<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 01:32:40 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 01:32:40 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-03T01:32:40+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63920-determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">7da0325e19dc4d8abffc0f1ba34a484b</guid>
	<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 01:08:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap sistem ganjil-genap, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap sistem ganjil-genap, khususnya terkait dengan peran sanksi, pengawasan elektronik, dan ketersediaan transportasi publik. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis dampak kebijakan ganjil-genap terhadap perilaku masyarakat dalam merencanakan mobilitas, termasuk perubahan pola perjalanan dan penggunaan moda transportasi. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kebijakan ganjil-genap mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap risiko administratif dan penerimaan sosial terhadap aturan lalu lintas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika budaya hukum masyarakat dalam konteks kebijakan lalu lintas di DKI Jakarta.. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa budaya hukum masyarakat terhadap ketentuan hukum berlalu lintas kendaraan bermotor roda empat di DKI Jakarta sebelum diterapkannya sistem ganjil-genap masih menunjukkan kecenderungan formalistik dan manipulatif.Hal tersebut terlihat dari munculnya praktik joki dalam kebijakan 3 in 1.Pada satu sisi, masyarakat tampak memenuhi ketentuan hukum mengenai kewajiban jumlah penumpang dalam kendaraan.Namun, pada sisi lain, pemenuhan tersebut tidak mencerminkan penerimaan terhadap tujuan substantif kebijakan, yaitu pengendalian volume kendaraan dan pengurangan kemacetan.Dengan demikian, kepatuhan yang terbentuk pada masa tersebut lebih merupakan kepatuhan terhadap bentuk luar aturan, bukan kepatuhan yang lahir dari kesadaran hukum yang utuh.Setelah diterapkannya sistem ganjil-genap dan diperkuat dengan penegakan hukum berbasis tilang elektronik, terdapat pergeseran budaya hukum masyarakat.Pergeseran tersebut tampak dari perubahan pola respons masyarakat yang tidak lagi dominan mengakali aturan melalui praktik joki, melainkan mulai menyesuaikan penggunaan kendaraan, waktu perjalanan, rute, dan pilihan moda transportasi.Namun, pergeseran ini tidak dapat langsung dimaknai sebagai peningkatan kesadaran hukum substantif.Kepatuhan masyarakat terhadap sistem ganjil-genap masih banyak dipengaruhi oleh kepatuhan instrumental, yaitu kepatuhan yang lahir karena adanya sanksi, pengawasan elektronik, risiko administratif, dan berkurangnya ruang untuk menghindari hukum.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran budaya hukum tersebut tidak hanya bersumber dari sanksi denda, tilang elektronik, desain kebijakan ganjil-genap, dan ketersediaan transportasi publik, tetapi juga dari proses yang lebih mendalam, yaitu terbentuknya kebiasaan hukum, meningkatnya rasionalitas masyarakat dalam merencanakan mobilitas, kepastian prosedur, persepsi terhadap risiko administratif, serta penerimaan sosial terhadap aturan lalu lintas.Dalam konteks ini, hukum mulai masuk ke dalam perencanaan perilaku masyarakat sehari-hari.Masyarakat tidak hanya bereaksi setelah berhadapan dengan penegakan hukum, tetapi mulai memperhitungkan hukum sebelum melakukan perjalanan.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menganalisis budaya hukum masyarakat sebelum dan sesudah penerapan sistem ganjil-genap serta mengidentifikasi faktor penyebab pergeseran budaya hukum telah terjawab.Pergeseran budaya hukum memang terjadi, tetapi sifatnya bertahap.Pergeseran tersebut bergerak dari kepatuhan formal yang mudah dimanipulasi, menuju kepatuhan instrumental yang lebih terstruktur, dan berpotensi berkembang menjadi kepatuhan substantif apabila didukung oleh penegakan hukum yang konsisten, kebijakan yang adil, edukasi hukum yang berkelanjutan, serta transportasi publik yang semakin terintegrasi.Oleh karena itu, keberhasilan kebijakan ganjil-genap tidak cukup diukur dari kepatuhan administratif semata, melainkan juga dari kemampuannya membentuk kesadaran hukum masyarakat bahwa ketertiban lalu lintas merupakan bagian dari kepentingan bersama dalam kehidupan perkotaan Artikel ini berjudul Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat atas Ketentuan Hukum Berlalu Lintas pada Kendaraan Bermotor Roda Empat di DKI Jakarta. Objek riset dalam artikel ini adalah budaya hukum masyarakat pengguna kendaraan bermotor roda empat terhadap kebijakan pembatasan lalu lintas di DKI Jakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan respons masyarakat dari praktik mengakali kebijakan tiga dalam satu menuju penyesuaian perilaku terhadap sistem ganjil-genap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis budaya hukum masyarakat sebelum dan sesudah penerapan sistem ganjil-genap serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran budaya hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp 1x" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" alt="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-594e6.webp" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-594e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-594e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-594e6.webp 1x" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" alt="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-a84e8.webp" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-a84e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-a84e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-a84e8.webp 1x" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" alt="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63920-determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud" title="JURIS - Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4" target="_blank">Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat DKI Jakarta Dalam Penggunaan Kendaraan Bermotor Roda 4</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap sistem ganjil-genap, khususnya terkait dengan peran sanksi, pengawasan elektronik, dan ketersediaan transportasi publik. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis dampak kebijakan ganjil-genap terhadap perilaku masyarakat dalam merencanakan mobilitas, termasuk perubahan pola perjalanan dan penggunaan moda transportasi. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana kebijakan ganjil-genap mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap risiko administratif dan penerimaan sosial terhadap aturan lalu lintas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika budaya hukum masyarakat dalam konteks kebijakan lalu lintas di DKI Jakarta..
<br>Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa budaya hukum masyarakat terhadap ketentuan hukum berlalu lintas kendaraan bermotor roda empat di DKI Jakarta sebelum diterapkannya sistem ganjil-genap masih menunjukkan kecenderungan formalistik dan manipulatif.Hal tersebut terlihat dari munculnya praktik joki dalam kebijakan 3 in 1.Pada satu sisi, masyarakat tampak memenuhi ketentuan hukum mengenai kewajiban jumlah penumpang dalam kendaraan.Namun, pada sisi lain, pemenuhan tersebut tidak mencerminkan penerimaan terhadap tujuan substantif kebijakan, yaitu pengendalian volume kendaraan dan pengurangan kemacetan.Dengan demikian, kepatuhan yang terbentuk pada masa tersebut lebih merupakan kepatuhan terhadap bentuk luar aturan, bukan kepatuhan yang lahir dari kesadaran hukum yang utuh.Setelah diterapkannya sistem ganjil-genap dan diperkuat dengan penegakan hukum berbasis tilang elektronik, terdapat pergeseran budaya hukum masyarakat.Pergeseran tersebut tampak dari perubahan pola respons masyarakat yang tidak lagi dominan mengakali aturan melalui praktik joki, melainkan mulai menyesuaikan penggunaan kendaraan, waktu perjalanan, rute, dan pilihan moda transportasi.Namun, pergeseran ini tidak dapat langsung dimaknai sebagai peningkatan kesadaran hukum substantif.Kepatuhan masyarakat terhadap sistem ganjil-genap masih banyak dipengaruhi oleh kepatuhan instrumental, yaitu kepatuhan yang lahir karena adanya sanksi, pengawasan elektronik, risiko administratif, dan berkurangnya ruang untuk menghindari hukum.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran budaya hukum tersebut tidak hanya bersumber dari sanksi denda, tilang elektronik, desain kebijakan ganjil-genap, dan ketersediaan transportasi publik, tetapi juga dari proses yang lebih mendalam, yaitu terbentuknya kebiasaan hukum, meningkatnya rasionalitas masyarakat dalam merencanakan mobilitas, kepastian prosedur, persepsi terhadap risiko administratif, serta penerimaan sosial terhadap aturan lalu lintas.Dalam konteks ini, hukum mulai masuk ke dalam perencanaan perilaku masyarakat sehari-hari.Masyarakat tidak hanya bereaksi setelah berhadapan dengan penegakan hukum, tetapi mulai memperhitungkan hukum sebelum melakukan perjalanan.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menganalisis budaya hukum masyarakat sebelum dan sesudah penerapan sistem ganjil-genap serta mengidentifikasi faktor penyebab pergeseran budaya hukum telah terjawab.Pergeseran budaya hukum memang terjadi, tetapi sifatnya bertahap.Pergeseran tersebut bergerak dari kepatuhan formal yang mudah dimanipulasi, menuju kepatuhan instrumental yang lebih terstruktur, dan berpotensi berkembang menjadi kepatuhan substantif apabila didukung oleh penegakan hukum yang konsisten, kebijakan yang adil, edukasi hukum yang berkelanjutan, serta transportasi publik yang semakin terintegrasi.Oleh karena itu, keberhasilan kebijakan ganjil-genap tidak cukup diukur dari kepatuhan administratif semata, melainkan juga dari kemampuannya membentuk kesadaran hukum masyarakat bahwa ketertiban lalu lintas merupakan bagian dari kepentingan bersama dalam kehidupan perkotaan
<br>Artikel ini berjudul Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat atas Ketentuan Hukum Berlalu Lintas pada Kendaraan Bermotor Roda Empat di DKI Jakarta. Objek riset dalam artikel ini adalah budaya hukum masyarakat pengguna kendaraan bermotor roda empat terhadap kebijakan pembatasan lalu lintas di DKI Jakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan respons masyarakat dari praktik mengakali kebijakan tiga dalam satu menuju penyesuaian perilaku terhadap sistem ganjil-genap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis budaya hukum masyarakat sebelum dan sesudah penerapan sistem ganjil-genap serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran budaya hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp" type="image/webp" length="116960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-e4af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-594e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/determinan-perilaku-masyarakat-publik-dinamika-bud-thumb-a84e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things IoT dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things IoT dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things IoT dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63917-jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">5568826104b678d56031d5f21050cb85</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:58:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksian kebocoran yang lebih canggih dengan memanfaatkan teknologi AI dan machine learning. Sistem ini dapat dilatih untuk menganalisis pola kebocoran dan mengidentifikasi kebocoran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksian kebocoran yang lebih canggih dengan memanfaatkan teknologi AI dan machine learning. Sistem ini dapat dilatih untuk menganalisis pola kebocoran dan mengidentifikasi kebocoran dengan lebih akurat, bahkan sebelum kebocoran terjadi secara nyata. Selain itu, sistem ini dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen aset dan pemeliharaan, sehingga memungkinkan pemantauan dan perbaikan proaktif terhadap jaringan pipa. Dengan demikian, sistem pendeteksian kebocoran berbasis IoT dapat menjadi solusi yang lebih komprehensif dan efektif dalam pengelolaan infrastruktur pipa.. Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi sistem yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa.Berhasil merancang sistem pendeteksian kebocoran pada jaringan pipa berbasis IoT yang mampu mendeteksi kebocoran secara akurat.Sistem ini mampu menentukan lokasi sumber kebocoran dengan menggunakan teknologi IoT untuk mempermudah proses penanganan dan mengontrol kebocoran secara real time Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi kebocoran pipa berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan notifikasi secara real-time serta menentukan lokasi kebocoran dengan akurasi tinggi. Kebocoran pipa seringkali menjadi masalah serius, karena dapat menyebabkan pemborosan air, kerusakan lingkungan, serta biaya pemeliharaan yang tinggi. Oleh karena itu, sistem yang dapat mendeteksi kebocoran secara cepat dan tepat sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur pipa. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor Waterflow, dan modul GPS.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-0175c.webp" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-0175c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-0175c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-0175c.webp 1x" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" alt="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-4d699.webp" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-4d699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-4d699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-4d699.webp 1x" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" alt="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp 1x" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" alt="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63917-jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba" title="JURIS - Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran" target="_blank">Pendeteksian Kebocoran pada Jaringan Pipa Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Notifikasi dan Lokalisasi Sumber Kebocoran</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendeteksian kebocoran yang lebih canggih dengan memanfaatkan teknologi AI dan machine learning. Sistem ini dapat dilatih untuk menganalisis pola kebocoran dan mengidentifikasi kebocoran dengan lebih akurat, bahkan sebelum kebocoran terjadi secara nyata. Selain itu, sistem ini dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen aset dan pemeliharaan, sehingga memungkinkan pemantauan dan perbaikan proaktif terhadap jaringan pipa. Dengan demikian, sistem pendeteksian kebocoran berbasis IoT dapat menjadi solusi yang lebih komprehensif dan efektif dalam pengelolaan infrastruktur pipa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi sistem yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa.Berhasil merancang sistem pendeteksian kebocoran pada jaringan pipa berbasis IoT yang mampu mendeteksi kebocoran secara akurat.Sistem ini mampu menentukan lokasi sumber kebocoran dengan menggunakan teknologi IoT untuk mempermudah proses penanganan dan mengontrol kebocoran secara real time
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi kebocoran pipa berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan notifikasi secara real-time serta menentukan lokasi kebocoran dengan akurasi tinggi. Kebocoran pipa seringkali menjadi masalah serius, karena dapat menyebabkan pemborosan air, kerusakan lingkungan, serta biaya pemeliharaan yang tinggi. Oleh karena itu, sistem yang dapat mendeteksi kebocoran secara cepat dan tepat sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur pipa. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor Waterflow, dan modul GPS....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp" type="image/webp" length="66616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-0175c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-4d699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/jaringan-pipa-transmisi-sistem-m-paspor-rancang-ba-thumb-ab5fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-836-aptii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3555-router-jurnal-teknik-informatika-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63922-prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-f</link>
	<guid isPermaLink="false">b164484d2c29447434fcdf6ab92ca358</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:43:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Menganalisis dampak sistem digitalisasi dalam memperkuat koordinasi antarinstansi di tingkat kecamatan, dengan fokus pada penggunaan teknologi informasi untuk mengurangi tumpang tindih kewenangan. (2) Meneliti strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum: Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Menganalisis dampak sistem digitalisasi dalam memperkuat koordinasi antarinstansi di tingkat kecamatan, dengan fokus pada penggunaan teknologi informasi untuk mengurangi tumpang tindih kewenangan. (2) Meneliti strategi penguatan partisipasi masyarakat dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan melalui pendekatan keterlibatan aktif dan transparansi kebijakan. (3) Mengkaji peran camat dalam mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan, terutama dalam konteks pembangunan daerah yang berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan.. Camat memegang peran strategis dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan umum melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan.Kedudukan camat telah berkembang dari administratif menjadi koordinator yang memastikan koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat.Kendala seperti keterbatasan sumber daya dan tumpang tindih kewenangan masih menghambat efektivitas tugas camat.Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup penguatan mekanisme koordinasi, inovasi pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan Artikel ini berjudul Kedudukan Camat dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum (Studi Perbandingan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan, tugas, dan fungsi camat serta peran camat dalam forum koordinasi pimpinan kecamatan sebagai penyelenggara urusan pemerintahan umum. Objek penelitian adalah camat sebagai aparat pemerintah di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-ab8ed.webp" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-ab8ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-ab8ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-ab8ed.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" alt="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" alt="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-17fc6.webp" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-17fc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-17fc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-17fc6.webp 1x" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" alt="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63922-prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-f" title="JURIS - Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum" target="_blank">Kedudukan Camat Dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Menganalisis dampak sistem digitalisasi dalam memperkuat koordinasi antarinstansi di tingkat kecamatan, dengan fokus pada penggunaan teknologi informasi untuk mengurangi tumpang tindih kewenangan. (2) Meneliti strategi penguatan partisipasi masyarakat dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan melalui pendekatan keterlibatan aktif dan transparansi kebijakan. (3) Mengkaji peran camat dalam mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan, terutama dalam konteks pembangunan daerah yang berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan..
