<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.103-5jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.103-5jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 10:38:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:38:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-05T10:38:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53140-governance-wakaf-ekonomi-produktif-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">ff3c8727281ee00be1fc6b7ea5d08815</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto suharto ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar sarang ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad sunoko ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,anwar,sarang,suharto,sunoko,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji efektivitas WPC dalam jangka panjang dan mengintegrasikan analisis kuantitatif terhadap dampak ekonomi masyarakat penerima manfaat. Selain itu, perlu dikembangkan model tata kelola wakaf produktif yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji efektivitas WPC dalam jangka panjang dan mengintegrasikan analisis kuantitatif terhadap dampak ekonomi masyarakat penerima manfaat. Selain itu, perlu dikembangkan model tata kelola wakaf produktif yang dapat diterapkan di berbagai daerah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti profesionalisme, transparansi, dan inovasi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran wakaf produktif dalam pemberdayaan masyarakat di era digital, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam wakaf produktif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan WPC telah sesuai dengan prinsip Undang-Undang No.41 Tahun 2004 tentang Wakaf, dengan penerapan nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi.Pemanfaatan aset wakaf produktif berupa sewa toko dan sentra kuliner mampu menciptakan pendapatan berkelanjutan untuk mendukung program masjid dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi model tata kelola wakaf produktif berbasis masjid yang dapat direplikasi di daerah lain.Secara ilmiah, hasil penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model good governance wakaf di Indonesia Wakaf produktif merupakan model inovatif dalam optimalisasi aset wakaf untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat. Meskipun potensinya besar, praktik wakaf produktif di Indonesia masih terbatas, khususnya pada lembaga berbasis masjid yang sering terkendala profesionalisme dan tata kelola nazhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan Wakaf Produktif Center (WPC) Masjid Agung Semarang, dengan fokus pada implementasi hak dan kewajiban nazhir serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-54158.webp" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-54158.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-54158.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-54158.webp 1x" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" alt="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-7d9c9.webp" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-7d9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-7d9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-7d9c9.webp 1x" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" alt="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp 1x" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" alt="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53140-governance-wakaf-ekonomi-produktif-pro" title="JURIS - The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development" target="_blank">The Imperative for Productive Waqf at the Great Mosque of Semarang in Promoting Community Economic Development</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji efektivitas WPC dalam jangka panjang dan mengintegrasikan analisis kuantitatif terhadap dampak ekonomi masyarakat penerima manfaat. Selain itu, perlu dikembangkan model tata kelola wakaf produktif yang dapat diterapkan di berbagai daerah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti profesionalisme, transparansi, dan inovasi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran wakaf produktif dalam pemberdayaan masyarakat di era digital, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam wakaf produktif..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan WPC telah sesuai dengan prinsip Undang-Undang No.41 Tahun 2004 tentang Wakaf, dengan penerapan nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi.Pemanfaatan aset wakaf produktif berupa sewa toko dan sentra kuliner mampu menciptakan pendapatan berkelanjutan untuk mendukung program masjid dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi model tata kelola wakaf produktif berbasis masjid yang dapat direplikasi di daerah lain.Secara ilmiah, hasil penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model good governance wakaf di Indonesia
<br>Wakaf produktif merupakan model inovatif dalam optimalisasi aset wakaf untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat. Meskipun potensinya besar, praktik wakaf produktif di Indonesia masih terbatas, khususnya pada lembaga berbasis masjid yang sering terkendala profesionalisme dan tata kelola nazhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan Wakaf Produktif Center (WPC) Masjid Agung Semarang, dengan fokus pada implementasi hak dan kewajiban nazhir serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp" type="image/webp" length="30796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-54158.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-7d9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/governance-wakaf-ekonomi-produktif-masjid-agung-se-thumb-8e7b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-613-uin-walisongo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17808-wahana-akademika-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relevance of Machinery Slaughtering of Animals ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relevance of Machinery Slaughtering of Animals ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relevance of Machinery Slaughtering of Animals ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53139-kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-hew</link>
	<guid isPermaLink="false">8072adf86fb737d6665955066410ca09</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aminah ]]></category>
	<category><![CDATA[ islamic da ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aminah,common,crawl,da,islamic,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji (1) persepsi konsumen terhadap daging yang berasal dari penyembelihan hewan dengan mesin stunning dibandingkan dengan penyembelihan manual tradisional di berbagai wilayah Indonesia, guna memahami tingkat penerimaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji (1) persepsi konsumen terhadap daging yang berasal dari penyembelihan hewan dengan mesin stunning dibandingkan dengan penyembelihan manual tradisional di berbagai wilayah Indonesia, guna memahami tingkat penerimaan pasar halal; (2) pengembangan dan pengujian protokol standar stunning yang menjamin kesejahteraan hewan sekaligus mematuhi fatwa MUI, dengan mengukur indikator stres fisiologis pada hewan sebelum dan sesudah proses penyembelihan; serta (3) analisis implikasi hukum dan teologis penerapan pandangan mazhab yang berbeda mengenai bacaan basmalah dalam penyembelihan mekanis, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang harmonis bagi komunitas Muslim yang beragam. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang teknologi penyembelihan halal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta mendukung praktik yang lebih etis dan dapat diterima secara luas.. Ajaran Islam selalu dinamis menyesuaikan dengan kondisi dan realitas zaman, sehingga praktik penyembelihan hewan halal tidaklah baru namun dapat terus berkembang seiring kemajuan teknologi.Fatwa MUI menyatakan bahwa penyembelihan hewan dengan bantuan tenaga listrik (mekanis) diperbolehkan asalkan memenuhi prosedur standar yang menghindari rasa sakit, cedera, atau kematian hewan pada proses stunning.Dengan demikian, penerapan teknologi mesin penyembelih harus memperhatikan ketentuan fatwa agar tetap halal dan tidak menimbulkan kerugian bagi hewan Makanan dan minuman merupakan dua hal kebutuhan bagi setiap orang. Namun, bagi seorang muslim kehalalan makanan dan minuman selalu menjadi prioritas. Oleh karena itu, tidak semua makanan dan minuman halal untuk di konsumsi, seperti kehalalan hewan atau binatang. Ajaran Islam mengajarkan bahwa halal dan haramnya hewan sembelihan berhubungan erat dengan cara penyembelihannya. Artikel ini menjelaskan dan mendeskripsikan relevansi penyembelihan hewan dengan menggunakan mesin pemotong di abad modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari hasil penelusuran sejumlah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-d6e11.webp" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-d6e11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-d6e11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-d6e11.webp 1x" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" alt="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp 1x" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" alt="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2be42.webp" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2be42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2be42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2be42.webp 1x" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" alt="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53139-kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-hew" title="JURIS - Relevance of Machinery Slaughtering of Animals" target="_blank">Relevance of Machinery Slaughtering of Animals</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji (1) persepsi konsumen terhadap daging yang berasal dari penyembelihan hewan dengan mesin stunning dibandingkan dengan penyembelihan manual tradisional di berbagai wilayah Indonesia, guna memahami tingkat penerimaan pasar halal; (2) pengembangan dan pengujian protokol standar stunning yang menjamin kesejahteraan hewan sekaligus mematuhi fatwa MUI, dengan mengukur indikator stres fisiologis pada hewan sebelum dan sesudah proses penyembelihan; serta (3) analisis implikasi hukum dan teologis penerapan pandangan mazhab yang berbeda mengenai bacaan basmalah dalam penyembelihan mekanis, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang harmonis bagi komunitas Muslim yang beragam. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang teknologi penyembelihan halal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta mendukung praktik yang lebih etis dan dapat diterima secara luas..
<br>Ajaran Islam selalu dinamis menyesuaikan dengan kondisi dan realitas zaman, sehingga praktik penyembelihan hewan halal tidaklah baru namun dapat terus berkembang seiring kemajuan teknologi.Fatwa MUI menyatakan bahwa penyembelihan hewan dengan bantuan tenaga listrik (mekanis) diperbolehkan asalkan memenuhi prosedur standar yang menghindari rasa sakit, cedera, atau kematian hewan pada proses stunning.Dengan demikian, penerapan teknologi mesin penyembelih harus memperhatikan ketentuan fatwa agar tetap halal dan tidak menimbulkan kerugian bagi hewan
<br>Makanan dan minuman merupakan dua hal kebutuhan bagi setiap orang. Namun, bagi seorang muslim kehalalan makanan dan minuman selalu menjadi prioritas. Oleh karena itu, tidak semua makanan dan minuman halal untuk di konsumsi, seperti kehalalan hewan atau binatang. Ajaran Islam mengajarkan bahwa halal dan haramnya hewan sembelihan berhubungan erat dengan cara penyembelihannya. Artikel ini menjelaskan dan mendeskripsikan relevansi penyembelihan hewan dengan menggunakan mesin pemotong di abad modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari hasil penelusuran sejumlah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp" type="image/webp" length="104294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-d6e11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2b6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/kesejahteraan-hewan-penyembelihan-qurban-sembeliha-thumb-2be42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-613-uin-walisongo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17808-wahana-akademika-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53135-pengabdian-masyarakat-pengetahuan-statu</link>
	<guid isPermaLink="false">928f431b6150c3bd5d4bf859c279a4e5</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jihan fahira ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fahira,jihan,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar upaya pencegahan stunting dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada kerjasama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam melakukan pemantauan pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar upaya pencegahan stunting dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada kerjasama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam melakukan pemantauan pertumbuhan anak secara rutin. Kedua, edukasi tentang stunting dan pentingnya pemeriksaan antropometri harus disebarluaskan secara luas, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap stunting. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran antropometri yang lebih akurat dan mudah diakses oleh masyarakat, serta studi tentang efektivitas intervensi nutrisi dalam mencegah stunting.. Seseorang yang telah menerima pendidikan kesehatan cenderung memiliki pengetahuan yang luas dan mampu menyerap informasi melalui berbagai pengalaman, baik dari interaksi dengan orang lain maupun dari media, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemahaman mereka.Pemberian ASI secara eksklusif disertai makanan pendamping (MPASI) yang sehat dimulai sejak usia 6 bulan ke atas juga dapat mencegah kejadian stunting.MPASI yang diberikan pada bayi memasuki usia 6 bulan adalah bagian dari pemenuhan gizi optimal dimasa 1.Dalam proses pengabdian kepada masyarakat sebanyak 14 responden terjadi interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat dibuktikan dengan 1 orang masyarakat dalam bertanya.Saran yang dapat kami sampaikan setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan Pemeriksaan Rutin Antropometri dan Pemberian Nutrisi di Desa Manarap Baru dapat di sebarluaskan Stunting adalah masalah gizi kronis yang banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu mencapai 32,8%. Meski terjadi penurunan prevalensi stunting tahun 2018, namun masih belum mencapai target yang diharapkan. Stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, termasuk kecerdasan dan kemampuan belajar. Untuk mencegah terjadinya stunting diperlukan penanganan yang komprehensif terhadap semua pihak yang terkait dengan pertumbuhan anak yaitu orang tua terutama ibu, keluarga, lingkungan serta tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, cegah dini stunting sangat penting dilakukan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Salah satu cara untuk melakukan cegah dini stuntingadalah melalui pengukuran Antropometri. Pada bayi dan anak usia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp 1x" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" alt="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-617b3.webp" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-617b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-617b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-617b3.webp 1x" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" alt="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-5ed95.webp" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-5ed95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-5ed95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-5ed95.webp 1x" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" alt="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53135-pengabdian-masyarakat-pengetahuan-statu" title="JURIS - Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru" target="_blank">Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar upaya pencegahan stunting dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada kerjasama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam melakukan pemantauan pertumbuhan anak secara rutin. Kedua, edukasi tentang stunting dan pentingnya pemeriksaan antropometri harus disebarluaskan secara luas, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap stunting. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran antropometri yang lebih akurat dan mudah diakses oleh masyarakat, serta studi tentang efektivitas intervensi nutrisi dalam mencegah stunting..
<br>Seseorang yang telah menerima pendidikan kesehatan cenderung memiliki pengetahuan yang luas dan mampu menyerap informasi melalui berbagai pengalaman, baik dari interaksi dengan orang lain maupun dari media, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemahaman mereka.Pemberian ASI secara eksklusif disertai makanan pendamping (MPASI) yang sehat dimulai sejak usia 6 bulan ke atas juga dapat mencegah kejadian stunting.MPASI yang diberikan pada bayi memasuki usia 6 bulan adalah bagian dari pemenuhan gizi optimal dimasa 1.Dalam proses pengabdian kepada masyarakat sebanyak 14 responden terjadi interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat dibuktikan dengan 1 orang masyarakat dalam bertanya.Saran yang dapat kami sampaikan setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan Pemeriksaan Rutin Antropometri dan Pemberian Nutrisi di Desa Manarap Baru dapat di sebarluaskan
<br>Stunting adalah masalah gizi kronis yang banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu mencapai 32,8%. Meski terjadi penurunan prevalensi stunting tahun 2018, namun masih belum mencapai target yang diharapkan. Stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, termasuk kecerdasan dan kemampuan belajar. Untuk mencegah terjadinya stunting diperlukan penanganan yang komprehensif terhadap semua pihak yang terkait dengan pertumbuhan anak yaitu orang tua terutama ibu, keluarga, lingkungan serta tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, cegah dini stunting sangat penting dilakukan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Salah satu cara untuk melakukan cegah dini stuntingadalah melalui pengukuran Antropometri. Pada bayi dan anak usia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp" type="image/webp" length="86278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-00517.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-617b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/pengabdian-masyarakat-pengetahuan-status-gizi-pend-thumb-5ed95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Education Beyond AI Building Integrity Through Authentic Assessment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Education Beyond AI Building Integrity Through Authentic Assessment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Education Beyond AI Building Integrity Through Authentic Assessment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53124-regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literas</link>
	<guid isPermaLink="false">26f907a328ff878b8ca1dd1b1b5b89c3</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ acep nugraha ]]></category>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ bambu hitam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[acep,bambu,hitam,nugraha,rd,roosevelt]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran dosen sebagai fasilitator dan mentor dalam era AI. Bagaimana dosen dapat merancang pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan dunia nyata dan bagaimana mereka dapat membimbing ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran dosen sebagai fasilitator dan mentor dalam era AI. Bagaimana dosen dapat merancang pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan dunia nyata dan bagaimana mereka dapat membimbing mahasiswa dalam penggunaan AI yang etis dan bertanggung jawab? Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan kurikulum adaptif yang menekankan kompetensi, kolaborasi, dan keterampilan lunak. Bagaimana kurikulum ini dapat dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang didominasi teknologi? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki efektivitas dan tantangan implementasi portofolio-based assessment dalam konteks Indonesia, serta strategi untuk mengatasi kesenjangan digital dan regulasi AI yang terbatas.. Munculnya kecerdasan buatan (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi, menuntut pergeseran fundamental dari metode penilaian tradisional menuju pendekatan autentik yang berfokus pada ujian berbasis proyek, penilaian berorientasi proses, dan praktik tangan pertama.Dengan 56% mahasiswa global - termasuk di Indonesia - menggunakan AI untuk tugas atau ujian, metode konvensional seperti esai dan pertanyaan pilihan ganda telah menjadi rentan terhadap manipulasi, memicu krisis autentisitas.Pendekatan autentik - seperti simulasi proyek, refleksi proses, dan presentasi lisan yang didukung platform seperti YouTube - membantu mengurangi ketergantungan pada output AI dan mendorong kreativitas serta pemikiran kritis.Implikasi transformasi ini signifikan baik bagi dosen maupun sistem pendidikan.Dosen harus bergeser dari peran sebagai penilai semata menjadi fasilitator dan mentor, merancang pengalaman belajar berbasis masalah dunia nyata dan membimbing mahasiswa dalam penggunaan AI yang etis.Kurikulum adaptif yang menekankan kompetensi, kolaborasi, dan keterampilan lunak - seperti etika digital dan meta-belajar - diperlukan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang didominasi teknologi.Di Indonesia, tantangan seperti kesenjangan digital dan kurangnya regulasi AI harus diatasi untuk mendukung transformasi ini.Pendidikan tinggi harus memprioritaskan pengembangan lulusan yang kreatif, kritis, dan bertanggung jawab melalui reformasi penilaian dan kurikulum.Rekomendasi termasuk adopsi penilaian berbasis portofolio, implementasi pelatihan literasi AI, dan kebijakan etika yang jelas untuk mencegah kecurangan, didukung oleh praktik global dan lokal Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma penilaian pendidikan tinggi, menantang efektivitas metode ujian tradisional seperti esai dan tes pilihan ganda. Teknologi AI seperti ChatGPT memungkinkan mahasiswa menghasilkan respons berkualitas tinggi dengan cepat, memicu krisis autentisitas dalam penilaian akademik. Penelitian menunjukkan bahwa 56% mahasiswa global, termasuk di Indonesia, menggunakan AI untuk tugas atau ujian, dengan 54% menganggapnya sebagai bentuk kecurangan. Artikel ini bertujuan menganalisis kelemahan ujian tradisional di era AI dan mengusulkan pendekatan penilaian autentik melalui diskusi konseptual berdasarkan analisis tantangan dan strategi baru. Temuan kunci termasuk rekomendasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-da401.webp" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-da401.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-da401.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-da401.webp 1x" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" alt="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-bbccc.webp" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-bbccc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-bbccc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-bbccc.webp 1x" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" alt="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp 1x" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" alt="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53124-regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literas" title="JURIS - Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment" target="_blank">Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran dosen sebagai fasilitator dan mentor dalam era AI. Bagaimana dosen dapat merancang pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan dunia nyata dan bagaimana mereka dapat membimbing mahasiswa dalam penggunaan AI yang etis dan bertanggung jawab? Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan kurikulum adaptif yang menekankan kompetensi, kolaborasi, dan keterampilan lunak. Bagaimana kurikulum ini dapat dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang didominasi teknologi? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki efektivitas dan tantangan implementasi portofolio-based assessment dalam konteks Indonesia, serta strategi untuk mengatasi kesenjangan digital dan regulasi AI yang terbatas..
