<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.304-20aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.304-20aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 11:56:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:56:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-20T11:56:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Disiplin Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Disiplin Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Disiplin Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59612-negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner</link>
	<guid isPermaLink="false">83de3f0d8718c3e5256528165710945c</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:14:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tax amnesty ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amnesty,common,crawl,tax,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja PNS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu ada penekanan perhatian pada masalah disiplin dengan memberikan hukuman atau sanksi tegas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten: Untuk meningkatkan kinerja PNS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu ada penekanan perhatian pada masalah disiplin dengan memberikan hukuman atau sanksi tegas untuk pegawai yang tidak mematuhi ketepatan waktu kerja atau tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas. Kedua, mempertahankan kinerja PNS dengan meningkatkan motivasi melalui penghargaan bagi pegawai yang berprestasi, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri. Ketiga, pelatihan yang diterima para pegawai dapat terus diberikan dengan mempermudah teknik atau model pelatihan agar mudah diterima oleh peserta didik. Dengan demikian, disiplin, motivasi, dan pelatihan kerja dapat meningkatkan moralitas pegawai dan tanggung jawab yang penuh.. Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja PNS di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten.Hubungan antara Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi terhadap Kinerja PNS memiliki tingkat hubungan yang kuat.Peningkatan kinerja PNS dapat dilakukan melalui pemberian motivasi, penerapan disiplin, dan pemberian kesempatan yang lebih bagi pegawai untuk mengikuti pelatihan-pelatihan.Peningkatan disiplin dapat dilakukan dengan memberlakukan tata tertib dan peraturan yang berlaku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif atau korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja PNS. Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi secara bersama-sama juga berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja PNS di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-9b728.webp" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-9b728.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-9b728.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-9b728.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" alt="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-71f19.webp" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-71f19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-71f19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-71f19.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" alt="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" alt="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59612-negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner" title="JURIS - Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten" target="_blank">Pengaruh Disiplin, Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Banten</a>: Untuk meningkatkan kinerja PNS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu ada penekanan perhatian pada masalah disiplin dengan memberikan hukuman atau sanksi tegas untuk pegawai yang tidak mematuhi ketepatan waktu kerja atau tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas. Kedua, mempertahankan kinerja PNS dengan meningkatkan motivasi melalui penghargaan bagi pegawai yang berprestasi, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri. Ketiga, pelatihan yang diterima para pegawai dapat terus diberikan dengan mempermudah teknik atau model pelatihan agar mudah diterima oleh peserta didik. Dengan demikian, disiplin, motivasi, dan pelatihan kerja dapat meningkatkan moralitas pegawai dan tanggung jawab yang penuh..
<br>Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja PNS di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten.Hubungan antara Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi terhadap Kinerja PNS memiliki tingkat hubungan yang kuat.Peningkatan kinerja PNS dapat dilakukan melalui pemberian motivasi, penerapan disiplin, dan pemberian kesempatan yang lebih bagi pegawai untuk mengikuti pelatihan-pelatihan.Peningkatan disiplin dapat dilakukan dengan memberlakukan tata tertib dan peraturan yang berlaku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif atau korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja PNS. Disiplin, Pelatihan, dan Motivasi secara bersama-sama juga berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja PNS di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp" type="image/webp" length="81544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-9b728.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-71f19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/negeri-sipil-pns-disiplin-pelatihan-motivasi-kiner-thumb-0b387.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59613-teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">82c1f43554f69ec3b1060523f5d8adc4</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:13:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta mengeksplorasi teknik-teknik lain dalam deep learning untuk meningkatkan akurasi pengenalan wajah. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada pengembangan sistem pengenalan wajah yang lebih tahan terhadap perubahan atribut wajah, seperti janggut, kumis, dan kacamata, serta kondisi pencahayaan yang bervariasi.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network menggunakan library keras dengan hasil persentase yang cukup baik dengan tingkat kecocokan data sebesar 98,57%.Dari 30 data testing, hampir semua memiliki kecocokan dengan database yang ada.Pada proses training, ukuran gambar mempengaruhi tingkat akurasi dan waktu pelatihan data.Semakin besar ukuran gambar yang dilatih maka semakin lama proses pembelajarannya.Penggunaan jumlah layer pada proses training juga mempengaruhi tingkat keakurasian dalam pengujian data.Semakin banyak layer yang digunakan maka semakin baik hasil yang didapatkan Sistem pengenalan wajah merupakan topik yang sering dipelajari di bidang computer vision dalam beberapa dekade ini. Sistem ini telah diaplikasikan dalam beberapa bidang, semisal pada smartphone untuk facelock, imigrasi, dan juga di media sosial untuk atasi face tagging. Pengenalan wajah sendiri terdiri dari tahap deteksi dan klasifikasi. Kedua tahap tersebut begitu cepat dilakukan oleh manusia tetapi lama bagi komputer. Kemampuan manusia ingin diduplikasi oleh para peneliti dalam beberapa tahun belakangan ini dalam teknologi biometrik di bidang computer vision dengan tujuan membentuk suatu model untuk pengenalan citra wajah pada komputer. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59613-teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah" target="_blank">Implementasi Deep Learning berbasis Keras untuk Pengenalan Wajah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan model Convolutional Neural Network dengan menambahkan layer dan meningkatkan ukuran gambar input. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan menguji performa sistem pada dataset yang lebih besar dan beragam, serta mengeksplorasi teknik-teknik lain dalam deep learning untuk meningkatkan akurasi pengenalan wajah. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada pengembangan sistem pengenalan wajah yang lebih tahan terhadap perubahan atribut wajah, seperti janggut, kumis, dan kacamata, serta kondisi pencahayaan yang bervariasi..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network menggunakan library keras dengan hasil persentase yang cukup baik dengan tingkat kecocokan data sebesar 98,57%.Dari 30 data testing, hampir semua memiliki kecocokan dengan database yang ada.Pada proses training, ukuran gambar mempengaruhi tingkat akurasi dan waktu pelatihan data.Semakin besar ukuran gambar yang dilatih maka semakin lama proses pembelajarannya.Penggunaan jumlah layer pada proses training juga mempengaruhi tingkat keakurasian dalam pengujian data.Semakin banyak layer yang digunakan maka semakin baik hasil yang didapatkan
<br>Sistem pengenalan wajah merupakan topik yang sering dipelajari di bidang computer vision dalam beberapa dekade ini. Sistem ini telah diaplikasikan dalam beberapa bidang, semisal pada smartphone untuk facelock, imigrasi, dan juga di media sosial untuk atasi face tagging. Pengenalan wajah sendiri terdiri dari tahap deteksi dan klasifikasi. Kedua tahap tersebut begitu cepat dilakukan oleh manusia tetapi lama bagi komputer. Kemampuan manusia ingin diduplikasi oleh para peneliti dalam beberapa tahun belakangan ini dalam teknologi biometrik di bidang computer vision dengan tujuan membentuk suatu model untuk pengenalan citra wajah pada komputer.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" type="image/webp" length="155132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-eff41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-ce44a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/teknologi-biometrik-wajah-validasi-performa-sistem-thumb-1dab5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android Co Pad Companion Pad ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59610-aplikasi-android-tmc-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">3dcb1a45e8bb0701d9d2a7da96abb7ef</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android "Co-Pad" (Companion Pad): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform kesehatan digital lainnya, seperti aplikasi kesehatan atau sistem informasi rumah sakit, agar pengguna dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan akurasi sistem dalam mendiagnosa penyakit, dengan menggunakan teknik-teknik machine learning atau algoritma kecerdasan buatan yang lebih canggih.. Berdasarkan pada hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem bekerja dengan cukup baik, meskipun terkadang masih ada bug yang terkadang muncul dikarenakan berbagai hal.Sistem mampu mendiagnosa, menampilkan data diri dan riwayat diagnosa, menampilkan daftar serta dapat menampilkan peta penyedia layanan kesehatan disekitar pengguna.Fitur masukan suara dapat dengan akurat menerjemahkan suara menjadi teks.Berdasarkan pengujian validasi Aturan/rule, aplikasi mampu memberikan hasil diagnosa yang sesuai dengan hasil diagnosa pakar, sehingga pengguna dapat mengetahui gejala-gejala penyakit tanpa harus ke dokter karena validitas sistem sudah teruji, jika penyakitnya masih tergolong ringan dan dapat ditangani sendiri.Aplikasi ini termasuk sistem pakar yang baik karena dapat memberikan hasil yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik, dibuktikan dengan presentase user acceptance mencapai 82,6% Kebanyakan orang tidak mengetahui gejala-gejala penyakit yang ada sehingga tidak memperhatikan hal tersebut, dan akan pergi ke dokter bila sudah terasa sangat sakit dan mengganggu aktivitas. Padahal dengan mengetahui gejala penyakitnya, mereka dapat mencegah agar sakitnya tidak menjadi lebih parah. Sistem ini dibuat guna membantu masyarakat mendeteksi gejala-gejala penyakit yang mereka rasakan agar penyakit dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah. Sistem dibuat berbasis android agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat. Penambahan fitur masukan suara (voice recognition) bertujuan untuk lebih memudahkan masyarakat menggunakan sistem ini. Sistem akan menarik kesimpulan dengan metode decision tree berdasarkan aturan/rule yang tersedia. Sistem juga akan memberikan informasi mendetail tentang keterangan, gejala... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" alt="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59610-aplikasi-android-tmc-kesehatan" title="JURIS - Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android &quot;Co-Pad&quot; (Companion Pad)" target="_blank">Aplikasi Sistem Pakar Pendamping Perawatan Kesehatan Pribadi berbasis Android "Co-Pad" (Companion Pad)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan referensi penyakit yang lebih komprehensif, sehingga dapat mendiagnosa berbagai penyakit dengan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform kesehatan digital lainnya, seperti aplikasi kesehatan atau sistem informasi rumah sakit, agar pengguna dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan akurasi sistem dalam mendiagnosa penyakit, dengan menggunakan teknik-teknik machine learning atau algoritma kecerdasan buatan yang lebih canggih..
