<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 18:38:50 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:38:50 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-09T18:38:50+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage Evidence from Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage Evidence from Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage Evidence from Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48386-chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-kemu</link>
	<guid isPermaLink="false">977a9622f720415b0d1542ba5d2b880e</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 18:25:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur fitriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ v40i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fitriana,main,nur,v40i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap chatbot, seperti kepuasan pelanggan, kualitas interaksi, dan pengalaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap chatbot, seperti kepuasan pelanggan, kualitas interaksi, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. (2) Meneliti dampak antropomorfisme yang lebih mendalam dalam konteks chatbot, termasuk bagaimana karakteristik manusiawi yang berbeda dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan dan bagaimana chatbot dapat dirancang untuk meningkatkan kepercayaan melalui interaksi yang lebih manusiawi. (3) Memeriksa peran bisnis dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap chatbot mereka, termasuk strategi komunikasi dan interaksi yang efektif, serta cara-cara untuk memastikan bahwa chatbot memenuhi harapan pelanggan dan memberikan pengalaman yang positif dan dapat dipercaya.. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi manajer dan pengembang yang bertujuan untuk merancang chatbot yang meningkatkan kepercayaan.Strategi kunci termasuk mengintegrasikan fitur-fitur manusiawi, fokus pada kemudahan penggunaan, dan menonjolkan manfaat praktis yang ditawarkan oleh chatbot.Pendekatan ini dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan, meningkatkan kualitas interaksi, dan mendukung implementasi chatbot di Indonesia Pembangunan kepercayaan pelanggan sangat penting untuk memastikan keberhasilan implementasi chatbot. Membangun kepercayaan adalah hal esensial untuk memastikan pengguna merasa percaya diri dalam menggunakan chatbot di berbagai konteks, termasuk layanan pelanggan. Meskipun penting, pemahaman tentang bagaimana fitur-fitur spesifik chatbot mempengaruhi kepercayaan pelanggan, terutama dalam konteks Indonesia, masih terbatas. Penelitian ini, yang didasarkan pada Model Penerimaan Teknologi (TAM), mengembangkan dan menguji sebuah model yang menggabungkan antropomorfisme, atribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-432ac.webp" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-432ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-432ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-432ac.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-a89f0.webp" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-a89f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-a89f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-a89f0.webp 1x" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" alt="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48386-chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-kemu" title="JURIS - Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia" target="_blank">Factors Affecting Customer Trust in Chatbot Usage: Evidence from Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap chatbot, seperti kepuasan pelanggan, kualitas interaksi, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. (2) Meneliti dampak antropomorfisme yang lebih mendalam dalam konteks chatbot, termasuk bagaimana karakteristik manusiawi yang berbeda dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan dan bagaimana chatbot dapat dirancang untuk meningkatkan kepercayaan melalui interaksi yang lebih manusiawi. (3) Memeriksa peran bisnis dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap chatbot mereka, termasuk strategi komunikasi dan interaksi yang efektif, serta cara-cara untuk memastikan bahwa chatbot memenuhi harapan pelanggan dan memberikan pengalaman yang positif dan dapat dipercaya..
<br>Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi manajer dan pengembang yang bertujuan untuk merancang chatbot yang meningkatkan kepercayaan.Strategi kunci termasuk mengintegrasikan fitur-fitur manusiawi, fokus pada kemudahan penggunaan, dan menonjolkan manfaat praktis yang ditawarkan oleh chatbot.Pendekatan ini dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan, meningkatkan kualitas interaksi, dan mendukung implementasi chatbot di Indonesia
<br>Pembangunan kepercayaan pelanggan sangat penting untuk memastikan keberhasilan implementasi chatbot. Membangun kepercayaan adalah hal esensial untuk memastikan pengguna merasa percaya diri dalam menggunakan chatbot di berbagai konteks, termasuk layanan pelanggan. Meskipun penting, pemahaman tentang bagaimana fitur-fitur spesifik chatbot mempengaruhi kepercayaan pelanggan, terutama dalam konteks Indonesia, masih terbatas. Penelitian ini, yang didasarkan pada Model Penerimaan Teknologi (TAM), mengembangkan dan menguji sebuah model yang menggabungkan antropomorfisme, atribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp" type="image/webp" length="95230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-432ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-e28bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/chatbot-usage-kegunaan-dirasakan-antropomorfisme-k-thumb-a89f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3186-journal-indonesian-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48376-mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas</link>
	<guid isPermaLink="false">f632d51dee05743f98a7d8f9b3b58b3d</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berangkat dari temuan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan baik, penelitian berikutnya dapat meneliti dampak jangka panjang kebiasaan kebersihan mulut pada komplikasi ortodonti. Selain itu, evaluasi efektivitas program edukasi klinis di fakultas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman: Berangkat dari temuan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan baik, penelitian berikutnya dapat meneliti dampak jangka panjang kebiasaan kebersihan mulut pada komplikasi ortodonti. Selain itu, evaluasi efektivitas program edukasi klinis di fakultas kedokteran gigi dapat dicari untuk memperkuat pemahaman mahasiswa. Akhirnya, studi perbandingan antara mahasiswa dengan dan tanpa ortodonti cekat dapat memperjelas perbedaan tingkat risiko dan faktor pengurang komplikasi.. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa pengguna ortodonti cekat memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai dampak ortodonti cekat, dengan 53,1A% responden berada di kategori tersebut.Perempuan terbukti memiliki tingkat pengetahuan baik lebih dominan dibandingkan lakiAclaki.Hasil ini menegaskan pentingnya program pendidikan dan penyuluhan kebersihan mulut bagi mahasiswa yang menjalani ortodonti cekat Latar Belakang: Perawatan ortodonti cekat memiliki risiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras dan lunak rongga mulut. Hal ini dapat terjadi karena pasien yang menggunakan ortodonti cekat memiliki kesulitan untuk dapat menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mengenai dampak ortodonti cekat pada mahasiswa pengguna ortodonti cekat di Universitas Mulawarman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survei crossAcsectional yang dilakukan pada bulan OktoberAeNovember 2021. 96 subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil: Lebih banyak responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 51 mahasiswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-0e32f.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-0e32f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-0e32f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-0e32f.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-2e70f.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-2e70f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-2e70f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-2e70f.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48376-mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman" target="_blank">Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman</a>: Berangkat dari temuan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan baik, penelitian berikutnya dapat meneliti dampak jangka panjang kebiasaan kebersihan mulut pada komplikasi ortodonti. Selain itu, evaluasi efektivitas program edukasi klinis di fakultas kedokteran gigi dapat dicari untuk memperkuat pemahaman mahasiswa. Akhirnya, studi perbandingan antara mahasiswa dengan dan tanpa ortodonti cekat dapat memperjelas perbedaan tingkat risiko dan faktor pengurang komplikasi..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa pengguna ortodonti cekat memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai dampak ortodonti cekat, dengan 53,1A% responden berada di kategori tersebut.Perempuan terbukti memiliki tingkat pengetahuan baik lebih dominan dibandingkan lakiAclaki.Hasil ini menegaskan pentingnya program pendidikan dan penyuluhan kebersihan mulut bagi mahasiswa yang menjalani ortodonti cekat
<br>Latar Belakang: Perawatan ortodonti cekat memiliki risiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras dan lunak rongga mulut. Hal ini dapat terjadi karena pasien yang menggunakan ortodonti cekat memiliki kesulitan untuk dapat menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mengenai dampak ortodonti cekat pada mahasiswa pengguna ortodonti cekat di Universitas Mulawarman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survei crossAcsectional yang dilakukan pada bulan OktoberAeNovember 2021. 96 subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil: Lebih banyak responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 51 mahasiswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp" type="image/webp" length="63172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-0e32f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-b3e4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/mahasiswa-profesi-kedokteran-gigi-daring-mayoritas-thumb-2e70f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48375-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan</link>
	<guid isPermaLink="false">beb09c0f383a8f35258754e81e8dbb93</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Diperlukan penelitian lanjutan yang meneliti efek program edukasi kesehatan gigi berbasis digital terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku penambalan gigi pada kelompok usia dewasa muda di Kota Samarinda; serta studi longitudinal untuk mengamati perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda: Diperlukan penelitian lanjutan yang meneliti efek program edukasi kesehatan gigi berbasis digital terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku penambalan gigi pada kelompok usia dewasa muda di Kota Samarinda; serta studi longitudinal untuk mengamati perubahan pengetahuan dan praktik penambalan gigi seiring waktu setelah intervensi edukatif, guna memahami kestabilan dan dampak jangka panjangnya; dan evaluasi perbandingan efektivitas antara penyuluhan langsung oleh tenaga kesehatan dan penyampaian informasi melalui media sosial dalam meningkatkan pengetahuan dan praktek penambalan gigi di kalangan masyarakat berpendidikan rendah.. Pakar menunjukkan bahwa tingkat pendidikan secara signifikan berpengaruh pada pengetahuan mengenai penambalan gigi di Kota Samarinda, sedangkan status ekonomi tidak mempengaruhi pengetahuan.Oleh karena itu, upaya edukasi sebaiknya difokuskan pada populasi dengan tingkat pendidikan rendah untuk meningkatkan pemahaman tentang penambalan gigi Penambalan gigi adalah salah satu metode untuk memperbaiki kerusakan gigi agar dapat kembali ke bentuk dan fungsi semula. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan mengenai penambalan gigi pada masyarakat Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional analitik dengan uji chi-square (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-0e17d.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-0e17d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-0e17d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-0e17d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-08b14.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-08b14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-08b14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-08b14.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48375-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan" title="JURIS - Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda" target="_blank">Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Penambalan Gigi Pada Masyarakat Kota Samarinda</a>: Diperlukan penelitian lanjutan yang meneliti efek program edukasi kesehatan gigi berbasis digital terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku penambalan gigi pada kelompok usia dewasa muda di Kota Samarinda; serta studi longitudinal untuk mengamati perubahan pengetahuan dan praktik penambalan gigi seiring waktu setelah intervensi edukatif, guna memahami kestabilan dan dampak jangka panjangnya; dan evaluasi perbandingan efektivitas antara penyuluhan langsung oleh tenaga kesehatan dan penyampaian informasi melalui media sosial dalam meningkatkan pengetahuan dan praktek penambalan gigi di kalangan masyarakat berpendidikan rendah..