<br>Munculnya kecerdasan buatan (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi, menuntut pergeseran fundamental dari metode penilaian tradisional menuju pendekatan autentik yang berfokus pada ujian berbasis proyek, penilaian berorientasi proses, dan praktik tangan pertama.Dengan 56% mahasiswa global - termasuk di Indonesia - menggunakan AI untuk tugas atau ujian, metode konvensional seperti esai dan pertanyaan pilihan ganda telah menjadi rentan terhadap manipulasi, memicu krisis autentisitas.Pendekatan autentik - seperti simulasi proyek, refleksi proses, dan presentasi lisan yang didukung platform seperti YouTube - membantu mengurangi ketergantungan pada output AI dan mendorong kreativitas serta pemikiran kritis.Implikasi transformasi ini signifikan baik bagi dosen maupun sistem pendidikan.Dosen harus bergeser dari peran sebagai penilai semata menjadi fasilitator dan mentor, merancang pengalaman belajar berbasis masalah dunia nyata dan membimbing mahasiswa dalam penggunaan AI yang etis.Kurikulum adaptif yang menekankan kompetensi, kolaborasi, dan keterampilan lunak - seperti etika digital dan meta-belajar - diperlukan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang didominasi teknologi.Di Indonesia, tantangan seperti kesenjangan digital dan kurangnya regulasi AI harus diatasi untuk mendukung transformasi ini.Pendidikan tinggi harus memprioritaskan pengembangan lulusan yang kreatif, kritis, dan bertanggung jawab melalui reformasi penilaian dan kurikulum.Rekomendasi termasuk adopsi penilaian berbasis portofolio, implementasi pelatihan literasi AI, dan kebijakan etika yang jelas untuk mencegah kecurangan, didukung oleh praktik global dan lokal
<br>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma penilaian pendidikan tinggi, menantang efektivitas metode ujian tradisional seperti esai dan tes pilihan ganda. Teknologi AI seperti ChatGPT memungkinkan mahasiswa menghasilkan respons berkualitas tinggi dengan cepat, memicu krisis autentisitas dalam penilaian akademik. Penelitian menunjukkan bahwa 56% mahasiswa global, termasuk di Indonesia, menggunakan AI untuk tugas atau ujian, dengan 54% menganggapnya sebagai bentuk kecurangan. Artikel ini bertujuan menganalisis kelemahan ujian tradisional di era AI dan mengusulkan pendekatan penilaian autentik melalui diskusi konseptual berdasarkan analisis tantangan dan strategi baru. Temuan kunci termasuk rekomendasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp" type="image/webp" length="95468" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-da401.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-bbccc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/regulasi-ai-holistik-evaluasi-teknologi-literasi-k-thumb-134b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kampanye Sekolah Sehat Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kampanye Sekolah Sehat Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kampanye Sekolah Sehat Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53122-sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fis</link>
	<guid isPermaLink="false">3dd03ed4ea15893bb805cac6e9554b12</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ade komariah ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,komariah,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan dampak program sekolah sehat, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan kurikulum kesehatan fisik yang terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul: Untuk meningkatkan dampak program sekolah sehat, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan kurikulum kesehatan fisik yang terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pembelajaran olahraga, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis komunitas. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program sekolah sehat dalam jangka panjang, termasuk dampak terhadap prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Dengan demikian, program sekolah sehat dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sekolah dan komunitas setempat.. Kegiatan kampanye sekolah sehat fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 berhasil meningkatkan pemahaman dan antusiasme guru serta siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik, serta menghasilkan komitmen awal untuk menyusun program sekolah sehat yang terstruktur.Untuk memperdalam dan melebarkan dampak program ini, disarankan agar terintegrasi pelajaran kesehatan fisik secara lebih mendalam dalam kurikulum, peningkatan sarana prasarana yang mendukung kegiatan fisik, pemantauan dan evaluasi rutin terhadap efektivitas program, dan melibatkan lebih banyak stakeholder dalam penyusunan dan evaluasi program.Dengan strategi dan implementasi yang efektif, program sekolah sehat di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 dapat menjadi model yang inspiratif bagi sekolah lain dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas Program pengabdian masyarakat bertajuk "Kampanye Sekolah Sehat Fisik" telah dilaksanakan di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 dengan tujuan utama meningkatkan kesehatan siswa di sekolah dasar. Inisiatif ini diimplementasikan melalui serangkaian aktivitas terstruktur dan inisiatif edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, orang tua, dan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi penyampaian pendidikan kesehatan melalui mini seminar, praktik penyusunan program sekolah sehat, sesi olahraga rutin, lokakarya, dan promosi praktik kebersihan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari guru dan siswa, serta terbentuknya komitmen bersama untuk mengimplementasikan rencana program sekolah sehat yang telah disusun. Masukan utama dari peserta adalah penjadwalan olahraga rutin dan pelibatan masyarakat secara berkelanjutan. Sekolah akan menindaklanjuti rencana program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-3929a.webp" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-3929a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-3929a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-3929a.webp 1x" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" alt="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-37a70.webp" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-37a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-37a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-37a70.webp 1x" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" alt="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp 1x" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" alt="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53122-sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fis" title="JURIS - Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul" target="_blank">Kampanye Sekolah Sehat: Optimalisasi Sehat Fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo I Pleret Bantul</a>: Untuk meningkatkan dampak program sekolah sehat, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan kurikulum kesehatan fisik yang terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pembelajaran olahraga, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis komunitas. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program sekolah sehat dalam jangka panjang, termasuk dampak terhadap prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Dengan demikian, program sekolah sehat dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sekolah dan komunitas setempat..
<br>Kegiatan kampanye sekolah sehat fisik di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 berhasil meningkatkan pemahaman dan antusiasme guru serta siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik, serta menghasilkan komitmen awal untuk menyusun program sekolah sehat yang terstruktur.Untuk memperdalam dan melebarkan dampak program ini, disarankan agar terintegrasi pelajaran kesehatan fisik secara lebih mendalam dalam kurikulum, peningkatan sarana prasarana yang mendukung kegiatan fisik, pemantauan dan evaluasi rutin terhadap efektivitas program, dan melibatkan lebih banyak stakeholder dalam penyusunan dan evaluasi program.Dengan strategi dan implementasi yang efektif, program sekolah sehat di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 dapat menjadi model yang inspiratif bagi sekolah lain dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas
<br>Program pengabdian masyarakat bertajuk "Kampanye Sekolah Sehat Fisik" telah dilaksanakan di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 dengan tujuan utama meningkatkan kesehatan siswa di sekolah dasar. Inisiatif ini diimplementasikan melalui serangkaian aktivitas terstruktur dan inisiatif edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, orang tua, dan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi penyampaian pendidikan kesehatan melalui mini seminar, praktik penyusunan program sekolah sehat, sesi olahraga rutin, lokakarya, dan promosi praktik kebersihan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari guru dan siswa, serta terbentuknya komitmen bersama untuk mengimplementasikan rencana program sekolah sehat yang telah disusun. Masukan utama dari peserta adalah penjadwalan olahraga rutin dan pelibatan masyarakat secara berkelanjutan. Sekolah akan menindaklanjuti rencana program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp" type="image/webp" length="84008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-3929a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-37a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/sekolah-sehat-interaksi-sosial-kesehatan-fisik-pre-thumb-f0be5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PAI DI SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PAI DI SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PAI DI SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53116-agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguat</link>
	<guid isPermaLink="false">f84264016b74196fd4f357b6a5e4093b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 10:33:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut peran guru PAI dalam implementasi nilai moderasi beragama di sekolah, khususnya dalam hal inovasi pembelajaran dan strategi pembinaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut peran guru PAI dalam implementasi nilai moderasi beragama di sekolah, khususnya dalam hal inovasi pembelajaran dan strategi pembinaan karakter. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana guru PAI dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas di kalangan siswa.2. Meneliti dampak kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap budaya sekolah secara keseluruhan, termasuk dalam hal inklusivitas, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman. Penelitian ini dapat mengukur seberapa efektif kepemimpinan transformasional dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter siswa.3. Menganalisis pengaruh pendekatan humanis-transformatif dalam penguatan toleransi beragama di sekolah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan humanis-transformatif dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang moderasi beragama.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan studi kepemimpinan pendidikan Islam, khususnya dalam konteks kepala sekolah sebagai aktor sosial untuk moderasi beragama di era radikalisme.. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah sangat berpengaruh dalam memperbaiki cara mengajar Pendidikan Agama Islam yang mengedepankan nilai moderasi beragama.Kepala sekolah bukan sekadar pengelola, tapi juga menjadi contoh dan pendorong semangat yang membangun suasana sekolah yang terbuka dan menghargai perbedaan.Dari hasil penelitian, terlihat jelas bahwa sikap teladan, dorongan motivasi, pemikiran kritis, dan perhatian khusus dari kepala sekolah berhasil membuat pembelajaran agama menjadi lebih toleran dan sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.Pembelajaran PAI yang menanamkan moderasi ini tidak hanya cocok dengan ajaran Islam dan kebijakan nasional, tapi juga menggunakan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan melibatkan partisipasi aktif.Meski ada tantangan, semuanya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik, empati, dan sikap reflektif, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan mendorong pemberdayaan.Dengan begitu, penelitian ini berhasil menjawab tujuan awal untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah memperkuat nilai moderasi beragama lewat pembelajaran PAI Penguatan nilai moderasi beragama di sekolah penting dilakukan sejak dini untuk mencegah paham ekstrem dan intoleran. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya sekolah yang inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam penguatan moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMPN 4 Limbangan Garut dan SMP Adzzimat DaAoi Indonesia Rancaekek Bandung.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" alt="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-7db83.webp" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-7db83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-7db83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-7db83.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" alt="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-6132c.webp" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-6132c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-6132c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-6132c.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" alt="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53116-agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguat" title="JURIS - STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP" target="_blank">STRATEGI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut peran guru PAI dalam implementasi nilai moderasi beragama di sekolah, khususnya dalam hal inovasi pembelajaran dan strategi pembinaan karakter. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana guru PAI dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas di kalangan siswa.2. Meneliti dampak kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap budaya sekolah secara keseluruhan, termasuk dalam hal inklusivitas, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman. Penelitian ini dapat mengukur seberapa efektif kepemimpinan transformasional dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter siswa.3. Menganalisis pengaruh pendekatan humanis-transformatif dalam penguatan toleransi beragama di sekolah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan humanis-transformatif dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang moderasi beragama.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan studi kepemimpinan pendidikan Islam, khususnya dalam konteks kepala sekolah sebagai aktor sosial untuk moderasi beragama di era radikalisme..
<br>Penelitian ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah sangat berpengaruh dalam memperbaiki cara mengajar Pendidikan Agama Islam yang mengedepankan nilai moderasi beragama.Kepala sekolah bukan sekadar pengelola, tapi juga menjadi contoh dan pendorong semangat yang membangun suasana sekolah yang terbuka dan menghargai perbedaan.Dari hasil penelitian, terlihat jelas bahwa sikap teladan, dorongan motivasi, pemikiran kritis, dan perhatian khusus dari kepala sekolah berhasil membuat pembelajaran agama menjadi lebih toleran dan sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.Pembelajaran PAI yang menanamkan moderasi ini tidak hanya cocok dengan ajaran Islam dan kebijakan nasional, tapi juga menggunakan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan melibatkan partisipasi aktif.Meski ada tantangan, semuanya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik, empati, dan sikap reflektif, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan mendorong pemberdayaan.Dengan begitu, penelitian ini berhasil menjawab tujuan awal untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah memperkuat nilai moderasi beragama lewat pembelajaran PAI
<br>Penguatan nilai moderasi beragama di sekolah penting dilakukan sejak dini untuk mencegah paham ekstrem dan intoleran. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya sekolah yang inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam penguatan moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMPN 4 Limbangan Garut dan SMP Adzzimat DaAoi Indonesia Rancaekek Bandung....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp" type="image/webp" length="112688" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-e91d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-7db83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/agama-islam-pai-pembelajaran-pelatihan-penguatan-m-thumb-6132c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1168-uin-banten.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13722-attention-required-cloudflare.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education A Case Study of Pesantren in Bogor Regency 2019 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education A Case Study of Pesantren in Bogor Regency 2019 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education A Case Study of Pesantren in Bogor Regency 2019 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53126-praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-k</link>
	<guid isPermaLink="false">04ac2ce3f724a4a2eb434da30902e76b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:35:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ acep nugraha ]]></category>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ bambu hitam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[acep,bambu,hitam,nugraha,rd,roosevelt]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi platform pembelajaran digital memengaruhi praktik manajemen dan kualitas pendidikan di pesantren modern pada berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023): Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi platform pembelajaran digital memengaruhi praktik manajemen dan kualitas pendidikan di pesantren modern pada berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan adopsi teknologi dalam konteks keagamaan. Selain itu, studi komparatif mengenai penerapan kerangka Total Quality Management (TQM) yang memadukan nilai-nilai spiritual pada pesantren hibrida dapat menilai dampaknya terhadap kinerja institusi dibandingkan dengan model tradisional dan modern, memberikan wawasan tentang sinergi antara kualitas manajerial dan nilai keagamaan. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak hasil alumniAiseperti tingkat pekerjaan, pendidikan lanjutan, dan partisipasi komunitasAidapat mengungkap hubungan antara tipe manajemen yang diterapkan di pesantren asal dan pencapaian jangka panjang mereka, serta mengidentifikasi mekanisme mediasi yang mendasari hubungan tersebut.. Implementasi manajemen pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern menghasilkan variasi kualitas pendidikan serta membentuk identitas institusional yang memengaruhi legitimasi sosial mereka.Kualitas pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat modernisasi manajerial, melainkan juga oleh kemampuan lembaga untuk menyeimbangkan tradisi spiritual dengan tuntutan pendidikan formal.Perbedaan tipologi pesantren mencerminkan strategi adaptasi yang beragam terhadap permintaan kontemporer, bukan sekadar indikator kemunduran atau kemajuan Penelitian ini dimotivasi oleh tantangan berkelanjutan dalam manajemen pendidikan di pesantren, yang belum sepenuhnya memenuhi tuntutan standar kualitas pendidikan modern. Studi ini bertujuan menganalisis implementasi praktik manajemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern di Kabupaten Bogor. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Sumber data meliputi pimpinan pesantren, guru,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-096b5.webp" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-096b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-096b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-096b5.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" alt="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-00ccb.webp" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-00ccb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-00ccb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-00ccb.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" alt="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" alt="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53126-praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-k" title="JURIS - Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)" target="_blank">Implementation of Management in Enhancing the Quality of Education: A Case Study of Pesantren in Bogor Regency (2019-2023)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi platform pembelajaran digital memengaruhi praktik manajemen dan kualitas pendidikan di pesantren modern pada berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan adopsi teknologi dalam konteks keagamaan. Selain itu, studi komparatif mengenai penerapan kerangka Total Quality Management (TQM) yang memadukan nilai-nilai spiritual pada pesantren hibrida dapat menilai dampaknya terhadap kinerja institusi dibandingkan dengan model tradisional dan modern, memberikan wawasan tentang sinergi antara kualitas manajerial dan nilai keagamaan. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak hasil alumniAiseperti tingkat pekerjaan, pendidikan lanjutan, dan partisipasi komunitasAidapat mengungkap hubungan antara tipe manajemen yang diterapkan di pesantren asal dan pencapaian jangka panjang mereka, serta mengidentifikasi mekanisme mediasi yang mendasari hubungan tersebut..
