaca dan bagaimana hal tersebut dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman membaca yang lebih mendalam dan bermakna..
<br>Imagery dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi ini adalah elemen penting dalam menafsirkan dan memahami makna di balik bait-baitnya.Berdasarkan analisis statistik terhadap citraan dan bahasa kiasan dalam tujuh puisi Emily Dickinson, sebagian besar citraan adalah visual, dan sebagian besar bahasa kiasan adalah personifikasi.Ditemukan tiga jenis citraan, yaitu citraan visual, citraan peraba, dan citraan pendengaran.Terdapat lima puluh sembilan data citraan, yang meliputi lima puluh data citraan visual, satu data citraan peraba, dan delapan data citraan pendengaran.Ditemukan juga tiga jenis bahasa kiasan dalam puisi, yaitu personifikasi, metafor, dan simile, dengan total sembilan data bahasa kiasan, yang meliputi enam data personifikasi, dua data metafor, dan satu data simile.Ditemukan lima makna tersirat dalam tujuh puisi Emily Dickinson, yaitu tentang kematian, hubungan, kecantikan feminin, kehidupan, dan keyakinan
<br>Penelitian ini mengkaji jenis citraan dan bahasa kiasan yang digunakan dalam beberapa puisi Emily Dickinson. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kajian citraan dan bahasa kiasan dalam puisi. Data diambil dari tujuh puisi yaitu Because I Could Not Stop for Death, Wild Nights, with a Flower, I Died for Beauty, I Never Saw a Moor, I Heard Fly Buzz When I Die, dan IAom Nobody! Who You? kemudian dibagi menjadi beberapa jenis citraan and bahasa kiasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sebanyak tiga jenis citraan ditemukan dalam puisi, yaitu citraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp" type="image/webp" length="58910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-97a5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-93c45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/data-bahasa-figuratif-citraan-kiasan-puisi-emily-d-thumb-76faf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51048-sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka</link>
	<guid isPermaLink="false">4f04c60911aba20bd8882693c858dd57</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:30:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ types racism ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,racism,scope,template,types]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Bagaimana pengaruh kepribadian prasadar Aladdin terhadap interaksinya dengan karakter lain dalam film? 2. Apakah ada hubungan antara kepribadian prasadar Aladdin dengan perkembangan cerita film? 3. Bagaimana cara mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin: Saran penelitian lanjutan: 1. Bagaimana pengaruh kepribadian prasadar Aladdin terhadap interaksinya dengan karakter lain dalam film? 2. Apakah ada hubungan antara kepribadian prasadar Aladdin dengan perkembangan cerita film? 3. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menganalisis kepribadian prasadar karakter dalam film secara lebih mendalam? Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menganalisis interaksi karakter Aladdin dengan karakter lain dalam film, serta menyelidiki bagaimana kepribadian prasadar Aladdin mempengaruhi alur cerita. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada metode identifikasi dan analisis kepribadian prasadar karakter dalam film, dengan tujuan untuk memahami lebih dalam dinamika psikologis karakter dalam karya sastra.. Kepribadian prasadar Aladdin dalam film tersebut digambarkan sebagai karakter yang baik hati, rendah hati, tabah, dan murah hati.Kepribadian ini terbentuk dari konflik alam bawah sadar yang dialami oleh tokoh Aladdin.Konflik ini muncul karena perjalanan hidup Aladdin yang awalnya miskin, lalu mendapat keberuntungan.Empat sifat karakter tersebut dibangun dari keadaan alam bawah sadar tokoh Aladdin Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian prasadar tokoh utama dalam film Aladdin. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan data primer dan sekunder. Teknik dokumentasi dan analisis sastra diterapkan dalam penelitian ini. Ada beberapa prosedur, seperti menonton film, mengidentifikasi poin penting, mengklasifikasikan kepribadian karakter, dan menganalisis perkembangan plot. Pemilihan judul didasarkan pada kepentingan pribadi, akademik, dan dampak potensial. Karakter adalah imajinasi yang relevan dengan pengalaman kita, apakah itu diri sendiri atau orang lain yang kita kenal. Penelitian ini bertujuan menjawab dua pertanyaan: Bagaimana keadaan alam bawah sadar tokoh utama digambarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-6c436.webp" title="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-6c436.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-6c436.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-6c436.webp 1x" title="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" alt="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp" title="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp 1x" title="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" alt="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51048-sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka" title="JURIS - Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin" target="_blank">Kepribadian Prasadar Tokoh Utama dalam Film Aladdin</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Bagaimana pengaruh kepribadian prasadar Aladdin terhadap interaksinya dengan karakter lain dalam film? 2. Apakah ada hubungan antara kepribadian prasadar Aladdin dengan perkembangan cerita film? 3. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menganalisis kepribadian prasadar karakter dalam film secara lebih mendalam? Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menganalisis interaksi karakter Aladdin dengan karakter lain dalam film, serta menyelidiki bagaimana kepribadian prasadar Aladdin mempengaruhi alur cerita. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada metode identifikasi dan analisis kepribadian prasadar karakter dalam film, dengan tujuan untuk memahami lebih dalam dinamika psikologis karakter dalam karya sastra..
<br>Kepribadian prasadar Aladdin dalam film tersebut digambarkan sebagai karakter yang baik hati, rendah hati, tabah, dan murah hati.Kepribadian ini terbentuk dari konflik alam bawah sadar yang dialami oleh tokoh Aladdin.Konflik ini muncul karena perjalanan hidup Aladdin yang awalnya miskin, lalu mendapat keberuntungan.Empat sifat karakter tersebut dibangun dari keadaan alam bawah sadar tokoh Aladdin
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian prasadar tokoh utama dalam film Aladdin. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan data primer dan sekunder. Teknik dokumentasi dan analisis sastra diterapkan dalam penelitian ini. Ada beberapa prosedur, seperti menonton film, mengidentifikasi poin penting, mengklasifikasikan kepribadian karakter, dan menganalisis perkembangan plot. Pemilihan judul didasarkan pada kepentingan pribadi, akademik, dan dampak potensial. Karakter adalah imajinasi yang relevan dengan pengalaman kita, apakah itu diri sendiri atau orang lain yang kita kenal. Penelitian ini bertujuan menjawab dua pertanyaan: Bagaimana keadaan alam bawah sadar tokoh utama digambarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp" type="image/webp" length="96978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-6c436.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sadar-tokoh-alam-karya-leila-psikoanalisis-film-ka-thumb-00b53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51042-teks-deskriptif-teknik-analisis-da</link>
	<guid isPermaLink="false">77288307d58ecd081e74f172a8014774</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:30:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ types racism ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,racism,scope,template,types]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi interaktif, seperti papan tulis digital atau platform membaca daring, bersama metode EUQP memengaruhi motivasi dan hasil membaca siswa, terutama pada teks naratif yang kompleks. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi interaktif, seperti papan tulis digital atau platform membaca daring, bersama metode EUQP memengaruhi motivasi dan hasil membaca siswa, terutama pada teks naratif yang kompleks. Selain itu, studi longitudinal yang melacak penerapan EUQP selama beberapa semester dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan peningkatan keterampilan membaca dan apakah efeknya tetap signifikan seiring waktu. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada adaptasi EUQP untuk siswa dengan kesulitan kosa kata atau pengucapan, dengan menambahkan strategi scaffolded seperti latihan fonetik terstruktur atau penggunaan kamus visual, untuk menilai apakah dukungan tambahan tersebut dapat menutup kesenjangan kemampuan membaca pada teks deskriptif.. Penggunaan metode penjelasan, pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan (EUQP) secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa pada teks deskriptif dan naratif.Meskipun demikian, pemahaman membaca pada teks deskriptif masih belum optimal apabila metode pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan tidak diterapkan, sehingga sebagian siswa kesulitan menemukan petunjuk dan cenderung mengandalkan diskusi atau menyontek.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi keempat komponen EUQP memberikan dampak positif, namun diperlukan upaya lanjutan untuk memperbaiki kelemahan tersebut Penelitian ini menyelidiki efektivitas dan mengidentifikasi dampak penggunaan strategi penjelasan, pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan (EUQP) dalam pengajaran pemahaman membaca dalam teks deskriptif dan naratif. Penelitian dilakukan di SMP Plus Putra Indonesia selama dua bulan, dengan menggunakan desain penelitian deskriptif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, analisis, dan persepsi, sedangkan analisis data dilakukan melalui pemeriksaan topik dan penyelarasan dengan pertanyaan penelitian. Temuannya mengungkapkan bahwa pemanfaatan metode EUQP... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-84a2e.webp" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-84a2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-84a2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-84a2e.webp 1x" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" alt="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp 1x" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" alt="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-8e2a4.webp" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-8e2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-8e2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-8e2a4.webp 1x" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" alt="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51042-teks-deskriptif-teknik-analisis-da" title="JURIS - Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia" target="_blank">Teaching Reading Skills in Applying EUQP Method and Dealing with the Problem in SMP Plus Putra Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi interaktif, seperti papan tulis digital atau platform membaca daring, bersama metode EUQP memengaruhi motivasi dan hasil membaca siswa, terutama pada teks naratif yang kompleks. Selain itu, studi longitudinal yang melacak penerapan EUQP selama beberapa semester dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan peningkatan keterampilan membaca dan apakah efeknya tetap signifikan seiring waktu. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada adaptasi EUQP untuk siswa dengan kesulitan kosa kata atau pengucapan, dengan menambahkan strategi scaffolded seperti latihan fonetik terstruktur atau penggunaan kamus visual, untuk menilai apakah dukungan tambahan tersebut dapat menutup kesenjangan kemampuan membaca pada teks deskriptif..
<br>Penggunaan metode penjelasan, pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan (EUQP) secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa pada teks deskriptif dan naratif.Meskipun demikian, pemahaman membaca pada teks deskriptif masih belum optimal apabila metode pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan tidak diterapkan, sehingga sebagian siswa kesulitan menemukan petunjuk dan cenderung mengandalkan diskusi atau menyontek.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi keempat komponen EUQP memberikan dampak positif, namun diperlukan upaya lanjutan untuk memperbaiki kelemahan tersebut
<br>Penelitian ini menyelidiki efektivitas dan mengidentifikasi dampak penggunaan strategi penjelasan, pemahaman, pertanyaan, dan pengucapan (EUQP) dalam pengajaran pemahaman membaca dalam teks deskriptif dan naratif. Penelitian dilakukan di SMP Plus Putra Indonesia selama dua bulan, dengan menggunakan desain penelitian deskriptif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, analisis, dan persepsi, sedangkan analisis data dilakukan melalui pemeriksaan topik dan penyelarasan dengan pertanyaan penelitian. Temuannya mengungkapkan bahwa pemanfaatan metode EUQP...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp" type="image/webp" length="105676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-84a2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-7fe57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/teks-deskriptif-teknik-analisis-data-naratif-siswa-thumb-8e2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51046-teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap</link>
	<guid isPermaLink="false">b9a0682b4c4953acbe37016c24535b12</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:25:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ kramat jati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,jati,kramat,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan perbandingan konten antara beberapa film yang menampilkan tokoh dengan disabilitas, untuk mengidentifikasi pola representasi yang konsisten dan perbedaan pesan inklusifnya. Selain itu, sebuah studi kuantitatif dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class: Penelitian selanjutnya dapat melakukan perbandingan konten antara beberapa film yang menampilkan tokoh dengan disabilitas, untuk mengidentifikasi pola representasi yang konsisten dan perbedaan pesan inklusifnya. Selain itu, sebuah studi kuantitatif dapat mengukur perubahan persepsi penonton terhadap guru penyandang Tourette setelah menonton Front of the Class, guna menilai dampak edukatif film terhadap sikap masyarakat. Penelitian longitudinal juga dapat mengeksplorasi bagaimana implementasi strategi pengajaran inklusif yang terinspirasi dari film memengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan siswa dengan kebutuhan khusus dalam setting sekolah nyata.. Film Front of the Class menunjukkan bahwa ambisi Brad Cohen didorong oleh motivasi pribadi yang mendalam untuk melampaui batasan yang ditetapkan oleh Sindrom Tourette dan prasangka sosial, menegaskan bahwa ketangguhan dan determinasi dapat menghasilkan keberhasilan meski menghadapi penolakan berulang.Penelitiannya memperlihatkan bahwa individu dengan disabilitas dapat berkembang dalam bidang yang dianggap sulit, sekaligus menyoroti pentingnya penerimaan sosial dalam proses pencapaian tujuan pribadi.Kesimpulan ini menekankan nilai edukasi, empati, dan inklusi sebagai faktor kunci untuk mengatasi hambatan sosial dan meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam masyarakat Abstrak Ae Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana penulis menonton film dan menganalisa film tersebut dengan menggunakan teori ambisi dan Sindrom Tourette. Data dalam penelitian ini berasal dari adegan film dan dialog dalam film AuFront of ClassAy. Hasil analisis menyiratkan bahwa karakter utama didorong oleh keinginan yang kuat untuk menunjukkan bahwa individu dengan sindrom Tourette dapat mencapai kesuksesan di bidang pendidikan. Tekadnya terlihat dari usahanya yang gigih untuk mendaftar ke berbagai sekolah, meskipun menghadapi ketidakpastian dan pandangan sebelah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-4b29c.webp" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-4b29c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-4b29c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-4b29c.webp 1x" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" alt="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp 1x" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" alt="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-7d715.webp" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-7d715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-7d715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-7d715.webp 1x" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" alt="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51046-teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap" title="JURIS - Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class" target="_blank">Ambition of the Main Character to Be Accepted in the Society in the Movie Front of Class</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan perbandingan konten antara beberapa film yang menampilkan tokoh dengan disabilitas, untuk mengidentifikasi pola representasi yang konsisten dan perbedaan pesan inklusifnya. Selain itu, sebuah studi kuantitatif dapat mengukur perubahan persepsi penonton terhadap guru penyandang Tourette setelah menonton Front of the Class, guna menilai dampak edukatif film terhadap sikap masyarakat. Penelitian longitudinal juga dapat mengeksplorasi bagaimana implementasi strategi pengajaran inklusif yang terinspirasi dari film memengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan siswa dengan kebutuhan khusus dalam setting sekolah nyata..