<br>Camat memegang peran strategis dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan umum melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan.Kedudukan camat telah berkembang dari administratif menjadi koordinator yang memastikan koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat.Kendala seperti keterbatasan sumber daya dan tumpang tindih kewenangan masih menghambat efektivitas tugas camat.Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup penguatan mekanisme koordinasi, inovasi pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan
<br>Artikel ini berjudul Kedudukan Camat dalam Keanggotaan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan sebagai Penyelenggara Urusan Pemerintahan Umum (Studi Perbandingan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan, tugas, dan fungsi camat serta peran camat dalam forum koordinasi pimpinan kecamatan sebagai penyelenggara urusan pemerintahan umum. Objek penelitian adalah camat sebagai aparat pemerintah di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp" type="image/webp" length="116782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-ab8ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-b8a71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/prosedur-mekanisme-koordinasi-fungsi-camat-forum-p-thumb-17fc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63926-pelaku-usaha-data-izin-perizinan</link>
	<guid isPermaLink="false">f1d069ee5537dd54d56ff0eec8483384</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:41:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas integrasi sistem OSS-RBA antar lembaga pemerintah daerah dan pusat untuk mengurangi ambiguitas regulasi. Selain itu, studi tentang pengembangan platform digital berbasis AI untuk mempercepat proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas integrasi sistem OSS-RBA antar lembaga pemerintah daerah dan pusat untuk mengurangi ambiguitas regulasi. Selain itu, studi tentang pengembangan platform digital berbasis AI untuk mempercepat proses verifikasi izin usaha properti dan meningkatkan transparansi informasi perizinan juga relevan. Terakhir, penelitian tentang dampak budaya hukum terhadap kepatuhan pengembang terhadap peraturan perizinan bisa menjadi arah studi baru untuk memahami faktor non-regulasi yang memengaruhi legitimasi bisnis properti.. Di Indonesia, undang-undang yang mengatur izin usaha untuk sektor real estat dan properti ditetapkan untuk memberikan kejelasan hukum, melindungi konsumen, dan memastikan pembangunan yang tertib.Meskipun demikian, penerapan praktis undang-undang ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk koordinasi antar instansi, kebutuhan akan konsistensi regulasi, dan tingkat kepatuhan pelaku usaha terhadap peraturan.Memperoleh izin usaha dan persetujuan hukum bagi mereka yang bergerak di sektor properti dan real estat melibatkan serangkaian langkah hukum yang dirancang untuk menjamin kejelasan hukum, melindungi konsumen, dan menjaga kelancaran operasional bisnis Sektor real estat dan properti merupakan bidang kritis yang membutuhkan kejelasan hukum melalui penerbitan izin yang tepat dan legitimasi pengembang. Penelitian ini mengkaji kerangka hukum seputar izin usaha di bidang real estat dan properti, serta prosedur untuk mendapatkan izin usaha dan menegakkan legitimasi pengembang di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang memanfaatkan teknik studi kasus dan studi hukum. Informasi dikumpulkan dari tinjauan undang-undang, teks hukum, dan contoh pembangunan perumahan tanpa izin di Kabupaten Cilacap. Temuan menunjukkan bahwa perizinan usaha properti diatur oleh UU No. 1 Tahun 2011, UU No. 6 Tahun 2023, dan PP No. 5 Tahun 2021 melalui sistem OSS-RBA. Pengembang harus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" alt="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-de012.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-de012.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-de012.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-de012.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" alt="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-b7577.webp" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-b7577.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-b7577.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-b7577.webp 1x" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" alt="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63926-pelaku-usaha-data-izin-perizinan" title="JURIS - Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang" target="_blank">Aspek Hukum Izin Usaha Bidang Properti dan Real Estate: Tinjauan Terhadap Proses dan Legalitas Pengembang</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas integrasi sistem OSS-RBA antar lembaga pemerintah daerah dan pusat untuk mengurangi ambiguitas regulasi. Selain itu, studi tentang pengembangan platform digital berbasis AI untuk mempercepat proses verifikasi izin usaha properti dan meningkatkan transparansi informasi perizinan juga relevan. Terakhir, penelitian tentang dampak budaya hukum terhadap kepatuhan pengembang terhadap peraturan perizinan bisa menjadi arah studi baru untuk memahami faktor non-regulasi yang memengaruhi legitimasi bisnis properti..
<br>Di Indonesia, undang-undang yang mengatur izin usaha untuk sektor real estat dan properti ditetapkan untuk memberikan kejelasan hukum, melindungi konsumen, dan memastikan pembangunan yang tertib.Meskipun demikian, penerapan praktis undang-undang ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk koordinasi antar instansi, kebutuhan akan konsistensi regulasi, dan tingkat kepatuhan pelaku usaha terhadap peraturan.Memperoleh izin usaha dan persetujuan hukum bagi mereka yang bergerak di sektor properti dan real estat melibatkan serangkaian langkah hukum yang dirancang untuk menjamin kejelasan hukum, melindungi konsumen, dan menjaga kelancaran operasional bisnis
<br>Sektor real estat dan properti merupakan bidang kritis yang membutuhkan kejelasan hukum melalui penerbitan izin yang tepat dan legitimasi pengembang. Penelitian ini mengkaji kerangka hukum seputar izin usaha di bidang real estat dan properti, serta prosedur untuk mendapatkan izin usaha dan menegakkan legitimasi pengembang di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang memanfaatkan teknik studi kasus dan studi hukum. Informasi dikumpulkan dari tinjauan undang-undang, teks hukum, dan contoh pembangunan perumahan tanpa izin di Kabupaten Cilacap. Temuan menunjukkan bahwa perizinan usaha properti diatur oleh UU No. 1 Tahun 2011, UU No. 6 Tahun 2023, dan PP No. 5 Tahun 2021 melalui sistem OSS-RBA. Pengembang harus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp" type="image/webp" length="116880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-bd327.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-de012.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pelaku-usaha-data-izin-perizinan-kepercayaan-prope-thumb-b7577.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63924-komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-usa</link>
	<guid isPermaLink="false">8b110fac127ba8eb5ad1459128316dac</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:29:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap penerapan cukai pada produk liquid vape di Indonesia, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan tarif cukai liquid vape secara berkala untuk memastikan bahwa tarif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis: Berdasarkan analisis terhadap penerapan cukai pada produk liquid vape di Indonesia, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan tarif cukai liquid vape secara berkala untuk memastikan bahwa tarif tersebut tetap proporsional dan tidak memberatkan pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peningkatan kualitas pengawasan dan penegakan hukum terkait peredaran liquid vape ilegal. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi dan metode yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban cukai, serta mencegah peredaran produk ilegal yang merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut tentang budaya hukum dalam industri liquid vape di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban cukai, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi budaya hukum tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kepatuhan hukum dan menciptakan iklim usaha yang adil dan berkelanjutan dalam industri liquid vape.. Penerapan cukai terhadap produk liquid vape di Indonesia pada dasarnya telah didukung oleh regulasi yang memberikan dasar kepastian hukum bagi pelaku usaha dan negara melalui pengaturan mengenai status liquid vape sebagai Barang Kena Cukai, kewajiban perizinan, pelunasan cukai, serta mekanisme pengawasan dan penegakan hukum.Dari perspektif keadilan bisnis, kebijakan cukai bertujuan menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara dalam memperoleh penerimaan dan mengendalikan konsumsi produk yang mengandung nikotin dengan hak-hak pelaku usaha ketika memutar roda perekonomian dengan adil dan kompetitif.Analisis menggunakan Teori Sistem Hukum Lawrence M.Friedman memaparkan bahwa efektivitas penerapan cukai liquid vape tidak sekadar ditentukan oleh keberadaan regulasi yang jelas (legal substance), namun juga dipengaruhi oleh optimalnya kinerja lembaga pengawas dan penegak hukum (legal structure) serta tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban hukum (legal culture).Kasus pemusnahan liquid vape ilegal di Yogyakarta tahun 2025 membuktikan bahwa meskipun kerangka regulasi telah tersedia, masih terdapat tantangan dalam aspek kepatuhan hukum yang berpotensi mengganggu penerimaan negara hingga memicu persaingan antar penjual yang buruk.Dengan demikian, terwujudnya kepastian hukum dan keadilan bisnis dalam penerapan cukai liquid vape memerlukan sinergi antara regulasi yang adaptif, tindakan hukum yang berkelanjutan, serta pengembangan kepatuhan hukum dunia usaha agar tujuan kebijakan cukai dapat tercapai secara proporsional bagi seluruh pihak yang berkepentingan.Regulasi dan pelaksanaan cukai terhadap produk liquid vape di Indonesia secara normatif telah memberikan dasar kepastian hukum dan mengakomodasi prinsip keadilan bisnis melalui pengaturan yang jelas mengenai status liquid vape sebagai Barang Kena Cukai, kewajiban perizinan, pembayaran cukai, serta mekanisme pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran.Namun, implementasi kebijakan tersebut belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum dan keadilan bisnis secara proporsional karena masih ditemukan peredaran liquid vape ilegal yang menunjukkan adanya tantangan dalam aspek kepatuhan hukum dan efektivitas pengawasan.Melalui lensa analisis Teori Sistem Hukum Lawrence M.Friedman, keberhasilan penerapan cukai liquid vape dipengaruhi oleh sinergi antara struktur hukum yang diwujudkan melalui peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada pemantauan serta eksekusi hukum, substansi hukum yang tercermin dalam regulasi cukai yang jelas dan adaptif terhadap perkembangan industri, serta budaya hukum yang berkaitan dengan tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha.Kasus pemusnahan liquid vape ilegal di Yogyakarta tahun 2025 menunjukkan bahwa regulasi yang ada telah memberikan landasan kepastian hukum, tetapi keadilan bisnis baru dapat terwujud apabila seluruh pelaku usaha mematuhi kewajiban cukai yang sama dan pemerintah mampu menegakkan hukum secara konsisten.Dengan demikian, regulasi dan pelaksanaan cukai terhadap produk liquid vape pada dasarnya telah mengarah pada terwujudnya kepastian hukum dan keadilan bisnis, tetapi masih memerlukan penguatan melalui stabilitas kebijakan, peningkatan kualitas pengawasan, serta pembangunan budaya hukum yang lebih baik agar tercipta keseimbangan yang proporsional antara kepentingan negara dan kepentingan pelaku usaha Perkembangan industri liquid vape di Indonesia yang semakin pesat mendorong pemerintah menetapkannya sebagai Barang Kena Cukai (BKC) dalam kategori Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Permasalahan Bagaimana penerapan cukai terhadap produk liquid vape dalam mewujudkan kepastian hukum dan keadilan bisnis serta Apakah regulasi dan pelaksanaannya telah memberikan perlindungan yang proporsional bagi pelaku usaha dan negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan cukai liquid vape dari perspektif kepastian hukum dan keadilan bisnis. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa regulasi cukai liquid vape telah memberikan dasar kepastian hukum melalui pengaturan perizinan, pelunasan cukai, penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" alt="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-7c928.webp" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-7c928.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-7c928.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-7c928.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" alt="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-8d454.webp" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-8d454.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-8d454.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-8d454.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" alt="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63924-komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-usa" title="JURIS - Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis" target="_blank">Penerapan Cukai Pada Produk Liquid Vape di Indonesia: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan Bisnis</a>: Berdasarkan analisis terhadap penerapan cukai pada produk liquid vape di Indonesia, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan tarif cukai liquid vape secara berkala untuk memastikan bahwa tarif tersebut tetap proporsional dan tidak memberatkan pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peningkatan kualitas pengawasan dan penegakan hukum terkait peredaran liquid vape ilegal. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi dan metode yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban cukai, serta mencegah peredaran produk ilegal yang merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut tentang budaya hukum dalam industri liquid vape di Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban cukai, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi budaya hukum tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kepatuhan hukum dan menciptakan iklim usaha yang adil dan berkelanjutan dalam industri liquid vape..