<br>Implementasi manajemen pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern menghasilkan variasi kualitas pendidikan serta membentuk identitas institusional yang memengaruhi legitimasi sosial mereka.Kualitas pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat modernisasi manajerial, melainkan juga oleh kemampuan lembaga untuk menyeimbangkan tradisi spiritual dengan tuntutan pendidikan formal.Perbedaan tipologi pesantren mencerminkan strategi adaptasi yang beragam terhadap permintaan kontemporer, bukan sekadar indikator kemunduran atau kemajuan
<br>Penelitian ini dimotivasi oleh tantangan berkelanjutan dalam manajemen pendidikan di pesantren, yang belum sepenuhnya memenuhi tuntutan standar kualitas pendidikan modern. Studi ini bertujuan menganalisis implementasi praktik manajemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern di Kabupaten Bogor. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Sumber data meliputi pimpinan pesantren, guru,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp" type="image/webp" length="91324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-096b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-00ccb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/praktik-manajemen-kurikulum-pendidikan-kristiani-l-thumb-3b30d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan Implementasi Green School di Madrasah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan Implementasi Green School di Madrasah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan Implementasi Green School di Madrasah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53131-program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">f8e32f2604544cd28b3dc8561697b58b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:14:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side3 jip ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jip,side3]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai model implementasi green school di madrasah untuk mengidentifikasi best practices yang dapat diadaptasi oleh madrasah lain. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai model implementasi green school di madrasah untuk mengidentifikasi best practices yang dapat diadaptasi oleh madrasah lain. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang program green school dalam membentuk karakter ekologis siswa dan kontribusinya terhadap gerakan pelestarian lingkungan. Penelitian ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan kurikulum terintegrasi yang mensinergikan aspek teologis, ekologis, dan praktis dalam pendidikan lingkungan, serta strategi-strategi inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan implementasi green school di madrasah.. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa implementasi green school di madrasah memiliki keunikan dan potensi besar dalam membangun kesadaran ekologis yang dilandasi nilai-nilai spiritual Islam.Integrasi konsep khalifah fil ardh, mizan, dan istishlah dalam program green school memberikan dimensi sakralitas pada upaya pelestarian lingkungan yang memperkuat motivasi intrinsik siswa untuk berperilaku ramah lingkungan.Pendekatan yang tidak hanya mengandalkan argumentasi rasional-utilitarian tetapi juga menyentuh dimensi iman dan ketakwaan terbukti efektif dalam mengubah sikap dan perilaku siswa.Implementasi green school di madrasah mencakup tiga dimensi utama yang saling terkait.Pertama, transformasi kurikulum melalui integrasi nilai ekologi Islam dalam berbagai mata pelajaran, baik agama maupun sains dan humaniora.Kedua, pembangunan budaya sekolah melalui berbagai program dan kegiatan yang menanamkan kebiasaan hidup berkelanjutan dalam keseharian.Ketiga, pengembangan infrastruktur dan fasilitas ramah lingkungan yang mendukung pembelajaran dan praktik pelestarian lingkungan.Ketiga dimensi ini harus berjalan secara sinergis untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.Dampak program green school terhadap siswa menunjukkan hasil yang positif dalam dimensi kognitif, afektif, dan konatif.Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang isu lingkungan dan kaitannya dengan ajaran Islam, peningkatan empati dan kepedulian terhadap lingkungan, serta perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.Namun, konsistensi perilaku masih menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh konteks lingkungan di mana siswa berada.Diperlukan kerjasama dengan keluarga dan masyarakat untuk memastikan konsistensi antara nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dengan praktik di luar sekolah.Implementasi green school di madrasah menghadapi berbagai tantangan termasuk keterbatasan infrastruktur, pembiayaan, kompetensi guru, resistensi budaya, dan dukungan kebijakan.Namun, madrasah telah mengembangkan berbagai strategi inovatif untuk mengatasi tantangan tersebut melalui kemitraan strategis, pengembangan komunitas belajar guru, komunikasi efektif dengan orang tua, model pembiayaan kreatif, dan advokasi kebijakan.Strategi-strategi ini menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan komitmen yang kuat, tantangan-tantangan dapat diatasi.Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi untuk pengembangan program green school di madrasah.Pertama, perlu dikembangkan kurikulum terintegrasi yang secara sistematis mensinergikan aspek teologis, ekologis, dan praktis dalam pendidikan lingkungan.Kedua, perlu dikembangkan program pelatihan guru yang berkelanjutan dan berbasis kompetensi untuk meningkatkan kapasitas guru dalam pedagogi lingkungan berbasis Islam.Ketiga, perlu dikembangkan model kemitraan multi-stakeholder yang melibatkan pemerintah, universitas, LSM, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung implementasi green school di madrasah.Keempat, perlu ada kebijakan yang lebih jelas dan kuat dari pemerintah, khususnya Kementerian Agama, yang mendukung implementasi green school di madrasah.Kelima, perlu dikembangkan penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas jangka panjang program green school dalam membentuk karakter ekologis siswa dan kontribusinya terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang lebih luas Krisis lingkungan global menuntut respons komprehensif dari berbagai sektor, termasuk pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji implementasi konsep green school di madrasah sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai ekologi dalam pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga madrasah, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam tentang pengelolaan alam diintegrasikan dalam kurikulum, budaya sekolah, dan praktik keseharian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green school di madrasah memiliki keunikan dengan mendasarkan program pada prinsip khalifah fil ardh, mizan, dan istishlah yang memperkuat motivasi intrinsik siswa untuk menjaga lingkungan. Temuan juga mengungkapkan bahwa integrasi nilai ekologi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" alt="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-751cb.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-751cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-751cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-751cb.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" alt="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-eb233.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-eb233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-eb233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-eb233.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" alt="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53131-program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon" title="JURIS - Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah" target="_blank">Pendidikan Islam dan Isu Lingkungan: Implementasi Green School di Madrasah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai model implementasi green school di madrasah untuk mengidentifikasi best practices yang dapat diadaptasi oleh madrasah lain. Selain itu, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang program green school dalam membentuk karakter ekologis siswa dan kontribusinya terhadap gerakan pelestarian lingkungan. Penelitian ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan kurikulum terintegrasi yang mensinergikan aspek teologis, ekologis, dan praktis dalam pendidikan lingkungan, serta strategi-strategi inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan implementasi green school di madrasah..
<br>Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa implementasi green school di madrasah memiliki keunikan dan potensi besar dalam membangun kesadaran ekologis yang dilandasi nilai-nilai spiritual Islam.Integrasi konsep khalifah fil ardh, mizan, dan istishlah dalam program green school memberikan dimensi sakralitas pada upaya pelestarian lingkungan yang memperkuat motivasi intrinsik siswa untuk berperilaku ramah lingkungan.Pendekatan yang tidak hanya mengandalkan argumentasi rasional-utilitarian tetapi juga menyentuh dimensi iman dan ketakwaan terbukti efektif dalam mengubah sikap dan perilaku siswa.Implementasi green school di madrasah mencakup tiga dimensi utama yang saling terkait.Pertama, transformasi kurikulum melalui integrasi nilai ekologi Islam dalam berbagai mata pelajaran, baik agama maupun sains dan humaniora.Kedua, pembangunan budaya sekolah melalui berbagai program dan kegiatan yang menanamkan kebiasaan hidup berkelanjutan dalam keseharian.Ketiga, pengembangan infrastruktur dan fasilitas ramah lingkungan yang mendukung pembelajaran dan praktik pelestarian lingkungan.Ketiga dimensi ini harus berjalan secara sinergis untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.Dampak program green school terhadap siswa menunjukkan hasil yang positif dalam dimensi kognitif, afektif, dan konatif.Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang isu lingkungan dan kaitannya dengan ajaran Islam, peningkatan empati dan kepedulian terhadap lingkungan, serta perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.Namun, konsistensi perilaku masih menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh konteks lingkungan di mana siswa berada.Diperlukan kerjasama dengan keluarga dan masyarakat untuk memastikan konsistensi antara nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dengan praktik di luar sekolah.Implementasi green school di madrasah menghadapi berbagai tantangan termasuk keterbatasan infrastruktur, pembiayaan, kompetensi guru, resistensi budaya, dan dukungan kebijakan.Namun, madrasah telah mengembangkan berbagai strategi inovatif untuk mengatasi tantangan tersebut melalui kemitraan strategis, pengembangan komunitas belajar guru, komunikasi efektif dengan orang tua, model pembiayaan kreatif, dan advokasi kebijakan.Strategi-strategi ini menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan komitmen yang kuat, tantangan-tantangan dapat diatasi.Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi untuk pengembangan program green school di madrasah.Pertama, perlu dikembangkan kurikulum terintegrasi yang secara sistematis mensinergikan aspek teologis, ekologis, dan praktis dalam pendidikan lingkungan.Kedua, perlu dikembangkan program pelatihan guru yang berkelanjutan dan berbasis kompetensi untuk meningkatkan kapasitas guru dalam pedagogi lingkungan berbasis Islam.Ketiga, perlu dikembangkan model kemitraan multi-stakeholder yang melibatkan pemerintah, universitas, LSM, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung implementasi green school di madrasah.Keempat, perlu ada kebijakan yang lebih jelas dan kuat dari pemerintah, khususnya Kementerian Agama, yang mendukung implementasi green school di madrasah.Kelima, perlu dikembangkan penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas jangka panjang program green school dalam membentuk karakter ekologis siswa dan kontribusinya terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang lebih luas
<br>Krisis lingkungan global menuntut respons komprehensif dari berbagai sektor, termasuk pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji implementasi konsep green school di madrasah sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai ekologi dalam pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga madrasah, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam tentang pengelolaan alam diintegrasikan dalam kurikulum, budaya sekolah, dan praktik keseharian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green school di madrasah memiliki keunikan dengan mendasarkan program pada prinsip khalifah fil ardh, mizan, dan istishlah yang memperkuat motivasi intrinsik siswa untuk menjaga lingkungan. Temuan juga mengungkapkan bahwa integrasi nilai ekologi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp" type="image/webp" length="97708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-11cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-751cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/program-green-pesantren-tantangan-implementasi-kon-thumb-eb233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1161-stitmuba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12090-jurnal-ilmiah-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53137-risiko-hipertensi-memoderasi-str</link>
	<guid isPermaLink="false">e975a864164bb768ed308bb9c335535c</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:08:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jihan fahira ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fahira,jihan,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari promosi kesehatan terhadap perilaku dan kesehatan ibu hamil. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan pengetahuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari promosi kesehatan terhadap perilaku dan kesehatan ibu hamil. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang hipertensi pada ibu hamil, seperti penggunaan teknologi atau media sosial untuk penyebaran informasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pencegahan hipertensi pada ibu hamil dan post partum, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut.. Kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa upaya penyebaran informasi terkait hipertensi pada kehamilan bagi kelompok ibu hamil di Desa Aek Haruaya memiliki dampak positif.Salah satunya adalah peningkatan pengetahuan pada kelompok tersebut.Hal ini menunjukan bahwa promosi kesehatan mampu di terapkan sebagai tahap pertama dalam upaya pencegahan penyakit.Salah satu metode dalam promosi kesehatan yang dapat diterapkan adalah metode ceramah dan penyebaran leaflet kepada kelompok sasaran.Akan tetapi, upaya untuk mencegah terjadinya hipertensi pada ibu hamil dan post partum tidak cukup dengan edukasi.Pemantauan berkala tekanan darah dan perubahan perilaku untuk lebih sehat perlu dilakukan oleh kelompok ini.Dukungan dari keluarga terutama suami sebagai support system juga mampu ditingkatkan.Maka dari itu, diharapkan promosi kesehatan ke beberapa kelompok target lainnya serta program lainnya perlu direncanakan dan dijalankan.Agar kesehatan masyarakat lebih dapat diperhatikan dan dikelola dengan baik Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas nilai normal. Di Indonesia, prevalensi hipertensi berkisar antara 34,1% hingga 55,2% berdasarkan pengukuran penduduk dari usia muda hingga lanjut usia, Penyebab tekanan darah tinggi antara lain hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko hipertensi yang terjadi pada masyarakat Desa Aku Halaya Kabupaten Padang Lawas Utara Kecamatan Portibi pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan pendekatan cross... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-1ca7a.webp" title="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-1ca7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-1ca7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-1ca7a.webp 1x" title="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" alt="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp" title="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp 1x" title="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" alt="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53137-risiko-hipertensi-memoderasi-str" title="JURIS - B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara" target="_blank">B Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari promosi kesehatan terhadap perilaku dan kesehatan ibu hamil. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang hipertensi pada ibu hamil, seperti penggunaan teknologi atau media sosial untuk penyebaran informasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pencegahan hipertensi pada ibu hamil dan post partum, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut..