<br>Pakar menunjukkan bahwa tingkat pendidikan secara signifikan berpengaruh pada pengetahuan mengenai penambalan gigi di Kota Samarinda, sedangkan status ekonomi tidak mempengaruhi pengetahuan.Oleh karena itu, upaya edukasi sebaiknya difokuskan pada populasi dengan tingkat pendidikan rendah untuk meningkatkan pemahaman tentang penambalan gigi
<br>Penambalan gigi adalah salah satu metode untuk memperbaiki kerusakan gigi agar dapat kembali ke bentuk dan fungsi semula. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan mengenai penambalan gigi pada masyarakat Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional analitik dengan uji chi-square (p<0,05) pada 100 responden. Hasil menunjukkan 75,15% responden memiliki pengetahuan cukup mengenai penambalan gigi. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan (p=0,02), sementara tidak ada hubungan signifikan antara status ekonomi dengan pengetahuan (p=0,558).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp" type="image/webp" length="67750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-0e17d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-bfd9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-tindakan-pemeliharaan-pe-thumb-08b14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48373-anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-keseha</link>
	<guid isPermaLink="false">5228ce2ad479825598dd542eb1fa5b98</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang efektivitas media video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang efektivitas media video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku perawatan gigi dan mulut anak, serta faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku tersebut. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi edukasi yang lebih efektif dan terintegrasi dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia.. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa di SDN 009 Palaran Samarinda, tetapi tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan video edukasi Rendahnya perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia menyebabkan masalah kesehatan gigi dan mulut. Masalah kesehatan gigi dan mulut terbanyak di Kota Samarinda terjadi di Kelurahan Bukuan Kecamatan Palaran. Media video dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang baik serta dapat membantu meningkatkan pengetahuan pada anak mengenai kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi kesehatan gigi dan mulut pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-6cf53.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-6cf53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-6cf53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-6cf53.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-e730f.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-e730f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-e730f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-e730f.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48373-anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-keseha" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda" target="_blank">Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SDN 009 Palaran Samarinda</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang efektivitas media video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku perawatan gigi dan mulut anak, serta faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku tersebut. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi edukasi yang lebih efektif dan terintegrasi dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa di SDN 009 Palaran Samarinda, tetapi tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan video edukasi
<br>Rendahnya perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia menyebabkan masalah kesehatan gigi dan mulut. Masalah kesehatan gigi dan mulut terbanyak di Kota Samarinda terjadi di Kelurahan Bukuan Kecamatan Palaran. Media video dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang baik serta dapat membantu meningkatkan pengetahuan pada anak mengenai kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan video edukasi kesehatan gigi dan mulut pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp" type="image/webp" length="67976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-6cf53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-aa000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/anak-sd-perawatan-kesehatan-gigi-penyuluhan-tindak-thumb-e730f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48371-celah-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k</link>
	<guid isPermaLink="false">f381a380c39a4434fb0daa05d0ba0631</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara distribusi kasus celah bibir dan langit-langit di berbagai wilayah di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis kelamin, faktor genetik, dan lingkungan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara distribusi kasus celah bibir dan langit-langit di berbagai wilayah di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis kelamin, faktor genetik, dan lingkungan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor risiko yang mempengaruhi distribusi kasus celah bibir dan langit-langit, serta dampak pembedahan terhadap kualitas hidup pasien. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi dan pencegahan yang efektif untuk mengurangi prevalensi celah bibir dan langit-langit, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan perawatan yang tepat.. Berdasarkan hasil penelitian, distribusi kasus celah berdasarkan usia saat dilakukan pembedahan banyak terjadi pada usia balita yaitu pada usia 0-5 tahun.Pasien celah bibir dan/atau langit-langit dengan kelompok usia pembedahan terbanyak adalah kelompok usia balita (0-5 tahun) yaitu berjumlah 44 orang (57,15%) Celah bibir dan langit-langit adalah malformasi kongenital kepala dan leher yang paling umum terjadi. Faktor risiko terjadinya celah meliputi jenis kelamin, faktor genetik yang dapat berinteraksi dengan faktor lingkungan selama kehamilan, dan riwayat keluarga. Bayi dengan celah dapat melakukan operasi celah bibir apabila memenuhi kriteria "The Rules of Ten", yaitu usia lebih dari 10 minggu atau 3 bulan, berat badan sekitar 4-5 kg atau lebih dari 10 pounds, dan hemoglobin lebih dari 10 g/dl. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi kasus celah bibir dan/atau celah langit-langit berdasarkan usia pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020-2022. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-62a32.webp" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-62a32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-62a32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-62a32.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" alt="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" alt="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-ea837.webp" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-ea837.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-ea837.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-ea837.webp 1x" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" alt="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48371-celah-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k" title="JURIS - Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022" target="_blank">Distribusi Kasus Celah Bibir dan Langit-Langit Berdasarkan Usia Pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020-2022</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara distribusi kasus celah bibir dan langit-langit di berbagai wilayah di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis kelamin, faktor genetik, dan lingkungan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor risiko yang mempengaruhi distribusi kasus celah bibir dan langit-langit, serta dampak pembedahan terhadap kualitas hidup pasien. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi dan pencegahan yang efektif untuk mengurangi prevalensi celah bibir dan langit-langit, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan perawatan yang tepat..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, distribusi kasus celah berdasarkan usia saat dilakukan pembedahan banyak terjadi pada usia balita yaitu pada usia 0-5 tahun.Pasien celah bibir dan/atau langit-langit dengan kelompok usia pembedahan terbanyak adalah kelompok usia balita (0-5 tahun) yaitu berjumlah 44 orang (57,15%)
<br>Celah bibir dan langit-langit adalah malformasi kongenital kepala dan leher yang paling umum terjadi. Faktor risiko terjadinya celah meliputi jenis kelamin, faktor genetik yang dapat berinteraksi dengan faktor lingkungan selama kehamilan, dan riwayat keluarga. Bayi dengan celah dapat melakukan operasi celah bibir apabila memenuhi kriteria "The Rules of Ten", yaitu usia lebih dari 10 minggu atau 3 bulan, berat badan sekitar 4-5 kg atau lebih dari 10 pounds, dan hemoglobin lebih dari 10 g/dl. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi kasus celah bibir dan/atau celah langit-langit berdasarkan usia pembedahan di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020-2022.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp" type="image/webp" length="52746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-62a32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-120f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/celah-langit-langit-mulut-faktor-risiko-usia-axe-k-thumb-ea837.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48370-kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan</link>
	<guid isPermaLink="false">d4ceacbd7cefd9e8ff36a0a6a4914ee2</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat penggunaan alat ortodonti cekat pada remaja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat penggunaan alat ortodonti cekat pada remaja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan perilaku mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas kampanye kesehatan gigi dan mulut dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang maloklusi dan minat mereka terhadap perawatan ortodonti.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan tentang maloklusi pada siswa SMA Negeri 7 Balikpapan sebagian besar berada pada kategori cukup.Minat penggunaan alat ortodonti cekat pada siswa SMA Negeri 7 Balikpapan sebagian besar berada pada kategori sedang.Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan minat penggunaan alat ortodonti cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan Maloklusi adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada rongga mulut. Maloklusi merupakan ketidaksejajaran gigi atau hubungan yang tidak tepat antara gigi rahang atas dan rahang bawah. Sebagian besar maloklusi terjadi pada usia remaja dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Kejadian masalah gigi dan mulut yang dialami remaja dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan remaja mengenai kesehatan gigi dan mulut. Maloklusi bisa dirawat menggunakan alat ortodonti dan alat yang sering digunakan adalah alat ortodonti cekat. Remaja merupakan salah satu kelompok masyarakat yang tertarik untuk menggunakan alat ortodonti untuk memperbaiki estetika dan fungsi rongga mulut yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-be581.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-be581.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-be581.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-be581.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-8f926.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-8f926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-8f926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-8f926.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48370-kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan" target="_blank">Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Maloklusi dengan Minat Penggunaan Alat Ortodonti Cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat penggunaan alat ortodonti cekat pada remaja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan perilaku mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas kampanye kesehatan gigi dan mulut dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang maloklusi dan minat mereka terhadap perawatan ortodonti..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan tentang maloklusi pada siswa SMA Negeri 7 Balikpapan sebagian besar berada pada kategori cukup.Minat penggunaan alat ortodonti cekat pada siswa SMA Negeri 7 Balikpapan sebagian besar berada pada kategori sedang.Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan minat penggunaan alat ortodonti cekat di SMA Negeri 7 Balikpapan
<br>Maloklusi adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada rongga mulut. Maloklusi merupakan ketidaksejajaran gigi atau hubungan yang tidak tepat antara gigi rahang atas dan rahang bawah. Sebagian besar maloklusi terjadi pada usia remaja dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Kejadian masalah gigi dan mulut yang dialami remaja dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan remaja mengenai kesehatan gigi dan mulut. Maloklusi bisa dirawat menggunakan alat ortodonti dan alat yang sering digunakan adalah alat ortodonti cekat. Remaja merupakan salah satu kelompok masyarakat yang tertarik untuk menggunakan alat ortodonti untuk memperbaiki estetika dan fungsi rongga mulut yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp" type="image/webp" length="62656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-d23be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-be581.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kehamilan-usia-remaja-kesehatan-gigi-penyuluhan-si-thumb-8f926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48369-integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau</link>
	<guid isPermaLink="false">49a6717b92277c4f6297017f078b593d</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang perendaman resin komposit nanofiller pada pH 3Ae5 dengan interval 1, 3, dan 7 hari, guna menilai perubahan kekerasan secara progresif. Penelitian selanjutnya sebaiknya membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau: Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang perendaman resin komposit nanofiller pada pH 3Ae5 dengan interval 1, 3, dan 7 hari, guna menilai perubahan kekerasan secara progresif. Penelitian selanjutnya sebaiknya membandingkan efek interkonstruksi antara berbagai jenis teh (hitam, hijau, oolong) dengan kandungan asam dan polifenol yang berbeda pada waktu subjek 6, 12, dan 24 jam untuk memahami mekanisme degradasi. Studi juga dapat mengkaji peran perlindungan pelapis resin komposit berlapis tipis (sealants) terhadap penurunan kekerasan akibat eksposur minuman asam, dengan mengukur indeks kekerasan sebelum dan sesudah perlindungan.. Terdapat perbedaan tingkat kekerasan permukaan resin komposit nanofiller yang tidak signifikan antara perendaman dalam larutan teh hitam dan teh hijau.Perendaman dalam larutan teh hijau menyebabkan penurunan kekerasan dibandingkan dengan kontrol.Faktor pH dan kandungan polifenol berkontribusi pada degradasi matriks resin Resin komposit adalah bahan restorasi yang banyak digunakan di kedokteran gigi masa kini. Pada perkembangan terakhir, munculah resin komposit jenis nanofiller. Kekerasan mikro permukaan merupakan sifat utama komposit dalam keberhasilan restorasi gigi. Makanan dan minuman yang bersifat asam dapat menyebabkan resin komposit mengalami degradasi matriks sehingga mengalami penurunan kekerasan permukaan. Teh hitam dan teh hijau merupakan bahan minuman alami yang sangat populer yang mengandung asam. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-72f38.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-72f38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-72f38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-72f38.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-fee88.webp" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-fee88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-fee88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-fee88.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" alt="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48369-integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau" title="JURIS - Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau" target="_blank">Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau</a>: Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang perendaman resin komposit nanofiller pada pH 3Ae5 dengan interval 1, 3, dan 7 hari, guna menilai perubahan kekerasan secara progresif. Penelitian selanjutnya sebaiknya membandingkan efek interkonstruksi antara berbagai jenis teh (hitam, hijau, oolong) dengan kandungan asam dan polifenol yang berbeda pada waktu subjek 6, 12, dan 24 jam untuk memahami mekanisme degradasi. Studi juga dapat mengkaji peran perlindungan pelapis resin komposit berlapis tipis (sealants) terhadap penurunan kekerasan akibat eksposur minuman asam, dengan mengukur indeks kekerasan sebelum dan sesudah perlindungan..