<br>Film Front of the Class menunjukkan bahwa ambisi Brad Cohen didorong oleh motivasi pribadi yang mendalam untuk melampaui batasan yang ditetapkan oleh Sindrom Tourette dan prasangka sosial, menegaskan bahwa ketangguhan dan determinasi dapat menghasilkan keberhasilan meski menghadapi penolakan berulang.Penelitiannya memperlihatkan bahwa individu dengan disabilitas dapat berkembang dalam bidang yang dianggap sulit, sekaligus menyoroti pentingnya penerimaan sosial dalam proses pencapaian tujuan pribadi.Kesimpulan ini menekankan nilai edukasi, empati, dan inklusi sebagai faktor kunci untuk mengatasi hambatan sosial dan meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam masyarakat
<br>Abstrak Ae  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana penulis menonton film dan menganalisa film tersebut dengan menggunakan teori ambisi dan Sindrom Tourette. Data dalam penelitian ini berasal dari adegan film dan dialog dalam film AuFront of ClassAy. Hasil analisis menyiratkan bahwa karakter utama didorong oleh keinginan yang kuat untuk menunjukkan bahwa individu dengan sindrom Tourette dapat mencapai kesuksesan di bidang pendidikan. Tekadnya terlihat dari usahanya yang gigih untuk mendaftar ke berbagai sekolah, meskipun menghadapi ketidakpastian dan pandangan sebelah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp" type="image/webp" length="101500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-4b29c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-fe0cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/teori-analisa-film-ambisi-tourette-sikap-masyaraka-thumb-7d715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asupan Energi Protein dengan Status Gizi Anak Umur 6 24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung Kait Tangerang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asupan Energi Protein dengan Status Gizi Anak Umur 6 24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung Kait Tangerang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asupan Energi Protein dengan Status Gizi Anak Umur 6 24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung Kait Tangerang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51040-status-keluarga-energi-protein-kep-asupan</link>
	<guid isPermaLink="false">1bc7d4099e97b165dc77e97a1ac077bd</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:18:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ konsumsi zat ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,konsumsi,page,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah pesisir pantai Tanjung Kait, perlu dilakukan intervensi gizi yang komprehensif. Pertama, kader kesehatan dapat berperan aktif dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Angka Kecukupan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang: Untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah pesisir pantai Tanjung Kait, perlu dilakukan intervensi gizi yang komprehensif. Pertama, kader kesehatan dapat berperan aktif dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) energi dan protein, serta pentingnya asupan gizi yang seimbang. Kedua, penelitian ini menunjukkan hubungan antara asupan energi dan protein dengan status gizi. Oleh karena itu, intervensi gizi dapat difokuskan pada peningkatan asupan energi dan protein melalui penyediaan makanan bergizi yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat pesisir. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi status gizi anak-anak, seperti pola asuh keluarga, pengetahuan gizi orang tua, dan akses terhadap layanan kesehatan. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi gizi dapat dirancang secara lebih efektif dan holistik.. Tidak ada hubungan antara faktor lain (pekerjaan, pendapatan, pendidikan, penyakit infeksi) dengan status gizi (p Ou 0,05).Namun begitu, perlu adanya penyuluhan yang intensif dari para kader untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai Angka Kecukupan Gizi energi dan protein Usia 6-24 bulan adalah masa emas bagi anak karena cepatnya perkembangan dan pertumbuhan pada masa ini dan hampir 80% otak akan dibentuk pada masa tersebut. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan protein, dan faktor-faktor lain terhadap status gizi anak-anak di daerah pesisir pantai Tanjung Kait. Penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional study dan dianalisa T-test. Sampel adalah anak-anak umur 6-24 bulan dari daerah pesisir pantai Tanjung Kait. Data asupan energi-protein diukur dengan food recall sedangkan faktor-faktor lain dengan kuesioner serta observasi. Status gizi dinilai dengan z-score WHO 2005. Hasil uji statistik menunjukkan sebagian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-31150.webp" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-31150.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-31150.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-31150.webp 1x" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" alt="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp 1x" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" alt="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-8337f.webp" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-8337f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-8337f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-8337f.webp 1x" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" alt="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51040-status-keluarga-energi-protein-kep-asupan" title="JURIS - Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang" target="_blank">Asupan Energi-Protein dengan Status-Gizi Anak Umur 6-24 Bulan di Daerah Pesisir Tanjung-Kait Tangerang</a>: Untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah pesisir pantai Tanjung Kait, perlu dilakukan intervensi gizi yang komprehensif. Pertama, kader kesehatan dapat berperan aktif dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) energi dan protein, serta pentingnya asupan gizi yang seimbang. Kedua, penelitian ini menunjukkan hubungan antara asupan energi dan protein dengan status gizi. Oleh karena itu, intervensi gizi dapat difokuskan pada peningkatan asupan energi dan protein melalui penyediaan makanan bergizi yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat pesisir. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi status gizi anak-anak, seperti pola asuh keluarga, pengetahuan gizi orang tua, dan akses terhadap layanan kesehatan. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi gizi dapat dirancang secara lebih efektif dan holistik..
<br>Tidak ada hubungan antara faktor lain (pekerjaan, pendapatan, pendidikan, penyakit infeksi) dengan status gizi (p Ou 0,05).Namun begitu, perlu adanya penyuluhan yang intensif dari para kader untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai Angka Kecukupan Gizi energi dan protein
<br>Usia 6-24 bulan adalah masa emas bagi anak karena cepatnya perkembangan dan pertumbuhan pada masa ini dan hampir 80% otak akan dibentuk pada masa tersebut. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan protein, dan faktor-faktor lain terhadap status gizi anak-anak di daerah pesisir pantai Tanjung Kait. Penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional study dan dianalisa T-test. Sampel adalah anak-anak umur 6-24 bulan dari daerah pesisir pantai Tanjung Kait. Data asupan energi-protein diukur dengan food recall sedangkan faktor-faktor lain dengan kuesioner serta observasi. Status gizi dinilai dengan z-score WHO 2005. Hasil uji statistik menunjukkan sebagian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp" type="image/webp" length="112334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-31150.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-2ac9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/status-keluarga-energi-protein-kep-asupan-zink-giz-thumb-8337f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7827-nutrire-diaita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51030-model-analisis-bahasa-kiasan-lagu</link>
	<guid isPermaLink="false">74ce19a2dd9f011995f272d481fe5bca</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:15:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ songs lyrics ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,lyrics,reti,songs,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama dapat meneliti bagaimana persepsi pendengar terhadap bahasa kiasan memengaruhi interpretasi emosional terhadap lirik, dengan menyusun survei kuantitatif yang mengukur perubahan persepsi sebelum dan sesudah pendengaran. Pertanyaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics: Pertanyaan penelitian pertama dapat meneliti bagaimana persepsi pendengar terhadap bahasa kiasan memengaruhi interpretasi emosional terhadap lirik, dengan menyusun survei kuantitatif yang mengukur perubahan persepsi sebelum dan sesudah pendengaran. Pertanyaan kedua bisa memfokuskan pada perbandingan cross-genre, menyelidiki apakah penggunaan bahasa kiasan di musik hipAchop memiliki dampak yang berbeda dibandingkan dengan genre pop atau rock, menggunakan analisis konten dan wawancara dengan para artis. Saran ketiga meneliti evolusi penggunaan bahasa kiasan dalam karya Eminem sepanjang karirnya, menganalisis perubahan gaya dalam periode berbeda dan menghubungkannya dengan perubahan tema lirik serta konteks sosial budaya, sehingga dapat memperkaya pemahaman teoritis tentang perkembangan narasi musikal.. Penelitian ini menemukan bahwa lirik lagu Eminem AuHailieAos SongAy, AuMockingbirdAy, dan AuWhen IAom GoneAy memuat berbagai jenis bahasa kiasan, termasuk personifikasi, metafora, simile, hiperbola, dan ironi.Setiap lagu menampilkan penggunaan khas yang menekankan tema keluarga, ketenaran, dan perjuangan pribadi.Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa kiasan secara kompleks memperkaya narasi emosional dan memperdalam pemahaman pendengar terhadap pengalaman artis.Secara keseluruhan, penggunaan bahasa kiasan di karya Eminem berfungsi sebagai alat ekspresi yang efektif untuk menyampaikan pesan artistik dan psikologis Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bahasa kiasan yang diterapkan dalam lirik lagu Eminem AuMockingbirdAy, AuWhen IAom GoneAy, AuHailieAos SongAy. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui mendengarkan dan membaca secara cermat lirik lagu. Proses ini melibatkan identifikasi, kategorisasi, dan analisis lirik, sehingga menghasilkan kesimpulan tentang penjelasan dan interpretasi lagu tema tersebut. Kerangka teorinya didasarkan pada teori semantik Hurford dan Heasley (1983), dengan pendekatan makna... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-f8c7c.webp" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-f8c7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-f8c7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-f8c7c.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" alt="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" alt="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-6f9e4.webp" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-6f9e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-6f9e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-6f9e4.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" alt="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51030-model-analisis-bahasa-kiasan-lagu" title="JURIS - Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics" target="_blank">Figurative Language Implemented in EminemAos Songs Lyrics</a>: Pertanyaan penelitian pertama dapat meneliti bagaimana persepsi pendengar terhadap bahasa kiasan memengaruhi interpretasi emosional terhadap lirik, dengan menyusun survei kuantitatif yang mengukur perubahan persepsi sebelum dan sesudah pendengaran. Pertanyaan kedua bisa memfokuskan pada perbandingan cross-genre, menyelidiki apakah penggunaan bahasa kiasan di musik hipAchop memiliki dampak yang berbeda dibandingkan dengan genre pop atau rock, menggunakan analisis konten dan wawancara dengan para artis. Saran ketiga meneliti evolusi penggunaan bahasa kiasan dalam karya Eminem sepanjang karirnya, menganalisis perubahan gaya dalam periode berbeda dan menghubungkannya dengan perubahan tema lirik serta konteks sosial budaya, sehingga dapat memperkaya pemahaman teoritis tentang perkembangan narasi musikal..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa lirik lagu Eminem AuHailieAos SongAy, AuMockingbirdAy, dan AuWhen IAom GoneAy memuat berbagai jenis bahasa kiasan, termasuk personifikasi, metafora, simile, hiperbola, dan ironi.Setiap lagu menampilkan penggunaan khas yang menekankan tema keluarga, ketenaran, dan perjuangan pribadi.Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa kiasan secara kompleks memperkaya narasi emosional dan memperdalam pemahaman pendengar terhadap pengalaman artis.Secara keseluruhan, penggunaan bahasa kiasan di karya Eminem berfungsi sebagai alat ekspresi yang efektif untuk menyampaikan pesan artistik dan psikologis
<br>Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bahasa kiasan yang diterapkan dalam lirik lagu Eminem AuMockingbirdAy, AuWhen IAom GoneAy, AuHailieAos SongAy. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui mendengarkan dan membaca secara cermat lirik lagu. Proses ini melibatkan identifikasi, kategorisasi, dan analisis lirik, sehingga menghasilkan kesimpulan tentang penjelasan dan interpretasi lagu tema tersebut. Kerangka teorinya didasarkan pada teori semantik Hurford dan Heasley (1983), dengan pendekatan makna...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp" type="image/webp" length="56566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-f8c7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-9e817.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/model-analisis-bahasa-kiasan-lagu-eminem-tulisan-b-thumb-6f9e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessing The Craft Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessing The Craft Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessing The Craft Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51044-beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-belaja</link>
	<guid isPermaLink="false">45681451c73336d2fb83def4f4960fd6</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:50:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ kramat jati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,jati,kramat,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara penggunaan AI dalam proses revisi materi ajar dan peningkatan hasil belajar siswa, serta mengkaji efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan rubrik evaluasi berbasis deskriptor spesifik di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara penggunaan AI dalam proses revisi materi ajar dan peningkatan hasil belajar siswa, serta mengkaji efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan rubrik evaluasi berbasis deskriptor spesifik di berbagai disiplin ilmu; selanjutnya, riset dapat mengembangkan platform kolaboratif berbasis cloud yang memungkinkan guru, siswa, dan ahli pendidikan untuk memberikan umpan balik realActime terhadap materi ajar guna mempercepat siklus perbaikan; terakhir, studi longitudinal dapat menilai dampak implementasi kebijakan pengawasan kualitas materi ajar yang melibatkan tim revisi, audit, dan penyuntingan khusus terhadap kepuasan dan pencapaian akademik siswa dalam jangka panjang.. Materi ajar harus memiliki kualitas tinggi dalam konten dan cakupan program.Peran guru sebagai kritikus memperbaiki kualitas, meningkatkan pemikiran kritis siswa, dan memperkaya pengalaman belajar.Proses review memakan waktu, namun teknologi seperti AI dapat mempercepatnya.Kesiapan revisi berkelanjutan diperlukan untuk menyesuaikan dengan pengetahuan, teknologi, dan konteks sosial yang terus berubah Materi ajar yang dibuat oleh guru memadukan kreativitas dengan keahlian akademis. Seperti penulis profesional, guru harus mengomunikasikan ide dengan jelas, mengadaptasi konten untuk siswa mereka, dan membuat mereka tetap terlibat melalui rencana pelajaran, aktivitas, dan penilaian. Materi ini diperbarui secara berkala berdasarkan masukan siswa, mirip dengan cara penulis merevisi draf mereka. Guru menggunakan pengetahuan dan pengalaman khusus untuk merancang sumber daya yang memadai yang memenuhi berbagai kebutuhan pembelajaran. Dengan Kurikulum K-12 yang baru di Filipina,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-c17b9.webp" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-c17b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-c17b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-c17b9.webp 1x" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" alt="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-921d7.webp" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-921d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-921d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-921d7.webp 1x" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" alt="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp 1x" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" alt="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51044-beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-belaja" title="JURIS - Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials" target="_blank">Assessing The Craft: Use Of Specific Descriptors As Guide For Evaluating Instructional Materials</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara penggunaan AI dalam proses revisi materi ajar dan peningkatan hasil belajar siswa, serta mengkaji efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan rubrik evaluasi berbasis deskriptor spesifik di berbagai disiplin ilmu; selanjutnya, riset dapat mengembangkan platform kolaboratif berbasis cloud yang memungkinkan guru, siswa, dan ahli pendidikan untuk memberikan umpan balik realActime terhadap materi ajar guna mempercepat siklus perbaikan; terakhir, studi longitudinal dapat menilai dampak implementasi kebijakan pengawasan kualitas materi ajar yang melibatkan tim revisi, audit, dan penyuntingan khusus terhadap kepuasan dan pencapaian akademik siswa dalam jangka panjang..