<br>Kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa upaya penyebaran informasi terkait hipertensi pada kehamilan bagi kelompok ibu hamil di Desa Aek Haruaya memiliki dampak positif.Salah satunya adalah peningkatan pengetahuan pada kelompok tersebut.Hal ini menunjukan bahwa promosi kesehatan mampu di terapkan sebagai tahap pertama dalam upaya pencegahan penyakit.Salah satu metode dalam promosi kesehatan yang dapat diterapkan adalah metode ceramah dan penyebaran leaflet kepada kelompok sasaran.Akan tetapi, upaya untuk mencegah terjadinya hipertensi pada ibu hamil dan post partum tidak cukup dengan edukasi.Pemantauan berkala tekanan darah dan perubahan perilaku untuk lebih sehat perlu dilakukan oleh kelompok ini.Dukungan dari keluarga terutama suami sebagai support system juga mampu ditingkatkan.Maka dari itu, diharapkan promosi kesehatan ke beberapa kelompok target lainnya serta program lainnya perlu direncanakan dan dijalankan.Agar kesehatan masyarakat lebih dapat diperhatikan dan dikelola dengan baik
<br>Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas nilai normal. Di Indonesia, prevalensi hipertensi berkisar antara 34,1% hingga 55,2% berdasarkan pengukuran penduduk dari usia muda hingga lanjut usia, Penyebab tekanan darah tinggi antara lain hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko hipertensi yang terjadi pada masyarakat Desa Aku Halaya Kabupaten Padang Lawas Utara Kecamatan Portibi pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan pendekatan cross...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp" type="image/webp" length="106252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-1ca7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/risiko-hipertensi-memoderasi-stroke-prevalensi-pen-thumb-af799.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Principle of Independence in Construction Service Contracts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Principle of Independence in Construction Service Contracts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Principle of Independence in Construction Service Contracts ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53125-kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik</link>
	<guid isPermaLink="false">d54ef90c4178c566fa4a42ae3c61d686</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:04:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ acep nugraha ]]></category>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ bambu hitam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[acep,bambu,hitam,nugraha,rd,roosevelt]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan prinsip independensi insinyur di berbagai yurisdiksi hukum dan budaya. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Principle of Independence in Construction Service Contracts: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan prinsip independensi insinyur di berbagai yurisdiksi hukum dan budaya. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penerapan prinsip ini, serta mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjamin independensi insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran insinyur dalam resolusi sengketa konstruksi, khususnya dalam konteks budaya dan hukum yang berbeda. Studi ini dapat membantu mengembangkan mekanisme resolusi sengketa yang lebih kuat dan efektif, dengan mempertimbangkan peran insinyur sebagai pihak netral dan independen. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan dan implementasi standar industri yang mendukung independensi insinyur, termasuk pelatihan dan pendidikan yang relevan untuk memastikan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan tanggung jawab insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi.. Prinsip independensi insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi adalah salah satu prinsip inti dalam model FIDIC dan standar internasional lainnya yang luas.Independensi ini penting untuk menjaga keadilan, transparansi, dan integritas proses konstruksi, karena insinyur bertanggung jawab atas keputusan-keputusan kritis yang berdampak pada biaya, kualitas, dan kemajuan proyek.Namun, konsep fungsi netral insinyur tidak dipahami atau diterima secara universal, dan hambatan mungkin muncul dalam konteks hukum dan budaya tertentu.Mengatasi tantangan ini memerlukan strategi multidisipliner yang mencakup reformasi hukum, inisiatif pendidikan, dan pengembangan budaya industri yang mengakui dan menghargai posisi independen insinyur Artikel ini menyelidiki peran penting dari independensi dan netralitas insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi. Dengan menggunakan pendekatan normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan kontrak dan prinsip hukum yang mengatur independensi insinyur, serta penerapan konsep ini di berbagai sistem hukum. Temuan menunjukkan bahwa meskipun konsep insinyur sebagai pihak independen dan tidak memihak sudah mapan di beberapa yurisdiksi, terutama yang menggunakan kontrak FIDIC, konsep ini kurang dikenal di sistem hukum sipil, di mana administrator kontrak sering dianggap mewakili kepentingan pemberi kerja. Artikel ini menekankan pentingnya menjaga independensi insinyur untuk menjamin keadilan, transparansi, dan resolusi sengketa yang efektif dalam industri konstruksi. Mempertahankan independensi insinyur adalah hal yang esensial untuk menjaga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp 1x" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" alt="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-9d39d.webp" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-9d39d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-9d39d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-9d39d.webp 1x" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" alt="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-5f7e9.webp" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-5f7e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-5f7e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-5f7e9.webp 1x" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" alt="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53125-kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik" title="JURIS - Principle of Independence in Construction Service Contracts" target="_blank">Principle of Independence in Construction Service Contracts</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang penerapan prinsip independensi insinyur di berbagai yurisdiksi hukum dan budaya. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penerapan prinsip ini, serta mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjamin independensi insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran insinyur dalam resolusi sengketa konstruksi, khususnya dalam konteks budaya dan hukum yang berbeda. Studi ini dapat membantu mengembangkan mekanisme resolusi sengketa yang lebih kuat dan efektif, dengan mempertimbangkan peran insinyur sebagai pihak netral dan independen. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan dan implementasi standar industri yang mendukung independensi insinyur, termasuk pelatihan dan pendidikan yang relevan untuk memastikan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan tanggung jawab insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi..
<br>Prinsip independensi insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi adalah salah satu prinsip inti dalam model FIDIC dan standar internasional lainnya yang luas.Independensi ini penting untuk menjaga keadilan, transparansi, dan integritas proses konstruksi, karena insinyur bertanggung jawab atas keputusan-keputusan kritis yang berdampak pada biaya, kualitas, dan kemajuan proyek.Namun, konsep fungsi netral insinyur tidak dipahami atau diterima secara universal, dan hambatan mungkin muncul dalam konteks hukum dan budaya tertentu.Mengatasi tantangan ini memerlukan strategi multidisipliner yang mencakup reformasi hukum, inisiatif pendidikan, dan pengembangan budaya industri yang mengakui dan menghargai posisi independen insinyur
<br>Artikel ini menyelidiki peran penting dari independensi dan netralitas insinyur dalam administrasi kontrak konstruksi. Dengan menggunakan pendekatan normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan kontrak dan prinsip hukum yang mengatur independensi insinyur, serta penerapan konsep ini di berbagai sistem hukum. Temuan menunjukkan bahwa meskipun konsep insinyur sebagai pihak independen dan tidak memihak sudah mapan di beberapa yurisdiksi, terutama yang menggunakan kontrak FIDIC, konsep ini kurang dikenal di sistem hukum sipil, di mana administrator kontrak sering dianggap mewakili kepentingan pemberi kerja. Artikel ini menekankan pentingnya menjaga independensi insinyur untuk menjamin keadilan, transparansi, dan resolusi sengketa yang efektif dalam industri konstruksi. Mempertahankan independensi insinyur adalah hal yang esensial untuk menjaga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp" type="image/webp" length="90852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-eece1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-9d39d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/kontrak-fidic-sengketa-konstruksi-praktik-industri-thumb-5f7e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53127-kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship</link>
	<guid isPermaLink="false">2639e2a2692c9ed12b90c5b040238941</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:02:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari gunawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ taipei city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,city,gunawan,rd,roosevelt,taipei]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi teacherpreneurship di kalangan dosen sekolah tinggi teologi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dosen dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi teacherpreneurship di kalangan dosen sekolah tinggi teologi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dosen dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keberanian mereka dalam mengajar, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi dosen dalam menerapkan teacherpreneurship, serta strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan efektivitasnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan praktis dan rekomendasi bagi pengembangan profesional dosen di bidang pendidikan tinggi teologi.. Entrepreneurship atau entrepreneurialism adalah pola pikir, perspektif, wawasan, dan pola perilaku individu terhadap apa yang perlu dilakukan.Di dunia pendidikan tinggi, khususnya di sekolah tinggi teologi, diharapkan dosen teologi memiliki semangat kewirausahaan, terutama dalam bidang pendidikan.Sebagai dosen, teacherpreneurship terlihat ketika mereka menunjukkan kemampuan tambahan dalam kreativitas, inovasi, sinergi, dan keberanian untuk melanjutkan pekerjaan mereka.Dengan kemampuan ini, diharapkan seorang dosen teologi dapat memenuhi tanggung jawabnya secara efektif.Teacherpreneurship akhirnya menjadi aspek penting bagi seseorang yang bekerja sebagai pendidik di bidang pendidikan tinggi teologi Artikel ini merupakan eksplorasi konseptual yang bertujuan untuk mengkaji konsep teacherpreneurship di kalangan dosen sekolah tinggi teologi. Teacherpreneurship, yang dipahami sebagai penerapan semangat kewirausahaan dalam diri seorang dosen, menuntut kemampuan untuk berwirausaha sebagai upaya untuk mengembangkan potensi yang ada secara optimal dan bertujuan untuk memaksimalkan diri sebagai dosen teologi profesional dengan hasil yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk berusaha memahami dengan tepat semangat kewirausahaan dalam diri dosen sekolah tinggi teologi sehingga melalui pelayanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-2df3e.webp" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-2df3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-2df3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-2df3e.webp 1x" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" alt="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp 1x" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" alt="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-93fdf.webp" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-93fdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-93fdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-93fdf.webp 1x" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" alt="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53127-kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship" title="JURIS - Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers" target="_blank">Introducing Teacherpreneurship in the Scope of Theological Seminary Lecturers</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi teacherpreneurship di kalangan dosen sekolah tinggi teologi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dosen dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keberanian mereka dalam mengajar, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi dosen dalam menerapkan teacherpreneurship, serta strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan efektivitasnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan praktis dan rekomendasi bagi pengembangan profesional dosen di bidang pendidikan tinggi teologi..
<br>Entrepreneurship atau entrepreneurialism adalah pola pikir, perspektif, wawasan, dan pola perilaku individu terhadap apa yang perlu dilakukan.Di dunia pendidikan tinggi, khususnya di sekolah tinggi teologi, diharapkan dosen teologi memiliki semangat kewirausahaan, terutama dalam bidang pendidikan.Sebagai dosen, teacherpreneurship terlihat ketika mereka menunjukkan kemampuan tambahan dalam kreativitas, inovasi, sinergi, dan keberanian untuk melanjutkan pekerjaan mereka.Dengan kemampuan ini, diharapkan seorang dosen teologi dapat memenuhi tanggung jawabnya secara efektif.Teacherpreneurship akhirnya menjadi aspek penting bagi seseorang yang bekerja sebagai pendidik di bidang pendidikan tinggi teologi
<br>Artikel ini merupakan eksplorasi konseptual yang bertujuan untuk mengkaji konsep teacherpreneurship di kalangan dosen sekolah tinggi teologi. Teacherpreneurship, yang dipahami sebagai penerapan semangat kewirausahaan dalam diri seorang dosen, menuntut kemampuan untuk berwirausaha sebagai upaya untuk mengembangkan potensi yang ada secara optimal dan bertujuan untuk memaksimalkan diri sebagai dosen teologi profesional dengan hasil yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk berusaha memahami dengan tepat semangat kewirausahaan dalam diri dosen sekolah tinggi teologi sehingga melalui pelayanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp" type="image/webp" length="93226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-2df3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-f0d66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/kinerja-profesional-dosen-teacherpreneurship-sekol-thumb-93fdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ S The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu GDS dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ S The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu GDS dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ S The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu GDS dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53120-gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi</link>
	<guid isPermaLink="false">e3b4775ca2aabd8dca5ad8fd20cb61f0</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:50:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ade komariah ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,komariah,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang diabetes mellitus dan hipertensi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang diabetes mellitus dan hipertensi, serta pentingnya pengelolaan dan pencegahan komplikasi yang terkait. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini, termasuk penyediaan informasi yang mudah dipahami dan aksesibilitas layanan kesehatan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap prevalensi tinggi diabetes dan hipertensi di masyarakat, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan faktor genetik, serta mengembangkan intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi risiko tersebut.. Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa program KKN Universitas Bina Bangsa mengenai Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pemeriksaan Tekanan Darah Kepada warga pralansia di RT 03/RW 02 Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kabupaten Kota Serang telah berjalan dengan baik, warga pralansia menerima dan mengikuti kegiatan dengan antusias.Hal ini tidak terlepas dari persetujuan Lurah yang ikut andil dan menyetujui kegiatan Sosialisasi dan Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengecekan Tensi Darah di RT 03/RW 02 Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kabupaten Kota Serang Diabetes mellitus dan hipertensi merupakan penyakit yang prevalensinya selalu tinggi di Indonesia. Penyakit ini terjadi pada orang dewasa maupun lansia. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan para warga Pasuluan mengenai penyakit hipertensi dan diabetes mellitus ini, dan apa bila penyakit ini tidak ditangani dengan baik makan akan menyebabkan komplikasi yang berkelanjutan. Adapun metode yang diterapkan dalam sosialisasi ini mengumpulkan semua warga Pasuluan untuk datang ke Posko KKM kelompok 05 guna mengikuti sosialisasi cek gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah. Hasil yang didapatkan dari sosialisasi ini terdapat 5 orang yang mengalami diabetes, resiko diabetes 1 orang, dan normal 19 orang, untuk pengukuran tekanan darah yang mengalami hipertensi ada 8 orang,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-d3703.webp" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-d3703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-d3703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-d3703.webp 1x" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" alt="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp 1x" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" alt="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-e30b8.webp" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-e30b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-e30b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-e30b8.webp 1x" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" alt="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53120-gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi" title="JURIS - S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang" target="_blank">S, The Sosialisasi Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengukuran Tekanan Darah di Desa Pasuluhan Serang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan intervensi lebih lanjut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang diabetes mellitus dan hipertensi, serta pentingnya pengelolaan dan pencegahan komplikasi yang terkait. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini, termasuk penyediaan informasi yang mudah dipahami dan aksesibilitas layanan kesehatan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap prevalensi tinggi diabetes dan hipertensi di masyarakat, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan faktor genetik, serta mengembangkan intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi risiko tersebut..
<br>Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa program KKN Universitas Bina Bangsa mengenai Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pemeriksaan Tekanan Darah Kepada warga pralansia di RT 03/RW 02 Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kabupaten Kota Serang telah berjalan dengan baik, warga pralansia menerima dan mengikuti kegiatan dengan antusias.Hal ini tidak terlepas dari persetujuan Lurah yang ikut andil dan menyetujui kegiatan Sosialisasi dan Cek Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Pengecekan Tensi Darah di RT 03/RW 02 Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kabupaten Kota Serang
<br>Diabetes mellitus dan hipertensi merupakan penyakit yang prevalensinya selalu tinggi di Indonesia. Penyakit ini terjadi pada orang dewasa maupun lansia. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan para warga Pasuluan mengenai penyakit hipertensi dan diabetes mellitus ini, dan apa bila penyakit ini tidak ditangani dengan baik makan akan menyebabkan komplikasi yang berkelanjutan. Adapun metode yang diterapkan dalam sosialisasi ini mengumpulkan semua warga Pasuluan untuk datang ke Posko KKM kelompok 05 guna mengikuti sosialisasi cek gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah. Hasil yang didapatkan dari sosialisasi ini terdapat 5 orang yang mengalami diabetes, resiko diabetes 1 orang, dan normal 19 orang, untuk pengukuran tekanan darah yang mengalami hipertensi ada 8 orang,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp" type="image/webp" length="119626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-d3703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-a508e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/gula-darah-pengendalian-tekanan-hipertensi-diabete-thumb-e30b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53133-mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo</link>
	<guid isPermaLink="false">7e8974e2528bf7532167ed98f58436ce</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:49:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jihan fahira ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fahira,jihan,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan strategi promosi kesehatan yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia, seperti menggunakan media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan strategi promosi kesehatan yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia, seperti menggunakan media sosial atau platform digital yang populer di kalangan remaja. 2. Melakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari promosi kesehatan terhadap perilaku pencegahan anemia pada remaja putri, termasuk perubahan pola makan, kebiasaan hidup sehat, dan pemantauan kesehatan secara berkala. 3. Menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang mempengaruhi pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri, serta mengembangkan intervensi yang sesuai dengan konteks lokal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri dan meningkatkan kesehatan reproduksi mereka.. Upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai pada kelompok usia remaja.Salah satunya terkait penyelesaian masalah anemia pada remaja putri.Hal ini dikarenakan anemia pada remaja putri ternyata dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya seperti gangguan kesehatan reproduksi kedepannya.Bahkan dalam beberapa temuan kejadian anemia pada remaja putri juga berkontribusi pada tingginya angka kematian ibu, insiden kelahiran bayi dengan berat badan rendah, kematian perinatal dan kehilangan janin.Bahkan stunting juga dinilai sebagai dampak dari masa remaja ibu yang dulunya mengalami anemia, sehingga juga berdampak pada masalah pembangunan dan ekonomi negara.Maka dari itu, penyuluhan kesehatan menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan masalah ini.Pada pengabdian masyarakat ini kegiatan penyuluhan kesehatan dinilai mampu meningkatkan tingkat pengetahuan pada mayoritas Remaja Putri di SMP Anggrek Banjarmasin.Dimana sebelumnya 75% remaja putri memiliki pengetahuan yang kurang dan setelah penyuluhan kesehatan 85% remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia.Faktor yang mempengaruhi peningkatan pengetahuan pada Remaja Putri di SMP Anggrek Banjarmasin tentang Anemia antara lain materi, media penunjang seperti tampilan power point yang menarik dan pemateri yang menguasai materi dan memahami peserta penyuluhan Anemia pada remaja putri masih cukup tinggi, yang dapat menyebabkan beberapa masalah seperti gangguan kognitif seperti kehilangan perhatian, kecerdasan, fungsi persepsi sensori, emosi dan perilaku. Bahkan anamia dinilai dapat berdampak pada tingginya angka kematian ibu, insiden kelahiran bayi dengan berat badan rendah, kematian perinatal dan kehilangan janin. Sehingga juga berdampak pada masalah Pembangunan dan ekonomi negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia. Adapun metode yang diterapkan adalah penyuluhan kesehatan terkait anemia dan cara pencegahannya kepada 40 orang remaja Putri SMP Anggrek Banjarmasin. Evaluasi kegiatan yaitu dengan menganalisis perubahan Tingkat pengetahuan sebelum dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-4fb71.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-4fb71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-4fb71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-4fb71.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-74482.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-74482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-74482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-74482.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53133-mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri" target="_blank">Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan strategi promosi kesehatan yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia, seperti menggunakan media sosial atau platform digital yang populer di kalangan remaja. 2. Melakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari promosi kesehatan terhadap perilaku pencegahan anemia pada remaja putri, termasuk perubahan pola makan, kebiasaan hidup sehat, dan pemantauan kesehatan secara berkala. 3. Menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang mempengaruhi pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri, serta mengembangkan intervensi yang sesuai dengan konteks lokal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri dan meningkatkan kesehatan reproduksi mereka..