<br>Terdapat perbedaan tingkat kekerasan permukaan resin komposit nanofiller yang tidak signifikan antara perendaman dalam larutan teh hitam dan teh hijau.Perendaman dalam larutan teh hijau menyebabkan penurunan kekerasan dibandingkan dengan kontrol.Faktor pH dan kandungan polifenol berkontribusi pada degradasi matriks resin
<br>Resin komposit adalah bahan restorasi yang banyak digunakan di kedokteran gigi masa kini. Pada perkembangan terakhir, munculah resin komposit jenis nanofiller. Kekerasan mikro permukaan merupakan sifat utama komposit dalam keberhasilan restorasi gigi. Makanan dan minuman yang bersifat asam dapat menyebabkan resin komposit mengalami degradasi matriks sehingga mengalami penurunan kekerasan permukaan. Teh hitam dan teh hijau merupakan bahan minuman alami yang sangat populer yang mengandung asam. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp" type="image/webp" length="63946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-72f38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-23a97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/integritas-resin-komposit-fermentasi-teh-hijau-hit-thumb-fee88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST BERNARDUS Timika Papua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST BERNARDUS Timika Papua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST BERNARDUS Timika Papua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48368-mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp</link>
	<guid isPermaLink="false">7096ea60de2efe328f381270135b24ee</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut dua hal: pertama, meneliti efektivitas media edukasi lain seperti simulasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak kualitas air pada gigi; kedua, membandingkan kelompok siswa yang menerima edukasi bertahap dengan kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua: Berikut dua hal: pertama, meneliti efektivitas media edukasi lain seperti simulasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak kualitas air pada gigi; kedua, membandingkan kelompok siswa yang menerima edukasi bertahap dengan kelompok kontrol untuk melihat perbedaan jangka panjang dalam perilaku kesehatan oral; ketiga, melibatkan orang tua dalam program edukasi keluarga agar dampak intervensi dapat terjaga di rumah, sehingga dapat menurunkan prevalensi karies gigi pada siswa di wilayah tersebut.. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang kualitas air terhadap karies gigi baik, namun peningkatan setelah video edukasi tidak signifikan secara statistik.Diperlukan pendekatan intervensi lebih intensif dan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampak nyata terhadap praktik kesehatan gigi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMP YPPK Santo Bernardus tentang kualitas mutu air terhadap kesehatan gigi. Metode observasional dengan purposive sampling dilakukan pada 90 siswa di Timika, Papua pada November 2022. Pretest, video edukasi, dan posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan, meskipun perbedaan tidak signifikan. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan mayoritas baik setelah edukasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b1efa.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b1efa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b1efa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b1efa.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-89c5a.webp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-89c5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-89c5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-89c5a.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" alt="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48368-mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp" title="JURIS - Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua" target="_blank">Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua</a>: Berikut dua hal: pertama, meneliti efektivitas media edukasi lain seperti simulasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak kualitas air pada gigi; kedua, membandingkan kelompok siswa yang menerima edukasi bertahap dengan kelompok kontrol untuk melihat perbedaan jangka panjang dalam perilaku kesehatan oral; ketiga, melibatkan orang tua dalam program edukasi keluarga agar dampak intervensi dapat terjaga di rumah, sehingga dapat menurunkan prevalensi karies gigi pada siswa di wilayah tersebut..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang kualitas air terhadap karies gigi baik, namun peningkatan setelah video edukasi tidak signifikan secara statistik.Diperlukan pendekatan intervensi lebih intensif dan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampak nyata terhadap praktik kesehatan gigi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMP YPPK Santo Bernardus tentang kualitas mutu air terhadap kesehatan gigi. Metode observasional dengan purposive sampling dilakukan pada 90 siswa di Timika, Papua pada November 2022. Pretest, video edukasi, dan posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan, meskipun perbedaan tidak signifikan. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan mayoritas baik setelah edukasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp" type="image/webp" length="88220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b84fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-b1efa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/mobile-edukasi-keluarga-siswa-smp-swasta-pemahaman-thumb-89c5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48367-konsumsi-air-rumah-kualitas-akuar</link>
	<guid isPermaLink="false">08e35c7f5fc9de0ff4a5c779499a20d5</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi eksperimental untuk menguji apakah pemberian fluoridasi terhadap air hujan dapat menurunkan indeks DMFAcT pada masyarakat setempat. Kedua, eksplorasi persepsi dan pengetahuan warga tentang risiko karies sebagai respon terhadap air ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan: Pertama, lakukan studi eksperimental untuk menguji apakah pemberian fluoridasi terhadap air hujan dapat menurunkan indeks DMFAcT pada masyarakat setempat. Kedua, eksplorasi persepsi dan pengetahuan warga tentang risiko karies sebagai respon terhadap air hujan dapat membantu merancang edukasi kesehatan oral yang lebih efektif. Ketiga, analisis biayaAcmanfaat implementasi sistem penyimpanan air hujan bersertifikasi fluor dapat memberikan dasar kebijakan publik untuk meningkatkan kualitas air minum di daerah terpencil. Dengan kombinasi penelitian kebijakan dan intervensi kesehatan, upaya pencegahan karies di wilayah ini dapat lebih terarah dan berkelanjutan.. Penelitian ini menemukan bahwa masyarakat yang mengonsumsi air hujan memiliki tingkat karies gigi yang lebih tinggi, dengan rataAcrata DMFAcT 3,26.Hubungan signifikan ini menunjukkan perlunya intervensi, seperti fluoridasi air hujan, untuk menurunkan prevalensi karies.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengukur kadar fluor secara langsung dan menilai efektivitas program fluoridasi Karies gigi dipengaruhi oleh kadar fluor; air hujan memiliki fluor rendah, sehingga penggunaannya dapat meningkatkan risiko karies. Penelitian observasional crossAcsectional di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, melibatkan 92 responden yang dicek menggunakan indeks DMFAcT. Hasil menunjukkan rataAcrata DMFAcT 3,26 (kategori sedang) dan hubungan signifikan antara konsumsi air hujan dan karies gigi (pA=A0,008). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-62b1f.webp" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-62b1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-62b1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-62b1f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-75866.webp" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-75866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-75866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-75866.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48367-konsumsi-air-rumah-kualitas-akuar" title="JURIS - Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan" target="_blank">Hubungan Konsumsi Air Hujan dengan Karies Gigi pada Masyarakat Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan</a>: Pertama, lakukan studi eksperimental untuk menguji apakah pemberian fluoridasi terhadap air hujan dapat menurunkan indeks DMFAcT pada masyarakat setempat. Kedua, eksplorasi persepsi dan pengetahuan warga tentang risiko karies sebagai respon terhadap air hujan dapat membantu merancang edukasi kesehatan oral yang lebih efektif. Ketiga, analisis biayaAcmanfaat implementasi sistem penyimpanan air hujan bersertifikasi fluor dapat memberikan dasar kebijakan publik untuk meningkatkan kualitas air minum di daerah terpencil. Dengan kombinasi penelitian kebijakan dan intervensi kesehatan, upaya pencegahan karies di wilayah ini dapat lebih terarah dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa masyarakat yang mengonsumsi air hujan memiliki tingkat karies gigi yang lebih tinggi, dengan rataAcrata DMFAcT 3,26.Hubungan signifikan ini menunjukkan perlunya intervensi, seperti fluoridasi air hujan, untuk menurunkan prevalensi karies.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengukur kadar fluor secara langsung dan menilai efektivitas program fluoridasi
<br>Karies gigi dipengaruhi oleh kadar fluor; air hujan memiliki fluor rendah, sehingga penggunaannya dapat meningkatkan risiko karies. Penelitian observasional crossAcsectional di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, melibatkan 92 responden yang dicek menggunakan indeks DMFAcT. Hasil menunjukkan rataAcrata DMFAcT 3,26 (kategori sedang) dan hubungan signifikan antara konsumsi air hujan dan karies gigi (pA=A0,008).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp" type="image/webp" length="64104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-62b1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-75866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/konsumsi-air-rumah-kualitas-akuarium-penangkapan-h-thumb-190d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sensory quality of cookies made from chickpea flour Phaseolus vulgaris L and mocaf as non gluten snacks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48366-produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-st</link>
	<guid isPermaLink="false">d44e0ed326b3925da83b04b393befa7c</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:48:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ west lombok ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ mocaf non ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,lombok,mocaf,non,page,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks: Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan menambahkan serat soluble sehingga meningkatkan indeks glikemik produk. Selain itu, studi eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi kestabilan sensori dan mikroba kue kering selama periode simpan 3, 6 dan 12 bulan dengan kondisi penyimpanan berbeda, guna menentukan kondisi optimal penyimpanan. Terakhir, eksperimen perbandingan produk dijadikan sebagai bagian dari model prediksi menggunakan teknik machine learning dapat dikembangkan, dengan memanfaatkan data parameter sensori, kimia, dan tekstural sebagai fitur, sehingga dapat memprediksi kepuasan konsumen pada formulasi baru tanpa perlu percobaan laboratorium berulang.. Pencampuran tepung buncis dan mocaf sebagai bahan baku kue kering memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter sensori.Semakin banyak tepung buncis dan semakin sedikit tepung mocaf, kue menjadi kurang disukai.Perawatan terbaik untuk semua parameter adalah K0 (tepung buncis 0%.Penelitian selanjutnya disarankan meneliti mutu kimia dan fisik produk serta masa simpan Kue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yang padat. Sebagai upaya mengurangi penggunaan tepung terigu yang kurang sehat, kue kering dapat dibuat dari tepung lainnya seperti tepung buncis dan tepung mocaf (dari ubi kayu). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sensoris produk kue kering dari formulasi dua jenis tepung yang berbeda (buncis dan mocaf). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan, yaitu: K0 = Tepung Buncis 0% : Mocaf 100%, K1 = Tepung Buncis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp 1x" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" alt="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48366-produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-st" title="JURIS - Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks" target="_blank">Sensory quality of cookies made from chickpea flour (Phaseolus vulgaris L.) and mocaf as non-gluten snacks</a>: Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada pengembangan formula kue kering dengan penambahan bahan penguat rasa ala Aubeany flavourAy sehingga tetap aman bagi konsumen yang sensitif terhadap bau buncis, sekaligus mengoptimalkan profil nutrisi dengan menambahkan serat soluble sehingga meningkatkan indeks glikemik produk. Selain itu, studi eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi kestabilan sensori dan mikroba kue kering selama periode simpan 3, 6 dan 12 bulan dengan kondisi penyimpanan berbeda, guna menentukan kondisi optimal penyimpanan. Terakhir, eksperimen perbandingan produk dijadikan sebagai bagian dari model prediksi menggunakan teknik machine learning dapat dikembangkan, dengan memanfaatkan data parameter sensori, kimia, dan tekstural sebagai fitur, sehingga dapat memprediksi kepuasan konsumen pada formulasi baru tanpa perlu percobaan laboratorium berulang..