<br>Berdasarkan pada hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem bekerja dengan cukup baik, meskipun terkadang masih ada bug yang terkadang muncul dikarenakan berbagai hal.Sistem mampu mendiagnosa, menampilkan data diri dan riwayat diagnosa, menampilkan daftar serta dapat menampilkan peta penyedia layanan kesehatan disekitar pengguna.Fitur masukan suara dapat dengan akurat menerjemahkan suara menjadi teks.Berdasarkan pengujian validasi Aturan/rule, aplikasi mampu memberikan hasil diagnosa yang sesuai dengan hasil diagnosa pakar, sehingga pengguna dapat mengetahui gejala-gejala penyakit tanpa harus ke dokter karena validitas sistem sudah teruji, jika penyakitnya masih tergolong ringan dan dapat ditangani sendiri.Aplikasi ini termasuk sistem pakar yang baik karena dapat memberikan hasil yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik, dibuktikan dengan presentase user acceptance mencapai 82,6%
<br>Kebanyakan orang tidak mengetahui gejala-gejala penyakit yang ada sehingga tidak memperhatikan hal tersebut, dan akan pergi ke dokter bila sudah terasa sangat sakit dan mengganggu aktivitas. Padahal dengan mengetahui gejala penyakitnya, mereka dapat mencegah agar sakitnya tidak menjadi lebih parah. Sistem ini dibuat guna membantu masyarakat mendeteksi gejala-gejala penyakit yang mereka rasakan agar penyakit dapat dicegah sebelum menjadi lebih parah. Sistem dibuat berbasis android agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat. Penambahan fitur masukan suara (voice recognition) bertujuan untuk lebih memudahkan masyarakat menggunakan sistem ini. Sistem akan menarik kesimpulan dengan metode decision tree berdasarkan aturan/rule yang tersedia. Sistem juga akan memberikan informasi mendetail tentang keterangan, gejala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" type="image/webp" length="232798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-7a702.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-26161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/aplikasi-android-tmc-kesehatan-sistem-m-paspor-aku-thumb-d5b23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kursus Calon Pengantin SUSCATIN Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59609-efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra</link>
	<guid isPermaLink="false">2ca6815a8f59c886dc1f956ece242485</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bimbingan perkawinan atau kursus calon pengantin, agar mereka memahami manfaatnya dalam membangun keluarga yang harmonis. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penyampaian materi dalam kursus calon pengantin, seperti dialog, simulasi, dan studi kasus, agar peserta lebih memahami berbagai permasalahan dan menemukan solusi yang tepat.. Kesimpulan penelitian yakni keberadaan SUSCATIN seharusnya menjadi perhatian bagi kehidupan masyarakat terutama dalam membina keluarga sebelum menikah dan tidak ada lagi anggapan bahwa SUSCATIN hanya bermuatan nasehat secara umum Pemberian bimbingan dan pembinaan sebelum menikah kepada kedua calon pengantin bertujuan untuk membangun motivasi yang tepat, yang sangat penting untuk mempertahankan pernikahan. Tercatat sebanyak 3.759 jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Palu Kelas 1a sejak tahun 2019 hingga 2021, melihat fenomena tingginya angka perceraian tersebut menjadikan program SUSCATIN menjadi salah satu solusi dari pemerintah yang diamanatkan dalam regulasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan Sosiolojical dan perundang-undangan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan kursus yang diselenggarakan melalui pemberian materi, narasumber, penjadwalan, serta prosedur pelaksanaan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp 1x" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" alt="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59609-efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra" title="JURIS - Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga" target="_blank">Kursus Calon Pengantin (SUSCATIN): Solusi Cerdas untuk Ketahanan Rumah Tangga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang mengatur program SUSCATIN, terutama dari aspek struktur, substansi, dan budaya hukum. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bimbingan perkawinan atau kursus calon pengantin, agar mereka memahami manfaatnya dalam membangun keluarga yang harmonis. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode penyampaian materi dalam kursus calon pengantin, seperti dialog, simulasi, dan studi kasus, agar peserta lebih memahami berbagai permasalahan dan menemukan solusi yang tepat..
<br>Kesimpulan penelitian yakni keberadaan SUSCATIN seharusnya menjadi perhatian bagi kehidupan masyarakat terutama dalam membina keluarga sebelum menikah dan tidak ada lagi anggapan bahwa SUSCATIN hanya bermuatan nasehat secara umum
<br>Pemberian bimbingan dan pembinaan sebelum menikah kepada kedua calon pengantin bertujuan untuk membangun motivasi yang tepat, yang sangat penting untuk mempertahankan pernikahan. Tercatat sebanyak 3.759 jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Palu Kelas 1a sejak tahun 2019 hingga 2021, melihat fenomena tingginya angka perceraian tersebut menjadikan program SUSCATIN menjadi salah satu solusi dari pemerintah yang diamanatkan dalam regulasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan Sosiolojical dan perundang-undangan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan kursus yang diselenggarakan melalui pemberian materi, narasumber, penjadwalan, serta prosedur pelaksanaan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" type="image/webp" length="85594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-8f7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-c7a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/efektivitas-suscatin-ketahanan-rumah-tangga-progra-thumb-7b61f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3011-jurnalfamilia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16153-familia-jurnal-hukum-keluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59608-norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga</link>
	<guid isPermaLink="false">0da72dbb9dbd93c684af3a05ecc613e7</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam dan kewajiban mereka terhadap perjanjian HAM internasional. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara konkret untuk mengharmonisasikan prinsip-prinsip HAM dalam konteks lokal, dengan mempertimbangkan dinamika sosial-politik dan interpretasi lokal. Studi ini juga dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi hukum keluarga Islam yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong perubahan positif.. Integrasi hak asasi manusia (HAM) dalam hukum keluarga Islam sangat penting untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan semua anggota keluarga.Meskipun hukum keluarga Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis telah mengajarkan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan, penerapannya sering kali bervariasi tergantung pada konteks budaya dan sosial.Negara-negara Muslim yang telah mengambil langkah-langkah untuk menyesuaikan hukum keluarga mereka dengan standar HAM internasional menunjukkan bahwa hukum keluarga Islam dapat berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai universal HAM.Namun, tantangan masih ada dalam mengatasi beberapa ketentuan tradisional yang masih menjadi perdebatan.Oleh karena itu, dialog yang berkelanjutan antara ulama, akademisi, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk menemukan solusi yang menghormati prinsip-prinsip Islam sekaligus memenuhi standar HAM.Harmonisasi antara hukum keluarga Islam dan prinsip-prinsip HAM merupakan proses yang kompleks dan memerlukan perubahan dalam pemahaman serta penerimaan masyarakat.Tantangan utama berasal dari perbedaan interpretasi antara hukum syariah tradisional dan norma-norma HAM modern, serta resistensi dari kelompok konservatif terhadap reformasi hukum yang sesuai dengan HAM.Meskipun demikian, ada peluang besar untuk menciptakan sinergi melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, serta partisipasi perempuan dalam legislasi dan pengambilan keputusan.Dukungan dari organisasi internasional dan kerjasama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil juga penting untuk mendorong perubahan yang lebih cepat dan efektif.Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis dialog, harmonisasi ini dapat tercapai, menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berkeadilan bagi semua anggota keluarga Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hak asasi manusia (HAM) diintegrasikan dalam hukum keluarga Islam dan sejauh mana hukum ini memenuhi standar internasional HAM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) bersifat kualitatif, dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, artikel, serta tesis dan disertasi yang relevan. Proses analisis meliputi pengumpulan, kategorisasi, dan analisis isi (content analysis) terhadap teks yang kemudian diinterpretasikan berdasarkan teori-teori HAM dan hukum keluarga Islam. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" alt="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59608-norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga" title="JURIS - Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal" target="_blank">Integrasi Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Keluarga Islam Secara Universal</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan hukum keluarga Islam di berbagai negara dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut menyeimbangkan antara komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam dan kewajiban mereka terhadap perjanjian HAM internasional. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara konkret untuk mengharmonisasikan prinsip-prinsip HAM dalam konteks lokal, dengan mempertimbangkan dinamika sosial-politik dan interpretasi lokal. Studi ini juga dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi hukum keluarga Islam yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong perubahan positif..
<br>Integrasi hak asasi manusia (HAM) dalam hukum keluarga Islam sangat penting untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan semua anggota keluarga.Meskipun hukum keluarga Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis telah mengajarkan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan, penerapannya sering kali bervariasi tergantung pada konteks budaya dan sosial.Negara-negara Muslim yang telah mengambil langkah-langkah untuk menyesuaikan hukum keluarga mereka dengan standar HAM internasional menunjukkan bahwa hukum keluarga Islam dapat berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai universal HAM.Namun, tantangan masih ada dalam mengatasi beberapa ketentuan tradisional yang masih menjadi perdebatan.Oleh karena itu, dialog yang berkelanjutan antara ulama, akademisi, dan pembuat kebijakan diperlukan untuk menemukan solusi yang menghormati prinsip-prinsip Islam sekaligus memenuhi standar HAM.Harmonisasi antara hukum keluarga Islam dan prinsip-prinsip HAM merupakan proses yang kompleks dan memerlukan perubahan dalam pemahaman serta penerimaan masyarakat.Tantangan utama berasal dari perbedaan interpretasi antara hukum syariah tradisional dan norma-norma HAM modern, serta resistensi dari kelompok konservatif terhadap reformasi hukum yang sesuai dengan HAM.Meskipun demikian, ada peluang besar untuk menciptakan sinergi melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, serta partisipasi perempuan dalam legislasi dan pengambilan keputusan.Dukungan dari organisasi internasional dan kerjasama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil juga penting untuk mendorong perubahan yang lebih cepat dan efektif.Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis dialog, harmonisasi ini dapat tercapai, menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berkeadilan bagi semua anggota keluarga
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hak asasi manusia (HAM) diintegrasikan dalam hukum keluarga Islam dan sejauh mana hukum ini memenuhi standar internasional HAM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) bersifat kualitatif, dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, artikel, serta tesis dan disertasi yang relevan. Proses analisis meliputi pengumpulan, kategorisasi, dan analisis isi (content analysis) terhadap teks yang kemudian diinterpretasikan berdasarkan teori-teori HAM dan hukum keluarga Islam. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" type="image/webp" length="85574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-1c0c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-63f62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/norma-ham-islam-negara-muslim-regulasi-keluarga-as-thumb-e9814.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3011-jurnalfamilia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16153-familia-jurnal-hukum-keluarga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59607-proses-karakter-anak-sekolah-identit</link>
	<guid isPermaLink="false">b225540a25cbaa5416d4c7fe36b48f70</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 5 ra hidayat ]]></category>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[5,common,counter,crawl,flag,hidayat,ra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memanfaatkan teknologi dalam pengajaran nilai-nilai agama dan moral, sambil tetap menjaga keseimbangan antara penggunaan gadget dan interaksi sosial langsung. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di rumah, termasuk strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran agama dan moral. Akhirnya, studi ini dapat mengusulkan model kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua, yang dapat mencakup pelatihan orang tua, komunikasi terstruktur antara sekolah dan rumah, serta kegiatan bersama yang memperkuat nilai-nilai karakter religius.. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 mampu membentuk akhlak mulia dan karakter religius anak usia dini.Metode ini memungkinkan anak untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam, sekaligus membangun fondasi karakter yang kuat sejak dini.Namun, tantangan muncul dari pengaruh gadget, yang sering kali mengurangi fokus dan kedisiplinan anak selama proses belajar.Upaya pembatasan penggunaan perangkat digital di sekolah dan pengalihan perhatian anak melalui kegiatan bermain yang aktif dan kreatif terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif tersebut, sekaligus mendorong interaksi sosial yang lebih baik di antara anak-anak.Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan karakter anak.Partisipasi orang tua di rumah, terutama dalam mendampingi hafalan doa dan hadits, dapat memperkuat nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dan menciptakan kontinuitas dalam pendidikan karakter.Untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh dengan karakter religius yang kuat di tengah tantangan era digital Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 dalam membentuk akhlak mulia dan karakter religius pada anak usia dini di era digital. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena yang terjadi, di mana pengaruh perangkat digital terhadap karakter anak menjadi tantangan tersendiri. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai metode pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan efektif dalam membentuk karakter religius, namun tantangan utama berupa pengaruh gadget memerlukan langkah preventif melalui pembatasan penggunaan di sekolah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" alt="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59607-proses-karakter-anak-sekolah-identit" title="JURIS - Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital" target="_blank">Strategi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Membentuk Akhlak Mulia dan Karakter Religius di Era Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan pendekatan pembiasaan dengan teknologi pendidikan. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memanfaatkan teknologi dalam pengajaran nilai-nilai agama dan moral, sambil tetap menjaga keseimbangan antara penggunaan gadget dan interaksi sosial langsung. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di rumah, termasuk strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran agama dan moral. Akhirnya, studi ini dapat mengusulkan model kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua, yang dapat mencakup pelatihan orang tua, komunikasi terstruktur antara sekolah dan rumah, serta kegiatan bersama yang memperkuat nilai-nilai karakter religius..