<br>Upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai pada kelompok usia remaja.Salah satunya terkait penyelesaian masalah anemia pada remaja putri.Hal ini dikarenakan anemia pada remaja putri ternyata dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya seperti gangguan kesehatan reproduksi kedepannya.Bahkan dalam beberapa temuan kejadian anemia pada remaja putri juga berkontribusi pada tingginya angka kematian ibu, insiden kelahiran bayi dengan berat badan rendah, kematian perinatal dan kehilangan janin.Bahkan stunting juga dinilai sebagai dampak dari masa remaja ibu yang dulunya mengalami anemia, sehingga juga berdampak pada masalah pembangunan dan ekonomi negara.Maka dari itu, penyuluhan kesehatan menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan masalah ini.Pada pengabdian masyarakat ini kegiatan penyuluhan kesehatan dinilai mampu meningkatkan tingkat pengetahuan pada mayoritas Remaja Putri di SMP Anggrek Banjarmasin.Dimana sebelumnya 75% remaja putri memiliki pengetahuan yang kurang dan setelah penyuluhan kesehatan 85% remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia.Faktor yang mempengaruhi peningkatan pengetahuan pada Remaja Putri di SMP Anggrek Banjarmasin tentang Anemia antara lain materi, media penunjang seperti tampilan power point yang menarik dan pemateri yang menguasai materi dan memahami peserta penyuluhan
<br>Anemia pada remaja putri masih cukup tinggi, yang dapat menyebabkan beberapa masalah seperti gangguan kognitif seperti kehilangan perhatian, kecerdasan, fungsi persepsi sensori, emosi dan perilaku. Bahkan anamia dinilai dapat berdampak pada tingginya angka kematian ibu, insiden kelahiran bayi dengan berat badan rendah, kematian perinatal dan kehilangan janin. Sehingga juga berdampak pada masalah Pembangunan dan ekonomi negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan anemia. Adapun metode yang diterapkan adalah penyuluhan kesehatan terkait anemia dan cara pencegahannya kepada 40 orang remaja Putri SMP Anggrek Banjarmasin. Evaluasi kegiatan yaitu dengan menganalisis perubahan Tingkat pengetahuan sebelum dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp" type="image/webp" length="99814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-fc9fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-4fb71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/mayoritas-remaja-responden-pencegahan-anemia-promo-thumb-74482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53123-implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv</link>
	<guid isPermaLink="false">d14514167c792df6f015b9f7742d3923</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:41:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ade komariah ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,komariah,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas supervisi keperawatan, disarankan untuk mengembangkan SOP supervisi yang terprogram dan terstruktur. Selain itu, penting untuk melakukan monitoring berkala terhadap pelaksanaan supervisi dan memberikan pelatihan lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin: Untuk meningkatkan efektivitas supervisi keperawatan, disarankan untuk mengembangkan SOP supervisi yang terprogram dan terstruktur. Selain itu, penting untuk melakukan monitoring berkala terhadap pelaksanaan supervisi dan memberikan pelatihan lanjutan kepada kepala ruangan dan supervisor. Dengan demikian, kualitas asuhan keperawatan dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan seminar ini berhasil meningkatkan pengetahuan sebanyak 46,67%, dimana yang awalnya pengetahuan baik sebanyak 53,33% menjadi 100% serta meningkatkan pemahaman kepala ruangan dan supervisor tentang manajemen supervisi dan SOP Supervisi di RS Suaka Insan Banjarmasin.Kegiatan ini memiliki keterbatasan dalam hal pendampingan secara berkelanjutan sehingga diharapkan program ini dapat dilanjutkan oleh pihak manajemen RS dalam dalam memfasilitasi implementasi SOP, monitoring berkala pelaksanaan supervisi, atau pelatihan lanjutan Pelaksanaan supervisi ditujukan untuk mengawasi dan memperbaiki proses keperawatan yang sedang berlangsung oleh seluruh staf keperawatan. Kepala ruangan kesulitan mempertahankan kualitas asuhan keperawatan tanpa melakukan kegiatan supervisi di ruangan karena informasi yang diberikan oleh staf keperawatan mungkin sangat terbatas. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman kepala ruangan dan supervisor akan proses supervisi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Supervisi. Metode pengabdian dilakukan dengan tahapan kegiatan, yaitu observasi lapangan dan diskusi dengan pihak manajemen, kepala ruangan, dan supervisor Rumah Sakit Suaka Insan; mempersiapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" alt="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-3c316.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-3c316.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-3c316.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-3c316.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" alt="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-99181.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-99181.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-99181.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-99181.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" alt="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53123-implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv" title="JURIS - Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin" target="_blank">Optimalisasi Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Melalui Pengembangan SOP dan Seminar di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin</a>: Untuk meningkatkan efektivitas supervisi keperawatan, disarankan untuk mengembangkan SOP supervisi yang terprogram dan terstruktur. Selain itu, penting untuk melakukan monitoring berkala terhadap pelaksanaan supervisi dan memberikan pelatihan lanjutan kepada kepala ruangan dan supervisor. Dengan demikian, kualitas asuhan keperawatan dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan..
<br>Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan seminar ini berhasil meningkatkan pengetahuan sebanyak 46,67%, dimana yang awalnya pengetahuan baik sebanyak 53,33% menjadi 100% serta meningkatkan pemahaman kepala ruangan dan supervisor tentang manajemen supervisi dan SOP Supervisi di RS Suaka Insan Banjarmasin.Kegiatan ini memiliki keterbatasan dalam hal pendampingan secara berkelanjutan sehingga diharapkan program ini dapat dilanjutkan oleh pihak manajemen RS dalam dalam memfasilitasi implementasi SOP, monitoring berkala pelaksanaan supervisi, atau pelatihan lanjutan
<br>Pelaksanaan supervisi ditujukan untuk mengawasi dan memperbaiki proses keperawatan yang sedang berlangsung oleh seluruh staf keperawatan. Kepala ruangan kesulitan mempertahankan kualitas asuhan keperawatan tanpa melakukan kegiatan supervisi di ruangan karena informasi yang diberikan oleh staf keperawatan mungkin sangat terbatas. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman kepala ruangan dan supervisor akan proses supervisi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Supervisi. Metode pengabdian dilakukan dengan tahapan kegiatan, yaitu observasi lapangan dan diskusi dengan pihak manajemen, kepala ruangan, dan supervisor Rumah Sakit Suaka Insan; mempersiapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp" type="image/webp" length="86446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-a414c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-3c316.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/implementasi-sop-pengetahuan-kepala-ruangan-superv-thumb-99181.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53136-pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau</link>
	<guid isPermaLink="false">ae9a8650f257bf85f31ade4ddc78e0c0</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:38:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side3 jip ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jip,side3]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil dan evaluasi kegiatan, beberapa saran dapat direkomendasikan untuk pengembangan program selanjutnya. Pertama, kegiatan penyuluhan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi program wajib bagi semua pasangan pranikah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah: Berdasarkan hasil dan evaluasi kegiatan, beberapa saran dapat direkomendasikan untuk pengembangan program selanjutnya. Pertama, kegiatan penyuluhan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi program wajib bagi semua pasangan pranikah yang mendaftar di KUA. Pemerintah melalui Kementerian Agama perlu mengintegrasikan materi hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam ke dalam kurikulum bimbingan pranikah yang lebih terstruktur dan komprehensif. Kedua, durasi kegiatan perlu diperpanjang menjadi minimal dua hari untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta untuk mendalami materi, berdiskusi, dan bertanya. Materi juga dapat diperluas untuk mencakup topik-topik tambahan seperti kesehatan reproduksi, pengelolaan keuangan keluarga, komunikasi efektif, dan pengasuhan anak. Ketiga, perlu dikembangkan modul atau buku panduan tentang hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam yang dapat dibagikan kepada peserta sebagai referensi jangka panjang. Modul ini sebaiknya ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi dengan contoh-contoh kasus, dan merujuk pada dalil-dalil yang kuat dari Al-Quran dan Hadits. Keempat, perlu dilakukan pendampingan atau follow-up terhadap pasangan yang telah mengikuti penyuluhan setelah mereka menikah untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik dalam kehidupan rumah tangga mereka. Pendampingan ini dapat dilakukan melalui program konseling keluarga atau grup diskusi pasangan muda yang difasilitasi oleh KUA atau organisasi keagamaan setempat. Kelima, perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dan media untuk menyebarluaskan informasi tentang hak dan kewajiban suami istri dalam Islam kepada masyarakat luas, tidak hanya terbatas pada pasangan pranikah. Sosialisasi melalui media sosial, khutbah Jumat, pengajian rutin, dan seminar publik dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan literasi hukum Islam di masyarakat. Keenam, penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari edukasi pranikah terhadap kualitas kehidupan rumah tangga, tingkat kepuasan pernikahan, dan tingkat perceraian. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti empiris tentang efektivitas program edukasi pranikah dalam mencegah konflik rumah tangga dan perceraian.. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan edukatif tentang hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam bagi pasangan pranikah telah dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditetapkan.Kegiatan yang diikuti oleh 45 pasangan pranikah ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan, terbukti dari peningkatan rata-rata skor evaluasi dari 45% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, atau meningkat sebesar 93%.Metode penyuluhan yang menggabungkan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan dan memfasilitasi pembelajaran yang bermakna bagi peserta.Materi penyuluhan yang komprehensif mencakup konsep dasar pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami terhadap istri, hak dan kewajiban istri terhadap suami, etika pergaulan suami istri, dan penyelesaian konflik dalam rumah tangga berdasarkan Al-Quran dan Hadits telah disampaikan dengan sistematis dan mudah dipahami.Antusiasme peserta yang tinggi tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi dan 28 pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka sebagai pasangan pranikah.Evaluasi kepuasan peserta juga menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan lebih dari 90% peserta menyatakan sangat puas dengan kegiatan dan menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan mereka memasuki kehidupan pernikahan Pernikahan merupakan ikatan suci yang mengandung hak dan kewajiban timbal balik antara suami dan istri. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang hak dan kewajiban suami istri dalam perspektif hukum Islam kepada pasangan pranikah. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab yang melibatkan 45 peserta pasangan pranikah di Kecamatan Bangkalan. Materi penyuluhan mencakup konsep pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami terhadap istri, hak dan kewajiban istri terhadap suami, serta penyelesaian konflik rumah tangga berdasarkan Al-Quran dan Hadits. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-5ba3d.webp" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-5ba3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-5ba3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-5ba3d.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" alt="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" alt="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-94332.webp" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-94332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-94332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-94332.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" alt="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53136-pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau" title="JURIS - Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah" target="_blank">Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam Bagi Pasangan Pranikah</a>: Berdasarkan hasil dan evaluasi kegiatan, beberapa saran dapat direkomendasikan untuk pengembangan program selanjutnya. Pertama, kegiatan penyuluhan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi program wajib bagi semua pasangan pranikah yang mendaftar di KUA. Pemerintah melalui Kementerian Agama perlu mengintegrasikan materi hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam ke dalam kurikulum bimbingan pranikah yang lebih terstruktur dan komprehensif. Kedua, durasi kegiatan perlu diperpanjang menjadi minimal dua hari untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta untuk mendalami materi, berdiskusi, dan bertanya. Materi juga dapat diperluas untuk mencakup topik-topik tambahan seperti kesehatan reproduksi, pengelolaan keuangan keluarga, komunikasi efektif, dan pengasuhan anak. Ketiga, perlu dikembangkan modul atau buku panduan tentang hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam yang dapat dibagikan kepada peserta sebagai referensi jangka panjang. Modul ini sebaiknya ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi dengan contoh-contoh kasus, dan merujuk pada dalil-dalil yang kuat dari Al-Quran dan Hadits. Keempat, perlu dilakukan pendampingan atau follow-up terhadap pasangan yang telah mengikuti penyuluhan setelah mereka menikah untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik dalam kehidupan rumah tangga mereka. Pendampingan ini dapat dilakukan melalui program konseling keluarga atau grup diskusi pasangan muda yang difasilitasi oleh KUA atau organisasi keagamaan setempat. Kelima, perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dan media untuk menyebarluaskan informasi tentang hak dan kewajiban suami istri dalam Islam kepada masyarakat luas, tidak hanya terbatas pada pasangan pranikah. Sosialisasi melalui media sosial, khutbah Jumat, pengajian rutin, dan seminar publik dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan literasi hukum Islam di masyarakat. Keenam, penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari edukasi pranikah terhadap kualitas kehidupan rumah tangga, tingkat kepuasan pernikahan, dan tingkat perceraian. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti empiris tentang efektivitas program edukasi pranikah dalam mencegah konflik rumah tangga dan perceraian..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan edukatif tentang hak dan kewajiban suami istri perspektif hukum Islam bagi pasangan pranikah telah dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditetapkan.Kegiatan yang diikuti oleh 45 pasangan pranikah ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan, terbukti dari peningkatan rata-rata skor evaluasi dari 45% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, atau meningkat sebesar 93%.Metode penyuluhan yang menggabungkan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan dan memfasilitasi pembelajaran yang bermakna bagi peserta.Materi penyuluhan yang komprehensif mencakup konsep dasar pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami terhadap istri, hak dan kewajiban istri terhadap suami, etika pergaulan suami istri, dan penyelesaian konflik dalam rumah tangga berdasarkan Al-Quran dan Hadits telah disampaikan dengan sistematis dan mudah dipahami.Antusiasme peserta yang tinggi tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi dan 28 pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka sebagai pasangan pranikah.Evaluasi kepuasan peserta juga menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan lebih dari 90% peserta menyatakan sangat puas dengan kegiatan dan menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan mereka memasuki kehidupan pernikahan
<br>Pernikahan merupakan ikatan suci yang mengandung hak dan kewajiban timbal balik antara suami dan istri. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang hak dan kewajiban suami istri dalam perspektif hukum Islam kepada pasangan pranikah. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab yang melibatkan 45 peserta pasangan pranikah di Kecamatan Bangkalan. Materi penyuluhan mencakup konsep pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami terhadap istri, hak dan kewajiban istri terhadap suami, serta penyelesaian konflik rumah tangga berdasarkan Al-Quran dan Hadits. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp" type="image/webp" length="80700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-5ba3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-b6d70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pernikahan-islam-integrasi-materi-hak-etika-pergau-thumb-94332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1161-stitmuba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12090-jurnal-ilmiah-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Program Baca Tulis Al Quran BTA Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Program Baca Tulis Al Quran BTA Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Program Baca Tulis Al Quran BTA Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53130-siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivi</link>
	<guid isPermaLink="false">d6ebd3875b37c9be89465d6f9f3b68e5</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:02:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side3 jip ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jip,side3]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program BTA, perlu dilakukan pengembangan sistem pengelompokan yang adaptif, yaitu dengan mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan membaca Al-Qur'an (jilid). Selain itu, peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur: Untuk meningkatkan efektivitas program BTA, perlu dilakukan pengembangan sistem pengelompokan yang adaptif, yaitu dengan mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan membaca Al-Qur'an (jilid). Selain itu, peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa juga sangat penting. Penyusunan standar kurikulum dan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan juga perlu dilakukan untuk memastikan bahwa program BTA dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program BTA terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dan pembentukan karakter religius mereka. Apakah program ini dapat mempertahankan dan meningkatkan minat serta kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dalam jangka panjang? Bagaimana program ini dapat diintegrasikan dengan lebih baik ke dalam kurikulum sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan agama secara menyeluruh? Apakah ada metode pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas program BTA?. Program Baca Tulis Al-QurAoan (BTA) di SMP Negeri 2 Bantur merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun fondasi literasi keagamaan dan pembentukan karakter religius peserta didik.Secara umum, implementasi program ini menunjukkan arah yang positif melalui integrasi ke dalam jadwal pembelajaran formal serta dukungan penuh dari berbagai pihak.Dari sisi strategi pelaksanaan, program BTA dilaksanakan secara terstruktur dengan alokasi waktu khusus dua jam pelajaran per minggu.Materi yang diajarkan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat pendek, dan pembiasaan membaca Al-QurAoan.Pendekatan pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa, dengan penerapan metode klasikal-individual, IqraAo, serta tutor sebaya sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi lapangan.Dari aspek implementasi, program ini berhasil menjangkau seluruh siswa Muslim kelas VII hingga IX.Tingginya heterogenitas kemampuan baca Al-QurAoan di dalam kelas menjadi tantangan tersendiri, yang ditanggapi guru dengan strategi diferensiatif dan pembimbingan secara langsung.Walaupun baru berjalan satu tahun, program ini telah memberikan dampak nyata, terutama bagi siswa yang sebelumnya belum bisa membaca Al-QurAoan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program BTA di SMP Negeri 2 Bantur serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru PAI dan guru BTA, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BTA dilaksanakan sesuai jadwal per kelas dengan pendekatan adaptif dan metode sesuai kemampuan siswa, seperti penggunaan buku Iqro' dan metode Tutor Sebaya. Program ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan mendapat respon positif dari siswa serta keterlibatan aktif guru. Kendala... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp 1x" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" alt="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-3c3f3.webp" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-3c3f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-3c3f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-3c3f3.webp 1x" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" alt="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-97637.webp" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-97637.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-97637.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-97637.webp 1x" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" alt="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53130-siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivi" title="JURIS - Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur" target="_blank">Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Negeri 2 Bantur</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program BTA, perlu dilakukan pengembangan sistem pengelompokan yang adaptif, yaitu dengan mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan membaca Al-Qur'an (jilid). Selain itu, peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa juga sangat penting. Penyusunan standar kurikulum dan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan juga perlu dilakukan untuk memastikan bahwa program BTA dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program BTA terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dan pembentukan karakter religius mereka. Apakah program ini dapat mempertahankan dan meningkatkan minat serta kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dalam jangka panjang? Bagaimana program ini dapat diintegrasikan dengan lebih baik ke dalam kurikulum sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan agama secara menyeluruh? Apakah ada metode pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas program BTA?.