<br>Pencampuran tepung buncis dan mocaf sebagai bahan baku kue kering memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter sensori.Semakin banyak tepung buncis dan semakin sedikit tepung mocaf, kue menjadi kurang disukai.Perawatan terbaik untuk semua parameter adalah K0 (tepung buncis 0%.Penelitian selanjutnya disarankan meneliti mutu kimia dan fisik produk serta masa simpan
<br>Kue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yang padat. Sebagai upaya mengurangi penggunaan tepung terigu yang kurang sehat, kue kering dapat dibuat dari tepung lainnya seperti tepung buncis dan tepung mocaf (dari ubi kayu). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sensoris produk kue kering dari formulasi dua jenis tepung yang berbeda (buncis dan mocaf). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan, yaitu: K0 = Tepung Buncis 0% : Mocaf 100%, K1 = Tepung Buncis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" type="image/webp" length="91428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-0b5a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-cb8e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/produk-kue-substitusi-tepung-mocaf-stock-terigu-ce-thumb-538c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-477-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16353-jurnal-agrotek-ummat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Status Kebersihan Mulut OHI S pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Status Kebersihan Mulut OHI S pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Status Kebersihan Mulut OHI S pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48377-sumber-air-sendang-asam-tambang-ber</link>
	<guid isPermaLink="false">024ba2127f8f0c198d2f7d64ff8952af</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:20:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berlanjut dapat meneliti pengaruh kualitas air (pH dan kandungan mineral) secara lebih mendalam terhadap mikroflora mulut dan kebersihan mulut di komunitas pengguna air void; serta mengevaluasi efektivitas program edukasi oral hygiene yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara: Penelitian berlanjut dapat meneliti pengaruh kualitas air (pH dan kandungan mineral) secara lebih mendalam terhadap mikroflora mulut dan kebersihan mulut di komunitas pengguna air void; serta mengevaluasi efektivitas program edukasi oral hygiene yang disesuaikan dengan karakteristik demografis pengguna air void, dan membandingkan hasilnya dengan kelompok pengguna air PDAM dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk mengidentifikasi tren perubahan OHI-S.. Terdapat perbedaan yang bermakna pada indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM, dengan nilai indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara lebih tinggi (2,4) dibandingkan yang menggunakan air PDAM (1,4) Latar Belakang: Kebersihan mulut dapat diketahui berdasarkan OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified). Status kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber air merupakan salah satu faktor dari lingkungan yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut. Air void terbentuk akibat dampak buruk dari penambangan batu bara dengan metode open cut mining, dimana hal tersebut berpotensi menghasilkan air asam pasca tambang. Terdapat parameter kimiawi pada air yang berperan dalam status kebersihan mulut yaitu, kandungan tingkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" alt="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-a03f5.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-a03f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-a03f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-a03f5.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" alt="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-48d8f.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-48d8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-48d8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-48d8f.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" alt="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48377-sumber-air-sendang-asam-tambang-ber" title="JURIS - Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara" target="_blank">Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara</a>: Penelitian berlanjut dapat meneliti pengaruh kualitas air (pH dan kandungan mineral) secara lebih mendalam terhadap mikroflora mulut dan kebersihan mulut di komunitas pengguna air void; serta mengevaluasi efektivitas program edukasi oral hygiene yang disesuaikan dengan karakteristik demografis pengguna air void, dan membandingkan hasilnya dengan kelompok pengguna air PDAM dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk mengidentifikasi tren perubahan OHI-S..
<br>Terdapat perbedaan yang bermakna pada indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM, dengan nilai indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara lebih tinggi (2,4) dibandingkan yang menggunakan air PDAM (1,4)
<br>Latar Belakang: Kebersihan mulut dapat diketahui berdasarkan OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified). Status kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber air merupakan salah satu faktor dari lingkungan yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut. Air void terbentuk akibat dampak buruk dari penambangan batu bara dengan metode open cut mining, dimana hal tersebut berpotensi menghasilkan air asam pasca tambang. Terdapat parameter kimiawi pada air yang berperan dalam status kebersihan mulut yaitu, kandungan tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp" type="image/webp" length="62662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-1e075.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-a03f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/sumber-air-sendang-asam-tambang-bersih-batu-bara-l-thumb-48d8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48374-perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah</link>
	<guid isPermaLink="false">dc01446ea56194199845413954a93e45</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:20:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor lain yang memengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan saluran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor lain yang memengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan saluran akar, seperti faktor sosial, ekonomi, dan budaya. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif antara dokter gigi dan pasien untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran media sosial dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang perawatan saluran akar dan bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai alat edukasi yang efektif.. Tingkat pengetahuan pasien mengenai perawatan saluran akar di wilayah Samarinda termasuk kategori tinggi dengan persentase 51,5%.Sumber pengetahuan pasien berasal dari berbagai sumber, diantaranya pengalaman kunjungan, media, teman dan kerabat.Kepatuhan pasien saat menjalani perawatan berulang di wilayah Samarinda sebagian besar termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 42,6%.Selebihnya, kebanyakan pasien hanya hadir pada kunjungan pertama dan tidak datang kembali pada kunjungan kedua dan seterusnya.Sehingga, terdapat hubungan yang signifikan serta kekuatan hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan perawatan saluran akar dengan kepatuhan pasien menjalani perawatan berulang dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,879 Latar Belakang: perawatan saluran akar bertujuan untuk meringankan ketidaknyamanan dan memulihkan bentuk dan penampilan gigi. Perawatan saluran akar secara umum terdiri dari tiga tahap, yaitu preparasi biomekanis, sterilisasi, dan pengisian, yang dilakukan dalam beberapa kali kunjungan. Berdasarkan studi pendahuluan di beberapa rumah sakit di Samarinda, ditemukan masalah ketidakpatuhan pasien dalam menyelesaikan perawatan saluran akar hingga tuntas. Salah satu faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan adalah kurangnya pengetahuan pasien tentang perawatan yang sedang dijalani sehingga cenderung menghentikan perawatan setelah pasien merasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-618a4.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-618a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-618a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-618a4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-208b8.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-208b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-208b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-208b8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48374-perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang" target="_blank">Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Saluran Akar Dengan Kepatuhan Pasien Saat Menjalani Perawatan Berulang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor lain yang memengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan saluran akar, seperti faktor sosial, ekonomi, dan budaya. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif antara dokter gigi dan pasien untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran media sosial dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang perawatan saluran akar dan bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai alat edukasi yang efektif..
<br>Tingkat pengetahuan pasien mengenai perawatan saluran akar di wilayah Samarinda termasuk kategori tinggi dengan persentase 51,5%.Sumber pengetahuan pasien berasal dari berbagai sumber, diantaranya pengalaman kunjungan, media, teman dan kerabat.Kepatuhan pasien saat menjalani perawatan berulang di wilayah Samarinda sebagian besar termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 42,6%.Selebihnya, kebanyakan pasien hanya hadir pada kunjungan pertama dan tidak datang kembali pada kunjungan kedua dan seterusnya.Sehingga, terdapat hubungan yang signifikan serta kekuatan hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan perawatan saluran akar dengan kepatuhan pasien menjalani perawatan berulang dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,879
<br>Latar Belakang: perawatan saluran akar bertujuan untuk meringankan ketidaknyamanan dan memulihkan bentuk dan penampilan gigi. Perawatan saluran akar secara umum terdiri dari tiga tahap, yaitu preparasi biomekanis, sterilisasi, dan pengisian, yang dilakukan dalam beberapa kali kunjungan. Berdasarkan studi pendahuluan di beberapa rumah sakit di Samarinda, ditemukan masalah ketidakpatuhan pasien dalam menyelesaikan perawatan saluran akar hingga tuntas. Salah satu faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan adalah kurangnya pengetahuan pasien tentang perawatan yang sedang dijalani sehingga cenderung menghentikan perawatan setelah pasien merasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp" type="image/webp" length="57312" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-618a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-208b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perawatan-saluran-akar-rumah-sakit-pasien-pengetah-thumb-97e71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48383-sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyu</link>
	<guid isPermaLink="false">1cd93119d101a7812b292b8d99e3c879</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 17:03:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Diperlukan penelitian kelanjutan untuk menilai efektivitas program edukasi berbasis media digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik penggunaan alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di kalangan pelajar. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb: Diperlukan penelitian kelanjutan untuk menilai efektivitas program edukasi berbasis media digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik penggunaan alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di kalangan pelajar. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbedaan tingkat adopsi alat pembersih interdental antara siswa dan guru, serta faktor motivasional yang memengaruhi penggunaan rutin. Selain itu, studi longitudinal perlu dilakukan untuk memantau perubahan pengetahuan dan perilaku kebersihan mulut anak seiring dengan bertambahnya usia, guna menentukan intervensi yang paling tepat sasaran dan berkelanjutan.. Mayoritas pelajar menunjukkan tingkat pengetahuan rendah mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.Perempuan, usia 13 tahun, dan siswa yang mendapatkan informasi dari dokter gigi cenderung memiliki pengetahuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki dengan kategori rendah.Dibutuhkan intervensi edukasi terarah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan alat kesehatan gigi dan mulut agar dapat mencegah perkembangan plak dan masalah gigi usia dini Pendahuluan: Pengetahuan tentang kesehatan gigi dinilai dari pengetahuan tentang gigi sehat, dan cara melakukannya. Anak remaja sering mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan dapat dilihat dari pembentukan plak. Di upaya mencegah, dilakukan kontrol plak dengan mekanis menggunakan sikat gigi, floss, dan tongue scraper. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pelajar mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb. Metode: Deskriptif observasional; populasi siswa SMP Negeri 1 Tanjung Redeb, 232 responden menggunakan sampling stratified random. Pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil: Karakteristik responden terbesar perempuan (52,6%) berusia 13 tahun (37,9%) dengan sumber informasi utama dokter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-5c708.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-5c708.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-5c708.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-5c708.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-475b8.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-475b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-475b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-475b8.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48383-sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyu" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb" target="_blank">Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb</a>: Diperlukan penelitian kelanjutan untuk menilai efektivitas program edukasi berbasis media digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik penggunaan alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di kalangan pelajar. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbedaan tingkat adopsi alat pembersih interdental antara siswa dan guru, serta faktor motivasional yang memengaruhi penggunaan rutin. Selain itu, studi longitudinal perlu dilakukan untuk memantau perubahan pengetahuan dan perilaku kebersihan mulut anak seiring dengan bertambahnya usia, guna menentukan intervensi yang paling tepat sasaran dan berkelanjutan..