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 mampu membentuk akhlak mulia dan karakter religius anak usia dini.Metode ini memungkinkan anak untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam, sekaligus membangun fondasi karakter yang kuat sejak dini.Namun, tantangan muncul dari pengaruh gadget, yang sering kali mengurangi fokus dan kedisiplinan anak selama proses belajar.Upaya pembatasan penggunaan perangkat digital di sekolah dan pengalihan perhatian anak melalui kegiatan bermain yang aktif dan kreatif terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif tersebut, sekaligus mendorong interaksi sosial yang lebih baik di antara anak-anak.Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan karakter anak.Partisipasi orang tua di rumah, terutama dalam mendampingi hafalan doa dan hadits, dapat memperkuat nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dan menciptakan kontinuitas dalam pendidikan karakter.Untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh dengan karakter religius yang kuat di tengah tantangan era digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan di Bustanul Aisyiyah Ketro 1 dalam membentuk akhlak mulia dan karakter religius pada anak usia dini di era digital. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali fenomena yang terjadi, di mana pengaruh perangkat digital terhadap karakter anak menjadi tantangan tersendiri. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai metode pembiasaan melalui hafalan doa dan hadits serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan efektif dalam membentuk karakter religius, namun tantangan utama berupa pengaruh gadget memerlukan langkah preventif melalui pembatasan penggunaan di sekolah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" type="image/webp" length="85992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-29e61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-e40b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/proses-karakter-anak-sekolah-identitas-religius-ag-thumb-dec39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10529-al-athfal-jurnal-pendidikan-anak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59606-analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">9969d36f5380953292a20fe7cd429b41</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran: Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Guru harus mampu menyusun instrumen tes maupun non tes, mampu membuat keputusan bagi posisi siswa-siswanya, apakah telah dicapai harapan penguasaannya secara optimal atau belum. Kemampuan guru dalam melakukan evaluasi merupakan kompetensi guru yang sangat penting. Evaluasi dipandang sebagai masukan yang diperoleh dari proses pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu proses belajar mengajar. Dalam keadaan pengambilan keputusan proses pembelajaran, evaluasi sangat penting karena telah memberikan informasi mengenai keterlaksanaan proses belajar mengajar, sehingga dapat berfungsi sebagai pembantu dan pengontrol pelaksanaan proses belajar mengajar. Di samping itu, fungsi evaluasi proses adalah memberikan informasi tentang hasil yang dicapai, maupun kelemahan-kelemahan dan kebutuhan tehadap perbaikan program lebih lanjut yang selanjutnya informasi ini sebagai umpan balik (feedback) bagi guru dalam mengarahkan kembali penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan rencana dari rencana semula menuju tujuan yang akan dicapai.. Dalam keseluruhan proses pendidikan, secara garis besar evaluasi berfungsi untuk.Dalam evaluasi formatif, hasil dari evaluasi selanjutnya digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa.Mengetahui status akademis seseorang siswa dalam kelasnya.Mengetahui penguasaan, kekuatan dalam kelemahan seseorang siswa atas suatu unit pelajaran.Mengetahui efisiensi metode mengajar yang digunakan guru.Memberi laporan kepada siswa dan orang tua.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan promosi siswa.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan pengurusan (streaming).Hasil evalusi dapat digunakan untuk keperluan perencanaan pendidikan, serta memberi informasi kepada masyarakat yang memerlukan, dan merupakan feedback bagi siswa, guru dan program pengajaran.Sebagai alat motivasi belajar mengajar untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terkait dengan evaluasi pengajaran, dan untuk mengetahui evaluasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Kompetensi guru adalah kemampuan, keahlian dan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai dengan evaluasi. Dalam hal evaluasi, seorang guru dikatakan memahami kompetensi teknis dan prosedur evaluasi, serta mampu melaksanakan evaluasi sehingga memperoleh hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" alt="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59606-analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa" title="JURIS - Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran" target="_blank">Kompetensi Guru Pendidikakan Agama Islam dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran</a>: Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar, guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Guru harus mampu menyusun instrumen tes maupun non tes, mampu membuat keputusan bagi posisi siswa-siswanya, apakah telah dicapai harapan penguasaannya secara optimal atau belum. Kemampuan guru dalam melakukan evaluasi merupakan kompetensi guru yang sangat penting. Evaluasi dipandang sebagai masukan yang diperoleh dari proses pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu proses belajar mengajar. Dalam keadaan pengambilan keputusan proses pembelajaran, evaluasi sangat penting karena telah memberikan informasi mengenai keterlaksanaan proses belajar mengajar, sehingga dapat berfungsi sebagai pembantu dan pengontrol pelaksanaan proses belajar mengajar. Di samping itu, fungsi evaluasi proses adalah memberikan informasi tentang hasil yang dicapai, maupun kelemahan-kelemahan dan kebutuhan tehadap perbaikan program lebih lanjut yang selanjutnya informasi ini sebagai umpan balik (feedback) bagi guru dalam mengarahkan kembali penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan rencana dari rencana semula menuju tujuan yang akan dicapai..
<br>Dalam keseluruhan proses pendidikan, secara garis besar evaluasi berfungsi untuk.Dalam evaluasi formatif, hasil dari evaluasi selanjutnya digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa.Mengetahui status akademis seseorang siswa dalam kelasnya.Mengetahui penguasaan, kekuatan dalam kelemahan seseorang siswa atas suatu unit pelajaran.Mengetahui efisiensi metode mengajar yang digunakan guru.Memberi laporan kepada siswa dan orang tua.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan promosi siswa.Hasil evaluasi dapat digunakan untuk keperluan pengurusan (streaming).Hasil evalusi dapat digunakan untuk keperluan perencanaan pendidikan, serta memberi informasi kepada masyarakat yang memerlukan, dan merupakan feedback bagi siswa, guru dan program pengajaran.Sebagai alat motivasi belajar mengajar untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah yang bersangkutan
<br>Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran untuk mengetahui kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terkait dengan evaluasi pengajaran, dan untuk mengetahui evaluasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Kompetensi guru adalah kemampuan, keahlian dan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai dengan evaluasi. Dalam hal evaluasi, seorang guru dikatakan memahami kompetensi teknis dan prosedur evaluasi, serta mampu melaksanakan evaluasi sehingga memperoleh hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" type="image/webp" length="41528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-6c6d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-d866c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-hasil-asesmen-kompetensi-teknis-mahasiswa-thumb-bcd4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59605-sumber-daya-organisasi-non-profit-manaj</link>
	<guid isPermaLink="false">792afd14270db0e52e83b0d590f3ebf4</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit: Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pengelolaan organisasi nirlaba, terutama dalam hal perencanaan program dan implementasinya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada bagaimana organisasi nirlaba dapat meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar departemen untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, organisasi nirlaba dapat menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai misi sosial mereka.. Organisasi nirlaba memiliki fokus pada tujuan sosial, bukan untuk mendapatkan laba.Semua bantuan dana yang diperoleh digunakan atau di sumbangkan untuk mencapai tujuannya yaitu memenuhi biaya operasional.Organisasi nirlaba tidak menyalurkan pendapatan mereka kepada pemiliknya.Akan tetapi mereka menggunakan dana tersebut untuk sosial dan kepentingan bersama.Manajemen strategik sangat dibutuhkan oleh organisasi nirlaba untuk pengelolaan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi tersebut.Pengelolaan organisasi supaya bisa dilaksanakan dengan terarah maka ada 3 tahapan yang dilalui yaitu.formulasi strategik untuk merencanakan program, implementasi strategik untuk melaksanakan program dan evaluasi strategik untuk mengawasi dan memperbaiki pelaksanaan program yang belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan Organisasi nirlaba tidak menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya, karena uang yang diterima oleh organisasi nirlaba tersebut akan digunakan untuk membantu mendanai operasional organisasi sesuai tujuan dan sasaran organisasi dan disalurkan atau disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kasus yang terjadi dengan dompet dhu'afa dan masjid Ceng Hoo, kedua organisasi tersebut termasuk dalam organisasi nirlaba atau non profit yang memiliki kendala dalam memaksimalkan fungsi manajemen yaitu perencanaan program. Maka dari itu tulisan ini bertujuan untuk memaparkan tentang organisasi nirlaba atau non profit dan tahapan-tahapan manajemen strategik yang didalamnya termasuk perencanaan atau perencanaan program. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" alt="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59605-sumber-daya-organisasi-non-profit-manaj" title="JURIS - Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit" target="_blank">Manajemen Strategik dalam Organisasi Non Profit</a>: Untuk meningkatkan efektivitas organisasi nirlaba, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana organisasi nirlaba dapat mengoptimalkan sumber daya dan dana yang mereka miliki untuk mencapai tujuan sosial mereka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pengelolaan organisasi nirlaba, terutama dalam hal perencanaan program dan implementasinya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada bagaimana organisasi nirlaba dapat meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar departemen untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, organisasi nirlaba dapat menjadi lebih efisien dan efektif dalam mencapai misi sosial mereka..
<br>Organisasi nirlaba memiliki fokus pada tujuan sosial, bukan untuk mendapatkan laba.Semua bantuan dana yang diperoleh digunakan atau di sumbangkan untuk mencapai tujuannya yaitu memenuhi biaya operasional.Organisasi nirlaba tidak menyalurkan pendapatan mereka kepada pemiliknya.Akan tetapi mereka menggunakan dana tersebut untuk sosial dan kepentingan bersama.Manajemen strategik sangat dibutuhkan oleh organisasi nirlaba untuk pengelolaan organisasi demi tercapainya tujuan organisasi tersebut.Pengelolaan organisasi supaya bisa dilaksanakan dengan terarah maka ada 3 tahapan yang dilalui yaitu.formulasi strategik untuk merencanakan program, implementasi strategik untuk melaksanakan program dan evaluasi strategik untuk mengawasi dan memperbaiki pelaksanaan program yang belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan
<br>Organisasi nirlaba tidak menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya, karena uang yang diterima oleh organisasi nirlaba tersebut akan digunakan untuk membantu mendanai operasional organisasi sesuai tujuan dan sasaran organisasi dan disalurkan atau disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kasus yang terjadi dengan dompet dhu'afa dan masjid Ceng Hoo, kedua organisasi tersebut termasuk dalam organisasi nirlaba atau non profit yang memiliki kendala dalam memaksimalkan fungsi manajemen yaitu perencanaan program. Maka dari itu tulisan ini bertujuan untuk memaparkan tentang organisasi nirlaba atau non profit dan tahapan-tahapan manajemen strategik yang didalamnya termasuk perencanaan atau perencanaan program.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" type="image/webp" length="42592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-5a6ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-7b269.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/sumber-daya-organisasi-non-profit-manajemen-nirlab-thumb-267dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59604-perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritu</link>
	<guid isPermaLink="false">4ea8ac3a9406dd8abf1099b219541483</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ taman madiun ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full version ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[front,full,madiun,matter,taman,version]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan tasawwuf kepada generasi muda, terutama dalam konteks pendidikan agama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya Indonesia, serta bagaimana permainan ini dapat membantu dalam pengembangan karakter dan spiritualitas individu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan formal, terutama dalam konteks pendidikan agama, untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai tasawwuf.. Permainan digunakan secara luas oleh orang-orang, terutama anak-anak, untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka.Namun, jarang sekali orang mengambil pelajaran di balik permainan tersebut.Selain itu, permainan tradisional Indonesia sebagai warisan budaya kurang menarik bagi anak-anak saat ini.Oleh karena itu, perlu untuk mereinventasi makna setiap permainan untuk merefleksikan kebaikan kepada anak-anak sambil melestarikan tradisi Indonesia.Peran guru dan orang tua sangat diperlukan karena mereka tahu bagaimana menjelaskan kepada anak-anak.Permainan telah menjadi kontroversial di kalangan sarjana Islam karena dapat menjadi lalai.Namun, jika digunakan dengan bijaksana dan tidak melanggar syariah, maka permainan diperbolehkan.Dengan demikian, jika permainan dapat bermanfaat bagi pemain, permainan dapat menjadi sunnah, seperti berkuda dan menembak.Namun, jika permainan merugikan pemain, permainan dianggap haram.Berbeda dengan permainan lainnya, permainan tradisional Indonesia pada dasarnya memiliki nilai mulia daripada permainan digital di era kontemporer.Permainan tradisional Indonesia juga bermanfaat dalam mengajarkan tasawwuf kepada anak-anak, yang tidak terpisahkan dari permainan.Engklek dapat mengajarkan maqAmat atau tingkat seorang pemuja dan memenuhi hukum syariah.Congklak atau Dakon memiliki nilai dalam mengajarkan anak-anak menahan diri dari keinginan mereka.Sementara itu, petak umpat (bersembunyi dan mencari) mengajarkan kita untuk melakukan 'uzla dalam beberapa situasi dan bersembunyi dari orang-orang untuk sementara waktu untuk mengisi ulang spiritualitas dan hubungan kita dengan Tuhan Permainan seringkali hanya dipandang sebagai hiburan belaka dan mengabaikan pelajaran berharga yang dikandungnya. Namun permainan tradisional Indonesia mempunyai nilai-nilai luhur kebangsaan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran agama. Meski demikian, di kalangan ulama, masih terjadi perdebatan mengenai diperbolehkannya bermain game. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Islam terhadap permainan dan menunjukkan bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat mengajarkan nilai-nilai tasawwuf, dimensi spiritual Islam. Dengan melakukan hal ini, dua pertanyaan kunci akan terjawab: (1) Apa sudut pandang Islam terhadap game? dan (2) Bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp 1x" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" alt="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59604-perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritu" title="JURIS - Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games" target="_blank">Reinventing Tasawwuf Values in Indonesian Traditional Games</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara permainan tradisional Indonesia dengan permainan modern atau digital dalam hal nilai-nilai tasawwuf yang mereka ajarkan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan tasawwuf kepada generasi muda, terutama dalam konteks pendidikan agama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya Indonesia, serta bagaimana permainan ini dapat membantu dalam pengembangan karakter dan spiritualitas individu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan formal, terutama dalam konteks pendidikan agama, untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai tasawwuf..