<br>Penerapan cukai terhadap produk liquid vape di Indonesia pada dasarnya telah didukung oleh regulasi yang memberikan dasar kepastian hukum bagi pelaku usaha dan negara melalui pengaturan mengenai status liquid vape sebagai Barang Kena Cukai, kewajiban perizinan, pelunasan cukai, serta mekanisme pengawasan dan penegakan hukum.Dari perspektif keadilan bisnis, kebijakan cukai bertujuan menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara dalam memperoleh penerimaan dan mengendalikan konsumsi produk yang mengandung nikotin dengan hak-hak pelaku usaha ketika memutar roda perekonomian dengan adil dan kompetitif.Analisis menggunakan Teori Sistem Hukum Lawrence M.Friedman memaparkan bahwa efektivitas penerapan cukai liquid vape tidak sekadar ditentukan oleh keberadaan regulasi yang jelas (legal substance), namun juga dipengaruhi oleh optimalnya kinerja lembaga pengawas dan penegak hukum (legal structure) serta tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban hukum (legal culture).Kasus pemusnahan liquid vape ilegal di Yogyakarta tahun 2025 membuktikan bahwa meskipun kerangka regulasi telah tersedia, masih terdapat tantangan dalam aspek kepatuhan hukum yang berpotensi mengganggu penerimaan negara hingga memicu persaingan antar penjual yang buruk.Dengan demikian, terwujudnya kepastian hukum dan keadilan bisnis dalam penerapan cukai liquid vape memerlukan sinergi antara regulasi yang adaptif, tindakan hukum yang berkelanjutan, serta pengembangan kepatuhan hukum dunia usaha agar tujuan kebijakan cukai dapat tercapai secara proporsional bagi seluruh pihak yang berkepentingan.Regulasi dan pelaksanaan cukai terhadap produk liquid vape di Indonesia secara normatif telah memberikan dasar kepastian hukum dan mengakomodasi prinsip keadilan bisnis melalui pengaturan yang jelas mengenai status liquid vape sebagai Barang Kena Cukai, kewajiban perizinan, pembayaran cukai, serta mekanisme pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran.Namun, implementasi kebijakan tersebut belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum dan keadilan bisnis secara proporsional karena masih ditemukan peredaran liquid vape ilegal yang menunjukkan adanya tantangan dalam aspek kepatuhan hukum dan efektivitas pengawasan.Melalui lensa analisis Teori Sistem Hukum Lawrence M.Friedman, keberhasilan penerapan cukai liquid vape dipengaruhi oleh sinergi antara struktur hukum yang diwujudkan melalui peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada pemantauan serta eksekusi hukum, substansi hukum yang tercermin dalam regulasi cukai yang jelas dan adaptif terhadap perkembangan industri, serta budaya hukum yang berkaitan dengan tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha.Kasus pemusnahan liquid vape ilegal di Yogyakarta tahun 2025 menunjukkan bahwa regulasi yang ada telah memberikan landasan kepastian hukum, tetapi keadilan bisnis baru dapat terwujud apabila seluruh pelaku usaha mematuhi kewajiban cukai yang sama dan pemerintah mampu menegakkan hukum secara konsisten.Dengan demikian, regulasi dan pelaksanaan cukai terhadap produk liquid vape pada dasarnya telah mengarah pada terwujudnya kepastian hukum dan keadilan bisnis, tetapi masih memerlukan penguatan melalui stabilitas kebijakan, peningkatan kualitas pengawasan, serta pembangunan budaya hukum yang lebih baik agar tercipta keseimbangan yang proporsional antara kepentingan negara dan kepentingan pelaku usaha
<br>Perkembangan industri liquid vape di Indonesia yang semakin pesat mendorong pemerintah menetapkannya sebagai Barang Kena Cukai (BKC) dalam kategori Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Permasalahan Bagaimana penerapan cukai terhadap produk liquid vape dalam mewujudkan kepastian hukum dan keadilan bisnis serta Apakah regulasi dan pelaksanaannya telah memberikan perlindungan yang proporsional bagi pelaku usaha dan negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan cukai liquid vape dari perspektif kepastian hukum dan keadilan bisnis. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa regulasi cukai liquid vape telah memberikan dasar kepastian hukum melalui pengaturan perizinan, pelunasan cukai, penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp" type="image/webp" length="108090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-95104.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-7c928.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/komisi-pengawas-persaingan-usaha-sekolah-dunia-pro-thumb-8d454.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63919-masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil</link>
	<guid isPermaLink="false">49e93cfc9a2543b7a3e1a1bf65c103b8</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:17:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ trisno fallo ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fallo,focus,scope,stats,trisno,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak kampanye sosialisasi terhadap kesadaran masyarakat tentang kompetensi lulusan PMI. 2. Studi tentang efektivitas kurikulum OBE dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak kampanye sosialisasi terhadap kesadaran masyarakat tentang kompetensi lulusan PMI. 2. Studi tentang efektivitas kurikulum OBE dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan masyarakat. 3. Pengembangan strategi inovatif untuk memperluas peluang kerja lulusan PMI di sektor formal, khususnya melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah dan organisasi sosial.. Lulusan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Prof.Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto di Purbalingga memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan profil lulusan yang diharapkan, yaitu sebagai Pendamping Sosial Profesional, Peneliti, Faundraiser Profesional, dan Penyuluh.Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kompetensi lulusan PMI serta keterbatasan sarana prasarana.Perlu adanya peningkatan sosialisasi, evaluasi kurikulum, dan kerja sama dengan lembaga terkait untuk memperkuat relevansi profil lulusan dengan kebutuhan masyarakat modern Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) tidak bisa dipisahkan dengan fungsi mahasiswa sebagai agen pembaharuan. Mahasiswa serta lulusan PMI diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung antara dunia akademik dengan dunia modern melalui berbagai kegiatan baik ketika masih menjadi mahasiswa terlebih setelah lulus menjadi sarjana. Memiliki peluang serta tantangan dalam mewujudkan visi serta profil Program Studi. Dengan kreativitas serta inovasi yang dimiliki diharapkan mampu menjawab tantangan zaman khususnya bagi umat Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana upaya mewujudkan profil lulusan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto di Purbalingga agar sesuai tuntutan masyarakat modern pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp 1x" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" alt="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-8a546.webp" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-8a546.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-8a546.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-8a546.webp 1x" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" alt="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-77d08.webp" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-77d08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-77d08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-77d08.webp 1x" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" alt="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63919-masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil" title="JURIS - Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern" target="_blank">Menjembatani Akademik dan Realitas Sosial: Strategi Penguatan Profil Lulusan Pengembangan Masyarakat Islam di Era Modern</a>: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak kampanye sosialisasi terhadap kesadaran masyarakat tentang kompetensi lulusan PMI. 2. Studi tentang efektivitas kurikulum OBE dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan masyarakat. 3. Pengembangan strategi inovatif untuk memperluas peluang kerja lulusan PMI di sektor formal, khususnya melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah dan organisasi sosial..
<br>Lulusan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Prof.Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto di Purbalingga memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan profil lulusan yang diharapkan, yaitu sebagai Pendamping Sosial Profesional, Peneliti, Faundraiser Profesional, dan Penyuluh.Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kompetensi lulusan PMI serta keterbatasan sarana prasarana.Perlu adanya peningkatan sosialisasi, evaluasi kurikulum, dan kerja sama dengan lembaga terkait untuk memperkuat relevansi profil lulusan dengan kebutuhan masyarakat modern
<br>Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) tidak bisa dipisahkan dengan fungsi mahasiswa sebagai agen pembaharuan. Mahasiswa serta lulusan PMI diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung antara dunia akademik dengan dunia modern melalui berbagai kegiatan baik ketika masih menjadi mahasiswa terlebih setelah lulus menjadi sarjana. Memiliki peluang serta tantangan dalam mewujudkan visi serta profil Program Studi. Dengan kreativitas serta inovasi yang dimiliki diharapkan mampu menjawab tantangan zaman khususnya bagi umat Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana upaya mewujudkan profil lulusan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto di Purbalingga agar sesuai tuntutan masyarakat modern pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp" type="image/webp" length="68666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-89c7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-8a546.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/masyarakat-modern-legenda-proyek-penguatan-profil-thumb-77d08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pengetahuan Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura Studi Pada Usaha Produksi Noken ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pengetahuan Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura Studi Pada Usaha Produksi Noken ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pengetahuan Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura Studi Pada Usaha Produksi Noken ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63906-usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-usa</link>
	<guid isPermaLink="false">7c0ae48b07563da2d913d746491cb141</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:06:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jeb vol 18 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ noviana asso ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali syahbana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,18,ali,asso,jeb,noviana,syahbana,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penerapan teknologi digital terhadap efisiensi produksi noken dan daya saing usaha kecil menengah di Jayapura. Selain itu, perlu diteliti keterkaitan antara pelestarian budaya lokal (seperti motif noken tradisional) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken): Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penerapan teknologi digital terhadap efisiensi produksi noken dan daya saing usaha kecil menengah di Jayapura. Selain itu, perlu diteliti keterkaitan antara pelestarian budaya lokal (seperti motif noken tradisional) dengan inovasi produk untuk meningkatkan nilai ekonomi. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi kebijakan pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelatihan SDM dan akses pasar bagi pelaku usaha noken, khususnya dalam konteks globalisasi perdagangan tekstil.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap peningkatan UKM usaha noken di Kota Jayapura, sedangkan keterampilan dan kemampuan SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan.Dari analisis regresi, kemampuan SDM terbukti sebagai variabel dominan dengan kontribusi sebesar 29% terhadap peningkatan UKM usaha noken.Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam meningkatkan kinerja UKM Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia terhadap peningkatan usaha kecil dan menengah di Kota Jayapura, baik secara parsial maupun simultan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran dan pengisian kuesioner serta wawancara dengan para pelaku usaha noken di Kota Jayapura. Pengujian hipotesis dilakukan secara statistik, baik secara parsial maupun simultan, terhadap 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia terhadap peningkatan usaha kecil dan menengah, khususnya usaha noken di Kota Jayapura. Berdasarkan hasil analisis koefisien regresi, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia secara simultan berpengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp" title="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" alt="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-0e162.webp" title="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-0e162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-0e162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-0e162.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" alt="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63906-usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-usa" title="JURIS - Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)" target="_blank">Pengaruh Pengetahuan, Keterampilan Dan Kemampuan Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Kota Jayapura (Studi Pada Usaha Produksi Noken)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penerapan teknologi digital terhadap efisiensi produksi noken dan daya saing usaha kecil menengah di Jayapura. Selain itu, perlu diteliti keterkaitan antara pelestarian budaya lokal (seperti motif noken tradisional) dengan inovasi produk untuk meningkatkan nilai ekonomi. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi kebijakan pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelatihan SDM dan akses pasar bagi pelaku usaha noken, khususnya dalam konteks globalisasi perdagangan tekstil..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap peningkatan UKM usaha noken di Kota Jayapura, sedangkan keterampilan dan kemampuan SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan.Dari analisis regresi, kemampuan SDM terbukti sebagai variabel dominan dengan kontribusi sebesar 29% terhadap peningkatan UKM usaha noken.Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam meningkatkan kinerja UKM
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia terhadap peningkatan usaha kecil dan menengah di Kota Jayapura, baik secara parsial maupun simultan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran dan pengisian kuesioner serta wawancara dengan para pelaku usaha noken di Kota Jayapura. Pengujian hipotesis dilakukan secara statistik, baik secara parsial maupun simultan, terhadap 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia terhadap peningkatan usaha kecil dan menengah, khususnya usaha noken di Kota Jayapura. Berdasarkan hasil analisis koefisien regresi, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sumber daya manusia secara simultan berpengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp" type="image/webp" length="81374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-c3f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/usaha-produksi-deterjen-identitas-produk-budaya-lo-thumb-0e162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3205-stie-portnumbay.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12880-jurnal-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63923-anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str</link>
	<guid isPermaLink="false">a560d0125fb803a3d675cd49be319e26</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:58:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi penegakan hukum yang efektif dalam mengidentifikasi dan menjerat pemilik manfaat bayangan dalam kasus-kasus pencucian uang korporasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode-metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi penegakan hukum yang efektif dalam mengidentifikasi dan menjerat pemilik manfaat bayangan dalam kasus-kasus pencucian uang korporasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode-metode investigasi dan analisis forensik keuangan yang lebih canggih, serta mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas korporasi. Selain itu, perlu juga dilakukan kajian mendalam tentang implikasi penerapan asas strict liability dalam konteks hukum pidana korporasi, termasuk tantangan-tantangan yang mungkin timbul dan solusi-solusi yang dapat diterapkan untuk memastikan kepastian hukum dan mencegah kriminalisasi berlebihan. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan internasional dalam memerangi kejahatan pencucian uang korporasi, termasuk berbagi informasi dan koordinasi antara penegak hukum, regulator, dan institusi keuangan.. Pertanggungjawaban pidana terhadap beneficial owner non-formal dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) korporasi dapat dikonstruksikan secara efektif melalui perluasan doktrin alter ego dan instrumen piercing the corporate veil (penyingkapan tabir perseroan) yang diselaraskan dengan kerangka hukum progresif seperti KUHP Nasional dan Perma No.13 Tahun 2016, sehingga status non-struktural pengendali bayangan tidak lagi dapat dijadikan perisai imunitas hukum.Lebih lanjut, adopsi asas strict liability secara terukur dengan tetap menjamin prinsip due process of law serta ruang pembelaan prosedur yang memadai bagi entitas bisnis beritikad baik sangat mendesak untuk diterapkan guna memangkas hambatan pembuktian unsur kesalahan subjektif (mens rea), menembus struktur korporasi cangkang, serta mengakselerasi pengembalian kerugian keuangan negara melalui optimalisasi pengamanan aset hasil kejahatan (asset recovery) Evolusi kejahatan finansial modern menunjukkan bahwa korporasi kerap disalahfungsikan sebagai sarana kejahatan dan perisai hukum oleh beneficial owner non-formal melalui struktur korporasi cangkang dan perjanjian nominee. Ketergantungan penegakan hukum pada formalitas dokumen perseroan menciptakan celah impunitas dan jarak pembuktian yang memutus relasi kausalitas antara pelaku intelektual dengan aliran dana ilegal. Kondisi tersebut diperparah oleh kompleksitas pembuktian kesalahan subjektif (mens rea) yang berakibat pada kegagalan proses pemulihan aset (asset recovery) bagi kas negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksikan pertanggungjawaban... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-a1d05.webp" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-a1d05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-a1d05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-a1d05.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" alt="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" alt="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-daeef.webp" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-daeef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-daeef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-daeef.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" alt="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63923-anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str" title="JURIS - Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability" target="_blank">Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Beneficial Owner dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Korporasi Ditinjau dari Asas Strict Liability</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi penegakan hukum yang efektif dalam mengidentifikasi dan menjerat pemilik manfaat bayangan dalam kasus-kasus pencucian uang korporasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode-metode investigasi dan analisis forensik keuangan yang lebih canggih, serta mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas korporasi. Selain itu, perlu juga dilakukan kajian mendalam tentang implikasi penerapan asas strict liability dalam konteks hukum pidana korporasi, termasuk tantangan-tantangan yang mungkin timbul dan solusi-solusi yang dapat diterapkan untuk memastikan kepastian hukum dan mencegah kriminalisasi berlebihan. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan internasional dalam memerangi kejahatan pencucian uang korporasi, termasuk berbagi informasi dan koordinasi antara penegak hukum, regulator, dan institusi keuangan..