<br>Materi ajar harus memiliki kualitas tinggi dalam konten dan cakupan program.Peran guru sebagai kritikus memperbaiki kualitas, meningkatkan pemikiran kritis siswa, dan memperkaya pengalaman belajar.Proses review memakan waktu, namun teknologi seperti AI dapat mempercepatnya.Kesiapan revisi berkelanjutan diperlukan untuk menyesuaikan dengan pengetahuan, teknologi, dan konteks sosial yang terus berubah
<br>Materi ajar yang dibuat oleh guru memadukan kreativitas dengan keahlian akademis. Seperti penulis profesional, guru harus mengomunikasikan ide dengan jelas, mengadaptasi konten untuk siswa mereka, dan membuat mereka tetap terlibat melalui rencana pelajaran, aktivitas, dan penilaian. Materi ini diperbarui secara berkala berdasarkan masukan siswa, mirip dengan cara penulis merevisi draf mereka. Guru menggunakan pengetahuan dan pengalaman khusus untuk merancang sumber daya yang memadai yang memenuhi berbagai kebutuhan pembelajaran. Dengan Kurikulum K-12 yang baru di Filipina,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp" type="image/webp" length="67288" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-c17b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-921d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/beban-materi-ajar-hasil-belajar-fikih-aqidah-akhla-thumb-a47d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51045-pola-pikir-anak-asuh-nilai-po</link>
	<guid isPermaLink="false">2f502fbdf868b16d52eb0a84d392de51</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:48:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ types racism ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,racism,scope,template,types]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh pola asuh orangtua terhadap pola pikir anak, terutama dalam hal pengembangan pola pikir tumbuh dan berkembang. (2) Meneliti dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh pola asuh orangtua terhadap pola pikir anak, terutama dalam hal pengembangan pola pikir tumbuh dan berkembang. (2) Meneliti dampak sosialisasi dan lingkungan terhadap pembentukan pola pikir anak, serta bagaimana pola pikir ini dapat mempengaruhi interaksi sosial dan perkembangan moral anak. (3) Mengkaji lebih dalam tentang peran media sosial dalam membentuk pola pikir individu, terutama dalam hal penerimaan informasi dan kemampuan belajar dari pengalaman. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pola pikir dan bagaimana pola pikir dapat dikembangkan untuk mencapai potensi tertinggi individu.. Setelah menganalisis jenis, faktor, dan karakteristik pola pikir yang digunakan oleh tokoh utama Kevin dalam film "Home Alone", penulis menyimpulkan bahwa karakter Kevin yang merupakan tokoh utama memiliki pola pikir tetap dan pola pikir berkembang karena dalam film ini dapat dilihat bahwa keluarganya selalu mengasingkan Kevin sehingga ia merasa terganggu dan ingin hidup sendiri, tetapi ketika Kevin ditinggalkan oleh keluarganya untuk berlibur, Kevin menunjukkan bahwa Kevin dapat hidup mandiri dan mampu menyelesaikan masalah di lingkungannya sendiri.Beberapa faktor menonjol dalam pola pikir tetap dan pola pikir berkembang di Kevin.Beberapa faktor menonjol dalam pola pikir tetap dan pola pikir berkembang di Kevin.Orangtua yang tidak adil terhadap saudara-saudaranya (pola pikir tetap), faktor keluarga yang mengasingkannya (pola pikir tetap), dan faktor lingkungan yang awalnya Kevin melihat Marley sebagai ditakuti, tetapi ternyata baik.Kehidupan mandiri, meskipun ia masih anak-anak dan berani mengubah diri untuk menjadi lebih baik, mudah bergaul dengan lingkungan sekitarnya dan kuat dalam menjalani kehidupan meskipun sering diasingkan adalah karakteristik Kevin (tokoh utama) Penelitian ini bertujuan untuk memahami maksud perilaku pola pikir pada tokoh Kevin dalam movie The Pattern of Mindset of Main Character. Metode yang digunakan dalam movie ini adalah deskripsi kualitatif mengumpulkan data membutuhkan banyak sumber daya dan memberikan gambaran. Hasil dari penelitian ini adalah Kevin mengalami pola pikir terhadap dua tipe pola pikir tetap dan pola pikir berkembang dari beberapa faktor seperti faktor orangtua, factor keluarga dan factor lingkungan. Dengan disimpulkan bahwa pola pikir Kevin dalam movie ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa pola pikir jadikanlah hidup ini lebih realistis dan terarah dalam kehidupan, dalam setiap aktivitas yang dilakukan, carilah hal-hal yang positif dan jadikan pola pikir kita berkembang. Jangan menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp 1x" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" alt="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-123d1.webp" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-123d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-123d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-123d1.webp 1x" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" alt="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-ccb6a.webp" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-ccb6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-ccb6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-ccb6a.webp 1x" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" alt="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51045-pola-pikir-anak-asuh-nilai-po" title="JURIS - The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes" target="_blank">The Pattern of Mindset of Main Character in Home Alone Movie Directed by John Hughes</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh pola asuh orangtua terhadap pola pikir anak, terutama dalam hal pengembangan pola pikir tumbuh dan berkembang. (2) Meneliti dampak sosialisasi dan lingkungan terhadap pembentukan pola pikir anak, serta bagaimana pola pikir ini dapat mempengaruhi interaksi sosial dan perkembangan moral anak. (3) Mengkaji lebih dalam tentang peran media sosial dalam membentuk pola pikir individu, terutama dalam hal penerimaan informasi dan kemampuan belajar dari pengalaman. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pola pikir dan bagaimana pola pikir dapat dikembangkan untuk mencapai potensi tertinggi individu..
<br>Setelah menganalisis jenis, faktor, dan karakteristik pola pikir yang digunakan oleh tokoh utama Kevin dalam film "Home Alone", penulis menyimpulkan bahwa karakter Kevin yang merupakan tokoh utama memiliki pola pikir tetap dan pola pikir berkembang karena dalam film ini dapat dilihat bahwa keluarganya selalu mengasingkan Kevin sehingga ia merasa terganggu dan ingin hidup sendiri, tetapi ketika Kevin ditinggalkan oleh keluarganya untuk berlibur, Kevin menunjukkan bahwa Kevin dapat hidup mandiri dan mampu menyelesaikan masalah di lingkungannya sendiri.Beberapa faktor menonjol dalam pola pikir tetap dan pola pikir berkembang di Kevin.Beberapa faktor menonjol dalam pola pikir tetap dan pola pikir berkembang di Kevin.Orangtua yang tidak adil terhadap saudara-saudaranya (pola pikir tetap), faktor keluarga yang mengasingkannya (pola pikir tetap), dan faktor lingkungan yang awalnya Kevin melihat Marley sebagai ditakuti, tetapi ternyata baik.Kehidupan mandiri, meskipun ia masih anak-anak dan berani mengubah diri untuk menjadi lebih baik, mudah bergaul dengan lingkungan sekitarnya dan kuat dalam menjalani kehidupan meskipun sering diasingkan adalah karakteristik Kevin (tokoh utama)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memahami maksud perilaku pola pikir pada tokoh Kevin dalam movie The Pattern of Mindset of Main Character. Metode yang digunakan dalam movie ini adalah deskripsi kualitatif mengumpulkan data membutuhkan banyak sumber daya dan memberikan gambaran. Hasil dari penelitian ini adalah Kevin mengalami pola pikir terhadap dua tipe pola pikir tetap dan pola pikir berkembang dari beberapa faktor seperti faktor orangtua, factor keluarga dan factor lingkungan. Dengan disimpulkan bahwa pola pikir Kevin dalam movie ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa pola pikir jadikanlah hidup ini lebih realistis dan terarah dalam kehidupan, dalam setiap aktivitas yang dilakukan, carilah hal-hal yang positif dan jadikan pola pikir kita berkembang. Jangan menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp" type="image/webp" length="60128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-22817.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-123d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pola-pikir-anak-asuh-nilai-tua-penelitian-bertujua-thumb-ccb6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan Bayi Usia 2 Bulan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan Bayi Usia 2 Bulan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan Bayi Usia 2 Bulan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51038-persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan</link>
	<guid isPermaLink="false">4e4e94c9d3c40b7ef14efeb99e510519</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:33:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ konsumsi zat ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,konsumsi,page,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati efek jangka panjang dari IMD terhadap pertumbuhan dan kesehatan bayi. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan IMD, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan Bayi Usia 2 Bulan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati efek jangka panjang dari IMD terhadap pertumbuhan dan kesehatan bayi. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan IMD, seperti dukungan keluarga dan masyarakat, serta edukasi yang diberikan kepada ibu-ibu hamil dan menyusui. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara IMD dengan penurunan risiko penyakit infeksi pada bayi. Studi ini dapat mencakup analisis lebih mendalam tentang jenis dan frekuensi penyakit yang dialami bayi, serta bagaimana IMD dapat berperan dalam memperkuat sistem imun bayi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pemerintah dalam mempromosikan dan mendukung IMD, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan keberhasilan program tersebut.. Jumlah ibu menyusui yang memberikan penerapan Inisiasi Menyusu Dini hanya sebesar 34,1% dan yang tidak melakukan (IMD) sebesar 65,9%.Rata-rata peningkatan berat badan bayi adalah sebesar 1495,12 g sedangkan rata-rata peningkatan panjang badan bayi adalah sebesar 8,88 cm.Sesuai dengan pertumbuhan optimal pada bayi normal.Rata-rata frekuensi kejadian sakit adalah sebanyak 2 kali (scor=10,56).Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara peningkatan BB bayi dengan IMD (POu0.05) namun peningkatan rata-rata BB pada bayi yang IMD (1642,86 g) lebih tinggi dibandigkan dengan yang IMD (1462,96 g).Terdapat Pengaruh yang signifikan antara peningkatan PB bayi dengan IMD (P ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-f1237.webp" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-f1237.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-f1237.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-f1237.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" alt="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" alt="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-1c541.webp" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-1c541.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-1c541.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-1c541.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" alt="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51038-persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan" title="JURIS - Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan" target="_blank">Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pertumbuhan Dan Kesehatan  Bayi Usia 2 Bulan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati efek jangka panjang dari IMD terhadap pertumbuhan dan kesehatan bayi. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan IMD, seperti dukungan keluarga dan masyarakat, serta edukasi yang diberikan kepada ibu-ibu hamil dan menyusui. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara IMD dengan penurunan risiko penyakit infeksi pada bayi. Studi ini dapat mencakup analisis lebih mendalam tentang jenis dan frekuensi penyakit yang dialami bayi, serta bagaimana IMD dapat berperan dalam memperkuat sistem imun bayi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pemerintah dalam mempromosikan dan mendukung IMD, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan keberhasilan program tersebut..
<br>Jumlah ibu menyusui yang memberikan penerapan Inisiasi Menyusu Dini hanya sebesar 34,1% dan yang tidak melakukan (IMD) sebesar 65,9%.Rata-rata peningkatan berat badan bayi adalah sebesar 1495,12 g sedangkan rata-rata peningkatan panjang badan bayi adalah sebesar 8,88 cm.Sesuai dengan pertumbuhan optimal pada bayi normal.Rata-rata frekuensi kejadian sakit adalah sebanyak 2 kali (scor=10,56).Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara peningkatan BB bayi dengan IMD (POu0.05) namun peningkatan rata-rata BB pada bayi yang IMD (1642,86 g) lebih tinggi dibandigkan dengan yang IMD (1462,96 g).Terdapat Pengaruh yang signifikan antara peningkatan PB bayi dengan IMD (P <0.Peningkatan rata-rata PB pada bayi yang IMD (10.29 cm) lebih tinggi dibandigkan dengan yang tidak IMD (8.Terdapat Pengaruh yang signifikan antara Kejadian Penyakit pada Bayi Terdapat Pengaruh peningkatan berat badan dan panjang badan dengan frekuensi kejadian penyakit.Dimana semakin rendah peningkatan berat badan dan panjang badan bayi maka semakin tinggi frekuensi kejadian sakit (P<0.Perlu adanya Peningkatan pembinaan kepada ibu-ibu hamil tentang pentingnya IMD, ASI eksklusif, yang sehingga secara otomatis akan memacu semangat meningkatkan pemberian kolostrum pada bayi.Jika hal ini terrealisasikan dengan baik di kalangan ibu-ibu balita maka pemberian susu formula pada bayi akan menurun dan pemberian MP- ASI tepat pada waktunya yaitu usia 6 bulan akan meningkat
<br>Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberian ASI kepada bayi. ASI merupakan makanan utama bagi bayi, ASI juga dapat mengurangi risiko penyakit infeksi yang dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan bayi. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh IMD terhadap pertumbuhan dan kesehatan bayi berusia 2 bulan. Penelitian bersifat retrospektif dengan sampel berjumlah 41 dan memiliki data KMS dan berat badan lengkap dari kelahiran dan dipantau rutin setiap bulannya hingga berusia 2 bulan. Bayi tidak mempunyai kelaianan atau penyakit khusus sejak lahir. Indikator penelitian ini ialah IMD yaitu pemberian ASI dalam waktu 1 jam setelah lahir. Pertumbuhan bayi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp" type="image/webp" length="114708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-f1237.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-7833d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/persentase-bayi-usia-asi-eksklusif-imd-badan-bblr-thumb-1c541.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7827-nutrire-diaita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51039-anak-sekolah-kelas-madya-karakter-sekola</link>
	<guid isPermaLink="false">09981ee6aa3b631fa2490a6c8247452f</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:25:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ konsumsi zat ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,konsumsi,page,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman hubungan iodium dan pertumbuhan, penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan desain longitudinal bersambung selama setidaknya dua tahun, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang asupan iodium pada setiap fase pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara: Untuk memperdalam pemahaman hubungan iodium dan pertumbuhan, penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan desain longitudinal bersambung selama setidaknya dua tahun, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang asupan iodium pada setiap fase pertumbuhan anak. Selanjutnya, integrasi data biomarker (seperti kadar TSH dan FT4) memungkinkan evaluasi fungsi tiroid secara objektif, sehingga dapat membedakan apakah perbedaan tinggi badan disebabkan oleh kekurangan iodium murni atau interaksi dengan faktor genetik dan infeksi. Akhirnya, melibatkan variabel nutrisi lain (misalnya asupan protein dan vitamin D) serta faktor lingkungan (seperti tingkat polusi udara) akan memberikan gambaran holistik tentang faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan siswa, sehingga kebijakan gizi sekolah dapat dirancang lebih komprehensif dan bawa hasil yang lebih berkelanjutan.. Dari penelitian ini ditemukan perbedaan signifikan dalam pertambahan tinggi badan antara anak yang mengonsumsi iodium cukup dan yang mengonsumsi iodium kurang.Anak dengan konsumsi iodium cukup menunjukkan peningkatan tinggi badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang kurang.Penelitian di masa depan perlu ditambah dengan observasi faktor infeksi dan genetik serta pengamatan jangka panjang Pertumbuhan dipengaruhi oleh faktor intrinsik, ekstrensik, hormon, psikososial, dan penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pertambahan tinggi badan anak kelas 4Ac5 yang mengonsumsi iodium cukup dan kurang. Data dikumpulkan pada JuniAcAgustus 2009 di Sekolah Dasar Negeri Lagoa 06 dengan sampel 74 siswa. Analisis menggunakan uji t menunjukkan bahwa siswa dengan pola konsumsi iodium cukup memiliki peningkatan tinggi badan yang signifikan lebih tinggi dibandingkan siswa dengan pola kurang (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-51617.webp" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-51617.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-51617.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-51617.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" alt="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" alt="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-d8730.webp" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-d8730.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-d8730.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-d8730.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" alt="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51039-anak-sekolah-kelas-madya-karakter-sekola" title="JURIS - Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara" target="_blank">Perbedaan Tinggi Badan Anak Sekolah Dasar yang Mengonsumsi Iodium di Jakarta Utara</a>: Untuk memperdalam pemahaman hubungan iodium dan pertumbuhan, penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan desain longitudinal bersambung selama setidaknya dua tahun, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang asupan iodium pada setiap fase pertumbuhan anak. Selanjutnya, integrasi data biomarker (seperti kadar TSH dan FT4) memungkinkan evaluasi fungsi tiroid secara objektif, sehingga dapat membedakan apakah perbedaan tinggi badan disebabkan oleh kekurangan iodium murni atau interaksi dengan faktor genetik dan infeksi. Akhirnya, melibatkan variabel nutrisi lain (misalnya asupan protein dan vitamin D) serta faktor lingkungan (seperti tingkat polusi udara) akan memberikan gambaran holistik tentang faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan siswa, sehingga kebijakan gizi sekolah dapat dirancang lebih komprehensif dan bawa hasil yang lebih berkelanjutan..