<br>Permainan digunakan secara luas oleh orang-orang, terutama anak-anak, untuk bersenang-senang dengan teman-teman mereka.Namun, jarang sekali orang mengambil pelajaran di balik permainan tersebut.Selain itu, permainan tradisional Indonesia sebagai warisan budaya kurang menarik bagi anak-anak saat ini.Oleh karena itu, perlu untuk mereinventasi makna setiap permainan untuk merefleksikan kebaikan kepada anak-anak sambil melestarikan tradisi Indonesia.Peran guru dan orang tua sangat diperlukan karena mereka tahu bagaimana menjelaskan kepada anak-anak.Permainan telah menjadi kontroversial di kalangan sarjana Islam karena dapat menjadi lalai.Namun, jika digunakan dengan bijaksana dan tidak melanggar syariah, maka permainan diperbolehkan.Dengan demikian, jika permainan dapat bermanfaat bagi pemain, permainan dapat menjadi sunnah, seperti berkuda dan menembak.Namun, jika permainan merugikan pemain, permainan dianggap haram.Berbeda dengan permainan lainnya, permainan tradisional Indonesia pada dasarnya memiliki nilai mulia daripada permainan digital di era kontemporer.Permainan tradisional Indonesia juga bermanfaat dalam mengajarkan tasawwuf kepada anak-anak, yang tidak terpisahkan dari permainan.Engklek dapat mengajarkan maqAmat atau tingkat seorang pemuja dan memenuhi hukum syariah.Congklak atau Dakon memiliki nilai dalam mengajarkan anak-anak menahan diri dari keinginan mereka.Sementara itu, petak umpat (bersembunyi dan mencari) mengajarkan kita untuk melakukan 'uzla dalam beberapa situasi dan bersembunyi dari orang-orang untuk sementara waktu untuk mengisi ulang spiritualitas dan hubungan kita dengan Tuhan
<br>Permainan seringkali hanya dipandang sebagai hiburan belaka dan mengabaikan pelajaran berharga yang dikandungnya. Namun permainan tradisional Indonesia mempunyai nilai-nilai luhur kebangsaan yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran agama. Meski demikian, di kalangan ulama, masih terjadi perdebatan mengenai diperbolehkannya bermain game. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Islam terhadap permainan dan menunjukkan bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat mengajarkan nilai-nilai tasawwuf, dimensi spiritual Islam. Dengan melakukan hal ini, dua pertanyaan kunci akan terjawab: (1) Apa sudut pandang Islam terhadap game? dan (2) Bagaimana permainan tradisional Indonesia dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" type="image/webp" length="51266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-d3c0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-ab22d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/perawatan-spiritual-islam-sudut-pandang-ritual-per-thumb-65a34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2523-staimadiun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10855-nuha-jurnal-kajian-islam-pendidikan-budaya-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59603-performa-siswa-hasil-karakter</link>
	<guid isPermaLink="false">46966c25c9c14c186cf04bb21e4131cc</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan literasi membaca siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakter siswa dan materi pembelajaran. Guru dapat berkolaborasi dengan internet untuk memanfaatkan media pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin: Untuk meningkatkan literasi membaca siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakter siswa dan materi pembelajaran. Guru dapat berkolaborasi dengan internet untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital, seperti multimedia yang menarik dari sisi audio dan visual, untuk meningkatkan minat dan performa siswa. Selain itu, penting juga untuk melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, agar dapat mendukung kebiasaan membaca siswa di rumah. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru yang dapat diterapkan dalam meningkatkan literasi membaca, terutama dalam konteks sekolah dasar/Madrasah Ibtidaiyah.. Membaca merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran, karena kemampuan dan ketrampilan membaca adalah dasar pondasi seseorang dalam mendapatkan pengetahuan, ketrampilan, dan bentuk perubahan perilaku/sikap.Membaca akan membentuk penduduk Indonesia yang kritis, seperti kritis dalam menyikapi informasi yang diterimanya dan dapat mengfilter segala informasi tersebut.Membaca sangat berguna bagi siswa terutama tingkat sekolah dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, sebab di usia dasar ini merupakan usia emas dan mudah mengingat segala sesuatu dengan mudah karena sistem otak mudah menerima rangsangan dari luar dirinya.Di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah merupakan usia yang sangat rentan untuk dipengaruhi, sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam meningkatkan literasi membaca.Beberapa strategi yang dilakukan oleh guru kelas III MI Misbahut Tholibin antara lain membaca 15 menit sebelum bel masuk berbunyi, membaca buku dengan sistem setoran, bercerita tentang pengalaman sehari-hari, melakukan game tebak kata, dan mengadakan game kata bersambung.Kendala yang dihadapi dalam implementasi literasi membaca antara lain rendahnya minat baca terkait lingkungan keluarga yang kurang mendukung, dampak negatif perkembangan media elektronik, minimnya jumlah buku di sekolah, dan sistem pelajaran sebelumnya yang kurang tepat Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan, seseorang akan dapat merasakan bentuk perubahan pada dirinya, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Seperti halnya cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam UUD 1945 yang berbunyi "Mencerdaskan kehidupan bangsa". Dalam upaya mewujudkan cita-cita tersebut, pemerintah berusaha untuk menggalakkan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas 3 dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas 3 di MI Misbahut Tholibin, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-54553.webp" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-54553.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-54553.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-54553.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" alt="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" alt="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-d2f6c.webp" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-d2f6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-d2f6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-d2f6c.webp 1x" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" alt="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59603-performa-siswa-hasil-karakter" title="JURIS - Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin" target="_blank">Strategi Guru Kelas dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di MI Misbahut Tholibin</a>: Untuk meningkatkan literasi membaca siswa, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakter siswa dan materi pembelajaran. Guru dapat berkolaborasi dengan internet untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital, seperti multimedia yang menarik dari sisi audio dan visual, untuk meningkatkan minat dan performa siswa. Selain itu, penting juga untuk melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, agar dapat mendukung kebiasaan membaca siswa di rumah. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi baru yang dapat diterapkan dalam meningkatkan literasi membaca, terutama dalam konteks sekolah dasar/Madrasah Ibtidaiyah..
<br>Membaca merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran, karena kemampuan dan ketrampilan membaca adalah dasar pondasi seseorang dalam mendapatkan pengetahuan, ketrampilan, dan bentuk perubahan perilaku/sikap.Membaca akan membentuk penduduk Indonesia yang kritis, seperti kritis dalam menyikapi informasi yang diterimanya dan dapat mengfilter segala informasi tersebut.Membaca sangat berguna bagi siswa terutama tingkat sekolah dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, sebab di usia dasar ini merupakan usia emas dan mudah mengingat segala sesuatu dengan mudah karena sistem otak mudah menerima rangsangan dari luar dirinya.Di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah merupakan usia yang sangat rentan untuk dipengaruhi, sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam meningkatkan literasi membaca.Beberapa strategi yang dilakukan oleh guru kelas III MI Misbahut Tholibin antara lain membaca 15 menit sebelum bel masuk berbunyi, membaca buku dengan sistem setoran, bercerita tentang pengalaman sehari-hari, melakukan game tebak kata, dan mengadakan game kata bersambung.Kendala yang dihadapi dalam implementasi literasi membaca antara lain rendahnya minat baca terkait lingkungan keluarga yang kurang mendukung, dampak negatif perkembangan media elektronik, minimnya jumlah buku di sekolah, dan sistem pelajaran sebelumnya yang kurang tepat
<br>Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan, seseorang akan dapat merasakan bentuk perubahan pada dirinya, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Seperti halnya cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam UUD 1945 yang berbunyi "Mencerdaskan kehidupan bangsa". Dalam upaya mewujudkan cita-cita tersebut, pemerintah berusaha untuk menggalakkan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas 3 dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas 3 di MI Misbahut Tholibin, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp" type="image/webp" length="90534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-54553.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-61698.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/performa-siswa-hasil-karakter-madrasah-ibtidaiyah-thumb-d2f6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2369-staim-probolinggo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10530-al-ibtidaiyah-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59602-peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m</link>
	<guid isPermaLink="false">cacc4ceeb6a1a72e9d84dc452f759570</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ okewla https ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi cross ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot maxwin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cross,https,maxwin,okewla,slot,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap kejadian gastritis pada santri. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap kejadian gastritis pada santri. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi santri tentang stres dan pola makan, serta bagaimana keduanya mempengaruhi kesehatan perut mereka. Terakhir, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam mengurangi stres dan mempromosikan pola makan sehat di lingkungan pondok pesantren.. Penelitian ini menunjukkan bahwa stres berat dan pola makan yang buruk berhubungan dengan kejadian gastritis pada santri di pondok pesantren Bangkalan, Madura.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi pola makan dan pengaturan aktivitas untuk membantu mencegah gastritis Latar belakang: Gastritis atau penyakit maag merupakan kondisi ketika lapisan dalam (mukosa) dinding lambung mengalami peradangan atau pembengkakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress dan pola makan pada santri di Pondok Pesantren Bangkalan Madura dengan kejadian gastritis. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik pendekatan case control dengan total sampling (95 responden: 47 kasus gastritis dan 48 kontrol). Instrumen pengukuran stres menggunakan DASS-42 (Depression Anxiety Stress Scale) dan pola makan menggunakan kuesioner tervalidasi yang mengukur frekuensi, jenis, dan porsi makan. Kriteria inklusi mencakup santri putri aktif dengan/tanpa diagnosis gastritis dari dokter klinik. Hasil: Penelitian ini melibatkan 95 responden, terdiri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-bf3d8.webp" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-bf3d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-bf3d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-bf3d8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" alt="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" alt="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-d241d.webp" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-d241d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-d241d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-d241d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" alt="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59602-peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m" title="JURIS - Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura" target="_blank">Hubungan Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren Bangkalan Madura</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap kejadian gastritis pada santri. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi santri tentang stres dan pola makan, serta bagaimana keduanya mempengaruhi kesehatan perut mereka. Terakhir, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam mengurangi stres dan mempromosikan pola makan sehat di lingkungan pondok pesantren..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa stres berat dan pola makan yang buruk berhubungan dengan kejadian gastritis pada santri di pondok pesantren Bangkalan, Madura.Oleh karena itu, diperlukan evaluasi pola makan dan pengaturan aktivitas untuk membantu mencegah gastritis
<br>Latar belakang: Gastritis atau penyakit maag merupakan kondisi ketika lapisan dalam (mukosa) dinding lambung mengalami peradangan atau pembengkakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress dan pola makan pada santri di Pondok Pesantren Bangkalan Madura dengan kejadian gastritis. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik pendekatan case control dengan total sampling (95 responden: 47 kasus gastritis dan 48 kontrol). Instrumen pengukuran stres menggunakan DASS-42 (Depression Anxiety Stress Scale) dan pola makan menggunakan kuesioner tervalidasi yang mengukur frekuensi, jenis, dan porsi makan. Kriteria inklusi mencakup santri putri aktif dengan/tanpa diagnosis gastritis dari dokter klinik. Hasil: Penelitian ini melibatkan 95 responden, terdiri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp" type="image/webp" length="185878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-bf3d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-e89ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/peran-santri-putri-responden-kelompok-intervensi-m-thumb-d241d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-234-uwks.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16695-calvaria-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Supply Chains and Technological Innovation Evidence from NEV Enterprises ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Supply Chains and Technological Innovation Evidence from NEV Enterprises ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Supply Chains and Technological Innovation Evidence from NEV Enterprises ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59601-inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajeme</link>