<br>Pertanggungjawaban pidana terhadap beneficial owner non-formal dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) korporasi dapat dikonstruksikan secara efektif melalui perluasan doktrin alter ego dan instrumen piercing the corporate veil (penyingkapan tabir perseroan) yang diselaraskan dengan kerangka hukum progresif seperti KUHP Nasional dan Perma No.13 Tahun 2016, sehingga status non-struktural pengendali bayangan tidak lagi dapat dijadikan perisai imunitas hukum.Lebih lanjut, adopsi asas strict liability secara terukur dengan tetap menjamin prinsip due process of law serta ruang pembelaan prosedur yang memadai bagi entitas bisnis beritikad baik sangat mendesak untuk diterapkan guna memangkas hambatan pembuktian unsur kesalahan subjektif (mens rea), menembus struktur korporasi cangkang, serta mengakselerasi pengembalian kerugian keuangan negara melalui optimalisasi pengamanan aset hasil kejahatan (asset recovery)
<br>Evolusi kejahatan finansial modern menunjukkan bahwa korporasi kerap disalahfungsikan sebagai sarana kejahatan dan perisai hukum oleh beneficial owner non-formal melalui struktur korporasi cangkang dan perjanjian nominee. Ketergantungan penegakan hukum pada formalitas dokumen perseroan menciptakan celah impunitas dan jarak pembuktian yang memutus relasi kausalitas antara pelaku intelektual dengan aliran dana ilegal. Kondisi tersebut diperparah oleh kompleksitas pembuktian kesalahan subjektif (mens rea) yang berakibat pada kegagalan proses pemulihan aset (asset recovery) bagi kas negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksikan pertanggungjawaban...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp" type="image/webp" length="117196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-a1d05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-93f8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/anti-pencucian-uang-beneficial-owner-korporasi-str-thumb-daeef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr Soetomo Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr Soetomo Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr Soetomo Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63916-konsumsi-gas-lpg-petroleum-g</link>
	<guid isPermaLink="false">bf4c4b5e8611a6c2ee3b81a3d90985ff</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:58:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan sistem deteksi kebocoran gas LPG, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, sistem dapat dikembangkan dengan integrasi aplikasi Android agar memungkinkan pemantauan jarak jauh secara lebih praktis. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya: Untuk pengembangan sistem deteksi kebocoran gas LPG, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, sistem dapat dikembangkan dengan integrasi aplikasi Android agar memungkinkan pemantauan jarak jauh secara lebih praktis. Kedua, menambahkan kipas atau fan yang diarahkan keluar ruangan untuk mengalirkan udara yang mengandung gas, sehingga mengurangi risiko bahaya. Ketiga, penelitian dapat fokus pada penggunaan sensor tambahan seperti sensor karbon monoksida atau metana untuk meningkatkan akurasi deteksi. Selain itu, penggunaan teknologi machine learning untuk analisis data sensor bisa menjadi arah penelitian lanjutan, sehingga sistem mampu memprediksi kebocoran sebelum terjadi. Dengan demikian, sistem akan lebih efektif dalam mencegah kecelakaan dan memastikan keamanan pengguna.. Penelitian ini berhasil merancang dan menguji alat pendeteksi kebocoran gas LPG berbasis Arduino.Sistem dapat mendeteksi kebocoran gas LPG di atas 600 ppm dan memberikan peringatan suara melalui buzzer sekaligus menutup aliran gas.Sistem ini diharapkan dapat meminimalkan risiko ledakan pada tabung gas di lingkungan masyarakat.Kalibrasi sensor yang tepat sangat diperlukan untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran Liquid Petroleum Gas (LPG) banyak digunakan dalam aktivitas rumah tangga, terutama untuk memasak. Namun, sifatnya yang mudah terbakar menjadikan gas ini sangat berbahaya apabila terjadi kebocoran, yang dapat mengakibatkan ledakan yang merusak bangunan, membahayakan keselamatan orang-orang yang tinggal di dalamnya, serta menyebabkan kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan mendeteksi kebocoran gas untuk meninimalisir atau mencegah kebakaran hingga ledakan gas LPG. Sistem yang dirancang menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi konsentrasi gas LPG di udara. Ketika terdeteksi kebocoran, mikrokontroler Arduino akan memproses input dan secara otomatis menutup solenoid serta mengaktifkan buzzer sebagai alarm. Hasil implementasi menunjukkan sistem dapat mendeteksi kebocoran pada konsentrasi lebih dari 600 ppm dan merespons dengan baik melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-a4cc8.webp" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-a4cc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-a4cc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-a4cc8.webp 1x" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" alt="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp 1x" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" alt="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-45497.webp" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-45497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-45497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-45497.webp 1x" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" alt="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63916-konsumsi-gas-lpg-petroleum-g" title="JURIS - Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya" target="_blank">Sistem Deteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Arduino di Universitas Dr. Soetomo Surabaya</a>: Untuk pengembangan sistem deteksi kebocoran gas LPG, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, sistem dapat dikembangkan dengan integrasi aplikasi Android agar memungkinkan pemantauan jarak jauh secara lebih praktis. Kedua, menambahkan kipas atau fan yang diarahkan keluar ruangan untuk mengalirkan udara yang mengandung gas, sehingga mengurangi risiko bahaya. Ketiga, penelitian dapat fokus pada penggunaan sensor tambahan seperti sensor karbon monoksida atau metana untuk meningkatkan akurasi deteksi. Selain itu, penggunaan teknologi machine learning untuk analisis data sensor bisa menjadi arah penelitian lanjutan, sehingga sistem mampu memprediksi kebocoran sebelum terjadi. Dengan demikian, sistem akan lebih efektif dalam mencegah kecelakaan dan memastikan keamanan pengguna..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan menguji alat pendeteksi kebocoran gas LPG berbasis Arduino.Sistem dapat mendeteksi kebocoran gas LPG di atas 600 ppm dan memberikan peringatan suara melalui buzzer sekaligus menutup aliran gas.Sistem ini diharapkan dapat meminimalkan risiko ledakan pada tabung gas di lingkungan masyarakat.Kalibrasi sensor yang tepat sangat diperlukan untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran
<br>Liquid Petroleum Gas (LPG) banyak digunakan dalam aktivitas rumah tangga, terutama untuk memasak. Namun, sifatnya yang mudah terbakar menjadikan gas ini sangat berbahaya apabila terjadi kebocoran, yang dapat mengakibatkan ledakan yang merusak bangunan, membahayakan keselamatan orang-orang yang tinggal di dalamnya, serta menyebabkan kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan mendeteksi kebocoran gas untuk meninimalisir atau mencegah kebakaran hingga ledakan gas LPG. Sistem yang dirancang menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi konsentrasi gas LPG di udara. Ketika terdeteksi kebocoran, mikrokontroler Arduino akan memproses input dan secara otomatis menutup solenoid serta mengaktifkan buzzer sebagai alarm. Hasil implementasi menunjukkan sistem dapat mendeteksi kebocoran pada konsentrasi lebih dari 600 ppm dan merespons dengan baik melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp" type="image/webp" length="63010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-a4cc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-280be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/konsumsi-gas-lpg-petroleum-karbon-monoksida-keboco-thumb-45497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-836-aptii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3555-router-jurnal-teknik-informatika-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63918-masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">7c4cdd4f3ed3e5e867f903a15ac4e255</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:57:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ trisno fallo ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fallo,focus,scope,stats,trisno,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Perlu pengembangan model pemberdayaan yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui kolaborasi multi-stakeholder untuk memastikan keberlanjutan program. 2) Peningkatan literasi digital dan akses teknologi informasi bagi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif: 1) Perlu pengembangan model pemberdayaan yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui kolaborasi multi-stakeholder untuk memastikan keberlanjutan program. 2) Peningkatan literasi digital dan akses teknologi informasi bagi masyarakat pedesaan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan partisipasi aktif masyarakat. 3) Penguatan kepemimpinan lokal yang visioner dan partisipatif serta penerapan pendekatan berbasis kearifan lokal dapat memperkuat legitimasi program pemberdayaan dan mengurangi resistensi budaya terhadap perubahan. Dengan memadukan inovasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan penyesuaian dengan konteks lokal, pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dapat menjadi instrumen strategis untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).. Berdasarkan kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa manajemen pemberdayaan masyarakat berkelanjutan memerlukan integrasi antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.Pemberdayaan yang hanya berorientasi pada salah satu dimensi, misalnya ekonomi, terbukti tidak mampu bertahan dalam jangka panjang karena mengabaikan aspek kohesi sosial dan keberlanjutan ekologi.Sebaliknya, program yang menggabungkan ketiga aspek tersebut mampu memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan partisipasi komunitas dan kelestarian lingkungan Pemberdayaan masyarakat sebagai strategi penting dalam pembangunan berkelanjutan yang menekankan keterpaduan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi program, keterbatasan partisipasi masyarakat, serta kurangnya integrasi antar-aspek pembangunan. Penelitian ini bertujuan merumuskan pendekatan holistic dalam pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, melalui studi literatur dengan mengkaji teori, praktik, dan best practices dari berbagai sumber ilmiah dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang berorientasi pada keberlanjutan harus mengedepankan sinergi antara peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, penguatan kohesi sosial, dan pelestarian lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" alt="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-8024f.webp" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-8024f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-8024f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-8024f.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" alt="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-eec8c.webp" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-eec8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-eec8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-eec8c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" alt="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63918-masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian" title="JURIS - Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif" target="_blank">Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif</a>: 1) Perlu pengembangan model pemberdayaan yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui kolaborasi multi-stakeholder untuk memastikan keberlanjutan program. 2) Peningkatan literasi digital dan akses teknologi informasi bagi masyarakat pedesaan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan partisipasi aktif masyarakat. 3) Penguatan kepemimpinan lokal yang visioner dan partisipatif serta penerapan pendekatan berbasis kearifan lokal dapat memperkuat legitimasi program pemberdayaan dan mengurangi resistensi budaya terhadap perubahan. Dengan memadukan inovasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan penyesuaian dengan konteks lokal, pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dapat menjadi instrumen strategis untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)..
<br>Berdasarkan kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa manajemen pemberdayaan masyarakat berkelanjutan memerlukan integrasi antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.Pemberdayaan yang hanya berorientasi pada salah satu dimensi, misalnya ekonomi, terbukti tidak mampu bertahan dalam jangka panjang karena mengabaikan aspek kohesi sosial dan keberlanjutan ekologi.Sebaliknya, program yang menggabungkan ketiga aspek tersebut mampu memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan partisipasi komunitas dan kelestarian lingkungan
<br>Pemberdayaan masyarakat sebagai strategi penting dalam pembangunan berkelanjutan yang menekankan keterpaduan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi program, keterbatasan partisipasi masyarakat, serta kurangnya integrasi antar-aspek pembangunan. Penelitian ini bertujuan merumuskan pendekatan holistic dalam pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, melalui studi literatur dengan mengkaji teori, praktik, dan best practices dari berbagai sumber ilmiah dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang berorientasi pada keberlanjutan harus mengedepankan sinergi antara peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, penguatan kohesi sosial, dan pelestarian lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp" type="image/webp" length="84792" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-c0350.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-8024f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/masyarakat-pedesaan-kinerja-sistem-pengendalian-in-thumb-eec8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63903-resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-pas</link>
	<guid isPermaLink="false">f26d13a704b3b78ccb5b0c9d0fbe4be5</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:47:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ira pangesti ]]></category>
	<category><![CDATA[ indah amelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nopi rantika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amelia,indah,ira,nopi,pangesti,rantika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan obat psikotropika yang rasional terhadap kepatuhan pasien melalui desain penelitian longitudinal. 2. Studi tentang efektivitas program edukasi pasien berbasis teknologi dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan obat psikotropika yang rasional terhadap kepatuhan pasien melalui desain penelitian longitudinal. 2. Studi tentang efektivitas program edukasi pasien berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat psikotropika. 3. Penelitian lebih lanjut mengenai peran dukungan keluarga dan lingkungan sosial dalam mempengaruhi kepatuhan pasien rawat jalan dengan gangguan jiwa.. Penggunaan obat psikotropika secara umum telah memenuhi prinsip rasionalitas penggunaan obat dan kepatuhan pasien.Mayoritas obat psikotropika yang diresepkan telah sesuai dengan diagnosis pasien serta pedoman terapi kesehatan jiwa yang berlaku.Meskipun penggunaan obat psikotropika pada pasien rawat jalan Poli Kesehatan Jiwa RSUD Waled telah tergolong rasional dan tingkat kepatuhannya pun baik, tetap diperlukan evaluasi terapi secara berkala serta peningkatan peran tenaga kefarmasian untuk memastikan keamanan, efektivitas, dan mutu pelayanan kefarmasian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasionalitas penggunaan obat psikotropika dan kepatuhan pasien rawat jalan di RSUD Waled, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 86 pasien rawat jalan poli psikiatri yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Rasionalitas penggunaan obat dinilai berdasarkan kriteria WHO (tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat pasien). Sebagian besar penggunaan obat psikotropika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" alt="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-05dec.webp" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-05dec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-05dec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-05dec.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" alt="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-aac03.webp" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-aac03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-aac03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-aac03.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" alt="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63903-resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-pas" title="JURIS - Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled" target="_blank">Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan obat psikotropika yang rasional terhadap kepatuhan pasien melalui desain penelitian longitudinal. 2. Studi tentang efektivitas program edukasi pasien berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat psikotropika. 3. Penelitian lebih lanjut mengenai peran dukungan keluarga dan lingkungan sosial dalam mempengaruhi kepatuhan pasien rawat jalan dengan gangguan jiwa..