<br>Dari penelitian ini ditemukan perbedaan signifikan dalam pertambahan tinggi badan antara anak yang mengonsumsi iodium cukup dan yang mengonsumsi iodium kurang.Anak dengan konsumsi iodium cukup menunjukkan peningkatan tinggi badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang kurang.Penelitian di masa depan perlu ditambah dengan observasi faktor infeksi dan genetik serta pengamatan jangka panjang
<br>Pertumbuhan dipengaruhi oleh faktor intrinsik, ekstrensik, hormon, psikososial, dan penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pertambahan tinggi badan anak kelas 4Ac5 yang mengonsumsi iodium cukup dan kurang. Data dikumpulkan pada JuniAcAgustus 2009 di Sekolah Dasar Negeri Lagoa 06 dengan sampel 74 siswa. Analisis menggunakan uji t menunjukkan bahwa siswa dengan pola konsumsi iodium cukup memiliki peningkatan tinggi badan yang signifikan lebih tinggi dibandingkan siswa dengan pola kurang (p<0.05). Hasil menunjukan perlunya konsumsi makanan tinggi iodium untuk mendukung pertumbuhan anak usia sekolah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp" type="image/webp" length="107466" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-51617.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-04319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/anak-sekolah-kelas-madya-karakter-pendidikan-pertu-thumb-d8730.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7827-nutrire-diaita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Teaching English to Food and Beverage Staff Problems Challenges and Possible Solutions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teaching English to Food and Beverage Staff Problems Challenges and Possible Solutions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teaching English to Food and Beverage Staff Problems Challenges and Possible Solutions ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51033-kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel</link>
	<guid isPermaLink="false">d32a2729755cd4616663e402be15f188</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:23:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ kramat jati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,jati,kramat,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bahasa Inggris staf food and beverage, seperti latar belakang pendidikan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bahasa Inggris staf food and beverage, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris staf, termasuk penggunaan teknologi dan sumber daya digital. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah fosilisasi bahasa dan meningkatkan kemampuan komunikasi staf dalam situasi nyata. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris staf food and beverage di industri perhotelan.. Untuk menyimpulkan, mengajar bahasa Inggris kepada staf food and beverage di hotel bintang lima bisa menjadi tantangan karena kebanyakan peserta/trainee memiliki kemampuan bahasa Inggris di level A1 (pemula).Guru harus bisa menjadi pengamat saat mengajar bahasa Inggris kepada staf hotel dengan mencatat semua kesalahan bahasa yang mereka buat.Mereka perlu belajar dari kesalahan tersebut sehingga dapat meningkatkan kemampuan lebih lanjut dan meminimalkan fosilisasi bahasa Bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan salah satu persyaratan dalam industri perhotelan dan perhotelan. Semua staf hotel dituntut untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terutama yang bekerja di hotel internasional. Hal ini juga berlaku di Indonesia dimana beberapa hotel internasional beroperasi di kota-kota besar seperti Jakarta. Sayangnya, hanya sedikit staf hotel di Indonesia, termasuk karyawan Aofood and beverageAo yang memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan bahasa Inggris adalah suatu keharusan bagi mereka yang bekerja di industri perhotelan. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki masalah dan tantangan pengajaran bahasa Inggris kepada staf Aofood and beverageAo karena mereka sangat sering... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-b0e5d.webp" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-b0e5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-b0e5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-b0e5d.webp 1x" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" alt="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp 1x" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" alt="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-1f1b4.webp" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-1f1b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-1f1b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-1f1b4.webp 1x" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" alt="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51033-kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel" title="JURIS - Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions" target="_blank">Teaching English to Food and Beverage Staff: Problems, Challenges, and Possible Solutions</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bahasa Inggris staf food and beverage, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris staf, termasuk penggunaan teknologi dan sumber daya digital. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah fosilisasi bahasa dan meningkatkan kemampuan komunikasi staf dalam situasi nyata. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris staf food and beverage di industri perhotelan..
<br>Untuk menyimpulkan, mengajar bahasa Inggris kepada staf food and beverage di hotel bintang lima bisa menjadi tantangan karena kebanyakan peserta/trainee memiliki kemampuan bahasa Inggris di level A1 (pemula).Guru harus bisa menjadi pengamat saat mengajar bahasa Inggris kepada staf hotel dengan mencatat semua kesalahan bahasa yang mereka buat.Mereka perlu belajar dari kesalahan tersebut sehingga dapat meningkatkan kemampuan lebih lanjut dan meminimalkan fosilisasi bahasa
<br>Bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan salah satu persyaratan dalam industri perhotelan dan perhotelan. Semua staf hotel dituntut untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terutama yang bekerja di hotel internasional. Hal ini juga berlaku di Indonesia dimana beberapa hotel internasional beroperasi di kota-kota besar seperti Jakarta. Sayangnya, hanya sedikit staf hotel di Indonesia, termasuk karyawan Aofood and beverageAo yang memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan bahasa Inggris adalah suatu keharusan bagi mereka yang bekerja di industri perhotelan. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki masalah dan tantangan pengajaran bahasa Inggris kepada staf Aofood and beverageAo karena mereka sangat sering...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp" type="image/webp" length="109110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-b0e5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-f810f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kesalahan-bahasa-pengajaran-arab-tamu-hotel-makass-thumb-1f1b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Muslim Malay Women in Political Leadership Navigating Challenges and Shaping the Future ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Muslim Malay Women in Political Leadership Navigating Challenges and Shaping the Future ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Muslim Malay Women in Political Leadership Navigating Challenges and Shaping the Future ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51031-yurisprudensi-islam-perspektif</link>
	<guid isPermaLink="false">aa12338be89c8f019a552fd13e1dad00</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:58:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sopa sopa ]]></category>
	<category><![CDATA[ syed mohd ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mohd,slot,sopa,syed,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana pandangan moderat para ulama Islam tentang kepemimpinan perempuan dapat diterapkan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future: Berdasarkan analisis ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana pandangan moderat para ulama Islam tentang kepemimpinan perempuan dapat diterapkan dalam konteks kontemporer. Kedua, penting untuk menyelidiki bagaimana perubahan sosial dan budaya dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam kepemimpinan politik. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana stereotip gender dapat diatasi dan bagaimana perempuan dapat didukung untuk mencapai posisi kepemimpinan yang lebih tinggi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi perempuan dalam kepemimpinan politik di masyarakat Muslim-Melayu.. Islam berbeda dengan agama lain dalam hal mendukung nasib perempuan.Perempuan menerima berbagai hak, termasuk di bidang kepemimpinan.Perubahan dan perbedaan sosial harus dipertimbangkan untuk menghormati kesesuaian Syariah di setiap waktu dan tempat.Masyarakat Muslim-Melayu di Kepulauan Melayu memiliki latar belakang perkembangan budaya dibandingkan dengan masyarakat lain.Oleh karena itu, kepemimpinan harus dipoles kembali untuk memberdayakan posisi perempuan saat ini sehingga perempuan dapat menikmati hak-hak yang ditolak dalam sejarah kepemimpinan pusat negara.Studi analisis gender dapat dilakukan di masa depan dengan mengevaluasi stereotip gender dan hambatan perempuan dalam memegang posisi kepemimpinan utama di negara-negara Islam dan mengukur langkah-langkah pemberdayaan untuk menempatkan perempuan sebagai tokoh kunci di negara tersebut.Karena tidak ada hambatan bagi perempuan untuk diangkat sebagai pemimpin politik dalam Islam Partisipasi perempuan dalam politik, khususnya dalam peran kepemimpinan, tetap menjadi topik kontroversial dalam komunitas Muslim. Situasi ini terutama disebabkan oleh interpretasi yang berlaku bahwa pria secara alami lebih berkualitas untuk menduduki posisi kepemimpinan nasional, seperti yang dipengaruhi oleh struktur patriarki masyarakat dan stereotip yang terus-menerus yang merendahkan kemampuan perempuan. Hambatan budaya dan sosial ini menghambat perempuan untuk naik ke tingkat tertinggi kekuasaan politik, terutama di negara-negara seperti Malaysia dan Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis yurisprudensi Islam yang berasal dari tafsir Alquran dan hadis tentang status perempuan untuk mengatasi kesalahpahaman umum bahwa Islam secara inheren mendukung misogini. Kemudian, secara kontekstual, analisis ini menempatkan hambatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp 1x" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" alt="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-dd4cb.webp" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-dd4cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-dd4cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-dd4cb.webp 1x" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" alt="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-20e78.webp" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-20e78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-20e78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-20e78.webp 1x" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" alt="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51031-yurisprudensi-islam-perspektif" title="JURIS - Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future" target="_blank">Muslim-Malay Women in Political Leadership: Navigating Challenges and Shaping the Future</a>: Berdasarkan analisis ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana pandangan moderat para ulama Islam tentang kepemimpinan perempuan dapat diterapkan dalam konteks kontemporer. Kedua, penting untuk menyelidiki bagaimana perubahan sosial dan budaya dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam kepemimpinan politik. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana stereotip gender dapat diatasi dan bagaimana perempuan dapat didukung untuk mencapai posisi kepemimpinan yang lebih tinggi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi perempuan dalam kepemimpinan politik di masyarakat Muslim-Melayu..
<br>Islam berbeda dengan agama lain dalam hal mendukung nasib perempuan.Perempuan menerima berbagai hak, termasuk di bidang kepemimpinan.Perubahan dan perbedaan sosial harus dipertimbangkan untuk menghormati kesesuaian Syariah di setiap waktu dan tempat.Masyarakat Muslim-Melayu di Kepulauan Melayu memiliki latar belakang perkembangan budaya dibandingkan dengan masyarakat lain.Oleh karena itu, kepemimpinan harus dipoles kembali untuk memberdayakan posisi perempuan saat ini sehingga perempuan dapat menikmati hak-hak yang ditolak dalam sejarah kepemimpinan pusat negara.Studi analisis gender dapat dilakukan di masa depan dengan mengevaluasi stereotip gender dan hambatan perempuan dalam memegang posisi kepemimpinan utama di negara-negara Islam dan mengukur langkah-langkah pemberdayaan untuk menempatkan perempuan sebagai tokoh kunci di negara tersebut.Karena tidak ada hambatan bagi perempuan untuk diangkat sebagai pemimpin politik dalam Islam
<br>Partisipasi perempuan dalam politik, khususnya dalam peran kepemimpinan, tetap menjadi topik kontroversial dalam komunitas Muslim. Situasi ini terutama disebabkan oleh interpretasi yang berlaku bahwa pria secara alami lebih berkualitas untuk menduduki posisi kepemimpinan nasional, seperti yang dipengaruhi oleh struktur patriarki masyarakat dan stereotip yang terus-menerus yang merendahkan kemampuan perempuan. Hambatan budaya dan sosial ini menghambat perempuan untuk naik ke tingkat tertinggi kekuasaan politik, terutama di negara-negara seperti Malaysia dan Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis yurisprudensi Islam yang berasal dari tafsir Alquran dan hadis tentang status perempuan untuk mengatasi kesalahpahaman umum bahwa Islam secara inheren mendukung misogini. Kemudian, secara kontekstual, analisis ini menempatkan hambatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp" type="image/webp" length="60378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-83694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-dd4cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/yurisprudensi-islam-perspektif-telaah-analisis-gen-thumb-20e78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-850-uinsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3018-mazahib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia Toward the Unity of UmmahAos Objective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia Toward the Unity of UmmahAos Objective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia Toward the Unity of UmmahAos Objective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51034-struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodo</link>
	<guid isPermaLink="false">babfb985b35cb7efaa63ba06a987fc90</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:52:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sopa sopa ]]></category>
	<category><![CDATA[ syed mohd ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mohd,slot,sopa,syed,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh Mazhab Shafie dalam metodologi fatwa di Malaysia, terutama dalam konteks kesatuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh Mazhab Shafie dalam metodologi fatwa di Malaysia, terutama dalam konteks kesatuan umat Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana Mazhab Shafie digunakan sebagai referensi utama dalam penerbitan fatwa dan bagaimana hal ini berkontribusi pada kesatuan umat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana metodologi fatwa di Malaysia telah berhasil mencapai maqAid al-shariah, terutama dalam hal kesatuan dan persatuan umat. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana metodologi fatwa yang mengacu pada pandangan akhir Mazhab Shafie telah berhasil mewujudkan maqad wihdatul ummah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana metodologi fatwa di Malaysia dapat lebih mengakomodasi prinsip al-taysr, terutama dalam konteks negara minoritas Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendekatan yang lebih terbuka terhadap mazhab dapat diterapkan dalam konteks tersebut untuk memastikan penerapan hukum Islam tanpa kesulitan (haraj).. Dalam konteks fatwa di Malaysia, maqAid al-shariah memiliki peran signifikan dalam menjelaskan pembenaran fatwa yang telah diputuskan.Dalam hal ini, meskipun maqAid al-shariah tidak bertindak sebagai sumber fatwa, ia memainkan peran tidak langsung dalam memastikan keadilan hukum melalui adillah syariah yang otoritatif.Selain itu, praktik biasa dalam memutuskan fatwa di Malaysia adalah untuk menjaga kebaikan bersama, mencakup kesatuan dan persatuan komunitas dalam praktik keagamaan.Meskipun dari satu sisi, sepertinya metodologi fatwa di Malaysia tidak memelihara prinsip yang lebih mudah (al-taysr) ketika dibandingkan dengan aqwAl al-madzahib, ada pencapaian yang lebih besar dari maqsad yang melibatkan persatuan dan kesatuan Muslim untuk menegakkan kedaulatan agama dalam konteks mayoritas Muslim MaqAid al-shariah, yang merujuk pada tujuan atau tujuan yang dimaksudkan oleh hukum Islam untuk menguntungkan umat manusia, memiliki hubungan erat dengan penerbitan fatwa. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah maqAid al-shariah sepenuhnya dipertimbangkan dalam proses penerbitan fatwa di Malaysia. Metodologi yang digunakan dalam penerbitan fatwa di Malaysia bersifat unik karena Mazhab Shafie menjadi referensi utama, dan metodologi ini bertujuan untuk menciptakan sistem manajemen fatwa yang sistematis dalam menjaga kesatuan. Namun, pendekatan ini tidak secara umum memeluk maqAid al-shariah, seperti kebebasan, dan lebih menyukai opsi yang lebih mudah (al-taysr) untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp 1x" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" alt="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-ef549.webp" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-ef549.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-ef549.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-ef549.webp 1x" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" alt="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-52c6f.webp" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-52c6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-52c6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-52c6f.webp 1x" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" alt="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51034-struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodo" title="JURIS - The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective" target="_blank">The Influence of the Shafie School on Fatwa Methodologies in Malaysia: Toward the Unity of UmmahAos Objective</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh Mazhab Shafie dalam metodologi fatwa di Malaysia, terutama dalam konteks kesatuan umat Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana Mazhab Shafie digunakan sebagai referensi utama dalam penerbitan fatwa dan bagaimana hal ini berkontribusi pada kesatuan umat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana metodologi fatwa di Malaysia telah berhasil mencapai maqAid al-shariah, terutama dalam hal kesatuan dan persatuan umat. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana metodologi fatwa yang mengacu pada pandangan akhir Mazhab Shafie telah berhasil mewujudkan maqad wihdatul ummah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana metodologi fatwa di Malaysia dapat lebih mengakomodasi prinsip al-taysr, terutama dalam konteks negara minoritas Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendekatan yang lebih terbuka terhadap mazhab dapat diterapkan dalam konteks tersebut untuk memastikan penerapan hukum Islam tanpa kesulitan (haraj)..