	<guid isPermaLink="false">57984ce41a746a76b65a1eeaac05fe5a</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi di industri NEV yang berbeda, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi di industri NEV yang berbeda, seperti perusahaan yang lebih kecil atau yang beroperasi di negara-negara lain. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran spesifik teknologi digital tertentu, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analisis big data, dalam meningkatkan inovasi teknologi. Ketiga, studi dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana digitalisasi rantai pasok dapat membantu perusahaan NEV dalam mengelola tantangan seperti volatilitas harga bahan baku, hambatan teknologi, gangguan rantai pasok, dan persaingan pasar yang intensif. Dengan memahami dampak digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi, perusahaan NEV dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan inovasi dan kompetitif rantai pasok mereka.. Penelitian ini menyelidiki pengaruh digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi di perusahaan kendaraan listrik baru (NEV) Tiongkok.Hasilnya menunjukkan bahwa digitalisasi rantai pasok meningkatkan inovasi teknologi secara signifikan, terutama di antara perusahaan yang bukan milik negara dan di daerah dengan ekosistem digital yang lebih maju.Konfigurasi rantai pasok yang beragam berfungsi sebagai mekanisme penting, sedangkan daya tawar rantai pasok memperkuat hubungan ini.Temuan ini berkontribusi pada pengetahuan tentang digitalisasi rantai pasok dan menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan inovasi dan kompetitif rantai pasokan dalam industri NEV Penelitian ini menyelidiki pengaruh digitalisasi rantai pasok pada kinerja inovasi teknologi perusahaan kendaraan listrik baru (NEV) sambil memeriksa peran perantara konfigurasi rantai pasok dan peran moderator daya tawar rantai pasok. Untuk mencapai tujuan ini, kerangka pengukuran komprehensif untuk digitalisasi rantai pasok dikembangkan dan diuji menggunakan model perantaraan dimoderasi. Analisis didasarkan pada data panel yang dikumpulkan dari perusahaan NEV yang terdaftar di A-share Tiongkok selama periode 2012-2023. Temuan mengungkapkan bahwa digitalisasi rantai pasok meningkatkan inovasi teknologi secara signifikan, menunjukkan pentingnya strategisnya dalam memperkuat kemampuan inovasi perusahaan. Efek positif ini khususnya terlihat di antara perusahaan yang bukan milik negara dan perusahaan yang beroperasi di daerah yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-5602e.webp" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-5602e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-5602e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-5602e.webp 1x" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" alt="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-6f666.webp" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-6f666.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-6f666.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-6f666.webp 1x" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" alt="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp 1x" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" alt="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59601-inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajeme" title="JURIS - Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises" target="_blank">Digital Supply Chains and Technological Innovation: Evidence from NEV Enterprises</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi di industri NEV yang berbeda, seperti perusahaan yang lebih kecil atau yang beroperasi di negara-negara lain. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran spesifik teknologi digital tertentu, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analisis big data, dalam meningkatkan inovasi teknologi. Ketiga, studi dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana digitalisasi rantai pasok dapat membantu perusahaan NEV dalam mengelola tantangan seperti volatilitas harga bahan baku, hambatan teknologi, gangguan rantai pasok, dan persaingan pasar yang intensif. Dengan memahami dampak digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi, perusahaan NEV dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan inovasi dan kompetitif rantai pasok mereka..
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh digitalisasi rantai pasok pada inovasi teknologi di perusahaan kendaraan listrik baru (NEV) Tiongkok.Hasilnya menunjukkan bahwa digitalisasi rantai pasok meningkatkan inovasi teknologi secara signifikan, terutama di antara perusahaan yang bukan milik negara dan di daerah dengan ekosistem digital yang lebih maju.Konfigurasi rantai pasok yang beragam berfungsi sebagai mekanisme penting, sedangkan daya tawar rantai pasok memperkuat hubungan ini.Temuan ini berkontribusi pada pengetahuan tentang digitalisasi rantai pasok dan menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan inovasi dan kompetitif rantai pasokan dalam industri NEV
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh digitalisasi rantai pasok pada kinerja inovasi teknologi perusahaan kendaraan listrik baru (NEV) sambil memeriksa peran perantara konfigurasi rantai pasok dan peran moderator daya tawar rantai pasok. Untuk mencapai tujuan ini, kerangka pengukuran komprehensif untuk digitalisasi rantai pasok dikembangkan dan diuji menggunakan model perantaraan dimoderasi. Analisis didasarkan pada data panel yang dikumpulkan dari perusahaan NEV yang terdaftar di A-share Tiongkok selama periode 2012-2023. Temuan mengungkapkan bahwa digitalisasi rantai pasok meningkatkan inovasi teknologi secara signifikan, menunjukkan pentingnya strategisnya dalam memperkuat kemampuan inovasi perusahaan. Efek positif ini khususnya terlihat di antara perusahaan yang bukan milik negara dan perusahaan yang beroperasi di daerah yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp" type="image/webp" length="138300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-5602e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-6f666.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/inovasi-teknologi-ruang-kemampuan-manajemen-rantai-thumb-e4e6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2786-garudarisetid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11558-current-perspective-business-operations.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59600-extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">70e0784e06200f04bf0e8a7c0aaa9f6e</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza maulana ]]></category>
	<category><![CDATA[ email lppm ]]></category>
	<category><![CDATA[ full pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,full,lppm,maulana,pdf,reza]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem Khazaregsys dengan melibatkan lebih banyak pengguna dan melakukan pengujian pada berbagai skenario penggunaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan fitur-fitur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem Khazaregsys dengan melibatkan lebih banyak pengguna dan melakukan pengujian pada berbagai skenario penggunaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan fitur-fitur tambahan yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi proses PPDB. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi sistem Khazaregsys dengan platform atau sistem lain yang relevan, seperti sistem pembayaran online atau sistem manajemen akademik, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan.. Dalam pembuatan Khazaregsys melalui beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, desain, pengkodean, dan pengujian.Khazaregsys terbukti memiliki tingkat efektivitas yang baik.Hal ini didukung dari hasil pengujian yang dimana mendapatkan nilai sebesar 62% berarti AuSetujuAy dari sudut pandang orang tua dan sebesar 64.5% berarti AuSetujuAy dari sudut pandang guru atau staf sekolah Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan orang tua calon siswa yang kekurangan informasi seputar PPDB dan terjadinya perulangan dalam pendataan calon siswa yang telah mendaftar oleh panitia karena adanya data ganda. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian Research and Development yang bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi PPDB berbasis web (Khazaregsys) di SDIT Kharisma Az-Zahra yang berguna dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi proses PPDB. Pada pengembangannya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-22ff2.webp" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-22ff2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-22ff2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-22ff2.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" alt="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-7a75a.webp" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-7a75a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-7a75a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-7a75a.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" alt="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" alt="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59600-extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem" title="JURIS - Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development" target="_blank">Implementation of Extreme Programming Method using Laravel Framework in Khazaregsys Information System Development</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem Khazaregsys dengan melibatkan lebih banyak pengguna dan melakukan pengujian pada berbagai skenario penggunaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan fitur-fitur tambahan yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi proses PPDB. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi sistem Khazaregsys dengan platform atau sistem lain yang relevan, seperti sistem pembayaran online atau sistem manajemen akademik, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan..
<br>Dalam pembuatan Khazaregsys melalui beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, desain, pengkodean, dan pengujian.Khazaregsys terbukti memiliki tingkat efektivitas yang baik.Hal ini didukung dari hasil pengujian yang dimana mendapatkan nilai sebesar 62% berarti AuSetujuAy dari sudut pandang orang tua dan sebesar 64.5% berarti AuSetujuAy dari sudut pandang guru atau staf sekolah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan orang tua calon siswa yang kekurangan informasi seputar PPDB dan terjadinya perulangan dalam pendataan calon siswa yang telah mendaftar oleh panitia karena adanya data ganda. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian Research and Development yang bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi PPDB berbasis web (Khazaregsys) di SDIT Kharisma Az-Zahra yang berguna dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi proses PPDB. Pada pengembangannya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp" type="image/webp" length="114714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-22ff2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-7a75a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/extreme-programming-laravel-ppdb-integrasi-sistem-thumb-cc6f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1459-nurul-fikri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9483-dbesti-journal-digital-business-technology-innovation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovation Performance in the Era of Industry 4 0 and Open Innovation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59599-praktik-inovasi-produk-sumber-inov</link>
	<guid isPermaLink="false">52f916e95117bc68e09b02f8350cd06b</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation: Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) dalam jangka panjang. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana hubungan ini berkembang seiring waktu. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki inovasi non-teknologi, termasuk inovasi organisasi, pemasaran, dan model bisnis. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak digitalisasi dan OI pada berbagai aspek inovasi perusahaan. Ketiga, digitalisasi adalah konsep multidimensi, dan penelitian ini hanya mempertimbangkan AI dan BDA. Studi selanjutnya dapat menyelidiki teknologi digital lainnya, seperti komputasi awan, blockchain, dan aplikasi Internet of Things, serta interaksinya dengan berbagai bentuk OI, terutama praktik inovasi terpasang. Akhirnya, dengan kemajuan pesat teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan generatif, diperlukan bukti empiris yang lebih baru untuk memahami bagaimana kemampuan digital baru membentuk kinerja inovasi perusahaan.. Temuan penelitian ini memberikan beberapa wawasan penting tentang peran digitalisasi dalam konteks Industry 4.0 dalam membentuk aktivitas inovasi produk dan proses perusahaan, baik secara independen maupun dalam kombinasi dengan inovasi terbuka inbound (OI).Selain itu, analisis membandingkan perusahaan manufaktur dan jasa untuk menentukan apakah hubungan ini berbeda di antara sektor.Pertama, hasil menunjukkan bahwa luasnya pencarian pengetahuan eksternal secara konsisten meningkatkan probabilitas baik inovasi produk maupun proses.Perusahaan yang menarik pengetahuan dari berbagai sumber eksternal lebih mungkin terlibat dalam inovasi teknologi, terlepas dari apakah mereka beroperasi di sektor manufaktur atau jasa.Kecerdasan buatan (AI) secara positif mempengaruhi inovasi produk, terutama di perusahaan jasa, sedangkan analitik big data (BDA) menunjukkan efek yang lebih kuat pada inovasi proses di kedua sektor manufaktur dan jasa.Namun, hasil tidak mendukung harapan bahwa AI dan BDA memperkuat dampak positif OI inbound terhadap inovasi teknologi.Secara khusus, BDA tampaknya melemahkan pengaruh pencarian pengetahuan eksternal pada inovasi proses, menyarankan efek substitusi antara kemampuan analitik digital dan aktivitas pencarian pengetahuan yang luas Penelitian ini menyelidiki efek individual dan gabungan dari digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) terhadap inovasi teknologi, khususnya inovasi produk dan proses, di antara perusahaan Jerman. Digitalisasi diwakili oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) dan analitik big data (BDA), sedangkan OI inbound diukur melalui luasnya pencarian pengetahuan eksternal. Analisis menggunakan data dari gelombang 2019 Panel Inovasi Mannheim, yang mencakup periode 2016-2018, dan menerapkan teknik ekonometrika untuk menyelidiki hubungan ini di kedua sektor manufaktur dan jasa. Temuan mengungkapkan efek heterogen dari digitalisasi terhadap hasil inovasi. AI ditemukan secara positif mempengaruhi inovasi produk, sedangkan BDA secara signifikan meningkatkan kemungkinan inovasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp 1x" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" alt="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59599-praktik-inovasi-produk-sumber-inov" title="JURIS - Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation" target="_blank">Innovation Performance in the Era of Industry 4.0 and Open Innovation</a>: Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) dalam jangka panjang. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana hubungan ini berkembang seiring waktu. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki inovasi non-teknologi, termasuk inovasi organisasi, pemasaran, dan model bisnis. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak digitalisasi dan OI pada berbagai aspek inovasi perusahaan. Ketiga, digitalisasi adalah konsep multidimensi, dan penelitian ini hanya mempertimbangkan AI dan BDA. Studi selanjutnya dapat menyelidiki teknologi digital lainnya, seperti komputasi awan, blockchain, dan aplikasi Internet of Things, serta interaksinya dengan berbagai bentuk OI, terutama praktik inovasi terpasang. Akhirnya, dengan kemajuan pesat teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan generatif, diperlukan bukti empiris yang lebih baru untuk memahami bagaimana kemampuan digital baru membentuk kinerja inovasi perusahaan..