<br>Penggunaan obat psikotropika secara umum telah memenuhi prinsip rasionalitas penggunaan obat dan kepatuhan pasien.Mayoritas obat psikotropika yang diresepkan telah sesuai dengan diagnosis pasien serta pedoman terapi kesehatan jiwa yang berlaku.Meskipun penggunaan obat psikotropika pada pasien rawat jalan Poli Kesehatan Jiwa RSUD Waled telah tergolong rasional dan tingkat kepatuhannya pun baik, tetap diperlukan evaluasi terapi secara berkala serta peningkatan peran tenaga kefarmasian untuk memastikan keamanan, efektivitas, dan mutu pelayanan kefarmasian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasionalitas penggunaan obat psikotropika dan kepatuhan pasien rawat jalan di RSUD Waled, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 86 pasien rawat jalan poli psikiatri yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Rasionalitas penggunaan obat dinilai berdasarkan kriteria WHO (tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat pasien). Sebagian besar penggunaan obat psikotropika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp" type="image/webp" length="64570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-92c9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-05dec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/resep-pasien-rawat-prognosis-ra-edukasi-kode-diagn-thumb-aac03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3795-universitas-bth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16191-jurnal-kesehatan-bakti-tunas-husada-jurnal-ilmu-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Restrukturisasi Utang Korporasi Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Restrukturisasi Utang Korporasi Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Restrukturisasi Utang Korporasi Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63925-civil-law-industrial-common-restrukt</link>
	<guid isPermaLink="false">8ebffe5111efbd59d5bf06d8366cdda0</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:45:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas PKPU di Indonesia, seperti kapasitas peradilan niaga, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas PKPU di Indonesia, seperti kapasitas peradilan niaga, budaya pengakuan kesulitan keuangan, dan kematangan ekosistem profesional insolvency.2. Membandingkan dinamika hubungan antara kreditor berjaminan dan kreditor lain dalam PKPU dan VA, serta dampak perbedaan ini terhadap keberhasilan restrukturisasi utang.3. Meneliti lebih lanjut konvergensi fungsional antara sistem hukum civil law dan common law dalam konteks restrukturisasi utang korporasi, dengan fokus pada bagaimana kedua sistem ini mengadopsi dan menyesuaikan prinsip-prinsip internasional dalam praktik mereka.4. Mengkaji potensi model hybrid yang menggabungkan legitimasi pengadilan dengan peran praktisi berlisensi dalam mekanisme restrukturisasi utang, serta implikasinya terhadap efektivitas dan efisiensi proses.5. Melakukan studi empiris untuk mengevaluasi dampak implementasi saran-saran penelitian ini terhadap efektivitas PKPU di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang lebih lanjut dalam upaya pembaruan hukum kepailitan yang berkelanjutan.. Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditarik beberapa kesimpulan utama sebagai berikut.Terdapat kesamaan fungsional mendasar dari kedua mekanisme di atas meskipun berbeda secara institusional, masing-masing memiliki tujuan fungsional yang sama, yakni memberikan breathing space untuk merancang rencana restrukturisasi yang memaksimalkan nilai going concern dan menghindarkan terjadinya likuidasi prematur.Perbedaan funsional paling menonjol terletak pada distribusi kewenangan dan peran masing-masing pelaku.PKPU menempatkan Pengadilan Niaga dan hakim pengawas sebagai pusat kontrol prosedural, sedangkan Voluntary Administration menempatkan administrator independen berlisensi sebagai aktor operasional utama.Perbedaan ini memengaruhi kecepatan proses, insentif manajemen, dan dinamika hubungan antara kreditor berjaminan dan kreditor lain.Warisan tradisi hukum dan kapasitas professional memberikan dampak signifikan terhadap mekanisme dimaksud.Warisan civil law di Indonesia mendorong preferensi legitimasi pengadilan sebaliknya tradisi common law di Selandia Baru mendorong kepercayaan pada mekanisme pasar dan profesional insolvency.Selain itu, perbedaan kedalaman ekosistem praktisi (administrator/insolvency practitioners) memengaruhi desain mekanisme, VA mensyaratkan dan memanfaatkan kapasitas profesional yang relatif lebih matang.Meskipun secara institusional berbeda namun terdapat bukti konvergensi fungsional yang menjelaskan kedua sistem mengadopsi moratorium kolektif, voting kreditor yang dapat mengikat minoritas, dan rencana restrukturisasi yang mengikat seluruh pihak.Hal ini konsisten dengan tesis konvergensi hukum yang dikemukakan oleh De Cruz.PKPU menawarkan legitimasi pengadilan yang kuat dan perlindungan prosedural, namun cenderung lebih formal dan lambat sedangkan VA menawarkan kecepatan dan fleksibilitas tetapi menuntut kepercayaan pada profesional swasta dan mekanisme pasar.Pilihan desain memunculkan trade-off antara kepastian hukum (legitimasi) dan kecepatan/efisiensi penyelamatan nilai Ketika sebuah perusahaan menghadapi tekanan finansial yang serius, hukum tidak serta-merta harus menjawabnya dengan likuidasi. Dua negara dengan warisan tradisi hukum yang berlainan, yaitu Indonesia yang bertumpu pada civil law dan Selandia Baru yang berakar pada common law telah membangun arsitektur hukum yang berbeda untuk merespons persoalan yang secara fungsional identik. Bagaimana menyelamatkan nilai ekonomi perusahaan tanpa mengorbankan kepentingan para kreditor. Indonesia menempuh jalur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diformulasikan dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004, sedangkan Selandia Baru mengadopsi Voluntary Administration (VA) melalui amendemen Companies Act 1993 (Part 15A) pada tahun 2007. Tulisan ini meneliti keduanya dengan metode yuridis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-4ce1b.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-4ce1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-4ce1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-4ce1b.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" alt="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-706e3.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-706e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-706e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-706e3.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" alt="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" alt="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63925-civil-law-industrial-common-restrukt" title="JURIS - Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru" target="_blank">Restrukturisasi Utang Korporasi: Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Voluntary Administration di Selandia Baru</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas PKPU di Indonesia, seperti kapasitas peradilan niaga, budaya pengakuan kesulitan keuangan, dan kematangan ekosistem profesional insolvency.2. Membandingkan dinamika hubungan antara kreditor berjaminan dan kreditor lain dalam PKPU dan VA, serta dampak perbedaan ini terhadap keberhasilan restrukturisasi utang.3. Meneliti lebih lanjut konvergensi fungsional antara sistem hukum civil law dan common law dalam konteks restrukturisasi utang korporasi, dengan fokus pada bagaimana kedua sistem ini mengadopsi dan menyesuaikan prinsip-prinsip internasional dalam praktik mereka.4. Mengkaji potensi model hybrid yang menggabungkan legitimasi pengadilan dengan peran praktisi berlisensi dalam mekanisme restrukturisasi utang, serta implikasinya terhadap efektivitas dan efisiensi proses.5. Melakukan studi empiris untuk mengevaluasi dampak implementasi saran-saran penelitian ini terhadap efektivitas PKPU di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang lebih lanjut dalam upaya pembaruan hukum kepailitan yang berkelanjutan..
<br>Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditarik beberapa kesimpulan utama sebagai berikut.Terdapat kesamaan fungsional mendasar dari kedua mekanisme di atas meskipun berbeda secara institusional, masing-masing memiliki tujuan fungsional yang sama, yakni memberikan breathing space untuk merancang rencana restrukturisasi yang memaksimalkan nilai going concern dan menghindarkan terjadinya likuidasi prematur.Perbedaan funsional paling menonjol terletak pada distribusi kewenangan dan peran masing-masing pelaku.PKPU menempatkan Pengadilan Niaga dan hakim pengawas sebagai pusat kontrol prosedural, sedangkan Voluntary Administration menempatkan administrator independen berlisensi sebagai aktor operasional utama.Perbedaan ini memengaruhi kecepatan proses, insentif manajemen, dan dinamika hubungan antara kreditor berjaminan dan kreditor lain.Warisan tradisi hukum dan kapasitas professional memberikan dampak signifikan terhadap mekanisme dimaksud.Warisan civil law di Indonesia mendorong preferensi legitimasi pengadilan sebaliknya tradisi common law di Selandia Baru mendorong kepercayaan pada mekanisme pasar dan profesional insolvency.Selain itu, perbedaan kedalaman ekosistem praktisi (administrator/insolvency practitioners) memengaruhi desain mekanisme, VA mensyaratkan dan memanfaatkan kapasitas profesional yang relatif lebih matang.Meskipun secara institusional berbeda namun terdapat bukti konvergensi fungsional yang menjelaskan kedua sistem mengadopsi moratorium kolektif, voting kreditor yang dapat mengikat minoritas, dan rencana restrukturisasi yang mengikat seluruh pihak.Hal ini konsisten dengan tesis konvergensi hukum yang dikemukakan oleh De Cruz.PKPU menawarkan legitimasi pengadilan yang kuat dan perlindungan prosedural, namun cenderung lebih formal dan lambat sedangkan VA menawarkan kecepatan dan fleksibilitas tetapi menuntut kepercayaan pada profesional swasta dan mekanisme pasar.Pilihan desain memunculkan trade-off antara kepastian hukum (legitimasi) dan kecepatan/efisiensi penyelamatan nilai
<br>Ketika sebuah perusahaan menghadapi tekanan finansial yang serius, hukum tidak serta-merta harus menjawabnya dengan likuidasi. Dua negara dengan warisan tradisi hukum yang berlainan, yaitu Indonesia yang bertumpu pada civil law dan Selandia Baru yang berakar pada common law telah membangun arsitektur hukum yang berbeda untuk merespons persoalan yang secara fungsional identik. Bagaimana menyelamatkan nilai ekonomi perusahaan tanpa mengorbankan kepentingan para kreditor. Indonesia menempuh jalur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diformulasikan dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004, sedangkan Selandia Baru mengadopsi Voluntary Administration (VA) melalui amendemen Companies Act 1993 (Part 15A) pada tahun 2007. Tulisan ini meneliti keduanya dengan metode yuridis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp" type="image/webp" length="104860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-4ce1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-706e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/civil-law-industrial-common-restrukturisasi-utang-thumb-44e0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63915-wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo</link>
	<guid isPermaLink="false">8711a5b57eeb11e9c7b5022785358c12</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:24:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ trisno fallo ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fallo,focus,scope,stats,trisno,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan tentang efektivitas kebijakan pembangunan berbasis spasial dalam mengurangi ketimpangan di Jawa Timur. 2. Analisis perbandingan antarwilayah di Indonesia menggunakan metode Tipologi Klassen untuk memahami dinamika ketimpangan nasional. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023: 1. Penelitian lanjutan tentang efektivitas kebijakan pembangunan berbasis spasial dalam mengurangi ketimpangan di Jawa Timur. 2. Analisis perbandingan antarwilayah di Indonesia menggunakan metode Tipologi Klassen untuk memahami dinamika ketimpangan nasional. 3. Studi tentang peran faktor sosial dan budaya dalam memperparah atau mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah tertinggal.. Wilayah maju seperti Surabaya dan Malang menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita di atas rata-rata provinsi.Temuan ini mendukung teori Cumulative Causation dan menekankan pentingnya kebijakan pembangunan berbasis spasial untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan antarwilayah di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019Ae2023 secara spasial berdasarkan pendekatan Tipologi Klassen. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) terhadap klasifikasi wilayah, serta hubungan ketimpangan pembangunan dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-spasial. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), berupa data PDRB per... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-523ca.webp" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-523ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-523ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-523ca.webp 1x" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" alt="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-8a5f7.webp" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-8a5f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-8a5f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-8a5f7.webp 1x" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" alt="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp 1x" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" alt="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63915-wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo" title="JURIS - Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023" target="_blank">Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023</a>: 1. Penelitian lanjutan tentang efektivitas kebijakan pembangunan berbasis spasial dalam mengurangi ketimpangan di Jawa Timur. 2. Analisis perbandingan antarwilayah di Indonesia menggunakan metode Tipologi Klassen untuk memahami dinamika ketimpangan nasional. 3. Studi tentang peran faktor sosial dan budaya dalam memperparah atau mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah tertinggal..
<br>Wilayah maju seperti Surabaya dan Malang menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita di atas rata-rata provinsi.Temuan ini mendukung teori Cumulative Causation dan menekankan pentingnya kebijakan pembangunan berbasis spasial untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan antarwilayah di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019Ae2023 secara spasial berdasarkan pendekatan Tipologi Klassen. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) terhadap klasifikasi wilayah, serta hubungan ketimpangan pembangunan dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-spasial. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), berupa data PDRB per...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp" type="image/webp" length="101654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-523ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-8a5f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/wilayah-maju-spiral-ketimpangan-pembangunan-tipolo-thumb-52949.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata Blepharitis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata Blepharitis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata Blepharitis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63914-penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus</link>
	<guid isPermaLink="false">d9b59971d96d9e0372f50c3ab6632b13</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:20:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan memperluas basis data gejala blefaritis, termasuk mempertimbangkan variasi gejala yang tidak tercakup dalam penelitian ini. Selain itu, integrasi teknologi AI atau machine learning bisa diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis): Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan memperluas basis data gejala blefaritis, termasuk mempertimbangkan variasi gejala yang tidak tercakup dalam penelitian ini. Selain itu, integrasi teknologi AI atau machine learning bisa diterapkan untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan adaptasi terhadap data baru. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif, seperti versi aplikasi mobile untuk aksesibilitas yang lebih luas. Dengan memperbaiki keterbatasan data dan meningkatkan interaksi pengguna, sistem ini dapat menjadi solusi lebih efektif dalam mendukung diagnosa dini penyakit mata secara mandiri.. Sistem pakar berbasis metode Fuzzy Logic mampu memberikan hasil diagnosis penyakit blefaritis yang akurat dan cepat, serta mudah dipahami oleh pengguna.Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah data dan cakupan jenis blefaritis yang masih terbatas, sehingga pengembangan lebih lanjut diperlukan, baik dalam memperluas basis pengetahuan, menambah variasi gejala, maupun meningkatkan interaksi sistem dengan pengguna.Sistem ini memiliki potensi besar sebagai inovasi teknologi dalam bidang kesehatan mata, khususnya untuk mendukung pelayanan medis yang lebih cepat, efisien, dan akurat Blefaritis atau radang kelopak mata merupakan salah satu penyakit mata yang umum terjadi, ditandai dengan peradangan pada tepi kelopak mata yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, iritasi, bahkan gangguan penglihatan. Penyakit ini dapat bersifat kronis dengan gejala berulang seperti mata merah, gatal, berair, dan munculnya kerak pada bulu mata. Diagnosis yang tepat dan cepat sangat diperlukan agar penanganan medis dapat dilakukan secara efektif dan komplikasi lebih lanjut dapat dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem pakar berbasis metode Fuzzy Logic dalam membantu mendiagnosis penyakit blefaritis. Metode fuzzy dipilih karena mampu menangani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-660ea.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-660ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-660ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-660ea.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" alt="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-168ca.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-168ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-168ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-168ca.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" alt="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" alt="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63914-penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus" title="JURIS - Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)" target="_blank">Penerapan Metode Fuzzy untuk Mengetahui Penyakit Radang Kelopak Mata (Blepharitis)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini dengan memperluas basis data gejala blefaritis, termasuk mempertimbangkan variasi gejala yang tidak tercakup dalam penelitian ini. Selain itu, integrasi teknologi AI atau machine learning bisa diterapkan untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan adaptasi terhadap data baru. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif, seperti versi aplikasi mobile untuk aksesibilitas yang lebih luas. Dengan memperbaiki keterbatasan data dan meningkatkan interaksi pengguna, sistem ini dapat menjadi solusi lebih efektif dalam mendukung diagnosa dini penyakit mata secara mandiri..