<br>Mayoritas pelajar menunjukkan tingkat pengetahuan rendah mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.Perempuan, usia 13 tahun, dan siswa yang mendapatkan informasi dari dokter gigi cenderung memiliki pengetahuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki dengan kategori rendah.Dibutuhkan intervensi edukasi terarah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan alat kesehatan gigi dan mulut agar dapat mencegah perkembangan plak dan masalah gigi usia dini
<br>Pendahuluan: Pengetahuan tentang kesehatan gigi dinilai dari pengetahuan tentang gigi sehat, dan cara melakukannya. Anak remaja sering mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan dapat dilihat dari pembentukan plak. Di upaya mencegah, dilakukan kontrol plak dengan mekanis menggunakan sikat gigi, floss, dan tongue scraper. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pelajar mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb. Metode: Deskriptif observasional; populasi siswa SMP Negeri 1 Tanjung Redeb, 232 responden menggunakan sampling stratified random. Pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil: Karakteristik responden terbesar perempuan (52,6%) berusia 13 tahun (37,9%) dengan sumber informasi utama dokter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp" type="image/webp" length="83146" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-5c708.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-475b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/sikat-gigi-manual-kesehatan-dokter-penyuluhan-tind-thumb-75cec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Status Karies Indeks DMF T pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Status Karies Indeks DMF T pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Status Karies Indeks DMF T pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48378-sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-ai</link>
	<guid isPermaLink="false">c8e9e973ac98089d99e4698d4426d410</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:57:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengkaji hubungan antara tingkat keasaman (pH) air void dengan frekuensi penggunaan air tersebut untuk menyikat gigi, menanyakan apakah peningkatan pH dapat menurunkan indeks DMFAcT. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda: Penelitian berikutnya dapat mengkaji hubungan antara tingkat keasaman (pH) air void dengan frekuensi penggunaan air tersebut untuk menyikat gigi, menanyakan apakah peningkatan pH dapat menurunkan indeks DMFAcT. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh intervensi peningkatan kualitas air void (misalnya penambahan fluor) terhadap perubahan status karies dalam jangka waktu dua tahun. Akhirnya, perbandingan samekian parameter kimiawi air (fluor, kalsium, pH) antara air void dan air PDAM di beberapa wilayah di Kalimantan dapat dilakukan untuk menilai konsistensi temuan dan mengembangkan rekomendasi kebijakan pengelolaan air tambang.. Status karies berdasarkan indeks DMFAcT pada masyarakat pengguna air void batu bara sangat tinggi dengan nilai indeks DMFAcT yaitu 9.Sedangkan status karies pada masyarakat pengguna air PDAM relatif lebih rendah dengan nilai indeks 5,6 Latar Belakang: Sumber air merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi indeks karies. Parameter kimiawi air yang dapat memengaruhi karies gigi, yaitu pH air, kandungan fluor, serta kandungan kalsium. Pertambangan batu bara dapat memberi dampak negatif berupa terbentuknya air kolam atau void batu bara. Dari void tersebut, dapat terbentuk air asam tambang yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Tujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMFAcT antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber air untuk sikat gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian crossAcsectional. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah non probability sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil: Indeks DMFAcT pada masyarakat pengguna air void batu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-ccd5b.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-ccd5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-ccd5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-ccd5b.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-81d7d.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-81d7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-81d7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-81d7d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" alt="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48378-sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-ai" title="JURIS - Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda" target="_blank">Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda</a>: Penelitian berikutnya dapat mengkaji hubungan antara tingkat keasaman (pH) air void dengan frekuensi penggunaan air tersebut untuk menyikat gigi, menanyakan apakah peningkatan pH dapat menurunkan indeks DMFAcT. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh intervensi peningkatan kualitas air void (misalnya penambahan fluor) terhadap perubahan status karies dalam jangka waktu dua tahun. Akhirnya, perbandingan samekian parameter kimiawi air (fluor, kalsium, pH) antara air void dan air PDAM di beberapa wilayah di Kalimantan dapat dilakukan untuk menilai konsistensi temuan dan mengembangkan rekomendasi kebijakan pengelolaan air tambang..
<br>Status karies berdasarkan indeks DMFAcT pada masyarakat pengguna air void batu bara sangat tinggi dengan nilai indeks DMFAcT yaitu 9.Sedangkan status karies pada masyarakat pengguna air PDAM relatif lebih rendah dengan nilai indeks 5,6
<br>Latar Belakang: Sumber air merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi indeks karies. Parameter kimiawi air yang dapat memengaruhi karies gigi, yaitu pH air, kandungan fluor, serta kandungan kalsium. Pertambangan batu bara dapat memberi dampak negatif berupa terbentuknya air kolam atau void batu bara. Dari void tersebut, dapat terbentuk air asam tambang yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Tujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMFAcT antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber air untuk sikat gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian crossAcsectional. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah non probability sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil: Indeks DMFAcT pada masyarakat pengguna air void batu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp" type="image/webp" length="83294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-ccd5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-81d7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/sumber-air-sendang-asam-tambang-pengelolaan-batu-b-thumb-b1300.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia Pre and Post COVID 19 Pandemic 2019 and 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia Pre and Post COVID 19 Pandemic 2019 and 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia Pre and Post COVID 19 Pandemic 2019 and 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48388-financial-literacy-access-digitalization-credit-ac</link>
	<guid isPermaLink="false">76b10e7e4c0bf60cd194cafa99f86f43</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:54:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur fitriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ v40i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fitriana,main,nur,v40i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further enhance financial inclusion, future research could explore the potential of digital financial services to reach populations that are not served by conventional financial services. Additionally, investigating the barriers to digital financial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021): To further enhance financial inclusion, future research could explore the potential of digital financial services to reach populations that are not served by conventional financial services. Additionally, investigating the barriers to digital financial service adoption and the role of technological innovation in reducing these barriers could provide valuable insights. Furthermore, examining the impact of digitalization on financial literacy and its potential to enhance the effectiveness of financial initiatives would contribute to a comprehensive understanding of the relationship between digitalization and financial inclusion.. This study concludes that digitalization accelerated access to household credit as a result of the COVID-19 pandemic.Based on financial inclusion indicators, digitalization has a significant impact on household account ownership and access to credit, both before and during the pandemic.The study suggests that financial inclusion can be increased by accelerating credit distribution to all levels of society.However, there are limitations due to potential biases in the data.Future research could focus on analyzing financial inclusion among internet users who already use e-banking, investigating the reasons for the low usage of e-banking despite the surge in internet usage Financial inclusion plays an important role in improving welfare and quality of life, accelerating economic growth, and alleviating poverty. Digitalization can affect financial inclusion through the transmission of mobile financial services, such as internet banking. This study examines the effect of digitalization on access to household credit during the National Economic Recovery (PEN) program in Indonesia. Using data from the national socio-economic survey (SUSENAS) and statistics on village potential (PODES)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-6420c.webp" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-6420c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-6420c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-6420c.webp 1x" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" alt="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-8d7d3.webp" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-8d7d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-8d7d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-8d7d3.webp 1x" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" alt="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp 1x" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" alt="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48388-financial-literacy-access-digitalization-credit-ac" title="JURIS - Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)" target="_blank">Digitalization and Access to Household Credit in Indonesia: Pre- and-Post-COVID-19 Pandemic (2019 and 2021)</a>: To further enhance financial inclusion, future research could explore the potential of digital financial services to reach populations that are not served by conventional financial services. Additionally, investigating the barriers to digital financial service adoption and the role of technological innovation in reducing these barriers could provide valuable insights. Furthermore, examining the impact of digitalization on financial literacy and its potential to enhance the effectiveness of financial initiatives would contribute to a comprehensive understanding of the relationship between digitalization and financial inclusion..
<br>This study concludes that digitalization accelerated access to household credit as a result of the COVID-19 pandemic.Based on financial inclusion indicators, digitalization has a significant impact on household account ownership and access to credit, both before and during the pandemic.The study suggests that financial inclusion can be increased by accelerating credit distribution to all levels of society.However, there are limitations due to potential biases in the data.Future research could focus on analyzing financial inclusion among internet users who already use e-banking, investigating the reasons for the low usage of e-banking despite the surge in internet usage
<br>Financial inclusion plays an important role in improving welfare and quality of life, accelerating economic growth, and alleviating poverty. Digitalization can affect financial inclusion through the transmission of mobile financial services, such as internet banking. This study examines the effect of digitalization on access to household credit during the National Economic Recovery (PEN) program in Indonesia. Using data from the national socio-economic survey (SUSENAS) and statistics on village potential (PODES)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp" type="image/webp" length="108546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-6420c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-8d7d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/financial-literacy-access-digitalization-credit-in-thumb-4b1c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3186-journal-indonesian-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48384-restorasi-resin-komposit-integritas</link>
	<guid isPermaLink="false">a2067a60135a6023cb004852edabcae6</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:40:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan berbagai jenis resin komposit bulk-fill dan single-shade, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti waktu penyinaran dan teknik penumpatan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan berbagai jenis resin komposit bulk-fill dan single-shade, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti waktu penyinaran dan teknik penumpatan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan ukuran yang bervariasi untuk melihat pengaruh ukuran kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian juga dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan berbagai kedalaman untuk melihat pengaruh kedalaman kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode penilaian kebocoran mikro yang lebih sensitif, seperti menggunakan mikroskop elektron atau teknik spektroskopi.. Resin komposit single-shade memiliki kebocoran mikro yang lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk-fill.Kebocoran mikro kavitas kelas V yang terbentuk pada resin komposit universal single shade dapat dilihat pada Gambar 3A dan resin komposit bulk fill pada Gambar 3B.Hasil kebocoran mikro resin komposit universal single shade dan resin komposit bulk fill dapat dilihat pada tabel 1.Berdasarkan data pada Tabel 1, terlihat bahwa nilai rata-rata kebocoran mikro resin komposit universal single shade, yaitu 4,90 lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk fill, yaitu 3,90 Restorasi kelas V menyajikan tantangan bagi klinis karena tingginya risiko kebocoran mikro pada daerah servikal sekaligus adanya tuntutan estetika. Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui menunjukkan stress penyusutan polimerisasi yang lebih rendah dan aplikasi yang lebih mudah. Tujuan: Mengetahui perbandingan kebocoran mikro resin komposit single-shade dengan resin komposit bulk-fill pada restorasi kelas V. Metode: Penelitian eksperimental dengan sampel 20 gigi premolar rahang atas,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-3a303.webp" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-3a303.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-3a303.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-3a303.webp 1x" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" alt="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-515e4.webp" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-515e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-515e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-515e4.webp 1x" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" alt="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp 1x" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" alt="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48384-restorasi-resin-komposit-integritas" title="JURIS - Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V" target="_blank">Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan berbagai jenis resin komposit bulk-fill dan single-shade, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti waktu penyinaran dan teknik penumpatan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan ukuran yang bervariasi untuk melihat pengaruh ukuran kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian juga dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan berbagai kedalaman untuk melihat pengaruh kedalaman kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode penilaian kebocoran mikro yang lebih sensitif, seperti menggunakan mikroskop elektron atau teknik spektroskopi..