<br>Program Baca Tulis Al-QurAoan (BTA) di SMP Negeri 2 Bantur merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun fondasi literasi keagamaan dan pembentukan karakter religius peserta didik.Secara umum, implementasi program ini menunjukkan arah yang positif melalui integrasi ke dalam jadwal pembelajaran formal serta dukungan penuh dari berbagai pihak.Dari sisi strategi pelaksanaan, program BTA dilaksanakan secara terstruktur dengan alokasi waktu khusus dua jam pelajaran per minggu.Materi yang diajarkan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat pendek, dan pembiasaan membaca Al-QurAoan.Pendekatan pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa, dengan penerapan metode klasikal-individual, IqraAo, serta tutor sebaya sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi lapangan.Dari aspek implementasi, program ini berhasil menjangkau seluruh siswa Muslim kelas VII hingga IX.Tingginya heterogenitas kemampuan baca Al-QurAoan di dalam kelas menjadi tantangan tersendiri, yang ditanggapi guru dengan strategi diferensiatif dan pembimbingan secara langsung.Walaupun baru berjalan satu tahun, program ini telah memberikan dampak nyata, terutama bagi siswa yang sebelumnya belum bisa membaca Al-QurAoan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program BTA di SMP Negeri 2 Bantur serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru PAI dan guru BTA, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BTA dilaksanakan sesuai jadwal per kelas dengan pendekatan adaptif dan metode sesuai kemampuan siswa, seperti penggunaan buku Iqro' dan metode Tutor Sebaya. Program ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan mendapat respon positif dari siswa serta keterlibatan aktif guru. Kendala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp" type="image/webp" length="75586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-198c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-3c3f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/siswa-ber-motivasi-spiritual-muslim-efektivitas-pr-thumb-97637.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1161-stitmuba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12090-jurnal-ilmiah-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53121-pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali</link>
	<guid isPermaLink="false">a29bede0c27b27ae8dd87a7b3eca61ee</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:01:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ade komariah ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,komariah,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini dengan melakukan evaluasi berkala terhadap perilaku dan pengetahuan santri terkait pencegahan DBD. Kedua, mengembangkan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini dengan melakukan evaluasi berkala terhadap perilaku dan pengetahuan santri terkait pencegahan DBD. Kedua, mengembangkan strategi edukasi yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, seperti dinas kesehatan setempat, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat secara keseluruhan. Ketiga, meneliti efektivitas pendekatan interaktif dalam pengabdian masyarakat di lingkungan lain, seperti sekolah atau komunitas perkotaan, untuk memahami penerapan dan manfaatnya dalam konteks yang berbeda.. Sosialisasi Pencegahan DBD dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri mengenai pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui kebersihan lingkungan.Implikasi dari program ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan partisipatif mampu mendorong perubahan perilaku positif, yang jika terus dipertahankan, dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan pondok pesantren Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pencegahan DBD di Pondok Pesantren melalui metode sharing sessions interaktif. Metode pengabdian menggunakan lembar observasi untuk mengamati perilaku santri selama dan setelah kegiatan yang meliputi Keaktifan dalam Diskusi: Seberapa sering santri berpartisipasi dalam diskusi dan tanya jawab. Penerapan Pengetahuan: Seberapa sering santri menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, seperti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-f1582.webp" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-f1582.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-f1582.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-f1582.webp 1x" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" alt="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp 1x" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" alt="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6df6c.webp" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6df6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6df6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6df6c.webp 1x" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" alt="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53121-pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali" title="JURIS - PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren" target="_blank">PKM Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini dengan melakukan evaluasi berkala terhadap perilaku dan pengetahuan santri terkait pencegahan DBD. Kedua, mengembangkan strategi edukasi yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, seperti dinas kesehatan setempat, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat secara keseluruhan. Ketiga, meneliti efektivitas pendekatan interaktif dalam pengabdian masyarakat di lingkungan lain, seperti sekolah atau komunitas perkotaan, untuk memahami penerapan dan manfaatnya dalam konteks yang berbeda..
<br>Sosialisasi Pencegahan DBD dengan Sharing Sessions Interaktif di Pondok Pesantren dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri mengenai pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui kebersihan lingkungan.Implikasi dari program ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan partisipatif mampu mendorong perubahan perilaku positif, yang jika terus dipertahankan, dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan pondok pesantren
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pencegahan DBD di Pondok Pesantren melalui metode sharing sessions interaktif. Metode pengabdian menggunakan lembar observasi untuk mengamati perilaku santri selama dan setelah kegiatan yang meliputi Keaktifan dalam Diskusi: Seberapa sering santri berpartisipasi dalam diskusi dan tanya jawab. Penerapan Pengetahuan: Seberapa sering santri menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp" type="image/webp" length="93850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-f1582.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6a60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pendekatan-interaktif-dbd-sharing-sessions-sosiali-thumb-6df6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53132-analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">c7749c9447236795ef195ab4ea479d95</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:59:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side3 jip ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jip,side3]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi bagaimana dosis pupuk organik mempengaruhi sifat fisik tanah dalam jangka panjang, khususnya porositas, bulk density, dan kemampuan menahan air, sehingga dapat menilai kestabilan struktur tanah pada beberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan: Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi bagaimana dosis pupuk organik mempengaruhi sifat fisik tanah dalam jangka panjang, khususnya porositas, bulk density, dan kemampuan menahan air, sehingga dapat menilai kestabilan struktur tanah pada beberapa musim tanam. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi efek residu pupuk organik terhadap pertumbuhan padi pada musim tanam berikutnya, termasuk potensi akumulasi nutrisi dan perubahan mikrobiologi tanah, guna memahami manfaat berkelanjutan aplikasi organik. Terakhir, sebuah studi komparatif antara berbagai jenis pupuk organik seperti kompos, bokashi, dan pupuk kandang dapat dianalisis secara ekonomis dan agronomi untuk menentukan kombinasi yang paling efisien dan mudah diakses oleh petani di daerah tadah hujan.. Pupuk organik secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan, dengan dosis optimal 7,5 ton/ha menghasilkan peningkatan produktivitas gabah kering giling hingga 5,42 ton/ha (43,8% lebih tinggi) serta peningkatan komponen hasil lainnya.Dosis 7,5 ton/ha juga secara signifikan memperbaiki sifat kimia tanah, meningkatkan C-organik, N-total, P-tersedia, kapasitas tukar kation, dan pH tanah.Perbaikan sifat kimia tanah memberikan dampak jangka panjang pada kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik pada musim tanam berikutnya Produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan masih tergolong rendah dibandingkan lahan irigasi teknis, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kandungan bahan organik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dalam meningkatkan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan selama musim tanam Oktober 2024 hingga Februari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dosis pupuk organik yaitu 0 ton/ha (kontrol), 2,5 ton/ha, 5 ton/ha, 7,5 ton/ha, dan 10 ton/ha, masing-masing diulang 4 kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-01c25.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-01c25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-01c25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-01c25.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-bb9f3.webp" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-bb9f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-bb9f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-bb9f3.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" alt="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53132-analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi" title="JURIS - Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan" target="_blank">Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan</a>: Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi bagaimana dosis pupuk organik mempengaruhi sifat fisik tanah dalam jangka panjang, khususnya porositas, bulk density, dan kemampuan menahan air, sehingga dapat menilai kestabilan struktur tanah pada beberapa musim tanam. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi efek residu pupuk organik terhadap pertumbuhan padi pada musim tanam berikutnya, termasuk potensi akumulasi nutrisi dan perubahan mikrobiologi tanah, guna memahami manfaat berkelanjutan aplikasi organik. Terakhir, sebuah studi komparatif antara berbagai jenis pupuk organik seperti kompos, bokashi, dan pupuk kandang dapat dianalisis secara ekonomis dan agronomi untuk menentukan kombinasi yang paling efisien dan mudah diakses oleh petani di daerah tadah hujan..
<br>Pupuk organik secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan, dengan dosis optimal 7,5 ton/ha menghasilkan peningkatan produktivitas gabah kering giling hingga 5,42 ton/ha (43,8% lebih tinggi) serta peningkatan komponen hasil lainnya.Dosis 7,5 ton/ha juga secara signifikan memperbaiki sifat kimia tanah, meningkatkan C-organik, N-total, P-tersedia, kapasitas tukar kation, dan pH tanah.Perbaikan sifat kimia tanah memberikan dampak jangka panjang pada kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik pada musim tanam berikutnya
<br>Produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan masih tergolong rendah dibandingkan lahan irigasi teknis, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kandungan bahan organik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dalam meningkatkan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan selama musim tanam Oktober 2024 hingga Februari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dosis pupuk organik yaitu 0 ton/ha (kontrol), 2,5 ton/ha, 5 ton/ha, 7,5 ton/ha, dan 10 ton/ha, masing-masing diulang 4 kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp" type="image/webp" length="75268" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-c4044.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-01c25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/analisis-biologi-tanah-sifat-kondisi-lahan-irigasi-thumb-bb9f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1161-stitmuba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12090-jurnal-ilmiah-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53119-daerah-rawan-banjir-bencana</link>
	<guid isPermaLink="false">0c66037161a396268ccc84248a39362f</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:51:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ade komariah ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,komariah,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas jangka panjang pelatihan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dalam menurunkan ansietas dengan desain studi longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal dua tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas jangka panjang pelatihan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dalam menurunkan ansietas dengan desain studi longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal dua tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan dan kesejahteraan psikologis. Selain itu, diperlukan kajian tentang penggunaan media digital, seperti aplikasi seluler atau modul eAclearning, untuk memperkuat penyampaian materi edukasi kepada kader keluarga, dengan mengukur dampaknya terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan mengatasi ansietas pada masyarakat terdampak. Selanjutnya, perbandingan antara pendekatan konseling individual dan terapi kelompok yang diberikan oleh kader terlatih dapat diinvestigasi untuk menentukan metode psikososial mana yang paling efektif dalam mengurangi tingkat ansietas warga di daerah rawan banjir.. Menerapkan dan mengembangkan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dapat mengarah pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan serta efikasi diri keluarga yang dapat membuat keluarga mengadopsi perilaku pencegahan terkait kecemasan yang dirasakan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan mayoritas kategori Baik setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan maka diyakini mampu meningkatkan proses dan pemantapan motivasi, kemampuan dan fungsi keluarga yang dilakukan secara terencana, terarah, sistematis dan berlanjut melalui bimbingan, konsultasi, perlindungan, advokasi, pelembagaan keluarga dalam rangka memperkuat peran sosial keluarga terutama di Kecamatan Astambul Bencana Banjir memberikan dampak tidak hanya secara material dan fisik namun secara psikologis yaitu adanya ansietas terutama pada bencana banjir berulang. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dengan pihak terkait dalam menangani masalah psikologis ansietas pada penduduk rawan banjir di wilayah Kecamatan Astambul. Metode pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir dalam membantu menurunkan ansietas dampak banjir tingkat pengetahuan meningkat sebanyak 50%. Kader keluarga perlu mendapatkan pelatihan berkelanjutan dalam upaya menurunkan ansietas dampak banjir agar masyarakat mendapatkan support maksimal dari kader. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-89499.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-89499.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-89499.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-89499.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" alt="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" alt="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-4dd90.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-4dd90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-4dd90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-4dd90.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" alt="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53119-daerah-rawan-banjir-bencana" title="JURIS - Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul" target="_blank">Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir Dalam Membantu Menurunkan Ansietas Dampak Banjir Pesisir Sungai Di Kecamatan Astambul</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas jangka panjang pelatihan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dalam menurunkan ansietas dengan desain studi longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal dua tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan dan kesejahteraan psikologis. Selain itu, diperlukan kajian tentang penggunaan media digital, seperti aplikasi seluler atau modul eAclearning, untuk memperkuat penyampaian materi edukasi kepada kader keluarga, dengan mengukur dampaknya terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan mengatasi ansietas pada masyarakat terdampak. Selanjutnya, perbandingan antara pendekatan konseling individual dan terapi kelompok yang diberikan oleh kader terlatih dapat diinvestigasi untuk menentukan metode psikososial mana yang paling efektif dalam mengurangi tingkat ansietas warga di daerah rawan banjir..