<br>Sistem pakar berbasis metode Fuzzy Logic mampu memberikan hasil diagnosis penyakit blefaritis yang akurat dan cepat, serta mudah dipahami oleh pengguna.Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah data dan cakupan jenis blefaritis yang masih terbatas, sehingga pengembangan lebih lanjut diperlukan, baik dalam memperluas basis pengetahuan, menambah variasi gejala, maupun meningkatkan interaksi sistem dengan pengguna.Sistem ini memiliki potensi besar sebagai inovasi teknologi dalam bidang kesehatan mata, khususnya untuk mendukung pelayanan medis yang lebih cepat, efisien, dan akurat
<br>Blefaritis atau radang kelopak mata merupakan salah satu penyakit mata yang umum terjadi, ditandai dengan peradangan pada tepi kelopak mata yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, iritasi, bahkan gangguan penglihatan. Penyakit ini dapat bersifat kronis dengan gejala berulang seperti mata merah, gatal, berair, dan munculnya kerak pada bulu mata. Diagnosis yang tepat dan cepat sangat diperlukan agar penanganan medis dapat dilakukan secara efektif dan komplikasi lebih lanjut dapat dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem pakar berbasis metode Fuzzy Logic dalam membantu mendiagnosis penyakit blefaritis. Metode fuzzy dipilih karena mampu menangani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp" type="image/webp" length="72234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-660ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-168ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/penyakit-mata-sistem-pendukung-pengambilan-keputus-thumb-06352.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-836-aptii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3555-router-jurnal-teknik-informatika-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence GenAI dalam Pembelajaran Studi Kasus Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence GenAI dalam Pembelajaran Studi Kasus Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence GenAI dalam Pembelajaran Studi Kasus Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63911-nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-mahasisw</link>
	<guid isPermaLink="false">eb3686ec56d226108fdad2c74957e8cd</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:16:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ idan ramdani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,idan,ramdani,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian tentang efektivitas panduan penggunaan GenAI dalam meningkatkan integritas akademik. Studi mengenai dampak penggunaan GenAI terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa baru. Analisis peran kebijakan institusi dalam membentuk penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026): Penelitian tentang efektivitas panduan penggunaan GenAI dalam meningkatkan integritas akademik. Studi mengenai dampak penggunaan GenAI terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa baru. Analisis peran kebijakan institusi dalam membentuk penggunaan GenAI yang etis.. Studi ini menemukan bahwa seluruh mahasiswa baru menggunakan GenAI untuk tugas akademik, dengan ChatGPT sebagai alat paling umum.Meski mayoritas setuju penggunaan GenAI, mereka kurang memahami etika akademik terkait deklarasi penggunaan.Temuan ini menunjukkan kebutuhan panduan etis untuk mengatasi kesenjangan budaya dalam penggunaan teknologi pendidikan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) dalam pembelajaran dapat mempermudah sekaligus menghadirkan tantangan terhadap perubahan budaya belajar di Perguruan Tinggi. GenAI dapat menggeser pola lama terutama dalam proses penyelesaian tugas perkuliahan, disisi lain terdapat ketegangan yang meningkat terkait batasan penggunaan GenAI yang belum sepenuhnya menjadi perhatian bagi mahasiswa baru. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dinamika Cultural Lag penggunaan GenAI dalam pembelajaran bagi mahasiswa baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026. Pendekatan yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-6f185.webp" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-6f185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-6f185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-6f185.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" alt="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-887f5.webp" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-887f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-887f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-887f5.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" alt="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" alt="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63911-nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-mahasisw" title="JURIS - Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)" target="_blank">Dinamika Cultural Lag Penggunaan Generative Artificial Intelegence (GenAI) dalam Pembelajaran (Studi Kasus: Mahasiswa Baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026)</a>: Penelitian tentang efektivitas panduan penggunaan GenAI dalam meningkatkan integritas akademik. Studi mengenai dampak penggunaan GenAI terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa baru. Analisis peran kebijakan institusi dalam membentuk penggunaan GenAI yang etis..
<br>Studi ini menemukan bahwa seluruh mahasiswa baru menggunakan GenAI untuk tugas akademik, dengan ChatGPT sebagai alat paling umum.Meski mayoritas setuju penggunaan GenAI, mereka kurang memahami etika akademik terkait deklarasi penggunaan.Temuan ini menunjukkan kebutuhan panduan etis untuk mengatasi kesenjangan budaya dalam penggunaan teknologi pendidikan
<br>Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) dalam pembelajaran dapat mempermudah sekaligus menghadirkan tantangan terhadap perubahan budaya belajar di Perguruan Tinggi. GenAI dapat menggeser pola lama terutama dalam proses penyelesaian tugas perkuliahan, disisi lain terdapat ketegangan yang meningkat terkait batasan penggunaan GenAI yang belum sepenuhnya menjadi perhatian bagi mahasiswa baru. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dinamika Cultural Lag penggunaan GenAI dalam pembelajaran bagi mahasiswa baru Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UINSU Tahun Ajaran 2025/2026. Pendekatan yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp" type="image/webp" length="119090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-6f185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-887f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/nalar-kritis-mahasiswa-cultural-lag-genai-etika-ak-thumb-b87d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63921-palembang-provinsi-sumatera-koor</link>
	<guid isPermaLink="false">2f7d251799526498bf62a822848ad3e5</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:14:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ otong rosadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ iyah faniyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faniyah,iyah,journal,menu,otong,rosadi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar unit kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, pertama, perlu dibuatkan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan terukur untuk memandu pelaksanaan koordinasi lintas unit kerja. Kedua, pemanfaatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat: Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar unit kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, pertama, perlu dibuatkan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan terukur untuk memandu pelaksanaan koordinasi lintas unit kerja. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi seperti sistem manajemen data terpadu dan platform koordinasi berbasis digital dapat mempercepat pertukaran informasi dan meminimalkan kesalahan administrasi. Ketiga, perlu dilakukan kerja sama antar daerah untuk menyamakan standar pengelolaan pendidikan, termasuk pembentukan forum koordinasi regional yang melibatkan Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota. Saran-saran ini bertujuan untuk mengatasi hambatan budaya kerja sektoral, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan implementasi kebijakan pendidikan yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.. Pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit dalam struktur Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat secara normatif telah tersedia dalam berbagai peraturan perundang-undangan.Namun, pengaturan tersebut masih bersifat umum dan belum mengatur secara rinci mekanisme koordinasi antar unit secara operasional dan prosedural.Hal ini berdampak pada belum terwujudnya sumber daya manusia Sumatera Barat yang cerdas, berkarakter madani, dan berdaya saing Koordinasi merupakan salah satu fungsi penting dalam administrasi pemerintahan yang bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan antar unit kerja agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien. Tanpa koordinasi yang baik, dapat menimbulkan tumpang tindih kewenangan, konflik kepentingan, serta inefisiensi administrasi. Dalam konteks pemerintahan daerah, koordinasi memiliki dimensi yuridis karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan kewenangan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat serta menilai efektivitas pelaksanaannya dalam rangka mewujudkan visi pendidikan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit kerja telah diatur dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-4e7a8.webp" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-4e7a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-4e7a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-4e7a8.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-e9c03.webp" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-e9c03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-e9c03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-e9c03.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" alt="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63921-palembang-provinsi-sumatera-koor" title="JURIS - Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat" target="_blank">Efektivitas Koordinasi Antar Unit Kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Mewujudkan Visi Pendidikan di Sumatera Barat</a>: Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar unit kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, pertama, perlu dibuatkan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan terukur untuk memandu pelaksanaan koordinasi lintas unit kerja. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi seperti sistem manajemen data terpadu dan platform koordinasi berbasis digital dapat mempercepat pertukaran informasi dan meminimalkan kesalahan administrasi. Ketiga, perlu dilakukan kerja sama antar daerah untuk menyamakan standar pengelolaan pendidikan, termasuk pembentukan forum koordinasi regional yang melibatkan Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota. Saran-saran ini bertujuan untuk mengatasi hambatan budaya kerja sektoral, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan implementasi kebijakan pendidikan yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat..
<br>Pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit dalam struktur Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat secara normatif telah tersedia dalam berbagai peraturan perundang-undangan.Namun, pengaturan tersebut masih bersifat umum dan belum mengatur secara rinci mekanisme koordinasi antar unit secara operasional dan prosedural.Hal ini berdampak pada belum terwujudnya sumber daya manusia Sumatera Barat yang cerdas, berkarakter madani, dan berdaya saing
<br>Koordinasi merupakan salah satu fungsi penting dalam administrasi pemerintahan yang bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan antar unit kerja agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien. Tanpa koordinasi yang baik, dapat menimbulkan tumpang tindih kewenangan, konflik kepentingan, serta inefisiensi administrasi. Dalam konteks pemerintahan daerah, koordinasi memiliki dimensi yuridis karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan kewenangan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat serta menilai efektivitas pelaksanaannya dalam rangka mewujudkan visi pendidikan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum mengenai koordinasi antar unit kerja telah diatur dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp" type="image/webp" length="120218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-4e7a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-8e896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/palembang-provinsi-sumatera-koordinasi-lintas-seko-thumb-e9c03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-169-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9784-jurnal-sakato-ekasakti-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63910-hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-pri</link>
	<guid isPermaLink="false">a5ac7797465987d016850d990a3fdd96</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 22:05:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ trisno fallo ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fallo,focus,scope,stats,trisno,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang lebih inklusif dan kolaboratif, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan: Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang lebih inklusif dan kolaboratif, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. 2. Menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari kegiatan bank sampah, terutama bagi pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran perempuan dalam pengelolaan sampah domestik dan bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. 4. Mempelajari strategi komunikasi dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. 5. Meneliti dampak lingkungan dari kegiatan bank sampah, seperti pengurangan emisi karbon, peningkatan kualitas tanah, dan pencegahan pencemaran lingkungan. 6. Menganalisis keberlanjutan dan keberhasilan model pengelolaan lingkungan yang berbasis ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. 7. Mengembangkan strategi dan kebijakan yang mendukung kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional.. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu sebagai berikut.Bentuk kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah Gondangan Sejahtera berupa tabungan bank sampah, pengolahan kreatif sampah, pembuatan kompos mandiri, dan penjualan hasil pengolahan sampah.Peran perempuan dalam pengelolaan bank sampah terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan adalah sebagai tonggak utama pengelolaan lingkungan yang dimulai dari rumah.Perempuan melakukan pemilahan, pengolahan mandiri dan komunitas secara kreatif bahkan sampai dengan pengangkutan dan kepengurusan bank sampah.Perempuan berperan sebagai agent of change dari pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dapat diedukasikan kepada anggota keluarga.Dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari keberadaan Bank Sampah Gondangan Sejahtera bagi masyarakat yaitu sebagai berikut.Dampak sosial yang diperoleh yaitu budaya disiplin dan tanggung jawab bersama dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, solidaritas antarwarga dan rasa aman karena adanya interaksi yang bermanfaat.Dampak ekonomi yang diperoleh yaitu khususnya perempuan dapat berdaya secara ekonomi dengan mendapat tambahan penghasilan dari pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis ekonomi hijau.Dampak lingkungan yang diperoleh yaitu masyarakat praktik langsung mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis ekonomi hijau sehingga lingkungan lebih lestari namun sampah tetap memiliki nilai kebermanfaatan.Model pengelolaan lingkungan berkelanjutan hasil kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah Gondangan Sejahtera yaitu berbasis gotong royong dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.Alurnya berawal dari pemilahan sampah, pengolahan sampah secara mandiri, pengangkutan sampah ke bank sampah, pencatatan dan pembukuan sampah, pengolahan kreatif sampah, dan terakhir sampai penjualan berbasis sirkular ekonomi hijau Potensi peran pemberdayaan perempuan di tengah kompleksitas permasalahan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta memunculkan inisiatif berbasis ekologis seperti Bank Sampah Gondangan Sejahtera di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemberdayaan perempuan dan ekonomi hijau. Bank sampah ini tidak hanya berhasil mengurangi timbunan sampah di lingkungannya, tetapi juga mendorong nilai ekonomi dari limbah. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui bentuk kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah, (2) mengetahui peran perempuan dalam pengelolaan bank sampah terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, (3) dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari keberadaan Bank Sampah bagi masyarakat, dan (4) alur dan model pengelolaan lingkungan berkelanjutan hasil kolaborasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-25448.webp" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-25448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-25448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-25448.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-5c2f1.webp" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-5c2f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-5c2f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-5c2f1.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63910-hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-pri" title="JURIS - Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan" target="_blank">Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Perempuan:  Peran Bank Sampah Gondangan Sejahtera dalam Pengelolaan  Lingkungan Berkelanjutan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang lebih inklusif dan kolaboratif, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. 2. Menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari kegiatan bank sampah, terutama bagi pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran perempuan dalam pengelolaan sampah domestik dan bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. 4. Mempelajari strategi komunikasi dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. 5. Meneliti dampak lingkungan dari kegiatan bank sampah, seperti pengurangan emisi karbon, peningkatan kualitas tanah, dan pencegahan pencemaran lingkungan. 6. Menganalisis keberlanjutan dan keberhasilan model pengelolaan lingkungan yang berbasis ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. 7. Mengembangkan strategi dan kebijakan yang mendukung kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional..
<br>Kesimpulan pada penelitian ini yaitu sebagai berikut.Bentuk kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah Gondangan Sejahtera berupa tabungan bank sampah, pengolahan kreatif sampah, pembuatan kompos mandiri, dan penjualan hasil pengolahan sampah.Peran perempuan dalam pengelolaan bank sampah terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan adalah sebagai tonggak utama pengelolaan lingkungan yang dimulai dari rumah.Perempuan melakukan pemilahan, pengolahan mandiri dan komunitas secara kreatif bahkan sampai dengan pengangkutan dan kepengurusan bank sampah.Perempuan berperan sebagai agent of change dari pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dapat diedukasikan kepada anggota keluarga.Dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari keberadaan Bank Sampah Gondangan Sejahtera bagi masyarakat yaitu sebagai berikut.Dampak sosial yang diperoleh yaitu budaya disiplin dan tanggung jawab bersama dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, solidaritas antarwarga dan rasa aman karena adanya interaksi yang bermanfaat.Dampak ekonomi yang diperoleh yaitu khususnya perempuan dapat berdaya secara ekonomi dengan mendapat tambahan penghasilan dari pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis ekonomi hijau.Dampak lingkungan yang diperoleh yaitu masyarakat praktik langsung mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis ekonomi hijau sehingga lingkungan lebih lestari namun sampah tetap memiliki nilai kebermanfaatan.Model pengelolaan lingkungan berkelanjutan hasil kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah Gondangan Sejahtera yaitu berbasis gotong royong dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.Alurnya berawal dari pemilahan sampah, pengolahan sampah secara mandiri, pengangkutan sampah ke bank sampah, pencatatan dan pembukuan sampah, pengolahan kreatif sampah, dan terakhir sampai penjualan berbasis sirkular ekonomi hijau
<br>Potensi peran pemberdayaan perempuan di tengah kompleksitas permasalahan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta memunculkan inisiatif berbasis ekologis seperti Bank Sampah Gondangan Sejahtera di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemberdayaan perempuan dan ekonomi hijau. Bank sampah ini tidak hanya berhasil mengurangi timbunan sampah di lingkungannya, tetapi juga mendorong nilai ekonomi dari limbah. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui bentuk kolaborasi antara ekonomi hijau dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan Bank Sampah, (2) mengetahui peran perempuan dalam pengelolaan bank sampah terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, (3) dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari keberadaan Bank Sampah bagi masyarakat, dan (4) alur dan model pengelolaan lingkungan berkelanjutan hasil kolaborasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp" type="image/webp" length="90558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-df6ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-25448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/hasil-penelitian-edukasi-kolaborasi-data-primer-su-thumb-5c2f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi Mangifera indica L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi Mangifera indica L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi Mangifera indica L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63907-off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol</link>
	<guid isPermaLink="false">67bdca9f6495d61cf4f451e56cbc91b2</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:58:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ira pangesti ]]></category>
	<category><![CDATA[ indah amelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nopi rantika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amelia,indah,ira,nopi,pangesti,rantika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan uji stabilitas guna mengetahui kestabilan fisik, kimia, dan aktivitas antioksidan sediaan selama penyimpanan. Selain itu, perlu dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada basis sediaan untuk mengetahui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.): Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan uji stabilitas guna mengetahui kestabilan fisik, kimia, dan aktivitas antioksidan sediaan selama penyimpanan. Selain itu, perlu dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada basis sediaan untuk mengetahui pengaruh komponen basis terhadap aktivitas antioksidan, serta pengujian menggunakan hewan percobaan (in vivo) untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan sediaan secara lebih komprehensif.. Ekstrak etanol daun mangga Manalagi mengandung fenol, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid dengan kadar fenol total 170,398 A 0,295 mg GAE/g serta flavonoid total 57,059 A 0,482 mg QE/g.Ekstrak menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai ICCICA 22,328 A 0,017 AAg/mL dan berhasil diformulasikan menjadi masker gel peel-off dengan aktivitas antioksidan sangat kuat (ICCICA 32,195 A 0,046 AAg/mL), sehingga berpotensi sebagai kosmetik antioksidan alami Paparan radikal bebas akibat sinar ultraviolet dan polusi dapat memicu terjadinya stres oksidatif yang berperan dalam kerusakan kulit dan proses penuaan dini. Penggunaan bahan alam yang mengandung senyawa antioksidan seperti fenolik dan flavonoid menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan sediaan kosmetik. Daun mangga varietas Manalagi (Mangifera indica L.) diketahui memiliki beragam senyawa metabolit sekunder yang berpotensi menangkal radikal bebas secara alami. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kandungan fenolik total, flavonoid total, serta aktivitas antioksidan ekstrak etanol... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" alt="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-1ad34.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-1ad34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-1ad34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-1ad34.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" alt="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-de14a.webp" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-de14a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-de14a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-de14a.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" alt="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63907-off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol" title="JURIS - Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)" target="_blank">Formulasi Dan Uji Antioksidan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Mangga Varietas Manalagi (Mangifera indica L.)</a>: Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan uji stabilitas guna mengetahui kestabilan fisik, kimia, dan aktivitas antioksidan sediaan selama penyimpanan. Selain itu, perlu dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada basis sediaan untuk mengetahui pengaruh komponen basis terhadap aktivitas antioksidan, serta pengujian menggunakan hewan percobaan (in vivo) untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan sediaan secara lebih komprehensif..