<br>Temuan penelitian ini memberikan beberapa wawasan penting tentang peran digitalisasi dalam konteks Industry 4.0 dalam membentuk aktivitas inovasi produk dan proses perusahaan, baik secara independen maupun dalam kombinasi dengan inovasi terbuka inbound (OI).Selain itu, analisis membandingkan perusahaan manufaktur dan jasa untuk menentukan apakah hubungan ini berbeda di antara sektor.Pertama, hasil menunjukkan bahwa luasnya pencarian pengetahuan eksternal secara konsisten meningkatkan probabilitas baik inovasi produk maupun proses.Perusahaan yang menarik pengetahuan dari berbagai sumber eksternal lebih mungkin terlibat dalam inovasi teknologi, terlepas dari apakah mereka beroperasi di sektor manufaktur atau jasa.Kecerdasan buatan (AI) secara positif mempengaruhi inovasi produk, terutama di perusahaan jasa, sedangkan analitik big data (BDA) menunjukkan efek yang lebih kuat pada inovasi proses di kedua sektor manufaktur dan jasa.Namun, hasil tidak mendukung harapan bahwa AI dan BDA memperkuat dampak positif OI inbound terhadap inovasi teknologi.Secara khusus, BDA tampaknya melemahkan pengaruh pencarian pengetahuan eksternal pada inovasi proses, menyarankan efek substitusi antara kemampuan analitik digital dan aktivitas pencarian pengetahuan yang luas
<br>Penelitian ini menyelidiki efek individual dan gabungan dari digitalisasi dan inovasi terbuka inbound (OI) terhadap inovasi teknologi, khususnya inovasi produk dan proses, di antara perusahaan Jerman. Digitalisasi diwakili oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) dan analitik big data (BDA), sedangkan OI inbound diukur melalui luasnya pencarian pengetahuan eksternal. Analisis menggunakan data dari gelombang 2019 Panel Inovasi Mannheim, yang mencakup periode 2016-2018, dan menerapkan teknik ekonometrika untuk menyelidiki hubungan ini di kedua sektor manufaktur dan jasa. Temuan mengungkapkan efek heterogen dari digitalisasi terhadap hasil inovasi. AI ditemukan secara positif mempengaruhi inovasi produk, sedangkan BDA secara signifikan meningkatkan kemungkinan inovasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" type="image/webp" length="124176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-10c02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-e31a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/praktik-inovasi-produk-sumber-organisasi-agrowisat-thumb-2ef7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2786-garudarisetid.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11558-current-perspective-business-operations.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59598-pengelolaan-limbah-medis-obat-l</link>
	<guid isPermaLink="false">1b80dde2da5fedca7b4c329440247e9f</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review: Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan APD, penguatan kebijakan internal dan SOP yang jelas, serta komitmen anggaran dan dukungan pemerintah daerah. Selain itu, penting untuk mengevaluasi secara berkala implementasi kebijakan dan regulasi terkait pengelolaan limbah medis, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi spesifik dalam pengelolaan limbah medis di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.. Secara keseluruhan, penelitian-penelitian ini menggarisbawahi bahwa meskipun kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Kemenkes, telah ada dan cukup komprehensif, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran petugas, keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pelatihan yang memadai, serta tantangan dalam pengawasan dan alokasi anggaran.Untuk mencapai pengelolaan limbah medis yang optimal, diperlukan upaya sinergis dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat melalui penyempurnaan kebijakan dan pengawasan, pemerintah daerah dalam alokasi anggaran dan pembinaan, hingga manajemen fasilitas kesehatan dalam implementasi internal dan peningkatan kapasitas SDM Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, petugas kesehatan, dan lingkungan sekitar. Kota Padangsidimpuan, seperti kota-kota di Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan di fasilitas kesehatan. Meskipun telah ada kebijakan dan regulasi yang mengatur pengelolaan limbah medis, implementasinya seringkali masih belum optimal. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk mengetahui analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59598-pengelolaan-limbah-medis-obat-l" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" target="_blank">Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review</a>: Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan APD, penguatan kebijakan internal dan SOP yang jelas, serta komitmen anggaran dan dukungan pemerintah daerah. Selain itu, penting untuk mengevaluasi secara berkala implementasi kebijakan dan regulasi terkait pengelolaan limbah medis, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi spesifik dalam pengelolaan limbah medis di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia..
<br>Secara keseluruhan, penelitian-penelitian ini menggarisbawahi bahwa meskipun kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Kemenkes, telah ada dan cukup komprehensif, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran petugas, keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pelatihan yang memadai, serta tantangan dalam pengawasan dan alokasi anggaran.Untuk mencapai pengelolaan limbah medis yang optimal, diperlukan upaya sinergis dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat melalui penyempurnaan kebijakan dan pengawasan, pemerintah daerah dalam alokasi anggaran dan pembinaan, hingga manajemen fasilitas kesehatan dalam implementasi internal dan peningkatan kapasitas SDM
<br>Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, petugas kesehatan, dan lingkungan sekitar. Kota Padangsidimpuan, seperti kota-kota di Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan di fasilitas kesehatan. Meskipun telah ada kebijakan dan regulasi yang mengatur pengelolaan limbah medis, implementasinya seringkali masih belum optimal. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk mengetahui analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" type="image/webp" length="97072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59597-pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi</link>
	<guid isPermaLink="false">25b993993b0a75d87ae44ed6e84b940d</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025: Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih dalam korelasi antara stres kerja dan hipertensi, peneliti juga dapat mempertimbangkan faktor lain, seperti usia, BMI, status merokok, asupan garam, tingkat aktivitas fisik, dan riwayat hipertensi dalam keluarga. Perusahaan engineering disarankan untuk memperkuat program promosi dan pencegahan kesehatan kerja melalui pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya pemantauan tekanan darah karyawan, serta pengendalian faktor risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, perusahaan perlu mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan kerja, seperti pengaturan waktu kerja dan istirahat yang seimbang, peningkatan aktivitas fisik, serta edukasi mengenai pola makan sehat dan berhenti merokok. Para pekerja harus bertanggung jawab secara pribadi atas kesehatan dan kesejahteraan mereka dengan melakukan perubahan positif pada nutrisi mereka, meningkatkan tingkat aktivitas fisik mereka, dan belajar mengatasi stres dengan cara yang sehat.. Pria di usia dewasa produktif merupakan responden mayoritas perusahaan teknik, yang juga menderita tingkat stres kerja moderat dan insiden hipertensi yang relatif tinggi, menurut survei ini.Penting untuk mengatasi skenario ini karena menyoroti kemungkinan ancaman kesehatan kerja, terutama dalam hal pencegahan penyakit kardiovaskular di tempat kerja.Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara tingkat hipertensi pekerja perusahaan teknik dan tingkat stres kerja mereka, menurut temuan uji chi-square dari studi bivariat.Penelitian ini memang menemukan korelasi antara tingkat stres kerja yang tinggi dan peningkatan risiko hipertensi, tetapi tidak cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa stres di tempat kerja merupakan faktor risiko utama hipertensi.Menurut penelitian, karakteristik lain yang lebih penting, baik pribadi maupun perilaku, yang tidak termasuk dalam penelitian ini mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada prevalensi hipertensi di kalangan pekerja.Akibatnya, mengurangi kemungkinan hipertensi di tempat kerja memerlukan strategi menyeluruh yang menekankan perlunya pemantauan kesehatan yang sering selain manajemen stres di tempat kerja dan promosi pilihan gaya hidup sehat Kesehatan fisik dan mental seseorang, khususnya tekanan darah, dapat dipengaruhi oleh gangguan psikososial yang dikenal sebagai stres terkait pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perasaan pekerja perusahaan teknik tentang pekerjaan mereka dalam kaitannya dengan tingkat stres dan frekuensi terjadinya episode hipertensi. Seratus tiga puluh tujuh pekerja dipilih secara acak untuk penelitian observasional analitik lintas sektoral. Tekanan darah diukur sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59597-pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" target="_blank">Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025</a>: Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih dalam korelasi antara stres kerja dan hipertensi, peneliti juga dapat mempertimbangkan faktor lain, seperti usia, BMI, status merokok, asupan garam, tingkat aktivitas fisik, dan riwayat hipertensi dalam keluarga. Perusahaan engineering disarankan untuk memperkuat program promosi dan pencegahan kesehatan kerja melalui pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya pemantauan tekanan darah karyawan, serta pengendalian faktor risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, perusahaan perlu mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan kerja, seperti pengaturan waktu kerja dan istirahat yang seimbang, peningkatan aktivitas fisik, serta edukasi mengenai pola makan sehat dan berhenti merokok. Para pekerja harus bertanggung jawab secara pribadi atas kesehatan dan kesejahteraan mereka dengan melakukan perubahan positif pada nutrisi mereka, meningkatkan tingkat aktivitas fisik mereka, dan belajar mengatasi stres dengan cara yang sehat..