<br>Resin komposit single-shade memiliki kebocoran mikro yang lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk-fill.Kebocoran mikro kavitas kelas V yang terbentuk pada resin komposit universal single shade dapat dilihat pada Gambar 3A dan resin komposit bulk fill pada Gambar 3B.Hasil kebocoran mikro resin komposit universal single shade dan resin komposit bulk fill dapat dilihat pada tabel 1.Berdasarkan data pada Tabel 1, terlihat bahwa nilai rata-rata kebocoran mikro resin komposit universal single shade, yaitu 4,90 lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk fill, yaitu 3,90
<br>Restorasi kelas V menyajikan tantangan bagi klinis karena tingginya risiko kebocoran mikro pada daerah servikal sekaligus adanya tuntutan estetika. Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui menunjukkan stress penyusutan polimerisasi yang lebih rendah dan aplikasi yang lebih mudah. Tujuan: Mengetahui perbandingan kebocoran mikro resin komposit single-shade dengan resin komposit bulk-fill pada restorasi kelas V. Metode: Penelitian eksperimental dengan sampel 20 gigi premolar rahang atas,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp" type="image/webp" length="56458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-3a303.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-515e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/restorasi-resin-komposit-integritas-kelas-iii-kavi-thumb-a0d87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7 8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7 8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7 8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48372-prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur</link>
	<guid isPermaLink="false">9d7ce2716aea085bcfd06e784890b67a</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:31:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program edukasi orang tua mengenai kebiasaan buruk pada anak, dengan merancang intervensi edukasi dan menilai perubahannya pada prevalensi maloklusi selama setahun. Penelitian longitudinal selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda: Sebuah penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program edukasi orang tua mengenai kebiasaan buruk pada anak, dengan merancang intervensi edukasi dan menilai perubahannya pada prevalensi maloklusi selama setahun. Penelitian longitudinal selanjutnya dapat meneliti perkembangan kebiasaan buruk dan perubahan pengetahuan orang tua di atas jangka waktu lebih panjang, serta hubungannya dengan progresi maloklusi pada anak berusia 7Ac12 tahun. Penelitian klinis terkontrol dapat membandingkan efektivitas pendekatan screening dini ekstra-oral dengan prosedur penanganan awal dibandingkan dengan strategi pencegahan edukatif, sehingga dapat membantu menentukan kebijakan kesehatan gigi yang paling efisien di tingkat sekolah dasar.. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi Latar Belakang: Keadaan dimana terjadinya penyimpangan hubungan gigi yang normal pada lengkung yang berlawanan atau sama disebut dengan maloklusi. Maloklusi dapat disebabkan oleh beragam kebiasaan pada rongga mulut seperti bernapas melalui mulut, menghisap jari, dan menggigit kuku. Dibutuhkan perhatian orang tua dalam mencegah kebiasaan buruk yang berkelanjutan. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda. Metode: Penelitian bersifat observasional analitik dengan desain studi cross sectional pada 30 murid usia 7Ac8 tahun yang diperoleh dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dari pengisian kuesioner tentang kebiasaan buruk oleh orang tua dan menilai maloklusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-575ad.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-575ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-575ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-575ad.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dbbdf.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dbbdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dbbdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dbbdf.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48372-prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda" target="_blank">Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Murid Usia 7-8 Tahun Tentang Kebiasaan Buruk Dengan Maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda</a>: Sebuah penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program edukasi orang tua mengenai kebiasaan buruk pada anak, dengan merancang intervensi edukasi dan menilai perubahannya pada prevalensi maloklusi selama setahun. Penelitian longitudinal selanjutnya dapat meneliti perkembangan kebiasaan buruk dan perubahan pengetahuan orang tua di atas jangka waktu lebih panjang, serta hubungannya dengan progresi maloklusi pada anak berusia 7Ac12 tahun. Penelitian klinis terkontrol dapat membandingkan efektivitas pendekatan screening dini ekstra-oral dengan prosedur penanganan awal dibandingkan dengan strategi pencegahan edukatif, sehingga dapat membantu menentukan kebijakan kesehatan gigi yang paling efisien di tingkat sekolah dasar..
<br>Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi
<br>Latar Belakang: Keadaan dimana terjadinya penyimpangan hubungan gigi yang normal pada lengkung yang berlawanan atau sama disebut dengan maloklusi. Maloklusi dapat disebabkan oleh beragam kebiasaan pada rongga mulut seperti bernapas melalui mulut, menghisap jari, dan menggigit kuku. Dibutuhkan perhatian orang tua dalam mencegah kebiasaan buruk yang berkelanjutan. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua murid tentang kebiasaan buruk dengan maloklusi di SDN 002 Loa Janan Ilir Kota Samarinda. Metode: Penelitian bersifat observasional analitik dengan desain studi cross sectional pada 30 murid usia 7Ac8 tahun yang diperoleh dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dari pengisian kuesioner tentang kebiasaan buruk oleh orang tua dan menilai maloklusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp" type="image/webp" length="55214" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dcaef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-575ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/prevalensi-maloklusi-tua-murid-taman-kebiasaan-bur-thumb-dbbdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Innovative Governance in the Startup Era The Interplay of Technology Innovation and Value Creation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovative Governance in the Startup Era The Interplay of Technology Innovation and Value Creation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovative Governance in the Startup Era The Interplay of Technology Innovation and Value Creation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48385-strategik-struktur-organisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">73f9a486d4199636bcad8588dfbb3c03</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:28:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ growth nexus ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ johan fahri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fahri,growth,johan,main,nexus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari perubahan struktur organisasi pada kinerja startup, dengan mengumpulkan data kinerja finansial dan kepuasan pelanggan setiap semester selama tiga tahun. Penelitian eksperimental dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Innovative Governance in the Startup Era: The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation: Sebuah studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari perubahan struktur organisasi pada kinerja startup, dengan mengumpulkan data kinerja finansial dan kepuasan pelanggan setiap semester selama tiga tahun. Penelitian eksperimental dapat menguji efektivitas model kepemimpinan partisipatif dibandingkan dengan model satuActahap dalam meningkatkan kolaborasi stakeholder dan inovasi produk. Selain itu, penelitian kuantitatif yang melibatkan sampel startup secara nasional dapat mengidentifikasi variabel demografis dan budaya karyawan yang memfasilitasi atau menghambat adopsi struktur fleksibel, guna memberi rekomendasi kebijakan bagi lembaga pendanaan dan regulator untuk mendukung tata kelola yang adaptif di pasar Indonesia.. Penelitian ini menunjukkan bahwa startup menyesuaikan struktur organisasiAibiasanya model hybrid atau datarAiyang responsif terhadap umpan balik pelanggan dan iterasi produk, sambil mempertahankan peran kuat CEO dan pengawasan terbatas.Perubahan struktural cenderung terpusat pada tingkat manajemen menengah, sedangkan hierarki atas tetap tidak berubah.Faktor kekeringan pendanaan dan budaya karyawan turut memperkuat posisi dominan CEO dalam tata kelola startup Penelitian ini mempelajari tata kelola korporat pada organisasi non-tradisional, khususnya perusahaan rintisan (startup), dengan fokus pada hubungan dinamis antara proses inovasi, penciptaan nilai, dan struktur organisasi. Dalam konteks pertumbuhan pesat startup berkat kemajuan teknologi, peneliti meneliti bagaimana proses kolaboratif penciptaan nilai (value coAccreation) memengaruhi mekanisme pengambilan keputusan dan struktur tata kelola. Metode yang digunakan adalah studi eksploratif kualitatif dengan data primer dari wawancara, diskusi kelompok fokus, observasi, serta data sekunder melalui analisis dokumen pada sebelas startup. Hasilnya menunjukkan bahwa startup menyesuaikan struktur organisasiAibiasanya model hybrid atau datarAiyang responsif terhadap umpan balik pelanggan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-eceaa.webp" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-eceaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-eceaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-eceaa.webp 1x" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" alt="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-3cdb7.webp" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-3cdb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-3cdb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-3cdb7.webp 1x" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" alt="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp 1x" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" alt="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48385-strategik-struktur-organisasi" title="JURIS - Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation" target="_blank">Innovative Governance in the Startup Era:  The Interplay of Technology, Innovation, and Value Creation</a>: Sebuah studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari perubahan struktur organisasi pada kinerja startup, dengan mengumpulkan data kinerja finansial dan kepuasan pelanggan setiap semester selama tiga tahun. Penelitian eksperimental dapat menguji efektivitas model kepemimpinan partisipatif dibandingkan dengan model satuActahap dalam meningkatkan kolaborasi stakeholder dan inovasi produk. Selain itu, penelitian kuantitatif yang melibatkan sampel startup secara nasional dapat mengidentifikasi variabel demografis dan budaya karyawan yang memfasilitasi atau menghambat adopsi struktur fleksibel, guna memberi rekomendasi kebijakan bagi lembaga pendanaan dan regulator untuk mendukung tata kelola yang adaptif di pasar Indonesia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa startup menyesuaikan struktur organisasiAibiasanya model hybrid atau datarAiyang responsif terhadap umpan balik pelanggan dan iterasi produk, sambil mempertahankan peran kuat CEO dan pengawasan terbatas.Perubahan struktural cenderung terpusat pada tingkat manajemen menengah, sedangkan hierarki atas tetap tidak berubah.Faktor kekeringan pendanaan dan budaya karyawan turut memperkuat posisi dominan CEO dalam tata kelola startup
<br>Penelitian ini mempelajari tata kelola korporat pada organisasi non-tradisional, khususnya perusahaan rintisan (startup), dengan fokus pada hubungan dinamis antara proses inovasi, penciptaan nilai, dan struktur organisasi. Dalam konteks pertumbuhan pesat startup berkat kemajuan teknologi, peneliti meneliti bagaimana proses kolaboratif penciptaan nilai (value coAccreation) memengaruhi mekanisme pengambilan keputusan dan struktur tata kelola. Metode yang digunakan adalah studi eksploratif kualitatif dengan data primer dari wawancara, diskusi kelompok fokus, observasi, serta data sekunder melalui analisis dokumen pada sebelas startup. Hasilnya menunjukkan bahwa startup menyesuaikan struktur organisasiAibiasanya model hybrid atau datarAiyang responsif terhadap umpan balik pelanggan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp" type="image/webp" length="88628" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-eceaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-3cdb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategik-struktur-organisasi-tata-kelola-koperasi-thumb-9f70c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3186-journal-indonesian-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48387-akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi</link>