<br>Ekstrak etanol daun mangga Manalagi mengandung fenol, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid dengan kadar fenol total 170,398 A 0,295 mg GAE/g serta flavonoid total 57,059 A 0,482 mg QE/g.Ekstrak menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai ICCICA 22,328 A 0,017 AAg/mL dan berhasil diformulasikan menjadi masker gel peel-off dengan aktivitas antioksidan sangat kuat (ICCICA 32,195 A 0,046 AAg/mL), sehingga berpotensi sebagai kosmetik antioksidan alami
<br>Paparan radikal bebas akibat sinar ultraviolet dan polusi dapat memicu terjadinya stres oksidatif yang berperan dalam kerusakan kulit dan proses penuaan dini. Penggunaan bahan alam yang mengandung senyawa antioksidan seperti fenolik dan flavonoid menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan sediaan kosmetik. Daun mangga varietas Manalagi (Mangifera indica L.) diketahui memiliki beragam senyawa metabolit sekunder yang berpotensi menangkal radikal bebas secara alami. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kandungan fenolik total, flavonoid total, serta aktivitas antioksidan ekstrak etanol...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp" type="image/webp" length="99370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-e34a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-1ad34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/off-ekstrak-mentimun-proses-ekstraksi-daun-etanol-thumb-de14a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3795-universitas-bth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16191-jurnal-kesehatan-bakti-tunas-husada-jurnal-ilmu-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training Experience from Pecangaan Jepara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training Experience from Pecangaan Jepara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training Experience from Pecangaan Jepara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63909-kredit-macet-bermasalah-analisis-mac</link>
	<guid isPermaLink="false">2175fe1d130f215fe66645eacaca70d4</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:52:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ trisno fallo ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fallo,focus,scope,stats,trisno,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi digital untuk meningkatkan akurasi "Risk Calculator" melalui integrasi data real-time. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kinerja lembaga keuangan mikro di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi digital untuk meningkatkan akurasi "Risk Calculator" melalui integrasi data real-time. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kinerja lembaga keuangan mikro di daerah lain perlu dilakukan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi keterkaitan antara pendidikan keuangan nasabah dan tingkat keberhasilan pengelolaan risiko kredit.. Program pelatihan analisis kredit melalui "Risk Calculator" berhasil meningkatkan kemampuan karyawan lembaga keuangan mikro di Pecangaan, Jepara dalam mengevaluasi risiko kredit secara objektif.Hasil menunjukkan bahwa alat ini efektif dalam mengurangi kredit bermasalah dan meningkatkan transparansi proses pembiayaan.Namun, penyesuaian kriteria dan bobot alat perlu dilakukan sesuai karakteristik lembaga.Program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengelola risiko kredit dan mendorong inklusi keuangan Kredit macet merupakan salah satu risiko kredit yang dihadapi lembaga keuangan. Dalam 10 tahun terakhir, di Jepara, terdapat 5 lembaga keuangan mikro terutama koperasi gagal dalam mengelola risiko kredit yang menyebabkan hilangnya uang masyarakat. Analisa pembiayaan dan "Kalkulator Risiko" merupakan langkah preventif bagi lembaga untuk meminimalkan risiko kredit yang mungkin muncul. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan analisa keuangan dan penggunaan "Kalkulator Risiko" untuk karyawan koperasi di lingkungan Kecamatan Pecangaan, Jepara. Metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-11e97.webp" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-11e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-11e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-11e97.webp 1x" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" alt="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-d31dd.webp" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-d31dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-d31dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-d31dd.webp 1x" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" alt="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp 1x" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" alt="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63909-kredit-macet-bermasalah-analisis-mac" title="JURIS - Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara" target="_blank">Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi digital untuk meningkatkan akurasi "Risk Calculator" melalui integrasi data real-time. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap kinerja lembaga keuangan mikro di daerah lain perlu dilakukan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi keterkaitan antara pendidikan keuangan nasabah dan tingkat keberhasilan pengelolaan risiko kredit..
<br>Program pelatihan analisis kredit melalui "Risk Calculator" berhasil meningkatkan kemampuan karyawan lembaga keuangan mikro di Pecangaan, Jepara dalam mengevaluasi risiko kredit secara objektif.Hasil menunjukkan bahwa alat ini efektif dalam mengurangi kredit bermasalah dan meningkatkan transparansi proses pembiayaan.Namun, penyesuaian kriteria dan bobot alat perlu dilakukan sesuai karakteristik lembaga.Program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengelola risiko kredit dan mendorong inklusi keuangan
<br>Kredit macet merupakan salah satu risiko kredit yang dihadapi lembaga keuangan. Dalam 10 tahun terakhir, di Jepara, terdapat 5 lembaga keuangan mikro terutama koperasi gagal dalam mengelola risiko kredit yang menyebabkan hilangnya uang masyarakat. Analisa pembiayaan dan "Kalkulator Risiko" merupakan langkah preventif bagi lembaga untuk meminimalkan risiko kredit yang mungkin muncul. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan analisa keuangan dan penggunaan "Kalkulator Risiko" untuk karyawan koperasi di lingkungan Kecamatan Pecangaan, Jepara. Metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp" type="image/webp" length="93996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-11e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-d31dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kredit-macet-bermasalah-analisis-evaluasi-risiko-l-thumb-c913c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Struktur Modal Dividen Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Struktur Modal Dividen Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Struktur Modal Dividen Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63905-struktur-modal-pasar-arus-pas</link>
	<guid isPermaLink="false">0b473dfb2de02c99c7768a8dc1042759</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:43:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jeb vol 18 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ noviana asso ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali syahbana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,18,ali,asso,jeb,noviana,syahbana,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, perubahan regulasi, dan dinamika industri terhadap nilai perusahaan, yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, perubahan regulasi, dan dinamika industri terhadap nilai perusahaan, yang belum dijelaskan oleh variabel internal dalam model ini. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan membandingkan perusahaan di sektor lain untuk mengevaluasi apakah hasil yang ditemukan bersifat umum atau spesifik pada subsektor makanan dan minuman. Ketiga, penggunaan metode analisis yang berbeda, seperti pendekatan kualitatif atau penggabungan data primer dan sekunder, dapat memberikan perspektif lebih mendalam tentang bagaimana faktor-faktor non-finansial seperti reputasi perusahaan atau inovasi produk memengaruhi persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika nilai perusahaan dan mengidentifikasi variabel yang mungkin belum dipertimbangkan dalam penelitian sebelumnya.. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024.Kebijakan dividen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Demikian pula, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Secara simultan, struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,574.Nilai adjusted R Square sebesar -0,014 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan nilai perusahaan sangat rendah.Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih dominan dalam memengaruhi nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV), sedangkan struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas masing-masing diproksikan oleh Debt to Equity Ratio (DER), Dividend Payout Ratio (DPR), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-159f1.webp" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-159f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-159f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-159f1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-83673.webp" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-83673.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-83673.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-83673.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63905-struktur-modal-pasar-arus-pas" title="JURIS - Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan" target="_blank">Pengaruh Struktur Modal, Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, perubahan regulasi, dan dinamika industri terhadap nilai perusahaan, yang belum dijelaskan oleh variabel internal dalam model ini. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan membandingkan perusahaan di sektor lain untuk mengevaluasi apakah hasil yang ditemukan bersifat umum atau spesifik pada subsektor makanan dan minuman. Ketiga, penggunaan metode analisis yang berbeda, seperti pendekatan kualitatif atau penggabungan data primer dan sekunder, dapat memberikan perspektif lebih mendalam tentang bagaimana faktor-faktor non-finansial seperti reputasi perusahaan atau inovasi produk memengaruhi persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika nilai perusahaan dan mengidentifikasi variabel yang mungkin belum dipertimbangkan dalam penelitian sebelumnya..
<br>Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024.Kebijakan dividen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Demikian pula, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Secara simultan, struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,574.Nilai adjusted R Square sebesar -0,014 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan nilai perusahaan sangat rendah.Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih dominan dalam memengaruhi nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV), sedangkan struktur modal, kebijakan dividen, dan profitabilitas masing-masing diproksikan oleh Debt to Equity Ratio (DER), Dividend Payout Ratio (DPR), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp" type="image/webp" length="91752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-4d553.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-159f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/struktur-modal-pasar-arus-daya-kebijakan-dividen-p-thumb-83673.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3205-stie-portnumbay.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12880-jurnal-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63913-ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidika</link>
	<guid isPermaLink="false">fe970c37b417846d46172ec778254949</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:35:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ idan ramdani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,idan,ramdani,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pondok pesantren tradisional dan modern dalam hal pembentukan karakter santri, dengan mempertimbangkan peran kepemimpinan pengasuh dan media siber. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pondok pesantren tradisional dan modern dalam hal pembentukan karakter santri, dengan mempertimbangkan peran kepemimpinan pengasuh dan media siber. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut strategi kepemimpinan pengasuh dalam mengintegrasikan media siber dan pendidikan holistik untuk membentuk karakter santri. Terakhir, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pendidikan holistik terhadap karakter santri di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter santri di era digital dipengaruhi oleh kepemimpinan pengasuh, pemanfaatan media siber, dan pendidikan holistik.Kepemimpinan pengasuh memiliki peran penting dalam membentuk nilai, sikap, dan perilaku santri, sementara pemanfaatan media siber dapat memberikan dampak positif maupun negatif tergantung pada pola pengelolaannya.Pendidikan holistik terbukti sebagai pendekatan strategis yang mampu mengintegrasikan aspek intelektual, moral, sosial, dan spiritual dalam proses pembinaan karakter santri.Dengan demikian, integrasi antara kepemimpinan pengasuh yang adaptif, pemanfaatan media siber yang bijak, serta penerapan pendidikan holistik menjadi faktor penting dalam memperkuat pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren pada era digital Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter generasi muda, termasuk santri mahasiswa yang aktif menggunakan media siber dalam aktivitas akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pengasuh dan media siber terhadap karakter santri dengan pendidikan holistik sebagai variabel mediasi pada pondok pesantren mahasiswa modern di Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pengasuh dan media siber berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendidikan holistik dan karakter santri. Analisis juga menunjukkan bahwa pendidikan holistik memperkuat hubungan antara kepemimpinan pengasuh, media siber, dan pembentukan karakter santri. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kepemimpinan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-f1d95.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-f1d95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-f1d95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-f1d95.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-54a01.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-54a01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-54a01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-54a01.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63913-ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidika" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik" target="_blank">Pengaruh Kepemimpinan Pengasuh dan Media Siber Terhadap Karakter Santri Dimediasi oleh Pendidikan Holistik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pondok pesantren tradisional dan modern dalam hal pembentukan karakter santri, dengan mempertimbangkan peran kepemimpinan pengasuh dan media siber. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut strategi kepemimpinan pengasuh dalam mengintegrasikan media siber dan pendidikan holistik untuk membentuk karakter santri. Terakhir, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pendidikan holistik terhadap karakter santri di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter santri di era digital dipengaruhi oleh kepemimpinan pengasuh, pemanfaatan media siber, dan pendidikan holistik.Kepemimpinan pengasuh memiliki peran penting dalam membentuk nilai, sikap, dan perilaku santri, sementara pemanfaatan media siber dapat memberikan dampak positif maupun negatif tergantung pada pola pengelolaannya.Pendidikan holistik terbukti sebagai pendekatan strategis yang mampu mengintegrasikan aspek intelektual, moral, sosial, dan spiritual dalam proses pembinaan karakter santri.Dengan demikian, integrasi antara kepemimpinan pengasuh yang adaptif, pemanfaatan media siber yang bijak, serta penerapan pendidikan holistik menjadi faktor penting dalam memperkuat pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren pada era digital
<br>Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter generasi muda, termasuk santri mahasiswa yang aktif menggunakan media siber dalam aktivitas akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pengasuh dan media siber terhadap karakter santri dengan pendidikan holistik sebagai variabel mediasi pada pondok pesantren mahasiswa modern di Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pengasuh dan media siber berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendidikan holistik dan karakter santri. Analisis juga menunjukkan bahwa pendidikan holistik memperkuat hubungan antara kepemimpinan pengasuh, media siber, dan pembentukan karakter santri. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kepemimpinan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp" type="image/webp" length="88146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-2d825.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-f1d95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/ekonomi-santri-mahasiswa-karakter-pendidikan-holis-thumb-54a01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63912-asli-daerah-pembangunan-substantif-integras</link>