<br>Dalam konteks fatwa di Malaysia, maqAid al-shariah memiliki peran signifikan dalam menjelaskan pembenaran fatwa yang telah diputuskan.Dalam hal ini, meskipun maqAid al-shariah tidak bertindak sebagai sumber fatwa, ia memainkan peran tidak langsung dalam memastikan keadilan hukum melalui adillah syariah yang otoritatif.Selain itu, praktik biasa dalam memutuskan fatwa di Malaysia adalah untuk menjaga kebaikan bersama, mencakup kesatuan dan persatuan komunitas dalam praktik keagamaan.Meskipun dari satu sisi, sepertinya metodologi fatwa di Malaysia tidak memelihara prinsip yang lebih mudah (al-taysr) ketika dibandingkan dengan aqwAl al-madzahib, ada pencapaian yang lebih besar dari maqsad yang melibatkan persatuan dan kesatuan Muslim untuk menegakkan kedaulatan agama dalam konteks mayoritas Muslim
<br>MaqAid al-shariah, yang merujuk pada tujuan atau tujuan yang dimaksudkan oleh hukum Islam untuk menguntungkan umat manusia, memiliki hubungan erat dengan penerbitan fatwa. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah maqAid al-shariah sepenuhnya dipertimbangkan dalam proses penerbitan fatwa di Malaysia. Metodologi yang digunakan dalam penerbitan fatwa di Malaysia bersifat unik karena Mazhab Shafie menjadi referensi utama, dan metodologi ini bertujuan untuk menciptakan sistem manajemen fatwa yang sistematis dalam menjaga kesatuan. Namun, pendekatan ini tidak secara umum memeluk maqAid al-shariah, seperti kebebasan, dan lebih menyukai opsi yang lebih mudah (al-taysr) untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp" type="image/webp" length="51942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-3b03a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-ef549.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/struktur-teks-fatwa-maqaid-al-shariah-metodologi-w-thumb-52c6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-850-uinsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3018-mazahib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al ShariAoah An Exploration of Islamic Humanitarianism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al ShariAoah An Exploration of Islamic Humanitarianism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al ShariAoah An Exploration of Islamic Humanitarianism ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51035-khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi</link>
	<guid isPermaLink="false">b714c76ffe13873b8218298a289be2f9</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:41:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sopa sopa ]]></category>
	<category><![CDATA[ syed mohd ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto slot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mohd,slot,sopa,syed,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif tentang bagaimana negara-negara lain, terutama negara-negara Islam, menangani pengungsi Rohingya. Studi ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism: Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif tentang bagaimana negara-negara lain, terutama negara-negara Islam, menangani pengungsi Rohingya. Studi ini dapat mengeksplorasi kebijakan dan praktik yang diadopsi oleh negara-negara tersebut, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran organisasi-organisasi kemanusiaan Islam dalam membantu pengungsi Rohingya di Indonesia. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana organisasi-organisasi ini bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan bagaimana mereka dapat meningkatkan upaya kemanusiaan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam mengelola pengungsi Rohingya. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana pemerintah dapat meningkatkan koordinasi antara berbagai lembaga dan bagaimana mereka dapat meningkatkan akses pengungsi Rohingya terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.. Penanganan pengungsi di Indonesia adalah masalah kompleks yang membutuhkan diskusi, menarik wawasan dari berbagai sumber ilmiah, hukum nasional, perspektif hukum internasional, dan ilmu Islam.Masyarakat global mengakui bahwa merumuskan strategi manajemen pengungsi yang efektif di semua negara menuntut pendekatan yang beragam.Pertimbangan kemanusiaan, faktor ekonomi, dinamika politik, dan nilai-nilai agama memainkan peran penting dalam menyelaraskan regulasi manajemen pengungsi dengan tingkat penerimaan pemerintah dan masyarakat di negara tuan rumah.Dalam istilah Islam, Fiqh al-Siyar berdiri sebagai sumber ilmiah yang terhormat, dan ketika digabungkan dengan pendekatan maqAid al-shar'ah, memiliki potensi untuk menjadi fondasi untuk upaya kemanusiaan kontemporer.Pemerintah Indonesia belum mengadopsi secara resmi Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967.Akibatnya, Indonesia tidak secara hukum terikat untuk menyediakan kebutuhan dasar pengungsi selama tinggal di negara tersebut.Norma internasional tunggal yang mengikat Indonesia adalah prinsip non-refoulement, yang melarang pengusiran paksa pengungsi dari wilayahnya.Oleh karena itu, dilihat dari sudut pandang hukum internasional, Indonesia tetap terikat untuk memainkan peran dalam melindungi pengungsi di dalam batas-batasnya sebagai ekspresi dari implementasi jus cogens.Dari perspektif maqAid al-shar'ah, keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967, tetapi tetap menerima pengungsi Rohingya, exemplifying kemanusiaan Islam dengan mengakui hak asasi manusia mereka Masalah pengungsi Rohingya telah menarik perhatian global dan masyarakat Indonesia, terutama karena banyak yang mencari suaka di Aceh untuk melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar. Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967 membentuk kerangka hukum global untuk perlindungan pengungsi. Namun, Indonesia belum secara resmi mengesahkan statuta ini, sehingga tidak secara hukum terikat untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Meskipun demikian, Indonesia terikat oleh prinsip non-refoulement, hukum internasional adat atau jus cogens, untuk mengelola pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayahnya. Studi ini memeriksa pendekatan Indonesia terhadap manajemen pengungsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-fea93.webp" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-fea93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-fea93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-fea93.webp 1x" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" alt="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-9a931.webp" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-9a931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-9a931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-9a931.webp 1x" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" alt="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp 1x" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" alt="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51035-khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi" title="JURIS - Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism" target="_blank">Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid al-ShariAoah: An Exploration of Islamic Humanitarianism</a>: Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif tentang bagaimana negara-negara lain, terutama negara-negara Islam, menangani pengungsi Rohingya. Studi ini dapat mengeksplorasi kebijakan dan praktik yang diadopsi oleh negara-negara tersebut, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran organisasi-organisasi kemanusiaan Islam dalam membantu pengungsi Rohingya di Indonesia. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana organisasi-organisasi ini bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan bagaimana mereka dapat meningkatkan upaya kemanusiaan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam mengelola pengungsi Rohingya. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana pemerintah dapat meningkatkan koordinasi antara berbagai lembaga dan bagaimana mereka dapat meningkatkan akses pengungsi Rohingya terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan..
<br>Penanganan pengungsi di Indonesia adalah masalah kompleks yang membutuhkan diskusi, menarik wawasan dari berbagai sumber ilmiah, hukum nasional, perspektif hukum internasional, dan ilmu Islam.Masyarakat global mengakui bahwa merumuskan strategi manajemen pengungsi yang efektif di semua negara menuntut pendekatan yang beragam.Pertimbangan kemanusiaan, faktor ekonomi, dinamika politik, dan nilai-nilai agama memainkan peran penting dalam menyelaraskan regulasi manajemen pengungsi dengan tingkat penerimaan pemerintah dan masyarakat di negara tuan rumah.Dalam istilah Islam, Fiqh al-Siyar berdiri sebagai sumber ilmiah yang terhormat, dan ketika digabungkan dengan pendekatan maqAid al-shar'ah, memiliki potensi untuk menjadi fondasi untuk upaya kemanusiaan kontemporer.Pemerintah Indonesia belum mengadopsi secara resmi Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967.Akibatnya, Indonesia tidak secara hukum terikat untuk menyediakan kebutuhan dasar pengungsi selama tinggal di negara tersebut.Norma internasional tunggal yang mengikat Indonesia adalah prinsip non-refoulement, yang melarang pengusiran paksa pengungsi dari wilayahnya.Oleh karena itu, dilihat dari sudut pandang hukum internasional, Indonesia tetap terikat untuk memainkan peran dalam melindungi pengungsi di dalam batas-batasnya sebagai ekspresi dari implementasi jus cogens.Dari perspektif maqAid al-shar'ah, keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967, tetapi tetap menerima pengungsi Rohingya, exemplifying kemanusiaan Islam dengan mengakui hak asasi manusia mereka
<br>Masalah pengungsi Rohingya telah menarik perhatian global dan masyarakat Indonesia, terutama karena banyak yang mencari suaka di Aceh untuk melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar. Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967 membentuk kerangka hukum global untuk perlindungan pengungsi. Namun, Indonesia belum secara resmi mengesahkan statuta ini, sehingga tidak secara hukum terikat untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Meskipun demikian, Indonesia terikat oleh prinsip non-refoulement, hukum internasional adat atau jus cogens, untuk mengelola pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayahnya. Studi ini memeriksa pendekatan Indonesia terhadap manajemen pengungsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp" type="image/webp" length="67496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-fea93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-9a931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/khazanah-ilmu-islam-sudut-pandang-pengungsi-rohing-thumb-0f57f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-850-uinsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3018-mazahib.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51026-buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-ing</link>
	<guid isPermaLink="false">81170aeae78a0b8b1031fe121241e675</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:41:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,reti,scope,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis teknik-teknik penerjemahan frasa nomina dalam konteks yang berbeda, seperti dalam teks berita atau media sosial, untuk memahami bagaimana teknik-teknik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis teknik-teknik penerjemahan frasa nomina dalam konteks yang berbeda, seperti dalam teks berita atau media sosial, untuk memahami bagaimana teknik-teknik tersebut diterapkan dalam konteks yang lebih luas. 2. Meneliti strategi-strategi penerjemahan frasa nomina dalam buku-buku anak dengan genre yang berbeda, seperti cerita fiksi atau buku pengetahuan umum, untuk melihat apakah ada perbedaan pendekatan dalam menerjemahkan frasa nomina sesuai dengan genre dan tujuan buku. 3. Mengembangkan model penilaian kualitas terjemahan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek akurasi, keterimaan, dan keterbacaan, tetapi juga aspek-aspek lain seperti kesesuaian budaya dan keselarasan dengan tujuan teks. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dan meningkatkan kualitas terjemahan frasa nomina dalam berbagai konteks.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan teknik penerjemahan yang tepat sangat memengaruhi kualitas hasil terjemahan, terutama dalam teks anak-anak yang menuntut kesederhanaan bahasa namun tetap mempertahankan ketepatan makna.Temuan ini dapat menjadi referensi bagi penerjemah dalam memahami strategi penerjemahan frasa nomina, khususnya dalam genre buku anak Penelitian ini berfokus pada analisis teknik penerjemahan frasa nomina serta kualitas terjemahannya dalam buku I Wonder Why "Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals". Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari buku versi bahasa Inggris sebagai teks sumber (SL) dan buku versi bahasa Indonesia sebagai teks sasaran (TL). Teknik analisis data mengacu pada teori teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir (2002), serta model penilaian kualitas terjemahan oleh Nababan et al. (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 teknik penerjemahan yang digunakan, dengan teknik paling dominan adalah established equivalence. Teknik established... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" alt="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-a61bf.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-a61bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-a61bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-a61bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" alt="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51026-buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-ing" title="JURIS - Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals" target="_blank">Analisis Teknik Penerjemahan Frasa Nomina dan Kualitas Terjemahannya dalam Buku I Wonder Why: Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis teknik-teknik penerjemahan frasa nomina dalam konteks yang berbeda, seperti dalam teks berita atau media sosial, untuk memahami bagaimana teknik-teknik tersebut diterapkan dalam konteks yang lebih luas. 2. Meneliti strategi-strategi penerjemahan frasa nomina dalam buku-buku anak dengan genre yang berbeda, seperti cerita fiksi atau buku pengetahuan umum, untuk melihat apakah ada perbedaan pendekatan dalam menerjemahkan frasa nomina sesuai dengan genre dan tujuan buku. 3. Mengembangkan model penilaian kualitas terjemahan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek akurasi, keterimaan, dan keterbacaan, tetapi juga aspek-aspek lain seperti kesesuaian budaya dan keselarasan dengan tujuan teks. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dan meningkatkan kualitas terjemahan frasa nomina dalam berbagai konteks..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan teknik penerjemahan yang tepat sangat memengaruhi kualitas hasil terjemahan, terutama dalam teks anak-anak yang menuntut kesederhanaan bahasa namun tetap mempertahankan ketepatan makna.Temuan ini dapat menjadi referensi bagi penerjemah dalam memahami strategi penerjemahan frasa nomina, khususnya dalam genre buku anak
<br>Penelitian ini berfokus pada analisis teknik penerjemahan frasa nomina serta kualitas terjemahannya dalam buku I Wonder Why "Kangaroos Have Pouches and Other Questions About Baby Animals". Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari buku versi bahasa Inggris sebagai teks sumber (SL) dan buku versi bahasa Indonesia sebagai teks sasaran (TL). Teknik analisis data mengacu pada teori teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir (2002), serta model penilaian kualitas terjemahan oleh Nababan et al. (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 teknik penerjemahan yang digunakan, dengan teknik paling dominan adalah established equivalence. Teknik established...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp" type="image/webp" length="120028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-c0e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/buku-anak-teknik-penerjemahan-teks-bahasa-inggris-thumb-a61bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51028-lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-adel</link>
	<guid isPermaLink="false">8f13bf2777f5e348f19fedbd3b463f71</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:30:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,reti,scope,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa person deixis mendominasi lirik Adele, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan deiktik ini memengaruhi persepsi emosional pendengar melalui studi eksperimental yang mengukur respons fisiologis atau persepsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25: Berdasarkan temuan bahwa person deixis mendominasi lirik Adele, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan deiktik ini memengaruhi persepsi emosional pendengar melalui studi eksperimental yang mengukur respons fisiologis atau persepsi subjektif terhadap lagu yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat membandingkan penggunaan deiktik di dalam genre musik lain, seperti pop rock atau musik tradisional, untuk menilai apakah pola dominasi person dan temporal tetap konsisten atau berfluktuasi sesuai konteks budaya. Terakhir, penelitian di masa depan dapat meneliti dampak konteks media sosialAimisalnya, bagaimana komentar atau interaksi online terhadap lagu memengaruhi interpretasi deiktik dan resonansi emosional, sehingga menghubungkan lirik dengan praktik komunikasi digital dan konstruksi identitas pengguna.. AdeleAos song lyrics contain various types of deictic expressions based on LevinsonAos (1983) classification.person, spatial, temporal, discourse, and social deixis.Person deixis is the most dominant, followed by temporal deixis, with spatial, discourse, and social deixis occurring less frequently.This distribution indicates that AdeleAos lyricism strongly emphasizes personal perspective and emotional interaction between speaker and addressee, using deictic expressions to create emotional intimacy and universal resonance Studi ini meneliti deiksis dalam lirik lagu Adele menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus pada jenis dan makna pragmatis dari ekspresi deiksis. Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya deiksis dalam memahami bagaimana makna kontekstual dibangun dalam lirik lagu, khususnya dalam gaya penulisan lagu Adele yang ekspresif secara emosional dan personal. Deiksis memainkan peran penting dalam menghubungkan bahasa dengan konteks, memungkinkan pendengar untuk menafsirkan makna di luar ekspresi literal. Studi ini signifikan karena berkontribusi pada analisis pragmatis dan linguistik dengan menyoroti bagaimana ekspresi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-1d556.webp" title="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-1d556.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-1d556.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-1d556.webp 1x" title="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" alt="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp" title="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp 1x" title="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" alt="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51028-lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-adel" title="JURIS - Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25" target="_blank">Deixis In The Song Lyrics Of AdeleAos Album 25</a>: Berdasarkan temuan bahwa person deixis mendominasi lirik Adele, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan deiktik ini memengaruhi persepsi emosional pendengar melalui studi eksperimental yang mengukur respons fisiologis atau persepsi subjektif terhadap lagu yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat membandingkan penggunaan deiktik di dalam genre musik lain, seperti pop rock atau musik tradisional, untuk menilai apakah pola dominasi person dan temporal tetap konsisten atau berfluktuasi sesuai konteks budaya. Terakhir, penelitian di masa depan dapat meneliti dampak konteks media sosialAimisalnya, bagaimana komentar atau interaksi online terhadap lagu memengaruhi interpretasi deiktik dan resonansi emosional, sehingga menghubungkan lirik dengan praktik komunikasi digital dan konstruksi identitas pengguna..