	<guid isPermaLink="false">2879e74a6556084daf2a6d0ad409cc27</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:25:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur fitriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ v40i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fitriana,main,nur,v40i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan perilaku penerima bantuan sosial dalam konteks ekonomi lokal guna mengidentifikasi mekanisme migrasi kemiskinan yang mungkin tidak tercermin oleh data kuantitatif. Kedua, kembangkan platform ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia: Pertama, lakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan perilaku penerima bantuan sosial dalam konteks ekonomi lokal guna mengidentifikasi mekanisme migrasi kemiskinan yang mungkin tidak tercermin oleh data kuantitatif. Kedua, kembangkan platform eAcdata terintegrasi yang memungkinkan verifikasi realActime data penerima, sehingga meminimalkan kesalahan target dan mempercepat penyesuaian nilai bantuan sesuai harga regional. Ketiga, evaluasi dampak kebijakan penyesuaian nilai bantuan melalui eksperimentasi terkontrol di beberapa provinsi, sehingga dapat mengukur efektivitas penyesuaian nilai terhadap pengurangan beban hidup dan pencegahan ketergantungan pada bantuan sosial.. Kelangkaan data target, kurangnya koordinasi antar stakeholder, dan ketidaksesuaian nilai bantuan menjadi hambatan utama efektivitas distribusi bantuan sosial.Analisis SOAR menghasilkan strategi yang menekankan peningkatan akurasi data, integrasi kebijakan, dan penyesuaian nilai bantuan berbasis wilayah.Implementasi strategi-strategi tersebut dapat memperkuat upaya pengurangan kemiskinan ekstrem di Indonesia Penelitian ini meneliti efektivitas kebijakan penyebaran bantuan sosial dalam upaya mengalahkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SOAR (strengths, opportunities, aspirations, and results) berdasarkan tinjauan literatur dan diskusi kelompok fokus. Temuan utama menunjukkan tiga masalah utama: ketidakakuratan data target penerima, kurangnya sinergi antara pemangku kepentingan, dan nilai tunai bantuan yang tidak mencukupi biaya hidup di beberapa wilayah. Solusi yang diusulkan meliputi pembaruan data, penguatan sinergi program, penyesuaian nilai bantuan sesuai kebutuhan daerah, dan pengawasan penyebaran yang lebih ketat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-be35e.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-be35e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-be35e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-be35e.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" alt="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-1d3b5.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-1d3b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-1d3b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-1d3b5.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" alt="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" alt="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48387-akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi" title="JURIS - The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia" target="_blank">The Effectiveness of Social Assistance Distribution Policy for Extreme Poverty Eradication in Indonesia</a>: Pertama, lakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan perilaku penerima bantuan sosial dalam konteks ekonomi lokal guna mengidentifikasi mekanisme migrasi kemiskinan yang mungkin tidak tercermin oleh data kuantitatif. Kedua, kembangkan platform eAcdata terintegrasi yang memungkinkan verifikasi realActime data penerima, sehingga meminimalkan kesalahan target dan mempercepat penyesuaian nilai bantuan sesuai harga regional. Ketiga, evaluasi dampak kebijakan penyesuaian nilai bantuan melalui eksperimentasi terkontrol di beberapa provinsi, sehingga dapat mengukur efektivitas penyesuaian nilai terhadap pengurangan beban hidup dan pencegahan ketergantungan pada bantuan sosial..
<br>Kelangkaan data target, kurangnya koordinasi antar stakeholder, dan ketidaksesuaian nilai bantuan menjadi hambatan utama efektivitas distribusi bantuan sosial.Analisis SOAR menghasilkan strategi yang menekankan peningkatan akurasi data, integrasi kebijakan, dan penyesuaian nilai bantuan berbasis wilayah.Implementasi strategi-strategi tersebut dapat memperkuat upaya pengurangan kemiskinan ekstrem di Indonesia
<br>Penelitian ini meneliti efektivitas kebijakan penyebaran bantuan sosial dalam upaya mengalahkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SOAR (strengths, opportunities, aspirations, and results) berdasarkan tinjauan literatur dan diskusi kelompok fokus. Temuan utama menunjukkan tiga masalah utama: ketidakakuratan data target penerima, kurangnya sinergi antara pemangku kepentingan, dan nilai tunai bantuan yang tidak mencukupi biaya hidup di beberapa wilayah. Solusi yang diusulkan meliputi pembaruan data, penguatan sinergi program, penyesuaian nilai bantuan sesuai kebutuhan daerah, dan pengawasan penyebaran yang lebih ketat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp" type="image/webp" length="97208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-be35e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-1d3b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/akurasi-data-model-poverty-eradication-social-assi-thumb-6661b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3186-journal-indonesian-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48382-kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b316c8f675239eb6ec905700b8b5ad1a</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:17:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang, diperlukan intervensi yang lebih terfokus. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kontrol plak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur: Untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang, diperlukan intervensi yang lebih terfokus. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kontrol plak pada remaja, seperti faktor sosial, budaya, dan lingkungan. Kedua, intervensi edukasi dan pelatihan dapat dirancang dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan perilaku kontrol plak. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif, seperti penggunaan teknologi atau media sosial, untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan remaja dalam perilaku kontrol plak. Dengan pendekatan yang komprehensif dan terfokus, diharapkan perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang dapat ditingkatkan secara signifikan.. Perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur memiliki kategori sedang.Tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur juga berada dalam kategori sedang.Untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada masyarakat, khususnya remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang, diperlukan edukasi dan pelatihan yang lebih intensif Latar belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental serta secara kimiawi dengan penggunaan obat kumur dan penggunaan fluoride pada pasta gigi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku kontrol plak sebagai upaya pencegahan penyakit periodontal pada kelompok usia remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 68,75% responden memiliki pengetahuan kontrol plak dengan kategori sedang, 60,42%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-38bb8.webp" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-38bb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-38bb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-38bb8.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" alt="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-01dde.webp" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-01dde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-01dde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-01dde.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" alt="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" alt="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48382-kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p" title="JURIS - Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur" target="_blank">Gambaran Perilaku Kontrol Plak Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Periodontal Pada Remaja Akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur</a>: Untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang, diperlukan intervensi yang lebih terfokus. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kontrol plak pada remaja, seperti faktor sosial, budaya, dan lingkungan. Kedua, intervensi edukasi dan pelatihan dapat dirancang dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan perilaku kontrol plak. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif, seperti penggunaan teknologi atau media sosial, untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan remaja dalam perilaku kontrol plak. Dengan pendekatan yang komprehensif dan terfokus, diharapkan perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Perilaku kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur memiliki kategori sedang.Tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan kontrol plak pada remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur juga berada dalam kategori sedang.Untuk meningkatkan perilaku kontrol plak pada masyarakat, khususnya remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang, diperlukan edukasi dan pelatihan yang lebih intensif
<br>Latar belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental serta secara kimiawi dengan penggunaan obat kumur dan penggunaan fluoride pada pasta gigi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku kontrol plak sebagai upaya pencegahan penyakit periodontal pada kelompok usia remaja akhir di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 68,75% responden memiliki pengetahuan kontrol plak dengan kategori sedang, 60,42%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp" type="image/webp" length="49906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-38bb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-01dde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kehamilan-usia-remaja-pengetahuan-sikap-tindakan-p-thumb-1157e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing A Comparative Study of Indonesia and Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing A Comparative Study of Indonesia and Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing A Comparative Study of Indonesia and Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48389-kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol</link>
	<guid isPermaLink="false">d56b45b54352d8518ca1ac3113ed107e</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:58:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur fitriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ v40i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fitriana,main,nur,v40i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut seberapa besar pengorbanan finansial yang bersedia dilakukan oleh investor etis. Penelitian ini dapat membandingkan sektor-sektor yang bertentangan dengan semangat SRI, seperti pertambangan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut seberapa besar pengorbanan finansial yang bersedia dilakukan oleh investor etis. Penelitian ini dapat membandingkan sektor-sektor yang bertentangan dengan semangat SRI, seperti pertambangan, organisme transgenik, dan sektor lainnya yang termasuk dalam daftar negatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di negara-negara berkembang dengan budaya yang serupa untuk menghasilkan jawaban yang lebih definitif mengenai perbandingan kinerja saham dosa dan SRI. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh praktisi untuk membuat keputusan investasi di Indonesia dan Malaysia. Dalam hal ini, berinvestasi dalam saham etis di Indonesia memiliki dua manfaat: utilitaris dan ekspresif. Manfaat utilitaris merujuk pada keuntungan, sedangkan manfaat ekspresif merujuk pada kepuasan investor karena terlibat dalam penyelesaian masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola. Selain itu, kepuasan investor disebabkan oleh alokasi dana ke saham yang mengikuti nilai-nilai agama dan ajaran.. Tidak ada pengorbanan finansial dalam investasi etis di Indonesia, sehingga investor etis tidak perlu ragu.Mereka disarankan untuk berinvestasi secara etis karena mereka mencapai dua tujuan sekaligus.Sementara itu, investor etis Malaysia harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi untuk terus mencapai tujuan sosial dan mengurangi kerugian Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja investasi etis dan membandingkannya dengan kategori berlawanan, yaitu saham dosa. Para investor seharusnya menghindari saham dosa karena mereka beroperasi di bidang yang kontroversial dan bertentangan dengan prinsip investasi etis. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di negara-negara maju menunjukkan bahwa investasi etis lebih rendah daripada saham dosa, sehingga investor mengalami pengorbanan finansial. Penelitian ini memperkenalkan instrumen investasi etis yang komprehensif yang melibatkan investasi berkelanjutan dan berbasis agama. Portofolio saham dosa dibentuk di dua negara Muslim.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f9355.webp" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f9355.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f9355.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f9355.webp 1x" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-3cb51.webp" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-3cb51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-3cb51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-3cb51.webp 1x" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp 1x" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48389-kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol" title="JURIS - Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia" target="_blank">Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut seberapa besar pengorbanan finansial yang bersedia dilakukan oleh investor etis. Penelitian ini dapat membandingkan sektor-sektor yang bertentangan dengan semangat SRI, seperti pertambangan, organisme transgenik, dan sektor lainnya yang termasuk dalam daftar negatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di negara-negara berkembang dengan budaya yang serupa untuk menghasilkan jawaban yang lebih definitif mengenai perbandingan kinerja saham dosa dan SRI. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh praktisi untuk membuat keputusan investasi di Indonesia dan Malaysia. Dalam hal ini, berinvestasi dalam saham etis di Indonesia memiliki dua manfaat: utilitaris dan ekspresif. Manfaat utilitaris merujuk pada keuntungan, sedangkan manfaat ekspresif merujuk pada kepuasan investor karena terlibat dalam penyelesaian masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola. Selain itu, kepuasan investor disebabkan oleh alokasi dana ke saham yang mengikuti nilai-nilai agama dan ajaran..