<br>Menerapkan dan mengembangkan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dapat mengarah pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan serta efikasi diri keluarga yang dapat membuat keluarga mengadopsi perilaku pencegahan terkait kecemasan yang dirasakan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan mayoritas kategori Baik setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan maka diyakini mampu meningkatkan proses dan pemantapan motivasi, kemampuan dan fungsi keluarga yang dilakukan secara terencana, terarah, sistematis dan berlanjut melalui bimbingan, konsultasi, perlindungan, advokasi, pelembagaan keluarga dalam rangka memperkuat peran sosial keluarga terutama di Kecamatan Astambul
<br>Bencana Banjir memberikan dampak tidak hanya secara material dan fisik namun secara psikologis yaitu adanya ansietas terutama pada bencana banjir berulang. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dengan pihak terkait dalam menangani masalah psikologis ansietas pada penduduk rawan banjir di wilayah Kecamatan Astambul. Metode pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir dalam membantu menurunkan ansietas dampak banjir tingkat pengetahuan meningkat sebanyak 50%. Kader keluarga perlu mendapatkan pelatihan berkelanjutan dalam upaya menurunkan ansietas dampak banjir agar masyarakat mendapatkan support maksimal dari kader.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp" type="image/webp" length="94506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-89499.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-d2157.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/daerah-rawan-banjir-bencana-rendah-ansietas-pember-thumb-4dd90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53128-strategi-komunitas-batak-people-north-prakti</link>
	<guid isPermaLink="false">cb9b394620dca3c008d68b70f08ed8a9</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:40:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari gunawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ taipei city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,city,gunawan,rd,roosevelt,taipei]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi tentang bagaimana tradisi Batak yang telah disesuaikan dengan iman Kristen dapat terus dilestarikan dan dipraktikkan di kota-kota besar. Bagaimana orang Batak dapat mempertahankan identitas dan tradisi mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi tentang bagaimana tradisi Batak yang telah disesuaikan dengan iman Kristen dapat terus dilestarikan dan dipraktikkan di kota-kota besar. Bagaimana orang Batak dapat mempertahankan identitas dan tradisi mereka di tengah modernisasi dan perubahan sosial? Apakah ada tantangan atau hambatan dalam mempertahankan tradisi ini di lingkungan perkotaan? Apakah ada upaya khusus yang dilakukan oleh komunitas Batak untuk mempertahankan tradisi mereka di kota-kota besar? Bagaimana tradisi Batak dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan perkotaan tanpa kehilangan esensinya? Apakah ada inovasi atau adaptasi yang dilakukan dalam praktik tradisi Batak di kota-kota besar? Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik yang digunakan oleh komunitas Batak untuk mempertahankan identitas dan tradisi mereka di lingkungan perkotaan yang dinamis.. Secara umum, orang Batak masih melakukan tradisi leluhur mereka hingga saat ini.Untuk melakukan kegiatan yang sekarang mencakup semakin banyak orang, diperlukan tempat yang lebih besar.Di kota-kota besar, mereka tidak dapat dilakukan di rumah seperti di desa.Mereka harus melakukan sebagian besar upacara pernikahan atau jenis perayaan lainnya di gedung konvensi super besar karena orang yang diundang mungkin berjumlah 2000 orang atau lebih.Untuk melakukan upacara pemakaman, diperlukan gedung pemakaman besar yang dapat digunakan selama beberapa hari pemakaman.Sekarang di kota-kota besar di Indonesia, gedung-gedung besar dibangun untuk mengakomodasi upacara-upacara tersebut Suku Batak adalah salah satu suku yang dikenal di Indonesia. Suku Batak adalah suku kecil di Indonesia, tetapi mereka terkenal dengan banyak kekuatan dan prestasi. Salah satu keunikan utamanya adalah hingga saat ini sebagian besar dari mereka masih melestarikan adat dan tradisi leluhur mereka, di mana pun mereka berada. Meskipun pada masa lalu suku Batak hidup dalam cara-cara animisme atau kepercayaan lainnya, berkat rahmat Tuhan, misi Kristen berhasil di tanah Batak. Kemudian tradisi sangat tua secara perlahan berubah dengan mengadopsi iman Kristen. Setiap generasi Batak mewarisi tradisi dengan baik melalui pendidikan yang baik dari orang tua mereka. Mereka bangga dengan tradisi mereka. Dan sejak tradisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp 1x" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" alt="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-b173d.webp" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-b173d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-b173d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-b173d.webp 1x" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" alt="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-1687c.webp" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-1687c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-1687c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-1687c.webp 1x" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" alt="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53128-strategi-komunitas-batak-people-north-prakti" title="JURIS - The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity" target="_blank">The Way Batak People Decide Their Lives Preserving Their Old Customs Reshaped by Christianity</a>: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi tentang bagaimana tradisi Batak yang telah disesuaikan dengan iman Kristen dapat terus dilestarikan dan dipraktikkan di kota-kota besar. Bagaimana orang Batak dapat mempertahankan identitas dan tradisi mereka di tengah modernisasi dan perubahan sosial? Apakah ada tantangan atau hambatan dalam mempertahankan tradisi ini di lingkungan perkotaan? Apakah ada upaya khusus yang dilakukan oleh komunitas Batak untuk mempertahankan tradisi mereka di kota-kota besar? Bagaimana tradisi Batak dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan perkotaan tanpa kehilangan esensinya? Apakah ada inovasi atau adaptasi yang dilakukan dalam praktik tradisi Batak di kota-kota besar? Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik yang digunakan oleh komunitas Batak untuk mempertahankan identitas dan tradisi mereka di lingkungan perkotaan yang dinamis..
<br>Secara umum, orang Batak masih melakukan tradisi leluhur mereka hingga saat ini.Untuk melakukan kegiatan yang sekarang mencakup semakin banyak orang, diperlukan tempat yang lebih besar.Di kota-kota besar, mereka tidak dapat dilakukan di rumah seperti di desa.Mereka harus melakukan sebagian besar upacara pernikahan atau jenis perayaan lainnya di gedung konvensi super besar karena orang yang diundang mungkin berjumlah 2000 orang atau lebih.Untuk melakukan upacara pemakaman, diperlukan gedung pemakaman besar yang dapat digunakan selama beberapa hari pemakaman.Sekarang di kota-kota besar di Indonesia, gedung-gedung besar dibangun untuk mengakomodasi upacara-upacara tersebut
<br>Suku Batak adalah salah satu suku yang dikenal di Indonesia. Suku Batak adalah suku kecil di Indonesia, tetapi mereka terkenal dengan banyak kekuatan dan prestasi. Salah satu keunikan utamanya adalah hingga saat ini sebagian besar dari mereka masih melestarikan adat dan tradisi leluhur mereka, di mana pun mereka berada. Meskipun pada masa lalu suku Batak hidup dalam cara-cara animisme atau kepercayaan lainnya, berkat rahmat Tuhan, misi Kristen berhasil di tanah Batak. Kemudian tradisi sangat tua secara perlahan berubah dengan mengadopsi iman Kristen. Setiap generasi Batak mewarisi tradisi dengan baik melalui pendidikan yang baik dari orang tua mereka. Mereka bangga dengan tradisi mereka. Dan sejak tradisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp" type="image/webp" length="111770" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-4579e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-b173d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/strategi-komunitas-batak-people-north-praktik-trad-thumb-1687c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53134-sekunder-skrining-hipertensi-gestasiona</link>
	<guid isPermaLink="false">63d7ff43b1cedea8e4c0420136d48e4f</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:31:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jihan fahira ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fahira,jihan,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana pengetahuan dan perilaku ibu hamil tetap terjaga selama enam bulan setelah penyuluhan kesehatan, dengan melibatkan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi serupa. Selain itu, studi komparatif dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana pengetahuan dan perilaku ibu hamil tetap terjaga selama enam bulan setelah penyuluhan kesehatan, dengan melibatkan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi serupa. Selain itu, studi komparatif dapat menilai efektivitas penggunaan modul edukasi berbasis aplikasi seluler dibandingkan dengan metode penyuluhan tatap muka tradisional dalam menurunkan prevalensi hipertensi gestasional. Selanjutnya, penelitian observasional dapat menyelidiki hubungan antara asupan natrium harian, tingkat aktivitas fisik, dan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Desa Aek Haruya, guna menghasilkan rekomendasi nutrisi yang lebih tepat. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko dan strategi pencegahan yang berkelanjutan, serta memberikan bukti ilmiah untuk kebijakan kesehatan maternal di daerah serupa. Penelitian juga dapat menilai aspek biaya dan keberterimaan sosial dari program edukasi digital, sehingga hasilnya dapat diaplikasikan secara luas pada komunitas dengan sumber daya terbatas. Dengan melibatkan tenaga kesehatan lokal dalam proses pelaksanaan, penelitian ini dapat mengidentifikasi hambatan operasional serta strategi optimal untuk integrasi program ke dalam layanan antenatal rutin.. Pendekatan penyuluhan kesehatan berfungsi sebagai langkah awal untuk mencegah hipertensi gestasional selama kehamilan hingga 12 minggu pascapartum, sementara skrining tekanan darah memperkuat deteksi dini.Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh semua lembaga kesehatan dan pendidikan, termasuk program DAcIII Kebidanan STIKes Paluta Husada.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil, yang diharapkan dapat menurunkan kejadian hipertensi pada masyarakat Desa Aek Haruya secara berkelanjutan Hipertensi gestasional diperkirakan mempengaruhi 1,8%-4,4% dan 0,2%-9,2% kematian pada ibu terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. Kejadian Hipertensi Gestational di Indonesia seperti Di Desa Aek Haruaya, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara tercatat dari 10 ibu hamil di Ruang Obtrektik terdapat 2 yang mengalami Hipertensi Gestational. Berdasarkan temuan ini Tim Pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada kelompok sasaran 20 orang ibu hamil di Desa Aek Haruaya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan skrining hipertensi. Hasil yang didapatkan 75% tingkat pengetahuan ibu hamil pada kategori kurang dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan 85% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik. Hasil pemeriksaan tekanan darah seluruh ibu hamil (100%) memiliki tekanan darah yang normal. Hasil ini menunjukan bahwa penyuluhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-63d4c.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-63d4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-63d4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-63d4c.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-2b006.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-2b006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-2b006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-2b006.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53134-sekunder-skrining-hipertensi-gestasiona" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya" target="_blank">Promosi Kesehatan Tentang Hipertensi Kehamilan dan Faktor Penyebabnya Pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Aek Haruya</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana pengetahuan dan perilaku ibu hamil tetap terjaga selama enam bulan setelah penyuluhan kesehatan, dengan melibatkan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi serupa. Selain itu, studi komparatif dapat menilai efektivitas penggunaan modul edukasi berbasis aplikasi seluler dibandingkan dengan metode penyuluhan tatap muka tradisional dalam menurunkan prevalensi hipertensi gestasional. Selanjutnya, penelitian observasional dapat menyelidiki hubungan antara asupan natrium harian, tingkat aktivitas fisik, dan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Desa Aek Haruya, guna menghasilkan rekomendasi nutrisi yang lebih tepat. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko dan strategi pencegahan yang berkelanjutan, serta memberikan bukti ilmiah untuk kebijakan kesehatan maternal di daerah serupa. Penelitian juga dapat menilai aspek biaya dan keberterimaan sosial dari program edukasi digital, sehingga hasilnya dapat diaplikasikan secara luas pada komunitas dengan sumber daya terbatas. Dengan melibatkan tenaga kesehatan lokal dalam proses pelaksanaan, penelitian ini dapat mengidentifikasi hambatan operasional serta strategi optimal untuk integrasi program ke dalam layanan antenatal rutin..
<br>Pendekatan penyuluhan kesehatan berfungsi sebagai langkah awal untuk mencegah hipertensi gestasional selama kehamilan hingga 12 minggu pascapartum, sementara skrining tekanan darah memperkuat deteksi dini.Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh semua lembaga kesehatan dan pendidikan, termasuk program DAcIII Kebidanan STIKes Paluta Husada.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil, yang diharapkan dapat menurunkan kejadian hipertensi pada masyarakat Desa Aek Haruya secara berkelanjutan
<br>Hipertensi gestasional diperkirakan mempengaruhi 1,8%-4,4% dan 0,2%-9,2% kematian pada ibu terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. Kejadian Hipertensi Gestational di Indonesia seperti Di Desa Aek Haruaya, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara tercatat dari 10 ibu hamil di Ruang Obtrektik terdapat 2 yang mengalami Hipertensi Gestational. Berdasarkan temuan ini Tim Pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada kelompok sasaran 20 orang ibu hamil di Desa Aek Haruaya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan skrining hipertensi. Hasil yang didapatkan 75% tingkat pengetahuan ibu hamil pada kategori kurang dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan 85% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik. Hasil pemeriksaan tekanan darah seluruh ibu hamil (100%) memiliki tekanan darah yang normal. Hasil ini menunjukan bahwa penyuluhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp" type="image/webp" length="100288" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-f4e37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-63d4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sekunder-skrining-hipertensi-gestasional-stroke-pr-thumb-2b006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Healthy Living in Islam The Principle of Halal and Its Implications for Health ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Healthy Living in Islam The Principle of Halal and Its Implications for Health ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Healthy Living in Islam The Principle of Halal and Its Implications for Health ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53129-sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay</link>
	<guid isPermaLink="false">55c00c02cdec33fa780917ce9b74f66c</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:24:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ roosevelt rd ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari gunawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ taipei city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,city,gunawan,rd,roosevelt,taipei]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap aspek tayyib mempengaruhi perilaku konsumsi halal, dengan menggunakan survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap aspek tayyib mempengaruhi perilaku konsumsi halal, dengan menggunakan survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas sistem sertifikasi halal terintegrasi yang dilengkapi pelacakan rantai pasokan berbasis teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan kepercayaan produk. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi potensi pelabelan digital interaktif untuk memperjelas status halal pada produk multinasional, serta menilai dampaknya terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim.. Studi ini menegaskan bahwa prinsip halalan tayyiban dalam Islam merupakan kerangka komprehensif untuk gaya hidup sehat yang mencakup dimensi fisik, mental, dan sosial.Penerapan prinsip tersebut terbukti dapat mengurangi risiko penyakit melalui konsumsi makanan bersih dan bergizi serta menumbuhkan kedamaian batin melalui kepatuhan pada ajaran agama, sejalan dengan pendekatan pencegahan dalam kesehatan publik.Meskipun masih terdapat tantangan seperti rendahnya kesadaran publik, rantai pasokan yang kompleks, dan isu globalisasi, peningkatan pendidikan, regulasi, dan kolaborasi lintas sektor dapat memperluas dan memperkokoh integrasi nilai halal dalam sistem kesehatan Penelitian ini mengeksplorasi konsep halalan tayyiban sebagai kerangka Islam holistik untuk hidup sehat, dengan menekankan implikasinya terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, studi ini menganalisis teks agama (AlAcQur'an, Hadis), fatwa, dan dokumen kebijakan kesehatan publik untuk menilai bagaimana prinsip halal membentuk praktik gaya hidup umat Muslim. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pada prinsip halal, seperti konsumsi makanan dan obat yang bersih, aman, dan diperbolehkan, tidak hanya menurunkan risiko penyakit tidak menular tetapi juga meningkatkan kedamaian psikologis serta pemenuhan spiritual.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp 1x" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" alt="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-2f100.webp" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-2f100.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-2f100.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-2f100.webp 1x" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" alt="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-73023.webp" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-73023.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-73023.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-73023.webp 1x" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" alt="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53129-sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay" title="JURIS - Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health" target="_blank">Healthy Living in Islam: The Principle of Halal and Its Implications for Health</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap aspek tayyib mempengaruhi perilaku konsumsi halal, dengan menggunakan survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas sistem sertifikasi halal terintegrasi yang dilengkapi pelacakan rantai pasokan berbasis teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan kepercayaan produk. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi potensi pelabelan digital interaktif untuk memperjelas status halal pada produk multinasional, serta menilai dampaknya terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim..