<br>AdeleAos song lyrics contain various types of deictic expressions based on LevinsonAos (1983) classification.person, spatial, temporal, discourse, and social deixis.Person deixis is the most dominant, followed by temporal deixis, with spatial, discourse, and social deixis occurring less frequently.This distribution indicates that AdeleAos lyricism strongly emphasizes personal perspective and emotional interaction between speaker and addressee, using deictic expressions to create emotional intimacy and universal resonance
<br>Studi ini meneliti deiksis dalam lirik lagu Adele menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus pada jenis dan makna pragmatis dari ekspresi deiksis. Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya deiksis dalam memahami bagaimana makna kontekstual dibangun dalam lirik lagu, khususnya dalam gaya penulisan lagu Adele yang ekspresif secara emosional dan personal. Deiksis memainkan peran penting dalam menghubungkan bahasa dengan konteks, memungkinkan pendengar untuk menafsirkan makna di luar ekspresi literal. Studi ini signifikan karena berkontribusi pada analisis pragmatis dan linguistik dengan menyoroti bagaimana ekspresi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp" type="image/webp" length="87180" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-1d556.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/lagu-genre-musik-pragmatics-deixis-adele-gaya-stud-thumb-d42dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Boosting High School Students Speaking Proficiency With Gemini AI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Boosting High School Students Speaking Proficiency With Gemini AI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Boosting High School Students Speaking Proficiency With Gemini AI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51043-individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis</link>
	<guid isPermaLink="false">dda5d17ca4b0b4eeb9448fc76edfe945</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:27:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ kramat jati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,jati,kramat,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan Gemini AI pada pemeliharaan kemampuan berbicara siswa melalui studi longitudinal. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi Gemini AI dengan teknologi realitas virtual untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Boosting High School Students' Speaking Proficiency With Gemini AI: Penelitian berikutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan Gemini AI pada pemeliharaan kemampuan berbicara siswa melalui studi longitudinal. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi Gemini AI dengan teknologi realitas virtual untuk menciptakan pengalaman belajar berbicara yang lebih immersif dan motivasional. Terakhir, perbandingan efektivitas Gemini AI dengan aplikasi pembelajaran berbicara lain yang berbasis AI pada populasi siswa dari latar belakang pendidikan yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang kondisi yang memaksimalkan keberhasilan intervensi ini.. Implementasi Gemini AI secara signifikan meningkatkan kemahiran berbicara siswa SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai.Data menunjukkan peningkatan skor rata-rata di semua tingkat kemampuan, dengan peningkatan kepercayaan diri, kefasihan, dan penggunaan kosakata.Integrasi AI tidak hanya mengakomodasi kebutuhan individual siswa tetapi juga mendukung praktik pembelajaran yang interaktif dan adaptif Studi ini menyelidiki dampak AI Gemini dalam meningkatkan kemahiran berbicara di antara 30 siswa sekolah menengah atas menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan metode campuran. Dalam tiga siklus berulang, skor rata-rata siswa meningkat dari 65 menjadi 85, mencerminkan peningkatan kefasihan, kosakata, dan kepercayaan diri. Hasil menunjukkan bahwa integrasi AI Gemini dapat memperbaiki kemahiran bahasa melalui umpan balik realActime dan adaptasi berulang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp 1x" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" alt="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-4da4d.webp" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-4da4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-4da4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-4da4d.webp 1x" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" alt="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-fcf21.webp" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-fcf21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-fcf21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-fcf21.webp 1x" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" alt="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51043-individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis" title="JURIS - Boosting High School Students&#039; Speaking Proficiency With Gemini AI" target="_blank">Boosting High School Students' Speaking Proficiency With Gemini AI</a>: Penelitian berikutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan Gemini AI pada pemeliharaan kemampuan berbicara siswa melalui studi longitudinal. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi Gemini AI dengan teknologi realitas virtual untuk menciptakan pengalaman belajar berbicara yang lebih immersif dan motivasional. Terakhir, perbandingan efektivitas Gemini AI dengan aplikasi pembelajaran berbicara lain yang berbasis AI pada populasi siswa dari latar belakang pendidikan yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang kondisi yang memaksimalkan keberhasilan intervensi ini..
<br>Implementasi Gemini AI secara signifikan meningkatkan kemahiran berbicara siswa SMA Negeri 2 Kota Tanjungbalai.Data menunjukkan peningkatan skor rata-rata di semua tingkat kemampuan, dengan peningkatan kepercayaan diri, kefasihan, dan penggunaan kosakata.Integrasi AI tidak hanya mengakomodasi kebutuhan individual siswa tetapi juga mendukung praktik pembelajaran yang interaktif dan adaptif
<br>Studi ini menyelidiki dampak AI Gemini dalam meningkatkan kemahiran berbicara di antara 30 siswa sekolah menengah atas menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan metode campuran. Dalam tiga siklus berulang, skor rata-rata siswa meningkat dari 65 menjadi 85, mencerminkan peningkatan kefasihan, kosakata, dan kepercayaan diri. Hasil menunjukkan bahwa integrasi AI Gemini dapat memperbaiki kemahiran bahasa melalui umpan balik realActime dan adaptasi berulang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp" type="image/webp" length="113448" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-deacc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-4da4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/individual-siswa-abk-integrasi-ai-sistem-kritis-sm-thumb-fcf21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media A Van Dijkian Critical Discourse Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media A Van Dijkian Critical Discourse Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media A Van Dijkian Critical Discourse Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51029-pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri</link>
	<guid isPermaLink="false">cb8c9a2b3abb5aa3f4bb603a917bd269</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:02:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,reti,scope,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada tiga arah utama: pertama, bagaimana representasi pencari suaka Suriah berkembang di platform digital dan media sosial (misalnya Twitter, Facebook) di Turki dan secara global, dengan menggabungkan metode kuantitatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada tiga arah utama: pertama, bagaimana representasi pencari suaka Suriah berkembang di platform digital dan media sosial (misalnya Twitter, Facebook) di Turki dan secara global, dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur perubahan framing seiring waktu; kedua, meneliti peran suara langsung para pengungsi dalam wacana media melalui analisis konten yang dihasilkan pengguna serta wawancara mendalam, guna mengevaluasi tingkat agen mereka dalam narasi publik; ketiga, membandingkan pembingkaian media Turki terhadap pencari suaka Suriah antara media yang proAcpemerintah dan media oposisi selama rentang waktu yang lebih luas (misalnya 2010Ac2025), untuk mengidentifikasi pergeseran ideologis dan politis. Ketiga penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika representasi, meningkatkan inklusivitas suara pengungsi, serta memberikan dasar kebijakan komunikasi yang lebih responsif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi pencari suaka Suriah dalam media Turki dan media berbahasa Inggris global dibentuk oleh kerangka pembingkaian kemanusiaan dan sekuritisasi yang berulang.Media Turki cenderung beralih antara narasi belas kasih dan kekhawatiran atas dampak sosialAcekonomi, sedangkan media global lebih sering menempatkan Turki dalam narasi geopolitik yang lebih luas.Pada kedua konteks tersebut, pencari suaka sebagian besar diposisikan sebagai objek kebijakan diskursif, bukan sebagai subjek pengalaman hidup Abstrak - Studi ini meneliti bagaimana pencari suaka Suriah direpresentasikan dalam media Turki dan media berbahasa Inggris global, dengan perhatian khusus pada pilihan wacana yang digunakan untuk membangun makna dan ideologi. Dengan mengacu pada model sosio-kognitif Analisis Wacana Kritis (CDA) Van Dijk, penelitian ini berfokus pada pola leksikal, strategi pembingkaian, dan fitur struktural yang membentuk narasi media tentang pencari suaka. Dataset mencakup konten media dari outlet Turki seperti Hyrriyet, Daily Sabah, Cumhuriyet, BirGyn, dan GZT, bersama dengan sumber media global termasuk BBC, The Guardian, The New York Times,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-2e50c.webp" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-2e50c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-2e50c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-2e50c.webp 1x" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" alt="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp 1x" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" alt="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-f7c26.webp" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-f7c26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-f7c26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-f7c26.webp 1x" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" alt="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51029-pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri" title="JURIS - The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis" target="_blank">The Representation of Syrian Asylum Seekers in Turkish and Global English Media: A Van Dijkian Critical Discourse Analysis</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada tiga arah utama: pertama, bagaimana representasi pencari suaka Suriah berkembang di platform digital dan media sosial (misalnya Twitter, Facebook) di Turki dan secara global, dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur perubahan framing seiring waktu; kedua, meneliti peran suara langsung para pengungsi dalam wacana media melalui analisis konten yang dihasilkan pengguna serta wawancara mendalam, guna mengevaluasi tingkat agen mereka dalam narasi publik; ketiga, membandingkan pembingkaian media Turki terhadap pencari suaka Suriah antara media yang proAcpemerintah dan media oposisi selama rentang waktu yang lebih luas (misalnya 2010Ac2025), untuk mengidentifikasi pergeseran ideologis dan politis. Ketiga penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika representasi, meningkatkan inklusivitas suara pengungsi, serta memberikan dasar kebijakan komunikasi yang lebih responsif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi pencari suaka Suriah dalam media Turki dan media berbahasa Inggris global dibentuk oleh kerangka pembingkaian kemanusiaan dan sekuritisasi yang berulang.Media Turki cenderung beralih antara narasi belas kasih dan kekhawatiran atas dampak sosialAcekonomi, sedangkan media global lebih sering menempatkan Turki dalam narasi geopolitik yang lebih luas.Pada kedua konteks tersebut, pencari suaka sebagian besar diposisikan sebagai objek kebijakan diskursif, bukan sebagai subjek pengalaman hidup
<br>Abstrak - Studi ini meneliti bagaimana pencari suaka Suriah direpresentasikan dalam media Turki dan media berbahasa Inggris global, dengan perhatian khusus pada pilihan wacana yang digunakan untuk membangun makna dan ideologi. Dengan mengacu pada model sosio-kognitif Analisis Wacana Kritis (CDA) Van Dijk, penelitian ini berfokus pada pola leksikal, strategi pembingkaian, dan fitur struktural yang membentuk narasi media tentang pencari suaka. Dataset mencakup konten media dari outlet Turki seperti Hyrriyet, Daily Sabah, Cumhuriyet, BirGyn, dan GZT, bersama dengan sumber media global termasuk BBC, The Guardian, The New York Times,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp" type="image/webp" length="106082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-2e50c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-969f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/pencari-suaka-pengungsi-suriah-analisis-wacana-kri-thumb-f7c26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff Best Practices ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff Best Practices ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff Best Practices ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51032-inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">dc7b71622c0120e11d9ae0bbc6c44ee5</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:59:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ songs lyrics ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,lyrics,reti,songs,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji pertanyaan: seberapa besar perbedaan efektivitas antara metode roleAcplay tradisional dengan simulasi berbasis teknologi digital dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris staf hotel? Selain itu, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices: Penelitian selanjutnya dapat menguji pertanyaan: seberapa besar perbedaan efektivitas antara metode roleAcplay tradisional dengan simulasi berbasis teknologi digital dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris staf hotel? Selain itu, dapat dilakukan studi yang menyelidiki apakah penambahan ungkapanAcungkapan yang berkaitan dengan penanganan keluhan dan situasi darurat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesiapan staf dalam berinteraksi dengan tamu. Selanjutnya, disarankan melakukan penelitian lintas hotel dengan kategori bintang berbeda untuk mengetahui apakah program pelatihan yang sama menghasilkan peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang konsisten atau memerlukan penyesuaian spesifik. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap kepuasan tamu dan kinerja operasional hotel. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kompetensi bahasa Inggris staf selama setidaknya enam bulan setelah pelatihan, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek pembelajaran. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor motivasi pribadi dan dukungan manajerial dalam keberhasilan program pelatihan, guna mengidentifikasi elemen kunci yang memperkuat implementasi metode pengajaran.. Sebagai kesimpulan, beberapa ungkapan bahasa Inggris umum dalam bidang perhotelan yang seharusnya dipelajari secara utama oleh karyawan hotel meliputi yang berkaitan dengan membuat reservasi (AoDo you have a reservation.Ao), menyambut tamu (AoHow may I assist you.Ao), mengambil pesanan (AoMay I take your order.Ao), dan membayar tagihan (AoHow will you be paying.Pengajaran ungkapanAcungkapan tersebut paling baik dilakukan melalui roleAcplay dan simulasi karena keduanya menyediakan situasi dan konteks dunia nyata Industri perhotelan sangat erat kaitannya dengan bahasa Inggris, karena kemahiran berbahasa Inggris sangat penting untuk berkomunikasi yang efektif dalam bidang ini. Namun, banyak staf hotel di Indonesia kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik sehingga diperlukan peningkatan. Untuk mengatasi hal ini, program pelatihan rutin harus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris dengan fokus pada bahasa Inggris praktis yang digunakan dalam lingkungan perhotelan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengajaran ungkapan-ungkapan umum bahasa Inggris untuk karyawan hotel. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dan meninjau pustaka yang relevan, hasil studi menunjukkan bahwa fungsi dan ungkapan bahasa tertentu sering digunakan di bidang perhotelan dan karenanya harus dimasukkan ke dalam program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp 1x" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" alt="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-509fb.webp" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-509fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-509fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-509fb.webp 1x" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" alt="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-fd92a.webp" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-fd92a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-fd92a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-fd92a.webp 1x" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" alt="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51032-inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-ko" title="JURIS - Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices" target="_blank">Teaching Common English Language Expressions for Hotel Staff: Best Practices</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji pertanyaan: seberapa besar perbedaan efektivitas antara metode roleAcplay tradisional dengan simulasi berbasis teknologi digital dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris staf hotel? Selain itu, dapat dilakukan studi yang menyelidiki apakah penambahan ungkapanAcungkapan yang berkaitan dengan penanganan keluhan dan situasi darurat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesiapan staf dalam berinteraksi dengan tamu. Selanjutnya, disarankan melakukan penelitian lintas hotel dengan kategori bintang berbeda untuk mengetahui apakah program pelatihan yang sama menghasilkan peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang konsisten atau memerlukan penyesuaian spesifik. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap kepuasan tamu dan kinerja operasional hotel. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kompetensi bahasa Inggris staf selama setidaknya enam bulan setelah pelatihan, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek pembelajaran. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor motivasi pribadi dan dukungan manajerial dalam keberhasilan program pelatihan, guna mengidentifikasi elemen kunci yang memperkuat implementasi metode pengajaran..