<br>Tidak ada pengorbanan finansial dalam investasi etis di Indonesia, sehingga investor etis tidak perlu ragu.Mereka disarankan untuk berinvestasi secara etis karena mereka mencapai dua tujuan sekaligus.Sementara itu, investor etis Malaysia harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi untuk terus mencapai tujuan sosial dan mengurangi kerugian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja investasi etis dan membandingkannya dengan kategori berlawanan, yaitu saham dosa. Para investor seharusnya menghindari saham dosa karena mereka beroperasi di bidang yang kontroversial dan bertentangan dengan prinsip investasi etis. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di negara-negara maju menunjukkan bahwa investasi etis lebih rendah daripada saham dosa, sehingga investor mengalami pengorbanan finansial. Penelitian ini memperkenalkan instrumen investasi etis yang komprehensif yang melibatkan investasi berkelanjutan dan berbasis agama. Portofolio saham dosa dibentuk di dua negara Muslim....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp" type="image/webp" length="87242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f9355.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-3cb51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kepuasan-investor-investasi-berkelanjutan-portofol-thumb-f1790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3186-journal-indonesian-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48379-menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampil</link>
	<guid isPermaLink="false">bf328fbf7af86048e466ff720f2f7fd4</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan konten video edukasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan preferensi generasi muda, seperti menggunakan teknologi augmented reality atau game edukatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan konten video edukasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan preferensi generasi muda, seperti menggunakan teknologi augmented reality atau game edukatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan online dalam jangka panjang, terutama setelah masa pandemi, untuk memastikan perubahan perilaku tetap terjaga. Penelitian juga dapat mengkaji perbandingan antara metode penyuluhan online dan tatap muka dalam meningkatkan kesadaran dan kebiasaan kesehatan gigi serta mulut, khususnya di daerah dengan akses internet terbatas. Dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu dan sumber daya, penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi penggunaan media sosial sebagai platform alternatif untuk menyebarkan informasi kesehatan gigi secara luas dan efisien.. Sebelum dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 21 responden (42,9%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori kurang.Setelah dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 28 responden (57,1%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori baik.Terdapat pengaruh penyuluhan online menggunakan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada masa pandemi COVID-19 di SMP Negeri 7 Muara Badak Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-8b20f.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-8b20f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-8b20f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-8b20f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-479e9.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-479e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-479e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-479e9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" alt="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48379-menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampil" title="JURIS - Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak" target="_blank">Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan konten video edukasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan preferensi generasi muda, seperti menggunakan teknologi augmented reality atau game edukatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan online dalam jangka panjang, terutama setelah masa pandemi, untuk memastikan perubahan perilaku tetap terjaga. Penelitian juga dapat mengkaji perbandingan antara metode penyuluhan online dan tatap muka dalam meningkatkan kesadaran dan kebiasaan kesehatan gigi serta mulut, khususnya di daerah dengan akses internet terbatas. Dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu dan sumber daya, penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi penggunaan media sosial sebagai platform alternatif untuk menyebarkan informasi kesehatan gigi secara luas dan efisien..
<br>Sebelum dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 21 responden (42,9%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori kurang.Setelah dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 28 responden (57,1%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori baik.Terdapat pengaruh penyuluhan online menggunakan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada masa pandemi COVID-19 di SMP Negeri 7 Muara Badak
<br>Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp" type="image/webp" length="80288" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-8b20f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-479e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/menyikat-gigi-penyuluhan-kesehatan-keterampilan-ti-thumb-5b9cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode Tahun 2017 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode Tahun 2017 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode Tahun 2017 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48380-kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-nur-fithria</link>
	<guid isPermaLink="false">8c51124d4d068acbd9cb459fdca7da8a</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:13:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kista odontogenik, seperti kondisi kesehatan gigi dan mulut, kebiasaan perawatan gigi, dan faktor genetik. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode Tahun 2017-2022: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kista odontogenik, seperti kondisi kesehatan gigi dan mulut, kebiasaan perawatan gigi, dan faktor genetik. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode diagnosis dan pengobatan yang lebih efektif untuk kista odontogenik, serta mengeksplorasi kemungkinan hubungan antara kista odontogenik dengan penyakit lain yang terkait dengan rongga mulut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan penanganan kista odontogenik di masa depan.. Kista odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah kista radikular.Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja dan dewasa.Kista odontogenik lebih banyak dijumpai pada perempuan dibanding laki-laki, dan lebih banyak dijumpai pada mandibula dibanding maksila Kista odontogenik telah lama dikenal sebagai masalah klinis pada rongga mulut dan sering ditemukan dalam praktik kedokteran gigi hingga masa kini. Kista odontogenik yaitu kista yang berasal dari jaringan odontogenik dan sebagian besar dilapisi oleh epitel yang berasal dari epitel odontogenik. Kecuali kista menjadi terinfeksi atau terkait dengan gigi non-vital, gambaran klinis yang paling umum adalah pembengkakan dengan sedikit rasa sakit. WHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kista odontogenik rongga mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda berdasarkan klasifikasi, kelompok usia,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-eb888.webp" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-eb888.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-eb888.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-eb888.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" alt="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" alt="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-96110.webp" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-96110.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-96110.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-96110.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" alt="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48380-kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-nur-fithria" title="JURIS - Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022" target="_blank">Gambaran Kista Odontogenik Rongga Mulut  di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie  Samarinda Periode Tahun 2017-2022</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kista odontogenik, seperti kondisi kesehatan gigi dan mulut, kebiasaan perawatan gigi, dan faktor genetik. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode diagnosis dan pengobatan yang lebih efektif untuk kista odontogenik, serta mengeksplorasi kemungkinan hubungan antara kista odontogenik dengan penyakit lain yang terkait dengan rongga mulut. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan penanganan kista odontogenik di masa depan..
<br>Kista odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah kista radikular.Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja dan dewasa.Kista odontogenik lebih banyak dijumpai pada perempuan dibanding laki-laki, dan lebih banyak dijumpai pada mandibula dibanding maksila
<br>Kista odontogenik telah lama dikenal sebagai masalah klinis pada rongga mulut dan sering ditemukan dalam praktik kedokteran gigi hingga masa kini. Kista odontogenik yaitu kista yang berasal dari jaringan odontogenik dan sebagian besar dilapisi oleh epitel yang berasal dari epitel odontogenik. Kecuali kista menjadi terinfeksi atau terkait dengan gigi non-vital, gambaran klinis yang paling umum adalah pembengkakan dengan sedikit rasa sakit. WHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kista odontogenik rongga mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda berdasarkan klasifikasi, kelompok usia,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp" type="image/webp" length="53894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-eb888.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-8a083.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kista-odontogenik-gambaran-klasifikasi-rongga-mulu-thumb-96110.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48381-edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sik</link>
	<guid isPermaLink="false">4750088e5a63e7004042c06b6e084a8c</guid>
	<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:04:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<category><![CDATA[ modal receh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jepang,mahjong,modal,receh,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana efektivitas penggunaan media audioAcvisual yang lebih interaktif (misalnya dengan elemen gamifikasi) dibandingkan dengan video statis dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang dental floss dan probiotik oral; apakah kombinasi pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021: Bagaimana efektivitas penggunaan media audioAcvisual yang lebih interaktif (misalnya dengan elemen gamifikasi) dibandingkan dengan video statis dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang dental floss dan probiotik oral; apakah kombinasi pelatihan praktis langsung setelah edukasi audioAcvisual dapat memperkuat penerapan perilaku hygiene gigi; dan bagaimana perbedaan respons antara mahasiswa program medis dan nonAcmedis terhadap edukasi audioAcvisual ini dapat mempengaruhi desain intervensi berbasis konteks di lingkungan perguruan tinggi.. Edukasi menggunakan media audioAcvisual secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswa tentang penggunaan dental floss dan probiotik oral.Peningkatan score pengetahuan dan sikap tercapai setelah intervensi video animasi.Kesimpulan ini menegaskan peran media audioAcvisual sebagai alat efektif dalam promosi kesehatan gigi dan mulut Pendahuluan: Upaya dasar dalam kontrol plak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanis yaitu dengan sikat gigi dan dental floss untuk area interdental yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan kimiawi dengan menggunakan mouthwash. Selain itu terdapat salah satu metode perawatan yang fokus pada bakteri penyebab kerusakan gigi yaitu dengan terapi bakteri pengganti bagi bakteri yang menyebabkan kerusakan, seperti dengan menggunakan bakteri probiotik. Adanya pengetahuan yang baik mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-cd896.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-cd896.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-cd896.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-cd896.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-c7be8.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-c7be8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-c7be8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-c7be8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48381-edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sik" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021" target="_blank">Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Audio Visual Terkait Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Dental Floss dan Probiotik Oral Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Angkatan 2020-2021</a>: Bagaimana efektivitas penggunaan media audioAcvisual yang lebih interaktif (misalnya dengan elemen gamifikasi) dibandingkan dengan video statis dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang dental floss dan probiotik oral; apakah kombinasi pelatihan praktis langsung setelah edukasi audioAcvisual dapat memperkuat penerapan perilaku hygiene gigi; dan bagaimana perbedaan respons antara mahasiswa program medis dan nonAcmedis terhadap edukasi audioAcvisual ini dapat mempengaruhi desain intervensi berbasis konteks di lingkungan perguruan tinggi..
<br>Edukasi menggunakan media audioAcvisual secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswa tentang penggunaan dental floss dan probiotik oral.Peningkatan score pengetahuan dan sikap tercapai setelah intervensi video animasi.Kesimpulan ini menegaskan peran media audioAcvisual sebagai alat efektif dalam promosi kesehatan gigi dan mulut
<br>Pendahuluan: Upaya dasar dalam kontrol plak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanis yaitu dengan sikat gigi dan dental floss untuk area interdental yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan kimiawi dengan menggunakan mouthwash. Selain itu terdapat salah satu metode perawatan yang fokus pada bakteri penyebab kerusakan gigi yaitu dengan terapi bakteri pengganti bagi bakteri yang menyebabkan kerusakan, seperti dengan menggunakan bakteri probiotik. Adanya pengetahuan yang baik mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp" type="image/webp" length="126480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-281cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-cd896.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/edukasi-audio-visual-pengaruh-perilaku-sikap-mahas-thumb-c7be8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4274-mulawarman-dental-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 09 May 2026 18:38:50 +0700. 24 items. Served in: 6.305 seconds [rss] -->