	<guid isPermaLink="false">7c81c62d830d573c0ab130c701e5a214</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:18:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ idan ramdani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,idan,ramdani,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam konteks pembangunan daerah Banyumas, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kearifan lokal etnis lain terhadap integrasi sosial dan ekonomi. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam memperkuat pelestarian budaya Minangkabau di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas: Dalam konteks pembangunan daerah Banyumas, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kearifan lokal etnis lain terhadap integrasi sosial dan ekonomi. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam memperkuat pelestarian budaya Minangkabau di wilayah perantauan bisa menjadi arah baru. Terakhir, analisis kebijakan daerah terhadap efektivitas sinergi antara kearifan lokal dan program pembangunan inklusif perlu dilakukan untuk memastikan implementasi yang optimal.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal etnis Padang Pariaman di Kabupaten Banyumas bukan sekadar warisan budaya yang bersifat simbolik, melainkan sumber daya sosial dan budaya yang dinamis serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.Kearifan lokal tersebut memperkuat kohesi sosial, integrasi antar-etnis, dan ekonomi lokal melalui nilai-nilai budaya, jaringan kekerabatan, serta peran organisasi komunitas.Pengakuan dan integrasi kearifan lokal komunitas perantau dalam kebijakan dan program pembangunan daerah menjadi penting untuk memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis keberagaman budaya Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kearifan lokal etnis Padang Pariaman dalam mendukung pembangunan Kabupaten Banyumas melalui dimensi sosial, ekonomi, budaya, dan kelembagaan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap Ketua Persatuan Keluarga Daerah Padang Pariaman (PKDP) Banyumas, observasi kegiatan komunitas, serta telaah dokumen kebijakan daerah dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Padang Pariaman, seperti nilai katok ampe, raso pareso, etos kerja keras, jaringan kekeluargaan, serta prinsip "di mana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-565cc.webp" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-565cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-565cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-565cc.webp 1x" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-86f0b.webp" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-86f0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-86f0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-86f0b.webp 1x" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp 1x" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63912-asli-daerah-pembangunan-substantif-integras" title="JURIS - Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas" target="_blank">Peran Kearifan Lokal Etnis Padang Pariaman dalam Mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas</a>: Dalam konteks pembangunan daerah Banyumas, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kearifan lokal etnis lain terhadap integrasi sosial dan ekonomi. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam memperkuat pelestarian budaya Minangkabau di wilayah perantauan bisa menjadi arah baru. Terakhir, analisis kebijakan daerah terhadap efektivitas sinergi antara kearifan lokal dan program pembangunan inklusif perlu dilakukan untuk memastikan implementasi yang optimal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal etnis Padang Pariaman di Kabupaten Banyumas bukan sekadar warisan budaya yang bersifat simbolik, melainkan sumber daya sosial dan budaya yang dinamis serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.Kearifan lokal tersebut memperkuat kohesi sosial, integrasi antar-etnis, dan ekonomi lokal melalui nilai-nilai budaya, jaringan kekerabatan, serta peran organisasi komunitas.Pengakuan dan integrasi kearifan lokal komunitas perantau dalam kebijakan dan program pembangunan daerah menjadi penting untuk memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis keberagaman budaya
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kearifan lokal etnis Padang Pariaman dalam mendukung pembangunan Kabupaten Banyumas melalui dimensi sosial, ekonomi, budaya, dan kelembagaan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap Ketua Persatuan Keluarga Daerah Padang Pariaman (PKDP) Banyumas, observasi kegiatan komunitas, serta telaah dokumen kebijakan daerah dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Padang Pariaman, seperti nilai katok ampe, raso pareso, etos kerja keras, jaringan kekeluargaan, serta prinsip "di mana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp" type="image/webp" length="85082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-565cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-86f0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/asli-daerah-pembangunan-substantif-integrasi-sosia-thumb-66923.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-732-uinsaizu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19111-icodev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia Oreochromis niloticus Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia Oreochromis niloticus Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia Oreochromis niloticus Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63908-kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula</link>
	<guid isPermaLink="false">9b7ce5966054ac1f2cdeb202ada3f1da</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 21:12:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ira pangesti ]]></category>
	<category><![CDATA[ indah amelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nopi rantika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amelia,indah,ira,nopi,pangesti,rantika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi nanoemulsi dengan surfaktan alami untuk meningkatkan daya tahan terhadap perubahan suhu ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi konsentrasi kolagen terhadap efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) : Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi nanoemulsi dengan surfaktan alami untuk meningkatkan daya tahan terhadap perubahan suhu ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi konsentrasi kolagen terhadap efektivitas anti-aging pada berbagai jenis kulit. Penelitian juga dapat menggabungkan nanoemulsi kolagen dengan bahan aktif lain, seperti antioksidan, untuk meningkatkan sinergi efek terapeutik. Selain itu, perlu dilakukan uji jangka panjang untuk mengevaluasi stabilitas sediaan di bawah kondisi penyimpanan ekstrem, seperti paparan sinar UV atau kelembapan tinggi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi cetak 3D untuk pembuatan sediaan serum dengan struktur yang lebih efisien dalam menyerap kolagen. Selain itu, penting untuk mengkaji keamanan jangka panjang nanoemulsi kolagen terhadap kulit sensitif melalui uji klinis terkontrol. Penelitian juga dapat mengevaluasi pengaruh faktor lingkungan, seperti pH dan suhu, terhadap stabilitas nanoemulsi selama penyimpanan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang potensi penggunaan nanoemulsi kolagen dalam produk perawatan kulit non-anti-aging, seperti pelembap atau penghalang UV. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan bahan alami sebagai alternatif surfaktan dalam formulasi nanoemulsi untuk meningkatkan keberlanjutan produk. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas nanoemulsi kolagen dalam mengatasi masalah kulit spesifik, seperti kerutan halus atau hiperpigmentasi, melalui uji klinis terkontrol.. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh formula nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) yang dihasilkan memenuhi syarat parameter sediaan nanoemulsi, seluruh formula serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) yang dihasilkan memenuhi syarat evaluasi sediaan serum, dan seluruh formula serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) tetap memenuhi persyaratan parameter stabilitas sediaan serum baik pada suhu ruang maupun suhu dingin selama 28 hari penyimpanan.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penelitian lanjutan mengenai pengujian efektivitas serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) sebagai anti-aging melalui uji in vivo pada hewan percobaan maupun uji klinis pada manusia Kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) berpotensi sebagai bahan aktif anti-aging, tetapi penetrasinya ke dalam kulit masih terbatas. Oleh karena itu, pada penelitian ini, kolagen diformulasikan dalam sistem nanoemulsi sebagai sediaan serum dan dilakukan evaluasi stabilitas fisik selama penyimpanan 28 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formula nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) dan formula serum nanoemulsi yang memenuhi syarat evaluasi sediaan yang telah ditetapkan, serta untuk mengetahui sediaan serum nanoemulsi yang memenuhi parameter uji stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula nanoemulsi memiliki ukuran partikel sebesar 21,17Ae21,83 nm, nilai zeta potensial Oe0,74... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-5f200.webp" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-5f200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-5f200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-5f200.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" alt="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-b15fe.webp" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-b15fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-b15fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-b15fe.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" alt="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" alt="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63908-kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula" title="JURIS - Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi" target="_blank">Nanoemulsi Kolagen Ikan Tilapia (Oreochromis niloticus) :  Formulasi Dan Uji Stabilitas Serum Nanoemulsi</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi nanoemulsi dengan surfaktan alami untuk meningkatkan daya tahan terhadap perubahan suhu ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi konsentrasi kolagen terhadap efektivitas anti-aging pada berbagai jenis kulit. Penelitian juga dapat menggabungkan nanoemulsi kolagen dengan bahan aktif lain, seperti antioksidan, untuk meningkatkan sinergi efek terapeutik. Selain itu, perlu dilakukan uji jangka panjang untuk mengevaluasi stabilitas sediaan di bawah kondisi penyimpanan ekstrem, seperti paparan sinar UV atau kelembapan tinggi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi cetak 3D untuk pembuatan sediaan serum dengan struktur yang lebih efisien dalam menyerap kolagen. Selain itu, penting untuk mengkaji keamanan jangka panjang nanoemulsi kolagen terhadap kulit sensitif melalui uji klinis terkontrol. Penelitian juga dapat mengevaluasi pengaruh faktor lingkungan, seperti pH dan suhu, terhadap stabilitas nanoemulsi selama penyimpanan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang potensi penggunaan nanoemulsi kolagen dalam produk perawatan kulit non-anti-aging, seperti pelembap atau penghalang UV. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan bahan alami sebagai alternatif surfaktan dalam formulasi nanoemulsi untuk meningkatkan keberlanjutan produk. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas nanoemulsi kolagen dalam mengatasi masalah kulit spesifik, seperti kerutan halus atau hiperpigmentasi, melalui uji klinis terkontrol..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, seluruh formula nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) yang dihasilkan memenuhi syarat parameter sediaan nanoemulsi, seluruh formula serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) yang dihasilkan memenuhi syarat evaluasi sediaan serum, dan seluruh formula serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) tetap memenuhi persyaratan parameter stabilitas sediaan serum baik pada suhu ruang maupun suhu dingin selama 28 hari penyimpanan.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penelitian lanjutan mengenai pengujian efektivitas serum nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) sebagai anti-aging melalui uji in vivo pada hewan percobaan maupun uji klinis pada manusia
<br>Kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) berpotensi sebagai bahan aktif anti-aging, tetapi penetrasinya ke dalam kulit masih terbatas. Oleh karena itu, pada penelitian ini, kolagen diformulasikan dalam sistem nanoemulsi sebagai sediaan serum dan dilakukan evaluasi stabilitas fisik selama penyimpanan 28 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formula nanoemulsi kolagen ikan tilapia (Oreochromis niloticus) dan formula serum nanoemulsi yang memenuhi syarat evaluasi sediaan yang telah ditetapkan, serta untuk mengetahui sediaan serum nanoemulsi yang memenuhi parameter uji stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula nanoemulsi memiliki ukuran partikel sebesar 21,17Ae21,83 nm, nilai zeta potensial Oe0,74...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp" type="image/webp" length="139576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-5f200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-b15fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/kolagen-ikan-nanoemulsi-stabilitas-formula-serum-e-thumb-4432b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3795-universitas-bth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16191-jurnal-kesehatan-bakti-tunas-husada-jurnal-ilmu-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia Pengguna Lensa Bifokal Dan Progresif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia Pengguna Lensa Bifokal Dan Progresif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia Pengguna Lensa Bifokal Dan Progresif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63904-kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio</link>
	<guid isPermaLink="false">f621e25b9bb733fbe5723baf0cb1b348</guid>
	<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 20:41:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ira pangesti ]]></category>
	<category><![CDATA[ indah amelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ nopi rantika ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amelia,indah,ira,nopi,pangesti,rantika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik pengukuran parameter optik seperti pupillary distance (PD) dan vertex distance (VD) untuk meningkatkan akurasi proses dispensing kacamata. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak penyetelan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia Pengguna Lensa Bifokal Dan Progresif: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik pengukuran parameter optik seperti pupillary distance (PD) dan vertex distance (VD) untuk meningkatkan akurasi proses dispensing kacamata. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak penyetelan bingkai kacamata terhadap kenyamanan jangka panjang pengguna lensa progresif, terutama pada populasi usia lanjut. Terakhir, studi eksperimental dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan optisien dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah adaptasi lensa multifokal secara lebih efisien.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien presbiopia pengguna lensa bifokal maupun lensa progresif merasakan kenyamanan visual awal pada saat pertama kali menggunakan kacamata setelah proses dispensing, dengan proporsi masing-masing sebesar 92,5% dan 89,3%.Sebagian besar responden juga memiliki kesesuaian parameter optik, meliputi pupillary distance (PD), vertex distance (VD), kesesuaian resep kacamata, dan frame fitting.Temuan ini menunjukkan bahwa kenyamanan visual awal pada pengguna lensa multifokal berkaitan dengan kesesuaian parameter optik dan proses dispensing yang dilakukan Presbiopia merupakan gangguan penglihatan akibat penurunan kemampuan akomodasi mata seiring bertambahnya usia sehingga memerlukan koreksi menggunakan lensa bifokal atau progresif. Kenyamanan visual menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan penggunaan kedua jenis lensa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kenyamanan visual pada pasien presbiopia pengguna lensa bifokal dan progresif di Optik Orbita Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, terdiri atas 53 pengguna lensa bifokal dan 47 pengguna lensa progresif. Data diperoleh melalui pemeriksaan kesesuaian parameter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp 1x" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" alt="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8fed8.webp" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8fed8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8fed8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8fed8.webp 1x" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" alt="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-21c26.webp" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-21c26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-21c26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-21c26.webp 1x" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" alt="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63904-kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio" title="JURIS - Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif" target="_blank">Kenyamanan Visual Pada Pasien Presbiopia  Pengguna Lensa Bifokal  Dan Progresif</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik pengukuran parameter optik seperti pupillary distance (PD) dan vertex distance (VD) untuk meningkatkan akurasi proses dispensing kacamata. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak penyetelan bingkai kacamata terhadap kenyamanan jangka panjang pengguna lensa progresif, terutama pada populasi usia lanjut. Terakhir, studi eksperimental dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan optisien dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah adaptasi lensa multifokal secara lebih efisien..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien presbiopia pengguna lensa bifokal maupun lensa progresif merasakan kenyamanan visual awal pada saat pertama kali menggunakan kacamata setelah proses dispensing, dengan proporsi masing-masing sebesar 92,5% dan 89,3%.Sebagian besar responden juga memiliki kesesuaian parameter optik, meliputi pupillary distance (PD), vertex distance (VD), kesesuaian resep kacamata, dan frame fitting.Temuan ini menunjukkan bahwa kenyamanan visual awal pada pengguna lensa multifokal berkaitan dengan kesesuaian parameter optik dan proses dispensing yang dilakukan
<br>Presbiopia merupakan gangguan penglihatan akibat penurunan kemampuan akomodasi mata seiring bertambahnya usia sehingga memerlukan koreksi menggunakan lensa bifokal atau progresif. Kenyamanan visual menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan penggunaan kedua jenis lensa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kenyamanan visual pada pasien presbiopia pengguna lensa bifokal dan progresif di Optik Orbita Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, terdiri atas 53 pengguna lensa bifokal dan 47 pengguna lensa progresif. Data diperoleh melalui pemeriksaan kesesuaian parameter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp" type="image/webp" length="110398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8671c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-8fed8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/kenyamanan-visual-bifokal-progresif-pasien-presbio-thumb-21c26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3795-universitas-bth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16191-jurnal-kesehatan-bakti-tunas-husada-jurnal-ilmu-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 03 Sep 2026 01:32:40 +0700. 24 items. Served in: 9.413 seconds [rss] -->