<br>Sebagai kesimpulan, beberapa ungkapan bahasa Inggris umum dalam bidang perhotelan yang seharusnya dipelajari secara utama oleh karyawan hotel meliputi yang berkaitan dengan membuat reservasi (AoDo you have a reservation.Ao), menyambut tamu (AoHow may I assist you.Ao), mengambil pesanan (AoMay I take your order.Ao), dan membayar tagihan (AoHow will you be paying.Pengajaran ungkapanAcungkapan tersebut paling baik dilakukan melalui roleAcplay dan simulasi karena keduanya menyediakan situasi dan konteks dunia nyata
<br>Industri perhotelan sangat erat kaitannya dengan bahasa Inggris, karena kemahiran berbahasa Inggris sangat penting untuk berkomunikasi yang efektif dalam bidang ini. Namun, banyak staf hotel di Indonesia kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik sehingga diperlukan peningkatan. Untuk mengatasi hal ini, program pelatihan rutin harus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris dengan fokus pada bahasa Inggris praktis yang digunakan dalam lingkungan perhotelan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengajaran ungkapan-ungkapan umum bahasa Inggris untuk karyawan hotel. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dan meninjau pustaka yang relevan, hasil studi menunjukkan bahwa fungsi dan ungkapan bahasa tertentu sering digunakan di bidang perhotelan dan karenanya harus dimasukkan ke dalam program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp" type="image/webp" length="78164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-bd0a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-509fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/inovatif-karyawan-hotel-komparatif-lintas-komunika-thumb-fd92a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51027-emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-instagra</link>
	<guid isPermaLink="false">3e1ed07595b07b77f0e16eed669a8673</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:58:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ reti wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,reti,scope,template,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan budaya memengaruhi interpretasi emoji dengan melakukan survei lintas negara pada pengguna Instagram, sehingga dapat mengidentifikasi variasi makna simbolik yang muncul. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan budaya memengaruhi interpretasi emoji dengan melakukan survei lintas negara pada pengguna Instagram, sehingga dapat mengidentifikasi variasi makna simbolik yang muncul. Selain itu, studi dapat menyelidiki dampak penggunaan emoji terhadap persepsi kredibilitas pesan dengan menguji apakah komentar yang mengandung emoji dianggap lebih meyakinkan atau persuasif dibandingkan tanpa emoji, menggunakan metode eksperimental terkontrol. Terakhir, pengembangan model analitik otomatis yang dapat mengklasifikasikan peran emoji (substitusi, penguatan, kontras, dll.) dalam konteks teks dapat membantu peneliti dalam menganalisis data skala besar secara efisien, yang selanjutnya dapat divalidasi melalui pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif.. Studi ini menunjukkan bahwa emoji berperan penting sebagai bahasa visual dalam komunikasi daring, khususnya pada komentar Instagram Nas Daily, dengan fungsi menggantikan atau memperkuat teks serta menyampaikan makna sosial, emosional, dan budaya.Penggunaan emoji yang dominan dari kategori People, Symbols, dan Smileys mencerminkan dukungan dan emosi positif pengguna, sementara konteks budaya mempengaruhi interpretasinya.Penelitian lanjutan disarankan untuk membandingkan penggunaan emoji pada akun selebritas lain, mengintegrasikan analisis multimodal, serta meneliti persepsi pengguna melalui metode kuantitatifAckualitatif Abstrak Ae Penelitian ini mengkaji makna semiotik penggunaan emoji dalam kolom komentar posting Instagram Nas Daily, seorang influencer media sosial Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori semiotik Saussure (1959) yaitu hubungan antara penanda dan petanda, serta teori linguistik emoji Evans (2017), membahas peran afektif dan kontekstual emoji dalam komunikasi online. Desain deskriptif kualitatif diikuti, dan data dikumpulkan dari tangkapan layar emoji dalam komentar pada postingan Instagram Nas Daily pada 26 November 2024 tentang Beasiswa Nas. Analisis data menerapkan model empat tahap Spradley (1980): Analisis Domain, Analisis Taksonomi, Analisis Komponen, dan Analisis Tema Budaya. Hasil menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-81e72.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-81e72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-81e72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-81e72.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" alt="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-b2892.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-b2892.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-b2892.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-b2892.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" alt="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" alt="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51027-emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-instagra" title="JURIS - Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram" target="_blank">Semiotic Analysis of Emojis in the Comments Section of NasdailyAos Instagram</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan budaya memengaruhi interpretasi emoji dengan melakukan survei lintas negara pada pengguna Instagram, sehingga dapat mengidentifikasi variasi makna simbolik yang muncul. Selain itu, studi dapat menyelidiki dampak penggunaan emoji terhadap persepsi kredibilitas pesan dengan menguji apakah komentar yang mengandung emoji dianggap lebih meyakinkan atau persuasif dibandingkan tanpa emoji, menggunakan metode eksperimental terkontrol. Terakhir, pengembangan model analitik otomatis yang dapat mengklasifikasikan peran emoji (substitusi, penguatan, kontras, dll.) dalam konteks teks dapat membantu peneliti dalam menganalisis data skala besar secara efisien, yang selanjutnya dapat divalidasi melalui pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa emoji berperan penting sebagai bahasa visual dalam komunikasi daring, khususnya pada komentar Instagram Nas Daily, dengan fungsi menggantikan atau memperkuat teks serta menyampaikan makna sosial, emosional, dan budaya.Penggunaan emoji yang dominan dari kategori People, Symbols, dan Smileys mencerminkan dukungan dan emosi positif pengguna, sementara konteks budaya mempengaruhi interpretasinya.Penelitian lanjutan disarankan untuk membandingkan penggunaan emoji pada akun selebritas lain, mengintegrasikan analisis multimodal, serta meneliti persepsi pengguna melalui metode kuantitatifAckualitatif
<br>Abstrak Ae Penelitian ini mengkaji makna semiotik penggunaan emoji dalam kolom komentar posting Instagram Nas Daily, seorang influencer media sosial Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori semiotik Saussure (1959) yaitu hubungan antara penanda dan petanda, serta teori linguistik emoji Evans (2017), membahas peran afektif dan kontekstual emoji dalam komunikasi online. Desain deskriptif kualitatif diikuti, dan data dikumpulkan dari tangkapan layar emoji dalam komentar pada postingan Instagram Nas Daily pada 26 November 2024 tentang Beasiswa Nas. Analisis data menerapkan model empat tahap Spradley (1980): Analisis Domain, Analisis Taksonomi, Analisis Komponen, dan Analisis Tema Budaya. Hasil menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp" type="image/webp" length="58230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-81e72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-b2892.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/emoji-instagram-semiotik-peran-substitusi-nas-data-thumb-0e4ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsumsi Zat Zat Gizi Menurut Metode Recall Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsumsi Zat Zat Gizi Menurut Metode Recall Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsumsi Zat Zat Gizi Menurut Metode Recall Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51036-vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi</link>
	<guid isPermaLink="false">bca02d15380348b1d5b6ca90530bd139</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:47:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ konsumsi zat ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,konsumsi,page,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah penggunaan aplikasi mobile untuk pencatatan makanan dapat meningkatkan akurasi dan mengurangi beban responden dibandingkan dengan metode record tradisional pada remaja putri di pesantren. Selanjutnya, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah penggunaan aplikasi mobile untuk pencatatan makanan dapat meningkatkan akurasi dan mengurangi beban responden dibandingkan dengan metode record tradisional pada remaja putri di pesantren. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang melibatkan pemantauan asupan gizi selama satu tahun untuk mengevaluasi variasi musiman dan dampaknya terhadap status gizi, khususnya kadar hemoglobin dan zat besi. Selain itu, sebuah penelitian dapat membandingkan hasil pengukuran diet melalui recallAcrecord dengan biomarker biologis seperti serum vitamin C dan ferritin untuk memvalidasi keandalan metode diet tersebut. Penelitian keempat dapat memperluas populasi dengan melibatkan remaja lakiAclaki serta siswa di sekolah umum, guna menilai apakah temuan yang sama berlaku pada kelompok demografis yang lebih luas. Akhirnya, pendekatan campuran antara wawancara terstruktur, foto makanan, dan analisis komposisi makanan dapat dikembangkan untuk mengurangi bias laporan dan meningkatkan kualitas data diet.. Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata konsumsi energi, protein, lemak, besi, vitamin A, dan asam folat antara metode recall dan record, kecuali pada vitamin C yang berbeda antara hari 1, 3, dan 7.Oleh karena itu, untuk memperoleh gambaran yang representatif, metode recall sebaiknya dilakukan selama tiga hari, sementara metode record memerlukan periode tujuh hari.Secara keseluruhan, kombinasi kedua metode dapat menggambarkan pola konsumsi zat gizi pada remaja putri di pesantren dengan lebih akurat Tingkat kecukupan zat gizi individu maupun kelompok masyarakat dapat diperoleh melalui survei konsumsi pangan. Dengan meningkatkan hari pengukuran, perkiraan kuantitatif terhadap kebiasaan asupan makanan akan semakin mendekati asupan makanan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsumsi energi dan zat-zat gizi menurut metode recall dan record berdasarkan interval waktu konsumsi makanan di Pondok Pesantren Ibadurrahman Kotamadya Tangerang. Jenis Penelitian ini adalah cross sectional. Responden berjumlah 109 remaja putri. Analisa data menggunakan uji t-independen dan uji anova untuk menilai perbandingan dua metode konsumsi lama hari.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp 1x" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" alt="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-05e10.webp" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-05e10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-05e10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-05e10.webp 1x" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" alt="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-20ab7.webp" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-20ab7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-20ab7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-20ab7.webp 1x" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" alt="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51036-vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi" title="JURIS - Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri" target="_blank">Konsumsi Zat-Zat Gizi Menurut Metode Recall-Record Berdasarkan Waktu Makan Remaja Putri</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah penggunaan aplikasi mobile untuk pencatatan makanan dapat meningkatkan akurasi dan mengurangi beban responden dibandingkan dengan metode record tradisional pada remaja putri di pesantren. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang melibatkan pemantauan asupan gizi selama satu tahun untuk mengevaluasi variasi musiman dan dampaknya terhadap status gizi, khususnya kadar hemoglobin dan zat besi. Selain itu, sebuah penelitian dapat membandingkan hasil pengukuran diet melalui recallAcrecord dengan biomarker biologis seperti serum vitamin C dan ferritin untuk memvalidasi keandalan metode diet tersebut. Penelitian keempat dapat memperluas populasi dengan melibatkan remaja lakiAclaki serta siswa di sekolah umum, guna menilai apakah temuan yang sama berlaku pada kelompok demografis yang lebih luas. Akhirnya, pendekatan campuran antara wawancara terstruktur, foto makanan, dan analisis komposisi makanan dapat dikembangkan untuk mengurangi bias laporan dan meningkatkan kualitas data diet..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata konsumsi energi, protein, lemak, besi, vitamin A, dan asam folat antara metode recall dan record, kecuali pada vitamin C yang berbeda antara hari 1, 3, dan 7.Oleh karena itu, untuk memperoleh gambaran yang representatif, metode recall sebaiknya dilakukan selama tiga hari, sementara metode record memerlukan periode tujuh hari.Secara keseluruhan, kombinasi kedua metode dapat menggambarkan pola konsumsi zat gizi pada remaja putri di pesantren dengan lebih akurat
<br>Tingkat kecukupan zat gizi individu maupun kelompok masyarakat dapat diperoleh melalui survei konsumsi pangan. Dengan meningkatkan hari pengukuran, perkiraan kuantitatif terhadap kebiasaan asupan makanan akan semakin mendekati asupan makanan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsumsi energi dan zat-zat gizi menurut metode recall dan record berdasarkan interval waktu konsumsi makanan di Pondok Pesantren Ibadurrahman Kotamadya Tangerang. Jenis Penelitian ini adalah cross sectional. Responden berjumlah 109 remaja putri. Analisa data menggunakan uji t-independen dan uji anova untuk menilai perbandingan dua metode konsumsi lama hari....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp" type="image/webp" length="30782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-38f0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-05e10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/vitamin-c-edukasi-konsumsi-pangan-energi-mesin-per-thumb-20ab7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7827-nutrire-diaita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51041-data-sekunder-agregat-primer-sumber-prim</link>
	<guid isPermaLink="false">c6796456e1ed8b6e8b6dfaa687c7b478</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:46:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ types racism ]]></category>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,racism,scope,template,types]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat non-rasial terhadap film Till memengaruhi sikap mereka terhadap rasisme secara luas, dengan meneliti perbandingan antara penonton di daerah yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat non-rasial terhadap film Till memengaruhi sikap mereka terhadap rasisme secara luas, dengan meneliti perbandingan antara penonton di daerah yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang dari interaksi komunitas kulit hitam yang diilustrasikan di film terhadap partisipasi politik dan kesetaraan sosial di masyarakat. Terakhir, penelitian lain dapat memfokuskan pada strategi efektif yang dapat diimplementasikan di sekolah menengah untuk mengajarkan nilai inklusivitas, dengan mengadaptasi adegan atau tema yang ada dalam film Till sebagai bahan pengajaran.. Terdapat enam jenis rasisme dalam film Till.Rasisme Interpersonal, Rasisme Institusional, Rasisme Struktural, Rasisme Masyarakat, Diskriminasi, dan Kekerasan, dengan persentase masing-masing 24%, 12%, 18%, 12%, 12%, dan 24%.Respon komunitas kulit hitam meliputi pengertian, solidaritas, perayaan budaya, bimbingan kepada generasi muda, advokasi, dan dukungan lintas ras Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasisme seperti apa yang ditampilkan dalam film Till, jumlah fenomena rasis yang terjadi dalam film Till, dan respon masyarakat kulit hitam terhadap rasisme dalam film Till. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotik yang berfokus pada bahasa isyarat rasisme. Ada dua teknik pengumpulan data: Data Primer dan Data Sekunder. Data primer diperoleh dari video film Till, dan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka. Penulis menemukan enam jenis rasisme yang terdapat dalam film Till. Ada Rasisme Interpersonal, Rasisme Institusional, Rasisme Struktural, Rasisme Masyarakat, Diskriminasi, dan Kekerasan. Total ada tujuh belas fenomena rasisme yang terjadi di film Till. Ada beberapa tanggapan orang kulit hitam terhadap rasisme yang mereka alami di film Till. Reaksi yang muncul adalah pengertian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-fcbc1.webp" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-fcbc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-fcbc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-fcbc1.webp 1x" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" alt="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp 1x" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" alt="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-9608c.webp" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-9608c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-9608c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-9608c.webp 1x" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" alt="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51041-data-sekunder-agregat-primer-sumber-prim" title="JURIS - Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu" target="_blank">Racism Phenomenon Portrays In Till Movie By Chinonye Chukwu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi masyarakat non-rasial terhadap film Till memengaruhi sikap mereka terhadap rasisme secara luas, dengan meneliti perbandingan antara penonton di daerah yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang dari interaksi komunitas kulit hitam yang diilustrasikan di film terhadap partisipasi politik dan kesetaraan sosial di masyarakat. Terakhir, penelitian lain dapat memfokuskan pada strategi efektif yang dapat diimplementasikan di sekolah menengah untuk mengajarkan nilai inklusivitas, dengan mengadaptasi adegan atau tema yang ada dalam film Till sebagai bahan pengajaran..