<br>Pria di usia dewasa produktif merupakan responden mayoritas perusahaan teknik, yang juga menderita tingkat stres kerja moderat dan insiden hipertensi yang relatif tinggi, menurut survei ini.Penting untuk mengatasi skenario ini karena menyoroti kemungkinan ancaman kesehatan kerja, terutama dalam hal pencegahan penyakit kardiovaskular di tempat kerja.Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara tingkat hipertensi pekerja perusahaan teknik dan tingkat stres kerja mereka, menurut temuan uji chi-square dari studi bivariat.Penelitian ini memang menemukan korelasi antara tingkat stres kerja yang tinggi dan peningkatan risiko hipertensi, tetapi tidak cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa stres di tempat kerja merupakan faktor risiko utama hipertensi.Menurut penelitian, karakteristik lain yang lebih penting, baik pribadi maupun perilaku, yang tidak termasuk dalam penelitian ini mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada prevalensi hipertensi di kalangan pekerja.Akibatnya, mengurangi kemungkinan hipertensi di tempat kerja memerlukan strategi menyeluruh yang menekankan perlunya pemantauan kesehatan yang sering selain manajemen stres di tempat kerja dan promosi pilihan gaya hidup sehat
<br>Kesehatan fisik dan mental seseorang, khususnya tekanan darah, dapat dipengaruhi oleh gangguan psikososial yang dikenal sebagai stres terkait pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perasaan pekerja perusahaan teknik tentang pekerjaan mereka dalam kaitannya dengan tingkat stres dan frekuensi terjadinya episode hipertensi. Seratus tiga puluh tujuh pekerja dipilih secara acak untuk penelitian observasional analitik lintas sektoral. Tekanan darah diukur sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" type="image/webp" length="97256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">41a5186d33cbf29525ea9b3b61fe4d31</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" target="_blank">Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri</a>: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" type="image/webp" length="99536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59595-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwh</link>
	<guid isPermaLink="false">cc2d55f92f202f29705cfe2ffb41fe1b</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025: Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap penerapan pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan desain longitudinal atau intervensi, serta mempertimbangkan faktor pengetahuan, sosial ekonomi, dan kualitas lingkungan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai upaya pengendalian kejadian diare berbasis sanitasi lingkungan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan beberapa pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025.Pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian diare, di mana rumah tangga yang tidak memenuhi persyaratan pada pilar-pilar tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dibandingkan rumah tangga yang telah menerapkannya dengan baik.Sementara itu, pilar pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian diare, meskipun secara epidemiologis masih menunjukkan kecenderungan peningkatan risiko pada rumah tangga yang tidak memenuhi syarat.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STBM secara optimal, khususnya pada pilar-pilar yang berhubungan signifikan, merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan dan penurunan kejadian diare di tingkat rumah tangga Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan lima pilar STBM dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59595-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwh" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" target="_blank">Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025</a>: Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap penerapan pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan desain longitudinal atau intervensi, serta mempertimbangkan faktor pengetahuan, sosial ekonomi, dan kualitas lingkungan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai upaya pengendalian kejadian diare berbasis sanitasi lingkungan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan beberapa pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025.Pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian diare, di mana rumah tangga yang tidak memenuhi persyaratan pada pilar-pilar tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dibandingkan rumah tangga yang telah menerapkannya dengan baik.Sementara itu, pilar pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian diare, meskipun secara epidemiologis masih menunjukkan kecenderungan peningkatan risiko pada rumah tangga yang tidak memenuhi syarat.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STBM secara optimal, khususnya pada pilar-pilar yang berhubungan signifikan, merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan dan penurunan kejadian diare di tingkat rumah tangga
<br>Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan lima pilar STBM dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" type="image/webp" length="94386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59594-frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-b</link>
	<guid isPermaLink="false">91c87e074289f87695ba9f49397079b6</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, studi lebih lanjut tentang efek tonsilektomi terhadap sistem imun sistemik dan jangka panjang juga dapat dilakukan untuk memperkuat bukti manfaat pembedahan.. Tonsilitis kronis menyebabkan penurunan fungsi imun tonsil akibat perubahan struktural, inflamasi menetap, dan pembentukan biofilm bakteri sehingga tonsil berperan sebagai sumber infeksi persisten.Penentuan indikasi tonsilektomi sebaiknya tidak hanya berdasarkan frekuensi infeksi, tetapi melalui integrasi parameter klinis, anatomi, obstruksi jalan napas termasuk obstructive sleep apnea, serta dampak kualitas hidup.Pendekatan komprehensif ini memungkinkan keputusan tonsilektomi yang lebih rasional dan berbasis bukti Tonsil palatina berperan dalam pertahanan imun mukosa, namun pada tonsilitis kronis terjadi perubahan struktural dan imunologis yang menyebabkan penurunan fungsi protektif dan infeksi persisten. Penentuan indikasi tonsilektomi yang selama ini bertumpu pada frekuensi infeksi dan kelainan anatomi masih memiliki keterbatasan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi perubahan imun tonsil serta peran parameter klinis dalam menentukan indikasi tonsilektomi yang lebih komprehensif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59594-frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-b" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" target="_blank">Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, studi lebih lanjut tentang efek tonsilektomi terhadap sistem imun sistemik dan jangka panjang juga dapat dilakukan untuk memperkuat bukti manfaat pembedahan..
<br>Tonsilitis kronis menyebabkan penurunan fungsi imun tonsil akibat perubahan struktural, inflamasi menetap, dan pembentukan biofilm bakteri sehingga tonsil berperan sebagai sumber infeksi persisten.Penentuan indikasi tonsilektomi sebaiknya tidak hanya berdasarkan frekuensi infeksi, tetapi melalui integrasi parameter klinis, anatomi, obstruksi jalan napas termasuk obstructive sleep apnea, serta dampak kualitas hidup.Pendekatan komprehensif ini memungkinkan keputusan tonsilektomi yang lebih rasional dan berbasis bukti
<br>Tonsil palatina berperan dalam pertahanan imun mukosa, namun pada tonsilitis kronis terjadi perubahan struktural dan imunologis yang menyebabkan penurunan fungsi protektif dan infeksi persisten. Penentuan indikasi tonsilektomi yang selama ini bertumpu pada frekuensi infeksi dan kelainan anatomi masih memiliki keterbatasan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi perubahan imun tonsil serta peran parameter klinis dalam menentukan indikasi tonsilektomi yang lebih komprehensif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" type="image/webp" length="100630" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59593-mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-e</link>
	<guid isPermaLink="false">a18d2fb673fd649e7bd1579ae56cc780</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. Selain itu, perlu dikembangkan pedoman etika dan standar operasional berbasis maqAid asy-syarAoah sebagai acuan dalam menangani dilema etika, termasuk medical futility, keputusan DNR, dan komunikasi prognosis. Terakhir, institusi pendidikan keperawatan dan kesehatan disarankan untuk mengintegrasikan etika kesehatan berbasis maqAid asy-syarAoah dalam kurikulum, sehingga memperkuat kompetensi etis dan praktik keperawatan paliatif yang responsif terhadap nilai spiritual dan budaya.. Literature review ini menunjukkan bahwa maqAid asy-syarAoah merupakan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif untuk menangani dilema etika pada pasien terminal.Pendekatan ini menekankan perlindungan jiwa, martabat pasien, dan pengurangan penderitaan, sekaligus mempertimbangkan dimensi spiritual dan religius.Pengambilan keputusan klinis, termasuk penghentian terapi yang futile dan penerapan DNR, dapat dilakukan secara etis apabila didukung oleh prinsip maslahat, musyawarah dengan keluarga, dan komunikasi yang efektif.Model penyelesaian masalah berbasis maqAid asy-syarAoah memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan paliatif, mengurangi konflik etika, dan memastikan keputusan yang diambil selaras dengan nilai-nilai Islam.Pendekatan ini sangat relevan untuk fasilitas kesehatan yang menangani pasien terminal, khususnya di masyarakat Muslim, dan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan etika dan praktik keperawatan holistik Pasien terminal menghadapi dilema etika kompleks dalam pengambilan keputusan klinis, perawatan paliatif, dan akhir hayat. Pendekatan etika kesehatan konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi nilai religius dan spiritual pasien Muslim. Literature review ini bertujuan menganalisis model penyelesaian masalah etika kesehatan pada pasien terminal berbasis maqAid asy-syarAoah. Penelitian ini menggunakan literature review naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021Ae2024. Sumber data diperoleh dari PubMed, Google Scholar, BMC Medical Ethics, dan jurnal Islam internasional. Delapan artikel utama dan tujuh artikel pendukung dianalisis secara kritis. Pendekatan maqAid asy-syarAoah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59593-mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-e" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" target="_blank">Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. Selain itu, perlu dikembangkan pedoman etika dan standar operasional berbasis maqAid asy-syarAoah sebagai acuan dalam menangani dilema etika, termasuk medical futility, keputusan DNR, dan komunikasi prognosis. Terakhir, institusi pendidikan keperawatan dan kesehatan disarankan untuk mengintegrasikan etika kesehatan berbasis maqAid asy-syarAoah dalam kurikulum, sehingga memperkuat kompetensi etis dan praktik keperawatan paliatif yang responsif terhadap nilai spiritual dan budaya..
<br>Literature review ini menunjukkan bahwa maqAid asy-syarAoah merupakan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif untuk menangani dilema etika pada pasien terminal.Pendekatan ini menekankan perlindungan jiwa, martabat pasien, dan pengurangan penderitaan, sekaligus mempertimbangkan dimensi spiritual dan religius.Pengambilan keputusan klinis, termasuk penghentian terapi yang futile dan penerapan DNR, dapat dilakukan secara etis apabila didukung oleh prinsip maslahat, musyawarah dengan keluarga, dan komunikasi yang efektif.Model penyelesaian masalah berbasis maqAid asy-syarAoah memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan paliatif, mengurangi konflik etika, dan memastikan keputusan yang diambil selaras dengan nilai-nilai Islam.Pendekatan ini sangat relevan untuk fasilitas kesehatan yang menangani pasien terminal, khususnya di masyarakat Muslim, dan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan etika dan praktik keperawatan holistik
<br>Pasien terminal menghadapi dilema etika kompleks dalam pengambilan keputusan klinis, perawatan paliatif, dan akhir hayat. Pendekatan etika kesehatan konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi nilai religius dan spiritual pasien Muslim. Literature review ini bertujuan menganalisis model penyelesaian masalah etika kesehatan pada pasien terminal berbasis maqAid asy-syarAoah. Penelitian ini menggunakan literature review naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021Ae2024. Sumber data diperoleh dari PubMed, Google Scholar, BMC Medical Ethics, dan jurnal Islam internasional. Delapan artikel utama dan tujuh artikel pendukung dianalisis secara kritis. Pendekatan maqAid asy-syarAoah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" type="image/webp" length="112480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59592-beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji</link>
	<guid isPermaLink="false">4d9dd316810e3459f43c78a07a92feb0</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan penerapan sistem rotasi kerja untuk mengurangi kejenuhan dan kelelahan fisik maupun mental. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan burnout pada karyawan perbankan, serta dampak jangka panjang dari kelelahan kerja terhadap kinerja dan kualitas pelayanan perbankan.. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan kelelahan kerja pada pegawai teller merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian serius.Hasil pengukuran menggunakan metode NASA-TLX menunjukkan bahwa sebagian besar responden (87,5%) berada pada kategori beban kerja sangat berat.Tingginya beban kerja tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kelelahan yang dialami oleh pegawai.Hal ini diperkuat oleh hasil uji statistik Pearson Chi-Square yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05).Selain itu, hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa 85,7% responden dengan beban kerja sangat berat juga mengalami tingkat kelelahan yang sangat tinggi.Kondisi ini mengindikasikan bahwa karakteristik pekerjaan teller, yang mayoritas berada pada usia produktif dan didominasi oleh perempuan (78,1%), memiliki risiko tinggi stres kerja dan kelelahan akibat tuntutan pekerjaan yang melebihi kapasitas kerja harian Petugas teller bank menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, yang menempatkan mereka pada risiko kelelahan kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat beban kerja dan kondisi kelelahan kerja pada petugas teller perbankan. Metode yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional serta penerapan teknik total sampling terhadap 32 orang responden. Penilaian beban kerja dilakukan menggunakan instrumen NASA-TLX, sedangkan pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC. Pengolahan data mencakup analisis deskriptif dan analisis hubungan antarvariabel melalui uji Chi-Square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proporsi terbesar responden berada pada kategori beban kerja sangat tinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59592-beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" target="_blank">The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan penerapan sistem rotasi kerja untuk mengurangi kejenuhan dan kelelahan fisik maupun mental. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan burnout pada karyawan perbankan, serta dampak jangka panjang dari kelelahan kerja terhadap kinerja dan kualitas pelayanan perbankan..