<br>Studi ini menegaskan bahwa prinsip halalan tayyiban dalam Islam merupakan kerangka komprehensif untuk gaya hidup sehat yang mencakup dimensi fisik, mental, dan sosial.Penerapan prinsip tersebut terbukti dapat mengurangi risiko penyakit melalui konsumsi makanan bersih dan bergizi serta menumbuhkan kedamaian batin melalui kepatuhan pada ajaran agama, sejalan dengan pendekatan pencegahan dalam kesehatan publik.Meskipun masih terdapat tantangan seperti rendahnya kesadaran publik, rantai pasokan yang kompleks, dan isu globalisasi, peningkatan pendidikan, regulasi, dan kolaborasi lintas sektor dapat memperluas dan memperkokoh integrasi nilai halal dalam sistem kesehatan
<br>Penelitian ini mengeksplorasi konsep halalan tayyiban sebagai kerangka Islam holistik untuk hidup sehat, dengan menekankan implikasinya terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, studi ini menganalisis teks agama (AlAcQur'an, Hadis), fatwa, dan dokumen kebijakan kesehatan publik untuk menilai bagaimana prinsip halal membentuk praktik gaya hidup umat Muslim. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pada prinsip halal, seperti konsumsi makanan dan obat yang bersih, aman, dan diperbolehkan, tidak hanya menurunkan risiko penyakit tidak menular tetapi juga meningkatkan kedamaian psikologis serta pemenuhan spiritual....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp" type="image/webp" length="82368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-86054.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-2f100.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/sertifikasi-halal-hidup-sehat-germas-majalah-g-gay-thumb-73023.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5835-endless-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13404-endless-international-journal-future-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53138-praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kuri</link>
	<guid isPermaLink="false">e279095d44288732565cb704a6411c55</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:19:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti aminah ]]></category>
	<category><![CDATA[ islamic da ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aminah,common,crawl,da,islamic,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tren tidak Islami ini, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan di kalangan umat Islam tentang bahaya sihir dan penyihir. Kampanye dakwah yang efektif dapat membantu mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menghindari praktik-praktik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim: Untuk mengatasi tren tidak Islami ini, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan di kalangan umat Islam tentang bahaya sihir dan penyihir. Kampanye dakwah yang efektif dapat membantu mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menghindari praktik-praktik ini dan mematuhi ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Selain itu, perlu ada upaya untuk memberantas praktik-praktik sihir dan penyihir yang ilegal dan merugikan. Pemerintah dan pemimpin masyarakat dapat bekerja sama untuk mengidentifikasi dan menutup tempat-tempat praktik sihir yang ilegal, serta memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku. Pendidikan dan pelatihan yang komprehensif tentang Islam dan ajaran-ajarannya juga dapat membantu memperkuat iman umat Islam dan mengurangi ketergantungan mereka pada sihir dan penyihir. Selain itu, penting untuk mempromosikan solusi alternatif yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti doa, dzikir, dan pengobatan yang sah. Dengan meningkatkan kesadaran, pendidikan, dan praktik-praktik Islam yang benar, kita dapat mengurangi dampak negatif sihir dan penyihir di kalangan umat Islam dan mendorong mereka untuk mencari solusi yang lebih baik dan sesuai dengan ajaran agama mereka.. Sihir dan penyihir masih dipraktikkan oleh beberapa orang yang tidak berpendidikan di kalangan Muslim yang melanggar banyak hukum yang ditetapkan oleh Islam dan terus berpartisipasi dalam sihir dan penyihir untuk melakukan pengorbanan dan libasi kepada berbagai objek dengan tujuan memperoleh keuntungan tertentu yang bertentangan dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.Orang lain bahkan gagal mengamati ritual Islam karena ketidaktahuan atau mengabaikannya.Pikirkan seseorang yang sering mengunjungi tukang sihir dan peramal, Anda akan menemukan bahwa salah satu alasan yang disebutkan dalam artikel ini adalah di antara faktor yang memengaruhi dia untuk melakukannya.Hal pertama dan paling penting yang harus dilakukan adalah menghindari sihir dan menjauh dari tukang sihir.Lebih baik bekerja keras dan memperkuat iman dan kepercayaan kepada Allah.Setelah ini diperbaiki dengan benar, sisanya dapat ditangani dengan mudah oleh Allah Artikel ini adalah kontribusi dan bagian dakwah untuk mencerahkan umat Islam tentang ancaman sihir dan tukang sihir. Penelitian ini telah menyoroti beberapa alasan utama mengapa beberapa Muslim dengan Iman yang lemah mencari bantuan tukang sihir untuk hal-hal duniawi sehingga merugikan sesama mereka. Oleh karena itu, penerapan dakwah Islam yang baik dan benar akan membantu mengingatkan umat Islam dalam menghindari ancaman sihir. Dari hasil wawancara dari informan didapatkan bahwa penyihir telah menghancurkan banyak hubungan keluarga dan menciptakan kerusakan pada beberapa pernikahan, juga keterbelakangan ekonomi bagi para penonton sihir. Artikel ini juga menemukan bahwa beberapa penonton sihir menyesali tindakan mereka setelah bersentuhan dengan kebenaran. Penelitian ini dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-8607e.webp" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-8607e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-8607e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-8607e.webp 1x" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" alt="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-30982.webp" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-30982.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-30982.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-30982.webp 1x" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" alt="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp 1x" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" alt="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53138-praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kuri" title="JURIS - Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim" target="_blank">Sihir dan Ancaman di Kalangan Muslim</a>: Untuk mengatasi tren tidak Islami ini, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan di kalangan umat Islam tentang bahaya sihir dan penyihir. Kampanye dakwah yang efektif dapat membantu mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menghindari praktik-praktik ini dan mematuhi ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Selain itu, perlu ada upaya untuk memberantas praktik-praktik sihir dan penyihir yang ilegal dan merugikan. Pemerintah dan pemimpin masyarakat dapat bekerja sama untuk mengidentifikasi dan menutup tempat-tempat praktik sihir yang ilegal, serta memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku. Pendidikan dan pelatihan yang komprehensif tentang Islam dan ajaran-ajarannya juga dapat membantu memperkuat iman umat Islam dan mengurangi ketergantungan mereka pada sihir dan penyihir. Selain itu, penting untuk mempromosikan solusi alternatif yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti doa, dzikir, dan pengobatan yang sah. Dengan meningkatkan kesadaran, pendidikan, dan praktik-praktik Islam yang benar, kita dapat mengurangi dampak negatif sihir dan penyihir di kalangan umat Islam dan mendorong mereka untuk mencari solusi yang lebih baik dan sesuai dengan ajaran agama mereka..
<br>Sihir dan penyihir masih dipraktikkan oleh beberapa orang yang tidak berpendidikan di kalangan Muslim yang melanggar banyak hukum yang ditetapkan oleh Islam dan terus berpartisipasi dalam sihir dan penyihir untuk melakukan pengorbanan dan libasi kepada berbagai objek dengan tujuan memperoleh keuntungan tertentu yang bertentangan dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.Orang lain bahkan gagal mengamati ritual Islam karena ketidaktahuan atau mengabaikannya.Pikirkan seseorang yang sering mengunjungi tukang sihir dan peramal, Anda akan menemukan bahwa salah satu alasan yang disebutkan dalam artikel ini adalah di antara faktor yang memengaruhi dia untuk melakukannya.Hal pertama dan paling penting yang harus dilakukan adalah menghindari sihir dan menjauh dari tukang sihir.Lebih baik bekerja keras dan memperkuat iman dan kepercayaan kepada Allah.Setelah ini diperbaiki dengan benar, sisanya dapat ditangani dengan mudah oleh Allah
<br>Artikel ini adalah kontribusi dan bagian dakwah untuk mencerahkan umat Islam tentang ancaman sihir dan tukang sihir. Penelitian ini telah menyoroti beberapa alasan utama mengapa beberapa Muslim dengan Iman yang lemah mencari bantuan tukang sihir untuk hal-hal duniawi sehingga merugikan sesama mereka. Oleh karena itu, penerapan dakwah Islam yang baik dan benar akan membantu mengingatkan umat Islam dalam menghindari ancaman sihir. Dari hasil wawancara dari informan didapatkan bahwa penyihir telah menghancurkan banyak hubungan keluarga dan menciptakan kerusakan pada beberapa pernikahan, juga keterbelakangan ekonomi bagi para penonton sihir. Artikel ini juga menemukan bahwa beberapa penonton sihir menyesali tindakan mereka setelah bersentuhan dengan kebenaran. Penelitian ini dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp" type="image/webp" length="85970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-8607e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-30982.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/praktik-sihir-hitam-ritual-islam-bahaya-kurikulum-thumb-5a190.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-613-uin-walisongo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17808-wahana-akademika-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53118-kompetensi-teknis-guru-kompetens</link>
	<guid isPermaLink="false">2f4528b033c8dab332d9138b3deaae38</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 07:12:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fiskia syafa ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar v1 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fiskia,sidebar,stats,syafa,v1,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan Industry 4.0 dengan mereka yang belum, untuk mengeksplorasi perbedaan dalam strategi pelatihan dan rekrutmen, serta dampak pada kinerja karyawan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan Industry 4.0 dengan mereka yang belum, untuk mengeksplorasi perbedaan dalam strategi pelatihan dan rekrutmen, serta dampak pada kinerja karyawan dan organisasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan yang dirancang khusus untuk Industry 4.0, dengan fokus pada bagaimana pelatihan tersebut meningkatkan kemampuan karyawan dalam menghadapi tantangan dan peluang yang unik dalam era ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran pendidikan tinggi dalam mempersiapkan lulusan untuk industri 4.0, dengan mempertimbangkan bagaimana kurikulum dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi yang diperlukan dalam era ini.. 0, permintaan akan kompetensi khusus dan pengembangan karyawan yang berkelanjutan menjadi sangat penting.Prosedur manajemen kualitas yang selaras dengan ISO 9001, terutama di bidang IT dan manajemen data, telah menjadi hal yang esensial bagi perusahaan untuk menangani kompleksitas keamanan data dan persyaratan kepatuhan seperti GDPR.Kebutuhan akan pekerja terampil telah meningkat, tetapi terdapat kesenjangan yang signifikan dalam literasi digital dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi yang konstan.0 telah mengubah tempat kerja, memindahkan peran pekerjaan menuju tugas-tugas berbasis pengetahuan yang memerlukan keterampilan tingkat lanjut dalam pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan kolaborasi interdisipliner.Dalam lingkungan ini, program pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi teknis, digital, sosial, dan pribadi sangatlah krusial.Kerangka teoritis seperti Teori Modal Manusia dan Teori Belajar Sosial Bandura menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan keterampilan karyawan untuk meningkatkan kinerja pekerjaan dan produktivitas organisasi.Belajar terus-menerus tidak hanya penting untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga untuk menciptakan budaya tempat kerja yang menghargai adaptabilitas dan inovasi.Karena otomasi mengambil alih tugas-tugas rutin, karyawan harus memperoleh keterampilan baru yang melengkapi dan meningkatkan kemampuan mesin, sehingga mereka menjadi tak tergantikan dalam menyelesaikan masalah yang baru dan kompleks.Oleh karena itu, investasi dalam pelatihan dan pengembangan karyawan bukan hanya prioritas strategis, tetapi juga investasi yang diperlukan bagi bisnis untuk mempertahankan daya saing dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan di era Industry 4 Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kompetensi karyawan terhadap kinerja organisasi dalam konteks Industry 4.0, dengan fokus pada keterampilan yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi. Penelitian ini mengeksplorasi kebutuhan akan kompetensi teknis, digital, sosial, dan pribadi di antara karyawan, dan bagaimana kompetensi ini berkontribusi terhadap pemecahan masalah yang efektif dan pertumbuhan organisasi. Pendekatan kualitatif akan digunakan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang masalah ini. Penelitian akan dimulai dengan tinjauan literatur yang komprehensif, berfokus pada studi sebelumnya yang terkait dengan kompetensi karyawan, Industry 4.0, dan program pelatihan. Hal ini akan membantu membangun kerangka teoritis untuk memandu analisis. Data akan dikumpulkan melalui wawancara dengan ahli industri, manajer SDM, dan karyawan untuk mengumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-02b4d.webp" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-02b4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-02b4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-02b4d.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" alt="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-c82c3.webp" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-c82c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-c82c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-c82c3.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" alt="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" alt="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53118-kompetensi-teknis-guru-kompetens" title="JURIS - Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0" target="_blank">Navigating The Workforce Challenges and Skill Development in The Era of Industry 4.0</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara perusahaan yang telah menerapkan Industry 4.0 dengan mereka yang belum, untuk mengeksplorasi perbedaan dalam strategi pelatihan dan rekrutmen, serta dampak pada kinerja karyawan dan organisasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan yang dirancang khusus untuk Industry 4.0, dengan fokus pada bagaimana pelatihan tersebut meningkatkan kemampuan karyawan dalam menghadapi tantangan dan peluang yang unik dalam era ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran pendidikan tinggi dalam mempersiapkan lulusan untuk industri 4.0, dengan mempertimbangkan bagaimana kurikulum dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi yang diperlukan dalam era ini..
<br>0, permintaan akan kompetensi khusus dan pengembangan karyawan yang berkelanjutan menjadi sangat penting.Prosedur manajemen kualitas yang selaras dengan ISO 9001, terutama di bidang IT dan manajemen data, telah menjadi hal yang esensial bagi perusahaan untuk menangani kompleksitas keamanan data dan persyaratan kepatuhan seperti GDPR.Kebutuhan akan pekerja terampil telah meningkat, tetapi terdapat kesenjangan yang signifikan dalam literasi digital dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi yang konstan.0 telah mengubah tempat kerja, memindahkan peran pekerjaan menuju tugas-tugas berbasis pengetahuan yang memerlukan keterampilan tingkat lanjut dalam pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan kolaborasi interdisipliner.Dalam lingkungan ini, program pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi teknis, digital, sosial, dan pribadi sangatlah krusial.Kerangka teoritis seperti Teori Modal Manusia dan Teori Belajar Sosial Bandura menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan keterampilan karyawan untuk meningkatkan kinerja pekerjaan dan produktivitas organisasi.Belajar terus-menerus tidak hanya penting untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga untuk menciptakan budaya tempat kerja yang menghargai adaptabilitas dan inovasi.Karena otomasi mengambil alih tugas-tugas rutin, karyawan harus memperoleh keterampilan baru yang melengkapi dan meningkatkan kemampuan mesin, sehingga mereka menjadi tak tergantikan dalam menyelesaikan masalah yang baru dan kompleks.Oleh karena itu, investasi dalam pelatihan dan pengembangan karyawan bukan hanya prioritas strategis, tetapi juga investasi yang diperlukan bagi bisnis untuk mempertahankan daya saing dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan di era Industry 4
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kompetensi karyawan terhadap kinerja organisasi dalam konteks Industry 4.0, dengan fokus pada keterampilan yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi. Penelitian ini mengeksplorasi kebutuhan akan kompetensi teknis, digital, sosial, dan pribadi di antara karyawan, dan bagaimana kompetensi ini berkontribusi terhadap pemecahan masalah yang efektif dan pertumbuhan organisasi. Pendekatan kualitatif akan digunakan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang masalah ini. Penelitian akan dimulai dengan tinjauan literatur yang komprehensif, berfokus pada studi sebelumnya yang terkait dengan kompetensi karyawan, Industry 4.0, dan program pelatihan. Hal ini akan membantu membangun kerangka teoritis untuk memandu analisis. Data akan dikumpulkan melalui wawancara dengan ahli industri, manajer SDM, dan karyawan untuk mengumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp" type="image/webp" length="74034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-02b4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-c82c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kompetensi-teknis-guru-karyawan-industry-4-0-penge-thumb-8f21b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-782-lifescifi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3047-arthatama-journal-business-management-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 05 Jul 2026 10:38:26 +0700. 24 items. Served in: 5.647 seconds [rss] -->