<br>Terdapat enam jenis rasisme dalam film Till.Rasisme Interpersonal, Rasisme Institusional, Rasisme Struktural, Rasisme Masyarakat, Diskriminasi, dan Kekerasan, dengan persentase masing-masing 24%, 12%, 18%, 12%, 12%, dan 24%.Respon komunitas kulit hitam meliputi pengertian, solidaritas, perayaan budaya, bimbingan kepada generasi muda, advokasi, dan dukungan lintas ras
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasisme seperti apa yang ditampilkan dalam film Till, jumlah fenomena rasis yang terjadi dalam film Till, dan respon masyarakat kulit hitam terhadap rasisme dalam film Till. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotik yang berfokus pada bahasa isyarat rasisme. Ada dua teknik pengumpulan data: Data Primer dan Data Sekunder. Data primer diperoleh dari video film Till, dan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka. Penulis menemukan enam jenis rasisme yang terdapat dalam film Till. Ada Rasisme Interpersonal, Rasisme Institusional, Rasisme Struktural, Rasisme Masyarakat, Diskriminasi, dan Kekerasan. Total ada tujuh belas fenomena rasisme yang terjadi di film Till. Ada beberapa tanggapan orang kulit hitam terhadap rasisme yang mereka alami di film Till. Reaksi yang muncul adalah pengertian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp" type="image/webp" length="94468" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-fcbc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-916b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/data-sekunder-agregat-primer-sumber-rasisme-respon-thumb-9608c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up Siloam Hospitals Lippo Karawaci ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up Siloam Hospitals Lippo Karawaci ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up Siloam Hospitals Lippo Karawaci ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51037-gula-darah-tekanan-pengendalian-dara</link>
	<guid isPermaLink="false">205b3c773cdc2669cb0b836cb0a2268b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:45:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ konsumsi zat ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,konsumsi,page,zat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Lanjutkan penyelidikan dengan melakukan studi longitudinal untuk menilai perubahan BMI, trigliserida, dan ukuran lingkar pinggang serta hubungan mereka dengan kambuhnya sindrom metabolik selama 5 tahun pengamatan; eksplorasi peran diet tinggi serat dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci: Lanjutkan penyelidikan dengan melakukan studi longitudinal untuk menilai perubahan BMI, trigliserida, dan ukuran lingkar pinggang serta hubungan mereka dengan kambuhnya sindrom metabolik selama 5 tahun pengamatan; eksplorasi peran diet tinggi serat dan rendah lemak jenuh melalui intervensi randomised controlled trial guna menguji dampaknya terhadap penurunan BMI dan trigliserida pada pasien medical checkAcup; dan meneliti efek kombinasi program edukasi nutrisi dan peningkatan aktivitas fisik terhadap perubahan profil metabolik (gula darah, HDLAccholesterol, dan tekanan darah) pada populasi obesitas di fasilitas kesehatan primer.. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara BMI dengan kadar trigliserida darah dan ukuran lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan bermakna antara BMI dengan kadar gula darah puasa, kadar HDLAccholesterol, maupun tekanan darah.Selain itu, tidak ditemukan hubungan bermakna antara asupan makanan dan BMI.Semakin tinggi kadar trigliserida dan ukuran lingkar pinggang, semakin tinggi pula risiko timbulnya sindrom metabolik Sindrom metabolik adalah sekumpulan keluhan dan gejala yang didasari oleh adanya resistensi insulin. Faktor penyebab resistensi insulin antara lain obesitas. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara obesitas dan indikatorAcindikator sindrom metabolik pada pasien yang melakukan medical check up di Siloam Hospitals Lippo Karawaci. Jenis penelitian ini bersifat asosiatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua pasien yang obesitas di bagian medical check up Siloam Hospitals Lippo Karawaci. Sedangkan sampelnya sebanyak 50 orang adalah pasien dengan BMI > 25 dengan inclusive kriteria, usia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp 1x" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" alt="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-a6134.webp" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-a6134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-a6134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-a6134.webp 1x" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" alt="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-8d292.webp" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-8d292.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-8d292.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-8d292.webp 1x" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" alt="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51037-gula-darah-tekanan-pengendalian-dara" title="JURIS - Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci" target="_blank">Obesitas dan Sindrom Metabolik pada Pasien Medical Check Up, Siloam Hospitals Lippo-Karawaci</a>: Lanjutkan penyelidikan dengan melakukan studi longitudinal untuk menilai perubahan BMI, trigliserida, dan ukuran lingkar pinggang serta hubungan mereka dengan kambuhnya sindrom metabolik selama 5 tahun pengamatan; eksplorasi peran diet tinggi serat dan rendah lemak jenuh melalui intervensi randomised controlled trial guna menguji dampaknya terhadap penurunan BMI dan trigliserida pada pasien medical checkAcup; dan meneliti efek kombinasi program edukasi nutrisi dan peningkatan aktivitas fisik terhadap perubahan profil metabolik (gula darah, HDLAccholesterol, dan tekanan darah) pada populasi obesitas di fasilitas kesehatan primer..
<br>Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara BMI dengan kadar trigliserida darah dan ukuran lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan bermakna antara BMI dengan kadar gula darah puasa, kadar HDLAccholesterol, maupun tekanan darah.Selain itu, tidak ditemukan hubungan bermakna antara asupan makanan dan BMI.Semakin tinggi kadar trigliserida dan ukuran lingkar pinggang, semakin tinggi pula risiko timbulnya sindrom metabolik
<br>Sindrom metabolik adalah sekumpulan keluhan dan gejala yang didasari oleh adanya resistensi insulin. Faktor penyebab resistensi insulin antara lain obesitas. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara obesitas dan indikatorAcindikator sindrom metabolik pada pasien yang melakukan medical check up di Siloam Hospitals Lippo Karawaci. Jenis penelitian ini bersifat asosiatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua pasien yang obesitas di bagian medical check up Siloam Hospitals Lippo Karawaci. Sedangkan sampelnya sebanyak 50 orang adalah pasien dengan BMI > 25 dengan inclusive kriteria, usia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp" type="image/webp" length="115904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-7bd0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-a6134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/gula-darah-tekanan-pengendalian-pemeriksaan-obesit-thumb-8d292.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7827-nutrire-diaita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Figurative Language in Billie Eilishs Songs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Figurative Language in Billie Eilishs Songs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Figurative Language in Billie Eilishs Songs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51047-bahasa-generasi-muda-data-figuratif</link>
	<guid isPermaLink="false">9158126fa7cab6228ce003df3c810d13</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:44:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eja template ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ kramat jati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eja,focus,jati,kramat,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan apakah pola penggunaan bahasa figuratif yang ditemukan pada lagu Billie Eilish juga muncul pada karya musisi pop kontemporer lainnya, sehingga memungkinkan perbandingan lintas artis. Selanjutnya, sebuah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Figurative Language in Billie Eilish's Songs: Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan apakah pola penggunaan bahasa figuratif yang ditemukan pada lagu Billie Eilish juga muncul pada karya musisi pop kontemporer lainnya, sehingga memungkinkan perbandingan lintas artis. Selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dirancang untuk mengukur dampak spesifik bahasa figuratif terhadap kesehatan mental pendengar, misalnya dengan menguji perubahan tingkat kecemasan atau depresi setelah mendengarkan lagu yang mengandung metafora atau hiperbola. Akhirnya, penelitian interkultural dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi terhadap figuratif language dalam lagu Billie Eilish bervariasi di kalangan audiens dari budaya dan generasi yang berbeda, guna memahami sejauh mana konteks sosial memoderasi interpretasi liris.. Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Billie Eilish secara efektif menyampaikan perasaan rumit dan isu sosial melalui bahasa figuratif.Analisis metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi pada lagu "Lunch", "TV", dan "Birds of a Feather" mengungkap cara Eilish mengekspresikan tema kesehatan mental, perjuangan identitas, dan kerentanan emosional, sekaligus berfungsi sebagai ekspresi artistik.Temuan tersebut menegaskan peran penting bahasa figuratif dalam menghubungkan pengalaman pribadi dengan audiens muda yang menghadapi masalah serupa Abstrak Ae Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa figuratif (figurative language) dalam lirik lagu-lagu Billie Ellish dalam bentuk ekspresi emosi dan narasi personal. Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada fenomena global popularitas Billie Ellish sebagai icon generasi muda yang tidak hanya dikenal karena musiknya yang inofatif, tetapi juga karerna lirik-liriknya yang bermakna. Objek penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalis, dan mengeksplorasi lima bahasa figurative -metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi- dalam lagu-lagu Billie Ellish seperti Lunch, TV, Birds of... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8a937.webp" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8a937.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8a937.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8a937.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" alt="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8921b.webp" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8921b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8921b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8921b.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" alt="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp 1x" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" alt="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51047-bahasa-generasi-muda-data-figuratif" title="JURIS - Figurative Language in Billie Eilish&#039;s Songs" target="_blank">Figurative Language in Billie Eilish's Songs</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan apakah pola penggunaan bahasa figuratif yang ditemukan pada lagu Billie Eilish juga muncul pada karya musisi pop kontemporer lainnya, sehingga memungkinkan perbandingan lintas artis. Selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dirancang untuk mengukur dampak spesifik bahasa figuratif terhadap kesehatan mental pendengar, misalnya dengan menguji perubahan tingkat kecemasan atau depresi setelah mendengarkan lagu yang mengandung metafora atau hiperbola. Akhirnya, penelitian interkultural dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi terhadap figuratif language dalam lagu Billie Eilish bervariasi di kalangan audiens dari budaya dan generasi yang berbeda, guna memahami sejauh mana konteks sosial memoderasi interpretasi liris..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Billie Eilish secara efektif menyampaikan perasaan rumit dan isu sosial melalui bahasa figuratif.Analisis metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi pada lagu "Lunch", "TV", dan "Birds of a Feather" mengungkap cara Eilish mengekspresikan tema kesehatan mental, perjuangan identitas, dan kerentanan emosional, sekaligus berfungsi sebagai ekspresi artistik.Temuan tersebut menegaskan peran penting bahasa figuratif dalam menghubungkan pengalaman pribadi dengan audiens muda yang menghadapi masalah serupa
<br>Abstrak Ae Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa figuratif (figurative language) dalam lirik lagu-lagu Billie Ellish dalam bentuk ekspresi emosi dan narasi personal. Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada fenomena global popularitas Billie Ellish sebagai icon generasi muda yang tidak hanya dikenal karena musiknya yang inofatif, tetapi juga karerna lirik-liriknya yang bermakna. Objek penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalis, dan mengeksplorasi lima bahasa figurative -metafora, simile, simbolisme, hiperbola, dan personifikasi- dalam lagu-lagu Billie Ellish seperti Lunch, TV, Birds of...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp" type="image/webp" length="103086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8a937.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-8921b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/bahasa-generasi-muda-data-figuratif-kiasan-billie-thumb-e273f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3809-mediaantartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19004-english-journal-antartika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 22 Jun 2026 18:55:55 +0700. 24 items. Served in: 4.362 seconds [rss] -->