<br>Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan kelelahan kerja pada pegawai teller merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian serius.Hasil pengukuran menggunakan metode NASA-TLX menunjukkan bahwa sebagian besar responden (87,5%) berada pada kategori beban kerja sangat berat.Tingginya beban kerja tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kelelahan yang dialami oleh pegawai.Hal ini diperkuat oleh hasil uji statistik Pearson Chi-Square yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05).Selain itu, hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa 85,7% responden dengan beban kerja sangat berat juga mengalami tingkat kelelahan yang sangat tinggi.Kondisi ini mengindikasikan bahwa karakteristik pekerjaan teller, yang mayoritas berada pada usia produktif dan didominasi oleh perempuan (78,1%), memiliki risiko tinggi stres kerja dan kelelahan akibat tuntutan pekerjaan yang melebihi kapasitas kerja harian
<br>Petugas teller bank menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, yang menempatkan mereka pada risiko kelelahan kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat beban kerja dan kondisi kelelahan kerja pada petugas teller perbankan. Metode yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional serta penerapan teknik total sampling terhadap 32 orang responden. Penilaian beban kerja dilakukan menggunakan instrumen NASA-TLX, sedangkan pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC. Pengolahan data mencakup analisis deskriptif dan analisis hubungan antarvariabel melalui uji Chi-Square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proporsi terbesar responden berada pada kategori beban kerja sangat tinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" type="image/webp" length="77270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59591-dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale</link>
	<guid isPermaLink="false">6dc702b54ac664a69c34711ac8efa4f2</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:11:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres: Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat secara merata. Dengan demikian, angka bebas jentik dapat meningkat dan penularan DBD dapat ditekan secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan kampanye yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit DBD dan pentingnya pencegahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan dan iklim yang mempengaruhi prevalensi DBD, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan.. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akut akibat infeksi virus dengue.Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan 3M (menutup, menguras, menimbun) dan pengobatan penyakit ini bersifat suportif untuk meringankan gejala.Data penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD lebih dominan pada laki-laki, yaitu sebanyak 144 orang.Selain itu, individu dengan kategori usia 19-59 tahun menjadi penderita DBD terbanyak dengan jumlah 151 kasus dan diikuti oleh kategori usia remaja yaitu 10-18 tahun sebanyak 69 kasus, dimana kalangan usia dewasa lebih rentan terpapar karena pola kerja dan aktivitas yang dilakukan.Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) di Kecamatan kalideres, kasus DBD dengan hasil PE ( ) sebanyak 60 kasus dan hasil PE (-) adalah 186 kasus.Dengan demikian, kasus yang perlu dilakukan fogging adalah 60 kasus.Program Grebek PSN dan fogging berperan penting dalam menekan kasus DBD di Kecamatan Kalideres, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik yang harus diperiksa saat pelaksanaan PSN.Selain itu, diperlukan kolaborasi antar puskesmas agar cakupan wilayah lebih luas, keterlibatan masyarakat lebih merata, dan angka bebas jentik dapat meningkat sehingga penularan DBD dapat ditekan secara optimal Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang membawahi 12 puskesmas pembantu, melayani wilayah seluas 30,226 kmA dengan jumlah penduduk 464.236 jiwa. Kepadatan penduduk yang tinggi meningkatkan risiko penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Menghadapi ancaman ini, Puskesmas Kalideres secara rutin melaksanakan program Grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pendekatan 3M dan fogging sebagai upaya pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyakit DBD di wilayah Kecamatan Kalideres dan strategi pencegahan dan pengendalian DBD oleh Puskesmas Kecamatan Kalideres. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59591-dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" target="_blank">Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat secara merata. Dengan demikian, angka bebas jentik dapat meningkat dan penularan DBD dapat ditekan secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan kampanye yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit DBD dan pentingnya pencegahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan dan iklim yang mempengaruhi prevalensi DBD, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan..
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akut akibat infeksi virus dengue.Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan 3M  (menutup, menguras, menimbun) dan pengobatan penyakit ini bersifat suportif untuk meringankan gejala.Data penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD lebih dominan pada laki-laki, yaitu sebanyak 144 orang.Selain itu, individu dengan kategori usia 19-59 tahun menjadi penderita DBD terbanyak dengan jumlah 151 kasus dan diikuti oleh kategori usia remaja yaitu 10-18 tahun sebanyak 69 kasus, dimana kalangan usia dewasa lebih rentan terpapar karena pola kerja dan aktivitas yang dilakukan.Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) di Kecamatan kalideres, kasus DBD dengan hasil PE ( ) sebanyak 60 kasus dan hasil PE (-) adalah 186 kasus.Dengan demikian, kasus yang perlu dilakukan fogging adalah 60 kasus.Program Grebek PSN dan fogging berperan penting dalam menekan kasus DBD di Kecamatan Kalideres, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik yang harus diperiksa saat pelaksanaan PSN.Selain itu, diperlukan kolaborasi antar puskesmas agar cakupan wilayah lebih luas, keterlibatan masyarakat lebih merata, dan angka bebas jentik dapat meningkat sehingga penularan DBD dapat ditekan secara optimal
<br>Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang membawahi 12 puskesmas pembantu, melayani wilayah seluas 30,226 kmA dengan jumlah penduduk 464.236 jiwa. Kepadatan penduduk yang tinggi meningkatkan risiko penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Menghadapi ancaman ini, Puskesmas Kalideres secara rutin melaksanakan program Grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pendekatan 3M  dan fogging sebagai upaya pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyakit DBD di wilayah Kecamatan Kalideres dan strategi pencegahan dan pengendalian DBD oleh Puskesmas Kecamatan Kalideres.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" type="image/webp" length="116582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59611-hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sur</link>
	<guid isPermaLink="false">e349c3c02076252530760bcc8eb642be</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 09:00:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif terbukti lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan dengan Genset. Namun, penelitian ini hanya fokus pada aspek efisiensi dan biaya. Untuk penelitian lanjutan, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif: Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif terbukti lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan dengan Genset. Namun, penelitian ini hanya fokus pada aspek efisiensi dan biaya. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang menyelidiki kinerja dan keandalan Panel Surya dalam berbagai kondisi lingkungan, seperti cuaca berawan atau daerah dengan intensitas sinar matahari yang bervariasi. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan Panel Surya dalam aplikasi-aplikasi spesifik, seperti di daerah terpencil atau untuk keperluan industri tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat dan tantangan penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan.. Penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif untuk mensuplai beban listrik ternyata lebih efisien dibandingkan dengan pengunaan Genset.Hal tersebut berkaitan dengan biaya investasi dan biaya operasional Panel Surya yang lebih murah Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran yang jelas mengenai efisiensi penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif jika dibandingkan dengan penggunaan generator/Genset sebagai sumber energi untuk peralatan listrik. Dalam penelitian ini, digunakan Panel Surya dengan kapasitas 100 WP, yang mana energy yang dihasilkan Panel Surya tersebut kemudian disimpan dalam baterai (accu) dengan kapasitas 12 volt 70 Ah. Energi listrik yang dihasilkan oleh Panel Surya tersebut masih berupa energi listrik dengan tegangan searah. Oleh karena kebanyakan peralatan listrik yang ada menggunakan tegangan bolak-balik, maka diperlukan sebuah inverter untuk mengubah tegangan searah yang dihasilkan oleh Panel Surya menjadi tegangan bolak balik. Inverter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp 1x" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-67885.webp" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-67885.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-67885.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-67885.webp 1x" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-ec1c1.webp" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-ec1c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-ec1c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-ec1c1.webp 1x" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59611-hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sur" title="JURIS - Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif" target="_blank">Efisiensi Penggunaan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif</a>: Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif terbukti lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan dengan Genset. Namun, penelitian ini hanya fokus pada aspek efisiensi dan biaya. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang menyelidiki kinerja dan keandalan Panel Surya dalam berbagai kondisi lingkungan, seperti cuaca berawan atau daerah dengan intensitas sinar matahari yang bervariasi. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan Panel Surya dalam aplikasi-aplikasi spesifik, seperti di daerah terpencil atau untuk keperluan industri tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat dan tantangan penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan..
<br>Penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif untuk mensuplai beban listrik ternyata lebih efisien dibandingkan dengan pengunaan Genset.Hal tersebut berkaitan dengan biaya investasi dan biaya operasional Panel Surya yang lebih murah
<br>Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran yang jelas mengenai efisiensi penggunaan Panel Surya sebagai sumber energi alternatif jika dibandingkan dengan penggunaan generator/Genset sebagai sumber energi untuk peralatan listrik. Dalam penelitian ini, digunakan Panel Surya dengan kapasitas 100 WP, yang mana energy yang dihasilkan Panel Surya tersebut kemudian disimpan dalam baterai (accu) dengan kapasitas 12 volt 70 Ah. Energi listrik yang dihasilkan oleh Panel Surya tersebut masih berupa energi listrik dengan tegangan searah. Oleh karena kebanyakan peralatan listrik yang ada menggunakan tegangan bolak-balik, maka diperlukan sebuah inverter untuk mengubah tegangan searah yang dihasilkan oleh Panel Surya menjadi tegangan bolak balik. Inverter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp" type="image/webp" length="108010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-aeb53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-67885.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/hybrid-panel-surya-kondisi-beban-listrik-sektor-en-thumb-ec1c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59614-sidik-jari-ftir-pengenalan</link>
	<guid isPermaLink="false">eb4cb4f13dd0b75f39d285dcdcc2b16d</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 08:43:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,main,menu,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan ketepatan sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan ketepatan sistem pengenalan sidik jari. Kedua, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur keamanan tambahan, seperti sistem autentikasi multi-faktor, untuk meningkatkan keamanan sistem. Ketiga, penelitian ini dapat diuji coba pada perangkat yang lebih canggih, seperti smartphone atau perangkat wearable, untuk melihat efektivitas dan efisiensi sistem dalam aplikasi nyata.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan Deep Learning dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network dan menghasilkan tingkat akurasi pelatihan yang baik dengan akurasi training sebesar 100%.Proses training yang dilakukan menggunakan beberapa perbandingan antaranya jumah epoch dan jumlah learning rate.Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika semakin banyak epoch dan semakin kecil learning rate maka semakin baik hasil akurasi pelatihan yang didapatkan Sistem pengenalan sidik jari banyak digunakan dalam bidang biometrik untuk berbagai keperluan pada beberapa tahun terakhir ini. Pengenalan sidik jari digunakan karena memiliki pola yang rumit yang dapat mengenali seseorang dan merupakan identitas setiap manusia. Sidik jari juga banyak digunakan sebagai verifikasi maupun identifikasi. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah komputer sulit melakukan klasifikasi objek salah satunya pada sidik jari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan deep learning yang menggunakan metode Convolutional Neural... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-cb7b0.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-cb7b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-cb7b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-cb7b0.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" alt="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59614-sidik-jari-ftir-pengenalan" title="JURIS - Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari" target="_blank">Implementasi Deep Learning berbasis Tensorflow untuk Pengenalan Sidik Jari</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan ketepatan sistem pengenalan sidik jari. Kedua, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur keamanan tambahan, seperti sistem autentikasi multi-faktor, untuk meningkatkan keamanan sistem. Ketiga, penelitian ini dapat diuji coba pada perangkat yang lebih canggih, seperti smartphone atau perangkat wearable, untuk melihat efektivitas dan efisiensi sistem dalam aplikasi nyata..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan Deep Learning dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network dan menghasilkan tingkat akurasi pelatihan yang baik dengan akurasi training sebesar 100%.Proses training yang dilakukan menggunakan beberapa perbandingan antaranya jumah epoch dan jumlah learning rate.Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika semakin banyak epoch dan semakin kecil learning rate maka semakin baik hasil akurasi pelatihan yang didapatkan
<br>Sistem pengenalan sidik jari banyak digunakan dalam bidang biometrik untuk berbagai keperluan pada beberapa tahun terakhir ini. Pengenalan sidik jari digunakan karena memiliki pola yang rumit yang dapat mengenali seseorang dan merupakan identitas setiap manusia. Sidik jari juga banyak digunakan sebagai verifikasi maupun identifikasi. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah komputer sulit melakukan klasifikasi objek salah satunya pada sidik jari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan deep learning yang menggunakan metode Convolutional Neural...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp" type="image/webp" length="247732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-cb7b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sidik-jari-ftir-pengenalan-deep-learning-convoluti-thumb-e2160.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17681-emitor-jurnal-teknik-elektro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 20 Aug 2026 11:56:26 +0700. 24 items. Served in: 10.454 seconds [rss] -->
